Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Rp 2,46 trilyun dibuang kemacetan lalulintas. Saran anda ke Bappeda ?

leave a comment »

Kemacetan di Pasteur, Bandung, sudah tradisi. Khusus weekend, jalan2 di Bandung milik kendaraan orang2 Jakarta yang tumpah ruah di pusat perbelanjaan dan tempat wisata kuliner. Yah, nasib..

Kemacetan di Pasteur, Bandung, sudah tradisi. Khusus weekend, jalan2 di Bandung seolah milik kendaraan orang2 Jakarta yang tumpah ruah di pusat perbelanjaan dan tempat2 wisata kuliner. Yah, nasib..

Warga kota Bandung sangat merugi oleh buruknya sistem transportasi. Sektor transportasi menyumbang 66,34 % emisi gas buang, kata Kasubbid Infrastruktur dan Prasarana Kota pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) kota Bandung, Gingin Ginanjar, Rabu ( 5/8/2009 ). Data tsb merupakan hasil kajian konsultan Bappeda kota Bandung yang disampaikan dalam Focus Grup Discussion ( FGD ) mengenai perumusan visi misi dan isu strategis kota Bandung, Senin ( 3/8/2009 ).

Berdasarkan kajian tsb diketahui, pada jam sibuk, kemampuan bergerak kendaraan di jalan2 kota Bandung hanya 15,71 km/ jam. Akibatnya, bahan bakar yang digunakan lebih banyak dan setiap 8,6 jam sekali terjadi kecelakaan. Kerugian yang dialami tidak sedikit. Jika dikonversikan dengan nilai uang, tiap tahun kota ini merugi Rp 2,46 trilyun.


Dosen Bidang Transportasi UPI, Supratman Agus mengungkapkan, kapasitas pelayanan jalan ( LoS ) di kota Bandung lebih besar dari 0,8. Artinya, kecepatan kendaraan di jalan kurang dari 25 km/ jam. Wakil wali kota Bandung, Ayi Vivananda mengatakan, pertumbuhan jalan di kota Bandung sangat tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan. Tiap tahun jumlah kendaraan bertambah sekitar 15 %, sedangkan penambahan jalan hanya 0,7 %.


Apabila tak ada perbaikan, kota Bandung dikhawatirkan akan lumpuh dan mandek. Oleh karena itu, Pemkot Bandung sedang berupaya mereformasi sistem transportasi. Salah satunya dengan menyusun masterplan transportasi kota Bandung. Diharapkan masterplan ini nantinya menjadi acuan bagi semua pihak untuk melaksanakan perannya masing2 dalam proses reformasi untuk menciptakan sistem transportasi kota Bandung yang nyaman, katanya.


Reformasi sistem transportasi kota Bandung, tidak hanya pada aspek fisik, seperti struktur jaringan jalan, manajemen lalu lintas, dan pelayanan angkutan umum. Namun, juga aspek non fisik seperti pengaturan, kelembagaan, pendanaan dan perilaku pengguna jalan.


Dalam penyusunan masterplan tsb, Bappeda kota Bandung melakukan pendekatan partisipatif sehingga masyarakat dapat ikut berperan dengan memberikan saran dan ide mengenai sistem transportasi yang cocok bagi kota Bandung. Gingin berharap masterplan yang disusun melalui pendekatan ini, dapat mewakili keinginan masyarakat, memiliki legitimasi, dan juga komitmen dari publik untuk melaksanakannya.


Masyarakat dapat menyampaikan idenya melalui situs Bappeda, yakni ;

www.Bandung.go.id/BappedaKotaBandung,

e-mail : master-plan-transport@yahoo.com,

dan melalui situs pertemanan Facebook : Masterplan Transportasi

( PR, 6/8/2009 ).


Bandung dapat 1 juta USD dari Perancis untuk Manajemen Transportasi


Indonesia mendapat hibah dari pemerintah Perancis sebesar 690.000 euro ( 1 juta dolar AS ) yang dialokasikan untuk rencana pembuatan sistem transportasi publik terpadu Bandung Metropolitan Area. Perjanjian hibah dilakukan oleh Dirjen Pengelolaan Hutang, Rahmat Waluyanto dan Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Philipe Zeller di kantor Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banten, Jakarta, Rabu ( 15/7/2009 ).


Hibah tsb untuk bantuan jasa konsultasi pembenahan transportasi publik di Bandung. Menurut Zeller, bantuan ini adalah salah satu program pengembangan hubungan ekonomi Perancis kepada negara2 berkembang seperti Indonesia.”Saya juga terkejut dengan kemacetan lalu lintas di Bandung, apalagi di hari kerja saat saya berkunjung ke sana,”ujar Philipe menyatakan kesannya mengenai lalu lintas Bandung.


Direktur Direktorat Bina Sistem Transportasi Darat Departemen Perhubungan, Elly Sinaga mengakui memang kondisi lalu lintas Bandung sangat parah.”Memang terlambat membuat masterplan Bandung, tapi kita berusaha agar selesai Desember ini, sehingga nanti kemacetan bisa diselesaikan,”katanya.


Rahmat mengatakan, selama ini sudah banyak pinjaman yang diberikan pemerintah Perancis kepada Indonesia, diantaranya ; technical assistance to the air traffic control center di Makasar sebesar 1,3 juta USD. Rehabilitation drainage system of Banda Aceh sebesar 36,8 juta euro dan climate change program loan sebesar 200 juta USD. Pemerintah juga ditawari pinjaman dan hibah dari Perancis untuk Bandung Urban Railway Transport Development sebesar 10 juta USD, tapi masih dalam pembahasan, ujar Rahmat.


Wakil walkot Bandung, Ayi Vivananda mengucapkan rasa syukurnya.”Tentu saja Pemkot sangat senang dengan bantuan ini karena apabila terealisasi, bantuan tsb akan sangat membantu untuk mengatasi kemacetan di kota Bandung,”katanya. Sekitar 2 minggu lalu, pemerintah Perancis melalui kedutaan besarnya bersama konsultan SNCR International ( kelompok pengelola angkutan umum utama di Perancis ) telah mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai manajemen transportasi kota Bandung, yang dilakukan Juni lalu.


Angkutan umum di Perancis.

Angkutan umum di Perancis.

Rencana Induk Angkutan Umum Terintegrasi untuk Kawasan Studi Metropolitan Bandung dipresentasikan bersama direktur bina sarana transportasi perkotaan Departemen Perhubungan RI dan Dishub Jabar di Pemkot untuk membantu Pemkot Bandung membenahi transportasi di kota Bandung.

Mereka juga berharap, hasil penataan ini dapat mengatasi tata transportasi di Bandung Metropolitan Area yang meliputi kota Bandung, kabupaten Bandung, kota Cimahi, kabupaten Sumedang dan kabupaten Bandung Barat. Tujuannya, mengevaluasi sistem pelayanan yang bisa diterapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Saat ini Pemkot Bandung tengah menyusun master plan dan membahasnya bersama akademisi. Master plan ini mengatur secara menyeluruh sarana transportasi, ujar Ayi. ( PR, 16/7/2009 )

free html visitor counters
hit counter
Iklan

Written by Savitri

26 Agustus 2009 pada 19:35

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: