Madani & Manusiawi

Great People, Bandung, West Java, Indonesia.

Archive for the ‘Birokrasi’ Category

Antibiotik BUMN. Pohon Black-out Rp 1 triliun. Wakil Panglima TNI. HUT RSCM. Dioksin Sampah Sidoarjo. CPI Smelter Timah. Cucu ke-3 Jokowi. Training Pranikah 2020. Ke mana PBI BPJS ? PP Mitigasi Terorisme ? Taman Nasional Gede Pangrango, Jabar. Kadieu, kadieu..

leave a comment »

Antibiotik. Serupa pendobrak BUMN dengan kalajengking, ular, lipan yang selama ini nyaman bersembunyi di bawah daun dan kini ribut protes, ujar narsum, host, pemirsa EMI pagi ini ( MetroTV, 19/11/2019 ). Apa yang mereka bicarakan ? Pembunuh kuman TB yang harus diminum 6-18 butir tiap hari selama 1-2 tahun plus suntik sebelum jam 8 tiap pagi yang bikin pantat bengkak nan baal ?

Beda tipis. Namanya BTP, yang dulu akrab dipanggil Ahok. Menteri BUMN Erick mengundangnya ikut seleksi pengawas salah satu BUMN ( mungkin Pertamina atau PLN ) seperti para kandidat lain. Nanti, ketua pemegang saham BUMN ( Jokowi, Ma’ruf ) yang memutuskan kata akhir, siapa gerangan yang pantas jadi dirut BUMN terbesar di Indonesia ini ? Yang jelas dia harus seampuh antibiotik kelas WHO, bernyali besar memberantas mafia migas, radikalis sesat di masjid BUMN ( BTP sudah masuk Islam ? ) dan subkon nakal/ gemar nyuap. Semoga BTP lebih arif sekarang ( jangan bicara dalil agama yang belum sepenuhnya dikuasai ), hindari merendahkan orang secara fisik atau menyebut nama hewan ketika marah ( muslim terbaik : yang orang lain aman dari lisan dan tangannya ). Reputasi BTP ( new him ) yang bersih dan profesional ( juga tegas, lucu ), semoga bisa mereformasi perusahaan pelat merah ini menjadi lebih sehat ( kontribusi 23% APBN dari BUMN, menjadi minimal 50% ) sehingga iuran BPJS tak perlu naik dan tunjangan pensiunan pos bisa layak. Horee…! ( uh, maunya )

SMELTER TIMAH BANGKRUT KARENA BEDA TAFSIR PERMEN

Penerapan aturan smelter permen ESDM 1806 th. 2018, menyebabkan 39 smelter swasta timah di Pangkal Pinang, Kep. Bangka Belitung berhenti beroperasi, karena beda paham aparat dan stakeholder timah dalam penerapan regulasi tsb. Competent Person ( CPI ) tak perlu menguasai 3 keahlian sekaligus ( ahli eksplorasi, ekstraksi, dan cadangan timah/ minerba ) karena ada spesialisasi juga dalam jenis perusahaan yang menambang. Jika mengurus dari hulu hingga hilir ya harus komplit keahlian yang dimiliki ( EMI, 1/11/2019 ).

POHON SENGON Rp 1 TRILIUN DI PEMALANG. Hebooh..

Rruarr biasa. Status pohon itu melesat setelah peristiwa pemadaman listrik lebih 12 jam Agustus lalu ( bikin PLN harus ganti rugi sekitar Rp 1 triliun/ 20-30% diskon tagihan listrik September 2019 lalu ). Ombudsman menyimpulkan temuannya ( Prime Time News, MetroTV, 7/11/2019 ) setelah turun ke lapangan, dan memberi rekomendasi agar pohon sengon/ pengganggu jaringan listrik Sutet dipotong sampai batas aman ( anggaran mestinya diberikan beberapa kali jika pohon tak dipotong habis sampai seakarnya ). Penyebab lain black out : gardu listrik di Pemalang ( tempat merelai jika ada gangguan arus ) mestinya sudah bersertifikasi layak operasi serta petugasnya cakap/ terlatih mengoperasikan perangkat baru di sana.

KemenLHK sudah mempersilakan PLN/ KemenESDM untuk memangkas pohon yang mengganggu jaringan Sutet ( dengan prosedur/ laporan yang benar ). Menebang pohon tanpa izin bisa didenda Rp 5 juta per pohon. Koordinasi PLN, KemenESDM, KLHK, Pemda ini perlu diperbaiki agar tak terulang pemadaman listrik lebih sejam tsb. Pemda perlu proaktif mengamankan jaringan listrik tegangan tinggi/ Sutet di wilayahnya masing-masing dari pelbagai gangguan.

( Di NTB kemarin, sejumlah mahasiswa menuntut PLN agar memperbaiki suplai listrik di daerah mereka agar tak kerap byar-pet. Petugas PLN mengatakan, di musim kemarau suplai listrik berkurang. Semoga Bang Erick dan BTP bisa menindaklanjuti keluhan mereka )

UPDATE BOMBER OJOL MEDAN

Ternyata bukan lone wolf ( bekerja sendiri sesuai hasrat halu-nya/ ketemu bidadari ) setelah disidik lebih jauh. Sudah 71 terduga teroris terkait bomber Medan yang ditangkap polisi ( Headline News, MetroTV, 19/11/2019 ). IN, ayah RMN, tak percaya anaknya meledakkan diri di Mapolrestabes. Dia sudah berusaha mencegah anaknya yang aktif itu pergi ‘ngaji’, tapi gagal ( Prime Time News, 18/11/2019 ). Ramadhan adanya tadarusan, bukan ngaji ( ganjil ), tuturnya ke wartawan. Setelah menikah, RMN jadi jarang berkomunikasi dengan ayahnya. TA, istri RMN, rupanya yang lebih dulu terpapar radikal dari seorang napiter dan ‘guru pengajian’ yang diikutinya, dan ikut mendorong RMN ngebom sehingga kini ia pun ditetapkan polisi sebagai tersangka bom Medan yang merupakan rangkaian bom yang akan dilakukan di sejumlah tempat di tanah air. Untung ada polisi Densus. Thanks, Guys..

BNPT yang berwenang : kontra radikalisasi dan deradikalisasi bisa menyisir jejak digital ASN radikal ( EMI, 16/11/2019 ) dan berkoordinasi dengan kemenPANRB, kemendagri, kemenkeu untuk sanksi/ tindak lanjutnya. Ada 6-7 PP turunan UU Anti TPTerorisme 2018 yang perlu segera dibuat agar operasional dan anggaran terkait mitigasi terorisme bisa segera dilakukan. Dengan payung hukum ini aparat/ polisi Densus 88 bisa lebih sigap menangkap orang/ terduga teroris yang mengibarkan bendera ex-HTI/ atribut teroris ( Prime Time News, MetroTV, 15/11/2019 ), seperti tempo hari aparat Saudi menggaruk HRS yang memasang bendera tsb di halaman parkir ( jadinya di sana tak meledak ).

TRAINING PRANIKAH

Pelatihan Pranikah & Sertifikat Menikah akan dimulai tahun 2020 oleh Kemenag, mungkin dipercepat ( Prime Time News, MetroTV, 18/11/2019 ). Syukurlah. Semoga kasus anak hilang dan bomber akibat salah urus/ KDRT dan paparan negatif bisa berkurang. Amiin.

( PRSSNI 19/11/2019 : Dispantan Kota Bandung membagikan 2000 anak ayam pada siswa SD di Gedebage dan Cibiru agar ayam imut ini mengalihkan anak dari dunianya/ gagdet dan belajar jadi manusia yang penyayang dan empati pada sekitarnya )

WAKIL PANGLIMA TNI. Perlu ?

Posisi wakil panglima TNI sesuai PP no. 66 tahun 2019 ( Prime Time News, MetroTV, 8/11/2019 ) dan ditempatkan satu kotak dengan panglima dalam struktur organisasi, jelas ketua KSP Moeldoko. Sehingga tak perlu surat perintah mengganti komando ketika panglima perlu ke luar negeri ( untuk pertemuan panglima ASEAN, Asia Pasifik, dll ), tak seperti dulu masa SBY. Saat itu Panglima Moeldoko perlu membuat surat perintah ke Kasad, Kasau, Kasal tiap kali ia bertugas ke luar negeri. Ribet, karena kepala staf jadi harus meninggalkan posnya dan membagi perhatiannya untuk 3 matra. Tak sinambung membina dan memantau prajurit.

Dengan menghidupkan kembali posisi wamen panglima, secara organisasi dan operasional, TNI akan lebih optimal. Moeldoko menjamin takkan ada dualisme di institusi karena sifat komando tunggal di tubuh TNI. Jika sampai ada anak buah tak patuh pada panglima maka habislah karirnya/ mati. Saya lihat memang ada kebutuhan pengamanan ekstra di Papua ( mencegat separatis yang dibiarkan Papua Nugini, Australia, Inggris, AS, Vanuatu ), ZEE Indonesia di Laut Cina Selatan setelah China memperkuat pangkalan militernya, kawasan Timur Tengah setelah AS membangun pangkalan militer di Suriah utara
( ada RSI di Gaza, relawan Mer-C di Palestina, diplomat, WNI di Suriah, dan Polri-TNI sebagai pasukan perdamaian yang juga perlu ekstra kita lindungi ), ketegangan Perang Dagang, dan mitigasi jelas pilpres panas AS tahun depan dengan segala komplikasinya pada ekonomi dan keamanan dunia. Wamen yang bertugas sekantor dengan panglima dan melaksanakan tugas harian atau khusus ( tergantung koordinasi keduanya ) bisa diisi salah satu kepala staf TNI.

Pemirsa EMI dari Jakarta kecewa ketika Kenzo diterima taruna karena dugaan terpapar radikalisme dari ibunya. Kasad Perkasa yang kemarin tegas menindak kolonel yang istrinya tak patuh UU Hukum Disiplin TNI ( nyinyir penusukan Wiranto ) bisa menjadi pengimbang yang baik bagi Panglima Hadi jika berkenan.

Ada isu wamendikbud dan 6 wamen tambahan lagi yang dikritik sebagian narsum seolah mengakomodasi para timses relawan KIK. Pihak istana mengatakan, wamen ( gemuk ini, periode sebelumnya cuma 3 wamen ) untuk tugas khusus visi presiden, beda dengan perampingan 4 eselon ( jadi 2 eselon ) di pemda yang dianggap penyebab lamban eksekusi program pembangunan. Oya ?

Yang asyik itu menteri pertanian Limpo yang lebih memilih dirjen atau sekretaris ( internal kementerian yang pejabat karir/ profesional ) ketimbang wamen, untuk membantu mewujudkan visi presiden/ ketahanan pangan nasional. Hemat cermat. Kita tunggu data pangan tunggal valid-nya, ya Pak Menteri..

( untuk data beras, akhir Desember 2019 kan ? Juga evaluasi data DPT dan pelaksanaan pemilu 2019 versi kemendagri, seperti janji anak buahnya di talkshow Opsi* Avi, MetroTV, 18/11/2019 ).

AWARD DI PBB, DIOKSIN DI JATIM. After karhutla..

KemenLHK menerima penghargaan PBB dalam pengurangan karhutla tahun ini karena inovasi/ penegakan hukum yang berhasil menghukum para pelaku senilai Rp 19 triliun ( tinggal eksekusi menarik Rp 16 triliun ) para pembakar hutan. Prof. Bambang, saksi ahli langganan KLHK dalam sidang karhutla juga dapat penghargaan ( EMI, 15/11/2019 ). Selamat ya..

Sementara itu, di Sidoarjo, Jatim, ditemukan telur ( ayam di luar peternakan kandang ) beracun dioksin dari sekitar 30 pabrik tahu yang menggunakan sampah plastik untuk bahan bakar pengolahan kedelei ( Prime Time News, 18/11/2019 ) yang lebih murah ( separuh ongkos kayu bakar ) namun asap lebih banyak/ pekat. Lebih 100 kali ambang batas aman 2,5 bisa merusak generasi penerus/ kanker. Belum ada solusi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan terjangkau meski sudah berdialog dengan unsur pemda. Tugas KemenLHK berikutnya. Apa kabar biofuel/ sawit atau biogas/ metana ?

KAUM TERPINGGIRKAN BPJS

Anak difabel penderita sesak nafas putra pemulung tewas karena tak kunjung dapat layanan BPJS karena pengurusan berbelit meski sudah punya SKTM dari perangkat desa ( Top News, MetroTV, 5/11/2019 ). Di episode “The Nation”- MetroTV, juga pernah terungkap anak-anak di sekitar TPA/ pinggiran Jakarta, tak bisa mengakses BPJS atau kartu-kartu pintar Jokowi karena ortunya tak punya KTP/ data kependudukan. Ini menjelaskan kenapa lebih banyak peserta mandiri BPJS daripada PBI ( Peserta Bantuan Iuran yang ditanggung negara sebanyak 96 juta + 33 juta peserta pemda ) di faskes Lampung yang Jumat kemarin disidak sebelum bertolak ke RS/ PKU Muhammadiyah, melihat cucu perempuannya yang baru lahir ( ke mana talangan/ subsidi pemerintah untuk 129 juta orang PBI ? Sekitar 26 juta warga miskin/ 9,2% penduduk Indonesia yakin ter-cover semua ? Di-cleaning dulu datanya sebelum realisasi PP kenaikan iuran BPJS pada 1/1/2020 )

LAHIR CUCU KE-3 EYANG JOKOWI

Gibran, putra sulung Jokowi, menunjukkan KTA anak keduanya, La Lembah Manah ( artinya rendah hati ) yang baru lahir 3 hari lalu dari disdukcapil Surakarta ( Prime Time News, 18/11/2019 ). Selamat lahir La yang cantik. Mas Ethes masih cucu terganteng ya..

( Ada 273.000 pasangan usia subur ( 74, 5 % ) peserta KB aktif di Kota Bandung dengan IUD ( PRSSNI, 23/9/2019 ). Program Jabar Masagi, guru dimotivasi untuk mengembangkan kapasitas ajarnya. Mal Pelayanan Publik akan dibangun di lantai 2 Pasar Kosambi. Renovasi Pasar Surapati/ Cihargeulis yang disidak Jokowi tempo hari masih berproses/ tertutup seng pembangunan. Harap sabar )

RS CIPTO MANGUNKUSUMO TERUS MENYEHATKAN INDONESIA.

Lebih 600 dokter mengabdi di RS Cipto Mangunkusumo ( mendiang dokter nasionalis penyembuh kanker paru, penyakit terbanyak di Indonesia, disusul kanker payudara, kanker prostat ) yang menerima sekitar 4000 pasien tiap hari karena merupakan rumah sakit rujukan nasional. Semua penyakit berat yang tak tertangani di RS seluruh Indonesia dirujuk ke RSCM.

Dunia internasional melihat kemampuan medis Indonesia dari kiprah RSCM. Dokter Ismail Diloglo contohnya, kepala UPT riset stem cell/ sel punca ( sel utama yang ditempelkan ke kulit luka bakar jadi kulit pengganti, ke patah tulang jadi tulang pengganti, ke ginjal jadi ginjal, dll ) yang bekerja tekun meneliti dan mempraktekkan pada lebih 28 pasien yang membutuhkan ( Kick Andy, 16/11/2019 ). Selamat HUT RSCM. Semoga kian andal dan jaya..

( Menristek Brodjonegoro ( Prime Time News, MetroTV, 27/10/2019 ) bilang : technopreneur/ start up akan diprioritaskan di awal program kerjanya dengan inkubator perguruan tinggi, lembaga penelitian dan komunitas. Perusahaan, perguruan tinggi, komunitas penelitian bersinergi membuat inovasi tepat guna ( mudah dipraktekkan ) untuk petani, nelayan, UMKM )

Banyak pekerjaan sudah diselesaikan. Lebih banyak lagi pekerjaan yang menunggu untuk diselesaikan. Terus maju, langkah demi langkah. Bersama kita bisa..

Taman Nasional Gede Pangrango, Jawa Barat. Sueejuk, tapi dilarang petik bunga edelweis. Kangen ? Datang lagi aja..

TAMAN NASIONAL GEDE PANGRANGO, Jawa Barat.

Gunung Gede, gunung berapi tipe stratovolcano dalam Taman Nasional Gede Pangrango ( TNGP, satu dari lima taman nasional yang pertama diumumkan tahun1980 ) yang ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfir pada tahun 1977. Tepatnya di antara Kabupaten Cianjur dan Sukabumi ( ketinggian 1.000 – 2.958 m dpl, antara lintang 106°51′ – 107°02′ BT dan 64°1′ – 65°1 LS ). Gunung Gede Blauweberg yang tertinggi (2958 m atau 9705 ft ) terakhir meletus Maret 1957. Suhu di puncak gunung antara 5-18 °C. Curah hujan rata-rata 3.600 mm/tahun. Gerbang utama dari Cibodas, Cipanas.

Gunung Gede diselimuti hutan pegunungan mencakup zona submontana, montana, sampai subalpin di sekitar puncaknya, serta ekosistem danau, rawa, dan savana. Hutan ini merupakan salah satu yang terkaya floranya di Indonesia, bahkan di kawasan Malesia. Keadaan alamnya yang khas dan unik menjadikan Gunung Gede laboratorium alam yang menarik para peneliti sejak lama, d iantaranya : C.G.C. Reinwardt ( tahun 1819 ), F.W. Junghuhn ( 1839-1861 ), J.E. Teijsmann ( 1839 ), A.R. Wallace ( 1861 ), S.H. Koorders ( 1890 ), M. Treub ( 1891 ), W.M. Docters van Leeuwen ( 1911 ), dan C.G.G.J. van Steenis (1920-1952 ) yang telah membuat koleksi tumbuhan sebagai dasar penyusunan buku “The Mountain Flora of Java” ( terbit tahun 1972. ). Ada 251 jenis burung dari 450 jenis yang terdapat di Pulau Jawa, di antaranya Elang Jawa ( Spizaetus bartelsi ) dan Celepuk Jawa ( Otus angelinae ).

Selain menarik diteliti, TNGP juga menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara, di antaranya :

TELAGA BIRU : danau kecil seluas lima hektare ( 1.575 meter dpl.) terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas. Danau ini ditutupi ganggang yang tampak biru jika diterpa sinar matahari.

AIR TERJUN CIBEUREUM : tinggi sekitar 50 meter terletak 2,8 km dari Cibodas dan terlihat sejenis lumut merah yang endemik di Jabar di sekitar air terjun.

AIR PANAS : terletak sekitar 5,3 km ( 2 jam perjalanan ) dari Cibodas.

KANDANG BATU dan KANDANG BADAK : untuk kegiatan berkemah dan pengamatan tumbuhan/ satwa. Berada di ketinggian 2.220 m. dpl dengan jarak 7,8 km ( 3,5 jam perjalanan ) dari Cibodas.

PUNCAK & KAWAH GUNUNG GEDE : panorama menawan
berupa matahari terbenam/ terbit, hamparan kota Cianjur-Sukabumi-Bogor, atraksi geologi, dan pengamatan tumbuhan khas sekitar 3 kawah yang masih aktif dalam satu kompleks ( kawah Lanang, Ratu dan Wadon ). Berada di ketinggian 2.958 m. dpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas.

ALUN-ALUN SURYAKENCANA : dataran seluas 50 hektare yang ditutupi hamparan bunga edelweiss ini berada di ketinggian 2.750 m. dpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas. Namun, pengunjung dilarang merusak atau memetik bunga edelweiss yang tumbuh subur di Suryakencana ( juga jangan membuang sampah di TNGP, tapi kumpulkan dan bawa pulang ). Legenda rakyat tentang Eyang Suryakancana. Suryakancana ( putra Dalem Cikundul/ Rd. AriaWira Tanu I, pendiri Cianjur dan bupati pertama Cianjur ) yang lahir dari putri Jin, dipercaya masyarakat masih bermukim di sekitar gunung Gede ( menjadi penguasa bangsa jin ). Pada saat tertentu, penganut kepercayaan Sunda Wiwitan masuk goa-goa sekitar Gunung Gede untuk bertapa

Taman Nasional Gede Pangrango ditempuh melalui rute Jakarta-Bogor-Cibodas dengan waktu sekitar 2,5 jam ( ± 100 km ) menggunakan mobil, atau Bandung-Cipanas-Cibodas dengan waktu 2 jam ( ± 89 km ), dan Bogor-Salabintana dengan waktu 2 jam ( 52 km ). Tertarik ?

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat.

KUPAT TAHU

BAHAN :
5 tahu ukuran sedang, goreng hingga matang.
2 ketupat/ lontong.
100 gr tauge, rebus hingga matang, tiriskan ( bisa ditambah irisan timun segar )
2 batang seledri, iris halus.
Bawang goreng secukupnya.
Kerupuk merah secukupnya.

BUMBU KACANG :
3 siung bawang putih.
50 gram kacang tanah, goreng.
Cabai rawit sesuai selera
50 gram gula merah
1 sdm petis udang
5 sdm kecap manis
1 sdt cuka
Air secukupnya

CARA MEMBUAT :
*Haluskan bawang putih, kacang tanah goreng, cabai rawit, gula merah. Tambahkan petis udang, aduk rata. Tambah kecap, cuka, air secukupnya, aduk rata.
*Potong-potong tahu dan ketupat, susun dalam piring saji, tambahkan tauge rebus ( dan irisan timun segar ). Siram bumbu kacang di atasnya, taburi seledri iris dan bawang goreng. Hidangkan dengan kerupuk merah.

( resep “Sarapan Pagi” – Julie Sutarjana )

Kupat Tahu, Nyonya Rumah.

Kabinet Jokowi 2019-2024 : Gemuk Sehat demi Indonesia Maju. Delivered, not send..

leave a comment »

Jajaran menteri kabinet pendobrak pilihan Jokowi berpose di tangga Istana Kepresidenan ( Rabu, 23/10/2019 ). Siap menggebrak tantangan jaman : survive menembus Era Shifting dan Perang Dagang, meredam radikalisme, menjaga damai Papua, dan memindahkan ibukota. Selamat bekerja.. ( foto : Kompas )

Negara. Pasar. Civil society. Hubungan ketiganya perlu seimbang dalam demokrasi Pancasila. Setelah pelantikan presiden yang berlangsung aman dan lancar kemarin ( MetroTV, 20/10/2019 jam 15.30, molor setengah jam dari jadwal karena seperti biasa, Jokowi spontan turun dari mobil untuk menyalami warga yang berjubel antusias di belakang barikade pengamanan Polri-TNI yang kali ini menurunkan 30.000 personelnya demi menjaga kelancaran acara pamungkas Pemilu 2019 yang dihadiri ratusan anggota parlemen dan 19 kepala negara dan utusan khusus negara : Malaysia, Brunai, Singapura, Myanmar, Mozambik, Eswatini, Kamboja, Timor Leste, Thailand, Filipina, Korea, Jepang, China, India, Australia, Amerika, Laos, Vietnam, Uni Emirat Arab ), Jokowi memperkenalkan dan melantik 34 menteri dan 4 pejabat setingkat menteri diiringi pesan di tangga lesehan Istana Kepresidenan : jangan korupsi/ membuka celah, jangan terjebak rutinitas monoton, sering cek ke lapangan dan memberi solusi, hanya ada visi misi presiden ( tak ada visi misi menteri ), dan serius bekerja untuk mengeksekusi program pemerintah ( kalau tidak, siap-siap dicopot di tengah jalan/ reshuffle ).

Para pembantu presiden yang berbaju batik ( saat diperkenalkan Senin-Selasa ber-dress code kemeja putih bawahan hitam, saat dilantik berbaju jas resmi untuk pria, dan kebaya untuk wanita ) tersenyum sumringah ketika Jokowi menyampaikan ‘job desk’ para menteri dengan sentilan khasnya plus block note di tangan. Simple is beauty.

DAFTAR MENTERI KIM :

1. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Mahfud MD
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
4. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
5. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
6. Menteri Dalam Negeri: Jenderal (Pol) Tito Karnavian
7. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
8. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
9. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly
10. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
11. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrief
12. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
13. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
14. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
15. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar
16. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
17. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
18. Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziyah
19. Menteri Desa: Abdul Halim Iskandar
20. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
21. Menteri Kesehatan: dr Terawan
22. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
23. Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi: Bambang Brodjonegoro
24. Menteri Sosial: Juliari Batubara
25. Menteri Agama: Jenderal (Purn) Fachrul Razi
26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
27. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G Plate
28. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
29. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelrindungan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati
30. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo
31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
32. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Sofyan Djalil
33. Menteri BUMN: Erick Thohir
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali
35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
37. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia ( asal Papua )
38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin

***

Kompeten dan leadership ( termasuk komunikatif pada presiden, rekan menteri, mitra parlemen, anak buah/ staf kementerian ketika menyampaikan gagasan, inovasi, menegakkan disiplin ) yang diharapkan publik terhadap para menteri eksekutor pilihan Jokowi. Di “Mata Najwa” ( Trans7, 23/10/2019 ), ada narsum yang memberi nilai 99 ( politisi Grd ), nilai 90 ( Adian Napitupulu, politisi PDIP yang sadar diri dan menampik halus ketika ditawari posisi menteri ), nilai 80 ( politisi Nasdem ), nilai 60 ( surveyor Yunarto Wijaya, yang bisa bergerak ke 40 atau 90 tergantung kinerja menteri nanti ), nilai 55 ( politisi PKS, maklum ‘oposisi’ yang saat kampanye pemilu kemarin terbiasa nyinyir “asal beda” dengan apapun kebijakan pemerintah ), nilai E ( tidak lulus dari UH, dosen, aktivis AI yang kecewa diksi HAM/ kasus pelanggaran berat di tahun ke-6 pemerintahan Jokowi, penegakan dan demokrasi tak disebut dalam pidato presiden setelah dilantik.

Hari ini LSM Kontras berencana berkumpul untuk membicarakan hal itu. UH terlihat optimis/ berharap pada Mahfud MD yang menggantikan Wiranto di posisi menkopolhukam yang membawahi menhan Prabowo, menkumHAM Yasonna, mendagri Tito, menkominfo Plate, dalam penyelesaian/ penegakan hukum/ cyber crime. Menko diberi Jokowi hak ‘veto’ terhadap kebijakan menteri yang dikoordinasinya, jika tak sinkron dengan regulasi di atasnya, kementerian lain, dan visi misi presiden.

Adian menegur UH cs agar cermat membedah data dari sumber asing. Dina YS mengingatkan soal misi NED cs/ organ propaganda AS cs yang gencar memasok hoax, data ngaco untuk menyuburkan demo/ protes aktivis-LSM di sejumlah negara kaya sumber alam/ pengancam hegemoni AS, sebelum mereka gulingkan/ invasi ).

Banyak kepala, banyak selera keinginan. Tak mungkin memuaskan semuanya. Suara terbanyak memenangkan kompetisi, dan sportivitas mengakui keunggulan lawan mestinya menjadi wisdom di negara demokratis. Damai.

Tim kecil beranggotakan 7 orang sudah menggodok kandidat calon menteri pilihan presiden itu. Presiden sudah mempertimbangkan suara dari 8 penjuru angin, seperti saya pernah bilang, juga mengakomodasi isu kesetaraan gender, ancaman resesi ekonomi AS, Perang Dagang, bonus demografi, era disrupsi, usulan daerah, input 6 parpol pengusung, damai Papua, pemindahan ibukota baru, dsb. Tak semudah pikiran orang yang cuma tahu/ ribut soal HAM, dan menafikan kompleksitas masalah yang berkelindan dan urgennya masalah ekonomi saat ini ( defisit transaksi berjalan/ neraca perdagangan yang sudah menyambar dan menumbangkan banyak negara. Tak ada penyelesaian HAM, bahkan timbul lebih banyak masalah HAM, kalau negara sampai tumbang atau tak punya cukup uang di kasnya untuk membiayai hankam dan menjaga keutuhan wilayahnya.

Timor-timur/ Timor Leste lepas dari NKRI setelah kerusuhan Mei 1998. Sebagian pemirsa menganggap ex-provinsi ke-27 Indonesia tahun 1976 itu hasil aneksasi rezim Orba. Saya sendiri berpendapat, daerah itu masih wilayah nusantara ( masa Atlantis/ Sriwijaya/ Majapahit- Gajah Mada ) yang setelah Perang Dunia ke-2, pihak Sekutu pimpinan AS menitipkan pada penguasa Orba untuk menjaga daerah itu dari pengaruh komunis/ China-Rusia. Setelah banyak darah prajurit kita, uang pajak rakyat Indonesia untuk membangun beragam fasilitas di sana, lebih banyak warga sana yang pro-integrasi, dengan semau gue AS cs merekayasa proses referendum, lalu Australia menikmati konsesi eksplorasi minyak di Celah Timor, dsb. Modus kaum imperialis modern yang menguasai hak veto di PBB untuk menggasak sumber alam negara yang mereka lemahkan dengan propaganda beragam kanal.

Kaum milenial dan para netizen yang mengawaki LSM/ NGO dalam dan luar negeri saat ini perlu waspada dengan modus busuk berkedok kebebasan berpendapat/ berekspresi ini. Jangan percaya “stranger” ( orang asing/ baru yang belum jelas pengabdiannya pada bangsa dan negara ini ) yang tiba-tiba nongol di ponsel ( WA, medsos, media online abal-abal ) menyampaikan sensasi berita palsu atau dengungan/ buzzer meragukan kredibilitas pemerintahan yang sah saat ini. Cek fakta dari sumber kredibel ( MetroTV, Media Indonesia, Pikiran Rakyat, BPS/ Badan Pusat Statistik, blog Kajian Timur Tengah- Dina YS, akun Twitter/ Instagram Joko Widodo, Mahfud MD, Retno Marsudi, Ridwan Kamil, Rhenald Kasali ). Saring sebelum sharing/ dibagikan. Cerdaslah bermedsos demi keselamatan anda dan Indonesia.

( zionis AS cs ditopang dana tak terbatas dari uang kertas ( USD/ Euro ) yang bisa mereka cetak sebanyak mereka mau tanpa jaminan emas. Sedangkan kita, para pejuang Indonesia/ Palestina bermodalkan nasionalisme tinggi dengan dana terbatas. Kita musti taktis, cerdik, tegas dan gigih untuk menyiasati segala tantangan tsb ( sebagai bangsa besar yang mau jadi bangsa pemenang. Saat ini, Indonesia di urutan ke-15 negara termaju/ PDB terbesar, dengan pendapatan per kapita Rp 4,5 juta per bulan ) dari 196 negara ( target Jokowi : Rp 27 juta per orang per bulan tahun 2045. Target Ridwan Kamil : tahun 2030, seingat saya, kita akan masuk 5 besar negara termaju di dunia. The Big Four/ penduduk ke-4 terbanyak di dunia ini mestinya bisa. Ada lebih 265 juta ‘komputer’ di kepala rakyat Indonesia yang perlu sungguh-sungguh di-upgrade ke era industri 4.0. Di luar negeri, sudah ada prototype drone yang bisa ditumpangi 4 orang seperti helikopter komersial/ taksi udara. Desain mobil pribadi yang bisa terbang sliweran seperti kendaraan Anakin Skywalker di Star Wars, akan diproduksi dalam waktu dekat. Kereta magnet dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, yang menggantung seperti jaringan listrik yang tak memakan banyak tempat di permukaan tanah ) Semoga Allah bersama kita. Cukuplah Allah sebagai penolong.

( Jaksa Agung kini dari pejabat karir. Kasus HAM berat bisa mulai dari Kejagung dalam kordinasi menko Mahfud yang relatif dipercaya komunitas HAM, seperti UH dari AI, aktivis Kontras, dll )

DEKACORN JADI MENDIKBUD. Menteri milenial.

Itu sebabnya, saya pikir, Jokowi sampai memilih dekacorn sekelas Nadiem ( founder Go-jek, lulusan sekolah bisnis Havard ) di posisi menteri pendidikan. Yang sudah-sudah, belum ada menteri yang berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan nasional ( sisdiknas ) secara signifikan. Barangkali, orang yang bisa punya perusahaan taksi terbesar, tapi tak punya taksi, atau orang yang mewujudkan yang mustahil menjadi mungkin/ nyata ( berpikir inovatif ) perlu ditempatkan di posisi mendikbud ( toh yang konvensional juga belum berhasil ). Siapa tahu, menteri milenial/ 35 tahun ini bisa berbuat lebih ? Membuat Silicon Valley atau Google-nya Indonesia, yang menyerap banyak fresh graduate milenial ( bagian terbesar angkatan kerja saat ini ). Or something like that. Out of the box.

Wishnutama yang sukses sebagai dirut TransTV dan direktur kreatif di Opening Asian Games 2018 dipercaya sebagai Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif ( menparekraf ) juga mewakili kaum muda. Usulan pengamat : beri insentif pada kepala daerah/ stakeholder yang bisa kreatif menghidupkan pariwisata di daerahnya, tak terbatas 10 Bali Baru yang sudah dicanangkan pemerintah sebelumnya. Semua pihak perlu menggeliatkan pariwisata yang akan diupayakan menjadi sumber devisa pertama Indonesia ( menggeser palm oil/ CPO yang cenderung merusak kelestarian hutan tropis kita jika pengawasan dan penegakan hukum belum maksimal diperbaiki ).

Erick Thohir yang sukses memimpin penyelenggaraan Asian Games 2018 dan TKN Jokowi-Ma’ruf dipercaya mengomandani kementerian BUMN ( terbesar di dunia dengan valuasi lebih 1 triliun USD ) menggantikan Rini. Kemampuan dan pengalaman manajerial Erick yang tinggi, background pengusaha muda yang sukses, serta pergaulan/ jaringan internasional yang luas diharapkan bisa mengangkat perusahaan BUMN ke tingkat lebih tinggi ( sebesarnya untuk kemakmuran rakyat, tapi juga bisa profit / memberi pensiun yang layak bagi pegawai yang sudah mengabdi lebih 30 tahun yang kini tinggal para jandanya/ memberi kesempatan bagi UMKM di daerah untuk berkembang ). Saya pikir sebelumnya, Erick serius menolak ketika ditawari posisi menteri usai memimpin TKN. Eh.. ternyata beliau masih mau mengabdi untuk bangsa dan negara dalam pemerintahan Jokowi. Syukurlah. Siapa tahu BUMN jadi kinclong, jauh dari predikat “sapi perah” politisi dan penguasa. Mulai menempatkan profesional yang kompeten, kuat leadership pula, di jajaran direksi dan komisaris BUMN. Jangan lagi jadi bancakan mantan timses, dan jangan ada rangkap jabatan pula agar tak terjadi konflik kepentingan/ korupsi saat tender proyek/ anak perusahaan seperti era RS.

Politisi Golkar asal Gorontalo di posisi menpora yang ditinggalkan IN yang ditangkap KPK karena kasus suap dana hibah KONI, sebelumnya AM karena kasus proyek wisma atlet di Hambalang, harus ekstra waspada terhadap pegawai korup/ permisif dana hibah tanpa audit kredibel berkala dan KIP/ Ketebukaan Informasi Publik terhadap cash flow kementeriannya. Jangan sampai terjadi lagi ‘ikan sehat jadi sakit ketika nyemplung di kolam kotor’ seperti IN yang sudah banyak berjasa dalam banyak even olahraga sekelas Asian Games. Amat disayangkan. Menurut ketua KIP, kementerian pemuda dan olahraga termasuk yang minus dalam KIP/ laporan pengelolaan dana olahraga di website/ akses publik yang akan membantu mengawasi. Ekonom Aviliani juga menyarankan kemenkeu menyebut hutang yang dilakukan itu untuk membiayai apa, tak hanya blok glondongan saja, tanpa bisa dipantau publik, penggunaan dan progresnya ).

KABINET KOASISI KOMPROMI REKONSILIASI

Prabowo di posisi menteri pertahanan cukup mengejutkan banyak pihak. Pemirsa EMI dari Jakarta mengatakan itu eksperimen Jokowi. Yang lain mengatakan, itu upaya Jokowi untuk menciptakan “ekosistem politik yang kondusif” seperti dalam pidato pelantikannya. Politisi Grd sendiri keukeuh menyebut bosnya itu “mengabdi pada bangsa dan negara” ( tapi tak sepakat ketika disebut menteri/ Prabowo itu pembantu presiden/ Jokowi. Tapi mengangguk sumringah jika ketum Grd itu disebut “pengabdi bangsa dan negara” ). Loyalitas 99% melebihi politisi KIK yang 90% di sebelahnya/ lebih realitis.

Saya sendiri melihat Jokowi dan Prabowo sama-sama berani ambil resiko di-bully para pendukungnya demi bangsa dan negara ( agenda memajukan Indonesia tsa ). Keduanya sudah bersahabat sejak di Aceh dan Kalimantan, kata pemirsa EMI dari Aceh Tengah yang berpikir positif terhadap rekonsiliasi cara ini. Saya tak ragukan niat tulus mengabdi di dada para prajurit TNI, termasuk Prabowo. Hanya saja, pengaruh lingkungan yang lebih dominan, kualitas parenting dan pengendalian obsesi yang kurang baik, kerap menggelincirkan seseorang dalam kubangan nasib buruk. Sepertinya, PS ingin memulihkan nama baiknya setelah peristiwa kerusuhan 1998 ( mendiang Habibie pernah bersaksi di Kick Andy yang terkesan ngeri dengan kedatangan PS di momen krusial tsb, sedang tentang Wiranto, di Mata Najwa, Habibie menyebutnya orang baik. Yakin ). Harimau meninggalkan belang, gajah meninggalkan gading, PS ingin meninggalkan nama baik. Setidaknya di pos di mana dulu dia pernah dipecat dengan tidak hormat. PS berusaha comeback ke kejayaan karir militernya lewat 3 kali pencalonannya di ajang pilpres ( dengan biaya fantastis ). Namun, gagal.

Bagi seseorang yang dibesarkan di lingkungan negarawan ( ayahnya, begawan ekonomi Sumitro ), tuduhan ‘kudeta’ itu sungguh tak sedap. Teror nightmare sepanjang hidup. So, kita beri kesempatan baginya untuk menunjukkan kelasnya sebagai negarawan sejati di bidang pertahanan yang dikuasainya ( saat ‘pengasingan’ di Yordania, PS sempat menjadi konsultan angkatan bersenjata kerajaan ). Pergaulan dan jaringan internasionalnya, passionnya terhadap teknologi militer termutakhir, semoga bisa membantu TNI mendapatkan alutista yang bermutu dan tepat guna dengan harga terjangkau. Anggaran militer Rp 133 triliun di APBN memang yang terbesar, namun itu masih dibagi dua ( kemenhan dan TNI yang terdiri 3 matra ). Sedang anggaran Polri yang Rp 90 triliun digunakan sendiri ( 70% untuk gaji personel ). Well, kita lihat “TNI yang lebih TNI” dalam 100 hari ke depan ini seperti apa ( meski Jokowi bilang cuma melanjutkan, namun kita bisa melihat bagaimana menteri baru meletakkan dasar-dasar program yang akan dikerjakan untuk membantu mewujudkan visi misi presiden, kendala sudah dipetakan, progres dari waktu ke waktu bisa kita pantau sehingga janji kampanye Jokowi bisa selesai pada waktunya/ tahun 2024 ). Keep watching, people..

( Jokowi juga perlu tanah HGU yang dikuasai PS untuk lahan DKI Kaltim. Perlu 3 ketum parpol ( Golkar, Grd, PPP ) di kabinet untuk menghadapi kemungkinan manuver di parlemen ( kayak main catur ya : perlu raja, menteri, kuda, benteng plus 7 langkah ke depan yang antisipatif ).

Jika tinggal 26% kekuatan ‘oposisi’ di parlemen untuk cek & balance ( masa SBY 30% ), apa eksekutif akan cenderung otoriter ? Belum tentu, apalagi untuk sosok presiden sebaik Jokowi. Pasar ( dunia usaha ) pun bisa menegur dengan pergerakan rupiah dan saham di lantai bursa/ BEI ( pada 21-22 Oktober/ pengenalan calon menteri, nilai rupiah menguat puluhan poin ). Civil society ( media pers, blogger/ citizen journalist, influencer, key opinion leader, aktivis kampus, ormas, LSM, komunitas ) bisa mengkritisi dengan petisi, tulisan di internet ( akun medsos pejabat/ web institusi ), atau berdialog ke KSP ( kantor staf kepresidenan, Moeldoko yang welcome pada mahasiswa, terpilih kembali sebagai kepala KSP. Pramono juga tetap seskab, dan Pratikno tetap sekneg. All presiden’s man ) atau datang baik-baik ke kantor parlemen untuk menyampaikan aspirasi dengan santun dan intelek. Kita kan bos para wakil rakyat. Mestinya lebih smart, supaya mereka respek dan mendengar seksama.

Kabinet ( tim ekonomi ) inti : Sri Mulyani, menkeu terbaik dunia, masih memimpin Kementerian Keuangan. Basuki masih memimpin kementerian PUPR. Budi Karya masih memimpin Kementerian Perhubungan. Sofyan Djalil masih memimpin Kementerian Agraria/ BPN. Tjahjo Kumolo, politisi senior PDIP, yang sebelumnya menteri dalam negeri kini memimpin Kementerian Pendayagunaan ASN. Siti Nurbaya masih memimpin Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup ( KLH ). Retno masih menlu. Ibukota baru butuh kesinambungan 7 menteri ini.

Luhut masih memimpin menko kemaritiman. Brodjonegoro, sebelumnya kepala Bappenas kini pindah ke Kementerian Riset. Posisi Kementerian Kelautan dan Perikanan/ KKP diisi Edhy Prabowo dari Grd ( Bu Susi lalu refreshing/ ke luar negeri. Jusuf Kalla yang ber-DNA Bugis, perdamaian dan kemanusiaan minta 2 bulan waktu istirahatnya ini jangan diganggu ).

4 great person MM ( Jokowi, Mahfud, Tito, Retno ) masih di KIM ( Kabinet Indonesia Maju ). Menlu Retno masih memimpin Kementerian Luar Negeri ( ditambah kerjaan menjembatani perdagangan luar negeri dan investasi PMA. Para duta besar hendaknya dibekali diplomasi membuka pasar ekspor untuk produk Indonesia, dan mempertahankan investor yang sudah ada di Indonesia ). Tito Karnavian dipilih menjadi mendagri ( Kabareskrim Idham jadi calon tunggal Kapolri menggantikan Tito pada minggu depan/ proper test di DPR ) dan berpidato “komando tunggal” di tempat kerja sebelumnya yang berbeda di tempatnya mengabdi sekarang. Ada problem 25% ASN yang terpapar radikalisme yang harus disadarkan ( atau dikeluarkan jika terus bebal ). Ada kelambanan kepala daerah dan ASN dalam memproses perizinan ivestasi ( 33 investor yang hengkang dari China karena sengitnya Perang Dagang AS-China, tak satu pun yang nyangkut ke Indonesia yang berminggu berbulan mengurus izinnya, tapi justru ke Vietnam, Thailand, Malaysia yang cuma perlu 3 jam mendapat izin usaha. Buat perizinan dan regulasi lebih ringkas, cepat, bermutu melebihi kompetitor ( omnibus law ). Syukur-syukur cuma 22 menit seperti menghajar 7 teroris bom Thamrin, Pak Tito. Mantap ). Selamat bekerja, Pak Jokowi, Kyai Ma’ruf, dan para menteri KIM. Good luck.

Kabinet obesitas ( PDIP dapat 5 kursi menteri, Golkar 4 kursi, Nasdem 3 kursi, PKB 3 kursi, Grd 2 kursi, PPP 1 kursi = 47% menteri dari parpol ) yang bikin kurus ‘oposisi’ saat ini terpaksa dilakukan untuk keperluan : membendung radikalisme di dalam negeri dan kawasan regional, dampak Perang Dagang agar tak ikut terseret resesi, penanganan serius Papua, pemindahan ibukota, yang butuh kerja cepat dan kompak seluruh komponen bangsa : negara/ termasuk parlemen kurus, dunia usaha, civil society. Kita butuh kestabilan politik dan keamanan prima untuk bisa survive dalam bahtera NKRI saat menembus badai tantangan global di depan mata. Hopefully, we can make it..

*****

“Tari Merak” – by Vitrisa, 2018 ( seni tradisi Bandung, Jabar ). Culture Love : painterly drawing.

Tawaran menulis di majalah IC-MES bagi penstudi, penggiat hubungan internasional dan pembaca setia blog penulis best seller Dr. Dina YS/ direktur IC-MES : “Kajian Timur Tengah”

Call for Paper Jurnal ICMES.
Jurnal ICMES adalah Jurnal Kajian Timur Tengah yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh ICMES (Indonesia Center for Middle East Studies). ICMES adalah lembaga penelitian independen yang memiliki misi memberikan pencerahan dan klarifikasi secara ilmiah, kredibel, dan komprehensif kepada masyarakat Indonesia terkait dengan isu-isu Timur Tengah melalui penelitian, penulisan jurnal, penerbitan buku, dan forum diskusi.
Kami sudah mengundang para pemerhati dan peneliti Timur Tengah untuk mengirimkan tulisannya di Jurnal ICMES edisi perdana ( tahun 2017 ) dengan tema umum “Timur Tengah dalam Perspektif Ekonomi Politik Global”, dan sub-sub tema sebagai berikut.
  • Kaitan Sumber Daya Migas dengan konflik di Timur Tengah
  • Pasar Bebas dan Efeknya bagi Perekonomian di Timur Tengah
  • Hegemoni Amerika Serikat dalam Politik Timur Tengah
  • Penguasaan Trans-National Corporation terhadap Sektor Pangan dan Energi di Timur Tengah
  • Dampak Globalisasi terhadap Masyarakat Timur Tengah
  • Kesenjangan Tingkat Kesejahteraan Negara-Negara Timur Tengah, Faktor dan Akibatnya
  • Kaitan Neoliberalisme dengan Konflik di Timur Tengah
Syarat dan Ketentuan Penulisan Jurnal ICMES
  1. Artikel merupakan karya ilmiah orisinil yang belum pernah dipublikasikan.
  2. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia.
  3. Panjang tulisan sebanyak 4.000-6.000 kata.
  4. Artikel meliputi : Judul, Nama lengkap penulis, Instansi penulis, Email, Abstrak, Kata-kata kunci, Pendahuluan, Landasan Teori/Metodologi, Pembahasan, Penutup/Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.
  5. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebanyak 100-150 kata.
  6. Kata-kata kunci ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, maksimal 10 kata.
  7. Referensi ditulis secara lengkap sebagai catatan kaki (footnote). Diharapkan referensi lebih banyak berasal dari jurnal ilmiah. Di akhir tulisan, daftar pustaka TIDAK perlu ditulis ulang.
  8. Kata atau istilah yang belum diubah menjadi kata Indonesia diketik dengan huruf italic/cetak miring.
  9. Artikel dikirim ke: icmes.indonesia@gmail.com paling lambat tanggal 28 Februari ( edisi terbaru 31 Oktober 2019 )
  10. Seleksi naskah akan melibatkan tim reviewer, yaitu para dosen Kajian Timur Tengah dari berbagai universitas.
Aturan Penulisan Catatan Kaki (footnote)
Pola penulisan catatan kaki adalah sebagai berikut (perhatikan ada yang harus dicetak miring, ada yang diberi tanda kutip).
1. Buku
Penulis (nama belakang, nama depan). Tahun. Judul. Kota Penerbit: Nama Penerbit. (halaman yang dirujuk).
2. Jurnal
Penulis (nama belakang, nama depan). Tahun. “Judul”. Nama Jurnal. Volume/Edisi/Nomer : halaman yang dirujuk.
3. Artikel dalam website
Nama penulis/nama media. Tahun. “Judul”. Melalui <link artikel>[tanggal/bulan/tahun mengakses artikel]
Contoh Catatan Kaki:
Buku:
Mas’oed, Mohtar. 2009. Ilmu Hubungan Internasional.Jakarta: LP3ES. (139)
Jurnal:
Hermann, Charles F. 1990. “Changing Course: When Government Choose to Redirect Foreign Policy”.International Studies Quarterly. Vol 34 No. 1: 12.
Artikel dalam Website:
Maarif, Ahmad Syafii. 2016. “Erdogan VS Gulen, Bencana Politik Bagi Turki”. Melalui < http://maarifinstitute.org/id/serambi-buya/opini-buya/268/erdogan-vs-gulen–bencana-politik-bagi-turki-i#.WE6joLlteUk&gt; [19/11/2016]
Tempo. 2016. “Dukung Palestina, Menteri Retno Resmikan Konsulat Kehormatan”. Melalui <https://m.tempo.co/read/news/2016/03/10/078752480/dukung-palestina-menteri-retno-resmikan-konsulat-kehormatan&gt; [19/11/2016]
WTO. 2004. “The Agreements”. Melalui <http://www.wto.org/english/thewto_e/whatis_e/tif_e/utw_chap2_e.pdf.&gt; [15/10/2014]
Artikel dalam majalah/koran edisi cetak:
Baswir, Revrisond. Harian Kedaulatan Rakyat. 26 Juni 2009. “Boediono dan Neoliberalisme”.

“Krisis Ideologi Era Millenial: Konflik Timur Tengah hingga Agenda Setting di Indonesia”

Narasumber:
Husein Ja’far Al-Hadar (Dai Milenial, Content Creator)
Dr. Dina Sulaeman (Pengamat Timur Tengah)
🗓: Minggu, 3 November 2019
🏢 : Aula Insan Cita HMI Ciputat
⏰: 08.00 WIB – Selesai

FREE ENTRY, SNACK, AND DOORPRIZE
Pendaftaran bit.ly/DiskusiPublikSK
Contact Person Whatsapp: 081584033547 (Fulki) / 0895353093651 (Lia)

Atasi Karhutla demi Green Avtur, UU KPK demikian, World Clean Up Day demi Indonesia Bersih.

leave a comment »

Siapa bilang jadi presiden itu enak ? ( heran, banyak orang memimpikan dan memperebutkannya ). Lihat saja Pak Jokowi. Setelah ribet ngurusin aneka bencana besar tahun lalu ( kepda lalai mitigasi ), kini beliau direpotkan dengan pembakaran hutan di 5 provinsi oleh 11 perusahaan ( 1 dari Singapura, 3 dari Malaysia ) yang asapnya bikin sesak nafas warga daerah, membatalkan sejumlah penerbangan, mengaburkan pandangan warga Singapura dan Malaysia juga. Gara-gara 9 kepala daerah lalai mitigasi, mending ke Kanada, ketimbang menghadiri rapat mitigasi dengan BPBD dan ratas dengan presiden dalam penanggulangan karhutla di daerahnya di situasi darurat ini sebagai penanggungjawab lapangan. Lagi-lagi BNPB, Polri-TNI, pemerintah pusat yang turun tangan memadamkan persoalan daerah. Uh, sebalnya..

Udah gitu, di “Mata Najwa” ( Trans7, 18/9/2019 ), wakil kelompok berikat kepala hitam bertuliskan “Kita KPK” menyerukan judicial review UU KPK yang baru disahkan revisinya oleh DPR RI Selasa ( 17/9/2019 ), mengancam pengerahan parlemen jalanan, dan “menyesal memilih wakil rakyat dan presiden terpilih”. Heroik ?

Di pelariannya, VK yang berstatus DPO sejak tengah malam tadi ( 19/9/2019 pukul 00.01 ) menyalahkan negara atas situasinya, menganggap Polda berlebihan terhadapnya, dan minta bantuan Dewan HAM PBB agar status tersangkanya dicabut Polri. Padahal Indonesia negara berdaulat yang melaksanakan hukum Indonesia tanpa intervensi asing, dan VK pengacara HAM, WNI yang dibiayai studinya oleh negara, dan aktivis LBH yang mestinya tahu aturan hukum di sini. Ada apa dengan anak-anak zaman now dengan euforia kebebasan ini ??

Generasi milenial dikenal kuat dalam berjejaring sosial, tapi susah diatur, terbiasa instan/ tidak tekun. Meski kreatif, tapi pembosan dan tidak gigih ( gigih nilainya di atas passion ). Dalam selembar kertas putih polos, yang terus dipersoalkan adalah setitik noda hitam dan mengabaikan kebaikan dari putih bersih yang mendominasi kertas tsb. Kalian kan tak mau di-judge/ dihakimi oleh noda setitik rusak susu sebelanga ? Merasa menyesal salah memilih karena Jokowi menyetujui Revisi UU KPK ( poin Dewan Pengawas yang anggotanya dipilih pansel pemerintah ( mantan komisioner KPK bisa dipilih sebagai anggota Dewan Pengawas/ mantan penegak hukum berpengalaman minimal 15 tahun/ aparat non aktif, pegiat anti korupsi, tokoh masyarakat ) yang menjadi bagian dari KPK seperti inspektorat, SP3 dalam rentang 2 tahun, ketentuan ASN untuk pegawai KPK, penyadapan yang dilaporkan ke Dewan Pengawas ( permintaan izin diputuskan 1 x 24 jam oleh DP, jika urgen/ OTT bisa nyadap dulu, baru dilaporkan dalam 3 bulan ke DP ) dan menolak lebih banyak usulan DPR lainnya. Sekeras itukah hati kalian ?

Mantan ketua KPK Ruki di “Prime Time News” ( MetroTV, 16/9/2019 ) juga menyarankan judicial review ketimbang heboh-protes moral/ menyerahkan tanggung jawab 3 komisioner ( setelah mantan Kapolda Sulsel Firli jadi ketua KPK terpilih, pansus Revisi UU KPK dituduh tak melibatkan mereka. MenkumHAM mengatakan sudah memberitahu Agus dan Laode sebelum UU tsb disahkan ), karena mengembalikan mandat/ tanggung jawab komisioner ke presiden itu tak dikenal dalam hukum kita. Jadi ketiga komisioner wajib menyelesaikan masa tugasnya hingga Desember 2019, atau dikenai sanksi hukum ( hanya wafat, mengundurkan diri, jadi tersangka yang bisa keluar dari tugas ). Ruki juga ingin draft RUU itu diketahuinya lebih dulu, namun rupanya DPR lagi kompak ngebut di akhir masa tugasnya. Apa boleh buat ?

7 fraksi setuju ( ada Nasdem, partai pilihan saya dengan sekjen Plate yang rewel idealis di sana ). PKS, Grd setuju dengan catatan. Dmk tak berpendapat. Revisi UU KPK sudah bergulir sejak 2015 ( masuk prolegnas ), dibahas tahun 2017 tapi ditunda karena presiden mendengar protes kencang publik. September ini, DPR yang menyikapi semua prolegnas di akhir masa tugasnya, dan melihat alotnya pembahasan RUU KPK, seolah mendapat momentumnya untuk dituntaskan. Banyak narsum dan pemirsa di MetroTV yang menguliti permasalahan negeri ini hari demi hari melihat KPK menurun kualitasnya sejak komisioner jilid 3 ( praperadilan kalah ). Lalu ribut antara penyidik dari kepolisian vs penyidik luar karena pimpinan kurang wibawa/ leadership dan kurang bisa mengarahkan lajunya penyidikan sehingga puluhan perkara mangkrak dan sejumlah orang menyandang status tersangka bertahun-tahun, bahkan sampai mati sebagai tersangka. Tak profesional. Tak manusiawi.

Lalu di H+3 Idul Fitri 1440 H, tim Ombudsman melakukan sidak pagi ke rutan KPK ( rutan kepolisian, kejaksaan juga disidak ) untuk melihat pelayanan publik terhadap keluarga tersangka yang ditahan, ternyata tak seorang petugas rutan pun yang bisa ditemui/ disidak Ombudsman di KPK. Baru jam 14.00 WIB, KPK menyanggupi ( kalau sudah disiapkan, bukan sidak lagi namanya ). Beberapa minggu kemudian, diberitakan tersangka IM keluyuran tanpa borgol dan penjaga di luar sel KPK setelah berobat ( terlihat CCTV ) seperti SN. Artinya rekomendasi/ kritik Ombudsman belum ditindaklanjuti KPK. Bisa jadi rekomendasi DPR, KemenkumHAM, BPK juga belum ( banyak ) ditindaklanjuti. Soal pengembalian tanggungjawab pengelolaan KPK ke presiden dan belum ditindaklanjutinya rekomendasi pengawas KPK selama ini mestinya membuat koalisi “Save KPK” kritis dengan kekurangan KPK. Tak sekedar fans berat. Loyal tanpa peduli lainnya. Jangan bikin KPK lemah/ cengeng dengan perlindungan tak terbatas. Sedikit-sedikit “Save KPK”. Tempa mereka dengan menyelesaikan persoalan sendiri. Make them stronger, please..

Tampaknya ICW, LBH, Kontras, Walhi, dan LSM lainnya ( juga ilustrator pinokio di cover majalah Tem**, jurnalis Timteng di media Det**, dsb ) sedang dijalankan penerusnya, generasi milenial yang berkarakter tsa. Kekuatan jejaring mengalahkan ketekunan menyusuri rekam jejak figur dan latar belakang masalah secara seksama, kredibel, valid. Begitu banyak yang sepaham mengiyakan ( sesama netizen parsial yang cenderung luar negeri minded, padahal hoax dan distorsinya sumber zionis minta ampun mengerikan ), langsung bergerak di jalanan dan mem-viralkan di medsos. Ingat mahasiswa baru UI yang mengacungkan kartu kuning tiba-tiba di depan Jokowi ketika terbetik kasus stunting di pedalaman Papua ? Semangat reformasi begitu menggelora di dada mereka. Para senior perlu membimbing para milenial untuk bersuara dengan bijak. Para yunior juga perlu menyimak petuah dan pengalaman para senior bagaimana cara menggaungkan perubahan positif di negeri tercinta ini. Tak merasa kuat atau pintar sendiri. Lihat apa yang sudah didedikasikan oleh Jokowi untuk Indonesia sejak beliau jadi walikota Solo, gubernur Jakarta, dan 5 tahun pertamanya sebagai RI-1. Melihat putih bersih di kertas yang lebih banyak membuat kita bicara lebih santun dan empati tentang/ pada orang yang dikritisi. Kalian kan juga tak mau dicap buruk, disesali, karena 1-2 titik noda kurang. Dapat nilai 2/ gagal, padahal seharusnya 8/ bagus. Bersikap proporsional-lah.

Kurangi kegaduhan karena persoalan yang masih bisa ditempuh di meja dialog atau jalur hukum. Polri-TNI sudah sibuk di Papua, lokasi karhutla, area bencana gempa tsunami, nguber teroris dan para predator anak. Amerika, India, Rusia, China, yang aparatnya lebih banyak saja tak segampang itu membiarkan warganya berdemo karena berbagai alasan, kok kalian di sini tega menggeber demo terus sih ? Bikin aparat capek menjaga kalian dan negara ini. Ikut bantu Indonesia aman kondusif, dong..

Ingatkan kepala daerah hadir di rapat mitigasi BPBD, tegur aparat daerah agar menindak tegas para pembakar hutan, tegur BPN, Dinas Bangunan dan Tata Kota untuk memeriksa legalitas perizinan proyek para pengembang di pameran perumahan agar konsumen tak tertipu proyek bodong. Jika energi dan daya kritis kalian diarahkan untuk hal-hal yang lebih produktif, presiden akan terbantu dan Visi Indonesia maju akan lebih cepat terwujud. Presiden tak bisa kerja sendiri menjaga dan membangun Indonesia. Kita jangan hanya menuntut dan berdemo. Kita harus bantu dengan kabisa kita.

VK juga jangan cuma menyalahkan negara. Instropeksi dirilah. Tweet provokasi kondisi Papua dari satu sisi tanpa klarifikasi dari sisi lainnya, lalu diviralkan beribu-ribu akun adalah salah VK. UU ITE jelas pasal pidananya. Kerusakan sudah terjadi. Sejumlah korban tewas di Papua, luka, rumah, fasilitas umum terbakar/ rusak akibat provokasi VK. Nasionalisme VK juga diragukan dengan minta pihak asing mencampuri hukum Indonesia. Padahal VK hidup, makan, sekolah, kerja di Indonesia ( VK punya 5 rekening di Jawa, satu rekening di Papua. Tercatat transaksi dalam jumlah besar jelang 19/8/2019/ rusuh Papua ). Negeri ini yang menghidupinya. Kok negeri ini pula yang dia tantang dan permalukan ? VK contoh terparah aktivis/ netizen parsial yang gagal paham etika bernegara. Over pede yang menjurus tak tahu diri.

( tersangka AK, pentolan KMPB yang menggerakkan rusuh Papua 19/8/2019 dan berstatus DPO sudah tertangkap polisi kemarin. Kita tunggu akhir pelarian VK yang hari ini mulai DPO ).

SOLUSI KARHUTLA. PEMDA DISADARKAN.

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di Indonesia pernah terjadi tahun 1887, 1915, 1998, 2015. Tahun 2019 ini lebih 180.000 hektar hutan di 5 provinsi ( Riau 49.000 ribu ha, Sumsel, Kalbar, Kalteng, Kalsel terbakar karena ulah lebih 198 kasus/ 255 orang di 55 lahan dari 11 perusahaan yang membuka lahan untuk perkebunan sawit dengan cara dibakar di musim kemarau kering El Nino ( ngejar target biofuel B-30, green avtur mulai Oktober 2019 ? ). Di NTT, pernah terjadi karhutla lebih parah meliputi area lebih 300 ribu hektar. Melihat banyaknya yang terlibat dan luasnya karhutla, pembakaran ini diduga terorganisir ( kepda, aparat daerah kecipratan dana/ suap investor ? ).

Sejauh ini presiden, Polri, TNI, BNPB, KemenLHK, BPPT, BMKG sudah terjun ke TKP ( 150 titik api ) untuk memadamkan api dan menangkap para pembakar hutan ( 99% penyebabnya manusia, 80% untuk membuka perkebunan ) yang sudah berlangsung lebih sebulan ini ( EMI, 18/9/2019 ). Menurut BMKG, wilayah di utara khatulistiwa akan mengalami musim penghujan mulai Oktober, sedang selatan khatulistiwa mulai November tahun ini.

Sholat minta hujan sudah dilakukan mengiringi upaya pemadaman dengan cara menyiram dengan selang air ( meski air sulit diperoleh ), water booming dengan sejumlah helikopter TNI, modifikasi cuaca dengan penyebaran garam pada gumpalan awan dengan kelembaban 70% ( hujan buatan ) dan penyebaran kapur ( untuk membuka awan tipis agar penguapan air di permukaaan bisa cepat/ maksimal membentuk awan hujan ) dengan pesawat Herkules. Namun dalamnya lahan gambut ( sampai 18 meter di bawah tanah ), keringnya udara, dan kencangnya angin membuat karhutla belum padam seluruhnya. Asap masih terekspor ke negara tetangga dekat ( setelah ribut soal Gojek vs pengusaha taksi Malaysia. Grab boleh masuk Indonesia, kok Gojek diejek masuk Malaysia ? Lalu suporter timnas Indonesia bertengkar/ mengintimidasi suporter Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Dunia di GBK yang berujung permintaan maaf dari menpora Nahrawi ( yah, B to B, P to P masih beriak, syukurlah G to G sudah lebih matang dan bisa meredam wisely. Belajarlah wisdom pada senior, adik-adik… )

Anehnya, kepala daerah di TKP malah asyik di Kanada, padahal warga daerahnya lagi sesak nafas/ Ispa di sini ( bayi terancam stunting, janin down syndrome ) karena menghirup asap sebulan ini. Menurut komandan pemadam kebakaran dan BPBD, para kepda tsb jarang datang ketika rapat mitigasi karhutla. Presiden menginstruksikan Kapolri dan Panglima TNI agar mencopot bawahannya yang tak bisa memadamkan api. Bagaimana dengan kepda yang menarik dana investor untuk bayar hutang pilkada lalu tak memeriksa cara kerja investor ( membakar hutan ) dan lepas tangan ketika karhutla ? ( ongkang-ongkang kaki biar presiden/ pempus yang membereskan karhutla ).

Ada pembolehan sebelumnya ( perda : warga boleh membuka lahan seluas 2 ha dengan cara dibakar ) yang menjadi kebiasaan dan pembiaran saat ini. Kebijakan tentang kehutanan memang kewenangan pemerintah pusat, namun pemerintah daerah penanggung jawab di lapangan ( menerima transfer daerah; dana Otda ). Pemda bisa mewajibkan tiap perusahaan punya sistem pemadam kebakaran di lingkungannya ( apar, fire hose, hidrant, dll ) sehingga dengan cepat api bisa dipadamkan sebelum meluas. Para pembakar bisa dipidana dan diperdatakan untuk mengganti puluhan triliun kerugian negara dan warga setempat. Kejar aset-aset mereka sampai Malaysia dan Singapura. Polisi, jaksa, hakim harus kompak dan tegas menindak dan mengeksekusi. Dan kepda yang abai menjaga hutan dan rakyatnya jangan dipilih lagi di pilkada tahun 2020. Catat dan blacklist !

( banyak turis sandal jepit yang mengemis di jalanan untuk dapat ongkos kembali ke negerinya. Pembebasan visa membuat turis gembel ini leluasa masuk Indonesia. Thailand kini mewajibkan turis punya deposit Rp 80 juta dan paling lama sebulan berada di Thailand tanpa visa ( overstay dideportasi dengan biaya dari jaminan uang tsb ). Indonesia bisa menerapkan kewajiban seperti itu agar tak buntung. Kemudahan berwisata dan dampak buruknya jangan sampai terjadi dalam kemudahan berinvestasi. Indonesia bisa botak nanti. Tanpa hutan tropisnya yang menawan. PP/ Permen tentang Kehutanan juga bisa memuat detail tanggung jawab pemda agar Jokowi tak repot ke mana-mana jadi pemadam masalah ).

SOLUSI SAMPAH. WORLD CLEAN UP DAY.

Indonesia penghasil sampah terbesar kedua di dunia setelah China. Kelebihan sampah sampai bergunung-gunung dan bisa didaki. Swedia malah kekurangan sampah untuk PLTSampah ( OTS, Trans7 ). Surabaya juga kekurangan sampah plastik untuk pabrik daur ulangnya ( The Nation, MetroTV, 3/9/2019 ), meski sudah mengerahkan bis-bis yang menerima pembayaran dengan botol plastik dan bank-bank sampah RW yang menyerap sampah dari warganya. Kok bisa ya ?

Ternyata baru 10% sampah yang melimpah di Indonesia yang sempat didaur ulang sebelum hanyut ke laut dan membunuh para paus. Jika saja warga di daerah lain bisa diedukasi untuk memilah sampah rumah tangganya dan mengirimnya ke Surabaya, maka pengusaha di sana tak perlu impor sampah dari luar negeri ( KemenLHK tempo hari mencegat sejumlah kontainer sampah di pelabuhan dengan selundupan limbah berbahaya di dalamnya dan meminta importir mengembalikan sampah tsb ke negara asal/ re-export ). Banyak pekerja terserap dalam industri daur ulang plastik ini.

World Clean Up Day ( Bersih-bersih Bandung bersama dunia ) akan digelar Sabtu, 21/9/2019 ( KLCBS Special Interview, 18/9/2019 ). Di Bandung, berpusat di plasa Balaikota oleh pencetus Kangpisman / kelanjutan program 100 hari Mang Oded ( warga Bandung, Sabtu lalu dapat tempat sampah cantik untuk sisa makanan lunak ). Targetnya, 13 juta relawan di seluruh Indonesia akan menyukseskan program dari UNDP ini. Tahun lalu terealisasi 7 juta relawan bersih-bersih sampah.

Isu sampah plastik di Bandung sedang dikurangi dengan sedotan, tas dan wadah makanan yang terbuat dari bambu ( PRSSNI-Bandung ). Resto hotel di tepi pantai kini bisa mulai menggunakan sedotan, kresek, wadah dari bambu, agar biota sungai dan laut tetap survive/ berkelanjutan. Everybody will be happy…

************

CULTURE LOVE : Parenting Painterly Drawing

“Cinta Allah & Kita ( Indonesia ). Greatest Love of All”- by Vitrisa ( busana khas Jakarta )

Perang Dagang AS vs China Jilid 2. Rotasi Guru ASN ke Daerah 3T. Dalang Utama dari 3 Dalang Pembonceng Rusuh 22 Mei ?

leave a comment »

Pulau Lengkuas di Kepulauan Bangka-Belitung sungguh menawan dipandang. Pengen rasanya bisa membaca buku di puncak mercusuar diselingi memandang ke laut lepas. Birunya perairan kita. Wonderful Indonesia. Sayangnya, tahun 2100 atau lebih cepat, pulau-pulau indah ini bisa lenyap ketika air laut naik 2 meter akibat pemanasan global. Saya sampai bermimpi punya salah satu kamar hotel berbentuk telur seperti di Tokyo yang bisa mengapung dan bergerak di laut ( keliling pantai Indonesia ) selama mengevakuasi diri dan keluarga selama banjir besar yang bisa menewaskan 3 miliar penduduk bumi. Ya, kita mesti benar-benar menjaga kelestarian lingkungan agar tak kehilangan ribuan pulau cantik seperti ini. Kita juga mesti menjaga rajutan kebangsaan agar tak kehilangan saudara-saudara kita yang ramah dan suka menolong yang menempati kepulauan terbesar di dunia nan cantik ini. Indonesia, tetaplah utuh dan bersatu.

PERANG DAGANG JILID 2

Perang Dagang AS vs Tiongkok berlanjut. Setelah sempat menurunkan tensi dengan bertemu/ bernegosiasi dengan pemimpin China ( triwulan akhir 2018, ekspor AS defisit ), Trump kini malah akan menaikkan tarif ( bea masuk ) produk impor dari China sebesar 10-25% tiap 200 miliar USD ( setelah triwulan pertama 2019 ekspor AS positif dan bikin Trump kembali pede ‘make AS great again’. Kita lihat seberapa lama ia bisa bertahan sebelum kandas lebih keras lagi ) yang akan dibalas China dengan kenaikan sama untuk tiap 60 miliar produk impor dari AS. Bagaimana nasib para pelanduk di antara 2 raksasa ekonomi dunia ini ?

Vietnam yang pernah diinvasi AS ( diistimewakan dalam perjanjian dagang ) dapat rezeki nomplok ( relokasi basis produksi dan keringanan bea masuk ke AS sampai pengusaha Indonesia pun jualan ekspor dari sana ). Eskalasi Perang Dagang ini mestinya juga memberi peluang menarik bagi negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia. Gimana caranya ?

Kita tahu banyak investor setelah dapat izin usaha menghadapi banyak hambatan di sini ( belum harmonis antara perijinan pusat dan daerah, faktor ketenagakerjaan, perpajakan, cost logistik di Indonesia masih tinggi ) sehingga realisasi investasi masih di bawah 50%. PMA turun ( meski PMDN naik ).

Tiga narsum di Economic Challenge ( MetroTV, 10/6/2019 ) dari wakil pemerintah ( deputi kemenkeu ), swasta ( wakil ketua Kadin ), pemerhati ( Core ) yang dipandu host Kania, berdiskusi, saling mengisi, sampai pada kesimpulan : bahwa Indonesia perlu memaksimalkan pemenuhan kebutuhan domestik dulu ( lebih 260 juta penduduk ) sampai tingkat efesien sehingga nanti dilirik pasar ekspor yang kian kompetitif ( investor masuk jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tinggi dan punya iklim investasi yang baik ).

Kita punya keunggulan bahan baku yang berlimpah ( anehnya 70% komponen produksi masih impor ). Juga jumlah penduduk yang besar ( jika punya daya beli yang baik ). Rotan dan batubara sempat diekspor padahal kebutuhan dalam negeri masih kurang. Mestinya, bahan tambang seperti bauksit diolah dulu jadi alumina di dalam negeri, lalu jadi motor ( listrik dengan zink ) sebelum diekspor dengan keunggulan komparatif.

Industri manufaktur yang sempat ditinggalkan hendaknya digarap secara serius untuk domestic demand dengan proses yang diakselerasi dan dikoordinasi pemerintah ( yang akan membangun industri dari hulu ke hilir dengan bahan baku dalam negeri. Di Jakarta, tax holiday 100% sudah diterapkan untuk produksi yang terkait hulu. Rp 245 triliun untuk 14 perusahaan dalam 3 bulan ). TPT lama diperbaharui. Koordinasi pusat-daerah diperkuat. Pembebasan lahan dipermudah. Ada konsistensi kebijakan pemerintah dari masa ke masa. UU Ketenagakerjaan juga perlu direvisi untuk memenuhi kebutuhan industri 4.0. Mengurus perizinan yang masih lama di daerah bisa dipercepat dengan sistem IT ( tak perlu face to face sehingga lebih akuntable/ tak koruptif. Contoh : e-samsat di Jabar yang lebih cepat/ praktis sehingga meningkatkan PAD, transparan/ terbaca publik )

Perang Dagang jilid 2 ini mari kita jadikan wake-up call untuk mempercepat proses perbaikan tsb ( membangun daya saing melebihi Vietnam dan Bangladesh, bahkan India ) sehingga bisa memanfaatkan peluang Perang Dagang AS vs China. Siapa tahu jadi gajah berikutnya.. ( kan kita mau 4 besar tahun 2030 ).

ROTASI GURU ASN KE DAERAH TERPENCIL- TERLUAR

Guru, pahlawan tanpa tanda jasa, apa masih banyak di era milenial ini ? Meski demikian bukan berarti kesejahteraan mereka tak diperhatikan. Tak sedikit guru sekarang yang bermobil ria ke sekolah ( sejam di kelas, selebihnya ngobyek di luar sekolah. Anak tak paham pelajaran ditawari ikut bimbel di luar jam sekolah. Guru tak jarang ikut rapat diknas, bahkan rapat timses kepda. Guru SD-SMP ‘milik’/ digaji walikota/ bupati, guru SMA digaji gubernur menurut UU Otda. So, usul mendikbud tentang rotasi 2 tahun bagi guru ASN/ berkualitas tinggi ke daerah 3T perlu sinkron/ revisi dengan UU Otda sebelum disahkan sebagai perpres ).

Namun tak sedikit guru yang kerja pol digaji Rp 50-300 ribu per bulan ( salah satu episode Kick Andy ). Tak heran, kualitas diknas masih di bawah Palestina, Samoa dan Mongolia menurut salah satu lembaga rating internasional ( EMI, 12/6/2019 ). Padahal anggaran pendidikan sudah 20% dari APBN. Lulusan daerah juga jarang yang lulus ujian ASN. Tingkat kelulusan siswanya di ujian nasional juga rendah.

Leading sector pendidikan nasional mestinya ditunjuk presiden agar jelas road map dan penanggungjawabnya, pesan pengamat Indra. Jumlah guru di Indonesia sudah berlebih. Lho, kok sejumlah daerah masih kekurangan guru ? Ini karena keberhasilan program Guru Garis Depan cuma 18,21%. Banyak guru berkualitas tinggi tak betah dan minta dimutasi pemda ke kota yang lebih baik fasilitasnya ( guru GGD digaji 3 kali lipat ketika mengabdi di daerah 3T : terpencil, terluar, terdepan ). Bahkan ramai-ramai menuntut kadisdik yang menempatkan mereka ke daerah 3T ( beginilah repotnya lulusan tanpa panggilan jiwa guru bekerja di sekolah karena tak ada pekerjaan lain ). Padahal anggota TNI – Polri juga bersedia di tempatkan di mana pun di wilayah NKRI atau tugas negara di daerah konflik/ perdamaian PBB. Saya yang putri Bc.AP/ pensiunan PT.Pos Indonesia juga berpindah-pindah sekolah sejak TK, SD ke Jateng, Jabar, Yogyakarta, Sulut dst tiap 4 tahun sekali ketika mendiang bapak masih dinas aktif.

UU no 14 th 2005 tentang Guru dan Dosen mewajibkan ASN menandatangani perjanjian bersedia ditempatkan di mana pun di wilayah NKRI ( diperkuat dengan SKB 3 menteri ). Namun belum berhasil ( guru pada minta ditarik ke kota ). Di Jepang, sistem rotasi guru tiap 6 tahun sekali ke seluruh Jepang justru disambut gembira dan dirayakan ( mungkin karena pembangunan di sana relatif merata, meski ada daerah yang disembunyikan/ tak dicantumkan di peta seperti Kawagasa** yang kumuh penuh orang buangan. Atau semangat bushido/ nasionalisme mereka yang cukup tinggi ).

Untuk memperbaiki kualitas diknas ( agar rasio 2 dari 10 lulusan diknas yang terserap pasar kerja juga bisa diperbaiki ), mendikbud ( salah satunya ) meluncurkan program Rotasi 2 tahun ini. Satu kabupaten bisa terdiri 3 rayon. Guru yang berlebih di salah satu rayon akan dirotasi ke rayon lain dalam satu kabupaten, satu provinsi bahkan satu wilayah NKRI yang masih kekurangan guru. Semoga kali ini lebih baik hasilnya. Amiin..

UPDATE RUSUH 21-22 MEI

Massa ( penyusup ? ) dari keluarga korban pembunuhan di Bulukumba, Sulsel, mengamuk dan merusak di pengadilan ketika 4 terduga pembunuh digiring keluar oleh polisi. Sekompi polisi yang menyusul didatangkan ke TKP baru bisa menghentikan kerusuhan dan menangkap para provokator tsb ( MetroTV, 12/6/2019 ).

150 anggota sindikat berbendera hitam bergaris lingkaran segitiga putih ( Garis ? ) ditangkap polisi ketika memprovokasi rusuh ( merusak fasilitas publik, menendangi motor-motor warga yang terparkir ) saat peringatan hari buruh 1 Mei 2019 di Bandung, juga sejumlah tempat lain di Indonesia ( sudah 2 tahun kemunculannya, mendompleng aksi buruh, siapa donaturnya ? ).

Menyusul kerusuhan 21-22 Mei di depan Gedung Bawaslu dan rusuh di
dua desa di Kabupaten Buton, Sultra ( juga Kupang, Adonara ).

Semua peristiwa meresahkan ini dimulai dari provokasi ( hoax, hatespeech, fitnah ) di ruang publik yang dilakukan elit politik, figur publik yang ditiru para pendukungnya yang semula di medsos lalu mewujud/ copy darat di dunia nyata. Sebagian masyarakat kini gampang meletup dan melampiaskan amarahnya tanpa pikir panjang. Feeling saya, kelompok intoleran/ radikal/ teroris menambah modus baru : menyusup kerumunan pemrotes untuk memantik chaos di negeri ini. Dalam bigger picture ini ujaran kebencian ( fitnah, hoax ) para haters termasuk musisi AD ( kasus “idiot” yang divonis 1 tahun penjara oleh PN Surabaya kemarin ) tak bisa dianggap pidana ringan seperti argumen banding kuasa hukumnya.

Zionis Israel/ Neokon AS setelah kematian Chavez dan gagal menggulingkan penggantinya, Maduro, tetap bertekad menghancurkan Venezuela dan menundukkan negara-negara kawasan Amerika Latin, serta Amerika Utara dalam 60 tahun. Mulanya dari sel-sel yang merusak tatanan hukum, integritas dan kredibilitas lembaga negara, termasuk kepresidenan, lalu tuduhan curang pemilu dan embargo ekonomi.

Formula serupa juga sedang dicoba diduplikasi di sini, melalui orang-orang angkuh tapi cekak etika dan wawasan kebangsaannya. AD merendahkan Ahok, presiden, pendukung 01 di Surabaya, dan siapa saja yang tak cocok dengan selera egoisnya. Kelompok intoleran dan elit asbun seperti sengaja menabrak-nabrak aturan lalu ketika ditertibkan polisi sontak menuduh kriminalisasi dan mendiskreditkan polisi ( aparat hukum ) secara masif di ruang publik sampai akar rumput untrust ( memilih cara jalanan/ hukum rimba. Yang level teroris menembak polisi piket atau meledakkan tempat keramaian ) dan sulit ditertibkan.

Anda bayangkan jika para elit dan figur ini tak dihukum jera sekarang dst, dengan dana yang terus digelontorkan zionis di sini sampai 60 tahun ke depan ( dolar AS dicetak sebanyak mereka mau/ The FED milik bankir zionis bukan pemerintah AS ) atau sampai titik tertentu, polisi/ APH tak lagi bisa mengendalikan massa rusuh di banyak tempat dengan otak reptil disembur hoax tsb ( sudah terlihat kasus bendera ex-HTI di sejumlah daerah sekaligus, perusuh Garis di aksi buruh di beberapa tempat sekaligus ). Ibarat lautan semut ganas di belantara Afrika yang memangsa apa saja yang mereka lewati hingga ludes. Ketika cuma 1-300 semut merah ( perusuh ) mereka masih bisa dihentikan dengan kembang api atau gas air mata. Tapi bagaimana kalau sudah jutaan perusuh untrust institusi negara yang dipupuk tiap hari oleh cuitan plonga-plongo-nya FZ, vlog idiot-nya AD, orasi curang-nya PS atau foto ‘dianiaya’ nenek opas RS ? Can you handle it ?

( itu sebabnya mereka : provokator, kamuflator, haters demen hoax, teroris harus dibabat habis/ dihukum tegas sampai jera. Jangan permisif lagi. Karena kalau sampai terjadi chaos/ tatanan hukum berkeping, kita takkan bisa mundur lagi untuk memperbaiki kerusakan ikatan kebangsaan ini. Butuh dana sangat besar untuk bisa menyatukan wilayah NKRI yang luas ini. Butuh stabilitas politik dan keamanan agar ayam mau bertelur ( baca : investasi menghasilkan devisa untuk mengamankan wilayah NKRI ). Perang Dagang AS vs China makin panas. Bumi juga makin panas. Tahun 2100 suhu diprediksi naik 5 derajat celcius yang menaikkan permukaan air laut hingga 2 meter. Kepulauan Maldives bisa lenyap, juga Pulau Lengkuas dan sejumlah pulau lain di Indonesia. Sebagian spesies mulai punah. Cadangan makanan dunia menipis yang bisa memicu Perang Dunia ke-3. Indonesia sudah di mana saat itu ? The Big Four atau lemah berkeping ? Pikirkan itu )

Orang-orang 02 selain kurang nasionalis, kalau diamati, mereka juga berpikir parsial/ sempit. Mereka memblow-up 1-2 kekurangan Jokowi dan menafikan 8 kebaikan dan kelebihannya. Sementara mereka sendiri ( seperti AD, RS, BY, RG, NW, FZ, PS, KZ ) terbiasa melihat kesalahannya sendiri seperti semut di bawah tempurung kelapa di seberang lautan, atau jangkauan mata katak. Kecil.

Namun kita yang membaca perkembangan berita dari hari ke hari, puluhan tahun, dari banyak buku, narsum, media kredibel dalam dan luar negeri dengan obyektif, atau bird-eye, juga pengalaman selama berinteraksi dengan beragam karakter manusia, bisa melihat keterkaitan antar sel yang bertebaran banyak itu jika sampai diorkestrasikan untuk satu tujuan ( Indonesia lemah atau hancur berkeping, sehingga 15% sisa wilayah Palestina akan jatuh seluruhnya ke tangan zionis Israel tanpa pembela yang gigih/ kuat dari rakyat Indonesia yang bersatu/ NKRI. Next step, Uni Eropa, Rusia, China pun di bawah kaki zionis/ Neokon dalam 60 tahun berikutnya ).

So, para pelaku makar/ pemecah belah bangsa sekelas figur publik memang harus dihukum berat agar tak dicontoh perilaku buruknya oleh para fans dan generasi penerus.

ES, pengacara PS tahun 2014 di MK, dipanggil polisi ( kini tersangka ) setelah ancaman makar-nya/ pengerahan massa di acara Mata Najwa ( Trans7, 1/5/2019 )

SJ, mantan kapolda Metro Jaya dan Sulsel jadi tersangka karena ujaran kebencian di medsos. Senin kemarin ( 10/6/2019 ), ia tak datang memenuhi panggilan penyidik karena sakit, dan dijadwalkan ulang Senin depan ( 17/6/2019 ).

Kadiv Iqbal cs melakukan press release tentang salah satu dalang kerusuhan 21-22 Mei ( Breaking News, MetroTV, 11/6/2019 ). Ternyata KZ yang memerintahkan pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional ( Wrt, LBP, BG, GM ) dan satu pimpinan lembaga survei ( YW, ketua CP. Kediamannya sudah 2 kali disurvei oleh para pembunuh bayaran. Tersangka perwira aktif akan dihukum lewat pengadilan militer ) oleh 6 eksekutor lapangan, serta menyuruh mencari 4 senjata dalam pertemuan rahasia mereka di kompleks PI dan AM.

Mengerikan ya, seorang yang dibutakan trauma PKI dan dendam makar tahun 2016 ( waktu kasus Ahok itu, KZ, AD cs juga sudah kumpul-kumpul bermufakat jahat sampai mau mengepung parlemen segala. Penyidikan tsb tak dilanjutkan. Akibatnya, 237 polisi terluka, bahkan ada yang remuk mulutnya dilempar batu besar saat kerusuhan 21-22 Mei 2019. Gara-gara mulut-mulut kamuflator itu masih didengar. Kini jangan terkecoh lagi. Sikat. Hukum KZ seumur hidup ).

Aktor di atas KZ juga harus diburu. Kita tunggu hasil penyidikan selanjutnya dari Mabes Polri ( dalang pembakar 2 asrama polisi dan puluhan kendaraan, dalang untrust Bawaslu yang bikin massa emoh dibubarkan dan bilang PS akan datang lewat jam 6 sore itu, dalang yang menyebut 62% menang yang bikin PS ngotot menuduh KPU, Bawaslu dan pemilu curang. Siapa ( setan gundul ) yang menyebabkan massa dan pendukung 02 mendelegitimasi hasil pemilu, Polri, TNI, KPU, Bawaslu, dan institusi negara terkait alias pemerintahan saat ini ? Dalang utama yang menarik 3 dalang pembonceng tsa )

Pelajaran penting dari kerusuhan 21-22 Mei 2019 : jangan terlalu marah, terlalu takut, terlalu sedih, terlalu lalai, terlalu syahwat terhadap sesuatu ( kekuasaan ) atau peristiwa ( kebangkitan PKI, pengadilan militer terhadap anggota tim/ operasi Maw** yang menculik 22 aktivis vokal dan hanya 9 aktivis yang kembali saat kerusuhan 12 Mei 1998 ) karena setan akan membonceng.

Kepala BNPB Doni yang juga mantan danjen Kopassus, setahu saya, sudah melakukan rekonsiliasi dengan para korban penculikan tsb. Tak ada gading yang tak retak. Pasukan baret merah TNI ini tetap pasukan elit AD yang kita hormati dan disegani dunia. Nila setitik tak merusak susu sebelanga. Yang perlu diingat : kesetiaan korps angkatan adalah pada negara dan bangsa. Selama dinas di kesatuan, hanya panglima TNI yang dipatuhi ( bukan mantan rekan semisi ). Setelah di luar kesatuan/ purnawirawan ( kembali menjadi warga sipil ) maka negara dan bangsa Indonesia menjadi loyalitas alumni prajurit, seperti juga kita semua, para WNI yang setia dan cinta tanah air ( selama pemerintahan yang sah tak menghalangi umat Islam beribadah maka aturan negara dan kebijakan pemerintah perlu ditaati, pesan Quraish Shihab di Tafsir Al-Mishbah ramadhan kemarin ).

Proses persidangan sengketa pemilu dimulai besok ( disiarkan media TV ). Sebanyak 12.000 aparat keamanan dikerahkan menjaga MK di ring satu, 47.000 personel di ring lainnya di Jakarta. Kesatuan di daerah siap memback-up. PS sudah menghimbau para pendukungnya jangan datang ke MK via video ( mestinya lebih tegas : yang berani datang ke MK bukan pendukung PS/ 02 ). Apa massa 02 masih bisa dikendalikan PS atau pun menghormati lembaga MK yang dibentuk oleh amanat Reformasi ? Seberapa nasionalis. Let’s see ..

( kalau belum bisa menghormati lembaga negara, mungkin surat edaran menpora tentang pemutaran lagu Indonesia Raya dan Garuda Pancasila sebelum pemutaran film di bioskop di seluruh tanah air untuk membentuk rasa nasionalisme, bangga pada tanah air dan aksi bela negara ( K-Lite FM, 1/2/2019) bisa dilanjutkan. Warga India bisa menerima dengan gembira kebijakan semacam itu di bioskop mereka. Kenapa kita tidak ? Padahal kita didera begitu banyak masalah/ hoax melebihi negara mana pun di dunia yang bisa melunturkan semangat kebersamaan kita sebagai satu bangsa ).

Written by Savitri

12 Juni 2019 at 14:26

Tol Darat, Laut, Udara Pemersatu NKRI. Tertib Mudik Cermin Peradaban Maju. ASN On Time ?

leave a comment »

Antrian kendaraan di gerbang tol Cikarang Utama menuju Jakarta. Arus balik sebaiknya berangkat pagi. Sempatkan istirahat setelah 4 jam mengemudi. Utamakan selamat ( foto : Antara ).

Lebaran tiba. Ritual mudik tahun ini terpantau lebih baik. Tak sehoror sebelumnya. Jarak Jakarta – Semarang dulu 22 jam, kini 6 jam ( EMI, 7/6/2019 ). Jakarta-Surabaya cuma 10 jam. Wow..

Kemajuan menggembirakan ini berkat kerjasama dan disiplin semua pihak : pembangunan infrastruktur yang dikebut pemerintahan Jokowi dengan kementerian PUPR ujung tombaknya, kementerian perhubungan ( penumpang pesawat terbang beralih ke moda darat dan kapal laut karena tiket pesawat masih kalah bersaing, Jakarta – Medan Rp 21 juta ), Korlantas Polri ( melakukan contra flow, one way/ jalan searah di km 414-70 Trans Jawa di puncak mudik dan balik, membantu ganjal ban di tanjakan, dsb ) dengan back up pengamanan personel TNI, pengusaha yang menyediakan angkutan mudik gratis bagi karyawan dan para pengecernya, komunitas pemerhati transportasi yang terus mengamati dan memberi input perbaikan pada para stakeholder, media TV dan radio yang intensif memberi edukasi dan info bermudik aman nan lancar pada masyarakat, dan para pemudik/ pengendara itu sendiri yang mau lebih disiplin, terencana, terjadwal dalam melakukan perjalanannya ( disarankan berangkat pagi saat arus balik karena tubuh tak se-fresh memulai perjalanan mudik. Puncak balik diperkirakan Sabtu, Minggu besok. Setelah 4 jam berkendara, supir istirahat dulu di Rest Area terdekat. Setelah 8 jam mengemudi, supir diganti pengemudi lain yang terampil dan bugar ). Semoga korban kecelakaan lalulintas saat mudik & balik bisa berkurang lagi ( tahun 2017 sekitar 900 orang tewas. Tahun 2018 sekitar 300 orang tewas ). Apa yang terjadi di jalan raya menunjukkan tingkat peradaban kita. Makin tertib makin maju.

PROVOKATOR BIANG RUSUH. SIKAT !

Yang bikin heran, provokator dan teroris masih menyasar hari nan fitri ini. Di Kartasura, ada pelaku bom bunuh diri tewas terkapar ( bom meledak sebelum sampai tujuan ? ). Terjadi rusuh di dua desa di Kabupaten Buton, Sultra ( juga di Kupang, Adonara ) sampai 87 rumah dibakar gara-gara pawai takbiran mengeraskan suara knalpot ( siapa pemanah gelap yang membunuh martir tsb ? radikalis yang mau mengesankan wilayah tidak aman setelah menembak polisi piket di Jateng ? )

Orang terpapar paham radikal jadi PR kita bersama untuk menghentikan. Warga perlu aktif memantau keberadaan pendatang yang tertutup, penceramah intoleran di surau, masjid dan grup pengajian. Juga anggota keluarga, kerabat yang berubah kaku, mudah mengkafirkan orang lain. Lapor ke pos polisi terdekat atau babinsa ( saat ini ketua RT, RW sampai kepda yang terafiliasi 02/ permisif pada ormas takfiri, tak bisa diandalkan untuk menghentikan radikalisme karena mereka masih berharap mendulang suara dari kelompok intoleran ini tanpa pikir panjang/ tak paham geopolitik ).

REFERENDUM ? NO WAY !

MM, mantan panglima GAM yang kini jadi ketua parpol lokal mewacanakan referendum gara-gara kalah pileg ( perolehan kursi anjlok, nasionalisme orang-orang 02 dipertanyakan, cuma mau enaknya, jalan pintas pula ). Beruntung, Tap MPR no.4 th 1983 diperkuat UU no.5 th 2005 tentang revisi UUD 1945 / isu referendum sudah dicabut. So, tak ada jalan hukum untuk referendum. Dalam negara koloni yang belum berdaulat bisa dimengerti jika masih ada daerah yang minta referendum. Namun, yang sudah berdaulat seperti NKRI, no way, man !

Konferensi internasional bahkan membolehkan negara berdaulat mengambil semua langkah yang diperlukan demi menjaga keutuhan wilayahnya, kata Mahfud ( EMI, 3/6/2019 ). Ia menyarankan pendekatan khusus pada MM tapi tetap tegas ( jika masih minta referendum, proses hukum tanpa pandang bulu, juga penuntut lainnya ). Pemirsa dari Jateng usul agar Aceh jangan dikasih duit oleh pemerintah pusat ( dana otsus, transfer daerah, dsb. Rp 67 triliun dana yang sudah digelontorkan negara untuk Aceh ), masih ngeyel, sikat habis saja !

MENTERI DARI NTB ? HAK PREROGATIF PRESIDEN.

Pemirsa EMI dari NTB minta menteri kabinet berikut ada dari NTB. TGB gagal memenangkan Jokowi di NTB selama 2 pemilu. Apa masih ada ruang di kabinet berikut yang direncanakan diisi mayoritas profesional ( zaken kabinet ) dengan kemampuan mumpuni di bidangnya ? ( karena Jokowi tanpa beban lagi, tak perlu kebijakan populer untuk meraih suara elektoral. Gas pol. Tinggal fokus pada pembangunan manusia, termasuk kapasitas produksi orang daerah sehingga para pengusaha kapal yang menggunakan tol laut jadi semangat karena muatan dari WIT pun sebanyak dari WIB/ berton-ton. Tak kosong. Sekitar 40% penumpang pesawat beralih ke kapal laut yang menurut pengamat dan pemirsa belum sebaik kereta api dan angkutan darat ). Up to Mr President. Hak prerogatif.

( Rerata baru 2 dari 10 lulusan diknas yang terserap pasar kerja, kata menteri Hanif ( MetroTV, 2/5/2019 ). Soft skills-nya masih kurang. Juga, link & match- nya. Begitu banyak mata pelajaran di kurikulum diknas sampai guru cenderung mengejar target selesai materi diberikan, kurang peduli anak paham atau tidak. Anak didik kita mau dibentuk jadi robot, atau ahli ? kritik pemirsa EMI, mantan guru ( MetroTV, 3/5/2019 ). Pantas, masih banyak gerombolan tak logis yang demen hoax.

ASN ON TIME PASCA MUDIK LEBARAN ? Let’s see..

11 hari libur lebaran 1440 H/ cuti bersama apa cukup buat ASN ? ( di luar negeri karyawan diberi 20 hari cuti dalam setahun, terbukti meningkatkan produktivitas kerjanya ). Tahun lalu, ASN masih telat masuk kerja, bahkan bolos sampai 2 hari. Di koran dan TV kerap diberitakan bos mensidak tempat kerja anak buahnya. Namun tahun berikutnya hal sama terulang kembali. Apa yang salah ?

Narsum Elman di EMI ( MetroTV, 8/6/2019 ) mengusulkan : ASN malas didenda Rp 1 juta jika telat masuk kerja setelah pulang mudik. Jika sampai 3 kali telat si ASN bandel bisa dipecat. Selama ini sidak dari atasan atau pengawas pegawai hanya masuk kotak, tanpa tindak lanjut, juga tanpa mengakumulasi perilaku telat dan bolos si pemalas sepanjang tahun. Jadinya santai-santai saja..

Berbeda dengan pegawai bank, banyak ASN tanpa meja/ job desk atau tak jelas pekerjaannya. Pemirsa EMI curhat bahwa pegawai telat masuk karena meniru atasannya yang juga telat masuk. Yang lain mengusulkan agar ASN juga punya buku saku seperti anggota Polri dan TNI yang mencatat kedisiplinan staf dalam bekerja sejak ia masuk institusi sampai pensiun. Setiap promosi atau kenaikan jabatan, buku saku menjadi penilaian penting bagi kandidat yang dicalonkan.

Dari survei diketahui sekitar 40% ASN bekerja tak efektif. Padahal pelamar kerja yang lebih pontensial ( tapi tanpa KKN ) mengantri di luar sana. Jokowi juga meminta ASN di daerah lebih gesit dalam mengurus segala perizinan investasi. APBN dan APBD sebagian besar ( 70% ) habis buat belanja/ gaji pegawai. Kalau 40% ASN kerja tak efektif plus doyan telat/ bolos ini masih dipertahankan, namanya pemborosan. Apa mereka gak malu dengan personel Polri dan TNI yang terus bekerja menjaga keamanan pemilu 2019 dan kelancaran mudik selama kita libur lebaran 1440 H ? Daerah ramah investasi bisa dimulai dari sini ( menegakkan disiplin ). Bos datang tepat waktu, anak buah meneladani. Itu baru cakep.

TIKET PESAWAT MAHAL ? UTAMAKAN MASKAPAI NASIONAL

Seingat saya, pasca insiden kereta anjlok di Bogor tempo hari, sudah disiapkan 2 gerbong kereta ‘SAR’ senilai Rp 6 miliar untuk mengantisipasi peristiwa serupa. Kereta api sejak dipoles menteri Jonan jadi primadona. Tiket sold out.

Sebanyak 222 pesawat Lion Air jenis Boeing 373 Max. senilai lebih Rp 300 triliun, ditinjau ulang pemesanannya setelah Ethiopian Air juga jatuh. Keselamatan sebagai budaya. Angka keselamatan tertinggi dicapai maskapai UEA dengan skor 98 dari skor sempurna 100 ( EMI, 12/3/2019 ). Maskapai Indonesia ?

Soal tiket pesawat mahal, sebagian pengamat transportasi mengatakan penyebabnya : perang harga sebelumnya yang menyebabkan banyak maskapai gulung tikar ( juga ratusan pesawat Boeing yang di-grounded tsb ). Konsumen terbiasa dengan harga murah sehingga terkaget-kaget dengan harga standar/ keekonomian yang diminta maskapai yang megap-megap 3-4 tahun ini. Di blog ini pernah disentil slot dan rute penerbangan yang ‘diobral’ ke maskapai asing sementara maskapai Indonesia tak semudah itu mendapatkan hal yang sama di mancanegara/ asal maskapai asing tsb. Menurut pengamat Cheppy, di dunia ini tak ada rute domestik yang diambil maskapai asing, kecuali di Indonesia ( MetroTV, 7/6/2019 ). Jadinya, tarif maskapai asing lebih murah dari maskapai Indonesia. Penumpang dari Batam, Medan, memilih naik boat ke Singapura, baru dari sana naik maskapai asing ke Jakarta ( di bawah Rp 2 juta per orang ).

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia ( lebih 17.000 pulau ), tata kelola angkutan udara kita perlu serius diperbaiki, agar maskapai Indonesia tak makin berdarah-darah lalu tersungkur mati. Koneksitas udara di jaman serba cepat ini ( industri 4.0 ) menjadi kebutuhan mendesak karena fungsinya sebagai pemersatu wilayah dan penggerak pariwisata ( tengah dikebut menjadi andalan devisa pertama menggantikan CPO yang cenderung menggunduli hutan tropis kita ). Semoga semua tantangan ke depan ini bisa kita selesaikan bersama. Amin..

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Mohon maaf lahir dan batin ya…