Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Pembobolan ATM, lagi. Tips aman memakai ATM.

with 2 comments

Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ). Fasilitas bank yang satu ini kian banyak saja. Penjahat pun makin kreatif, seperti selalu selangkah di depan penegak hukum. Tak ada jalan lain, kita harus lebih waspada dan membekali diri dengan aneka pengetahuan untuk mengantisipasi semua tindak kejahatan, di saat hidup makin sulit, orang menghalalkan segala cara untuk bertahan, penegakan hukum masih lemah, kepedulian masyarakat menurun. Semoga keadaan membaik.

Pengantar A.Savitri :

Uang kita banyak peminatnya, ya ? Dari kelas pengemis di pasar yang tak tahan melihat dompet dibuka pemiliknya, sampai bankir serakah yang merampok banknya sendiri. Bank Century dan Robert Tantular. Dari kelas cepek pak Ogah, sampai 6,7 triliun kejahatan kerah putih. Di tengah-tengahnya, ada perampok berseragam polisi dan para pembobol ATM.

Kejahatan perbankan bisa merenggangkan hubungan antar warga kota. Seperti siang ini saya menghampiri sebuah ATM untuk sebuah keperluan. Terlihat wajah2 tegang di sana. Ketika sebuah mesin rusak, seorang ibu gelisah, mengajak saya ngobrol. Ada perampokan di bank dekat sini, ujarnya. Saya menimpali,” Ya, Bu, saya baca beritanya di koran. Sekarang ini lagi musim pembobolan ATM. Hati2 jika menemukan semacam kancing di dekat mesin ATM. Itu kamera yang bisa mencuri nomor PIN kita. Saya dulu pernah mengalami kesulitan di mesin ATM, lalu menyeruak pemuda dari belakang, memegang segulung kertas ingin membantu. Saya memilih cepat mencabut kartu lalu berbalik meninggalkannya, tanpa melihat wajahnya. Kuatir terkena hipnosis. Saya juga pernah diperingatkan untuk tidak berbicara dengan orang tak dikenal di dekat mesin ATM.”

Entah ibu itu menyimak dengan baik atau kepalanya dipenuhi beraneka masalah, setelah urusan di ATM selesai, tanpa ba bi bu dan menengok lagi, ia pergi begitu saja. Tak ada sesungging senyum pun diberikan, mesti sudah diberi sejumput informasi yang bermanfaat untuknya. Ia seorang ibu berkerudung. Tak bisa saya bayangkan orang yang lebih muda darinya. Anak2 atau remaja. Mengharapkan kesantunan di tengah kriminalitas yang mengintai setiap saat, mungkin sebuah utopia. Sesampainya di rumah, bunda bercerita kejadian pencopetan yang nyaris menimpanya di angkutan kota. Ada pemuda berpenampilan necis tiba2 kejang2 menarik perhatian. Seorang ibu disamping bunda, terkejut, tasnya sudah terbuka. Ia memberi sinyal kedipan mata pada bunda sambil berbisik,”Tuhan masih bersama kita.” Saya minta bunda menceritakan suasananya ketika itu. Ya, waktu itu hujan turun lebat, 3 orang menyetop angkot dan duduk dekat ibu dan bunda. Seorang anak kecil, seorang pemuda dan seorang tua 50 tahunan.

Suasana hujan dipilih pelaku, berharap penumpang enggan turun, kecuali sampai di tujuan. Tapi sang ibu tak peduli, setelah nyaris isi tasnya di-embat, ia segera turun di mana saja. Menyusul bunda. 3 pelaku itu tak mau kalah, ikut turun juga. Mungkin, mencari korban lain di angkot lainnya. Hujan masih turun.

Kemarin seorang ayah gantung diri, lalu esoknya terjadi perampokan dan siang ini nyaris terjadi pencopetan. Apakah anda juga merasa kepedihan dan kejahatan terasa mendekat ke ruang hidup anda yang nyaman selama ini ? Apa ini imbas membanjirnya produk Cina ? ( sehingga banyak pabrik tutup, karyawan di PHK, lalu orang kepepet mencari makan dengan menjadi predator/ pemangsa sesamanya ) Masih maraknya perilaku KKN yang melemahkan sendi penegakan hukum kita ? ( sehingga penjahat tidak kapok, bahkan makin mahir dan sadis ). Atau gaya hidup hedonis yang deras ditayangkan berbagai media, membuat kita sulit berbagi ? ( lalu Allah mengambil dengan cara-Nya sendiri ).

Yang pasti, Allah tak menyia-nyiakan kebaikan manusia meski hanya secuil. Karena saya memberitahu seorang ibu cara bertransaksi aman dengan ATM, maka Allah menggantinya, dengan memberitahu bunda agar menghindari pencopet di dalam angkot melalui kedipan seorang ibu yang mungkin non muslim. Allah bisa menggunakan siapa saja untuk menolong kita. Saya ingat Mario Teguh pernah berkata, anda mungkin tidak pernah tahu, bahwa demi seorang Dik Doang bisa lewat dan tiba tepat waktu di suatu acara, lalu lintas yang semula macet cet banget, mendadak lengang dan mudah dilalui. ( kebayang, berapa malaikat dikerahkan mengupayakannya ).

Pengalaman saya ; setelah seminggu mencari singkong di pasar, tak kunjung ketemu, entah kenapa ketika bunda yang meminta singkong untuk bahan lemet, tahu2 sebuah gerobak penuh berisi singkong fresh dari kebun sudah ada di samping saya. Nggak masuk di akal, kata sebuah iklan teve. Saya agak merinding. Ini pedagangnya orang beneran atau bukan ? Kapan datangnya ? Saya kok nggak melihat arah datangnya. Allah misterius, ya ? Ia bisa menghibur hamba-Nya yang lagi suntuk/ boring dengan cara menggetarkan. Membuat kita merasa spesial, di saat manusia tak hirau dengan kebajikan kita. Thank God.

Jika tips bertransaksi aman dengan ATM diposting di blog yang diklik sekitar 4000 orang perminggu, semoga lebih banyak orang terhindar dari kejahatan perbankan. ( semoga bunda juga terhindar dari aneka kejahatan selama perjalanan dan beraktivitas ). Amin.

Perampok berseragam & berompi polisi. Rp. 2,3 miliar dana BCA Ciamis melayang.

Salah satu modus pembobolan ATM. Cari ATM yang aman, semisal di kantor bank tsb, sementara polisi meringkus para pelaku dan bank memperbaharui kartu ATM dengan kartu chip.

Mobil Kijang Innova berwarna silver keemasan milik Bank BCA KCP Ciamis, yang dibawa kabur perampok, ditemukan di Jalan Sindangreret, kabupaten Bandung, jam 2 dinihari ( 6/2/2010 ). Sudah tak berpelat nomor. Kunci mobil plus uang Rp 2,3 miliar raib. Tersisa 2 brankas yang kuncinya sudah rusak, STNK dan sepasang sandal kulit. Peristiwa perampokan terjadi sehari sebelumnya ( 5/2/2010 ), satu kilometer dari sana. Perampok berseragam polantas menunggu mobil BCA Ciamis yang akan setor ke kantor cabang BCA Tasikmalaya. Ketika mobil melintas tsb melintas di jalan baru Kampung Sukamaju, Singdangkasih, Kabupaten Ciamis, pelaku menyetop, dalihnya Innova tsb telah menabrak sepeda motor di Imbanagara, Ciamis.

Setelah berhenti, pelaku pura2 mencocokkan nomor polisi mobil itu dengan catatan yang dipegangnya. Lalu, ia merebut kunci mobil serta memukul kepala Gungun, sang sopir. Pelaku memberi tembakan peringatan agar 5 orang yang ada di mobil itu turun. Setelah turun, perampok membawa mobil sekaligus uang tunai BCA Ciamis itu. Dari temuan, pelaku kabur ke Bandung. 6 tim dibentuk untuk mengusut dan mengejar pelaku. Kapolres Ciamis menyayangkan pihak BCA Ciamis yang tidak meminta jasa pengawalan polisi, padahal waktu itu petugas polisi masih siaga di bank tsb. Sekalipun jaraknya hanya dari Ciamis ke kota Tasikmalaya, mestinya ada pengawalan. Polri sudah sering menyampaikan kalau pihaknya siap menyediakan tenaga pengawalan gratis.

Mengenai kasus itu, polisi memback-up, khususnya dari Tim Cepat Tindak Ditreskrim Polda Jabar.Untuk kepentingan penyidikan, polisi menyita sementara semua ponsel saksi dan memeriksa mereka. Ada pelaku yang memakai rompi bertuliskan polisi juga sedang didalami ( PR, 7/2/2010 ).

Pembobolan ATM, lagi. Tips aman memakai ATM.

Setelah terjadi pembobolan rekening nasabah di 6 bank melalui ATM di Denpasar, Bali, BI di seluruh daerah segera melakukan konsolidasi untuk mengetahui perkembangan di setiap daerah. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui secara pasti kondisi di lapangan dan juga memberi ketenangan kepada nasabah. BI menghimbau pihak perbankan agar meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan. Termasuk CCTV dan petugas pengaman. Berdasarkan data BI di Jabar ada 1.503 ATM. Sebanyak 1.043 ATM dari 35 bank berada di bawah wilayah kerja BI Bandung yang meliputi ; Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kab. Bandung Barat, Cianjur, Garut, Purwakarta, Subang, Sukabumi, dan Sumedang.

Pelaku pembobolan ini diduga melibatkan warga negara asing. Berdasarkan penelusuran, penarikan dana dilakukan di Moskow, Rusia, dan Toronto, Kanada melalui jaringan ATM bertanda Cirrus yang langsung dikonversi ke mata uang masing2 negara tsb, kata Muhammad Ali, sekretaris perusahaan PT. BRI Tbk, di Jakarta. Pembobolannya dilakukan secara dicicil. Dari 3 nasabah telah hilang Rp.48,5 juta. Ketika uang itu dibobol, para nasabah BRI itu berada di Bali, ujar Ali. Di BNI, ada 19 nasabah yang dibobol dengan kerugian Rp.200 juta yang terjadi di 2 ATM di Bali dari 86 ATM.

Menyusul kejadian itu, kedua bank tsb melakukan langkah2 guna menahan meluasnya aksi pembobolan tsb. Manajemen BRI membentuk tim gugus tugas untuk menverifikasi kejadian dan meminimalisasi tingkat kerugian. BRI juga mengirim tim IT ( Information Technology ) untuk pengecekan fisik, apa benar nasabah tsb tak mengambil uangnya lewat ATM. Kepala Divisi Operasional Bank BRI, Triyana mengakui kejahatan pembobolan ATM sudah dialami nasabahnya di Jakarta sejak Desember 2009 dengan kerugian Rp.19 juta. Para pembobol melakukannya melalui jaringan ATM dunia, tepatnya di Vancouver, Kanada. Kejadian pertama sedang dalam proses, kemudian terjadi lagi di Bali, katanya.

Kepala Bareskrim Mabes Polri, Komisaris Jenderal Ito Sumardi, mengatakan, kepolisian akan mengundang otoritas perbankan untuk membicarakan kelemahan pada sistem keamanan penarikan uang di ATM. Ia mengusulkan agar pengaman kartu ATM saat ini diperbaiki supaya pembobolan tidak terulang lagi.

( PR, 22/1/2010 ).

36 nasabah dibobol uangnya. 13 pelaku tertangkap. 4 modus operandi.

ATM Scam/ skimmer, yang digunakan penjahat untuk mencuri data kartu ATM anda. Amati jika ada kamera kancing di area sekitar ATM, seperti menempel di boks brosur. Atau kamera lain yang tidak mengarah ke anda, tapi ke tombol2 nomor. Jika ada, laporkan ke bank atau polisi. Jangan bertransaksi di ATM tsb. Peringatkan nasabah lain. Anda bisa menjadi pahlawan mereka.

Tim Khusus Mabes Polri dan Kepolisian Daerah ( Polda ) menangkap 13 orang yang diduga pelaku pembobol ATM di Bali, Kalimantan dan Medan. Barang bukti disita seperti ; peralatan pengganda, kartu ATM, alat penempel stiker, beberapa PIN, nomor rekening, komputer dan sejumlah uang tunai. 4 modus operandinya ; pertama, mencuri data ATM dengan skimmer/ tapping, menyimpan kamera tersembunyi untuk mencuri nomor PIN. Kedua, menempelkan stiker palsu nomor hotline, mengupayakan kartu tertelan, pelaku menyamar menjadi petugas bank dan menanyakan PIN, lalu menginformasikan kartu ATM nasabah sudah berada di bank. Ketiga, pelaku menggunakan kartu penjepit, memberi nomor telepon petugas bank, menempatkan operator gadungan, mengeluarkan kartu yang terjepit. Keempat, pelaku merekam dan menitipkan data termasuk PIN lalu menjualnya ke pembobol ATM seharga Rp 1 juta per data dengan menggunakan pesan singkat sistem perbankan.

Edward Aritonang, Kadiv Humas Polri di Jakarta Selatan, Sabtu ( 23/1/2010 ), menyatakan hingga saat ini polisi sudah dilapori 36 nasabah yang merasa dibobol uangnya. Bahkan, ada orang asing yang kehilangan Rp. 5 miliar. Polisi sudah menangkap tersangka berinisial F beserta uang tunai Rp.23 juta, komputer, beberapa jenis kartu ATM dan alat penyerap kode nomor rahasia nasabah ( PIN ). Tim Ditreskrim Polda Kalimantan Barat menangkap 2 pelaku di Pontianak. Menyusul 7 orang lagi di Jakarta dan Kalimantan. ( PR, 24/1/2010 ).

Nasabah BCA Bandung, korban pembobolan, lapor ke bank dan polisi. Uang diganti.

Satreskrim Polwiltabes Bandung akan berkoordinasi dengan Mabes Polri dalam kasus pembobolan rekening nasabah BCA Bandung. Ada dugaan pelakunya masih satu jaringan dengan pelaku pembobolan rekening nasabah BCA Bali. Wakapolwiltabes Bandung, Ajun Kombes Purwolelono melalui Kasatreskrim Ajun Kombes Arman Achdiat mengatakan, koordinasi tsb untuk mengungkap pelaku pembobolan rekening nasabah BCA atas nama Tan Bun Tjang. Korban berusia 50 tahun ini warga Jalan Banceuy, Bandung adalah nasabah BCA Jalan Asia Afrika. Tan tahu dananya menguap 17 Januari silam ketika mengecek rekeningnya melalui fasilitas internet banking. Nominal yang raib Rp 170 juta. Tan yang membuka usaha penjualan onderdil kendaraan di Jalan Banceuy itu lapor ke BCA dan Mapolwiltabes Bandung, 19/1/2010. Polisi ingin tahu pemilik 18 rekening yang mendapat transfer dana dari Tan, termasuk kemungkinan keterlibatan orang dalam. Dana sudah berpindah rekening sejak akhir 2009. Tan tak mengenal satu pun rekening tsb. Ia tak pernah melakukan transaksi pada tanggal2 tsb.

Meski BCA sudah mengganti seluruh dana yang hilang, polisi tetap melakukan penyelidikan. Saksi korban dan beberapa anggota keluarganya diperiksa. Warga yang merasa uangnya amblas bisa melapor ke bank. Jika benar, uang akan diganti. Warga sebaiknya juga melapor ke polisi agar kasusnya bisa ditindaklanjuti, ditangkap pelakunya, mencegah jatuh korban berikutnya. ( PR, 29/1/2010 )

Tips bertransaksi aman dengan ATM

  1. Pastikan mesin ATM menerapkan sistem keamanan yang sudah lazim, seperti adanya kamera CCTV, kaca cembung berukuran kecil di bagian depan ATM untuk memantau orang yang mencoba melirik PIN dari belakang.
  2. Mesin ATM umumnya memiliki tampilan standar. Tak pernah dipasangi alat2 tambahan di luar alat standar. Alat2 yang harus dicurigai ; alat kecil seperti kancing baju yang sering digunakan sebagai kamera kecil, tonjolan pada lubang tempat memasukkan kartu ATM pada mesin, serta kotak2 boks berisi leaflet di dekat tombol2 mesin. Curigai kamera tersembunyi yang tidak mengarah ke anda tapi ke tombol PIN, juga peralatan lain yang tidak dipasang pihak Bank.
  3. Pastikan bahwa kanopi tempat menutup tombol angka ATM bebas dari kamera.
  4. Biasakan selalu menutup tombol angka pada mesin ATM dengan telapak tangan anda ketika memasukkan nomor PIN.
  5. Ketika selesai bertransaksi lewat ATM, tak ada salahnya anda masukkan kembali kartu ATM ke dalam mesin dan isilah PIN dengan nomor yang salah untuk mengecoh pembobol.
  6. Bila masih merasa kurang aman, tak ada salahnya anda mengganti nomor PIN setiap 3 bulan sekali. Dengan catatan, anda takkan lupa dengan PIN baru tersebut.

Tips amankan PIN

  • Rahasiakan PIN anda, termasuk kepada petugas bank. Petugas tak pernah menanyakan PIN.
  • Gunakan PIN yang unik. Hindari PIN yang mudah dikenali orang seperti tanggal lahir, nomor telpon, dll.
  • Ganti PIN secara berkala ( 3 bulan sekali ). Segera ubah PIN jika dirasa kurang aman atau setelah terkena modus penipuan
  • Jangan catat/ simpan PIN anda di sembarang tempat, seperti dompet, kertas, PDA atau ponsel.

Tips bertransaksi di ATM

  • Hindari orang lain melihat/ mengintip PIN anda saat menekan tombol PIN.
  • Tutup dengan tangan/ kertas atau apa pun saat menekan tombol PIN
  • Simpan atau hancurkan bukti transaksi/ receipt. Jangan dibuang dalam keadaan utuh.
  • Ambil kembali kartu ATM usai bertransaksi.
  • Saat membayar dengan kartu debit, pastikan kartu digesek di depan anda.
  • Jangan mudah dipandu untuk melakukan transaksi/ register phone banking, SMS banking atau transfer melalui ATM dengan alasan mendapat hadiah, transaksi jual beli, kontrak atau sewa.
  • Konfirmasi ke petugas Call Center jika benar ada program2 undian/ hadiah yang berkaitan dengan produk Bank.

Jika terjadi masalah transaksi atau kartu tertelan.

  • Tetap tenang dan jangan panik.
  • Segera lapor dan minta blokir kartu ke kantor cabang penerbit, unit kerja Bank terdekat atau BNI Call di 021-5789 9999 atau 68888 dari ponsel. BRI Call Centre di 14017. Halo BCA di nomor 500 888 atau ( 021 ) 500 888 via ponsel GSM. Juga ketika terjadi penipuan.
  • Jangan percaya dan jangan berikan PIN anda pada orang lain yang berniat menolong.

Manfaatkan fasilitas SMS notifikasi

BNI memiliki fasilitas SMS notifikasi, yang akan mengirimkan pemberitahuan melalui SMS kepada nasabah setiap terjadi pendebetan atau pengkreditan ke rekening nasabah, dengan batas minimum nominal tertentu.  ( www.bni.co.id/ www.bri.co.id/ PR, 29/1/2010 )

Iklan

Written by Savitri

12 Februari 2010 pada 05:59

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ Tamrin :
    Kenal juga. Foto terumbu karang, saya unduh dari Google Image. Poster jadinya, saya lihat deh nanti ..

    anisavitri

    5 Maret 2010 at 15:23

  2. Salam kenal. Saya Tamrin. Saya meminta izin untuk menggunakan foto terumbu karang/taman laut yang ada di blog Anda untuk diikutsertakan dalam kompetisi poster. Gpp kan? Oiya, kalau ingin melihat poster jadinya, kirim saja email ke alamat

    new_teknokrat@yahoo.com

    Makasih….

    tamrin

    2 Maret 2010 at 04:51


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: