Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

PATEN dalam pilgub Jabar. Taman publik jadi masjid privat ? Wayang orang, opera terbaik dunia.

leave a comment »

Pitaloka

Pitaloka & Teten disingkat PATEN, calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dengan nomor urut 5  ini akan bertarung dengan 4 pasang kandidat lain dalam pilgub 24 Februari 2013. Pasangan aktivis pembela buruh dari Senayan dan penggiat anti korupsi dari TI  ini akan melakukan harmoni industri, di mana pemerintah benar2 hadir dalam kisruh buruh – pengusaha. Salah satu caranya, dengan menghapuskan pungutan liar yang banyak dilakukan oknum ke pengusaha, sehingga buruh tidak harus ribut demo dan mogok kerja agar sejahtera ( jika biaya pungli bisa ditekan sekecil mungkin atau dihilangkan ). Seingat saya rumah Pitaloka pernah dilempar bangkai anjing  karena dia terlalu vokal mengkritisi kebijakan pemerintah. Silakan simak pemikiran2 Pitaloka di http://www.riekediahpitaloka.com atau akun FB-nya : Rieke Diah Pitaloka, community page about DPR RI. Jika wanita lebih capable ( dari yang tersedia ),  memimpinlah.. ( Foto : Antara )

Pilih Pitaloka atau Aher ? Pilgub sebentar lagi. 24 Februari 2013. Ada 5 pasang calon sebetulnya : Dikdik Muliana Arief Mansur -Cecep Nana Suryana Toyib, Irianto MS. Syafiuddin ( Yance )-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf – Lex Laksamana, Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar, Rieke Diah Pitaloka -Teten Masduki. Tapi yang mengemuka, setidaknya di antara kawan2, sementara ini adalah Pitaloka -Teten ( PATEN ).

Kaum perempuan diharapkan memilih pasangan cagub-cawagub Jabar yang mampu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan dapat mengeluarkan kebijakan2 yang berpihak pada kaum perempuan. “Perempuanlah yang kerapkali menjadi korban kekerasan di tengah masyarakat. Kekerasan itu ada yang dalam bentuk kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan kekerasan seksual,” kata Sekretariat Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia ( Sekwil KPI ) Jabar Qodarliyah Umun. “Maka pilihlah calon pemimpin Jawa Barat yang memiliki komitmen keberpihakan terhadap nasib dan masa depan perempuan.”

Sentiment index pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki ( disingkat PATEN ) mencapai yang tertinggi : poin 46,24 ( per 22/1/2013, dan terus meningkat, versi www.politicawave.com ).
Yang memilih PATEN diantaranya disebabkan pasangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf yang sedang menjabat gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat saat ini, kurang signifikan dalam memajukan Jabar. Sedangkan yang tidak memilih Pitaloka ( Oneng ), lebih disebabkan faktor gender, yang masih bisa diperdebatkan.

Perempuan tidak boleh memimpin, prestasinya tak cemerlang, dalihnya. Di sisi lain, calon pemilih tsb mengatakan, lebih baik Hakka Ahok ( meski dia Kristen Protestan dari etnis Tionghoa. Ir. Basuki Tjahaja Purnama, nama lengkapnya, pada 15 Oktober 2012, menjadi wagub, mendampingi Joko Widodo, setelah memenangi pilgub dengan presentase 53,82% suara. Jokowi-Ahok diusung partai PDI-P dan Gerindra ).

Lho ? Jadi, nggak sinkron dalih Islam-nya dong. Kalau non muslim boleh, sedangkan perempuan tidak boleh. Ini mah, patriarkis lagi. Perempuan pemimpin berprestasi juga banyak, kok. Baca kiprahnya : Ratu Elizabeth I, Cut Nyak Dien, Corazon Aquino, Gloria Macapagal Arroyo, Corazon C Aquino, Margareth Thatcher, dll, jaman baheula. Atau yang sekarang :

1. Angela Merkel, Kanselir Jerman

Perempuan paling berpengaruh di kancah politik dunia ini memiliki gelar doktor di bidang fisika universitas ternama di Jerman Timur. Ia banting stir ke dunia politik dan berhasil memenangkan kursi parlemen di Bundestag pada pemilu pasca bersatunya negara yang terkenal dengan sejarah partai Nazi tersebut pada Desember 1990. Kanselir Helmut Kohl langsung memberinya kepercayaan untuk menduduki jabatan menteri di kabinet, setahun kemudian. Merkel yang menikah dua kali dan tak memiliki anak ini mengakui dirinya memiliki rasa kepercayaan diri yang sangat tinggi. Baginya, tak ada salahnya menjadi orang yang ambisius.

2. Christina Fernandez de Kirchner, Presiden Argentina

Sejak terpilih menjadi presiden pada November 2007, Christina membuktikan bahwa ia tak lagi tampil sebagai bayang-bayang kesuksesan suaminya, Nestor. Ia telah mampu bertahan dengan kekuatan pertanian negara yang ia pimpin. Perseteruan dengan Amerika atas dugaan kasus mengandung kampanye ilegal dan sejumlah trik politik ekonomi yang akhirnya menggulingkan gubernur bank central Argentina, awal tahun ini. Dengan sepak terjang dan kemampuan pidatonya, ia dipastikan mampu menandingi pemimpin wanita legendaris Argentina sebelumnya, yakni Evita Peron.

3. Dilma Rousseff, Presiden Brazil

Wanita tangguh ini selalu menyerukan kepada kaum wanita bahwa kaumnya itu memang bisa melakukan hal besar untuk negara dan dunia. Rousseff menjadi wanita pertama yang menjadi pemimpin negara di Brasil. Langkah besarnya dalam memimpin negara menjadi sebuah pembuktian bagi presiden sebelumnya, Luiz Inacio Lula da Silva, yang telah memilihnya dengan cermat. Kepada Lula ia berjanji akan menyertakan keramahan dan kerja luar biasa sebagai pemimpin negara. “Saya tahu bagaimana menghormati warisan dari beliau, saya tahu bagaimana harus berkonsolidasi dan maju terus dengan tugas-tugas darinya,” ucapnya kepada sebuah pidato kenegaraan.

4. Julia Gillard, Perdana Menteri Australia

Gillard, 48 tahun, menjadi perdana menteri wanita pertama di Australia setelah Kevin Rudd berhasil digulingkan oleh tindakan makar partai buruh, 24 Juni 2010. Dengan tugas membangun kembali adanya pengurangan dukungan dalam tubuh partainya, ia maju hanya dalam waktu tiga minggu menjelang pemilu, dengan harapan akan mendapat suara maksimal. Namun hasilnya berkata lain, baik partai yang dipimpin Gillard maupun koalisi partai Liberal-Nasionalis pimpinan Tony Abbott mampu sama-sama bertahan. Hasil imbang terseut akhirnya terpatahkan pada 7 September. Setelah lebih dari 2 minggu setelah negoisasi dengan kandidat, Gillard pun memenangkan suara mayoritas di parlemen.

5. Ellen Johnson Sirleaf, Presiden Liberia

Jalan wanita yang pernah mengenyam pendidikan di Wisconsin dan Harvard, Amerika agar bisa duduk di kursi presiden tidak mulus. Sebelumnya ia menjadi Menteri Keuangan Liberia(1970), bahkan pernah melarikan diri ke Kenya dan menjadi direktur Citibank (1980) saat terjadi kudeta di Liberia, ia kembali ke Liberia tahun 1996 dan mencalonkan diri sebagai kandidat presiden namun kalah suara dari Charles Taylor. Tahun 2005 ia kembali mencalonkan diri dan akhirnya berhasil menjadi presiden.

6. Sheik Hasina Wajed, Perdana Menteri Bangladesh

Sebuah kudeta pada 1975 memaksanya melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Sebagian besar keluarganya terbunuh termasuk perdana menteri Sheik Mujibur Rahman. Ia terpilih sebagai perdana menteri Bagladesh pertama kalinya di tahun 1996, namun ia digulingkan di tahun 2001 karena Transparency International menyebut Bangladesh sebagai negara terkorup di dunia. Tapi itu bukanlah akhir dari karirnya. Ia bersama partai Awami berhasil memenangkan perolehan kursi parlemen di tahun 2009 dan terpilih kembali menjadi perdana menteri.

7. Johanna Sigurdardottir, Perdana Menteri Islandia

Perhatiannya terhadap dunia politik dan pemerintahan negara bukanlah hal baru bagi mantan pramugari ini. Sejak masuk ke parlemen tahun 1978, ia berhasil memenangkan kursi parlemen sebanyak delapan kali berturut-turut. Hal tersebut menjadikannya terkenal di negaranya. Selain sebagai perdana menteri wanita pertama di Islandia, Sigurdardottir juga yang pertama kali menyatakan dan melegalkan hubungan sesama jenis di depan publik. Juni 2010, ketika Islandia melegalkan perkawinan sesama jenis, ia pun turut mengikat janji dengan pasangan lesbiannya setelah tujuh tahun bersama dan terjun di dalam persekutuan sipil di Islandia.

8. Laura Chincilla, Presiden Costa Rica

Chincilla memenangkan suara pada pemilu presiden Februari 2010, mengalahkan presiden sebelumnya, Oscar Ariaz Shancez. Di negara dengan tingkat kriminalitas tinggi ini ia menjalankan tugasnya karena pengalamannya di bidang hukum dan peradilan. Ia penganut sosial konservatif, penentang perkawinan sesama jenis, dan aborsi. Ia berjanji untuk melanjutkan kebijakan probisnis para pendahulunya dengan cadangan investasi internasional dan memperluas perdagangan bebas.

9. Tarja Halonen, Presiden Finlandia 

Dibesarkan dalam didikan kerjakeras di Helsinski, membuat Halonen sukses menapaki karir politik dengan membangun kerja sama dengan serikat dagang dan organisasi non-pemerintah. Sejak menjadi presiden di tahun 2000, ia sekuat tenaga mempertahankan aturan presiden sebagai pimpinan militer dan berkampanye melawan keanggotaan FINNISH dalam NATO. Halonen hobi berenang dan memelihara dua kucing. Halonen juga dinilai sebagai pribadi yang kocak, sampai-sampai komedian Connan O’Brien mendorong dia untuk kembali menjadi presiden.

10. Dalia Grybauskaite, Presiden Lithuania

Sejak Grybauskaite terpilih menjadi presiden tahun 2009, jurnalis Eropa langsung menjulukinya sebagai Wanita Baja, karena gaya bicaranya yang kuat dan sabuk hitam karatenya. Meski dulunya hanyalah anak seorang pedagang keliling dan tukang listrik, ia mampu menyelesaikan kuliahnya hingga meraih gelar Ph.D di bidang ekonomi. Tahun 1999 ia pernah menjadi Manajer Deputi Keuangan sebelum memimpin sejumlah posisi dalam Komisi Eropa. Saat Lithuania dilanda krisis, Grybauskaite memfokuskan kampanye presiden pada hal-hal yang sifatnya melindungi masyarakat berpendapatan rendah dan mengentaskan pengangguran yang sempat meningkat hampir 16%. Kemenangannya pada pemilu presiden sebanyak 68% suara menjadi rekor dalam sejarah pemilu di Lithuania.

Sumber :http://www.tempo.co/read/news/2010/11/08/117290277/10–Perempuan-Pemimpin-Negara

Presiden Korea Selatan ( terpilih untuk masa jabatan 2013-2018 ) juga wanita : Park Geun-Hye ( lajang : tidak menikah dan tak punya anak ). Ia mengidolakan Ratu Elizabeth I ( ratu Inggris dan Irlandia sejak 17 November 1558 sampai kematiannya ( di usia 69 tahun ) yang membawa kemakmuran dan kejayaan bagi negerinya ), Kanselir Jerman, Angela Merkel dan mantan perdana menteri Inggris, Margaret Thatcher. Sepanjang hidupnya, Geun berbakti kepada negerinya. Ia akan menghidupkan kembali hubungan Korsel dengan Korut.

Presiden sebelumnya, Lee Myung-Bak meninggalkan sebuah negara yang berhasil dengan baik melewati krisis ekonomi, tetapi ia juga mewariskan sebuah negeri dengan jurang pemisah yang semakin besar antara yang kaya dan yang miskin, sementara golongan menengah menciut menjadi sangat kecil. Semoga putri mantan penguasa militer Park Chung-Hee ini bisa menutup jurang antara warga kaya dan miskin.

Tahun 1961, Park meraih kekuasaan melalui kudeta dan memerintah selama hampir 20 tahun dengan tangan besi. Setelah isterinya terbunuh dalam sebuah serangan, putrinya Park Geun-Hye mengambil alih tugas sebagai “first lady”. Kemudian setelah ayahnya ditembak mati oleh kepala intelijennya tahun 1979, Park Geun-Hye duduk diparlemen bagi partai konservatif Saenuri selama lebih dari 15 tahun.

Pengen banjir dan kemacetan diurusin kayak Jakarta sekarang oleh Jokowi-Ahok ? ( baca : pemimpin bersih, cerdas, berani ). Plus, wanita lebih diberdayakan oleh gubernur wanita. Jangan salah pilih. PATEN pilihannya..

( FB-ku, 26/1/2013 )

Oknum ustad yang doyan belia bisa jadi bupati Garut ? Pencitraan lagi ..

Tidak merasa bersalah ? Itu yang tertangkap pada Aceng HM Fikri ( bupati Garut yang dipecat gara2 kedapatan nikah siri dengan 2 wanita : Fanny Octora ( 18 th ) dan Shinta Larasati ( 22 th ) ). Juga, sejumlah pemerkosa anak. Standar moralnya rusak. Nikah di bawah tangan lalu menceraikannya lewat sms. Gampang dan cepat. Sudah error begitu, masih koar2 melegitimasi perbuatan nistanya dengan mencatut agama : nikah siri itu perbuatan Aceng, bukan perbuatan bupati. Nikah siri itu dibenarkan dalam agama yang sudah sempurna mengatur etika. UU buatan manusia, di bawah hukum agama. Masak iya ?

Nikah siri memang sudah menggejala di masyarakat ( terakhir saya dengar dari ceramah ulama : nikah siri itu haram karena tak ada saksi dan wali. Masyarakat awam sering sulit membedakan antara nikah di bawah tangan, ada saksi dan wali, dengan nikah siri ). Kakek nenek yang tinggal di dusun, daerah blusukan yang jauh dari akses informasi dan pendidikan tinggi. Di daerah puncak, juga banyak pasangan kawin kontrak dengan orang asing ( mencoba melegalisasi prostitusi ) demi alasan syahwat dan uang. Yang paling dirugikan dalam kawin abal-abalan ini adalah wanita dan anak yang terlahir dari zina tsb. Pernikahan adalah hal sakral, sehingga perceraiannya pun harus di pengadilan, supaya orang tidak menggampangkan institusi perkawinan. Bertanggung jawab.

Selama masih di Indonesia, yang memiliki UU Perkawinan yang merujuk hukum agama, maka setiap perkawinan harus dicatat oleh Negara ( administrasi di Catatan Sipil pemda ). Begitu pula perceraiannya. Nah, kebayang kan, seorang bupati ( dianggap terpelajar dan leluasa mengakses informasi ) sampai tidak tahu hal ini dan masih tidak ngeh setelah diberitahu oleh berbagai pihak. Bebal. Bagaimana ia mampu mendengar aspirasi rakyat dan mengurus Garut ? Wong, presiden melakukan perbuatan tercela saja dimakzulkan, masak bupati tidak ?

Warga Garut tak terima bupati daerah mereka berbuat tak patut. Mereka pun berdemo habis-habisan. Ini menyangkut nama baik kabupaten Garut, kampung halaman tercinta. Aceng pun diputuskan DPRD dan MA : di pecat. Kemendagri mencopot Aceng setelah itu. Final. People power, lagi. Pemimpin seharusnya menjadi teladan, dalam semua kebijakan dan perbuatannya. Sepaket, tak terpisahkan.

( kebayang sekarang kenapa artis Dicky Chandra sampai mengundurkan diri dari jabatan wakil bupati Garut. Dalam pengakuannya ( DetikNews, 03/1/2013 ), Dicky sempat menolak 3 kali ajakan Aceng untuk menjadi wakilnya. Tapi, dalam pencitraan kemudian, Aceng terlihat santun sebagai ustad yang hafal Al-Quran dan Hadits serta berkiprah di LSM. Setelah terpilih, baru terlihat belangnya : rumah Aceng cuma kamar 2 loteng dan kotor. Aceng ternyata angkuh, sombong, dan boros. Berpesta kemenangan di Situ Bagendit. ( Dicky masuk kamar, menangis, ia ingin sederhana saja. Amanah rakyat terasa kian berat di pundaknya mendapat pasangan seperti itu ).

Aceng membuat kebijakan yang bertolak belakang dengan janji kampanye. Baru 3 bulan menjabat sudah plesiran ke Belanda. Padahal gaji bupati Garut, cuma Rp 6 juta dan tunjangan tak lebih Rp 30 juta. Setelah konflik internal berlarut-larut dengan Aceng, Dicky pun mengundurkan diri ( bayar Rp 20 miliar kalau mundur saat pencalonan ). Siapa saja yang merasa tertipu ?

Di Indonesia Lawyer Club ( ILC-TVOne ditonton 120 juta pemirsa ), seorang psikolog menjelaskan bahwa pelaku pemerkosa anak bisa merasa tak bersalah. Perbuatan itu, menurutnya, terjadi karena kegagalan masyarakat membina manusia dan ketidakadilan yang dilakukan negara sehingga kaum mariginal kian tersisih. Ia kemudian mengusulkan lokalisasi pelacuran untuk mengurangi intensitas kekejaman pelaku, karena ada katup pelepasan stres. Ini makhluk error lagi.

Untungnya, ada wanita bicara di episode “Layakkah pemerkosa anak dihukum mati ?” itu. Solusi dari kasus kekerasan yang merendahkan perempuan, ternyata merendahkan perempuan juga, ( dari masyarakat patriarkis ). Tak seorang pun yang mau jadi pelacur, sebenarnya, apalagi diperkosa. Ini keadaan darurat untuk bertahan hidup, ketika negara tak bisa diandalkan untuk mengurus rakyatnya. Kenapa pencabul anak yang dikasihani, sementara wanita pelacur dan yang diperkosa tidak dipikirkan ? ( juga korban2 berikutnya ). Belum lagi murka Allah Swt, jika negeri berpenduduk mayoritas muslim ini sampai melegalkan prostitusi ? Mau seberapa besar dan seberapa lama lagi kita dilaknat Allah ? ( apa belum puas terpuruk )

Saya sangat setuju pemerkosa dihukum mati, seperti juga koruptor dan pengedar narkoba. Mereka sudah rusak, tak bisa diperbaiki. Paparan ke otaknya sudah terlampau banyak untuk kejahatan dan asosial ( sudah setua itu, tak banyak lagi waktu tersisa untuk pemaparan kebaikan, sementara korban terus berjatuhan ). Pelajaran ke depan, untuk menyelamatkan generasi penerus, saya berharap masyarakat lebih humanis dan menilai manusia dari moralnya, bukan dari uang dan tampilan luar yang menipu.

Belajar ilmu parenthing ( pengasuhan anak ) yang benar dari pelbagai sumber kredibel, dan berusahalah jadi teladan bagi keluarga dan masyarakat. Kita tak ingin ada Aceng2 lain yang menilai perempuan seperti baju yang dibelinya ( yang dianggapnya robek lalu dicampakkan ). Atau pun sejenis Aceng, yang tak punya uang dan trik pencitraan, lalu menyambar anak2 untuk ‘bersenang-senang’. They’re absolutely guilty.

Taman publik jadi masjid privat. Menunggu waktu sholat mesti di samping pos satpam. ( FB-ku 10/2/2013 )

Kafir. Apa sih definisinya ? Ada istilah pemurtadan, lalu santer ancaman kufur dari kondisi fakir sendiri, atau dirayu misionaris non muslim, plus pengabaian kaum mariginal oleh pengurus sebagian masjid kota ( praktis hanya 2 kali dalam setahun mereka membagikan uang dan daging kurban kepada masyarakat sekitar, itu pun titipan muzakki. Semoga ada fakir miskin, gepeng, anjal yg kebagian. 363 hari lainnya, kaum mariginal ini tak dipandang ).

Jika berpakaian sederhana, anda tak boleh menunggu sholat di masjid, apalagi ngemil ( agar tidak kena maag ) atau selonjor istirahat. Anda harus menunggu di samping pos satpam sampai datang azan. Saya kemarin mengalaminya di masjid Istiqo*** waktu blusukan nyamar. Lokasi yg sebenarnya ruang publik ( sebelumnya taman kota : Taman Cita*** ) yg siapa saja boleh menggunakan, setelah dibangun masjid ( pindahan masjid kecil di Pasar Cihapit tahun 1960-an ), digunakan ruang2-nya untuk TK, SD, SMP, kantin, bank Muama***, terasnya utk acara pernikahan, pertemuan, latihan karate, dsb, halamannya untuk taman bermain TK, maka hanya anak2 yg bersekolah di sana yg boleh berteriak, berlarian di area sholat and all over the place, juga ortu mereka yang memandang curiga kelas bawah dan bicara nyinyir pada pengurus DKM untuk mengusir orang yang mereka anggap tak sekelas dengan mereka.

Apa yg bisa diharapkan dari lulusan sekolah yang orang2 dewasanya seperti ini ? Pelajaran dari kasus ini, jangan serta merta masyarakat menyetujui alih fungsi ruang publik kota. Masjid perlu anggaran besar untuk mengelolanya, tapi begitu  berorientasi uang bukan ibadah, dan merekrut pengurus yg tak cakap plus tak berempati pada derita wong cilik, maka lokasi itu menjadi seolah milik privat para pengelolanya.

Saya amati di sejumlah mesjid kota ( besar ), kelas bawah umumnya tak dipandang, apalagi disantuni. Bahkan ada yang dibiarkan mati di teras masjid, sakit dan kelaparan, ketimbang dibawa ke rumah sakit yang letaknya di seberang masjid. Pelit, padahal pemasukan dari sewa ruang untuk pernikahan, seminar, dsb, juga infak zakat masyarakat tidak kecil ( apa auditor publik pernah mengauditnya ? ).

Saya pikir apa modusnya seperti ini ? Meminta alih fungsi lahan publik dengan dalih pembangunan masjid ( fasilitas umum ), lalu minta donasi ke masyarakat dengan janji2 muluk, tapi setelah besar tak dikembalikan ke masyarakat, khususnya kalangan yang lebih membutuhkan. Kalau klenteng di Bandung bisa memberi ampau tiap minggu pada fakir miskin ( semua agama ) dan gereja mengentaskan anjal ( semua agama ) dengan kegiatan ketrampilan yg menghidupi, mestinya masjid bisa lebih baik dari itu.

So, ancaman kafir memang besar di Jawa Barat ini jika situasi-nya seperti ini. Jadi, kita mesti tahu arti kafir. Kafir itu mengingkari apa yg dibawa Rasulullah sesudah ia mengetahui hal itu dari beliau. Kafir besar membuat pelakunya keluar dari agama Islam. Kafir kecil belum keluar dari Islam.

Jenis kafir besar : menolak Rasulullah Saw berikut ajaran yg dibawanya, menerima kebenaran yg dibawa Rasulullah tapi menolak mengikutinya karena keangkuhan, ragu2 terhadap kebenaran yg dibawa Rasulullah, tidak mempelajari dan mengamalkan kebenaran Qur’an dan Sunnah, mengingkari kebenaran Islam dalam hati meski terlihat orang lain seperti mengikutinya.

Kafir kecil : melakukan dosa2 yg disebutkan dalam Qu’ran dan Sunnah yg belum termasuk kafir besar, diantaranya : mengingkari nikmat yg telah diberikan Allah padanya, membenarkan perkataan paranormal, mencampuri istri di tempat dan waktu tidak semestinya ( dubur, haid ), dll. Siksa berat dan teramat sangat berat memedihkan menanti para kafir kecil dan besar di alam kubur dan neraka.

Miskin dekat dengan kekufuran. Anda tahu kan, balasan bagi pendakwah yang tak melakukan apa yang didakwahkan ? ( menyantuni fakir miskin, merangkul anjal agar tetap dalam ke-Islaman, dll ). Ia adalah orang pertama yg masuk neraka jahanam, baru menyusul berikutnya psikopat, pembunuh bayaran, pemerkosa, perampok, dst.

( daripada jadi sarana memperkaya diri para pengurusnya, eksklusif  dan syiar buruk bagi umat Islam, mungkinkah lokasi itu dikembalikan fungsinya menjadi taman kota, seperti banyak pompa bensin di Kota Bandung ? )

Semoga para pengelola masjid ini Kau insyafkan dari keangkuhan dan kealpaan mengurus umat-Mu yg semestinya diprioritaskan, ya Allah. Amin..

Rasti vs Eza. Perbuatan sekejam itu ada simpatisannya ? Dasar patriarkis. ( FB-ku 7/2/2013 )

Pelindung yang disiksa ? Apaan tuh ? Ardina Rasti Widiani ( umur 27 tahun ) yang di KDP ( Kekerasan Dalam Pacaran ) oleh Eza Gionino ( umur 22 tahun ). Dalam acara “Just Alvin” – MetroTV ( 3/2/2013 ) tercetus lirih : saya seperti melindungi Eza dari hukuman yang seharusnya dia terima pada KDP 1.

Beruntung pada KDP2 ( fisik, yang verbal hampir tiap hari ), Rasti sudah punya ‘persiapan’ ( mungkin sudah baca posting “Orang Baik Mangsa Psikopat” di blog Great People & City yang saya tulis 4 tahun lalu ) sehingga rekaman kekerasan itu ( selain bukti visum ) bisa menjadi bukti pengadilan untuk menghentikan kejahatan Mr.Psycho.

Psikopat seganteng artis sekalipun, sangat berbahaya. Di kepalanya hanya ada dia ( dan setan berujud nafsu keinginan yang ingin secepatnya dipuaskan ). Maunya banyak, tapi kemampuan rendah. Empati dan daya nalar nyaris nol. Gimana caranya ia mendapatkan kemauannya ? Memanipulasi orang. Berbohong segampang kentut. Saking seringnya bohong, sampai ia sendiri percaya kebohongan itu. Nyeleneh, kan ?

Masa kecil dengan penolakan berlebihan ( tidak pada tempatnya ) menghasilkan 2 bentuk : melawan ke luar diri ( agresif, menyiksa orang lain ) pada psycho/ pelaku, dan melawan ke dalam diri ( menyiksa diri, misalnya tak sadar melindungi penyiksanya, bunuh diri, dll ) pada inferior/ korban. Eza, artis new comer. Rasti, artis sudah eksis. Perlakuan buruk yang diterimanya pada masa kecil kerap memandulkan kemampuan seseorang untuk menangkap sinyal seorang pelaku, pemangsa, psikopat. Keburukan yang dialami sekarang tak jauh beda dengan yang dialami dulu. Terasa familiar.

Saya pun dulu beberapa kali ketemu dan dirugikan oleh ‘parasit’ berujud manusia ini. Ketemu lagi, ketemu lagi dengan orang yang salah. Sampai kemudian saya belajar sendiri dari pelbagai sumber : apa sinyal psikopat ? Dia ..
• Anti penolakan
• Relasi yang dia bangun : dia di atas, calon korban di bawah ( dipersiapkan sebagai korban penindasan/ samsak pelampiasan murka )
• Dengki
• Pengendali obsesif ( menanyai detail dengan siapa, kemana, kapan anda pulang setiap waktu untuk mengendalikan anda. Jika anda sudah sendirian, tak punya teman lagi, ia kan bisa leluasa menghajar anda tanpa ketahuan. Plus mencuci otak anda, menghipnosis berulang kali : bahwa anda yang salah dan pantas dihukum, dan pelaku adalah orang terbaik satu-satunya untuk anda. ( tak ada counter argumen atau pengimbang atas kata2 keji manipulatif itu, kan teman2 sudah pada menjauh, ngeri dengan ancaman pelaku yang anda lindungi itu ). Anda seperti “home alone” ( dengan pelaku bawa kapak merah di pintu depan, siap menjagal anda kalau anda bikin dia kecewa ( merasa ditolak ) meski sebesar dzarrah ).

Bayi emosional bertebaran di sekeliling kita. Mungkin salah satunya sedang jadi pacar anda. Hii..

( pastikan telpon dalam kondisi baterei penuh untuk merekam, atau pencet nomor polisi/ orang yang bisa andalkan untuk gerak cepat menolong, dan buka terus agar suara kekerasan terdengar terus, plus kerahkan kemampuan silat anda jika pemukulan sampai benar2 terjadi )

( saat menulis “OBMP” tahun 2009, setahu saya belum ada kejadian pemerkosaan anak di sini sekeji kasus di Amerika Serikat. Tapi melihat perkembangan gaya hidup hedonis dan menurunnya kepekaan sosial dari hari ke hari yang kian memprihatinkan, kemunculan pencabul anak nan brutal ini menjadi lebih cepat dari yang diperkirakan )

Komentar2 :

Nur Diansyah : ada 2 ksalahn dsini yg bs aku liat.
1. memang kelihatan dr bukti percakapan mereka berdua saat ribut, tnyata ardina tuh cwek yg g bs diatur sm cwoknya, smpe akhirnya si eza udh habis kesabaranny unt memberitahu sang pacar yg ternyata g bs dikasih tau.

2. eza gionino, seorang cwo yg g tanggung jwb dgn hal apa yg telah dia lakukan, apapun itu yg ia lakuan slma berpcaran hrsny sbg cwok yg Gentel dia harus bs bertanggung jawab..
pantang bgi seorang pria bwt mengingkari janjinya.
masa Makanan yg udh ditelan mau dia muntahkan lg keluar???

Kuas Vitra ( nama seni  saya ) : Ini mungkin salah satu contoh hubungan beda usia ( si cewek lebih tua dari si cowok ) yg tidak berhasil. Selalu ada excuse dari si pelaku. Sekali dia tidak jujur, saya layak mempertanyakan dalihnya melakukan kekerasan. Kekerasan tak ada justifikasinya dalam kasus seperti ini. Saya bisa membaca raut wajah org yg tidak tulus. Orang macam apa yg menyelesaikan ketidakcocokan pendapat atau memaksakan aturan dengan pemukulan lebam2 seperti itu ? Dalam agama, ortu pun dilarang memukul seperti itu ketika sedang mendisiplinkan anaknya. Dunia ini masih terlalu patriarkhis memang. Perbuatan kejam seperti ini masih ada simpatisannya.

Nur Diansyah :  dlm suatu hubungan itu memang g boleh melakukan kekeran fisik..
t ingat itu jg di bolehkn bila seseorng benar” melakukan kesalhan yg fatal, baik itu ank maupun istri,
inget cerita nabi ayub yg memukul istrinya 100x krn sang istri meninggalkan suaminya saat sakit keras, namun digantikan dgn 100batang ranting dijadikan 1 dlm 1pukulan…

namun kekerasan itu tdk bs dbenarkan saat mereka berpacaran,
yg terpenting adl, sorang pria harus tnggung jawab atas apa yg mereka lakukan, jng maunya enknya aj, udh puas ditinggalin(karena itu akn berdapk sangat buruk bgi si wanita kedepannya, trutama unt kekasihnya yg baru(hubungan baru)). pst kekasihny yg baru akn slalu mmperdebatkan masalalunya bila sang kekasih tau masalalu dia dgn sng mantan.

jadi cowok itu hrus gentel…..

