Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

TB & Lansia : Gejala, Penyebab, Pencegahan, Pengobatan. Level Abis !

leave a comment »

TB

TB, penyakit pembunuh nomor 2 di dunia setelah jantung. Jika narkoba merenggut 33-50 nyawa perhari, maka TB 450 jiwa perhari. Jangan malu menggunakan masker hidung & mulut ketika berada di luar rumah ( polusi ) atau di keramaian orang. Karena ternyata banyak orang malu mengakui bahwa ia mengidap TB karena tak kuat berobat atau takut dicemooh kena penyakit gak level ( miskin ). Batuk 3 minggu gak sembuh2, itu gejala Ispa, mungkin TB. Ada orang batuk  atau bersin ? Pasang masker dan jaga jarak ketika bicara dengannya. This is very serious, man.. ( foto : medicastore )

TB. Tuberkulosis. Dianggap penyakit ‘gak level’, tapi pengobatan ‘level abis’. Sampai banyak yang menyerah. Tak meneruskan pengobatan. Tak kuat menanggung biaya. Berpura-pura sembuh. Menguatkan diri, menjalankan aktivitas seperti biasa. And then …dead.

Sabtu, 11 April 2015, Bu Sofie, tetangga kami yang setahun lebih muda dari Mamah, wafat karena TB.

Mamah, 13 Januari 2015, masuk RS.Advent ( Jl.Cihampelas, Bandung )  karena tak mampu beraktivitas lagi. Mengapa memilih rumah sakit ini ? ( TB lho, untuk Mamah kok main2 ). Sebetulnya, yang memilih itu Mamah. Mamah muslim, dokter spesialis paru yang merawat pun muslim.Bahkan, petugas kebersihan juga muslim.

Lagian, kakak sulung saya pernah dirawat di rumah sakit ini, September 2001. Ya, terkait peristiwa 9/11 yang menghebohkan itu. Kakak depresi, berlaku heboh/ kerasukan, mengira dunia kiamat setelah melihat gedung kembar itu hancur diledakkan di Amrik sana. Setelah sesiang semalam memeriksa, dokter lalu menyarankan kami membawa kakak ke Rumah Sakit Khusus Hurip Waluya ( Jl.Karang Tineung, Bandung ). Keputusan memindahkan itu, sebelum biaya membengkak, dan kesigapannya ( dibandingkan dengan RS.St.Y di mana Bapak wafat karena stroke ), mungkin, yang membuat Mamah memilih RS ini.

DEPRESI, ENERGI NEGATIF, MUDAH DIRASUKI JIN

Selama 40 hari, kakak di rawat di Hurip, disambung rawat jalan setahun lamanya dengan kontrol 2 minggu sekali ke psikiater dan diresepkan obat anti depresi seharga ratusan ribu usai dikontrol.( Kok, kakak bisa begitu ringkih ? ). Kakak demen menekuni ilmu tenaga dalam. Dari ibu berjilbab yang merawat 85 orang gila ( “Kick Andy”, MetroTV, 24/5/2015 jam 13-14.30 ) diketahui : orang yang menimba ilmu kebatinan ( dari banyak guru ) bisa gila/ kerasukan seperti yang menimpa adiknya. Ibu itu depresi pasca bersalin ( orang lain melihatnya seperti gila ). Jika ilmu pasien lebih tinggi dari penyembuhnya, maka setelah si pasien sembuh, gantian si penyembuh yang ‘gila’ ( setan berpindah ). Untuk memahami, saya kaitkan dengan info makhluk halus di acara “On the Spot”, Trans7, Senin-Jumat jam 19.15 – 20.15 : Makhluk halus yang energi negatifnya masih rendah baru bisa berujud lingkaran putih di kamera. Yang energinya menengah, sudah mampu menggerakkan kursi, laci, melayangkan mug, dll. Yang energinya tinggi, bekerja sama dengan dukun/ orang negatif, bisa mengguna-gunai, menyantet atau membunuh orang. Ujudnya sudah menyerupai orang seperti yang kita lihat di film2 hantu/ horor.

