Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

TIP HADAPI PENJAHAT

with 4 comments

oleh : A.Savitri
dimuat di Intisari,  edisi Juni 2001

Krisis ekonomi belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bermunculan pula para pendatang baru di dunia kriminal. Kejahatan pun makin marak. Lalu bagaimana sikap kita mengantisipasi hal itu ?

Hindari berjalan di tempat sepi

Hindari berjalan di tempat sepi

o Sedapat mungkin hindari tempat berbahaya, misalnya tempat sepi, atau gelap, atau berjalan malam hari jauh dari keramaian. Tolak tegas dengan cara yang baik dan beralasan pada orang yang mengajak anda ke tempat tak aman.

o Siaga bertindak, jika telanjur ada dalam situasi yang tidak menguntungkan, misalnya tiba-tiba diserang. Miliki kepercayaan dan kemampuan diri.

o Ketahui dengan baik kelebihan dan kekurangan sendiri tentang bagian tubuh mana yang dapat memukul dengan baik, cepat, dan akurat. Lebih bagus bila semua anggota tubuh terlatih baik hingga anda dapat melawan dalam posisi apa pun. Gunakan juga benda yang anda pegang sebagai senjata, misalnya tas, payung, tongkat, sepatu dll.

o Bersikap tegas dan agresif, terutama bila penyerang tak berpistol, agar penyerang terkejut dan ciut nyali. Menjeritlah, tarik perhatian orang di sekitar anda dengan berbagai cara.

o Pusatkan kekuatan untuk memukul bagian-bagian rawan lawan, misalnya hidung, kemaluan, rahang, dagu, ulu hati, tulang kering kaki, dll.

o Segera kabur saat ada kesempatan, terutama bila si penyerang terlalu kuat.

o Lumpuhkan saja serangan sampai bantuan tiba. Sadari posisi hukum anda. Jika terlalu bernafsu “menghukum” penyerang, misalnya menendang berulang-ulang, melukai sampai parah atau terbunuh, anda bisa dihukum dengan tuduhan pembunuhan tak berencana. Tapi, jika situasinya antara hidup dan mati, dinasihatkan untuk melumpuhkan si penyerang sebaik mungkin dan menanggung akibatnya kemudian.

o Jangan lupa laporkan seluruh insiden itu kepada polisi, meski masalahnya remeh. Dengan begitu, anda membantu mengurangi tindak kejahatan dan mencegah jatuhnya korban berikutnya. ( A.Savitri )

Sumber foto : Google Images/ internet

Iklan

Written by Savitri

4 Maret 2009 pada 16:44

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ aditkus : Setuju.

    Savitri

    6 Mei 2010 at 14:28

  2. terkadang seorang wanita harus memiliki kemampuan beladiri yg handal untuk mengantisipasi hal-hal ini

    aditkus

    23 April 2010 at 01:30

  3. @leebizniz :
    Trims komennya. Saya setuju dgn anda, apa lagi setelah banyak pabrik gulung tikar di Indonesia akibat pasar ekspor ditutup, negara2 mengamankan perekonomian dalam negeri masing2. Kriminal baru bermunculan, kita selaku wanita mesti ekstra waspada dan bisa jaga diri.

    anisavitri

    4 Maret 2009 at 17:49

  4. tips2 yang bagus ni, terutam bwt kaum wanita yg sll dianggap lemah

    leebizniz

    4 Maret 2009 at 16:49


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: