Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Posts Tagged ‘Bandung

Ujaran Kebencian vs Ikatan Kebangsaan. Hentikan Pencap Kafir !

leave a comment »

Nar

Kagebunshin ninjutsu ! Rasengan !! Itu jurus andalan Naruto yang ditiru anak2 tetangga. Sayang, baru kekerasan yang bisa mereka tangkap dari serial animasi ini sehingga anak2 SD itu cenderung berkelahi jika diejek atau tawuran jika direndahkan siswa sekolah lain. Kemana orang tua yang seharusnya mendampingi anak dan menjelaskan filosofi kebaikan mengungguli kejahatan ( dari ucapan, tindakan, pemikiran, perasaan para tokohnya ) ? Ayah ibu ternyata sama2 bekerja sampai petang mencari sesuap nasi yang kian hari kian sulit didapat akibat pasar bebas. SDM dan infrastruktur kita yang belum siap terhantam pesaing dari luar negeri yang lebih berkualitas. Tinggal remah yang tersisa yang tidak cukup menghidupi keluarga sehingga kedua orang tua terpaksa ke luar rumah meninggalkan anak tanpa bimbingan. Ini fakta di akar rumput yang kelak bisa menjelma gelombang kedangkalan di masa depan. Serial Naruto bisa membangkitkan rasa nasionalisme anak ( ada produk kreatif kita yang melebihinya ? ). Lebih asyik lagi jika anda juga nonton dan berbagi keseruan dengan anak2 ( sembari menyelipkan nilai2 kehidupan ). Hal kecil yang bisa kita lakukan untuk tanah air tercinta, Indonesia. Chou odama youton rasen shuriken !!

Setahun. Long time no post. Kenapa ya ? Banyak yang terjadi. Diantaranya, kena TB. Mesti minum obat 6 bulan non stop tanpa bolong. Perut mual, kerap muntah, badan lemas and gampang capek. Entah tertular dari udara, atau nutrisi yang terkontaminasi kuman TB di saat daya tubuh lemah. Pasrah saja. Yang penting, sabar saat diuji sakit. Syukur saat diuji kaya.

Keluar Rp 18-20 juta untuk sembuh seperti ibu saya tahun 2014 ? Enggaklah. Ada program obat gratis dari Dinas Kesehatan Pemkot Bandung ( Program Nasional/ WHO ) sejak Maret 2016. Dengan kartu BPJS Kesehatan ( bisa online/ KIS ), saya menjalani proses pengobatan di puskesmas dan rumah sakit rujukan tanpa cash. Alhamdulillah.

( Penderita TB harus cuci tangan pakai sabun hingga bersih sebelum memberi makanan pada orang lain. Tak boleh cipika cipiki ( cium pipi kanan cium pipi kiri ) karena percikan dahak berisi kuman TB bisa menular/ berpindah sekitar mulut )

AHOK YANG PATRIOT

Ada yang saya lewatkan ? Ahok masuk bui, HR masuk DPO. Trump jadi presiden AS. HTI mau dibubarkan. Latah persekusi ormas intoleran. Kota Marawi ( diduga ) di Filipina selatan menjadi basis baru ISIS/ NIIS. Pancasila diteguhkan kembali melalui UKP-PIP. Wah.. semuanya berkaitan ya.

( Gak nyangka. Kinerja top bisa kalah oleh bicara top. Walk the top yang pasti juaranya. Sesuai kata dengan perbuatan. Kerja baik harus didukung ngomong baik. Kita tunggu kinerja gubernur-wagub DKI Jakarta terpilih ( Anies-Sandi ). Semoga baik pula. Amin )

Berani karena bersih, puji pengamat tentang Ahok saat tampil di Metro TV tempo hari. Saya pun tak sungkan menegur tegas para pemalas, parasit, pelanggar aturan secara terang-terangan dengan sangsi telak, saking gemesnya. Ditegur berulang kali kok masih menantang. Mbalelo. Saya bisa berempati dengan kekesalan Ahok dengan ucapan pedasnya pada orang2 ‘bego’ yang ogah mikir/ insyaf. Saya salut Ahok taat hukum dan berjiwa besar. Mengalah demi kepentingan yang lebih besar. Persatuan Indonesia.

( Beda ya dengan HR. Teriak saja yang gempar. Padahal untuk mengagungkan asma Allah seharusnya merendahkan diri dulu, bukan merendahkan orang sana sini. Iman adalah pembenaran hati terhadap apa yang didengar. Logika adalah pembenaran mata/akal pada apa yang dilihat. Orang yang suka nyinyir merendahkan orang lain (seperti mencap jelek kekurangan fisik/ materi ) adalah orang yang tak punya hati, alias tak beriman. Dari mata langsung mulut.

Sesungguhnya, Islam itu moderat ( di tengah-tengah ). Orang ekstrim/ radikal cenderung melihat Islam dari permukaan saja ( tanpa kedalaman/ kemanusiaan ). Begitu mudah mencap orang lain kafir ( lalu membunuhnya ). Seperti melihat sesuatu tanpa hati/ iman. Bisa dibilang, teroris/ penganut radikalisme itu tidak beriman ( bukan Islam ).

Ekstremis hanya mampu berpikir tunggal ( sederhana, emosional, tak sabar dengan proses ). Tak bisa menerima keberagaman, varisasi atau sudut pandang yang berbeda. Seperti surga yang bisa dilalui banyak pintu, kebenaran pun sebenarnya banyak variasinya. Soal perbedaan agama, biarlah Allah yang kelak memutuskan, siapa yang benar di antara kita.

ANJING DAN PENINDAS MENANDAI WILAYAHNYA.

Rakyat jelata sungguh tak terduga. Kemenangan D.Trump ( DT ) yang rasis dan pongah karena system elektoral ( Hillary sebenarnya memenangkan lebih banyak suara ) yang dianut AS dan kedangkalan pemikiran para pemilih tradisional yang terkesima dengan orasi hiperbolik/ utopis DT yang dangkal. Nyambung.

Gelombang protes dan gejolak politik kerap terjadi di AS pasca DT terpilih. Lalu bagaimana di Indonesia ? Apakah para pemilih kita di akar rumput juga begitu ? Gejalanya terlihat dalam pengerahan massa besar-besaran dalam ‘aksi damai’ memprotes ( dugaan penodaan agama oleh ) Ahok. Bahkan dai sekelas AAG ikut serta. Siapa nyana ekses pengerahan massa itu kini melahirkan aksi main hakim sendiri ( persekusi ) dan pindahnya basis ISIS dari Timur Tengah ke dekat rumah kita ( Marawi ).

Anda tahu anjing menandai wilayahnya dengan air kencing ? Tak jauh, parasit, penindas, pemangsa, teroris, menandai wilayahnya dengan suara teriakannya ( atau perilaku semau gue/ melanggar norma aturan ). Kalau saya tak membekuk anak2 kost yang teriak-teriak di rumah, mereka pasti makin merusak dan merugikan. Setelah teguran berulang tak mempan, mereka saya ‘tendang’ keluar dengan cara dibikin tak betah ( dimatikan pasokan listriknya & suplai airnya ). Terakhir saya gembok gerbang dan pagar. Biar tahu rasa, tidur di jalanan !

Hardball terkadang perlu untuk situasi tertentu. Ketika HR dan oknum aksi damai itu teriak2 ( mengintimidasi ), saya sudah feeling saja, pasti membesar. Apalagi HR di beri ‘panggung’ ( jadi khotib sholat Jumat di depan RI-1 ). Ge-er mereka. Makin merasa paling benar ( efek lanjutan : tak mau mendengar kebenaran dari yang lain ). Lalu, meledaklah bom dan aksi persekusi di beberapa tempat. Pengambilalihan kekuasaan dengan dua cara : kekuatan militer atau pengerahan massa.

ORANG BAIK PRO AKTIF-LAH

So, orang baik jangan sampai kalah jumlah. Mereka ( penindas, teroris cs ) demen menggalang massa /pengikut untuk mendominasi/ mengepung calon korban, untuk selanjutnya disedot uang, tenaga, waktu dan kebahagiaannya. Orang yang suka mengkafir-kafirkan orang lain ( menganggap symbol Negara itu thoghut/ berhala ) jangan sampai diberi ruang gerak apalagi panggung. Gebuk dan tendang saja ( baca : diproses hukum secara tegas sampai kapok, apalagi jenis yang sudah makar/ berbaiat pada entitas asing ).

Semoga revisi UU Terorisme nanti bisa untuk payung polisi menangkap orang yang berorasi mengkafirkan orang lain di luar kelompoknya. Menangkap orang yang berlatih senjata di markas teroris atau mereka yang pernah pergi ke Suriah/ bergabung dengan ISIS. Karena ini bibit2 ekstremis yang kalau dibiarkan bisa meneror warga yang tak sepaham atau meledakkan bom lagi di tanah air.

Saya ingat masa SMA diajak ikut kelompok pengajian yang digagas beberapa teman ‘alim’. Saya terheran dengan ceramah misterius nan ganjil itu ( bahwa Negara ini telah gagal, Pancasila itu thoghut, dst ). Merasa tak nyaman, saya segera keluar dari komunitas itu.

Tahun 2017 ini terkuak fakta, jumlah mereka sudah mencengangkan, merebak di kampus dan sekolah2 ( bisa jadi sebagian tumpah di ‘aksi damai’ jutaan pendemo di Jakarta kemarin ). Mereka bisa jadi pemilih tradisional dangkal seperti di AS. Entah calon sesat mana yang akan mereka menangkan di sini kelak, jika kelompok yang merasa benar dan menang sendiri ini terus diberi angin. Pendidikan agama di sekolah dan kampus juga hendaknya dibuat menarik dan interaktif ( tidak dogmatis ) sampai siswa tak perlu mencari sumber lain ( yang sesat tapi memuaskan rasa ingin tahu mereka ).

Tempat kita pulang ( rumah ) adalah tempat di mana ada orang yang memikirkan kita. Rumah berisi orang2 yang kita sayangi. Indonesia adalah rumah kita. Jika kita saling membenci satu sama lain, ikatan kebangsaan putus, rumah pun runtuh. Kita tak bisa pulang. Anda tahu rasanya jadi orang tanpa tanah air ? ( saya pernah merasakan hidup di jalanan tanpa orang peduli ). Etnis Rohingya, pengungsi Palestina, Irak, Suriah, dll, hidup merana di pengasingan. Tanpa status dan penghormatan sewajarnya. Berapa lama anda mampu bertahan ? ( hidup/ menjadi orang baik ).

Ujaran kebencian ( hate speech ) di media sosial yang merajalela harus dihentikan jika ingin Indonesia damai. Jangan men-share konten negatif/ radikal sekedar ingin disebut gaul, karena itu bisa menggunung, memutus ikatan kebangsaan kita. Ikatan yang terlalu besar besar untuk dipertaruhkan. Don’t you ever, ever, ever do those things ( hate speech etc ). Karena kamu bisa masuk bui ( UU ITE ) dan dalam jangka panjang kita semua ( kalau diam saja/ ogah nahi munkar/ mencegah keburukan ) bisa jadi gelandangan tanpa tanah air. Menyedihkan.

Menghentikan kebencian adalah menghentikan rantai balas dendam. Setelah itu baru ada kedamaian, kata Naruto ( serial animasi Jepang tentang pertemanan dan cinta desa/ tanah air ). Yuk, bermaaf-maafan. Minal aidin wal faizin..

Written by Savitri

6 Juli 2017 at 12:21

Ditulis dalam Nasionalisme

Tagged with , , ,

Bom Thamrin Rasa ISIS, Kopi Sianida Ala LGBT. Emil, please stay .. pliiiissss

leave a comment »

1

Aksi keren Polri menghajar teroris bom Thamrin bikin bangga warga Jakarta. Ketika rasa bangga terpatri di dada, mereka jadi berani menghadapi teror. Tujuan teror, selain bikin takut, juga menghancurkan ekonomi. Daerah2 yang tak aman, tingkat kriminalitasnya tinggi, akan dijauhi wisatawan dan investor, lalu miskin dan ambruk. Dalam skup nasional, jika Polri, TNI, kita semua bikin bangga Indonesia, maka WNI berani menghadapi teror apa pun, embargo dan Perang Dunia. Apa yang terjadi di Jl.MH Thamrin, kamis pagi itu adalah contoh kebanggaan menjadi orang Indonesia dan apa yang bisa dicapai dengan semangat sekuat itu. Polri.. good job !

Indonesia. Iran. Sama2 negara muslim. Sama2 dikuya-kuya. ( Siapa sih yang tidak ? Jika anda muslim, memegang teguh Qur’an, menolak Zionis & Imperium-nya, berarti anda the next target ). Tapi, Allah mengatasi semuanya. Ya, keyakinan ini yang membuat saya bertahan dari aneka badai problema. Baik yang menimpa diri pribadi, maupun tanah air saya. I’m possible. We can trough it.

( Imperium adalah organisasi terjahat dari orang2 terkaya di dunia yang menguasai jaringan media internasional, menghisap kekayaan alam negara2 dunia ketiga, menciptakan perang dan konflik di mana2 untuk bisnis, serta membunuh pemimpin2 dunia dan tokoh2 yang menghalangi ambisi tamak mereka ).

Indonesia dijajah 350 tahun oleh bangsa asing. 17 tahun rakyat Indonesia dibantai PKI. 32 tahun Indonesia direpresi rezim otoriter Orba, 18 tahun dimiskinkan koruptor & perusahaan asing, diserbu jaringan narkoba internasional, dibanjiri konten pornografi & promosi LGBT dengan ekses AIDS/ HIV, kejahatan seksual ,.. plus diincar ISIS sebagai markasnya di Asia Tenggara. Sok, apalagi ? ( kalau gempuran dari segala arah ini gak bikin kita makin kuat, itu baru masalah. Kebangetan. They have to make us stronger ! )

( Indonesia punya lokalisasi PSK terbanyak di dunia, lebih dari 628 lokasi. Separuh penderita AID/ HIV adalah LGBT atau Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender )

JADI MUALAF KARENA SENYUM ANAK INDONESIA

Seorang jurnalis asing menyebut Indonesia, Archipelago of Fear. Lebih buruk dari Sub Sahara Afrika : Nigeria, Rwanda, dll. ( Iya, atau apa iya sih ? ). Padahal, Indonesia potensi alam dan sumber dayanya luar biasa. Allah menciptakan Indonesia ketika tersenyum. Indah sekali. Paradoks, ya ? Namun, di antara cibiran tentang Indonesia, saya juga ingat dari sumber lain terpercaya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tertinggi di ASEAN, indeks kebahagiaan orang Indonesia lebih tinggi dari negara2 tetangga ( apalagi urang Bandung, ah pokokna mah juara ).

Orang asing ke Indonesia jadi mualaf karena terheran, di tempat miskin, anak2 Indonesia masih bisa tersenyum sumringah. Selama ia travelling ke seluruh dunia, si mualaf tak pernah melihat senyum seperti ini. Anak muda yang paling banyak menorehkan prestasi di dunia masa ini juga dari Indonesia. So, negeri ini memang ajaib. Berita tentang Indonesia dari hari ke hari seperti novel buat saya. Sangat menarik untuk disimak.

Kita tak perlu berkecil hati jika pengamat asing mengkerdilkan Indonesia. Saya lebih percaya para negarawan kita yang lahir besar di Indonesia dan jelas kontribusinya untuk kemajuan Indonesia. Menyimak ucapan dan tulisan negarawan selalu membangkitkan semangat. Dalam keadaan terburuk sekalipun, pemimpin sejati ( seperti Bung Hatta ) selalu bisa memberi harapan dan optimisme ( jauh lebih besar dari keadaan faktual yang menyedihkan ) sehingga kita bisa melalui apa pun.

Kita memang mengalami fase banjir informasi saat ini. Media mainstream yang disetir modal Imperium banyak mendistorsi pemberitaan lokal yang mengutip rilis mereka ( Amnesty Internasional, HRW, dll ). Kompas, Republika, Sindo dan Detik.com dikritik akurasinya dalam memberitakan situasi di kawasan Timur Tengah. Untung, saya sering membaca blog Dina Y. Sulaeman ( Kajian Timur Tengah ). Peneliti ICMES dan mahasiswi S3 HI Unpad ini mengamati persoalan Timur Tengah dengan cermat lalu menuangkannya dengan hati dalam tulisan dan buku2nya. Thanks to Dina.

Media tak menguasai seluruh topik sama baiknya ( seperti manusia hanya expert di bidang yang paling banyak ditekuninya ), maka kita perlu menyimak beberapa sumber kredibel sebagai pembanding. Netizen yang asal baca hoax dan komentar2 dangkal di medsos serta situs2 ngaco, jangan sok tahu dan memaki orang yang justru expert. Lihat dulu background ilmu dan pengalamannya. Kapabel atau tidak untuk bicara hal tsb ? Bacanya juga jangan sepotong-potong ( jangan malas, ah ). Baca seluruh atau sebagian besar tulisannya untuk menangkap kedalaman, empati dan keutuhan pemikirannya. Kalau komen asal bunyi, orang lain jadi tahu kebodohan kamu. Miris, kan ? ( kalau masuk di akun saya, pasti saya buang ke kotak spam, supaya gak pernah nongol lagi semua komen dari si biang bad mood ).

AKSI SERU POLRI MELEBIHI FILM HOLLYWOOD. HEBRING.

12 menit adegan action seru berlangsung di Jl.MH.Thamrin. Lewat jam 10 pagi, Kamis, 14 Januari 2016. “Lebih keren dari film Hollywood”, kata warga Jakarta di salah satu gedung berjendela kaca.”Kita kayak nonton perang ‘live”. Suara2 tegang bercampur decak kagum menyertai rekaman video yang ditayangkan TV nasional ( MetroTV ) hasil bidikan para pengguna smartphone, hari itu juga. Terlihat seorang teroris meledakkan diri dekat pos polisi di layar TV yang dibagi 3 ( smartphone ). Kejadiannya memang unik. Sebelumnya, terdengar ledakan di SC ( kedai kopi AS ). Seorang pengunjung berkewarganegaraan Kanada tewas, juga seorang WNI. Pengunjung lain berhamburan ke luar bangunan.

Warga yang sedang beraktivitas di tepi jalan penasaran dan mencari tahu ke pos polisi terdekat ( ini seperti wisata bencana live, bukannya ngeri malah datang berkerumun ). Busyeeet. Hamburan pengunjung kafe yang panik dan warga Jakarta yang cari tahu itu disambut ledakan bom bunuh diri yang lebih besar lagi ( pakai tabung elpiji ). Kerumunan itu langsung kocar-kacir menjauh ( tapi tetap antusias mengamati kejadian dengan smartphone teracung ). Maklum, polisinya muda, ganteng, fashionable, berani mati, gesit beraksi, menembak, mengejar, melumpuhkan 7 teroris ISIS ( berusia 20-30 tahunan ) yang berupaya menyerang simbol2 AS, pemerintahan lokal ( polisi ) dan PBB ( cabangnya dekat Sarinah ). Seru. Cekrek, upload. Cekrek, upload ( .. menatap masa depan ) di media sosial masing2 sehingga kita ( dan polisi ) tahu tampang, baju dan persenjataan para teroris yang berulah pagi itu dalam hitungan menit.

Mobil polisi yang lewat untuk mengamankan demonstrasi di Monas ditembaki teroris sehingga para polisi di dalamnya berloncatan keluar mobil, ikut terlibat baku tembak dengan teroris. AKBP Untung Sangaji, pamen polair, yang sedang berada di sekitar situ, minum kopi dengan rekannya, dengan bermodalkan nekad ( sedikit peluru di pistolnya ) menghampiri dan berhasil menembak mati dua teroris. Hebat, ya. “Lebih baik mati dalam baku tembak, daripada diam lalu jatuh banyak korban ( dan ditonton banyak orang di gedung2 jalan protokol dekat Istana Negara itu ),” jelas Untung pada reporter TV yang meliput peristiwa teror tsb.

“Nyawa pun akan kami berikan,” kata Irjen Pol Tito Karnavian, Kapolda Metro Jaya yang member instruksi pada anak buahnya agar cepat menyudahi aksi teror tsb. Ya, harus cepat karena jika sampai jatuh banyak korban karena aksi yang sulit dan lama dihentikan ( misal, ada penyanderaan, permintaan aneh2 seperti di film2 perang & spionase ) maka nasibnya bisa seperti insiden Bom Bali yang lama, bertahun-tahun, baru pulih ekonominya. Ini Jakarta, ibukota negara kita, Bung. Harus sangat terkendali dan keren.

Helikopter polisi hilir mudik di angkasa, menyisir sebaran teroris dan massa saat clearing lokasi TKP. Lima teroris tewas, 2 tertangkap. Lima polisi terluka, 21 warga sipil terluka, 2 tewas. Jalan akan segera dibuka untuk umum pukul 3 sore. Cukup 4 jam saja membersihkan lokasi dari potensi bahaya selanjutnya jika ada. Olah TKP dilanjutkan besok di kafe & pos polisi. Warga Jakarta segera berkumpul meneriakkan yel2 “Kami Tidak Takut” pada teroris dan aksi2-nya. ‘Jakarta segera pulih setelah aksi pengeboman di Thamrin’, tertulis di media2 internasional. Tujuan teror memang bikin takut ( dan melemahkan ekonomi negara ). Teroris2 itu gagal jika begitu. Pastilah.

Kerja bagus polisi patut kita acungi jempol dalam kasus ini. Kekompakan warga Jakarta menyuarakan ‘tidak takut’, sigapnya netizen dan awak media menginformasikan peristiwa teror ini, dan penanganan cepat polisi menginspirasi warga Indonesia di seluruh tanah air ( dan mancanegara ). Membuat kita optimis, terorisme tak bisa menggoyahkan Indonesia.

RESEP MEMBENDUNG TERORISME DI INDONESIA

Antisipasi konkretnya : masyarakat sipil membantu Polri & TNI membendung gerakan radikalisme di Indonesia. Laporkan ke aparat, orang2 yang mengkafir-kafirkan orang lain dan mengatakan darah para ‘kafir’ itu halal ditumpahkan. Laporkan dan minta ke Keminfo, situs2 dan akun2 yang bernada kebencian terhadap umat agama lain ( juga Islam di luar kelompok mereka ) agar ditutup. Ada lebih 48.000 situs ISIS. Namun, ada lebih 50 juta pengguna Twitter, 72 juta pengguna Facebook, 89 % dari 400 juta pengguna Instagram, urutan ke-3 dari 30 juta pengguna WordPress di Indonesia yang bisa diedukasi untuk menangkal pengaruh ISIS & kelompok teror lainnya. Blokir situs teroris yang memaki, memfitnah, menjelek-jelekkan kaum muslim dan Indonesia. Beri pemahaman pada adik2 kita di internet yang me-retweet akun yang menyanjung ISIS, gerakan radikal, pelaku bom bunuh diri, cara membuat bom, mencapai khilafah dengan cara biadab, dsb, agar menghapusnya. Cyber war begins. ( we have to be the winner ).

Polri sudah minta kewenangannya diperluas pada presiden untuk mengantisipasi aksi teror berikutnya. Presiden bisa mengeluarkan perppu untuk mengganti UU Anti Terorisme yang bernuansa hukum pidana ( polisi baru bisa bertindak setelah kejahatan ‘sempurna’ terjadi ). Jadinya, operasi penegakan hukum, bukan operasi militer atau operasi intelijen. Telat. Padahal Densus sudah deg-degan dengan bertebarnya latihan bersenjata kelompok tak jelas di hutan2 Indonesia. Pulang perginya mantan napi terorisme ke Suriah. Maraknya baiat ke ISIS, Gafatar, dll yang dilakukan orang2 frustasi dan bodoh di Indonesia.

Dengan perppu ini ( atau UU Anti Terorisme yang bernuansa intelijen ), polisi bisa menangkap bibit2 teror sebelum meledak dan memakan korban. Pertahanan terbaik adalah penyerangan terus menerus. Tikus2 teror itu ditangkap lalu dibina di lapas khusus teroris. Terpisah jauh dari lapas2 lain, agar napi2 di sana tak banting setir menjadi teroris semua. Ali Imron, Nasir Abbas ( mantan anggota JI ) dan teroris lain yang tobat nasuha bisa dipekerjakan untuk mendeteksi dan membantu menyadarkan teroris2 yang baru ditangkap. Deradikalisasi dengan pelurusan ideologi jihad yang benar ( bersungguh-sungguh dalam kebenaran, cinta pada kemanusiaan ) dan life skills ( cari nafkah halal barokah ) perlu dioptimalkan pada napi terorisme.

Ekonomi adalah motif dasar para pelaku teror ( dari golongan ekonomi lemah. Hanya Dr.Azahari dari Malaysia, setahu saya, yang lumayan ekonominya. Ia frustasi istrinya lumpuh dan dikeluarkan dari kampus tempatnya mengajar. Ia mengatrol harga dirinya dengan mimpi khilafah & mengajari cara membuat bom ).
Jika perut lapar dan tagihan tak terbayar, tawaran ‘masuk surga’ dengan meninggalkan segepok uang untuk keluarga pun disambar orang tak bermasa depan ini. ( lebih 50 % tanah di Indonesia dikuasai 0,2 % orang kaya adalah bom waktu. ‘Bom’ ini sudah mulai meledak sekarang. Dan akan menenggelamkan Indonesia jika kita tak berupaya keras mengoreksi dan mendistribusikan secara adil ke seluruh rakyat Indonesia secepatnya ).

PANCASILA ITU SESUAI SYARIAH, TAHU..

Indonesia diformulasi oleh kaum ulama dengan ke-Tuhanan YME, dst ( Pancasila ). Sesuai syariah Islam. Jika kita belum mampu melaksanakan semuanya dengan baik, kita tak boleh merobohkannya. Kita harus sabar istiqomah mewujudkannya. Ideologi pendatang yang keras, egois, benar sendiri tak sesuai dengan kultur kita yang ramah, santun, gotong royong dan toleran. Wali Songo menyebarkan Islam di Indonesia yang semula menganut animisme, dinamisme, Hindu, Budha, Nasrani, menjadi negara muslim terbesar di dunia ( lebih 200 juta pemeluk Islam di Indonesia ) dengan kultur santun dan manusiawi. Mari pelajari Qur-an dan Hadis ( shahih ) secara utuh ( tak sepotong2, diambil enaknya doang ) dari ulama dan ahli tafsir yang kredibel ( Quraish Shihab, dll ). Tak ada jalan instan menuju khilafah. Sabar, sholat dan berbuat baiklah. Jika kita semua sudah menjadi muslim yang kaffah, maka Allah akan mewujudkan khilafah dengan caranya yang Maha Pengasih dan Bijaksana.

( program Bela Negara, diantaranya diarahkan untuk melindungi tanah dan hutan dari kapital asing yang merugikan warga adat, melindungi sumber air untuk kepentingan penduduk sekitarnya, membendung pengaruh radikal yang makar terhadap NKRI, melatih warga sipil untuk cadangan prajurit perang ).

Saya terkejut ketika baca aksi teror ISIS dan siapa ( donatur ) di belakangnya ? Al Qaeda, ISIS dan kelompok teror sejenis berpaham Salafi/ Wahabi. Pentolan Mujahideen-e-Khalq/ MEK yang kerap meneror Iran mendapat suaka di Barat. AS membiayai kelompok2 teror ini, termasuk Kurdithe Party for a Free Life ini Kurdistan ( PJAK ). Mereka terkait CIA. Turki dan Barat mendukung ISIS. Boko Haram ( kelompok teror di Afrika yang didirikan tahun 2002 ) bersumpah setia pada ISIS. Tahun 2005, Boko Haram menculik ratusan pelajar putri ( bagi Boko Haram, pendidikan ala Barat adalah haram ). Boko Haram sangat menguntungkan Israel karena negara2 Afrika lalu memborong senjata dan training militer dari ‘negara’ Zionis ini untuk melawan Boko Haram. Israel mendapat keuntungan material dari perang2 yang berkecamuk di Afrika. Dalam sidang PBB tahun 2014 untuk mendukung kemerdekaan Palestina, yang memilih abstain diantaranya, Nigeria dan Rwanda.

ISIS BERBAJU PUTIH DI ARAB SAUDI

Donatur dan backing Al Qaeda dan ISIS adalah rezim Saud ( penjaga Haramain ) di Arab Saudi yang kemarin menghukum mati 47 tersangka separatisme dan anti rezim Saud. Salah satunya, Syekh Nimr Baqir al-Nimr. Arab Saudi menembak, mematahkan tangan dan kaki, lalu memenggal Syekh Al Nimr ( jasadnya tidak dikembalikan ke keluarganya ). Keponakannya, Ali Mohammed al-Nimr ( 17 tahun ) divonis pancung, badannya akan disalib. Padahal Syekh Nimr hanya berdemo ( tak angkat senjata atau melakukan kekerasan ). Ia menuntut hak2 legal bagi warga Syiah di Saudi yang didiskriminasi dalam bidang pendidikan, pekerjaan, agama, jaminan hukum dan sektor lainnya.

Ikhwanul Muslimin ( IM ), tahun 2014, dicap organisasi teroris oleh Arab Saudi yang membantu dana, intelijen dan diplomatik dalam kudeta Mursi ( presiden Mesir ). Para petinggi IM dijatuhi hukuman mati. Hukuman terhadap kelompok2 seperti ini makin gencar sejak Kementerian Dalam Negeri dipimpin putra mahkota Muhammad bin Nayef yang digadang2 AS sebagai pemimpin masa depan. Rezim Saud terlibat dalam penghancuran Suriah dan Yaman.

Syiah termasuk Islam ( merujuk Deklarasi Amman yang ditandatangani lebih 500 ulama terkemuka di dunia ). Sunni juga. ISIS ? Sebagian mengkategorikan mereka muslim yang ideologi ( pemahaman jihad ) – nya salah.

Banyak kelompok jihad di Suriah. 20 November 2012, mereka mendeklarasikan Brigade Koalisi Pendukung Khilafah, beranggotakan Jabhah Al Nusrah ( JN ), Ahrar Al Sham, Kataeb, Liwaa al Tawhiid, dll. JN berafiliasi dengan Hizbut Tahrir ( HT ). Perancis mendukung FSA ( Free Syrian Army ). Fathi Yazid Attamimi yang aktif menggalang dana untuk Suriah adalah pendukung FSA. Ikhwanul Muslimin ( IM di Indonesia, partai PKS ) mendukung FSA yang bermarkas di Turki. Tokoh FSA, salah satunya Abu Sakkar yang memakan jantung mayat tentara Suriah dan divideokan. Akar ideologi IM & HT adalah wahabisme. HT ingin khilafah di Suriah dan menolak demokrasi. IM bergabung dalam koalisi bentukan Barat ( SNC ).

Abu Bakr al-Bahgdad membentuk pemerintahan Islam meliputi wilayah Suriah dan Irak ( ISIS ). Kelompok2 jihadis menggunakan modus serupa : mengkafirkan siapa pun kecuali kelompok mereka sendiri dan menghalalkan pembunuhan brutal pada rakyat sipil dengan dalih menegakkan khilafah dan syariah. Padahal, cuma rebutan dana sumbangan, jamaah dan kepemimpinan. Doktrin omong kosong dari ISIS ini memaksa tentara Suriah mendekati mereka head to head.

Sekarang, kelompok2 jihadis sudah saling mengkafirkan dan saling bantai. Di dunia maya, juga saling serang. ISIS membantai membantai JN yang berafiliasi dengan Al Qaeda. ISIS dan FSA saling berperang di Suriah, meski sama2 mengaku berjihad. FSA mengibarkan bendera Al Qaeda setelah memenggal 7 warga sipil. Tahun 2015, JN berterima kasih pada FSA setelah member misil anti-tank TOW buatan AS pada JN. JN mendapat logistic dan peralatan perang dari Israel. Korban luka dari JN diobati di Israel.

PERANG SURIAH UNTUK MENGHABISI UMAT MUSLIM EROPA

Dr.Taufiq Al Buthi memberitahu alasan ayahnya ( Syekh Al Buthi ) dibunuh dalam ledakan bom bunuh diri di masjid saat berkhutbah. Syekh al-Buthi menyingkap kebusukan di balik krisis perang Suriah. Wajah Islam akan dicoreng lewat sosok al-Buthi. Fitnah ditebar pihak luar, terutama Zionis yang ingin pertumpahan darah di Suriah sampai negeri pembela Palestina sejak Solahuddin ini hancur. Suriah akan dipecah belah secara sektarian dan sukuisme sampai menjadi negeri kecil2 yang saling bermusuhan. Sikap al-Buthi yang netral pada pemerintahan Bashar al-Assad membuat ia diserang habis-habisan oleh media TV di sana.

Target konflik di Suriah : menghancurkan Suriah, mencoreng wajah Islam di mata dunia sebagai agama yang menakutkan agar orang menjauh dari risalah ini dan menghabisi umat Islam di Eropa, AS, Afrika, Asia Tenggara, Timur Tengah, dsb yang datang ke Suriah. Faktanya , perang Suriah sekarang tak melibatkan sesama warga Suriah asli ( meski ingin disetting pihak luar begitu ). Gabungan jihadis dari berbagai negara yang rebutan dana sumbangan Arab Saudi, dll itulah yang mengobarkan perang di Suriah. AS, Barat, negara2 Teluk dan Arab serta Israel yang benci Iran ingin Suriah porak poranda karena selama ini sangat sulit ditaklukkan ( seperti halnya Iran, yang kompak dengan Suriah & Lebanon membela Palestina ).

Ribuan jihadis dari Eropa ( Perancis, Inggris, dll ) bersama istri dan anak mereka sengaja dibiarkan negaranya masuk Suriah dan mati di sana agar kaum muslim habis di negara2 tsb. Para jihadis merasa masuk surga dengan membela khilafah, padahal sejatinya masuk neraka dengan menyembelih Islam. Mereka tak mengerti hukum2 syariat Islam. Islam baru dilihat sebatas kulit permukaan saja. 80 % para jihadis tak tahu bahwa aksi teror di Suriah dimaksudkan Barat untuk propaganda negatif Islam.

ISRAEL & ISIS ARE FRIEND

ISIS tak pernah memerangi Israel, justru berperang dengan saudara sesama Islam. ISIS merusak fasilitas umum, memutuskan listrik, menghancurkan stasiun bahan bakar gas. Mereka menjual murah minyak mentah yang mereka rampas dari Suriah dan Irak. ISIS menggunakan warga sipil sebagai benteng hidup.

Suriah masih bertahan memasuki tahun ke-5 sejak diserang dari segala arah oleh orang2 bodoh dan para donaturnya. Oposisi di Damaskus berislah. Beberapa wilayah kembali ke pangkuan Suriah. Krisis ini akan berakhir dengan kemenangan Suriah. ISIS yang mulai terdesak di Suriah mencari medan perang di luar Suriah. Indonesia, menurut intelijen akan diserang lagi bulan Februari ini. Semoga Densus Polri, TNI lebih dulu mencokok mereka di tempat2 persembunyiannya sebelum bom meledak. Warga Jakarta yang mendeklarasikan ‘Kami Tidak Takut’, ternyata dibalas ‘Tidak Takut’ pula oleh jihadis lokal dan ISIS di situs2 mereka. Jasad pelaku Bom Thamrin yang terbujur kaku dipamerkan sebagai jihadis yang ‘masuk surga’. Berasa ya, capeknya berurusan dengan orang bego. Seperti gak ada ujungnya. Bisa ubanan.

Iran adalah negara dengan korban aksi teroris terbanyak di dunia ( lebih 17.180 orang ) sejak Revolusi Islam 1979, diantaranya ; Presiden Rajai, PM Bahonar, ketua MA Beheshti, Panglima Angkatan Bersenjata Shirazi. 98 warga Iran tewas akibat aksi teror Jundullah. Presiden Bush ( AS ) meluncurkan ‘operasi hitam’ untuk menggulingkan pemerintah Iran. Tangan kanan Ayatollah Khamenei kisut- tak bisa digerakkan terkena serpihan bom kelompok Furqan ketika berceramah di Masjid Abu Dzar, Teheran.

Setelah AS bercokol di Afganistan, sindikat narkotika internasional yang bersenjata lengkap makin giat menyelundupkan narkotik dari Afganistan dan Pakistan ke Eropa dan negara2 Teluk melalui Iran. Imperium bekerja sama dengan negara2 Teluk dan Arab yang kaya untuk propaganda anti-Iran dibantu para awam yang merasa berjihad dengan menyebar fitnah. Arab Saudi, Bahrain, Sudan cuma punya konsulat di Iran. Orang2 bayaran konsulat UAE kemarin yang menyerang konsulat Saudi di Iran. Semua demo mengkritisi kebijakan pemerintah di negara2 Arab dikambinghitamkan pada Iran.

Pemimpin Libya, Moamar Qaddafi, sebelum dibunuh, didiskreditkan media internasional terkait proyek minyak Imperium. NATO membombardir Libya habis-habisan, bukan melakukan humanitarian intervention. Qaddafi dicap sebagai rezim ‘thogut’ ( pemerintahan Jokowi juga dianggap ‘thoghut’ oleh sebagian ustad dan simpatisan ISIS ) yang dibenci rakyatnya sampai minta bantuan NATO. Indonesia juga sedang dicoba diadudomba dengan isu Sunni-Syiah. Berhati-hatilah. Banyak ustad di Indonesia yang mendukung ISIS. Menyeru perang, jihad, berbaiat pada entitas ‘pemerintahan’ asing adalah makar tingkat tinggi yang harus dihukum berat.

( Kitab UU Hukum Pidana Islam 1370 menyatakan moharebeh & perusakan di muka bumi ( seperti menggunakan senjata dengan tujuan menciptakan ketakutan atau menghilangkan kebebasan dan keamanan di tengah2 masyarakat ) sebagai salah satu kejahatan dengan hukuman pidana maksimal ( mati ).

PILIH MERDEKA ATAU MISKIN ?

Imperium leluasa menguasai kekayaan alam Indonesia dengan cara mengkerdilkan bangsa ini dengan kampanye hitam ( menjelek-jelekkan Indonesia ) dan mengadu domba ( mendanai konflik para ekstremis ) sampai cara pikir Barat dianggap yang terbaik ( contoh, kaum LGBT di Indonesia berkiblat ke Barat untuk membenarkan perilaku menyimpang mereka ). Pekan2 ini kita yang lurus dan menjunjung norma agama dan ketimuran mesti bersitegang dengan mereka yang merasa ‘sama’ dengan kita. Ekstra waktu, tenaga pikiran, emosi, dana terbuang di sini demi membendung gelombang kerusakan moral yang bisa mereka timbulkan pada generasi penerus bangsa. Imperium tetap tak tersentuh. Kekayaan alam kita terus mereka sedot tanpa sempat kita ‘ganggu’. Barang2 produksi Imperium ( seperti senjata, minyak, alat berat, makanan, dsb ) oleh ( sebagian ) kita terus beli karena ilusi ‘terbaik’ itu.

Entah semiskin apa rakyat Indonesia nanti. Barang lokal kurang laku, cadangan ( kekayaan alam ) menipis, pendapatan dari pajak tak mencapai target, realisasi dana APBN ternyata di bawah asumsi, dst. Sebagian orang kecil mulai menjual ginjal untuk menyambung hidup. Pemerintah mulai memberlakukan amnesti pajak, berharap koruptor2 yang kabur mau mengembalikan uang curiannya yang disimpan di bank2 asing ke Indonesia. Sudah ( banyak yang ) merasa sense of emergency di sini ? Ini karena Indonesia masih belum menghayati arti merdeka ( pasrah disetir kepentingan asing ).

Jokowi didukung kubu Neolib ( pengusaha asing, Bank Dunia, dll ). Jokowi termasuk borjuasi nasional, yaitu generasi baru pengusaha Indonesia yang bekerja keras, bersih ( tidak korup ) dan profesional. Kubu neolib ingin murni bisnis yang menguntungkan siapa saja yang bekerja keras dan punya uang, yaitu kelas borjuasi nasional dan perusahaan asing. Kapitalis rente ‘era feodal’ tak mereka sukai. Jokowi bukan neolib, bukan pula sosialis, sehingga kurang faith terhadap Nawacita yang diidamkan rakyat. Dia rentan ditarik ke kubu neolib yang saat ini ada di sekelilingnya, sehingga Jokowi harus terus dirangkul dan diingatkan oleh kita ( civil society ) untuk konsisten mewujudkan janji Nawacita-nya.

Kaum neolib memodali Reformasi 1998 untuk menggulingkan Soeharto, lalu mensponsori pembuatan berbagai UU di Indonesia untuk kenyamanan bisnis TNC/ MNC. Tujuannya, membawa keuntungan sebanyak-banyaknya dari bekerja keras & profesional di sini ke luar negeri. Sebodo amat nasib rakyat Indonesia.

Bagi Bank Dunia yang mensponsori KPK, yang penting bukan Indonesia bebas korupsi demi kesejahteraan rakyat Indonesia, tapi demi kenyamanan bisnis TNC/ MNC ( perusahaan transnasional/ multinasional ) yang beroperasi di Indonesia. Mereka benci kelompok kapitalis rente yang tumbuh subur sejak masa Orde Baru. Kapitalis rente ( PS, SN, MRC, dll ) memanfaatkan posisi untuk minta ‘jatah’. Kita sempat lihat perang terbuka antar geng ini ketika kasus ‘Papa Minta Saham’ ( pemalakan Freeport oleh kubu kapitalis rente ) mencuat di media kemarin.

Orang KADIN mengeluh Bank Indonesia tak mau memberi jaminan L/C sehingga perdagangan dengan Iran sulit dilakukan. Karena itu pula, Iran tak bisa beli kertas langsung dari Indonesia. Iran mau jual murah minyaknya ke Indonesia asal langsung ( tak lewat makelar/ Malaysia yang didukung Bank Malaysia ).

Ranking HDI Iran : 75. Indonesia : 108. Basis pembangunan manusia ( HDI ) adalah kesehatan & panjang umur, pengetahuan, kelayakan standar hidup. HDI Iran lebih baik dari Indonesia. Padahal, GDP ( nilai barang & jasa yang dihasilkan negara dalam setahun ) Indonesia jauh di atas Iran. Indonesia di rangking 18 negara terkaya di dunia ( dari GDP-nya ). Sayang, perusahaan2 yang banyak beroperasi di Indonesia adalah milik orang asing. Yang kaya bangsa asing, bukan rakyat Indonesia. Iran yang diembargo dan diserang habis-habisan oleh AS/ Barat & para sekutunya, ternyata rakyatnya lebih sejahtera dari kita.

Indonesia harus independen dan berani menolak tekanan asing. Contoh, ketika satelit AS mendeteksi transaksi minyak antara kapal Iran dengan kapal Pertamina, duit Pertamina di AS langsung dibekukan dan baru lepas setelah Indonesia tidak beli minyak Iran. Kita, next time, mesti tegak membela dan mendukung pemerintah ( termasuk berani hidup prihatin jika sampai diembargo AS cs ). Siap dengan scenario terburuk, jika ingin hidup sejahtera. Jangan cuma demo, menuntut ini itu, tapi tak berani berkorban. Jaga kedaulatan Indonesia dengan segala resikonya. Don’t crack under pressure. Stay cool, people..

PREDATOR LGBT TERSENYUM PUAS

Ini aneh, kata Edi Darmawan Salihin ( ayah Mirna ). Setelah Wayan Mirna Salihin ( 27 tahun ) tewas diracun di kedai kopi OC, kedai itu malah makin ramai didatangi pengunjung ( bukannya sepi , dihindari, kuatir kejadian terulang ). Blow up media memang kerap me-magnitude peristiwa sehingga pemirsa merasa terlibat secara emosi dan penasaran dengan ending-nya.

Darmawan dan JKW yang tak dikenal publik, mendadak ‘selebriti’ yang bersaing merebut simpati. JKW terlihat tenang dan fasih menjawab pertanyaan wartawan. Tak terlihat rasa sedih, kehilangan ‘sahabat’ cantiknya atau mengutuk pelaku pembunuhan. Sebaliknya, defensif, penuh penyangkalan, ketidakkonsistenan pernyataan dan … senyum puas. Janggal. Psycho banget, batin saya.

Di ILC ( 2/2/2016 ), intuisi saya mendapat penjelasan. Gerakan otot menuangkan 15 gram sianida ke kopi Vietnam untuk Mirna ditutupi ( manipulasi ) JKW dengan barikade tas2 kado menghalangi sorotan CCTV setelah kopi tiba, 48 menit sebelum Mirna sampai. JKW terlihat menggaruk tangannya yang gatal ( setelah menuang sianida ). Celananya yang dibilang robek ( padahal alat bukti kunci dengan jejak sianida gatal yang dilap dari tangan JKW ) dibuang pembantu atas suruhan JKW. Dianggap menghilangkan barang bukti ( & kemungkinan mengulangi perbuatannya ), JKW ditahan 20 hari, lalu diperpanjang 20 hari lagi, untuk penyidikan selanjutnya.

JKW bilang kado ditaruh sebelum kopi datang ( faktanya sesudah ). Bohong. Celana dibuang karena robek. Bohong. Saya bukan pelaku. Bohong. Dan bohong2 selanjutnya yang meluncur enteng dari mulutnya segampang kentut. Pembohong sekelas psikopat, lie detector pun lewat. Psikopat itu ahli manipulasi, master of disguise. Ia lakukan sejak balita untuk lepas dari hukuman. Kebayang sudah puluhan tahun ia menikmati kebohongannya, merasa di atas angin, merasa hebat bisa ngakali orang.

Psikopat/ predator selalu menempatkan diri di atas orang lain karena sensasi sukses membohongi orang lain ( jika orang bisa dibohongi, dalam pikiran si pembohong dialah yang pintar ). Jurnalis dan pemirsa dianggap orang2 bodoh berikutnya sehingga ia bisa tampil tenang dan sepede itu. Saking seringnya berbohong, psikopat sampai percaya dengan kebohongannya sendiri. Ia merasa tak bersalah jika bisa switch ke sisi kepribadiannya yang kedua. Escape bagi dunia kelamnya.

Kalau saya yang melihat relasi manusia dan setan dalam dinamik kebaikan versus kejahatan di dunia ini, istilahnya bukan kepribadian ganda, tapi psikopat telah menjadi media setan ( sepenuhnya ). Tipu muslihat itu dibisikkan setan yang telah mengalir di seluruh panca indera dan pembuluh darah psikopat. JKW ‘switch’ dan setan mengambil alih kontrol dirinya. Lie detector tak mempan mendeteksi kebohongan setan. Tipu daya setan sangat lemah pada orang taqwa. Psikopat yang amarahnya meluap-luap dan negative thinking adalah manusia lemah yang sangat disukai setan yang hidup dari energi negatif. Saya setuju ayah Mirna, hukuman mati bagi psikopat berinisial JKW. Psikopat tak bisa diperbaiki. Setan tak akan melepaskannya.

Jika jengkel, psikopat menyiksa. Jika dendam, psikopat membunuh. Apa motif JKW membunuh Mirna ? Ayah Mirna menyebut JKW lesbian karena pernah minta dicium Mirna di medsos. Namun, JKW malah ditinggal kawin Mirna ( kawin dengan lelaki ). Hani, teman JKW, juga kini merapat ke Mirna. Dua kehilangan sangat besar yang tak tertanggungkan bagi seorang lesbi ( yang status menyimpang dan tak diterimanya di masyarakat selama ini sudah membuatnya sangat tertekan lalu membuatnya hiperbol melihat ‘ketidakadilan’ terhadap dirinya. Perhatikan cara orang2 LGBT bicara dan berpikir : over sensitif, bias, sempit dan lebai ). Sehingga 1 mg sianida yang bisa membunuh satu orang dalam 3 hari dirasa kurang untuk ‘pengkhianat besar’ seperti Mirna. So, 15 gram sianida yang bisa membunuh orang satu kampung ( lebih 25 orang ) baru bisa membuat JKW puas. Psikopat sangat menikmati sensasi kesakitan korban yang mati perlahan di tangannya. Ini menjelaskan kenapa 15 mg sianida untuk target sangat penting ( bantahan untuk analisa RIA, seorang psikolog forensik ). Mirna adalah target terpenting bagi pelaku (JKW ) yang ingin menikmati kematian sang pengkhianat cinta ( menggelepar sekarat ) di sampingnya. JKW ‘menang’ ( di atas korban seperti yang sudah2 ). Game over.

Apa benar JKW menang ? Tidak. Kali ini tindakan keji dan senyum puasnya harus berakhir di penjara. Syukur2, sampai dihukum mati, agar cepat dikubur dan dipaksa minum racun sianida 15 gram berulang-ulang oleh malaikat kubur sampai tiba masa masuk neraka. JKW tamat riwayatnya.

BERSEMBUNYILAH LGBT. KEMBALI KE KITAB SUCI.

Proses LGBT diawali dengan ketidakjelasan identitas gender sejak usia 3-4 tahun. Islam memberitahu, jika punya 2 kelamin, pilih kelamin yang masih jelas dan berfungsi baik sebagai identitas kelamin. Pangkas kelamin yang tak diperlukan, lalu konsisten dengan ciri kelamin yang dipertahankan sesuai norma agama, hukum dan susila yang berlaku di Indonesia. Orang tua terutama ayah, berperan penting dalam pembentukan identitas kelamin anak. Jika ayah cenderung menolak ( apalagi anak juga ditolak pacar ) maka anak cenderung dendam dan tumbuh sebagai pribadi dengan perilaku menyimpang. Jika masuk setengah ke ‘konseling’ kaum LGBT yang merasa penyimpangan ( gangguan kejiwaan ) itu normal, maka si anak keluar jadi satu ( LGBT ). Situasi dan lingkungan ( belajar sosial, peniruan ) yang salah bisa merubah tabiat seseorang, dari lurus jadi menyimpang ( contoh, homoseksual situasional, pedofilia fakultatif )

Kasus SJ adalah contoh homoseksual situasional. Artis dangdut yang semula heteroseksual berubah homoseksual setelah ditinggal cerai & mati 2 istrinya. Lingkungan yang permisif terhadap perilaku LGBT membuatnya bereksperimen/ beralih. DS, remaja 17 tahun, pun diembatnya. SJ harus dipidana, karena DS sudah tercabik ketenangan dan masa depannya. Sekaligus, peringatan bagi para LGBT agar tak mengekspos diri. JW dan SJ adalah contoh predator karena promosi LGBT. Perilaku setan selalu meminta korban. Kita tak ingin Indonesia ditenggelamkan Allah seperti Atlantis, atau dimusnahkan seperti kaum Luth, Sodom & Gomorah, warga kota Pompeii, karena kita membiarkan kaum LGBT merajalela. Allah tidak memusnahkan wilayah selama masih banyak orang baik berpegang teguh pada ajaran-Nya di situ. Kita diam saja ? Habislah kita dan seluruh keturunan. Sunatullah.

Pengelola frekuensi terbatas yang dilindungi negara ( TV & radio ) dalam isi siarannya wajib mencerdaskan bangsa dan menjunjung tinggi jati diri bangsa yang beriman dan bertaqwa ( UU Penyiaran ). Pria yang berpenampilan dan berperilaku kewanita-wanitaan dilarang tampil. Promosi LGBT yang menyatakan orientasi seksual mereka normal, biasa dan pilihan mestinya dihukum. LGBT mestinya konsultasi ke psikiater & psikolog serta kembali ke kitab suci sebagai pedoman utama hidup dan berperilaku. Dalam sejarah, Allah sudah memusnahkan kaum Sodom & Gomorah. Kebodohan jangan terulang kembali.

Saya yang ditolak bapak dan dikhianati doi, tak lantas frustasi, apalagi sampai jadi LGBT, karena menjadikan Qur’an kitab suci saya ( bukan buku saku LGBT ). Single happy is much better ( tiap bangun pagi leluasa melakukan apa yang disukai & pergi ke mana pun, tanpa perlu izin & laporan pada pasangan. Ada banyak kegembiraan pada hal2 sederhana. So, relaxing ). 20 negara, termasuk AS melegalkan perkawinan sejenis. Namun, 87 negara menolaknya. Indonesia yang berkeTuhanan Yang Maha Esa menolak promosi LGBT & perkawinan sejenis. Jadi, kaum LGBT mesti tahu diri. Jangan mengumbar diri dengan bermesum di tempat umum, kalau tak ingin didiskriminasi dan mengalami kekerasan ( psikis, fisik ). Kalian bersembunyilah, syukur2 tobat & berobat. Hidup ini ujian, ibadah, pengendalian diri. Bukan foya-foya bebas mengumbar syahwat. Kalau Allah saja sudah mengutuk perilaku hubungan sejenis & sodomi, maka sistem pengazaban-Nya juga dilaksanakan para malaikat, tanpa bisa dihalau manusia atau para LGBT. Jika hakim AS bilang LGBT jangan diinvasi hati dan pikirannya, maka kaum LGBT pun jangan memprovokasi ( promosi, kampanye, over acting ) pada kaum lurus ( heteroseksual ), kata JK. Saya dukung Ridwan Kamil menolak ( promosi ) LGBT di Kota Bandung.

AHOK TETAP DI JAKARTA. EMIL TETAP DI BANDUNG, YA..

Ridwan Kamil diundang partai Gerindra untuk meramaikan bursa calon gubernur DKI Jakarta, bersaing dengan Ahok. Kang Emil bilang, pikir2 dulu dan baru akan memberi jawabannya pada bulan Maret 2016. Banyak warga dan akademisi Bandung ingin walikota muda ini menyelesaikan masa jabatannya dulu di Bandung. Saya setuju, supaya tuntas program yang dikampanyekan. Terlihat ‘wujud’ nya, seperti apa satu periode masa jabatannya sebagai walikota Bandung ( sehingga bisa jadi ‘CV’ untuk posisi kepemimpinan yang lebih tinggi ). Jokowi dulu juga kelar satu periode masa jabatan walikota Solo. Lalu, terpilih kembali. Tak sampai habis, sudah ditarik jadi gubernur Jakarta. Tak habis lagi, baru ditarik sebagai presiden RI. Emil yang berilmu arsitektur dan perancangan kota ( urban design ) sangat dibutuhkan Kota Bandung yang selama ini tata kotanya semrawut disebabkan para birokratnya awam ilmu tsb. Betapa kalangan perguruan tinggi dan LSM pemerhati selama ini sering tak nyambung dengan pemkot soal penataan kota Bandung dan cagar budayanya. So, Emil is so precious in these issues. Stay with us, please..

Ahok, yang Tionghoa dan Nasrani memang unik. Berkaca pada Afganistan yang hancur lebur karena hubungan antar etnis dan agamanya kurang harmonis, kita butuh figur seperti Ahok yang gigih, kompeten, peduli wong cilik, tegas pada korupsi dan cinta Indonesia, untuk menginspirasi kaum Tionghoa lainnya ( lebih keren berguna dan dihargai rakyat daripada kaya gemerlap dan dicemburui rakyat ). Bahwa jika 10 juta etnis nonpri yang menguasai 70 % ekonomi Indonesia bisa seperti Ahok ( memihak rakyat dan tegas pada pelanggaran ) akan member kontribusi lebih positif pada wajah Indonesia. Setahu saya, Islam menghendaki pemimpin tertinggi sebuah negara muslim adalah pria muslim ( jika tak ada yang amanah & kompeten, barulah wanita memimpin ). Jadi, Ahok boleh menjadi gubernur Jakarta ( lagi ). Dengan banyak ekspos terhadap gubernur ( galak nan lucu ) ini di episentrum media tanah air, kita berharap, WNI dari etnis Tionghoa mau mengabdi untuk kemajuan Indonesia. Semoga Ahok bisa memimpin warga dan birokrat ibukota Indonesia ini mewujudkan Jakarta yang lebih baik ( tidak macet, banjir, kumuh, kriminal & korupsi ).

Buat PDIP, GBHN atau yang serupa itu sudah ada di UU Sistim Pembangunan Nasional ( kata Mahfud MD ). Saya menyayangkan upaya revisi UU KPK yang digagas PDIP ( lalu Sidang Paripurna DPR memutuskan menunda ). Kelihatannya, PDIP setelah dikatrol kemenangannya oleh sosok Jokowi, diserbu kadernya yang kurang berkualitas. Beriak begitu ada politikusnya ( DWP dari PDIP ) tertangkap tangan KPK menerima uang haram. ( Demokrat yang kadernya lebih banyak masuk bui KPK tak sampai merevisi, bahkan di sidang kemarin termasuk yang gigih menolak revisi UU KPK ). Kecenderungan lansia yang suka dipuji ( dan pundung jika dikritik ) bisa menjadi ancaman bagi reputasi Megawati. Orang2 lurus dan matang yang masih tersisa di PDIP harus berani mengantisipasi dan bertindak cepat jika tak ingin PDIP pudar pamornya. PDIP perlahan akan ditinggalkan konstituen-nya jika kerap mengambil keputusan yang bertentangan dengan kehendak rakyat ( komisioner KPK, akademisi, ICW, LSM, media, sebagian besar rakyat termasuk saya, sudah keras menolak revisi UU KPK ). Siapa sih yang kalian dengar ? ( ini negara bukan milik kalian saja, meski lagi jadi ruling party ).

Jalan masih panjang berliku. Semoga nafas kita masih cukup untuk membereskan seluruh persoalan bangsa sampai pada kejayaannya. Tetap semangat !

Written by Savitri

26 Februari 2016 at 10:16

Ketua DPR Baru ( PDIP ? ), Pelajaran Salim Kancil, Pelindo ke Resuffle. Percepatan Menuju Indonesia Terkuat.

leave a comment »

Hatta

“Pemuda, engkau pahlawan dalam hatiku,” Bung Hatta sering berkata. Pemuda masa kini yang bangga pada sejarah perjuangan bangsanya, bangga menjadi orang Indonesia, diharapkan menjadi pahlawan pembangunan yang membawa Indonesia pada kebesaran negaranya, adil makmur bagi seluruh bangsanya. Is that you ?

2016. Apa saja yang mungkin terjadi ? Rotasi bumi melambat ( pada 30/6/2015, sehari = 24 jam plus 1 detik ). Ekonomi dunia melambat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 di bawah target 5 % ( India dan Filipina di atas 6 %. Tahun 2016, pemerintahan Jokowi akan melakukan percepatan. Januari ini, BBM dan TDL diturunkan untuk memacu produktivitas rakyat. Namun, komponen harga sembako, daging, dll, masih ogah turun ). Rupiah di level Rp.13.876,- per USD . Indonesia berharap menjadi negara terkuat di Asia Pasifik pada tahun 2085 menurut Kapsul Waktu di Papua. 69 tahun lagi. Dunia kiamat tak lebih 1500 H ( sekarang 1436 H, tinggal 64 tahun lagi ). What should we do ?

Hak Menyatakan Pendapat jika presiden ( terindikasi terlibat dan ) tidak mencopot RS ( Menteri BUMN yang kemarin diminta mencopot RJL ) ! kata RDP di TVO** ( yang di pergantian tahun kemarin ‘dihadiahi’ bom di Alun-alun. Apa yang anda harapkan ? TV ini demen menyiarkan propaganda zionis di awal2 siarannya. Setelah pilpres kalah, demen mendiskreditkan pemerintah dan menjadi corong buat orang2 yang belum move on. Di jaman yang kian terbuka dan bebas ini, tertib menjadi barang langka. Orang merasa bisa melakukan apa saja. Lempar batu, sembunyi tangan. Negara dianggap tak bisa memberi kesejahteraan yang mereka mau. Keluarga dianggap tak mampu memberi kasih sayang yang mereka tuntut. Orang2 frustasi ini lalu minggat, gabung ke ISIS atau radikal di negeri sendiri ).

EFEK PELINDO & RESHUFFLE KABINET.

Pelindo kembali ke pangkuan pertiwi ! kata RDP di sidang paripurna DPR ( 18/12/2015 ). Ketua pansus Pelindo itu menemukan indikasi kerugian negara sampai 48 triliun jika Indonesia meneruskan perjanjian dengan perusahaan asing hingga tahun 2038. Yang lebih mencengangkan, rencana hutang 6.000 triliun untuk BUMN yang jika tak terbayar akan dibebankan ke APBN. Jika masih kurang, aset2 negara bisa terjual. Wah..

RS sering dicibir sebagai agen neolib di kabinet kerja. Pengamat ekonomi MN, menyebut RS bagian dari mafia. Modusnya, memperpanjang kontrak yang belum waktunya diperpanjang. Ada pemotongan 15 juta USD dalam uang muka yang entah masuk ke mana. Jika aset Pelindo dibilang bukan aset negara maka upaya korupsi di dalamnya terhindar dari audit BPK. Jumat itu juga, RJL ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

( Jokowi akan me-reshuffle kabinetnya lagi. Kreativitas MenPAN merilis kinerja kementrian ke publik, saya rasa cukup baik, agar masyarakat tahu ukuran mengganti menteri atau tak terkaget-kaget dengan perombakan kabinet. Meski mengganti menteri adalah hak prerogatif presiden. Lebih sip lagi kalau evaluasi periodik yang dilakukan presiden pada para menterinya juga bisa dirilis di internet. Sehingga partai pendukung pun tak kecewa jika menterinya diganti, karena berdasar kan penilaian yang obyektif. Ora ujug2 ( tidak sekonyong-konyong ). Meminimalisir friksi yang mungkin terjadi. Pemerintah dan rakyat bisa lebih tenang bekerja. Tak gaduh berpolemik lagi ).

GOJEK & KEPEDULIAN JOKOWI

Pada hari yang sama, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan menganulir larangan transportasi online ( Gojek, dll ) yang dibela konsumen sebagai solusi sementara akan kebutuhan transportasi murah bagi masyarakat sampai transportasi publik cukup tersedia : aman, nyaman dan terjangkau. Bukti bahwa presiden Jokowi mau mendengar protes masyarakat dan memperbaikinya. Jokowi tak kepala batu seperti SN dan ARB. Manuver keduanya ( surat mundur SN sebagai ketua DPR di menit2 terakhir sidang ) membuat sidang MKD tak menghasilkan keputusan tuntas ( SN bersalah secara etik, mendapat hukuman sedang yang dibacakan oleh 10 hakim, hukuman berat oleh 7 hakim ) sehingga SN masih melenggang menjadi ketua fraksi, bukannya diberhentikan dari keanggotaannya di DPR.

Di masyarakat, tak sedikit yang ber-hate speech tentang Jokowi. Di parlemen, PDIP belum menduduki kursi pimpinan DPR dan MPR. Sebagai partai pemenang pemilu, ini ‘hutang’ PDIP pada rakyat pemilihnya untuk melogiskan komposisi pimpinan menurut amanat konstitusi ( pimpinan parlemen merepresentasikan pilihan rakyat ). Minimal kembali ke UU MD3 tahun 2009. Kocok ulang pimpinan. Ketika itu belum terjadi, saya rasa tidak wise, jika anggota PDIP menyerang, mendikte, membonsai, bahkan mengancam mengajukan Hak Menyatakan Pendapat ( HMP ) pada presiden yang diusungnya. Apa-apaan ini ? Kita sudah berdebar ketika DPR terbelah dan PDIP gagal menjadi pimpinan parlemen. Kita jungkir balik mencari solusi, memberi saran agar DPR bisa bekerja ( gak dead lock terus ). Kenapa kita masih harus berdebar dengan ancaman HMP yang anehnya digagas oleh PDIP ? Banyak pengamat miris dengan anomali ini ( kubu lawan jelas tertawa senang, Jokowi bisa jatuh tanpa perlu mereka ‘kerja’. Kita tahu mereka tak lebih baik dari JW-JK. Apa anomali ini karena PDIP terbiasa menjadi oposisi sehingga setelah di dalam pemerintahan masih terbawa oposisi ? Tak peduli hiu2 ganas di luar sana yang siap menerkam dan mengambil keuntungan. Lebih jahat dari jaman Orba, kata pengamat INB.

OTOKRITIK SETELAH PARLEMEN TERPERCAYA. ITU BARU SMART.

Mestinya, kita lihat medan dulu, sebelum kita menyampaikan kritik. Niat idealis ( otokritik ) di kepala sendiri, kerap tak terbaca demikian di kepala lawan2 yang licik. Mereka cuma peduli titik2 lemah yang bisa mereka gunakan sebagai mesiu untuk menembak jatuh kita. Lawan licik punya perasaan ‘lebih’ dalam dirinya sehingga otokritik tak bakal mereka kagum, apalagi respek pada kita.

( Saya sendiri berupaya tak menghina orang yang saya kalahkan. Pengendalian nafsu adalah kekuatan diri yang terbesar. Saya memilih diam ketika saya dipojokkan dengan ‘kesalahan’ saya dan cuma membalas membuka aib lawan untuk mengalahkannya. Biarlah Allah yang menanamkan rasa bersalah di hati lawan. Jika kita bisa menahan diri seperti itu meski amarah sudah di ubun2, believe me .. uhh.. that’s so powerful. Tak ada yang bisa menandingi Allah jika sudah turun tangan menyadarkan lawan kita ).

Saya menahan diri tak mempertontonkan kecerdasan saya pada orang2 yang ingin saya rangkul hatinya ( tapi jika ada pria mendekat di luar kriteria, jurus ampuhnya adalah terus terang berkata : maaf.. saya tak tertarik, atau .. jika dia masih nyosor, maka adu argumentasi versus hasrat superior-nya sampai dia muntah/ kapok, sangat disarankan. Works for me ). Tak seorang pun ingin terlihat bodoh di dekat kita. Manusia tak rela di subordinat. Apalagi para pria yang punya insting dasar superior ( hanya pria bijak nan pede yang mau sportif mengakui kecerdasan wanita ).

PENGGERAK MESTI DAHSYAT MENGGALANG KONSENSUS

Sebagai pemikir, saya batasi maksimal 5 orang dalam inner circle saya agar masih cukup besar ruang hening di kepala saya untuk memikirkan Indonesia. Berharap kepala tak vertigo, korslet atau stroke. Orang yang berada dalam jangkauan perhatian dan bantuan saya ini bermanfaat ketika giliran saya yang sakit, bête atau down. Namun, mereka yang berpotensi dan ingin berkiprah sebagai penggerak ( presiden, gubernur, walikota, bupati, dst ) harus lebih lebar lingkaran silaturahminya. Kepandaian menggalang konsensus harus diasah dan terus ditingkatkan. Lebih humble, menahan diri dan menangguk simpati. Kenal, suka lalu percaya. Di saat lebih banyak orang yang percaya dan merasa aman berurusan dengannya, si penggerak akan mendapat kekuatan, dukungan, sumber daya dan akses yang membawa kemaslahatan pada sebanyak mungkin umat.

Jika Rieke bisa bicara kalem, secukupnya ( orang biasa umumnya tegang & letih jika mendengar rentetan logika & argumentasi ) sehingga orang merasa ‘aman’ dan betah di dekatnya ( plus lebih wise/ selektif dalam memilih corong mana dia mengkritik pemerintah ) maka kursi ketua DPR yang ditinggalkan SN ( sekarang di-plt FZ ) paling sip ditempati Rieke. Presiden RI pernah dipegang wanita ( Megawati, kini ketua umum PDIP ). Posisi ketua DPR perlu memulai sejarahnya ditempati wanita. ( komisioner KPK terpilih kemarin juga ada wanitanya ). Apalagi wanita adalah mayoritas penduduk Indonesia. Sangat representatif.
Rieke DP ( PDIP ) dan Akbar Faisal ( kader Nasdem yang di BKO-kan di MKD dan fight abis ketika dikeluarkan FH dari ruang sidang ) memberi harapan pada kita pada perbaikan wibawa dan maruah parlemen. Rieke, Akbar .. good job !

RAKYAT NYOBLOS BENERAN, WAKILNYA CUMA BOHONGAN

Setelah RJL dan RS dicopot, saya pikir kita perlu mengkaji semua kebijakan/ kesepakatan yang melibatkan mereka. Konsensi 51 % di Pelindo II, ternyata setelah dikaji lebih jauh merugikan Indonesia. Ada kejahatan korporasi asing di sana ( perjanjian batal demi hukum ). Siapa tahu di BUMN lain juga sangat dirugikan ? Siapa yang mau memimpin pansus perusahaan asing di Indonesia ? ( Apa saja dan berapa banyak sumber daya alam kita yang mereka keruk sebetulnya ? Kita mestinya negara kaya. Kok, kita masih terlibat hutang dan belum maju ? ). Agar tak jadi bancakan koalisi licik, pansus ini dibentuk setelah komposisi pimpinan di parlemen betul2 mempresentasikan pemenang pemilu 2014 ( mayoritas pilihan rakyat ). UU MD3 tahun 2014 yang dibuat 2 hari setelah KMP kalah pilpres ini melanggar konstitusi karena sistim paket pimpinan membuat partai gurem bisa menduduki kursi pimpinan, sedang partai pemenang pemilu cuma bisa nrimo jadi penonton karena dikeroyok. Mari kembali ke UU MD3 tahun 2009.

Slamet Rahardjo, aktor senior kita, sampai kecewa karena dia merasa nyoblos beneran saat pileg tapi yang dilihatnya sekarang anggota dewan bohongan. Pretending membela kepentingan rakyat padahal nyatanya membela kepentingan pribadi, golongan bahkan mafia migas ! Sekjen PDIP berdalih : realitas tak bisa 50 + 1 % atas status penontonnya. Padahal jika KIH bergerilya setangguh jenderal perang ( tak hanya pasif menunggu petunjuk ketum ) dalam memperoleh dukungan suara di parlemen, dan terbiasa konvensi / fight dalam tradisi partai yang sehat, maka tragedi sapu bersih kemarin oleh kubu lawan tak akan terjadi. Betapa banyak energi yang kita keluarkan untuk meredakan kegaduhan tak perlu di parlemen kemarin karena ketakmampuan PDIP ( tolong jangan dikompensasi dengan gencar mengkritik presiden/ orang yang akan rikuh melawan. Jika PDIP betul2 berani, hentikan kelicikan kubu lawan ). Sekarang PAN sudah bergabung ke KIH. Golkar dan PPP sedang bermasalah dengan legalitasnya setelah pencabutan SK MenkumHAM oleh keputusan MA. Ayo, posisi ketua DPR rebut kembali ! ( matangkan strateginya di raker PDIP minggu besok ya. Salam sukses ).

REVISI UU KPK ? NOT THIS TIME ..

Saat ini, terlebih saat parlemen belum betul2 mempresentasikan pilihan rakyat, UU KPK jangan direvisi dulu, karena masih sangat memadai untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Yang dibutuhkan KPK adalah penguatan infrastruktur kelembagaan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi. Sehingga tumpukan kasus bisa segera dituntaskan secara baik oleh SDM yang cukup dan fasilitas yang mendukung. Setelah trust rakyat pada DPR tinggi, barulah UU Polri dan UU Kejaksaan di revisi. Setelah dua lembaga penegak hukum itu membaik kinerjanya secara signifikan, baru UU KPK direvisi, jika masih diperlukan ( misal, selama menjabat, komisioner KPK tak bisa dikriminalisasi ). Indeks korupsi Indonesia masih di bawah 40 ( di bawah Malaysia ) sekarang. Membatasi umur KPK tinggal 12 tahun lagi adalah manuver koloni ‘koruptor fight back’.

Orang2 dangkal yang suka berpikir jangka pendek jika dibiarkan merajalela akan menyurutkan orang datang ke TPS, tak percaya demokrasi, lalu meruntuhkan parlemen. Sudah digaji mahal oleh rakyat, tapi rakyat cuma dikibulin. Saya pikir Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD ) DPR RI sebaiknya diisi 4 orang dari tokoh masyarakat yang kredibel, 3 diisi oleh anggota DPR dari 3 partai dengan perolehan suara tertinggi di pileg. Agar conflict of interest bisa diminimalisir dan tak terjadi drama bertele-tele lagi seperti kemarin. Tujuh orang saja, karena lebih dari 7 orang, keputusan yang baik dan cepat akan sulit diambil. Cukup 2 hari saja.

MKD IDEAL HARAPAN RAKYAT. CARANYA ?

Mengadili etik sebenarnya lebih mudah daripada pengadilan hukum. Orang bercelana pendek di pantai ,secara hukum tak bersalah, tapi jika orang tsb masih memakai celana pendek di pesta formil, maka ia bersalah secara etik. SN sudah mengaku hadir di RC ( 8 Juni 2015 ) bersama MRC dan MS di TVO** dan MetroTV. MS sudah membenarkan pertemuan tsb di sidang MKD. Dua alat bukti sudah cukup bahwa SN bersalah secara etik ( melekat pada jabatan ketua DPR tak boleh bertemu orang untuk urusan yang bukan kewenangannya ). SN mestinya sudah keluar dari Senayan sekarang. Tapi, kok malah jadi ketua fraksi ? ( padahal 7 hakim dari KMP : Golkar versi ARB, Gerindra, PPP versi SDA/Djan Faridz, PKS, kompak menyatakan hukuman berat untuk pelanggaran SN. Akal bulus lagi ? Cara2 setan seperti ini bisa menghancurkan parlemen ). Ini dia salah satu kebohongan yang merusak citra DPR. Jangan salahkan lembaga survei yang menempatkan DPR di posisi bawah dalam kepercayaan publik. Apa kita mau diam saja sampai parlemen ambruk ?

Saya perhatikan ARB menjadi tokoh sentral dalam runyamnya komposisi pimpinan di parlemen & AKD DPR, kisruhnya kepengurusan Golkar, sengketa pilpres di MK, clash horisontal antara pemilih kubu 1 vs kubu 2 karena deklarasi ngawur di TV-nya, lambannya ganti rugi korban lumpur Lapindo ( Century Gate & BLBI gate juga menyeret nama perusahaannya. Mestinya, pemerintah tak perlu menalangi ganti rugi lahan yang baru bisa digarap 81 tahun kemudian. Orang2 di atas Lapindo Brantas masih berada di deretan orang2 terkaya. Supaya ARB tak kelebihan energi untuk mengacak-acak Senayan demi ambisinya ). Mungkinkah post power syndrome mantan orang terkaya di Indonesia ini membuatnya hiperaktif menunjukkan dominasinya ? ( harus dia yang menang ). Atau dikejar hutang ?

LEGACY ARB DITUNGGU. SOLUSI UNTUK GOLKAR DAN PPP.

Setahu saya, ada perasaan tak berguna yang menimpa para lansia. Saya kadang merasa bersalah ketika diminta menemani ibu seharian, sementara seabreg deadline menuntut dikerjakan. Ritme lambat lansia tak cocok dengan ritme cepat anak muda. Butuh kearifan dari kedua belah pihak untuk memahami perbedaan ritme ini. Karena kemunduran fisik mempengaruhi ketajaman kognisinya, orang di atas usia 60 tahun sebaiknya jangan menduduki posisi puncak di perusahaan, lembaga dan organisasi. Emosinya lebih dominan daripada akal sehatnya.

Maukah ARB berhenti secara elegan, mewariskan hal yang baik untuk generasi penerus ? Kami semua menonton sepak terjangnya. Apa legacy-nya ? ( pilih berakhir dikenang, atau berakhir dikutuk ? )

Kisruh Golkar pasca pencabutan SK MenkumHAM bisa diatasi dengan memperpanjang legalitas Munas Riau dan segera melaksanakan Munaslub di tahun ini. Cara dan prosedur pemilihan ketum yang fair disepakati dan dijalankan kedua belah pihak. Kepastian hukum semestinya disertai keadilan dan kemanfaatan agar Golkar selamat. Jika tak ada kemauan dari dua kubu, pemerintah bisa mengkondisikan ( memperpanjang legalitas Munas Riau ), sedangkan kader dan konstituen Golkar bertugas mengawal pemilihan ini. ( PPP juga bisa kembali ke AD/ART partai dan berbesar hati mengakomodir kebutuhan kubu pesaingnya, demi Indonesia yang damai dan produktif. Kalian masih orang Indonesia kan ? )

Oposisi loyal yang institusional dilakukan oleh sebuah partai yang seimbang kekuatannya dengan partai pemerintah. Dalam negara demokrasi, jumlah partai yang ideal itu dua dengan angka kemenangan terpaut tipis, antara 51 % banding 49 % agar suara oposisi efektif. Jika tidak terjadi, harus ada partai2 yang menegaskan diri bahwa dia dalam posisi oposisi. Ini yang dianjurkan Nurcholish Madjid waktu Soeharto lengser. Golkar kehilangan credential ( surat kepercayaan rakyat ) karena terkait Orde Baru. Golkar sebaiknya membubarkan diri tapi kemudian memanfaatkan struktur yang ada untuk membuat partai baru. Struktur organisasi dan platformnya sama dan paling tidak secara simbolik harus diadakan pembersihan terhadap orang2 tertentu. Untuk memperoleh kembali credential-nya, dalam 5 tahun Golkar jangan mengambil posisi dalam pemerintahan. Jika Golkar bisa mengambil posisi itu, didukung spektrum seperti itu, dengan pengalamannya yang panjang dan kader2 yang kuat maka akan bagus sekali. ( wawancara Prof.Dr.Nurcholish Madjid dengan Yasra Muhtarom, di Universitas Paramadina, April 2004 )

RAKYAT YANG MANA ? LOOK AT US !

Sebagian politisi meledek jurnalis untuk berkelit : ‘ rakyat yang mana ?’. Heii.., ini kami, mayoritas yang memenangkan presiden sekarang ( selisih 8, 4 juta pemilih, bukan angka yang kecil ). Kami yang rela berpanas-panas, berhari-hari mengawasi jalannya sidang MKD. Bukan minoritas yang dadakan datang saat keputusan MKD akan diambil di luar sana. Jangan bicara mayoritas hanya pada saat menguntungkan kalian saja ( merekayasa UU MD3, menyapu kursi pimpinan dewan, menyelamatkan SN di MKD, dsb ). Kami mayoritas yang mestinya lebih kalian camkan ! Jokowi juga tak hanya memikirkan pemilihnya ketika membuat paket kebijakan ekonomi serta membagikan Kartu Indonesia Sehat ( KIS ), Kartu Indonesia Pintar ( KIP ) dan Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ). Kalian, kubu KMP di Senayan, juga jangan hanya memikirkan diri sendiri ( pemilih PS – HR ) dan menyangkal eksistensi kami ( rakyat pemenang ). Bersikaplah sportif dan gentle. Jangan lari dari kenyataan. DPR mestinya bukan kumpulan anak TK lagi. Grow up, man !

Salim Kancil menjadi martir korupsi berjamaah di Lumajang, Jawa Timur. Ketika politik menjadi kejahatan terorganisir. Dari bupati, DPRD, polisi, kepala desa, pengusaha dan kaki tangannya bersekongkol meraup puluhan miliar dari sumber daya alam Indonesia ( penambangan pasir dengan kandungan besi lebih dari 40 % ) dan hanya memasukkan Rp 130 juta ke kas negara. Pengelolaan negara macam apa ini ? kecam Akbar Faisal di ILC ( 6/1/2016 ). Penjarahan kekayaan rakyat ini bisa terjadi karena pembiaran dan manajemen asal-asalan dari pejabat daerah yang kurang bertanggung-jawab. Pengawasan mestinya tak hanya pada penambangan yang berizin, tapi juga pada penambangan ilegal, karena aroma kejahatannya lebih pekat. Tambangnya saja sudah illegal, anda bayangkan para mafia yang suka melabrak aturan yang ngebet masuk ke tempat2 seperti itu. Jika ada mafia, pasti ada korban dan kerugian.

Salim yang gigih menyuarakan kebenaran, terpaksa berakhir mengenaskan, dikeroyok, dipukul, diestrum, digilas motor dan dihantam batu sampai mampus. Kebaikan yang terpencar akan kalah oleh kejahatan yang terorganisir. Saya sendiri menghentikan bibit2 mafia ( pemalas, pembohong, parasit ) sejak dari rumah. Begitu ada anak kost dan kerabat yang berulang ceroboh, melanggar tata tertib rumah, saya pastikan keluar dari rumah ( setelah 3 kali peringatan dan nasehat ). Contohnya, Romo**, mahasiswa UW yang bertubuh tinggi asal Bat**. Penentang aturan ini cuma meledek,”.. aku gak peduli, terus kenapa ?”. Terlintas orang tua dan kakak2-nya yang alpa menegur dan memberi sanksi setimpal atas pelanggaran selama ini ( nunggak sewa, bawa cewek ke kamar, dsb ) sampai pemalas ini bisa enteng ngoceh seperti itu.

STOP MANAJEMEN BURUK YANG MEMATIKAN !

Seperti anggota geng motor sadis yang menangis ketika dicokok polisi dan didakwa di pengadilan, maka si penentang yang menyumpahi saya anj*** dan akan menampar saya, ternyata juga menangis ketika saya konsisten dengan sanksi saya ( mengeluarkan dia dari kost ). Surprise ? Ini reaksi alami orang yang baru pertama kali dihukum setimpal. Mungkin pukulan berat baginya, karena dia lari terbirit begitu saya ke atas hendak mengunci pintu kamar. Mestinya, ortu bisa wibawa mendisiplinkan anaknya sejak dalam asuhannya di rumah ( umur 3 – 15 tahun ), sebelum ia tak terkendali di luar rumah dan masuk penjara. Saya melempar kerikil ke kaki si malas, agar dia sadar kesalahannya, sebelum orang lain di puncak amarah melempar bata yang meremukkan jidatnya. Ada kesalahan tertentu yang membuat kita tak bisa kembali. Ada peringatan yang boleh jadi yang terakhir kalinya. Berhati-hatilah dengan langkah, ucapan dan tindakan yang kita ambil. Think before you act.

Hukuman yang pas adalah bentuk lain dari cinta agar anak dalam penjagaan kita tak rusak masa depannya. Jika orang ‘baik’ tak cukup baik ( baca : berani karena Allah ) untuk menghentikan bibit2 mafia sejak dini maka ketika keluar rumah mereka akan membentuk koloninya menjadi kejahatan terorganisir. Di level kawasan, mereka bisa menjadi mafia pembobol tas penumpang di bandara2. Di level daerah, mereka seperti pembantai Salim di Lumajang ( mafia penambangan pasir ). Di level nasional, mereka seperti SN, ARB, FZ, FH yang menurunkan kepercayaan rakyat terhadap demokrasi dan wakil rakyat di parlemen. Entah berapa ribu triliun kerugian negara akibat praktek2 korupsi, kolusi, kroniisme, nepotisme selama ini. Kalau kita tak menghentikan SN ( miliar dolar investasi Freeport ), lalu jadi preseden buruk yang menjangkiti politisi dan pejabat publik lainnya di pusat dan daerah, berapa cost yang sanggup kita tanggung agar negeri ini tak ambruk ?

OTONOMI SAMPAI PROVINSI. ASET DAERAH DISELAMATKAN.

Mestinya otonomi hanya sampai tingkat provinsi, kata Cak Nur ( karena ketersediaan SDM dan alat ukur yang lebih memadai. Di AS, otonomi hanya sampai negara bagian/ provinsi ). Syukurlah, saya dengar sekarang gubernur-lah ( pemprov ) yang memutuskan investasi sektor pertambangan di daerah. Smoga penjarahan aset daerah bisa dihentikan ). Jangan jatuh Salim, Salim berikutnya.
Dalam masyarakat akan selalu ada orang yang cenderung tak peka. Menurut psikiater, ada 1-2 % dari populasi bahkan sangat tinggi angka psikopatik-nya. Ingat psikopat ? Kalau jengkel dia menyiksa. Kalau dendam dia membunuh. Tidak proporsional. Seperti penggilas Salim dan penyeret Sisca. Sekelompok orang yang berfoya-foya itu menggejala luar biasa karena dibiarkan. Banyak orang berbuat jahat, tapi tidak merasa bahwa ia berbuat jahat.

Orang2 baik yang masih tebal nurani dan nyalinya di parlemen harus bisa menghentikan wakil rakyat yang menyimpang seperti saya menghentikan para pelanggar di rumah. Agar rakyat tak terpaksa melototi TV atau capek berdemo mengawal nurani anggota DPR. Agar energi rakyat bisa dialokasikan ke kegiatan yang lebih produktif, fokus mencari nafkah, meningkatkan daya saing agar survive ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA ) diberlakukan tahun ini. Agar para wanita bisa hadir sepenuhnya mengasuh putra-putrinya menjadi generasi penerus yang andal. Fungsi legislasi, anggaran, pengawasan DPR mestinya berjalan optimal dalam koridor kebenaran ( tanpa rakyat harus nokrongin dari menit ke menit, hari ke hari ). Tidak diplintir, direkayasa untuk kepentingan sesaat, pragmatis kelompok tertentu dan negara asing.

Psikotes yang benar dengan alat yang benar seharusnya dilakukan pada anggota dewan, pejabat, aparat dan mereka yang bersentuhan dengan kepentingan publik dan kekayaan negara. Orang yang berskor di bawah 40 ( kurang bertanggung jawab jangan sampai masuk ranah publik ). Jangan terjadi negara salah urus, daerah salah manajemen, apalagi sampai membunuh pejuang kebenaran, seperti Salim Kancil. Semoga arwah Salim di terima baik di sisi-Nya dan keluarganya diberi kekuatan. Amin.

INGIN MAMPUS ? MAIN GAME 8 JAM TIAP HARI !

Iklan TV dari Telk***** ( operator seluler Indonesia yang sudah dibeli perusahaan telekomunikasi Singapura ) tentang pecandu yang menang main game belakangan ini menyesatkan. Main game lebih dari 6 jam tiap hari bisa merusak mata, tangan, punggung, bahkan menyebabkan kematian. Apalagi selama 8 jam selama 22 hari. Mampus. Kecerdikan memenangkan game buatan manusia tak sebanding dengan kecerdikan mengatasi masalah hidup buatan Allah. Ketika beradu cerdik dengan bangsa asing dalam ranah diplomasi dan negosiasi sumber daya alam, generasi pecandu game tak bisa apa2 dan habis terkuras. Dalam perang fisik dan ekonomi akan mati sungguhan. Belum lagi umpatan kotor anj***, gob*** dsb jika kesenggol sedikit saja di jalan umum ( seperti ketika ia diganggu atau dikalahkan di depan layar game ). Di depan smart phone, komputer, layar monitor game tak bisa ia bedakan ( asosial, pembunuh Ade Sara juga demen kekerasan dalam game yang ia mainkan ). Kita harus waspadai perusahaan2 Indonesia, yang sahamnya sebagian besar sudah dibeli perusahaan asing.

Batasi maksimal 1 jam per hari untuk main game. Syukur2 jangan main game sama sekali. Lebih baik baca buku bermutu ( daya pikir pembaca buku mengalahkan pembaca komik, tabloid, koran, majalah dan pecandu game ), beribadah, menonton acara TV berkualitas ( “Metro Hari Ini”/ “Primetime News”, “Mata Najwa”, “Kick Andy Show” di Metro TV, “On the Spot”/ “Spotlight” di Trans7 ), asah passion sampai jadi great job yang menghidupi dan mendamaikan hati, memberdayakan keluarga dan masyarakat sekitar anda.

Kritis dan lakukan yang terbaik untuk masa depan anda dan Indonesia. Kita wajib berupaya sepenuh hati supaya keadaan pasif lambat laun berganti tenaga aktif. Membangun masyarakat baru. Hanya satu tanah air yang bernama Indonesia. Negeri ini akan makmur jika ada usaha gigih, dan usaha itu adalah usaha kita semua.

Written by Savitri

8 Januari 2016 at 10:13

Ditulis dalam Nasionalisme, Wanita

Tagged with , , ,

UU Kebiri ? YES ! Mahkamah Internasional, PKI, Presiden dipanggil & minta maaf ? NO ! Pilih Negarawan dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2015.

leave a comment »

7

Pahlawan Revolusi. 7 Jenderal TNI yang tewas dibunuh dan dibuang ke Lubang Buaya dalam Peristiwa G 30 S / PKI. Tragedi kelam bangsa Indonesia yang tengah dipermalukan di Mahkamah Internasional bulan November ini oleh sebagian perwakilan korban yang kurang baca sejarah. Saya merasa gerakan komunis menggeliat di bawah tanah beberapa waktu lalu. Mungkin, tuntutan via lembaga asing ini salah satu manuvernya. Keluarga Jenderal Nasution bertanya-tanya, mengapa anggota Petisi 50 ini dimariginalkan secara politik dan ekonomi di masa tuanya ? Padahal, peran dan jasanya sangat besar dalam sejarah bangsa kita. Jawabannya simpel. Tak boleh ada perwira militer cemerlang yang mengungguli pamor Soeharto yang dipilih AS menjalankan skenarionya. Itu pula alasan 7 jenderal dan 3 perwira tinggi itu harus mati dalam ‘kudeta’ 1965. Jika Soeharto diumumkan sebagai pahlawan nasional, maka aktivis2 Reformasi 1998 yang menurunkan Soeharto akan turun statusnya menjadi para kriminal dalam buku sejarah. Duh, mimpi buruk apa ini ?

Kebiri. Menjadi wacana, polemik lalu RUU. Kekerasan seksual terhadap anak makin menggila beritanya di media. Pemberatan hukuman dengan kebiri diharapkan menjerakan para pelaku. Saya pernah ketik ‘SMA’ di kotak search Google bertahun lalu. Yang muncul malah berita dan konten pornografi yang melibatkan oknum pelajar di list atas. Menjijikkan.

Bagaimana dengan hari ini ? Pelaku seks menyimpang makin muda usianya. Anak SD tega memperkosa adik kelasnya, bahkan anak TK. Banyak contoh buruk di lingkungannya. Anak adalah peniru yang hebat. Beredar bebasnya konten porno, begitu permisifnya masyarakat ( termasuk ortu ) terhadap perilaku seks bebas, pacaran tidak sehat, kumpul kebo di kost dan apartemen dsb, membuat anak menganggap perbuatan dosa besar itu seperti tindakan pipis sembarangan. Siapa takut ?

Pedofil gentayangan. Menyasar anak2 lugu nan polos yang tergiur uang Rp 2-10 ribu, mainan atau makanan gratis. Anak2 yang tidak diberitahu orang tuanya : siapa pun dilarang menyentuh alat kelamin, bagian genital atau kesucian tubuhnya ( kecuali ibu kandungnya saat si anak belum bisa mandi sendiri ).

SINYAL PREDATOR WASPADA, WASPADA !

Pipis itu gampang. Tak butuh otak hebat untuk menyetubuhi atau menyodomi. Saya perhatikan, para hiperseks, peselingkuh, playboy, pezina itu kemampuan nalarnya rendah, alias bego. Konten porno yang ia candui membuat bagian otaknya yang memilah perbuatan baik dan buruk menjadi tak berfungsi. Meski ia tahu perbuatan itu haram, misal ngeseks dengan pacar atau pelacur, tetap saja dosa besar itu ia lakukan. Bego, kan ?

Kita bisa mendeteksi para pendosa jenis ini dengan mengamati cara PDKT-nya. Apa dia memegang kemaluannya di depan anda ? Berpose seperti sedang bercinta dengan anda ? Menolak pacaran dengan anda jika tak boleh menyentuh anda. Mengoleksi gadis2 seksi minim busana ( cewek murahan/ obralan ) di medsos, hp, tablet atau laptopnya. Menyimpan foto2 porno, nonton video2 erotis ( blue film ) and demen ngomong jorok untuk memprovokasi lawan jenis ( unjuk hasrat dominasinya ). Mencolek cewek, mengelus/ menciumi anak gadisnya secara tak wajar ( pelampiasan birahi terpendam ). Mendatangi klub2 dugem yang sarat wanita malam. Berkerumun dengan anak2 kecil yang sering ia traktir atau ajari sesuatu ( molestasi ala pedofil ).

Jika anda mengabaikan sinyal2 kecil ini, maka anda akan terjebak dalam pusaran ‘cinta’ yang menyakitkan. Pendosa yang pembosan ini akan mencampakkan anda begitu ia melihat cewek lain yang lebih kinclong ( sebejad apa pun moralnya ) atau lebih mengakomodasi hasrat dominasinya ( superior syndrome ). Penindas selalu menempatkan diri di atas korban, dalam ucapan dan tindakannya. Jika anda sampai menikah dengannya, maka anda akan banting tulang seumur hidup untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. Untuk menghidupi diri, anak2 dan suami ( yang menjadi bayi terbesarnya dengan seabreg tuntutan pelayanan tak tahu diri ). Demi ‘status kawin’.

Jika anda masih bocah dan melintas di depan warung AD ( pedofil ), maka anda akan bernasib seperti Putri Nur Fauziah ( 9 tahun ) : di tarik masuk bedeng, diikat di kursi, diperkosa, disiksa sampai mati, dimasukkan kardus lalu di buang !

ISI KEPALA PRIA CUMA SEKS ?

Buku bercover “Apa yang dipikirkan pria selain seks” laku keras dipesan dan dibeli orang ( padahal tanpa tulisan di halaman dalamnya, alias kosong ). Menggelikan, memang. Sudah rahasia umum, para pecandu seks nyaris tak berotak. Hidupnya kosong, tak bermakna. Sampah masyarakat. Kepalanya dipenuhi khayalan seks dan cara pemuasannya. Seminggu tak berseks ria, kepala pusing 7 keliling. Lalu, kapan bisa fokus mengasah life skills dan meng-improve usaha bisnisnya agar eksis di dunia yang kian kompetitif ini ?

Pria yang tak menghormati wanita adalah pria yang tak punya kemampuan, kata Arjuna di depan Drupadi ( serial Mahabarata ). Anda pun bisa melihat sinyal pezina dari cara ia memperlakukan wanita. Jika ia menggampangkan cewek, merendahkan wanita, sesumbar bisa mendapatkan pelukan wanita dengan mudah selepas pergi dari anda, membanggakan banyak teman wanitanya ( punya 4 pacar lagi di belakang anda ) maka segera tinggalkan saja pria pezina ini. Jauhkan dia dari orang2 dekat anda, sebelum dia merenggut keceriaan anda. One way or another.

Hiperseks, tak setia/ peselingkuh, bego, merendahkan wanita ( wanita sekedar obyek pemuas syahwat baginya ), pemalas, pembohong dan bikin sengsara ( duit cekak/ demen ngutang ) itu ada dalam satu paket bernama pria gombal. So, ganteng tapi bego dan cabul is big no no. Get lost !

CINTA BODOH YANG BANYAK

Hari2 belakangan ini, saya dengar cewek kost tetangga ( yang demen ngakak norak ) kerap nyanyi lagu yang liriknya … Aku cuma punya hati… Mana ada cinta seperti ini ? ( yang diselingkuhi tapi masih setia dan menunggu si pacar ). Penulis lirik, penyanyi atau wanita dengan ‘cinta buta’ seperti itu, absolutely adalah wanita bodoh dengan impian palsu. Mereka tak tahu penderitaan tak terperi yang menghadang di masa depan. Belum lagi, anak2 yang dilahirkan kelak ( melihat interaksi penuh bara ayah ibunya ) akan mengalami figrid atau ketidakpercayaan pada pria. Menjalani makam2 perkawinan hingga ajal menjemput. Mana ada ? Banyak cinta bodoh seperti ini, yang saya lihat di sekeliling saya. Sampai saya berpikir, di jaman sekarang, apa pria cukup punya Mr.P ( berfungsi atau pun tidak ) untuk laku di gandeng cewek sampai married ? Cewek atau mertua yang mesti banting tulang mencari nafkah. Menyedihkan. Memalukan.

Selingkuh itu watak yang tak bisa diubah ( hanya bisa ditutup dengan kamuflase/ kebohongan ). Watak dibentuk saat anak balita sampai umur 15 tahun ( SMP ). Jika doi masih selingkuh di atas usia tsb, lupakan saja dia. Cari pria sejati yang pengamalan agamanya baik, jujur, rajin, jelas, bertanggung jawab pada ortu dan keluarganya, plus mencintai anda ( perhatian & setia pada anda ).

Cara kebiri, setahu saya, ada yang disuntik kimia, bedah syaraf dan diamputasi. Sebagian ahli berpendapat, pedofil lebih baik dihukum mati atau diberi sanksi sosial ketimbang dikebiri, karena tak sudi uang negara dari pajak rakyat digunakan ( boros ) untuk menyuntik secara periodik para pedofil dan penyimpang seks tsb. Saya pikir, sementara menunggu hukuman maksimal 15 tahun direvisi menjadi hukuman mati ( dengan seabreg pro-kontranya, adu argumen pendukung & penentangnya ), maka para predator seksual dipotong saja Mr.P-nya ( sekali untuk selamanya, mencegah dia menjadi residivis seksual. Pasang fotonya di ruang2 publik untuk warning sekaligus menjerakan. Hasrat dominasinya yang mencari penyaluran lain bisa diatasi dengan konseling psikiater atau aktivitas fisik yang positif ( olahraga, dsb ). Di beberapa negara, hukuman kebiri terbukti menurunkan angka kekerasan seksual secara signifikan. Indonesia bisa menerapkan UU Kebiri untuk menjaga keamanan generasi penerus bangsa. Stop kekerasan pada anak !

PILIH DAERAH AGAMIS ATAU MAKSIAT ?

Tahun 2005, saya ke Bali. Saya terheran-heran melihat begitu bebasnya penjualan souvenir gantungan kunci berbentuk alat kelamin pria dalam berbagai ukuran. Seorang pengunjung berbadan penuh tato ( seniman tato ) bercerita, betapa leluasanya kemaksiatan berlangsung di sana.”Itu sebabnya, Bali dibom,” timpalnya. Saya tertegun, bahwa angka kemiskinan di Denpasar, Bali ( dikunjungi 3 juta turis per tahun. Bandung, dikunjungi 6 juta turis tahun 2014 ) terendah di Indonesia. Jadi, siapa sebetulnya yang menikmati ‘kue’ di pulau tersohor di dunia tsb ? Investor asing ?

Dari tayangan ILC ( 13/9/2015 ), saya baru ngeh keterkaitan fakta tsb. Tiap tahun, lebih 3000 anak menjadi korban pelecehan seksual di Indonesia. Sudah terjadi 21 juta lebih kasus pelanggaran anak ( 58 % kejahatan seksual pada anak ). Anak menjadi silent victim. Bagaimana seorang anak perempuan dikejar2 pencabul dan berteriak minta tolong, tak digubris oleh masyarakat di sekelilingnya. Mereka seolah menutup mata, bahkan menyuruh si bocah tutup mulut setelah diperkosa. Perempuan, kegadisan, dihargai murah. Pengurus panti asuhan dan yayasan sosial tak jarang menjadi pelakunya ( pemerkosa ).”Sst.. jangan lapor demi nama baik ( baca : ekonomi ) Bali”. Ngeri.

Ketamakan adalah dasar ketidakbenaran ( kejahatan Zionis & Yajuz Majuz juga dari situ ). Pertimbangan kapitalis seperti ini tak bisa dibiarkan terus menindas bocah2 tak bersalah. Trauma korban perkosaan berlangsung seumur hidup. Menjadikan korban bak mayat berjalan menapaki sisa hidupnya hingga liang kubur.Tak ada passion, fun, love yang menyabarkannya menekuni keahlian yang menghebatkan. Tak ada rasa percaya diri dan karya membanggakan yang dihasilkan. Kekuatan negara bukan pada pasukannya, pengendalian diri atau pun banyaknya sekutu, tapi terutama pada kebanggaan rakyat pada negerinya. Betapa habis-habisan kita membela daerah yang kita banggakan, negara yang kita cintai. Bayangkan, lebih 250 juta warga Indonesia ( … juta di antaranya warga Bali ) bersatu padu menghebatkan Indonesia karena rasa cinta dan bangga itu. Tak ada yang bisa mengalahkan itu. Suara rakyat adalah suara Tuhan.

MAJU TAK GENTAR MEMBELA YANG BENAR

Hancurkan mereka yang melawan kebenaran sebelum orang2 gandrung melakukan ketidakbenaran ( & tak ada lagi yang mau dan berani melakukan kebenaran ). Sebelum Allah murka dan membinasakannya sendiri tanpa ampun, seperti kaum Aad, Tsamud, bangsa2 terdahulu ( Atlantis, nenek moyang kita dahulu juga binasa dengan meletusnya Gunung Toba ). 100 lebih nabi dan 25 rasul telah diturunkan Allah untuk mengingatkan manusia untuk amar ma’ruf nahi munkar ini ( menyebarkan kebaikan, mencegah keburukan ). Kita lebih pintar dari hari kemarin, kan ? Kita perlu menjaga energi positif sebesar mungkin di bumi dan langit Indonesia. Kekerasan seksual anak adalah energi negatif. Mari selamatkan anak2 Bali juga anak2 Indonesia dari predator seks. Di Undang2 AS, pemerkosa orang dewasa sampai dihukum maksimal : mati di kursi listrik. Di Undang2 Indonesia, memperkosa anak sampai mati cuma dihukum penjara 3 tahun. ( Gimana kita bisa menang perang ? ). So, UU Kebiri YES !!

PILIH NEGARAWAN YANG PEDULI PERLINDUNGAN ANAK

Pilkada serentak 9 Desember 2015 diikuti 260 kota/ kabupaten dan 9 provinsi. Mestinya tak ada kandidat yang dia atau anggota keluarganya terindikasi korupsi ( bahkan mantan napi korupsi ) yang mencalonkan diri menjadi pemimpin daerah. Secara etika moral, dia tak layak. Aset daerah jangan sampai dijarah ( lagi ) oleh pemimpin bodoh nan korup. Pilih pemimpin daerah yang pengamalan agamanya baik, berani, leadership bagus, track record bersih ( dari korupsi , tindakan asusila, perbuatan tercela, dsb ), punya visi kebangsaan dan peduli perlindungan anak. Ringkasnya, pilih negarawan.

Peduli anak ini menjadi sangat krusial mengingat daruratnya masalah kekerasan anak di sini. Indonesia menjadi negara kedua konsumen terbesar pengakses pornografi di internet, setelah Rusia. Rusia sekarang negara maju dengan kekuatan finansial yang lebih baik dari kita. Kita belum, dan punya tugas memenangkan 2 perang besar di masa depan. Kerja raksasa untuk masa kita. Di awal, sudah saya sampaikan paket watak pecandu seks yang demen melihat yang porno2 itu : bego, bikin sengsara, dst. Satu dari 5 orang terkena gangguan jiwa di luar profesi jurnalistik. Dalam jumlah sama, hanya 1 dari 100 jurnalis yang terganggu jiwanya. Dari jumlah tsb, hanya 10 % yang ( sanggup ) dirawat keluarganya. 90 % lainnya kelayapan di luar mencari mangsa ).

Lebih jauh, saya berharap pedofil ( penyuka seks dengan anak kecil, antara 8-13 tahun ) dengan kesadaran sendiri berobat ke psikiater untuk menurunkan hasrat libidonya sebelum kehilangan kendali dan kalap ( menerkam anak2 seperti AD ). Para pecandu seks, konsumen PSK atau mereka yang merasa kewalahan dengan nafsu seksualnya berupayalah mendapat suntikan kimia atau bedah syaraf agar bisa lebih produktif bekerja atau berkarya untuk negeri ini. Saya yakin jika masalah ini bisa diatasi dengan cara tsa, maka akan lebih banyak warga Indonesia yang merasa tenteram dan bahagia.

BANDUNG YANG BAHAGIA. UH, I AM SO HAPPY.

Horeee !! Bandung menjadi kota terbahagia di Indonesia. Indeks kebahagiaan yang dirasakan warga Bandung adalah yang tertinggi. “ Saya bangga jadi warga Bandung !”, kata bobotoh Persib yang menjuarai Piala Presiden Oktober kemarin. Saya tersenyum senang, melihat wajah bersinar, mata berbinar para fans pangeran biru di layar TV. Pak Wali ( Ridwan Kamil ), saya rasa, juga senang melihat wajah2 ceria warga Bandung. Sesuatu yang kita bela, perjuangkan selama ini, membuahkan wajah2 puas seperti itu. Sungguh tak terlukiskan. Tak ternilai. Membuat kita bertahan untuk terus dalam usaha2 perbaikan dalam keadaan sesulit apa pun. Dari pengalaman saya, jarang orang berterima kasih dan membalas kebaikan kita. Saya melatih diri untuk merasa cukup melihat perbaikan perilaku yang saya upayakan terjadi pada orang tsb sebagai ‘upah’ saya, agar saya mampu mempertahankan kebahagiaan saya sepanjang waktu.

Senyum seperti pada bobotoh itu juga saya anggap reward yang memompa stamina saya dalam perjuangan kebenaran.

( Cara mendeteksi orang baik : selain ia jujur, rajin, ia pun mampu timbal balik setara dengan kebaikan yang dia terima. Jika ia diperlakukan buruk, ia tetap bersikap baik atau membalas proporsional untuk perbaikan perilaku orang tsb. Seperti, bersikap angkuh pada orang angkuh adalah sedekah.

Asyiknya menjadi pekerja Allah adalah selalu diberi ( diilhamkan ) jalan keluar oleh-Nya setelah berupaya maksimal mengatasi masalah. Akumulasi pengalaman2 problem solved ini menjadikannya bijak menjalani hidup. Kalau sudah bijak, no one can beat us. Top2-nya jadi manusia ( seluruh potensi otak dioptimalkan oleh kesukaran2 yang dihadapi dan diselesaikan dengan baik ))

Saya bangga jadi warga Bandung. HIDUP PERSIB !!

PENYULUHAN PARENTING SEBELUM KAWIN

KPAI ( Komisi Perlindungan Anak Indonesia ) adalah lembaga negara yang bertugas mengawasi jalannya perlindungan anak di institusi2 di tanah air. Anggaran Rp 1, 3 triliun sudah digelontorkan untuk Kementerian Anak dan Perempuan. Kenapa kekerasan anak masih marak ? Karena pemprov, pemkot dan pemkab kurang aware dengan perlindungan anak. Adanya otonomi daerah membuat pemimpin daerah seperti raja2 kecil di daerah. Susah diberitahu ( kurang tanggap pada isu ini meski sudah jatuh banyak korban ).

Negara ( presiden, gubernur, walikota, bupati sampai ketua RT ) belum hadir dalam preventif-nya. Banyak perda dan kebijakan yang belum ramah anak. Mestinya ada penyuluhan parenting ( pengasuhan anak ) sedikitnya 3 hari sebelum pasangan menikah di KUA atau Catatan Sipil. Ibu Negara mestinya hadir di kasus2 tsb dan memimpin ibu2 Indonesia melindungi anak2 dari kejahatan seksual.

Sebagai warga Indonesia yang punya hak pilih, mulailah dengan memilih calon pemimpin daerah yang negarawan 9 Desember nanti, ya. It’s a good start for all of us..

PEMIKIR & PENGGERAK TAK LAGI AKUR, SETAN PKI MERASUK

30 September 1965, terjadi tragedi yang memilukan dan memalukan Indonesia sampai hari ini. G 30 S / PKI. Tujuh jenderal TNI dibunuh dengan kejam lalu dimasukkan ke Lubang Buaya. Organisasi politik yang tak mengakui Tuhan, alias kemasukan setan ini berupaya menurunkan Pancasila, dasar negara kita, yang sila pertamanya : Ketuhanan Yang Maha Esa. Eh, Tuhan, kok dilawan. Besoknya, 1 Oktober, diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Para bedebah ini ( DN Aidit, kaki tangan dan simpatisannya ) diburu habis. Sehabis-habisnya ( diperkirakan 500 ribu – 3 juta orang tewas ).

Dari ILC ( 29/9/2015 ) dan buku “Bung Hatta Menjawab” , saya tahu tragedi kemanusiaan ini sudah dimulai sejak tahun 1948 ( Pemberontakan Muso di Madiun ). Banyak ulama, ustad, santri dari NU, Muhamadiyah, prajurit TNI dan rakyat yang memilih Allah dibantai keji, disate dan dijadikan orang-orangan sawah oleh PKI. Menurut Bung Hatta, Aidit itu sejago Soekarno dalam berorasi. Kelemahan Soekarno adalah senang dipuji sehingga Aidit penuh puja-puji ( menjilat ) agar hubungan dwi tunggal Soekarno-Hatta hancur : Soekarno tak tanggap diperingatkan oleh Muhammad Hatta tentang sepak terjang PKI mengadu domba, menjelek-jelekan orang2 dekat Soekarno dan menghancurkan partai2 pesaingnya, termasuk PNI ( partainya Soekarno di akar rumput ).

SIAPA DALANG G 30 S / PKI ?

Sementara, pihak luar ( negara asing/ AS cs ) juga benci Soekarno yang anti neokolim ( neo-kolonialisme ), membentuk Nasakom ( Nasionalis, Agama, Komunis : bagian terbesar bangsa Indonesia saat itu ) dan hendak menyelamatkan ( Malaysia melihatnya sebagai menyerang ) Malaysia yang diincar Inggris ( sekutu setia AS ). Banyak indikasi CIA ikut bermain dalam tragedi ini, termasuk menurunkan ( & menyuntik mati ? ) Soekarno, menaikkan Soeharto ( perwira dengan reputasi biasa2 saja dibanding para jenderal yang dibunuh itu sehingga kelak mudah dikendalikan AS ) dan banyaknya korban yang dituduh anggota PKI dan dibunuh.

Penumpasan  saat itu sistematis ( pake daftar target segala ) plus diperparah oleh amukan ( sebagian ) rakyat yang selama 1948-1965 ( 17 tahun ) sangat tertekan oleh penindasan PKI yang biadab. Dalam rentang waktu itu, banyak peristiwa yang terjadi , sehingga Hatta yang berulang kali mengingatkan agar para pelaku pemberontakan Madiun harus dihukum berat, tak berhasil mencegah tragedi yang lebih besar di kemudian hari ( G 30 S PKI ).

Sebagian korban rupanya belum bisa melupakan rasa sakitnya dan mengambil pelajaran dari tragedi tsb. Mereka pergi ke orang asing ( Mahkamah Internasional, lembaga internasional bentukan negara2 pemenang PD -2 / AS yang menjadi mastermind tragedi itu ). Lembaga sama yang telah merampas Pulau Sipadan dan Ligitan dari pangkuan RI dulu. Timor-Timur ( eks provinsi ke 27 Indonesia ) juga lepas dari NKRI karena permainan IMF dan PBB. Bantuan asing jangan dipercaya apalagi diandalkan untuk mengatasi persoalan bangsa kita. Mereka kompak kalau sudah urusan membonsai Indonesia agar tak bertaji melawan ketakadilan pemegang hegemoni dunia saat ini ( AS cs ).

Kali ini, sedihnya, digagas oleh sejumlah WNI yang kurang baca sejarah. Negara dituntut mereka untuk bertanggung jawab dan menyantuni korban ( saya sebagai WNI tak setuju uang saya/ publik dipakai untuk santunan mereka ). Presiden harus minta maaf pada korban ( saya juga tak setuju RI-1 sampai minta maaf. Minta maaf dan memaafkan itu mestinya antar korban tragedi dan mereka yang merasa dikorbankan. Hilangkan kebencian itu. Semua terjadi atas izin-Nya dengan rencana besar yang tidak kita ketahui saat ini. Korban jatuh di begitu banyak pihak. Rakyat jelata juga banyak yang sengsara dan dibunuh saat chaos itu. Tapi mereka tak neko2, apalagi ngadu ke lembaga asing dan minta ini itu. Cengeng ).

HILANGKAN KEBENCIAN DULU, BARU BISA ADIL

Jika anda mengalami ketidakadilan, seharusnya anda atasi dulu amarah anda sebelum anda bisa bersikap adil. Itu formula jitu untuk pemaknaan tragedi kelam bangsa ini. Ketika hidup sangat sulit ini membuat ( sebagian ) kita menjadi sangat buas. Amarah adalah salah satu pintu masuk setan. Apa mau dikata, khilaf adalah bagian dari kelemahan manusia. Setiap yang dikurangkan-Nya, pasti dilebihkan-Nya. Alah Maha Adil. Tetap optimis menyongsong masa depan negeri kita tercinta ini. Rezeki dari Allah, bukan dari pemerintah atau swasta. Jika anda berbuat baik, memberi maaf dan bekerja smart seperti WNI lainnya, maka Allah akan memuliakan dan mencukupi hidup anda. Insya Allah.

Saya berterima kasih pada TNI yang telah tangguh menjadi rival PKI sejak 1948 dan menyelamatkan NKRI. Ya, kita akui ada korban tak perlu sebagai bagian ketidaksempurnaan kita. But, we’re survive till the end, right ?

Saya turut belasungkawa dan bersimpati atas derita pahlawan revolusi, keluarganya dan korban2 tak bersalah dalam tragedi ini ( Pahlawan Revolusi korban pembantaian G 30 S / PKI : Jenderal Ahmad Yani , Letnan Jenderal Suprapto, Letnan Jenderal Haryono, Letnan Jenderal Siswondo Parman, Mayor Jenderal Pandjaitan, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Pierre Tendean, AIP Karel Satsuit Tubun, Brigadir Jenderal Katamso Darmokusumo, Kolonel Sugiono ). Semoga Allah mengangkat beban berat tsb dan membaikkan hidup anda segera setelah anda ikhlas menerima ujian-Nya. Amin.

Mengingat belum kokohnya pemerintahan saat ini untuk menanggung resiko konflik lebih luas dari penguakan tragedi ini, saya berpendapat : belum perlu ada investigasi oleh tim pencari fakta untuk penulisan ulang sejarah G 30 S/ PKI. Sudah banyak buku ditulis tentang ini dari pelaku2 sejarah atau pun sejarawan yang melakukan riset dengan biaya sendiri ( independen ). Saya sendiri merasa cukup dengan kesaksian Bung Hatta, salah satu proklamator kita, pemikir tangguh yang kredibilitas dan integritasnya sangat tinggi. Idola saya.

Saya berharap Komnas HAM lebih obyektif, profesional, proporsional dan menyeluruh ketika melihat semua dimensi dalam tragedi ini. Dirunut sejak 1948. Konstelasi dunia saat itu : Perang Dingin antara AS vs Uni Soviet ( Rusia-komunis sekarang. Stalin- Soviet, jaman Muso. Mao-China, jaman Aidit ). Cover bothside.

ARAH & ALASAN UNTUK RAKYAT. SURAT EDARAN KAPOLRI RELEVAN

Jika Jakarta sampai ‘batuk’ maka Jateng, Jatim, Bali dan daerah2 lain akan berdarah-darah saling bunuh. Syukur, Jabar ada Mashudi, dkk, sehingga TNI bisa bergerak cepat di provinsi ini untuk menangkap orang2 PKI sebelum ‘diadili’ rakyat di jalanan. Rakyat itu butuh arah dan alasan. Jika tidak ada tokoh terpercaya yang bisa memberi itu dan menyakinkan mereka, maka anarki yang meluluhlantakkan negeri-lah yang terjadi ( kita bicara people power yang tak seorang pun bisa menghentikan ).

Kita butuh figur2 seperti itu di masa ini. ( sehingga saya setuju Surat Edaran Kapolri soal hate speech sebagai pedoman anak buahnya bekerja, selama tak bertentangan dengan UU di atasnya dan tak disalahgunakan untuk membungkam analis dan kritikus yang berupaya memperbaiki negeri ini. Fitnah terhadap Jokowi sangat banyak. Kabarnya, turun 53 % berkat Surat Edaran ini. Fitnah adalah energi negatif yang harus dihentikan untuk menjaga kewibawaan pemimpin kita. Agar arah itu terlihat jelas oleh rakyat. Agar aksi main hakim sendiri sekelam ekses G 30 S/ PKI, tak terulang kembali ).

KITA URUS PELABUHAN

Pansus Pelindo dipolemik membuat kegaduhan politik. Pansus tsb dianggap relevan jika ada indikasi kuat terjadi power abuse ( penyalahgunaan kekuasaan ) seperti becking orang kuat selama proses penyidikan kasus lamanya dwelling time di Tanjung Priok. Kenapa Kabareskrim waktu itu ( BuW ) dipindah posisi sebagai ketua BNN ?

Selama ILC ( 3/11/2015 ) terungkap protes keras atas ketakprofesionalan aparat dalam menangani kasus ( dianggap menabrak peraturan yang lebih tinggi ). Saya ingat kegaduhan yang mirip ( kasus kriminalisasi pimpinan KPK : AS, BW ) yang terjadi masa Kabareskrim yang sama. Dia ( & para penyidiknya ) seperti tak bisa membedakan kesalahan dengan kejahatan. Semut di seberang lautan kelihatan, gajah di pelupuk mata tak kelihatan.

SM dan banyak orang gregetan atas kepala batu dan kurang smart-nya dia membaca situasi publik. Panas dingin hubungan Polri-KPK kembali menimbulkan keadaan tak menentu di masyarakat ( rupiah terpuruk ). Sampai pada satu titik tercetus kompak : copot saja orang itu. Protes Dirut Pelindo II jadi klimaks kejengkelan yang sudah bertumpuk-tumpuk terhadap cara kerja para penyidik. Saya termasuk warga yang senang, mantan ketua BNN/ Anang Iskandar yang terlihat smart dan bijak, sekarang memimpin Bareskrim Polri. Adem.

PRESIDEN KOK DIPANGGIL ? RI-1 GITU LOH.

Bahasa Pansus yang ‘memanggil Presiden/ Wapres’ juga salah dalam hukum ketatanegaraan Indonesia. Dengan sistem presidensial yang kita anut, 560 anggota DPR-RI yang bersidang paripurna baru setara dengan posisi presiden/ wapres. Artinya, tetap menggunakan kata ‘mengundang’, bukan ‘memanggil’. Presiden RI juga bukan petugas partai di mata publik. Pengurus partai berada di bawah presiden dan ‘melapor’ pada presiden. Indonesia bukan RRC yang presidennya di bawah ketua PKC. Saya memilih Jokowi karena kualifikasinya yang dibutuhkan Indonesia saat ini. Bukan partainya. Saya pun jadi tak suka jika pemimpin pilihan saya dibonsai menjadi ‘petugas partai’ dan ‘dipanggil’ DPR. President is number one for us ( RI-1 ). That’s it.

So, Pansus gaduh ? Proses hukum sedang berjalan. Pastinya, kesepakatan tanpa konsesi adil, alias merugikan Indonesia ( melanggar UU Pelayaran ) jika sudah kadung dibuat, ya, batal demi hukum. SDM Indonesia mampu mengurus pelabuhannya sendiri, kok. Setuju ?

Semoga pemaknaan yang arif atas sejarah kelam bangsa Indonesia bisa menguatkan kita ke depan. Kita harus berdikari dalam mengurus aset negara juga permasalahan bangsa. Indonesia bisa. Saatnya menatap ke depan dengan kebesaran hati. Shall we ?

Written by Savitri

13 November 2015 at 10:42

Ditulis dalam Nasionalisme

Tagged with , , ,

TB & Lansia : Gejala, Penyebab, Pencegahan, Pengobatan. Level Abis !

leave a comment »

TB

TB, penyakit pembunuh nomor 2 di dunia setelah jantung. Jika narkoba merenggut 33-50 nyawa perhari, maka TB 450 jiwa perhari. Jangan malu menggunakan masker hidung & mulut ketika berada di luar rumah ( polusi ) atau di keramaian orang. Karena ternyata banyak orang malu mengakui bahwa ia mengidap TB karena tak kuat berobat atau takut dicemooh kena penyakit gak level ( miskin ). Batuk 3 minggu gak sembuh2, itu gejala Ispa, mungkin TB. Ada orang batuk  atau bersin ? Pasang masker dan jaga jarak ketika bicara dengannya. This is very serious, man.. ( foto : medicastore )

TB. Tuberkulosis. Dianggap penyakit ‘gak level’, tapi pengobatan ‘level abis’. Sampai banyak yang menyerah. Tak meneruskan pengobatan. Tak kuat menanggung biaya. Berpura-pura sembuh. Menguatkan diri, menjalankan aktivitas seperti biasa. And then …dead.

Sabtu, 11 April 2015, Bu Sofie, tetangga kami yang setahun lebih muda dari Mamah, wafat karena TB.

Mamah, 13 Januari 2015, masuk RS.Advent ( Jl.Cihampelas, Bandung )  karena tak mampu beraktivitas lagi. Mengapa memilih rumah sakit ini ? ( TB lho, untuk Mamah kok main2 ). Sebetulnya, yang memilih itu Mamah. Mamah muslim, dokter spesialis paru yang merawat pun muslim.Bahkan, petugas kebersihan juga muslim.

Lagian, kakak sulung saya pernah dirawat di rumah sakit ini, September 2001. Ya, terkait peristiwa 9/11 yang menghebohkan itu. Kakak depresi, berlaku heboh/ kerasukan, mengira dunia kiamat setelah melihat gedung kembar itu hancur diledakkan di Amrik sana. Setelah sesiang semalam memeriksa, dokter lalu menyarankan kami membawa kakak ke Rumah Sakit Khusus Hurip Waluya ( Jl.Karang Tineung, Bandung ). Keputusan memindahkan itu, sebelum biaya membengkak, dan kesigapannya ( dibandingkan dengan RS.St.Y di mana Bapak wafat karena stroke ), mungkin, yang membuat Mamah memilih RS ini.

DEPRESI, ENERGI NEGATIF, MUDAH DIRASUKI JIN

Selama 40 hari, kakak di rawat di Hurip, disambung rawat jalan setahun lamanya dengan kontrol 2 minggu sekali ke psikiater dan diresepkan obat anti depresi seharga ratusan ribu usai dikontrol.( Kok, kakak bisa begitu ringkih ? ). Kakak demen menekuni ilmu tenaga dalam. Dari ibu berjilbab yang merawat 85 orang gila ( “Kick Andy”, MetroTV, 24/5/2015 jam 13-14.30 ) diketahui : orang yang menimba ilmu kebatinan ( dari banyak guru ) bisa gila/ kerasukan seperti yang menimpa adiknya. Ibu itu depresi pasca bersalin ( orang lain melihatnya seperti gila ). Jika ilmu pasien lebih tinggi dari penyembuhnya, maka setelah si pasien sembuh, gantian si penyembuh yang ‘gila’ ( setan berpindah ). Untuk memahami, saya kaitkan dengan info makhluk halus di acara “On the Spot”, Trans7, Senin-Jumat jam 19.15 – 20.15 : Makhluk halus yang energi negatifnya masih rendah baru bisa berujud lingkaran putih di kamera. Yang energinya menengah, sudah mampu menggerakkan kursi, laci, melayangkan mug, dll. Yang energinya tinggi, bekerja sama dengan dukun/ orang negatif, bisa mengguna-gunai, menyantet atau membunuh orang. Ujudnya sudah menyerupai orang seperti yang kita lihat di film2 hantu/ horor.

Ya, makhlus halus ( iblis, setan, jin ) bisa menembus dimensi manusia karena bantuan manusia. Tempat2 kumuh, gelap, terbengkalai. Rasa takut yang dimassalkan dengan tayangan mistis di TV dan bioskop. Mindset instan : ingin cepat kaya, naik pangkat, dapat pasangan, dengan mendatangi dukun/ ajengan yang berpraktek klenik.Kecelakaan dan pembunuhan memberi energi dahsyat ( seperti ‘highlander’ ) pada mahkluk halus sehingga ia sanggup bertahan ratusan tahun untuk mengusili atau melenyapkan manusia. Kita berperang melawan setan sampai kiamat. Setan adalah musuh yang nyata bagimu, firman Allah. Pikiran dan perilaku negatif ( seperti korupsi, kecanduan narkoba, miras, seks bebas, sikap boros, foya-foya, menghamburkan waktu dengan main game & judi online, lupa sholat 5 waktu, mulut kasar, dsb ) mengundang para makhluk halus datang menyerbu ruang2 manusia. Setan2 itu membesar dengan menyerap energi negatif dari manusia. Jadi, takutlah hanya pada Allah Swt.

DUNIA ADALAH ‘PENJARA’ BAGI ORANG BERIMAN

Masuk surga tidak instan. Hidup ini tidak instan. Ada perjalanan berat nan panjang yang harus dilalui. Penuh ujian dan godaan.Menjadi orang baik itu susah. Lebih banyak orang yang bisa diajak dan berkelakuan buruk seperti tsa, karena mudah ( lihat tayangan hiburan, sinetron dan mistis yang lebih banyak ditonton daripada siraman rohani, acara pencerahan, motivasi atau iptek ). Sadari, dunia ini ‘penjara’ bagi orang yang beriman. Kita baru bebas di surga. Orang bebas semau gue itu tak mau dipenjara di dunia ( mereka memilih dipenjara di neraka jahanam ). So, it’s your choice .. be a good person or a bad one.

Alhamdulillah, sekarang kakak sudah lulus D3 dan bekerja sebagai instruktur di politeknik dengan gaji lumayan. Pelajaran terpenting dari peristiwa tsb : Beribadahlah dengan cara yang dicontohkan Rasulullah di hadis shahih ( HR.Bukhari & Muslim ). Jangan aneh2 dengan rapalan nyeleneh demi mendapat ‘ilmu nan sakti’.

Lalu, bagaimana dengan Mamah ? Belajar dari pengalaman merawat kakak 14 tahun lalu : Pasien harus ditemani 24 jam per hari. Saya bergantian shift dengan 2 kakak saya selama 8 hari Mamah di rawat inap kamar kelas satu ( 2 bed, Rp 350 ribu/ hari ).Pasien sering drop emosinya : merasa tak berdaya dan tak berguna. Kita ( penjaga ) mesti kerap membangkitkan semangat hidupnya, memotivasi dan membantunya minum obat, makan hidangan rumah sakit, mengantarnya ke WC dengan labu infus ( Mamah habis 11 labu nutrisi dan 7 labu antibiotik seharga Rp 200-400 ribu per labu ), menemaninya berjemur matahari pagi selama 15 menit ( sebelum jam 10 ) per hari dan membantu pasien menyampaikan keluhan dan menjawab pertanyaan dokter juga perawat. Setelah 2 hari, dokter belum tahu persis apa penyakit Mamah, saya bertanya :

1. Mamah sakit apa ?
2. Mamah bisa sembuh dengan cara apa ?
3. Dari range 1-10 ( berat ), penyakit Mamah di level berapa ?
4. Adakah gaya hidup Mamah yang harus dirubah ?
5. Apa makanan yang dipantang ? Yang harus banyak dimakan ?
6. Perkiraan berapa lama Mamah dirawat di RS ?

PENJAGA PRO-AKTIF, PASIEN SEMBUH, BIAYA TERJANGKAU

Kita harus mengawal perawatan tsb dengan kritis dan disiplin. Sampai mengecek level cairan di labu infus dekat tangan pasien. Sebelum cairan habis, gerakkan roda penghenti aliran infus ( sebelum darah pasien ganti tersedot ke labu atau pembuluh darah pasien kemasukan gelembung udara ), lalu panggil perawat jaga ( bisa dengan memencet bel di kepala ranjang pasien ) untuk mengganti dengan labu baru. Kalau tangan pasien sudah bengkak terisi penuh cairan, kita bisa minta perawat untuk memindahkan jarum infus ke tangan lainnya. Memang, 1-2 jam sekali ada perawat jaga yang keliling melihat kondisi dan kebutuhan pasien. Tapi, namanya ‘human error’ ada di mana2, kita harus mengerahkan ‘pengamanan berlapis’ dan pro aktif saat menjaga anggota keluarga kita, terutama ibu yang dalam agama disebut 3 kali melebihi bapak. Surga di telapak kaki ibu, man.. Ibu ridho, Allah ridho.

Bu Kaman, ibu mertua kakak ke-2 di Majalengka, wafat 22 Mei 2015. Hari2 terakhir hidup beliau, terlihat kurus kering di kursi roda dengan kaki mengecil. Tanpa semangat hidup. Kerja kerasnya di sawah, menjadikannya orang kaya di kampung, seolah antiklimaks dengan akhir hayatnya. Hidup harus seimbang. Hidup bahagia di dunia dengan hati damai ( taat beragama ), badan sehat, good job dan keluarga rukun. Pilih teman dan pasangan yang baik akhlaknya. Setelah menikah, perhatikan dan kawal perkembangan suami dan anak agar punya 4 hal tsb. Karena saat kita drop, mereka-lah yang akan menjaga dan menyemangati kita.

Di acara “Spotlight” ( Trans7, tiap Sabtu, Minggu jam 10.30-11.30 ), diberitakan, banyak janda yang menyusul wafat, setelah kematian suami belahan hatinya. Dikunjungi 3 kali seminggu tak menyurutkan kesedihan dan putus asanya. Apalagi kalau ditinggal sendirian di RS ( yang ada kamar jenazahnya, plus 200 kerangka dikubur di bawah RS, dengan suster ngesot, nenek gayung, segala macem. Terbayang horor dan histerisnya ).Pasca wafatnya bapak, saya menempeli Mamah seperti perangko. Tidur seranjang dengannya. Saat TB ( dianggap menular & berbahaya ) pun, saya ‘kontrol’ ( fisik dan psikisnya ) tiap pagi dan petang seraya membawa hidangan sarapan, makan siang + obat, dan makan malam. Saya nonton apa yang disukai Mamah ( acara “On the Spot” dan “Spotlight” ) supaya nyambung ngobrolnya.

Jadi, Mamah sakit apa ? Oya, setelah rontgen, CT Scan ( habis Rp 3 juta ), tes darah, dahak, urine, Mamah didiagnosis sakit Tuberkulosis ( TB/TBC ), pneumonia dan hipertensi. Tiga penyakit kelas maut yang jika tak dirawat dengan baik pasti merenggut nyawa. Ini baru benar2 horor buat saya. Bayangkan, dari hipertensi saja, penderita bisa lanjut ke serangan jantung, diabetes dan gagal ginjal. Obat TB yang sejatinya 12 butir itu ( diminum 6-9 bulan ) jika terakumulasi di ginjal ( tak terbuang residunya dengan lancar karena kurang minum atau jarang kencing ) bisa berakibat gagal ginjal yang menuntut cuci darah jutaan rupiah.

APA ITU TB ?

TB adalah infeksi yang disebabkan kuman yang meronggai paru-paru.Tugas sistem pernafasan adalah memasok oksigen ( O2 ) ke dalam darah dan membuang karbondioksida ( CO2 ) ke luar tubuh. 10 menit otak tak disuplai oksigen, manusia akan mati. Paru-paru membiarkan udara ( O2 ) masuk dengan cara mengembang dan udara keluar ( CO2 ) dengan cara mengerut. Paru2 digerakkan oleh otot2 rusuk yang melengkung di sekitarnya dan diafragma ( selembar otot di bawah paru ). Dan setahu saya, otot baru bisa bekerja jika disuplai darah dari jantung. Jika jantung payah ( hipertensi ), sebagian sel paru terisi cairan ( pneumonia ) dan bakteri ( TB ) maka kegiatan fisik lebih dari sejam sudah membuat Mamah terengah-engah ( pasien lain yang lebih parah, sesak nafas ). Setelah Mamah dirontgen terlihat flek putih di bagian bawah paru kanan. Setelah Mamah dicek darah terbaca kadar leukositnya 19.000 ( normalnya antara 4400-11.300 ).

Seperti flu atau selesma, TB bisa ditularkan melalui tetes ludah/ dahak yang mengandung bakteri ( Mycobacterium tuberculosis ) yang terpercik saat batuk, bersin atau kontak langsung dengan luka di kulit penderita TB. Dalam tetes2 ini, kuman bakteri dapat hidup beberapa jam dalam udara panas lembab dan nanah selama beberapa hari.

Gejala terserang TB :

  • Kelelahan fisik
  • Kehilangan berat badan secara bertahap
  • Berkeringat di malam hari
  • Sakit nyeri di bagian dada atas
  • Batuk yang dapat disertai dahak atau darah
  • Interval nafas pendek ( terengah )

APA ITU HIPERTENSI ?

Hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi melampaui batas normal pada dinding nadi. Ketika jantung mengerut ( sistolik ) normalnya pada angka 110-140, dan mengendur ( diastolik) normalnya pada angka 70-90 di alat sfigmomanometer. Tekanan darah dipengaruhi kekuatan pompa jantung, elastisitas pembuluh darah, jumlah cairan darah, aktivitas dan emosi penderita. Mamah jadi pusing, atau berkunang-kunang, jika hipertensinya kumat. Hindari stres dan kegemukan serta batasi makan garam, karena hipertensi yang tidak dirawat baik dapat berakibat fatal ( mati ). Hindari hujan, air dan udara dingin bagi penderita pneumonia.Mamah jadi batuk seharian, mau pilek, meriang lemas, jika udara dingin. Seorang peneliti tewas di lokasi bersalju karena pneumonia. Jadi, baiknya ngumpet dan berselimut saja di kamar yang hangat jika hujan turun atau udara mendingin.

Saya lihat ada garis spidol hitam berbentuk kotak di tangan kanan Mamah. “Apa tuh, Mah ?” tanya saya.”Kalau bengkak kemerahan,itu tanda bakterinya ganas,” jawab Mamah. Setelah saya baca di internet : reaksi kemerahan itu tanda penderita telah divaksin BCG atau pernah mengalami infeksi primer, ada antibodi terhadap basil tuberkulosis dalam darah. Yang belum divaksin BCG akan lebih mudah terserang TBC ( lebih sulit pengobatannya ) yang ditunjukkan reaksi negatif ( tidak bengkak merah ).Reaksi Mantoux ( tuberkulin ) untuk menentukan belum atau sudahnya seseorang terinfeksi basil TBC, dengan cara menyuntikkan intradermal, filtrat dari pembiakan basil.Di hari ke-3 setelah penyuntikan basil, bengkak merah melewati batas kotak. Wah ..

ANTIBIOTIK  RP 400 RIBU PER LABU

Dokter lalu mengganti labu infus aneka vitamin dan mineral itu dengan labu antibiotik. Bengkak pun mengempis. Kulit Mamah rata kembali. Hari ke-8, Mamah diperbolehkan pulang untuk dilanjutkan dengan rawat jalan minimal 6 bulan. Selama 8 hari pengobatan di RS, biaya tercetak Rp 18 juta lebih. Untuk pelayanan ramah ( perawat, petugas gizi, kebersihan, satpam ), makanan vegetarian enak, dokter spesialis S-3 cakap, kamar bersih nyaman higienis ( sirkulasi udara lancar, cahaya matahari masuk ) pantaslah. Kami sengaja tak memberitahu banyak orang ( cukup anggota keluarga inti ) agar tak banyak tamu yang menjenguk, sehingga Mamah bisa istirahat total.( Olga Syahputra yang wafat ..April 2015, setahu saya, koma setelah dijenguk banyak orang yang datang silih berganti menyulitkannya tidur, bahkan makan dan minum obat tepat waktu ). Begitu pula saat di karantina di lantai 2 rumah kami. Tak banyak yang tahu pasti, kenapa Mamah off di banyak kegiatan yang selama ini diikuti. Jika ada yang gigih bertanya, kami jawab : Mamah sakit radang paru, perlu istirahat total 6 bulan, jangan dijenguk, mohon doanya saja. Terima kasih.

21 Januari 2015, dokter meresepkan obat sbb :
1. Rimstar 4FDC no.90 ( obat TB diminum jam 15.00 sebanyak 3 butir/ hari )
2. Elkana no.30 ( vitamin sebutir/ hari )
3. Zyloric 300
4. Exforge 5/160 no.30 ( obat hipertensi sebutir/ hari )
5. Sanfuliq no.30 ( vitamin sebutir/ hari )

Harga Rimstar per butir di Apotek Utari ( milik PT.Pos Indonesia ) Rp 8 ribu. Sebulan butuh dana Rp 720.000,- Exforge, Rp 313.000 per strip ( isi 12 butir ). Belum obat lainnya. Benar2 penyakit mahal. Jika obat sampai bolong atau telat diminum, maka pengobatan mulai dari nol lagi. Sampai 6 bulan lagi. Wah..

DI RUMAH SAKIT TETAP NASIONALIS

Saya kaget, waktu Dr.Marwan bilang masyarakat kita menganggap TB adalah penyakit ‘gak level’ yang acap menimpa orang miskin. Mereka lebih bangga kena stroke, jantung, diabetes, yang biasanya menimpa orang2 berduit yang kelebihan makan. Padahal, Margaret Teacher ( mantan PM Inggris ) wafat karena sakit paru. Lee Kuan Yew ( pendiri dan mantan PM Singapura ) wafat 23 Maret 2015 karena sakit pneumonia ( radang paru karena infeksi sampai sebagian paru terisi cairan, bukan oksigen ).Saking banyaknya penderita TB di Indonesia, sampai orang asing melihat Indonesia sebagai negara miskin. Saya sampai ternganga lebar ketika tercetus ungkapan ‘saya tak bangga Indonesia’ karena cemooh warga asing seperti itu. Saya lalu menukas,”Bapak mesti bangga jadi orang Indonesia. Kalau Bapak ( yang sudah sepuh senior ) gak bangga, apalagi kami kaum muda ( yang baru bau kencur ini ) !”. Buat kami bangga, ada orang Indonesia yang bisa ngobati TB seperti Bapak. Kalau anda bisa jadi dokter, jadilah dokter yang hebat. Kalau saya hanya bisa jadi blogger jadilah blogger yang hebat. Setiap kita yang hebat dengan apa yang kita bisa, maka Indonesia akan hebat dan membanggakan. Setuju, Dok ? ( kenapa saya jadi berapi-api gini kalau ngomongin Indonesia ).

Selama perawatan Mamah, saya absen blogging 3 bulan. Karena letih, tapi terus menguatkan diri, melabrak jam istirahat, stres mendengar keluhan Mamah hampir seharian, saya terserang vertigo. Pandangan berputar, jungkir balik jika bangkit dari tidur, menggerakkan kepala tiba2, menunduk atau mendongak. Setelah menghimpun info dari TV dan internet, saya tidur tak kurang 8 jam per malam dan minum vitamin B complex selama 3 minggu akhirnya saya tak vertigo lagi.”Kayak orang tua saja kena vertigo,” celetuk Pak Made, pelanggan lukisan saya. Yah, begitulah .. tapi saya dikira masih berumur 20 tahunan oleh dokter. Alhamdulillah..

Sejak bulan ke-4, obat TB Mamah tinggal sebutir, yaitu Rimactazid 450/300 mg ( mengandung zat Rifampicin 450 mg dan Isoniazid 300 mg ).

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik kenakan masker ketika orang lain batuk2 ( karena kita tak tahu, apakah dia tipe orang yang menyembunyikan penyakit TB-nya karena gengsi atau tak kuat biaya pengobatan ). Mamah sering diundang arisan, pengajian dan tahlilan. Hampir tiap hari keluar rumah untuk kegiatan sosialita semacam itu. Sungkan menampik undangan tetangga. Padahal, di atas usia 40 tahun, kegiatan yang menguras tenaga atau gerak cepat ( seperti futsal, sepak bola, bulutangkis, mendayung ) harus dikurangi.Olahraga/ kegiatan yang baik untuk lansia adalah memanah, bowling, mendaki bukit yang lembut, golf, berkebun, fotografi alam dan melukis. Pembuluh darah lansia ( usia di atas 50 tahun ) sudah dikeraki lemak, digetasi rokok, kopi, dsb, sehingga tak lagi selancar saat muda belia ketika dilewati darah yang mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh penjuru organ pikir dan geraknya.Penderita umumnya baru sadar mengidap TB setelah divonis dokter dan terlanjut menjangkiti orang2 di sekitarnya. TB bisa kambuh jika pasien tak disiplin menjaga gaya hidup sehat.Lebih berat dan berakibat fatal.

Minum obat sebaiknya tak diganggu dengan minum teh, kopi, susu, air jeruk dan air kelapa pada 2 jam sebelum dan sesudahnya agar khasiat obat bisa maksimal. Upayakan minum air putih 8 gelas ( 2 liter ) tiap hari secara bertahap ( jangan sekaligus ). Air putih bisa mengurangi stres dan membuang zat2 yang tak diperlukan tubuh. Sikat gigi 30 menit setelah makan malam ( jam 18.00 sudah tutup jalur agar nutrisi masih sempat dibakar untuk kegiatan sebelum tidur malam, tidak disimpan sebagai lemak yang menggemukkan badan ). Rajin melakukan kegiatan fisik intens selama 40 menit di pagi hari, berjemur 15 menit di bawah matahari pagi. Upayakan kamar bersih bebas debu, dengan udara segar berganti ( cross ventilation ) dan dicahayai matahari ( untuk mematikan kuman ). Lebih banyak bersyukur dan berpikir positif. Daya tahan tubuh yang prima bisa menepis aneka penyakit.

Stay healthy, people … and … Selamat menunaikan ibadah puasa 1436 H

=========

* Sebagian wanita dengan tugas pengabdian/ pelayanan masyarakat mungkin lebih cocok menyendiri, karena sangat langka pria mau berbagi waktu dan perhatian dengan hal tsb. Lelaki umumnya ( bertingkah ) seperti bayi besar yang menuntut perhatian nomor satu dari pasangannya. Apalagi jika populasi pria banding wanita sudah menjadi 1 : 50 kelak. Sebagai orang Timur, wanita jangan datang apel ke rumah pria, apalagi cekikikan centil sampai larut malam. Wajarnya, pria-lah yang mengejar dan ngapelin wanita. Tak perlu menjadi wanita murahan, dengan ngobral fisik dan materi untuk pria ( apalagi jenis yang tak layak ). Cewek obralan untuk cowok gombal. Wanita baik untuk pria baik.

Jodoh itu setia dan jelas. Jika terlihat tanda2 dia genit mengundang cewek2, tebar pesona, merayu cewek lain, selingkuh, tak jujur, ada banyak hal yang ditutup-tutupinya, maka segera tinggalkan dia sebelum dia menyengsarakan dan menyia-nyiakan umur dan waktu berharga anda. Tak perlu menunggu sampai anda bosan dengan kebodohannya yang meletihkan.Waktu tak bisa kembali. ( apa banteng Taurus selalu berkepala batu ? Saya kenal 4 Taurus, baik betina maupun jantannya berkarakter sama. Dari mana datangnya keangkuhan itu ? Orang bertabiat feodal/ superior tak bisa demokratis. Relasi yang dipahami adalah atasan bawahan. Tak mampu menerima suara lain yang berbeda dengannya. Menuntut kepatuhan mutlak dengan cara merendahkan atau menindas. Komunis pun demikian ). Dalam hubungan cinta lawan jenis mestinya tak ada kesempatan kedua,  agar peselingkuh jera. Tak mengulangi kesalahannya, atau menghentikan niat pria lain yang hendak mengkhianati pasangannya.

Saya setuju jika pencabul anak ( pedofilia ), pemerkosa, pengguna PSK ( kalau perlu peselingkuh, pezina, pelaku seks bebas juga ) dikebiri agar banyak kerusakan akibat syahwat maksiat bisa dihindarkan, sekaligus menyukseskan program KB ( mengurangi laju pertumbuhan penduduk ). Tahun 2015, Indonesia sudah berpenduduk lebih dari 250 juta jiwa.

** Anda pernah merasa ‘boring’ atau ‘dipaksa’ duduk berjam-jam mendengar celoteh lansia yang seolah tanpa jeda. Nyerocos sendiri, keluh kesah, negatif thinking, seolah tak kuasa dihentikan. Besoknya, cerita sama diulang kembali. Sungguh meletihkan. Saya menduga lansia mengulang-ulang nostalgianya karena berharap mendapat perhatian sebesar pertama kali pengalaman itu diceritakan. Dengan terus menurunnya kapasitas fisik dan fungsi panca indera, lansia cenderung merasa ditinggalkan, tak berguna, sendiri, kesepian. Kita yang muda, kalau bosan, dengan mudah hang-out ke luar rumah, menghadiri even2 kota atau citysight. Lansia sudah terengah jika berjalan kurang dari 100 meter saja. Saya masih kuat jalan 2 jam nonstop. Jalan menanjak dari rumah ke kantor kecamatan bisa saya lalui tanpa pegal keesokan harinya, seperti yang dikeluhkan Susi, teman seperjalanan saya yang 3 tahun lebih muda.

Betapa kesenjangan fisik dan pikir yang ada di antara saya dan Mamah, pasca TB. Rencana keliling pantai Indonesia berdua mesti ditinjau kembalil. ( setahu saya, ada beberapa lansia usia 72-92 tahun yang masih kuat naik haji, lari sprint, bahkan memuncaki Everest. Hmm.. tapi kekuatan itu rupanya bukan milik Mamah. Jika saya selansia Mamah, apakah saya akan seribet itu ? ( plus full repetisi nostalgia ? ). Waktunya sekarang saya menyarankan Mamah ( meski anak selamanya akan dianggap anak kecil oleh ibunya, meski makin lansia seseorang makin mirip anak kecil dengan segala rengekan dan haus perhatiannya.’Anak kecil’ menuntun ‘anak kecil’ ya seperti ini ). Berikut, nasehat untuk lansia :

  1. Gunakan tabungan dengan bijaksana. Jalan2 cari suasana baru atau kesegaran pikiran jika sempat dan kuat.
  2. Hidup di sini dan sekarang ( bukan besok atau kemarin/ nostalgia ) dengan perbuatan baik.
  3. Bermain dengan cucu jika ada ( bukan sebagai baby sitter atau satpam jika anak atau mantu ke luar kota )
  4. Terima dengan ikhlas dan sabar semua kemunduran fisik, lemah, sakit nyeri sebagai proses penuaan yang alami.
  5. Jangan capek atau banting tulang lagi untuk menumpuk harta. Usia 18 tahun, pria muslim seharusnya sudah bisa menafkahi diri. Yang gadis, bisa mengambil alih pekerjaan rumah ( ke pasar, memasak, mencuci, membersihkan rumah, membuang sampah, dsb ). Yang sudah menikah dan mampu, gantian menafkahi ortu atau mertua yang tak mampu secara ekonomi. Jika ranjang sudah dirapikan dan makanan sudah disediakan untuk lansia/ ortu tiap harinya, kita sebagai anak dianggap tak berdosa jika meninggalkan rumah untuk melakukan aktivitas keseharian kita. Lansia juga dipersilakan enjoy dengan kegiatannya ( sholat, ngaji, baca buku, nonton TV, berkebun, dsb ).
  6. Nikmati hidup dengan berinteraksi ( ngobrol ringan ) dengan pasangan, anak, cucu dan sahabat yang dekat dengan lansia, bukan karena harta atau kedudukan.
  7. Maafkan diri dan orang lain ( hilangkan benci dendam ) demi ketenangan batin.
  8. Jangan takut mati. Mati itu pasti. Bersahabat dengan kematian sebagai bagian hidup yang normal. Kalau amal lebih banyak dari dosa, manusia bisa mati tersenyum dan dilapangkan kuburnya.
  9. Banyaklah bercanda ( jangan kesal, marah2 melulu ) agar para pendengar senang dan menyempatkan ngobrol dengan anda/ lansia. Lihatlah, para nenek ceria yang optimis dan bergaya muda di media sosial. Sangat banyak follower-nya. Siapa sih yang tak tertarik dengan wanita energik ? ( apalagi lansia yang semangat hidupnya menginspirasi kaum muda ). Jadilah rruarrr biasa ( hebat ) juga di kala lansia. Moga2 anda dan saya bisa demikian di saat lansia. Happy old ! ).

*** Selamat bagi walikota kita, Ridwan Kamil dan para stakeholder yang menyukseskan penyelenggaraan HUT ke-60 Konferensi Asia Afrika ( KAA ), 19-24 April 2015 lalu. Bandung yang kota Asia Afrika, kini akan menjelma smart city, kota dunia ( Agustus nanti, bos Facebook dan Twitter akan tandang ke Bandung atas undangan Kang Emil ). Begitu banyak acara menarik diadakan di Bandung dan Jakarta, namun saya hanya bisa menonton dari layar TV di rumah, sambil jaga Mamah yang sakit. Menulis pun baru bisa sekarang. Bandung Spirit is in my heart too… Hatur nuhun..

**** Perseteruan Golkar belum usai rupanya. KPU sebetulnya tak perlu ragu ( seperti diombang-ambingkan ) dengan ulah sebagian politisi Senayan. Sah atau tidaknya SK Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, tak berpengaruh pada keabsahan kepengurusan hasil Munas Ancol, karena Mahkamah Partai-lah yang tertinggi menentukan, seperti tercantum di UU Parpol. Yang tertera di KemenkumHAM itulah yang berhak ikut pilkada serentak. Keputusan PTUN telah melebihi kewenangannya. Ketua KPU, Husni Kamil Malik, yang fasih mengumumkan hasil rekapitulasi suara dan pemenang pilpres 2014 tanpa teks, sempat mempesona seisi rumah. Keep your charm, Mister ..

Written by Savitri

12 Juni 2015 at 11:50

Ditulis dalam Nasionalisme, Ragam, Wanita

Tagged with ,

Sehat Sejahtera dengan Bandung Berkebun. Denda K3 Rp 50 juta. Berani ?

leave a comment »

Cabe_agenpupuknasa

Cabe, sering jadi komoditi seksi menjelang Hari Raya. Menu Indonesia sering ditemani sambal nan pedas. Namun, harga cabe yang melambung kerap memusingkan kita, pelaku dapur yang ingin menceriakan seisi rumah. Bandung Berkebun ( Urban Farming ) solusinya. Yah.. tukang masak, tukang kebun juga. All in.

Cabe. Seribu rupiah per biji ? Terlalu. Bahkan, donat di warung tetangga, yang berlipat besarnya, harganya masih seribu per biji. Sebelumnya, seribu, saya bisa dapat 4-6 cabe dalam sebungkus plastik. Sayuran lain seperti brokoli, kembang kol, sawi hijau/ putih, wortel, toge, labu, dll, pun dibandrol Rp 1000,- per bungkus siap comot. Namun sekarang, sebagian besar mengikuti si cabe. Why ?

Salam 2 jari, celetuk si penjual cengengesan. Wuihh.. ( sempet updating berita di TV rupanya ). Premium naik 2 ribu per liter berimbas pada harga cabe dkk ( tapi anehnya setelah BBM diturunkan lagi, si cabe emoh turun ).  Ketika harga minyak dunia turun, komoditi seksi ini masih gengsi.  Katanya, pasokan kurang akibat banjir dan longsor di sejumlah wilayah di tanah air ( saya pikir Jokowi mau disalahkan lagi ).

Ya, maklum, Indonesia nomor satu di dunia dalam hal longsor, tsunami dan letusan gunung. Dari data, musibah longsor terbanyak terjadi di Jawa Barat. Siapa yang mampu melawan kekuatan alam ?

Lalu, bagaimana dengan urusan sambal dan nasi goreng bisa berlanjut di meja makan kita ? Bandung Berkebun, jawabnya.Usaha melestarikan makanan terenak di dunia ( nasi goreng ke-1, rendang ke-2 ) harus terus digalakkan. Mamah, kakak dan saya yang kerap membuat nasgor sebagai upaya penyelamatan nasi kemarin butuh bahan wajib berwarna merah tsb. Kabinet kerja, kerja, kerja. Dapur sederhana, sederhana, sederhana ( .. jadi, ceritanya Bandung Berkebun itu ? )

Bandung kota sayur ( lho ? Bukannya kota kembang ? ). Sayur bertebaran di mana-mana. Di plastik bekas. Di pot. Di pot bersusun dari talang plastik ( paralon ) pada rangka besi atau bambu. Ditaruh di samping tembok rumah. Di halaman seluas 8-12 m2. Satu pot susun dari talang bisa ditanami 64 sawi hijau. Wah, masyarakat bisa sejahtera jika kebutuhan cabe, sayur, buah, ikan bisa dipenuhi secara swadaya di rumah masing2. Sisanya dijual. Jika di Kabupaten Bandung ada 7000 hektar pekarangan rumah ( luas areal sawah 31.000 ha ) maka di Kota Bandung ada berapa ya ?

BARTER  atau E-MONEY ? Ah, atur-atur saja ..

BdgBerkebun

Jika masa revolusi, bambu runcing menjadi senjata andalan para pejuang Indonesia. Maka di masa merdeka, bambu dimanfaatkan untuk media tanam sayur mayur. Definisi pahlawan diperluas : bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar. Ortu dan saudara terbebas dari kanker usus karena rajin makan sayur/ serat. Udara di sekitar kita menjadi segar untuk dihirup. Kehijauan yang meneduhkan sungguh nyaman dipandang mata. Bandung kota sayur ? Dekat kok dengan kota kuliner yang sudah lebih dulu disandang. Cucok deh.

Kabupaten Bandung sudah memulainya sejak tahun 2012 dengan membagi bibit aneka sayuran, kompos, media tanam dan media untuk ternak ikan senilai Rp 15 juta per kelompok. Kawasan Rumah Pangan Lestari ( KRPL ) digerakkan Kelompok Wanita Tani beranggota 20 orang. Sayur yang dipanen bisa dijual ke Pasar Soreang untuk mengisi kas organisasi atau membeli kebutuhan rumah tangga lainnya. Cabe hitam, cabe rawit, brokoli, sawi hijau, daun bawang itu bisa dibarter sayuran lain dengan tetangga ( bukankah kecenderungan kini ke arah paperless/ transaksi non tunai/ e-money. Barter juga gak pake kertas kok, sejak ribuan tahun lalu malah. Biar hutan tropis kita tetap rimbun nan lebat. Aneka satwa hidup tenang. Gak ngamuk masuk desa, bahkan kota. Piece.. ).

Dadang Naser, Bupati Bandung, berharap kantor2 di Komplek Pemkab Bandung, kantor kecamatan dan balai desa ikut menggalakkan, karena beliau sudah memberi contoh di halaman rumah dinasnya.

Jika pak wali ( Ridwan Kamil ) ingin warga Bandung bisa memproduksi sayur, tak hanya mengkonsumsi sayur, maka halaman dinas beliau, tentu bersemai sayur mayur tsb. Dalam Perda Kota Bandung nomor 11 tahun 2005 tentang K3 ( Ketertiban, Kebersihan & Keindahan ) yang sejak 1 Desember 2014 kembali didengungkan, ada kewajiban menanam pohon pelindung/ produktif, tanaman hias, apotek hidup, warung hidup, dengan denda Rp 250.000,- bagi pemilik rumah yang tak melaksanakan.

Di rumah kami, sudah ada tanaman daun bawang, seledri, pandan, pohon cincau, jeruk purut, lidah buaya, bunga kamboja, dll. Mirip hutan kecil. Mamah yang energizer ( rajin bekerja ) adalah seniman kebunnya. Top ( saya bagian memetiknya, hehe.. ).

Kata Tatang Kusdinar ( pembina Kelompok Wanita Tani Rosela di Cijambu Air, Desa Sukanagara, Kab.Bandung ), warga bisa berhemat minimal Rp 3000 per hari. Masa panen sayur antara 25-40 hari. Halaman rumah seluas 12 m2 yang ditanami sayuran bisa menutupi kebutuhan dapur. Sisanya bisa dijual. Dalam 3 bulan bisa memperoleh Rp 60.000,- ( PR, 20/5/2014 )

KENA ISPA ? GAK LEVEL. Tanam pohon dan sayur dong..

Penanaman pohon dan sayur juga bisa mengurangi pencemaran kota. Jika anda bukan perokok, tapi batuk ( disertai dahak ) tak sembuh2, bisa jadi anda terkena bronkhitis ( peradangan bronkus paru-paru disebabkan polusi, rokok, serbuk asbes, silika, debu. Ispa = infeksi saluran pernafasan, seperti TBC, pneumonia, brokhitis ). Lalu, bagaimana nasib penduduk desa yang selama ini menjual hasil pertaniannya ke kota ? Ada program Rp 1 miliar untuk ( pembangunan ) desa yang sudah diundangkan. Ada pula himbauan agar para pebisnis meluaskan usaha di desa untuk mengurangi arus urbanisasi ke kota. Rezeki Allah dari mana saja. Don’t worry..

Cabe ? Akan ditanam di halaman rumah kami. Problem’s solved.

===============================================

Berikut pelanggaran K-3 yang dikenai denda di Kota Bandung :

NO.
URUT
PELANGGARAN TERHADAP KEWAJIBAN, KEHARUSAN DAN LARANGAN
SETINGGI TINGGINYA
BESARAN BIAYA
PENEGAKAN HUKUM (Rp)
1
2
3
1.
Setiap pejalan kaki yang akan menyeberang jalan harus menggunakan sarana jembatan penyeberangan atau marka penyeberangan (zebra cross), apabila di jalan dimaksud telah dilengkapi sarana jembatan penyeberangan atau marka penyeberangan (zebra
cross).
Rp. 250.000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
2.
Setiap pemakai jasa angkutan umum di jalan harus naik atau turun dari kendaraan di tempat pemberhentian yang telah ditetapkan.
Rp. 250.000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
3.
Setiap angkutan umum bis kota, angkutan kota dan sejenisnya harus berjalan pada ruas jalan yang telah ditetapkan dan tidak diperbolehkan berhenti selain di tempat pemberhentian yang telah ditetapkan.
Rp. 250.000,00 (DuaRatus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
4.
Setiap pengendara kendaraan roda dua, motor dan sejenisnya harus berjalan pada ruas jalan yang telah ditetapkan dan tidak diperbolehkan memasuki ruas jalan jalur cepat.
Rp. 250.000,00 (DuaRatus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
5.
Kewajiban menanam pohon pelindung/produktif, tanaman hias dan apotek hidup, warung hidup serta tanaman produktif di halaman dan pekarangan bangunan.
Rp. 250.000,00 (Dua ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
6.
Kewajiban menyediakan tempat sampah di dalam pekarangan bagian depan.
Rp. 250.000,00 (Dua
ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
7.
Merusak trotoar, selokan (drainase), brandgang, bahu jalan (berm) yang ada di sekitar bangunan.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
8.
Kewajiban memelihara rumput, pohon dan tanaman lainnya di halaman dan sekitar bangunan.
Rp. 250.000,00 (Dua
ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
9.
Kewajiban memelihara bangunan dan pekarangan dengan cara mengapur, mengecat pagar, benteng, bangunan bagian luar, secara berkala dan
berkesinambungan.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
10.
Kewajiban memelihara bangunan dan pekarangan dengan cara mengapur, mengecat pagar, benteng, bangunan bagian luar, khusus untuk bangunan dan
pekarangan yang berada di sekitar lingkungan jalan protokol dilakukan sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali dan selambat-lambatnya setiap awal bulan Agustus.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
11.
Setiap pelaku kegiatan / usaha yang berpotensi sebagai sumber pencemar tidak bergerak wajib melakukan pengukuran sebagaimana di maksud dalam Pasal 22 ayat (1) dan melakukan pelaporan kepada Walikota atau Pejabat yang ditunjuk sekurang-kurangnya setiap 3 (tiga) bulan sekali.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
12.
Setiap bangunan diwajibkan mempunyai jaringan air kotor termasuk sarana dan prasarana air kotor .
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
13.
Bilamana di suatu tempat tidak terdapat jaringan air kotor, maka setiap pemilik bangunan wajib membangun tangki septik yang memenuhi persyaratan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
14.
Setiap kendaraan baik sebagai angkutan penumpang dan/atau barang yang bergerak di daerah wajib dilengkapi tempat sampah.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Ribu Rupiah).
15.
Setiap perusahaan atau industri yang menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun wajib menyediakan prasarana dan sarana pengolah limbah.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
16.
Mendirikan, melindungi dan merahasiakan tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan permainan yang mengarah kepada permainan peruntungan atau mengarah kepada perjudian.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
17.
Membuat, mengedarkan, menyimpan, menimbun, menjual, menyulut petasan tanpa ijin.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
18.
Menjual minuman keras tanpa ijin. Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
19.
Membuat gaduh sekitar tempat tinggal atau membuat sesuatu yang dapat mengganggu ketentraman orang lain, seperti suara binatang, suara musik, suara kendaraan dan lain-lain.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
20.
Memperjual belikan Hewan-hewan yang dilestarikan dan atau membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di tempat umum. Rp. 5000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
21.
Menangkap dan memelihara binatang-binatang yang dilestarikan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
22.
Merokok di tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, dan tempat yang secara spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah)
23.
Membuang benda yang berbau busuk yang dapat mengganggu penghuni sekitarnya.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
24.
Bermain layangan, ketepel, panah, Pistol angin, melempar batu dan benda-benda lainnya di jalur lalu lintas.
Rp. 250.000,00 (Dua
ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah)
25.
Mempergunakan daerah milik jalan selain
peruntukan jalan umum tanpa mendapat ijin dari Walikota.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah)
26.
Mempergunakan kendaraan becak baik penumpang maupun pengemudi di ruas-ruas jalan bebas becak yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
27.
Mengotori dan merusak perkerasan jalan, drainase, jalur hijau dan fasilitas umum lainnya.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
28.
Berusaha atau berdagang di trotoar, jalan/badan jalan, taman jalur hijau dan tempat-tempat lain yang bukan peruntukannya tanpa mendapat ijin dari
Walikota.
Rp. 1.000.000.00 (Satu Juta Rupiah).
29.
Mempergunakan fasilitas sosial yang bukan peruntukannya tanpa mendapat ijin dari Walikota atau Pejabat yang ditunjuk.
Rp. 1.000.000.00 (Satu Juta Rupiah).
30.
Membuka, mengambil, memindahkan, membuang dan merusak penutup riul, tanda-tanda peringatan, pot-pot bunga, tanda-tanda batas persil, pipa-pipa air, gas, listrik, papan nama jalan, lampu penerangan jalan dan alat-alat semacam itu yang ditetapkan yang berwenang.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
31.
Mengangkut muatan dengan kendaraan terbuka yang dapat menimbulkan pengotoran jalan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
32.
Mengotori jalan akibat dari suatu kegiatan proyek.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
33.
Merusak jalan akibat dari suatu kegiatan proyek.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
34.
Membakar sampah kotoran di badan jalan, jalur hijau, taman selokan dan tempat umum sehingga mengganggu ketertiban umum.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
35.
Buang air besar (hajat besar) dan hajat kecil di jalan, jalur hijau, taman, selokan, tempat umum kecuali di MCK.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah)
36.
Mendirikan kios dan berjualan di trotoar, taman, jalur hijau atau dengan cara apapun yang dapat mengakibatkan kerusakan kelengkapan taman, bunga atau tanaman lainnya.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
37.
Berdiri, duduk, menerobos pagar pemisah jalan, pagar pada jalur hijau dan pagar di taman.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh Ribu
Rupiah).
38.
Mencuci mobil, menyimpan, menjadikan garasi, membiarkan kendaraan dalam keadaan rusak, rongsokan, memperbaiki kendaraan dan mengecat kendaraan di daerah milik jalan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
39.
Memasang portal penghalang jalan dan polisi tidur pada jalan umum tanpa ijin dari Walikota atau Pejabat yang ditunjuk.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
40.
Mendirikan bangunan pengairan tanpa ijin untuk keperluan usaha. Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
41.
Melakukan pengusahaan sungai dan bangunan pengairan tanpa ijin.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
42.
Mengubah aliran sungai, mendirikan, mengubah atau membongkar bangunan-bangunan di dalam atau melintas sungai, mengambil dan menggunakan air sungai untuk keperluan usaha yang bersifat komersial tanpa ijin.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
43.
Membuang benda-benda/bahan-bahan padat dan/atau cair ataupun berupa limbah ke dalam maupun di sekitar sungai
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
44.
Membuang/memasukkan limbah B3 atau zat kimia berbahaya pada sumber air yang mengalir atau tidak, seperti sungai, jaringan air kotor, saluran air minum, sumber mata air, kolam-kolam air minum dan sumber air bersih lainnya
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah
45.
Membuang air besar atau kecil dan memasukan kotoran lainnya pada sumber mata air, kolam air minum, sungai dan sumber air bersih lainnya.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
46.
Memelihara, menempatkan keramba-keramba ikan di saluran air dan sungai.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
47.
Mengambil atau memindahkan tutup got selokan saluran air lainnya kecuali oleh petugas untuk keperluan dinas.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
48.
Mempersempit, mengurug saluran air dan selokan dengan tanah atau benda lainnya serta memasang utilitas bawah tanah sehingga mengganggu kelancaran arus air ke sungai.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
49.
Menggelandang/mengemis di tempat dan di muka umum serta fasilitas sosial lainnya.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Rupiah).
50.
Menggelandang tanpa pencaharian. Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Rupiah).
51.
Mengamen, mencari upah jasa dari pengelapan mobil di simpang jalan, lampu merah.
Rp. 250.000,00 (Dua
Ratus Lima Puluh
Rupiah).
52.
Membuat gubug untuk tempat tinggal di bawah jembatan, di atas jembatan penyeberangan dan taman-taman serta fasilitas umum lainnya.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
53.
Menghimpun anak-anak jalanan untuk dimanfaatkan meminta-minta/mengamen untuk ditarik penghasilannya dan penyalahgunaan pemberdayaan anak.
Rp. 50.000.000,00
(Lima PuluhJuta
Rupiah).
54.
Melakukan perbuatan asusila. Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
55.
Menyediakan, menghimpun wanita tuna susila untuk dipanggil, memberi kesempatan kepada khalayak umum untuk berbuat asusila
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
56.
Menjajakan cinta atau tingkah lakunya yang patut di duga akan berbuat asusila dengan berada di jalan, jalur hijau, taman dan tempat umum lainnya serta tempat-tempat yang dicurigai akan digunakan sebagai tempat melakukan perbuatan asusila.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
57.
Menarik keuntungan dari perbuatan asusila seorang atau banyak orang sebagai mata pencaharian.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
58.
Menyediakan rumah tempat untuk berbuat asusila.
Rp. 50.000.000,00
(Lima Puluh Juta
Rupiah).
59.
Membuang sampah, kotoran atau barang bekas lainnya di saluran air/selokan, jalan, berm( Bahu Jalan), trotoar, tempat umum, tempat pelayanan umum dan tempat-tempat lainnya yang mengganggu Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
60.
Mengotori, merusak, membakar atau menghilangkan tempat sampah yang telah disediakan.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
61.
Membakar sampah pada tempat-tempat yang dapat membahayakan.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
62.
Membuang bangkai hewan di saluran atau sungai baik yang airnya mengalir ataupun tidak.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
63.
Menyambungkan jaringan persil air kotor pada Jaringan PDAM tanpa seijin PDAM.
Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah).
64.
Menyebarkan atau menempelkan selebaran, poster, slogan, pamflet, kain bendera atau kain bergambar, spanduk dan yang sejenisnya disepanjang jalan, pada rambu-rambu lalu lintas, tiang penerangan jalan, pohon-pohon ataupun di bangunan-bangunan lain, fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah).
65
Merubah, merusak, mengganggu, menebang, memangkas sebagian atau seluruhnya pepohonan pelindung jalan dan tanaman lainnya yang merupakan fasilitas umum dengan benda-benda tempelan, membongkar, mewarnai yang memberikan pandangan tidak serasi, tidak rapih dan tidak bersih.
Rp. 5.000.000,00
(Lima Juta Rupiah).
66.
Mengotori, merusak, mencorat-coret pada jalan, jembatan dan bangunan pelengkap jalan, rambu rambu lalu lintas, pohon-pohon ataupun di bangunan lain, fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Rp. 5.000.000,00
(Lima Juta Rupiah).
67.
Menebang, memangkas pohon milik Pemerintah Daerah tanpa izin.
Rp. 5.000.000,00
(Lima Juta Rupiah).

===============================================

* Partai Golkar sedang islah antara kubu Munas Ancol ( ketum Agung Laksono ) dan kubu Munas Bali ( ketum ARB ). Salut untuk Pak Agung cs yang berupaya menyelamatkan partai dan bangsa, dengan pilihan pilkada langsung ( dengan revisi ) dan keluar dari KMP. Lebih memilih menjadi partai penyeimbang/ independen. Biarlah suara rakyat tetap menjadi suara Golkar. Siip.

Kader putih ( orang baik ) harus bisa membendung kelicikan/ kejahatan lawan ( kader hitam ) sejak dari dalam rumah ( ortu, saudara, keponakan, kerabat, anak kost, pembantu, doi, fans ), lingkungan tetangga, sekolah dan tempat kerja. Sebelum sampai ke masyarakat atau negara. Sebelum kader2 hitam ( para pembohong, pemalas ) berkoalisi memporak-porandakan semua tatanan baik, karena merasa paling tahu/ benar. Orang2 baik yang terpencar atau diam saja, akan kalah oleh kejahatan terorganisir ( mafia, sindikat, imperium ). Jika itu terjadi, orang baik akan dianggap aneh jika menegur penyimpangan di sekitarnya. Karena begitu permisif dan masa bodohnya orang kebanyakan, sampai bibit2 keburukan di rumah tumbuh subur, pesat, menjadi mafia penerbangan, mafia peradilan, mafia migas, mafia politik, mafia ketenagakerjaan ( traficking ), mafia bola, sindikat narkoba, sindikat judi, dsb, di negeri ini. Sampai  institusi kepolisian dan kejaksaan harus betul2 direformasi. Sebelum, Allah murka dan memusnahkan bangsa ini seperti bangsa2 sebelumnya ( Atlantis, dll ).

** Di layar kaca, kita sedang disuguhi drama saling menjerat antara pimpinan KPK dan Polri. Tragedi Cicak vs Buaya babak 2 ? BW dijadikan tersangka oleh Polri setelah BG dijadikan tersangka oleh KPK. Saya setuju BG batal dilantik presiden, karena rekam jejaknya bermasalah ( rekening gendut. Ingat kasus RR/ketua SKK Migas yg S-3 itu ? Orang baik belum tentu teruji baik jika masuk ke lingkungan koruptif ). Saya sependapat bahwa kasus BW direkayasa, karena sebelumnya sudah diperiksa berulang kali dan tak bermasalah. Wakapolri dan Kabareskrim sekarang yang terduga ikut andil  mengkriminalkan komisioner KPK juga jangan dipilih jadi Kapolri. Bagaimana kiprah polisi di masyarakat selama ini, kita tahu sama tahu. Libatkan publik ( ICW, dll ), DPR, PPATK, KPK dalam screening kali ini. Please..

*** Terjadi musibah jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 di Selat Karimata, menewaskan ratusan penumpang dan kru, pada 28 Desember 2014 lalu. Sungguh memilukan. Mata dunia menyorot ke Indonesia. Akankah terpuruk lagi reputasi kita dalam dunia penerbangan seperti sebelum tahun 2009, di mana 1/6 jumlah kecelakaan pesawat di seluruh dunia ada di negeri kita ? Kita tunggu kerja tuntas Basarnas, KNKT, TNI dan Kementerian Perhubungan kita. ( salut untuk Marsekal Madya FHB Mayjen Soelistyo ( Kepala Basarnas ) yang memimpin tim rescue gabungan untuk mengevakuasi  korban dan puing pesawat, termasuk blackbox. Juga, Jenderal Moeldoko ( Panglima TNI ) yang sepenuh hati memback-up upaya penyelamatan tsb. Mantap, Pak.. ). Saya turut belasungkawa. Semoga keluarga korban ditabahkan oleh-Nya.

**** Saya turut berduka cita atas musibah longsornya bukit setinggi 800 m di Banjarnegara, Jawa Tengah yang menewaskan ratusan korban jiwa. Turut prihatin atas musibah banjir di Bandung Selatan akhir 2014 lalu. Semoga badai cepat berlalu.

Setiap yang dikurangkan Allah, pasti akan dilebihkan oleh-Nya. Mari kita petik hikmah atas semua kejadian menimpa kita dari waktu ke waktu. Semua yang terjadi adalah untuk kebaikanmu. Be strong, people.. be good.

Hanoman_vs_Rahwana

Hanoman vs Rahwana. Lukisan karya Ina Vitra, 2014.

Written by Savitri

5 Februari 2015 at 10:29

Denganmu langitku berbintang. Kok, ditonjok & dibanting ke dasar jurang ?

leave a comment »

EH

EH. This man already taken. Urusan saya belum selesai dengannya. Gumpalan urat syaraf atau bayi emosional ini gampang meleduk meski disentil sedikit saja. Mudah tersinggung. Salah pergaulan & jurus ngelesnya membahana sehingga orang di sekitarnya sukses dikelabui. Manipulatif. Perokok, peminum, pecandu PS/ game, peselingkuh, kerap berselfi dengan anjing ( najis ), peluk cium pacar ( tak halal ). Saya perlu memastikan dia tak merusak cewek2 lainnya. Mohon dukungan kalian, girls..

Superior Syndrome. Apa yang saya lewatkan ? Sorot mata kejamnya ketika sesuatu tak berjalan sesuai keinginannya ? Misterius statusnya dalam keluarga, asal usulnya, hubungannya dengan cewek2, bahkan usianya ? Bungkamnya di sms, facebook, twitter, path ? Gak nyambungnya diajak ngomong, apalagi diskusi tentang politik ? ( takut ketahuan cetek, gak intelek ? ). Padahal jujur itu simpel. Kenapa begitu banyak yang disembunyikan ?

Semula, saya simpati, ingin membantunya keluar dari belenggu keminderan. Saya mendaulat diri sebagai teman, dia protes ingin lebih. Saya mengikutinya ( sebagai doi ), dia bilang saya cewek freak yang stres parah ngejar2 dia, bikin illfil. Padahal dia sebelumnya yang minta saya mendekatinya lagi. Dia mengklaim diri baik, nyesel kalau saya cuek terus, sesumbarnya. Ketika saya bilang ‘denganmu langitku  berbintang ( di puncak harapan padanya ), ia dengan enteng ‘membanting saya ke dasar jurang’ kehinaan. Sebetulnya, istilah tsb untuk cewek yang mengkhianatinya ( si Endut, ayam kampus bermata sipit berambut panjang berinisial N yang demen obral tetek & paha ). Tapi, entah kenapa saya merasa terhempas di jurang saat ini. Tak berharga. Akun saya diblokir dari akunnya, tanpa penjelasan dan maaf.  How rude.

SARAN BAIK MENGINTIMIDASI PRIA LEMAH ?

Apa kisah berakhir tragis ? Riset jalan terus. Saya berencana melemparnya ke jalanan agar ia belajar hidup sebenarnya. Tak cengeng, ngambek nan pundung kalau kemauannya tak dituruti. Tak sedikit2 lari ke cewek lain dan ngegombal kalau tersinggung, ( kritik membangun, atau bahkan cewek pintar saja sudah membuatnya terintimidasi. Ingat perkataan Mario Teguh : eksistensi wanita kuat mengintimidasi pria lemah ). Jadi, betapa repotnya saya berkomunikasi dengan pendiam nan pemalu ini. Pria2 macam dia sulit menerima kenyataan bahwa cewek bisa lebih smart darinya, cowok pesaing bisa lebih keren darinya. Tapi hasratnya, ingin dia yang terus disenangkan, dilayani, sementara ia sendiri ogah2-an melakukan hal yang sama untuk ceweknya. Pengen jadi imam dan tuan, tapi ilmu, ibadah & tabungan gak nambah2. Cowok2 lain biasa traktir & antar jemput ceweknya, sedang dari dia sangat sulit mendapat kewajaran seperti itu. Bukankah, kita harus memberi dulu sebelum berharap diberi orang lain ?

Dari mana sikap nyelenehnya ini ? Mulanya dimanja ortu. Anak tunggal yang menepis sepi dengan berkutat di depan playstation ( PS/ video game )  berjam-jam, berhari-hari, bertahun-tahun. Membuatnya tak kompetitif dalam studi, kerja, bahkan pergaulan. Perasaan gagal membawanya ke bar, night club ( mabuk miras ) dan berpetualang ‘cinta monyet’ ( + seks ? ) dengan cewek2 yang dia tebar pesonai di FB, Twitter, Path, dll. Membentuk karakternya : gampang tersinggung, kejam, pendendam. Benar2 tanpa tata krama ketika berinteraksi dengan lawan jenis, perlahan mengecilkan mental si cewek sampai tak berharga, lalu meninggalkannya tanpa hati. ( kalau psikopat, tidak cuma hati, fisik juga dilenyapkan. Beda2 tipis. Sama2 kenyang penolakan. Baca ‘kenyang penolakan’ ini, dia sudah tersinggung. Padahal saya sedang bicara tentang orang lain. Saya pernah berurusan dengan orang psycho, jadi tahu gesturnya. Ingat kasus Sisca yang tewas diseret motor ? Atau Ade Sara yang tewas disumpal tisue ? Pembunuhnya baru 19 tahun. Kita selalu bertanya-tanya, bagaimana keluarga bisa melahirkan predator2 ini ?

ALL OF ME ?

Saya bilang tak mancung, mata bengkak, perfeksionis, kakak bermasalah, anak terbuang, sudah membuatnya lari terbirit. Benar2 cuma mau enaknya doang. Setahun saya menyamar jadi anak jalanan, dia belum paham juga. Perkawinan itu kontrak seumur hidup. Lebih lama dari usia sekolah atau serumah dengan ortu. Kumbang2 mendekat, apa lagi jenis yang tak jelas, kudu dong dites kelayakannya. Setuju ? ( gilee.. saya nyusu paling lama sama Mamah, paling pintar dan manis di keluarga, jelas saya anak sejati di keluarga. Get real ).

Tapi sudahlah. Itu masa lalu. Untung saya belum sempat menunjukkan rumah. Jadi, tidur saya tak diganggunya seperti pada si Endut. Berabe kalau sampai kurang tidur. Urusan negara bisa terbengkalai nih ( caeklah ).

Dalam riset ‘hubungan’ ini, saya temukan fenomena pria lemah yang menindas. Kok bisa ya ? Pria yang cuma mampu jadi bawahan yang disuruh-suruh bos ( sebagian bertabiat penindas ), apabila nalarnya terbatas, ia hanya mampu menduplikasi penindasan itu pada makhluk yang dianggap lemah ( cewek ) untuk mengkompensasi kekerdilan dirinya. Apalagi banyak cewek demen mencolek kegantengannya ( saya sendiri pernah terjungkal disambar kegantengan ini ). Ia tak tahu cara lain yang manusiawi untuk menjaga wibawa pria/ imam, karena malas membaca. Ketika pria protes sms anda terlalu panjang, itu sinyal awal dia pemalas yang angkuh ( merasa dikuliahin/ sulit menerima nasehat ). Segera anda jaga jarak dengannya.

Ilmu itu kunci pembuka semua tabir. Orang pintar tahu banyak cara terbaik mencapai tujuan. Selama di rumah ada ortu & sanak saudara yang membereskan semua masalah akibat kemalasannya, maka ia tak terdesak untuk berubah. Nah, bagaimana kalau sudah di rumah tangga sendiri ? Apa istri yang harus banting tulang sampai ke luar kota/ negeri untuk mencukupi nafkah keluarga dan sekolah anak2 ? Suami yang gaji pas-pasan dan banyak nganggur, apa lantas ‘makan’ cewek tetangga atau pembantu di rumah ( bahkan putri sendiri ) ketika syahwat menyambar ? Mengenaskan sekali.

Kenapa ungkapan2 bijak dan religius seperti membuatnya alergi ? Saya ragu ia dekat dengan ibunya. Anak yang dekat ibu sholehah ( ibunya santun berjilbab ) cenderung ringan melakukan kebajikan. Tapi kenapa ia justru suka cewek binal yang minim busana seperti si Endut ( cewek ‘kabogoh dualSIM’-nya/ selingkuhan yang ia sembunyikan di belakang saya ). Apa gambar dirinya rusak ?

Setahu saya, 5 bagian otak pecandu pornografi rusak sehingga meski tahu tindakan itu salah, tetap ia lakukan. Serotonin otak yang mengendalikan stres juga rusak pada pecandu alkohol. Sehingga dia harus minum bir tiap stres, merasa terancam, atau paranoid. Itu menjelaskan wajah culunnya berubah beringas menyeramkan jika tersinggung atau marah. Setan bir mengambil kendali dirinya. Pintu masuk setan adalah keadaan sangat marah, sangat takut, sangat lalai dan sangat syahwat ( dia rela mengikuti si Endut meski ke neraka. Sayangnya, si Endut memilih selingkuh dengan 2 cowok gombal lainnya ). Untung, intuisi selalu menahan saya untuk tidak dekat secara fisik dengannya. Kenapa ia selalu tersinggung jika saya menyebut kesepian, padahal saya juga mengaku sepi dan menemaninya. Kenapa ia tak mampu berpikir di luar dirinya ? Apa anak tunggal yang dimanja selalu begitu ?

Saya sampai pegal memberitahu ketidaksimpatikan sikapnya, kemalasannya memperbaiki diri. Saking miskin wawasan, ia kerap menyalahartikan niat baik orang. Master escape yang getol memutarbalikkan fakta ini ( juga mengkambinghitamkan orang lain atas semua kegagalannya ) jangan sampai mampir dalam kehidupan kalian, wahai belia Indonesia. Karena pengalaman saya, 2.5 tahun memberi perhatian padanya, tak berarti apa pun baginya. Keminderan masih menenggelamkannya dari kesediaan menerima pencerahan. Smart girl masih jadi ancaman di benaknya. Saya tak tahu kapan dia berubah ?

Mungkin, setelah dia merasakan 3 minggu tidak mandi, kepala berkutu, kaki pecah2 berdarah berjalan jauh membawa beban berat ke mana2, bokong kempes sehingga duduk pun perlu bantal, badan hitam kurus kering ( saya kehilangan bobot 6 kg ), dipandang rendah, diusir ( termasuk disangka orang gila bila masuk mall ) dan dimaki banyak orang. Ia bisa lebih tangguh dan tahan banting.

Kritik menghebatkan akan didengarnya sebagai alunan lagu nan merdu. Makanan rumah akan dinikmati penuh suka cita. Kehadiran orang yang peduli masa depannya akan disambutnya dengan mata berbinar. Kebaikan Allah memilihkan apa yang dilaluinya akan disyukurinya penuh sujud. Bukankah orang yang baru keluar dari ‘neraka’ ( derita ) menjadi pribadi ekstra sabar ? Sikap baik ini akan menguatkan dan memudahkannya melalui aral rintangan. Lebih jernih melihat persoalan. Merendahkan hati untuk siap memuridkan diri pada siapa pun. Karena di situlah orang hebat muncul.

BEH2

EH. Ya, Allah, sabarkan saya dan baikkan dia. Dia tak menangisiku. Melepasku begitu mudah. It’s really hurt, you know..

( Oh, saya teringat dia menghabiskan tabungan untuk membeli keyboard demi memikat saya yang tidak mandi 3 minggu. Saya berharap dia bisa menjadi pria baik nan tangguh, bermanfaat bagi masyarakat ( syukur2 bisa jadi komedian top juga. Tapi kalau predator, saya akan menghancurkannya ))

Apa saya menangis ? Saat ini tidak. Kemarin2 ? Menurut anda, dia layak diperjuangkan sebesar itu ? Jadi, untuk apa saya menangis ?  Di tempat buruk, the right man muskyl ditemukan. Di lingkungan buruk, sekalipun pria itu baik, juga jangan dijadikan pendamping hidup, kata agama. Teman2 buruk akan menyeretnya perlahan dalam keburukan. Orang lama di got, tak merasa bau. Orang yang terbiasa dalam kemaksiatan di lingkungan permisif, ketika ditegur, ia tak merasa maksiat. Masya Allah, setengah mati saya mengajaknya berpikir, bicara dan bertindak benar. 2.5 tahun ! Dia tak bergeming.

Saya menulis ini agar para wanita lebih teliti memilih calon. Pria pemalu bisa jadi playboy yang piawai meremukkan hati wanita. Karena distorsi memaknai pengalaman patah hati. Mengeneralisasi semua wanita lalu menyakitinya dengan puas & sorai kemenangan. Merayakan superioritas semu. Kita tak ingin ulah pria2 sakit hati ini mengakibatkan generasi lemah yang lahir dari ibu yang terbelenggu masa lalu dengan mantan2 berjiwa predator ( pemangsa ). Ibu harus hadir sepenuhnya untuk suami dan anak. Ibu bahagia, keluarga bahagia. Ibu kuat, negara kuat.

Manusia paling cerdas adalah yang paling bermanfaat bagi umat manusia. Unjuk manfaat adalah perintah Allah. Stay in good, people..

 

Written by Savitri

10 Desember 2014 at 11:03

Ditulis dalam Nasionalisme, Wanita

Tagged with , ,