Ya, makhlus halus ( iblis, setan, jin ) bisa menembus dimensi manusia karena bantuan manusia. Tempat2 kumuh, gelap, terbengkalai. Rasa takut yang dimassalkan dengan tayangan mistis di TV dan bioskop. Mindset instan : ingin cepat kaya, naik pangkat, dapat pasangan, dengan mendatangi dukun/ ajengan yang berpraktek klenik.Kecelakaan dan pembunuhan memberi energi dahsyat ( seperti ‘highlander’ ) pada mahkluk halus sehingga ia sanggup bertahan ratusan tahun untuk mengusili atau melenyapkan manusia. Kita berperang melawan setan sampai kiamat. Setan adalah musuh yang nyata bagimu, firman Allah. Pikiran dan perilaku negatif ( seperti korupsi, kecanduan narkoba, miras, seks bebas, sikap boros, foya-foya, menghamburkan waktu dengan main game & judi online, lupa sholat 5 waktu, mulut kasar, dsb ) mengundang para makhluk halus datang menyerbu ruang2 manusia. Setan2 itu membesar dengan menyerap energi negatif dari manusia. Jadi, takutlah hanya pada Allah Swt.

DUNIA ADALAH ‘PENJARA’ BAGI ORANG BERIMAN

Masuk surga tidak instan. Hidup ini tidak instan. Ada perjalanan berat nan panjang yang harus dilalui. Penuh ujian dan godaan.Menjadi orang baik itu susah. Lebih banyak orang yang bisa diajak dan berkelakuan buruk seperti tsa, karena mudah ( lihat tayangan hiburan, sinetron dan mistis yang lebih banyak ditonton daripada siraman rohani, acara pencerahan, motivasi atau iptek ). Sadari, dunia ini ‘penjara’ bagi orang yang beriman. Kita baru bebas di surga. Orang bebas semau gue itu tak mau dipenjara di dunia ( mereka memilih dipenjara di neraka jahanam ). So, it’s your choice .. be a good person or a bad one.

Alhamdulillah, sekarang kakak sudah lulus D3 dan bekerja sebagai instruktur di politeknik dengan gaji lumayan. Pelajaran terpenting dari peristiwa tsb : Beribadahlah dengan cara yang dicontohkan Rasulullah di hadis shahih ( HR.Bukhari & Muslim ). Jangan aneh2 dengan rapalan nyeleneh demi mendapat ‘ilmu nan sakti’.

Lalu, bagaimana dengan Mamah ? Belajar dari pengalaman merawat kakak 14 tahun lalu : Pasien harus ditemani 24 jam per hari. Saya bergantian shift dengan 2 kakak saya selama 8 hari Mamah di rawat inap kamar kelas satu ( 2 bed, Rp 350 ribu/ hari ).Pasien sering drop emosinya : merasa tak berdaya dan tak berguna. Kita ( penjaga ) mesti kerap membangkitkan semangat hidupnya, memotivasi dan membantunya minum obat, makan hidangan rumah sakit, mengantarnya ke WC dengan labu infus ( Mamah habis 11 labu nutrisi dan 7 labu antibiotik seharga Rp 200-400 ribu per labu ), menemaninya berjemur matahari pagi selama 15 menit ( sebelum jam 10 ) per hari dan membantu pasien menyampaikan keluhan dan menjawab pertanyaan dokter juga perawat. Setelah 2 hari, dokter belum tahu persis apa penyakit Mamah, saya bertanya :

1. Mamah sakit apa ?
2. Mamah bisa sembuh dengan cara apa ?
3. Dari range 1-10 ( berat ), penyakit Mamah di level berapa ?
4. Adakah gaya hidup Mamah yang harus dirubah ?
5. Apa makanan yang dipantang ? Yang harus banyak dimakan ?
6. Perkiraan berapa lama Mamah dirawat di RS ?

PENJAGA PRO-AKTIF, PASIEN SEMBUH, BIAYA TERJANGKAU

Kita harus mengawal perawatan tsb dengan kritis dan disiplin. Sampai mengecek level cairan di labu infus dekat tangan pasien. Sebelum cairan habis, gerakkan roda penghenti aliran infus ( sebelum darah pasien ganti tersedot ke labu atau pembuluh darah pasien kemasukan gelembung udara ), lalu panggil perawat jaga ( bisa dengan memencet bel di kepala ranjang pasien ) untuk mengganti dengan labu baru. Kalau tangan pasien sudah bengkak terisi penuh cairan, kita bisa minta perawat untuk memindahkan jarum infus ke tangan lainnya. Memang, 1-2 jam sekali ada perawat jaga yang keliling melihat kondisi dan kebutuhan pasien. Tapi, namanya ‘human error’ ada di mana2, kita harus mengerahkan ‘pengamanan berlapis’ dan pro aktif saat menjaga anggota keluarga kita, terutama ibu yang dalam agama disebut 3 kali melebihi bapak. Surga di telapak kaki ibu, man.. Ibu ridho, Allah ridho.

Bu Kaman, ibu mertua kakak ke-2 di Majalengka, wafat 22 Mei 2015. Hari2 terakhir hidup beliau, terlihat kurus kering di kursi roda dengan kaki mengecil. Tanpa semangat hidup. Kerja kerasnya di sawah, menjadikannya orang kaya di kampung, seolah antiklimaks dengan akhir hayatnya. Hidup harus seimbang. Hidup bahagia di dunia dengan hati damai ( taat beragama ), badan sehat, good job dan keluarga rukun. Pilih teman dan pasangan yang baik akhlaknya. Setelah menikah, perhatikan dan kawal perkembangan suami dan anak agar punya 4 hal tsb. Karena saat kita drop, mereka-lah yang akan menjaga dan menyemangati kita.

Di acara “Spotlight” ( Trans7, tiap Sabtu, Minggu jam 10.30-11.30 ), diberitakan, banyak janda yang menyusul wafat, setelah kematian suami belahan hatinya. Dikunjungi 3 kali seminggu tak menyurutkan kesedihan dan putus asanya. Apalagi kalau ditinggal sendirian di RS ( yang ada kamar jenazahnya, plus 200 kerangka dikubur di bawah RS, dengan suster ngesot, nenek gayung, segala macem. Terbayang horor dan histerisnya ).Pasca wafatnya bapak, saya menempeli Mamah seperti perangko. Tidur seranjang dengannya. Saat TB ( dianggap menular & berbahaya ) pun, saya ‘kontrol’ ( fisik dan psikisnya ) tiap pagi dan petang seraya membawa hidangan sarapan, makan siang + obat, dan makan malam. Saya nonton apa yang disukai Mamah ( acara “On the Spot” dan “Spotlight” ) supaya nyambung ngobrolnya.

Jadi, Mamah sakit apa ? Oya, setelah rontgen, CT Scan ( habis Rp 3 juta ), tes darah, dahak, urine, Mamah didiagnosis sakit Tuberkulosis ( TB/TBC ), pneumonia dan hipertensi. Tiga penyakit kelas maut yang jika tak dirawat dengan baik pasti merenggut nyawa. Ini baru benar2 horor buat saya. Bayangkan, dari hipertensi saja, penderita bisa lanjut ke serangan jantung, diabetes dan gagal ginjal. Obat TB yang sejatinya 12 butir itu ( diminum 6-9 bulan ) jika terakumulasi di ginjal ( tak terbuang residunya dengan lancar karena kurang minum atau jarang kencing ) bisa berakibat gagal ginjal yang menuntut cuci darah jutaan rupiah.

APA ITU TB ?

TB adalah infeksi yang disebabkan kuman yang meronggai paru-paru.Tugas sistem pernafasan adalah memasok oksigen ( O2 ) ke dalam darah dan membuang karbondioksida ( CO2 ) ke luar tubuh. 10 menit otak tak disuplai oksigen, manusia akan mati. Paru-paru membiarkan udara ( O2 ) masuk dengan cara mengembang dan udara keluar ( CO2 ) dengan cara mengerut. Paru2 digerakkan oleh otot2 rusuk yang melengkung di sekitarnya dan diafragma ( selembar otot di bawah paru ). Dan setahu saya, otot baru bisa bekerja jika disuplai darah dari jantung. Jika jantung payah ( hipertensi ), sebagian sel paru terisi cairan ( pneumonia ) dan bakteri ( TB ) maka kegiatan fisik lebih dari sejam sudah membuat Mamah terengah-engah ( pasien lain yang lebih parah, sesak nafas ). Setelah Mamah dirontgen terlihat flek putih di bagian bawah paru kanan. Setelah Mamah dicek darah terbaca kadar leukositnya 19.000 ( normalnya antara 4400-11.300 ).

Seperti flu atau selesma, TB bisa ditularkan melalui tetes ludah/ dahak yang mengandung bakteri ( Mycobacterium tuberculosis ) yang terpercik saat batuk, bersin atau kontak langsung dengan luka di kulit penderita TB. Dalam tetes2 ini, kuman bakteri dapat hidup beberapa jam dalam udara panas lembab dan nanah selama beberapa hari.

Gejala terserang TB :

  • Kelelahan fisik
  • Kehilangan berat badan secara bertahap
  • Berkeringat di malam hari
  • Sakit nyeri di bagian dada atas
  • Batuk yang dapat disertai dahak atau darah
  • Interval nafas pendek ( terengah )

APA ITU HIPERTENSI ?

Hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi melampaui batas normal pada dinding nadi. Ketika jantung mengerut ( sistolik ) normalnya pada angka 110-140, dan mengendur ( diastolik) normalnya pada angka 70-90 di alat sfigmomanometer. Tekanan darah dipengaruhi kekuatan pompa jantung, elastisitas pembuluh darah, jumlah cairan darah, aktivitas dan emosi penderita. Mamah jadi pusing, atau berkunang-kunang, jika hipertensinya kumat. Hindari stres dan kegemukan serta batasi makan garam, karena hipertensi yang tidak dirawat baik dapat berakibat fatal ( mati ). Hindari hujan, air dan udara dingin bagi penderita pneumonia.Mamah jadi batuk seharian, mau pilek, meriang lemas, jika udara dingin. Seorang peneliti tewas di lokasi bersalju karena pneumonia. Jadi, baiknya ngumpet dan berselimut saja di kamar yang hangat jika hujan turun atau udara mendingin.

Saya lihat ada garis spidol hitam berbentuk kotak di tangan kanan Mamah. “Apa tuh, Mah ?” tanya saya.”Kalau bengkak kemerahan,itu tanda bakterinya ganas,” jawab Mamah. Setelah saya baca di internet : reaksi kemerahan itu tanda penderita telah divaksin BCG atau pernah mengalami infeksi primer, ada antibodi terhadap basil tuberkulosis dalam darah. Yang belum divaksin BCG akan lebih mudah terserang TBC ( lebih sulit pengobatannya ) yang ditunjukkan reaksi negatif ( tidak bengkak merah ).Reaksi Mantoux ( tuberkulin ) untuk menentukan belum atau sudahnya seseorang terinfeksi basil TBC, dengan cara menyuntikkan intradermal, filtrat dari pembiakan basil.Di hari ke-3 setelah penyuntikan basil, bengkak merah melewati batas kotak. Wah ..

ANTIBIOTIK  RP 400 RIBU PER LABU

Dokter lalu mengganti labu infus aneka vitamin dan mineral itu dengan labu antibiotik. Bengkak pun mengempis. Kulit Mamah rata kembali. Hari ke-8, Mamah diperbolehkan pulang untuk dilanjutkan dengan rawat jalan minimal 6 bulan. Selama 8 hari pengobatan di RS, biaya tercetak Rp 18 juta lebih. Untuk pelayanan ramah ( perawat, petugas gizi, kebersihan, satpam ), makanan vegetarian enak, dokter spesialis S-3 cakap, kamar bersih nyaman higienis ( sirkulasi udara lancar, cahaya matahari masuk ) pantaslah. Kami sengaja tak memberitahu banyak orang ( cukup anggota keluarga inti ) agar tak banyak tamu yang menjenguk, sehingga Mamah bisa istirahat total.( Olga Syahputra yang wafat ..April 2015, setahu saya, koma setelah dijenguk banyak orang yang datang silih berganti menyulitkannya tidur, bahkan makan dan minum obat tepat waktu ). Begitu pula saat di karantina di lantai 2 rumah kami. Tak banyak yang tahu pasti, kenapa Mamah off di banyak kegiatan yang selama ini diikuti. Jika ada yang gigih bertanya, kami jawab : Mamah sakit radang paru, perlu istirahat total 6 bulan, jangan dijenguk, mohon doanya saja. Terima kasih.

21 Januari 2015, dokter meresepkan obat sbb :
1. Rimstar 4FDC no.90 ( obat TB diminum jam 15.00 sebanyak 3 butir/ hari )
2. Elkana no.30 ( vitamin sebutir/ hari )
3. Zyloric 300
4. Exforge 5/160 no.30 ( obat hipertensi sebutir/ hari )
5. Sanfuliq no.30 ( vitamin sebutir/ hari )

Harga Rimstar per butir di Apotek Utari ( milik PT.Pos Indonesia ) Rp 8 ribu. Sebulan butuh dana Rp 720.000,- Exforge, Rp 313.000 per strip ( isi 12 butir ). Belum obat lainnya. Benar2 penyakit mahal. Jika obat sampai bolong atau telat diminum, maka pengobatan mulai dari nol lagi. Sampai 6 bulan lagi. Wah..

DI RUMAH SAKIT TETAP NASIONALIS

Saya kaget, waktu Dr.Marwan bilang masyarakat kita menganggap TB adalah penyakit ‘gak level’ yang acap menimpa orang miskin. Mereka lebih bangga kena stroke, jantung, diabetes, yang biasanya menimpa orang2 berduit yang kelebihan makan. Padahal, Margaret Teacher ( mantan PM Inggris ) wafat karena sakit paru. Lee Kuan Yew ( pendiri dan mantan PM Singapura ) wafat 23 Maret 2015 karena sakit pneumonia ( radang paru karena infeksi sampai sebagian paru terisi cairan, bukan oksigen ).Saking banyaknya penderita TB di Indonesia, sampai orang asing melihat Indonesia sebagai negara miskin. Saya sampai ternganga lebar ketika tercetus ungkapan ‘saya tak bangga Indonesia’ karena cemooh warga asing seperti itu. Saya lalu menukas,”Bapak mesti bangga jadi orang Indonesia. Kalau Bapak ( yang sudah sepuh senior ) gak bangga, apalagi kami kaum muda ( yang baru bau kencur ini ) !”. Buat kami bangga, ada orang Indonesia yang bisa ngobati TB seperti Bapak. Kalau anda bisa jadi dokter, jadilah dokter yang hebat. Kalau saya hanya bisa jadi blogger jadilah blogger yang hebat. Setiap kita yang hebat dengan apa yang kita bisa, maka Indonesia akan hebat dan membanggakan. Setuju, Dok ? ( kenapa saya jadi berapi-api gini kalau ngomongin Indonesia ).

Selama perawatan Mamah, saya absen blogging 3 bulan. Karena letih, tapi terus menguatkan diri, melabrak jam istirahat, stres mendengar keluhan Mamah hampir seharian, saya terserang vertigo. Pandangan berputar, jungkir balik jika bangkit dari tidur, menggerakkan kepala tiba2, menunduk atau mendongak. Setelah menghimpun info dari TV dan internet, saya tidur tak kurang 8 jam per malam dan minum vitamin B complex selama 3 minggu akhirnya saya tak vertigo lagi.”Kayak orang tua saja kena vertigo,” celetuk Pak Made, pelanggan lukisan saya. Yah, begitulah .. tapi saya dikira masih berumur 20 tahunan oleh dokter. Alhamdulillah..

Sejak bulan ke-4, obat TB Mamah tinggal sebutir, yaitu Rimactazid 450/300 mg ( mengandung zat Rifampicin 450 mg dan Isoniazid 300 mg ).

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik kenakan masker ketika orang lain batuk2 ( karena kita tak tahu, apakah dia tipe orang yang menyembunyikan penyakit TB-nya karena gengsi atau tak kuat biaya pengobatan ). Mamah sering diundang arisan, pengajian dan tahlilan. Hampir tiap hari keluar rumah untuk kegiatan sosialita semacam itu. Sungkan menampik undangan tetangga. Padahal, di atas usia 40 tahun, kegiatan yang menguras tenaga atau gerak cepat ( seperti futsal, sepak bola, bulutangkis, mendayung ) harus dikurangi.Olahraga/ kegiatan yang baik untuk lansia adalah memanah, bowling, mendaki bukit yang lembut, golf, berkebun, fotografi alam dan melukis. Pembuluh darah lansia ( usia di atas 50 tahun ) sudah dikeraki lemak, digetasi rokok, kopi, dsb, sehingga tak lagi selancar saat muda belia ketika dilewati darah yang mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh penjuru organ pikir dan geraknya.Penderita umumnya baru sadar mengidap TB setelah divonis dokter dan terlanjut menjangkiti orang2 di sekitarnya. TB bisa kambuh jika pasien tak disiplin menjaga gaya hidup sehat.Lebih berat dan berakibat fatal.

Minum obat sebaiknya tak diganggu dengan minum teh, kopi, susu, air jeruk dan air kelapa pada 2 jam sebelum dan sesudahnya agar khasiat obat bisa maksimal. Upayakan minum air putih 8 gelas ( 2 liter ) tiap hari secara bertahap ( jangan sekaligus ). Air putih bisa mengurangi stres dan membuang zat2 yang tak diperlukan tubuh. Sikat gigi 30 menit setelah makan malam ( jam 18.00 sudah tutup jalur agar nutrisi masih sempat dibakar untuk kegiatan sebelum tidur malam, tidak disimpan sebagai lemak yang menggemukkan badan ). Rajin melakukan kegiatan fisik intens selama 40 menit di pagi hari, berjemur 15 menit di bawah matahari pagi. Upayakan kamar bersih bebas debu, dengan udara segar berganti ( cross ventilation ) dan dicahayai matahari ( untuk mematikan kuman ). Lebih banyak bersyukur dan berpikir positif. Daya tahan tubuh yang prima bisa menepis aneka penyakit.

Stay healthy, people … and … Selamat menunaikan ibadah puasa 1436 H

=========

* Sebagian wanita dengan tugas pengabdian/ pelayanan masyarakat mungkin lebih cocok menyendiri, karena sangat langka pria mau berbagi waktu dan perhatian dengan hal tsb. Lelaki umumnya ( bertingkah ) seperti bayi besar yang menuntut perhatian nomor satu dari pasangannya. Apalagi jika populasi pria banding wanita sudah menjadi 1 : 50 kelak. Sebagai orang Timur, wanita jangan datang apel ke rumah pria, apalagi cekikikan centil sampai larut malam. Wajarnya, pria-lah yang mengejar dan ngapelin wanita. Tak perlu menjadi wanita murahan, dengan ngobral fisik dan materi untuk pria ( apalagi jenis yang tak layak ). Cewek obralan untuk cowok gombal. Wanita baik untuk pria baik.

Jodoh itu setia dan jelas. Jika terlihat tanda2 dia genit mengundang cewek2, tebar pesona, merayu cewek lain, selingkuh, tak jujur, ada banyak hal yang ditutup-tutupinya, maka segera tinggalkan dia sebelum dia menyengsarakan dan menyia-nyiakan umur dan waktu berharga anda. Tak perlu menunggu sampai anda bosan dengan kebodohannya yang meletihkan.Waktu tak bisa kembali. ( apa banteng Taurus selalu berkepala batu ? Saya kenal 4 Taurus, baik betina maupun jantannya berkarakter sama. Dari mana datangnya keangkuhan itu ? Orang bertabiat feodal/ superior tak bisa demokratis. Relasi yang dipahami adalah atasan bawahan. Tak mampu menerima suara lain yang berbeda dengannya. Menuntut kepatuhan mutlak dengan cara merendahkan atau menindas. Komunis pun demikian ). Dalam hubungan cinta lawan jenis mestinya tak ada kesempatan kedua,  agar peselingkuh jera. Tak mengulangi kesalahannya, atau menghentikan niat pria lain yang hendak mengkhianati pasangannya.

Saya setuju jika pencabul anak ( pedofilia ), pemerkosa, pengguna PSK ( kalau perlu peselingkuh, pezina, pelaku seks bebas juga ) dikebiri agar banyak kerusakan akibat syahwat maksiat bisa dihindarkan, sekaligus menyukseskan program KB ( mengurangi laju pertumbuhan penduduk ). Tahun 2015, Indonesia sudah berpenduduk lebih dari 250 juta jiwa.

** Anda pernah merasa ‘boring’ atau ‘dipaksa’ duduk berjam-jam mendengar celoteh lansia yang seolah tanpa jeda. Nyerocos sendiri, keluh kesah, negatif thinking, seolah tak kuasa dihentikan. Besoknya, cerita sama diulang kembali. Sungguh meletihkan. Saya menduga lansia mengulang-ulang nostalgianya karena berharap mendapat perhatian sebesar pertama kali pengalaman itu diceritakan. Dengan terus menurunnya kapasitas fisik dan fungsi panca indera, lansia cenderung merasa ditinggalkan, tak berguna, sendiri, kesepian. Kita yang muda, kalau bosan, dengan mudah hang-out ke luar rumah, menghadiri even2 kota atau citysight. Lansia sudah terengah jika berjalan kurang dari 100 meter saja. Saya masih kuat jalan 2 jam nonstop. Jalan menanjak dari rumah ke kantor kecamatan bisa saya lalui tanpa pegal keesokan harinya, seperti yang dikeluhkan Susi, teman seperjalanan saya yang 3 tahun lebih muda.

Betapa kesenjangan fisik dan pikir yang ada di antara saya dan Mamah, pasca TB. Rencana keliling pantai Indonesia berdua mesti ditinjau kembalil. ( setahu saya, ada beberapa lansia usia 72-92 tahun yang masih kuat naik haji, lari sprint, bahkan memuncaki Everest. Hmm.. tapi kekuatan itu rupanya bukan milik Mamah. Jika saya selansia Mamah, apakah saya akan seribet itu ? ( plus full repetisi nostalgia ? ). Waktunya sekarang saya menyarankan Mamah ( meski anak selamanya akan dianggap anak kecil oleh ibunya, meski makin lansia seseorang makin mirip anak kecil dengan segala rengekan dan haus perhatiannya.’Anak kecil’ menuntun ‘anak kecil’ ya seperti ini ). Berikut, nasehat untuk lansia :

  1. Gunakan tabungan dengan bijaksana. Jalan2 cari suasana baru atau kesegaran pikiran jika sempat dan kuat.
  2. Hidup di sini dan sekarang ( bukan besok atau kemarin/ nostalgia ) dengan perbuatan baik.
  3. Bermain dengan cucu jika ada ( bukan sebagai baby sitter atau satpam jika anak atau mantu ke luar kota )
  4. Terima dengan ikhlas dan sabar semua kemunduran fisik, lemah, sakit nyeri sebagai proses penuaan yang alami.
  5. Jangan capek atau banting tulang lagi untuk menumpuk harta. Usia 18 tahun, pria muslim seharusnya sudah bisa menafkahi diri. Yang gadis, bisa mengambil alih pekerjaan rumah ( ke pasar, memasak, mencuci, membersihkan rumah, membuang sampah, dsb ). Yang sudah menikah dan mampu, gantian menafkahi ortu atau mertua yang tak mampu secara ekonomi. Jika ranjang sudah dirapikan dan makanan sudah disediakan untuk lansia/ ortu tiap harinya, kita sebagai anak dianggap tak berdosa jika meninggalkan rumah untuk melakukan aktivitas keseharian kita. Lansia juga dipersilakan enjoy dengan kegiatannya ( sholat, ngaji, baca buku, nonton TV, berkebun, dsb ).
  6. Nikmati hidup dengan berinteraksi ( ngobrol ringan ) dengan pasangan, anak, cucu dan sahabat yang dekat dengan lansia, bukan karena harta atau kedudukan.
  7. Maafkan diri dan orang lain ( hilangkan benci dendam ) demi ketenangan batin.
  8. Jangan takut mati. Mati itu pasti. Bersahabat dengan kematian sebagai bagian hidup yang normal. Kalau amal lebih banyak dari dosa, manusia bisa mati tersenyum dan dilapangkan kuburnya.
  9. Banyaklah bercanda ( jangan kesal, marah2 melulu ) agar para pendengar senang dan menyempatkan ngobrol dengan anda/ lansia. Lihatlah, para nenek ceria yang optimis dan bergaya muda di media sosial. Sangat banyak follower-nya. Siapa sih yang tak tertarik dengan wanita energik ? ( apalagi lansia yang semangat hidupnya menginspirasi kaum muda ). Jadilah rruarrr biasa ( hebat ) juga di kala lansia. Moga2 anda dan saya bisa demikian di saat lansia. Happy old ! ).

*** Selamat bagi walikota kita, Ridwan Kamil dan para stakeholder yang menyukseskan penyelenggaraan HUT ke-60 Konferensi Asia Afrika ( KAA ), 19-24 April 2015 lalu. Bandung yang kota Asia Afrika, kini akan menjelma smart city, kota dunia ( Agustus nanti, bos Facebook dan Twitter akan tandang ke Bandung atas undangan Kang Emil ). Begitu banyak acara menarik diadakan di Bandung dan Jakarta, namun saya hanya bisa menonton dari layar TV di rumah, sambil jaga Mamah yang sakit. Menulis pun baru bisa sekarang. Bandung Spirit is in my heart too… Hatur nuhun..

**** Perseteruan Golkar belum usai rupanya. KPU sebetulnya tak perlu ragu ( seperti diombang-ambingkan ) dengan ulah sebagian politisi Senayan. Sah atau tidaknya SK Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, tak berpengaruh pada keabsahan kepengurusan hasil Munas Ancol, karena Mahkamah Partai-lah yang tertinggi menentukan, seperti tercantum di UU Parpol. Yang tertera di KemenkumHAM itulah yang berhak ikut pilkada serentak. Keputusan PTUN telah melebihi kewenangannya. Ketua KPU, Husni Kamil Malik, yang fasih mengumumkan hasil rekapitulasi suara dan pemenang pilpres 2014 tanpa teks, sempat mempesona seisi rumah. Keep your charm, Mister ..

Written by Savitri

12 Juni 2015 pada 11:50

Ditulis dalam Nasionalisme, Ragam, Wanita

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: