Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Pemuda kreatif harapan bangsa, TKI bermartabat tulang punggung keluarga. 2 jempol ..

with 2 comments

Yoris Sebastian, baru 26 tahun ketika menjadi GM HRC termuda di Asia

Bong Chandra, baru 23 tahun ketika menjadi motivator termuda di Asia

Zainul Majdi, baru 36 tahun ketika dilantik menjadi Gubernur NTB. Indonesia bisa menjadi pilar dunia jika anak muda Indonesia segigih dan sekreatif mereka. Top. Who next ?

Indonesia, satu-satunya negara yang anak mudanya paling banyak menang di ajang internasional. Kalau semua anak muda berpikir kreatif, hobi menjadi pekerjaan, tahun 2020 Indonesia bisa menjadi pilar dunia. Wow. Inspiring. Who said that ? Yoris Sebastian. Baru 26 tahun, ketika ia dinobatkan sebagai GM Hard Rock Cafe termuda Asia dan kedua termuda dunia oleh British Council di ajang International Young Creative Enterpreneur of the Year. Yoris, kini bos perusahaan konsultan kreatif “Oh My Goodness ( OMG )” dengan sejibun karya membanggakan.

Bong Chandra, baru 23 tahun ketika orang menyebutnya motivator termuda di Asia. Dari introvert menjelma bintang mimbar. Gara2 krisis ekonomi 1998 yang membangkrutkan bisnis roti ayahnya, Bong memutus ‘urat malu’ hingga menjadi  dirinya yang sekarang. Penulis buku “Unlimited Wealth” ini, juga membangun “Free Car Wash”, salon mobil yang menyatu dengan kafe dan refleksi. Ia pun merambah bisnis perumahan, PT Perintis Triniti Properti, dengan Ubud Village, salah satu proyeknya. Bong membuka “Bong Chandra School of Billionaire”, lembaga pendidikan untuk anak usia 12-18 tahun. Belum cukup, Bong masih bermimpi membangun semacam universitas berbentuk kafe, dengan banyak diskusi dan praktik. Anak muda yang tajir..

Di sirkuit balap, ada Rio Haryanto ( 17 ) yang menjadi pembalap pertama Indonesia yang menyetir mobil F-1. Di balik kemudi VR -1 ( Virgin Racing ) Rio menyelesai 21 lap di Abu Dhabi dalam tempo 1 menit 49,4 detik. Hadiah atas prestasinya dengan tim Manor di GP3. Pertamina mempromosikan produknya ke seluruh dunia, salah satunya dengan ketangkasan Rio berbalap ria ( Rio sangat dijaga publikasinya karena kehadirannya juga mencitrakan profesionalisme Pertamina dan Indonesia. We’re really proud of you, Rio. Keep up the good work ).

Rio Haryanto, pembalap muda Indonesia yang menjanjikan. Baru 17 tahun sudah menyetir mobil F-1. Bakal jadi Michael Schumacher-nya Indonesia ? Ah, Rio just Rio. Saya cuma penasaran dengan mobil F-1, katanya merendah. Ah, anda bikin kami makin bangga dan cinta Indonesia.

Hampir di seluruh perusahaan minyak dunia, ada profesional Indonesia yang menempati posisi penting. Sebagian dari mereka ditarik bekerja di Pertamina yang bervisi world class, dengan semangat terbarukan. Menjadi perusahaan kelas dunia. Para profesional berpengalaman 5 hingga lebih 15 tahun di luar negeri ini menjadi key buster bagi Pertamina hingga kencang berlari. PT Pertamina Hulu Energi (PHE)  sudah mengelola 9 blok di 7 negara  ( Malaysia, Vietnam, Qatar, Libya, Sudan, Irak dan Australia ).  Melihat di lepas pantai mancanegara berdiri rig offshore perusahaan Indonesia sedang menambang minyak bumi ? Feel good, right ?

Di jajaran pemerintahan, ada Katherine Patricia, yang baru 34 tahun ketika menjabat direktur keuangan sebuah BUMN. Mardani H. Maming, baru 29 tahun ketika dilantik menjadi bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Aditya Mufti Ariffin, baru 26 tahun ketika tercatat sebagai anggota DPR termuda. KH.M.Zainul Majdi, baru 36 tahun ketika dilantik sebagai gubernur Nusa Tenggara Barat ( NTB ). Anies Baswedan, baru 38 tahun ketika diangkat menjadi rektor Universitas Paramadina. Satu dari 20 tokoh yang akan merubah dunia, 20 tahun mendatang, versi Foresight, majalah terbitan Jepang. Keren.

Itu succes story dari anak2 muda Indonesia masa kini. Bagaimana yang unsucces ?

Sarjana Indonesia dipukul balok kayu di kepala oleh bos Jepang ? Harga diri dipertegas ..

Seorang sarjana akuntansi, kepalanya dipukul balok kayu oleh atasannya di Jepang karena bekerja belum sesuai keinginan mereka. ( hari gini masih main fisik, negara maju pula ). Senior cuma diam menonton. Awalnya fresh graduate sebuah universitas di tanah air ini ingin cari pengalaman dan belajar etos kerja ke Jepang. Melalui TKI, masuk lewat jalur resmi ( depnaker ). Di Balai Latihan Kerja ( BLK ),  ia dilatih bahasa dan adat istiadat negara tujuan. Setibanya di negeri matahari terbit, TKI muda ini masih harus masuk lagi ke BLK Jepang untuk diajari skill spesialisasi. Baru kemudian, dimasukkan ke sebuah perusahaan furniture.

Di perusahaan tsb, si TKI dianggap magang ( honor magang ) selama 2 tahun penuh ! ( kontrak kerja di Jepang hanya boleh 2 tahun, perpanjangan 1 tahun. Habis itu harus pulang dulu ke tanah air, sebelum diperbolehkan bekerja lagi di Jepang ). Berbeda dengan pekerja lokal  di sana ( gajinya jauh di atas ) yang dipersilakan pulang jam 5 sore , TKI ini harus lembur dari Senin sampai Sabtu. Paling cepat pulang jam 9 malam. Seringnya hingga tengah malam. Pagi, jam 7 harus masuk kerja lagi. Dengan gaji terendah ( padahal di Indonesia, ia dianggap kerja dengan gaji pekerja penuh, berapa uang yang tersisa setelah dipotong ? ), gaji lembur tidak transparan, plus getok kepala tadi ditonton para supervisor Jepang, bagaimana perasaan anda ? ( bagaimana ke-Indonesiaan anda ? terlebih anda yang sarjana, yang mengerti betul hak dan kewajiban, tapi toh tak bisa berbuat apa2 di sana. Tak ada back up memadai dari pengirim/ pemerintah )

Di BLK Indonesia, tidak ada penekanan harga diri. Hanya ada doktrin : kalau kerja jelek, dipulangkan, sesal TKI sarjana itu di radio Trijaya. ( bagaimana kalau ketemu majikan psikopat, dan bibir anda digunting-gunting ? Kepala digodam martil, badan disundut rokok, diperkosa, diinjak dan disiram air mendidih hingga tak berbentuk ? ). Sebagian TKI kita yang lugu, terpaksa bertahan sejak kekejaman pertama. ( paspor ditahan majikan, gaji tak diberikan. Ponsel ?  ). Di negeri sendiri, tak ada kesempatan memperbaiki ekonomi keluarga. Sawah terus menyempit, warga desa kehilangan lapangan kerja. Gagalnya pendidikan dasar di desa, membuat sebagian terpaksa mengadu nasib ( dan nyawa ) ke luar kampung halaman.

Hentikan sejak kekejaman pertama. Blow up media untuk wake up call ..

Sumiati, TKI yang digunting bibirnya itu. Kenapa majikan Saudi Arabia bisa sekejam itu menyiksa pekerja kita. Psikopat ? Atau tiadanya monitoring kontinue dari pengirim TKI ? Harga diri sebagai warga negara Indonesia harus dipupuk. Tolak kekerasan majikan sejak pertama.

Anda bayangkan, warga yang minim ketrampilan, yang bahkan di kota pun mereka tak diterima, tiba2 sudah di negeri antah berantah, yang tidak ia kuasai bahasa, adat istiadat dan perangkat canggihnya di dapur. Dengan gampang, ia tergelincir menjadi korban kekerasan majikan. Mereka direkrut orang tak bertanggungjawab atau PJTKI tak terdaftar. Tergiur gaji besar ( yang tidak ia pikirkan living cost dan keselamatannya di sana ), yang ternyata sudah ditilep perekrutnya ( uang muka ), dipotong asuransi, dll, ( plus disimpan majikan, dan baru diserahkan setelah ada perintah pengadilan/ kasus KDRT ). Betapa malang nasibmu ..

Tragedi miris itu kurang dari 3 %, kata seorang wagub. Unsucces story yang di blow up media hingga menenggelamkan kisah TKI sukses. Mereka yang kemudian naik status terpandang di kampung halaman. TKF ( tenaga kerja Filipina ) lebih beruntung nasibnya, karena bahasa Inggris mereka bagus ( bahasa kedua di Filipina setelah bahasa Tagalog ). TKF lebih banyak bekerja di level menengah, seperti tenaga perawat atau industri. Bukan di sektor domestik ( PRT ). Namun, seingat saya, kasus pekerja Filipina yang teraniaya di negeri orang, bahkan presiden Filipina sendiri turun tangan menjamin pembebasan dan keadilan untuknya. Membuat berpikir seribu kali, majikan2 berikutnya.

Dengan kerangka berpikir unsucces dan succes story tsb, apakah TKI malang yang kurang 3 % itu ditenggelamkan saja ? Ceritakan saja TKI suksesnya ? Anda yang dilempar kerikil akan dilempar batu, kalau tak kunjung menoleh. Mungkinkah media gemas karena kasus TKI disiksa majikan terus berulang, tanpa pembenahan mendasar di instansi terkait ? Lalu, bagaimana pengakuan TKI sarjana yang dipukul balok kayu, dipaksa lembur, digaji terendah, padahal ia terdidik, fasih bahasa, tahu adat istiadat, harga diri, serta melalui BLK Depnaker ? Anda bisa bayangkan yang tak tamat sekolah, direkrut secara liar, dilatih BLK swasta, ala kadarnya, dengan perangkat ketinggalan jaman ? Apa anda juga membayangkan, kalau dampak kesalahan ini ( kurang pengawasan, termasuk monitoring kondisi TKI di luar negeri, penegakan hukum lemah ) hanya ditayangkan selintas ? Adakah yang menoleh ? Ada yang tergerak mengingatkan ? Ada yang didesak membenahi ?

Ah, masih banyak yang sukses, kok. TKI di Hongkong dan Taiwan baik2 saja. Bahkan, begitu deras permintaan luar negeri akan tenaga perawat kita. Lalu bibir Sumiati bagaimana ? Satu kasus saja ( sejak dulu ), sebetulnya sinyal dari Tuhan bahwa ada yang tidak beres dalam pengiriman TKI. Seperti belatung yang hinggap dekat kaki kita, setelah makan bangkai tak jauh dari situ. Apa kita menunggu belatung itu memakan kaki kita juga, baru kita tersadar untuk berbuat sesuatu ? ( mungkin tetangga, teman, kerabat atau anggota keluarga yang menjadi korban kekerasan majikan berikutnya ). Beberapa bibir lagi harus digunting agar kita tidak meremehkan pemberitahuan-Nya ?

8,97 %  WNI menganggur. Beli produk palsu, tambah nganggur lagi ..

Mari kita melihat statistik. 80 % WNI memilih bekerja di luar negeri ( jawaban responden sebuah riset ). Alasannya ; memperbaiki ekonomi keluarga, mencari modal buka usaha. Yang tercatat 4,4 juta TKI. Sebanyak 2,1 juta tak lulus SD. Mereka yang di Indonesia digaji kurang Rp 250 ribu per bulan ini bisa bergaji Rp 4 – 5 juta per bulan di luar negeri ( termasuk terendah untuk ukuran luar negeri ). Orang menganggur di Indonesia mencapai 8,97 % dari jumlah penduduk. 42 % penduduk Indonesia bekerja di sektor pertanian. Namun, 2 bulan terakhir kegiatannya terus menurun ( 200 ribu orang terlunta tanpa pekerjaan ). Harga beras lokal kelas medium Rp 7.000 per kg. Sementara, beras Kamboja, dengan Rp 4.500 per kg sudah sampai pelabuhan. Bagaimana kelanjutan nasib petani/ penggarap lahan ? ( menyabung nyawa di negeri orang, demi menghidupi keluarga dan sanak saudara ).

(  input : membeli produk palsu, asli tapi palsu, kw, menyebabkan pabrik gulung tikar, lebih Rp 200 milyar pajak lenyap, negara dirugikan Rp 32 trilyun, dan pengangguran bertambah )

Jumhur Hidayat, kepala BNP2TKI, mengatakan, sekarang ( sejak Januari 2010 ) semua TKI harus melalui online system BNP2TKI ( Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ). Provinsi dan kota/ kabupaten harus terhubung dengan jaringan ini. Masuk ke negeri orang, harus dengan dokumen asli, melalui pemeriksaan kesehatan, online sidik jari, pas foto, trampil bahasa, mengerti hak dan kewajiban, tahu budaya negara tujuan, melalui pemeriksaan psikologi TKI dan user ( majikan ), dst.  Ada sistem pelaporan 24 jam ( paspor dan handphone boleh di bawa TKI. Kalau majikan enggan atau bahkan mengambil kedua benda penting tsb, mereka akan di-blacklist pemerintah. Di sisi lain, kampanye ‘jangan ilegal, kalau bisa resmi’ ( dengan mudah ? ) akan disebarluaskan. Agen TKI ( pengerah jasa tenaga kerja Indonesia/ PJTKI ) yang nakal, tidak memberi pelatihan kerja, akan ditangkap.

Di Indonesia, ada sekitar 550 PJTKI, 200 Balai Latihan Kerja dan 70 klinik kesehatan yang diawasi BNP2TKI. Lembaga wakil pemerintah ini sedang menyusun informasi ; kemana saja warga Indonesia bisa bekerja sebagai TKI, di website BNP2TKI ( http://www.bnp2tki.go.id/ ). Lembaga ini juga mengerahkan TKI, tetapi sebatas staf medium, seperti perawat, tenaga ahli dan profesional. Bukan PRT. Mantan menkeu Sri Mulyani, contohnya, termasuk TKI mandiri, ujar Jumhur setengah bercanda.

CAFTA sampai Asia. Up grade diri anda ..

Soal kerjasama pengerahan TKI, ada beberapa pola :

  • Agen to agen. ( agen TKI di Indonesia bekerjasama dengan agen penyalur tenaga kerja di luar negeri )
  • Government to privat. ( pemerintah dengan perusahaan besar di luar negeri )
  • Government to government. ( misal, pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang. Operator pelaksana dan penerima adalah pemerintah, yang diikat dengan MOU ).
  • Intra-corporate transfer ( misal, antar hotel bintang sesama grup usaha yang sudah go internasional ).

Rig offshore Pertamina. Kini ada di Malaysia, Vietnam, Qatar, Libya, Sudan, Irak dan Australia. I feel good. Do you ?

Melihat problematika di atas, masa latihan di BLK tidak cukup 21 hari. Minimal 3 bulan, sehingga calon TKI cukup menyerap ilmu yang dipelajari, terutama bahasa. ( ada yang fasih berbahasa asing dengan belajar 3 minggu saja ? ). Setelah perbaikan di sana sini, apakah warga desa yang tersingkir dari tanah pertanian, juga para penganggur di kota yang ingin merubah nasib, bisa mengenyam sukses seperti halnya yang muda dan yang terpercaya di awal tulisan ini ?  Jika negeri ini, bisa memberi kesempatan sama lebar bagi siapa saja yang gigih dan mau bekerja keras menghebatkan diri, kita acungi jempol. Indonesia jadi pilar dunia ? Bukan isapan jempol ..

(  sekarang kita sudah CAFTA ( bersaing dengan China ), sejak 1 Juni 2010  kita pun bersaing dengan India ( India-ASEAN Trade Agreement ), bulan depan ( 2011 ) dengan Korea ( Korea-ASEAN Trade Agreement ), tahun 2012 dengan Asia. Anda sudah lihat muka2 India, Korea, China di mall-mall kota anda ? New faces on the block. Atau anda malah sudah survei ke negeri mereka untuk melebarkan sayap bisnis anda ? Seperti Pertamina ? ( kualitas oke, harga bersaing ). Sarapan di rumah, makan siang sudah di KL ( Kuala Lumpur, Malaysia ). Untuk kota Bandung, ternyata kita ‘bersaudara’ ( sister city untuk barter ilmu ;  belajar model pembangunan, memberdayakan masyarakat, dll ) dengan kota2 di Jerman, Amerika, Australia, Belanda, China, Jepang dan Korea. Betapa kita sudah terhubung dengan begitu banyak orang dari berbagai negara. Lebih 2,4 milyar manusia. Saatnya berlari lebih kencang, melompat lebih tinggi .. )

Iklan

Written by Savitri

3 Desember 2010 pada 08:40

Ditulis dalam Ragam

Tagged with ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. @ Anang :
    Sama2.

    Savitri

    6 Desember 2010 at 13:35

  2. info menarik. terima kasih…

    anang nurcahyo

    5 Desember 2010 at 13:58


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s