Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

60 seniman berpameran di Pasar Seni ke-10 ITB, 10 Oktober 2010. Don’t miss it ..

leave a comment »

Suasana Pasar Seni ITB. Ketika seniman, masyarakat, investor, perajin, industri bertemu dan bersinergi, apa yang bisa terjadi ? Bandung kian dikukuhkan sebagai kota kreatif. We hope so. Produk dan karya warga Bandung kian bersaing dan dikenal luas. Seperti Pasar Seni ITB, yang 5 - 6 tahun sekali digelar, dan menjadi satu ikon bagi kota ini. Semua berpulang pada anda wahai pengunjung. Wilujeng sumping .. ( foto : serambipirous )

Pasar Seni Institut Teknologi Bandung ( ITB ) tak hanya menyediakan ruang publik bagi masyarakat dan seniman, tetapi juga mendorong lahirnya karya2 baru yang komersial dan artistik. Menjadi daya pikat pengunjung dan berkontribusi pada pendapatan daerah Kota Bandung. Pasar seni ITB merupakan kegiatan strategis mempertemukan masyarakat dengan para seniman. Diharapkan terjadi dialog diantara mereka sehingga muncul karya2 baru kreatif dan bernilai seni, kata A.D.Pirous, salah seorang penggagas dan perintis Pasar Seni ITB.

Saat ini, di Kota Bandung, banyak sentra industri yang sebagian besar produknya belum tersentuh unsur seni. Di antaranya di kawasan Cibaduyut, Cihampelas dan Surapati. Jika para perajin dan seniman disediakan ruang publik, seperti pasar seni, industri2 tersebut akan lebih hidup dan menarik investor untuk terlibat di dalamnya. Sejak, pertama kali diselenggarakan, tahun 1972, Pasar Seni ITB muncul dengan konsep sederhana tetapi inspiratif. Tida hanya terjadi jual beli antara seniman dan pengunjung.

Karya seni berkualitas dengan harga terjangkau. Tunjukkan apresiasimu ..

Pasar Seni ITB tahun ini adalah yang ke 10, diselenggarakan pada tanggal 10, bulan 10, tahun 2010. Angka yang cantik. Selengkapnya di http://www.pasarseniitb2010.com

Kegiatan dengan tema “Sesuatu yang Terlupakan” ini didukung Ayi Vivananda, wakil walikota Bandung. Pasar Seni ke-10 ITB dapat menjadi ruang interaksi antar sesama maupun manusia dengan lingkungan. Mereka bisa mengamati berbagai fenomena sosial dan lingkungan yang divisualisasikan melalui karya seni, kata Ayi. Selama ini, masyarakat enggan masuk ke galeri seni karena dianggap mahal. Pasar Seni ITB mencoba mendobrak paradigma itu. Masyarakat bisa melihat karya seni di ruang terbuka, serta memilikinya dengan harga terjangkau. Pemkot Bandung akan membantu memfasilitasi kegiatan, diantaranya ; mempermudah perizinan, mengatur rekayasa lalu lintas pada hari H, memasang baligo dan tanda2 kegiatan di tempat strategis.

Pasar Seni ke-10 ITB diharapkan mendekatkan Kota Bandung dengan masyarakatnya, ujar H.Budhiana, pemred PR. Tisna Sanjaya, ketua Poesat Keboedajaan Tjigondewah, mengatakan, Pasar Seni ITB jangan hanya dijadikan ajang pameran. Ia berharap agar kegiatan itu bisa menjadi ritus kota yang digelar secara berkala. Jadi alat ukur sejauh mana kebudayaan di Kota Bandung bisa bertahan.

Pasar Seni ke-10 ITB akan digelar 10 Oktober 2010 di sekitar Jalan Ganeca, Bandung, pada pukul 10.00-17.00 WIB. Sekitar 60 seniman akan memamerkan sejumlah karyanya. ( PR, 30/9/2010 )

Iklan

Written by Savitri

30 September 2010 pada 04:08

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s