Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Penghijauan di eks Gedung “Palaguna”. Perpustakaan di eks hotel Islami “Swarha”

with 6 comments

Belukar di belakang Gedung Palaguna. Tahun 80-an sempat tersohor sebagai pusat perbelanjaan modern di Bandung. Semenjak kehadiran BIP ( Bandung Indah Plaza ), pamor Palaguna terus meredup. Lokasinya akan dihijaukan sekalian ( Ruang Terbuka Hijau ). Setuju ?

Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya ( Distarcip ) Kota Bandung diminta memasukkan perubahan peruntukan Gedung Palaguna ke dalam rancangan revisi Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW ). Langkah itu menindaklanjuti rencana walikota Bandung menjadikan lahan bekas gedung tsb menjadi Ruang Terbuka Hijau ( RTH ). DPRD Kota Bandung sedang mempertimbangkan untuk mengirim surat resmi kepada DPRD Provinsi Jabar sebagai bentuk dukungan rencana Pemkot Bandung tsb. Lia Noer Hambali, anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, sebelumnya Ketua Pansus Rencana Detail Tata Ruang Kota/ RDTRK, mengatakan itu menyusul telah disampaikannya permintaan resmi walikota Bandung, Dada Rosada kepada Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan.

Lia menjelaskan, pada awalnya lokasi Palaguna untuk perdagangan. Namun, seiring munculnya rencan menjadikan RTH, ditanggapi positif maka DPRD Kota Bandung berupaya mewujudkan rencana tsb. Apalagi, luas RTH di Bandung belum mencapai 30 % seperti amanat UU no.26/ 2007 mengenai Tata Ruang. Namun, implementasi rencana tsb harus menanti persetujuan gubernur, sebab lokasi Gedung Palaguna merupakan aset Pemprov Jabar. Pihaknya berharap, gubernur rela menyerahkan fungsi Palaguna sebagai tanada mata kepada masyarakat Kota Bandung.

Gedung Swarha, hotel Islami karya presiden RI pertama, Soekarno. Kondisinya terlantar sekarang. Ada rencana menjadikannya perpustakaan. Setuju ?

Terkait keinginan gubernur untuk menjadikan bekas Gedung Palaguna sebagai perpustakaan, sebaiknya beliau menggunakan Gedung Swarha di samping Masjid Agung. Lia menilai, pemilihan gedung tsb justru memperkuat image keberadaan perpustakaan itu. Gedung Swarha rancangan presiden Soekarno ini mengandung nilai sejarah sebagai hotel Islami pertama di Bandung, bahkan mungkin di Indonesia. Dari dulu, gedung itu dicita-citakan menjadi perpustakaan untuk melengkapi fasilitas Masjid Agung. Jika ini terwujud, fasilitas itu akan menjadi yang pertama. ( PR, 14/12/2009 )

Iklan

Written by Savitri

5 Januari 2010 pada 14:18

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ Lekker :
    Pengennya sih nanam2, tapi bingung soal kepemilikan dan masa depan lahan ( tanggung ). Kira2 kita nanam ( tanpa izin ) di kebun tetangga, boleh nggak ? Meski itu tanaman favorit kita. Begitu perumpamaannya.

    Savitri

    13 Mei 2011 at 14:49

  2. Sebelahnya ada lahan kosong dibiarkan terbengkalai, ga di tanemin apa2 gitu, kok ribut2 penghijauan.. Aya2 wae..

    Lekker

    12 Mei 2011 at 22:46

  3. @ Ong Xiao :
    Anda sedang curhat tentang pemerintah ? Feel sorry about your cars. Anda sengaja pakai ‘l’ ( cedal ) mengganti ‘r’ ? Tapi pada kata ‘orang’ dan ‘korban’, anda masih menggunakan huruf ‘r’. You’re so funny, you know that.

    Derasnya arus urbanisasi , pertumbuhan penduduk yang tinggi, membuat lahan hijau menyempit. Padahal oksigen kian dibutuhkan. Mungkin sebagian pemkot, pemprov, menyiasatinya dengan menanam pohon di tempat2 yang memungkinkan. Semoga pemerintah, khususnya Dinas Pertamanan, lebih memperhatikan kondisi pohon2 di area publik agar lebih aman bagi masyarakat pengguna. Memperbanyak taman agar memenuhi syarat 3 % RTH.

    Kabarnya, di Bandung akan ada tempat parkir tingkat mekanis dengan teknologi dari Perancis. Semoga kendaraan2 akan lebih aman lagi, setidaknya ketika diparkir. Semoga pemelintah mendengal culhat kita, ya ..

    Savitri

    18 Maret 2011 at 11:15

  4. Haiyaaaa…Pemprov-pemprov ***** ( sensor ). Mereka sengaja mempeltahankan pohon-pohon pinggil jalan dan kalau ada yang menebang malah didenda. Alasan pemplov pelaturannya untuk penghijauan. Haiyaaaa… ini salah kaplah. Yang tepat untuk penghijauan adalah mempelbanyak taman-taman luas kota. Hali ini di Jakalta setidaknya tiga mobil kita orang telah menjadi korban tumbangnya pohon akibat hujan dan angin kencang. Ini bukan peltama kali tau?! Haiyaaaaaa….!

    Ong Xiao

    16 Maret 2011 at 19:24

  5. @ Ratih Gusdiya :
    Jawaban pertanyaan anda sudah dikirim ke alamat e-mail anda.

    Savitri

    11 Januari 2011 at 08:58

  6. Saya sangat setuju gedung Swarha dijadikan perpustakaan modern dengan ruang2 multi media dan cafe …dijamin jadi tempat favorite para kawula muda bandung.
    Gedung eks Palaguna di jadikan Ruang terbuka Hijau ,sangat setuju asal dijaga kebersihan fisik dan sosial artinya jangan jadi tempat mangkal prostitusi dan pengemis .
    Selamat berjuang …wujudkan cita2 mulia memperindah kota kita tercinta ..dana ? bisa dari APBD atau koordinasi dengan swasta ..lets be creative deh
    Sandra

    Sandra Saputra

    9 Oktober 2010 at 13:53


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: