Madani & Manusiawi

Great People, Bandung, West Java, Indonesia.

Archive for the ‘Birokrasi’ Category

Pengusaha Batubara Jadi Produsen Listrik. Segitiga Rebana Jabar. Festival Kolam Retensi. Ikutan ?

leave a comment »

Energi panas bumi belum bisa murah di Indonesia, padahal potensinya luar biasa di negeri cincin api ini. Mungkinkah perusahaan e-commerce ikut men-delivery ke konsumen sehingga lebih terjangkau dalam 5-10 tahun ke depan ? ( foto: kompas )

KETAHANAN ENERGI : DARI IMPORTIR GAS KE PRODUSEN LISTRIK SWASTA.

Ingat, betapa rewelnya sebagian warga Indonesia ketika diminta beralih dari minyak tanah/ solar ke gas untuk mengurangi besarnya subsidi yang membebani keuangan negara ? Masih kurang efesien. Konversi bahan bakar rumah tangga ke gas ( konsumsi 6,7 juta ton per tahun ) ternyata 60%-nya masih impor ( Economic Challenges, MetroTV, 6/4/2019 ).

Kebutuhan energi kita dipenuhi 54% dari batubara, sisanya gas, BBM, dan listrik. Produksi minyak Pertamina baru 39% kebutuhan, dan akan digenjot hingga 61% ( tahun 2021 ) setelah blok Rokan dan Mahakam kita ambil alih dari perusahaan asing. Target BBM Satu Harga di 170 kecamatan diupayakan tercapai akhir tahun ini, karena volumenya sebetulnya kecil dari produksi BBM kita. Nol koma sekian, jelas menteri ESDM, Jonan ( produksi per tahun 27 juta KL ( kilo liter ). Satu kabupaten terdiri sekitar 20 kecamatan atau 300-400 kelurahan/ desa.

Batubara dari DME ke DMO. Dari jual mentahan ke olahan ( listrik ), karena kalau cuma gali-garuk-jual, orang gak sekolah juga bisa. Perusahaan ekstraktif harus bisa memberi nilai tambah pada batubara yang ditambangnya : dibuat listrik dulu, baru dijual.

Gas metana yang berlimpah di Indonesia akan dijargaskan ( jaringan gas). Di AS, ada marketshare ( tax & royalty ) sehingga perusahaan ekstraktif di sana bisa survive. Di Indonesia, cuma ada 10 rumah di sebuah desa pun harus dilistriki negara sesuai amanat pasal 33 UUD 1945 ( menjadikan BUMN Indonesia, terbesar di dunia, dengan valuasi lebih 1 triliun USD ). Perusahaan ekstraktif/ tambang di Indonesia harus berpikir dan bergerak dalam kerangka pasal 33 dan Otda : bumi, air, kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Jack Ma, founder Alibaba, ketua penyelenggara Asian Games 2022 di China.

Sepuluh tahun lalu, dari 10 perusahaan listed/ terbesar di dunia, 5 di antaranya adalah perusahaan ekstraktif. Namun, kini perusahaan e-commerce dan digital-lah yang memuncaki daftar tsb. Contoh, Apple ( produsen smartphone ) yang bervaluasi lebih 900 miliar USD. Microsoft ( produsen software ) yang membuat founder-nya, Bill Gates jadi orang terkaya kedua di dunia dengan kekayaan lebih 89 miliar USD. Mark Zuckerberg, lebih 52 miliar USD ( founder Facebook, situs pertemanan ). Jack Ma lebih 34 miliar USD ( founder Alibaba, situs jual beli ). Sedangkan perusahaan ekstraktif seperti Freeport ( perusahaan tambang emas, tembaga terbesar di dunia ) bahkan tak masuk urutan 100 besar, dengan kekayaan 20 miliar USD. Era digital ini, otak cerdas manusia jauh lebih bernilai dari tambang emas terbesar di dunia. So, asah terus otak kita dengan beragam life skills dan love skills. Temukan ‘bongkahan emas’ ( passion, rezeki ) anda dari Tuhan yang juga menciptakan otak Bill, Mark dan Ma.

Sehingga bisa dimengerti jika perusahaan e-commerce/ digital yang mengakusisi perusahaan tambang/ ekstraktif dalam 5 -10 tahun ke depan. Bukan sebaliknya ( duit gak ngejar untuk membelinya ). Setelah proses produksi diefesien-kan, perusahaan e-commerce bisa lebih mengefesienkan dari segi delivery, sehingga harga di konsumen lebih terjangkau ( affordable ) sesuai pasal 33 UUD 1945.

Upayakan, harga jual listrik ( perusahaan ekstraktif yang menjual batubara dalam bentuk listrik ) ke konsumen/rakyat kecil sebanyak 60-70%-nya bersaing dengan harga gas 3 kg. Medco, perusahaan yang akan bikin PLTSurya di beberapa daerah ( wakilnya hadir di acara EC ). Menteri Jonan yang memasang panel surya di atap rumahnya ( roof top, berkapasitas 15.400 kilo watt ) menyarankan stasiun TV besar seperti MetroTV juga memasang panel surya sehingga jadi pioner media dalam green building ( setelah sebelumnya pertama fully digital ). PLN takkan terganggu penjualan listriknya, karena produksinya baru 55,4% dari kebutuhan rakyat. Jual gas sebelumnya B to B ( bisnis to bisnis ) atau B to G ( bisnis to government / pemerintah ), tapi nanti kalau jual listrik ke rakyat konsumen harus tanya ke SKK Migas dulu. Kalau menteri ESDM setuju dengan harga jualnya, baru listrik itu dijual ke rakyat ( ada UU Kelistrikan dan UUD 1945 yang harus dipatuhi )

Fasilitas yang butuh listrik sangat besar seperti smelter ( pemurnian ) nikel, dll, pengusaha boleh bangun PLTA sendiri. Untuk mendekati harga keekonomian, pengusaha swasta listrik di acara EC minta substitusi ( pengganti tax & royalty ) agar bisa mengeksplor SDA lain yang masih melimpah di Indonesia. Menteri akan mengupayakan keringanan tsb/ insentif jika perusahaan tambang bisa kerja makin efesien sehingga listrik bisa diantar ke konsumen lebih terjangkau lagi.

Tahun 2020 nanti, Perancis melarang batubara sebagai bahan bakar ( karena polusi, dampak lingkungan ). Minyak sawit bisa langsung jadi BBM, namun Uni Eropa mencoret minyak sawit sebagai bahan baku BBM ( karena cenderung merusak hutan seperti cara buka lahan dengan membakar pepohonan demi menekan biaya produksi. Kasihan orang utan dan satwa lain yang terbakar hidup-hidup karena kesembronoan manusia rakus itu ).

Well, minyak sawit juga batubara hanya sementara di Indonesia. Kita perlahan, bertahap beralih ke energi listrik untuk menggerakkan mesin peradaban kita, karena listrik bisa dibangkitkan dengan berbagai cara :
1. Angin mamiri ( seperti PLTB Jeneponto di Sulsel yang warganya keturunan pelaut ulung dengan kapal berlayar terbesar di dunia saat itu/ Phinisi. Sriwijaya di Sumsel juga negeri maritim adidaya masa lalu yang jago menaklukkan angin dan ganasnya ombak samudera ) jadi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu ( PLTB ).
2. Sinar matahari ( negeri tropis khatulistiwa kita ini bermandikan cahaya matahari sepanjang tahun ) jadi PLT Surya.
3. Air ( 75% wilayah Indonesia berupa perairan ) jadi PLTA.
4. Panas bumi ( geothermal, negeri “ring of fire” kita ini selain tak jarang dilanda gempa, tsunami, letusan gunung, juga menyumbang potensi panas api magma yang besar sekali ) jadi PLT Panas Bumi.
5. PLTN ( tenaga nuklir dari tumbukan inti atom. Kita sudah punya 3 reaktor nuklir yang bisa ditingkatkan menjadi pembangkit listrik yang sangat efesien. Setahu saya, diagnosa TB/ tuberculosis sekarang bisa lebih akurat dengan memanfaatkan teknologi berbahan uranium yang juga berlimpah di sini. Namun jika pengawasan dan disiplin kita dalam merawat apa yang kita bangun masih belum prima, alternatif PLTN ini sebaiknya ditepis dulu. Kalau sampai bocor, radiasi radio aktif-nya butuh waktu ratusan tahun untuk mengurangi ekses merusaknya, seperti kelahiran cacat, kontet, kanker, hewan jadi buas atau mati, sumber air tak bisa diminum, udara dihirup bikin sesak nafas, koreng borok yang tak sembuh, dsb ).

Pantas Altantis dulu jadi negara digdaya yang pertama di muka bumi, karena punya ketahanan energi yang dahsyat sekali. Kita pun bisa adidaya lagi ( tahan energi dan tahan pangan ) dan disegani dunia, tapi kali ini kudu rendah hati agar Allah tetap ridho dan kita bisa sustain/ bertahan hingga akhir dunia. Amiin. Blog ini, “Madani & Manusiawi” benang merahnya seperti itu. Kuat tapi humble. Manusia/ masyarakat terhebat ( or great people ) kan yang paling kuat mengendalikan hawa nafsunya. Setuju ?

FESTIVAL BUNGA SAKURA DI KOLAM PENGENDALI BANJIR.

1 April 2019, diselenggarakan Festival Bunga Sakura di kawasan monas Washington, DC, kata Ariadne Budianto dan Rendy Wicaksana, host VOA ( Dunia Kita, MetroTV, 7/3/2019 ). Bunga Sakura itu awalnya dihadiahkan pemerintah Jepang tahun 1912 sebagai tanda persahabatan kedua negara. Bunga tsb ditanam di pinggir kolam buatan. Ada 50 even kota digelar di sana, termasuk Festival Layang-layang dari berbagai kategori, sehingga ratusan ribu yang datang merayakan datangnya musim semi, tak hanya menikmati mekarnya Sakura dan indahnya telaga, namun juga disuguhi atraksi dari beragam budaya warga AS asli dan migran yang berasal dari berbagai belahan bumi. Forum integrasi warga kota.

Di Utah, juga beberapa desa lain mengalami super blossom bunga cantik yang menarik banyak pengunjung, bahkan sampai memacetkan jalanan di era medsos ini, karena para pengunjung berebut ingin swafoto/ selfie untuk diunggah di akunnya masing-masing. Berita cepat menyebar dengan smartphone di tangan. Seperti alat lainnya, internet juga membawa kerusakan di tangan orang yang susah diatur. Mereka memarkir kendaraan di sembarang tempat hingga menambah macet jalan ( disamping kurangnya lahan parkir karena tak menyangka diserbu secepat itu ). Sebagian lain membuang sampah seenaknya, mengotori sumber air lingkungan setempat, juga menginjak bunga-bunga itu. Pemda/ pengelola lalu mengenakan tiket masuk sebesar 10 USD dan mendenda orang yang menginjak bunga atau memetiknya.

Masjid Raya Jabar di atas kolan retensi / Danau Gedebage, bakal jadi spot wisata baru. Apalagi ditanami bunga cantik di tepian danau.

Festival bunga juga bisa diterapkan di sekitar kolam retensi ( penampung limpahan air hujan/ pengendali banjir ) di Gedebage, Ngawi, Sentani atau kawasan rawan banjir lainnya. Bisa digelar even daerah atau budaya untuk menarik lebih banyak pengunjung ( jaga kawasan pengendali banjir itu tak berubah pemukiman. Pemda tetap disiplin dengan fungsi ekologis kawasan tsb. Nyawa tak bisa diganti dengan uang. Kompensasi produktivitas kawasan tsb bisa diambil dari even tahunan yang digelar di sana ). Wah, jadi spot wisata baru nih. Terinspirasi ?

SEGITIGA REBANA : CIREBON-SUBANG-MAJALENGKA. Aerocity will come..

Kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jabar bagian timur ini sedang dimatangkan konsepnya tahun ini oleh Gubernur Ridwan Kamil bersama jajarannya ( pemprov Jabar ). Kawasan ini sebelumnya terendah tingkat kesejahteraannya di Jawa Barat. Namun setelah Bandara Internasional Kertajati di Majalengka resmi beroperasi, Pelabuhan Internasional Patimban di Subang mulai dibangun, dan Alun-alun Cirebon ( kota kaya cagar budaya/ keraton Kasepuhan ) sedang dirancang, maka kawasan ini diprediksi jadi segitiga emas yang paling maju, paling futuristik dan paling luar biasa di Jabar, kata Emil.

Kawasan Jabar bagian barat sudah jenuh industri ( Jababeka ) sampai banyak pengusaha/ Apindo berniat pindah, juga karena upah buruh yang terus naik tiap tahun di sana, membuat mereka tak bisa sustain ( bertahan/ berkembang ). Mereka mengincar Jabar timur atau Jateng. Kang Emil yang juga komandan Citarum Harum Juara berniat merelokasi sejumlah pabrik yang berjejalan di sepanjang sungai Citarum dan membuang limbahnya sembarangan ke aliran sungai terpanjang di Jawa Barat ini.

Para pengusaha itu ingin kawasan Rebana ditata sebagai Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) yang diberi kemudahan oleh pemprov dan pemerintah pusat dalam perizinan dan perpajakannya. Sedang Emil berupaya membangun fasilitas IPAL ( pengolahan limbah ) khusus sehingga pabrik tak perlu punya IPAL sendiri-sendiri seperti di Citarum yang kurang terawat. Lebih efesien.

Semua industri padat karya yang tersebar di Jabar, rencananya akan direlokasi ke Segitiga Rebana ( saya dengar, Bandara Kertajati akan jadi pusat pengiriman kargo e-commerce. Juga ada niat membuat sirkuit balapan untuk lebih menghidupkan kawasan tsb ). Pelabuhan Patimban juga berorientasi ekspor. Tahun 2020, Segitiga Rebana dimulai konstruksinya ( dibangun ). Tahun 2021, industri sudah bisa pindah menempati lokasi barunya dengan lembaga khusus/ badan otorita yang mengelola/ menghela/ memanajemeni segitiga emas unggulan Jabar tsb.

( di acara EMI/ Editorial Media Indonesia, MetroTV, ada penelpon/ pengusaha mebel rotan dari Cirebon yang kerap menelpon/ mengeluh dan menyalahkan Jokowi soal kurangnya pasokan bahan baku rotan di Cirebon. Lalu, di acara lainnya membahas manfaat Trans Jawa, terungkap bahwa keberadaan tol mulus itu telah meningkatkan volume ekspor rotan Cirebon berkali lipat. Menyusul semalam, menteri Jonan menghimbau pengusaha batubara untuk menjual bahan jadi/ listrik ke konsumen. Begitu gencarnya ekspor batubara sampai kebutuhan dalam negeri tak terpenuhi, berimbas industri kita jadi kurang kompetitif di pasar global, karena tak bisa melayani pemintaan besar karena ketiadaan bahan baku. Setahu saya, ada UU Pemda teranyar/ Otda yang memberi kewenangan kepda provinsi memberi izin pengelolaan SDA ( tambang, hutan produksi ). Bukan lagi kepda kota/ kabupaten seperti sebelum tahun 2014. Bisakah bahan baku rotan itu diprioritaskan untuk pengusaha mebel dalam negeri yang berorientasi ekspor ? Hasil dolar-nya kan lebih banyak ( PAD ) daripada bahan mentahnya yang diekspor kan ? Kalau tak terserap pasar dalam negeri, sisanya baru diekspor. Supaya Jokowi gak terus jadi kambing hitamnya pak Sun***, karena kewenangan presiden juga dibatasi UU/ Otda. Nuhun )

Segitiga Rebana bukan merupakan kawasan terhampar di satu tempat, tapi meliputi beberapa spot di 3 wilayah utama tsb. Ada 10 lokasi yang memenuhi syarat rencana tata ruang wilayah ( RTRW ) kota/ kabupaten yang sudah ditetapkan pemerintah ( diantaranya, bukan hutan lindung, bukan sawah ). Indramayu punya 3 lokasi, Sumedang 1 lokasi, Majalengka 1 lokasi ( Aerocity 3.480 + 9.600 ha ) Subang 4 lokasi ( sekitar 5.500 ha ) dan sisanya di Kabupaten Cirebon. Kajian Segitiga Rebana juga mengintegrasi sistem transportasi dan utilitas-nya ( drainase air hujan, pemipaan air bersih, air kotor, jalur listrik, dsb )

Yang mungkin perlu diantisipasi adalah SDM ASN dan para kepda yang menopang visi Emil tsb. Membangun, merawat, menghuni kota futuristik semacam Aerocity Majalengka perlu sosialisasi luas, edukasi simultan sampai mereka merasa menjadi bagian dari perubahan besar itu ( pembangunan mega proyek. Seingat saya, arsitek Le Corbusier juga pernah membangun kawasan pemukiman baru di India, namun kemudian ditinggalkan karena berjalan lebar antar blok. Tak hommy bagi warga setempat yang terbiasa guyub dengan jalan penghubung yang rapat dan sempit. Jangan lupa fase programing/ berinteraksi intens dengan warga tentang kota/ hunian yang bikin mereka betah tinggal dan merawatnya ). Warga DKI yang relatif sejahtera saja masih susah untuk antri, disiplin waktu, dan tak buang sampah sembarang di MRT. Entah di kawasan futuristik Rebana yang terdengar lebih canggih. Moga-moga warga Jabar timur tak culture shock, dan bisa beradaptasi cepat dengan cita-cita besar Kang Emil ( bade kahiji, provinsi termaju, pan ? ) Ayo, warga Jabar ikut ngabret, Jabar sing Juara !

===============

INFO BANDUNG, JABAR

Ciwidey Valley Resort Hot Spring Waterpark

————————–

INFO LIFE SKILS :

Iklan

Written by Savitri

7 April 2019 at 16:09

Debat Capres 4 : Panglima Tertinggi Ungguli Kandidat Lebih TNI.

leave a comment »

Panggung Debat yang ditonton lebih 70% pemilih. Semoga yang nyoblos pun lebih 70%. Syukur-syukur bisa 90% seperti tahun 1999. Closing statement “persahabatan” anti putus di panggung depan, semoga diikuti panggung belakang : para timses, pendukung, akar rumput. Kita harus bisa !

Debat Capres 4 ( 30/3/2019 ) sudah berlalu. Namun, seperti biasa, ramainya di medsos bisa berminggu-minggu. Sabtu itu bertepatan dengan peringatan Earth Hour, yang di Jabar warganya diminta mematikan listrik selama sejam mulai pukul 21.30 WIB. Lalu dilanjutkan after show tentang Debat di MetroTV yang baru berakhir tengah malam.

Closing statement kok kayak gini, cetus Prabowo seraya terkekeh, setelah Jokowi memulai dengan rantai sepedanya yang putus namun persahabatannya yang takkan putus ( Insya Allah ) dengan Prabowo. Adem.

Entah panggung depan yang rukun di akhir Debat itu diikuti timses, pendukung dan akar rumput, atau tidak. Gelap. Wibawa/ kharisma negarawan sungguhan mestinya tercermin/ diikuti para pengikutnya. Jika lidah masih tajam, bahkan sampai mengancam ‘people power’ dan mendiskreditkan MK ( ala AR si biang sensasi ), kita pertanyakan leadership kandidat itu.

Ya, ini juga soal sudut pandang berbeda dalam mengelola negara. PS mengeritik budaya ABS ( asal bapak senang ) di rantai komando TNI dan rapuhnya pertahanan Indonesia jika pasukan musuh sampai menginvasi pulau terluar Indonesia. Rp 107 triliun ( yang lain bilang Rp 108, 4 triliun ) anggaran hankam kita ( 0,89% PDB, 5% APBN ). Mestinya 2% PDB, 30% APBN seperti Singapura, kata PS berapi-api ( maklum keturunan Banyumas, bataknya Jawa, katanya di Closing )

Lain lagi menurut Yenny W : kekuatan hankam kita nomor satu di Asia Tenggara ( Singapura, Australia, Israel pun kalah ) dan nomor 15 dunia menurut Global Force Index ( MetroTV, 30/3/2019 ). Kesejahteraan prajurit Indonesia lebih baik dari anggota pasukan AS yang menempati urutan satu GFI, karena ada tunjangan kinerja prajurit sampai 70% gaji. Untuk kekuatan dasar ( minimum essential force ) sudah dilaksanakan pemerintahan Jokowi. Percuma alutista canggih, jika prajuritnya tidak sejahtera, mereka kan yang menggerakkan mesin perang itu. Sejumlah radar sudah dipasang men-cover wilayah darat, laut dan udara nusantara sehingga TNI segera tahu jika ada kapal asing menerobos teritori Indonesia tanpa izin. Sejumlah pasukan berjaga di beberapa tempat yang mudah dimobilisir untuk menghadang kapal dan pesawat yang melintasi perbatasan kita tanpa permisi. Intel aparat sigap berjaga sejak di desa-desa Indonesia sampai di New York, tempat intel AS-Israel si penggila perang dan konflik ( menguping percakapan para diplomat asing dan sekjen PBB di markasnya ).

Seingat saya, mendiang Cak Nur pernah menulis, bahwa tak ada negara asing yang mampu mengalahkan Indonesia dengan perang terbuka ( oleh karena bangsanya terkenal patriotis, lebih 400 ribu prajurit cadangan siap tempur, tak pernah takluk dengan pengalaman 350 tahun mengusir penjajah, lebih 500 ribu prajurit kita terlatih teknik gerilya melebihi Vietnam yang mengalahkan AS, dengan hutan kita yang jauh lebih lebat, dengan anggaran hankam kita yang terus bertambah dari tahun ke tahun. Setelah infrastruktur ekonomi tahun 2014 fokus dibangun, indeks pembangunan manusia akan fokus ditingkatkan tahun 2019, menyusul infrastruktur hankam, termasuk kapal selam yang bisa meluncurkan peluru kendali berhulu ledak, jika sudah waktunya kita memerangi zionis Israel. Apa boleh buat. We’re born for that ).

Yang mungkin melemahkan justru serangan dari dalam, yaitu cara beragama yang sempit ala doktrin Takfiri, jelas Cak Nur ( yang sudah terbukti menghancurkan Afganistan, Irak, Libya, Suriah, Yaman ).

Itu sebabnya, para think tank hankam kita memilih ( fokus lebih dulu pada ) pengembangan teknik perang cyber/ digital agar pasokan listrik tidak bisa disabotase musuh seperti yang sedang terjadi di Venezuela. Agar sistem IT di bandara, pelabuhan dan instalasi militer tidak di-hack musuh seperti yang sudah terjadi di Yaman. Agar sistem IT KPU tak lagi bisa disadap/ diretas lalu WNA yang tak diloloskan disdukcapil tak bisa nongol di DPT, lalu pion Neocon AS di sini tak nuduh KPU curang, lalu tak mengancam aksi massa, sekaligus tak meremehkan MK dan penyelenggara pemilu.

Musuh dalam selimut, yang paling berbahaya. Ingat Uni Soviet bubar, bukan karena alutista mereka yang balapan dengan AS canggihnya, tapi gaya hidup bebas yang menyihir kaum mudanya ( liberal-kapitalis ). Soft power lebih bahaya daripada hard power. Politisasi agama lebih bahaya dari kapal berhulu ledak nuklir. Itu sebabnya saya mengingatkan berulang kali di blog ini agar para kontestan dan Bawaslu menghentikan politik SARA yang memecah belah bangsa. Itu sebabnya, aparat hankam fokus mengantisipasi perang jenis ini ( perang pemikiran/ informasi ) yang sudah di depan mata.

Akun Dina YS di FB

PS baper disindir diplomat asing waktu dibilang Indonesia yang ‘great potensial’ ini cuma jadi ‘great potensial’ atau ‘Mr. Nice Guy’ dalam diplomasi global ( memediasi konflik antar negara, seperti etnik Rohingya versus pemerintah Myanmar yang dikuasai junta militer ). Di Q & A ( MetroTV, 31/3/2019 ), menlu Retno Marsudi menjelaskan kenapa kawasan Asia Tenggara relatif stabil dibanding kawasan lainnya di dunia. Itu karena Indonesia di ASEAN yang berperan aktif mengupayakan perdamaian dunia. Para prajurit TNI disegani dan langganan ( diminta banyak negara ) menjaga keamanan daerah konflik sebagai pasukan perdamaian PBB. Bebas nonblok dan aktif energik sampai 144 negara PBB memilih Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk ke-4 kalinya. Mantap kan ?

Apalagi jika postur anggaran kita sudah cukup untuk membangun infrastruktur hamkam ( ada kapal selam berpeluru kendali, juga instalasi penangkal rudal nuklir musuh ), jurus mediasi/ soft power kita akan makin bertenaga dengan hard power sebagai back up menekan negara bandel agar mematuhi resolusi PBB atau melindungi kemanusiaan, seperti Israel yang sudah ratusan kali melanggarnya.

Yang dilakukan Jokowi tentang alutista TNI saat ini hasil kompromi politik anggaran sesuai budget yang ada. PS selamanya akan menjadi kritikus besar, tapi bukan problem solver yang memenangkan hati rakyat, kata Yunarto W ( ketua Charta Politika ). PS melamar posisi presiden, bukan menteri pertahanan, sehingga mestinya ia bisa melihat postur anggaran yang ada, tak cuma minta anggaran hankam diperbesar. Selama ini PS bicara Rp 1000 triliun anggaran negara yang bocor tiap tahun, tapi selama itu pula ia tak pernah bicara solusi detail cara mengatasi kebocoran tsb.

Negara yang menang saat ini adalah yang cepat, bukan yang kuat, kata Jokowi. Mal pelayanan publik ( Dilan, digital melayani ) untuk good governance, salah satunya. Korupsi di tiap tahap cara tatap muka sebelumnya, bisa diminimalisir dengan cara Dilan. Kebocoran bisa berkurang, konkritnya.

Well, itu yang bisa saya tangkap dari Debat Capres di hari Earth Hour kemarin. Dari survei, kembali Jokowi dinilai lebih unggul karena terlihat lebih kalem, menginisiasi persahabatan, solutif dengan data valid seabreg, bukan normatif bergaya orator ulung seperti PS. Sekali lagi, substansi lebih penting dari gempita emosi. Sederhana tapi bermakna, itulah Jokowi.

Pemilu di hari Rabu, 17 April 2019, dekat long weekend ( Jumat Suci ) menjadikan Kamis hari kejepit nasional yang menggoda sebagian warga memilih berlibur panjang. Angka golput pileg menurun dari 29 ke 24% di pilpres 2014. Angka golput pilpres konstan naik jadi 28% tahun 2014. Jika digabung pileg pilpres dekat harpitnas, entah berapa angkanya. Coblos 5 kertas suara dulu, baru liburan ya, teman… dunia melihat antusiasme kita, bangsa Indonesia, berdemokrasi ( target golput di bawah 20% semoga tercapai. Amiin.. )

=====================

INFO MEDSOS :

Arief Budiman, ketua KPU, di tengah pusaran pemilu tersulit di dunia 17/4/2019. Semoga sukses, aman terkendali, ya Pak..

Jokowi & cucu.

Written by Savitri

2 April 2019 at 13:13

Banjir Bandang di Sentani, Papua. Stop Pembalakan Hutan dengan Paket Wisata Alam, Buku Siaga Bencana, Mitigasi Bencana.

leave a comment »

Gunung Cycloop (Siklop) Jayapura, Papua sebelum bencana banjir longsor Sentani.

Malam minggu kelabu di Distrik/ Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua ( 16/3/2019 ). Diawali hujan deras mengguyur daerah Jayapura sejak pukul 18 WIT. Disusul meluapnya banjir bandang di Sentani sejak 21.30 WIT. Lebih 70 jasad bergelimpangan setelah diterjang banjir segera dievakuasi Tim SAR Gabungan ( Basarnas, Polri, TNI, BNPB, BPBD, relawan ) ke Rumah Sakit Yowari Sentani, PKM/ puskesmas Sentani, dan RS Bhayangkara Polda Papua ( tempat semua jasad itu nantinya diidentifikasi polisi DVI ). Korban longsor di Ampera, Kota Jayapura dievakuasi ke Rumah Sakit TNI Marten Indey di Jayapura, untuk selanjutnya ditangani tim medis yang dikoordinir Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua.

Sekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani. Belum semua daerah terdampak bencana dapat dijangkau karena tertutup pohon, batu, lumpur dan material banjir bandang, kata Sutopo, humas BNPB ( Minggu pagi, 17/3/2019 ). Kepala BNPB telah melaporkan kepada Presiden dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang di Papua.

Pesawat Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani dan helikopter pun rusak diterjang banjir bandang. Pesawat udara PAL P-750 XSTOL milik Cenderawasih Air bernomor registrasi PK-BSF itu disapu banjir bandang di Sentani. Banjir di Bima dan Dompu memutus jembatan antar desa. Listrik di Sentani padam. Banjir bandang menerjang Kampung Kemiri ( Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani ) dan 9 kelurahan yaitu Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, Nesmanuri.

“Mama’ Siklop menangis. Air matanya mengalir deras ke Danau Sentani. Menerjang lebih 70 warga Kabupaten Sentani yang berada di tepian 4 sungainya hingga tewas tersapu banjir bandang itu. Lebih 4000 korban terdampak mengungsi. Apa daya sekarang ?

Kisah lama berulang. Tahun 2007 pernah terjadi banjir dan longsor di sana. Kala itu 2-3 orang saja yang tewas, kata pemirsa EMI ( 18/3/2019 ). Sudah ada 3 UU yang mengatur kehutanan, perlindungan hayati, tata ruang ( batas hutan lindung, hutan sosial ) plus perda ( tahun 2015 ) di hutan terluas di Indonesia itu ( 31.500 hektar ). Namun faktanya, terjadi penggundulan sekitar 12 hektar tiap tahun di Siklop oleh para perambah hutan dan pendatang, hingga saat hujan deras selama 7 jam kemarin ( Sabtu, 16/3/2019 ) kerusakan Siklop sudah hampir 10.000 hektar luasnya. Pecahlah ‘tangis Mama’, tak terbendung lagi. Gelondongan batang pohon hasil penebangan liar meluncur ke bawah menabrak apa saja yang dilewatinya.

( hujan lebat dan lama di kawasan datar seperti Jawa, air meninggi perlahan hingga relatif bisa diantisipasi. Di Gunung Siklop yang berlereng curam, hujan deras yang tak tertahan hutan yang gundul, meluncur seperti air terjun dengan kecepatan tinggi menerjang pemukiman di bawahnya tanpa ampun. Bencana banjir bandang di Sentani, Jayapura sudah diprediksi para peneliti sebelumnya sehingga muncul gerakan tanam 5000 anak pohon pada 5 April 2019 nanti ( digagas Wantanas ). Para tetua adat juga mendukungnya. Namun rencana tsb lagi-lagi keduluan hujan deras 7 jam itu.

( deja vu rencana gubernur Banten yang akan merelokasi rumah/ kios warga tepi pantai, tapi keduluan tsunami Selat Sunda dipicu longsoran tubuh GA. Krakatau )

( Badan Geologi sudah memetakan daerah likuifaksi sejak tahun 2012 di Sulteng, tapi karena tak melakukan mitigasi maka berujung celaka ( bencana Palu, Sigi, Donggala tahun 2018 ).

Hutan lindung tetap hutan konservasi, demo Walhi di jalanan ibukota tempo hari. Konkritnya, beritahu batas tegas hutan lindung ( sama sekali tak boleh diutak atik warga, keberadaan vegetasi, flora, faunanya ) dari hutan sosial ( warga masih bisa tanam kopi, teh, palawija di sela/ antara pohon seperti tumpang sari, tapi dilarang menebang pohon peresap air, dilarang membunuh satwa, vegetasi yang dilindungi negara termasuk dilarang merusak habitatnya ). Perbanyak polisi hutan untuk menegakkan aturan tsb ( 3 UU + 1 perda ). Rumah para perambah hutan direlokasi, juga rumah warga di dekat 4 sungai yang berhulu di Siklop karena hujan intensitas tinggi mungkin masih turun ( banjir susulan ) dan reboisasi hutan butuh waktu tahunan hingga akar tunjangnya cukup kuat menahan sapuan air permukaan. Keruk dasar sungai ( normalisasi ) secara rutin/ periodik terlebih jika terlihat gejala penggundulan hutan dan pembuatan pemukiman baru dekat sungai.

Warga di bantaran sungai cenderung membuang sampahnya ke sungai sehingga mendangkalkan/ mengecilkan kapasitas tampung air hujan yang melaluinya dan berbuah petaka baginya, keluarga dan tetangganya. Sosialisasikan, ingatkan warga terus menerus agar tak membuang sampah ke sungai, sampai menjadi habit/ kebiasaan baru dengan kesadaran penuh. Jika tak bisa begitu ( ogah berkomitmen buang sampah pada tempatnya ) maka segera relokasi mereka ke tempat baru yang jauh dari sungai. Kita sedang kejar-kejaran dengan dampak kerusakan lingkungan dan cuaca ekstrim ( perubahan iklim, pemanasan global ). Gubernur dan para kepala distrik harus lebih pro aktif menjaga dan mengingatkan warganya. Polda Papua lebih berani bertindak menghentikan para pelanggar/ perambah hutan ( individu maupun perusahaan ). Pangdam Papua bisa menormalisasi 4 sungai dari Siklop, mengadaptasi program Citarum Harum Jokowi yang dilaksanakan Pangdam Jabar ( Doni, kini Harto ) bersama Gubernur Emil dengan menormalisasi Sungai Citarum ( terpanjang di Jabar ) agar hujan besar yang sudah kodrat alam itu tak sampai memakan korban nyawa, harta benda terlalu banyak.

***

TRAUMA KORBAN TSUNAMI ACEH

Trauma yang tidak diselesaikan jadi trauma akut ( I’m Possible, MetroTV, 26/1/2019 ). Contoh, Martinus, bocah 8 tahun yang bertahan hidup 21 hari ( dikiranya 3 hari ) di laut saat tsunami Aceh 2004 ( korban tewas sekitar 200.000 orang ). Kini dia berumur 23 tahun, jadi anak asuh CR7 Ronaldo karena difoto pakai kaos/ jersey timnas Portugal saat ditemukan. Martinus nyaris bunuh diri karena melihat seluruh warga sekampungnya tewas ( teror psikis ) kalau saja tidak lihat mobil lewat dan didatangi dua ‘kakek berjubah putih’ yang memberinya makan dan memintanya jangan pernah meninggalkan sholat, lalu lenyap seketika ( seperti saya yang didatangi kakek bersorban ).

Meski sudah 15 tahun berlalu ( melalui trauma healing ), ia masih trauma melihat laut biru, hijau dan dalam.

***

MENYETOP PEMBALAKAN HUTAN DENGAN PAKET WISATA ALAM.

Ritno Kurniawan, pemuda lulusan pertanian UGM, merintis Lubuk Agung Adventure ( LAA ) untuk menyetop pembalakan liar yang 80% dilakukan warga desanya pada hutan lindung Gamaran. Mereka dialihkan untuk sadar wisata dan jadi pemandu/ guide wisatawan atau buka 20 warung, yang hasilnya lebih besar ketimbang menebang kayu, setelah keindahan alam dikemas apik. Ada paket rafting/ arung jeram, mancing dengan membeli panah tembak buatan warga seraya melihat burung langka, menjelajahi hutan dan kemping ( bisa ditambah kursus mencari makanan dari hutan untuk survival ).

Sekitar 20% wisatawan datang dari mancanegara. Tahun 2013, Ritno merintis promosi LAA di akun Facebook, Twitter, instagram hingga kini sudah lebih 80.000 wisatawan yang datang berkunjung. Tak sia-sia usahanya selama 5 tahun, berjuang gigih tiap hari akhirnya membuahkan hasil ( Kick Andy, 2018 ). Adakah putra Papua di Sentani, Jayapura, lulusan perguruan tinggi yang tertarik mengikuti jejak Ritno ? ( jadi pahlawan untuk desanya )

***

BUKU SIAGA BENCANA

Ada buku siaga bencana yang bisa diakses di website BNPB. Potensi bencana tahun 2019 adalah banjir, longsor, puting beliung ( hidrometeorologi ). Kalimantan disebut rawan bencana kebakaran hutan dan banjir bandang ( karena tak ada patahan bumi dan gunung berapi ). Sekitar 2500 bencana diprediksi terjadi tahun 2018 di Indonesia dari 127 gunung api dan lebih 300 sesar gempa aktif.

( sebagian kita lihat di TV sudah terjadi di berbagai daerah ). Yang terbanyak Jateng, lebih 500 bencana. Kenali daerahmu dan siagakan dirimu mengantisipasi potensi bencananya. Di Jatim, ada mitigasi ( upaya mengurangi dampak bencana ) 20:20:20 ( jika gempa 20 detik, harus lari dalam 20 menit, ke bukit ketinggian 20 meter atau lebih ) ( On The Spot, Trans7, 9/1/2019 )

Tahun 2018 disebut tahun bencana ( meski lebih sedikit bencana yang terjadi dibanding tahun 2017, tapi memakan korban lebih banyak ). Rp 260 triliun anggaran bencana Jepang. Indonesia hanya Rp 6 triliun ( padahal luas wilayahnya berkali-kali lipat, juga kerusakan lingkungannya ). Sesudah otonomi daerah ( otda), kepala daerah mesti lebih proaktif mengantisipasi bencana, tak terus menyalahkan kepala negara seperti pemirsa dari Cirebon ( bencana, korupsi, kemiskinan, dst, apa saja disalahkan ke presiden, protes pemirsa dari Jember ). Teknologi bencana di dunia saat ini sudah bisa memprediksi cuaca sampai hari dan jamnya ( hujan, cerah, mendung berawan ). Untuk cuaca harian saja BMKG tak jarang meleset, apalagi memprediksi gempa, tsunami, letusan gunung, banjir dan longsor karena berbagai kendala alat dan kualitas SDM, sehingga warga perlu belajar kearifan lokal juga dalam mengendus bencana demi survival diri dan keluarganya.

***

Kita turut berduka atas musibah ini. Semoga korban dan keluarga terdampak bencana dikuatkan Yang Maha Kuasa, dan warga Papua sungguh-sungguh mengambil pelajaran berharga kali ini. Jangan buang sampah sembarangan, jangan menyakiti ‘Mama’ lagi ( jangan menebangi hutan lindung ). Karena mereka yang pergi tak bisa kembali. Cukuplah kematian sebagai nasehat.

*******************

INFO BANDUNG, JAWA BARAT :

Mulai hari ini semua mobil yang masuk Balai Kota Bandung harus bawa tempat sampah dan lolos uji emisi gas buang kendaraan. Hal ini untuk menguatkan gerakan Kangpisman dan pelaksanaan Perda no.9 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah ( LPS PRSSNI, 18/3/2019 )

Kang Emil memberi pengarahan pada kontraktor pelaksana Masjid Raya Jabar

*********************

INFO MEDSOS :

TAGANA PANDEGLANG

“Kalau ada gempa lindungi kepala, kalau ada gempa masuk ke kolong meja.
Kalau ada gempa hindari kaca, kalau ada gempa pergi ke titik kumpul.”

Ini panduan yang dikemas sebagai syair lagu untuk murid sekolah dalam simulasi program Tagana Masuk Sekolah di Pandeglang, kemarin.( Jokowi, 19/2/2019)

https://t.co/tj2ZIHFyVG

JOKOWI TINJAU TAGANA HABIS DEBAT CAPRES 2

Sebelum pukul delapan pagi ini, saya terbang dengan helikopter dari Bogor, dan mendarat di Pandeglang.
Di Banten, saya antara lain hendak melakukan peninjauan sosialisasi program Tagana Masuk Sekolah (TMS) sekaligus menyaksikan simulasi tanggap bencana.

Selamat pagi. https://t.co/4bkeqEtAMr

DESA NELAYAN

Inilah wajah Desa Sumber Jaya, Bengkulu, satu dari sebelas lokasi proyek penataan kawasan permukiman nelayan yang sudah dimulai sejak 2016. Kampung ini lebih tertata, kapal nelayan dapat sandar dengan baik.

Pemerintah mengupayakan seluruh kampung nelayan ditata seperti ini. ( Jokowi, 16/2/2019)

https://t.co/pUoRng8evi

******

84 unit rumah type 36 untuk nelayan telah selesai pembangunannya. Lokasi : Kel Kaduhu. Kec Sorongi Timur-Sorong, Provinsi Papua Barat.( Fadjroel Rachman, 22/2/2019 )

@KemenPU @KemenBUMN https://t.co/RewMbq0J2T

KREDIT MIKRO NELAYAN

Selamat hari Minggu, #KawanKabinet!
Sebanyak 9.535 nelayan di 107 Kabupaten/Kota telah menerima manfaat dari Pembiayaan Mikro Nelayan sebagai solusi mudah permodalan berbagai usaha dan kelautan. ( setkab, 10/3/2019)

#SetkabAkhirPekan #FaktaData

Sumber: KSP “Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK” https://t.co/UnNiL8A6dr

TEROWONGAN NANJUNG

Sudah direncanakan 15 tahun lalu, Terowongan Nanjung baru kita kerjakan tahun 2017. Padahal, terowongan ini penting untuk mengatasi penyempitan alur Sungai Citarum di daerah berbukit Curug Jompong. ( Jokowi, 10/3/2019)

Terowongan Nanjung salah satu upaya mengendalikan banjir di Bandung Selatan. https://t.co/FvByEkad8N

TEROWONGAN CURUG JOMPONG

Progres per hari ini, proyek 2 terowongan Curug Jompong sepanjang 220 meter untuk mengakselerasi aliran sungai Citarum saat sedang pasang, dalam rangka mengurangi potensi banjir Bandung Selatan. Doakan semoga lancar dan selesai tahun ini.( Ridwan Kamil, 9/3/2019)

https://t.co/tAwyPIGQiF

HUTAN SOSIAL

Pemerintah menyiapkan 12,7 juta ha lahan untuk diserahkan kepada rakyat kecil dalam program perhutanan sosial. Sebanyak 2.53 juta ha sudah dibagikan di berbagai daerah.

Program ini untuk menurunkan ketimpangan sosial dengan memberi akses legal pengelolaan hutan selama 35 tahun.( Jokowi, 27/2/2019)

https://t.co/AF3qsT3xlg

EKONOMI PAPUA DIPERCEPAT

#KawanKabinet, percepatan pembangunan ekonomi Papua dan Papua Barat dilakukan dengan membangun infrastruktur dan konektivitas untuk membuka keterisolasian antar daerah melalui jalan Trans Papua.
#FaktaData #SetkabAkhirPekan

Sumber: KSP “Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK” https://t.co/hQq1rDaTIV

ORANG UTAN DITEMBAK

Inilah induk orangutan Sumatera yang tubuhnya luka parah krn benda tajam & ada 74 peluru senapan angin. Anak orangutan umur 1 bulan mati krn kekurangan nutrisi berat dan trauma berat. Sungguh biadab orang yang menyiksanya. Saat ini dalam perawatan BKSDA Aceh. ( Sutopo PN, 13/3/2019)
@KementerianLHK https://t.co/MU6kPdsYA7

Written by Savitri

18 Maret 2019 at 15:22

AA Terjerat Narkoba. Tambang Emas Longsor Sulut. Banjir Bandang Jatim. Mau Modifikasi Cuaca BPPT ?

leave a comment »

AA TERJERAT NARKOBA. DARURAT PARLEMEN ?

Orang lain yang ketahuan mengkonsumsi narkoba dihukum. Jika kali ini ada tokoh yang melakukan hal yang sama tak diapa-apakan, rasa keadilan terancam, juga rusak fungsi hukuman utk mendidik orang yang sesat. ( Goenawan M, 6/3/2019 )

Gak nyangka, AA yang sesumbar gak pernah bohong dalam mengkritisi pemerintah ternyata bohong abis dalam banyak sensasinya ( termasuk 7 kontainer surat suara dicoblos ). Kemarin dia tertangkap petugas BNN di kamar hotel bersama wanita ( keduanya positif narkoba ) dengan alat bong ( penghisap narkoba/ shabu/ golongan 1 ) dan pintu kamar mandi yang rusak ( mencoba membuang barang bukti ). Dari tes ( rambut ? ) diketahui AA sudah beberapa kali/ lama mengkonsumsi narkoba. Di hotel di Jakbar, mantan aktivis itu lagi sial, kena gerebek. Apa darurat narkoba sudah merambah Senayan ?

Masa SBY ( diduga Henri Yosodiningrat, ketua LSM Granat, di Prime Time News, MetroTV, 5/3/2019 ), peredaran narkoba sudah menembus istana karena ada dokumen terkait narkoba yang hilang, Corby ( anggota sindikat narkoba internasional/ Bali Nine ) diringankan hukumannya, berdampak pengedar narkoba berikut menirunya, minta keringanan. Jadilah Indonesia darurat narkoba ( jadi sasaran penyelundupan dan produsen narkoba di Asia )

( pembawa 7, 5 gram narkoba di Malaysia dihukum mati )

BNN lalu melakukan penilaian ( asesmen ) terhadap ex-wasekjen Dmk itu dan hasilnya AA diputuskan bukan pengedar, tak ditahan, cuma diminta ikut program rehabilitasi pecandu, dan dikenai wajib lapor ( bikin iri pecandu lain, juga RS pelaku hoax aniaya opas )

Asep Wiryawan menyayangkan keputusan BNN yang tak memproses hukum AA meski sudah kedapatan bersama alat bong dan urine-nya positif. Berbeda dengan para artis dan pecandu lainnya yang disidang di pengadilan dulu, baru diputuskan di penjara atau direhab ( atau keduanya sekaligus dengan masa penjara dikurangi masa rehab ). Ini jadi bisa jadi preseden buruk. Generasi muda kita yang akan dihancurkan oleh sindikat narkoba internasional, akan cenderung menggampangkan bahaya narkoba. Ah, paling direhab. Mantan pecandu juga berpikir begitu, ah fly lagi, paling direhab, sehingga siklus narkoba tak pernah berhenti, sindikat narkoba kian menggurita, karena selalu ada konsumen yang butuh dan tak pernah kapok. Setelah meraksasa, parlemen, istana dan penegak hukum bisa mudah mereka beli untuk membenamkan negeri ini. Terpikir sampai ke situ ?

“Menguasai” narkoba golongan satu bisa terlihat dari alat bong dan sekian mg shabu yang menempel di situ ( bisa jadi modus pecandu kena razia : menelan narkoba ke perut atau membuang ke closet untuk menghindari jerat hukum, seperti AA ). Belum lagi prinsip “equal before the law” yang tercederai. AA yang sudah 6 kali bikin onar dengan cuitan bombastis-nya bisa melenggang bebas bersama perek di kamar hotel kawasan Jakarta Barat. Enaknya…

Pasal 103 dan 127 UU Narkotika menyebutkan, menguasai narkoba golongan 1/ shabu diancam hukuman 4-12 tahun penjara ( didahului proses pengadilan ) dan atau rehab, kata Asep ( Prime Time News, 6/3/2019 ). Diputuskan di pengadilan, bukan asesmen di kantor BNN. Karena artis, pelawak, masyarakat juga melalui proses hukum dulu, tak langsung rehab.

Program P4GN sudah diteken Jokowi dengan pelaksana kemenkes, kemensos, BNN. Sayang, ketiganya belum punya standar yang sama sehingga kurang gesit/ kompak bekerja mencegah dan menindak peredaran narkoba. Baru 4% dari jumlah narkoba yang masuk Indonesia yang bisa dicegat. Barang bukti narkoba masih belum transparan, apa benar semuanya sudah dimusnahkan ? atau ada sebagian yang diam-diam dilempar ke pasar oleh oknum APH.

Seingat saya, di film “Training Day” yang menganjar Oscar pada aktor Denzel Washington yang berperan sebagai polisi mentor, terungkap praktek penjualan barang bukti semacam narkoba. Di AS yang penegakan hukumnya lebih maju hal itu masih terjadi, apalagi di negeri berkembang. Tak heran peredaran narkoba masih marak di negeri ini dan pecandunya sulit dikurangi karena akumulasi persoalan tsa.

Dari target 100.000. pecandu narkoba dipulihkan rehab, baru 15.000 yang pulih. Tahun 2018 tertangkap 43.000 orang penyalahguna narkoba. Menurut BNN, saat ini di Indonesia ada lebih 5 juta pengguna narkoba. Menyedihkan.

BNN pernah menandatangani MOU dengan parpol untuk mengawasi kadernya dari penyalahgunaan narkoba. Dengan tertangkapnya AA, menandakan MOU itu cuma sleeping beauty.

Survei BNN, hanya 49% masyarakat yang tahu ada program rehabitasi bagi pecandu narkoba dan baru 5% yang mau direhab karena kuatir stigma ‘sampah masyarakat’ disematkan pada mereka seperti penderita Aids/ ODA. Mereka juga tak tahu kalau rehab itu gratis ( dibiayai negara ).

AA yang politisi, juga pejabat publik ( anggota dewan bikin UU ) mestinya dihukum lebih berat dari pecandu biasa. Penyitaan barang bukti harus diawasi betul, agar langsung dimusnahkan, tidak dilempar ke pasar oleh oknum ( EMI, 6/3/2019 )

Heru Winarko, Ketua BNN, mengatakan Indonesia masih jadi sasaran penyelundupan narkoba dan produsen narkoba di Asia. Tim BNN sedang studi banding ke Thailand yang dianggap cukup berhasil mengatasi peredaran narkoba di wilayahnya ( LPS PRSSNI, 9/3/2019 ). Semoga balik ke tanah air lebih smart dan tegas menindak penyalahguna dan pengedar narkoba. Jangan ditunda-tunda hukuman matinya. Masa depan negeri ini dipertaruhkan. Langsung tembak pengedar dan bandar narkoba yang kedapatan menjual narkoba ( gak pake lama ). DOORRR !!

LONGSOR TAMBANG EMAS LIAR, SULUT. Do something, Sis..

Headline News, MetroTV, 27/2/2019 mengabarkan Tim SAR Gabungan dengan kekuatan sekitar 30 orang saat itu menemukan : dari 27 pekerja tambang, 8 orang dipastikan tewas. Mereka mengevakuasi korban longsor tambang emas ilegal ( tanpa izin ) di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara yang dikelola masyarakat ( dari berbagai dusun, tak saling kenal ), sisanya masih terkubur oleh timbunan longsor ( Prime Time News, MetroTV, 28/2/2019 )

Diketahui kemudian, dari 48 korban longsor tambang emas, sebanyak 15 korban selamat, sisanya tewas, selama 10 hari pencarian x 24 jam. Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian setelah tak ditemukan korban lagi di hari ke-10 ( Prime Time News, 7/3/2019 ). Namun sebagian keluarga bertekad melanjutkan pencarian sendiri.

Bupati Bolaang Mongondow ketika diwawancarai host Kania seperti tak bisa berbuat banyak dalam bencana miris tsb, dengan alasan kewenangan perizinan tambang sudah ditarik ke provinsi. Bu Bupati mengatakan ada ratusan penambang liar di kawasan longsor curam tsb.

Kania sampai senewen diberi jawaban seperti itu. Tidak bisakah Bu Bupati meminta aparat setempat untuk menutup tambang liar lalu membuka lapangan kerja baru, atau memberi pendampingan dengan Dana Desa yang digelontorkan hingga Rp 70 triliun ( untuk 75 ribu desa ) tahun ini ? Apa dia jenis kepda yang kurang paham mitigasi bencana ? Pasif, menunggu kejadian bencana longsor jilid 2, dan mengandalkan pihak lain/ Basarnas dkk dari Jakarta ( berperan seperti petugas pemadam kebakaran ) bergelut maut lagi menyelamatkan warga Bu Bupati yang cuma ngomong ‘kalau ada apa-apa pihaknya yang disalahkan’ ( lha iya dianya do nothing, anggota Basarnas yang menggadaikan nyawa untuknya ).

Para Punggawa Prof. Rhenald, ada yang berminat mendampingi dusun ini ?

BANJIR BANDANG DI JATIM, JABAR DAN MODIFIKASI CUACA ANTI BANJIR BPPT.

Musim hujan kembali mengirim banjir bandang ke sejumlah daerah di Indonesia. Kemarin di Sulsel, kini di Jabar dan Jatim ( 15 kabupaten ). Sungai Bengawan Solo meluap ke Kali Jeroan dekat jalan Trans Jawa sehingga sebagian ruas jalan mulus itu terendam air setelah diguyur hujan intensitas tinggi ( 2 jam ), terdorong badai/ angin barat dari Samudera Hindia.

Banyak sawah di Ngawi, Bojonegoro menjelang panen ini tak bisa dipanen. Ribuan korban mengungsi ke posko bantuan. Sebagian bertahan di lantai atas rumah mereka. Tim SAR Gabungan setelah 10 hari mengevakuasi 15 korban dari sekitar 30 penambang yang tertimbun longsor tambang emas ilegal di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sudah harus bekerja keras lagi di Jatim. Mereka anggota Basarnas, BNPB, BPBD, Polri, TNI, relawan bahu membahu menyelamatkan korban bencana di Jawa Timur.

TEROWONGAN ANTI BANJIR

Inilah Terowongan Nanjung di Kab. Bandung yang sedang dibangun untuk memperlancar aliran Sungai Citarum. Menembus tebing sepanjang 230 m, jika sudah berfungsi, terowongan ini akan mengurangi lama dan luas genangan musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya. ( Jokowi, 20/2/2019)

https://t.co/e5nZC8kkwK

Sungai Citarum yang mulai dikeruk, ditertibkan oleh Pangdam Doni ( kini kepala BNPT ) sejak Maret 2018, lalu dilanjutkan Gubernur Emil, Pangdam Harto, prajurit Maung Siliwangi dan warga Jabar dalam Program Citarum Harum Juara, tak terdampak parah oleh banjir tahun lalu, juga banjir tahun ini. Tim CHJ bisa mengatasi dampak banjir lebih cepat, dari banjir-banjir pada umumnya.

Apa evaluasinya ? Dari narsum dan pemirsa meminta proses Amdal ( analisa dampak lingkungan ) dilakukan lebih teliti. Lihat sejarah banjir di kawasan Bengawan Solo dan anak sungainya, potensi topografi ( sekitar jalan tol berada lebih rendah/ cekungan atau lebih tinggi ), sifat tanah meresap air atau mudah jenuh air, sudah banyak pengerasan untuk pemukiman baru, terjadi penggundulan vegetasi sehingga air hujan hanya bisa mengalir menggenang di atas permukaan tanah, menumpuk menjadi banjir ( tak masuk ke tanah ). Dengan analisa kerusakan lingkungan tsb, maka hujan deras dalam waktu lama bisa diantisipasi dengan pembuatan waduk, danau kecil atau kolam retensi dekat sawah atau jalan tol untuk mencegah banjir, sekaligus persediaan air di musim kemarau.

Floating Mosque, masjid di atas kolam retensi.

Di kawasan Pasar Gedebage akan dibuat kolam retensi seluas 70.000 m2, sedalam 15 m untuk menampung luapan air hujan sehingga banjir lebih cepat surut ( kurang dari 30 menit ). Proyek tsb satu dari 9 poin infrastruktur prioritas pemkot Bandung ( LPS PRSSNI, 6/3/2019 ). Jalan Soekarno Hatta menuju Pasar Gedebage dan beberapa kompleks perumahan di sana memang kerap digenangi air cukup tinggi sehabis hujan lebat sehingga mengganggu arus lintas padat di atas ring road barat-timur Kota Bandung tsb.

( di episode On the Spot, Trans7, pernah ditampilkan wanita muda yang bisa menghalau hujan dengan kekuatan energinya. Pawang hujan ini pernah ditugaskan saat perhelatan AG/ Asian Games 2018 lalu ).

Namun secara ilmiah, BPPT bisa melakukan modifikasi cuaca dengan memberi bahan tertentu pada awan untuk mempercepat hujan sebelum sampai di wilayah yang berpotensi banjir bandang atau longsor, seperti di 9 kabupaten Sulsel ( lebih 68 korban tewas, lebih 6000 warga terdampak mengungsi ). Atau mengurangi curah hujan sebelum masuk ke wilayah acara AG, APG 2018, acara peresmian proyek oleh presiden dan upacara bendera Hari Merdeka di Istana.

BPPT punya armada tujuh pesawat terbang dari tahun 1992. Namun hanya dua yang boleh beroperasi dengan ijin khusus dari Kemenhub. Tapi itu pun kini sedang rusak sehingga BPPT perlu minta bantuan TNI-AU untuk menaburkan bubuk tsb. BPPT bukan lembaga operasi sehingga baru bergerak jika ada permintaan dari swasta atau pemerintah untuk teknik modifikasi cuaca ( TMC ) yang hanya BPPT yang menguasai teknologinya di Indonesia ( Prime Time News, MetroTV, 28/1/2019)

Bisakah BPPT dikerahkan untuk menepis hujan lebat susulan di hari-hari berikutnya ? ( kata BMKG masih harus waspada )

————————-

INFO BANDUNG, JAWA BARAT

Kita dukung KPID Jabar membatasi jam tayang 17 lagu berbahasa asing pada jam 22-3 demi masa depan generasi muda Jabar.

———————-

INFO MEDSOS :

SATELIT NUSANTARA

Tepat pukul 8.45 pagi WIB kemarin, roket SpaceX Falcon 9 lepas landas ke angkasa dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, membawa Satelit Nusantara Satu milik Indonesia ke orbit bumi.

Layanan internet dari satelit ini akan menjangkau seluruh kepulauan Indonesia.( Jokowi, 23/2/2019)

https://t.co/wfw6ZzuacT

*****

Dengan bangga Indonesia mempersembahkan Satelit Nusantara Satu yg telah diluncurkan pagi ini dr Florida, US. Satelit milik PT PSN ini akan menjadi satelit multifungsi pertama di Indonesia yg akan dipakai @BAKTIKominfo utk penetrasi akses internet &4G di wilayah 3T ( Kominfo, 22/2/2019)

#IndonesiaBangga

https://t.co/Me6Q0KWSu6

Written by Savitri

9 Maret 2019 at 16:45

Konvensi Rakyat Optimis. KPU Tak Curang. Rumah Deret Tamansari. Citarum Harum Juara. Lereus ?

leave a comment »

Jokowi di Konvensi dengan kemeja putih sederhana, ciri khasnya. Kebaikan terlihat indah.

3 KARTU SAKTI BARU JOKOWI DI KONVENSI RAKYAT OPTIMIS

“Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju” di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019) dihadiri 30 ribu pendukung Jokowi-Ma’ruf. Di sana, Jokowi cerita masa kecilnya : terlahir dalam keluarga sangat sederhana. Ayahnya penjual bambu dan kayu di pasar Gilingan, Solo menyambi kerja sopir. Mereka tinggal di bantaran Sungai Kali Anyar, lalu pindah ke kontrakan setelah tergusur. Meski hidup sulit, orangtuanya tak pernah menyerah dalam membiayai anaknya sekolah hingga universitas. Lulus dari UGM, Jokowi langsung bekerja di Aceh.

Dalam kesempatan itu, capres 01 ini menunjukkan 3 kartu sakti yang akan diluncurkan jika ia terpilih kembali ( kini sedang proses ), yaitu kartu pra kerja di 3000 Balai Latihan Kerja di seluruh Indonesia ( untuk warga yang belum/ pernah kerja ), kartu sembako murah dan kartu lndonesia pintar untuk mahasiswa kurang mampu. Tak ada penambahan anggaran, hanya dana yang terpencar itu kini dikonsolidasikan, kata menkeu Sri ( Prime Time News, MetroTV, 26/2/2019 )

Jokowi mengundang peserta Program Keluarga Harapan yang diberikan pada para ibu di segmen 40% golongan bawah/ lemah ( dari 263 juta penduduk ) naik ke atas panggung menceritakan kisahnya.

Ibu Rodiah, sebelumnya adalah pengupas udang/ kerang dari Cilincing, yang berupah Rp 20-30 ribu per hari. Setelah 7 kali mendapat bantuan modal dari PKH sebesar Rp 2 juta pada awalnya, kini omzetnya mencapai Rp 1- 1,5 juta per hari dari hasil berjualan di warungnya. Alhamdulillah..

Penerima PKH setelah naik kelas ( masuk 40% golongan menengah ), dana PKH-nya dihentikan, dialihkan ke peserta berikutnya. Data statistik ( BPS ) perlu dibuat lebih akurat karena masih ada warga dengan kondisi sama belum tersentuh program ini ( News Room, MetroTV, 2/3/2019 ).

Di perode pertamanya, Jokowi sudah meluncurkan KIS ( kartu Indonesia sehat ), KIP ( kartu Indonesia pintar ), KKS ( kartu keluarga sejahtera ) dan PKH yang sudah mengurangi angka kemiskinan hingga satu digit dan memperbaiki IPM ( indeks pembangunan manusia ) Indonesia. Semoga angka kemiskinan bisa turun dari 9 ke 7 dengan tambahan 3 kartu baru ini. Amiiin…

KPU TIDAK CURANG

Orang yang biasa curang cenderung nuduh orang lain yang curang. Firehose of falsehood. Bagi pelaku ( spt politisi picik ), tindakan curangnya tak dianggap curang, tapi orang lain dengan tindakan sama dituduhnya curang ( sampai paranoid, yang tidak curang pun dituduhnya curang ). Ini terjadi pada KPU. AR menuduh, terjadi kecurangan luar biasa pada sistem IT KPU sejak 6 bulan lalu. Tuduhan tak berdasar, karena proses di KPU diawasi Bawaslu, dan DPT sudah diawasi parpol sampai 3 kali. Terlalu mahal harga yang harus dibayar jika demokrasi terus meladeni politisi picik yang demen mengeruhkan suasana. Sebagian energi 01 habis untuk mengkonter semburan hoax 02. AR, AB dan pengikutnya ( massa 212 ) berdemo di depan KPU kemarin ( Prime Time News, MetroTV, 4/3/2019 ). Mereka mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi jika KPU curang.

Perasaan, yang curang itu justru mereka. Tuduhan 30 juta pemilih ganda di DPT tempo hari tak terbukti. Parpol, termasuk elit 02, sudah diundang untuk duduk bersama mengklarifikasi data pemilih di KPU ( sampai lihat di sejumlah komputer yang disediakan ) dan menyepakatinya. Lalu di luar berulah bikin isu IT KPU bermasalah ( padahal IT hanya alat bantu real count. Tetap yang jadi rujukan adalah hitung manual formulir C1 yang tiap parpol dan saksi punya foto/ copy-nya di tiap TPS ).

Isu bombastis semacam itu dibuat video dan meme-nya di medsos. Terbaru hoax surat suara dicoblos di KPUD Sumut, yang cupilkan videonya mengambil adegan kisruh pilkada di Tapanuli tahun 2017, seolah itu terjadi kemarin ( Prime Time News, MetroTV, 4/3/2019 ). Padahal surat suara dari KPU baru akan diterima KPUD Sumut pada 8 Maret 2019 nanti. Belum lagi melipat-lipat kertasnya. Kok sudah nongol dicoblos sih ? Akal sehat segera menepisnya sebagai hoax. Namun, orang yang bergerombol dan sudah dicuci otaknya itu akan menelannya mentah-mentah.

( pagi ini, 5/3/2019, di Redaksi Trans7, ada kecurangan mereka berupa running text : coblos 02, hasil hacking pendukungnya, di ruang depan sebuah puskesmas. Ini bukti curang IT kubu 02. Lha, IT 02 yang curang, kok nuduh IT KPU yang curang. Kebangetan kan ? Institusi pemerintah, termasuk puskesmas, sekolah dan tempat ibadah dilarang dijadikan tempat kampanye. ASN harus netral. Itu aturan dari UU Pemilu )

Terlihat ada tiga sosok menonjol dalam isu picik ini. AR yang syahwatnya tak tertahankan sejak gagal nyapres bertubi-tubi di awal Reformasi. Saya ingat mendiang wartawan senior RA pernah menulis di HU PR beberapa tahun silam bahwa dirinya merasa dimanfaatkan AR ( yang telat datang sampai 2 jam di sebuah pertemuan ). RA yang sudah capek menunggu ngeloyor pulang begitu namanya dielu-elukan AR ( untuk mengatrol namanya yang belum tenar saat itu ). Massa 212 juga dimanfaatkan saat ini untuk meraih suara pemilih bagi PAN yang dikendalikannya ( secara de facto ). Sebagian orang mengkritisi sejumlah manuver politiknya sebagai proses yang mendegradasi dirinya. Saya pikir tidak. Ini watak aslinya yang mencuat keluar setelah gagal nyapres. Setelah high politic gagal, ia kini menyembur dengan low politic. AR Revealed.

FZ yang terobsesi menggolkan PS tapi gagal dua kali dengan kerugian sangat besar ( kalau kandidat tak bermutu perlu minimal Rp 100 miliar untuk menang, berapa untuk capres yang 3 kali maju ? Di Mata Najwa, 27/2/2019, terungkap Grd cuma nyetor Rp 1,3 triliun dari Rp 83 – 90 miliar yang sudah dikeluarkan 02 saat itu. Sisanya, SU yang nanggung. Ia juga yang lebih banyak kampanye untuk 02, sampai 1.250 titik. Kita heran, ada orang yang mau jor-joran begini dengan hasil stagnan ( selisih tetap 20%, Jokower tak bisa ditipu kampanye hitam ). Apa yang salah di sudut pandangnya ? Kata narsum di PTN, orang yang terpisah dari gerombolan seperti Lanyalla, atau RS yang dibuang 02, kini bisa jujur mengakui kesalahannya. Orang masih dalam gerombolan, bergerak anonim/ tanpa tanggung jawab individu. Mereka juga masih terus terpapar hoax dan doktrin/ Takfiri, sehingga munculnya hoax baru malah direplikasi dan kian menguatkan ilusi curang di kepala mereka terhadap pihak rival/ 01. Itu sebabnya pentolan 02 dan 212 minta pengikutnya untuk bergerombol agar bisa disetir seperti kawanan kebo untuk meraih ambisi para elitnya, seolah mereka sedang membela agama ).

Ketiga, pentolah 212 ( SM, mewakili HRS yang kini mendekam di penjara Arab Saudi karena mengibarkan bendera HT ) yang ngebet men-takfirikan NKRI dan Pancasila ( bisa hancur seperti banyak negara di Timur Tengah, hasil eksperimen kolega mereka bertahun-tahun. ISIS dari Irak. IM dari Mesir. HT dari Tepi Barat, Palestina yang 85% wilayahnya kini dijajah dan dicaplok Israel. Di runut ke ujung, AS-Israel cs adalah pemasok dana tiga ormas radikal ini, agar muslim terpecah belah, tak mengganggu imperialisme dan perbudakan modern mereka. Keterbatasan logika pengikut ISIS, HT, IM membuat mereka tak mampu menangkap propaganda sesat zionis, bahkan sampai tak sadar jadi jubir lokal AS di sini untuk merusak Islam. Takfiri menghalalkan darah orang yang mereka cap kafir, yaitu orang di luar kelompok mereka ). Jadi jika Dajjal fitnahnya sampai begitu membingungkan, ya seperti gerakan mereka. Di tangan kiri dibilang surga, padahal neraka. Di tangan 02 dibilang adil makmur/ menang, padahal di Timteng, banyak yang hancur lebur. Tak milih paslon 02 diancam punah, padahal milih 02 justru punah/ hancur.

So, gunakan akal sehat. Menepilah dari gerombolan. Sholat Istikharoh, minta petunjuk-Nya. Siapa yang benar untuk dipilih 5 tahun ke depan.

Setelah skenario hoax gagal mengangkat elektabilitas, kelihatannya kubu 02 kini mencoba plan B untuk mendelegitimasi penyelenggara pemilu dan hasil pemilu. KPU disembur hoax surat suara dicoblos, didatangi massa AR cs seolah curang lalu diamplikasi di medsos, WAG, dan media abal-abal sehingga kemenangan 01 nanti seolah tidak sah dan bisa digugat oleh aksi massa tsb. Licik banget kan ?

( so, pihak intel, aparat, tolong endus dan antisipasi kemungkinan ini. Siapa dalang di balik semua kecurangan dan kampanye hitam ini. Di belakang 3 emak yang memfitnah Jokowi door to door di Karawang siapa ? Di belakang AR, SM, FZ siapa ? Karena jika tak ditangkap, maka korban cuci otak akan terus berjatuhan, hoax akan berbiak di tempat lain, membahayakan hasil pilpres dan persatuan bangsa )

Dari lebih 2000 pengaduan pemilu, sudah 400 yang diproses Bawaslu dan sudah 42 yang diputus pengadilan, kata Fritz ( Prime Time News, 3/3/2019 ).

Anita Wahid, ketua Mafindo ( masyarakat anti fitnah Indonesia ) bilang, September 2018 ke sini, hoax yang menyerang kedua paslon hampir setara ( adakah pihak asing yang bermain, menyusul hoax ke PS ? Tabloid Indonesia Barokah juga tak jelas siapa pembuatnya. Tabloid tsb mendiskreditkan 02 sebagai kampanye negatif, bukan kampanye hitam, karena pernah tayang di beberapa media lain. Meski Bawaslu Jabar tak menemukan pelanggaran kampanye di sana, tapi TKN 01, Bawaslu dan polisi sudah menghadang penyebarannya. Banyak yang masih menumpuk di kantor pos, tak jadi dikirim ke masjid, tak seperti Tabloid OR tahun 2014 yang memfitnah Jokowi ). Sebelumnya, hanya Jokowi yang diserang. Surveyor lain mengatakan 47 hoax menyerang Jokowi, 17 menyerang PS. Wah, pilpres 2019 bisa begitu mendebarkan. Watch out, people..

Boni Hargens menilai kemunculan Tabloid Indonesia Barokah yang berisi fakta dan pencerahan bagi masyarakat, merupakan bentuk kemarahan publik terhadap politik hoax yang berkembang jelang Pemilu 2019 ( Tribunnews, 2/2/2019).

Surya Paloh bilang, jika makin banyak pemuka masyarakat hadir di tengah rakyat memberi keteladanan berpolitik, menyejukkan dalam berdemokrasi, maka rakyat lebih mudah menangkal semburan hoax tsb, dan Indonesia menjadi pemenang, persatuan indonesia tetap utuh. Kita harus bisa !

Polisi menyidik dugaan pelanggaran pemilu SM ketika tablig akbar di Solo medio Januari lalu ( Tempo, 2/2/2019 ). TKD 01 melapor ke Bawaslu Kota Surakarta/ Solo atas pidato bermuatan kampanye wakil ketua BPN 02 tsb. TKD 01 membuat laporan ke kepolisian dengan dilengkapi 13 berkas.

Dalam rapat koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan dalam forum Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Bawaslu Kota Solo menyimpulkan bahwa bukti adanya dugaan pelanggaran kampanye cukup kuat. “Selain itu juga ada mens rea atau niat,” kata Poppy. Mereka lalu melimpahkan kasus SM ke Polresta Surakarta.

( tak heran SM berdemo di KPU, bersama AR yang disebut di surat dakwaan RS. Lagi pada kepepet kasus hukum. Intimidasi atau pengalihan isu ? )

POLITISASI AGAMA, PEMBUSUKAN AKAL SEHAT
Marsudi Syuhud , ketua MUI, bilang, politisasi agama bukan cuma kepentingan sesaat, tapi itu bisa berdampak panjang, memecah belah bangsa. Menyalahgunakan wahyu suci untuk memusuhi umat lain, itulah pendusta agama sebenarnya ( EMI, 27/2/2019 ). Pemirsa dari Jakarta mengenalkan istilah Agama Kekuasaan yaitu politisasi agama untuk meraih kemenangan elektoral secara munafik, penuh dusta, menghalalkan segala cara. Sedangkan istilah Kekuasaan Agama, yaitu ajaran agama yang menuntun moral penguasa ( agama di atas kekuasaan/ presiden ). Politisasi agama harus dicegat, yang diam-diam ( silent majority ) harus ‘menjerit’ sekarang.

Polisi harus tegas menghukum karena agama sudah disalahgunakan. Politisasi agama adalah biang kegagalan banyak negara di Timur Tengah. Kegagalan warga AS ( terpilihnya Trump ) karena warga AS banyak yang tak peduli dengan modus firehose falsehood Trump, dan tak berupaya kuat mencegahnya. Indonesia yang ber-DNA harmoni, akomodatif, gotong royong dalam keberagaman semoga bernasib lebih baik. Amiin.

Host Kohar bilang, jika yang silent/ waras ngalah terus demi harmoni, maka pas kontes bisa kalah beneran dan yang edan yang berkuasa, lalu edan pula ( menghalalkan segala cara) untuk mempertahankan kekuasaannya. Ngeri kali…

( yang lain bilang : tidak perlu dibesar-besarkan, tapi tetap waspada mencegah politisasi agama. Proporsional )

Kalau 20-30 orang sih gak papa, tapi kalau ( hasil survei ) sudah 9 juta orang yang percaya, perkawinan sejenis dilegallkan kalau 01 terpilih, kita harus mencegah dan meluruskan hoax itu, kata Jokowi ( Prime Time News, 27/2/2019 ).
TKN 01 Jokowi-Ma’ruf terjunkan 22 juta orang saksi saat perhitungan suara ( 28/2/2019 )

KOMPAK GAKKUMDU

PKPU belum mengatur batas uang transpor untuk saksi parpol dan pemilih yang datang ke lokasi kampanye untuk batasan politik uang.
UU Pemilu kurang progresif : tak boleh politik uang hanya saat hari H dibanding UU Pilkada yang no politic money selama masa kampanye. Bawaslu/ Panwaslu, polisi dan jaksa ( gakkumdu ) harus sama-sama progresif dan kompak dalam memproses pelanggaran kampanye sehingga kasusnya tak gugur di tengah jalan karena beda persepsi. ( Prime Time News , 26/1/2019 )

PROPAGANDA RUSIA

Propaganda Rusia yang pernah disentil Jokowi dilakukan dengan menebar ketakutan berbasis kebohongan, yang memecah belah dan tak mendidik anak bangsa, jelas Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Minggu (3/2/2019 ).

Mantan Kapolda Jatim itu mengatakan, dinamika yang terjadi menjelang pilpres 2019 mirip strategi yang dijalankan konsultan Rusia untuk Trump, yaitu menebar ketakutan yang kerap dibungkus dengan kebohongan. Metode firehose of falsehood, dilakukan dengan menakut-nakuti lewat data palsu, memanipulasi fakta, hoax, fitnah. Yang diserang adalah bagian otak terkait rasa takut, bagian otak yang membuat orang mempersiapkan diri untuk hal menyeramkan. Padahal, semua itu manipulatif karena faktanya Indonesia baik-baik saja dan tambah maju.

Kebohongan-kebohongan itu direpetisi terus-menerus. Dalam teknik propaganda ini, kebohongan diproduksi masif. Perkara kemudian ketahuan kalau bohong, itu urusan belakang. Yang penting bangun ketakutan dulu agar warga terpecah. Kalau sudah terpecah, yang bermain adalah sentimen, sehingga orang tak lagi rasional

Ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia dengan mengeluarkan semburan dusta, hoax. Ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual, pesan Jokowi dalam deklarasi Forum Alumni Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (2/2/2019).

Empat karakter modus Trump adalah pelontaran isu dalam waktu berdekatan dan penggunaan beragam kanal secara masif. Jika minim verifikasi/ sporadis, diperkuat influencer, maka kebohongan terorganisir by design ini jadi ( seolah ) kebenaran. Kebohongan-kumulatif- konsensus. ( Prime Time News, 6/1/2019 ).

Siaran Pers No. 17/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Tahun 2018, Kominfo terima 733 aduan konten hoax yang disebar via WhatsApp ( sejak Agustus 2018 sampai 21 Januari 2019 ).

DEKLARASI DAMAI TAK DICAMKAN.

Deklarasi Damai Pemilu pada Minggu ( 23/9/2018 ) ditandatangani capres dan caleg pemilu 2019 menandai dimulainya awal kampanye. SBY dan AHY walk-out setelah pawai busana daerah. PKPU no. 23 tahun 2018 mengatur apa yang tidak boleh dilakukan para kandidat selama 6 bulan kampanye. Media diminta mengabarkan sesuai kode etik jurnalistik, cover both side dan kebenaran hakiki ( EMI, 24/9/2018 )

Pemberitaan kampanye oleh media cetak sepenuhnya harus mengacu pada Pasal 289 ayat 2 Undang-undang 7 Tahun 2017 Jo pasal 53 ayat 3 Peraturan Komisi Pemilihan Umum 23 Tahun 2018.

SISTEM PEMILU

Elektoral Vote, sistem pemilu di AS. Popular Vote, sistem di Indonesia. Filipina pakai populis tapi dengan mengapungkan janji muluk. Bukan memplintirkan fakta pencapaian petahana seperti yang dilakukan kubu 02. ( EMI, 28/12/2018 )

KELEMAHAN UU ITE

UU ITE pasal 27-28 menjurus hoax bisa dijerat pidana. Kelemahan UU tsb menjerat personal, tapi tak berefek ke paslon. Prosesnya juga lebih lama dari tahapan pemilu ( keburu paslon menang ). Hukuman penjara implementasinya cuma setahun lebih lama.

Perlu medsos watch untuk menjaga keamanan konten tidak liar memecah belah bangsa dan mencegah pelaku hoax jadi pejabat publik atau parlemen, karena setiap kalah adu gagasan dengan pemerintah atau lawan diskusi, dia akan melampiaskannya di medsos dan memupuk kebencian di masyarakat. Perhatikan jejak digital calon pejabat semacam itu. Jangan pilih dia.

HOAX AHOK WAPRES

Ini skenario jahat yang ditampilkan sebuah koran nasional. Jelas bernuansa SARA dan berpotensi digoreng. Atau sengaja dibikin untuk itu ?

Pelanggaran etiknya berat, meski tak dinyatakan secara eksplisit.

Ada teks, ada konteks. Ada atmosfer. Berat ini. https://t.co/TBiBJKGPZ6

Satu dari sekian jurus menakuti firehose of falsehood. Mestinya media produk pers tak ikut terseret memberitakan hoax dari medsos. Pers mesti jadi filter, hanya yang benar/ valid yang diberitakan karena pembaca dengan berbagai tingkatan nalar mengandalkan verifikasi jitu awak berita atas informasi yang membanjir dari berbagai kanal. Hoax adalah musuh pers. Tegaskan itu ( jangan tergoda oplah, karena bisa merusak integritas dan kemandirian pers )

PENGAWASAN SURAT SUARA

Lebih 930 juta surat suara termasuk 2% cadangan, medio Januari mulai dicetak pemenang dari 6 perusahaan peserta tender. KPU mesti melibatkan Bawaslu dan aparat penegak hukum sejak proses pencetakan, distribusi dan penggunaan surat suara untuk menjaga kepercayaan publik dan legitimasi pilpres. Surat suara yang keluar dari pabrik harus pas dengan jumlah di kontraknya. APH, Bawaslu sudah mengawal sejak tahap ini, kelebihan surat suara harus segera dimusnahkan agar tak disalahgunakan ( EMI, 7/1/2019 )

Hoax dihentikan dengan penegakkan hukum dan literasi digital ( plus kontra narasi ). Anak yang diberi ponsel diedukasi cara menggunakan dan etikanya.

HOAX 7 KONTAINER SURAT SUARA

Dua tersangka ( dari Bogor dan Balikpapan ) hoax 7 kontainer berisi 70 juta suara suara tercoblos dari Tiongkok di Tanjung Priok, sudah ditangkap polisi. BBP, kreator hoax 7 kontainer surat suara juga tertangkap. Satu persatu tersangka yang disidik mengaku dan mengarah ke elit 02. ( Prime Time News, 10/1/2019 )

CLOSING

Kemurnian suara adalah kedaulatan rakyat. Pemilu adalah kompetisi sehat untuk meraih kekuasaan bagi WNI berkaliber negarawan yang bisa mengelola negeri ini untuk sebesarnya kesejahteraan rakyat. Mari kita kawal dan pastikan itu..

——————-

INFO BANDUNG, JAWA BARAT :

RUMAH DERET ( Rudet ) TAMAN SARI. Solusinya..

November 2019, kontrak rumah warga di kawasan Tamansari akan habis ( aset pemkot Bandung, menang di PTUN ). Developer sanggup membangun rudet dalam 6 bulan ( LPS PRSSNI, 8/2/2019 ).

Namun, kapan persisnya pembangunan rudet dimulai masih gelap, karena sebagian warga masih menolak skema relokasi yang diajukan. Maret ini pemkot akan mulai melakukan pelelangan berbagai proyek, pengadaan barang dan jasa ( masuk musim kemarau, sebelum masuk musim penghujan lagi pada bulan berakhiran -ber, Oktober, November, Desember ). Apa keributan antara warga vs aparat satpol PP akan terulang lagi ?

Di episode Oprah Show, pernah diceritakan rumah bagus yang dibelikan anak untuk ortu sebagai salah satu baktinya, ternyata tak ditempati orang tuanya. Kenapa ? Sang ayah bilang, rumah lama itu penuh kenangan. Ada goret di tembok tempat ayah mengukur pertumbuhan tinggi anak kesayangannya dari waktu ke waktu. Sang ibu terkenang balita imutnya yang tertatih-tatih merangkak, lalu belajar jalan, jatuh, bangkit, jatuh, bangkit lagi sampai akhirnya bisa berdiri dan berjalan limbung, tapi tak jatuh lagi. Keduanya teringat kata pertama dari mulut si bayi di kamar tidur, berguling-guling di karpet ruang bermain, dan kejar-kejaran di halaman rumah ketika di anak sudah pandai berlari. Semua kenangan manis di rumah tua itu tak ada di rumah baru meski mewah dan artistik.

Dua hal yang dibela mati-matian oleh orang adalah agama dan keluarganya ( termasuk rumah dan kenangan di dalamnya ). Manusia terikat dengan tanah kelahirannya adalah fitrah. Sehingga kita harus hati-hati memindahkan orang dari jati diri dan kenangannya itu. Jokowi waktu merelokasi pkl yang biasa mangkal di taman Solo ke pasar sampai perlu kirab dengan kostum adat, setelah 37 kali ( seingat saya ) negosiasi sambil makan siang gratis yang guyub. Pkl dimanusiakan. Di Tamansari, Bandung, kita bukan bicara tempat mangkal, tapi rumah tinggal yang sudah dihuni 30-48 tahun ( 2-3 generasi, atau 3 keluarga dalam satu rumah ) di mana mereka punya kartu keluarga ( KK ), KTP-E, KTA, bayar tagihan listrik, air, telpon, retribusi kebersihan, dsb, yang membuat mereka merasa sah ( diizinkan pemerintah ) tinggal di sana hingga beranak pinak tanpa gangguan atau teguran selama ini.

Lalu tiba-tiba kalangan bawah ini diminta pindah sementara, karena dibilang tanah yang mereka diami selama puluhan tahun adalah aset pemkot di mana akan dibangun rumah deret atau apartemen di atasnya. Mereka diprioritaskan tinggal di sana dengan bayar sewa Rp 270 ribu per bulan dengan gratis 5 tahun pertama. Mereka akan dibantu uang silaturahim selama di kontrakan sementara rudet dibangun. Rudet itu diharapkan bisa menampung warga Bandung empat kali lipat ( 4 lantai ? ), termasuk anak cucu warga lama. Bandung makin padat sampai warganya berjejal di kantong pemukiman kumuh, sempit, kurang matahari, kurang drainase, sarang nyamuk dan sampah. Dengan penataan rudet akan banyak ruang terbuka, taman, penghuni, pengunjung yang bisa membangkitkan perekonomian baru di lahan strategis tsb ( dekat jalan layang Pasupati ). Akan dibangun tempat berdagang bagi warga rudet untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Kelihatannya cukup fair ide Kang Emil menata kawasan ini ( waktu masih walikota Bandung, tahun 2017 ). Tapi mengapa dari 90 pemilik rumah di Tamansari, masih ada 25 pemilik yang menolak ?

Warga dari RW.11 divokali EE menuntut agar ganti rugi tak dibuat pukul rata ( misal, 3 keluarga dalam satu rumah dapat satu unit rudet seperti halnya satu keluarga dalam satu rumah dapat satu unit rudet, juga luas dan kualitas rumah yang beragam di eksisting kok disamakan penggantian dengan warga yang rumahnya kecil dan sederhana ). Mereka ingin dapat unit rudet gratis, tanpa bayar sewa lagi ( padahal UU tak membolehkan pemkot mengalokasi APBD untuk bayar sewa di aset miliknya ). Soal bantuan sewa kontrakan sementara, pihak developer yang menanggung. 25 warga sudah didampingi LBH dan KomnasHAM tapi masih jalan buntu dalam menggolkan tuntutannya. Lalu, bagaimana dong ?

Setahu saya, dalam revitalisasi suatu kawasan ada tahap programming yang perlu dilalui, di mana warga di eksisting diajak urun rembug bagaimana tempat baru itu nanti bisa membuat mereka betah, merasa nyaman dan bisa merawatnya dengan baik. Fungsi/ ruang apa yang bisa mewadahi kegiatan komunal mereka selama ini sehingga mereka masih punya jati diri atau dimanusiakan. Ini bukan kondominium yang developer merawat kompleks hunian seumur hidup kan ? Warga eksisting harus terkonek dengan tempat yang baru. Tanyakan selera mereka seperti apa, warna bangunan apa, closet duduk atau jongkok, dsb, sehingga merasa terlibat, dihargai, memiliki, menjadi bagian dari tempat baru yang akan habis-habisan mereka jaga keberadaannya, seperti tempat lamanya sekarang. Perlihatkan visual rudet secara 3D atau video animasi, bangkitkan imajinasi apa saja yang bisa mereka kembangkan di rudet untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka berbasis hasil programming rsb. Bikin mereka ngebet untuk segera memilikinya.

Dengan 5 tahun gratis di rudet kawasan strategis ( dekat kampus ITB, Bandung Zoo, perkantoran, jalur wisata Dago ), rasanya mereka bisa menyisihkan Rp 270 ribu per bulan di tahun ke-6 dari tempat dagang di kawasan rudet atau profesi mereka sebelumnya ( pikirkan biaya kesehatan yang bisa dihemat, jika mereka lebih sehat dan hepi di hunian baru yang higienis dengan sanitasi lingkungan yang baik, perabot awet gak kebanjiran atau lembab dimakan rayap dsb ).

Hanya saja perlu orang yang mereka percayai dari pemkot yang bisa menjamin kesepakatan ini berjalan baik ( developer tak ingkar janji ngebayarin kontrakan sementara, atau tiba-tiba menaikkan sewa rudet tanpa rundingan atau konsultasi dengan seluruh warga ).

Mereka sudah menginvestasikan banyak uang, waktu, tenaga, pikiran di rumah lama selama lebih 30 tahun. Ada andil kesalahan pemerintah baru menegur sekarang, sehingga warga layak mendapat ganti rugi atas ‘investasi masa depan’ itu, misal luas lantai dasar rumah bisa diganti proporsional dengan luas lantai unit rudet. Karena lazimnya penggantian lahan adalah per meter persegi, bukan per kepala atau per keluarga, maka tiga keluarga dalam satu rumah, tetap yang dihitung berdasar luas lantai dasar rumahnya ( bukan tiga unit rudet ). Fair kan ?

Nah, selama 37 dialog, negosiasi, programming itu diselingi makan bersama gratisan menu nasi timbel, lotek, lontong kari, kupat tahu, pepes ikan, dll, mau, atau mau ? Kota Bandung makin cantik, warganya makin hepi,.. hebring. Kumaha wargi, lereus ?

RUSUNAWA PASAR RUMPUT

Ini wajah terbaru Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Dulu pasar rakyat semata-mata, lalu tahun 2016 dibangun dengan konsep gabungan antara hunian, komersial, dan pasar berisi hunian 1.984 unit dan kios 1.314 unit. Insya Allah tahun ini selesai. ( 18/2/2019 )

https://t.co/9z8GL5dDhH

CITARUM HARUM JUARA ( CHJ ), sabilulungan Jabar.

Program membersihkan sungai Citarum untuk menyehatkan warga Jawa Barat dan generasi penerus berlanjut. Program yang dimulai Maret 2018 dengan Keppres 15 tentang Citarum ( yang berlaku 7 tahun ) sempat terkendala anggaran ( dana operasional di TNI sudah habis, sehingga menghambat program kerja yang akan dijalankan TNI ) sehingga Gubernur Ridwan Kamil merasa perlu ke Jakarta, memaparkan rencana CHJ yang lebih terukur, sekaligus mengundang menko maritim Luhut dan menteri LHK Siti hadir dalam acara Citarum Expo 2019 yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat di Gedong Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung pada Selasa, 19 Februari 2019 ( Tempo, 19/2/2019 )

Kang Emil sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) CHJ optimis program ini bisa selesai lebih cepat dari target tujuh tahun pemerintah pusat jika semua elemen peduli Citarum dan komit mewujudkan program tsb. Lalu para pemangku kepentingan ; Pak Luhut, Menteri PUPR Basuki, Bupati Bandung Dadang, pimpinan TNI/ Polri, wakil Kejaksaan, BUMN, swasta, akademisi, budayawan, seniman, pegiat lingkungan, kwarda pramuka Jabar, komunitas dan pelajar menandatangani kesepakatan bersama Citarum Harum Juara.

Ketua Harian Satgas Citarum Harum Juara Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Tamim lalu menyerahkan cetak biru/ blue print rencana aksi hasil sarasehan pada Dansatgas Emil untuk jadi pedoman ( kelompok tertentu mengerjakan apa, targetnya berapa lama, enam bulan harus jadi apa, lima tahun harus jadi apa ).

Kang Emil berterima kasih pada semua kelompok yang sudah menyumbangkan ilmu, harta, jaringan, tenaga dan lainnya. Luhut mengatakan 15 Maret 2019, anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 605 miliar mulai cair ( dana kelurahan juga akan cair medio Maret 2019 ) secara bertahap untuk menunjang kinerja seluruh sektor di DAS Citarum dan keperluan peralatan. Dalam acara Citarum Expo itu PT Pindad menyerahkan excavator amfibi dan tongkang pengangkut sampah. Bupati Bandung memberi bantuan puluhan motor.

Program ( normalisasi sungai ) Citarum Harum yang digagas Jokowi tahun lalu sempat dikritik mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ( saat ini anggota IV BPK RI ) RD, sebagai program yang berpotensi pencitraan karena tak menyentuh akar permasalahan. Namun, kalau melihat gaungnya sudah internasional, bahwa Indonesia serius menangani Citarum, ini tentu pencitraan yang positif ( semua manusia melakukan pencitraan agar terlihat positif di mata masyarakat. Selama hasilnya nyata dari upaya halal, bukan kosmetik atau kepalsuan, maka wajar dan bisa diterima. Warga sepanjang DAS ( daerah aliran sungai ) sudah merasakan manfaatnya. Sebelumnya, Sungai Citarum ini kotor dan mencemari produksi ikan dan padi warga. Bayi yang dilahirkan berpotensi kontet (stunting).

CHJ kini diminati banyak
perusahaan yang CSR-nya diikutsertakan. BPPT mengusulkan pemasangan teknologi online untuk memantau pencemaran Citarum.

Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, dengan perahu Katamaran meninjau Sungai Citarum di Sektor 6 Posko Satgas Citarum Harum di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung ( Selasa, 18/9/2018 ). Selama enam bulan, prajurit Maung Siliwangi bersama masyarakat bahu membahu merevitalisasi sungai Citarum. Warga mulai banyak beraktivitas memancing, mencari ikan dan memperlakukan Sungai Citarum sebagai serambi depan rumah. Sekitar 500 unit rumah di bantaran sungai mereka bongkar dengan kesadaran sendiri. Saat ini sepanjang bantaran menjadi terbuka dan digunakan sebagai tempat bermain, olah raga dan sarana hiburan masyarakat. Setelah dibongkar, dinding sepanjang itu akan dipercantik dengan lukisan mural yang mendampingi keindahan aliran sungai Citarum, kata Pangdam Harto.

Pangdam meminta para pelaku industri untuk mengendalikan limbahnya. Jika berbagai upaya yang ditempuh belum menyadarkan mereka, Pangdam terpaksa meminta anak buahnya menutup saluran pembuangan limbah pabrik dengan coran beton jika terbukti mereka membuang limbah tanpa proses IPAL yang baik ( LPS PRSSNI Bandung, 19/2/2019 )

Wah, ada Kang Emil, Pangdam Harto, prajurit Maung Siliwangi dan warga Jabar di Sungai Citarum. Jawa Barat bisa makin harum namanya.. bersiap mendunia..

Written by Savitri

5 Maret 2019 at 16:46

Indonesia Juara AFF U-22. 16 Mafia Bola PSSI Tersangka. Prostitusi Artis VA. Skandal SAB, Tekor BPJS. Revisi UU BUMN. PKPU Surat Suara Pemilih Pindahan. Cape deeh..

leave a comment »

Laga final Piala AFF U-22 digelar Selasa (26/2/2019) antara Indonesia vs Thailand di di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja dan mulai kick off pukul 18.30 WIB. Hasilnya ? Garuda Muda masih bisa menang 2 : 1 melawan tim Gajah Putih ( yang dikenal kuat di kawasan ASEAN ) meski sempat emosi dan diganjar kartu merah ( apalagi kalau PSSI sudah bersih dan profesional, bisa lebih moncer lagi, masuk putaran Piala Dunia ). Kemenangan ini ( siaran langsungnya di RCTI ) disambut gegap gempita fans timnas Indonesia di tribun stadion maupun di rumah, melengkapi kemenangan AFF U-19 di Sidoarjo yang juga diasuh pelatih Indra Safri. Selamat ya,.. tapi tetap rendah hati, jangan euforia berlebihan karena babak penyisihan AFC akan dimulai medio Maret 2019 ( masuk kalender FIFA ). Jaga stamina, semangat, latihan dan kekompakan untuk lebih membanggakan Indonesia ( foto: Antara )

MAFIA BOLA DI PSSI SEJAK 1970. BANDAR JUDI INTERNASIONAL, DALANGNYA.

Satgas Anti Mafia Bola bentukan Kapolri Tito mulai mengungkap mafia bola yang sejak tahun 1970 cuma terendus bau busuknya. Sudah 16 orang yang terlihat ujudnya ( ditetapkan sebagai tersangka ), termasuk Plt ketum PSSI, JD, yang menyuruh tiga orang bawahannya masuk ruang komdis yang sudah disegel penyidik ( diberi garis polisi/ police line ), untuk mengambil, merusak dan menghilangkan barang bukti pengaturan skor kompetisi sepak bola semua strata/ kasta ( Liga 1, 2, 3 ) di tanah air ( Prime Time News, MetroTV, 18/2/2019 )

Pengaturan hasil pertandingan melibatkan wasit sampai anggota komite eksekutif ( exco ) PSSI. Hasil kerja mafia di antaranya menyelamatkan satu tim dari degradasi Liga 1 di akhir musim kompetisi 2018 ( Tempo, 14/1/2019 ).

Ketika ‘baru’ 11 anggota PSSI ditangkap Satgas Bola Polri, para pemilik suara/ voter ( pemilik klub di 34 provinsi ) masih bungkam ( kecuali Umuh Muchtar dari Persib yang setuju ) ketika diminta banyak pihak untuk mengadakan Kongres Luar Biasa ( KLB ) secepatnya tahun ini, setelah Kongres tahunan di Bali tahun 2018 yang gagal diubah jadi KLB ( EMI, 26/1/2019).

Ada 85 pemilik suara ( 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, dan 1 Asosiasi Futsal (FFI) yang menentukan KLB/ ketum baru PSSI. Saat itu, komite ad hoc bentukan plt ketum PSSI disarankan bekerja sama dengan Satgas Polri untuk memilih anggota PSSI yang baru ( ketum, exco, sekjen, komdis, wasit ) agar reformasi di tubuh federasi itu lebih konkrit bentuknya ( EMI, 26/1/2019).

Beberapa nama usulan publik mengemuka, di antaranya Erick Thohir, Umuh Muchtar, Krishna Murti dan BTP. Erick sepertinya enggan karena setelah pilpres, ketua TKN 01 ini perlu fokus menggolkan Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032 ( Jokowi sudah mengirim surat ke ketua IOC ). Krishna Murti, penyidik senior Polda Metro/ wakil ketua Satgas Bola dan Umuh Muchtar bisa menjadi kandidat terkuat, yang bisa dipilih 85 voters.

Setelah JD tersangka dan dicekal, baru para voters sepakat menyelenggarakan KLB, 2 bulan setelah rapat exco ( 19/2/2019 ).

Tahun 1938, Indonesia bisa masuk putaran final Piala Dunia. Namun kini masuk kompetisi Asia saja sudah terseok-seok prestasinya. Setelah tahun 1930 ( Suratin ) dan 1938 ( finalis World Cup ), praktis PSSI cuma jadi tempat hidup para pengurusnya, dengan tradisi orang partai yang jadi ketuanya. Saat itu KLB dengan banyak kandidat ketum sering diminta para voters agar politik uangnya lebih gencar dan mereka menangguk banyak fulus dari kandidat yang ngebet menang.

So, jangan lagi PSSI jadi bancakan dan alat pendulang suara pemilu, agar kecintaan fans bola tak berubah benci ( atau lebih cinta tim kesebelasan asing ). Apa ‘tekanan’ publik perlu diperkuat agar para pemilik suara mau mereformasi diri, tak keenakan dalam sistem mafia bola ? ( setelah KLB April 2019, orang yang terkontaminasi mafia jangan sampai masuk kepengurusan PSSI lagi ). 85 pemilik suara punya fans masing-masing yang bisa menekan mereka untuk membersihkan PSSI, dengan minta dukungan publik, pemerintah, DPR, penegak hukum dan BOPI ( Badan Olahraga Profesional Indonesia ). Pers dan netizen journalist perlu mengawal perkembangan kasus ini. Adanya elit bermain dalam pengaturan skor’ adalah sinyal kepemimpinan yang lemah. Pemirsa EMI minta KPK, ICW dan publik mengawasi transparasi pengelolaan tiket bola dan anggaran PSSI. Bisa diselidiki dari sudut TPPU, bagaimana bandar judi mencuci uangnya di bola.

Perlu audit total keuangan PSSI dan penyelenggaraan liga sepakbola di tanah air selama ini. Perlu diadakan KLB yang memutus generasi mafia bola di PSSI sejak 1970. Setelah tata kelola sepak bola yang diperbaiki dan penegakan hukum tanpa pandang bulu dari Satgas maka para pecinta sepakbola bisa mengapungkan harapan untuk prestasi sepakbola Indonesia lebih baik ke depannya ( EMI, 21/2/2019)

Sebetulnya, Kemenpora sudah membentuk Tim 9 sejak Desember 2015 dan berniat mencokok mafia bola seperti yang dilakukan Satgas Polri saat ini, tapi tak jadi karena tiba-tiba kedatangan runner pengaturan skor dari luar negeri yang mengancam Indonesia dilaporkan ke FIFA ( di-banned ). Rupanya mafia di PSSI adalah kaki tangan mafia bola internasional yang jaringannya sampai ke Bosnia. Agen pemasok pemain asing termasuk bagian mafia yang berpusat di bisnis perjudian.

Melihat atmosfir sekelam itu, mestinya aturan/ statuta PSSI yang menghalangi orang luar masuk segera direvisi. Syarat voters berpengalaman 5 tahun ngurus bola tak relevan lagi ( agar tak berkubang dengan orang-orang mafia lagi ). Cukup orang yang bersih dan paham manajerial sekelas Erick yang pernah lama memimpin klub Italia, Inter Milan, atau Umuh yang pengalaman memanajeri Maung Bandung dengan segudang prestasinya.

Perlu sekitar dua bulan untuk menyiapkan KLB ( ada tahap membentuk dua lembaga : Komite Pemilihan/ KP, dan Komite Banding Pemilihan/ KBP, kayak KPU dan MK ya ). Exco yang sekarang jangan duduk sebagai pengurus lagi karena patut diduga sebagai bagian dari mafia. 80% pengurus PSSI harus diganti dengan orang baru yang rekam jejaknya bagus ( EMI, 21/2/2019 ). Well, setelah semua upaya serius ini semoga prestasi bola Indonesia bisa kinclong lagi. Amiin..

REVISI UU BUMN, HOLDING, PT. POS, PT. LEN. Yang sedih, yang gembira..

UU No.19 tahun 2003 tentang BUMN tengah direvisi. Ada isu holding BUMN untuk menggarap proyek-proyek besar di dalam dan luar negeri. Juda ada isu perluasan kewenangan DPR terkait aksi korporasi BUMN. Pada 3/10/2018 draft RUU tsb sudah diajukan ke presiden yang diberi waktu dalam 60 hari agar mengirim wakilnya untuk berdiskusi dengan DPR ( jika menerima usulan revisi tsb ).

Publik bisa dilibatkan dalam RDP Umum saat pembahasan tingkat satu, sebelum jadi UU yang ujungnya bisa di JR ke MK karena Keputusan MK no. 12 pada 23 Mei 2018 sudah menolak intervensi DPR dalam mengatur BUMN yang merupakan ranah eksekutif karena bertentangan dengan sistem presidensial ( saat itu PLN melakukan JR ke MK soal keterlibatan DPR mengatur anak perusahaannya ).

Draft pasal 107 RUU Revisi BUMN : segala hal terkait BUMN harus dengan persetujuan DPR, sampai fit proper test direksi dan komisaris, bahkan sampai anak cucu perusahaan BUMN ( EMI, 10/12/2018 ).

Lebih pas jika BPK dan lembaga auditor publik yang membantu BUMN agar lebih transparan dan akuntabel ( misal, kenapa orang tak kompeten sampai bisa duduk sebagai komisaris, bagaimana cara menteri RS yang sebelumnya ditolak kehadirannya oleh sebagian fraksi DPR, memillih direksi dan komisaris BUMN ? ).

Sebetulnya, kewenangan DPR sebatas diskusi ketika pembahasan RAPBN ( misal, penyertaan modal untuk BUMN ). Publik harus mengawal revisi ini agar BUMN tak jadi sapi perah lagi seperti masa Orba. Kritik pemirsa dari Cirebon, masih terjadi ketimpangan kesejahteraan di BUMN : gaji dirut BUMN sangat besar dan gaji anak buahnya/ ASN terus dinaikkan, sementara banyak pensiunan pegawai pos harus puas dibayar Rp 100 ribu per bulan di hari tuanya. Mereka sudah lama minta kesejahteraannya disesuaikan secara layak/ manusiawi seperti pensiunan ASN. Sempat dijanjikan mulai dari pensiunan ( saat PT. Pos Indonesia masih berbentuk ) Perusahaan Negara/ PN yang kini tinggal janda-jandanya karena terlalu lama menunggu, namun itu pun belum kunjung terealisasi. Pemirsa dari Jakarta ogah jika DPR sekarang yang kurang berkualitas yang membahas RUU tsb. Prolegnas saja baru 10% yang kelar, sudah mau nambah kerjaan baru : nyeleksi ribuan anggota direksi dan komisaris. Tugas utama bisa- bisa makin kedodoran, kritiknya.

Gaji ASN akan dinaikkan 4-5 % ( Rp 5-6 triliun) pada April 2019 ( K-Lite FM, 12/12/2019 ). Begitu pula gaji kepala daerah. Bagaimana dengan tunjangan pensiunan pos yang sudah belasan tahun diajukan ? Mereka juga pemilih potensial, lho… ( jika kenaikan gaji ASN dikaitkan dengan pilpres )

BUMN : PT. LEN INDUSTRI

Acara talkshow “PR Inside” edisi ke-7 di radio K-Lite FM, pada 25/9/2018 menghadirkan PT. LEN Industri ( strategis ) ber-omzet tahun 2017 sebesar Rp 5 triliun. LEN pernah menggarap proyek sinyal kereta api di Bangladesh, disusul selanjutnya ke Filipina, Malaysia dan Afrika. Sumber dana 50 : 50 dari APBN dan proyek luar negeri. Kini sudah menyelesaikan techno park di Subang ( proyek CSR ).

Sistim persinyalan kereta api LEN digunakan pemerintah dan bisnis. G to G. B to B. Secara bertahap LEN tumbuh dari perusahaan elektronika imut lokal menjadi perusahaan teknologi kelas dunia. Medsos LEN Industries ada di Facebook, Twitter, Youtube dan Instagram. Produksi LEN bukan jenis consumer goods, namun lebih mirip Siemens.

Awalnya bikin stasiun bumi, lalu sepi. Bikin pemancar TV, lalu sepi. Bikin perangkat energi surya, lalu bikin sinyal kereta api, lalu terjun ke jaringan telekomunikasi, bahkan alat defense/ pertahanan. Fokus untuk tidak fokus, alias jatuh bangun, jelas Doni, corporate comunication LEN Industri ( dari Bandung mendunia ), seraya terkekeh.

Karya LEN berupa 5 MW PLT Surya terbesar ( di Kupang ) diresmikan Jokowi tahun 2015. Ada dua pameran di Jakarta, satu di Bandung, satu di Bali. LEN juga mengikuti Inotrans Expo di Berlin, dengan stand seluas 18 m2 ( ada 25 hall seluas Senayan di sana ). Hasilnya, bisa penetrasi pasar ke 47 negara dan transfer teknologi. Bersama Waskita Karya, PT.KAI, PT. LEN ( mulai berdiri tahun 2010 ), KBRI, INKA, kemen BUMN, Kemendag, bisa tembus ke pasar Eropa ( contoh sistem holding BUMN meraih pasar internasional ). Tahun 2008, PT. LEN mencapai posisi : one triliun company-nya ( omzetnya ). Seratus orang think tank-nya dari kaum milineal.

Berikutnya, ada 114 BUMN ( termasuk PT. LEN ) ikut pameran BUMN Expo di Surabaya. Berikutnya, Indo Defense yang diikuti puluhan perusahaan.

Semoga BUMN kita yang terbesar di dunia ( valuasi lebih 1 triliun USD ) bisa lebih memberi manfaat/ benefit pada rakyat Indonesia ( sesuai pasal 33 UUD 1945 ) sekaligus profit untuk survive dan menyejahterakan pegawai dan pensiunannya. Amiiin..

KASUS PROSTITUSI ON LINE ARTIS VA, SUGAR BABY, SKANDAL DEWAS BPJS TK. Perempuan korban ?

Bisnis prostitusi di dunia beromzet lebih Rp 2600 triliun per tahun. Di Asia, China yang tertinggi. Di ASEAN, Thailand yang nomor satu, disusul Filipina, lalu Indonesia dengan perputaran uang Rp 40 triliun per tahun. Penghasilan muncikari bisa mencapai puluhan juta. rupiah per hari. Menggiurkan.

Januari 2019 terungkap heboh 45 artis, 100 selegram, model, bintang iklan terlibat dalam prostitusi online. Pelanggan harus bayar Rp 30 juta uang muka dan muncikari dapat 30%-nya. Mestinya, artis pelacur juga dipidana karena memberi kesempatan terjadinya prostitusi untuk keuntungan materi dirinya, bukan paksaan, atau pun bertahan hidup ( VA ditahan karena melanggar Pasal 27 ayat 1 tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik/ UU ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara/ tayangan pornografi di akun IG-nya, bukan karena prostitusinya ). Sayangnya, di Indonesia, baru muncikari yang kena jerat hukum. Di Swedia. Islandia dan Norwegia, pelacur ( karena terdesak ekonomi ) direhab dan diberdayakan agar mampu mencari nafkah secara halal. Muncikari dan pengguna pelacur justru yang dipidana. Aktivitas pelacuran di lokalisasi/ bordil legal hanya 10%, sedangkan 90% prostitusi terjadi di luar bordil ( setelah kawasan Dolly ditertibkan, terungkaplah kasus prostitusi online, termasuk yang menggemparkan belakangan ini : VA cs yang bertarif Rp 80 juta untuk sekali kencan ).

Lalu ada istilah “sugar baby” di dunia malam, yaitu wanita muda yang dipiara om senang, diberi uang Rp 4 – 30 juta per bulan, diberi rumah, mobil, diapelin tiap minggu, di-chat tiap jam 23 ke atas. Simbiosa mutualisma. Si gadis butuh duit kuliah dan perhatian, sementara si om ( sugar daddy ) butuh perhatian karena di rumah, si istri super sibuk. Mereka biasa ketemu dan janjian di tempat karaoke, night club atau cafe.

Pria baik sejatinya loyal pada istri dan keluarganya. Sugar daddy seroyal atau seperhatian apa pun pada WIL, tetaplah ia pengkhianat keluarga. ( I’m Possible, MetroTV, 2/12/2018 )

Dari sudut agama, banyaknya bencana ( selain kerusakan lingkungan ) disebabkan oleh perbuatan riba dan zina yang meraja di suatu negeri. So, jauhi zina dan perbuatan yang menjurus ke situ, termasuk relasi antara sugar baby dan sugar daddy. Meski tak sampai berhubungan intim, sentuhan kulit, tatapan hasrat, berduaan di tempat sepi sudah dosa. Tumpukan dosa membuat doa tak dikabulkan dan hidup makin sulit. Tak barokah.

Apa anak melacur itu kesalahannya, orang tuanya, atau sistem ? Sistem nilai diajarkan orang tua pada anak agar bisa menyikapi tuntutan jaman dengan benar ( Q & A, MetroTV, 13/1/2019 ). Beri anak penghargaan diri yang benar, kasih sayang tulus, agar mereka tak tergoda jalan pintas untuk dapat uang banyak dengan melacur. Atau merebut suami orang alias jadi sugar baby.

Material world, sistem liberal kapitalis yang mendewakan harta kekayaan, orang dihargai karena uangnya, bukan kebaikannya, salah satu biang keroknya. Biang lainnya, alpanya orang tua memberi pendidikan agama pada anak sejak dini ( mana yang benar, mana yang salah ) sekaligus teladan baik untuk ditiru/ inspirasi anak di dalam maupun di luar rumah. Jika ortu durhaka pada anak karena melalaikan tugasnya pada anak ( Khazanah, Trans7, 25/2/2019 ), maka jangan kaget jika di kemudian hari si anak ganti mendurhakai orang tuanya, seperti VA pada ayahnya.

( VA setahun ini sudah 15 kali transaksi prostitusi di Jakarta, Jawa Timur dan Singapura. Ia tertangkap basah dengan pelanggan pria di kamar hotel di Surabaya pada 5/2/2019. VA diancam hukuman 6 tahun penjara dan ditahan 20 hari sejak 30/2/2019 agar tak kabur atau mengulangi perbuatan mesumnya. Kabarnya VA dililit hutang sehingga ia intens minta 4 muncikarinya mencari pelanggan untuknya. Si pelanggan/ R dilepas karena belum ada payung hukum untuk menjeratnya. Kalau pengemis dan pemberi uang bisa dihukum di Jakarta, kenapa pelacur dan penggunanya belum bisa ya ? Apa benar kata Sudjiwo, tiap ada kunjungan pejabat atau konferensi di suatu daerah, bisnis esek-esek ini mendadak panen ? sehingga sampai kini tak ada pasal yang bisa menjerat para pelanggan/ zina. Ingat berita ditemukan banyak kondom terpakai di DPR beberapa tahun silam ? Bahkan mungkin, kasus prostitusi 45 artis dan 100 selegram cs dilokalisir hanya menjerat VA dan pengantarnya saja. Siapa pelanggan 145 pelacur itu ? Gelap. Sehitam malam dan hati para pelakunya )

EX- SEKRETARIS vs DEWAS BPJS TK. The victim is..

RA selama dua tahun menjadi sekretaris pribadi SAB, anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, mengalami pelecehan seksual dari bosnya. Meski SAB, didukung 2 rekannya di Dewas, belakangan mengakui hubungan istimewa dengan RA ( setelah didesak di sidang internal ), tapi RA, pengacara, Tempo, KPKS dan Komnas Petempuan punya bukti percakapan rayuan mesum SAB dan pesanan kamar hotel tempat pejabat non aktif itu melecehkan RA ( selama 2016-2018 diperkosa 4 kali ).

Kita jadi ingat kasus Baiq Nurril yang dilecehkan secara verbal oleh kepsek atasannya ( entah jenis pria tertentu merasa superior jika bicara cabul di depan wanita. Waktu kerja di proyek kontraktor, di mana saat itu ceweknya cuma saya dan sekretaris, pelecehan dari bos dan rekan pria juga terjadi. Masih dalam bentuk verbal yang langsung saya tepis dengan ngeloyor pergi ke bos yang lebih atas lagi. Saya berpenampilan cuek dengan jaket tertutup, celana panjang gelap, helm proyek, bawa jeep berban radial untuk off-road, dan bisa karate. Tomboi abis. Entah apa yang terjadi dengan sekretaris cantik dan berbadan biola itu. Ia jarang cerita. Saya tak suka make up. Suka kheki jika ditanya lipstik, bedak dan sejenisnya. Saya lebih asyik bercakap dengan pria yang respek pada wanita ).

Nurril juga tak mendapat sokongan moral dari rekan kerjanya ketika mengeluhkan pelecehan verbal tiap hari dari si kepsek. Sehingga pengakuan RA soal ia “sendirian”, selama 2 tahun kontrak kerjanya, make sense for me. Ia lalu mencari dukungan banyak pihak di luar BPJS untuk menghukum SAB, 2 rekannya, juga mencegah korban berikutnya ( ada korban sebelum RA yang belum mengaku ? )

RA didampingi kuasa hukumnya, Heribertus S Hartojo dan Sinta Halim lalu mengajukan gugatan perdata terhadap Dewan Pengawas BPJS TK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ( 31/1/ 2019 ), terkait pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dialaminya dengan gugatan ganti rugi immaterial senilai Rp 1 triliun dan material sebesar Rp 3,7 juta. RA juga melaporkan SAB cs ( GW, MAW )
ke Bareskrim Polri.

INSPIRASI ME-TOO

#MeToo ( tagar artis Alyssa Milano yang dilecehkan secara seksual oleh produser filmnya ) disambut korban lainnya di berbagai penjuru AS. Diketahui, 1 dari 3 wanita AS menjadi korban pelecehan seksual. Diawali tahun 2005, melalui akun twitter-nya, Alyssa yang memiliki 68.000 follower dengan tagar #MeToo menggerakkan kaum wanita untuk berani tampil menuntut keadilan.

Selama ini, masyarakat cenderung menyalahkan korban atas peristiwa pelecehan yang dialami. Bahkan ada survei yang menunjukkan, bahwa 1 dari 4 lelaki di dunia merasa berhak melecehkan karyawati mereka.

Bahkan BK, mantan calon hakim agung AS, berani berbohong atas skandal pelecehan seksual yang telah dilakukannya. Untung ada dokter wanita B. Ford, tokoh terpandang di sana, yang mau gigih menyuarakan protes para wanita tertindas pria ini, menjadi gerakan masif, setahun setelah kasus Alyssa. Hari ini, perempuan AS lebih berani bersuara jika mengalami pelecehan di tempat kerja. Kasus “me-too” yang belum terselesaikan bisa membuat para investor enggan masuk ke perusahaan.

Sebelumnya, posisi tawar yang lemah ( kuatir pekerjaan yang cuma itu lalu dipecat jika melawan ) yang membuat wanita tak berdaya. Apalagi pegawai rendahan ( seperti RA yang cuma kontrak). Namun, setelah revolusi moral Alyssa dan Bresi ( jumlah penelpon naik 338%, terbesar dalam 24 tahun terakhir, setahun setelah gerakan hastag me-too ) setiap tindakan pelecehan, dari yang halus ( verbal ) sampai kasar ( perkosaan ) kini ada konsekuensi hukumnya dan sanksi perusahaan. Hasilnya, sikap pria dan para bos kini menjadi lebih profesional dan respek pada kaum wanita. Ada edukasi tentang sikap-sikap yang dianggap sebagai pelecehan seksual dan bisa dituntut agar para pihak tahu batasan sikap ketika berinteraksi dengan lawan jenisnya ( VOA WhatsApp Amerika & K-Lite FM, 5/10/2018 )

Semoga kasus RA vs SAB bisa berakhir seperti itu. Para pria cunihin nan genit di sini juga berkurang, kata host Ade pada narsum Karina di Washington DC. Selamat berjuang..

BPJS TEKOR : IURAN MOLOR, TATA KELOLA KURANG AFDOL, KB JEBOL.

BPJS dikabarkan nunggak Rp 11 triliun, padahal klaim rumah sakit ( RS ) sudah dibayar pemerintah, menyusul kemudian Rp 2 triliun. Pemerintah sudah membayar tepat waktu, tapi sampai di RS telat, di mana sumbatnya? Apa karena peserta BPJS tak rajin bayar iuran, lalu tanpa nunggu satu bulan setelah bayar lagi langsung menikmati layanan kesehatan lagi ( EMI, 13/2/2019 ).

BPJS tekor Rp 10,98 tahun 2018 ( akumulasi sejak tahun 2014/ mulai beroperasi ). Tiap tahun BPJS keluar sekitar Rp 12 triliun mengganti klaim biaya pengobatan masyarakat yang diajukan rumah sakit dan faskes pertama. Pemerintah lalu mengatasi defisit BPJS dengan bantuan dana Rp 4,9 triliun dan Rp 5 triliun dari cukai rokok. Jokowi kini sedang mencari alternatif pembiayaan BPJS, karena telatnya pencairan klaim RS pada BPJS itu tak kurang 6 RSUD sempat di ambang bangkrut akhir tahun lalu.

Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara, menurut pasal 34 UUD 1945. Jadi BPJS perlu dipertahankan dengan memperbaiki manajemen internal dan aktif mensosialisasikan gaya hidup sehat pada masyarakat.

Pemirsa EMI ( MetroTV, 20/9/2018 ) mengusulkan agar penyakit berat ( jantung, kanker, stroke, dsb ) tak dipersulit rujukannya ke faskes berikutnya. Ia minta uang jaminan untuk menaikkan kelas kamar perawatan dikembalikan ketika ternyata kamar penuh. Yang lain minta uang apresiasi tidak jomplang antara dokter ( sampai Rp 600 juta ) dan bidan perawat ( maksimal Rp 80 juta ) per tahun. Pemirsa lain minta fasilitas mewah dan rapat mahal orang-orang BPJS diselidiki dan diefesienkan.

Sebaiknya, dibatasi 3 anak saja dalam satu KK peserta BPJS yang ditanggung biaya pengobatannya seperti waktu masih Askes, karena program KB tidak jelas keberhasilannya. Orang beranak pinak hingga belasan semaunya. Wanita matang ( di atas 35 tahun ) masih terus melahirkan anak dengan komplikasi persalinan yang menelan biaya besar, juga sesudahnya ( anak down syndrome ). Orang baru bayar iuran setelah merasa kurang sehat atau jatuh sakit. Dua minggu setelah bayar, lalu minta dirujuk ke RS untuk bedah jantung atau cuci darah. Jelas menguras anggaran BPJS.

Lalu BPJS menerapkan denda bagi keterlambatan iuran tsb. Setelah membayar denda peserta sudah langsung menikmati layanan kesehatan. Mestinya ditunggu sampai 2 bulan dulu agar BPJS tak tekor dan peserta lebih terencana/ bertanggungjawab membayar iuran ( berhemat mengatur keuangan rumah tangga sehingga masih bisa menyisihkan dana untuk bayar iuran ). Saat ini, baru 54% ( dari 100 juta peserta ) yang rajin bayar iuran BPJS. Menurut wakil BPJS, iuran Rp 80 ribu untuk peserta kelas 1 sudah sesuai dengan pemakaiannya. Sedang untuk kelas 2 dan 3 masih besar pasak daripada tiang.

Sebaiknya diaudit manajemen BPJS dan rumah sakit ( klaim fraud, aturan operasional ), benahi dan efesienkan dulu. Jika masih kurang, baru disesuaikan iurannya sesuai kemampuan masyarakat ( setelah pilpres 2019 ). Terbongkarnya skandal seks anggota Dewas BPJS TK adalah sinyal kualitas SDM yang kurang ( suka foya-foya, intimidatif membuat karyawan tak produktif bekerja ). Jika ada keluhan tak semua obat dan layanan kesehatan diberikan sehingga peserta keluar biaya dobel ( ikut asuransi kesehatan ) atau ke faskes non BPJS mungkin karena 2 hal tsa : peserta tak rajin bayar iuran, ditambah pengelolaan BPJS yang belum maksimal.

( Program Obama Care yang menyedot 20% anggaran belanja AS tak diteruskan pemerintahan Trump )

Pengalaman saya ( yang sangat jarang sakit, tapi begitu sakit dapat yang parah mematikan seperti TB ) selama ini tak pernah mendapat kesulitan dari BPJS, puskesmas atau rumah sakit. Jika ada pilihan obat, treatment, atau tes dahak/ darah untuk menentukan jenis obat mana yang tepat, dipilih yang medium. Premium diijinkan jika sudah taraf mematikan jika tak diberikan.

Simpulnya, sistem BPJS perlu dipertahankan, tapi dengan rekrutmen, transparansi, pengelolaan, pengawasan, evaluasi rutin dan audit lebih baik.

PKPU UNTUK SURAT SUARA PEMILIH PINDAHAN

Terjadi pergeseran domisi pemilih karena alasan pekerjaan, studi, sakit atau uzur ( 4 tipe pemilih yang boleh nyoblos di daerah lain : pekerja, pelajar, pasien, lansia ). Saat ini yang mendaftar ( formulir A5 di KPUD asal, lalu ke KPUD tujuan ) sudah mencapai lebih 275. 000 orang ( terbanyak di Jatim, Jabar, lalu Jateng ) dan diperkirakan bisa menembus angka 500.000 pada 17 April nanti ( pilpres ). Juga ada kelompok pekerja di kawasan perkebunan atau pertambangan yang mungkin memilih tetap bekerja di hari H agar tak kehilangan upah hariannya. Bagaimana soal surat suara untuk mereka ?

Di PKPU sebelumnya sudah dijatah untuk satu TPS disediakan 300 surat suara plus 2% cadangan. Jika di TPS pindahan sampai menumpuk 500 orang, apa solusinya agar mereka tak kehilangan pilih ?

( jumlah golput bertambah disebabkan persoalan teknis seperti ini. Partisipasi pemilih di Kota Bandung saat pilkada 2018 mencapai lebih 75% dari DPT. Di tingkat Jawa Barat lebih 71%. Pilpres 2014 lebih 70%. Pilpres 1999, lebih 90%. Apakah pilpres 2019 bisa mencapai 90% lagi karena pileg digabung dengan pilpres ? Kita benahi dulu stok suaranya.. )

Sebagian pemirsa dan narsum menyarankan : KPU mengusulkan pada presiden agar membuat perppu yang mengijinkan KPU mencetak suara cadangan dan membolehkan pemilih pindahan menggunakan KTP-E untuk nyoblos di tempat baru. Opsi perpu yang membolehkan KPU mencetak surat suara tambahan karena pertimbangan kegentingan yang memaksa ( EMI, 23/2/2019 ).

Namun petang harinya, pengamat lain mengusulkan agar persoalan teknis itu diselesaikan secara teknis pula dengan PKPU, karena perppu bisa berimplikasi ke mana-mana. Jika kemudian disahkan DPR sebagai UU, nantinya jadi ada dua UU Pemilu, katanya.

Ia menyarankan agar petugas di TPS ( KPPS ) segera memberitahu petugas di kelurahan ( PPS ) jika ada kekurangan surat suara di tempatnya. Rata-rata 70-80% surat suara yang terpakai di satu TPS, sehingga kelebihan suara tsb bisa dialihkan ke TPS yang kurang dengan koordinasi PPS Kelurahan tsb. Biar gesit, komunikasinya bisa pakai WAG ( WhatsApp Grup ) antara petugas TPS dalam satu kelurahan tsb. Masalah surat suara bisa diselesaikan dalam tingkat kelurahan/ desa saja ( presiden tak perlu ikut pusing, sudah bejibun tugasnya ). Begitu pula jika ada pekerja yang pindah ke area perkebunan atau pertambangan,, surat suara di kelurahan terdekat bisa diperbantukan di area tsb.

Pemilu 2019 ini memang yang tersulit di dunia. Di Turki, pileg dan pilpres juga digabung satu hari, tapi tak terpencar di lebih 17.000 pulau seluas Indonesia yang berpenduduk terbanyak ke empat di dunia. Sekitar 145.000 kursi anggota dewan diperebutkan sekitar 245.000 caleg.

Ditambah lebih 6 juta pemilih yang belum punya KTP-E sampai 31/9/2018 ( 60-70% sudah diupayakan dukcapil tercatat di DPT ). Lebih 5 juta pemilih pemula berusia 17 tahun pada 1 Januari sd 17 April 2019 perlu diakomodasi hak konstitusional/ pilihnya dengan memperbolehkan mereka merekam data KTP-E ( suket + KK + ketua RT saat ke TPS ) sampai 16 Maret 2019 seperti batas waktu pemilih pindahan mengurus prosedur kepindahannya ( dapat satu surat suara untuk pilpres ? ). Orang Indonesia dikenal super kreatif jika kondisi terdesak. Semoga Arief Budiman, ketua KPU kita, salah satu yang diberkahi talenta kepepet itu sehingga pemilu 2019 bisa berlangsung lancar, aman dan damai dengan kerja kompak semua pihak. Amiin. Ayo.. INDONESIA !!

———————

PARENTING :

“A baby”- drawed by Vitrisa

Umur janin 42 hari sudah dibentuk takdirnya. Umur janin 4 bulan sudah ditiup ruhnya. Sebelum umur tsb, bayi hasil perkosaan, sebagai perkecualian, boleh digugurkan, setelah dipikirkan masak-masak resikonya, dengan minta pertimbangan ahli agama, ahli kandungan dan ahli jiwa. Apa calon ibu sanggup menepis trauma perkosaan ketika melihat bayi yang akan dibesarkannya nanti ? Atau malah membencinya, teringat si pemerkosa ? ( butuh cinta dan pengorbanan luar biasa untuk mengasuh bayi jadi anak yang hebat ). Apa tubuhnya sudah matang untuk melakukan persalinan tanpa kehilangan nyawa ? ( Khazanah, 26/2/2019 ). Think carefully..

Jika anak sudah lahir, didik dia baik-baik. Beritahu kesalahannya secara proporsional, dan hal benar yang harus dilakukan untuk memperbaiki perilakunya. Teguran yang mendidik sejak kecil itu agar anak setelah dewasa terbiasa dikritik dan instropeksi diri. Tak bebal/ kepala batu atau kabur dari masalah/ tanggung jawab. Cinta di tangan kanan. Hukuman di tangan kiri, adalah bentuk lain dari cinta. Jangan manjakan anak dengan materi. Kehadiran orang tua yang utuh ( unconditional love ) tak tergantikan oleh materi.
Beragam kesulitan dan tantangan yang dihadapi, dengan bekal akhlak dan pengetahuan cukup, justru menempa anak jadi tabah, tekun dan gigih. Tataplah mereka, generasi emas Indonesia, dengan mata berbinar..

—————-

INFO MEDSOS :

PRESIDEN JOKOWI, MENPORA NAHRAWI & TIMNAS AFF U-22. BANGGA !

Dari Istana Merdeka, saya ucapkan selamat kepada putra-putra kita Timnas U-22 yang telah membawa pulang Piala AFF U-22 ke Tanah Air.

Semoga kemenangan ini menjadi awal bagi kebangkitan dan kemajuan sepak bola Indonesia.( Jokowi, 28/2/2019)

https://t.co/BSm6MiM3Az

Indonesia meraih Piala AFF U-22 2019 setelah menaklukkan sang juara bertahan Thailand dengan skor 2-1 dalam laga final yang ketat di Phnom Penh, Kamboja, malam ini. Luar biasa.

Dari Tanah Air, saya menyampaikan selamat kepada Timnas U-22 Indonesia! ( Jokowi, 27/2/2019)
https://t.co/abvSjfKmBG

*****

INDONESIA JUARAA..Terimakasihhhhh..Garuda Muda, Kemenangan ini begitu luar biasa, perjuangan detik demi detik yang tak kenal lelah hingga akhir pertandingan..Sani Rizki Fauzi..Osvaldo Haay terimakasih untuk golnya.. Tim Garuda Muda kalian juara.Indonesia Bangga!!Alhamdulillah.-IN
( Imam Nahrawi, 26/2/2019)
https://t.co/7i5ep1H9gD

Written by Savitri

24 Februari 2019 at 16:27

Murid Tampar Guru. Sisdiknas Terkapar. ASN Radikal, Tak Netral.

leave a comment »

Jokowi di tengah lautan alumni sekolah yang mendeklarasikan dukungan. Musimnya para alumni mendukung capres 01. Semoga terpilih kembali dan bisa fokus meningkatkan kualitas SDM di sekolah, instansi dan Indonesia. Amiin.

MURID MEROKOK. GURU DIKEROYOK. Balada pendidikan nasional.

Di Gresik, guru SMP dimaki dan didorong kepalanya oleh siswa yang ditegurnya karena merokok dalam kelas. Di Sulsel, 4 siswa dan ortu mengeroyok guru karena ditegur. Di Kendari, guru diancam murid nakal dengan keris ( harap tahu, MK sudah melarang kriminalisasi guru, sebagai satu bentuk perlindungan guru ).

Kekerasan tsb sebagian dari yang mencuat ke ruang publik/ medsos. Lebih banyak lagi penganiayaan yang terjadi yang didengar dan dilihat narsum EMI ( MetroTV, 14/2/2019 ). Ada apa dengan dunia pendidikan kita ? Apa perlu UU Perlindungan Guru, jika sudah ada UU Perlindungan Anak ?

Guru, yang digugu dan ditiru. Guru dihormati karena wibawa yang datang dari kedalaman ilmu. Jika guru merokok di kelas, maka murid meniru, meski dilarang merokok. Perilaku lebih kuat pengaruhnya daripada ucapan.

Sekolah bukan sekedar memberi materi ajar, tapi mendidiknya menjadi manusia cerdas dan berbudi. Itu sebabnya sekolah kini disebut pendidikan bukan pengajaran. Mendidik manusia menjadi manusiawi, empati, berakal budi perlu waktu seumur hidup. Mengajari orang trampil menyetir cukup kursus 3 bulan.
Itu sebabnya lebih mudah menghasilkan orang jahat daripada mencetak orang baik. Tanpa, kurang atau salah mendidik saja jadilah orang-orang jahat itu, yang menyesaki jalanan, penjara dan jagad maya.

Tugas negara mencerdaskan kehidupan bangsa. 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru. UU menetapkan 20% APBN dialokasikan untuk anggaran pendidikan. Rp 492 triliun digelontorkan dari APBN tahun ini untuk pendidikan. Belum lagi dari APBD dan sumber dana lainnya. Tapi kenapa sistem pendidikan nasional kita termasuk yang terendah di dunia ( meski respek terhadap guru, Indonesia di urutan 5, China di urutan 1, menurut Global Index. Belajar sampai ke negeri China ? Bisa pada susah senyum seperti atlet China. Boro-boro bisa selamat jika nampar guru. Maklum, lebih 1 miliar jumlah penduduknya. Di buang 100 murid nakal ke laut, mereka tak merasa kehilangan, seperti berita ditemukan 100 anak tanpa organ dalam di dasar laut, ditindih mobil bekas, setelah ginjal, jantung, mata dsb, dijual sindikat penculik atau traficking lintas negara ). Hiii… jadi horor begini.

Saran para pemirsa EMI : sekolah pendidikan guru ditingkatkan kualitasnya, sistem rekrutmen guru diperbaiki, jika banyak orang menilai sertifikasi guru kurang meningkatkan kualitas guru dan malah membebani kerja guru maka perlu dievaluasi, guru BP diambil dari psikolog yang paham mendidik anak, posisi guru jangan di isi orang sembarangan atau tak relevan keilmuannya, gaji guru memadai untuk membuatnya bisa profesional dan fokus pada tumbuh kembangnya kognisi dan karakter anak didiknya ( lumayan kini sejuta guru honorer digaji setara UMR ), Komite Sekolah yang mempertemukan guru, orang tua murid dan wakil masyarakat digiatkan untuk urun rembug mengatasi masalah peserta didik, perhatikan bagaimana cara guru memberi edukasi dan transfer ilmu. Apa bisa jadi panutan murid ? Karena guru adalah ibu pendidikan, jadi beliaulah pusat sorotan dalam pembenahan tata kelola pendidikan Indonesia. Buat blue print atau grand design pendidikan nasional kita mau di bawa ke mana ?

Semoga Rembug Nasional Pendidikan Guru 2019 mengkaji dan menghasilkan solusi masalah tsa. Amiin..

***

Saya ingin, anak-anak dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan di negeri ini senantiasa sehat, pintar, dapat bersekolah setinggi-tingginya ( Jokowi, 13/1/2019 ).

Mereka tidak takut untuk bermimpi, untuk jadi apa saja: jadi menteri, bahkan jadi presiden. Insya Allah.

https://t.co/v1xNFQZnHf

***

GURU TERAMPIL DIPERBANYAK

Semua negara kini bersaing ketat di semua bidang. Bagaimana agar menang ? Ya dengan mempersiapkan SDM kita. Di sinilah letak peran para guru yang harus dapat memberikan pelatihan teknis bagi para putra-putri didiknya.
Guru yang terampil harus lebih banyak dari guru normatif. ( Jokowi, 13/2/2019 )

https://t.co/gUZwzld09m

GURU HONORER DIANGKAT

PP no.49 tahun 2018 tentang pengangkatan guru honorer ( tahun 2005 dianggap separuh legal ) memberi harapan mereka yang selama ini terabaikan. Prosesnya, setelah kuliah lulus S1, ikut program sertifikasi guru, disusul pendidikan khusus dan evaluasi berjenjang.

REKRUTMEN PPPK

Dalam rangka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pemerintah telah mengeluarkan Permen PANRB No. 2 Tahun 2019 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Guru, Dosen, Tenaga Kesehatan, dan Penyuluh Pertanian ( Kementerian PANRB, 13/2/2019 )

https://t.co/7xMmfSNJWv)

GURU MALAS DIDEPAK

Di luar negeri, tiap akhir semester, siswa memberi nilai pengajaran untuk gurunya. Jika lebih 50% menganggapnya tak cakap mengajar, dipastikan pada semester berikutnya, guru tsb tak ada lagi. Guru yang cuma bisa bentak-bentak sering meninggalkan kelas dan memberi PR sangat banyak seperti di Indonesia, takkan terpakai di sana ( EMI, 3/11/2018 ).

KUALITAS ASN HASIL SISDIKNAS

Dari sekitar 1,7 juta peserta tes CASN, ternyata cuma lulus 8% ( sekitar 136 ribu ), setelah pasengrade dinaikkan. Padahal kebutuhan ASN lebih 200 ribu orang. Kekurangannya akan diisi oleh pegawai yang sudah ada ( EMI, 14/11/2018 ).

Cermin buruk mutu pendidikan nasional. Tiap tahun dibutuhkan/ rekrutmen 100 ribu guru, namun ternyata 8 tahun lagi baru bisa memenuhi kebutuhan guru tsb ( EMI, 15/11/2018 ). Tingkat keterandalannya juga kurang.

Kapasitas belajar pegawai Indonesia ( learning capacity ) baru 62,19%, di bawah Brunei, Singapura. Mestinya, tes tsb menguji kompetensi umum dan kompetensi bidang CASN.

Hasil sisdiknas saat ini menyebabkan kemampuan eselon satu sesungguhnya masih setingkat eselon dua. Hanya 60% ASN yang kerja efektif.

PPPK menjadi solusi bagi tenaga honorer ( seleksi masuk tenaga kontrak dengan pertimbangan kemanusiaan ) atau mereka yang sudah kerja belasan tahun, tapi tak lulus tes CASN. ( EMI, 22/9/2018).

ASN RADIKAL, MALAS, MEMALUKAN.

Sekitar 20% ASN menolak Pancasila, menurut survei Kemendagri ( sebagian pemirsa usul agar ASN radikal dipecat saja ).

Menurut BIN, paham radikal disebar di masjid dekat kantor kementerian, lembaga, BUMN.

( salah satunya mungkin ASN tak netral di depan menteri Kominfo ketika ditanyai soal desain Sosialisasi Pemilu. Menteri Rudi terkejut dengan jawaban ASN yang digaji negara/ rakyat yang minta ASN bersikap netral selama proses pemilu, ternyata tak netral ).

Pak Rudiantara bisa lebih terkejut lagi jika tahu hasil survei terbaru, bahwa banyak ASN ( 40% yang tak efektif kerjanya ) memilih 02 karena sistem reformasi birokrasi yang diterapkan pemerintahan Jokowi membuat mereka tak nyaman lagi ).

Orang radikal dan orang malas ada di instansi pemerintah, digaji rakyat, tapi kampanye terselubung 02 di internal, bikin malu korp ASN, tapi yang dipermalukan malah pak menteri dengan tagar #yang gaji kamu siapa. Anda tahu pencipta tagar-tagar semacam ini kan ? ( kubu yang susah lihat orang senang, dan senang lihat orang susah, pastinya ).

ORMAS MENANGKAL RADIKAL

Milad/ HUT ke-106, ormas Muhammadiyah mengajak umat tolong menolong dalam kebersamaan ( ukhuwah ).

Ormas Islam mestinya jadi garda terdepan dalam menegakkan Pancasila, karena empat founding father yang mencabut tujuh kata dalam sila Ketuhanan yang Maha Esa ( karena ada keberatan dari kelompok non muslim ) berasal dari ormas Islam : Ahmad Dahlan, ketua Muhammadiyah ( berdiri tahun 1912 ), anak Hasjim Asy’ari, pendiri NU ( berdiri tahun 1926 ), dan Bung Hatta.

Sineas muda yang bikin film tentang Kesaktian Pancasila ( mengatasi makar DI/TII, RMS ), bilang, bahwa yang merongrong Pancasila, bukan hanya komunis, tapi juga ormas radikal. Dia usul agar kembali dihidupkan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila, penataran P4, BP7, screening ASN, karena melihat guru dan murid sekarang seperti kurang paham Pancasila dan sejarah kepahlawanan para pejuang Indonesia. Cara penyampaiannya sesuaikan dengan karakter kekinian, bukan doktrin ala Orba. Pancasila dalam perbuatan lebih penting ( dari sekedar hafalan ) dengan cara dicontohkan para elit dan pejabat publik dengan tak korupsi, tak berpolitik bohong dan teror, dsb ( EMI, 20/11/2018 ).

Lebih 100 juta orang ( 60% populasi muslim ) yang melakukan pengajian sampai tingkat ranting dan RT bisa melakukan diskusi Islam-kebangsaan/ nasionalisme untuk menangkal radikalisme. Mereka bisa jadi benteng Pancasila dengan berperilaku Pancasila, menyebarkan ideologi negara ini dengan trend kekinian dan memperbaharui ( refresh ) mempelajari sejarah dan konsep Pancasila.

——————–

INFO BANDUNG, JAWA BARAT :

TANGGUL JEBOL

Kami segenap ASN Pemdaprov Jabar Turut Berduka Cita atas musibah tanggul jebol yang berada di Pasir Jati, Kab. Bandung 🙏( Humas Jabar, 11/2/2019 )
.
Sampai saat ini update korban yang meninggal 3 orang, harap selalu berhati-hati dan waspada ya wargi Jabar tersayang

https://t.co/KrBUJgHFCw

LONGSOR UJUNG BERUNG

Petugas @LayadRawat119 membantu korban banjir & longsor di wilayah Ujung Berung, Jl. Pasirjati RT 08/RW 10 tadi malam (09/02). Sebanyak 2 korban luka-luka & 1 warga dirujuk ke RS Hermina Arcamanik. @ritaverita167 @humasbdg @diskominfobdg @OdedMD @kangyanamulyana @119bdgemergency https://t.co/eLMzsSmJba
( Dinas Kesehatan 10/2/2019 )

——————–

INFO MEDSOS :

HOAX KETUA BPN 02

Hari ini hoax yang saya ( Dedek Prayudi, 10/2/2019 ) bongkar bersumber dari Ketua BPN, Pak DS.

Pak DS: “Orang miskin turun, tapi standar kemiskinan diturunkan. Jadi yang miskin tinggal sedikit.”

FAKTA: Standard kemiskinan (garis kemiskinan) nilainya selalu naik dan tak pernah turun ( sumber: BPS )
https://t.co/dFGtIk4nYH

DESTINASI SUPER PRIORITAS

Empat destinasi super prioritas : Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo.

INDONESIA TERINDAH

Indonesia masuk 6 besar negara terindah di dunia, dan 10 besar negara yang wajib dikunjungi. Tapi destinasinya belum siap benar. ( Jokowi, 12/2/2019)

Karena itu, kita bangun infrastruktur untuk akses dan pengembangan pariwisata. Kita fokus dulu di Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Borobudur.

https://t.co/QluPO7Kc5v

Jawa Barat juga indah.

KERJASAMA TNI-KKP

Puji Syukur kepada Alloh SWT, pagi ini terlaksana penandatanganan Nota Kesepahaman untuk penguatan kerja sama KKP-TNI di bidang ketahanan pangan dan pengamanan sektor kelautan & perikanan.
Mohon doanya agar kerja sama ini berlangsung lancar. ( Susi Pudjiastuti, 11/2/2019 )

https://t.co/POBEl314gY

Written by Savitri

15 Februari 2019 at 15:39