Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Archive for the ‘Wanita’ Category

Ketua DPR Baru ( PDIP ? ), Pelajaran Salim Kancil, Pelindo ke Resuffle. Percepatan Menuju Indonesia Terkuat.

leave a comment »

Hatta

“Pemuda, engkau pahlawan dalam hatiku,” Bung Hatta sering berkata. Pemuda masa kini yang bangga pada sejarah perjuangan bangsanya, bangga menjadi orang Indonesia, diharapkan menjadi pahlawan pembangunan yang membawa Indonesia pada kebesaran negaranya, adil makmur bagi seluruh bangsanya. Is that you ?

2016. Apa saja yang mungkin terjadi ? Rotasi bumi melambat ( pada 30/6/2015, sehari = 24 jam plus 1 detik ). Ekonomi dunia melambat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 di bawah target 5 % ( India dan Filipina di atas 6 %. Tahun 2016, pemerintahan Jokowi akan melakukan percepatan. Januari ini, BBM dan TDL diturunkan untuk memacu produktivitas rakyat. Namun, komponen harga sembako, daging, dll, masih ogah turun ). Rupiah di level Rp.13.876,- per USD . Indonesia berharap menjadi negara terkuat di Asia Pasifik pada tahun 2085 menurut Kapsul Waktu di Papua. 69 tahun lagi. Dunia kiamat tak lebih 1500 H ( sekarang 1436 H, tinggal 64 tahun lagi ). What should we do ?

Hak Menyatakan Pendapat jika presiden ( terindikasi terlibat dan ) tidak mencopot RS ( Menteri BUMN yang kemarin diminta mencopot RJL ) ! kata RDP di TVO** ( yang di pergantian tahun kemarin ‘dihadiahi’ bom di Alun-alun. Apa yang anda harapkan ? TV ini demen menyiarkan propaganda zionis di awal2 siarannya. Setelah pilpres kalah, demen mendiskreditkan pemerintah dan menjadi corong buat orang2 yang belum move on. Di jaman yang kian terbuka dan bebas ini, tertib menjadi barang langka. Orang merasa bisa melakukan apa saja. Lempar batu, sembunyi tangan. Negara dianggap tak bisa memberi kesejahteraan yang mereka mau. Keluarga dianggap tak mampu memberi kasih sayang yang mereka tuntut. Orang2 frustasi ini lalu minggat, gabung ke ISIS atau radikal di negeri sendiri ).

EFEK PELINDO & RESHUFFLE KABINET.

Pelindo kembali ke pangkuan pertiwi ! kata RDP di sidang paripurna DPR ( 18/12/2015 ). Ketua pansus Pelindo itu menemukan indikasi kerugian negara sampai 48 triliun jika Indonesia meneruskan perjanjian dengan perusahaan asing hingga tahun 2038. Yang lebih mencengangkan, rencana hutang 6.000 triliun untuk BUMN yang jika tak terbayar akan dibebankan ke APBN. Jika masih kurang, aset2 negara bisa terjual. Wah..

RS sering dicibir sebagai agen neolib di kabinet kerja. Pengamat ekonomi MN, menyebut RS bagian dari mafia. Modusnya, memperpanjang kontrak yang belum waktunya diperpanjang. Ada pemotongan 15 juta USD dalam uang muka yang entah masuk ke mana. Jika aset Pelindo dibilang bukan aset negara maka upaya korupsi di dalamnya terhindar dari audit BPK. Jumat itu juga, RJL ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

( Jokowi akan me-reshuffle kabinetnya lagi. Kreativitas MenPAN merilis kinerja kementrian ke publik, saya rasa cukup baik, agar masyarakat tahu ukuran mengganti menteri atau tak terkaget-kaget dengan perombakan kabinet. Meski mengganti menteri adalah hak prerogatif presiden. Lebih sip lagi kalau evaluasi periodik yang dilakukan presiden pada para menterinya juga bisa dirilis di internet. Sehingga partai pendukung pun tak kecewa jika menterinya diganti, karena berdasar kan penilaian yang obyektif. Ora ujug2 ( tidak sekonyong-konyong ). Meminimalisir friksi yang mungkin terjadi. Pemerintah dan rakyat bisa lebih tenang bekerja. Tak gaduh berpolemik lagi ).

GOJEK & KEPEDULIAN JOKOWI

Pada hari yang sama, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan menganulir larangan transportasi online ( Gojek, dll ) yang dibela konsumen sebagai solusi sementara akan kebutuhan transportasi murah bagi masyarakat sampai transportasi publik cukup tersedia : aman, nyaman dan terjangkau. Bukti bahwa presiden Jokowi mau mendengar protes masyarakat dan memperbaikinya. Jokowi tak kepala batu seperti SN dan ARB. Manuver keduanya ( surat mundur SN sebagai ketua DPR di menit2 terakhir sidang ) membuat sidang MKD tak menghasilkan keputusan tuntas ( SN bersalah secara etik, mendapat hukuman sedang yang dibacakan oleh 10 hakim, hukuman berat oleh 7 hakim ) sehingga SN masih melenggang menjadi ketua fraksi, bukannya diberhentikan dari keanggotaannya di DPR.

Di masyarakat, tak sedikit yang ber-hate speech tentang Jokowi. Di parlemen, PDIP belum menduduki kursi pimpinan DPR dan MPR. Sebagai partai pemenang pemilu, ini ‘hutang’ PDIP pada rakyat pemilihnya untuk melogiskan komposisi pimpinan menurut amanat konstitusi ( pimpinan parlemen merepresentasikan pilihan rakyat ). Minimal kembali ke UU MD3 tahun 2009. Kocok ulang pimpinan. Ketika itu belum terjadi, saya rasa tidak wise, jika anggota PDIP menyerang, mendikte, membonsai, bahkan mengancam mengajukan Hak Menyatakan Pendapat ( HMP ) pada presiden yang diusungnya. Apa-apaan ini ? Kita sudah berdebar ketika DPR terbelah dan PDIP gagal menjadi pimpinan parlemen. Kita jungkir balik mencari solusi, memberi saran agar DPR bisa bekerja ( gak dead lock terus ). Kenapa kita masih harus berdebar dengan ancaman HMP yang anehnya digagas oleh PDIP ? Banyak pengamat miris dengan anomali ini ( kubu lawan jelas tertawa senang, Jokowi bisa jatuh tanpa perlu mereka ‘kerja’. Kita tahu mereka tak lebih baik dari JW-JK. Apa anomali ini karena PDIP terbiasa menjadi oposisi sehingga setelah di dalam pemerintahan masih terbawa oposisi ? Tak peduli hiu2 ganas di luar sana yang siap menerkam dan mengambil keuntungan. Lebih jahat dari jaman Orba, kata pengamat INB.

OTOKRITIK SETELAH PARLEMEN TERPERCAYA. ITU BARU SMART.

Mestinya, kita lihat medan dulu, sebelum kita menyampaikan kritik. Niat idealis ( otokritik ) di kepala sendiri, kerap tak terbaca demikian di kepala lawan2 yang licik. Mereka cuma peduli titik2 lemah yang bisa mereka gunakan sebagai mesiu untuk menembak jatuh kita. Lawan licik punya perasaan ‘lebih’ dalam dirinya sehingga otokritik tak bakal mereka kagum, apalagi respek pada kita.

( Saya sendiri berupaya tak menghina orang yang saya kalahkan. Pengendalian nafsu adalah kekuatan diri yang terbesar. Saya memilih diam ketika saya dipojokkan dengan ‘kesalahan’ saya dan cuma membalas membuka aib lawan untuk mengalahkannya. Biarlah Allah yang menanamkan rasa bersalah di hati lawan. Jika kita bisa menahan diri seperti itu meski amarah sudah di ubun2, believe me .. uhh.. that’s so powerful. Tak ada yang bisa menandingi Allah jika sudah turun tangan menyadarkan lawan kita ).

Saya menahan diri tak mempertontonkan kecerdasan saya pada orang2 yang ingin saya rangkul hatinya ( tapi jika ada pria mendekat di luar kriteria, jurus ampuhnya adalah terus terang berkata : maaf.. saya tak tertarik, atau .. jika dia masih nyosor, maka adu argumentasi versus hasrat superior-nya sampai dia muntah/ kapok, sangat disarankan. Works for me ). Tak seorang pun ingin terlihat bodoh di dekat kita. Manusia tak rela di subordinat. Apalagi para pria yang punya insting dasar superior ( hanya pria bijak nan pede yang mau sportif mengakui kecerdasan wanita ).

PENGGERAK MESTI DAHSYAT MENGGALANG KONSENSUS

Sebagai pemikir, saya batasi maksimal 5 orang dalam inner circle saya agar masih cukup besar ruang hening di kepala saya untuk memikirkan Indonesia. Berharap kepala tak vertigo, korslet atau stroke. Orang yang berada dalam jangkauan perhatian dan bantuan saya ini bermanfaat ketika giliran saya yang sakit, bête atau down. Namun, mereka yang berpotensi dan ingin berkiprah sebagai penggerak ( presiden, gubernur, walikota, bupati, dst ) harus lebih lebar lingkaran silaturahminya. Kepandaian menggalang konsensus harus diasah dan terus ditingkatkan. Lebih humble, menahan diri dan menangguk simpati. Kenal, suka lalu percaya. Di saat lebih banyak orang yang percaya dan merasa aman berurusan dengannya, si penggerak akan mendapat kekuatan, dukungan, sumber daya dan akses yang membawa kemaslahatan pada sebanyak mungkin umat.

Jika Rieke bisa bicara kalem, secukupnya ( orang biasa umumnya tegang & letih jika mendengar rentetan logika & argumentasi ) sehingga orang merasa ‘aman’ dan betah di dekatnya ( plus lebih wise/ selektif dalam memilih corong mana dia mengkritik pemerintah ) maka kursi ketua DPR yang ditinggalkan SN ( sekarang di-plt FZ ) paling sip ditempati Rieke. Presiden RI pernah dipegang wanita ( Megawati, kini ketua umum PDIP ). Posisi ketua DPR perlu memulai sejarahnya ditempati wanita. ( komisioner KPK terpilih kemarin juga ada wanitanya ). Apalagi wanita adalah mayoritas penduduk Indonesia. Sangat representatif.
Rieke DP ( PDIP ) dan Akbar Faisal ( kader Nasdem yang di BKO-kan di MKD dan fight abis ketika dikeluarkan FH dari ruang sidang ) memberi harapan pada kita pada perbaikan wibawa dan maruah parlemen. Rieke, Akbar .. good job !

RAKYAT NYOBLOS BENERAN, WAKILNYA CUMA BOHONGAN

Setelah RJL dan RS dicopot, saya pikir kita perlu mengkaji semua kebijakan/ kesepakatan yang melibatkan mereka. Konsensi 51 % di Pelindo II, ternyata setelah dikaji lebih jauh merugikan Indonesia. Ada kejahatan korporasi asing di sana ( perjanjian batal demi hukum ). Siapa tahu di BUMN lain juga sangat dirugikan ? Siapa yang mau memimpin pansus perusahaan asing di Indonesia ? ( Apa saja dan berapa banyak sumber daya alam kita yang mereka keruk sebetulnya ? Kita mestinya negara kaya. Kok, kita masih terlibat hutang dan belum maju ? ). Agar tak jadi bancakan koalisi licik, pansus ini dibentuk setelah komposisi pimpinan di parlemen betul2 mempresentasikan pemenang pemilu 2014 ( mayoritas pilihan rakyat ). UU MD3 tahun 2014 yang dibuat 2 hari setelah KMP kalah pilpres ini melanggar konstitusi karena sistim paket pimpinan membuat partai gurem bisa menduduki kursi pimpinan, sedang partai pemenang pemilu cuma bisa nrimo jadi penonton karena dikeroyok. Mari kembali ke UU MD3 tahun 2009.

Slamet Rahardjo, aktor senior kita, sampai kecewa karena dia merasa nyoblos beneran saat pileg tapi yang dilihatnya sekarang anggota dewan bohongan. Pretending membela kepentingan rakyat padahal nyatanya membela kepentingan pribadi, golongan bahkan mafia migas ! Sekjen PDIP berdalih : realitas tak bisa 50 + 1 % atas status penontonnya. Padahal jika KIH bergerilya setangguh jenderal perang ( tak hanya pasif menunggu petunjuk ketum ) dalam memperoleh dukungan suara di parlemen, dan terbiasa konvensi / fight dalam tradisi partai yang sehat, maka tragedi sapu bersih kemarin oleh kubu lawan tak akan terjadi. Betapa banyak energi yang kita keluarkan untuk meredakan kegaduhan tak perlu di parlemen kemarin karena ketakmampuan PDIP ( tolong jangan dikompensasi dengan gencar mengkritik presiden/ orang yang akan rikuh melawan. Jika PDIP betul2 berani, hentikan kelicikan kubu lawan ). Sekarang PAN sudah bergabung ke KIH. Golkar dan PPP sedang bermasalah dengan legalitasnya setelah pencabutan SK MenkumHAM oleh keputusan MA. Ayo, posisi ketua DPR rebut kembali ! ( matangkan strateginya di raker PDIP minggu besok ya. Salam sukses ).

REVISI UU KPK ? NOT THIS TIME ..

Saat ini, terlebih saat parlemen belum betul2 mempresentasikan pilihan rakyat, UU KPK jangan direvisi dulu, karena masih sangat memadai untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Yang dibutuhkan KPK adalah penguatan infrastruktur kelembagaan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi. Sehingga tumpukan kasus bisa segera dituntaskan secara baik oleh SDM yang cukup dan fasilitas yang mendukung. Setelah trust rakyat pada DPR tinggi, barulah UU Polri dan UU Kejaksaan di revisi. Setelah dua lembaga penegak hukum itu membaik kinerjanya secara signifikan, baru UU KPK direvisi, jika masih diperlukan ( misal, selama menjabat, komisioner KPK tak bisa dikriminalisasi ). Indeks korupsi Indonesia masih di bawah 40 ( di bawah Malaysia ) sekarang. Membatasi umur KPK tinggal 12 tahun lagi adalah manuver koloni ‘koruptor fight back’.

Orang2 dangkal yang suka berpikir jangka pendek jika dibiarkan merajalela akan menyurutkan orang datang ke TPS, tak percaya demokrasi, lalu meruntuhkan parlemen. Sudah digaji mahal oleh rakyat, tapi rakyat cuma dikibulin. Saya pikir Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD ) DPR RI sebaiknya diisi 4 orang dari tokoh masyarakat yang kredibel, 3 diisi oleh anggota DPR dari 3 partai dengan perolehan suara tertinggi di pileg. Agar conflict of interest bisa diminimalisir dan tak terjadi drama bertele-tele lagi seperti kemarin. Tujuh orang saja, karena lebih dari 7 orang, keputusan yang baik dan cepat akan sulit diambil. Cukup 2 hari saja.

MKD IDEAL HARAPAN RAKYAT. CARANYA ?

Mengadili etik sebenarnya lebih mudah daripada pengadilan hukum. Orang bercelana pendek di pantai ,secara hukum tak bersalah, tapi jika orang tsb masih memakai celana pendek di pesta formil, maka ia bersalah secara etik. SN sudah mengaku hadir di RC ( 8 Juni 2015 ) bersama MRC dan MS di TVO** dan MetroTV. MS sudah membenarkan pertemuan tsb di sidang MKD. Dua alat bukti sudah cukup bahwa SN bersalah secara etik ( melekat pada jabatan ketua DPR tak boleh bertemu orang untuk urusan yang bukan kewenangannya ). SN mestinya sudah keluar dari Senayan sekarang. Tapi, kok malah jadi ketua fraksi ? ( padahal 7 hakim dari KMP : Golkar versi ARB, Gerindra, PPP versi SDA/Djan Faridz, PKS, kompak menyatakan hukuman berat untuk pelanggaran SN. Akal bulus lagi ? Cara2 setan seperti ini bisa menghancurkan parlemen ). Ini dia salah satu kebohongan yang merusak citra DPR. Jangan salahkan lembaga survei yang menempatkan DPR di posisi bawah dalam kepercayaan publik. Apa kita mau diam saja sampai parlemen ambruk ?

Saya perhatikan ARB menjadi tokoh sentral dalam runyamnya komposisi pimpinan di parlemen & AKD DPR, kisruhnya kepengurusan Golkar, sengketa pilpres di MK, clash horisontal antara pemilih kubu 1 vs kubu 2 karena deklarasi ngawur di TV-nya, lambannya ganti rugi korban lumpur Lapindo ( Century Gate & BLBI gate juga menyeret nama perusahaannya. Mestinya, pemerintah tak perlu menalangi ganti rugi lahan yang baru bisa digarap 81 tahun kemudian. Orang2 di atas Lapindo Brantas masih berada di deretan orang2 terkaya. Supaya ARB tak kelebihan energi untuk mengacak-acak Senayan demi ambisinya ). Mungkinkah post power syndrome mantan orang terkaya di Indonesia ini membuatnya hiperaktif menunjukkan dominasinya ? ( harus dia yang menang ). Atau dikejar hutang ?

LEGACY ARB DITUNGGU. SOLUSI UNTUK GOLKAR DAN PPP.

Setahu saya, ada perasaan tak berguna yang menimpa para lansia. Saya kadang merasa bersalah ketika diminta menemani ibu seharian, sementara seabreg deadline menuntut dikerjakan. Ritme lambat lansia tak cocok dengan ritme cepat anak muda. Butuh kearifan dari kedua belah pihak untuk memahami perbedaan ritme ini. Karena kemunduran fisik mempengaruhi ketajaman kognisinya, orang di atas usia 60 tahun sebaiknya jangan menduduki posisi puncak di perusahaan, lembaga dan organisasi. Emosinya lebih dominan daripada akal sehatnya.

Maukah ARB berhenti secara elegan, mewariskan hal yang baik untuk generasi penerus ? Kami semua menonton sepak terjangnya. Apa legacy-nya ? ( pilih berakhir dikenang, atau berakhir dikutuk ? )

Kisruh Golkar pasca pencabutan SK MenkumHAM bisa diatasi dengan memperpanjang legalitas Munas Riau dan segera melaksanakan Munaslub di tahun ini. Cara dan prosedur pemilihan ketum yang fair disepakati dan dijalankan kedua belah pihak. Kepastian hukum semestinya disertai keadilan dan kemanfaatan agar Golkar selamat. Jika tak ada kemauan dari dua kubu, pemerintah bisa mengkondisikan ( memperpanjang legalitas Munas Riau ), sedangkan kader dan konstituen Golkar bertugas mengawal pemilihan ini. ( PPP juga bisa kembali ke AD/ART partai dan berbesar hati mengakomodir kebutuhan kubu pesaingnya, demi Indonesia yang damai dan produktif. Kalian masih orang Indonesia kan ? )

Oposisi loyal yang institusional dilakukan oleh sebuah partai yang seimbang kekuatannya dengan partai pemerintah. Dalam negara demokrasi, jumlah partai yang ideal itu dua dengan angka kemenangan terpaut tipis, antara 51 % banding 49 % agar suara oposisi efektif. Jika tidak terjadi, harus ada partai2 yang menegaskan diri bahwa dia dalam posisi oposisi. Ini yang dianjurkan Nurcholish Madjid waktu Soeharto lengser. Golkar kehilangan credential ( surat kepercayaan rakyat ) karena terkait Orde Baru. Golkar sebaiknya membubarkan diri tapi kemudian memanfaatkan struktur yang ada untuk membuat partai baru. Struktur organisasi dan platformnya sama dan paling tidak secara simbolik harus diadakan pembersihan terhadap orang2 tertentu. Untuk memperoleh kembali credential-nya, dalam 5 tahun Golkar jangan mengambil posisi dalam pemerintahan. Jika Golkar bisa mengambil posisi itu, didukung spektrum seperti itu, dengan pengalamannya yang panjang dan kader2 yang kuat maka akan bagus sekali. ( wawancara Prof.Dr.Nurcholish Madjid dengan Yasra Muhtarom, di Universitas Paramadina, April 2004 )

RAKYAT YANG MANA ? LOOK AT US !

Sebagian politisi meledek jurnalis untuk berkelit : ‘ rakyat yang mana ?’. Heii.., ini kami, mayoritas yang memenangkan presiden sekarang ( selisih 8, 4 juta pemilih, bukan angka yang kecil ). Kami yang rela berpanas-panas, berhari-hari mengawasi jalannya sidang MKD. Bukan minoritas yang dadakan datang saat keputusan MKD akan diambil di luar sana. Jangan bicara mayoritas hanya pada saat menguntungkan kalian saja ( merekayasa UU MD3, menyapu kursi pimpinan dewan, menyelamatkan SN di MKD, dsb ). Kami mayoritas yang mestinya lebih kalian camkan ! Jokowi juga tak hanya memikirkan pemilihnya ketika membuat paket kebijakan ekonomi serta membagikan Kartu Indonesia Sehat ( KIS ), Kartu Indonesia Pintar ( KIP ) dan Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ). Kalian, kubu KMP di Senayan, juga jangan hanya memikirkan diri sendiri ( pemilih PS – HR ) dan menyangkal eksistensi kami ( rakyat pemenang ). Bersikaplah sportif dan gentle. Jangan lari dari kenyataan. DPR mestinya bukan kumpulan anak TK lagi. Grow up, man !

Salim Kancil menjadi martir korupsi berjamaah di Lumajang, Jawa Timur. Ketika politik menjadi kejahatan terorganisir. Dari bupati, DPRD, polisi, kepala desa, pengusaha dan kaki tangannya bersekongkol meraup puluhan miliar dari sumber daya alam Indonesia ( penambangan pasir dengan kandungan besi lebih dari 40 % ) dan hanya memasukkan Rp 130 juta ke kas negara. Pengelolaan negara macam apa ini ? kecam Akbar Faisal di ILC ( 6/1/2016 ). Penjarahan kekayaan rakyat ini bisa terjadi karena pembiaran dan manajemen asal-asalan dari pejabat daerah yang kurang bertanggung-jawab. Pengawasan mestinya tak hanya pada penambangan yang berizin, tapi juga pada penambangan ilegal, karena aroma kejahatannya lebih pekat. Tambangnya saja sudah illegal, anda bayangkan para mafia yang suka melabrak aturan yang ngebet masuk ke tempat2 seperti itu. Jika ada mafia, pasti ada korban dan kerugian.

Salim yang gigih menyuarakan kebenaran, terpaksa berakhir mengenaskan, dikeroyok, dipukul, diestrum, digilas motor dan dihantam batu sampai mampus. Kebaikan yang terpencar akan kalah oleh kejahatan yang terorganisir. Saya sendiri menghentikan bibit2 mafia ( pemalas, pembohong, parasit ) sejak dari rumah. Begitu ada anak kost dan kerabat yang berulang ceroboh, melanggar tata tertib rumah, saya pastikan keluar dari rumah ( setelah 3 kali peringatan dan nasehat ). Contohnya, Romo**, mahasiswa UW yang bertubuh tinggi asal Bat**. Penentang aturan ini cuma meledek,”.. aku gak peduli, terus kenapa ?”. Terlintas orang tua dan kakak2-nya yang alpa menegur dan memberi sanksi setimpal atas pelanggaran selama ini ( nunggak sewa, bawa cewek ke kamar, dsb ) sampai pemalas ini bisa enteng ngoceh seperti itu.

STOP MANAJEMEN BURUK YANG MEMATIKAN !

Seperti anggota geng motor sadis yang menangis ketika dicokok polisi dan didakwa di pengadilan, maka si penentang yang menyumpahi saya anj*** dan akan menampar saya, ternyata juga menangis ketika saya konsisten dengan sanksi saya ( mengeluarkan dia dari kost ). Surprise ? Ini reaksi alami orang yang baru pertama kali dihukum setimpal. Mungkin pukulan berat baginya, karena dia lari terbirit begitu saya ke atas hendak mengunci pintu kamar. Mestinya, ortu bisa wibawa mendisiplinkan anaknya sejak dalam asuhannya di rumah ( umur 3 – 15 tahun ), sebelum ia tak terkendali di luar rumah dan masuk penjara. Saya melempar kerikil ke kaki si malas, agar dia sadar kesalahannya, sebelum orang lain di puncak amarah melempar bata yang meremukkan jidatnya. Ada kesalahan tertentu yang membuat kita tak bisa kembali. Ada peringatan yang boleh jadi yang terakhir kalinya. Berhati-hatilah dengan langkah, ucapan dan tindakan yang kita ambil. Think before you act.

Hukuman yang pas adalah bentuk lain dari cinta agar anak dalam penjagaan kita tak rusak masa depannya. Jika orang ‘baik’ tak cukup baik ( baca : berani karena Allah ) untuk menghentikan bibit2 mafia sejak dini maka ketika keluar rumah mereka akan membentuk koloninya menjadi kejahatan terorganisir. Di level kawasan, mereka bisa menjadi mafia pembobol tas penumpang di bandara2. Di level daerah, mereka seperti pembantai Salim di Lumajang ( mafia penambangan pasir ). Di level nasional, mereka seperti SN, ARB, FZ, FH yang menurunkan kepercayaan rakyat terhadap demokrasi dan wakil rakyat di parlemen. Entah berapa ribu triliun kerugian negara akibat praktek2 korupsi, kolusi, kroniisme, nepotisme selama ini. Kalau kita tak menghentikan SN ( miliar dolar investasi Freeport ), lalu jadi preseden buruk yang menjangkiti politisi dan pejabat publik lainnya di pusat dan daerah, berapa cost yang sanggup kita tanggung agar negeri ini tak ambruk ?

OTONOMI SAMPAI PROVINSI. ASET DAERAH DISELAMATKAN.

Mestinya otonomi hanya sampai tingkat provinsi, kata Cak Nur ( karena ketersediaan SDM dan alat ukur yang lebih memadai. Di AS, otonomi hanya sampai negara bagian/ provinsi ). Syukurlah, saya dengar sekarang gubernur-lah ( pemprov ) yang memutuskan investasi sektor pertambangan di daerah. Smoga penjarahan aset daerah bisa dihentikan ). Jangan jatuh Salim, Salim berikutnya.
Dalam masyarakat akan selalu ada orang yang cenderung tak peka. Menurut psikiater, ada 1-2 % dari populasi bahkan sangat tinggi angka psikopatik-nya. Ingat psikopat ? Kalau jengkel dia menyiksa. Kalau dendam dia membunuh. Tidak proporsional. Seperti penggilas Salim dan penyeret Sisca. Sekelompok orang yang berfoya-foya itu menggejala luar biasa karena dibiarkan. Banyak orang berbuat jahat, tapi tidak merasa bahwa ia berbuat jahat.

Orang2 baik yang masih tebal nurani dan nyalinya di parlemen harus bisa menghentikan wakil rakyat yang menyimpang seperti saya menghentikan para pelanggar di rumah. Agar rakyat tak terpaksa melototi TV atau capek berdemo mengawal nurani anggota DPR. Agar energi rakyat bisa dialokasikan ke kegiatan yang lebih produktif, fokus mencari nafkah, meningkatkan daya saing agar survive ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA ) diberlakukan tahun ini. Agar para wanita bisa hadir sepenuhnya mengasuh putra-putrinya menjadi generasi penerus yang andal. Fungsi legislasi, anggaran, pengawasan DPR mestinya berjalan optimal dalam koridor kebenaran ( tanpa rakyat harus nokrongin dari menit ke menit, hari ke hari ). Tidak diplintir, direkayasa untuk kepentingan sesaat, pragmatis kelompok tertentu dan negara asing.

Psikotes yang benar dengan alat yang benar seharusnya dilakukan pada anggota dewan, pejabat, aparat dan mereka yang bersentuhan dengan kepentingan publik dan kekayaan negara. Orang yang berskor di bawah 40 ( kurang bertanggung jawab jangan sampai masuk ranah publik ). Jangan terjadi negara salah urus, daerah salah manajemen, apalagi sampai membunuh pejuang kebenaran, seperti Salim Kancil. Semoga arwah Salim di terima baik di sisi-Nya dan keluarganya diberi kekuatan. Amin.

INGIN MAMPUS ? MAIN GAME 8 JAM TIAP HARI !

Iklan TV dari Telk***** ( operator seluler Indonesia yang sudah dibeli perusahaan telekomunikasi Singapura ) tentang pecandu yang menang main game belakangan ini menyesatkan. Main game lebih dari 6 jam tiap hari bisa merusak mata, tangan, punggung, bahkan menyebabkan kematian. Apalagi selama 8 jam selama 22 hari. Mampus. Kecerdikan memenangkan game buatan manusia tak sebanding dengan kecerdikan mengatasi masalah hidup buatan Allah. Ketika beradu cerdik dengan bangsa asing dalam ranah diplomasi dan negosiasi sumber daya alam, generasi pecandu game tak bisa apa2 dan habis terkuras. Dalam perang fisik dan ekonomi akan mati sungguhan. Belum lagi umpatan kotor anj***, gob*** dsb jika kesenggol sedikit saja di jalan umum ( seperti ketika ia diganggu atau dikalahkan di depan layar game ). Di depan smart phone, komputer, layar monitor game tak bisa ia bedakan ( asosial, pembunuh Ade Sara juga demen kekerasan dalam game yang ia mainkan ). Kita harus waspadai perusahaan2 Indonesia, yang sahamnya sebagian besar sudah dibeli perusahaan asing.

Batasi maksimal 1 jam per hari untuk main game. Syukur2 jangan main game sama sekali. Lebih baik baca buku bermutu ( daya pikir pembaca buku mengalahkan pembaca komik, tabloid, koran, majalah dan pecandu game ), beribadah, menonton acara TV berkualitas ( “Metro Hari Ini”/ “Primetime News”, “Mata Najwa”, “Kick Andy Show” di Metro TV, “On the Spot”/ “Spotlight” di Trans7 ), asah passion sampai jadi great job yang menghidupi dan mendamaikan hati, memberdayakan keluarga dan masyarakat sekitar anda.

Kritis dan lakukan yang terbaik untuk masa depan anda dan Indonesia. Kita wajib berupaya sepenuh hati supaya keadaan pasif lambat laun berganti tenaga aktif. Membangun masyarakat baru. Hanya satu tanah air yang bernama Indonesia. Negeri ini akan makmur jika ada usaha gigih, dan usaha itu adalah usaha kita semua.

Iklan

Written by Savitri

8 Januari 2016 at 10:13

Ditulis dalam Nasionalisme, Wanita

Tagged with , , ,

TB & Lansia : Gejala, Penyebab, Pencegahan, Pengobatan. Level Abis !

leave a comment »

TB

TB, penyakit pembunuh nomor 2 di dunia setelah jantung. Jika narkoba merenggut 33-50 nyawa perhari, maka TB 450 jiwa perhari. Jangan malu menggunakan masker hidung & mulut ketika berada di luar rumah ( polusi ) atau di keramaian orang. Karena ternyata banyak orang malu mengakui bahwa ia mengidap TB karena tak kuat berobat atau takut dicemooh kena penyakit gak level ( miskin ). Batuk 3 minggu gak sembuh2, itu gejala Ispa, mungkin TB. Ada orang batuk  atau bersin ? Pasang masker dan jaga jarak ketika bicara dengannya. This is very serious, man.. ( foto : medicastore )

TB. Tuberkulosis. Dianggap penyakit ‘gak level’, tapi pengobatan ‘level abis’. Sampai banyak yang menyerah. Tak meneruskan pengobatan. Tak kuat menanggung biaya. Berpura-pura sembuh. Menguatkan diri, menjalankan aktivitas seperti biasa. And then …dead.

Sabtu, 11 April 2015, Bu Sofie, tetangga kami yang setahun lebih muda dari Mamah, wafat karena TB.

Mamah, 13 Januari 2015, masuk RS.Advent ( Jl.Cihampelas, Bandung )  karena tak mampu beraktivitas lagi. Mengapa memilih rumah sakit ini ? ( TB lho, untuk Mamah kok main2 ). Sebetulnya, yang memilih itu Mamah. Mamah muslim, dokter spesialis paru yang merawat pun muslim.Bahkan, petugas kebersihan juga muslim.

Lagian, kakak sulung saya pernah dirawat di rumah sakit ini, September 2001. Ya, terkait peristiwa 9/11 yang menghebohkan itu. Kakak depresi, berlaku heboh/ kerasukan, mengira dunia kiamat setelah melihat gedung kembar itu hancur diledakkan di Amrik sana. Setelah sesiang semalam memeriksa, dokter lalu menyarankan kami membawa kakak ke Rumah Sakit Khusus Hurip Waluya ( Jl.Karang Tineung, Bandung ). Keputusan memindahkan itu, sebelum biaya membengkak, dan kesigapannya ( dibandingkan dengan RS.St.Y di mana Bapak wafat karena stroke ), mungkin, yang membuat Mamah memilih RS ini.

DEPRESI, ENERGI NEGATIF, MUDAH DIRASUKI JIN

Selama 40 hari, kakak di rawat di Hurip, disambung rawat jalan setahun lamanya dengan kontrol 2 minggu sekali ke psikiater dan diresepkan obat anti depresi seharga ratusan ribu usai dikontrol.( Kok, kakak bisa begitu ringkih ? ). Kakak demen menekuni ilmu tenaga dalam. Dari ibu berjilbab yang merawat 85 orang gila ( “Kick Andy”, MetroTV, 24/5/2015 jam 13-14.30 ) diketahui : orang yang menimba ilmu kebatinan ( dari banyak guru ) bisa gila/ kerasukan seperti yang menimpa adiknya. Ibu itu depresi pasca bersalin ( orang lain melihatnya seperti gila ). Jika ilmu pasien lebih tinggi dari penyembuhnya, maka setelah si pasien sembuh, gantian si penyembuh yang ‘gila’ ( setan berpindah ). Untuk memahami, saya kaitkan dengan info makhluk halus di acara “On the Spot”, Trans7, Senin-Jumat jam 19.15 – 20.15 : Makhluk halus yang energi negatifnya masih rendah baru bisa berujud lingkaran putih di kamera. Yang energinya menengah, sudah mampu menggerakkan kursi, laci, melayangkan mug, dll. Yang energinya tinggi, bekerja sama dengan dukun/ orang negatif, bisa mengguna-gunai, menyantet atau membunuh orang. Ujudnya sudah menyerupai orang seperti yang kita lihat di film2 hantu/ horor.

Ya, makhlus halus ( iblis, setan, jin ) bisa menembus dimensi manusia karena bantuan manusia. Tempat2 kumuh, gelap, terbengkalai. Rasa takut yang dimassalkan dengan tayangan mistis di TV dan bioskop. Mindset instan : ingin cepat kaya, naik pangkat, dapat pasangan, dengan mendatangi dukun/ ajengan yang berpraktek klenik.Kecelakaan dan pembunuhan memberi energi dahsyat ( seperti ‘highlander’ ) pada mahkluk halus sehingga ia sanggup bertahan ratusan tahun untuk mengusili atau melenyapkan manusia. Kita berperang melawan setan sampai kiamat. Setan adalah musuh yang nyata bagimu, firman Allah. Pikiran dan perilaku negatif ( seperti korupsi, kecanduan narkoba, miras, seks bebas, sikap boros, foya-foya, menghamburkan waktu dengan main game & judi online, lupa sholat 5 waktu, mulut kasar, dsb ) mengundang para makhluk halus datang menyerbu ruang2 manusia. Setan2 itu membesar dengan menyerap energi negatif dari manusia. Jadi, takutlah hanya pada Allah Swt.

DUNIA ADALAH ‘PENJARA’ BAGI ORANG BERIMAN

Masuk surga tidak instan. Hidup ini tidak instan. Ada perjalanan berat nan panjang yang harus dilalui. Penuh ujian dan godaan.Menjadi orang baik itu susah. Lebih banyak orang yang bisa diajak dan berkelakuan buruk seperti tsa, karena mudah ( lihat tayangan hiburan, sinetron dan mistis yang lebih banyak ditonton daripada siraman rohani, acara pencerahan, motivasi atau iptek ). Sadari, dunia ini ‘penjara’ bagi orang yang beriman. Kita baru bebas di surga. Orang bebas semau gue itu tak mau dipenjara di dunia ( mereka memilih dipenjara di neraka jahanam ). So, it’s your choice .. be a good person or a bad one.

Alhamdulillah, sekarang kakak sudah lulus D3 dan bekerja sebagai instruktur di politeknik dengan gaji lumayan. Pelajaran terpenting dari peristiwa tsb : Beribadahlah dengan cara yang dicontohkan Rasulullah di hadis shahih ( HR.Bukhari & Muslim ). Jangan aneh2 dengan rapalan nyeleneh demi mendapat ‘ilmu nan sakti’.

Lalu, bagaimana dengan Mamah ? Belajar dari pengalaman merawat kakak 14 tahun lalu : Pasien harus ditemani 24 jam per hari. Saya bergantian shift dengan 2 kakak saya selama 8 hari Mamah di rawat inap kamar kelas satu ( 2 bed, Rp 350 ribu/ hari ).Pasien sering drop emosinya : merasa tak berdaya dan tak berguna. Kita ( penjaga ) mesti kerap membangkitkan semangat hidupnya, memotivasi dan membantunya minum obat, makan hidangan rumah sakit, mengantarnya ke WC dengan labu infus ( Mamah habis 11 labu nutrisi dan 7 labu antibiotik seharga Rp 200-400 ribu per labu ), menemaninya berjemur matahari pagi selama 15 menit ( sebelum jam 10 ) per hari dan membantu pasien menyampaikan keluhan dan menjawab pertanyaan dokter juga perawat. Setelah 2 hari, dokter belum tahu persis apa penyakit Mamah, saya bertanya :

1. Mamah sakit apa ?
2. Mamah bisa sembuh dengan cara apa ?
3. Dari range 1-10 ( berat ), penyakit Mamah di level berapa ?
4. Adakah gaya hidup Mamah yang harus dirubah ?
5. Apa makanan yang dipantang ? Yang harus banyak dimakan ?
6. Perkiraan berapa lama Mamah dirawat di RS ?

PENJAGA PRO-AKTIF, PASIEN SEMBUH, BIAYA TERJANGKAU

Kita harus mengawal perawatan tsb dengan kritis dan disiplin. Sampai mengecek level cairan di labu infus dekat tangan pasien. Sebelum cairan habis, gerakkan roda penghenti aliran infus ( sebelum darah pasien ganti tersedot ke labu atau pembuluh darah pasien kemasukan gelembung udara ), lalu panggil perawat jaga ( bisa dengan memencet bel di kepala ranjang pasien ) untuk mengganti dengan labu baru. Kalau tangan pasien sudah bengkak terisi penuh cairan, kita bisa minta perawat untuk memindahkan jarum infus ke tangan lainnya. Memang, 1-2 jam sekali ada perawat jaga yang keliling melihat kondisi dan kebutuhan pasien. Tapi, namanya ‘human error’ ada di mana2, kita harus mengerahkan ‘pengamanan berlapis’ dan pro aktif saat menjaga anggota keluarga kita, terutama ibu yang dalam agama disebut 3 kali melebihi bapak. Surga di telapak kaki ibu, man.. Ibu ridho, Allah ridho.

Bu Kaman, ibu mertua kakak ke-2 di Majalengka, wafat 22 Mei 2015. Hari2 terakhir hidup beliau, terlihat kurus kering di kursi roda dengan kaki mengecil. Tanpa semangat hidup. Kerja kerasnya di sawah, menjadikannya orang kaya di kampung, seolah antiklimaks dengan akhir hayatnya. Hidup harus seimbang. Hidup bahagia di dunia dengan hati damai ( taat beragama ), badan sehat, good job dan keluarga rukun. Pilih teman dan pasangan yang baik akhlaknya. Setelah menikah, perhatikan dan kawal perkembangan suami dan anak agar punya 4 hal tsb. Karena saat kita drop, mereka-lah yang akan menjaga dan menyemangati kita.

Di acara “Spotlight” ( Trans7, tiap Sabtu, Minggu jam 10.30-11.30 ), diberitakan, banyak janda yang menyusul wafat, setelah kematian suami belahan hatinya. Dikunjungi 3 kali seminggu tak menyurutkan kesedihan dan putus asanya. Apalagi kalau ditinggal sendirian di RS ( yang ada kamar jenazahnya, plus 200 kerangka dikubur di bawah RS, dengan suster ngesot, nenek gayung, segala macem. Terbayang horor dan histerisnya ).Pasca wafatnya bapak, saya menempeli Mamah seperti perangko. Tidur seranjang dengannya. Saat TB ( dianggap menular & berbahaya ) pun, saya ‘kontrol’ ( fisik dan psikisnya ) tiap pagi dan petang seraya membawa hidangan sarapan, makan siang + obat, dan makan malam. Saya nonton apa yang disukai Mamah ( acara “On the Spot” dan “Spotlight” ) supaya nyambung ngobrolnya.

Jadi, Mamah sakit apa ? Oya, setelah rontgen, CT Scan ( habis Rp 3 juta ), tes darah, dahak, urine, Mamah didiagnosis sakit Tuberkulosis ( TB/TBC ), pneumonia dan hipertensi. Tiga penyakit kelas maut yang jika tak dirawat dengan baik pasti merenggut nyawa. Ini baru benar2 horor buat saya. Bayangkan, dari hipertensi saja, penderita bisa lanjut ke serangan jantung, diabetes dan gagal ginjal. Obat TB yang sejatinya 12 butir itu ( diminum 6-9 bulan ) jika terakumulasi di ginjal ( tak terbuang residunya dengan lancar karena kurang minum atau jarang kencing ) bisa berakibat gagal ginjal yang menuntut cuci darah jutaan rupiah.

APA ITU TB ?

TB adalah infeksi yang disebabkan kuman yang meronggai paru-paru.Tugas sistem pernafasan adalah memasok oksigen ( O2 ) ke dalam darah dan membuang karbondioksida ( CO2 ) ke luar tubuh. 10 menit otak tak disuplai oksigen, manusia akan mati. Paru-paru membiarkan udara ( O2 ) masuk dengan cara mengembang dan udara keluar ( CO2 ) dengan cara mengerut. Paru2 digerakkan oleh otot2 rusuk yang melengkung di sekitarnya dan diafragma ( selembar otot di bawah paru ). Dan setahu saya, otot baru bisa bekerja jika disuplai darah dari jantung. Jika jantung payah ( hipertensi ), sebagian sel paru terisi cairan ( pneumonia ) dan bakteri ( TB ) maka kegiatan fisik lebih dari sejam sudah membuat Mamah terengah-engah ( pasien lain yang lebih parah, sesak nafas ). Setelah Mamah dirontgen terlihat flek putih di bagian bawah paru kanan. Setelah Mamah dicek darah terbaca kadar leukositnya 19.000 ( normalnya antara 4400-11.300 ).

Seperti flu atau selesma, TB bisa ditularkan melalui tetes ludah/ dahak yang mengandung bakteri ( Mycobacterium tuberculosis ) yang terpercik saat batuk, bersin atau kontak langsung dengan luka di kulit penderita TB. Dalam tetes2 ini, kuman bakteri dapat hidup beberapa jam dalam udara panas lembab dan nanah selama beberapa hari.

Gejala terserang TB :

  • Kelelahan fisik
  • Kehilangan berat badan secara bertahap
  • Berkeringat di malam hari
  • Sakit nyeri di bagian dada atas
  • Batuk yang dapat disertai dahak atau darah
  • Interval nafas pendek ( terengah )

APA ITU HIPERTENSI ?

Hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi melampaui batas normal pada dinding nadi. Ketika jantung mengerut ( sistolik ) normalnya pada angka 110-140, dan mengendur ( diastolik) normalnya pada angka 70-90 di alat sfigmomanometer. Tekanan darah dipengaruhi kekuatan pompa jantung, elastisitas pembuluh darah, jumlah cairan darah, aktivitas dan emosi penderita. Mamah jadi pusing, atau berkunang-kunang, jika hipertensinya kumat. Hindari stres dan kegemukan serta batasi makan garam, karena hipertensi yang tidak dirawat baik dapat berakibat fatal ( mati ). Hindari hujan, air dan udara dingin bagi penderita pneumonia.Mamah jadi batuk seharian, mau pilek, meriang lemas, jika udara dingin. Seorang peneliti tewas di lokasi bersalju karena pneumonia. Jadi, baiknya ngumpet dan berselimut saja di kamar yang hangat jika hujan turun atau udara mendingin.

Saya lihat ada garis spidol hitam berbentuk kotak di tangan kanan Mamah. “Apa tuh, Mah ?” tanya saya.”Kalau bengkak kemerahan,itu tanda bakterinya ganas,” jawab Mamah. Setelah saya baca di internet : reaksi kemerahan itu tanda penderita telah divaksin BCG atau pernah mengalami infeksi primer, ada antibodi terhadap basil tuberkulosis dalam darah. Yang belum divaksin BCG akan lebih mudah terserang TBC ( lebih sulit pengobatannya ) yang ditunjukkan reaksi negatif ( tidak bengkak merah ).Reaksi Mantoux ( tuberkulin ) untuk menentukan belum atau sudahnya seseorang terinfeksi basil TBC, dengan cara menyuntikkan intradermal, filtrat dari pembiakan basil.Di hari ke-3 setelah penyuntikan basil, bengkak merah melewati batas kotak. Wah ..

ANTIBIOTIK  RP 400 RIBU PER LABU

Dokter lalu mengganti labu infus aneka vitamin dan mineral itu dengan labu antibiotik. Bengkak pun mengempis. Kulit Mamah rata kembali. Hari ke-8, Mamah diperbolehkan pulang untuk dilanjutkan dengan rawat jalan minimal 6 bulan. Selama 8 hari pengobatan di RS, biaya tercetak Rp 18 juta lebih. Untuk pelayanan ramah ( perawat, petugas gizi, kebersihan, satpam ), makanan vegetarian enak, dokter spesialis S-3 cakap, kamar bersih nyaman higienis ( sirkulasi udara lancar, cahaya matahari masuk ) pantaslah. Kami sengaja tak memberitahu banyak orang ( cukup anggota keluarga inti ) agar tak banyak tamu yang menjenguk, sehingga Mamah bisa istirahat total.( Olga Syahputra yang wafat ..April 2015, setahu saya, koma setelah dijenguk banyak orang yang datang silih berganti menyulitkannya tidur, bahkan makan dan minum obat tepat waktu ). Begitu pula saat di karantina di lantai 2 rumah kami. Tak banyak yang tahu pasti, kenapa Mamah off di banyak kegiatan yang selama ini diikuti. Jika ada yang gigih bertanya, kami jawab : Mamah sakit radang paru, perlu istirahat total 6 bulan, jangan dijenguk, mohon doanya saja. Terima kasih.

21 Januari 2015, dokter meresepkan obat sbb :
1. Rimstar 4FDC no.90 ( obat TB diminum jam 15.00 sebanyak 3 butir/ hari )
2. Elkana no.30 ( vitamin sebutir/ hari )
3. Zyloric 300
4. Exforge 5/160 no.30 ( obat hipertensi sebutir/ hari )
5. Sanfuliq no.30 ( vitamin sebutir/ hari )

Harga Rimstar per butir di Apotek Utari ( milik PT.Pos Indonesia ) Rp 8 ribu. Sebulan butuh dana Rp 720.000,- Exforge, Rp 313.000 per strip ( isi 12 butir ). Belum obat lainnya. Benar2 penyakit mahal. Jika obat sampai bolong atau telat diminum, maka pengobatan mulai dari nol lagi. Sampai 6 bulan lagi. Wah..

DI RUMAH SAKIT TETAP NASIONALIS

Saya kaget, waktu Dr.Marwan bilang masyarakat kita menganggap TB adalah penyakit ‘gak level’ yang acap menimpa orang miskin. Mereka lebih bangga kena stroke, jantung, diabetes, yang biasanya menimpa orang2 berduit yang kelebihan makan. Padahal, Margaret Teacher ( mantan PM Inggris ) wafat karena sakit paru. Lee Kuan Yew ( pendiri dan mantan PM Singapura ) wafat 23 Maret 2015 karena sakit pneumonia ( radang paru karena infeksi sampai sebagian paru terisi cairan, bukan oksigen ).Saking banyaknya penderita TB di Indonesia, sampai orang asing melihat Indonesia sebagai negara miskin. Saya sampai ternganga lebar ketika tercetus ungkapan ‘saya tak bangga Indonesia’ karena cemooh warga asing seperti itu. Saya lalu menukas,”Bapak mesti bangga jadi orang Indonesia. Kalau Bapak ( yang sudah sepuh senior ) gak bangga, apalagi kami kaum muda ( yang baru bau kencur ini ) !”. Buat kami bangga, ada orang Indonesia yang bisa ngobati TB seperti Bapak. Kalau anda bisa jadi dokter, jadilah dokter yang hebat. Kalau saya hanya bisa jadi blogger jadilah blogger yang hebat. Setiap kita yang hebat dengan apa yang kita bisa, maka Indonesia akan hebat dan membanggakan. Setuju, Dok ? ( kenapa saya jadi berapi-api gini kalau ngomongin Indonesia ).

Selama perawatan Mamah, saya absen blogging 3 bulan. Karena letih, tapi terus menguatkan diri, melabrak jam istirahat, stres mendengar keluhan Mamah hampir seharian, saya terserang vertigo. Pandangan berputar, jungkir balik jika bangkit dari tidur, menggerakkan kepala tiba2, menunduk atau mendongak. Setelah menghimpun info dari TV dan internet, saya tidur tak kurang 8 jam per malam dan minum vitamin B complex selama 3 minggu akhirnya saya tak vertigo lagi.”Kayak orang tua saja kena vertigo,” celetuk Pak Made, pelanggan lukisan saya. Yah, begitulah .. tapi saya dikira masih berumur 20 tahunan oleh dokter. Alhamdulillah..

Sejak bulan ke-4, obat TB Mamah tinggal sebutir, yaitu Rimactazid 450/300 mg ( mengandung zat Rifampicin 450 mg dan Isoniazid 300 mg ).

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik kenakan masker ketika orang lain batuk2 ( karena kita tak tahu, apakah dia tipe orang yang menyembunyikan penyakit TB-nya karena gengsi atau tak kuat biaya pengobatan ). Mamah sering diundang arisan, pengajian dan tahlilan. Hampir tiap hari keluar rumah untuk kegiatan sosialita semacam itu. Sungkan menampik undangan tetangga. Padahal, di atas usia 40 tahun, kegiatan yang menguras tenaga atau gerak cepat ( seperti futsal, sepak bola, bulutangkis, mendayung ) harus dikurangi.Olahraga/ kegiatan yang baik untuk lansia adalah memanah, bowling, mendaki bukit yang lembut, golf, berkebun, fotografi alam dan melukis. Pembuluh darah lansia ( usia di atas 50 tahun ) sudah dikeraki lemak, digetasi rokok, kopi, dsb, sehingga tak lagi selancar saat muda belia ketika dilewati darah yang mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh penjuru organ pikir dan geraknya.Penderita umumnya baru sadar mengidap TB setelah divonis dokter dan terlanjut menjangkiti orang2 di sekitarnya. TB bisa kambuh jika pasien tak disiplin menjaga gaya hidup sehat.Lebih berat dan berakibat fatal.

Minum obat sebaiknya tak diganggu dengan minum teh, kopi, susu, air jeruk dan air kelapa pada 2 jam sebelum dan sesudahnya agar khasiat obat bisa maksimal. Upayakan minum air putih 8 gelas ( 2 liter ) tiap hari secara bertahap ( jangan sekaligus ). Air putih bisa mengurangi stres dan membuang zat2 yang tak diperlukan tubuh. Sikat gigi 30 menit setelah makan malam ( jam 18.00 sudah tutup jalur agar nutrisi masih sempat dibakar untuk kegiatan sebelum tidur malam, tidak disimpan sebagai lemak yang menggemukkan badan ). Rajin melakukan kegiatan fisik intens selama 40 menit di pagi hari, berjemur 15 menit di bawah matahari pagi. Upayakan kamar bersih bebas debu, dengan udara segar berganti ( cross ventilation ) dan dicahayai matahari ( untuk mematikan kuman ). Lebih banyak bersyukur dan berpikir positif. Daya tahan tubuh yang prima bisa menepis aneka penyakit.

Stay healthy, people … and … Selamat menunaikan ibadah puasa 1436 H

=========

* Sebagian wanita dengan tugas pengabdian/ pelayanan masyarakat mungkin lebih cocok menyendiri, karena sangat langka pria mau berbagi waktu dan perhatian dengan hal tsb. Lelaki umumnya ( bertingkah ) seperti bayi besar yang menuntut perhatian nomor satu dari pasangannya. Apalagi jika populasi pria banding wanita sudah menjadi 1 : 50 kelak. Sebagai orang Timur, wanita jangan datang apel ke rumah pria, apalagi cekikikan centil sampai larut malam. Wajarnya, pria-lah yang mengejar dan ngapelin wanita. Tak perlu menjadi wanita murahan, dengan ngobral fisik dan materi untuk pria ( apalagi jenis yang tak layak ). Cewek obralan untuk cowok gombal. Wanita baik untuk pria baik.

Jodoh itu setia dan jelas. Jika terlihat tanda2 dia genit mengundang cewek2, tebar pesona, merayu cewek lain, selingkuh, tak jujur, ada banyak hal yang ditutup-tutupinya, maka segera tinggalkan dia sebelum dia menyengsarakan dan menyia-nyiakan umur dan waktu berharga anda. Tak perlu menunggu sampai anda bosan dengan kebodohannya yang meletihkan.Waktu tak bisa kembali. ( apa banteng Taurus selalu berkepala batu ? Saya kenal 4 Taurus, baik betina maupun jantannya berkarakter sama. Dari mana datangnya keangkuhan itu ? Orang bertabiat feodal/ superior tak bisa demokratis. Relasi yang dipahami adalah atasan bawahan. Tak mampu menerima suara lain yang berbeda dengannya. Menuntut kepatuhan mutlak dengan cara merendahkan atau menindas. Komunis pun demikian ). Dalam hubungan cinta lawan jenis mestinya tak ada kesempatan kedua,  agar peselingkuh jera. Tak mengulangi kesalahannya, atau menghentikan niat pria lain yang hendak mengkhianati pasangannya.

Saya setuju jika pencabul anak ( pedofilia ), pemerkosa, pengguna PSK ( kalau perlu peselingkuh, pezina, pelaku seks bebas juga ) dikebiri agar banyak kerusakan akibat syahwat maksiat bisa dihindarkan, sekaligus menyukseskan program KB ( mengurangi laju pertumbuhan penduduk ). Tahun 2015, Indonesia sudah berpenduduk lebih dari 250 juta jiwa.

** Anda pernah merasa ‘boring’ atau ‘dipaksa’ duduk berjam-jam mendengar celoteh lansia yang seolah tanpa jeda. Nyerocos sendiri, keluh kesah, negatif thinking, seolah tak kuasa dihentikan. Besoknya, cerita sama diulang kembali. Sungguh meletihkan. Saya menduga lansia mengulang-ulang nostalgianya karena berharap mendapat perhatian sebesar pertama kali pengalaman itu diceritakan. Dengan terus menurunnya kapasitas fisik dan fungsi panca indera, lansia cenderung merasa ditinggalkan, tak berguna, sendiri, kesepian. Kita yang muda, kalau bosan, dengan mudah hang-out ke luar rumah, menghadiri even2 kota atau citysight. Lansia sudah terengah jika berjalan kurang dari 100 meter saja. Saya masih kuat jalan 2 jam nonstop. Jalan menanjak dari rumah ke kantor kecamatan bisa saya lalui tanpa pegal keesokan harinya, seperti yang dikeluhkan Susi, teman seperjalanan saya yang 3 tahun lebih muda.

Betapa kesenjangan fisik dan pikir yang ada di antara saya dan Mamah, pasca TB. Rencana keliling pantai Indonesia berdua mesti ditinjau kembalil. ( setahu saya, ada beberapa lansia usia 72-92 tahun yang masih kuat naik haji, lari sprint, bahkan memuncaki Everest. Hmm.. tapi kekuatan itu rupanya bukan milik Mamah. Jika saya selansia Mamah, apakah saya akan seribet itu ? ( plus full repetisi nostalgia ? ). Waktunya sekarang saya menyarankan Mamah ( meski anak selamanya akan dianggap anak kecil oleh ibunya, meski makin lansia seseorang makin mirip anak kecil dengan segala rengekan dan haus perhatiannya.’Anak kecil’ menuntun ‘anak kecil’ ya seperti ini ). Berikut, nasehat untuk lansia :

  1. Gunakan tabungan dengan bijaksana. Jalan2 cari suasana baru atau kesegaran pikiran jika sempat dan kuat.
  2. Hidup di sini dan sekarang ( bukan besok atau kemarin/ nostalgia ) dengan perbuatan baik.
  3. Bermain dengan cucu jika ada ( bukan sebagai baby sitter atau satpam jika anak atau mantu ke luar kota )
  4. Terima dengan ikhlas dan sabar semua kemunduran fisik, lemah, sakit nyeri sebagai proses penuaan yang alami.
  5. Jangan capek atau banting tulang lagi untuk menumpuk harta. Usia 18 tahun, pria muslim seharusnya sudah bisa menafkahi diri. Yang gadis, bisa mengambil alih pekerjaan rumah ( ke pasar, memasak, mencuci, membersihkan rumah, membuang sampah, dsb ). Yang sudah menikah dan mampu, gantian menafkahi ortu atau mertua yang tak mampu secara ekonomi. Jika ranjang sudah dirapikan dan makanan sudah disediakan untuk lansia/ ortu tiap harinya, kita sebagai anak dianggap tak berdosa jika meninggalkan rumah untuk melakukan aktivitas keseharian kita. Lansia juga dipersilakan enjoy dengan kegiatannya ( sholat, ngaji, baca buku, nonton TV, berkebun, dsb ).
  6. Nikmati hidup dengan berinteraksi ( ngobrol ringan ) dengan pasangan, anak, cucu dan sahabat yang dekat dengan lansia, bukan karena harta atau kedudukan.
  7. Maafkan diri dan orang lain ( hilangkan benci dendam ) demi ketenangan batin.
  8. Jangan takut mati. Mati itu pasti. Bersahabat dengan kematian sebagai bagian hidup yang normal. Kalau amal lebih banyak dari dosa, manusia bisa mati tersenyum dan dilapangkan kuburnya.
  9. Banyaklah bercanda ( jangan kesal, marah2 melulu ) agar para pendengar senang dan menyempatkan ngobrol dengan anda/ lansia. Lihatlah, para nenek ceria yang optimis dan bergaya muda di media sosial. Sangat banyak follower-nya. Siapa sih yang tak tertarik dengan wanita energik ? ( apalagi lansia yang semangat hidupnya menginspirasi kaum muda ). Jadilah rruarrr biasa ( hebat ) juga di kala lansia. Moga2 anda dan saya bisa demikian di saat lansia. Happy old ! ).

*** Selamat bagi walikota kita, Ridwan Kamil dan para stakeholder yang menyukseskan penyelenggaraan HUT ke-60 Konferensi Asia Afrika ( KAA ), 19-24 April 2015 lalu. Bandung yang kota Asia Afrika, kini akan menjelma smart city, kota dunia ( Agustus nanti, bos Facebook dan Twitter akan tandang ke Bandung atas undangan Kang Emil ). Begitu banyak acara menarik diadakan di Bandung dan Jakarta, namun saya hanya bisa menonton dari layar TV di rumah, sambil jaga Mamah yang sakit. Menulis pun baru bisa sekarang. Bandung Spirit is in my heart too… Hatur nuhun..

**** Perseteruan Golkar belum usai rupanya. KPU sebetulnya tak perlu ragu ( seperti diombang-ambingkan ) dengan ulah sebagian politisi Senayan. Sah atau tidaknya SK Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, tak berpengaruh pada keabsahan kepengurusan hasil Munas Ancol, karena Mahkamah Partai-lah yang tertinggi menentukan, seperti tercantum di UU Parpol. Yang tertera di KemenkumHAM itulah yang berhak ikut pilkada serentak. Keputusan PTUN telah melebihi kewenangannya. Ketua KPU, Husni Kamil Malik, yang fasih mengumumkan hasil rekapitulasi suara dan pemenang pilpres 2014 tanpa teks, sempat mempesona seisi rumah. Keep your charm, Mister ..

Written by Savitri

12 Juni 2015 at 11:50

Ditulis dalam Nasionalisme, Ragam, Wanita

Tagged with ,

Sehat Sejahtera dengan Bandung Berkebun. Denda K3 Rp 50 juta. Berani ?

leave a comment »

Cabe_agenpupuknasa

Cabe, sering jadi komoditi seksi menjelang Hari Raya. Menu Indonesia sering ditemani sambal nan pedas. Namun, harga cabe yang melambung kerap memusingkan kita, pelaku dapur yang ingin menceriakan seisi rumah. Bandung Berkebun ( Urban Farming ) solusinya. Yah.. tukang masak, tukang kebun juga. All in.

Cabe. Seribu rupiah per biji ? Terlalu. Bahkan, donat di warung tetangga, yang berlipat besarnya, harganya masih seribu per biji. Sebelumnya, seribu, saya bisa dapat 4-6 cabe dalam sebungkus plastik. Sayuran lain seperti brokoli, kembang kol, sawi hijau/ putih, wortel, toge, labu, dll, pun dibandrol Rp 1000,- per bungkus siap comot. Namun sekarang, sebagian besar mengikuti si cabe. Why ?

Salam 2 jari, celetuk si penjual cengengesan. Wuihh.. ( sempet updating berita di TV rupanya ). Premium naik 2 ribu per liter berimbas pada harga cabe dkk ( tapi anehnya setelah BBM diturunkan lagi, si cabe emoh turun ).  Ketika harga minyak dunia turun, komoditi seksi ini masih gengsi.  Katanya, pasokan kurang akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah di tanah air ( saya pikir Jokowi mau disalahkan lagi ).

Ya, maklum, Indonesia nomor satu di dunia dalam hal longsor, tsunami dan letusan gunung. Dari data, musibah longsor terbanyak terjadi di Jawa Barat. Siapa yang mampu melawan kekuatan alam ?

Lalu, bagaimana dengan urusan sambal dan nasi goreng bisa berlanjut di meja makan kita ? Bandung Berkebun, jawabnya.Usaha melestarikan makanan terenak di dunia ( nasi goreng ke-1, rendang ke-2 ) harus terus digalakkan. Mamah, kakak dan saya yang kerap membuat nasgor sebagai upaya penyelamatan nasi kemarin butuh bahan wajib berwarna merah tsb. Kabinet kerja, kerja, kerja. Dapur sederhana, sederhana, sederhana ( .. jadi, ceritanya Bandung Berkebun itu ? )

Bandung kota sayur ( lho ? Bukannya kota kembang ? ). Sayur bertebaran di mana-mana. Di plastik bekas. Di pot. Di pot bersusun dari talang plastik ( paralon ) pada rangka besi atau bambu. Ditaruh di samping tembok rumah. Di halaman seluas 8-12 m2. Satu pot susun dari talang bisa ditanami 64 sawi hijau. Wah, masyarakat bisa sejahtera jika kebutuhan cabe, sayur, buah, ikan bisa dipenuhi secara swadaya di rumah masing2. Sisanya dijual. Jika di Kabupaten Bandung ada 7000 hektar pekarangan rumah ( luas areal sawah 31.000 ha ) maka di Kota Bandung ada berapa ya ?

BARTER  atau E-MONEY ? Ah, atur-atur saja ..

BdgBerkebun

Jika masa revolusi, bambu runcing menjadi senjata andalan para pejuang Indonesia. Maka di masa merdeka, bambu dimanfaatkan untuk media tanam sayur mayur. Definisi pahlawan diperluas : bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar. Ortu dan saudara terbebas dari kanker usus karena rajin makan sayur/ serat. Udara di sekitar kita menjadi segar untuk dihirup. Kehijauan yang meneduhkan sungguh nyaman dipandang mata. Bandung kota sayur ? Dekat kok dengan kota kuliner yang sudah lebih dulu disandang. Cucok deh.

Kabupaten Bandung sudah memulainya sejak tahun 2012 dengan membagi bibit aneka sayuran, kompos, media tanam dan media untuk ternak ikan senilai Rp 15 juta per kelompok. Kawasan Rumah Pangan Lestari ( KRPL ) digerakkan Kelompok Wanita Tani beranggota 20 orang. Sayur yang dipanen bisa dijual ke Pasar Soreang untuk mengisi kas organisasi atau membeli kebutuhan rumah tangga lainnya. Cabe hitam, cabe rawit, brokoli, sawi hijau, daun bawang itu bisa dibarter sayuran lain dengan tetangga ( bukankah kecenderungan kini ke arah paperless/ transaksi non tunai/ e-money. Barter juga gak pake kertas kok, sejak ribuan tahun lalu malah. Biar hutan tropis kita tetap rimbun nan lebat. Aneka satwa hidup tenang. Gak ngamuk masuk desa, bahkan kota. Piece.. ).

Dadang Naser, Bupati Bandung, berharap kantor2 di Komplek Pemkab Bandung, kantor kecamatan dan balai desa ikut menggalakkan, karena beliau sudah memberi contoh di halaman rumah dinasnya.

Jika pak wali ( Ridwan Kamil ) ingin warga Bandung bisa memproduksi sayur, tak hanya mengkonsumsi sayur, maka halaman dinas beliau, tentu bersemai sayur mayur tsb. Dalam Perda Kota Bandung nomor 11 tahun 2005 tentang K3 ( Ketertiban, Kebersihan & Keindahan ) yang sejak 1 Desember 2014 kembali didengungkan, ada kewajiban menanam pohon pelindung/ produktif, tanaman hias, apotek hidup, warung hidup, dengan denda Rp 250.000,- bagi pemilik rumah yang tak melaksanakan.

Di rumah kami, sudah ada tanaman daun bawang, seledri, pandan, pohon cincau, jeruk purut, lidah buaya, bunga kamboja, dll. Mirip hutan kecil. Mamah yang energizer ( rajin bekerja ) adalah seniman kebunnya. Top ( saya bagian memetiknya, hehe.. ).

Kata Tatang Kusdinar ( pembina Kelompok Wanita Tani Rosela di Cijambu Air, Desa Sukanagara, Kab.Bandung ), warga bisa berhemat minimal Rp 3000 per hari. Masa panen sayur antara 25-40 hari. Halaman rumah seluas 12 m2 yang ditanami sayuran bisa menutupi kebutuhan dapur. Sisanya bisa dijual. Dalam 3 bulan bisa memperoleh Rp 60.000,- ( PR, 20/5/2014 )

KENA ISPA ? GAK LEVEL. Tanam pohon dan sayur dong..

Penanaman pohon dan sayur juga bisa mengurangi pencemaran kota. Jika anda bukan perokok, tapi batuk ( disertai dahak ) tak sembuh2, bisa jadi anda terkena bronkhitis ( peradangan bronkus paru-paru disebabkan polusi, rokok, serbuk asbes, silika, debu. Ispa = infeksi saluran pernafasan, seperti TBC, pneumonia, brokhitis ). Lalu, bagaimana nasib penduduk desa yang selama ini menjual hasil pertaniannya ke kota ? Ada program Rp 1 miliar untuk ( pembangunan ) desa yang sudah diundangkan. Ada pula himbauan agar para pebisnis meluaskan usaha di desa untuk mengurangi arus urbanisasi ke kota. Rezeki Allah dari mana saja. Don’t worry..

Cabe ? Akan ditanam di halaman rumah kami. Problem’s solved.

===============================================

Berikut pelanggaran K-3 yang dikenai denda di Kota Bandung :

NO.
URUT
PELANGGARAN TERHADAP KEWAJIBAN, KEHARUSAN DAN LARANGAN
SETINGGI TINGGINYA
BESARAN BIAYA
PENEGAKAN HUKUM (Rp)
1
2
3
1.
Setiap pejalan kaki yang akan menyeberang jalan harus menggunakan sarana jembatan penyeberangan atau marka penyeberangan (zebra cross), apabila di jalan dimaksud telah dilengkapi sarana jembatan penyeberangan atau marka penyeberangan (zebra
cross).
Rp. 250.000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
2.
Setiap pemakai jasa angkutan umum di jalan harus naik atau turun dari kendaraan di tempat pemberhentian yang telah ditetapkan.
Rp. 250.000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
3.
Setiap angkutan umum bis kota, angkutan kota dan sejenisnya harus berjalan pada ruas jalan yang telah ditetapkan dan tidak diperbolehkan berhenti selain di tempat pemberhentian yang telah ditetapkan.
Rp. 250.000,00 (DuaRatus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
4.
Setiap pengendara kendaraan roda dua, motor dan sejenisnya harus berjalan pada ruas jalan yang telah ditetapkan dan tidak diperbolehkan memasuki ruas jalan jalur cepat.
Rp. 250.000,00 (DuaRatus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
5.
Kewajiban menanam pohon pelindung/produktif, tanaman hias dan apotek hidup, warung hidup serta tanaman produktif di halaman dan pekarangan bangunan.
Rp. 250.000,00 (Dua ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
6.
Kewajiban menyediakan tempat sampah di dalam pekarangan bagian depan.
Rp. 250.000,00 (Dua
ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
7.
Merusak trotoar, selokan (drainase), brandgang, bahu jalan (berm) yang ada di sekitar bangunan.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
8.
Kewajiban memelihara rumput, pohon dan tanaman lainnya di halaman dan sekitar bangunan.
Rp. 250.000,00 (Dua
ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
9.
Kewajiban memelihara bangunan dan pekarangan dengan cara mengapur, mengecat pagar, benteng, bangunan bagian luar, secara berkala dan
berkesinambungan.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
10.
Kewajiban memelihara bangunan dan pekarangan dengan cara mengapur, mengecat pagar, benteng, bangunan bagian luar, khusus untuk bangunan dan
pekarangan yang berada di sekitar lingkungan jalan protokol dilakukan sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali dan selambat-lambatnya setiap awal bulan Agustus.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
11.
Setiap pelaku kegiatan / usaha yang berpotensi sebagai sumber pencemar tidak bergerak wajib melakukan pengukuran sebagaimana di maksud dalam Pasal 22 ayat (1) dan melakukan pelaporan kepada Walikota atau Pejabat yang ditunjuk sekurang-kurangnya setiap 3 (tiga) bulan sekali.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
12.
Setiap bangunan diwajibkan mempunyai jaringan air kotor termasuk sarana dan prasarana air kotor .
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
13.
Bilamana di suatu tempat tidak terdapat jaringan air kotor, maka setiap pemilik bangunan wajib membangun tangki septik yang memenuhi persyaratan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
14.
Setiap kendaraan baik sebagai angkutan penumpang dan/atau barang yang bergerak di daerah wajib dilengkapi tempat sampah.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Ribu Rupiah).
15.
Setiap perusahaan atau industri yang menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun wajib menyediakan prasarana dan sarana pengolah limbah.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
16.
Mendirikan, melindungi dan merahasiakan tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan permainan yang mengarah kepada permainan peruntungan atau mengarah kepada perjudian.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
17.
Membuat, mengedarkan, menyimpan, menimbun, menjual, menyulut petasan tanpa ijin.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
18.
Menjual minuman keras tanpa ijin. Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
19.
Membuat gaduh sekitar tempat tinggal atau membuat sesuatu yang dapat mengganggu ketentraman orang lain, seperti suara binatang, suara musik, suara kendaraan dan lain-lain.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
20.
Memperjual belikan Hewan-hewan yang dilestarikan dan atau membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di tempat umum. Rp. 5000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
21.
Menangkap dan memelihara binatang-binatang yang dilestarikan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
22.
Merokok di tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, dan tempat yang secara spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah)
23.
Membuang benda yang berbau busuk yang dapat mengganggu penghuni sekitarnya.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
24.
Bermain layangan, ketepel, panah, Pistol angin, melempar batu dan benda-benda lainnya di jalur lalu lintas.
Rp. 250.000,00 (Dua
ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah)
25.
Mempergunakan daerah milik jalan selain
peruntukan jalan umum tanpa mendapat ijin dari Walikota.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah)
26.
Mempergunakan kendaraan becak baik penumpang maupun pengemudi di ruas-ruas jalan bebas becak yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
27.
Mengotori dan merusak perkerasan jalan, drainase, jalur hijau dan fasilitas umum lainnya.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
28.
Berusaha atau berdagang di trotoar, jalan/badan jalan, taman jalur hijau dan tempat-tempat lain yang bukan peruntukannya tanpa mendapat ijin dari
Walikota.
Rp. 1.000.000.00 (Satu Juta Rupiah).
29.
Mempergunakan fasilitas sosial yang bukan peruntukannya tanpa mendapat ijin dari Walikota atau Pejabat yang ditunjuk.
Rp. 1.000.000.00 (Satu Juta Rupiah).
30.
Membuka, mengambil, memindahkan, membuang dan merusak penutup riul, tanda-tanda peringatan, pot-pot bunga, tanda-tanda batas persil, pipa-pipa air, gas, listrik, papan nama jalan, lampu penerangan jalan dan alat-alat semacam itu yang ditetapkan yang berwenang.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
31.
Mengangkut muatan dengan kendaraan terbuka yang dapat menimbulkan pengotoran jalan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
32.
Mengotori jalan akibat dari suatu kegiatan proyek.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
33.
Merusak jalan akibat dari suatu kegiatan proyek.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
34.
Membakar sampah kotoran di badan jalan, jalur hijau, taman selokan dan tempat umum sehingga mengganggu ketertiban umum.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
35.
Buang air besar (hajat besar) dan hajat kecil di jalan, jalur hijau, taman, selokan, tempat umum kecuali di MCK.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah)
36.
Mendirikan kios dan berjualan di trotoar, taman, jalur hijau atau dengan cara apapun yang dapat mengakibatkan kerusakan kelengkapan taman, bunga atau tanaman lainnya.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
37.
Berdiri, duduk, menerobos pagar pemisah jalan, pagar pada jalur hijau dan pagar di taman.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
38.
Mencuci mobil, menyimpan, menjadikan garasi, membiarkan kendaraan dalam keadaan rusak, rongsokan, memperbaiki kendaraan dan mengecat kendaraan di daerah milik jalan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
39.
Memasang portal penghalang jalan dan polisi tidur pada jalan umum tanpa ijin dari Walikota atau Pejabat yang ditunjuk.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
40.
Mendirikan bangunan pengairan tanpa ijin untuk keperluan usaha. Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
41.
Melakukan pengusahaan sungai dan bangunan pengairan tanpa ijin.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
42.
Mengubah aliran sungai, mendirikan, mengubah atau membongkar bangunan-bangunan di dalam atau melintas sungai, mengambil dan menggunakan air sungai untuk keperluan usaha yang bersifat komersial tanpa ijin.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
43.
Membuang benda-benda/bahan-bahan padat dan/atau cair ataupun berupa limbah ke dalam maupun di sekitar sungai
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
44.
Membuang/memasukkan limbah B3 atau zat kimia berbahaya pada sumber air yang mengalir atau tidak, seperti sungai, jaringan air kotor, saluran air minum, sumber mata air, kolam-kolam air minum dan sumber air bersih lainnya
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah
45.
Membuang air besar atau kecil dan memasukan kotoran lainnya pada sumber mata air, kolam air minum, sungai dan sumber air bersih lainnya.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
46.
Memelihara, menempatkan keramba-keramba ikan di saluran air dan sungai.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
47.
Mengambil atau memindahkan tutup got selokan saluran air lainnya kecuali oleh petugas untuk keperluan dinas.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
48.
Mempersempit, mengurug saluran air dan selokan dengan tanah atau benda lainnya serta memasang utilitas bawah tanah sehingga mengganggu kelancaran arus air ke sungai.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
49.
Menggelandang/mengemis di tempat dan di muka umum serta fasilitas sosial lainnya.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Rupiah).
50.
Menggelandang tanpa pencaharian. Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Rupiah).
51.
Mengamen, mencari upah jasa dari pengelapan mobil di simpang jalan, lampu merah.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Rupiah).
52.
Membuat gubug untuk tempat tinggal di bawah jembatan, di atas jembatan penyeberangan dan taman-taman serta fasilitas umum lainnya.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
53.
Menghimpun anak-anak jalanan untuk dimanfaatkan meminta-minta/mengamen untuk ditarik penghasilannya dan penyalahgunaan pemberdayaan anak.
Rp. 50.000.000,00
(Lima PuluhJuta
Rupiah).
54.
Melakukan perbuatan asusila. Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
55.
Menyediakan, menghimpun wanita tuna susila untuk dipanggil, memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk berbuat asusila
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
56.
Menjajakan cinta atau tingkah lakunya yang patut di duga akan berbuat asusila dengan berada di jalan, jalur hijau, taman dan tempat umum lainnya serta tempat-tempat yang dicurigai akan digunakan sebagai tempat melakukan perbuatan asusila.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
57.
Menarik keuntungan dari perbuatan asusila seorang atau banyak orang sebagai mata pencaharian.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
58.
Menyediakan rumah tempat untuk berbuat asusila.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
59.
Membuang sampah, kotoran atau barang bekas lainnya di saluran air/selokan, jalan, berm( Bahu Jalan), trotoar, tempat umum, tempat pelayanan umum dan tempat-tempat lainnya yang mengganggu Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
60.
Mengotori, merusak, membakar atau menghilangkan tempat sampah yang telah disediakan.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
61.
Membakar sampah pada tempat-tempat yang dapat membahayakan.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
62.
Membuang bangkai hewan di saluran atau sungai baik yang airnya mengalir ataupun tidak.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
63.
Menyambungkan jaringan persil air kotor pada Jaringan PDAM tanpa seijin PDAM.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
64.
Menyebarkan atau menempelkan selebaran, poster, slogan, pamflet, kain bendera atau kain bergambar, spanduk dan yang sejenisnya disepanjang jalan, pada rambu-rambu lalu lintas, tiang penerangan jalan, pohon-pohon ataupun di bangunan-bangunan lain, fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
65
Merubah, merusak, mengganggu, menebang, memangkas sebagian atau seluruhnya pepohonan pelindung jalan dan tanaman lainnya yang merupakan fasilitas umum dengan benda-benda tempelan, membongkar, mewarnai yang memberikan pandangan tidak serasi, tidak rapih dan tidak bersih.
Rp. 5.000.000,00
(Lima Juta Rupiah).
66.
Mengotori, merusak, mencorat-coret pada jalan, jembatan dan bangunan pelengkap jalan, rambu rambu lalu lintas, pohon-pohon ataupun di bangunan lain, fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Rp. 5.000.000,00
(Lima Juta Rupiah).
67.
Menebang, memangkas pohon milik Pemerintah Daerah tanpa izin.
Rp. 5.000.000,00
(Lima Juta Rupiah).

===============================================

* Partai Golkar sedang islah antara kubu Munas Ancol ( ketum Agung Laksono ) dan kubu Munas Bali ( ketum ARB ). Salut untuk Pak Agung cs yang berupaya menyelamatkan partai dan bangsa, dengan pilihan pilkada langsung ( dengan revisi ) dan keluar dari KMP. Lebih memilih menjadi partai penyeimbang/ independen. Biarlah suara rakyat tetap menjadi suara Golkar. Siip.

Kader putih ( orang baik ) harus bisa membendung kelicikan/ kejahatan lawan ( kader hitam ) sejak dari dalam rumah ( ortu, saudara, keponakan, kerabat, anak kost, pembantu, doi, fans ), lingkungan tetangga, sekolah dan tempat kerja. Sebelum sampai ke masyarakat atau negara. Sebelum kader2 hitam ( para pembohong, pemalas ) berkoalisi memporak-porandakan semua tatanan baik, karena merasa paling tahu/ benar. Orang2 baik yang terpencar atau diam saja, akan kalah oleh kejahatan terorganisir ( mafia, sindikat, imperium ). Jika itu terjadi, orang baik akan dianggap aneh jika menegur penyimpangan di sekitarnya. Karena begitu permisif dan masa bodohnya orang kebanyakan, sampai bibit2 keburukan di rumah tumbuh subur, pesat, menjadi mafia penerbangan, mafia peradilan, mafia migas, mafia politik, mafia ketenagakerjaan ( traficking ), mafia bola, sindikat narkoba, sindikat judi, dsb, di negeri ini. Sampai  institusi kepolisian dan kejaksaan harus betul2 direformasi. Sebelum, Allah murka dan memusnahkan bangsa ini seperti bangsa2 sebelumnya ( Atlantis, dll ).

** Di layar kaca, kita sedang disuguhi drama saling menjerat antara pimpinan KPK dan Polri. Tragedi Cicak vs Buaya babak 2 ? BW dijadikan tersangka oleh Polri setelah BG dijadikan tersangka oleh KPK. Saya setuju BG batal dilantik presiden, karena rekam jejaknya bermasalah ( rekening gendut. Ingat kasus RR/ketua SKK Migas yg S-3 itu ? Orang baik belum tentu teruji baik jika masuk ke lingkungan koruptif ). Saya sependapat bahwa kasus BW direkayasa, karena sebelumnya sudah diperiksa berulang kali dan tak bermasalah. Wakapolri dan Kabareskrim sekarang yang terduga ikut andil  mengkriminalkan komisioner KPK juga jangan dipilih jadi Kapolri. Bagaimana kiprah polisi di masyarakat selama ini, kita tahu sama tahu. Libatkan publik ( ICW, dll ), DPR, PPATK, KPK dalam screening kali ini. Please..

*** Terjadi musibah jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 di Selat Karimata, menewaskan ratusan penumpang dan kru, pada 28 Desember 2014 lalu. Sungguh memilukan. Mata dunia menyorot ke Indonesia. Akankah terpuruk lagi reputasi kita dalam dunia penerbangan seperti sebelum tahun 2009, di mana 1/6 jumlah kecelakaan pesawat di seluruh dunia ada di negeri kita ? Kita tunggu kerja tuntas Basarnas, KNKT, TNI dan Kementerian Perhubungan kita. ( salut untuk Marsekal Madya FHB Mayjen Soelistyo ( Kepala Basarnas ) yang memimpin tim rescue gabungan untuk mengevakuasi  korban dan puing pesawat, termasuk blackbox. Juga, Jenderal Moeldoko ( Panglima TNI ) yang sepenuh hati memback-up upaya penyelamatan tsb. Mantap, Pak.. ). Saya turut belasungkawa. Semoga keluarga korban ditabahkan oleh-Nya.

**** Saya turut berduka cita atas musibah longsornya bukit setinggi 800 m di Banjarnegara, Jawa Tengah yang menewaskan ratusan korban jiwa. Turut prihatin atas musibah banjir di Bandung Selatan akhir 2014 lalu. Semoga badai cepat berlalu.

Setiap yang dikurangkan Allah, pasti akan dilebihkan oleh-Nya. Mari kita petik hikmah atas semua kejadian menimpa kita dari waktu ke waktu. Semua yang terjadi adalah untuk kebaikanmu. Be strong, people.. be good.

Hanoman_vs_Rahwana

Hanoman vs Rahwana. Lukisan karya Ina Vitra, 2014.

Written by Savitri

5 Februari 2015 at 10:29

Denganmu langitku berbintang. Kok, ditonjok & dibanting ke dasar jurang ?

leave a comment »

EH

EH. This man already taken. Urusan saya belum selesai dengannya. Gumpalan urat syaraf atau bayi emosional ini gampang meleduk meski disentil sedikit saja. Mudah tersinggung. Salah pergaulan & jurus ngelesnya membahana sehingga orang di sekitarnya sukses dikelabui. Manipulatif. Perokok, peminum, pecandu PS/ game, peselingkuh, kerap berselfi dengan anjing ( najis ), peluk cium pacar ( tak halal ). Saya perlu memastikan dia tak merusak cewek2 lainnya. Mohon dukungan kalian, girls..

Superior Syndrome. Apa yang saya lewatkan ? Sorot mata kejamnya ketika sesuatu tak berjalan sesuai keinginannya ? Misterius statusnya dalam keluarga, asal usulnya, hubungannya dengan cewek2, bahkan usianya ? Bungkamnya di sms, facebook, twitter, path ? Gak nyambungnya diajak ngomong, apalagi diskusi tentang politik ? ( takut ketahuan cetek, gak intelek ? ). Padahal jujur itu simpel. Kenapa begitu banyak yang disembunyikan ?

Semula, saya simpati, ingin membantunya keluar dari belenggu keminderan. Saya mendaulat diri sebagai teman, dia protes ingin lebih. Saya mengikutinya ( sebagai doi ), dia bilang saya cewek freak yang stres parah ngejar2 dia, bikin illfil. Padahal dia sebelumnya yang minta saya mendekatinya lagi. Dia mengklaim diri baik, nyesel kalau saya cuek terus, sesumbarnya. Ketika saya bilang ‘denganmu langitku  berbintang ( di puncak harapan padanya ), ia dengan enteng ‘membanting saya ke dasar jurang’ kehinaan. Sebetulnya, istilah tsb untuk cewek yang mengkhianatinya ( si Endut, ayam kampus bermata sipit berambut panjang berinisial N yang demen obral tetek & paha ). Tapi, entah kenapa saya merasa terhempas di jurang saat ini. Tak berharga. Akun saya diblokir dari akunnya, tanpa penjelasan dan maaf.  How rude.

SARAN BAIK MENGINTIMIDASI PRIA LEMAH ?

Apa kisah berakhir tragis ? Riset jalan terus. Saya berencana melemparnya ke jalanan agar ia belajar hidup sebenarnya. Tak cengeng, ngambek nan pundung kalau kemauannya tak dituruti. Tak sedikit2 lari ke cewek lain dan ngegombal kalau tersinggung, ( kritik membangun, atau bahkan cewek pintar saja sudah membuatnya terintimidasi. Ingat perkataan Mario Teguh : eksistensi wanita kuat mengintimidasi pria lemah ). Jadi, betapa repotnya saya berkomunikasi dengan pendiam nan pemalu ini. Pria2 macam dia sulit menerima kenyataan bahwa cewek bisa lebih smart darinya, cowok pesaing bisa lebih keren darinya. Tapi hasratnya, ingin dia yang terus disenangkan, dilayani, sementara ia sendiri ogah2-an melakukan hal yang sama untuk ceweknya. Pengen jadi imam dan tuan, tapi ilmu, ibadah & tabungan gak nambah2. Cowok2 lain biasa traktir & antar jemput ceweknya, sedang dari dia sangat sulit mendapat kewajaran seperti itu. Bukankah, kita harus memberi dulu sebelum berharap diberi orang lain ?

Dari mana sikap nyelenehnya ini ? Mulanya dimanja ortu. Anak tunggal yang menepis sepi dengan berkutat di depan playstation ( PS/ video game )  berjam-jam, berhari-hari, bertahun-tahun. Membuatnya tak kompetitif dalam studi, kerja, bahkan pergaulan. Perasaan gagal membawanya ke bar, night club ( mabuk miras ) dan berpetualang ‘cinta monyet’ ( + seks ? ) dengan cewek2 yang dia tebar pesonai di FB, Twitter, Path, dll. Membentuk karakternya : gampang tersinggung, kejam, pendendam. Benar2 tanpa tata krama ketika berinteraksi dengan lawan jenis, perlahan mengecilkan mental si cewek sampai tak berharga, lalu meninggalkannya tanpa hati. ( kalau psikopat, tidak cuma hati, fisik juga dilenyapkan. Beda2 tipis. Sama2 kenyang penolakan. Baca ‘kenyang penolakan’ ini, dia sudah tersinggung. Padahal saya sedang bicara tentang orang lain. Saya pernah berurusan dengan orang psycho, jadi tahu gesturnya. Ingat kasus Sisca yang tewas diseret motor ? Atau Ade Sara yang tewas disumpal tisue ? Pembunuhnya baru 19 tahun. Kita selalu bertanya-tanya, bagaimana keluarga bisa melahirkan predator2 ini ?

ALL OF ME ?

Saya bilang tak mancung, mata bengkak, perfeksionis, kakak bermasalah, anak terbuang, sudah membuatnya lari terbirit. Benar2 cuma mau enaknya doang. Setahun saya menyamar jadi anak jalanan, dia belum paham juga. Perkawinan itu kontrak seumur hidup. Lebih lama dari usia sekolah atau serumah dengan ortu. Kumbang2 mendekat, apa lagi jenis yang tak jelas, kudu dong dites kelayakannya. Setuju ? ( gilee.. saya nyusu paling lama sama Mamah, paling pintar dan manis di keluarga, jelas saya anak sejati di keluarga. Get real ).

Tapi sudahlah. Itu masa lalu. Untung saya belum sempat menunjukkan rumah. Jadi, tidur saya tak diganggunya seperti pada si Endut. Berabe kalau sampai kurang tidur. Urusan negara bisa terbengkalai nih ( caeklah ).

Dalam riset ‘hubungan’ ini, saya temukan fenomena pria lemah yang menindas. Kok bisa ya ? Pria yang cuma mampu jadi bawahan yang disuruh-suruh bos ( sebagian bertabiat penindas ), apabila nalarnya terbatas, ia hanya mampu menduplikasi penindasan itu pada makhluk yang dianggap lemah ( cewek ) untuk mengkompensasi kekerdilan dirinya. Apalagi banyak cewek demen mencolek kegantengannya ( saya sendiri pernah terjungkal disambar kegantengan ini ). Ia tak tahu cara lain yang manusiawi untuk menjaga wibawa pria/ imam, karena malas membaca. Ketika pria protes sms anda terlalu panjang, itu sinyal awal dia pemalas yang angkuh ( merasa dikuliahin/ sulit menerima nasehat ). Segera anda jaga jarak dengannya.

Ilmu itu kunci pembuka semua tabir. Orang pintar tahu banyak cara terbaik mencapai tujuan. Selama di rumah ada ortu & sanak saudara yang membereskan semua masalah akibat kemalasannya, maka ia tak terdesak untuk berubah. Nah, bagaimana kalau sudah di rumah tangga sendiri ? Apa istri yang harus banting tulang sampai ke luar kota/ negeri untuk mencukupi nafkah keluarga dan sekolah anak2 ? Suami yang gaji pas-pasan dan banyak nganggur, apa lantas ‘makan’ cewek tetangga atau pembantu di rumah ( bahkan putri sendiri ) ketika syahwat menyambar ? Mengenaskan sekali.

Kenapa ungkapan2 bijak dan religius seperti membuatnya alergi ? Saya ragu ia dekat dengan ibunya. Anak yang dekat ibu sholehah ( ibunya santun berjilbab ) cenderung ringan melakukan kebajikan. Tapi kenapa ia justru suka cewek binal yang minim busana seperti si Endut ( cewek ‘kabogoh dualSIM’-nya/ selingkuhan yang ia sembunyikan di belakang saya ). Apa gambar dirinya rusak ?

Setahu saya, 5 bagian otak pecandu pornografi rusak sehingga meski tahu tindakan itu salah, tetap ia lakukan. Serotonin otak yang mengendalikan stres juga rusak pada pecandu alkohol. Sehingga dia harus minum bir tiap stres, merasa terancam, atau paranoid. Itu menjelaskan wajah culunnya berubah beringas menyeramkan jika tersinggung atau marah. Setan bir mengambil kendali dirinya. Pintu masuk setan adalah keadaan sangat marah, sangat takut, sangat lalai dan sangat syahwat ( dia rela mengikuti si Endut meski ke neraka. Sayangnya, si Endut memilih selingkuh dengan 2 cowok gombal lainnya ). Untung, intuisi selalu menahan saya untuk tidak dekat secara fisik dengannya. Kenapa ia selalu tersinggung jika saya menyebut kesepian, padahal saya juga mengaku sepi dan menemaninya. Kenapa ia tak mampu berpikir di luar dirinya ? Apa anak tunggal yang dimanja selalu begitu ?

Saya sampai pegal memberitahu ketidaksimpatikan sikapnya, kemalasannya memperbaiki diri. Saking miskin wawasan, ia kerap menyalahartikan niat baik orang. Master escape yang getol memutarbalikkan fakta ini ( juga mengkambinghitamkan orang lain atas semua kegagalannya ) jangan sampai mampir dalam kehidupan kalian, wahai belia Indonesia. Karena pengalaman saya, 2.5 tahun memberi perhatian padanya, tak berarti apa pun baginya. Keminderan masih menenggelamkannya dari kesediaan menerima pencerahan. Smart girl masih jadi ancaman di benaknya. Saya tak tahu kapan dia berubah ?

Mungkin, setelah dia merasakan 3 minggu tidak mandi, kepala berkutu, kaki pecah2 berdarah berjalan jauh membawa beban berat ke mana2, bokong kempes sehingga duduk pun perlu bantal, badan hitam kurus kering ( saya kehilangan bobot 6 kg ), dipandang rendah, diusir ( termasuk disangka orang gila bila masuk mall ) dan dimaki banyak orang. Ia bisa lebih tangguh dan tahan banting.

Kritik menghebatkan akan didengarnya sebagai alunan lagu nan merdu. Makanan rumah akan dinikmati penuh suka cita. Kehadiran orang yang peduli masa depannya akan disambutnya dengan mata berbinar. Kebaikan Allah memilihkan apa yang dilaluinya akan disyukurinya penuh sujud. Bukankah orang yang baru keluar dari ‘neraka’ ( derita ) menjadi pribadi ekstra sabar ? Sikap baik ini akan menguatkan dan memudahkannya melalui aral rintangan. Lebih jernih melihat persoalan. Merendahkan hati untuk siap memuridkan diri pada siapa pun. Karena di situlah orang hebat muncul.

BEH2

EH. Ya, Allah, sabarkan saya dan baikkan dia. Dia tak menangisiku. Melepasku begitu mudah. It’s really hurt, you know..

( Oh, saya teringat dia menghabiskan tabungan untuk membeli keyboard demi memikat saya yang tidak mandi 3 minggu. Saya berharap dia bisa menjadi pria baik nan tangguh, bermanfaat bagi masyarakat ( syukur2 bisa jadi komedian top juga. Tapi kalau predator, saya akan menghancurkannya ))

Apa saya menangis ? Saat ini tidak. Kemarin2 ? Menurut anda, dia layak diperjuangkan sebesar itu ? Jadi, untuk apa saya menangis ?  Di tempat buruk, the right man muskyl ditemukan. Di lingkungan buruk, sekalipun pria itu baik, juga jangan dijadikan pendamping hidup, kata agama. Teman2 buruk akan menyeretnya perlahan dalam keburukan. Orang lama di got, tak merasa bau. Orang yang terbiasa dalam kemaksiatan di lingkungan permisif, ketika ditegur, ia tak merasa maksiat. Masya Allah, setengah mati saya mengajaknya berpikir, bicara dan bertindak benar. 2.5 tahun ! Dia tak bergeming.

Saya menulis ini agar para wanita lebih teliti memilih calon. Pria pemalu bisa jadi playboy yang piawai meremukkan hati wanita. Karena distorsi memaknai pengalaman patah hati. Mengeneralisasi semua wanita lalu menyakitinya dengan puas & sorai kemenangan. Merayakan superioritas semu. Kita tak ingin ulah pria2 sakit hati ini mengakibatkan generasi lemah yang lahir dari ibu yang terbelenggu masa lalu dengan mantan2 berjiwa predator ( pemangsa ). Ibu harus hadir sepenuhnya untuk suami dan anak. Ibu bahagia, keluarga bahagia. Ibu kuat, negara kuat.

Manusia paling cerdas adalah yang paling bermanfaat bagi umat manusia. Unjuk manfaat adalah perintah Allah. Stay in good, people..

 

Written by Savitri

10 Desember 2014 at 11:03

Ditulis dalam Nasionalisme, Wanita

Tagged with , ,