TO Suardja : Moralitas semakin menipis,masa wanita dikasari,laki2 harusnya melindungi.

Kuas Vitra : Saya kira kita harus proporsional dalam bertindak. Jika masih berstatus pacar dgn alasan tidak patuh ( itu pun masih diragukan kebenarannya ) tidak diperbolehkan seorang pria memukuli seperti itu. Syah mestinya sportif, mengakui bahwa anda sudah salah: dengan melihat alasan dulu, baru perbuatan. Dalam hukum : perbuatan melanggar hukum itu yang dilihat dulu dengan didukung bukti2 valid, alasan baru dilihat belakangan jika diperlukan. Anda jangan melintir lagi, muter lagi, dengan kasus nabi yg sudah kita ketahui kadar moralnya, beratus tahun lalu untuk mengatrol ego anda. Indonesia bukan negara Islam, tapi negara hukum. Anda harus paham itu.

Kuas Vitra : Ini bukan rumah anda, Syah, atau rumah bapak anda yang menempatkan perempuan di bawah pria. Ini rumah saya. Saya yang in charge di sini. Jangan bawa superioritas anda ( pria ) di tempat saya. Sebagai tamu, anda mestinya tidak bicara kesalahan tuan rumah ( bisa jadi sudut pandang anda yang salah, karena jam terbang masih rendah, berabe kan ? ). Lebih baik anda katakan : maaf, pandangan saya agak berbeda. Menurut saya begini .. dst. Jadi tidak mudah menimbulkan antipati, atau terkesan menggurui. Silakan anda dengan pendapat anda, saya dengan pendapat saya ( jika format bicaranya seperti ini ).

Jika anda sulit menerima konstruksi ini, bongkar kekerasan yang anda terima dari bapak anda. Katakan keras2 tindakan itu tidak benar ! Jika anda memaklumi dan menerimanya sebagai suatu kewajaran, maka anda akan mempraktekkan kekerasan itu pada anak dan pasangan anda, jika anda kalap. Karena itu satu2-nya pola interaksi yg anda ketahui dari kehidupan masa kecil anda ( yg tidak pernah anda pertanyakan, koreksi dan cari alternatif solusinya ). Bicara dengan saya saja nggak pernah benar2 ( bahkan tidak tuntas ) di simak. Sekedar jeda untuk anda ambil nafas. ( lalu buat apa saya buang2 waktu mendengar anda ? toh, saya lebih tahu jawaban yang benar ).

Percuma idealis tanpa pengikut. Anda takkan mencapai apa2. Perlu banyak orang untuk menggerakkan sebuah perubahan. Jangan terbiasa bicara di ruang hampa yang hanya anda sendiri yang mendengar. Bagaimana pemikiran anda bisa teruji jika anda jarang menyimak atau menunggu orang selesai bicara ketika men-counter argumen anda ? Jadinya seperti ini. Belum apa2, anda sudah memposisikan diri di atas. Orang jelas memilih ngeloyor pergi. Hubungan setara, akan lebih baik jika ini soal dari hati ke hati berujung tindakan tulus. Tak seorang pun rela menjadi subordinat orang lain. Bahkan balita tahu itu ketika menantang hegemoni ortu-nya. Apalagi seorang blogger dgn 650 ribu pembaca, pernah S1 di Unpar, S2 di ITB yang di posisikan di bawah oleh anak Unikom yang belum lulus. Anda tidak curios, kenapa bisa sebanyak itu orang yg membaca posting ‘berat’ tentang nasionalisme, sejarah, seni budaya, permasalah politik, ekonomi dsb hasil analisa saya ?

Sekali lagi kebenaran tidak punya jenis kelamin. Jika itu benar meski perempuan yang mengatakan, pria juga mesti bisa sportif. Tidak melintir lagi no matter what orang lain yang salah. Be gentle. Wanita lebih menghargai pria yang bisa jantan mengakui kekurangan. Butuh keberanian besar untuk bisa melakukan itu. Jika anda belum bisa, maaf, anda pun terlihat ‘kecil’ di mata saya.

( gimana rasanya dikritik ? Tidak enak kan jika frontal begini ? Tapi saya perlu melakukan agar anda bisa berempati, wise dan rendah hati ketika bertamu atau bicara dengan siapa pun ( terutama wanita ) di luar rumah anda yang punya nilai yang sama sekali berbeda. Oke ? )

Aksi heroik pejuang reenactor  bersetting bangunan kuno ? Terasa nyata. Lestarikan heritage, yuk ..  ( FB-ku, 3/2/2013 )

Wisata sejarah dan juriq ( hantu ) sudah pernah ? Di Bandung ada tuh. Digagas “Bandung Heritage”, lembaga pelestarian bangunan kuno bersejarah yang berkantor di Jalan Riau no.209, Bandung ( telp +6222 7234 661 ).

Sebetulnya, awalnya, aslinya, ada sekitar 400 bangunan yang layak dilindungi, tapi yang masuk perda hanya 99 bangunan saja (http://www.bandungheritage.org/data/perda19.htm ). Jadi, ada sekitar 300 bangunan yang rawan penghancuran, karena berbagai alasan ( terbesar karena kurangnya wawasan dan kesadaran tentang nilai bangunan antik. Termasuk dari kalangan birokrat dan pembuat perda ini ).

Dengan lebih 500.000 bangunan mengisi wilayah Bandung, hanya 99 saja yang dibiarkan berdiri antik. Apa kerasa kehadirannya ? Para sesepuh bangunan ini akan tenggelam, atmosfernya hilang, jadi the lost city, tak berkarakter. Sayang, kan ? Kita tidak ingin kota ini seragam seperti kota2 lain. Modern, tapi tanpa jiwa dan kenangan. Padahal, Bandung dikenal sebagai ibukota Parahyangan yang penuh kenangan.

Pernah direncanakan sebagai ibukota Indonesia ( masa Hindia Belanda ), dengan rancangan kota dan bangunan dari sejumlah urban designer dan arsitek top Eropa. Sebagian besar sudah dibangun. Lihat, pada kokoh dan awet, kan ? Temboknya aja bisa sampai setebal satu meter, tanpa kolom ( tiang struktur ). Unik.

Jaman sekarang pun, Kota Bandung masih pilihan utama orang2 yang pernah keliling Indonesia dan dunia. Mengalahkan Bali, kota kelahiran sebagian mereka ! Katanya, sih, hawanya sueejukkk.. masyarakatnya relatif ramah tamah, welcome and frendly. Maklum, sejak awal berdirinya, Bandung sudah ramai dikunjungi wisatawan dari segala penjuru dunia. Jumlah wisatawan lebih banyak dari penduduk asli. Jadi, warga Bandung sudah terbiasa menyambut tamu. Someah. ( saya pun selalu bawa peta ke mana pun untuk menerangkan sejelasnya jalan menuju lokasi yang ditanyakan pengunjung dan turis ).

Belum lagi, mojang jajaka-na gareulis karasep. Nasinya pulen. Top markotop, nomor satu di Indonesia ( beras Jawa Barat ). Fashion dan kuliner-nya juga maknyus. Gudangnya musisi, seniman dan orang kreatif. Kurang apalagi ? ( terang saja mereka betah ).

Noone’s perfect. Sampah, jalan bolong-macet dan terbengkalainya bangunan tua, beberapa kekurangan Bandung. Anda peduli ? ( agar wisatawan tetap datang dan melariskan dagangan anda ). Ini dia daftar bangunan antik bersejarah dengan pelbagai kategorinya yang layak dipertahankan untuk menjaga image Bandung di kepala2 orang2 yang pernah berkunjung dan kangen sama kota ini.

Dari data “Bandung Heritage” tahun 1997, diketahui di Bandung ada sekitar 18 arsitek/ kantor arsitek yang membentuk wajah Bandung tempo dulu. Terbanyak arsitek Schoemaker ( 30 karya ; Gereja Kathedral di Jln. Merdeka, Gereja Bethel di Jln. Wastukencana, Masjid Cipaganti, Bioskop Majestic, Hotel Preanger, Gedung Asia Afrika dan Gedung PLN Bandung, Villa Isola, dll ), disusul A.F.Aalbers ( 11 karya ), J. Gerber ( 9 karya ; Gedung Sate, Gedung Dwi Warna, Pendopo Walikota, Gedung Polwiltabes, Balaikota, Kantor Kodam III Siliwangi, Gedung SD Merdeka, Gedung Sekolah Santa Angela dan Museum Pos ), Edward Cuypers ( 5 karya ) dan Ir. Soekarno ( 5 karya ). Lengkapnya, ke-400 sesepuh tersebut adalah :

Nama bangunan heritage dan alamatnya.

  1. Pertokoan Kodros Jl. ABC 1,3,5,7,9
  2. Toko “Bandung Baru” Jl. ABC 50,52,54
  3. Kantor kotamadya DT II Bandung Jl. Aceh 1
  4. Toko Jl. Aceh 38
  5. Rumah Tinggal Jl. Aceh 40
  6. Pendidikan Guru Olahraga Jl. Aceh 43
  7. Perpustakaan UNPAR Jl. Aceh 47
  8. Kologdam Jl. Aceh 50
  9. Kodam III Siliwangi Jl. Aceh 59
  10. Kawasan Kodam III Siliwangi Jl. Aceh 59
  11. Bengkel Motor Jl Ahmad Yani 216
  12. Gudang Jl Ahmad Yani 220-222
  13. Dinas Kebakaran Jl Ahmad Yani
  14. Pabrik Tekstil Jl Ahmad Yani 16
  15. Villa Jl Ambon 3
  16. Providentia Jl Anggrek 60
  17. Rumah Potong Hewan Jl Arjuna 45
  18. Pabrik Tekstil Jl Aruna 53
  19. Sharp Building Jl Aruna 57
  20. Rumah Tinggal Jl Arjuna 95,97,99,101,103,105,107,109,111
  21. Rumah Tinggal Jl Aruna 111
  22. Kimia Farma Jl Asia Afrika 9
  23. Apotik Kimia Farma Jl Asia Afrika 34
  24. Dezon NV/Bdg Promotion Centre Jl Asia Afrika 39
  25. Kantor Pos Besar Jl Asia Afrika 47
  26. Bank Dagang Negara Jl Asia Afrika 51
  27. P.T. Asuransi Jiwasraya Jl Asia Afrika 53
  28. Bank Exim Indonesia Jl Asia Afrika 61
  29. Perusahaan Listrik Negara Jl Asia Afrika 63
  30. Gedung Merdeka Jl Asia Afrika 65
  31. Kantor Pikiran Rakyat Jl Asia Afrika 77
  32. Hotel Preanger Jl Asia Afrika 81
  33. Toko Mebel Rotan LIDO Jl Asia Afrika 90
  34. Bank International Indonesia Jl Asia Afrika 95-97
  35. Toko Padang Jl Asia Afrika 104,106,108,110
  36. Savoy Homann Heritage Hotel Jl Asia Afrika 112
  37. P.D. Darawati Jl Asia Afrika 132
  38. Kantor Jl Asia Afrika 176-178
  39. Vigano Jl Asia Afrika 188
  40. Toko Jl Astanaanyar
  41. Rumah Tinggal Jl Badaksinga 1,7,13,15,17
  42. Rumah Tinggal Jl Bahureksa 15
  43. Bank Umum Nasional Jl Bali 1,3,5,7.9.11
  44. Toko Kopi Aroma Jl Banceuy 51
  45. Rumah Tinggal Jl Banceuy 19
  46. Gereja Katolik Bebas “St. Albanus Jl Banda 26
  47. Perum Listrik Jl Banten 8
  48. Gedung Rumentang Siang Jl Baranang siang 1
  49. Toko Hasil Bumin “Bintang” Jl Belakang Pasar 1
  50. Pertokoan Cina Jl Belakang Pasar 5,7,9,11
  51. Ruko Jl Belakang Pasar 20
  52. Pertokoan Cina Jl Belakang Pasar 22,24
  53. Ruko Jl Belakang Pasar 62
  54. Ruko Jl Belakang Pasar 102
  55. Rumah Tinggal Jl Belakang Pasar 115
  56. SMA 3 dan SMA 5 Jl Belitung 8
  57. Pemandian Centrum Jl Belitung 10
  58. Rumah Tinggal Jl Bengawan 25
  59. Museum Asia Afrika Jl Asia Afrika
  60. Bioskop Mayestic Jl Braga
  61. Apotik Kimia Farma Jl Braga 2,4,6
  62. Gudang Kimia Farma Jl Braga 3
  63. Hotel Braga Jl Braga 8
  64. Sarinah Jl Braga 10
  65. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Jl Braga 12
  66. Dekranas Daerah Jawa Barat,Tenda Biru Jl Braga 15-17
  67. Centre Point Jl Braga 117
  68. LKBN Antara Jl Braga 25
  69. Toko Liling, Braga Mebel Jl Braga 36-38
  70. Gedung Gas Negara Jl Braga 40
  71. Forty Three Furniture Jl Braga 43
  72. Ex Toko Populair Jl Braga 45
  73. Bank Modern dan Toko Concurent Jl Braga 53-55
  74. Sibayak,Bank Sukapura,dll Jl Braga 54,56,58
  75. Deretanh Sinsin, Tiffany S dan Sinar Mas Jl Braga 59,61,63
  76. Deretan Kasoem Jl Braga 60,62,64,66
  77. Toko Merdeka, Meubel North Sea bar Jl Braga 82,84
  78. Deretan Cuero Jl Braga 77.79.81.83.85.87.89,91,93,95,97
  79. Deretan Elegance Jl Braga 90-94 Lembong
  80. Ex Permorin Jl Braga 99
  81. Permorin Jl Braga 99
  82. Deretan Sentral Billiard Jl Braga 101,103,105,107,109
  83. Bank Indonesia Jl Braga 108
  84. Ega Kineta Kursus Komputer Jl Braga 111
  85. Leather Palace Jl Braga 113-115
  86. Landmark Building Jl Braga 131
  87. MAPOLTABES Jl Braga 135
  88. Klinik RSHS/Puskesmas Tamblong Jl Bungsu 2
  89. Sekolah Dasar Negeri I -II Jl Cibadak 193
  90. SD Cibadak Jl Cibadak 202
  91. Rumah Tinggal Jl Cibadak 259
  92. Rumah Tinggal Jl Cicendo 5
  93. Rumah Tinggal Jl Cicendo 7
  94. Show Room Mobil Jl Cicendo 12
  95. Rumah Tinggal Jl Cicendo 14
  96. Rumah Tinggal Jl Cicendo 21
  97. Pabrik Kina Jl Cicendo /Pajajaran 25
  98. Rumah Tinggal Jl Cicendo 31
  99. Rumah Tinggal Jl Cihamplas 6
  100. Rumah Tinggal Jl Cihamplas 27
  101. Kantor Jl Cihamplas 36
  102. Oncom Raos Jl Cihamplas 57
  103. Souvenir Shop Jl Cihamplas 96
  104. Toko Jl Cihamplas 144
  105. Rumah Tinggal Jl Cihamplas 184
  106. Rumah Tinggal Jl Cihamplas 107
  107. Gereja Kristiani Jl Cikapayang 2
  108. Rumah Tinggal Jl Cikapayang 18
  109. PT Perkebunan XIV Jl Cikapundung Barat I
  110. Rumah Tinggal Jl Cilaki 27
  111. Rumah Tinggal Jl Cilamaya 1,3,5,7,9
  112. Rumah Tinggal Jl Cimanuk 5
  113. Rumah Tinggal Jl Cimanuk 31
  114. Rumah Tinggal Jl Cimanuk 2
  115. Rumah Tinggal Jl Cipaganti 3
  116. Rumah Tinggal Jl Cipaganti 8
  117. Rumah Tinggal Jl Cipaganti 63
  118. Masjid Cipaganti Jl Cipaganti 85
  119. Rumah Tinggal Jl Cipaganti 217
  120. Rumah Tinggal Jl Dr. Cipto 36
  121. SMA Negeri 20 Jl Citarum 23
  122. Rumah Tinggal Jl Citarum 34
  123. PT Bita Enarcon Engineering Jl Cisangkuy 56
  124. Komplek Militer Jl Ciumbeleuit 2
  125. Wisma Departemen Sosial Jl Ciumbeleuit 197
  126. Wisma Siliwangi Jl Ciumbeleuit 135
  127. Rumah Tinggal Jl Ciwulan 9
  128. Pendopo Kabupaten Jl Dalem kaum I
  129. Rumah Resmi Walikota Jl Dalem Kaum 56
  130. Kantor Hotel Homan Jl Dalem Kaum
  131. Bioskop Dian Jl Dalem Kaum 58
  132. Gedung Sate Jl Diponegoro 22
  133. Museum Geologi Jl Diponegoro 57
  134. Gedung Dwiwarna Jl Diponegoro 59
  135. Rumah Tinggal Jl Diponegoro 20
  136. Kantor Jl Dipati Ukur 3
  137. Rumah Tinggal Jl Dipati Ukur 25
  138. Rumah Tinggal Jl Dipati Ukur 42
  139. Rumah Tinggal Jl Dipati Ukur 30
  140. Rumah Tinggal Jl Dipati Ukur 17
  141. Bangunan Lima Pintu(Cirebonan) Jl Dulatip 66-68
  142. Rumah Tinggal Jl Eyckman 7
  143. Rumah Tinggal Jl Ehrlich 11
  144. Rumah Tinggal Jl Flores 1
  145. Rumah Tinggal Jl Flores 4,6,8,10
  146. Apotik Utari Jl Flores 5,7,9
  147. Rumah Tinggal Jl Ganesa 6
  148. Institut Teknologi Bandung Jl Ganesa 10
  149. Panca Niaga Jl Gatot Subroto 1
  150. Sekolah Pendidikan Guru Olahraga Jl Gatot Subroto 6
  151. Rumah Tinggal Jl Ganesa 15
  152. Rumah Tinggal Jl Ganesa 5
  153. Villa Gruno Jl Gatot Subroto 32
  154. Asrama Jl Gatot Subroto 54,56
  155. Rumah Tinggal Jl Gatot Subroto 65
  156. Rumah Tinggal Jl Gatot Subroto 75
  157. Rumah Tinggal Jl Gatot Subroto 77
  158. Gudang Militer Jl Gudang selatan 30
  159. Gudang Militer JL Gudang Selatan 88
  160. Kantor Notaris Jl Guntur 16
  161. PT Borsumij Wehry Indonesia Jl Halimun 36
  162. Rumah Tinggal Jl Halmahera 2
  163. SMPN 5 Jl Jawa
  164. Balai Kesehatan Jl Jawa 20
  165. Dinas Pendapatan Daerah Jl Ir. Juanda 37
  166. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 45
  167. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 63
  168. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 68
  169. Rumah Tinggal Jl Ir Juanda 98A (Jl Hasanudin)
  170. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 104
  171. Tiga Villa (Rumah Tinggal) Jl Ir. Juanda 111.113,115
  172. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 116
  173. Rumah Tinggal Jl Ir Juanda 118
  174. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 133
  175. Bandung Pakar Jl Ir. Juanda 137
  176. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 140
  177. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 147
  178. Villa Jl Ir. Juanda 148
  179. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 149
  180. Bank Umum Nasional Jl Ir. Juanda 151
  181. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 155
  182. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 163
  183. Rumah Tinggal Jl Ir Juanda 165
  184. Rumah Tinggal Jl Ir Juanda 187
  185. Rumah Tinggal Jl Ir. Juanda 189
  186. BPD Jl Ir. Juanda 191
  187. SMAN 1 dan SMAK Dago Jl Ir. Juanda 193
  188. Pembangkit Listrik Tenaga Air Pakar Jl Dago Pakar
  189. Rumah Tinggal Jl Kasim 6,8,10 dan 31
  190. Hotel Surabaya Jl Kebonjati 71
  191. Ruko Kebonjati Jl Kebonjati 106
  192. Kantor/Gudang PJKA Jl Kebonjati 134
  193. Bandung Milik Centre Jl Kebonsirih 1
  194. Komando Daerah Militer III, Detesemen Markas Jl Kalimantan 14
  195. Kelenteng/Vihara Setia Budhi Jl Kelenteng 14
  196. Rumah Tinggal Jl Kelenteng 26
  197. Pertokoan Jl Kelenteng/Kebon Tangkil 16
  198. Pertokoan Jl Kelenteng/Kebon Tangkil 17
  199. Pertokoan Cina Jl kelenteng 24
  200. Pertokan Cina Jl Kelenteng 33
  201. Pertokoan Jl Kelenteng 54,56,58,60
  202. Rumah Tinggal Jl Kesatriaan 10
  203. Rumah Tinggal Jl Kiputih 14,46
  204. Rumah Tinggal Jl Kyai Luhur 6
  205. Hotel Istana Jl Lembong 21
  206. Museum Mandala Wangsit Jl Lembong 38
  207. Rumah Tinggal Jl Lengkong Kecil 20,22
  208. Rumah Tinggal Jl Lengkong Tengah 1
  209. GKPR-RI (Gabungan Koperasi RI Jl Lengkong Besar 4
  210. Pusdiklat Kepolisian Jl Lingkar Selatan 638,640
  211. Overseas Express Bank Jl Lombok 32
  212. Rumah Tinggal Jl Martadinata 18,51,53,55,57,59,61,63
  213. British Institute Jl Martadinata 63
  214. Rumah Tinggal Jl Martadinata 67
  215. Kentucky Fried Chiken Jl Martadinata 72
  216. Rumah Tinggal Jl Martadinata 81
  217. Pratikum SMP & Taruna Bakti Jl Martadinata 93
  218. Rumah Tinggal Jl Martadinata 97
  219. Rumah Tinggal Jl Martadinata 103
  220. Rumah Tinggal Jl Martadinata 106
  221. Kantor Jl Martadinata 108,110
  222. Lux Vincent Jl Martadinata 124
  223. Rumah Tinggal Jl martadinata 158
  224. Rumah Tinggal Jl Martadinata 160
  225. Rumah Tinggal Jl Martadinata 162
  226. Rumah Tinggal Jl Martadinata 164
  227. Guest House LAPAN Jl Martadinata 166
  228. Kantor Militer Kodam III Siliwangi Jl Martadinata 167
  229. Direktorat Operasi Paket POS Jl Martadinata 203
  230. Kanwil P&K Jawa Barat Jl martadinata 207-209
  231. Rumah Tinggal Jl Malabar 6
  232. Rumah Tinggal Jl Malabar 56
  233. Rumah Tinggal Jl Maulana Yusuf 2
  234. Rumah Tinggal Jl Maulana Yusuf 11
  235. Gereja St, Petrus Jl Merdeka 14
  236. Kantor Gereja St, Petrus Jl Merdeka 14
  237. Polwiltabes Bandung Jl Merdeka 16,18,20
  238. Santa Angela Jl Merdeka 24
  239. Rumah Tinggal Jl Mohamad Toha 50
  240. Hubdam III Siliwangi Jl Mohamad Toha 55
  241. Rumah Tinggal Jl Mundinglaya 9
  242. Rumah Tinggal Jl Mundinglaya 11
  243. Rumah / Kantor Pemerintah Jl Mundinglaya 12
  244. Gedung yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) Jl Naripan 1
  245. Rumah Tinggal Jl Naripan 46
  246. Rumah Tinggal Jl Naripan 48
  247. Rumah Tinggal Jl Naripan 69
  248. Rumah Tinggal Jl Naripan 85,86
  249. Rumah Tinggal Jl Naripan 99
  250. Perkantoran Gandeng Jl Naripan 137,139,141,143,145
  251. Kediaman Gubernur Jawa Barat Jl Oto Iskandardinata 1
  252. U.S.P. Kuveri Jabar Jl Oto Iskandardinata 56
  253. Pertokoan Jl Oto Iskandardinata 81
  254. Toko Madonna Jeans,dll Jl Oto Iskandardinata 84,86,98.90
  255. Rumah Toko Jl Oto Iskandardinata 150
  256. Center Optical Jl Oto Iskandardinata 160
  257. Rumah Tinggal Jl Otten 27
  258. Rumah Tinggal Jl Otten 29
  259. Rumah Tinggal Jl Pagergunung 4
  260. Rumah Tinggal Jl Pagergunung 7,9,11,13,15,17
  261. Rumah Tinggal Jl Pagergunung 10,12,14,16,18,20
  262. Rumah Tinggal Jl Pajajaran 93
  263. Rumah Tinggal Jl Pajajaran 12,14,16
  264. SMP Sandhy Putra Jl Palasari 1
  265. Rumah Tinggal Jl Palasari 5
  266. Gereja Jl Pandu 4
  267. Rumah Tinggal Jl Pandu 21
  268. Rumah Tinggal Jl Pasantren Wetan 9
  269. Rumah Tinggal Jl Pasantren Wetan 11
  270. Rumah Tinggal Jl Pasantren Wetan 17
  271. Ruko Jl Pasar Utara 8,10
  272. Ruko Jl Pasar Utara 18
  273. Harapan Bemas, Gotong Royong,Kiki,dll Jl Pasar Selatan 4,6,8
  274. Ruko Jl Pasar Selatan 33
  275. Pertokoan Jean Jl Pasar Selatan 10,12,14,16,18
  276. Pertokoan Jl Pasirkaliki 14,16,18,20,22
  277. Gudang PJKA Jl Pasirkaliki 25
  278. Rumah Tinggal Jl Pasirkaliki 117
  279. Rumah Tinggal Jl Pasirkaliki 162
  280. Rumah Tinggal Jl Pasirkaliki 181
  281. Rumah Tinggal Jl Pasirkoja 90
  282. SMP Pasundan 2 Jl Pasundan 32
  283. Rumah Tinggal Jl Pasundan 60
  284. Restoran Jl Pasteur 8
  285. Yayasan Panti Asuhan Kristen “Dana Mulia” Jl Pasteur 12
  286. Rumah Tinggal Jl Pasteur 12 A
  287. Rumah Tinggal Jl Pasteur 12,24,30,36,38
  288. Institut Pasteur Jl Pasteur 28
  289. Bio Farma Jl Pasteur 36
  290. Rumah Sakit Hasan Sadikin Jl pasteur 38
  291. Rumah Tinggal Jl Patuha 3
  292. Rumah Tinggal Jl Patuha 4
  293. Rumah Tinggal Jl Patuha 10
  294. Rumah Tinggal Jl Patuha 11
  295. Rumah Tinggal Jl Patuha 14
  296. Kantor Kecamatan Jl Pecinan Lama 13
  297. Pertokoan Jl Pecinan (gang Suniraja 25,27,29,30)
  298. Kantor Pusat PJKA Jl Perintis Kemerdekaan 1
  299. Masjid Jl Perintis Kemerdekaan 5
  300. Kantor Metrologi Jl Perintis kemerdekaan 5
  301. Rumah Tinggal Jl Prabudimuntur 2
  302. Rumah Tinggal Jl Prabudimuntur 4,6,12,14,18
  303. Rumah Tinggal Jl Pudak 19
  304. Rumah Tinggal Jl Pungkur 82
  305. Rumah Tinggal Jl Purnawarman 4
  306. Rumah Tinggal Jl Purnawarman 6
  307. Masjid Al Hikmah Jl Purnawarman 7E
  308. Rumah Tinggal Jl Purnawarman 29
  309. Rumah Tinggal Jl Purnawarman 62
  310. Rumah Tinggal Jl Purnawarman 64
  311. Rumah Tinggal Jl Purnawarman 70
  312. Rumah Tinggal Jl Rubini 1
  313. Kantor Jl Ranggagading 3
  314. Rumah Tinggal Jl Ranggagading 14
  315. Rumah Tinggal Jl Sangkuriang 1
  316. Rumah Tinggal Jl Sangkuriang 7
  317. Guest House & Asrama Jl Sangkuriang 11
  318. Psikologi Angkatan Darat Jl Sangkuriang 11
  319. Pertokoan Jl Saritem 29
  320. Rumah Tinggal Jl Sawunggaling 2
  321. Rumah Tinggal Jl Sawunggaling 2,4,8,10,16
  322. Rumah Tinggal Jl Sawunggaling 7
  323. Guest House ITB Jl Sawunggaling 13
  324. Reservoir Air Jl Setiabudi
  325. SMP Negeri 12 Jl Setiabudi 195
  326. Yayasan Sekolah Jepang Jl Setiabudi 199
  327. Perumahan Dosen IKIP Jl Setiabudi 198,300,204
  328. Komplek Perumahan Dosen IKIP Jl Setiabudi 211,213,215,217,219
  329. Komplek Perumahan Dosen IKIP Jl Setiabudi 221,223,225
  330. Rektorat IKIP Jl Setiabudi 229
  331. Tangga Batu Jl Setiabudi 229
  332. Sekolah Ajudan Jenderal Jl Setiabudi 238
  333. Perumahan Dosen IKIP Jl Setiabudi 240
  334. Rumah Tinggal Jl Setiabudi 285
  335. Rumah Tinggal Jl Setiabudi 338
  336. Toko Jl Sudirman 302
  337. Ruko Jl Sudirman 378
  338. Rumah Tinggal Jl Sudirman (Cimahi)
  339. Gedung Persediaan Cikudapateuh Jl Sukabumi 20
  340. Rumah Tinggal Jl Sukajadi 207
  341. Ruko Jl Sukamanah 60,62,64,68
  342. Rumah Tinggal Jl Sukasari 2,4
  343. Gedung Tiga Warna Jl Sultan Agung 1
  344. Rumah Tinggal Jl Sultan Agung 9
  345. Rumah Tinggal Jl Sultan Agung 11,13,15
  346. Rumah Tinggal Jl Sultan Agung 23,25,27
  347. Rumah Tinggal Jl Sultan Agung 27
  348. Rumah Tinggal Jl Sumatra 22
  349. “Lucredia” Jl Sumatra 24
  350. Kantor Militer Jl Sumatra 31
  351. Direktorat Keuangan Siliwangi Jl Sumatra 39
  352. Paguyuban Pasundan Jl Sumatra 41
  353. SMP Negeri 2 Jl Sumatra 42
  354. Rumah Tinggal Jl Sumatra 44
  355. Badan Koordinasi Bantuan Pemantapan Stabilitas Nasional Jl Sumatra 47
  356. Rumah Tinggal Jl Sunda 19
  357. Toko Besi Pusaka Jl Sunda 25
  358. Rumah Tinggal Jl Sunda 35
  359. Dewan Harian Daerah Angkatan 1945 Jl Sunda 39
  360. Rumah Tinggal Jl Sunda 64
  361. Rumah Tinggal Jl Sumbawa 15,17,19
  362. Marabu Jl Suniaraja 5
  363. Bangunan Sudut Pembentuk Blok (Pecinan) Jl Suniaraja 75
  364. Rumah Toko Deret Jl Suniaraja 91,93,95,97,99
  365. Rumah Toko Sepatu Deret Jl Suniaraja 36,38,40
  366. Rumah Tinggal Jl Dr. Sutomo 2
  367. Rumah Tinggal Jl Dr. Sutomo 6
  368. Pabrik Tekstil Jl Supadio 16
  369. PDAM Reservoir Jl Surapati 67
  370. Gereja Boromeus Jl Suryakencana 3
  371. Rumah Tinggal Jl Suryakencana 13
  372. Rumah Tinggal Jl Suryakencana 16
  373. Kantor PJKA Jl Stasion Selatan 25
  374. Stasion Kereta Api Jl Stasion Selatan 25
  375. Bank Pembangunan Daerah Jl Tamansari 18
  376. Rumah Tinggal Jl Tamansari 30
  377. Rumah Tinggal Jl Tamansari 32
  378. Rumah Tinggal Jl Tamansari 40
  379. Rumah Tinggal Jl Tamansari 44
  380. Kantor Rektorat ITB Jl Tamansari 64
  381. Guest House Villa Merah Jl Tamansari 78
  382. Bukit Tinggi Jl Tamansari 92
  383. SMP Providentia Jl Taman Anggrek 1
  384. Elfa Music Studio Jl Taman Pramuka 169
  385. Gereja Jl Taman Cempaka 2
  386. Rumah Tinggal Jl Taman Cempaka 8
  387. Toko Alat Olahraga “Celebes” Jl Tamblong 11
  388. Bank Pasific, Jl Tamblong 12,20
  389. Toko Buku “Kencana Agung” Jl Tamblong 20,30
  390. Binatu Jl Tamblong 34
  391. Ruko Jl Tamblong 52,54,56,58
  392. Rumah Tinggal Jl Tampomas 1
  393. Rumah Tinggal Jl Tampomas 9
  394. Rumah Tinggal Jl Tampomas 14
  395. Rumah Tinggal Jl Tampomas 19
  396. Rumah Tinggal Jl Tirtayasa 2
  397. Rumah Tinggal Jl Tirtayasa 6
  398. Rumah Tinggal Jl Tubagus Ismail 1
  399. Rumah Tinggal Jl Tubagus Ismail 7
  400. Rumah Tinggal Jl Tubagus Ismail 21,23
  401. Rumah Tinggal Jl Trunojoyo 23
  402. Rumah Tinggal Jl Trunojoyo 29
  403. Rumah Tinggal Jl Trunojoyo 34,36
  404. Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Jl Ujungberung
  405. Gereja Bethel Jl Wastukencana 1
  406. Interlink Jl Wastukencana 5
  407. Toko Kembang Jl Wastukencana 14
  408. Rumah Tinggal Jl Wastukencana 16,18
  409. Rumah Tinggal Jl Wastukencana 22
  410. Rumah Dinas Pangdam Siliwangi Jl Wastukencana 24
  411. Departemen Tenaga Kerja Jl Wastukencana 26
  412. Komplek Gereja & Sekolah Jl Wastukencana 40,42
  413. Rumah Tinggal Jl Wastukencana 42
  414. Rumah Tinggal Jl Wastukencana 43
  415. Rumah Tinggal Jl Wastukencana 51,53
  416. Rumah Tinggal Jl Dr. Wahidin 1
  417. Rumah Tinggal Jl Dr. Wahidin 3
  418. Rumah Tinggal Jl Westhof 1
  419. Rumah Tinggal Jl Westhof 11
  420. Rumah Tinggal Jl Windu 4,6

Wayang orang, opera terbaik dunia, impian Dewi Sulastri-Suryandoro. Megah kolosal dipentaskan di INA House, impianku. ( FB-ku, 30/1/2013 )

suryandoro

Suryandoro dan Dewi Sulastri, pasangan seniman yang total mengabdikan diri pada wayang orang. Wayang memang masterpice, juga seluruh warisan tradisi, seni budaya adiluhung leluhur kita yang pernah menjadi bangsa adidaya di dunia ( Sriwijaya dan Majapahit ). Anda ingin dunia mengingat Indonesia ? Dukung setiap pelestarian budaya dengan segala daya yang bisa anda lakukan. Imbasnya akan ke negara dan anda juga. Lihat wayang, ingat Indonesia. Lihat Reog ingin datang ke Indonesia. Lihat Jaipong ingin borong suvenir di Jawa Barat, atau jajan kuliner dan fashion ke Bandung. Hmm… asyik kan ?

Gimana rasanya, nonton wayang orang di akhiri tepuk tangan membahana lebih 2000 penonton ? Bangga, menjadi orang Indonesia. Dielu-elukan sebagai opera terbaik dunia, apalagi. Dibawakan dalam bahasa Indonesia yang puitis, paham. Dengan tema aktual yang tengah kita hadapi, nyambung. Wah, 4 jempol. Rrruarr biasa !

Siapa punya gawe ? Dewi Sulastri ( 47 ) dan Suryandoro ( 47 ), menghadirkannya lewat kelompok Swargaloka. Didukung 60-75 pemain, mayoritas kaum muda dari Yogyakarta dan Surakarta ( Solo ). Mereka melestarikan, menjaga nilai2 wayang sekaligus mengembangkannya. Durasi 4 jam diringkas 90 menit. Irama rap sampai blues disisipkan. Pembaruan seni tradisional agar tak ditelan zaman.

Lakon disesuaikan dengan kondisi bangsa, misalnya, usai peristiwa kerusuhan Mei 1998, Swargaloka menampilkan karya Sutasoma tentang pentingnya kerukunan. Biaya Rp 100 juta untuk sekali pagelaran. Mereka tampil rutin, sejak 1997 di TMII, Jakarta. Kemudian melanglangbuana sampai Banjarmasin, Kalimantan. Lebih 50 % kursi penonton terisi, dengan tiket mulai Rp 100 ribu per orang.

Dewi menjadi pesinden sejak kelas VI SD. Cucu dalang di Jepara ini menjadi duta tari tradisional dalam tim Kesenian Pelangi Nusantara ke Jepang ( 1997 ). Lalu, aktif menjadi penari istana. Dewi menjadi sutradara terbaik dalam WOPA ke-1. Menjadi pemain terbaik perempuan dalam WOPA ke-2, 3 dan 4. Apa itu WOPA ? FFI-nya wayang orang. ( lho, ada tho ? )

Sejak 7 tahun, Suryandoro menabuh gamelan dan menari di panggung terbuka Ramayana Prambanan. Lulusan SMKI Surakarta dan ISI Yogyakarta ini juga belajar menulis naskah, merancang kemasan dan memproduksi wayang orang. Debutnya, “Memolo Cupu Manik Astagina” memenangi Festival Wayang Orang Tingkat Nasional ( WOPA ) di Surakarta. Suryandoro lalu menjadi staf bidang budaya di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ).

Wayang orang bukan milik masa lalu. Punya dinamika dan kemampuan berdialog dengan masa kini. Wayang orang adalah seni yang komplet : seni tari, musik, suara ( tembang ), drama, tata rias, dekorasi, sampai tata busana. Watak dan karakter wayang orang mencerminkan kepribadian kita. Ada filosofinya, sehingga tak bisa sembarangan ditampilkan, termasuk di TV. Wayang punya wibawa.

Dewi dan Suryandoro bahu membahu menempatkan wayang orang di puncak popularitas : opera terbaik dunia. Impian sempurna dari sejoli Indonesia. Siapa menyusul ?

Sampah berubah emas ? Tergantung kualitas anda. ( FB-ku 28/1/2013 )

Masuk kuping kiri keluar kuping kanan. Pernah dengar ? Garbage in garbage out ( “Golden ways”-Mario Teguh , MetroTV- 27/1/201 ). Itu orang yang dalam internalisasinya tak menghasilkan apapun.

( apalagi jenis yang ngeloyor pergi atau ganti subyek sebelum lawan bicara selesai ngomong. Orang yang merasa paling tahu, lebih pintar dari siapa pun. Makhluk macam ini layak diragukan, karena ‘pengetahuan’ dan ‘argumentasi’-nya tak pernah diuji, karena dia tak memberi kesempatan orang lain bicara. Apalagi menyimak argumentasi orang yang berseberangan. Hanya dia yang benar ( dan boleh nyerocos ). Anda pernah bertemu, lalu di ‘kecil’-nya ? ).

Buat orang kreatif, kasur bekas pun bisa diolah jadi gas atau pelapis film. Sampah menjadi emas. Kita termasuk yang mana ? ( budek, bebal atau kreatif )

Raffi dan narkoba. Korban atau pelaku ? ( FB-ku, 29/1/2013 )

Raffi Ahmad terjerat narkoba ? ( utk biaya caleg ( pengedar ) atau overload pekerjaan ( pecandu ) ? )  Ia, satu dari 4, 2 juta warga Indonesia yang terjerat narkoba ? 50 orang mati tiap hari karena narkoba. Peredaran narkoba memicu tindak kejahatan, kehancuran rumah tangga, kecelakaan lalulintas dan penyebaran HIV/ AIDS. Anehnya, SBY memberikan grasi dan MA membatalkan vonis para terpidana mati kasus narkoba. Kemana empati dan sense of crisis-nya ?

Pecandu narkoba, seperti penderita penyakit atau pelaku kriminal ? Dengan sadar, ia membeli, memiliki dan menggunakan narkoba. Bukan dipaksa. Pantaskah ia disebut korban ? ( sementara ia juga mempengaruhi orang lain mengkonsumsi narkoba dan psikotropika ). Bagaimana hak hidup mereka yang terkapar akibat narkoba yang mereka jajakan ? Bagaimana hak hidup masyarakat yang terancam tiap saat oleh peredaran narkoba. Kok, para terpidana narkoba dibela-belain hak hidupnya oleh hakim MA dan sejumlah LSM. Error.

Narkoba itu haram. Rasulullah Saw melarang zat yang memabukkan dan menenangkan ( HR. Abu Dawud dan Ahmad ). Sebagai zat haram, siapa saja yang mengkonsumsi, mengedarkan dan memproduksinya berarti telah bertindak kriminal. Sanksi diekspos ke publik, penjara, denda, bahkan hukuman mati harus diterapkan, mengingat tingkat kejahatan dan bahayanya bagi masyarakat. Setelah vonis dijatuhkan, harus segera dilaksanakan. Tidak boleh dikurangi, apalagi dibatalkan ( selama masih dalam koridor syariah ). Pelaksanaan hukuman tsb diketahui dan disaksikan masyarakat, seperti halnya zina ( QS. An-Nur ( 24 ) : 2 ).

So, jangan coba2 mencicipi narkoba. Narkoba mematikan sel otak yang berfungsi otak menenangkan stres secara alami secara permanen. Sekali digantikan dengan zat aditif ( narkoba, dll ), maka takkan bisa dihidupkan lagi. Sekali untuk selamanya ( tergantung seumur hidup pada narkoba ). Tercium dan terlihat saja sudah tergoda. Jangan terkena bujuk rayu setan2 berujud manusia tsb ( sekalipun sok akrab mengaku teman anda ). They’re liar, liar, liar .. Use drug, you suck ! ( dead )

Pemerintah dan pengusaha Indonesia backstreet dengan Israel ? Dasar kapitalis.. ( FB-ku, 23/1/2013 )

Indonesia berhubungan dengan Israel ? Secara diplomatik, tidak. Secara bisnis ? Tempo hari saat pembongkaran kargo kapal yang disidak petugas Filipina, terungkap ke media, adanya ekspor senjata bikinan Pindad ( Bandung ) ke Israel ! Investigasi lanjutan seolah tertutup bagi publik Indonesia. Senyap.

Minggu pagi, Desember 2012, di Dago, saya lihat iring-iringan orang berbaju putih membawa bendera berlogo bintang Israel. Saya lalu surfing ke blog Kajian Timur Tengah ( milik penulis Dina Sulaeman ) mencari tahu. Terkuak di sana, Indonesia ( pemerintah dan sebagian pedagang ) ternyata diam2 ‘pacaran backstreet’ dengan pembantai rakyat Palestina tsb.

Dalam otobiografi Marsekal Muda ( purnawirawan ) Djoko Poerwoko, berjudul Fit Via Vi, terungkap secara rinci bagaimana putra-putri Indonesia berhasil membawa pulang 32 pesawat A-4 Skyhawk dari Israel. Operasi pengadaan itu merupakan operasi clandestein terbesar yang pernah dilakukan TNI-AU, karena dilakukan dengan cara yang sangat rumit dan melibatkan Singapura dan AS.

Pilot-pilot AU itu dilatih dulu oleh AU-Israel untuk mengemudikan A-4 Skyhawk, yang rencananya akan dibeli pemerintah Indonesia. Mereka di latih selama 4 bulan di Gurun Negev. Setelah selesai mereka diterbangkan ke Amerika kembali. Usai mendapat latihan dari Israel mereka mendapat kemewahan yang berlimpah dari pemerintah. Mereka diterbangkan ke New York. Berlibur ke Buffalo, Dallas, Colorado, Phoenix dan terakhir Arizona. Selama perjalanan itu pula mereka wajib mengirimkan post card dan foto foto yang memperkuat alibi bahwa mereka, seolah-olah, benar-benar dididik di Amerika.

Media Umat (18/10/2012) merilis artikel yang memuat data dari Kementerian Perdagangan yang mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia-Israel menunjukkan nilai positif. Pada 2007, total perdagangan Indonesia-Israel masih sekitar 124.100 dolar AS. Setahun kemudian meningkat menjadi 116,4 juta dolar AS. Tahun 2009, total perdagangan dua negara mencapai 91.613 juta dolar AS dan kembali meningkat pada 2010 menjadi 117,5 juta dolar AS. Pada 2011 total perdagangan Indonesia-Israel mengalami penurunan, namun tahun 2012 diperkirakan meningkat cukup besar.

Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS), ada sembilan jenis buah impor yang berasal dari Israel. Bahkan pada Juni 2012 lalu, ada impor 20,6 ton buah kurma senilai 191.300 dolar AS asal Israel. Dua bulan sebelumnya, ada impor jeruk Shantang masuk Indonesia sebanyak 0,666 ton dengan nilai 709 dolar AS juga dari Israel.

Pada tahun 2006, Ketua KADIN saat itu Mohammad Hidayat meneken perjanjian perdagangan Indonesia-Israel. Perusahaan yang berperan sebagai agen bisnis perusahaan Indonesia di Israel adalah Indolink yang berkantor di Israel. Hubungan bisnis dan dagang antar dua negara telah dijalankan sejak dibukanya hubungan dagang secara resmi dan legal sejak 2001. Pada April 2012, beberapa tokoh politik dan pejabat dari Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) Indonesia bahkan menghadiri perayaan Kemerdekaan Israel ke-64.

“Terkait dengan perlu tidaknya Assad mundur, Indonesia berpendapat, oposisi dan rezim perlu bertemu agar proses politik bisa berjalan terlebih dahulu”, kata Marty Natalegawa. ( Kompas 5 /1/2013 ). Pada sidang Umum PBB ke-67 ( September 2012 ), Marty secara tegas mengusulkan boikot atas produk Israel.

“Pernyataan menlu Marty bisa menjadikan dirinya “Little Soekarno”, di mana Soekarno secara konsisten memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa terjajah meski harus berhadapan dengan negara-negara besar,” ujar Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D. ( Detikcom, 29/9/2012 ).

Sampai hari ini tidak ada kabar terkait pemboikotan produk Israel oleh KADIN ( meski, publik Indonesia menghendaki pemerintah yang pro Palestina. Rakyat Palestina kini menempati kurang dari 22 % tanah airnya seiring terus dibangunnya pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina. Penjajahan keji sejak tahun 1948, kecurangan diplomatik pemerintah Israel, kebiadaban pasukan Israel tak pernah dihukum, karena veto2 dan pembelaan AS-Barat di PBB ).

Jadi, .. pencitraan lagi ? ( dari pemerintahan SBY. Kalau pemerintah tak mau, kita bisa kok boikot masing2. Ini dia daftar produk Israel ( dan zionis internasional ).

http://dinasulaeman.wordpress.com/2010/05/31/apa-yang-bisa-dilakukan-orang-biasa-boikot/

Bayar Rp 30 ribu atau Rp 700 rb untuk akad nikah ? Tergantung tempat & fasilitas. ( FB-ku 22/1/2013 )

Siapa mau dengar ustad mengeluh ? Ustad juga manusia, kok. Punya perut dan keluarga yang mesti diberi makan. Apa yang dikeluhkan ? Nuhun. Selama ini masyarakat cuma ‘nuhun’ ( mengucapkan terima kasih ) kalau sudah dibantu doa, saksi nikah ( yang tahu syarat sah nikah ), ijab kabul, dakwah nikah, dsb, oleh ustad, kyai, dai, ajengan atau ulama.

Sedangkan pada staf KUA, keluarga pengantin berani membayar Rp 600 rb- 700 rb, padahal hanya mencatat administrasi pernikahan. Bagian susahnya, masalah pernikahan, masyarakat mengadu ke ulama, kyai, dai, ustad, ajengan . Resminya cuma bayar Rp 30 rb kalau menikah di kantor KUA ( Kantor Urusan Agama ). Kalau ngambil paket ( penghulu, saksi, doa, nasehat nikah, dsb ) di luar kantor KUA ( misalnya di masjid, ruang pertemuan, hotel resor, rumah pengantin, dll ), wajar kalau diminta membayar Rp 600 rb – Rp 5 juta.

Wali nikah, sebetulnya, yang menikahkan pasangan pengantin. Bisa orang tua mempelai perempuan atau hakim agama ( jika sang ayah tiada atau tak berhak menikahkan putrinya karena alasan tertentu, seperti si putri terlahir hasil hubungan di luar nikah si ayah ).

Jumat malam itu ( 18/01/2013 ) sebetulnya pak ustad sedang ceramah soal haid atau nifas perempuan terkait tidak wajibnya sholat ( sholat tidak diganti/ qodho , kecuali yang sudah masuk waktu sholat baru dapat haid ) dan puasa ramadhan ( diganti hari lain ) pada jamaah yang mayoritas lelaki. Meninggalkan sholat dan puasa justru ibadah jika wanita dalam keadaan begitu, karena ibadah, intinya menaati Allah dan Rasul-Nya.

Tinggal saya di ruang sholat akhwat yang mendengar ceramah plus keluhan tsb. Tapi karena saya punya akun Facebook ( 202 kawan ) dan blog Great People & City ( 664 ribu pembaca ) anggap saja keluhan ustad itu didengar lebih dari satu perempuan.

Semoga masyarakat ke depan lebih bijak mengalokasikan dana pernikahan mereka ( dan para ustad juga mendengar saya : lebih arif memandang kaum mariginal, merangkul anak jalanan yang ditelantarkan negara yang tengah diincar ‘para misionaris’ non muslim belakangan ini ). Deal ?

Banjir besar dan ombak ganas, perlu skill dan ketenangan untuk selamat. ( FB-ku 21/1/2013 )

Sederhana yang memukau. Keaslian yang tak bisa ditipu. Butuh ketenangan dan kepercayaan diri tinggi untuk berani tampil demikian, di tengah masyarakat yang umumnya susah bersikap jujur. “A smooth sea never made a skillful sailor”, atau “A smooth sea indeed made a skillful sailor” ? ( Kompas, 30/12/2012 ).

Kalau saya mengartikannya demikian: kesulitan, penderitaan, musibah, segunung masalah yang harus diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya agar tidak terjadi malapetaka yang lebih besar , ibarat ombak ganas yang harus ditaklukkan seorang pelaut ( yang bertanggung jawab atas para penumpang di kapalnya ) hingga selamat sampai di tempat tujuan.

Setiap ombak ganas yang berhasil ia lalui menambah kepercayaan diri ( tampil tenang ) untuk melewati ombak berikutnya yang lebih ganas. Seorang yang berhasil melewati fase kritis dalam hidupnya ( seperti lolos dari kematian, tabrakan maut, penyakit mematikan ) sadar bahwa yang terpenting adalah nyawa ( hidup ). Harta benda menjadi tidak signifikan. Selama nyawa masih dikandung badan, ia merasa mampu menolerir semua ketidaknyamanan dan kesulitan yang ‘nilai’-nya di bawah nyawa. Ekspresi yang terlihat padanya : tenang. Everything’s under control. Itu yang maksud peribahasa pertama.

Peribahasa kedua versi ( koreksi ) saya : pelaut terampil memandang ombak ganas sebagai ombak tenang yang bisa dilaluinya. Ombak ganas adalah ombak tenang bagi pelaut terampil. A angry sea is a smooth sea for a skillful sailor.

Semoga warga Jakarta bisa lebih tenang menghadapi banjir besar 3 hari belakangan ini ( sudah pengalaman dari banjir lebih besar sebelumnya ). Dalam ketenangan lebih banyak masalah bisa diselesaikan dengan baik. Kuatkan diri dan berbuatlah yang benar ( sehingga musibah serupa tak terjadi lagi ).

———————–

Waktu cepat berlalu. Setahun serasa sehari. 2 minggu, apalagi. Warga Jabar mesti memilih pemimpin terbaik ( dari yang tersedia ). Jika Amerika Serikat belum pernah dipimpin perempuan. Indonesia sudah ( Megawati ). Jika perempuan bisa memimpin, bersih, cerdas dan bernyali, mengapa tidak ? Silakan memimpin Jawa Barat yang mayoritas perempuan. Selamat mencoblos dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Happy vote, people ..

Written by Savitri

11 Februari 2013 pada 06:20

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: