Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Komplotan pembobol 13 ATM dihukum 7 tahun penjara. Kapok ?

leave a comment »

Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ). Hati2 stiker call center/ hot line palsu yg dipasang para pembobol ATM. Dorong masuk sekalian kartu anda, lalu telpon call center yg benar ( anda sudah catat di phone book anda atau hafalkan sejak dari rumah ).

Mesin Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ). Hati2 stiker call center/ hot line palsu yg dipasang para pembobol ATM. Dorong masuk sekalian kartu anda, lalu telpon call center yg benar ( sudah dicatat di phone book ponsel anda atau dihafal sejak dari rumah ).

Satu lagi komplotan penipuan disertai pencurian via ATM berhasil ditangkap polsi. 4 anggota komplotan tsb diringkus tim gabungan Polsekta Bandung Timur pada Minggu ( 26/7/2009 ) malam lalu. Keempat pelaku yang berasal dari Sumatera itu berinisial He ( 32 ) alias Roni, AB ( 31 ), Ad ( 30 ) dan Jun ( 33 ).

Terungkapnya komplotan ini berawal dari kecurigaan seorang karyawan BNI saat akan mengisi ATM BNI di Jl. Tatasurya Metro Margahayu Raya kota Bandung. Ketika karyawan itu memasukkan kartu ATM, kartunya menyangkut di dalam mesin ATM.

Karyawan tsb curiga kalau itu pekerjaan komplotan penipu. Apalagi melihat adanya stiker di mesin ATM yang berisi nomor hotline BNI yang salah. Karyawan tsb kemudian berkoordinasi dengan Polsekta Rancasari dan Polresta Bandung Timur untuk menjebak pelaku. Keempat pelaku diringkus saat sedang berada dalam taksi di dekat lokasi.

Keempat pelaku memiliki peran masing2. Tersangka Roni bertugas menyelipkan lidi atau batang korek ke ATM, memasang stiker hotline palsu dan mengambil ATM yang menyangkut. Tersangka AB mengawasi situasi saat Roni beraksi. Ad tugasnya mengarahkan korban untuk menghubungi nomor hotline palsu. Sementara Jun adalah “operator” gadungan BNI. Setelah nomor ATM korban dipegang, tersangka Roni dan AB kembali ke lokasi untuk mengambil kartu ATM yang tersangkut dalam mesin.

Roni mengaku baru beraksi di Bandung sejak 2 bulan lalu. Selama 2 bulan itu, sedikitnya 5 nasabah BNI yang telah dikuras uangnya.”Saya baru dapat Rp.3,2 juta. Total yang dikuras saya lupa,” katanya.

Kapolwiltabes Bandung, Komisaris Besar, Imam Budi Supeno mengatakan, komplotan itu sedikitnya telah beraksi di 13 ATM di kota Bandung.”Para pelaku dijerat pasal 378 KUH Pidana tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ucapnya di Mapolwiltabes Bandung, Senin siang. ( PR, 28/7/2009 )

Trik mencegah duit anda ludes di ATM oleh penipu

Maman Somantri Djaja, dalam surat pembaca PR ( 1/8/2009 ), memberikan trik menghindari penipuan ATM ( dengan modus menelan kartu dan memasang stiker call center palsu di mesin ATM ), begini :

  • Jaga selalu kerahasiaan nomor PIN anda. Jangan memberikan nomor PIN anda kepada pihak lain, baik secara langsung maupun percakapan telepon. Bahkan seluruh karyawan bank pun tidak diberi wewenang untuk meminta nomor PIN dari nasabahnya.
  • Tanyakan dan catatlah nomor call center bank anda kepada petugas bank. Apabila menemukan nomor call center palsu, buanglah agar nasabah lain tidak menjadi korban penipuan.
  • Apabila kartu anda tertelan, pastikan benar2 tertelan ( bukan terganjal ). Dorong kartu anda dengan kartu lain, atau kartu SIM, KTP, dll.
  • Segera minta/ telpon bank untuk memblokir kartu ATM anda melalui call center yang benar.
  • Pergi ke bank tempat anda membuka kartu ATM. Ambil kartu anda dan segera ganti nomor PIN-nya.
  • Himbau bank yang memiliki fasilitas ATM, agar melengkapinya dengan petugas jaga. Pastikan petugas menjaga dan membuang stiker atau selebaran yang bisa menjebak pengguna ATM lain.
free html visitor counters
hit counter
Iklan

Written by Savitri

19 Agustus 2009 pada 16:51

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: