Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Juara di Pilkada. Duka di Toba & Yaman. Next to do.

leave a comment »

a

Pilkada 2018 berlangsung aman dan lancar. Alhamdulillah. Pergerakan suara dalam quick count-nya menyaingi serunya pergerakan bola di Piala Dunia, Rusia. Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum ( paslon Rindu no.1 ) jadi juara pilgub Jabar menurut hasil quick count 6 lembaga survei kredibel yang teruji sejak tahun 2004 ( sama dengan hasil rekap manual KPU ). Sebenarnya, yang menang bukan paslon, parpol, KPU, pendukung cakada, atau pun pemerintah. Calon terpilih, selanjutnya menjadi petugas rakyat, bukan lagi petugas partai. Kenapa ? Rp 15,2 triliun biaya pilkada 2018 ( Rp 11,9 T versi ‘Mata Najwa’ ) dengan 152 juta pemilih diambil dari peluh rakyat negeri ini ( pajak ). 49% pemilih tinggal di Jawa. 75.000 TPS ada di Jawa Barat yang berpenduduk 48 juta jiwa ( lebih dari penduduk Malaysia dan Australia digabung jadi satu ! Se-er pisan ). Partisi warga Kota Bandung di atas 75% dari DPT. Partisipasi warga Jabar 71%. Lebih baik daripada pilkada sebelumnya. Pilkada jadi ajang sirkulasi pemimpin daerah, sekaligus menyediakan stok pemimpin muda yang bisa menjadi pemimpin nasional. Semi final pemilu ini diborong Nasdem/ partai pemerintah. dengan perolehan 11 : 3 gol oposisi ( dari 17 pilgub ). Elit pusat mesti belajar pada elit daerah yang lebih matang berdemokrasi. Contohnya, paslon 2 dan 4 yang memberi selamat paslon 1 yang menjuarai pilgub Jabar. Pemenang tak perlu selebrasi berlebihan, karena yang kalah di pilkada ini, sejatinya, juga pemenang demokrasi, karena legowo dan sportif, juga karena kehadirannya telah membuat pemenang menampilkan yang terbaik selama kampanye. So, pemenang pilkada 2018 adalah… demokrasi dan Indonesia. Congratulation to… us !

Kekuasaan. Uang. Kematian. Ketiganya menghantui manusia milenia. Di Indonesia, terjadi tragedi kapal tenggelam menelan banyak korban tewas. Sampai 2 kali: di Sumut dan Sulsel. Di Malaysia, terungkap model cantik yang hamil benih kekasihnya ditembak 2 kali di kepala plus tubuhnya diledakkan untuk menghilangkan jejak berbahaya ( karena dianggap tahu korupsi dana pertahanan Malaysia triliunan mantan PM NR ). Di Yaman, koalisi pimpinan Arab Saudi asyik membombardir Houthi seraya mengabaikan bahaya kelaparan dan kholera sekitar 600 ribu penduduk yang terblokade pasokan makanan dan obat-obatannya.

Dunia makin tak aman dalam 10 tahun terakhir ini. Orang bodoh yang pegang smartphone juga makin banyak dan terus memproduksi hoax dan hate speech demi memaksa kehendak berdasarkan emosi/ selera buruk ( primordial/ SARA ) di pilpres 2014, pilgub DKI 2017, pilkada 2018 lalu ( 2 dari 9 tersangka KPK dicoblos menang ), ketularan era kebohongan ( sebagian pengamat menyebutnya post truth ) media mainstream dunia ( dikuasai zionis ). Lebih memilih selera kekanakan, bukan rasio akal sehat. Sebagian besar orang biasa di medsos tanpa risih, apalagi tanggung jawab, melakukan kejahatan ini ( menyokong perang dan pembersihan etnis berkedok agama ).

Elit2 bodoh dan pongah dibiarkan tampil di TV dan berkicau di medsos, memprovokasi orang untuk mencurigai quick count surveyor kredibel dan real count KPU. Elit asbun terbiasa korup ( mendistorsi ) informasi/ pemahaman. Tabiat orang curang akan nuduh orang lain curang, persis maling teriak maling. Informasi baru mereka anggap benar jika sesuai dengan kerangka berpikirnya selama ini. Sering tak paham konteks dan mau menang sendiri. Para pengikutnya menyerang petugas pemilu dan polisi secara fisik ( Distrik Torere ) dan non fisik ( meretas sistem informasi KPU ). Menyusul sederet kasus intoleran dan persekusi yang mereka lakukan terhadap sesama anak bangsa. Orang2 sesat ini sudah banyak menguras energi bangsa ini.

Bagaimana mereka bisa berbiak dan bagaimana kita bisa menghentikan agar bisa fokus maju ? Bagaimana kita bisa berperan aktif dalam perdamaian dunia ? Save the world ? Hard stuff, man… but let’s try..

ISU JULI 2018
NASIONALISME :
Juara pilkada 2018. PM Malaysia Mahathir dan PM Timor Leste ke Indonesia. Kasus korupsi mantan PM NR. Gubernur Aceh tertangkap OTT KPK. Peran Indonesia dalam perdamaian dua Korea dan nasib pilu Yaman. Mayoritas anak muda dan imigran di AS pawai anti Trump. Pesantren nusantara di AS. Hampir 2 dekade berkuasa, presiden Turki Erdogan terpilih lagi ? Jelang Asian Games 18-8-2018. Bulutangkis Indonesia Open, INDONESIA ! INDONESIA !! Kedaulatan di tambang Freeport.

HUKUM :
PKPU larang koruptor nyaleg jalan terus. Perbaikan transportasi laut dari 2 kasus kapal tenggelam. Aturan gratis balik nama BPKP kendaraan seken dan denda STNK di Jawa Barat sampai Agustus 2018. AKBP MY Pangkal Pinang mestinya juga dihukum pidana. Pencopotan pejabat2 DKI oleh pemprov karena dislike ?

EKONOMI :
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ angin ( PLTB ) di Sulsel. Lomba domba unggul Piala Presiden. Bank syariah dan menggeliatnya sektor properti. Pengaruh Piala Dunia terhadap harga sayuran. PPDB Zonasi sekolah negeri & SMK siap kerja. 4 situs berbasis aplikasi, beromzet 1 miliar USD. Yang baru di Bandung Zoo. Bandung Planning Gallery. Ekowisata hutan Ciwidey, Jawa Barat. Parkir non tunai di Bandung. Komunitas Seribu, Smile Friend dan Pangling.

SPORTIF DI PILKADA JABAR . KOMPAK DI PILPRES 2019 & 2024.

Pilkada 2018 di 171 daerah sudah berlalu. Secara keseluruhan berlangsung aman dan lancar.. Ada riak kecil di sana sini, masih bisa dimaklumi. Jelasnya, progresnya membaik. Tahun 2013, terpilih 9 cakada tersangka KPK.
Tahun, 2017, masih terpilih 4. Tahun ini, 2. Tulungagung dan Maluku Utara. Modusnya, kedua cakada dan tim suksesnya melakukan distorsi informasi, merasa sebagai korban ( blame victim ), kata Titi Anggraeni, ketua perkumpulan untuk pemilu dan demokrasi ( Perludem). Padahal maling ya tetap maling. Petahana biasanya punya modal sosial dan politik yang kuat. ( EMI, 30/6/2018 ) Aspek primordial yang merembet dari pilgub DKI 2017 berkontribusi dalam kemenangan tersangka

Arus informasi ternyata belum maksimal menjaga pemilih agar tak memenangkan tersangka. Perlu aturan rigid untuk menghalangi tersangka mencalonkan diri dan terpilih. Oleh sebab itu definisi berhalangan tetap mestinya didetail di PKPU ( termasuk tersangka KPK ), karena rakyat yang memilih tersangka-lah yang akhirnya paling rugi, akibat legalitas lepas dari moralitas ini ( aturan formal menyingkirkan substansi ). Karena si tersangka 99% masuk bui KPK, wakil paslon terbuang, lalu mendagri melantik caretaker kepala daerah sampai pemilihan berikutnya. Tersangka yang terpilih akan dilantik mendagri, tapi lalu dinonaktifkan setelah terpidana dan. inkrah ( berkekuatan hukum tetap ). ( Prime Time News, MetroTV, 3/7/2018 ).

Pelajaran yang bisa dipetik: pilihlah cakada bersih agar warga dapat pemimpin yang amanah. Tidak masuk bui lalu dikirim pengganti dari pusat. Next, mantan koruptor dan tersangka korupsi dilarang nyaleg, nyalon dan nyapres agar parpol dan warga tidak gigit jari setelah capek2 nyoblos di TPS. NTT, masih kental politik uang, kata pemirsa .EMI Setelah terpilih, jalan aspal memang dibuat, tapi setahun kemudian sudah rusak lagi. Atau belum setahun sudah tertangkap KPK. Warga juga yang rugi. Belum lagi yang bagi2 uang maupun yang terima duit sama2 dihukum berat. UU no. 10 tahun 2016, menyebutkan : pemberi dan penerima uang politik dihukum 36-72 bulan penjara dan denda Rp 200 juta sampai 1 miliar ( EMI, 26/6/2018). Waktu nyoblos 5 detik berdampak 5 tahun masa pemerintahan calon terpilih. Jika pemilih mau disogok Rp 50 ribu agar memilih calon tertentu, dibagi 5 tahun masa jabatan, artinya harga suara pemilih sangat murah. Rp 10 ribu. Si calon yang menyuap pemilih akan korupsi anggaran untuk menutup hutang/ balik modal. Dia takkan bisa fokus melaksanakan program menyejahterakan rakyat.

KPU seperti kurang mensosialisasikan pidana politik uang ini sehingga masyarakat banyak yang belum tahu. Bawaslu di pusat dan Panwaslu di daerah pernah memenjarakan 4 orang dari sekitar 500 pengaduan politik uang pada tahun 2016, dan 600 pengaduan tahun 2018. Sehingga tak heran, masih ada elit politik dan ‘tokoh bangsa’ yang menganjurkan pemilih menerima lembaran uang merah dan biru dari calon yang ingin dapat suara dengan cara instan, meski sudah lebih 300 pejabat sejak tahun 1999 sampai hari ini dijerat KPK. Mestinya, pelapor politik uang di UU tsb dilindungi, karena aturan sekarang, membuat penerima takut melapor karena sama2 akan dihukum berat. Penerima dan penyuap jadi sama2 berkepentingan menjaga rahasia busuk politik uang agar tidak bocor keluar.

Mantan bupati Garut yang mengaku pernah diminta elit Grd sebesar Rp 2,5 miliar untuk mahar pencalonannya tidak diproses hukum lebih lanjut. Terbaru, pengakuan Mustafa di persidangan kemarin ( 25/6/2018 ) juga diminta mahar oleh partai Dmk. Calon yang membeli suara pemilih dengan bagi2 uang, voucher, sembako token listrik dan sejenisnya, mestinya dibatalkan/ didiskualifikasi dari pencalonannya oleh KPU dan jangan dipilih partainya oleh rakyat. Tokoh yang menganjurkan menerima uang juga harus diproses sesuai aturan yang berlaku karena sejatinya ia telah mendorong rakyat pemilih ke bibir jurang ( penjara 6 tahun plus denda Rp 1 miliar ) dan mengajak orang permisif pada politik uang dan perilaku koruptif.

Ganjilnya dalam pilkada ini, calon walikota Makasar kalah melawan kotak kosong. Tamparan keras bagi statusnya sebagai manusia. Pawaslu setempat menegur para pemilih kotak kosong yang melakukan sujud syukur setelah kemenangan benda mati tsb. Warga Makasar akan mendapat caretaker walikota dari kemendagri dan nyoblos walikota lagi tahun 2020 ( karena tahun 2019 ada pilpres ). Cawalkot yang malang itu boleh bertarung lagi ( kalau belum kapok ). Beruntung, 15 cakada lainnya, menang lawan kotak kosong. Hidup manusia !

Ridwan Kamil sujud syukur juga. Dia menang lawan 3 paslon manusia hidup dengan skor 33 %. Sementara, rangking dua ditempat paslon Asyik dengan skor nyaris 30% menurut quick count 6 surveyor kredibel ( Indo Barometer, Poltracking, Charta Politika, SMRC, Index Indonesia, Litbang Kompas ). Real count KPU ( berbasis formulir C1 ) dari sekitar 75.000 TPS di Jawa Barat ( 31 juta pemilih, terbanyak di Indonesia ) menunjukkan trend serupa. Toh, Asyik tak percaya hasil hitung cepat lembaga2 survei yang diambil dari 1200 responden yang sudah nyoblos ( exit poll ) dengan margin of error 1%. Metode ilmiah pengambilan sampel mereka sudah teruji kesesuaiannya dengan hasil rekapitulasi manual KPU sejak tahun 2004. Ketika itu, saya lihat MetroTV, stasiun tivi yang pertama kali menayangkan quick count, memenangkan SBY. Tak ada yang protes. Semua setuju lalu meniru.

Pilgub Jabar yang memenangkan Aher ( PKS ) dan pilgub DKI yang memenangkan Anies ( mantan rektor dan menteri ajuan oposisi ) kita tak protes juga hasil quick count-nya, kenapa mereka sekarang memprotes surveyor2 tsb merilis quick count sejenis ? Apa yang keluar dari oposisi baru dianggap benar ? Ingat, hitungan internal mereka ( PKS dan surveyor2 abal2 yang disewa TVO kemudian dieliminir asosiasi surveyor ) terbukti ngaco waktu pilpres 2014 ( sampai Mahfud keluar KMP demi menjaga intergritasnya ). Masih keukeuh mengandalkan survei internal yang belum teruji keandalannya oleh masyarakat ? Itu namanya kepala batu, bebal, mau menang sendiri. Elit oposisi dan konstituennya ( pemilih fanatik) sama2 primordial dan post truth kalau begitu. Memilih berdasarkan emosi dan kesesuaian SARA, tak peduli sebego dan sekorup apa pun calon jagoannya. Karena kedangkalannya berpikir, beragama, bernegara dan kebodohannya menyaring informasi. Mereka cuma mau menerima informasi sepanjang sesuai kerangka berpikirnya yang cekak itu.

Akhirnya para tersangka korupsi dicoblos sampai menang, orang yang baru tahu sedikit agama ( tapi sudah teriak2 merasa paling benar dan mengintimidasi mereka yang berbeda ) diangkat jadi imam besar, milisi2 teror berkedok petugas medis ( White Helmets ) disumbang untuk menghancurkan Suriah, perang2 yang didalangi AS dan Israel dibela dengan lugunya di medsos2 ( tak sadar itu kejahatan besar), Erdogan yang tangannya berlumuran darah dalam ‘insiden’ pembunuhan aktivis di Marvi Marmara ( kapal bantuan kemanusiaan untuk Palestina ) dan prahara Suriah dielu-elukan bak idola. Mereka tak sadar sudah banyak bikin kesulitan dan menghabiskan uang, waktu, energi kita selama ini. Seperti parasit, kumpulan bego ini hidup dengan menyusahkan banyak orang dan membebani negara. We did it again.. clean their trash… always..

Heran, bagaimana orang2 bego ini cepat berbiak ? Orang2 bodoh dengan smartphone di tangan, ya begini outputnya. Nalarnya belum terlatih, emosinya belum matang, basis logikanya lemah, sementara di luar sana, narasi2 palsu era kehohongan, terus diproduksi secara masif oleh media mainstream dunia ( dikuasai zionis). Ada 143 juta pengguna internet di Indonesia ( data tahun 2017). Tak kurang 10.000 hoax dilaporkan tiap hari selama pilgub DKI ( EMI, 2/7/2018 ). Ortu sibuk cari makan, anak kerap ditinggal di rumah tanpa pengawasan, bimbingan agama, moral, sopan santun dan teladan baik untuk filter paparan radikal. Hoax ditelan mentah2 dan disebarluaskan. Hate speech ditiru dan dikopidaratkan untuk gagah-gagahan. Krisis jati diri.

Sebagian bilang, para ekstrimis itu emosional, gampang meledak seperti bom2 high explosive teroris, karena minder, kejayaan Islam meredup sejak abad 9. Sebagian lain mengatakan karena mereka hanya melihat hitam putih secara kaku, terutama yang berbeda. Padahal di antara halal dan haram ada sunah, mubah dan makruh, yang juga Islam. Ada nuansa, variasi, keragaman yang kudu dihormati, ditolerir, agar tak membunuh kebhinekaan kita. Tak heran, sampai ada pakar bilang, ekstrimis agama menghancurkan demokrasi, selanjutnya menghancurkan negara. Seperti yang nyaris terjadi saat aksi 212 di Monas lalu, jika kita tak menghentikannya, meminta presiden tak mendatangi lagi dan memberi ruang2 intoleran pada ormas2 radikal. Otak mereka error, berpikirnya pakai dengkul. Gak bakalan nyambung.

Jadi saya bisa maklum, jika mendagri Cahyo sampai melantik mantan Kapolda Metro Jaya M. Iriawan sebagai pj gubernur Jabar di menit2 terakhir, setelah sebelumnya tidak jadi. Ada permintaan dari bawah, katanya. Dan, ternyata hasilnya aman lancar. Bolehlah..

Lalu ada isu penggeledahan, drone, dan komentar ‘apa perlu sampai seperti ini? ‘. Kita, penonton, emang paling gampang berucap. Tapi polisi yang paling menderita, diincar teroris, KKB, intel musuh, sekaligus kita andalkan, tentu tak bisa sesantai kita. Ada 5 daerah rawan pelanggaran pemilu dan pergerakan teroris menurut Polri: Papua, Jabar, Jatim, Sulsel, Sumut. Versi Bawaslu: Papua, Maluku, Kalbar (Prime Time News, 26/6/2018). Polri dan TNI harus sigap, antisipatif, whatever it takes untuk jaga kita dan pilkada. Untung di Jabar tak terjadi gangguan pemilu. Namun, di Papua, daerah rawan lainnya, terjadi serangan mematikan. Kepala distrik Torere tewas tertembak KKB ( kelompok kriminal bersenjata ) dan 2 polisi hilang ( satu kemudian ditemukan tewas) ketika mengawal kotak suara dengan 2 speed boat usai pencoblosan pilkada di Kabupaten Puncak Jaya. 7 polisi lainnya berhasil selamat. ( Prime Time News, 1/7/2018 ). Di Temanggung, Jateng, ada laporan politik uang. Operasi Mantap Praja digelar Polda Jateng untuk mengamankan pilkada yang sejauh ini berlangsung aman dan kondusif. Kita mestinya maklum upaya pengamanan polisi ini. Polda Jabar mengerahkan 2/3 jumlah polisi yang dimilikinya dibantu 3000 prajurit Kodam 3 Siliwangi yang di BKO-kan untuk menjaga sekitar 75.000 TPS di Jabar ( 16 pilkada termasuk satu pilgub ).

Kang Emil perlu 2 tahun kerja keras, turun ke bawah, blusukan ke lembah2, bukit2, gunung dan pantai yang penuh orang, di mana-mana untuk mendekatkan diri pada rakyat pemilih dan memahami masalah daerah. Sowan ke sesepuh parahyangan dan ulama pasundan. Sungkem pada ibu mohon restu. Suntuk berdoa pada Allah Swt mohon ridho, di malam menjelang hari pencoblosan. Sukses ditentukan 30% usaha, 70% doa, katanya. Ketika disebut juara pilkada Jabar, Kang Emil tidak euforia. Ia tawadlu dan minta pendukungnya tak jumawa ( tidak berlebihan, apalagi arak2an atau pawai ), karena sejatinya setelah terpilih, dia milik semua. Termasuk yang tak memilihnya. Mereka juga dilindungi dan dicarikan solusi. Kang Emil setelah itu mengunjungi Mang Ihin ( Solihin GP ) dan mendapat saran arif dari mantan gubernur Jabar itu.

Yang melegakan, paslon 2 ( Hasanah ) dan 4 ( 2D ) memberi selamat pada Ridwan Kamil. Gus Ipul ( paslon 2 pilgub Jatim ) juga legowo soal kekalahannya dari Khofifah setelah quick count serta menitipkan program kerjanya yang dianggap baik untuk rakyat daerah. Persatuan sebagai sesama anak bangsa kembali dirajut usai perhelatan demokrasi ini. Membangun daerah butuh kerjasama kompak seluruh stakeholder, termasuk peserta dan pemilik suara.

Di Jateng, SS, mantan menteri ESDM, sayangnya tak mengikuti rekannya di Jatim. SS sempat menyalahkan lembaga survei atas kekalahannya dari Ganjar Pranowo. Seperti Asyik, SS semula juga dirating rendah ( di bawah 15%) namun setelah hasil hitung cepat melonjak sampai 41%. Ini politik gerilya teritori, istilah Dedi Mulyadi. Mesin partai PKS dan Grd bekerja keras di seminggu terakhir jelang pencoblosan ( kemungkinan besar setelah tahu rating jeblok mereka. Kalau tak dikasih tahu surveyor, bisa lebih gembos lagi perolehan suara mereka, karena kader di bawah akan do nothing setelah para elitnya gemar ngoceh asbun di ruang publik.

Berterimakasihlah pada surveyor eksternal kredibel yang memotret elektabilitas calon kalian dengan metode ilmiah yang obyektif. Bukan malah menyalahkan/ mengkambinghitamkan surveyor andal, setelah hasil pilihan rakyat secara total tak berpihak pada kalian ). Jadi bukan karena polling survei berdasarkan opini publik yang mereka anggap meleset, lalu disamakan dengan quick count dari kertas suara yang dicoblos dan dihitung 3 jam setelah waktu pencoblosan. Orang berpengetahuan luas tahu banyak hal sehingga tak cepat menyimpulkan segala sesuatu dengan emosi sesaat Itu salah satu yang membedakan pemilih fanatik dengan pemilih rasional. Post truth dengan civil society yang berpikir. Suara rakyat yang saya maksud adalah yang kedua. Jangan salah kaprah. Lebih banyak jenis yang ini kan, sehingga rakyat Indonesia dianggap baik dan berkontribusi besar terhadap hasil rating aman Indonesia ( versi Gallup ) dan hasil lancar pilkada 2018 kemarin.

MK membolehkan quick count sebagai alat penyeimbang ( pengontrol ) hasil perhitungan suara ( real count ) otoritas pemilu ( KPU ) pada margin of error kurang 0,5% di daerah berpenduduk lebih dari 12 juta orang. Rakyat menurut UUD 1945 pasal 28, punya hak komunikasi dan memperoleh informasi, termasuk hasil ia memberi suara pada pemilu Secara quick count bisa diketahui 3 jam setelah pencoblosan ditutup. Secara real count KPU bisa diketahui sekitar 1-2 minggu setelah pencoblosan. Jadi quick count tak bersalah.

Para pemenang pilkada dihimbau jangan terlalu euforia melakukan konvoi dan arak2an. Cukup berdoa di tempat masing2. Yang kalah juga legowo. Yang masih penasaran, silakan menyalurkan keluhannya sesuai aturan yang berlaku : ke Panwaslu, MK, penyelenggara pemilu di atasnya jika menemukan kesalahan perhitungan. ( Prime Time News Pagi, 30/6/2018 ).

Masih juga nuduh curang ? Kecurangan mungkin ada. Wong, 9 koruptor tersangka KPK ikut nyalon kok. Bisa jadi ada kecurangan yang mereka ilakukan karena sudah terbiasa dengan perilaku koruptif, layaknya klepto yang terganggu jiiwanya. Bukan lantas kecurangan itu dituduhkan pada petahana, penyelenggara pemilu atau pemerintah. Jangan paranoia. Guru SDIT DI yang dipecat karena memilih paslon Rindu, itu juga bisa disebut kecurangan kubu oposisi kan ? Konferensi pers menyebut penggeledahan, dan tahun lalu mengadu ke MUI minta fatwa soal keseleo lidahnya Ahok juga bentuk kecurangan rival kan ?

Orang curang akan nuduh orang lain curang, persis maling teriak maling. Jangan sok suci berlagak paling benar dan cuma mau enaknya saja. Gantian buntung gak sportif, emoh salaman dan mendiskreditkan penyelenggara pemilu, sampai neror dan nge-hack segala ( meretas portal KPU, Bawaslu diancam hukuman 10 tahun penjara ). Sikap tak sportif nan egois ini sama tak bertanggung jawabnya dengan sepak terjang cabang Hizbut Tahrir dan Ikwanul Muslimin di Timur Tengah sana ( di Indonesia, PKS ) setelah negara2 muslim yang mereka goyang hancur lebur dilanda perang saudara. Lepas tangan begitu saja, lalu bikin rusuh lagi di negara lain. Gak kapok2. Cara berpikirnya begitu sih, mau menang sendiri. Benar sendiri. Ketua DPP dipilih yang seperti M, demen hoax dan cacat logika. Enteng sekali nuduh presiden penyiksa Mana sikap tabayyun yang dianjurkan agama ? Fitnah lebih kejam dari ghibah lho. Dosa, tahu..

Sopan santun dan rendah hati yang jadi daya tarik PKS sudah pupus. Tinggal berisik tanpa isi model FH yang meraja, angkuh menolak kebenaran. Sok benar dengan pembenarannya sendiri. Tak heran, suara PKS, Grd rontok, ditinggalkan pemilih di pilkada 2018 ini. Dari 17 pilgub cuma dapat 3. Nasdem dapat 11. PDIP harus lebih gesit dan giigih memasang baliho dan merangkul suara di desa2, kantong2 kemiskinan dan wilayah2 pinggiran agar tak lepas ke tangan oposisi di seminggu terakhir. All presiden’s man juara pilgub di Jawa kali ini. Separuh suara pilpres.

Jawa Barat disebut pengamat, basis PKS. Tahun 2013, Aher menang dengan 60% suara. Tahun 2018, Asyik kurang dari 30%. Jadi, dari kurang 15% menjadi kurang 30%, secara konteks adalah gembosnya suara PKS di Jawa Barat, bukan trend naik seperti diklaim FZ bisa ganti presiden. Terlihat dari hasil pilkada 2018, jurus oposisi ‘anti Jokowi’ ditolak rakyat ( pemilih cerdas ).

Elit politik asbun mestinya belajar pada rakyat yang lebih arif ( suara rakyat cerdas adalah suara Tuhan, mesti lebih detail sekarang, sejak istilah goyah dan suara rakyat kian kerap dikutip dengan pengecilan makna ). Pantas kalau warga Jabar jadi lebih milih paslon lain yang jelas bagus kinerja dan elektabilitasnya. Yang kerja nanti kan paslon. Bukan ketum, Aher atau pun kaos ‘ganti presiden’. Realistis aja. Pemilih Jabar sudah lebih cerdas, rasional dan kritis sekarang. Kita harus lebih baik dari DKI, da leuwih se-er jelmana. Pilgub-nya oge kudu aman jeung sportif. Salaman sareng nyarios selamat, sina jadi contoh jelma sejen. Tunjukkan jiwa besarmu demi keutuhan NKRI dan kesolidan Jabar..

Paslon 3 akhirnya memberi selamat pada paslon 1 setelah real count KPUD Jabar dirilis hari ini ( Prime Time News, 9/7/2018 ) di web KPU. Asyik juga menitipkan program kerjanya yang baik pada paslon Rindu. Syukurlah.

Yang masih protes dikasih waktu 7 hari ngadu ke MK. MK akan memprosesnya dalam 45 hari. Setelah itu, KPUD akan rapat pleno terbuka untuk mengumumkan hasil pilkada Jabar pada publik.

Kang Emil ingin Jabar jadi provinsi juara, percontohan bagi tamu yang bertanya dan berkunjung. Pilot project. Bisa jadi rujukan provinsi2 lain untuk melecut kemajuan Indonesia. Seingat saya, pernah ada yang memprediksi Bandung atau Jabar jadi pusat dunia. Jika visi gubernur terpilih seperti itu lalu kita mengamini dan mendukungnya dengan bekerja cerdas… maybe someday, jadi kenyataan. Untuk pilkada 2018 ini bisa disimpulkan pemenangnya adalah demokrasi dan Indonesia. Setuju ?

GUBERNUR ACEH TERTANGKAP OTT KPK ? KASIH SAYANG KETIMBANG UANG.

Gubernur Aceh, IY, tertangkap KPK kemarin ( EMI, 6/7/2018) karena mengutip fee 8% untuk pejabat provinsi dan fee 2% untuk pejabat kabupaten/ kota dari setiap dana otsus yang digelontorkan pemerintah pusat ( menyusul 300 kepala daerah yang lebih dulu terjerat sejak tahun 1999 ). 4 daerah otonomi khusus di Indonesia ( Aceh, Yogyakarta, Papua, Papua Barat ) menerima dana otonomi lebih besar dari provinsi lain ( kompensasi salah urus pemerintahan masa lalu ). Sejak perjanjian damai Helsinki tahun 2008, provinsi serambi Mekah ini sudah menerima dana otsus sekitar Rp 64,7 triliun. Tahun 2018, Aceh menerima sekitar Rp 8 triliun, untuk mengentaskan kemiskinan, pendanaan kesehatan dan pendidikan warga Aceh. Rupanya, kapasitas manajemen pengelolaan dana otsus IY tak sebanding dengan dana besar yang ditransfer pemerintah pusat. Rp 800 miliar yang dikorup itu mestinya dinikmati seluruh warga Aceh berupa kesejahteraan mereka, bukan hanya segelintir elit Aceh.

Korupsi berjamaah dari tokoh GAM bermahzab Hanafi yang dulu berperan dalam tercapainya kesepakatan Helsinki ini toh terjadi meski dulu ia berontak karena menuntut kesejahteraan Aceh. Ironis. Papua juga mengalami problem serupa : integritas dan kapasitas manajemen para pejabatnya masih kurang ( mereka bilang tak butuh uang, tapi kasih sayang ). Bagaimana implementasinya ? Pada April 2018, KPK sudah mendampingi pemprov Aceh cukup lama saat mengelola anggaran.

E-budgeting, e-purchasing dan kesadaran publik untuk memilih dan mengawasi pemimpin daerahnya mesti ditumbuhkan. Transparansi anggaran yang dipantau publik seperti perlakuan APBD provinsi lain non otsus, mesti digiatkan. Pemerintah pusat sebaiknya membagikan dana besar itu setelah daerah otsus mampu membenahi sistem administrasi pengelolaannya dengan benar. Kalau perlu, prosentasi dan alokasinya yang selama ini diatur provinsi otsus diambil alih dulu oleh pusat. Daripada dana hilang tak karuan, lalu orang Jawa dituduh ‘menjajah’ lagi. Daerah khusus harus diperhatikan dan didampingi secara khusus pula. Ini bentuk kasih sayang kami. Setuju, warga Aceh dan Papua ?

NEGOSIASI ULET PEMERINTAHAN JOKOWI ATAS TAMBANG FREEPORT DI PAPUA. KEDAULATAN RI…YESS !!

Apa jadinya jika menteri ESDM Ignatius Jonan ( sukses membenahi kereta api PT. KAI ), menteri keuangan Sri Mulyani ( diapresiasi sebagai menkeu terbaik dunia ) dan menteri BUMN Rini Soemarno ( mantan presdir PT.Astra Internasional, perusahaan besar incaran para fresh graduate ) jadi trio negosiator mewakili pemerintah Indonesia ? Tambang emas dan tembaga Grassberg di Papua, yang semula dikuasai PT Freeport Mcmoran, AS ( mayoritas saham, Indonesia cuma 9% ) kini beralih ke Indonesia ( kesepakatan 51% saham dimiliki Indonesia melalui Inalum, BUMN holding pertambangan ). Setelah berjalan alot selama bertahun-tahun, akhirnya kedaulatan RI bisa diraih di Papua. Tambang emas terbesar di dunia ini kembali ke pangkuan ibu pertiwi ( EMI, 13/7/2018 ).

Beberapa waktu lalu, Blok Mahakam, cadangan minyak bumi terbesar di Indonesia, juga berhasil diambil alih Pertamina dari tangan perusahaan Perancis. Wah, senengnya. Gak salah kita pilih pak Jokowi ya. Menteri2-nya oke punya. Lanjut..!

Para pemirsa EMI banyak mensyukuri dan mengapresiasi capaian ini. Ada yang mengingatkan agar tetap gigih, tahan stamina, cerdik, awas terhadap perlawanan pihak McMoran yang tentu tak mau kehilangan kendali begitu saja setelah banyak trik mereka lancarkan selama ini. Ada pemirsa Papua yang mengingatkan jatah otsus dan kesejahteraan warga Papua yang dirasa masih kurang sehingga masih terjadi penembakan2 dari KKB. Ini juga soal kapasitas manajemen pengelolaan dan pengawasan para penyelenggara negara di Papua sendiri dalam memanfaatkan dana Rp 8 triliun per tahun itu. Putra Papua mesti diberi kursi di barisan komisaris dan direksi di tambang2 tsb nantinya setelah beroperasi lagi dibawah kendali Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas ( realisasi tahun 2021 ) . Rencananya, pemda Papua akan memiliki 10% saham jika mampu menyiapkan dana disvestasinya. Dana pengambilalihan saham 42% senilai Rp 53,9 triliun ini akan disediakan oleh 12 bank yang berminat ( bank pemerintah, swasta dan asing ) .Dana 3,8 miliar USD itu diperkirakan akan kembali dalam 5 tahun. Tambang ini sampai tahun 2100 diperkirakan masih bisa ditambang emasnya, meski sekarang tinggal di bawah tanah yang lebih dalam. Gunung emas betul ya, karena sejak tahun 1967 sudah digali emasnya. ( negosiasi RI – Freeport tahun 1936, 1967, 1997, 2004, 2014 ).

Dana operasionalnya bisa menggunakan dana internal Freeport dan pinjaman. Tenaga Indonesia sebaiknya ditempatkan di bagian komersial dan bagian2 yang sudah dikuasai dengan baik. Bagian underground mine-nya yang kompleks nan high-tech diserahkan pada tenaga Freeport yang sudah expertise, dengan transfer ilmu secara bertahap pada tenaga Papua/ Indonesia. Setelah kesepakatan kemarin diteken ( 12/7/2018 ), operasional tambang akan dikerjakan seperti biasa namun dengan pengawasan Inalum, kementerian ESDM, PT.FI. Share untuk Papua tentu akan lebih baik jika tambang dikendalikan sesama anak bangsa. Kita kawal proses negosiasi ini hingga benar2 terwujud di lapangan dan meningkatkan kesejahteraan, terutama, bagi warga Papua.

KAPAL TENGGELAM DI PERUT TOBA. KANDAS DI PESISIR SELAYAR. Evaluasinya ?

Dua fenomena alam mengakibatkan sederet musibah besar di Indonesia sebulan ini. Badai Tropis di utara Filipina dan bumi di posisi terjauh dari orbitnya mengelilingi matahari. Tukang ojek curhat,”Heran, Neng, sepeda motor ini seperti beku, gak bisa distarter tadi pagi.” Lalu, saya jelaskan soal orbit bumi itu. Kebayang ya, seberapa dinginnya kalau bumi sampai lepas dari orbitnya, atau bumi berhenti berputar karena tempat kita berpijak ini terus melambat dari waktu ke waktu. Bukan lagi dingin membeku, malah tak ada kehidupannya sama sekali. Betapa mudah, Yang Maha Kuasa membinasakan manusia kalau dibuat murka.

Apalagi, bumi segede ini secara konteks alam semesta, ternyata cuma sebesar kacang ijo, versi Gus Mus. Sebenarnya sebesar debu, versi ilmuwan. Kita imut sekali ya…

Kita seolah tak berdaya ketika badai tropis di utara Filipina membawa angin kencang dan gelombang air setinggi 2-4 meter sampai ke Sumatera. KM Sinar Bangun terjungkal oleh angin kencang itu sampai sebagian besar muatannya tenggelam ke perut Toba, gunung raksasa yang membenamkan benua Atlantis ke dasar laut lebih 74.000 tahun lalu. Sedimen bebatuannya membentuk daratan Sumatera 300 juta tahun yang lalu.

Laut Jawa rata2 sedalam 200 meter. Dasar Danau Toba mencapai 1.600 meter. Danau terluas di Indonesia ini rupanya kaldera Gunung Toba. Kebayang dahsyat letusannya dulu. Debu vulkaniknya saja sampai bermusim-musim lamanya, menutupi sinar matahari, memusnahkan banyak spesies makhluk, termasuk manusia. Entah seperti ini, bencana dahsyat kelak untuk mengurangi populasi manusia dari lebih 7 miliar ke 3 miliar saja. Pulau Sumatera masih kerap dilanda gempa setelah tsunami terbesar di Aceh tahun 2004. Magma panas masih aktif bergolak di bawah sana, mencari celah keluar untuk melepaskan ketegangannya. Kita hidup di atas cincin api. Ring of fire. Jumlah penduduk besar, 263 juta jiwa ( lahir 5 juta bayi tiap tahun ) dikurangi secara alami oleh rentetan bencana, selain asap rokok, penyakit dan kecerobohan manusia. Apa kita belajar dari semua kepahitan ini ? Apa kita masih tak berdaya ?

KM LM KANDAS DI PERAIRAN SELAYAR.

Hari Selasa itu, isu pelayaran zero accident tengah disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika melantik 68 Perwira Pandu Tingkat II Angkatan XL Tahun 2018 di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat. Menhub Budi meminta para Perwira Pandu mengutamakan keselamatan, sehingga peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun VI di Danau Toba saat melaju dari Simanindo menuju Tigaras, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) lalu, tidak terulang.

Namun, bersamaan dengan pelantikan nakhoda bergengsi itu, Kapal Motor (KM) Lestari Maju justru kandas di Perairan Selayar, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pukul 14.30 WIB. Kapal itu juga membawa gaji PNS sebanyak Rp 30 Miliar, karena tak ada angkutan lain saat itu di sana ( uang terbungkus rapat, sebagian besar masih kering ketika ditemukan ).

KM Lestari Maju kandas merenggut 24 korban tewas dari 164 penumpangnya. 74 penumpang selamat. Sebanyak 144 penumpang terdaftar di manifes, 20 tak terdaftar meski beli karcis.

Kapal motor Lestari Maju kandas, diduga karena lambung kapal bocor. Kapal besar berkapasitas 139 penumpang, 20 mobil, 30 truk ini pada Selasa petang ( Prime Time News, 3/7/2018) semula miring. Agar tak tenggelam, nahkoda mencari pulau terdekat untuk menyandarkan kapal 3 tingkat ini. Sebanyak 139 orang dan 48 unit kendaraan terjebak di pesisir Kabupaten Bulukumba. 41 orang diantaranya belum ditemukan

Tm gabungan, terdiri dari Badan SAR Nasional (Basarnas), BNPB, serta aparat lainnya, sejak KM Lestari Maju dilaporkan kandas pukul 14.30 WITA langsung bergerak mengevakuasi korban.
Selama lebih dari delapan jam, sekira pukul 23.00 WITA, tim berhasil mengevakuasi 98 penumpang, antara lain penumpang selamat sebanyak 74 orang dan korban tewas sebanyak 24 orang. Manifes menyebutkan : jumlah penumpang 139 orang dan 48 unit kendaraan.

Beberapa penumpang dengan jaket pelampung sempat siaran live dengan kamera ponselnya untuk mengabarkan situasi genting mereka ke daratan. Era medsos sudah mendarah daging rupanya.

TERJEBAK DI GUA THAILAND

Pelatih sepak bola bersama 12 muridnya ( usia 11-16 tahun ) yang terkurung dalam gua bawah tanah selama 2 minggu di Thailand juga minta tolong dari ponsel yang dibawanya. Mereka terjebak air penuh lumpur setelah hujan deras sehingga sulit keluar gua. Mata dunia tertuju pada mereka dengan drama penyelamatannya.

KM SB TENGGELAM DI DANAU TOBA

Dua minggu sebelumnya, sekitar pukul 15, Senin sore, 18/6/2018, pelabuhan di Kabupaten Samosir sudah sepi. Tinggal kapal motor Sinar Bangun yang akan berangkat menyeberang. Danau Toba, satu dari 10 daerah tujuan wisata yang sudah ditetapkan pemerintah, sehari setelah lebaran, mencatat tragedi sedih Senin itu. KM SB berkapasitas 43 penumpang, berpelampung 45 buah, dalam cuaca buruk ( ada peringatan BMKG jangan berlayar, karena hujan angin dan gelombang tinggi ) toh memaksa berangkat tanpa manifes ( daftar penumpang ). Rupanya pelayaran rakyat di sana terbiasa tanpa syahbandar dan manifes. Sudah biasa mengangkut banyak, bahkan lebih banyak dari ini, aku nahkoda sekaligus pemilik kapal yang ditetapkan tersangka oleh polisi. Cuaca ekstrim dari perubahan iklim membuat anomali yang tak diduganya, juga banyak orang. Jika kita tak jaga alam maka alam menelan kita. Seberapa tahan dengan kerusakan alàm berikutnya ?

Pukul 17.15 kapal over kapasitas itu lalu tenggelam dan menyeret lebih 180 penumpangnya ke bawah danau. Awalnya, 3 orang diketahui tewas,18 berhasil selamat, termasuk nahkoda kapal. Lainnya lenyap. Bangkai kapal termasuk ratusan orang yang terjebak di dalamnya, tak diketahui posisinya sampai seminggu kemudian ( Prime Time News, 20/6/2018 ). Salah siapa ? Mari kita tanya pada badai tropis.

REGULASI & EVALUASI PELAYARAN

UU no.17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan permenhub no.37 sudah mengatur rinci kegiatan pelayaran rakyat ini. Calon penumpang harus membeli tiket sebelum masuk terminal. Nahkoda kapal menyobek karcis sebagai bukti manifes yang dilaporkan ke syahbandar sebelum nahkoda diijinkan berlayar olehnya. Jika cuaca tiba2 berubah buruk, syahbandar bisa membatalkan izin tsb. Nyatanya yang terjadi Senin itu, sekitar 200 penumpang baru bayar setelah masuk kapal yang berlayar tanpa manifes pula.

Hal ini seperti biasa terjadi, bahkan tidak di danau itu saja. Kemana pengawasan dan penegakan hukumnya ? Pelayaran diurus negara, menurut regulasinya. Pihak terkait tenggelamnya kapal SB harus dihukum tegas agar ketamakan dan kecerobohannya tidak ditiru di tempat lain.
Nahkoda sekaligus pemilik kapal, kepala pelabuhan, 2 pegawai dishub kabupaten Samosir sudah ditetapkan tersangka. Pelanggaran regulasi pelayaran dihukum 5 tahun penjara. Jika sampai terjadi kecelakaan, dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Jika menyebabkan kematian dihukum penjara 15 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.

Aturannya, ijin kapal dengan bobot 7 gross ton diurus dishub kabupaten. Di atas itu, dan pelayaran antar kabupaten diurus dishub provinsi. Rencananya, dalam 2 tahun ini akan ada 6 kapal dari pemerintah dan swasta berbobot 300 gt untuk 300 penumpang dan 300 pelampung untuk Danau Toba, kata menhub Budi Karya. Irjjen kemenhub lalu mengumpulkan semua dishub dan nahkoda di wilayah Danau Toba untuk evaluasi dan pendampingan perbaikan kualifikasi kapal, kualitas manajemen operator pelayaran/ syahbandar dan nahkoda kapal. Tm ad hoc untuk akselerasi perbaikan pelayaran danau Toba ini akan bekerja sekitar sebulan.

USAHA PENCARIAN KORBAN TENGGELAM

Sekitar 900 petugas dari Basarnas, Polri, TNI, KNKT, Kemenhub dibantu masyarakat, masih terus mencari korban. Penyelam hanya mampu mencapai kedalaman 50 m. Alat deteksi yang dimiliki Basarnas hanya sampai 300 m. Alat deteksi multibeam sonar TNI-AL bisa menjangkau hingga 2000 m. Instrumen ROV dari BPPT bisa menjangkau sampai 5000 m. Citra satelit kemudian memberitahu kita, dasar Toba sedalam 1600 meter ! Plus foto sepeda motor, tali kapal dan jasad tak utuh di kedalaman 450 meter. Nyangkut di sebuah ceruk. Jaring pukat yang mencoba menarik bangkai kapal gagal mengangkatnya. Lewat seminggu jasad pasti sudah hancur dan kapal kuatir terperosok lebih dalam.

Keluarga korban akhirnya melepas kepergian orang2 tercinta mereka dengan doa bersama dan tabur bunga di Danau Toba, bersama tim penyelamat. Monumen KM SB kemudian dibangun untuk mengenang para korban tragedi tsb. 164 korban tenggelam akan mendapat santunan Rp 50 juta dari Jasa Raharja yang diterima keluarganya. Korban luka dapat santunan Rp 20 juta.

Tiga prinsip yang dipegang teguh tim Basarnas : negara hadir, tim bekerja all out, dan bekerja dengan hati. Tak heran, Basarnas. termasuk tim penyelamat top dunia. Terlatih dengan aneka bencana yang silih berganti menyapa negeri cincin api ini.

KAPAL NELAYAN TENGGELAM

Di tempat lain, kapal nelayan yang digunakan mudik tenggelam di kepulauan Riau karena ombak besar. Satu anak tewas, satu ibu hilang, 11 penumpang lainnya selamat ( Prime Time News, 24/6)2018 ).

SERBUAN BUAYA

Di dermaga pondok Gayo dan Kali Grogol, Jakarta dotemukan 3 buaya. Setelah sebelumnya ditemukan buaya di Ancol. ( Prime Time News,, 26/6/2018 ). Menyusul berita wanita tewas dimakan buaya di sungai dan wanita tewas dililit ular piton di hutan. Para buaya dan ular ini terganggu habitatnya lalu memangsa atau ada sabotase asing dan persaingan bisnis ?

40 KAPAL TERBAKAR DI BENOA, BALI. Manajemen sandar ?

Angin kencang yang dibawa badai tropis juga menyebabkan 40 kapal dari beberapa perusahaan di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa Bali, Senin sekitar jam 2 dini hari ( 9/7/2018 ) terbakar hebat.

Jarak antar kapal sangat rapat sehingga petugas kebakaran kesulitan memadamkan api.
Suara dentuman terdengar sesekali dari kapal yang terbakar. Kepulan asap tebal pekat terus membumbung tinggi. Ratusan nelayan dan karyawan gudang ikan menyaksikan kebakaran ini dari pinggir dermaga.
Kerugian ditaksir mencapai Rp 125 Miliar.

Api masih terus muncul di bagian fiber, dekat tangki solar, kata Beni, seorang ABK. Proses pembasahan terus dilakukan setelah petugas BPBD Kota Denpasar dan Kabupaten Badung ditarik meninggalkan lokasi. Namun angin kencang dan posisi sejumlah kapal yang sulit dijangkau membuat titik2 api muncul lagi, kata Mustajib, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa. “Pemilik kapal harus memperhatikan manajemen sandar kapal. Kapal seharusnya diposisikan sedemikian rupa agar jika terjadi keadaan darurat ada akses untuk pergeseran kapal,” sambungnya.

KAPAL TENGGELAM DI KEP. SERIBU

Kapal Rafelia 2 juga bocor di Kepulauan Seribu. Enam wisatawan hilang. Detik-detik tenggelamnya kapal juga ada videonya.

Aneh ya bangsa ini. Selain gemar selfie, senang juga mendatangi lokasi bencana bak tempat wisata baru, sampai berbondong-bondong. Lebih takut dibilang tak gaul daripada tenggelam. Anda tebak Danau Toba makin ramai atau sepi setelah tragedi ini ? Benar2 Indonesiana.

GRATIS BALIK NAMA & BEBAS DENDA STNK SEKEN. Kadieu..kadieu..!

Ada kabar gembira buat pemilik kendaraan seken/ bekas. Biaya balik nama dan denda pajak kendaraan dibebaskan pemprov Jabar dari 1 Juli sd 31 Agustus 2018. Program Bebas BBNKB ke-2 dan Denda PKB dilakukan waktu pemilik bayar pajak, salah satunya di Kantor Samsat Jawa Barat Jalan Soekarno-Hatta Nomor 528, Kota Bandung, sesuai keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 973/147-Bapenda Tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kedua dan Seterusnya, serta Pembebasan Sanksi Administratif berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kebijakan ini diluncurkan karena banyak orang beli kendaraan tapi belum
banyak yang melakukan. balik nama kepemilikan.
Jadinya pihak berwenang susah untuk mengindetifikasi kendaraan, terlebih jika digunakan untuk kejahatan. Juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pajak kendaraan jadi penyumbang terbesar PAD di Jawa Barat ( pantas jalanan macet ). Targetnya, Rp 750 miliar.

Program khusus pemilik kendaraan roda dua dan empat di Jawa Barat ini tahun 2016 ( 3 bulan ) meraih Rp 900 miliar, kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dadang Suharto. Untuk PKB dibebaskan dendanya saja, tagihan pokoknya tetap bayar.

Berkas yang diperlukan/ dibawa pemilik untuk mendapat program keringanan ini :

1. BPKB (asli dan fotokopi)

2. STNK (asli dan fotokopi)

3. Cek fisik Kendaraan (bisa dilakukan cek fisik bantuan di kantor Samsat terdekat)

4. Kuitansi jual beli (materai Rp 6.000)

5. KTP pemilik daerah yang akan dituju (asli dan fotokopi)

6. (Untuk badan hukum): salinan akte pendirian + 1 lembar fotokopi, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai cukup dan ditandatangani pimpinan serta dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan.

Untuk intansi pemerintah (termasuk BUMN & BUMD): surat tugas atau surat kuasa bermaterai cukup dan ditandatangani pimpinan serta dibubuhi cap intansi yang bersangkutan.

Prosedurnya :

1. Kendaraan dihadirkan ke Samsat Induk tempat kendaraan terdaftar untuk melakukan cek fisik (gesek nomor rangka dan mesin).

2. Menuju gudang arsip untuk mengambil berkas kendaraan.

3. Menuju bagian loket mutasi (menyerahkan BPKB dan KTP daerah yang dituju beserta fotokopi).

4. Menunggu berkas keluar dengan waktu tertentu (mendapat surat jalan sementara).

5. Ke bagian fiskal. Mendapatkan berkas mutasi keluar.

6. Setelah berkas keluar, lapor ke Samsat daerah tujuan (menyerahkan berkas-berkas yang diterima ke bagian mutasi).

7. Kendaraan dihadirkan ke Samsat Induk tujuan untuk melakukan cek fisik (gesek nomor rangka dan mesin).

8. Kembali ke Samsat daerah tujuan (menyerahkan berkas-berkas dan mendapat surat jalan sementara).

9. Menunggu STNK dan pelat nomor.

10. Kembali ke Samsat Induk tujuan untuk mengambil STNK dan pelat nomor baru.

11. Menunggu BPKB yang diperbarui dengan waktu tertentu.

12. Mengambil BPKB yang telah dperbarui.

Nah, selamat mengurus. Semoga cepat beres ya.

HUKUM LEBIH TAJAM BAGI AKBP MY, SEHARUSNYA.

Polri cemerlang saat menjaga Ramadhan 1439 H, lebaran, pilkada 2018 dan memburu teroris. Kapolri Tito juga serius melakukan reformasi dan perbaikan sehingga citra polisi terus membaik. Profesional, modern, terpercaya. Siip !

Nun jauh di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, seorang perwira menengah, AKBP MY menghajar dengan sandal 2 wanita bersama seorang anak yang ketahuan mengutil barang di mini market miliknya senilai Rp 600 ribu. Mereka selain babak belur juga digaruk ke sel dan dihukum sebulan penjara. MY dicopot dari jabatannya, dimutasi ke tempat lain setelah video kekerasannya itu viral di media sosial. Bagaimana kalau tidak ada yang berani merekam dan mengunggahnya ke internet ? Lewat saja.. ( dengan bukti video, itu bukan delik aduan lagi, tapi delik umum, langsung disidik ).

Pemirsa EMI ( MetroTV, 14/7/2018 ) curhat pada host Leonard Samosir, tentang arogansi penegak hukum yang juga terjadi 3 hari lalu di Bali, di NTT tahun 2015, dan beberapa waktu lalu di Mabes TNI-AL ( wartawan yang dikeroyok kapten N dan 8 rekannya ) yang bakal menular ke penegak hukum lainnya jika tidak dihukum jera.

Kriminal membunuh penegak hukum, dihukum lebih berat. Penegak hukum yang melanggar hukum, mestinya juga dihukum lebih berat, karena ia tahu benar konsekuensi hukum dari setiap tindakannya. Beda orang tahu dengan tidak tahu kan ? Ulama diazab lebih berat dibanding maling ayam jika sama2 mendzalimi hak orang lain. Kemampuan besar, diuji dan dituntut tanggung jawab lebih besar. Hukuman berat ini untuk mengingatkan penegak hukum lainnya agar tak jumawa menyalahgunakan kewenangan. Licence to kill atau mandat senjata dari rakyat ini untuk melindungi, menjaga dan mengayomi rakyat, bukan mengintimidasi dan menghajarnya. Wanita pencuri kelas teri, apalagi ( kalau koruptor kelas kakap, silakan dihajar seperti itu kalau mau, seloroh pemirsa ).

Ini soal keadilan visual. Maling ayam digebuki massa ( yang lain keburu mati hangus dibakar ) lalu diborgol dan dipenjara 2 tahun. Koruptor miliaran rupiah dikawal ke mana2, dijemput pakai mobil bagus, dadah2 salam metal karena tak diborgol, lalu dipenjara, rata-rata 2 tahun juga. Adegan tidak adil yang berulang-ulang itu akan mengendap di bawah sadar rakyat, berbuah untrust ( jika terus dibiarkan ). Siapa yang bisa menang melawan/ mengamankan rakyat yang tak percaya pada institusi keamanannya ? ( jangan tanya pada rumput yang bergoyang ). Ini yang terus dicoba dilakukan para teroris dan para ekstrimis agama agar negeri ini chaos lalu mereka kuasai. Kita bukan mereka, tentu saja. Tapi APH ( aparat penegak hukum ) juga jangan mengundang chaos dengan sikap arogannya.

Kita tidak sedang membela pencuri. Pencurinya silakan diproses sesuai hukum yang berlaku, tapi polisi MY juga dihukum secara pidana karena main hakim sendiri ( tak hanya sanksi administrasi ). Supaya dia dan para polisi lain di posisinya, punya jangkar memori kuat jika sampai berani melakukan kekerasan tidak pada tempatnya. Untuk menjaga kepercayaan publik, bahwa alat keamanannya, benar menjaganya dan bisa memberi teladan dalam menegakkan hukum.

Polisi diadili di pengadilan sipil. Tentara diadili di pengadilan militer. Polri dan TNI ( dalam ABRI ) selama 32 tahun Orba dilatih secara militer. Setelah dipisah oleh Reformasi tahun 1998, apakah pendidikan fisik militeristik-nya polisi sudah banyak berubah ? Apa tes psikologinya sudah benar2 diperketat saat rekrutmen baru, promosi jabatan dan diamanati senjata api? Yang cenderung jumawa dan merasa berkuasa setelah itu mestinya bisa terdeteksi sejak awal dan tidak diloloskan. Modal utama polisi menjaga rakyat adalah trust, setelah itu baru yang lainnya, terakhir baru senjata. Well, insiden ini sentilan buat Polri untuk bekerja lebih baik lagi. Saya, jenis yang menghargai 9 kebaikan dan mengeritik satu kekurangan untuk kemajuan Polri ( pemilih rasional ). Bukan jenis yang menggoreng satu kekurangan rival dan menyingkirkan 9 kebaikannya demi syahwat politik ( pemilih fanatik ). So, Polri tetap semangat ya..!

HARGA TELUR MAHAL

Saya terheran melihat harga telur Sabtu kemarin ( 7/7/2018 ) bisa menembus Rp 28.000 per kg. Padahal Ramadhan 1439 kemarin bisa Rp 20.000 kg. Usut punya usut, ternyata
harga relur dan ayam mahal saat ini karena terimbas kenaikan harga baku pakan dan vitamin ayam yang dipengaruhi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah. Harga ayam sampai tembus Rp 40.000 per kg di Cirebon.

Ayam banyak yang mati karena sakit, kedinginan diterpa angin kencang. Sementara demand/ permintaan masih tinggi.
Dinas peternakan dan pertanian Kota Bandung akan bekerjasama dengan Blitar untuk suplai telur dan Priangan Timur untuk suplai ayam agar harga telur dan ayam kembali normal ( PRRSNI, 13/7/2018 ).

Semoga badai tropis segera berlalu, dan menkeu dan BI bisa mensiasati nilai rupiah tetap stabil dari fluktuasi mata uang asing itu ( aneka jurus The FED menguasai ekonomi dunia ).

HARGA TELUR NORMAL

Harga telur menjelang lebaran tahun 2017 terendah Rp 24.000 per kg di toko langganan saya. Tahun ini terendah Rp 20.000 per kg. Wah, surprise, karena di awal Ramadhan sempat menyentuh Rp 26.000 per kg. Tak heran, di acara Q & A ( MetroTV, Rabu, 30/5/2018 ) Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan & Properti sempat dicecar ibu RT yang biasa belanja di pasar. Seperti sudah jamak di Era Reformasi ini menteri dikritisi rakyat jelata setajam itu ( hehe.. ).

Rupanya, sejak 2,5 bulan lalu ( 7/4/2018 ) presiden Jokowi sudah rapat intens mengantisipasi lonjakan harga tahunan ini. Kemendag sudah membuat sistem monitoring pasokan sembako dan aksi2 spekulan. ( EMI, 13/6/2018 ). Gudang stok, distributor utama dan sub distributor diawasi ketat. Siapa yang berani menahan pasokan ( mafia pangan ) dan melepasnya ketika harga sudah tinggi di masyarakat, akan ditindak tegas sebagai pedagang gelap. Kita dengar juga ( saya lihat polisi jaga di jongko kripik tempe ), satgas pangan yang dibidani kemendag dan Polri memantau ketersediaan bahan pangan dan lonjakan harga di pasar2. Di pasar, saya lihat meja Bulog dengan daging sapi seharga Rp 80.000 per kg. Hasilnya ? Harga pangan aman terkendali. Good job !

Infrastruktur jalan yang tambah banyak dan lancar selain meringankan perjalanan mudik 31,9 juta warga, juga membantu truk2 sembako dan pangan lain, hilir mudik menjalankan tugasnya. Yang dirasa masih mahal adalah cabe yang keriting dan cengek. karena sangat spesifik dengan lidah orang Sumatera atau Jawa ( tak bisa impor, harus tanam sendiri di dalam negeri ). Tapi cabe bukan komoditas utama ( meski sambal, menu ‘wajib’ lidah Indonesia ). Ketahanan pangan akan benar2 prima jika kita mampu menyediakan ( minimal ) sembako dari lahan dalam negeri. Swasembada.

Para petani konvensional mestinya diberi penyuluhan lebih kreatif untuk mulai menggunakan teknologi pertanian ( intensifikasi lahan ). Adakan regenerasi petani dari kalangan muda dengan mengedukasi dan membuat industri pertanian yang menjamin masa depan cerah bagi pemuda pemudi, pemilik masa depan negeri ini.

PIALA DUNIA & HARGA SAYUR.

Harga tomat biasanya Rp 3000 per kg dan brokoli Rp 8000 per kg di tingkat suplier. Namun, di awal pertandingan Piala Dunia kemarin sempat merosot menjadi Rp 1000 dan Rp 4000 per kg, kata Dadan di Lembang ( PR, 3/7/2018 ). Rupanya, pedagang memilih nonton bola sehingga pembeli sayur terabaikan. Stok berlebihan pun dihargai murah supaya laku. Daya beli masyarakat pun masih kurang setelah lebaran.

Pertanian rata2 mengandalkan air hujan. Pada musim kering, banyak hama kupu2 dan ulat yang menyerang kol karena jarang disemprot air sehingga produksi kol bisa merosot hingga separuhnya.

Petani Ade berharap pemerintah membuat program sumur bor di Desa Cibodas, Lembang, yang perlu dana besar agar petani tak kesulitan air lagi. Selama ini, Ade mengandalkan langganan air dari pihak desa yang dibagi dengan konsumsi sehari-hari. Sedang letak sungai jauh dan harus pakai penyedot air, jelasnya. Semoga usai pembangunan puluhan bendungan dan irigasi nanti bisa mengatasi problem para petani seperti Ade. Amin.

BERKAT JUARA KONTES DOMBA , KETEMU PRESIDEN DI ISTANA. Duh.. bangganya.

Bulan Juli ini dimulai lagi kontes domba memperebutkan piala presiden ( pertama tahun 2016 ) untuk tingkat provinsi, meliputi 4 kategori : Raja Daging, Ratu Bibit, Raja Petet, dan Raja Pejantan, agar suplai daging di tanah air terpacu.

Tata Iriawan, warga Kampung Cipadagirang, RT 1 RW 1, Desa Mekarjaya, Kabupaten Bandung Barat, setelah 28 tahun jadi PNS, bisa bertemu presiden, berkat domba garut-nya yang bernama Mutiara.

Awalnya, Tata senang melihat seni ketangkasan domba garut. Mantan Camat Dayeuhkolot ini lalu mencoba jadi peternak domba ( tahun 2009 ), dimulai dengan 3 ekor betina dan 1 ekor jantan, sampai berkembang jadi 100 ekor domba.

Harga domba2 garutnya lalu melambung setelah juara kontes. Wah, beruntung benar pria yang menjabat Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung ini.
Lebih separuh dombanya berprestasi : juara kontes ternak tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tahun 2013, Tata menang di 4 kategori tsb. Harga dombanya terdongkrak hingga lebih Rp 100 juta per ekornya.

Sekitar Rp 10 juta yang dikeluarkan Tata untuk merawat sekitar 100 dombanya ( Rp 3.500 per hari per ekor ). Sekarang, 1 dombanya bisa dijual Rp 25 juta. Wah, asyik ya.. Apalagi waktu melihat ekspresi presiden Jokowi yang terkagum-kagum melihat domba2 garut itu. Bikin para peternak bangga dengan daerahnya.

Anda tertarik piara domba dengan hati, ikut kontes ternak, juara, lalu salaman dengan presiden di Istana Bogor seperti Tata ? Mangga..

PPDB ZONASI & LULUSAN SMK GO INTERNATIONAL. PINTU TERTUTUP, TERBUKA DI TEMPAT LAIN.

Tujuan pendidikan adalah mencerdaskan bangsa. Sistem zonasi yang diterapkan tahun ini adalah hasil evaluasi pendidikan tahun2 sebelumnya, di mana keadilan bagi si miskin belum terakomodasi. Mereka yang termarginalkan di pinggiran dan terdampar di pesantren megap2 lalu mengidap virus radikal bisa dikurangi dengan sistem zonasi yang terus diperbaiki mendekati ideal ( EMI, 11/7/2018).

Dulu, sekolah favorit hanya bisa dijangkau anak pintar dan kaya dari seluruh Indonesia. Anak pintar tapi miskin, meski tinggal di belakang sekolah tsb ditolak masuk. Kepala sekolah dan guru2 berkualitas ( kebanyakan dari luar daerah tsb ) menjadi penentu utama diterimanya peserta didik baru. Sekolah negeri umumnya bermutu dan terjangkau karena dibiayai negara. Dengan jumlah bangku tak sebanding jumlah peminatnya lalu sekolah negeri favorit jadi rebutan orang. Berlaku hukum rimba, siapa yang kuat ( dananya, pengaruhnya ) itu yang diterima. Sekolah swasta yang swadana dan kalah bersaing mutu akan ditinggalkan siswa lalu tutup. Kesenjangan sosial kian lebar.

Sistem rayoninasi juga masih menunjukkan ketimpangan itu. Anak miskin apalagi IQ pas-pasan, masih terpinggirkan karena keterbatasan ekonomi orang tuanya. Yang kaya ( berpotensi ) makin kaya karena memenangkan kompetisi masuk sekolah bagus dan terjangkau untuk anaknya ( investasi masa depan ). SKTM ( Surat Keterangan Tidak Mampu ) yang laris diborong orang tua mampu yang terjadi Juli ini juga terjadi tahun lalu, meski kemudian diancam masuk penjara ( karena mencuri subsidi/ kuota anak miskin ).

Kini, sistem zonasi menetapkan kuota anak miskin sekitar 20% yang harus diterapkan pihak sekolah ( tak jadi penentu utama lagi ). Sesuai peraturan mendikbud, yang diterapkan PPDB Kabupaten Bandung, jalur zonasi akademis dialokasikan 90%, jalur ekstra kurikuler 5%, jalur afirmasi 5% ( HU. Pikiran Rakyat, 3/7/2018)

Sekolah negeri diprioritaskan bagi anak yang berdomisili dalam radius 1.000 meter dari sekolah tsb. Jika ada 2 anak miskin dalam jarak sama maka dipilih yang lebih pintar. Jika keduanya sama pintar, maka yang lebih dulu mendaftar yang akan diterima sekolah.

Kisruh protes masih terjadi di sejumlah wilayah. Peraturan baru apalagi yang kurang sosialisasinya memang kerap menimbulkan pro dan kontra.
SKTM mestinya dicek sekolah bagaimana kenyataannya di lapangan. Bisa dilihat tagihan listriknya ( jika berdaya 1300 KWH ke atas artinya ortu cukup mampu ). Jika punya rumah sendiri, tak lagi ngontrak, artinya ia cukup mampu untuk bayar sekolah swasta yang bagus ( yang menerapkan subsidi silang dari siswa kaya ke siswa tak mampu) atau sekolah agak jauh dengan biaya ekstra untuk transpor atau asrama. Dan sejumlah variabel lain yang bisa dicek dengan mudah lewat internet ( seperti tagihan listrik yang bisa dilihat di web PLN dengan meng-input ID pelanggan).

Sekolah yang tak mengecek kebenaran SKTM bisa diberi sanksi oleh Disdik dan kemendikbud. Oknum kepala sekolah yang pungli ( seperti menarik uang gedung, seragam, iuran perlengkapan sekolah ) saat PPDB juga dikenai sanksi sesuai UU Aparatur Sipil Negara. Orang tua siswa dan aparat desa/ kelurahan yang menyalahgunakan SKTM juga dihukum. Siswa dikeluarkan jika ketahuan masuk dengan SKTM palsu/ tak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Integritas dan moralitas ditanamkan sejak dini agar tunas bangsa ini tak bermental korup dan licik di fase berikutnya.

Di DKI, kuota 35% dari jumlah bangku yang ada di sebuah sekolah negeri disediakan untuk umum termasuk siswa dari luar kota. 15% untuk anak miskin di zona sekolah tsb. Jadi prosentasenya tidak kaku, masih ada ruang bagi otda untuk mengaturnya. Prinsipnya, aturan zonasi untuk keadilan akses pendidikan ini diakomodasi searif mungkin dengan melihat big picture-nya: keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ( meminimalisir benih2 radikalisme/ kecemburuan sosial yang memecah belah bangsa ) . Ada sekolah negeri yang kurang fasilitasnya sehingga berpengaruh pada hasil Ujian Nasional ( UN ). Dari evaluasi, nilai UN bukan lagi penentu kelulusan siswa, melainkan lebih dilihat sebagai pemetaan bantuan negara. Jika nilai bahasa Inggrisnya jeblok, berarti fasilitas lab bahasa sekolah itu kemungkinan belum ada sehingga perlu dibuatkan pemerintah. Lebih arif ke sininya kan ? Jadi para orang tua cobalah lebih berpikir positif atas kebijakan zonasi ini. Lebih sabar dengan proses perbaikannya dengan memberi imput saran yang baik secara sopan pada pihak sekolah, kepala daerah/ dinas pendidikan dan pemerintah pusat/ kementerian pendidikan. Semangat mengembangkan diri mestinya lebih dijiwai siswa dan guru sehingga bisa unggul dan bermanfaat di mana saja. Sekolah favorit atau biasa. Sekolah negeri atau swasta.

Banyak lulusan SMK yang bersinar di kancah nasional, bahkan internasional. Dian Pelangi, salah satunya,. Usia SMP, ia masuk pesantren. Usia SMA, dia masuk SMK jurusan Tata Busana. Setelah lulus, wanita berjilbab ini selama 6 bulan jualan di kios Tanah Abang, lalu jualan di butik, lalu diundang menteri pariwisata ikut fashion week busana muslim di Sidney, Australia di usianya yang baru 18 tahun. Disusul ikut New York fashion week, Paris, London, Torino fashion week ( Kick Andy, 1/7/2018 ). Saking topnya, Dian bahkan diundang ceramah mode fashion di Universitas NewYork dan Havard University. Keren kan ?

Contoh lain, Bayu Skak ( sekumpulan arek kesel/ capek) lulusan SMK Jatim, kini mahasiswa Seni & Desain Universitas Malang. Masuk SMK sekarang bisa meneruskan studi ke perguruan tinggi, lho. Sembari kuliah, Bayu punya job dan income bagus sebagai content creator dengan sederet karya animasi yang banyak dipuji.

Bagi yang tak diterima masuk sekolah favorit, jangan patah arang. Tekuni passion-mu lalu masuk SMK yang sedang digalakkan pemerintah di 4 fokus bidang pengembangan SMK menurut kemendikbud, yaitu: pertanian, maritim, industri kreatif, dan pariwisata. SMK wajib punya counter part dunia industri/ usaha yang sesuai dengan program studinya dan fleksibel dengan perubahan jaman. Bisa langsung kerja setelah lulus seperti Dian, atau melanjutkan studi sambil kerja seperti Bayu, tergantung semangat pengembangan diri kalian. So, tak diterima di sekolah negeri atau favorit, bukan akhir dunia. Tetap semangat !

SKYWALK MACAN TUTUL DI BANDUNG ZOO. Jalan Kebun Binatang No.6, Lebak Siliwangi, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132

Kebun Binatang Bandung ( Bandung Zoo ) berbenah untuk menarik pengunjung. Salah satunya, pembuatan jembatan sepanjang 75 meter bernama ‘Skywalk Macan Tutul’ agar pengunjung merasakan pengalaman baru. Melihat macan dari atas ini sambil lewat saja. Tidak untuk duduk2 santai, jelas Marketing Komunikasi Bandung Zoo, Sulhan Syafii.

Skywalk dimulai dari kandang macan tutul, lalu beruang madu, berlanjut ke kawasan karnivor lain. Tinggi skywalk sekitar 7-8 meter, lebar jalur jalan 180 cm dilengkapi pengaman penghindar bahaya. Disediakan pula 5 lokasi berfoto ( photo booth ) baru di sekitar kandang burung, onta dan kolam ikan.

Tahun 2017, selama 10 hari libur lebaran, Bandung Zoo dikunjungi
108.000 wisatawan. Lebaran kemarin targetnya 120.000 pengunjung. Dalam sehari bisa dikunjungi sampai 21.000 orang ( PR, 14/7/2018 )

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menitipkan macan tutul jantan berbobot 25 kg usia 1,5 tahun. Saat ditemukan, satwa ini terlihat kurus kurang makan. Setelah diberi 3 kg ayam, kondisinya terus membaik dan kerap mengaum pada petugas yang lewat kandangnya. Si macan kini berbulu mulus dan siap menyambut anda. Arrrghhhhh…..!!

LRT DI KOTA BANDUNG ? Bandung Planning Gallery ( BPG ), Jalan Aceh no.36.

LRT ( Light Rail Transit (LRT ), salah satu janji kampanye walikota Bandung yang belum terlihat karena berbagai kendala. Terakhir saya dengar, peletakan batu pertamanya akan dilakukan sebelum Kang Emil pindah kantor ke Gedung Sate, lalu dilanjutkan walikota terpilih berikutnya, Kang Oded. Kalau belum kebayang bentuknya kayak apa, anda bisa ke BPG, di samping Taman Sejarah ( buka Senin-Sabtu jam 9-16, rehat jam 12-13 ).

Di sana, anda bisa melihat ilustrasi sebagian koridor rencana Light Rail Transit (LRT) dan kereta gantung pada Augmented Reality. Ada virtual reality merasakan sensasi naik LRT. Penasaran ?

Anjungan perencanaan kota Bandung ini dimulai dengan mengisi data pengunjung di komputer di meja resepsionis. Setelah itu, di bagian utama terlihat gambaran besar kota Bandung dalam Maket Cekungan Bandung. Dengan video mapping, akan terlihat keseluruhan perencanaan Kota Bandung. Di dekatnya, layar interaktif memperjelas informasi dalam video mapping.

Di bagian kiri, terlihat gambaran Bandung Masa Lalu, Bandung Masa Kini, Area Bandung Kota Pintar, Mobilitas Urban, Solusi Kota Pintar yang mencerahkan.
Sedang di bagian kanan, terlihat Bandung Teknopolis dan Gallery Temporer. Kita bisa menulis aspirasi di sehelai sticky note dan menempelkannya pada kubah putih yang ditempeli aspirasi pengunjung lainnya. Atau menuliskan di layar digital.

Tersedia video animasi dan layar sentuh interaktif. Kita bisa berimajinasi tentang profesi kita di ‘Bandung Baheula’ dengan instalasi interaktif Augmented Reality. Pengen tahu ? Sempatkan mampir ke salah satu destinasi Kota Bandung ini ya..

CLOSING

Populasi bumi terus meningkat dalam deret ukur. Cadangan energi dan sumber makanan dunia terus menipis. Harga pangan terus melonjak ( ditambah faktor dolar AS yang menjadi acuan mata uang dunia, yang bisa mereka cetak sebanyak mereka mau tanpa jaminan emas yang cukup di bank ). Akan selalu terjadi inflasi tiap tahun. Setiap barang yang kita beli akan menggerus nilai rupiah terhadap USD karena ini ( ilusi dolar ). Beras bagus dulu bisa Rp 6000 per kg. Sekarang Rp 12.000 per kg. Dulu, jajan sekolah Rp 500 sudah kenyang. Sekarang Rp 5000 masih lapar. Lain dulu, lain sekarang ya..

Namun, ada titik di mana bumi tak lagi bisa menopang kerakusan manusia. Saat populasi bumi harus dikurangi dengan bencana dahsyat atau perang mengerikan ( 5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB punya senjata nuklir ). Atau keduanya sekaligus. Kita hanya bisa berikhtiar memperlambat terjadinya saat mendebarkan itu ( perang dunia ke-3, 4 dan kiamat ) dengan mengerem laju kerusakan lingkungan ( dengan penghijauan hutan dan lingkungan tempat tinggal, menggiatkan reduce-reuse-recycle barang yang kita gunakan, memanfaatkan energi terperbaharui seperti PLTB, panas bumi, sinar matahari, biogas ), memperjarang kelahiran ( KB ), mendistribusikan sumber ekonomi secara adil, menegakkan hukum dari tingkat desa sampai PBB dan terus memperbaiki kualitas demokrasi Pancasila kita sampai terpilih pemimpin dan penyelenggara negara yang amanah, cakap dan adil dalam mengelola sumber alam dan membagi manfaat pembangunan pada seluruh rakyat Indonesia. It’s a long, long walk… hard dan cloudy journey, people… Hold on, please.

Iklan

Written by Savitri

7 Juli 2018 pada 11:24

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: