Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Wisata SEJARAH Jawa Barat

dengan 2 komentar

Wisata Sejarah ( bangunan kuno, situs/ artefak bersejarah  )

No

Lokasi

Kegiatan

1 BANDUNG
Gedung Merdeka. Jl.Asia Afrika no.65 Melihat koleksi foto pertemuan presiden Soekarno, Chou En-Lai, Ho Chi Minh, Nasser & pemimpin dunia ketiga yg memerintah thn 1950-an di Musium KAA yg buka Senin-Jumat, jam 8-18.00. Dulu namanya Societeit Concordia, ruang pertemuan berbagai organisasi Belanda, arsitek C.P.Wolff Schoemaker, dibangun thn 1902.
Gedung Sate. Jl.Diponegoro no.22 Melihat kantor Gubernur Jawa Barat yg merupakan bangunan pertama di Bandung yg menggunakan konstruksi beton bertulang. Dibangun thn 1920, arsiteknya J.Gerber. Di utara gedung, terhampar lapangan Gasibu & Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat ( MPRJB ), di mana sering digunakan berbagai lokasi even2 yg menarik. Yg rutin, minggu pagi jadi lokasi pasar kaget, sebelumnya senam massal.
Institut Teknologi Bandung ( ITB ). Jl.Ganeca 10 Melihat kampusnya Soekarno yg belajar teknik sipil ( 1920-1925 ), yg kemudian membentuk Bandung Studi Club, yg sebagian anggotanya lalu membentuk Partai Nasional Indonesia ( PNI ) yg bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Dibangun thn 1920, arsitek Maclaine Pont. Ada galeri seni di dalamnya, Taman Ganeca di depannya ( bisa menyewa kuda utk berkeliling melihat taman & bangunan kuno ). 4-5 tahun sekali digelar Pasar Seni ITB di koridor jalan.
Museum Geologi. Jl.Diponegoro 57 Melihat koleksi terkait sejarah bumi, bebatuan, mineral, gunung api, fosil manusia Jawa kuno, kerangka T-rex, fosil makhluk purba asli maupun replika, terlengkap di Asia Tenggara. Museum dibuka Senin-Kamis, jam 9 – 15.00. Pengunjung sampai 3000 org pada hari libur. Musium yg dibangun tahun 1929, diarsiteki Menalda van Scouvburg, dulunya : laboratorium & tempat penyimpanan hasil penyelidikan geologi & pertambangan di berbagai wilayah Indonesia. Kini berfungsi lebih luas sbg sarana penelitian, pendidikan, penyedia berbagai informasi ilmu kebumian & obyek pariwisata.
Museum Mandala Wangsit. Jl.Lembong 38 Museum Angkatan Darat yg menceritakan sejarah perjuangan gagah berani para pahlawan di Bandung, ada penjelasan tentang markas militer Siliwangi.
Musium Negeri Sri Baduga. Jl. Otoiskandardinata 638 Melihat koleksi benda alam & peninggalan masyarakat Sunda. Buka tiap hari  jam 8.00 – 14.00, kecuali Senin.
Musium Perangko. Jl.Diponegoro 22 ( timur laut Gedung Sate ) Melihat koleksi ribuan perangko, dalam & luar negeri, kotak pos, kereta dorong pos, dll. Buka Senin-Jumat, jam 9.00-15.00.
7 BOGOR
Istana Bogor. Timur laut Kebun Raya Bogor, dulu kediaman Gubernur Jenderal Belanda ( 1870-1942 ) Sejak 1950 menjadi Istana Kepresidenan RI. Tradisi memelihara rusa di halaman tetap dipertahankan. Hanya bisa dimasuki rombongan ( min.10 org ) dgn minta izin ke kantor pariwisata di Jl.H.Juanda 10, telp.0251-338052
Batu Bertulis , terletak 2,5 km selatan Kebun Raya Bogor. Batu ( prasasti ) utk menghormati Raja Pajajaran, Sri Baduga Maharaja ( 1482 -1521 )
Batu Tulis Ciaruteun. 12 km dr Bogor, dekat desa Ciampea Melihat batu besar bertulis huruf palawa kuno & pahatan 2 telapak kaki ( abad 5 ), berbunyi,”Ini tapak kaki seperti kaki Dewa Wisnu, penguasa dunia yg gagah berani, Sang Purnawarman, Raja di Negeri Taruma”.
15 GARUT
Candi Cangkuang, 10 km utara Garut, dekat Leles Melihat candi Hindu peninggalan abad ke-8 di tengah danau Situ Cangkuang yg damai & berpanorama menarik. Ada makam Embah Dalem Arif Muhammad, penyebar agama Islam dari kerajaan Mataram, Jawa Timur. Datang utk menyerang tentara VOC di Batavia seraya menyebarkan agama Islam di desa Cangkuang & Garut.
Kampung Naga, antara Garut & Tasikmalaya Melihat desa tradisional khas Sunda yg indah, dgn persawahan, perbukitan mengitarinya. Rumah beratap ijuk, tanpa listrik, teve, atau perangkat teknologi modern lainnya. Jumlah rumah 110 unit dgn bentuk seragam, tidak bertambah atau pun berkurang selama ratusan tahun. Warganya keturunan kerajaan Galunggung ( abad 15 ) yg bersembunyi dari kejaran kaum pemberontak. Mereka membawa pusaka kerajaan dan menjalankan tradisi masa lalu itu hingga kini. Wisatawan bisa menginap di rumah penduduk selama seminggu asal seizin tetua adat dan menaati larangan utk tidak memotret tempat2 tertentu, tidak masuk hutan larangan, tidak mandi di air terjun desa yg dinyatakan terlarang, dll.
Karang Komulyan, 16 km dari Ciamis Melihat kawasan arkeologis Kerajaan Galuh, kerajaan Hindu pertama di Jawa berupa dinding batu & pemandian, tempat berdoa & penyimpanan barang. Sisa bangunan purbakala yg terlihat dari abad ke-5, masa sebelum Hindu masuk Jawa.
Ket : Tarif masuk, dll, sewaktu-waktu dapat berubah.

Ditulis oleh Savitri

26 Oktober 2010 pada 16:20

2 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. @ Grosiran pakaian anak :
    Sama2.

    Savitri

    5 Mei 2011 pada 13:16

  2. Thanks atas infonya..

    grosiran pakaian anak

    2 Mei 2011 pada 19:18


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.