Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Rp.500 milyar biaya monorel. Sungai Cikapundung akan direvitalisasi.

with one comment

Sungai Cikapundung terjepit di antara pemukiman yang padat. Mungkin juga kumuh. Sungai dekat perumahan sering mengalami pendangkalan karena aktivitas membuat sampah, memancing, MCK, dll dari warga setempat. Yang ujung2-nya mendatangkan air bah/ banjir, karena daya tampungnya menjadi berkurang. Apalagi curah hujan akibat pemanasan global makin besar dari hari ke hari. Jika akan dijadikan ikon seperti Venesia, pekerjaan raksasa harus dilakukan oleh para pemangku kepentingan. Mulai dari penertiban di bantaran sungai.

Kanal Venesia ( Venice ). Wisatawan mancanegara menyusurinya dengan gondola. Romantis. Bisakah Cikapundung direvitalisasi menjadi ikon Kota Bandung ? Menarik wisatawan seperti Venesia ? Bermimpilah yang besar, disertai kerja keras, smart dan doa. May God be with us..

Program revitalisasi Sungai Cikapundung yang direncanakan Pemkot Bandung mendapat respon dari kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas ). Pemerintah Kota Bandung ingin mewujudkan sungai tersebut menjadi ikon Kota Bandung.”Kami datang ke Bappenas untuk menyusun dukungan dari aspek kebijakan, aturan, dan pembiayaan bagi pelaksanaan program tersebut,”kata walikota Bandung, Dada Rosada, usai memaparkan program pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah ( PLTSa ), revitalisasi Cikapundung dan monorel Cikapundung di Jakarta.

Bappenas sudah memberi lampu hijau atas rencana tsb. Kendati belum sampai tahap pembicaraan besaran bantuan pusat, dukungan Bappenas menguatkan langkap pemkot untuk melaksanakan sejumlah program, terutama revitalisasi Cikapundung. Sebelumnya, dikeluarkan 2 rekomendasi dari pemkot dan pemprov Jabar kepada PT. Praja Suryaning Graha ( PT.PSG ) untuk melakukan revitalisasi sungai dan pembangunan monorel Cikapundung.”Kalau untuk membangun monorel, ya membutuhkan sekitar Rp.400 – 500 milyar. Namun, memang belum dibicarakan berapa besar Bappenas akan mengucurkan bantuan,”tutur Dada. Mengenai biaya revitalisasi dan monorel, pemkot takkan mengeluarkan dana sepeser pun. Seluruh pembiayaan menjadi tanggung jawab PT.PSG. ( PR, 13/1/2010 )

Iklan

Written by Savitri

19 Januari 2010 pada 13:55

Ditulis dalam Ragam

Tagged with ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. semoga segera terealisasi

    arif

    19 Januari 2010 at 23:08


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: