Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Sejarah perkembangan arsitektur ( bag.1 )

with 6 comments

PENDAHULUAN

I. Sejarah Perkembangan Arsitektur

Arsitektur adalah bagian dari kebudayaan manusia, dan ia merupakan ungkapan fisik dan peninggalan budaya dari suatu masyarakat dalam batasan tempat dan waktu tertentu. Dari dahulu sampai sekarang bahkan yang akan datang, arsitektur akan selalu berkembang dalam bentuk semakin kompleks, sejalan dengan perkembangan peradaban dan budaya termasuk ilmu pengetahuan, teknologi dan tuntutan kebutuhan manusia baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Sejarah perkembangan arsitektur mencakup dimensi ruang dan waktu yang sukar ditentukan batasnya. Dan untuk mempermudah di dalam mempelajarinya, suatu karya arsitektur dibedakan menurut ciri-ciri bentuk dan karakter arsitektural dalam kurun waktu tertentu. Pengelompokan-pengelompokan perkembangan arsitektur antara lain adalah: primitif, tradisional, klasik barat, dan modern.

Kebudayaan sangat mempengaruhi perkembangan arsitektur, mencakup interaksi antar kebudayaan manusia dengan alam, dalam hal ini termasuk iklim, topografi, dan faktor lingkungan lainnya. Oleh karena itu dalam mempelajarinya, dibagi ke dalam periode, tempat, siapa, atau masyarakat mana yang membangun.

Arsitektur Modern sendiri merupakan perkembangan dari klasik Barat, berubah secara revolusioner sejalan dengan revolusi industri mulai awal abad XIX dengan terjadinya perubahan besar-besaran dalam pola hidup dan pola pikir. Dan perkembangannya itu sendiri tidak lepas dari pengaruh atau perubahan-perubahan yang terjadi sejalan dengan perkembangan budaya berbagai bangsa. Oleh karena itu semakin sulit menentukan batas-batas sosial-budaya, ruang atau tempat dan waktu.

Berdasarkan hal tersebut di atas, pembahasan mengenai sejarah perkembangan arsitektur di sini membatasinya dalam lingkup budaya, termasuk pola hidup, pola pikr masyarakat pada periode tertentu. Uraian dimulai dari awal perubahan besar masyarakat dari tradisional, pertanian, klasik konservatif dalam kehidupan modern industrial.

Arsitektur Modern Barat

Disebut Modern-Barat karena pola pikir dan hidup lahir, tumbuh, dan berkembang di mulai dari Barat atau Eropa sejak abad XVI. Kehidupan pertanian klasik, tradisonal dengan proses langsung dan sederhana mulai ditinggalkan dengan ditemukannya alat-alat produksi, perhubungan dan komunikasi yang lebih maju.

Sejak jaman Renaissance, perkembangan arsitektur modern sudah dimasukkan dalam jaman modern. Masa ini di mulai dengan konsep-konsep baru dari Italia sejak abad XV disebut “modern” ditandai dengan adanya percampuran antara Gothik dan Renaissance melanda Eropa hingga masa Neo-Klasik, dinamakan Post Renaissance abad XVIII.

Pada abad XIX, meskipun unsur dan bentuk klasik masih mendominasi banyak bangunan, konsep dasarnya sudah tidak diterapkan lagi. Masa berakhirnya arsitektur klasik terjadi sejak revolusi industri di Inggris, sehingga menimbulkan revolusi sosial-ekonomi, tidak hanya melanda Eropa tetapi seluruh dunia.

Dalam arsitektur, perubahan mendasar terjadi antara lain dalam ornamen atau hiasan ditempatkan dalam perspektif lebih bebas dibandingkan dengan struktur dan ruang. Hiasan-hiasan untuk keindahan dalam arsitektur klasik masih tetap menjadi aspek penting dalam masa akhir arsitektur klasik ini, akan tetapi pencampuran berbagai gaya, konsep dan hiasan terlihat sangat menonjol.

Akhir arsitektur klasik disusul dengan timbulnya gaya Eklektikisme, yang berarti mengambil unsur-unsur terbaik, digabung, dan disusun ke dalam satu bentuk tersendiri. Setelah masa itu, dunia arsitektur berkembang lebih cepat dimulai dari modernisme awal, fungsionalisme, internasionalisme, kubisme hingga post-modern.

RENTANG MASA Perkembangan Arsitektur Barat

ABAD: sM I V X XV XVI XVII XVIII XIX XX

Jaman Antik – Pertengahan – Renaissance – Modern – Pertengahan Akhir

  • YUNANI (3000SM-30sM)
  • ROMAWI ETRUSCAN (750SM-100sM)
  • ROMAWI (300sM-365)
  • KRISTEN MULA (318-800)
  • BYZANTIUM (330-1453)
  • ROMANIKA (abad XIV-XVI)
  • GOTIK (abad XII-XVI)
  • PERTENGAHAN AKHIR (abad XII-XVI)
  • RENAISANS (abad XIV-XIX)
  • NEO-KLASIK / Post Renaisans (abad XVIII-XIX)
  • AMERIKA/KOLONIAL (abad XVIII-XIX)
  • NEO-KLASIK / EKLEKTIK (abad XVIII-XIX)
  • MODERN MULA (akhir abad XIX-1910-an)
  • FUNGSIONALISME
  • KUBISME
  • MODERN PERTENGAHAN (1920-1950-an)
  • INTERNATIONAL-STYLE
  • MODERN AKHIR: (1960-an) BRUTALISME
  • POST MODERN/ KONTEMPORER (1970- kini)
Reims Kathedrale bergaya gothik

Reims Kathedrale bergaya gothik

Masjid Ali di Isfahan, bergaya renaisance

Masjid Ali di Isfahan, bergaya renaisance

hit counters
hit counter
Iklan

Written by Savitri

7 Juli 2009 pada 19:18

Ditulis dalam Ragam

Tagged with ,

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ Frans :

    Jika ingin bacaan yang lebih detail, mungkin saatnya Frans mengeksplorasi sendiri lewat berbagai referensi. Salah satunya buku di bawah ini. Kalau blog ditulis terlalu detail dan teknis, nanti pada males baca. Pengunjungnya beragam, saya harus mengakomodir mereka juga. BTW, thanks for visiting ..

    Buku : “Arsitektur Modern Akhir Abad 19 & Abad 20”, penulis Yulianto Sumalyo, tebal 512 halaman.

    Sinopsis : Di negara berkembang sejak dahulu masyarakatnya mempunyai apresiasi tinggi terhadap arsitektur. Berbagai tulisan, buku hasil kajian ilmiah, penelitian tentang arsitektur banyak ditulis, diterbitkan, dibaca tidak hanya oleh para arsitek, tetapi juga kalangan luas dan berbagai lapisan masyarakat. Dibanding di negara maju, di Indonesia masih sangat sedikit bahan bacaan tentang arsitektur. Bahkan untuk para arsitek atau pun mahasiswa arsitektur. Buku tentang sejarah perkembangan arsitektur masih dapat dihitung dengan jari.

    Arsitektur modern dalam buku ini dibahas mulai dari masa Eklektisme, yaitu masa peralihan dari jaman klasik ke jaman modern. Dimulai dari modern awal, modern fungsionalis, modern pertengahan hingga modern akhir abad 20. Dalam pembahasan masing2 periode diuraikan terlebih dahulu berbagai teori, pandangan dan prinsipnya. Kemudian dilanjutkan membicarakan para arsitek tokoh-tokohnya, prinsip mereka dalam berkiprah melalui karya-karya arsitektural. Buku yang patut disimak.

    ***

    Savitri

    30 Juli 2010 at 03:58

  2. referensinya oke cuman hanya sededar imformasi umum dan harapan bisa lebih mendetail lagi thank you very much

    frans

    11 Juli 2010 at 07:54

  3. @ Witono :
    Permintaan yang tak ringan. Sementara ini, ada surfer yg mau membantu ?

    anisavitri

    2 September 2009 at 22:17

  4. Saya membutuhkan photo bangunan klasik Eropa secara keseluruhan berikut detail baik berupa photo ataupun gambar, terima kasih atas bantuannya

    Witono

    30 Agustus 2009 at 04:17

  5. @ Adhimastra :
    Tulisan ini saya ambil dari Christine. Ia meringkas dari bagian buku Robert Stern yang berjudul “The Rise of Modern Classicism” (h.9-55). Bagian yang kedua adalah salah satu dari Ironic Classicism, Latent Classicism, Fundamental Classicism, Canonic Classicism, Modern Traditionalism atau The Modern Classical City. Anda juga bisa menambahnya dari buku
    “Arsitektur Modern” ( akhir abad 19 & 20 ), karya Yulianto Sumalyo, diterbitkan oleh Gadjah Mada University Press, 1997. Semoga cukup terjawab.

    anisavitri

    10 Juli 2009 at 16:51

  6. Hebat tulisan ini, terus ada nggak refrensinya? Kita perlu juga refrensnya untuk melacak ke source asli. Terimakasih anisavitri

    adhimastra

    9 Juli 2009 at 01:42


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: