Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Indonesia Mencari Bakat – TransTV : Rumingkang, Brandon, kebanggaan & kebangsaan.

with 45 comments

Ini anak2 yang menjadi kebanggaan Indonesia. Cermin masa depan Indonesia, kata Ananda Omesh, host acara “Indonesia Mencari Bakat” ( IMB ) di TransTV ( Sabtu, Minggu, pukul 19.00 ), disponsori Supermi.

Omesh, host IMB, program ajang pencarian bakat di 6 kota ; Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar dan Medan. Surprise melihat personel Extravaganza ini langsung dipercaya memandu acara bergengsi. Pastinya ia berbakat, plus karakter yang baik. Ayo, dukung terus pilihan anda, ketik IMB spasi ..

Di sana, ada Brandon De Angelo ( 8 tahun ), Fay Nabila ( 10 ), JP Millenix ( 10 ), Putri Ayu ( 13 ), Hudson, Funky Papua, Klantink dan Rumingkang. 8 finalis yang mencuri perhatian dewan juri dan para pemirsa di tanah air, dengan bakat uniknya masing2. Dance, drum, seriosa,  two face singer, dance comedy, world music dan tari tradisional ( jaipong ). Menggemaskan.

Saya pikir hanya Barat yang memiliki talenta cilik yang memukau. Di Oprah Show, tempo hari, anak 6 tahun ikut keplok tangan tiap penonton memberi applaus meriah kepadanya. Lucu. Bocah cantik itu selalu bisa menemukan posisi daerah di peta dunia. Betapa absurdnya nama itu. Never heard. Lalu, tampil violis cilik ( 11 tahun ) dengan ahlinya menggesek salah satu alat musik yang paling sulit dikuasai. Matanya terpejam, terbuka, menegang, tersenyum, mengikuti alunan suara biola yang dikeluarkan. Ekspresif. Layaknya, violis senior yang sudah malang melintang di panggung2 orkestra besar. Melihat bangsa lain punya penerus secanggih dan semuda ini, bagaimana Indonesia bisa bersaing di tingkat global, pikir saya waktu itu.

Indonesia wants you, generasi muda berbakat ..

JP-Millenix, si drummer cilik. Sudah keren perempuan main drum seperti Titi Sjuman. Ini, sudah perempuan, masih 10 tahun lagi. Apa nggak ternganga, kita ..

Untung ada JP Millenix, yang tak kalah keren, dengan usia lebih muda. Plus peka lingkungan sekitar. Stop violence against children. Girl power, yeahh.. Saya terheran, ada anak yang tough ( tangguh ) ketika beraksi, namun berlinangan air mata melihat anak seusianya disiksa orang tua sendiri. Anak yang tak dikenalnya. Bulir hangat itu juga menetes tatkala ia di posisi 3 terbawah. Apakah ia sedih, Indonesia tak memilihnya ? Apakah anak seusia itu sudah merasakan nasionalisme ? ( Kita bergetar jika Indonesia disebut dengan kebanggaan. Apalagi dikaitkan dengan kontribusi kita. Serasa menjadi manusia sejati. Di usia muda ( di bawah 30 tahun ), orang umumnya masih berjuang untuk diterima. Terobsesi sebuah pengakuan ).  If Indonesia do not want you, is it hurt ?

Yang jelas terpaksa meninggalkan teman2 yang sudah kadung akrab, menyedihkan. Air mata bisa datang dari sini juga. Lius Firdaus, meski terlihat tough dengan seabrek pengalaman pentasnya di luar negeri, penyanyi seriosa muda  ini juga terlihat kelu ketika tereliminasi di semifinal. Menjadi juara dan harum di tanah air, ternyata punya prestise tersendiri ( minimal menjadi inspirasi lingkungan terdekat, banyak yang menyapa. Tidak ditanya Lius who ? Lika a stranger ). Saya lihat, orang tua Lius di tribun penonton, tetap bertepuk tangan memberi semangat. Good parents. Child is worth, with or without things.

Walikota Bandung pun mendukung Rumingkang. Me too ..

Grup tari tradisional asal Bandung, Rumingkang. Umur 10 tahun sudah melestarikan seni tradisi, meraih prestasi, populer, membantu dan membanggakan orang tua. Siapa yang mau menyusul menggiati budaya bangsa ?

Rumingkang yang pernah tertinggi dalam perolehan sms-nya, pada suatu malam di posisi 3 terbawah, tak kuasa menahan air mata. Padahal, tarian mereka bagus ( dada ini membuncah ketika tarian tradisional dibawakan anak sebelia mereka, bisa begitu menarik untuk dipandang, ditonton, membuat kita bangga menjadi orang Indonesia, dan sekaligus mengundang minat calon penerus tradisi lainnya. Semoga seni tradisi terus bersemi di bumi pertiwi. Thanks to Buyung Rumingkang, sang koreografer ). Semalam ( 11/7/2010 ), walikota Bandung, Dada Rosada diboyong mereka ke tribun penonton. Hasilnya ? Rumingkang bersama para 7 kontestan lain maju ke babak final dan mendapat kontrak dari TransTV.  5 penari cilik dari Bandung ( Shenie, Aulia, Elsa, Feby dan Nurul Fitri ) itu kontan bersujud syukur. Wajah mereka berseri-seri. Berulang kali mereka berterima kasih pada pak Dada dan para pendukung. Selamat, ya..

(  saya selalu mendukung Rumingkang lewat sms, dan siapa pun dari Jawa Barat yang bersungguh-sungguh melestarikan seni tradisi. Apalagi masih belia. Febi mengatakan dengan sendu, ingin ibunya bekerja di rumah saja, buka kios sembako, daripada berjualan gorengan di tempat yang jauh. Menakjubkan, anak seusia itu sudah berpikir matang layaknya orang dewasa. Sementara, banyak anak umur 13 tahun masih dimanjakan, dimandikan, bahkan disuapi ibunya. Dan, banyak orang dewasa jadi predator, merampas milik orang, mengintimidasi layaknya bayi emosional. Tidakkah kita penasaran, bagaimana seorang Febi, dkk, bisa terbentuk cute ?  )

Omesh, Sarah, Titi, .. and my sister.

Sarah Sechan, berprestasi di televisi, film, dsb. Kedua juri cantik ini semula seperti tak bisa menutupi persaingan di antara keduanya. Syukur, mereka akhirnya berdamai dan mau berkonsentrasi pada penampilan dan pengembangan bakat para finalis.

Titi Sjuman, berprestasi di akademik ( dosen ), film, jagad musik Indonesia. Titi diidolakan JP. Ia selalu mendukung JP di saat2 sulit, hingga akhirnya JP termasuk 8 finalis. Sama2 drummer perempuan, makhluk langka yang patut dilestarikan.

Tantowi Yahya dan Rianti Cartwright, 2 juri IMB yang kian melengkapi deretan bakat di meja juri. Ucapan "I like it" dan "good job" dipopulerkan Rianti di ajang bakat ini.

Sang host, Omesh, juga berderai air mata ketika audisinya di Extravaganza diterima. Lucu, rendah  hati, santun, fasih, postur bagus, membuat new comer ini cepat melesat menjadi host andalan. Ia pun berbakat, seperti kontestan2 IMB ( nggak heran ia mengaku ‘kakak’ Brandon ( dengan harapan kecipratan fansnya Brandon yang membludak dan cantik2, he3x  ). Di barisan dewan juri, sederet bakat tak kalah kinclong ; Sarah Sechan, Tantowi Yahya, Rianti Cartwright dan Titi Sjuman. Di acara “Just Alvin”-MetroTV, Titi terlihat khidmat dan manis ketika dihadiahi sketsa karya peragawati fenomenal Titi Qadarsih. Dua Titi ini prestasinya sejibun. Idolanya JP Millenix, si drummer cilik. Namun, ketika beradu argumentasi dengan Sarah Sechan, saya jadi teringat pemeo, tak mungkin ada 2 macan di satu ruangan.

Saya juga sering begitu dengan kakak. Tak suka diremehkan. Reputasi ini sudah susah2 dibangun, tapi dia begitu saja mengecilkan. Bahkan mengabaikan. Jengkelnya minta ampun.  Saking ketatnya persaingan popularitas di rumah, kami sampai invisible satu sama lain. Tantowi Yahya dengan adiknya, Helmi Yahya pun tak kebal dengan perasaan2 semacam ini. Melihat Sarah mencium Titi, mengalah duluan pada Titi, memuji Titi, honestly, saya pun ingin mencium Sarah. Begitulah, kakak seharusnya, menunjukkan kebesaran jiwanya. Much better than my sister.

Semalam, beruntung, Sarah – Titi, tidak terlihat beradu lagi. Semoga terus rukun. Biarkan kontestan belia tidak tambah tegang melihat keramaian di meja juri. Sudah cukup yang mereka lihat di sekeliling mereka. Silang selisih antara Simon Cowell dan Paula Abdul, juri American Idol, mungkin terlihat seperti bumbu sedap yang membuat ajang pencari bakat top itu berbeda dengan acara2 sejenis yang bertebaran di jagad pertelevisian. Seorang Simon bisa menakarnya dengan pas dan tidak menjadi berkepanjangan. Namun demikian pun, ia tak lagi hadir di acara tersebut. Tak berlangsung selamanya. Ia membuat acara show sendiri. Jika ditanya ke pemirsa, apa yang ingin mereka lihat di acara IMB, adakah yang menjawab perselisihan Sarah dan Titi ?

(  mengingat efek dahsyat televisi terhadap perilaku masyarakat, peace, please .. do for the good of these children ).

Wonder boy bernama Brandon.  Kamu, sayang ..

Brandon, yang digilai pemirsa dan kaum wanita. Tua muda. Waktu pertama melihat, saya sampai merasa sayang untuk mengedipkan mata. Ia seperti dilahirkan untuk menari. Wonder boy, kata Rianti.

Sebagian mereka menanti Brandon  ( saya teringat rambut nanas Jerry Yan, pemeran Taoming Se-nya F4, ketika Brandon di ikat rambutnya. Cute ). Ketika sesi wawancara di Waterboom, Brandon bertanya pada pengunjung,”Siapa favorit kakak di Indonesia Mencari Bakat ?”. Gadis itu menjawab seraya tersenyum,”Kamu, sayang.” Saya kontan geli, kebayang kira2 apa yang ada di benak Brandon saat itu, juga ketika penonton wanita dewasa mengatakan mau jadi pacar Brandon, kalau seusia dengannya. Yang lain, ingin punya anak seperti Brandon dan JP. Ratusan anak ingin tahu nomor hp Brandon. Juri cantik, Rianti Cartwright mengatakan Brandon sebagai wonder boy, and really love you. Aura menyenangkan si anak ajaib membuat pipi Brandon habis dicubiti. Can he handle all those compliments ?

(  semoga Brandon bisa tetap rendah hati dan menjalani masa kecilnya dengan normal. Belajar dari kasus Macaulay Culkin dan Michael Jackson, semoga orang tua Brandon tetap melindungi dan memberi ruang tumbuh yang wajar bagi Brandon. Kita bantu Brandon be the best he can be. Menjadi dancer tingkat dunia dan mengharumkan nama Indonesia. Begitu, kan cita-citamu, Brandon ?  ( ia mungkin menjawabnya dengan pendek seperti biasa. Iya. Seluruh energinya seperti tersalur ke gerakan tubuhnya yang dahsyat. Pelatih koreografinya ( Semmy, Edo dari Last Minute, dan Yessy H dari United Dance Works ) patut mendapat pujian. Saya kira, saya hanya melihat tarian semacam itu di raganya Paula Abdul, Janet Jackson, personel N-sync, Justin Timberlake, dll. Ternyata versi lokalnya ada, dan tak kalah ciamik. Imut lagi )

Yang terisak, yang cinta Indonesia ..

Funky Papua, grup dance-comedy dari Papua. Gambaran Papua selama ini langsung berubah dengan kedahsyatan tari mereka. Tak menyangka mereka berangkat dari keluarga sederhana, seperti juga kebanyakan semifinalis IMB. Kesulitan hidup rupanya menempa kreativitas dan kegigihan mereka.

Chun dari Funky Papua, yang dibilang jelek oleh anaknya, terlihat mojok terisak terkenang putranya di Papua. Sudah berbulan-bulan ditinggalkan. Betapa rindu terasa menggigit. Budi dari Klantink, juga menangis dikejuti tart ulang tahun di kamarnya oleh para semifinalis  ( kelihatan Budi lebih suka memakan tart lezat itu daripada ditaplokan ke wajahnya. Saya juga setuju jika kejutan dihadirkan dengan lebih lembut, tak sampai membuat yang ultah harus mandi tengah malam. Namun demikian, pengamen asal Surabaya itu tetap bersyukur pada Tuhan. Belum pernah ada yang merayakan kehadirannya di dunia secara spesial. Meski doanya sederhana, speechless, but from bottom of his heart. Di belakang layar, pelatih vokal Bertha, terharu dengan air  mengembang di matanya. Suara merdu Putri Ayu menggetarkan hatinya. Everybody was crying.

( this show’s ( Indonesia )  just that into you, either ? )

Kru TransTV di IMB terlihat serius mendampingi pengembangan bakat para kontestan. Mereka tidak main2 dengan acara yang menggaungkan nama Indonesia ( ditonton bule2 juga ). Keseriusan mereka berbuah rating pertama AGB Nielsen, untuk kategori talent search. Mereka masih muda2 ( berseragam hitam, sekeren polisi2 di serial teve TJ.Hooker ) dan membanggakan. Good job, people ..

Rumingkang, JP, Brandon, Fay, Putri Ayu, Hudson, Klantink, Funky Papua,.. good show. I like it.

About these ads

Written by Savitri

14 Juli 2010 at 16:56

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

45 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ Rotlan & Farrel :
    Yang dapat mobil & duit 200 jt ternyata Klantink. Putri Ayu dapat 150 jt. Brandon 125 jt. Pemenangnya ? 14 finalis & kita semua. Di tribun, antar pendukung rukun ( tidak saling menjatuhkan ). Di panggung, antar finalis saling mendukung, sportif memuji kelebihan pesaing. Keren. Good show.

    Savitri

    25 Oktober 2010 at 05:12

  2. huripu monang si putri gabe juara 1

    rotlan

    24 Oktober 2010 at 23:02

  3. klantink…!!!!maju terusss!!!!pantang mundur!!!!kalahkan putri ayu di final IMB…!!!!!

    Farrel

    23 Oktober 2010 at 14:06

  4. Klantik ku dukung kamu semoga menang!!

    Arsy

    20 Oktober 2010 at 01:37

  5. Brandon

    Rhino

    20 Oktober 2010 at 01:33

  6. @ Brandon :

    TEGAR MELAMBAI SENYUM, the coolest Brandon ever ..

    Semalam ( 10/10/2010 ), Brandon tereliminasi. Sedih. Jangan nangis, kata Putri Ayu ( lalu Brandon berusaha tegar, melambai ke semua penggemar, berterima kasih pada semua pihak yang sudah membantu. Good for you ). Kak Wawan, langsung menggendong Brandon. Papa turun dari tribun, menggendong Brandon. Mama lekat memandang kamu. Brandonizer terkesima, namun tetap memberi applaus meriah untukmu. Penonton berebut ingin bersalaman denganmu. ( di tribun, kalau saya nggak salah lihat, berbaris pemuda2 gagah dari TNI, mengacung-acungkan spanduk Brandon, ya. Nggak kalah heboh dengan fansmu yang lain. Kamu kebayang sudah jadi bintang idola mereka juga ? Penjaga NKRI ). Kak Sarah bilang ‘ngambek kalau seminggu nggak nonton kamu’. Om Addie MS bilang ‘semuda ini, 8 tahun, kamu sudah punya karir’, kak Omesh bilang ‘terus berkarya yang terbaik untuk Indonesia, ya Brandon’. They love you. You are loved ..

    Forest Whitaker, pemenang Oscar, setelah meraih penghargaan tertinggi bidang perfilman itu ( seingat saya ) berucap,”Saya bersyukur baru menerima Oscar sekarang, setelah segala kesulitan saya lalui untuk mencapainya”. Setelah siap menikmati kesuksesan dengan cara yang benar. Begitu banyak orang yang tersungkur tak lama setelah kesuksesan diraih. Sangat langka, seorang bintang dunia hiburan mampu menjaga kehidupan pribadi dan keluarganya dengan baik ( padahal bagi Tuhan, menjaga diri dan keluarga adalah nomor satu. Sejauh ini, Brandon masih bisa menjaga kedua hal tsb. Rendah hati. Berarti, kamu semalam sukses, Brandon. Berhasil, berhasil .. Saya suka gaya kamu menerima eliminasi. Melambai dengan senyum. Wow.. cool ).

    Wonder boy, good boy, God bless you ..

    Sukses lalu sombong dan hura2 memuaskan diri adalah hal mudah. Yang sulit tetap merunduk, bersyukur atas pemberian Tuhan ( bakat, ilham, kecerdasan gerak dan musikal, keluarga yang sayang padamu, kesempatan tampil di hadapan publik Indonesia, ketemu kakak2 di TransTV yang baik hati, bertemu para legenda seni budaya, dst ) dan membalas kebaikan-Nya ( menjaga diri, keluarga dan membanggakan Indonesia dengan bakat kerenmu ). Karena kalau sombong, Tuhan menjauh. Kalau Tuhan sudah menjauh, hal buruk apapun bisa terjadi. Karena Tuhan dan malaikat-Nya tidak menjagamu lagi. Jadi anak baik, tetap dalam penjagaan-Nya, agar Brandon berhasil dalam arti sesungguhnya. Ok ?

    Kak Armand Maulana bilang,”Banyak yang menorehkan prestasi saat kanak2 di ajang internasional, tapi setelah dewasa tak terdengar lagi”. Semalam adalah undakan ( tangga ) pertama. It’s just a beginning. Masih banyak undakan2 ( fisik, mental, pikiran ) sulit berikutnya menanti, sebelum sampai ke puncak sukses ( the best dancer & humble, or the best of who you are ). Tantangan buat Brandon : setelah remaja atau dewasa, kamu tetap eksis dan mengharumkan tanah airmu, Indonesia ( syaratnya : kamu dan orang tersayang di dekatmu mesti senang ketika kamu melakukan itu. Tanpa restu mereka, terutama ibu, juga perasaan enjoy darimu, hal terbaik sulit tercapai ).

    Sama2 pengen go internasional, kan, Brandon ? World class. We’ll see you then. ( oh,.. we miss you already ).

    Savitri

    11 Oktober 2010 at 02:59

  7. @ Marissa :
    Brandon saat ini, kayaknya belum tepat kalau bertelpon ria dengan fans. Ia di titik kritis kemarin, posisi 3. Brandon perlu banyak waktu untuk latihan improvisasi gerakan, menyiapkan dance cadangan, jika kepepet waktu seperti kemarin. Cuma punya waktu 10 menit untuk berkolaborasi dengan Unyil dan kak Ria Enes.
    Mending bantu sms dukungan, atau berdoa agar Brandon bisa tampil yang terbaik untuk Indonesia. Setuju ?

    Savitri

    7 Oktober 2010 at 06:01

  8. hallo brandon q mint nmor hp kmu donk q ngefans banget sna kmu please ya brandon q minta nmor hp kmu…….

    marissa

    7 Oktober 2010 at 01:41

  9. @ Dominggo :

    Tentang komen anda, saya hanya bisa menyimpulkan ‘nobody’s perfect’. Pilihan dewan juri tidak bisa memuaskan semua orang. Pengalaman dan wawasan yang dimiliki para juri juga mempengaruhi keputusan mereka ketika menyelamatkan finalis. Apalagi kalau bicara selera ( bawah sadar, di mana banyak keputusan diambil dari sini ), wah muskil untuk diperdebatkan.

    ( Jika anda punya pengalaman sebagai juri, anda bisa lebih berempati pada kesulitan juri menjatuhkan pilihan diantara keterbatasan diri, desakan pendukung tiap finalis yang begitu kencang dan tuntutan pihak penyelenggara. Ketegangan semacam itu bisa membetot putus urat syaraf jika tidak kuat. Tidak mudah melakukan itu ).

    KLANTINK, istimewa dari asal mereka

    Klantink tidak istimewa, kata anda. Jika dilihat sepintas seperti itu. Tapi jika anda mau lebih teliti mengamati background mereka ( dari pengamen jalanan, bahkan sekolahnya ada yang cuma kelas 2 SD ), anda bayangkan berapa besar effort ( usaha ) yang mereka keluarkan untuk bisa tampil seperti itu. Mendapatkan alat musiknya saja sudah setengah mati. Di sini, kita menghargai perjuangan mereka. Rentang usaha mereka.

    BRANDON, luar biasa dari usia dimulainya kerja keras & semangat Indonesia.

    Brandon biasa saja, kata anda. Penilaian ini juga tidak bisa dilihat dalam ruang hampa. Ada berapa anak Indonesia seusia Brandon ( 8 tahun ) yang bisa menampilkan bakatnya di depan jutaan pemirsa seperti Brandon ? Jika Brandon sudah seusia Chun – Funky Papua akan sekeren apa dia ? Bayangkan kemungkinannya ( untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, jika Brandon konsisten bekerja keras & cerdas memaksimalkan potensi bakatnya. Jadi penarinya Justin Bieber, seperti yang diinginkan Brandon di usianya sekarang, pun takkan sulit diraih. Penyanyi idola Brandon ini, saya dengar suaranya, kepiawaiannya menyanyi seperti Brandon-nya tarik suara. Klop, deh. Go, go, Brandon .. )

    Juri bisa melihat prospek Brandon jika ingin menyelamatkan Brandon. ( semalam ( 19/9/2010 ) feeling saya, dirinya yang diselamatkan juri di kesempatan terakhir yang mereka miliki ). Saya beranggapan, juri diberi hak untuk menyelamatkan finalis masih relevan. Mayoritas penonton kita belum mengenyam pendidikan memadai untuk mampu memberi penilaian bermutu atas kualitas kontestan. Pasar masih perlu dibimbing para empu seni budaya.

    Saya senang Brandon semalam lebih santai dan menyempatkan diri berdoa. Lihat wajah sumringahnya ketika doanya langsung dijawab-Nya. Lihat binar matanya ketika Sarah/ para juri memutuskan menggunakan haknya. Meski Brandon non muslim, dari etnis Tionghoa, tapi kalau kita bicara Indonesia, itu artinya sekat2 kesukuan, agama, dll, lenyap. Yang ada, bagaimana warga Indonesia bisa memajukan dan membanggakan Indonesia dengan kontribusi dan bakatnya masing2. Generasi muda Tionghoa punya kewajiban sama, seperti kita yang asli pribumi, untuk peduli masa depan Indonesia dan generasi adik2 kita. Setiap warga Indonesia adalah negarawan, kalau bisa.

    FUNKY PAPUA, fenomenal dari luka dan minimnya sarana

    Funky Papua, saya akui fenomenal. Lihat Uya yang tak kuasa menahan jeritan batinnya ketika tereliminasi, seraya berucap “Pasti setelah kami, di belakang kami, dari Papua, ada yang bisa dan jadi juara IMB !”. Menggetarkan. ( saya terkadang curious dengan perasaan para putra Papua. Apa yang bergejolak di benak mereka ketika terjadi gerakan2 separatis di sana. Kadang saya terpikir, Indonesia berhutang banyak pada provinsi dengan sumber alam kaya raya itu. Seberapa dalam luka yang mengiris hati mereka akibat kesalahan para pemimpin kita dahulu, seperti tindakan represif aparat keamanan, penjualan konsesi sumber alam ke pihak asing, dsb. Entah bagaimana generasi kita bisa menyembuhkan luka sebesar itu, agar bisa hidup tenteram sebagai satu bangsa ). Dalam keterbatasan itu, mereka masih punya tekad menggebu-gebu untuk menjadi yang terbaik di antara kontestan dari provinsi lain. Mengharukan.

    Jadi, saya pun mengerti, jika anda kecewa Funky Papua tidak bisa lanjut ( seperti kecewanya saya ketika Rumingkang dari provinsi saya/ Jawa Barat, bernasib sama ). Tapi rasanya lebih menantang, kalau kita bisa memberi kontribusi pada acara IMB sehingga lebih bagus ke depannya. Mungkin, anda bisa ikut audisi IMB 2 menemani Funky Papua yang kelihatannya akan maju lagi pada IMB 2. Atau anda tertarik melamar jadi juri IMB ? Atau, jadi koordinator pendukung finalis IMB, sembari menebarkan semangat berprestasi pada setiap anak Indonesia.

    ( saya suka geli melihat ketua Brandonizer yang malu2, sampai perlu dikejar dan ditarik-tarik Brandon. Kalau saya, sih, bangga abis bisa jadi jalan bagi anak Indonesia untuk membanggakan negaranya. Kehormatan bagi saya, untuk menjadi pendukung anak berbakat seperti Brandon ).

    SUPORTER AKTRAKTIF, menambah jangkar memori batin

    Bahkan suporter aktraktif di dekat panggung IMB yang mulai dimunculkan TransTV semalam, punya andil tersendiri memberi warna pada acara IMB sehingga semakin menarik ditonton. Jika mereka melakukan ini untuk Indonesia, mereka patut diberi applaus meriah. Sekecil apapun kebaikan kita, Allah pasti membalasnya.

    Bukankah menyenangkan, jika dalam rentang hidup kita, kita bisa ikut tersenyum, sama2 tertawa, sedih, menangis dan bangga, saat melihat rekan sebangsa berupaya keras memberi persembahan keren untuk negeri tercinta. Pengalaman kolektif yang tak terlupakan. Hal yang bisa menempa semangat kebangsaan kita, menginspirasi kita, untuk bekerja lebih baik di bidang masing2. Memperkaya batin kita. Percayalah, pada akhirnya kita yang diuntungkan. One way or another. So, cheer up, people ..

    Savitri

    20 September 2010 at 05:23

  10. Saya kecewa dengan cara penyelamatan JURI IMB. pangung Indonesia Mencari Bakat tadinya ramai dan spectakuler sekarang kurang menarik untuk ditonton,
    RUMINGKANG,JP dan FUNKY PAPUA adalah peserta yang membuat pangung IMB cukup meriah tapi saat dukungan SMS kecil justru tidak diselamatkan JURI IMB,KLANTING saat ada di 2 terendah di selamatkan oleh JURI IMB, begitu juga dengan HANSEN dan PUTRi saat berada di 2 terendah juri mengunakan haknya utk menyelamatkan mereka,,jelas JURI tidak ADIL..KLANTING musiknya biasa saja tidak sebagus PUTRI AYU,BRANDON biasa saja lebi bagus FUNKY PAPU,,jangan ada diskriminasi.. semoga IMB ke II nanti yang terendah otomatis keluar tidak ada lagi mengunakan hak JURI yang melihat dengan kacamata sendiri tapi gunakan kacamata masyarakat penguna SMS…se x lagi KLANTING tidak ada istimewanya…

    dominggo

    19 September 2010 at 16:16

  11. ajang indonesia mencari bakat ini adalah salah satu ajang yang mempunyai bakat-bakat yang luar biasa salahsatunya Hudson dia memiliki karakter dua suara yang sangat jarang di indonesia,rumingkang mereka berlima berjuang untuk melestarikan budaya indonesia tapi sanyang rumingkang harus tereleminasi.pokonya indonesia mencari bakat harus tetap ada di indonesia……..

    nasya

    8 September 2010 at 13:56

  12. @ Tri :
    Semangat cinta seni tradisi yang bagus. Kobarkan terus. Rianti memang terlihat lebih menjagokan Rumingkang dalam komen2-nya. Saya ngerasa finalis IMB, kru IMB dan TransTV membaca blog ini, terutama posting tentang acara unggulan mereka. Setiap ada komen untuk perbaikan, tak lama kemudian mereka menindaklanjutinya. Semoga, komen anda pun terbaca oleh mereka. Trims sudah berkunjung.

    Savitri

    8 September 2010 at 02:03

  13. Kami sekeluarga sangat mengagumi Rumingkang, karena tarian tradisional yang mereka bawakan sungguh sangat bagus, daripada anak Indonesia berlatih Dance kan lebih baik berlatih tari tradisi agar tarian tradisi tidak hilang punah…. Rumingkang ayo terus berkarya, meskipun kalian tidak di IMB tapi semngat kalian tetap menjadi inspirasi kami anak-anak Indonesia, seandainya Rianti masih menjadi Juri di IMB pasti Rumingkang saat ini masih dapat tampil di IMB, dan Putri Ayu Suara emasmu harus dikolaborasikan dengan Dellon dengan menyanyikan lagu “Your love” nya Gita Gutawa pasti keren abizzzzz. tolong sampaikan ke tim kreatif IMB ya…?

    Try

    7 September 2010 at 09:07

  14. @ Syarifah Hasan :
    Kalo diskriminasi, saya kira enggak, ya. Para kru, saya pikir, masih dalam tahap mencari format dan formula terbaik menyeleksi finalis terbaik. Terakhir, kan sistimnya begitu, 2 minggu sekali ada jadwal eliminasi. Kalau diperhatikan, finalis yang mendapat sms kurang di minggu pertama, biasanya malah lolos di hari eliminasinya ( minggu ke 2 ). Karena banyak yang kemudian ngirim sms menyelamatkan mereka. Sebaliknya, yang aman di minggu pertama malah berisiko tereliminasi di minggu ke 2, karena sms pendukungnya tersusul sms finalis yang tidak aman. Seperti semalam ( 5/9/2010 ), Brandon jadi tidak aman, padahal minggu pertamanya aman.

    Membuat acara sepopuler IMB, sekaligus ajang mencari bakat untuk kebangkitan Indonesia, itu tidak mudah. Kita perlu memberi apresiasi dan waktu yang cukup pada penyelenggara IMB untuk mengembangkannya. Semoga makin baik dalam banyak aspek.

    Semula, jagoan saya adalah Rumingkang. Setelah tereliminasi, saya beralih ke Brandon. Sekalian melebarkan selera dan wawasan. Memandang kehidupan dalam banyak perspektif membuat hidup lebih ringan dan happy. Trust me.

    Savitri

    6 September 2010 at 15:51

  15. sumpah ya,,gw kaget banget funky papua keluar dari IMB,,padahal mereka bner2 entertain bgt,,ga tahu deh klo ga ad mereka tiap malam minggu sm malam senin,,serius gw jadi males nonton imb lagi…jd ga semangat,,gw harap ini buka salah satu bentuk diskriminasi karena mereka dari wilayah timur indonesia,,jangan ga adil gitu lah,,knp minggu lalu klantink sama putri ayu malah diminta sms yang banyak,,bukan langsung di eksekusi???? tolong jadi koreksian untuk semua crew,,HARD COMPALINT!!!!!

    WASSLM

    syarifah hasan

    6 September 2010 at 09:43

  16. @ Rizza, anak2 Cipadu, Aldi :
    Para pendukung Klantink dan Funky Papua .. mangga .. dukung terus idola kalian.
    Jagoan saya berikutnya, Brandon. Ayo, sayang .. tunjukkan bakat kerenmu.

    Semalam ( 5/9/2010 ), Brandon terisak ketika hampir tereliminasi. Begitu sedihnya, sampai sebagian juri dan penonton ikut meneteskan air mata. Berempati pada tekanan berat yang dihadapi Brandon di usianya semuda itu ( 8 tahun ). Brandon, kamu hebat dan kharismatik. Jarang, anak seusiamu memiliki yang kamu miliki. Bersyukurlah, dan nikmati penampilanmu selanjutnya, ya. Tak perlu memusingkan tentang hasilnya. Indonesia, sudah jatuh cinta padamu. Dengan pencapaian sekarang, sebelumnya, dan ketika kamu berusaha menjadi anak yang baik buat orang tuamu, teman dan masa depanmu. Menjadi anak baik adalah nomor satu. Selebihnya, nilai plus.

    Lebih santai, ceria ke depannya, ya. Tunjukkan pada anak Indonesia, ikut IMB menyenangkan. Bahkan, ketika di posisi tidak aman. Tidak tersiksa. Kalem aja. Sehingga mereka tertarik ikut unjuk kebolehan dan mengasahnya. Tidak ada yang perlu ditakuti. Bukan masalah besar buatmu ( lihat Kak Putri Ayu, ia cuma senyum2 ringan yang cantik, meski beberapa kali masuk 3 terendah ). Bukan akhir segalanya. Ada yang lebih baik menantimu di depan, jika kamu sungguh mencintai kegiatanmu dan berusaha yang terbaik. Tersenyumlah seperti Kak Belda, meski tidak lolos babak selanjutnya. Be strong. We love you.

    Untuk Chun – Funky Papua : saya terkesan dengan ketabahan anda. Ketika tereliminasi, anda masih sempat menggendong dan menghibur Brandon yang tak kuasa menahan derai air matanya, kehilangan anda. Papua bangga memiliki putra daerah seperti anda. Juga, Ongen dan Uya. Terus berkarya, ya .. ( ini pesan Brandon juga ).

    Savitri

    4 September 2010 at 05:35

  17. go funky dan brandon

    rizza

    4 September 2010 at 03:42

  18. klantink maju terus pantang mundur oke by;anak dha-zal

    anak anak cipadu

    3 September 2010 at 08:27

  19. klantink kamu harus jadi yg terbaik

    aldi

    3 September 2010 at 08:25

  20. ayo semangats ………

    giring

    2 September 2010 at 17:57

  21. hai Indonesia mencari bakat

    riski rahayu

    26 Agustus 2010 at 11:02

  22. Keren Banget! Acara IMB Indonesia Mencari Bakat memang sangat bagus dan bermanfaat. Terbukti ratingnya naik terus.

    Saya sangat senang bangga, menikmati acara IMB selama ini. Kontestannya bagus-bagus, sebut saja: Hudson, Putri Ayu, Brandon, Klantink, Funky Papua. Semuanya berkelas. Benar-benar bangga menjadi anak Indonesia. Maju terus!

    Barbie Camper

    25 Agustus 2010 at 15:15

  23. @ Imas & warga Jabar :
    Saya heran, kenapa dewan juri tidak menyelamatkan Rumingkang ? Keberpihakan yang kurang pada seni tradisi, ternyata tidak hanya melanda penonton biasa, tapi sampai ke tingkat juri. Apa pada nggak tersentak, seni tradisi Indonesia kalah oleh budaya luar di depan mata sendiri, dalam jangkauan kita, di ‘rumah’ kita, oleh kita sendiri ?? Nanti, kalau diklaim negara tetangga, baru kelabakan dan nyumpah2. What’s wrong with us ?

    Kalau kata Titi, dikasih tahu begitu, itu tanda sayang. Ini juga seperti itu. Saya pikir kita perlu mempertimbangkan kehadiran Titi yang terlalu meladeni respon penonton ( bereaksi tiap merasa tersindir, meski ucapan itu dilontarkan dalam suasana bercanda. Take it easy, will you ? Where’s your sense of humor ? ). Rumingkang kurang bagus malam ini, katanya. Spontan, terdengar koor ‘huu..’ dari tribun pendukung Rumingkang. Titi pun menimpali berulang-ulang ‘Rumingkang tidak bagus’, sampai penonton terdiam ( bentuk lain kepuasan ‘penaklukan’ ? ).

    Rumingkang tidak bagus. Seingat saya, ke kandidat lain, tak ada yang setega itu. Oh my God, mereka baru 10 tahun ( dan luar biasa untuk ukuran usia mereka, bahkan dibanding sebagian senior mereka. Jumpalitan seperti itu ? Tari Jaipong jago. Tari Jawa, Bali, juga keren. Wow. Jangan matikan semangat mereka dengan perkataan ‘fatal’ seperti itu. Mental mereka belum sekuat kita yang sudah puluhan tahun mengenyam hidup. Anak bukan miniatur orang dewasa. Mereka punya pikiran dan emosinya sendiri. Don’t be too hard to them, ok ? ).

    Kalau juri saja bisa selantang itu menyatakan tidak suka, bagaimana dengan penonton awam yang pengetahuan seninya pas-pasan ? Yang sedang belajar menyukai seni agar dikatakan gaul ( tidak disingkirkan dalam pergaulan, seperti yang melanda banyak remaja ). Trendi. Cenderung mengikuti perkataan/ perbuatan figur publik ( meski tidak tahu kualitas sebenarnya, karena hiperealitas dari sebagian media ). Dan, mereka ini jumlahnya banyak. Mayoritas. Mereka tentu jadi berpikir ulang, Rumingkang bagus tidak ? Semoga, komen ini menjadi renungan dewan juri dan penyelenggara ( tim IMB, TransTV, Supermi ).

    Seperti kata Adie MS ; seni bangsa sendiri lebih mengundang respek bangsa lain. Lebih menonjol. Namun, perjuangan mengangkat dan mempopulerkan seni tradisi, serasa menarik gerbong berat dan orang enggan membantu. Padahal dampaknya besar, menyentuh perekonomian rakyat kecil, jika kita mampu menempatkan seni tradisi menjadi tuan di negeri sendiri.

    Saya harap di IMB 2 ( audisinya akan segera dimulai ), ada maestro seni tradisi yang menjadi juri, dan menunjukkan keberpihakan yang jelas pada seni bangsa sendiri. Juri2 yang lebih matang, bijak dan berwawasan ke depan. Kita dukung penuh seni tradisi Indonesia. Jati diri bangsa kita. Inti ekonomi adalah nasionalisme. Dengan kebanggaan dan kerja keras kita maju, berjaya.

    ( Saya salut dengan anak2 Rumingkang. Teruskan perjuangan kalian melestarikan budaya bangsa, ya. Allah memberkahi kalian. Saya, dan warga Indonesia berterima kasih pada kalian. We owe you. Love you all ).

    Savitri

    25 Agustus 2010 at 11:33

  24. jp wlaupun km dh kluar dr IMB tpi aku & tmn” ku slalu mndkng mu ………semangat truz yach………..@.@

    anita sri rahayu

    25 Agustus 2010 at 07:08

  25. Q dan teman Q ska bgt sma rumingkang,soalnya rumingkag tuh wkil kta bandung & grknnya ok bgt………………. semangat truz yuach…. ^_^ !!!!

    imas maryani

    25 Agustus 2010 at 07:03

  26. @ Adi :
    Anybody knows ?

    Savitri

    24 Agustus 2010 at 16:59

  27. oya, kasie tau donk judul lagu yg biasanya d puter wktu IMB brakhir, yg sedih2 gtu,, ;P

    adi

    23 Agustus 2010 at 06:44

  28. ….. SaYa sangat mnggemari funky papau.
    I LIKE FUNKY PAPUA……

    ,,, aYo fUnkY paPua tunjukin BakaT mu ” LEBIH LAGI” ..
    JgN MUDAH MnYERAH tRus lah berjuang menampulan yang terbaik buat INDONESIa KITA. saya yakin kalian pasti BISA…

    ……….. M A J U T E R U S……….

    Sarah

    21 Agustus 2010 at 09:23

  29. BRANDON KAMU HARUZ JD YG TERBAIK DI IMB.SEMOGA KAMU MENANG YA. GO BRANDON GO BRANDEN GO 100000000000000KALI

    hani salim

    13 Agustus 2010 at 05:05

  30. TiDaK aPa2 WaLaUpUn kAmU kEmArEn MaSuK 3 tEreNdAh tApi KaMu HaRuS tEtap SEmNgAt….

    abie

    11 Agustus 2010 at 10:59

  31. ayO bRaNdOn KaMu TeTaP SeMaNgAt
    gAnTeNg….

    aQ pAsTi SeLalU mEnDuKUnGmU…

    abie

    11 Agustus 2010 at 10:57

  32. @ Diah :
    Kemarin Brandon, sempat masuk 3 terbawah. Kelihatan sendu, sedih, wajahnya yang imut itu ( kehilangan 2 karibnya di IMB : Fay dan JP. Will he be the next ? Please, don’t ). Ayo, fans Brandon, dukung terus idolamu..

    Savitri

    10 Agustus 2010 at 00:48

  33. @ Zanuar :
    Iyalah, pendukung Klantink, silakan dukung terus Wawan dan arek2 Suroboyo..

    Savitri

    10 Agustus 2010 at 00:44

  34. @ Endang :
    Saya juga menyayangkan tidak lolosnya JP ke babak selanjutnya. Orang kita mungkin masih belum biasa melihat anak perempuan main drum dan milih lagu metal. Nuansa patriarkhis masih kental. Namun, saya berharap, berdoa, agar JP mendapat yang lebih baik setelah ini. Trims atas dukungan anda.

    Savitri

    10 Agustus 2010 at 00:41

  35. Brandon maju terus pantang mundur. go brandon go brandon go………..

    diah

    9 Agustus 2010 at 13:22

  36. ku ska acra indonesia mencari bakat but why jepe milinik td mlm out dari imb pdhl dr bnyk psrta jp yg plng 4 jempolll lho tapi tak ape lah kan msh ada wawan CS tho

    zanuar

    9 Agustus 2010 at 09:36

  37. kyk` org dah salah pilih tuh knapa jd JP MILENIK yg kluar pdhal itu salah satu icon muda berbakat knapa g klantink aja (hehehe sory)gw bangga bgt sama JP krn dia dah bs membuat anak2 indonesia jd terpacu agar bs mnjd spt JP.skrg gw hanya bs mendukung jagoan gw yakni RUMINGKANG krn berkat mrk seni dan budaya INDONESIA jd terangkat lg di mata Internasional maju terus rumingkang mugya doa ti rahayat bogor tiasa nganjantenkeun RUMINGKANG juara di IMB.(diantos nya sms na)

    endang

    9 Agustus 2010 at 05:21

  38. halo saya firly untuk rumingkang semoga menjadi juara IMB hidup rumingkang ……

    firly

    2 Agustus 2010 at 13:16

  39. @ JP Millenix ( 30/7/2010 ) :
    Ayo, para pendukung JP, main ke situs JP. Kenali lebih dekat. Sukses untuk JP. Pukau kami dan dewan juri dengan permainan drummu yang cantik. Bikin Indonesia bangga punya generasi penerus seperti kamu. Bikin anak2 lain ngiler berprestasi. Do it for yourself, at first, enjoy playing, and then .. others will follow. Salam untuk teman2 IMB, ya. Keep shining ..

    ( tentang semalam, 31/7/2010 )
    Setelah berlatih dan tampil yang terbaik, bermainlah lepas tanpa beban. Cool. Nikmati permainan drummu. Serahkan hasilnya pada Allah. Meski sms yang masuk untuk JP berkurang, kalau Allah menginginkan kamu lanjut untuk menjalankan ‘tugas’ ( fungsi kehadiranmu di dunia ), maka one way or another, kamu lolos babak selanjutnya. Kalau tidak, maka Allah akan memberimu yang lebih baik, setelah itu. Berprasangkalah yang baik pada Allah. Allah Maha Bijaksana. Dia Tahu yang terbaik untuk JP. Enjoy playing … ( you’re good enough. Damn good ).

    Savitri

    1 Agustus 2010 at 09:33

  40. Hi, JP sudah punya website http://www.jpmillenix.com mau lihat performance JP selama IMB silahkan liat di website JP… salam JP.

    JP Millenix

    29 Juli 2010 at 13:57

  41. @ Septian :
    Ya, pendukung Hudson .. silakan sms, dukung idolamu ..

    Savitri

    28 Juli 2010 at 17:15

  42. Aku selalu mendukung hudson dengan suaranya yang memikat masyarakat dan buat hudson semoga kamu yang nomor satu di indonesia mencari bakat(IMB)

    SEPTIAN DWI CAHYO

    26 Juli 2010 at 08:10

  43. Saya sangat setuju dgn regina, saya ikut dukung acara Indonesia mencari bakat,,,SEMANGAT!!!!! para finalis IMB, kalian bisa buktikan bahwa Indonesia punya anak-anak yg berbakat yg bisa mengharumkan nama Indonesia…buat kalian yg nantinya ga bs maju di babak berikutnya, itu bukan akhir segala2nya, tp dr situ kalian bs meliat potensi yg kalian miliki, terus bertekun dan kembangkan…Tetep semangat ya…^_*GBU

    widya

    20 Juli 2010 at 08:28

  44. @ Regina :
    Kita memang inginnya begitu, but show must go on. Ada yang mesti juara satu, best of the best, dan memenangkan hadiah mobil, dll. Kompetisi dibuat untuk memacu peserta mengasah bakatnya hingga maksimal. Namun 8 finalis yang masuk, sudah cukup aman dengan hadiah kontrak dari TransTV. Kita masih bisa melihat mereka di layar TransTV. Tetap dukung terus kiprah generasi berbakat yang membanggakan Indonesia.. Trims semangatnya.

    Savitri

    20 Juli 2010 at 05:20

  45. luar biasa, saya sangat mendukung acara Indonesia mencari bakat. Ini acara yang paling menarik untuk ditonton, saya ingin tidak ada yang tereliminasi di antara mereka, karena semuanya memiliki keunikan tersendiri, menarikkkkkkkkkkkkk

    Regina

    19 Juli 2010 at 05:14


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: