Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

92 pulau terdepan Indonesia & Kota Terpadu Mandiri untuk menangkal klaim negara tetangga

with 3 comments

Dirjen P4T Depnakertrans, Harry Heriawan bersama staf, rapat teknis dengan Bupati Bengkalis, Syamsurizal untuk menindaklanjuti percepatan pembangunan pulau Rupat melalui pola KTM ( Kota Terpadu Mandiri ).

Seringnya gangguan terhadap kedaulatan Indonesia mendorong pemerintah terus memperkuat perbatasan dengan membangun Kota Terpadu Mandiri ( KTM ) di pulau2 terluar. Hal itu juga dilakukan di Pulau Rupat, kabupaten Bengkalis, Riau, yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura.”Pembangunan KTM Pulau Rupat yang berada di kawasan perbatasan dilakukan untuk menegakkan kedaulatan bangsa dan negara, sehingga tidak diincar dan diklaim oleh negara lain. Selain itu, pembangunan KTM Pulau Rupat untuk memberdayakan potensi sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,”ujar Menakertrans, Erman Suparno, di Jakarta, Kamis ( 15/10/2009 ). Dalam pencanangan kota baru itu, Menakertrans diwakili Dirjen Pembinaan Pemukiman dan Penempatan Transmigrasi ( P4 Trans ), Harry Heriawan Saleh. Pencanangan itu ditandai dengan penyerahan izin prinsip lokasi KTM dari Dephut. Berdasarkan Perpres no.78/ 2005, saat ini ada 92 pulau terluar ( terdepan ) Indonesia. ( PR, 16/10/2009 )

Masalah perbatasan : pertahanan, jalan inspeksi rusak, pos jaga kurang, sosial ekonomi

KRI Rupat siap menjaga keutuhan NKRI. Kapal patroli RI mesti diperbanyak. Skuadron pesawat tempur juga masih kurang untuk menjaga wilayah seluas ini. Kerjaan kita masih banyak.

Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro mengakui, masih banyak persoalan di wilayah perbatasan RI dengan negara lain termasuk Malaysia. Mulai dari sosial ekonomi hingga infrastruktur yang belum memadai. Masalah perbatasan tak hanya masalah pertahanan, tetapi juga sosial ekonomi, yang akan kita tampung dan pelajari, untuk dicarikan solusinya, karena ini menyangkut lintas departemen.”Dari panjang wilayah perbatasan sekitar 1000 km, baru 800 km yang telah memiliki pos penjagaan, yakni sebanyak 31 pos, sedangkan 200 km masih merupakan wilayah terbuka,”ujarnya, usai melakukan peninjauan ke perbatasan Entikong ( Kalimantan Barat ) dan Tebedu ( Malaysia ), Sabtu ( 7/11/2009 ).

Selain itu, kondisi infrastruktur berupa jalan di sepanjang 200 km itu juga belum memadai.”Pemerintah tentu tidak akan tinggal diam. Kita akan perhatikan wilayah perbatasan, dengan melakukan langkah2 khusus seperti meningkatkan jumlah tunjangan bagi prajurit2 di perbatasan, perbaikan struktur gaji prajurit ( renumerasi ) yang akan segera direalisasikan pada 2010,” kata Purnomo. Terkait tunjang khusus bagi prajurit di perbatasan dan pulau2 terluar, akan segera diselesaikan dan ditetapkan melalui peraturan presiden. Namun, besaran tunjangan khusus itu masih dalam pembahasan. ( PR, 9/11/2009 )

Perencanaan lingkungan perumahan

Rencana KTM Riau. KTM pulau terdepan lainnya menyusul. Kini masih dalam tahap ekspedisi dengan kapal Phinisi.

Pembangunan lingkungan perumahan hanya dapat dilakukan pada lokasi yang telah diperuntukkan dan disetujui bagi perumahan, sesuai rencana/ ketentuan yang telah disahkan pemerintah daerah. Sebelum menentukan lokasi perumahan, harus dilakukan penyelidikan awal dalam hal geologi, topografi dan lingkungan sekitarnya. Perencanaan dan pembangunan lingkungan perumahan harus selalu mempertimbangkan kemungkinan penggabungan prasarana lingkungan, utilitas umum dan fasilitas sosial yang telah ada, dengan tidak mengurangi kualitas lingkungan secara menyeluruh. Memberi keseimbangan sosial dan kesempatan membina individu dan keluarga sejahtera.

Lingkungan yang seimbang secara sosial harus menciptakan hubungan serasi antara berbagai lapisan masyarakat, misal antara golongan pendapatan ( rendah, sedang, menengah dan tinggi ), agama dan kebudayaan, sehingga tercipta kebersamaan dalam masyarakat. Suasana lingkungan yang dibangun hendaknya memberi kesempatan bagi perseorangan dan keluarga dapat membina dirinya untuk tumbuh dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat, serta terjamin dari segala bahaya.

Kriteria pemilihan lokasi perumahan

Deretan rumah tanpa pagar mengikuti trend di Amerika. Dengan kondisi keamanan dan penegakan hukum di Indonesia, penghuni rumah mesti ekstra menjaga harta benda dan nyawanya. Meski oleh pihak pengembang sudah dijanjikan sistim keamanan 24 jam, namun itu tidak berlangsung selamanya. Begitu iuran/ service charge, tak lancar para sekuriti mendadak dikurangi, atau tak optimal lagi kerjanya.

Saat memilih lokasi, lingkungan perumahan yang direncanakan hendaknya memenuhi syarat fisik/ teknis dan non fisik/ teknis. Dari segi teknis, lokasi hendaknya :

  • Tersedia lahan cukup minimal 50 unit rumah, lengkap dengan prasarana lingkungan, utilitas umum dan fasilitas sosial. Jika pembangunan baru bergabung dengan lingkungan yang sudah teratur, maka banyaknya rumah diperkenankan kurang dari 50 unit.
  • Bebas dari pencemaran air, udara dan kebisingan, baik dari sumber daya buatan maupun sumber daya alam ( gas beracun, dsb )
  • Menjamin kualitas hidup sehat bagi pembinaan individu masyarakat penghuni.
  • Kondisi tanahnya bebas banjir, memiliki kemiringan tanah 0-15 % , sehingga dapat dibuat sistim drainase ( saluran air hujan ) yang baik dan memiliki daya dukung cukup.
  • Terjamin adanya hukum bagi masyarakat penghuni terhadap tanah dan bangunan di atasnya, sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Tanah, bangunan di atasnya dan penghuniannya diperoleh menurut tata cara atau prosedur hukum. Kepastian hukum tsb dapat dilakukan oleh individu maupun badan hukum, meliputi tahap2, antara lain ; pembebasan tanah, permohonan hak, pembangunan dan penghunian.

Dari segi non teknis, lokasi pemukiman mesti memenuhi 4 sifat, yaitu ;

  • Wisma : rumah harus konstruktif, sehat, indah dan terjangkau
  • Marga : mudah dicapai sarana transportasi umum maupun pribadi
  • Karya : mudah bagi penghuni mencapai tempat kerjanya sehari-hari
  • Suka : suasana lingkungan harus dapat mencerminkan kegairahan hidup dan kegembiraan ( ada tempat rekreasi, ruang terbuka dan fasilitas lainnya )

Sarana dan Prasarana lingkungan perumahan

Ocean Park, salah satu fasilitas sosial yang disediakan pengembang BSD City. Rekreasi dan olah raga tak perlu jauh2 dari rumah, supaya mengurangi beban kantong, juga lalu lintas.

Sarana lingkungan pada daerah pemukiman meliputi ; utilitas umum, fasilitas sosial, jalan, air limbah, pembuangan air hujan. Penjelasannya sbb :

Utilitas umum adalah bangunan2 yang dibutuhkan dengan sistem pelayanan lingkungan yang diselenggarakan instansi pemerintah, terdiri dari : jaringan listrik, gas, air bersih, telepon, sampah dan pemadam kebakaran.

Fasilitas sosial merupakan kelengkapan lingkungan berupa fasilitas pendidikan, kesehatan, perbelanjaan, niaga, pemerintahan pelayanan umum, peribadatan, rekreasi, kebudayaan, olah raga, lapangan terbuka serta fasilitas umum lainnya.

Prasarana lingkungan ialah kelengkapan lingkungan berupa jalan, saluran air limbah dan air hujan.

Jalan adalah prasarana perhubungan darat dalam bentuk apapun meliputi segala bagiannya termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalulintas.

Jalan lokal sekunder adalah jalan yang berada dalam lingkungan perumahan. Terdiri :

Jalan mulus di samping lapangan basket. Salah satu siasat pengembang kompleks perumahan memikat calon pembeli. Setelah serah terima diharapkan fasilitas tsb tetap terawat. Bisa dilakukan oleh pengelola, perhimpunan penghuni atau pun pemerintah daerah, jika sudah waktunya fasilitas tsb diserahkan oleh pengembang.

Jalan Lokal Sekunder I : jalan setapak ( diperuntukkan pejalan kaki dan kendaraan roda 2, lebar badan jalan min 2 meter, maks 3,5 meter ) dan jalan kendaraan ( diperuntukkan kendaraan roda 2, 3, 4 dengan lebar badan jalan min 3,5 m dan maks 5 m ).

Jalan Lokal Sekunder II : jalan yang diperuntukkan kendaraan roda 3 atau lebih, dengan lebar badan jalan min 5 meter.

Jalan Kolektor Sekunder : jalan yang menghubungkan lingkungan perumahan, dirancang berdasarkan kecepatan rencana minimum 20 km/ jam, lebar badan jalan min. 7 meter.

Jalan Arteri Sekunder : jalan yang menghubungkan kawasan perumahan, dirancang berdasarkan kecepatan rencana min 30 km/ jam, lebar badan jalan min 8 meter.

Air limbah adalah semua jenis air buangan yang mengandung kotoran dari rumah tangga, manusia, hewan, tanaman, buangan industri dan kimiawi. Pembuangan air limbah kota adalah sistim pembuangan air limbah kota untuk diolah kemudian dibuang sedemikian rupa sehingga aman bagi kesehatan.

Tangki septik adalah bak kedap air, yang berfungsi sebagai pengendap, untuk menampung kotoran manusia agar bisa diolah secara biologis oleh bakteri dalam waktu tertentu.

Lubang pemeriksa ( bak kontrol ) adalah lubang yang dibuat dengan ukuran manusia yang akan memeriksa dan memeliharanya.

Badan penerima adalah fasilitas yang menerima, mengalirkan atau menampung air buangan.

( Ir.Toni Sudjaja, M.Arch.Eng )

Komen A.Savitri :

Keindahan Pulau Mentawai. Indonesia memiliki 17.504 pulau, 92 diantaranya berada dekat perbatasan. Pulau2 ini garda terdepan kedaulatan negara. Mesti diperhatikan sosio ekonomi masyarakatnya, sehingga tak mudah berpaling ke lain hati ( silau dengan kemakmuran negara tetangga ). Pameo : lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negara tetangga, tak selalu bisa diandalkan. Kota Terpadu Mandiri ( KTM ) yang serius & adil, salah satu solusi membangun kecintaan pada tanah air, ujung2-nya menjaga pulau2 tsb tetap dalam rengkuhan NKRI.

Saya senang pemerintah cepat merespon masalah pulau2 terluar kita, yang rentan di klaim oleh negara2 tetangga ( setelah saya sempat membahasnya di blog ini ). Saya lihat acara “Ekspedisi” di Metro TV yang menayangkan kegiatan tim dari Wanadri dkk, merambah pulau2 tsb. Mereka berinteraksi dengan penduduk asli, mampir ke kantor penjaga, lalu menancapkan tonggak metal berlambang Garuda dan berbendera merah putih, tak jauh dari situ. Saya dengar juga kapal Phinisi akan mengangkut Tim Ekspedisi khusus ini mengarungi lautan, menyambangi 92 pulau dekat perbatasan, untuk meriset keadaan pulau dan masyarakat penghuninya, jika ada. Mungkin riset ini diarahkan untuk pembangunan Kota Mandiri Terpadu seperti di Pulau Rupat. Siapa tahu ? Sehingga yang menikmati hasil pembangunan tak hanya orang Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar, Medan, Bali dan Batam saja, tapi warga Indonesia yang berada jauh dari pusat pemerintahan pun bisa merasakan. Meski, karena kegentingan sekarang, diprioritaskan pulau terdepan, lebih dahulu. Bersabarlah untuk yang terbaik.

Saya baca, Muhaimin Iskandar, Menakertrans menghimbau para penganggur dan kaum marginal untuk ikut program transmigrasi. Sudah 2,2 juta keluarga ( sekitar 10 juta orang ) bertransmigrasi dan membangun 3.325 desa dalam 547 kawasan transmigrasi. 88 desa berkembang menjadi ibukota kabupaten. 235 desa menjadi ibukota kecamatan. Wow ! Program transmigrasi menjadi solusi kependudukan, dengan pertumbuhan pembangunan di daerah baru. Sektor pertanian dibangun untuk mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi dan pertahanan produksi dalam negeri. Para transmigran juga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya.

Dalam upaya mempersiapkan revitalisasi program transmigrasi, Depnakertrans akan memacu kerjasama dengan pemerintah daerah untuk membuka dan memanfaatkan lahan terbuka baru bagi transmigran baru. Tak kurang 75.000 kepala keluarga berminat transmigrasi, namun Depnakertrans baru mampu memberangkatkan dan menyiapkan lahan untuk 10.000 KK pertahun. Kita berharap 92 pulau terdepan bisa menjadi tujuan transmigran yang bermental baja dan cinta tanah air. Cukupkah untuk menampung lebih dari 65.000 KK yang ada dalam daftar tunggu ? Saya akan posting secara bertahap serba serbi pembangunan kota baru, mungkin berguna jika desa2 rintisan akan meningkatkan statusnya menjadi ibukota kecamatan atau kabupaten. Selamat membangun wilayah perbatasan. Jaga keutuhan NKRI, ya ..

Iklan

Written by Savitri

18 November 2009 pada 11:37

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

3 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Coba bu bisa cari sj dimedia Propertiproperti.com disana banyak pilihamn dari yg harga 170 juataan, tergantung daerah sebab sy mendaptkan rumah mungil sy dari media tersebut, trm ksh smg dpt terbantu info sy ini

    dewi

    24 September 2010 at 04:13

  2. @ Prastyo :
    Saya berdomisili di Bandung. Kurang mengenal daerah yang anda maksudkan. Mungkin anda bisa browsing ke situs broker perumahan seperti ERA, dll, atau web pengembang di Jakarta dan Bekasi. Siapa tahu ada rumah yang cocok dan sesuai budget anda ?

    Savitri

    6 September 2010 at 16:11

  3. malam saya mw tanya kalo rmh yng murah ada atau gk,,,tp yg biasa2 saja,,,,tp daerah jakarta atau dekasi

    (prastyo)

    6 September 2010 at 12:52


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: