Madani & Manusiawi

Great People, Bandung, West Java, Indonesia.

Archive for the ‘Birokrasi’ Category

Perang Dagang AS vs China Jilid 2. Rotasi Guru ASN ke Daerah 3T. Dalang Utama dari 3 Dalang Pembonceng Rusuh 22 Mei ?

leave a comment »

Pulau Lengkuas di Kepulauan Bangka-Belitung sungguh menawan dipandang. Pengen rasanya bisa membaca buku di puncak mercusuar diselingi memandang ke laut lepas. Birunya perairan kita. Wonderful Indonesia. Sayangnya, tahun 2100 atau lebih cepat, pulau-pulau indah ini bisa lenyap ketika air laut naik 2 meter akibat pemanasan global. Saya sampai bermimpi punya salah satu kamar hotel berbentuk telur seperti di Tokyo yang bisa mengapung dan bergerak di laut ( keliling pantai Indonesia ) selama mengevakuasi diri dan keluarga selama banjir besar yang bisa menewaskan 3 miliar penduduk bumi. Ya, kita mesti benar-benar menjaga kelestarian lingkungan agar tak kehilangan ribuan pulau cantik seperti ini. Kita juga mesti menjaga rajutan kebangsaan agar tak kehilangan saudara-saudara kita yang ramah dan suka menolong yang menempati kepulauan terbesar di dunia nan cantik ini. Indonesia, tetaplah utuh dan bersatu.

PERANG DAGANG JILID 2

Perang Dagang AS vs Tiongkok berlanjut. Setelah sempat menurunkan tensi dengan bertemu/ bernegosiasi dengan pemimpin China ( triwulan akhir 2018, ekspor AS defisit ), Trump kini malah akan menaikkan tarif ( bea masuk ) produk impor dari China sebesar 10-25% tiap 200 miliar USD ( setelah triwulan pertama 2019 ekspor AS positif dan bikin Trump kembali pede ‘make AS great again’. Kita lihat seberapa lama ia bisa bertahan sebelum kandas lebih keras lagi ) yang akan dibalas China dengan kenaikan sama untuk tiap 60 miliar produk impor dari AS. Bagaimana nasib para pelanduk di antara 2 raksasa ekonomi dunia ini ?

Vietnam yang pernah diinvasi AS ( diistimewakan dalam perjanjian dagang ) dapat rezeki nomplok ( relokasi basis produksi dan keringanan bea masuk ke AS sampai pengusaha Indonesia pun jualan ekspor dari sana ). Eskalasi Perang Dagang ini mestinya juga memberi peluang menarik bagi negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia. Gimana caranya ?

Kita tahu banyak investor setelah dapat izin usaha menghadapi banyak hambatan di sini ( belum harmonis antara perijinan pusat dan daerah, faktor ketenagakerjaan, perpajakan, cost logistik di Indonesia masih tinggi ) sehingga realisasi investasi masih di bawah 50%. PMA turun ( meski PMDN naik ).

Tiga narsum di Economic Challenge ( MetroTV, 10/6/2019 ) dari wakil pemerintah ( deputi kemenkeu ), swasta ( wakil ketua Kadin ), pemerhati ( Core ) yang dipandu host Kania, berdiskusi, saling mengisi, sampai pada kesimpulan : bahwa Indonesia perlu memaksimalkan pemenuhan kebutuhan domestik dulu ( lebih 260 juta penduduk ) sampai tingkat efesien sehingga nanti dilirik pasar ekspor yang kian kompetitif ( investor masuk jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tinggi dan punya iklim investasi yang baik ).

Kita punya keunggulan bahan baku yang berlimpah ( anehnya 70% komponen produksi masih impor ). Juga jumlah penduduk yang besar ( jika punya daya beli yang baik ). Rotan dan batubara sempat diekspor padahal kebutuhan dalam negeri masih kurang. Mestinya, bahan tambang seperti bauksit diolah dulu jadi alumina di dalam negeri, lalu jadi motor ( listrik dengan zink ) sebelum diekspor dengan keunggulan komparatif.

Industri manufaktur yang sempat ditinggalkan hendaknya digarap secara serius untuk domestic demand dengan proses yang diakselerasi dan dikoordinasi pemerintah ( yang akan membangun industri dari hulu ke hilir dengan bahan baku dalam negeri. Di Jakarta, tax holiday 100% sudah diterapkan untuk produksi yang terkait hulu. Rp 245 triliun untuk 14 perusahaan dalam 3 bulan ). TPT lama diperbaharui. Koordinasi pusat-daerah diperkuat. Pembebasan lahan dipermudah. Ada konsistensi kebijakan pemerintah dari masa ke masa. UU Ketenagakerjaan juga perlu direvisi untuk memenuhi kebutuhan industri 4.0. Mengurus perizinan yang masih lama di daerah bisa dipercepat dengan sistem IT ( tak perlu face to face sehingga lebih akuntable/ tak koruptif. Contoh : e-samsat di Jabar yang lebih cepat/ praktis sehingga meningkatkan PAD, transparan/ terbaca publik )

Perang Dagang jilid 2 ini mari kita jadikan wake-up call untuk mempercepat proses perbaikan tsb ( membangun daya saing melebihi Vietnam dan Bangladesh, bahkan India ) sehingga bisa memanfaatkan peluang Perang Dagang AS vs China. Siapa tahu jadi gajah berikutnya.. ( kan kita mau 4 besar tahun 2030 ).

ROTASI GURU ASN KE DAERAH TERPENCIL- TERLUAR

Guru, pahlawan tanpa tanda jasa, apa masih banyak di era milenial ini ? Meski demikian bukan berarti kesejahteraan mereka tak diperhatikan. Tak sedikit guru sekarang yang bermobil ria ke sekolah ( sejam di kelas, selebihnya ngobyek di luar sekolah. Anak tak paham pelajaran ditawari ikut bimbel di luar jam sekolah. Guru tak jarang ikut rapat diknas, bahkan rapat timses kepda. Guru SD-SMP ‘milik’/ digaji walikota/ bupati, guru SMA digaji gubernur menurut UU Otda. So, usul mendikbud tentang rotasi 2 tahun bagi guru ASN/ berkualitas tinggi ke daerah 3T perlu sinkron/ revisi dengan UU Otda sebelum disahkan sebagai perpres ).

Namun tak sedikit guru yang kerja pol digaji Rp 50-300 ribu per bulan ( salah satu episode Kick Andy ). Tak heran, kualitas diknas masih di bawah Palestina, Samoa dan Mongolia menurut salah satu lembaga rating internasional ( EMI, 12/6/2019 ). Padahal anggaran pendidikan sudah 20% dari APBN. Lulusan daerah juga jarang yang lulus ujian ASN. Tingkat kelulusan siswanya di ujian nasional juga rendah.

Leading sector pendidikan nasional mestinya ditunjuk presiden agar jelas road map dan penanggungjawabnya, pesan pengamat Indra. Jumlah guru di Indonesia sudah berlebih. Lho, kok sejumlah daerah masih kekurangan guru ? Ini karena keberhasilan program Guru Garis Depan cuma 18,21%. Banyak guru berkualitas tinggi tak betah dan minta dimutasi pemda ke kota yang lebih baik fasilitasnya ( guru GGD digaji 3 kali lipat ketika mengabdi di daerah 3T : terpencil, terluar, terdepan ). Bahkan ramai-ramai menuntut kadisdik yang menempatkan mereka ke daerah 3T ( beginilah repotnya lulusan tanpa panggilan jiwa guru bekerja di sekolah karena tak ada pekerjaan lain ). Padahal anggota TNI – Polri juga bersedia di tempatkan di mana pun di wilayah NKRI atau tugas negara di daerah konflik/ perdamaian PBB. Saya yang putri Bc.AP/ pensiunan PT.Pos Indonesia juga berpindah-pindah sekolah sejak TK, SD ke Jateng, Jabar, Yogyakarta, Sulut dst tiap 4 tahun sekali ketika mendiang bapak masih dinas aktif.

UU no 14 th 2005 tentang Guru dan Dosen mewajibkan ASN menandatangani perjanjian bersedia ditempatkan di mana pun di wilayah NKRI ( diperkuat dengan SKB 3 menteri ). Namun belum berhasil ( guru pada minta ditarik ke kota ). Di Jepang, sistem rotasi guru tiap 6 tahun sekali ke seluruh Jepang justru disambut gembira dan dirayakan ( mungkin karena pembangunan di sana relatif merata, meski ada daerah yang disembunyikan/ tak dicantumkan di peta seperti Kawagasa** yang kumuh penuh orang buangan. Atau semangat bushido/ nasionalisme mereka yang cukup tinggi ).

Untuk memperbaiki kualitas diknas ( agar rasio 2 dari 10 lulusan diknas yang terserap pasar kerja juga bisa diperbaiki ), mendikbud ( salah satunya ) meluncurkan program Rotasi 2 tahun ini. Satu kabupaten bisa terdiri 3 rayon. Guru yang berlebih di salah satu rayon akan dirotasi ke rayon lain dalam satu kabupaten, satu provinsi bahkan satu wilayah NKRI yang masih kekurangan guru. Semoga kali ini lebih baik hasilnya. Amiin..

UPDATE RUSUH 21-22 MEI

Massa ( penyusup ? ) dari keluarga korban pembunuhan di Bulukumba, Sulsel, mengamuk dan merusak di pengadilan ketika 4 terduga pembunuh digiring keluar oleh polisi. Sekompi polisi yang menyusul didatangkan ke TKP baru bisa menghentikan kerusuhan dan menangkap para provokator tsb ( MetroTV, 12/6/2019 ).

150 anggota sindikat berbendera hitam bergaris lingkaran segitiga putih ( Garis ? ) ditangkap polisi ketika memprovokasi rusuh ( merusak fasilitas publik, menendangi motor-motor warga yang terparkir ) saat peringatan hari buruh 1 Mei 2019 di Bandung, juga sejumlah tempat lain di Indonesia ( sudah 2 tahun kemunculannya, mendompleng aksi buruh, siapa donaturnya ? ).

Menyusul kerusuhan 21-22 Mei di depan Gedung Bawaslu dan rusuh di
dua desa di Kabupaten Buton, Sultra ( juga Kupang, Adonara ).

Semua peristiwa meresahkan ini dimulai dari provokasi ( hoax, hatespeech, fitnah ) di ruang publik yang dilakukan elit politik, figur publik yang ditiru para pendukungnya yang semula di medsos lalu mewujud/ copy darat di dunia nyata. Sebagian masyarakat kini gampang meletup dan melampiaskan amarahnya tanpa pikir panjang. Feeling saya, kelompok intoleran/ radikal/ teroris menambah modus baru : menyusup kerumunan pemrotes untuk memantik chaos di negeri ini. Dalam bigger picture ini ujaran kebencian ( fitnah, hoax ) para haters termasuk musisi AD ( kasus “idiot” yang divonis 1 tahun penjara oleh PN Surabaya kemarin ) tak bisa dianggap pidana ringan seperti argumen banding kuasa hukumnya.

Zionis Israel/ Neokon AS setelah kematian Chavez dan gagal menggulingkan penggantinya, Maduro, tetap bertekad menghancurkan Venezuela dan menundukkan negara-negara kawasan Amerika Latin, serta Amerika Utara dalam 60 tahun. Mulanya dari sel-sel yang merusak tatanan hukum, integritas dan kredibilitas lembaga negara, termasuk kepresidenan, lalu tuduhan curang pemilu dan embargo ekonomi.

Formula serupa juga sedang dicoba diduplikasi di sini, melalui orang-orang angkuh tapi cekak etika dan wawasan kebangsaannya. AD merendahkan Ahok, presiden, pendukung 01 di Surabaya, dan siapa saja yang tak cocok dengan selera egoisnya. Kelompok intoleran dan elit asbun seperti sengaja menabrak-nabrak aturan lalu ketika ditertibkan polisi sontak menuduh kriminalisasi dan mendiskreditkan polisi ( aparat hukum ) secara masif di ruang publik sampai akar rumput untrust ( memilih cara jalanan/ hukum rimba. Yang level teroris menembak polisi piket atau meledakkan tempat keramaian ) dan sulit ditertibkan.

Anda bayangkan jika para elit dan figur ini tak dihukum jera sekarang dst, dengan dana yang terus digelontorkan zionis di sini sampai 60 tahun ke depan ( dolar AS dicetak sebanyak mereka mau/ The FED milik bankir zionis bukan pemerintah AS ) atau sampai titik tertentu, polisi/ APH tak lagi bisa mengendalikan massa rusuh di banyak tempat dengan otak reptil disembur hoax tsb ( sudah terlihat kasus bendera ex-HTI di sejumlah daerah sekaligus, perusuh Garis di aksi buruh di beberapa tempat sekaligus ). Ibarat lautan semut ganas di belantara Afrika yang memangsa apa saja yang mereka lewati hingga ludes. Ketika cuma 1-300 semut merah ( perusuh ) mereka masih bisa dihentikan dengan kembang api atau gas air mata. Tapi bagaimana kalau sudah jutaan perusuh untrust institusi negara yang dipupuk tiap hari oleh cuitan plonga-plongo-nya FZ, vlog idiot-nya AD, orasi curang-nya PS atau foto ‘dianiaya’ nenek opas RS ? Can you handle it ?

( itu sebabnya mereka : provokator, kamuflator, haters demen hoax, teroris harus dibabat habis/ dihukum tegas sampai jera. Jangan permisif lagi. Karena kalau sampai terjadi chaos/ tatanan hukum berkeping, kita takkan bisa mundur lagi untuk memperbaiki kerusakan ikatan kebangsaan ini. Butuh dana sangat besar untuk bisa menyatukan wilayah NKRI yang luas ini. Butuh stabilitas politik dan keamanan agar ayam mau bertelur ( baca : investasi menghasilkan devisa untuk mengamankan wilayah NKRI ). Perang Dagang AS vs China makin panas. Bumi juga makin panas. Tahun 2100 suhu diprediksi naik 5 derajat celcius yang menaikkan permukaan air laut hingga 2 meter. Kepulauan Maldives bisa lenyap, juga Pulau Lengkuas dan sejumlah pulau lain di Indonesia. Sebagian spesies mulai punah. Cadangan makanan dunia menipis yang bisa memicu Perang Dunia ke-3. Indonesia sudah di mana saat itu ? The Big Four atau lemah berkeping ? Pikirkan itu )

Orang-orang 02 selain kurang nasionalis, kalau diamati, mereka juga berpikir parsial/ sempit. Mereka memblow-up 1-2 kekurangan Jokowi dan menafikan 8 kebaikan dan kelebihannya. Sementara mereka sendiri ( seperti AD, RS, BY, RG, NW, FZ, PS, KZ ) terbiasa melihat kesalahannya sendiri seperti semut di bawah tempurung kelapa di seberang lautan, atau jangkauan mata katak. Kecil.

Namun kita yang membaca perkembangan berita dari hari ke hari, puluhan tahun, dari banyak buku, narsum, media kredibel dalam dan luar negeri dengan obyektif, atau bird-eye, juga pengalaman selama berinteraksi dengan beragam karakter manusia, bisa melihat keterkaitan antar sel yang bertebaran banyak itu jika sampai diorkestrasikan untuk satu tujuan ( Indonesia lemah atau hancur berkeping, sehingga 15% sisa wilayah Palestina akan jatuh seluruhnya ke tangan zionis Israel tanpa pembela yang gigih/ kuat dari rakyat Indonesia yang bersatu/ NKRI. Next step, Uni Eropa, Rusia, China pun di bawah kaki zionis/ Neokon dalam 60 tahun berikutnya ).

So, para pelaku makar/ pemecah belah bangsa sekelas figur publik memang harus dihukum berat agar tak dicontoh perilaku buruknya oleh para fans dan generasi penerus.

ES, pengacara PS tahun 2014 di MK, dipanggil polisi ( kini tersangka ) setelah ancaman makar-nya/ pengerahan massa di acara Mata Najwa ( Trans7, 1/5/2019 )

SJ, mantan kapolda Metro Jaya dan Sulsel jadi tersangka karena ujaran kebencian di medsos. Senin kemarin ( 10/6/2019 ), ia tak datang memenuhi panggilan penyidik karena sakit, dan dijadwalkan ulang Senin depan ( 17/6/2019 ).

Kadiv Iqbal cs melakukan press release tentang salah satu dalang kerusuhan 21-22 Mei ( Breaking News, MetroTV, 11/6/2019 ). Ternyata KZ yang memerintahkan pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional ( Wrt, LBP, BG, GM ) dan satu pimpinan lembaga survei ( YW, ketua CP. Kediamannya sudah 2 kali disurvei oleh para pembunuh bayaran. Tersangka perwira aktif akan dihukum lewat pengadilan militer ) oleh 6 eksekutor lapangan, serta menyuruh mencari 4 senjata dalam pertemuan rahasia mereka di kompleks PI dan AM.

Mengerikan ya, seorang yang dibutakan trauma PKI dan dendam makar tahun 2016 ( waktu kasus Ahok itu, KZ, AD cs juga sudah kumpul-kumpul bermufakat jahat sampai mau mengepung parlemen segala. Penyidikan tsb tak dilanjutkan. Akibatnya, 237 polisi terluka, bahkan ada yang remuk mulutnya dilempar batu besar saat kerusuhan 21-22 Mei 2019. Gara-gara mulut-mulut kamuflator itu masih didengar. Kini jangan terkecoh lagi. Sikat. Hukum KZ seumur hidup ).

Aktor di atas KZ juga harus diburu. Kita tunggu hasil penyidikan selanjutnya dari Mabes Polri ( dalang pembakar 2 asrama polisi dan puluhan kendaraan, dalang untrust Bawaslu yang bikin massa emoh dibubarkan dan bilang PS akan datang lewat jam 6 sore itu, dalang yang menyebut 62% menang yang bikin PS ngotot menuduh KPU, Bawaslu dan pemilu curang. Siapa ( setan gundul ) yang menyebabkan massa dan pendukung 02 mendelegitimasi hasil pemilu, Polri, TNI, KPU, Bawaslu, dan institusi negara terkait alias pemerintahan saat ini ? Dalang utama yang menarik 3 dalang pembonceng tsa )

Pelajaran penting dari kerusuhan 21-22 Mei 2019 : jangan terlalu marah, terlalu takut, terlalu sedih, terlalu lalai, terlalu syahwat terhadap sesuatu ( kekuasaan ) atau peristiwa ( kebangkitan PKI, pengadilan militer terhadap anggota tim/ operasi Maw** yang menculik 22 aktivis vokal dan hanya 9 aktivis yang kembali saat kerusuhan 12 Mei 1998 ) karena setan akan membonceng.

Kepala BNPB Doni yang juga mantan danjen Kopassus, setahu saya, sudah melakukan rekonsiliasi dengan para korban penculikan tsb. Tak ada gading yang tak retak. Pasukan baret merah TNI ini tetap pasukan elit AD yang kita hormati dan disegani dunia. Nila setitik tak merusak susu sebelanga. Yang perlu diingat : kesetiaan korps angkatan adalah pada negara dan bangsa. Selama dinas di kesatuan, hanya panglima TNI yang dipatuhi ( bukan mantan rekan semisi ). Setelah di luar kesatuan/ purnawirawan ( kembali menjadi warga sipil ) maka negara dan bangsa Indonesia menjadi loyalitas alumni prajurit, seperti juga kita semua, para WNI yang setia dan cinta tanah air ( selama pemerintahan yang sah tak menghalangi umat Islam beribadah maka aturan negara dan kebijakan pemerintah perlu ditaati, pesan Quraish Shihab di Tafsir Al-Mishbah ramadhan kemarin ).

Proses persidangan sengketa pemilu dimulai besok ( disiarkan media TV ). Sebanyak 12.000 aparat keamanan dikerahkan menjaga MK di ring satu, 47.000 personel di ring lainnya di Jakarta. Kesatuan di daerah siap memback-up. PS sudah menghimbau para pendukungnya jangan datang ke MK via video ( mestinya lebih tegas : yang berani datang ke MK bukan pendukung PS/ 02 ). Apa massa 02 masih bisa dikendalikan PS atau pun menghormati lembaga MK yang dibentuk oleh amanat Reformasi ? Seberapa nasionalis. Let’s see ..

( kalau belum bisa menghormati lembaga negara, mungkin surat edaran menpora tentang pemutaran lagu Indonesia Raya dan Garuda Pancasila sebelum pemutaran film di bioskop di seluruh tanah air untuk membentuk rasa nasionalisme, bangga pada tanah air dan aksi bela negara ( K-Lite FM, 1/2/2019) bisa dilanjutkan. Warga India bisa menerima dengan gembira kebijakan semacam itu di bioskop mereka. Kenapa kita tidak ? Padahal kita didera begitu banyak masalah/ hoax melebihi negara mana pun di dunia yang bisa melunturkan semangat kebersamaan kita sebagai satu bangsa ).

Iklan

Written by Savitri

12 Juni 2019 at 14:26

Tol Darat, Laut, Udara Pemersatu NKRI. Tertib Mudik Cermin Peradaban Maju. ASN On Time ?

leave a comment »

Antrian kendaraan di gerbang tol Cikarang Utama menuju Jakarta. Arus balik sebaiknya berangkat pagi. Sempatkan istirahat setelah 4 jam mengemudi. Utamakan selamat ( foto : Antara ).

Lebaran tiba. Ritual mudik tahun ini terpantau lebih baik. Tak sehoror sebelumnya. Jarak Jakarta – Semarang dulu 22 jam, kini 6 jam ( EMI, 7/6/2019 ). Jakarta-Surabaya cuma 10 jam. Wow..

Kemajuan menggembirakan ini berkat kerjasama dan disiplin semua pihak : pembangunan infrastruktur yang dikebut pemerintahan Jokowi dengan kementerian PUPR ujung tombaknya, kementerian perhubungan ( penumpang pesawat terbang beralih ke moda darat dan kapal laut karena tiket pesawat masih kalah bersaing, Jakarta – Medan Rp 21 juta ), Korlantas Polri ( melakukan contra flow, one way/ jalan searah di km 414-70 Trans Jawa di puncak mudik dan balik, membantu ganjal ban di tanjakan, dsb ) dengan back up pengamanan personel TNI, pengusaha yang menyediakan angkutan mudik gratis bagi karyawan dan para pengecernya, komunitas pemerhati transportasi yang terus mengamati dan memberi input perbaikan pada para stakeholder, media TV dan radio yang intensif memberi edukasi dan info bermudik aman nan lancar pada masyarakat, dan para pemudik/ pengendara itu sendiri yang mau lebih disiplin, terencana, terjadwal dalam melakukan perjalanannya ( disarankan berangkat pagi saat arus balik karena tubuh tak se-fresh memulai perjalanan mudik. Puncak balik diperkirakan Sabtu, Minggu besok. Setelah 4 jam berkendara, supir istirahat dulu di Rest Area terdekat. Setelah 8 jam mengemudi, supir diganti pengemudi lain yang terampil dan bugar ). Semoga korban kecelakaan lalulintas saat mudik & balik bisa berkurang lagi ( tahun 2017 sekitar 900 orang tewas. Tahun 2018 sekitar 300 orang tewas ). Apa yang terjadi di jalan raya menunjukkan tingkat peradaban kita. Makin tertib makin maju.

PROVOKATOR BIANG RUSUH. SIKAT !

Yang bikin heran, provokator dan teroris masih menyasar hari nan fitri ini. Di Kartasura, ada pelaku bom bunuh diri tewas terkapar ( bom meledak sebelum sampai tujuan ? ). Terjadi rusuh di dua desa di Kabupaten Buton, Sultra ( juga di Kupang, Adonara ) sampai 87 rumah dibakar gara-gara pawai takbiran mengeraskan suara knalpot ( siapa pemanah gelap yang membunuh martir tsb ? radikalis yang mau mengesankan wilayah tidak aman setelah menembak polisi piket di Jateng ? )

Orang terpapar paham radikal jadi PR kita bersama untuk menghentikan. Warga perlu aktif memantau keberadaan pendatang yang tertutup, penceramah intoleran di surau, masjid dan grup pengajian. Juga anggota keluarga, kerabat yang berubah kaku, mudah mengkafirkan orang lain. Lapor ke pos polisi terdekat atau babinsa ( saat ini ketua RT, RW sampai kepda yang terafiliasi 02/ permisif pada ormas takfiri, tak bisa diandalkan untuk menghentikan radikalisme karena mereka masih berharap mendulang suara dari kelompok intoleran ini tanpa pikir panjang/ tak paham geopolitik ).

REFERENDUM ? NO WAY !

MM, mantan panglima GAM yang kini jadi ketua parpol lokal mewacanakan referendum gara-gara kalah pileg ( perolehan kursi anjlok, nasionalisme orang-orang 02 dipertanyakan, cuma mau enaknya, jalan pintas pula ). Beruntung, Tap MPR no.4 th 1983 diperkuat UU no.5 th 2005 tentang revisi UUD 1945 / isu referendum sudah dicabut. So, tak ada jalan hukum untuk referendum. Dalam negara koloni yang belum berdaulat bisa dimengerti jika masih ada daerah yang minta referendum. Namun, yang sudah berdaulat seperti NKRI, no way, man !

Konferensi internasional bahkan membolehkan negara berdaulat mengambil semua langkah yang diperlukan demi menjaga keutuhan wilayahnya, kata Mahfud ( EMI, 3/6/2019 ). Ia menyarankan pendekatan khusus pada MM tapi tetap tegas ( jika masih minta referendum, proses hukum tanpa pandang bulu, juga penuntut lainnya ). Pemirsa dari Jateng usul agar Aceh jangan dikasih duit oleh pemerintah pusat ( dana otsus, transfer daerah, dsb. Rp 67 triliun dana yang sudah digelontorkan negara untuk Aceh ), masih ngeyel, sikat habis saja !

MENTERI DARI NTB ? HAK PREROGATIF PRESIDEN.

Pemirsa EMI dari NTB minta menteri kabinet berikut ada dari NTB. TGB gagal memenangkan Jokowi di NTB selama 2 pemilu. Apa masih ada ruang di kabinet berikut yang direncanakan diisi mayoritas profesional ( zaken kabinet ) dengan kemampuan mumpuni di bidangnya ? ( karena Jokowi tanpa beban lagi, tak perlu kebijakan populer untuk meraih suara elektoral. Gas pol. Tinggal fokus pada pembangunan manusia, termasuk kapasitas produksi orang daerah sehingga para pengusaha kapal yang menggunakan tol laut jadi semangat karena muatan dari WIT pun sebanyak dari WIB/ berton-ton. Tak kosong. Sekitar 40% penumpang pesawat beralih ke kapal laut yang menurut pengamat dan pemirsa belum sebaik kereta api dan angkutan darat ). Up to Mr President. Hak prerogatif.

( Rerata baru 2 dari 10 lulusan diknas yang terserap pasar kerja, kata menteri Hanif ( MetroTV, 2/5/2019 ). Soft skills-nya masih kurang. Juga, link & match- nya. Begitu banyak mata pelajaran di kurikulum diknas sampai guru cenderung mengejar target selesai materi diberikan, kurang peduli anak paham atau tidak. Anak didik kita mau dibentuk jadi robot, atau ahli ? kritik pemirsa EMI, mantan guru ( MetroTV, 3/5/2019 ). Pantas, masih banyak gerombolan tak logis yang demen hoax.

ASN ON TIME PASCA MUDIK LEBARAN ? Let’s see..

11 hari libur lebaran 1440 H/ cuti bersama apa cukup buat ASN ? ( di luar negeri karyawan diberi 20 hari cuti dalam setahun, terbukti meningkatkan produktivitas kerjanya ). Tahun lalu, ASN masih telat masuk kerja, bahkan bolos sampai 2 hari. Di koran dan TV kerap diberitakan bos mensidak tempat kerja anak buahnya. Namun tahun berikutnya hal sama terulang kembali. Apa yang salah ?

Narsum Elman di EMI ( MetroTV, 8/6/2019 ) mengusulkan : ASN malas didenda Rp 1 juta jika telat masuk kerja setelah pulang mudik. Jika sampai 3 kali telat si ASN bandel bisa dipecat. Selama ini sidak dari atasan atau pengawas pegawai hanya masuk kotak, tanpa tindak lanjut, juga tanpa mengakumulasi perilaku telat dan bolos si pemalas sepanjang tahun. Jadinya santai-santai saja..

Berbeda dengan pegawai bank, banyak ASN tanpa meja/ job desk atau tak jelas pekerjaannya. Pemirsa EMI curhat bahwa pegawai telat masuk karena meniru atasannya yang juga telat masuk. Yang lain mengusulkan agar ASN juga punya buku saku seperti anggota Polri dan TNI yang mencatat kedisiplinan staf dalam bekerja sejak ia masuk institusi sampai pensiun. Setiap promosi atau kenaikan jabatan, buku saku menjadi penilaian penting bagi kandidat yang dicalonkan.

Dari survei diketahui sekitar 40% ASN bekerja tak efektif. Padahal pelamar kerja yang lebih pontensial ( tapi tanpa KKN ) mengantri di luar sana. Jokowi juga meminta ASN di daerah lebih gesit dalam mengurus segala perizinan investasi. APBN dan APBD sebagian besar ( 70% ) habis buat belanja/ gaji pegawai. Kalau 40% ASN kerja tak efektif plus doyan telat/ bolos ini masih dipertahankan, namanya pemborosan. Apa mereka gak malu dengan personel Polri dan TNI yang terus bekerja menjaga keamanan pemilu 2019 dan kelancaran mudik selama kita libur lebaran 1440 H ? Daerah ramah investasi bisa dimulai dari sini ( menegakkan disiplin ). Bos datang tepat waktu, anak buah meneladani. Itu baru cakep.

TIKET PESAWAT MAHAL ? UTAMAKAN MASKAPAI NASIONAL

Seingat saya, pasca insiden kereta anjlok di Bogor tempo hari, sudah disiapkan 2 gerbong kereta ‘SAR’ senilai Rp 6 miliar untuk mengantisipasi peristiwa serupa. Kereta api sejak dipoles menteri Jonan jadi primadona. Tiket sold out.

Sebanyak 222 pesawat Lion Air jenis Boeing 373 Max. senilai lebih Rp 300 triliun, ditinjau ulang pemesanannya setelah Ethiopian Air juga jatuh. Keselamatan sebagai budaya. Angka keselamatan tertinggi dicapai maskapai UEA dengan skor 98 dari skor sempurna 100 ( EMI, 12/3/2019 ). Maskapai Indonesia ?

Soal tiket pesawat mahal, sebagian pengamat transportasi mengatakan penyebabnya : perang harga sebelumnya yang menyebabkan banyak maskapai gulung tikar ( juga ratusan pesawat Boeing yang di-grounded tsb ). Konsumen terbiasa dengan harga murah sehingga terkaget-kaget dengan harga standar/ keekonomian yang diminta maskapai yang megap-megap 3-4 tahun ini. Di blog ini pernah disentil slot dan rute penerbangan yang ‘diobral’ ke maskapai asing sementara maskapai Indonesia tak semudah itu mendapatkan hal yang sama di mancanegara/ asal maskapai asing tsb. Menurut pengamat Cheppy, di dunia ini tak ada rute domestik yang diambil maskapai asing, kecuali di Indonesia ( MetroTV, 7/6/2019 ). Jadinya, tarif maskapai asing lebih murah dari maskapai Indonesia. Penumpang dari Batam, Medan, memilih naik boat ke Singapura, baru dari sana naik maskapai asing ke Jakarta ( di bawah Rp 2 juta per orang ).

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia ( lebih 17.000 pulau ), tata kelola angkutan udara kita perlu serius diperbaiki, agar maskapai Indonesia tak makin berdarah-darah lalu tersungkur mati. Koneksitas udara di jaman serba cepat ini ( industri 4.0 ) menjadi kebutuhan mendesak karena fungsinya sebagai pemersatu wilayah dan penggerak pariwisata ( tengah dikebut menjadi andalan devisa pertama menggantikan CPO yang cenderung menggunduli hutan tropis kita ). Semoga semua tantangan ke depan ini bisa kita selesaikan bersama. Amin..

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Mohon maaf lahir dan batin ya…

Pengusaha Batubara Jadi Produsen Listrik. Segitiga Rebana Jabar. Festival Kolam Retensi. Ikutan ?

leave a comment »

Energi panas bumi belum bisa murah di Indonesia, padahal potensinya luar biasa di negeri cincin api ini. Mungkinkah perusahaan e-commerce ikut men-delivery ke konsumen sehingga lebih terjangkau dalam 5-10 tahun ke depan ? ( foto: kompas )

KETAHANAN ENERGI : DARI IMPORTIR GAS KE PRODUSEN LISTRIK SWASTA.

Ingat, betapa rewelnya sebagian warga Indonesia ketika diminta beralih dari minyak tanah/ solar ke gas untuk mengurangi besarnya subsidi yang membebani keuangan negara ? Masih kurang efesien. Konversi bahan bakar rumah tangga ke gas ( konsumsi 6,7 juta ton per tahun ) ternyata 60%-nya masih impor ( Economic Challenges, MetroTV, 6/4/2019 ).

Kebutuhan energi kita dipenuhi 54% dari batubara, sisanya gas, BBM, dan listrik. Produksi minyak Pertamina baru 39% kebutuhan, dan akan digenjot hingga 61% ( tahun 2021 ) setelah blok Rokan dan Mahakam kita ambil alih dari perusahaan asing. Target BBM Satu Harga di 170 kecamatan diupayakan tercapai akhir tahun ini, karena volumenya sebetulnya kecil dari produksi BBM kita. Nol koma sekian, jelas menteri ESDM, Jonan ( produksi per tahun 27 juta KL ( kilo liter ). Satu kabupaten terdiri sekitar 20 kecamatan atau 300-400 kelurahan/ desa.

Batubara dari DME ke DMO. Dari jual mentahan ke olahan ( listrik ), karena kalau cuma gali-garuk-jual, orang gak sekolah juga bisa. Perusahaan ekstraktif harus bisa memberi nilai tambah pada batubara yang ditambangnya : dibuat listrik dulu, baru dijual.

Gas metana yang berlimpah di Indonesia akan dijargaskan ( jaringan gas). Di AS, ada marketshare ( tax & royalty ) sehingga perusahaan ekstraktif di sana bisa survive. Di Indonesia, cuma ada 10 rumah di sebuah desa pun harus dilistriki negara sesuai amanat pasal 33 UUD 1945 ( menjadikan BUMN Indonesia, terbesar di dunia, dengan valuasi lebih 1 triliun USD ). Perusahaan ekstraktif/ tambang di Indonesia harus berpikir dan bergerak dalam kerangka pasal 33 dan Otda : bumi, air, kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Jack Ma, founder Alibaba, ketua penyelenggara Asian Games 2022 di China.

Sepuluh tahun lalu, dari 10 perusahaan listed/ terbesar di dunia, 5 di antaranya adalah perusahaan ekstraktif. Namun, kini perusahaan e-commerce dan digital-lah yang memuncaki daftar tsb. Contoh, Apple ( produsen smartphone ) yang bervaluasi lebih 900 miliar USD. Microsoft ( produsen software ) yang membuat founder-nya, Bill Gates jadi orang terkaya kedua di dunia dengan kekayaan lebih 89 miliar USD. Mark Zuckerberg, lebih 52 miliar USD ( founder Facebook, situs pertemanan ). Jack Ma lebih 34 miliar USD ( founder Alibaba, situs jual beli ). Sedangkan perusahaan ekstraktif seperti Freeport ( perusahaan tambang emas, tembaga terbesar di dunia ) bahkan tak masuk urutan 100 besar, dengan kekayaan 20 miliar USD. Era digital ini, otak cerdas manusia jauh lebih bernilai dari tambang emas terbesar di dunia. So, asah terus otak kita dengan beragam life skills dan love skills. Temukan ‘bongkahan emas’ ( passion, rezeki ) anda dari Tuhan yang juga menciptakan otak Bill, Mark dan Ma.

Sehingga bisa dimengerti jika perusahaan e-commerce/ digital yang mengakusisi perusahaan tambang/ ekstraktif dalam 5 -10 tahun ke depan. Bukan sebaliknya ( duit gak ngejar untuk membelinya ). Setelah proses produksi diefesien-kan, perusahaan e-commerce bisa lebih mengefesienkan dari segi delivery, sehingga harga di konsumen lebih terjangkau ( affordable ) sesuai pasal 33 UUD 1945.

Upayakan, harga jual listrik ( perusahaan ekstraktif yang menjual batubara dalam bentuk listrik ) ke konsumen/rakyat kecil sebanyak 60-70%-nya bersaing dengan harga gas 3 kg. Medco, perusahaan yang akan bikin PLTSurya di beberapa daerah ( wakilnya hadir di acara EC ). Menteri Jonan yang memasang panel surya di atap rumahnya ( roof top, berkapasitas 15.400 kilo watt ) menyarankan stasiun TV besar seperti MetroTV juga memasang panel surya sehingga jadi pioner media dalam green building ( setelah sebelumnya pertama fully digital ). PLN takkan terganggu penjualan listriknya, karena produksinya baru 55,4% dari kebutuhan rakyat. Jual gas sebelumnya B to B ( bisnis to bisnis ) atau B to G ( bisnis to government / pemerintah ), tapi nanti kalau jual listrik ke rakyat konsumen harus tanya ke SKK Migas dulu. Kalau menteri ESDM setuju dengan harga jualnya, baru listrik itu dijual ke rakyat ( ada UU Kelistrikan dan UUD 1945 yang harus dipatuhi )

Fasilitas yang butuh listrik sangat besar seperti smelter ( pemurnian ) nikel, dll, pengusaha boleh bangun PLTA sendiri. Untuk mendekati harga keekonomian, pengusaha swasta listrik di acara EC minta substitusi ( pengganti tax & royalty ) agar bisa mengeksplor SDA lain yang masih melimpah di Indonesia. Menteri akan mengupayakan keringanan tsb/ insentif jika perusahaan tambang bisa kerja makin efesien sehingga listrik bisa diantar ke konsumen lebih terjangkau lagi.

Tahun 2020 nanti, Perancis melarang batubara sebagai bahan bakar ( karena polusi, dampak lingkungan ). Minyak sawit bisa langsung jadi BBM, namun Uni Eropa mencoret minyak sawit sebagai bahan baku BBM ( karena cenderung merusak hutan seperti cara buka lahan dengan membakar pepohonan demi menekan biaya produksi. Kasihan orang utan dan satwa lain yang terbakar hidup-hidup karena kesembronoan manusia rakus itu ).

Well, minyak sawit juga batubara hanya sementara di Indonesia. Kita perlahan, bertahap beralih ke energi listrik untuk menggerakkan mesin peradaban kita, karena listrik bisa dibangkitkan dengan berbagai cara :
1. Angin mamiri ( seperti PLTB Jeneponto di Sulsel yang warganya keturunan pelaut ulung dengan kapal berlayar terbesar di dunia saat itu/ Phinisi. Sriwijaya di Sumsel juga negeri maritim adidaya masa lalu yang jago menaklukkan angin dan ganasnya ombak samudera ) jadi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu ( PLTB ).
2. Sinar matahari ( negeri tropis khatulistiwa kita ini bermandikan cahaya matahari sepanjang tahun ) jadi PLT Surya.
3. Air ( 75% wilayah Indonesia berupa perairan ) jadi PLTA.
4. Panas bumi ( geothermal, negeri “ring of fire” kita ini selain tak jarang dilanda gempa, tsunami, letusan gunung, juga menyumbang potensi panas api magma yang besar sekali ) jadi PLT Panas Bumi.
5. PLTN ( tenaga nuklir dari tumbukan inti atom. Kita sudah punya 3 reaktor nuklir yang bisa ditingkatkan menjadi pembangkit listrik yang sangat efesien. Setahu saya, diagnosa TB/ tuberculosis sekarang bisa lebih akurat dengan memanfaatkan teknologi berbahan uranium yang juga berlimpah di sini. Namun jika pengawasan dan disiplin kita dalam merawat apa yang kita bangun masih belum prima, alternatif PLTN ini sebaiknya ditepis dulu. Kalau sampai bocor, radiasi radio aktif-nya butuh waktu ratusan tahun untuk mengurangi ekses merusaknya, seperti kelahiran cacat, kontet, kanker, hewan jadi buas atau mati, sumber air tak bisa diminum, udara dihirup bikin sesak nafas, koreng borok yang tak sembuh, dsb ).

Pantas Altantis dulu jadi negara digdaya yang pertama di muka bumi, karena punya ketahanan energi yang dahsyat sekali. Kita pun bisa adidaya lagi ( tahan energi dan tahan pangan ) dan disegani dunia, tapi kali ini kudu rendah hati agar Allah tetap ridho dan kita bisa sustain/ bertahan hingga akhir dunia. Amiin. Blog ini, “Madani & Manusiawi” benang merahnya seperti itu. Kuat tapi humble. Manusia/ masyarakat terhebat ( or great people ) kan yang paling kuat mengendalikan hawa nafsunya. Setuju ?

FESTIVAL BUNGA SAKURA DI KOLAM PENGENDALI BANJIR.

1 April 2019, diselenggarakan Festival Bunga Sakura di kawasan monas Washington, DC, kata Ariadne Budianto dan Rendy Wicaksana, host VOA ( Dunia Kita, MetroTV, 7/3/2019 ). Bunga Sakura itu awalnya dihadiahkan pemerintah Jepang tahun 1912 sebagai tanda persahabatan kedua negara. Bunga tsb ditanam di pinggir kolam buatan. Ada 50 even kota digelar di sana, termasuk Festival Layang-layang dari berbagai kategori, sehingga ratusan ribu yang datang merayakan datangnya musim semi, tak hanya menikmati mekarnya Sakura dan indahnya telaga, namun juga disuguhi atraksi dari beragam budaya warga AS asli dan migran yang berasal dari berbagai belahan bumi. Forum integrasi warga kota.

Di Utah, juga beberapa desa lain mengalami super blossom bunga cantik yang menarik banyak pengunjung, bahkan sampai memacetkan jalanan di era medsos ini, karena para pengunjung berebut ingin swafoto/ selfie untuk diunggah di akunnya masing-masing. Berita cepat menyebar dengan smartphone di tangan. Seperti alat lainnya, internet juga membawa kerusakan di tangan orang yang susah diatur. Mereka memarkir kendaraan di sembarang tempat hingga menambah macet jalan ( disamping kurangnya lahan parkir karena tak menyangka diserbu secepat itu ). Sebagian lain membuang sampah seenaknya, mengotori sumber air lingkungan setempat, juga menginjak bunga-bunga itu. Pemda/ pengelola lalu mengenakan tiket masuk sebesar 10 USD dan mendenda orang yang menginjak bunga atau memetiknya.

Masjid Raya Jabar di atas kolan retensi / Danau Gedebage, bakal jadi spot wisata baru. Apalagi ditanami bunga cantik di tepian danau.

Festival bunga juga bisa diterapkan di sekitar kolam retensi ( penampung limpahan air hujan/ pengendali banjir ) di Gedebage, Ngawi, Sentani atau kawasan rawan banjir lainnya. Bisa digelar even daerah atau budaya untuk menarik lebih banyak pengunjung ( jaga kawasan pengendali banjir itu tak berubah pemukiman. Pemda tetap disiplin dengan fungsi ekologis kawasan tsb. Nyawa tak bisa diganti dengan uang. Kompensasi produktivitas kawasan tsb bisa diambil dari even tahunan yang digelar di sana ). Wah, jadi spot wisata baru nih. Terinspirasi ?

SEGITIGA REBANA : CIREBON-SUBANG-MAJALENGKA. Aerocity will come..

Kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jabar bagian timur ini sedang dimatangkan konsepnya tahun ini oleh Gubernur Ridwan Kamil bersama jajarannya ( pemprov Jabar ). Kawasan ini sebelumnya terendah tingkat kesejahteraannya di Jawa Barat. Namun setelah Bandara Internasional Kertajati di Majalengka resmi beroperasi, Pelabuhan Internasional Patimban di Subang mulai dibangun, dan Alun-alun Cirebon ( kota kaya cagar budaya/ keraton Kasepuhan ) sedang dirancang, maka kawasan ini diprediksi jadi segitiga emas yang paling maju, paling futuristik dan paling luar biasa di Jabar, kata Emil.

Kawasan Jabar bagian barat sudah jenuh industri ( Jababeka ) sampai banyak pengusaha/ Apindo berniat pindah, juga karena upah buruh yang terus naik tiap tahun di sana, membuat mereka tak bisa sustain ( bertahan/ berkembang ). Mereka mengincar Jabar timur atau Jateng. Kang Emil yang juga komandan Citarum Harum Juara berniat merelokasi sejumlah pabrik yang berjejalan di sepanjang sungai Citarum dan membuang limbahnya sembarangan ke aliran sungai terpanjang di Jawa Barat ini.

Para pengusaha itu ingin kawasan Rebana ditata sebagai Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) yang diberi kemudahan oleh pemprov dan pemerintah pusat dalam perizinan dan perpajakannya. Sedang Emil berupaya membangun fasilitas IPAL ( pengolahan limbah ) khusus sehingga pabrik tak perlu punya IPAL sendiri-sendiri seperti di Citarum yang kurang terawat. Lebih efesien.

Semua industri padat karya yang tersebar di Jabar, rencananya akan direlokasi ke Segitiga Rebana ( saya dengar, Bandara Kertajati akan jadi pusat pengiriman kargo e-commerce. Juga ada niat membuat sirkuit balapan untuk lebih menghidupkan kawasan tsb ). Pelabuhan Patimban juga berorientasi ekspor. Tahun 2020, Segitiga Rebana dimulai konstruksinya ( dibangun ). Tahun 2021, industri sudah bisa pindah menempati lokasi barunya dengan lembaga khusus/ badan otorita yang mengelola/ menghela/ memanajemeni segitiga emas unggulan Jabar tsb.

( di acara EMI/ Editorial Media Indonesia, MetroTV, ada penelpon/ pengusaha mebel rotan dari Cirebon yang kerap menelpon/ mengeluh dan menyalahkan Jokowi soal kurangnya pasokan bahan baku rotan di Cirebon. Lalu, di acara lainnya membahas manfaat Trans Jawa, terungkap bahwa keberadaan tol mulus itu telah meningkatkan volume ekspor rotan Cirebon berkali lipat. Menyusul semalam, menteri Jonan menghimbau pengusaha batubara untuk menjual bahan jadi/ listrik ke konsumen. Begitu gencarnya ekspor batubara sampai kebutuhan dalam negeri tak terpenuhi, berimbas industri kita jadi kurang kompetitif di pasar global, karena tak bisa melayani pemintaan besar karena ketiadaan bahan baku. Setahu saya, ada UU Pemda teranyar/ Otda yang memberi kewenangan kepda provinsi memberi izin pengelolaan SDA ( tambang, hutan produksi ). Bukan lagi kepda kota/ kabupaten seperti sebelum tahun 2014. Bisakah bahan baku rotan itu diprioritaskan untuk pengusaha mebel dalam negeri yang berorientasi ekspor ? Hasil dolar-nya kan lebih banyak ( PAD ) daripada bahan mentahnya yang diekspor kan ? Kalau tak terserap pasar dalam negeri, sisanya baru diekspor. Supaya Jokowi gak terus jadi kambing hitamnya pak Sun***, karena kewenangan presiden juga dibatasi UU/ Otda. Nuhun )

Segitiga Rebana bukan merupakan kawasan terhampar di satu tempat, tapi meliputi beberapa spot di 3 wilayah utama tsb. Ada 10 lokasi yang memenuhi syarat rencana tata ruang wilayah ( RTRW ) kota/ kabupaten yang sudah ditetapkan pemerintah ( diantaranya, bukan hutan lindung, bukan sawah ). Indramayu punya 3 lokasi, Sumedang 1 lokasi, Majalengka 1 lokasi ( Aerocity 3.480 + 9.600 ha ) Subang 4 lokasi ( sekitar 5.500 ha ) dan sisanya di Kabupaten Cirebon. Kajian Segitiga Rebana juga mengintegrasi sistem transportasi dan utilitas-nya ( drainase air hujan, pemipaan air bersih, air kotor, jalur listrik, dsb )

Yang mungkin perlu diantisipasi adalah SDM ASN dan para kepda yang menopang visi Emil tsb. Membangun, merawat, menghuni kota futuristik semacam Aerocity Majalengka perlu sosialisasi luas, edukasi simultan sampai mereka merasa menjadi bagian dari perubahan besar itu ( pembangunan mega proyek. Seingat saya, arsitek Le Corbusier juga pernah membangun kawasan pemukiman baru di India, namun kemudian ditinggalkan karena berjalan lebar antar blok. Tak hommy bagi warga setempat yang terbiasa guyub dengan jalan penghubung yang rapat dan sempit. Jangan lupa fase programing/ berinteraksi intens dengan warga tentang kota/ hunian yang bikin mereka betah tinggal dan merawatnya ). Warga DKI yang relatif sejahtera saja masih susah untuk antri, disiplin waktu, dan tak buang sampah sembarang di MRT. Entah di kawasan futuristik Rebana yang terdengar lebih canggih. Moga-moga warga Jabar timur tak culture shock, dan bisa beradaptasi cepat dengan cita-cita besar Kang Emil ( bade kahiji, provinsi termaju, pan ? ) Ayo, warga Jabar ikut ngabret, Jabar sing Juara !

===============

INFO BANDUNG, JABAR

Ciwidey Valley Resort Hot Spring Waterpark

————————–

INFO LIFE SKILS :

Written by Savitri

7 April 2019 at 16:09

Debat Capres 4 : Panglima Tertinggi Ungguli Kandidat Lebih TNI.

leave a comment »

Panggung Debat yang ditonton lebih 70% pemilih. Semoga yang nyoblos pun lebih 70%. Syukur-syukur bisa 90% seperti tahun 1999. Closing statement “persahabatan” anti putus di panggung depan, semoga diikuti panggung belakang : para timses, pendukung, akar rumput. Kita harus bisa !

Debat Capres 4 ( 30/3/2019 ) sudah berlalu. Namun, seperti biasa, ramainya di medsos bisa berminggu-minggu. Sabtu itu bertepatan dengan peringatan Earth Hour, yang di Jabar warganya diminta mematikan listrik selama sejam mulai pukul 21.30 WIB. Lalu dilanjutkan after show tentang Debat di MetroTV yang baru berakhir tengah malam.

Closing statement kok kayak gini, cetus Prabowo seraya terkekeh, setelah Jokowi memulai dengan rantai sepedanya yang putus namun persahabatannya yang takkan putus ( Insya Allah ) dengan Prabowo. Adem.

Entah panggung depan yang rukun di akhir Debat itu diikuti timses, pendukung dan akar rumput, atau tidak. Gelap. Wibawa/ kharisma negarawan sungguhan mestinya tercermin/ diikuti para pengikutnya. Jika lidah masih tajam, bahkan sampai mengancam ‘people power’ dan mendiskreditkan MK ( ala AR si biang sensasi ), kita pertanyakan leadership kandidat itu.

Ya, ini juga soal sudut pandang berbeda dalam mengelola negara. PS mengeritik budaya ABS ( asal bapak senang ) di rantai komando TNI dan rapuhnya pertahanan Indonesia jika pasukan musuh sampai menginvasi pulau terluar Indonesia. Rp 107 triliun ( yang lain bilang Rp 108, 4 triliun ) anggaran hankam kita ( 0,89% PDB, 5% APBN ). Mestinya 2% PDB, 30% APBN seperti Singapura, kata PS berapi-api ( maklum keturunan Banyumas, bataknya Jawa, katanya di Closing )

Lain lagi menurut Yenny W : kekuatan hankam kita nomor satu di Asia Tenggara ( Singapura, Australia, Israel pun kalah ) dan nomor 15 dunia menurut Global Force Index ( MetroTV, 30/3/2019 ). Kesejahteraan prajurit Indonesia lebih baik dari anggota pasukan AS yang menempati urutan satu GFI, karena ada tunjangan kinerja prajurit sampai 70% gaji. Untuk kekuatan dasar ( minimum essential force ) sudah dilaksanakan pemerintahan Jokowi. Percuma alutista canggih, jika prajuritnya tidak sejahtera, mereka kan yang menggerakkan mesin perang itu. Sejumlah radar sudah dipasang men-cover wilayah darat, laut dan udara nusantara sehingga TNI segera tahu jika ada kapal asing menerobos teritori Indonesia tanpa izin. Sejumlah pasukan berjaga di beberapa tempat yang mudah dimobilisir untuk menghadang kapal dan pesawat yang melintasi perbatasan kita tanpa permisi. Intel aparat sigap berjaga sejak di desa-desa Indonesia sampai di New York, tempat intel AS-Israel si penggila perang dan konflik ( menguping percakapan para diplomat asing dan sekjen PBB di markasnya ).

Seingat saya, mendiang Cak Nur pernah menulis, bahwa tak ada negara asing yang mampu mengalahkan Indonesia dengan perang terbuka ( oleh karena bangsanya terkenal patriotis, lebih 400 ribu prajurit cadangan siap tempur, tak pernah takluk dengan pengalaman 350 tahun mengusir penjajah, lebih 500 ribu prajurit kita terlatih teknik gerilya melebihi Vietnam yang mengalahkan AS, dengan hutan kita yang jauh lebih lebat, dengan anggaran hankam kita yang terus bertambah dari tahun ke tahun. Setelah infrastruktur ekonomi tahun 2014 fokus dibangun, indeks pembangunan manusia akan fokus ditingkatkan tahun 2019, menyusul infrastruktur hankam, termasuk kapal selam yang bisa meluncurkan peluru kendali berhulu ledak, jika sudah waktunya kita memerangi zionis Israel. Apa boleh buat. We’re born for that ).

Yang mungkin melemahkan justru serangan dari dalam, yaitu cara beragama yang sempit ala doktrin Takfiri, jelas Cak Nur ( yang sudah terbukti menghancurkan Afganistan, Irak, Libya, Suriah, Yaman ).

Itu sebabnya, para think tank hankam kita memilih ( fokus lebih dulu pada ) pengembangan teknik perang cyber/ digital agar pasokan listrik tidak bisa disabotase musuh seperti yang sedang terjadi di Venezuela. Agar sistem IT di bandara, pelabuhan dan instalasi militer tidak di-hack musuh seperti yang sudah terjadi di Yaman. Agar sistem IT KPU tak lagi bisa disadap/ diretas lalu WNA yang tak diloloskan disdukcapil tak bisa nongol di DPT, lalu pion Neocon AS di sini tak nuduh KPU curang, lalu tak mengancam aksi massa, sekaligus tak meremehkan MK dan penyelenggara pemilu.

Musuh dalam selimut, yang paling berbahaya. Ingat Uni Soviet bubar, bukan karena alutista mereka yang balapan dengan AS canggihnya, tapi gaya hidup bebas yang menyihir kaum mudanya ( liberal-kapitalis ). Soft power lebih bahaya daripada hard power. Politisasi agama lebih bahaya dari kapal berhulu ledak nuklir. Itu sebabnya saya mengingatkan berulang kali di blog ini agar para kontestan dan Bawaslu menghentikan politik SARA yang memecah belah bangsa. Itu sebabnya, aparat hankam fokus mengantisipasi perang jenis ini ( perang pemikiran/ informasi ) yang sudah di depan mata.

Akun Dina YS di FB

PS baper disindir diplomat asing waktu dibilang Indonesia yang ‘great potensial’ ini cuma jadi ‘great potensial’ atau ‘Mr. Nice Guy’ dalam diplomasi global ( memediasi konflik antar negara, seperti etnik Rohingya versus pemerintah Myanmar yang dikuasai junta militer ). Di Q & A ( MetroTV, 31/3/2019 ), menlu Retno Marsudi menjelaskan kenapa kawasan Asia Tenggara relatif stabil dibanding kawasan lainnya di dunia. Itu karena Indonesia di ASEAN yang berperan aktif mengupayakan perdamaian dunia. Para prajurit TNI disegani dan langganan ( diminta banyak negara ) menjaga keamanan daerah konflik sebagai pasukan perdamaian PBB. Bebas nonblok dan aktif energik sampai 144 negara PBB memilih Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk ke-4 kalinya. Mantap kan ?

Apalagi jika postur anggaran kita sudah cukup untuk membangun infrastruktur hamkam ( ada kapal selam berpeluru kendali, juga instalasi penangkal rudal nuklir musuh ), jurus mediasi/ soft power kita akan makin bertenaga dengan hard power sebagai back up menekan negara bandel agar mematuhi resolusi PBB atau melindungi kemanusiaan, seperti Israel yang sudah ratusan kali melanggarnya.

Yang dilakukan Jokowi tentang alutista TNI saat ini hasil kompromi politik anggaran sesuai budget yang ada. PS selamanya akan menjadi kritikus besar, tapi bukan problem solver yang memenangkan hati rakyat, kata Yunarto W ( ketua Charta Politika ). PS melamar posisi presiden, bukan menteri pertahanan, sehingga mestinya ia bisa melihat postur anggaran yang ada, tak cuma minta anggaran hankam diperbesar. Selama ini PS bicara Rp 1000 triliun anggaran negara yang bocor tiap tahun, tapi selama itu pula ia tak pernah bicara solusi detail cara mengatasi kebocoran tsb.

Negara yang menang saat ini adalah yang cepat, bukan yang kuat, kata Jokowi. Mal pelayanan publik ( Dilan, digital melayani ) untuk good governance, salah satunya. Korupsi di tiap tahap cara tatap muka sebelumnya, bisa diminimalisir dengan cara Dilan. Kebocoran bisa berkurang, konkritnya.

Well, itu yang bisa saya tangkap dari Debat Capres di hari Earth Hour kemarin. Dari survei, kembali Jokowi dinilai lebih unggul karena terlihat lebih kalem, menginisiasi persahabatan, solutif dengan data valid seabreg, bukan normatif bergaya orator ulung seperti PS. Sekali lagi, substansi lebih penting dari gempita emosi. Sederhana tapi bermakna, itulah Jokowi.

Pemilu di hari Rabu, 17 April 2019, dekat long weekend ( Jumat Suci ) menjadikan Kamis hari kejepit nasional yang menggoda sebagian warga memilih berlibur panjang. Angka golput pileg menurun dari 29 ke 24% di pilpres 2014. Angka golput pilpres konstan naik jadi 28% tahun 2014. Jika digabung pileg pilpres dekat harpitnas, entah berapa angkanya. Coblos 5 kertas suara dulu, baru liburan ya, teman… dunia melihat antusiasme kita, bangsa Indonesia, berdemokrasi ( target golput di bawah 20% semoga tercapai. Amiin.. )

=====================

INFO MEDSOS :

Arief Budiman, ketua KPU, di tengah pusaran pemilu tersulit di dunia 17/4/2019. Semoga sukses, aman terkendali, ya Pak..

Jokowi & cucu.

Written by Savitri

2 April 2019 at 13:13

Banjir Bandang di Sentani, Papua. Stop Pembalakan Hutan dengan Paket Wisata Alam, Buku Siaga Bencana, Mitigasi Bencana.

leave a comment »

Gunung Cycloop (Siklop) Jayapura, Papua sebelum bencana banjir longsor Sentani.

Malam minggu kelabu di Distrik/ Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua ( 16/3/2019 ). Diawali hujan deras mengguyur daerah Jayapura sejak pukul 18 WIT. Disusul meluapnya banjir bandang di Sentani sejak 21.30 WIT. Lebih 70 jasad bergelimpangan setelah diterjang banjir segera dievakuasi Tim SAR Gabungan ( Basarnas, Polri, TNI, BNPB, BPBD, relawan ) ke Rumah Sakit Yowari Sentani, PKM/ puskesmas Sentani, dan RS Bhayangkara Polda Papua ( tempat semua jasad itu nantinya diidentifikasi polisi DVI ). Korban longsor di Ampera, Kota Jayapura dievakuasi ke Rumah Sakit TNI Marten Indey di Jayapura, untuk selanjutnya ditangani tim medis yang dikoordinir Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua.

Sekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani. Belum semua daerah terdampak bencana dapat dijangkau karena tertutup pohon, batu, lumpur dan material banjir bandang, kata Sutopo, humas BNPB ( Minggu pagi, 17/3/2019 ). Kepala BNPB telah melaporkan kepada Presiden dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang di Papua.

Pesawat Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani dan helikopter pun rusak diterjang banjir bandang. Pesawat udara PAL P-750 XSTOL milik Cenderawasih Air bernomor registrasi PK-BSF itu disapu banjir bandang di Sentani. Banjir di Bima dan Dompu memutus jembatan antar desa. Listrik di Sentani padam. Banjir bandang menerjang Kampung Kemiri ( Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani ) dan 9 kelurahan yaitu Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, Nesmanuri.

“Mama’ Siklop menangis. Air matanya mengalir deras ke Danau Sentani. Menerjang lebih 70 warga Kabupaten Sentani yang berada di tepian 4 sungainya hingga tewas tersapu banjir bandang itu. Lebih 4000 korban terdampak mengungsi. Apa daya sekarang ?

Kisah lama berulang. Tahun 2007 pernah terjadi banjir dan longsor di sana. Kala itu 2-3 orang saja yang tewas, kata pemirsa EMI ( 18/3/2019 ). Sudah ada 3 UU yang mengatur kehutanan, perlindungan hayati, tata ruang ( batas hutan lindung, hutan sosial ) plus perda ( tahun 2015 ) di hutan terluas di Indonesia itu ( 31.500 hektar ). Namun faktanya, terjadi penggundulan sekitar 12 hektar tiap tahun di Siklop oleh para perambah hutan dan pendatang, hingga saat hujan deras selama 7 jam kemarin ( Sabtu, 16/3/2019 ) kerusakan Siklop sudah hampir 10.000 hektar luasnya. Pecahlah ‘tangis Mama’, tak terbendung lagi. Gelondongan batang pohon hasil penebangan liar meluncur ke bawah menabrak apa saja yang dilewatinya.

( hujan lebat dan lama di kawasan datar seperti Jawa, air meninggi perlahan hingga relatif bisa diantisipasi. Di Gunung Siklop yang berlereng curam, hujan deras yang tak tertahan hutan yang gundul, meluncur seperti air terjun dengan kecepatan tinggi menerjang pemukiman di bawahnya tanpa ampun. Bencana banjir bandang di Sentani, Jayapura sudah diprediksi para peneliti sebelumnya sehingga muncul gerakan tanam 5000 anak pohon pada 5 April 2019 nanti ( digagas Wantanas ). Para tetua adat juga mendukungnya. Namun rencana tsb lagi-lagi keduluan hujan deras 7 jam itu.

( deja vu rencana gubernur Banten yang akan merelokasi rumah/ kios warga tepi pantai, tapi keduluan tsunami Selat Sunda dipicu longsoran tubuh GA. Krakatau )

( Badan Geologi sudah memetakan daerah likuifaksi sejak tahun 2012 di Sulteng, tapi karena tak melakukan mitigasi maka berujung celaka ( bencana Palu, Sigi, Donggala tahun 2018 ).

Hutan lindung tetap hutan konservasi, demo Walhi di jalanan ibukota tempo hari. Konkritnya, beritahu batas tegas hutan lindung ( sama sekali tak boleh diutak atik warga, keberadaan vegetasi, flora, faunanya ) dari hutan sosial ( warga masih bisa tanam kopi, teh, palawija di sela/ antara pohon seperti tumpang sari, tapi dilarang menebang pohon peresap air, dilarang membunuh satwa, vegetasi yang dilindungi negara termasuk dilarang merusak habitatnya ). Perbanyak polisi hutan untuk menegakkan aturan tsb ( 3 UU + 1 perda ). Rumah para perambah hutan direlokasi, juga rumah warga di dekat 4 sungai yang berhulu di Siklop karena hujan intensitas tinggi mungkin masih turun ( banjir susulan ) dan reboisasi hutan butuh waktu tahunan hingga akar tunjangnya cukup kuat menahan sapuan air permukaan. Keruk dasar sungai ( normalisasi ) secara rutin/ periodik terlebih jika terlihat gejala penggundulan hutan dan pembuatan pemukiman baru dekat sungai.

Warga di bantaran sungai cenderung membuang sampahnya ke sungai sehingga mendangkalkan/ mengecilkan kapasitas tampung air hujan yang melaluinya dan berbuah petaka baginya, keluarga dan tetangganya. Sosialisasikan, ingatkan warga terus menerus agar tak membuang sampah ke sungai, sampai menjadi habit/ kebiasaan baru dengan kesadaran penuh. Jika tak bisa begitu ( ogah berkomitmen buang sampah pada tempatnya ) maka segera relokasi mereka ke tempat baru yang jauh dari sungai. Kita sedang kejar-kejaran dengan dampak kerusakan lingkungan dan cuaca ekstrim ( perubahan iklim, pemanasan global ). Gubernur dan para kepala distrik harus lebih pro aktif menjaga dan mengingatkan warganya. Polda Papua lebih berani bertindak menghentikan para pelanggar/ perambah hutan ( individu maupun perusahaan ). Pangdam Papua bisa menormalisasi 4 sungai dari Siklop, mengadaptasi program Citarum Harum Jokowi yang dilaksanakan Pangdam Jabar ( Doni, kini Harto ) bersama Gubernur Emil dengan menormalisasi Sungai Citarum ( terpanjang di Jabar ) agar hujan besar yang sudah kodrat alam itu tak sampai memakan korban nyawa, harta benda terlalu banyak.

***

TRAUMA KORBAN TSUNAMI ACEH

Trauma yang tidak diselesaikan jadi trauma akut ( I’m Possible, MetroTV, 26/1/2019 ). Contoh, Martinus, bocah 8 tahun yang bertahan hidup 21 hari ( dikiranya 3 hari ) di laut saat tsunami Aceh 2004 ( korban tewas sekitar 200.000 orang ). Kini dia berumur 23 tahun, jadi anak asuh CR7 Ronaldo karena difoto pakai kaos/ jersey timnas Portugal saat ditemukan. Martinus nyaris bunuh diri karena melihat seluruh warga sekampungnya tewas ( teror psikis ) kalau saja tidak lihat mobil lewat dan didatangi dua ‘kakek berjubah putih’ yang memberinya makan dan memintanya jangan pernah meninggalkan sholat, lalu lenyap seketika ( seperti saya yang didatangi kakek bersorban ).

Meski sudah 15 tahun berlalu ( melalui trauma healing ), ia masih trauma melihat laut biru, hijau dan dalam.

***

MENYETOP PEMBALAKAN HUTAN DENGAN PAKET WISATA ALAM.

Ritno Kurniawan, pemuda lulusan pertanian UGM, merintis Lubuk Agung Adventure ( LAA ) untuk menyetop pembalakan liar yang 80% dilakukan warga desanya pada hutan lindung Gamaran. Mereka dialihkan untuk sadar wisata dan jadi pemandu/ guide wisatawan atau buka 20 warung, yang hasilnya lebih besar ketimbang menebang kayu, setelah keindahan alam dikemas apik. Ada paket rafting/ arung jeram, mancing dengan membeli panah tembak buatan warga seraya melihat burung langka, menjelajahi hutan dan kemping ( bisa ditambah kursus mencari makanan dari hutan untuk survival ).

Sekitar 20% wisatawan datang dari mancanegara. Tahun 2013, Ritno merintis promosi LAA di akun Facebook, Twitter, instagram hingga kini sudah lebih 80.000 wisatawan yang datang berkunjung. Tak sia-sia usahanya selama 5 tahun, berjuang gigih tiap hari akhirnya membuahkan hasil ( Kick Andy, 2018 ). Adakah putra Papua di Sentani, Jayapura, lulusan perguruan tinggi yang tertarik mengikuti jejak Ritno ? ( jadi pahlawan untuk desanya )

***

BUKU SIAGA BENCANA

Ada buku siaga bencana yang bisa diakses di website BNPB. Potensi bencana tahun 2019 adalah banjir, longsor, puting beliung ( hidrometeorologi ). Kalimantan disebut rawan bencana kebakaran hutan dan banjir bandang ( karena tak ada patahan bumi dan gunung berapi ). Sekitar 2500 bencana diprediksi terjadi tahun 2018 di Indonesia dari 127 gunung api dan lebih 300 sesar gempa aktif.

( sebagian kita lihat di TV sudah terjadi di berbagai daerah ). Yang terbanyak Jateng, lebih 500 bencana. Kenali daerahmu dan siagakan dirimu mengantisipasi potensi bencananya. Di Jatim, ada mitigasi ( upaya mengurangi dampak bencana ) 20:20:20 ( jika gempa 20 detik, harus lari dalam 20 menit, ke bukit ketinggian 20 meter atau lebih ) ( On The Spot, Trans7, 9/1/2019 )

Tahun 2018 disebut tahun bencana ( meski lebih sedikit bencana yang terjadi dibanding tahun 2017, tapi memakan korban lebih banyak ). Rp 260 triliun anggaran bencana Jepang. Indonesia hanya Rp 6 triliun ( padahal luas wilayahnya berkali-kali lipat, juga kerusakan lingkungannya ). Sesudah otonomi daerah ( otda), kepala daerah mesti lebih proaktif mengantisipasi bencana, tak terus menyalahkan kepala negara seperti pemirsa dari Cirebon ( bencana, korupsi, kemiskinan, dst, apa saja disalahkan ke presiden, protes pemirsa dari Jember ). Teknologi bencana di dunia saat ini sudah bisa memprediksi cuaca sampai hari dan jamnya ( hujan, cerah, mendung berawan ). Untuk cuaca harian saja BMKG tak jarang meleset, apalagi memprediksi gempa, tsunami, letusan gunung, banjir dan longsor karena berbagai kendala alat dan kualitas SDM, sehingga warga perlu belajar kearifan lokal juga dalam mengendus bencana demi survival diri dan keluarganya.

***

Kita turut berduka atas musibah ini. Semoga korban dan keluarga terdampak bencana dikuatkan Yang Maha Kuasa, dan warga Papua sungguh-sungguh mengambil pelajaran berharga kali ini. Jangan buang sampah sembarangan, jangan menyakiti ‘Mama’ lagi ( jangan menebangi hutan lindung ). Karena mereka yang pergi tak bisa kembali. Cukuplah kematian sebagai nasehat.

*******************

INFO BANDUNG, JAWA BARAT :

Mulai hari ini semua mobil yang masuk Balai Kota Bandung harus bawa tempat sampah dan lolos uji emisi gas buang kendaraan. Hal ini untuk menguatkan gerakan Kangpisman dan pelaksanaan Perda no.9 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah ( LPS PRSSNI, 18/3/2019 )

Kang Emil memberi pengarahan pada kontraktor pelaksana Masjid Raya Jabar

*********************

INFO MEDSOS :

TAGANA PANDEGLANG

“Kalau ada gempa lindungi kepala, kalau ada gempa masuk ke kolong meja.
Kalau ada gempa hindari kaca, kalau ada gempa pergi ke titik kumpul.”

Ini panduan yang dikemas sebagai syair lagu untuk murid sekolah dalam simulasi program Tagana Masuk Sekolah di Pandeglang, kemarin.( Jokowi, 19/2/2019)

https://t.co/tj2ZIHFyVG

JOKOWI TINJAU TAGANA HABIS DEBAT CAPRES 2

Sebelum pukul delapan pagi ini, saya terbang dengan helikopter dari Bogor, dan mendarat di Pandeglang.
Di Banten, saya antara lain hendak melakukan peninjauan sosialisasi program Tagana Masuk Sekolah (TMS) sekaligus menyaksikan simulasi tanggap bencana.

Selamat pagi. https://t.co/4bkeqEtAMr

DESA NELAYAN

Inilah wajah Desa Sumber Jaya, Bengkulu, satu dari sebelas lokasi proyek penataan kawasan permukiman nelayan yang sudah dimulai sejak 2016. Kampung ini lebih tertata, kapal nelayan dapat sandar dengan baik.

Pemerintah mengupayakan seluruh kampung nelayan ditata seperti ini. ( Jokowi, 16/2/2019)

https://t.co/pUoRng8evi

******

84 unit rumah type 36 untuk nelayan telah selesai pembangunannya. Lokasi : Kel Kaduhu. Kec Sorongi Timur-Sorong, Provinsi Papua Barat.( Fadjroel Rachman, 22/2/2019 )

@KemenPU @KemenBUMN https://t.co/RewMbq0J2T

KREDIT MIKRO NELAYAN

Selamat hari Minggu, #KawanKabinet!
Sebanyak 9.535 nelayan di 107 Kabupaten/Kota telah menerima manfaat dari Pembiayaan Mikro Nelayan sebagai solusi mudah permodalan berbagai usaha dan kelautan. ( setkab, 10/3/2019)

#SetkabAkhirPekan #FaktaData

Sumber: KSP “Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK” https://t.co/UnNiL8A6dr

TEROWONGAN NANJUNG

Sudah direncanakan 15 tahun lalu, Terowongan Nanjung baru kita kerjakan tahun 2017. Padahal, terowongan ini penting untuk mengatasi penyempitan alur Sungai Citarum di daerah berbukit Curug Jompong. ( Jokowi, 10/3/2019)

Terowongan Nanjung salah satu upaya mengendalikan banjir di Bandung Selatan. https://t.co/FvByEkad8N

TEROWONGAN CURUG JOMPONG

Progres per hari ini, proyek 2 terowongan Curug Jompong sepanjang 220 meter untuk mengakselerasi aliran sungai Citarum saat sedang pasang, dalam rangka mengurangi potensi banjir Bandung Selatan. Doakan semoga lancar dan selesai tahun ini.( Ridwan Kamil, 9/3/2019)

https://t.co/tAwyPIGQiF

HUTAN SOSIAL

Pemerintah menyiapkan 12,7 juta ha lahan untuk diserahkan kepada rakyat kecil dalam program perhutanan sosial. Sebanyak 2.53 juta ha sudah dibagikan di berbagai daerah.

Program ini untuk menurunkan ketimpangan sosial dengan memberi akses legal pengelolaan hutan selama 35 tahun.( Jokowi, 27/2/2019)

https://t.co/AF3qsT3xlg

EKONOMI PAPUA DIPERCEPAT

#KawanKabinet, percepatan pembangunan ekonomi Papua dan Papua Barat dilakukan dengan membangun infrastruktur dan konektivitas untuk membuka keterisolasian antar daerah melalui jalan Trans Papua.
#FaktaData #SetkabAkhirPekan

Sumber: KSP “Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK” https://t.co/hQq1rDaTIV

ORANG UTAN DITEMBAK

Inilah induk orangutan Sumatera yang tubuhnya luka parah krn benda tajam & ada 74 peluru senapan angin. Anak orangutan umur 1 bulan mati krn kekurangan nutrisi berat dan trauma berat. Sungguh biadab orang yang menyiksanya. Saat ini dalam perawatan BKSDA Aceh. ( Sutopo PN, 13/3/2019)
@KementerianLHK https://t.co/MU6kPdsYA7

Written by Savitri

18 Maret 2019 at 15:22

AA Terjerat Narkoba. Tambang Emas Longsor Sulut. Banjir Bandang Jatim. Mau Modifikasi Cuaca BPPT ?

leave a comment »

AA TERJERAT NARKOBA. DARURAT PARLEMEN ?

Orang lain yang ketahuan mengkonsumsi narkoba dihukum. Jika kali ini ada tokoh yang melakukan hal yang sama tak diapa-apakan, rasa keadilan terancam, juga rusak fungsi hukuman utk mendidik orang yang sesat. ( Goenawan M, 6/3/2019 )

Gak nyangka, AA yang sesumbar gak pernah bohong dalam mengkritisi pemerintah ternyata bohong abis dalam banyak sensasinya ( termasuk 7 kontainer surat suara dicoblos ). Kemarin dia tertangkap petugas BNN di kamar hotel bersama wanita ( keduanya positif narkoba ) dengan alat bong ( penghisap narkoba/ shabu/ golongan 1 ) dan pintu kamar mandi yang rusak ( mencoba membuang barang bukti ). Dari tes ( rambut ? ) diketahui AA sudah beberapa kali/ lama mengkonsumsi narkoba. Di hotel di Jakbar, mantan aktivis itu lagi sial, kena gerebek. Apa darurat narkoba sudah merambah Senayan ?

Masa SBY ( diduga Henri Yosodiningrat, ketua LSM Granat, di Prime Time News, MetroTV, 5/3/2019 ), peredaran narkoba sudah menembus istana karena ada dokumen terkait narkoba yang hilang, Corby ( anggota sindikat narkoba internasional/ Bali Nine ) diringankan hukumannya, berdampak pengedar narkoba berikut menirunya, minta keringanan. Jadilah Indonesia darurat narkoba ( jadi sasaran penyelundupan dan produsen narkoba di Asia )

( pembawa 7, 5 gram narkoba di Malaysia dihukum mati )

BNN lalu melakukan penilaian ( asesmen ) terhadap ex-wasekjen Dmk itu dan hasilnya AA diputuskan bukan pengedar, tak ditahan, cuma diminta ikut program rehabilitasi pecandu, dan dikenai wajib lapor ( bikin iri pecandu lain, juga RS pelaku hoax aniaya opas )

Asep Wiryawan menyayangkan keputusan BNN yang tak memproses hukum AA meski sudah kedapatan bersama alat bong dan urine-nya positif. Berbeda dengan para artis dan pecandu lainnya yang disidang di pengadilan dulu, baru diputuskan di penjara atau direhab ( atau keduanya sekaligus dengan masa penjara dikurangi masa rehab ). Ini jadi bisa jadi preseden buruk. Generasi muda kita yang akan dihancurkan oleh sindikat narkoba internasional, akan cenderung menggampangkan bahaya narkoba. Ah, paling direhab. Mantan pecandu juga berpikir begitu, ah fly lagi, paling direhab, sehingga siklus narkoba tak pernah berhenti, sindikat narkoba kian menggurita, karena selalu ada konsumen yang butuh dan tak pernah kapok. Setelah meraksasa, parlemen, istana dan penegak hukum bisa mudah mereka beli untuk membenamkan negeri ini. Terpikir sampai ke situ ?

“Menguasai” narkoba golongan satu bisa terlihat dari alat bong dan sekian mg shabu yang menempel di situ ( bisa jadi modus pecandu kena razia : menelan narkoba ke perut atau membuang ke closet untuk menghindari jerat hukum, seperti AA ). Belum lagi prinsip “equal before the law” yang tercederai. AA yang sudah 6 kali bikin onar dengan cuitan bombastis-nya bisa melenggang bebas bersama perek di kamar hotel kawasan Jakarta Barat. Enaknya…

Pasal 103 dan 127 UU Narkotika menyebutkan, menguasai narkoba golongan 1/ shabu diancam hukuman 4-12 tahun penjara ( didahului proses pengadilan ) dan atau rehab, kata Asep ( Prime Time News, 6/3/2019 ). Diputuskan di pengadilan, bukan asesmen di kantor BNN. Karena artis, pelawak, masyarakat juga melalui proses hukum dulu, tak langsung rehab.

Program P4GN sudah diteken Jokowi dengan pelaksana kemenkes, kemensos, BNN. Sayang, ketiganya belum punya standar yang sama sehingga kurang gesit/ kompak bekerja mencegah dan menindak peredaran narkoba. Baru 4% dari jumlah narkoba yang masuk Indonesia yang bisa dicegat. Barang bukti narkoba masih belum transparan, apa benar semuanya sudah dimusnahkan ? atau ada sebagian yang diam-diam dilempar ke pasar oleh oknum APH.

Seingat saya, di film “Training Day” yang menganjar Oscar pada aktor Denzel Washington yang berperan sebagai polisi mentor, terungkap praktek penjualan barang bukti semacam narkoba. Di AS yang penegakan hukumnya lebih maju hal itu masih terjadi, apalagi di negeri berkembang. Tak heran peredaran narkoba masih marak di negeri ini dan pecandunya sulit dikurangi karena akumulasi persoalan tsa.

Dari target 100.000. pecandu narkoba dipulihkan rehab, baru 15.000 yang pulih. Tahun 2018 tertangkap 43.000 orang penyalahguna narkoba. Menurut BNN, saat ini di Indonesia ada lebih 5 juta pengguna narkoba. Menyedihkan.

BNN pernah menandatangani MOU dengan parpol untuk mengawasi kadernya dari penyalahgunaan narkoba. Dengan tertangkapnya AA, menandakan MOU itu cuma sleeping beauty.

Survei BNN, hanya 49% masyarakat yang tahu ada program rehabitasi bagi pecandu narkoba dan baru 5% yang mau direhab karena kuatir stigma ‘sampah masyarakat’ disematkan pada mereka seperti penderita Aids/ ODA. Mereka juga tak tahu kalau rehab itu gratis ( dibiayai negara ).

AA yang politisi, juga pejabat publik ( anggota dewan bikin UU ) mestinya dihukum lebih berat dari pecandu biasa. Penyitaan barang bukti harus diawasi betul, agar langsung dimusnahkan, tidak dilempar ke pasar oleh oknum ( EMI, 6/3/2019 )

Heru Winarko, Ketua BNN, mengatakan Indonesia masih jadi sasaran penyelundupan narkoba dan produsen narkoba di Asia. Tim BNN sedang studi banding ke Thailand yang dianggap cukup berhasil mengatasi peredaran narkoba di wilayahnya ( LPS PRSSNI, 9/3/2019 ). Semoga balik ke tanah air lebih smart dan tegas menindak penyalahguna dan pengedar narkoba. Jangan ditunda-tunda hukuman matinya. Masa depan negeri ini dipertaruhkan. Langsung tembak pengedar dan bandar narkoba yang kedapatan menjual narkoba ( gak pake lama ). DOORRR !!

LONGSOR TAMBANG EMAS LIAR, SULUT. Do something, Sis..

Headline News, MetroTV, 27/2/2019 mengabarkan Tim SAR Gabungan dengan kekuatan sekitar 30 orang saat itu menemukan : dari 27 pekerja tambang, 8 orang dipastikan tewas. Mereka mengevakuasi korban longsor tambang emas ilegal ( tanpa izin ) di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara yang dikelola masyarakat ( dari berbagai dusun, tak saling kenal ), sisanya masih terkubur oleh timbunan longsor ( Prime Time News, MetroTV, 28/2/2019 )

Diketahui kemudian, dari 48 korban longsor tambang emas, sebanyak 15 korban selamat, sisanya tewas, selama 10 hari pencarian x 24 jam. Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian setelah tak ditemukan korban lagi di hari ke-10 ( Prime Time News, 7/3/2019 ). Namun sebagian keluarga bertekad melanjutkan pencarian sendiri.

Bupati Bolaang Mongondow ketika diwawancarai host Kania seperti tak bisa berbuat banyak dalam bencana miris tsb, dengan alasan kewenangan perizinan tambang sudah ditarik ke provinsi. Bu Bupati mengatakan ada ratusan penambang liar di kawasan longsor curam tsb.

Kania sampai senewen diberi jawaban seperti itu. Tidak bisakah Bu Bupati meminta aparat setempat untuk menutup tambang liar lalu membuka lapangan kerja baru, atau memberi pendampingan dengan Dana Desa yang digelontorkan hingga Rp 70 triliun ( untuk 75 ribu desa ) tahun ini ? Apa dia jenis kepda yang kurang paham mitigasi bencana ? Pasif, menunggu kejadian bencana longsor jilid 2, dan mengandalkan pihak lain/ Basarnas dkk dari Jakarta ( berperan seperti petugas pemadam kebakaran ) bergelut maut lagi menyelamatkan warga Bu Bupati yang cuma ngomong ‘kalau ada apa-apa pihaknya yang disalahkan’ ( lha iya dianya do nothing, anggota Basarnas yang menggadaikan nyawa untuknya ).

Para Punggawa Prof. Rhenald, ada yang berminat mendampingi dusun ini ?

BANJIR BANDANG DI JATIM, JABAR DAN MODIFIKASI CUACA ANTI BANJIR BPPT.

Musim hujan kembali mengirim banjir bandang ke sejumlah daerah di Indonesia. Kemarin di Sulsel, kini di Jabar dan Jatim ( 15 kabupaten ). Sungai Bengawan Solo meluap ke Kali Jeroan dekat jalan Trans Jawa sehingga sebagian ruas jalan mulus itu terendam air setelah diguyur hujan intensitas tinggi ( 2 jam ), terdorong badai/ angin barat dari Samudera Hindia.

Banyak sawah di Ngawi, Bojonegoro menjelang panen ini tak bisa dipanen. Ribuan korban mengungsi ke posko bantuan. Sebagian bertahan di lantai atas rumah mereka. Tim SAR Gabungan setelah 10 hari mengevakuasi 15 korban dari sekitar 30 penambang yang tertimbun longsor tambang emas ilegal di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sudah harus bekerja keras lagi di Jatim. Mereka anggota Basarnas, BNPB, BPBD, Polri, TNI, relawan bahu membahu menyelamatkan korban bencana di Jawa Timur.

TEROWONGAN ANTI BANJIR

Inilah Terowongan Nanjung di Kab. Bandung yang sedang dibangun untuk memperlancar aliran Sungai Citarum. Menembus tebing sepanjang 230 m, jika sudah berfungsi, terowongan ini akan mengurangi lama dan luas genangan musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya. ( Jokowi, 20/2/2019)

https://t.co/e5nZC8kkwK

Sungai Citarum yang mulai dikeruk, ditertibkan oleh Pangdam Doni ( kini kepala BNPT ) sejak Maret 2018, lalu dilanjutkan Gubernur Emil, Pangdam Harto, prajurit Maung Siliwangi dan warga Jabar dalam Program Citarum Harum Juara, tak terdampak parah oleh banjir tahun lalu, juga banjir tahun ini. Tim CHJ bisa mengatasi dampak banjir lebih cepat, dari banjir-banjir pada umumnya.

Apa evaluasinya ? Dari narsum dan pemirsa meminta proses Amdal ( analisa dampak lingkungan ) dilakukan lebih teliti. Lihat sejarah banjir di kawasan Bengawan Solo dan anak sungainya, potensi topografi ( sekitar jalan tol berada lebih rendah/ cekungan atau lebih tinggi ), sifat tanah meresap air atau mudah jenuh air, sudah banyak pengerasan untuk pemukiman baru, terjadi penggundulan vegetasi sehingga air hujan hanya bisa mengalir menggenang di atas permukaan tanah, menumpuk menjadi banjir ( tak masuk ke tanah ). Dengan analisa kerusakan lingkungan tsb, maka hujan deras dalam waktu lama bisa diantisipasi dengan pembuatan waduk, danau kecil atau kolam retensi dekat sawah atau jalan tol untuk mencegah banjir, sekaligus persediaan air di musim kemarau.

Floating Mosque, masjid di atas kolam retensi.

Di kawasan Pasar Gedebage akan dibuat kolam retensi seluas 70.000 m2, sedalam 15 m untuk menampung luapan air hujan sehingga banjir lebih cepat surut ( kurang dari 30 menit ). Proyek tsb satu dari 9 poin infrastruktur prioritas pemkot Bandung ( LPS PRSSNI, 6/3/2019 ). Jalan Soekarno Hatta menuju Pasar Gedebage dan beberapa kompleks perumahan di sana memang kerap digenangi air cukup tinggi sehabis hujan lebat sehingga mengganggu arus lintas padat di atas ring road barat-timur Kota Bandung tsb.

( di episode On the Spot, Trans7, pernah ditampilkan wanita muda yang bisa menghalau hujan dengan kekuatan energinya. Pawang hujan ini pernah ditugaskan saat perhelatan AG/ Asian Games 2018 lalu ).

Namun secara ilmiah, BPPT bisa melakukan modifikasi cuaca dengan memberi bahan tertentu pada awan untuk mempercepat hujan sebelum sampai di wilayah yang berpotensi banjir bandang atau longsor, seperti di 9 kabupaten Sulsel ( lebih 68 korban tewas, lebih 6000 warga terdampak mengungsi ). Atau mengurangi curah hujan sebelum masuk ke wilayah acara AG, APG 2018, acara peresmian proyek oleh presiden dan upacara bendera Hari Merdeka di Istana.

BPPT punya armada tujuh pesawat terbang dari tahun 1992. Namun hanya dua yang boleh beroperasi dengan ijin khusus dari Kemenhub. Tapi itu pun kini sedang rusak sehingga BPPT perlu minta bantuan TNI-AU untuk menaburkan bubuk tsb. BPPT bukan lembaga operasi sehingga baru bergerak jika ada permintaan dari swasta atau pemerintah untuk teknik modifikasi cuaca ( TMC ) yang hanya BPPT yang menguasai teknologinya di Indonesia ( Prime Time News, MetroTV, 28/1/2019)

Bisakah BPPT dikerahkan untuk menepis hujan lebat susulan di hari-hari berikutnya ? ( kata BMKG masih harus waspada )

————————-

INFO BANDUNG, JAWA BARAT

Kita dukung KPID Jabar membatasi jam tayang 17 lagu berbahasa asing pada jam 22-3 demi masa depan generasi muda Jabar.

———————-

INFO MEDSOS :

SATELIT NUSANTARA

Tepat pukul 8.45 pagi WIB kemarin, roket SpaceX Falcon 9 lepas landas ke angkasa dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, membawa Satelit Nusantara Satu milik Indonesia ke orbit bumi.

Layanan internet dari satelit ini akan menjangkau seluruh kepulauan Indonesia.( Jokowi, 23/2/2019)

https://t.co/wfw6ZzuacT

*****

Dengan bangga Indonesia mempersembahkan Satelit Nusantara Satu yg telah diluncurkan pagi ini dr Florida, US. Satelit milik PT PSN ini akan menjadi satelit multifungsi pertama di Indonesia yg akan dipakai @BAKTIKominfo utk penetrasi akses internet &4G di wilayah 3T ( Kominfo, 22/2/2019)

#IndonesiaBangga

https://t.co/Me6Q0KWSu6

Written by Savitri

9 Maret 2019 at 16:45

Konvensi Rakyat Optimis. KPU Tak Curang. Rumah Deret Tamansari. Citarum Harum Juara. Lereus ?

leave a comment »

Jokowi di Konvensi dengan kemeja putih sederhana, ciri khasnya. Kebaikan terlihat indah.

3 KARTU SAKTI BARU JOKOWI DI KONVENSI RAKYAT OPTIMIS

“Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju” di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019) dihadiri 30 ribu pendukung Jokowi-Ma’ruf. Di sana, Jokowi cerita masa kecilnya : terlahir dalam keluarga sangat sederhana. Ayahnya penjual bambu dan kayu di pasar Gilingan, Solo menyambi kerja sopir. Mereka tinggal di bantaran Sungai Kali Anyar, lalu pindah ke kontrakan setelah tergusur. Meski hidup sulit, orangtuanya tak pernah menyerah dalam membiayai anaknya sekolah hingga universitas. Lulus dari UGM, Jokowi langsung bekerja di Aceh.

Dalam kesempatan itu, capres 01 ini menunjukkan 3 kartu sakti yang akan diluncurkan jika ia terpilih kembali ( kini sedang proses ), yaitu kartu pra kerja di 3000 Balai Latihan Kerja di seluruh Indonesia ( untuk warga yang belum/ pernah kerja ), kartu sembako murah dan kartu lndonesia pintar untuk mahasiswa kurang mampu. Tak ada penambahan anggaran, hanya dana yang terpencar itu kini dikonsolidasikan, kata menkeu Sri ( Prime Time News, MetroTV, 26/2/2019 )

Jokowi mengundang peserta Program Keluarga Harapan yang diberikan pada para ibu di segmen 40% golongan bawah/ lemah ( dari 263 juta penduduk ) naik ke atas panggung menceritakan kisahnya.

Ibu Rodiah, sebelumnya adalah pengupas udang/ kerang dari Cilincing, yang berupah Rp 20-30 ribu per hari. Setelah 7 kali mendapat bantuan modal dari PKH sebesar Rp 2 juta pada awalnya, kini omzetnya mencapai Rp 1- 1,5 juta per hari dari hasil berjualan di warungnya. Alhamdulillah..

Penerima PKH setelah naik kelas ( masuk 40% golongan menengah ), dana PKH-nya dihentikan, dialihkan ke peserta berikutnya. Data statistik ( BPS ) perlu dibuat lebih akurat karena masih ada warga dengan kondisi sama belum tersentuh program ini ( News Room, MetroTV, 2/3/2019 ).

Di perode pertamanya, Jokowi sudah meluncurkan KIS ( kartu Indonesia sehat ), KIP ( kartu Indonesia pintar ), KKS ( kartu keluarga sejahtera ) dan PKH yang sudah mengurangi angka kemiskinan hingga satu digit dan memperbaiki IPM ( indeks pembangunan manusia ) Indonesia. Semoga angka kemiskinan bisa turun dari 9 ke 7 dengan tambahan 3 kartu baru ini. Amiiin…

KPU TIDAK CURANG

Orang yang biasa curang cenderung nuduh orang lain yang curang. Firehose of falsehood. Bagi pelaku ( spt politisi picik ), tindakan curangnya tak dianggap curang, tapi orang lain dengan tindakan sama dituduhnya curang ( sampai paranoid, yang tidak curang pun dituduhnya curang ). Ini terjadi pada KPU. AR menuduh, terjadi kecurangan luar biasa pada sistem IT KPU sejak 6 bulan lalu. Tuduhan tak berdasar, karena proses di KPU diawasi Bawaslu, dan DPT sudah diawasi parpol sampai 3 kali. Terlalu mahal harga yang harus dibayar jika demokrasi terus meladeni politisi picik yang demen mengeruhkan suasana. Sebagian energi 01 habis untuk mengkonter semburan hoax 02. AR, AB dan pengikutnya ( massa 212 ) berdemo di depan KPU kemarin ( Prime Time News, MetroTV, 4/3/2019 ). Mereka mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi jika KPU curang.

Perasaan, yang curang itu justru mereka. Tuduhan 30 juta pemilih ganda di DPT tempo hari tak terbukti. Parpol, termasuk elit 02, sudah diundang untuk duduk bersama mengklarifikasi data pemilih di KPU ( sampai lihat di sejumlah komputer yang disediakan ) dan menyepakatinya. Lalu di luar berulah bikin isu IT KPU bermasalah ( padahal IT hanya alat bantu real count. Tetap yang jadi rujukan adalah hitung manual formulir C1 yang tiap parpol dan saksi punya foto/ copy-nya di tiap TPS ).

Isu bombastis semacam itu dibuat video dan meme-nya di medsos. Terbaru hoax surat suara dicoblos di KPUD Sumut, yang cupilkan videonya mengambil adegan kisruh pilkada di Tapanuli tahun 2017, seolah itu terjadi kemarin ( Prime Time News, MetroTV, 4/3/2019 ). Padahal surat suara dari KPU baru akan diterima KPUD Sumut pada 8 Maret 2019 nanti. Belum lagi melipat-lipat kertasnya. Kok sudah nongol dicoblos sih ? Akal sehat segera menepisnya sebagai hoax. Namun, orang yang bergerombol dan sudah dicuci otaknya itu akan menelannya mentah-mentah.

( pagi ini, 5/3/2019, di Redaksi Trans7, ada kecurangan mereka berupa running text : coblos 02, hasil hacking pendukungnya, di ruang depan sebuah puskesmas. Ini bukti curang IT kubu 02. Lha, IT 02 yang curang, kok nuduh IT KPU yang curang. Kebangetan kan ? Institusi pemerintah, termasuk puskesmas, sekolah dan tempat ibadah dilarang dijadikan tempat kampanye. ASN harus netral. Itu aturan dari UU Pemilu )

Terlihat ada tiga sosok menonjol dalam isu picik ini. AR yang syahwatnya tak tertahankan sejak gagal nyapres bertubi-tubi di awal Reformasi. Saya ingat mendiang wartawan senior RA pernah menulis di HU PR beberapa tahun silam bahwa dirinya merasa dimanfaatkan AR ( yang telat datang sampai 2 jam di sebuah pertemuan ). RA yang sudah capek menunggu ngeloyor pulang begitu namanya dielu-elukan AR ( untuk mengatrol namanya yang belum tenar saat itu ). Massa 212 juga dimanfaatkan saat ini untuk meraih suara pemilih bagi PAN yang dikendalikannya ( secara de facto ). Sebagian orang mengkritisi sejumlah manuver politiknya sebagai proses yang mendegradasi dirinya. Saya pikir tidak. Ini watak aslinya yang mencuat keluar setelah gagal nyapres. Setelah high politic gagal, ia kini menyembur dengan low politic. AR Revealed.

FZ yang terobsesi menggolkan PS tapi gagal dua kali dengan kerugian sangat besar ( kalau kandidat tak bermutu perlu minimal Rp 100 miliar untuk menang, berapa untuk capres yang 3 kali maju ? Di Mata Najwa, 27/2/2019, terungkap Grd cuma nyetor Rp 1,3 triliun dari Rp 83 – 90 miliar yang sudah dikeluarkan 02 saat itu. Sisanya, SU yang nanggung. Ia juga yang lebih banyak kampanye untuk 02, sampai 1.250 titik. Kita heran, ada orang yang mau jor-joran begini dengan hasil stagnan ( selisih tetap 20%, Jokower tak bisa ditipu kampanye hitam ). Apa yang salah di sudut pandangnya ? Kata narsum di PTN, orang yang terpisah dari gerombolan seperti Lanyalla, atau RS yang dibuang 02, kini bisa jujur mengakui kesalahannya. Orang masih dalam gerombolan, bergerak anonim/ tanpa tanggung jawab individu. Mereka juga masih terus terpapar hoax dan doktrin/ Takfiri, sehingga munculnya hoax baru malah direplikasi dan kian menguatkan ilusi curang di kepala mereka terhadap pihak rival/ 01. Itu sebabnya pentolan 02 dan 212 minta pengikutnya untuk bergerombol agar bisa disetir seperti kawanan kebo untuk meraih ambisi para elitnya, seolah mereka sedang membela agama ).

Ketiga, pentolah 212 ( SM, mewakili HRS yang kini mendekam di penjara Arab Saudi karena mengibarkan bendera HT ) yang ngebet men-takfirikan NKRI dan Pancasila ( bisa hancur seperti banyak negara di Timur Tengah, hasil eksperimen kolega mereka bertahun-tahun. ISIS dari Irak. IM dari Mesir. HT dari Tepi Barat, Palestina yang 85% wilayahnya kini dijajah dan dicaplok Israel. Di runut ke ujung, AS-Israel cs adalah pemasok dana tiga ormas radikal ini, agar muslim terpecah belah, tak mengganggu imperialisme dan perbudakan modern mereka. Keterbatasan logika pengikut ISIS, HT, IM membuat mereka tak mampu menangkap propaganda sesat zionis, bahkan sampai tak sadar jadi jubir lokal AS di sini untuk merusak Islam. Takfiri menghalalkan darah orang yang mereka cap kafir, yaitu orang di luar kelompok mereka ). Jadi jika Dajjal fitnahnya sampai begitu membingungkan, ya seperti gerakan mereka. Di tangan kiri dibilang surga, padahal neraka. Di tangan 02 dibilang adil makmur/ menang, padahal di Timteng, banyak yang hancur lebur. Tak milih paslon 02 diancam punah, padahal milih 02 justru punah/ hancur.

So, gunakan akal sehat. Menepilah dari gerombolan. Sholat Istikharoh, minta petunjuk-Nya. Siapa yang benar untuk dipilih 5 tahun ke depan.

Setelah skenario hoax gagal mengangkat elektabilitas, kelihatannya kubu 02 kini mencoba plan B untuk mendelegitimasi penyelenggara pemilu dan hasil pemilu. KPU disembur hoax surat suara dicoblos, didatangi massa AR cs seolah curang lalu diamplikasi di medsos, WAG, dan media abal-abal sehingga kemenangan 01 nanti seolah tidak sah dan bisa digugat oleh aksi massa tsb. Licik banget kan ?

( so, pihak intel, aparat, tolong endus dan antisipasi kemungkinan ini. Siapa dalang di balik semua kecurangan dan kampanye hitam ini. Di belakang 3 emak yang memfitnah Jokowi door to door di Karawang siapa ? Di belakang AR, SM, FZ siapa ? Karena jika tak ditangkap, maka korban cuci otak akan terus berjatuhan, hoax akan berbiak di tempat lain, membahayakan hasil pilpres dan persatuan bangsa )

Dari lebih 2000 pengaduan pemilu, sudah 400 yang diproses Bawaslu dan sudah 42 yang diputus pengadilan, kata Fritz ( Prime Time News, 3/3/2019 ).

Anita Wahid, ketua Mafindo ( masyarakat anti fitnah Indonesia ) bilang, September 2018 ke sini, hoax yang menyerang kedua paslon hampir setara ( adakah pihak asing yang bermain, menyusul hoax ke PS ? Tabloid Indonesia Barokah juga tak jelas siapa pembuatnya. Tabloid tsb mendiskreditkan 02 sebagai kampanye negatif, bukan kampanye hitam, karena pernah tayang di beberapa media lain. Meski Bawaslu Jabar tak menemukan pelanggaran kampanye di sana, tapi TKN 01, Bawaslu dan polisi sudah menghadang penyebarannya. Banyak yang masih menumpuk di kantor pos, tak jadi dikirim ke masjid, tak seperti Tabloid OR tahun 2014 yang memfitnah Jokowi ). Sebelumnya, hanya Jokowi yang diserang. Surveyor lain mengatakan 47 hoax menyerang Jokowi, 17 menyerang PS. Wah, pilpres 2019 bisa begitu mendebarkan. Watch out, people..

Boni Hargens menilai kemunculan Tabloid Indonesia Barokah yang berisi fakta dan pencerahan bagi masyarakat, merupakan bentuk kemarahan publik terhadap politik hoax yang berkembang jelang Pemilu 2019 ( Tribunnews, 2/2/2019).

Surya Paloh bilang, jika makin banyak pemuka masyarakat hadir di tengah rakyat memberi keteladanan berpolitik, menyejukkan dalam berdemokrasi, maka rakyat lebih mudah menangkal semburan hoax tsb, dan Indonesia menjadi pemenang, persatuan indonesia tetap utuh. Kita harus bisa !

Polisi menyidik dugaan pelanggaran pemilu SM ketika tablig akbar di Solo medio Januari lalu ( Tempo, 2/2/2019 ). TKD 01 melapor ke Bawaslu Kota Surakarta/ Solo atas pidato bermuatan kampanye wakil ketua BPN 02 tsb. TKD 01 membuat laporan ke kepolisian dengan dilengkapi 13 berkas.

Dalam rapat koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan dalam forum Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Bawaslu Kota Solo menyimpulkan bahwa bukti adanya dugaan pelanggaran kampanye cukup kuat. “Selain itu juga ada mens rea atau niat,” kata Poppy. Mereka lalu melimpahkan kasus SM ke Polresta Surakarta.

( tak heran SM berdemo di KPU, bersama AR yang disebut di surat dakwaan RS. Lagi pada kepepet kasus hukum. Intimidasi atau pengalihan isu ? )

POLITISASI AGAMA, PEMBUSUKAN AKAL SEHAT
Marsudi Syuhud , ketua MUI, bilang, politisasi agama bukan cuma kepentingan sesaat, tapi itu bisa berdampak panjang, memecah belah bangsa. Menyalahgunakan wahyu suci untuk memusuhi umat lain, itulah pendusta agama sebenarnya ( EMI, 27/2/2019 ). Pemirsa dari Jakarta mengenalkan istilah Agama Kekuasaan yaitu politisasi agama untuk meraih kemenangan elektoral secara munafik, penuh dusta, menghalalkan segala cara. Sedangkan istilah Kekuasaan Agama, yaitu ajaran agama yang menuntun moral penguasa ( agama di atas kekuasaan/ presiden ). Politisasi agama harus dicegat, yang diam-diam ( silent majority ) harus ‘menjerit’ sekarang.

Polisi harus tegas menghukum karena agama sudah disalahgunakan. Politisasi agama adalah biang kegagalan banyak negara di Timur Tengah. Kegagalan warga AS ( terpilihnya Trump ) karena warga AS banyak yang tak peduli dengan modus firehose falsehood Trump, dan tak berupaya kuat mencegahnya. Indonesia yang ber-DNA harmoni, akomodatif, gotong royong dalam keberagaman semoga bernasib lebih baik. Amiin.

Host Kohar bilang, jika yang silent/ waras ngalah terus demi harmoni, maka pas kontes bisa kalah beneran dan yang edan yang berkuasa, lalu edan pula ( menghalalkan segala cara) untuk mempertahankan kekuasaannya. Ngeri kali…

( yang lain bilang : tidak perlu dibesar-besarkan, tapi tetap waspada mencegah politisasi agama. Proporsional )

Kalau 20-30 orang sih gak papa, tapi kalau ( hasil survei ) sudah 9 juta orang yang percaya, perkawinan sejenis dilegallkan kalau 01 terpilih, kita harus mencegah dan meluruskan hoax itu, kata Jokowi ( Prime Time News, 27/2/2019 ).
TKN 01 Jokowi-Ma’ruf terjunkan 22 juta orang saksi saat perhitungan suara ( 28/2/2019 )

KOMPAK GAKKUMDU

PKPU belum mengatur batas uang transpor untuk saksi parpol dan pemilih yang datang ke lokasi kampanye untuk batasan politik uang.
UU Pemilu kurang progresif : tak boleh politik uang hanya saat hari H dibanding UU Pilkada yang no politic money selama masa kampanye. Bawaslu/ Panwaslu, polisi dan jaksa ( gakkumdu ) harus sama-sama progresif dan kompak dalam memproses pelanggaran kampanye sehingga kasusnya tak gugur di tengah jalan karena beda persepsi. ( Prime Time News , 26/1/2019 )

PROPAGANDA RUSIA

Propaganda Rusia yang pernah disentil Jokowi dilakukan dengan menebar ketakutan berbasis kebohongan, yang memecah belah dan tak mendidik anak bangsa, jelas Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Minggu (3/2/2019 ).

Mantan Kapolda Jatim itu mengatakan, dinamika yang terjadi menjelang pilpres 2019 mirip strategi yang dijalankan konsultan Rusia untuk Trump, yaitu menebar ketakutan yang kerap dibungkus dengan kebohongan. Metode firehose of falsehood, dilakukan dengan menakut-nakuti lewat data palsu, memanipulasi fakta, hoax, fitnah. Yang diserang adalah bagian otak terkait rasa takut, bagian otak yang membuat orang mempersiapkan diri untuk hal menyeramkan. Padahal, semua itu manipulatif karena faktanya Indonesia baik-baik saja dan tambah maju.

Kebohongan-kebohongan itu direpetisi terus-menerus. Dalam teknik propaganda ini, kebohongan diproduksi masif. Perkara kemudian ketahuan kalau bohong, itu urusan belakang. Yang penting bangun ketakutan dulu agar warga terpecah. Kalau sudah terpecah, yang bermain adalah sentimen, sehingga orang tak lagi rasional

Ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia dengan mengeluarkan semburan dusta, hoax. Ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual, pesan Jokowi dalam deklarasi Forum Alumni Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (2/2/2019).

Empat karakter modus Trump adalah pelontaran isu dalam waktu berdekatan dan penggunaan beragam kanal secara masif. Jika minim verifikasi/ sporadis, diperkuat influencer, maka kebohongan terorganisir by design ini jadi ( seolah ) kebenaran. Kebohongan-kumulatif- konsensus. ( Prime Time News, 6/1/2019 ).

Siaran Pers No. 17/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Tahun 2018, Kominfo terima 733 aduan konten hoax yang disebar via WhatsApp ( sejak Agustus 2018 sampai 21 Januari 2019 ).

DEKLARASI DAMAI TAK DICAMKAN.

Deklarasi Damai Pemilu pada Minggu ( 23/9/2018 ) ditandatangani capres dan caleg pemilu 2019 menandai dimulainya awal kampanye. SBY dan AHY walk-out setelah pawai busana daerah. PKPU no. 23 tahun 2018 mengatur apa yang tidak boleh dilakukan para kandidat selama 6 bulan kampanye. Media diminta mengabarkan sesuai kode etik jurnalistik, cover both side dan kebenaran hakiki ( EMI, 24/9/2018 )

Pemberitaan kampanye oleh media cetak sepenuhnya harus mengacu pada Pasal 289 ayat 2 Undang-undang 7 Tahun 2017 Jo pasal 53 ayat 3 Peraturan Komisi Pemilihan Umum 23 Tahun 2018.

SISTEM PEMILU

Elektoral Vote, sistem pemilu di AS. Popular Vote, sistem di Indonesia. Filipina pakai populis tapi dengan mengapungkan janji muluk. Bukan memplintirkan fakta pencapaian petahana seperti yang dilakukan kubu 02. ( EMI, 28/12/2018 )

KELEMAHAN UU ITE

UU ITE pasal 27-28 menjurus hoax bisa dijerat pidana. Kelemahan UU tsb menjerat personal, tapi tak berefek ke paslon. Prosesnya juga lebih lama dari tahapan pemilu ( keburu paslon menang ). Hukuman penjara implementasinya cuma setahun lebih lama.

Perlu medsos watch untuk menjaga keamanan konten tidak liar memecah belah bangsa dan mencegah pelaku hoax jadi pejabat publik atau parlemen, karena setiap kalah adu gagasan dengan pemerintah atau lawan diskusi, dia akan melampiaskannya di medsos dan memupuk kebencian di masyarakat. Perhatikan jejak digital calon pejabat semacam itu. Jangan pilih dia.

HOAX AHOK WAPRES

Ini skenario jahat yang ditampilkan sebuah koran nasional. Jelas bernuansa SARA dan berpotensi digoreng. Atau sengaja dibikin untuk itu ?

Pelanggaran etiknya berat, meski tak dinyatakan secara eksplisit.

Ada teks, ada konteks. Ada atmosfer. Berat ini. https://t.co/TBiBJKGPZ6

Satu dari sekian jurus menakuti firehose of falsehood. Mestinya media produk pers tak ikut terseret memberitakan hoax dari medsos. Pers mesti jadi filter, hanya yang benar/ valid yang diberitakan karena pembaca dengan berbagai tingkatan nalar mengandalkan verifikasi jitu awak berita atas informasi yang membanjir dari berbagai kanal. Hoax adalah musuh pers. Tegaskan itu ( jangan tergoda oplah, karena bisa merusak integritas dan kemandirian pers )

PENGAWASAN SURAT SUARA

Lebih 930 juta surat suara termasuk 2% cadangan, medio Januari mulai dicetak pemenang dari 6 perusahaan peserta tender. KPU mesti melibatkan Bawaslu dan aparat penegak hukum sejak proses pencetakan, distribusi dan penggunaan surat suara untuk menjaga kepercayaan publik dan legitimasi pilpres. Surat suara yang keluar dari pabrik harus pas dengan jumlah di kontraknya. APH, Bawaslu sudah mengawal sejak tahap ini, kelebihan surat suara harus segera dimusnahkan agar tak disalahgunakan ( EMI, 7/1/2019 )

Hoax dihentikan dengan penegakkan hukum dan literasi digital ( plus kontra narasi ). Anak yang diberi ponsel diedukasi cara menggunakan dan etikanya.

HOAX 7 KONTAINER SURAT SUARA

Dua tersangka ( dari Bogor dan Balikpapan ) hoax 7 kontainer berisi 70 juta suara suara tercoblos dari Tiongkok di Tanjung Priok, sudah ditangkap polisi. BBP, kreator hoax 7 kontainer surat suara juga tertangkap. Satu persatu tersangka yang disidik mengaku dan mengarah ke elit 02. ( Prime Time News, 10/1/2019 )

CLOSING

Kemurnian suara adalah kedaulatan rakyat. Pemilu adalah kompetisi sehat untuk meraih kekuasaan bagi WNI berkaliber negarawan yang bisa mengelola negeri ini untuk sebesarnya kesejahteraan rakyat. Mari kita kawal dan pastikan itu..

——————-

INFO BANDUNG, JAWA BARAT :

RUMAH DERET ( Rudet ) TAMAN SARI. Solusinya..

November 2019, kontrak rumah warga di kawasan Tamansari akan habis ( aset pemkot Bandung, menang di PTUN ). Developer sanggup membangun rudet dalam 6 bulan ( LPS PRSSNI, 8/2/2019 ).

Namun, kapan persisnya pembangunan rudet dimulai masih gelap, karena sebagian warga masih menolak skema relokasi yang diajukan. Maret ini pemkot akan mulai melakukan pelelangan berbagai proyek, pengadaan barang dan jasa ( masuk musim kemarau, sebelum masuk musim penghujan lagi pada bulan berakhiran -ber, Oktober, November, Desember ). Apa keributan antara warga vs aparat satpol PP akan terulang lagi ?

Di episode Oprah Show, pernah diceritakan rumah bagus yang dibelikan anak untuk ortu sebagai salah satu baktinya, ternyata tak ditempati orang tuanya. Kenapa ? Sang ayah bilang, rumah lama itu penuh kenangan. Ada goret di tembok tempat ayah mengukur pertumbuhan tinggi anak kesayangannya dari waktu ke waktu. Sang ibu terkenang balita imutnya yang tertatih-tatih merangkak, lalu belajar jalan, jatuh, bangkit, jatuh, bangkit lagi sampai akhirnya bisa berdiri dan berjalan limbung, tapi tak jatuh lagi. Keduanya teringat kata pertama dari mulut si bayi di kamar tidur, berguling-guling di karpet ruang bermain, dan kejar-kejaran di halaman rumah ketika di anak sudah pandai berlari. Semua kenangan manis di rumah tua itu tak ada di rumah baru meski mewah dan artistik.

Dua hal yang dibela mati-matian oleh orang adalah agama dan keluarganya ( termasuk rumah dan kenangan di dalamnya ). Manusia terikat dengan tanah kelahirannya adalah fitrah. Sehingga kita harus hati-hati memindahkan orang dari jati diri dan kenangannya itu. Jokowi waktu merelokasi pkl yang biasa mangkal di taman Solo ke pasar sampai perlu kirab dengan kostum adat, setelah 37 kali ( seingat saya ) negosiasi sambil makan siang gratis yang guyub. Pkl dimanusiakan. Di Tamansari, Bandung, kita bukan bicara tempat mangkal, tapi rumah tinggal yang sudah dihuni 30-48 tahun ( 2-3 generasi, atau 3 keluarga dalam satu rumah ) di mana mereka punya kartu keluarga ( KK ), KTP-E, KTA, bayar tagihan listrik, air, telpon, retribusi kebersihan, dsb, yang membuat mereka merasa sah ( diizinkan pemerintah ) tinggal di sana hingga beranak pinak tanpa gangguan atau teguran selama ini.

Lalu tiba-tiba kalangan bawah ini diminta pindah sementara, karena dibilang tanah yang mereka diami selama puluhan tahun adalah aset pemkot di mana akan dibangun rumah deret atau apartemen di atasnya. Mereka diprioritaskan tinggal di sana dengan bayar sewa Rp 270 ribu per bulan dengan gratis 5 tahun pertama. Mereka akan dibantu uang silaturahim selama di kontrakan sementara rudet dibangun. Rudet itu diharapkan bisa menampung warga Bandung empat kali lipat ( 4 lantai ? ), termasuk anak cucu warga lama. Bandung makin padat sampai warganya berjejal di kantong pemukiman kumuh, sempit, kurang matahari, kurang drainase, sarang nyamuk dan sampah. Dengan penataan rudet akan banyak ruang terbuka, taman, penghuni, pengunjung yang bisa membangkitkan perekonomian baru di lahan strategis tsb ( dekat jalan layang Pasupati ). Akan dibangun tempat berdagang bagi warga rudet untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Kelihatannya cukup fair ide Kang Emil menata kawasan ini ( waktu masih walikota Bandung, tahun 2017 ). Tapi mengapa dari 90 pemilik rumah di Tamansari, masih ada 25 pemilik yang menolak ?

Warga dari RW.11 divokali EE menuntut agar ganti rugi tak dibuat pukul rata ( misal, 3 keluarga dalam satu rumah dapat satu unit rudet seperti halnya satu keluarga dalam satu rumah dapat satu unit rudet, juga luas dan kualitas rumah yang beragam di eksisting kok disamakan penggantian dengan warga yang rumahnya kecil dan sederhana ). Mereka ingin dapat unit rudet gratis, tanpa bayar sewa lagi ( padahal UU tak membolehkan pemkot mengalokasi APBD untuk bayar sewa di aset miliknya ). Soal bantuan sewa kontrakan sementara, pihak developer yang menanggung. 25 warga sudah didampingi LBH dan KomnasHAM tapi masih jalan buntu dalam menggolkan tuntutannya. Lalu, bagaimana dong ?

Setahu saya, dalam revitalisasi suatu kawasan ada tahap programming yang perlu dilalui, di mana warga di eksisting diajak urun rembug bagaimana tempat baru itu nanti bisa membuat mereka betah, merasa nyaman dan bisa merawatnya dengan baik. Fungsi/ ruang apa yang bisa mewadahi kegiatan komunal mereka selama ini sehingga mereka masih punya jati diri atau dimanusiakan. Ini bukan kondominium yang developer merawat kompleks hunian seumur hidup kan ? Warga eksisting harus terkonek dengan tempat yang baru. Tanyakan selera mereka seperti apa, warna bangunan apa, closet duduk atau jongkok, dsb, sehingga merasa terlibat, dihargai, memiliki, menjadi bagian dari tempat baru yang akan habis-habisan mereka jaga keberadaannya, seperti tempat lamanya sekarang. Perlihatkan visual rudet secara 3D atau video animasi, bangkitkan imajinasi apa saja yang bisa mereka kembangkan di rudet untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka berbasis hasil programming rsb. Bikin mereka ngebet untuk segera memilikinya.

Dengan 5 tahun gratis di rudet kawasan strategis ( dekat kampus ITB, Bandung Zoo, perkantoran, jalur wisata Dago ), rasanya mereka bisa menyisihkan Rp 270 ribu per bulan di tahun ke-6 dari tempat dagang di kawasan rudet atau profesi mereka sebelumnya ( pikirkan biaya kesehatan yang bisa dihemat, jika mereka lebih sehat dan hepi di hunian baru yang higienis dengan sanitasi lingkungan yang baik, perabot awet gak kebanjiran atau lembab dimakan rayap dsb ).

Hanya saja perlu orang yang mereka percayai dari pemkot yang bisa menjamin kesepakatan ini berjalan baik ( developer tak ingkar janji ngebayarin kontrakan sementara, atau tiba-tiba menaikkan sewa rudet tanpa rundingan atau konsultasi dengan seluruh warga ).

Mereka sudah menginvestasikan banyak uang, waktu, tenaga, pikiran di rumah lama selama lebih 30 tahun. Ada andil kesalahan pemerintah baru menegur sekarang, sehingga warga layak mendapat ganti rugi atas ‘investasi masa depan’ itu, misal luas lantai dasar rumah bisa diganti proporsional dengan luas lantai unit rudet. Karena lazimnya penggantian lahan adalah per meter persegi, bukan per kepala atau per keluarga, maka tiga keluarga dalam satu rumah, tetap yang dihitung berdasar luas lantai dasar rumahnya ( bukan tiga unit rudet ). Fair kan ?

Nah, selama 37 dialog, negosiasi, programming itu diselingi makan bersama gratisan menu nasi timbel, lotek, lontong kari, kupat tahu, pepes ikan, dll, mau, atau mau ? Kota Bandung makin cantik, warganya makin hepi,.. hebring. Kumaha wargi, lereus ?

RUSUNAWA PASAR RUMPUT

Ini wajah terbaru Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Dulu pasar rakyat semata-mata, lalu tahun 2016 dibangun dengan konsep gabungan antara hunian, komersial, dan pasar berisi hunian 1.984 unit dan kios 1.314 unit. Insya Allah tahun ini selesai. ( 18/2/2019 )

https://t.co/9z8GL5dDhH

CITARUM HARUM JUARA ( CHJ ), sabilulungan Jabar.

Program membersihkan sungai Citarum untuk menyehatkan warga Jawa Barat dan generasi penerus berlanjut. Program yang dimulai Maret 2018 dengan Keppres 15 tentang Citarum ( yang berlaku 7 tahun ) sempat terkendala anggaran ( dana operasional di TNI sudah habis, sehingga menghambat program kerja yang akan dijalankan TNI ) sehingga Gubernur Ridwan Kamil merasa perlu ke Jakarta, memaparkan rencana CHJ yang lebih terukur, sekaligus mengundang menko maritim Luhut dan menteri LHK Siti hadir dalam acara Citarum Expo 2019 yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat di Gedong Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung pada Selasa, 19 Februari 2019 ( Tempo, 19/2/2019 )

Kang Emil sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) CHJ optimis program ini bisa selesai lebih cepat dari target tujuh tahun pemerintah pusat jika semua elemen peduli Citarum dan komit mewujudkan program tsb. Lalu para pemangku kepentingan ; Pak Luhut, Menteri PUPR Basuki, Bupati Bandung Dadang, pimpinan TNI/ Polri, wakil Kejaksaan, BUMN, swasta, akademisi, budayawan, seniman, pegiat lingkungan, kwarda pramuka Jabar, komunitas dan pelajar menandatangani kesepakatan bersama Citarum Harum Juara.

Ketua Harian Satgas Citarum Harum Juara Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Tamim lalu menyerahkan cetak biru/ blue print rencana aksi hasil sarasehan pada Dansatgas Emil untuk jadi pedoman ( kelompok tertentu mengerjakan apa, targetnya berapa lama, enam bulan harus jadi apa, lima tahun harus jadi apa ).

Kang Emil berterima kasih pada semua kelompok yang sudah menyumbangkan ilmu, harta, jaringan, tenaga dan lainnya. Luhut mengatakan 15 Maret 2019, anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 605 miliar mulai cair ( dana kelurahan juga akan cair medio Maret 2019 ) secara bertahap untuk menunjang kinerja seluruh sektor di DAS Citarum dan keperluan peralatan. Dalam acara Citarum Expo itu PT Pindad menyerahkan excavator amfibi dan tongkang pengangkut sampah. Bupati Bandung memberi bantuan puluhan motor.

Program ( normalisasi sungai ) Citarum Harum yang digagas Jokowi tahun lalu sempat dikritik mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ( saat ini anggota IV BPK RI ) RD, sebagai program yang berpotensi pencitraan karena tak menyentuh akar permasalahan. Namun, kalau melihat gaungnya sudah internasional, bahwa Indonesia serius menangani Citarum, ini tentu pencitraan yang positif ( semua manusia melakukan pencitraan agar terlihat positif di mata masyarakat. Selama hasilnya nyata dari upaya halal, bukan kosmetik atau kepalsuan, maka wajar dan bisa diterima. Warga sepanjang DAS ( daerah aliran sungai ) sudah merasakan manfaatnya. Sebelumnya, Sungai Citarum ini kotor dan mencemari produksi ikan dan padi warga. Bayi yang dilahirkan berpotensi kontet (stunting).

CHJ kini diminati banyak
perusahaan yang CSR-nya diikutsertakan. BPPT mengusulkan pemasangan teknologi online untuk memantau pencemaran Citarum.

Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, dengan perahu Katamaran meninjau Sungai Citarum di Sektor 6 Posko Satgas Citarum Harum di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung ( Selasa, 18/9/2018 ). Selama enam bulan, prajurit Maung Siliwangi bersama masyarakat bahu membahu merevitalisasi sungai Citarum. Warga mulai banyak beraktivitas memancing, mencari ikan dan memperlakukan Sungai Citarum sebagai serambi depan rumah. Sekitar 500 unit rumah di bantaran sungai mereka bongkar dengan kesadaran sendiri. Saat ini sepanjang bantaran menjadi terbuka dan digunakan sebagai tempat bermain, olah raga dan sarana hiburan masyarakat. Setelah dibongkar, dinding sepanjang itu akan dipercantik dengan lukisan mural yang mendampingi keindahan aliran sungai Citarum, kata Pangdam Harto.

Pangdam meminta para pelaku industri untuk mengendalikan limbahnya. Jika berbagai upaya yang ditempuh belum menyadarkan mereka, Pangdam terpaksa meminta anak buahnya menutup saluran pembuangan limbah pabrik dengan coran beton jika terbukti mereka membuang limbah tanpa proses IPAL yang baik ( LPS PRSSNI Bandung, 19/2/2019 )

Wah, ada Kang Emil, Pangdam Harto, prajurit Maung Siliwangi dan warga Jabar di Sungai Citarum. Jawa Barat bisa makin harum namanya.. bersiap mendunia..

Written by Savitri

5 Maret 2019 at 16:46