Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

92 pulau terdepan Indonesia & Kota Terpadu Mandiri untuk menangkal klaim negara tetangga

with 3 comments

Dirjen P4T Depnakertrans, Harry Heriawan bersama staf, rapat teknis dengan Bupati Bengkalis, Syamsurizal untuk menindaklanjuti percepatan pembangunan pulau Rupat melalui pola KTM ( Kota Terpadu Mandiri ).

Seringnya gangguan terhadap kedaulatan Indonesia mendorong pemerintah terus memperkuat perbatasan dengan membangun Kota Terpadu Mandiri ( KTM ) di pulau2 terluar. Hal itu juga dilakukan di Pulau Rupat, kabupaten Bengkalis, Riau, yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura.”Pembangunan KTM Pulau Rupat yang berada di kawasan perbatasan dilakukan untuk menegakkan kedaulatan bangsa dan negara, sehingga tidak diincar dan diklaim oleh negara lain. Selain itu, pembangunan KTM Pulau Rupat untuk memberdayakan potensi sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,”ujar Menakertrans, Erman Suparno, di Jakarta, Kamis ( 15/10/2009 ). Dalam pencanangan kota baru itu, Menakertrans diwakili Dirjen Pembinaan Pemukiman dan Penempatan Transmigrasi ( P4 Trans ), Harry Heriawan Saleh. Pencanangan itu ditandai dengan penyerahan izin prinsip lokasi KTM dari Dephut. Berdasarkan Perpres no.78/ 2005, saat ini ada 92 pulau terluar ( terdepan ) Indonesia. ( PR, 16/10/2009 )

Masalah perbatasan : pertahanan, jalan inspeksi rusak, pos jaga kurang, sosial ekonomi

KRI Rupat siap menjaga keutuhan NKRI. Kapal patroli RI mesti diperbanyak. Skuadron pesawat tempur juga masih kurang untuk menjaga wilayah seluas ini. Kerjaan kita masih banyak.

Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro mengakui, masih banyak persoalan di wilayah perbatasan RI dengan negara lain termasuk Malaysia. Mulai dari sosial ekonomi hingga infrastruktur yang belum memadai. Masalah perbatasan tak hanya masalah pertahanan, tetapi juga sosial ekonomi, yang akan kita tampung dan pelajari, untuk dicarikan solusinya, karena ini menyangkut lintas departemen.”Dari panjang wilayah perbatasan sekitar 1000 km, baru 800 km yang telah memiliki pos penjagaan, yakni sebanyak 31 pos, sedangkan 200 km masih merupakan wilayah terbuka,”ujarnya, usai melakukan peninjauan ke perbatasan Entikong ( Kalimantan Barat ) dan Tebedu ( Malaysia ), Sabtu ( 7/11/2009 ).

Selain itu, kondisi infrastruktur berupa jalan di sepanjang 200 km itu juga belum memadai.”Pemerintah tentu tidak akan tinggal diam. Kita akan perhatikan wilayah perbatasan, dengan melakukan langkah2 khusus seperti meningkatkan jumlah tunjangan bagi prajurit2 di perbatasan, perbaikan struktur gaji prajurit ( renumerasi ) yang akan segera direalisasikan pada 2010,” kata Purnomo. Terkait tunjang khusus bagi prajurit di perbatasan dan pulau2 terluar, akan segera diselesaikan dan ditetapkan melalui peraturan presiden. Namun, besaran tunjangan khusus itu masih dalam pembahasan. ( PR, 9/11/2009 )

Perencanaan lingkungan perumahan

Rencana KTM Riau. KTM pulau terdepan lainnya menyusul. Kini masih dalam tahap ekspedisi dengan kapal Phinisi.

Pembangunan lingkungan perumahan hanya dapat dilakukan pada lokasi yang telah diperuntukkan dan disetujui bagi perumahan, sesuai rencana/ ketentuan yang telah disahkan pemerintah daerah. Sebelum menentukan lokasi perumahan, harus dilakukan penyelidikan awal dalam hal geologi, topografi dan lingkungan sekitarnya. Perencanaan dan pembangunan lingkungan perumahan harus selalu mempertimbangkan kemungkinan penggabungan prasarana lingkungan, utilitas umum dan fasilitas sosial yang telah ada, dengan tidak mengurangi kualitas lingkungan secara menyeluruh. Memberi keseimbangan sosial dan kesempatan membina individu dan keluarga sejahtera.

Lingkungan yang seimbang secara sosial harus menciptakan hubungan serasi antara berbagai lapisan masyarakat, misal antara golongan pendapatan ( rendah, sedang, menengah dan tinggi ), agama dan kebudayaan, sehingga tercipta kebersamaan dalam masyarakat. Suasana lingkungan yang dibangun hendaknya memberi kesempatan bagi perseorangan dan keluarga dapat membina dirinya untuk tumbuh dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat, serta terjamin dari segala bahaya.

Kriteria pemilihan lokasi perumahan

Deretan rumah tanpa pagar mengikuti trend di Amerika. Dengan kondisi keamanan dan penegakan hukum di Indonesia, penghuni rumah mesti ekstra menjaga harta benda dan nyawanya. Meski oleh pihak pengembang sudah dijanjikan sistim keamanan 24 jam, namun itu tidak berlangsung selamanya. Begitu iuran/ service charge, tak lancar para sekuriti mendadak dikurangi, atau tak optimal lagi kerjanya.

Saat memilih lokasi, lingkungan perumahan yang direncanakan hendaknya memenuhi syarat fisik/ teknis dan non fisik/ teknis. Dari segi teknis, lokasi hendaknya :

  • Tersedia lahan cukup minimal 50 unit rumah, lengkap dengan prasarana lingkungan, utilitas umum dan fasilitas sosial. Jika pembangunan baru bergabung dengan lingkungan yang sudah teratur, maka banyaknya rumah diperkenankan kurang dari 50 unit.
  • Bebas dari pencemaran air, udara dan kebisingan, baik dari sumber daya buatan maupun sumber daya alam ( gas beracun, dsb )
  • Menjamin kualitas hidup sehat bagi pembinaan individu masyarakat penghuni.
  • Kondisi tanahnya bebas banjir, memiliki kemiringan tanah 0-15 % , sehingga dapat dibuat sistim drainase ( saluran air hujan ) yang baik dan memiliki daya dukung cukup.
  • Terjamin adanya hukum bagi masyarakat penghuni terhadap tanah dan bangunan di atasnya, sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Tanah, bangunan di atasnya dan penghuniannya diperoleh menurut tata cara atau prosedur hukum. Kepastian hukum tsb dapat dilakukan oleh individu maupun badan hukum, meliputi tahap2, antara lain ; pembebasan tanah, permohonan hak, pembangunan dan penghunian.

Dari segi non teknis, lokasi pemukiman mesti memenuhi 4 sifat, yaitu ;

  • Wisma : rumah harus konstruktif, sehat, indah dan terjangkau
  • Marga : mudah dicapai sarana transportasi umum maupun pribadi
  • Karya : mudah bagi penghuni mencapai tempat kerjanya sehari-hari
  • Suka : suasana lingkungan harus dapat mencerminkan kegairahan hidup dan kegembiraan ( ada tempat rekreasi, ruang terbuka dan fasilitas lainnya )

Sarana dan Prasarana lingkungan perumahan

Ocean Park, salah satu fasilitas sosial yang disediakan pengembang BSD City. Rekreasi dan olah raga tak perlu jauh2 dari rumah, supaya mengurangi beban kantong, juga lalu lintas.

Sarana lingkungan pada daerah pemukiman meliputi ; utilitas umum, fasilitas sosial, jalan, air limbah, pembuangan air hujan. Penjelasannya sbb :

Utilitas umum adalah bangunan2 yang dibutuhkan dengan sistem pelayanan lingkungan yang diselenggarakan instansi pemerintah, terdiri dari : jaringan listrik, gas, air bersih, telepon, sampah dan pemadam kebakaran.

Fasilitas sosial merupakan kelengkapan lingkungan berupa fasilitas pendidikan, kesehatan, perbelanjaan, niaga, pemerintahan pelayanan umum, peribadatan, rekreasi, kebudayaan, olah raga, lapangan terbuka serta fasilitas umum lainnya.

Prasarana lingkungan ialah kelengkapan lingkungan berupa jalan, saluran air limbah dan air hujan.

Jalan adalah prasarana perhubungan darat dalam bentuk apapun meliputi segala bagiannya termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalulintas.

Jalan lokal sekunder adalah jalan yang berada dalam lingkungan perumahan. Terdiri :

Jalan mulus di samping lapangan basket. Salah satu siasat pengembang kompleks perumahan memikat calon pembeli. Setelah serah terima diharapkan fasilitas tsb tetap terawat. Bisa dilakukan oleh pengelola, perhimpunan penghuni atau pun pemerintah daerah, jika sudah waktunya fasilitas tsb diserahkan oleh pengembang.

Jalan Lokal Sekunder I : jalan setapak ( diperuntukkan pejalan kaki dan kendaraan roda 2, lebar badan jalan min 2 meter, maks 3,5 meter ) dan jalan kendaraan ( diperuntukkan kendaraan roda 2, 3, 4 dengan lebar badan jalan min 3,5 m dan maks 5 m ).

Jalan Lokal Sekunder II : jalan yang diperuntukkan kendaraan roda 3 atau lebih, dengan lebar badan jalan min 5 meter.

Jalan Kolektor Sekunder : jalan yang menghubungkan lingkungan perumahan, dirancang berdasarkan kecepatan rencana minimum 20 km/ jam, lebar badan jalan min. 7 meter.

Jalan Arteri Sekunder : jalan yang menghubungkan kawasan perumahan, dirancang berdasarkan kecepatan rencana min 30 km/ jam, lebar badan jalan min 8 meter.

Air limbah adalah semua jenis air buangan yang mengandung kotoran dari rumah tangga, manusia, hewan, tanaman, buangan industri dan kimiawi. Pembuangan air limbah kota adalah sistim pembuangan air limbah kota untuk diolah kemudian dibuang sedemikian rupa sehingga aman bagi kesehatan.

Tangki septik adalah bak kedap air, yang berfungsi sebagai pengendap, untuk menampung kotoran manusia agar bisa diolah secara biologis oleh bakteri dalam waktu tertentu.

Lubang pemeriksa ( bak kontrol ) adalah lubang yang dibuat dengan ukuran manusia yang akan memeriksa dan memeliharanya.

Badan penerima adalah fasilitas yang menerima, mengalirkan atau menampung air buangan.

( Ir.Toni Sudjaja, M.Arch.Eng )

Komen A.Savitri :

Keindahan Pulau Mentawai. Indonesia memiliki 17.504 pulau, 92 diantaranya berada dekat perbatasan. Pulau2 ini garda terdepan kedaulatan negara. Mesti diperhatikan sosio ekonomi masyarakatnya, sehingga tak mudah berpaling ke lain hati ( silau dengan kemakmuran negara tetangga ). Pameo : lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negara tetangga, tak selalu bisa diandalkan. Kota Terpadu Mandiri ( KTM ) yang serius & adil, salah satu solusi membangun kecintaan pada tanah air, ujung2-nya menjaga pulau2 tsb tetap dalam rengkuhan NKRI.

Saya senang pemerintah cepat merespon masalah pulau2 terluar kita, yang rentan di klaim oleh negara2 tetangga ( setelah saya sempat membahasnya di blog ini ). Saya lihat acara “Ekspedisi” di Metro TV yang menayangkan kegiatan tim dari Wanadri dkk, merambah pulau2 tsb. Mereka berinteraksi dengan penduduk asli, mampir ke kantor penjaga, lalu menancapkan tonggak metal berlambang Garuda dan berbendera merah putih, tak jauh dari situ. Saya dengar juga kapal Phinisi akan mengangkut Tim Ekspedisi khusus ini mengarungi lautan, menyambangi 92 pulau dekat perbatasan, untuk meriset keadaan pulau dan masyarakat penghuninya, jika ada. Mungkin riset ini diarahkan untuk pembangunan Kota Mandiri Terpadu seperti di Pulau Rupat. Siapa tahu ? Sehingga yang menikmati hasil pembangunan tak hanya orang Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar, Medan, Bali dan Batam saja, tapi warga Indonesia yang berada jauh dari pusat pemerintahan pun bisa merasakan. Meski, karena kegentingan sekarang, diprioritaskan pulau terdepan, lebih dahulu. Bersabarlah untuk yang terbaik.

Saya baca, Muhaimin Iskandar, Menakertrans menghimbau para penganggur dan kaum marginal untuk ikut program transmigrasi. Sudah 2,2 juta keluarga ( sekitar 10 juta orang ) bertransmigrasi dan membangun 3.325 desa dalam 547 kawasan transmigrasi. 88 desa berkembang menjadi ibukota kabupaten. 235 desa menjadi ibukota kecamatan. Wow ! Program transmigrasi menjadi solusi kependudukan, dengan pertumbuhan pembangunan di daerah baru. Sektor pertanian dibangun untuk mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi dan pertahanan produksi dalam negeri. Para transmigran juga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya.

Dalam upaya mempersiapkan revitalisasi program transmigrasi, Depnakertrans akan memacu kerjasama dengan pemerintah daerah untuk membuka dan memanfaatkan lahan terbuka baru bagi transmigran baru. Tak kurang 75.000 kepala keluarga berminat transmigrasi, namun Depnakertrans baru mampu memberangkatkan dan menyiapkan lahan untuk 10.000 KK pertahun. Kita berharap 92 pulau terdepan bisa menjadi tujuan transmigran yang bermental baja dan cinta tanah air. Cukupkah untuk menampung lebih dari 65.000 KK yang ada dalam daftar tunggu ? Saya akan posting secara bertahap serba serbi pembangunan kota baru, mungkin berguna jika desa2 rintisan akan meningkatkan statusnya menjadi ibukota kecamatan atau kabupaten. Selamat membangun wilayah perbatasan. Jaga keutuhan NKRI, ya ..

Iklan

Written by Savitri

18 November 2009 at 11:37

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Rasio dokter dgn masyarakat yg dilayani. Menuju Indonesia Sehat 2010.

with 2 comments

Suasana ruang praktek dokter gigi. Biasanya, pasien disarankan 6 bulan sekali cek rutin, minimal pembersihan plak/ karang gigi. Namun, karena keterbatasan biaya, pergi ke dokter menjadi sebuah kemewahan.

Banyak orang tak menyadari bahwa kebutuhan tenaga sangat mendesak dan penting, terlebih dengan merebaknya penyakit flu burung dan flu babi. Rasio yang peduli masih sangat kecil, tak lebih dari 15 %, dan kebanyakan berada di Jawa. Padahal mereka yang bertugas sebagai tenaga kebersihan lingkungan, peralatan medis, hingga limbah medis maupun perumahan, memegang peran kunci dalam menjaga kualitas kesehatan secara umum. Pemerintah sejauh ini hanya bisa memaksimalkan tenaga yang ada dan berharap rumah sakit atau jasa pelayanan kesehatan lainnya secara mandiri menyediakan tenaga sanitasi agar rasionya ideal.

Perbandingan tenaga kesehatan dengan jumlah penduduk, yang ditargetkan, sbb :

  • Rasio ahli sanitasi per 100 ribu penduduk ( target 40 % ).
  • Rasio dokter gigi per 100 ribu penduduk ( target 11 % ).
  • Rasio apoteker per 100 ribu penduduk ( target 10 % ).
  • Rasio bidan per 100 ribu penduduk ( target 100 % ).
  • Rasio perawat per 100 ribu penduduk ( target 117,5 % ).
  • Rasio ahli gizi per 100 ribu penduduk ( target 22 % ).

62.826 penderita gizi buruk & makanan tambahan di posyandu, puskesmas.

Pemberian makanan tambahan untuk mengatrol kecerdasan anak. 5 tahun pertama kehidupan manusia adalah masa emas. Apa yang anda lakukan hari ini, cara anda berpikir, sudah terlihat ( sama ) di usia 6 tahun.

Timbang badan bayi, untuk mengetahui tumbuh kembangnya normal atau tidak. Kegiatan posyandu di laksanakan di puskesmas atau lingkungan perumahan. Ibu2 PKK sering menjadi motor penggeraknya.

Penderita gizi buruk di kota Bekasi mencapai 62.826 orang atau 0,5 % dari populasi balita di wilayah tsb. Meski demikian, jumlah tersebut masih di bawah batas yang ditetapkan pemerintah pusat.”Penderita gizi buruk yang ditoleransi Depkes sebesar 1 % dari populasi. Kita hanya mencapai separuhnya. Jadi masih di bawah batas yang ditetapkan. Itu tidak terlepas dari sosialisasi yang terus disampaikan kepada ibu2 melalui puskesmas,” ujar Renti Yonti, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Dari jumlah tsb tak ada yang sampai berlanjut ke kwarsiorkor atau pun marasmus, yang membahayakan karena mempengaruhi tingkat kecerdasan anak.

Menurut Renti, penderita gizi buruk tak hanya didominasi keluarga kurang mampu, namun ada juga dari keluarga berada diakibatkan penyakit bawaan atau malas makan. Seorang balita dikategorikan menderita gizi buruk didasarkan pada indikator umur, tinggi dan berat badan. Ada batasan angkanya dan biasanya berat badannya di bawah garis merah. Pemerintah daerah dan pusat akan membantu pemberian makanan tambahan bagi balita dari keluarga kurang mampu. Pada 2009, aparat Diskes melaksanakan program pemberian makanan tambahan pada ribuan anak penderita gizi buruk. Makanan disiapkan kader yang ditunjuk dengan dana Pemkot Bekasi lalu diberikan pada balita penderita selama 6 bulan.

“Kami tidak memberikan dalam bentuk makanan pabrik, tapi makanan yang diolah kader dengan menu yang berubah-ubah agar si anak tidak bosan. Setelah 6 bulan, kegiatan tsb akan dievaluasi untuk melihat perkembangan berat badan anak,” ujar Renti.

“Karena anak saya termasuk kategori anak dengan berat badan yang tidak sesuai dengan umurnya, maka setiap datang ke posyandu diberi makanan tambahan,” kata Rahma ( 32 ), ibu dengan anak penderita gizi buruk di Puskesmas Rawa Tembaga, Bekasi Selatan, membenarkan soal pemberian makanan tambahan setiap hari selama 6 bulan. ( PR, 26/10/2009 )

Jamkesmas : prosedur rumit atau ( masyarakat miskin ) kurang sosialisasi ?

Semua tahu, pemerintah punya Jamkesmas, yaitu jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin. Namun, belum semua orang miskin yang memanfaatkannya. Apa alasannya ? Sudah miskin, sakit pula. Hal yang sebetulnya tak boleh terjadi di negeri ini. Mengapa ? Pasti akan super sengsara. Miskin saja sudah susah, apalagi ditambah penyakitan. Kecuali mereka yang termasuk beruntung, yaitu memiliki kartu Jamkesmas.

Bukankah UUD 1945 mengamanatkan bahwa penduduk miskin ditanggung negara ? Betul. Dalam kampanye pemilu, sekolah memang gratis. Untuk penduduk miskin disediakan program Jamkesmas. Dalam kenyataan, apa yang dikampanye dan diprogramkan belum sesuai dengan harapan dan ketentuan. Dari sebuah pooling, 100 % responden tahu adanya program Jamkesmas. Sebanyak 83 % responden tahu, orang miskin di sekitar mereka memanfaatkan Jamkesmas. Sebanyak 61 % responden mengatakan baru sebagian pembantu rumah tangga, sopir, satpam, tukang kebun, bersama keluarganya, yang memanfaatkan fasilitas Jamkesmas.

50 % responden tahu orang2 miskin2 yang tak memanfaatkan fasilitas Jamkesmas karena prosedur pengurusannya dianggap terlalu rumit. Sebanyak 37 % responden mengatakan jika sakit, orang miskin itu menanggung sendiri biayanya. Asuransi tak berperan. Biaya berobat ditanggulangi dengan menjual harta benda, hutang, mencari uang atau anak berhenti sekolah. Sebanyak 57 % responden mengaku jika sakit menanggung sendiri biayanya, hanya 17 % yang ditutup oleh asuransi. Sebanyak 22 % responden mengaku hutangnya jadi menumpuk dan tabungannya habis. Sebanyak 44 % responden mengusulkan si miskin mendapat asuransi kesehatan dengan biaya dari pemerintah. ( Gaya Hidup Sehat no.530 )

Written by Savitri

18 November 2009 at 10:13

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Situs Dwaraka & Mohenjo Daro : Arjuna meluncurkan rudal nuklir dari atas piring terbang ?

with 11 comments

arjuna

Arjuna. Anda bayangkan tokoh pewayangan kita ini sudah mengenal perang nuklir. Di Mohenjo Daro ada sisa radiasi radio aktifnya. 15.000 tahun lalu ? Believe it or not.

kresnadipayana-begawan-abiyasa1

Krisna dipayana, begawan Abiyasa. Wayang kulit sudah resmi milik Indonesia

Bila membaca judul tulisan ini, saya yakin anda agak ragu, bahkan mungkin tidak percaya. Apa mungkin 15.000 tahun SM, ada perang nuklir dan peradaban manusia sudah demikian tinggi ? Padahal, teknologi nuklir merupakan teknologi hi-tech yang dikerjakan oleh para ahli fisika. Kesalahan kecil yang terjadi pada peralatan atau prosesnya dapat menjadi bencana, penebar maut. Seperti kebocoran di reaktor nuklir Chernobyl milik Rusia yang menelan banyak korban jiwa karena radiasi radio aktif.

Ada kabar menarik dari arkeolog India. Ditemukan sejumlah bukti yang menunjukkan di India diduga pernah terjadi 2 perang besar yang menggunakan senjata pemusnah massal. Penelitian dilakukan oleh oleh Michael Cremo tahun 2003, arkeolog senior dari AS. Selama 8 tahun, penganut agama Hindu ini meneliti narasumber dari kitab suci Weda dan Jain, yang ditulis pendeta Walmiki, ribuan tahun lalu. Cremo tertarik menginvestigasi dan mendalami 2 kitab suci tsb. Ia menemukan nama2 yang tertera di kitab tsb ada di India. Ditemani tim dan rekannya, Dr.Rao C.S, arkeolog terkemuka India, ia meneliti dengan perangkat canggih “penjejak waktu” ( thermoluminenscence dating method ) untuk setiap obyek. Dengan karbon radio isotop, keakuratan umur objek mampu dijejak hingga miliaran tahun ke belakang. Kitab Weda ternyata bisa menjadi nara sumber akurat, mengungkap kisah2 sebenarnya beribu tahun lalu. Tak semata kitab suci.

Mereka mencoba mengupas isi kisah Mahabarata, dari awal kejadian hingga perang Bharatayudha, ditandai berakhirnya perjalanan keluarga Bharata. Mereka yang berperang, berasal dari keturunan Pandu dan Destrarata, 2 bersaudara. Dr.Rao meneliti bukti2 sejarah di lautan, di teluk Gujarat, untuk mengungkap bukti keberadaan Kerajaan Dwaraka. Istana Sri Krisna, otak penggalang strategis dari pihak Pandawa. Konon, kerajaan ini musnah ditelan gelombang laut tahun 1443 SM, setelah perang Bharatayudha tahun 1478 SM.

Michael Cremo mengadakan penelitian di daratan, diantaranya ; Indraprasta, Hastinapura, dan padang Khurusethra, bekas perang itu terjadi. Seperti diketahui, Indraprasta merupakan tempat bermukim keluarga Pandawa di awal perjuangan merebut Hastina. Khurusethra adalah bekas pertempuran dahsyat keluarga Bharata. Para ahli menemukan banyak bukti yang mengejutkan. Tanah tegalan luas itu ternyata tak ditumbuhi tanaman apa pun, karena tercemar radio aktif. Pada puing2 bangunan atau sisa2 tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo Daro tercemar residu radio aktif yang cukup pekat.

Menurut Dr.Indrajit, ahli termonuklir, hal ini terjadi diduga akibat radiasi ledakan termonuklir skala besar dalam peperangan tersebut. Jelasnya ternukil dalam kalimat Weda yang diterjemahkan bebas seperti ini,”Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana ( wahana mirip mirip terbang ), mendarat di tengah air, lalu mengangkat gendewa dan meluncurkan sebatang anak panah. Semacam senjata mirip rudal/ roket, yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang bersinar terang di atas wilayah musuh. Curahannya seperti hujan lebat yang deras, mengepung musuh dengan kekuatan dahsyat. Setelah panah itu tiba pada sasarannya, dalam sekejap sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk seperti cendawan raksasa merekah di atas wilayah kurawa. Angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup wuuus .. wuuus, disertai debu pasir. Burung2 bercicit panik seolah olah langit runtuh dan bumi gonjang ganjing. Sementara itu di atas langit, matahari seolah-olah bergoyang, panas membara memancarkan udara mengerikan, membuat bumi berguncang, dan gunung2 bergoyang.”

“Di kawasan darat yang luas, binatang2 mati terbakar dan berubah bentuk. Air sungai kering kerontang, ikan, udang dan hewan laut lainnya, semuanya mati. Saat panah ( roket ? ) meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh berjatuhan bagaikan batang pohon yang terbakar hangus. Akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna tsb, tercipta badai api, diikuti ledakan dahsyat yang memancarkan debu beracun ( radio aktif ? ).”

dwarka

Di bawah Teluk Gujarat, India, ada reruntuhan Kerajaan Dwaraka, istana Prabu Krisna. Foto atas : peneliti berada di atas tumpukan batu memanjang, diduga benteng kota sebelum masuk ke istana.

Untuk memperluas dan memperdalam penelitian ini, Unicef dan NASA membantu pemotretan dengan citra lansat satelit. Dari hasil riset dan pemotretan yang difokuskan di hulu sungai Gangga, para arkeolog menemukan banyak sisa puing bangunan yang telah menjadi batu hangus. Batu besar reruntuhan ini ketika dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Ketika dicoba melebur bebatuan tsb, ternyata dibutuhkan suhu minimal 1.800 derajat celcius ! Batu biasa dalam keadaan normal tak mencapai suhu ini. Pada benda2 terkena radiasi nuklir, baru bisa mencapai suhu yang demikian tinggi. Di pedalaman hutan primitif India, peneliti juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus.

Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batu dalam bangunan juga telah dikacalisasi. Para peneliti heran, selain di India, batu radiasi juga ditemukan di bekas Kerajaan Babilonia Kuno, Gurun Sahara dan Gurun Gobi di Mongolia. Bukti reruntuhan perang nuklir prasejarah, derajat radiasi masih terekam meski kejadiannya ribuan tahun SM ( Sebelum Masehi ). Batu kaca pada reruntuhan tsb, semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini. Diduga kuat perang Bharatayudha adalah perang nuklir yang terjadi antara 30.000 – 15.000 SM. Untuk meneliti lebih jauh penyebaran batu radiasi ini, para ahli nuklir PBB akan mengungkapnya dalam program khusus.

Penelitian yang dilakukan Dr.Rao di bawah lautan didasarkan petunjuk Weda, bahwa Kerajaan Dwaraka ditelan laut beberapa saat setelah Bharatayudha usai. Dwaraka, kediaman Sri Krisna, raja yang pegang kendali strategis di perang saudara ini. Dalam kitab suci Hindu, ia merupakan jelmaan Dewa Wisnu, pemelihara perdamaian. Keberadaan Dwaraka dilakukan selama 8 tahun, dan baru jelas setelah dibantu citra satelit NASA. Dari sana ditemukan jejak kerajaan tsb di bawah Teluk Gujarat. Setelah ada petunjuk pasti, akhirnya Dwaraka berhasil ditemukan dalam keadaan hancur digulung gelombang Laut Arab yang cukup dahsyat. Dari hasil investigasi, banyak temuan berharga indikator kehidupan makhluk 15.000 tahun lalu.

Selain tembikar, ada bongkahan batu besar yang diduga benteng dan dinding istana. Batuan dipenuhi ornamen indah, lonceng kuil dari tembaga, jangkar kapal, pot bunga dari keramik, serta uang emas dan tembaga. Penemuan logam ini memperlihatkan kepada kita, peradaban 30.000 – 15.000 tahun lalu sudah tinggi. Tak heran temuan ini mengindikasikan penggunaan senjata pemusnah massal di perang itu. Dari penemuan2 itu, Dr. Michael Creko membukukan laporan dalam 3 buku yang dicetak tahun 2006. Beberapa diantaranya ; Forbidden Archaelogis, The Hidden History of Human Race, dan Human Devolution, yang isinya menentang teori Darwin, tentang evolusi manusia. Dr. Rao dari hasil karyanya memperoleh penghargaan “The World Ship Trust Award” dari PBB atas penemuan siklus kehidupan manusia yang memutus teori Darwin. ( Dedi Riskomar/ PR, 1/10/2009 )

Written by Savitri

11 November 2009 at 13:58

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

PO Box 9949 Jakarta 10000 : Ganyang Mafia ( hukum )

with 7 comments

sby

Presiden SBY : jika ada yang membubarkan KPK, saya akan berdiri paling depan untuk mencegahnya. Laporkan kalau ada mafia hukum. Kalau Anggodo, gimana pak ?

Presiden SBY mengumumkan pemberantasan mafia hukum sebagai prioritas penting dari 15 program pilihan 100 hari hari pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu ( KIB ) II.”Saya tahu tak semudah dibayangkan, saya tahu barang kali tidak sekali tindakan atau upaya langsung bersih, langsung terbebas. Tetapi saya yakin apabila kita gebrak dan sungguh2, pastilah mencapai hasil,”kata SBY. Rapat Kabinet Paripurna presiden SBY dengan seluruh jajaran menteri dan pejabat terkait berlangsung lebih dari 6 jam sejak dimulai pukul 10.00 WIB.

Rapat dengan agenda pembahasan program 100 hari KIB II dihadiri wapres Boediono. Presiden Yudhoyono mengatakan, mafia hukum dalam arti luas adalah mereka yang melakukan kegiatan yang merugikan pihak lain. Mafia hukum diantaranya ; makelar kasus ( markus ), suap, pemerasan, jual beli perkara, mengancam saksi dan pihak lain, pungutan tak semestinya. Kegiatan mafia merusak rasa keadilan dan kepastian hukum. Merugikan korban secara materi, mendatangkan keuntungan tak halal, ilegal, bagi mereka yang menjalankan.

menteriKIB2

Para menteri KIB II. Siap menyukseskan program 100 hari pemerintahan presiden SBY. Mari kita pantau kinerja mereka dan realisasi janji kampanye presiden RI ke 6 kita ini.

Di mana mafia itu ? Bisa di mana2. Bisa di lembaga kepolisian, kejaksaan, pengadilan, KPK, departemen. Bisa berdekatan dengan pajak, bea cukai dsb, ujar presiden. Perlu langkah2 konkret untuk membersihkan atau memberantas mafia hukum dalam prioritas program 100 hari KIB II. SBY menyerukan pada rakyat Indonesia yang menjadi korban mafia untuk melaporkan diri. Presiden meminta dukungan rakyat untuk membuat sistem hukum di Indonesia makin bersih.

SBY mempersilakan korba mafia hukum untuk melapor melalui PO Box 9949 Jakarta 10000 dengan menuliskan kode GM, singkatan dari Ganyang Mafia ( PR, 6/11/2009 )

Komen A.Savitri :

77150_bibit_samad_riyanto_chandra_m_hamzah_300_225

Bibit dan Chandra semoga bisa cepat kembali bekerja memberantas korupsi. Semoga Polri dan Kejaksaan Agung menindaklanjuti rekomendasi Tim 8 dengan sungguh2. Demi rasa keadilan rakyat sekaligus kepentingan yang lebih besar. Masa depan bangsa ini.

Beberapa minggu belakangan ini, emosi kita campur aduk oleh kasus penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah. Keduanya pimpinan KPK non aktif yang dilengserkan sementara karena tuduhan suap, penyalahgunaan wewenang lalu pemerasan. Ketar ketir kita, kalau Chandra dan Bibit sampai masuk bui oleh bukti2 yang ternyata disimpulkan TPF tak cukup. Kita lihat Antasari, sudah terdakwa dalam kasus Nasrudin. Thanks God, Williardi Wizar mengatakan sebenarnya kemarin ; Antasari adalah sasaran utama konspirasi. Ia tak bersalah. Semoga menyusul Rani Juliani, saksi2 lain, mengatakan hal sebenarnya. Masa depan bangsa ini terlalu mahal jika diserahkan pada para markus, mafia hukum. Agree ? ( jadi kayak orasi )

Minggu ( 8/11/2009 ) di bunderan HI, Jakarta, masyarakat dari berbagai elemen bersatu padu menyuarakan dukungan mereka terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Anda ikut juga ? Ada aksi unjuk rasa, orasi, konser seniman, senam sehat. Murah meriah. Demonstrasi yang elegan, sehat dan menyenangkan. Baik yang menjalani, yang didemo maupun yang melihat demo. Acara itu diprakarsai Forum Facebookers Peduli Keadilan KPK. ICW salah satu panitianya. Aktivitas yang hadir, diantaranya ; Teten Masduki ( TTI ), Fadjroel Rachman, Usman Hamid ( Kontras ), Effendi Ghazali dan Eep Saefulloh Fatah. Selebriti yang meramaikan, diantaranya ; grup band Slank, Happy Salma dan Indra Bekti. Mereka rela tak dibayar demi dukungan mereka pada KPK. KPK ini seperti gadis cantik, ya ? Banyak yang menyukai.

Ada spanduk Anggodo memakai seragam Kapolri yang menggelikan Adnan Buyung Nasution, ketua Tim 8. Iya, masak sih Anggodo bisa leluasa mengatur Polri dan Kejaksaan ? Lalu bebas begitu saja setelah rekaman suaranya diputar di sidang MK. Jelas2 ada markus ( makelar kasus ) dalam percakapan tsb.

Gerakan sejuta Facebooker Dukung Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto dimulai sejak 29 Oktober 2009, ketika Bibit dan Chandra ditahan polisi. Gerakan ini juga direspon warga kita di luar negeri. Sudah tembus 1.200.000. Wah, blog GP & C kapan diklik segitu kali ? Ah, sabar aja. Yang penting sekarang dukung KPK menjadi kuat, komisionernya mendapat keadilan dan pemberantasan korupsi di tanah air jalan terus, sampai Indonesia bersih dari korupsi. Setuju ? Yang dibasmi itu korupsi, bukan KPK. Setuju ?!

Written by Savitri

11 November 2009 at 13:25

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

Bandung Green & Clean, menumbuhkan kepedulian warga dan rasa memiliki kota

with 3 comments

kerindanganITB

Kerindangan pepohonan di salah satu kampus ITB. Terbayang asyiknya duduk2 di situ membaca buku atau bercengkerama dengan kawan.

Pekanbaru

Kota terbersih di Indonesia, Pekanbaru. Terbayang asyiknya bersepeda di situ.

Program Bandung Green and Clean ( BGC ) diyakini akan memberi perngaruh positif bagi penataan lingkungan di kota Bandung. Memasuki tahap penjurian 5 RW terbaik, 30 RW nominator, berbenah diri dan memperlihatkan perubahan signifikan pada lingkungannya. Tidak hanya lingkungan yang semakin hijau dan rindang karena pepohonan, jumlah sampah yang dihasilkan rumah tangga pun terus menurun. Bahkan, sampah yang dihasilkan warga diolah diolah dan dimanfaatkan menjadi bahan kerajinan yang menghasilkan.

Ketua Lembaga Penerapan Teknologi Terarah ( LPPT ) Rohadji Trie mengungkapkan, perkembangan kepedulian warga akan lingkungan melalui kegiatan BGC patut diapresiasi. Ia melihat rasa kepemilikan dan kewajiban warga untuk menjaga lingkungannya mulai tumbuh. Sebelumnya, warga selalu menyerahkan seluruh pengelolaan lingkungan kepada pihak yang bertanggungjawab, seperti petugas kebersihan dan pemerintah.

”Kalau dulu, sampah itu identik dengan tanggung jawab kebersihan. Namun, kini setelah bergulirnya BGC, masyarakat menyadari bahwa masalah lingkungan adalah masalah bersama dan harus ditangani seluruh masyarakat. Akhirnya, kesadaran itu timbul dan warga merasa memiliki lingkungannya,” kata Rohadji. Ia optimis jika BGC terus dilanjutkan, kesadaran tsb mampu mengubah sikap warga dalam mengelola sampah dan lingkungannya.”Program ini langsung menyentuh ke rumah tangga melalui RW dan RT.”

Proses penjurian yang dilaksanakan 8-14 Oktober berlangsung cukup meriah. Tim juri berasal dari instansi pemerintah, Unilever ( sponsor ), profesional, maupun media. Pengguntingan bunga, paduan suara murid TK, dan juga pakaian seragam warga merupakan beberapa jenis sambutan yang disiapkan warga. Ada 4 kriteria penilaian yang menjadi fokus utama dalam penjurian, yakni ; peran serta masyarakat dalam program tsb dengan tolok ukur perkembangan jumlah kader sebelum dan saat mengikuti BGC, serta aktivitas kader lingkungan tsb. Hasil penjurian akan diumumkan di Lapangan Tegalega, Bandung pada 24/10/2009. ( PR, 22/10/2009 )

bgc

Logo program Bandung Green & Clean. Kabel struktur fly over Pasupati makin sering digunakan. Landmark kota Bandung.

Kegiatan

Written by Savitri

28 Oktober 2009 at 13:11

Ditulis dalam Ragam

Tagged with

67.000 listrik megawatt dihasilkan Iran dari matahari, angin dan nuklir. Indonesia baru 30.000 MW

with 2 comments

NUCLEAR IRAN

Energi nuklir adalah hak rakyat Iran juga. Bukan melulu Amerika, Israel, Korea Utara, Rusia, Cina, India, atau pun Pakistan saja. Nuklir untuk damai/ listrik, hak semua bangsa. Senjata nuklir bukan hak siapa2.

Iran, negara kecil berpenduduk mayoritas Islam, saat ini rakyatnya tengah cemas. Tuduhan mengembangkan senjata nuklir datang bertubi-tubi dari negara2 anggota tetap Dewan Keamanan PBB, terutama Amerika Serikat, Inggris dan Perancis. Tiga negara itu getol melobi rekannya yang lain dalam DK PBB, yaitu Rusia dan Cina agar setuju memberikan sanksi berat bagi Iran.

Pasca sidang DK PBB dipimpin presiden Barack Obama, akhir September lalu, Iran seolah “diadili” oleh 5 negara anggota DK PBB plus Jerman. Kesepakatannya, pada 25/10/2009 Iran wajib membuka diri pada Internasional Atomic Energy Agency ( IEAE ), badan internasional yang berwenang mengawasi pengembangan energi nuklir dunia. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Behrooz Kamalvandi di kantornya di Jl.H.O.S. Cokroaminoto, Jakarta, bicara tentang filosofi, politik, sosial hingga budaya.

Berikut nukilannya ;

Apakah benar Iran sedang membangun persenjataan nuklir seperti yang dituduhkan ?

Jika ingin tahu, harus datang sendiri ke sana. Kami melakukan program pengayaan nuklir sejak 30 tahun lalu untuk keperluan damai/ pembangunan. Amerika Serikat dan negara Barat selalu menekan Iran. Tuduhan mereka tak berdasar. Untuk menginspeksi program nuklir, ada mekanisme untuk itu, yaitu melalui IAEA. Kami rutin melaporkan program nuklir kami ke IAEA dan mereka berulang kali mengatakan, tidak ada penyimpangan dalam program pengayaan nuklir Iran. Tidak ada bukti2 yang mendukung tuduhan AS dan Eropa. Ada motivasi politik di balik tekanan tsb, yaitu mereka ingin mengontrol sumber energi, dan mereka ingin menguasainya bersama Israel. Mereka juga ingin membangun pangkalan militernya di Iran. Banyak alasan mengapa mereka selalu menekan Iran dengan tuduhan nuklir.

Jika ada motivasi politik seperti itu, bagaimana rakyat anda menanggapinya ?

Tentu rakyat mendukung program nuklir untuk pemenuhan kebutuhan energi, kesehatan dan agrikultur. Mereka tahu pentingnya teknologi ini. Dalam 20-50 tahun ke depan, energi fosil akan berkurang, energi nuklir ini menjadi alternatif yang cukup baik.

Berarti rakyat anda memang sangat membutuhkan pengembangan teknologi nuklir ini ?

Ya, tentu saja semua bangsa bisa dapat keuntungan dari teknologi ini. Kami menargetkan 100.000 MW pada 2020. Sekarang sudah 67.000 MW. Di Indonesia sekarang hanya 30.000 MW dan anda menargetkan dalam 20 tahun mendatang 55.000 MW listrik. Untuk negara sebesar ini, anda harus merencanakan itu. Jika anda ingin memiliki kekuatan energi listrik sampai 70.000 MW atau 100.000 MW, tanpa didukung energi listrik, itu tidak mungkin. Di Iran, ke mana pun anda pergi ke desa2 sekali pun, semua sudah tersedia listrik. Padahal sebelum revolusi 1979, sebanyak 55.000 desa tidak mendapat layanan listrik, infra struktur, agrikultur.

Sebagai alternatif berkurangnya energi fosil, kami juga mengembangkan energi matahari dan energi angin. Kalau anda berkeliling Iran, akan mudah menemukan instalasi yang menggunakan solar energy. Tetapi negara2 Eropa, tidak ada satu pun yang membicarakan energi matahari dari Iran, karena ini bisa jadi propaganda baik untuk Iran di mata dunia. Harus diingat, softpower adalah sains dan teknologi. Jika menguasai itu, akan makin powerfull. Nah, mereka tidak suka jika Iran bisa menguasai teknologi itu. Iran adalah satu dari 5 negara di dunia yang terbaik dalam mengembangkan nanoteknologi. Iran juga mengembangkan teknologi cloning untuk biri2, sapi dan domba. Selama ini, sudah begitu banyak propaganda buruk, dan Iran sudah sangat sabar.

nuklirinspeksi

Presiden Ahmadinejad mengecek instalasi nuklir Iran. Nuklir bisa memasok energi listrik berkali lipat

kloning

Kloning domba. Iran bisa melakukan. Indonesia ?

Kami sudah mengindentifikasi 7 kebohongan besar yang mereka sebarkan tentang nuklir, diantaranya, Iran sedang mengembangkan bom nuklir. Akan tetapi, tiap IAEA inspeksi, mereka melaporkan tidak ada penyimpangan terjadi di Iran. Dewan Keamanan PBB seharusnya menjamin keamanan dunia internasional. Mereka seharusnya membicarakan masalah keamanan di Palestina, pelanggaran HAM di Gaza ketimbang nuklir di Iran.

Apa yang akan pemerintah anda lakukan karena mereka kini tetap melakukan lobi2 agar Rusia dan Cina juga setuju memberikan sanksi pada Iran ?

Kami siap untuk duduk dalam posisi yang sama, bukan dalam posisi tertuduh. Ketimbang memberi tekanan, intimidasi, sanksi, lebih baik kita selesaikan dengan cara yang lebih beradab, duduk bersama, diskusikan. Iran tidak akan menyerah terhadap tekanan semacam itu. Kekerasan, tekanan dan intimidasi itu tidak ada gunanya. Di Irak, mereka telah membunuh ratusan ribu orang selama invasi. Siapa yang harus disalahkan atas kematian ini ? Apakah DK PBB ? Itulah mengapa presiden Ahmadinejad dalam Sidang Umum PBB mengatakan bahwa dunia saat ini butuh perubahan menuju arah yang lebih beradab dan demokratis. Dan satu yang penting bagi anda di media yaitu adanya ketidaksamaan dan ketidakadilan dalam pemberitaan media. Sayangnya, mereka memiliki jaringan yang mendunia. Maka anda sebagai jurnalis harus mengkritisi itu, tidak percaya begitu saja apa yang mereka beritakan. Ingat, media adalah bagian dari softpower.

sby_ahmadinejad

SBY berdialog dengan Ahmadinejad. Rakyat Indonesia mendukung Iran. Namun, pemerintah kadang tak sevokal rakyatnya ketika menunjukkan posisi Indonesia terhadap kebijakan pemerintah atau keinginan rakyat Iran. Pengaruh Barat masih kuat di sini.

Negara2 mana saja yang mendukung posisi Iran ?

Tentu saja Indonesia dan 170 Non Alignment Movement Countries. Mayoritas negara di dunia mendukung kami. Yang tidak mendukung kami hanya ada beberapa negara saja dalam hitungan jari yang sayangnya menyebut dirinya sebagai “masyarakat internasional” karena mereka punya akses terhadap media internasional.


Presiden Libya, Moammar Khadafi dan presiden Venezuela, Hugo Chavez mengusulkan membangun South NATO untuk menyeimbangkan kekuasaan dunia. Pendapat anda ?

Ini semua berangkat dari ketidakadilan dan ketidaksamaan perlakuan. Seperti yang diungkapkan presiden Ahmadinejad ; kita butuh perubahan dari sisi teoritis maupun praktis. Semua orang harus duduk bersama dalam kedudukan yang sama untuk membicarakan apa yang terbaik untuk umat manusia. Baik Khadafi maupun Chavez, punya hak untuk itu. Dunia kini tidak bisa lagi terus dikontrol oleh negara pemenang Perang Dunia II. Situasi ini harus diubah ke arah yang lebih demokratis, tidak ditentukan pemilik hak veto para pemenang PD II. Beberapa kalangan konservatif di AS malah ingin membentuk unipolar yang mirip era Roma ( Pax Romana ) yang menonjolkan kekuatan militer. Itu sebabnya mereka terus mengirimkan pasukannya ke Irak dan Afganistan. Mereka akan terus mengobarkan perang untuk menunjukkan kekuatan militernya. Saya yakin dengan pikiran tidak bijak ini, mereka tidak akan berhenti di Afganistan atau Irak saja.

Perubahan dunia yang seperti apa yang dimaksud ?

Pandangan kami terhadap dunia yang baru ini adalah dunia yang bekerja sama, bersaudara, tanpa intimidasi satu sama lain. Saling menghargai. Tinggalkan bahasa kekuatan dan intimidasi. Jika kita lebih kuat dari lainnya, bicaralah dengan baik secara halus terhadap bangsa lain. Mereka ( AS ) harus belajar cara berbicara tanpa intimidasi. Contoh sikap kami terhadap Afganistan dengan cara membantu mereka. Iran mengucurkan dana pembangunan 50 juta dolar AS dan kredit 1 milyar dolar AS, membangun jalan, rumah sakit, universitas. Kenapa mereka tidak berbicara dengan Afganistan dengan cara seperti itu ?

Kembali ke persoalan nuklir, kami tidak mungkin membangun senjata nuklir yang bertolak belakang dengan keyakinan kami yang cinta damai. Ketimbang menekan kami, lebih baik mulai dengan Israel yang membangun senjata nuklir atau mulai dengan mewujudkan komimen mereka untuk mengurangi kepemilikan senjata nuklir mereka sesuai NPT. Presiden Ahmadinejad mengatakan bahwa teknologi nuklir untuk semua orang, tetapi senjata nuklir bukan untuk siapa2.

Lalu apa komentar anda terhadap pemberian Nobel Perdamaian bagi Obama ?

Kita harus tunggu dan lihat komitmen Obama terhadap perdamaian. Kita harus amati apa yang akan dilakukan oleh Obama. Terlalu dini untuk memberikan nobel tsb pada Obama sebab kita belum lihat prakteknya. Saya baru akan percaya jika Obama mampu menyelesaikan masalah pelanggaran HAM di Palestina. Kita tidak bisa optimisis Obama bisa melakukan itu. Kami sangat ingin optimistis, tetapi sulit.

Dukungan macam apa yang anda butuhkan dari Indonesia ?

Tentu kami berharap Indonesia tetap mendukung kami seperti sebelumnya. Indonesia memberikan sikap abstain dalam resolusi DK PBB. Ini awal dari konsensus masyarakat internasional. Indonesia selalu mendukung Iran. Kami harap, tidak hanya melalui Non Alignment Movement dan di DK PBB, tetapi juga di luar arena itu. Sebaliknya, kami juga akan mendukung Indonesia. Suatu saat, kami juga mendorong Indonesia segera membangun reaktor nuklir industri agar sektor energi tidak dikuasai oleh beberapa gelintir negara maju. ( Lina Nursanty/PR, 25/10/2009 )

Komen A.Savitri :

IEAE

El Baradei, direktur IAEA ( badan pemeriksa nuklir dunia ) sudah mengatakan pengayaan nuklir Iran tidak menyimpang, tapi Amerika tidak percaya, kuatir kekuatan Iran mengancam hegemoni AS di dunia.

Iran sering dikecam oleh Amerika cs tentang program nuklirnya. Bahkan dikatakan poros setan bersama Korea Utara yang getol menguji rudal terbarunya. Iran belum melakukan invasi ke negara mana pun seperti halnya Amerika cs di Irak dan Afganistan. Jadi, yang setan sebenarnya siapa ?

Indonesia kekurangan energi listrik. Sebagian wilayah melakukan pemadaman bergilir untuk mengatasi kelangkaan pasokan listrik. Tahun 2010 Tarif Dasar Listrik ( TDL ) dinaikkan. Mungkinkah kita melirik metode Iran memproduksi listrik dengan reaktor nuklir ? Penduduk Indonesia 3 kali lipat lebih dari penduduk Iran. Iran sudah memproduksi 67.000 MW. Indonesia, 30.000 MW. Baru 20 tahun lagi bisa memproduksi 55.000 MW listrik.

PLTN menjadi pilihan menggoda untuk mengatrol produksi listrik berlipat-lipat. Tapi, apakah kita siap ? Kecerobohan masih banyak terjadi di negeri ini. Kegagalan di lokasi lumpur Lapindo, Sidoarjo yang akan berlangsung sampai 31 tahun, masih belum ditanggapi semestinya oleh pemerintah dan pihak terkait. Bayangkan, jika itu terjadi di reaktor nuklir yang dampaknya jauh lebih dahsyat hingga lintas generasi.

Tapi, kok Iran bisa, ya ? PR buat kita untuk menyiapkan diri mengadaptasi teknologi masa depan. Kita jangan kalah sama bangsa Iran. Produksi minyak bumi akan mencapai puncaknya tahun 2020, yang oleh sebagian kalangan diperkirakan akan menjadi masa keemasan peradaban manusia. Setelah itu produksi minyak akan menunjukkan kurva yang terus menurun sehingga benar2 habis. Beberapa riset memproduksi listrik dengan sinar matahari, angin, gelombang laut, minyak nabati bahkan air sudah dilakukan. Tapi untuk memproduksinya secara massal, butuh investasi yang sangat besar, yang sangat muskyil diterapkan di negara yang belum betul2 kaya.

Kembali ke jaman batu, dengan api unggun, lilin atau lemak hewani, lalu meringkuk di keremangan rumah, rasanya kurang produktif. Meski ada perkiraan dari sejumlah pakar, setelah turbulensi ekonomi saat ini akan terjadi perlambatan kegiatan manusia ( orang dipaksa tidak konsumtif lagi, banyak yang di PHK, tinggal di rumah, memasak makanan sendiri, berhemat di banyak aspek kehidupan ) tapi kita sudah sangat terbiasa menggunakan waktu malam hari untuk beraktivitas yang membutuhkan penerangan yang memadai, sedikitnya. Ya, saya perlu baca dan menyimak berita dunia untuk terus meng-update isi kepala.

Nuklir untuk listrik ? Hmm .. apakah kita juga siap meng-counter propaganda negatif Amerika cs jika kita menjadi ancaman nyata 3 kali lipat dari Iran, di mata AS cs ? Cukup mandirikah kita jika Indonesia diembargo ekonomi oleh pihak Barat selama bertahun-tahun seperti dialami Iran ? Everyone ?

Asia akan menjadi kiblat ekonomi masa depan. Perusahaan2 dan orang2 terkaya di dunia akan berada di kawasan Asia. Cina, India, Indonesia dan Iran ada di Asia. So, we’re not afraid. Prepare your self, people …

Written by Savitri

28 Oktober 2009 at 12:25

Ditulis dalam Ragam

Tagged with ,

Jalan rusak penyebab ekonomi biaya tinggi. Partisipasi & rasa memiliki, solusinya.

leave a comment »

Jalan mulus dengan saluran air di sampingnya. Air segera dialirkan ke laut, jangan sampai menggenangi dan melapukkan jalan.

Jalan mulus dengan saluran air di sampingnya. Air segera dialirkan ke laut, jangan sampai menggenangi dan melapukkan jalan.

Terlihat air sisa banjir di sebuah jalan raya. Menurut warga, jalan tsb sudah sering mencelakakan pengendara motor.

Terlihat air sisa banjir di sebuah jalan raya. Menurut warga, jalan tsb sudah sering mencelakakan pengendara motor.

Jalan adalah prasarana transportasi penunjang laju pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional. Kondisi jalan yang buruk menurunkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun regional, karena fasilitas jalan yang rusak menyebabkan ekonomi biaya tinggi. Buruknya jaringan jalan akibat manajemen pemeliharaan tidak tertata. Banyak aspek di dalamnya, di antaranya tumpang tindihnya kebijakan yang berkaitan dengan prasarana transportasi, dalam hal pembiayaan, dsb, yang pada akhirnya menyebabkan inefesiensi dalam manajemen pemeliharaan jaringan jalan.

Di lain pihak, sesuai UU no.38/2004 jo.PP no.34 tahun 2006, pengelolaan jalan selama ini dilakukan sendiri2 oleh Pemda selaku pembina jalan. Yang umum terjadi, Pemda tak melibatkan instansi atau stakeholders ( pemangku kepentingan ) terkait seperti masyarakat dan pengguna jalan. Akibatnya, terjadi pembengkakan biaya operasi pemeliharaan. Nah, sialnya, dana pemeliharaan jalan selama krisis ekonomi berkepanjangan ini menjadi kian terbatas. Keterlibatan masyarakat dalam bentuk partisipasi pengambilan keputusan dalam pemeliharaan jalan akan menumbuhkan rasa memiliki atas jaringan jalan yang kita miliki bersama. Sedikitnya 1/3 dari jalan nasional ( 8.850 km ), 2/3 jalan provinsi ( 34.600 km ) dan 85 % jalan kabupaten ( 190.000 km ) dalam keadaan buruk.

Lembaga2 masyarakat yang terkait dengan pembangunan dan pemeliharaan jalan antara lain ;

  • Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi/ LPJK baik di tingkat nasional maupun daerah yang bersifat independen dan mandiri ( pasal 31 (3) UU no.18/1999 )
  • Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia/ HPJI
  • LSM/ NGO/ Masyarakat Transportasi Indonesia
  • Asosiasi Usaha Bidang Jasa Angkutan Umum/ Transportasi
  • Asosiasi Usaha bidang industri dan perdagangan
  • Asosiasi Usaha bidang pertanian/ kehutanan/ pertambangan
  • LKMD/ BPD/ Dewan Kelurahan

Kehadiran stakeholders dalam manajemen dan pembiayaan pemeliharaan jalan penting, karena bisa terlibat secara bersama-sama dalam ;

  • Keberlanjutan ( sustainability ), yakni ketersediaan dana pemeliharaan jalan yang cukup ketika dibutuhkan
  • Efesiensi : dana pemeliharaan digunakan secara efesiensi sesuai kebutuhan atau prioritas pemeliharaan jalan
  • Equity ( keadilan ) : masyarakat pengguna jalan yang terbukti merusak jalan atau melanggar ketentuan ikut sharing atau berkontribusi secara konkret terhadap dana ( cost ) yang timbul atas pemeliharaan jalan.
  • Akuntabilitas : tanggungjawab “road agency” atau pembina jalan dalam melaksanakan perlindungan atas aset milik mereka ( dalam hal ini jalan )
  • Transparansi : keputusan manajemen jalan dan hasil-hasilnya harus transparan dan terbuka untuk diteliti.

Dalam Sistem Manajemen dan Pembiayaan Pemeliharaan Jalan, stakeholders juga bisa membahas isu2 seputar pemeliharaan jalan, misal tentang bentuk partisipasi yang diperlukan, peraturan perundang-undangan yang dibutuhkan, penggalian dana alternatif, dst, agar kebijakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. ( M.Ra/ Kiprah ).

Komen A.Savitri :

Demikian juga untuk pembangunan jalan yang berbasis NEXTBASE ROAD SYSTEM seperti yang terlihat di gambar penampang jalan, dimana dalam pengerjaan pembuatan jalan tersebut dibuat kemiringan 2%  s/d 4% dan untuk bahu jalan dibuat kemiringan 4% s/d 6% disini bertujuan untuk mengalirkan air apabila terjadi hujan supaya lebih cepat surut, mengalirkan air menuju saluran air di sisi kiri dan kanan jalan, Jadi dalam pembuatan jalan harus dibangun saluran air sebagai bagian dari sistem DRAINASE.

Penampang jalan dengan drainase di kanan kirinya. Pembangunan jalan yang berbasis Nextbase Road System, dibuat dengan kemiringan 2% s/d 4% dan untuk bahu jalan dibuat kemiringan 4% s/d 6% agar air hujan lebih cepat surut. Air dialirkan ke saluran air di sisi kiri dan kanan jalan sebagai bagian dari sistem drainase.

Musim penghujan mendatangkan banjir, jika lingkungan buruk dan tak diantisipasi. Semua sudah mafhum. Bahwa banjir juga melapukkan permukaan jalan, yang sebelumnya sudah “disiksa” oleh kendaraan2 yang melebihi tonasenya ( daya dukung jalan ), mungkin belum banyak orang yang ngeh. Sampah2 menyumpal saluran drainase kota, meluberkan air2 hujan ke jalan2 dan menggerus permukaannya. Apa semua sudah bertindak untuk mencegahnya ?

Ingin menghindarkan malapetaka ? Jangan buang sampah sembarangan. Lewati jalan sesuai daya dukungnya. Buat sumur resapan di tiap rumah atau gotong royong 5 rumah 1 sumur resapan. As simple as that. Plus, tanam 1 pohon tiap 1 orang sehingga tahun 2009 ini ada penambahan 240 juta pohon, seperti dicanangkan SBY. Dalam kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, presiden SBY berfokus pada Prosperity, Democration, Justice. Peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan demokrasi dan penegakan keadilan. Jika civil society-nya baik, pemerintahannya akan baik dan SBY pun bisa memenuhi potensinya.

Soal kesejahteraan rakyat ini, kita bisa bantu mewujudkan dengan merawat jalan yang sudah kita miliki. Jalan yang bagus terawat, akan membuat sayur dan sembako lebih murah dan lebih cepat sampai di tangan anda. Jika ada gempa, bantuan akan lebih cepat sampai ke tangan korban, menghindar nyawa melayang tak perlu. Juga sehari-hari bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas, boros bensin dan onderdil aus.

Ingin harga kebutuhan terjangkau dan lapangan kerja ? Pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Mulailah dengan ikut serta merawat jalan dan lingkungan kita.

Written by Savitri

21 Oktober 2009 at 11:31

Ditulis dalam Ragam

Tagged with