Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Parpol ala “American Idol” di Inggris.

Sir Paul Judge, pebisnis multijutawan sekaligus mantan pimpinan Partai Konservatif di bawah PM John Major, meluncurkan Tim Juri ( 16/3/2009 ). Tim Juri ( the Jury Team ) adalah organisasi payung bagi calon independen caleg Eropa yang direkrut lewat situs www.juryteam.org. Setiap orang bisa mencalonkan diri dengan menjelaskan ketertarikan politiknya dalam sebuah profil online, mengunggah fotonya, me-link profil itu ke situs jejaring sosial ( MySpace, Facebook, Twitter dsb ). Setiap calon harus mengisi kotak konfirmasi bahwa mereka takkan bertindak diskriminatif berdasar jenis kelamin, ras, agama dan orientasi sosial. Pemilihan dilakukan lewat voting dengan pesan teks.

“Internet telah memotong peran2 perantara manusia dalam banyak wilayah kehidupan dan kami melakukan hal yang sama dengan politik. Dalam pemilihan konvesional, satu orang satu suara. Sekarang, satu ponsel satu suara,” tutur Judge. Saat ini, kurang dari 1 % warga asli Inggris yang menjadi anggota aktif parpol, lebih sedikit dari organisasi sosial perlindungan burung. Menurut Judge, para politisi menyedihkan dalam memperjuangkan demokrasi, meski disokong kekuatan media di ujung jari mereka. Hanya 5 calon independen yang duduk di kursi parlemen yang berjumlah 649.

Skema Tim Juri diharapkan bisa mengakhiri politik kesukuan yang mendominasi parlemen. Menurut pengorganisasinya, juri dari masyarakat dapat memutuskan masalah2 kompleks dengan integritas, tanpa terbebani kepentingan tertentu, menjadikannya lebih berbobot dari anggota parlemen yang tengah menjabat. Tim juri berencana memasukkan 70 calon untuk pemilu Juni, yang mereka yakini bisa semenggairah suasana ketika Barack Obama akhirnya terpilih menjadi presiden AS. Setelah itu Tim Juri akan berkompetisi dalam pemilu sebelum Mei 2010.

Masih terlalu dini untuk optimis. Hingga Selasa ( 17/3/2009 ) pagi, baru 10 yang membuat profil untuk dicalonkan dan baru 35 orang yang memilih calonnya. Martin Bell, duta besar UNICEF di Inggris, mantan PM independen, mengatakan,”Sekaranglah saatnya bagi rakyat untuk ‘memberontak’ terhadap kebijakan konvensional pemerintah.” ( Time/PR, 19/3/2009 )

Iklan

Written by Savitri

28 Maret 2009 pada 15:41

Ditulis dalam Ragam

%d blogger menyukai ini: