Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Tabung elpiji meledak, bersahutan. Gunakan SNI, tukar yang berkualitas.

leave a comment »

Tabung elpji, perhatikan masa kadaluarsanya. Setiap 5 tahun, akan diuji ulang kelayakannya. Memindahkan tabung dari truk ke agen, juga harus hati2. Jangan digelindingkan atau dilempar hingga merusak posisi asesori dan permukaan tabung gas. Sekali kebocoran terjadi, maut mengintai anda. Bom waktu.

Jangan kirimi kami bom. Pernah sehoror ini, anda melihat tabung elpiji 3 kg ? Benda bulat berwarna kuning, belakangan mendadak heboh ( sebagian mengatakan berkaitan dengan upaya  mengganti direksi Pertamina ). Ratusan tempat dihajar oleh ledakannya. Di sisi lain, Pertamina merasa ditinggal sendiri setelah paket konversi minyak tanah ke gas ini diluncurkan ke masyarakat. Kesalahan ada pada siapa, sebetulnya ? Tidakkah anda ingin tahu ?  Dalam “Oper Gigi”  di Trijaya ( 9/7/2010 ), mereka menjelaskan.

Sebelum tahun 2006-2007, 10 milyar liter minyak tanah digelontorkan ke masyarakat. Nilainya, 23  trilyun per tahun. Oleh karena itu, diganti gas yang nilai kalorinya lebih bagus. Harga per liter minyak tanah, setara dengan 0,24 kg elpiji. Paket perdana ( tabung berikut isinya, selang, regulator, kompor gas ) di sebarkan gratis. Ada even di 654 kecamatan. Ada tim mobile pioneer di 340 kecamatan. Jadi, juru penerang, mengajari cara menggunakan gas dengan benar. Medio 2008, sudah selesai di Jakarta. Menyusul ke Kalimantan dan Sulawesi, tahun 2009. Tahun 2010 ini baru 15 provinsi. Targetnya dalam 3 tahun, 52 juta rumah tangga sudah beralih ke gas. Konversi terbesar di dunia.

Tabung elpijinya sendiri, Pertamina membeli dari pabrikan dan sudah disertifikasi, bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian ( SNI ) dan  SDM ( sebagai departemen teknis ). Harga ditentukan oleh pemerintah. Pertamina hanya bagian memproduksi elpiji dan isi ulang ( distribusi pengisian ). Menurut Puslabfor Polri, penyebab ledakan selama ini adalah aksesori ( regulator, selang, rubber seal ) yang tidak memenuhi syarat. Tak ada tabung yang terbelah ( kalau terbelah, penyebabnya tabung berkualitas rendah atau sudah kadaluarsa ). Tabung, selang dan regulator seharusnya layak (  berlabel SNI ). Atau sedikitnya, masyarakat bisa mengecek kebocoran secara sederhana dengan mengetesnya dalam air ( seperti tukang tambal ban mengecek lubang di ban yang akan ditambalnya, bisa pakai air sabun ). Mengecek adanya rubber seal ( karet hitam ) di dalam segel elpiji ( wajib ada, harganya Rp.500,- atau bisa minta gratisan ke agen ).

Regulator bagus seharga Rp.20.000 ? Ayo, ke agen distribusi Pertamina ..

Braket pengaman dan penghemat elpiji. Seharga Rp.25 ribu di pasar. Menjaga regulator tetap kokoh di tempatnya bertengger. Tidak bergeser dan mendesiskan gas.

Jika masyarakat mendapat selang dan regulator paket konversi berkualitas buruk, dipersilakan menukarnya ( membeli dengan harga terjangkau dengan membawa yang lama ) dengan yang berlogo SNI di agen2 distribusi Pertamina. Rp.15.000,- untuk selang. Rp.20.000,- untuk regulator ( harga di supermarket di atas 50 ribu ). 7 Juli 2010 mulai dijual. Kedua aksesori ini dikemas plastik, ada nama pabrikan dan cara penggunaannya ( manual ). Yang nggak yakin aksesorinya rusak, boleh juga membawa. Sekali lagi, Pertamina tidak menetapkan harga. Hanya berfungsi sebagai outlet resmi. Untuk menyakinkan bahwa yang menukar bukan pemborong, tapi benar2 masyarakat, maka bawalah juga, surat keterangan dari RT masing2 yang menyatakan penukar adalah penerima paket konversi yang sah.

(  harap diketahui ; Pertamina tidak menawarkan selang, regulator, secara door to door, dengan perantara siapa pun. Jika, ada yang mengaku-ngaku bekerja sama dengan Pertamina, itu pembohong. Apalagi, mengatakan selang anda jelek, yang bagus seperti yang dia tawarkan. Orang ini bisa merusak peralatan pemilik, yang sebenarnya sudah bagus. Daripada terjadi ledakan karena info sesatnya, lebih baik adukan saja dia ke 0812 1474 9707 ).

Target pertama, sampai akhir tahun 2010 sebanyak 10 juta paket. Ada 13 pabrikan selang dan 17 pabrikan regulator yang ditunjuk pemerintah untuk mencapai target ini. Ada 230 agen Pertamina di Jabodetabek. Kekuatan tabung ini didesain 120 bar, alias 12 kali lipat dari yang diperlukan ( 8 bar ). Sangat kuat. Apalagi dilengkapi pressure safety valve, 5 tahun sekali diuji ulang kelayakannya. Mestinya, sangat aman, jika benar penggunaannya. Oktober 2007 dikeluarkan, diuji lagi Oktober 2012. Diketrik/ distem, setelah pemeriksaan menyeluruh tekanan, kualitas tabung. Jika masih layak, diedarkan lagi. Jika tidak layak ( berlubang, karat parah, dsb ), akan dihancurkan.

Kiat aman menggunakan elpiji. Tikus jangan mendekat ..

Di samping Pertamina terus melakukan sosialisasi ( face to face, region 1-5 ), masyarakat juga diharapkan kritis, asertif, memperhatikan dan menerapkan tip2 penggunaan tabung elpiji, seperti :

  • Cari selang yang aman, mulus, tidak retak2. Gunakan selang karet yang berlogo SNI ( bukan selang plastik ), panjangnya 1,8 meter. Selang ini jangan tertekuk, jangan tertindih, jangan terkena panas langsung atau pun terciprat minyak, tumpahan kuah, terkena makanan ( karena tikus  akan datang menggigitinya hingga berlubang dan bocor ). Selang rutin dibersihkan agar tidak digigiti tikus atau hewan lainnya. Sekali-kali dicek dengan air.
  • Dapur dijaga kebersihannya. Berventilasi. Lebih aman jika gas diletakkan di ruang terbuka/ berangin, jauh dari panas. Jauhkan dari lembab yang bisa menimbulkan karat yang mengeroposi tabung.
  • Jangan memasang lampu atau memantik api ketika bau gas tercium. Angin-anginkan dulu ruang dapur dengan membuka pintu ( jika dapur itu tidak berjendela ), jangan dulu memasang lampu  atau kompor.

Pertamina juga menyiapkan call center, sms, e-mail, yang bisa memberitahu penanya, letak agen di dekatnya, problem solving atas masalah perelpijian yang dihadapi, dsb. Kalau sudah begitu, pakai gas elpiji, siapa takut ?

Iklan

Written by Savitri

27 Juli 2010 pada 16:11

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: