Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

PKL direlokasi ke tempat orang masih mengalir ramai.

with 3 comments

Minggu pagi, lapangan Gasibu seolah menjadi rumah kedua bagi PKL, sekaligus tempat calon pebisnis memulai debut usahanya.

Minggu pagi, lapangan Gasibu seolah menjadi rumah kedua bagi PKL. Juga tempat calon pebisnis memulai debut usahanya.

Penanganan masalah pedagang kaki lima ( PKL ) di kota Bandung tidak bisa dilihat hanya melalui pendekatan penertiban. Diperlukan pendekatan penataan ruang yang saling menguntungkan. Akar masalah PKL tidak berada di kota Bandung. Inti utamanya kurangnya penyediaan lapangan kerja serta pembangunan ekonomi pedesaan. Menurut Ermaula Asaseang, ketua Ikatan Ahli Perencana Jawa Barat, solusi yang paling prinsip adalah penyediaan lapangan kerja di pedesaan. Hal itu tak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah tetapi juga oleh pemerintah pusat.

PKL bergerak pada sektor informal. Keberadaan mereka terkait dengan keberadaan lapangan kerja dan permintaan masyarakat. Artinya, selama masalah lapangan kerja tidak terselesaikan, hal itu akan berkorelasi dengan keberadaan PKL. PKL hadir karena ada permintaan pasar. Persoalannya, ruang untuk memenuhi permintaan itu tidak tersedia. Daerah yang dilarang adalah daerah yang ramai dikunjungi orang. Otomatis PKLakan lari ke daerah yang ramai tsb, ujar Ermaula. Ia menyarankan pemkot Bandung melakukan evaluasi terpadu dan melakukan simbiosa penataan ruang yang menguntungkan tanpa mengganggu sektor informal.

Pemandangan tenda biru dari atas. PKL adalah katup pengaman krisis bagi sebagian besar masyarakat kita. Namun, jika tidak ditata menyumbang kemacetan dan kerugian bagi penghuni kota lainnya.

Pemandangan tenda biru dari atas. PKL adalah katup pengaman krisis ekonomi bagi sebagian besar masyarakat kita. Apalagi menjelang lebaran sekarang ini. Kemana pun mata memandang, mudah dijumpai lapak2 pedagang kecil. Namun, jika tak ditata dengan baik, keberadaan mereka bisa menyebabkan kemacetan dan kerugian bagi penghuni kota lainnya.

Penertiban PKL oleh satpol PP. Kwik Kian Gie pernah bilang di "Economic Challenge", kalau para pedagang kecil ini tidak diberi ruang untuk hidup, mereka bisa gelap mata membunuh orang2 kaya di negeri ini. Relokasi PKL harus dilakukan dengan bijak, beri pengganti yang memungkinkan mereka bertahan hidup.

Penertiban PKL oleh satpol PP. Kwik Kian Gie pernah bilang di "Economic Challenge", kalau para pedagang kecil ini tidak diberi ruang untuk hidup, mereka bisa gelap mata & membunuh orang2 kaya di negeri ini. Relokasi PKL harus dilakukan dengan bijak, beri pengganti yang memungkinkan mereka bertahan hidup.

“Yang dibutuhkan, pemerintah menyediakan ruang juga koridornya. Misalnya, dengan membangun terowongan yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya, seperti di kawasan Alun-alun.” Ermaula mencontohkan, penataan yang dilakukan di Blok M, Jakarta, yang dinilainya berhasil. PKL direlokasi ke ruang bawah tanah, namun orang2 yang melewati bangunan itu juga dialirkan melalui tempat tsb.”Akhirnya, PKL berhasil direlokasi karena aliran orang tetap ke tempat mereka berjualan. Kemudian, badan jalan pun bersih dari PKL. Ini semestinya bisa diterapkan di Alun-alun,”katanya. ( PR, 12/9/2009 )

hit counters
hit counter
Iklan

Written by Savitri

16 September 2009 pada 15:50

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

3 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ azohri :
    Gambar di posting tsb, saya ambil dari Google Image.

    Savitri

    15 April 2010 at 18:03

  2. punteen . . .
    ijin save gambarnya yaaah . . .

    azohri

    11 April 2010 at 12:43

  3. selamat pagi sobat

    hafidz

    14 November 2009 at 02:29


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: