Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Posts Tagged ‘Iran

Dana Teroris vs Gaji BPIP. Mubaligh Pancasila & Pilkada Negarawan. Coming soon..

leave a comment »

a

Ridwan Kamil. Anies Baswedan. Mahfud MD. Tiga sosok yang menginsiprasi kita karena kontribusinya pada kota dan negara. Ketiganya cemerlang sebelum pilpres 2014. Kita ingat betapa mempesonanya Anies ketika memimpin sidang etik KPK, jubir kampanye Jokowi dan narasumber kredibel persoalan pelik yang tengah dihadapi bangsa ini. Kilapnya seolah memudar ketika Anies di-resuflle, sowan ke FPI saat pilgub DKI ( demi mencoba posisi kepala daerah/ keluar comfort zone ) dan keadaan Jakarta hari ini setelah dipimpinnya, yang tak sebaik 2 pendahulunya. Seolah kita kehilangan idola yang satu ini.Saya tak tahu persis cara mengembalikan Anies ke tempat terhormatnya. Apa dia sedang di posisi goyah seperti pernah saya alami tahun lalu ? Semoga Allah menuntunnya kembali ke fungsi, keahlian dan keceriaannya. Amin. Mahfud setelah sejenak mencoba oposisi tahun 2014, kini kembali melegakan sebagai anggota BPIP, milik kita semua. Negarawan, seperti juga presiden dan kepala daerah, habitat tercocoknya memang mengabdi untuk seluruh rakyat Indonesia. Di situ ia bersinar cemerlang. Klik dan klop. Tidak partisan. ‘Baju’ pengabdiannya tidak kekecilan. Negarawan sejati, di mana pun, milik semua warga, yang memilih mau pun yang tidak memilihnya. Apalagi jika sudah masuk pemerintahan. Negara dan rakyat seharusnya diutamakan. Ridwan Kamil yang waktu kampanye walikota Bandung tahun 2013 diusung oposisi, bisa bersikap adil untuk semua warga Bandung, dari semua suku, agama, ras dan golongan. Dari pkl, tukang becak sampai pengusaha, miliuner. Profesional yang arsitek, perancang kota, manajer kota yang inovatif, kekinian, andal ( jeung kasep ). Blusukan ke bawah ? Siap ! Di tengah, kerja bersama ? Hayuuk ! Di atas memberi teladan ? Oke ! Sudah ia buktikan dengan Adipura, sukses penyelenggaraan HUT Konferensi Asia Afrika ke-60, aneka taman tematik yang membahagiakan warga dan sederet penghargaan lainnya yang diterima Pemkot mau pun Kota Bandung tahun 2013-2018. Kini Ridwan diusung koalisi partai pemerintah ( Nasdem, PKB, Hanura, PPP ) untuk meraih posisi Jabar-1.Jangan lupa Rabu, 27 Juni 2018, jam 7-10 pagi datang ya ke TPS sekitar rumah untuk nyoblos Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul ( Rindu ), nomor urut satu untuk gubernur Jawa Barat, dan Oded M. Danial- Yana Mulyana ( wakil walkot Emil ) untuk Walikota Bandung periode 2018 – 2023 demi Jabar Juara dan Bandung juara ya. Hatur nuhun.. ( Lukisan ‘Ridwan. Anies. Mahfud’, karya Vitrisa ).

Demokrasi. Vetokrasi. Civil society. Post Truth society. Kita di mana ? Usai rezim otoriter Orde Baru kita langsung loncat ke tatanan demokrasi Reformasi, tanpa masa transisi. Semua yang berbau Orba dijungkirbalikkan. Pancasila yang berlebihan didoktrinkan masa Orba dilupakan masa ini, berbuah rentetan bom dan sikap intoleran pada mereka yang berbeda. Plus vetokrasi : betapa mudahnya kebijakan pemerintah diprotes dan dimentahkan tanpa pikir panjang. Main tuduh dan hujat saja. Post truth society: masyarakat yang condong ke asumsi subyektif tokoh asbun yang tak peduli kebenaran fakta. Miskin aplikasi dan tatakrama. Akankah kita terus blunder di sini ? Atau sanggup melangkah maju meraih kedewasaan berpolitik ? Beradab dalam berbicara. Berbudaya dalam bermasyarakat, ala masyarakat madani. Bagaimana Pancasila hari ini ? Check this out.

ISU JUNI 2018 :
NASIONALISME: Gaji Pengarah Pancasila BPIP. Daftar 200 mubaligh kemenag. Paham radikalisme, dana teroris, pelibatan TNI dan pengawasan publik. Ibu2 Kamisan depan Istana Merdeka. Koalisi Pelindung rakyat Palestina. Larangan WNI berkunjung ke Israel. Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

HUKUM: UU Revisi TP Terorisme disahkan. Lelucon bom di pesawat, 15 tahun penjara. Bocah pengancam presiden dihukum diversi. Wagub DKI merendahkan pemerintahan Jokowi ? Mahathir PM Malaysia lagi. PKPU larang mantan koruptor nyaleg. Solusi RUU Revisi KUHP vs UU Tipikor dan KPK. Hakim Agung Artidjo yang langka. Who next ?

EKONOMI: Bandara Kertajati diresmikan, pusat pertumbuhan baru. Komunitas Get Plastic. Komunitas Hutan itu Indonesia. Gerakan Say No to Rokok. Persiapan Asian Games di Pendopo Bandung. 3 jalur mudik di Jawa. Coba jalur indah Pansela ? Galeri investasi pasar modal, e-pasar, e-warung di pasar tradisional Bandung.

GAJI BPIP & DAFTAR MUBALIGH JALAN TERUS ?

Badan Pengarah Ideologi Pancasila ( BPIP ) punya misi mulia ; menghidupkan kembali dasar negara kita dalam nafas keseharian berbangsa dan bernegara kita. Azas negara yang selama 20 tahun Era Reformasi ini sempat diabaikan karena trauma doktrinasi rezim otorian Orba. Dampaknya ? Bom bunuh diri meledak di mana2, sebagai kelanjutan paham radikal yang diimpor dari luar, lepas dari kearifan lokal ribuan tahun leluhur kita yang disarikan dalam 5 sila Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia. BPIP ini kelanjutan UKP Pancasila yang dibentuk presiden Jokowi setahun lalu. Artinya, mereka sudah bekerja setahun tanpa pamrih/ dibayar. ( Prime Time News, MetroTV, 28/5/2018 ). Seperti pengakuan Mahfud, jika beliau diundang ke luar negeri untuk menjelaskan pengamalan Pancasila pada audiens, pakar hukum tata negara asal Sumenep ini terkadang mendapat imbalan jasa dari sponsor yang mengundang.

Lalu kemarin ( EMI, 28/5/2018 ) muncul kegaduhan dari laman Sekretariat Negara, tentang ‘gaji’ 9 pengarah ideologi Pancasila ini. Megawati, ketum PDIP yang juga presiden ke-5 RI ‘digaji’ sekitar Rp 112 juta per bulan sebagai ketua BPIP. Delapan anggota BPIP : ( mantan wapres ) Tri Sutrisno, ( mantan Ketua MK ) Mahfud MD , ( Ketua MUI ) Ma’ruf Amin, ( Ketua PBNU ) Said Agil Shiradj, ( mantan ketua Muhammadiyah ) Ahmad Syafii Ma’arif, ( konglomerat ) Sudhamek, ( teolog Kristen ) Andreas Anangguru Yewangoe, tokoh Hindu Bali Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, yang digaji sekitar Rp 108 juta per bulan.. Nama2 besar berpengaruh yang tak diragukan integritas kenegarawannya.

Uang bukan orientasi utama mereka. Menkeu Sri bilang, gaji pokok anggota BPIP hanya Rp 5 juta, tunjangan Rp 13 juta, selebihnya premi asuransi dan biaya operasional yang hanya bisa diambil jika diperlukan untuk kegiatan operasional ( misal perjalanan ke luar kota untuk misi mulia tsb ). So, Rp 100 juta-an take home pay anggota BPIP ini dianggap wajar, jika melihat gaji menteri sekitar Rp 80 juta, presiden Rp 90 juta, gaji anggota DPR Rp 66 juta belum termasuk biaya operasionalnya. Apalagi kalau dibanding gaji dirut BUMN. Kalau sampai gaduh begini, berarti ada yang kurang dalam pesan komunikasinya.

Mestinya, ada penjelasan rincian dari otoritas yang memutuskan gaji BPIP ini sebelum dirilis di laman Sekneg. Apalagi setelah kebijakan hemat di banyak sektor dalam pemerintahan ini. Sehingga sensitif harga dan ‘kecemburuan’ ini perlu diantisipasi lebih canggih. Pemerintah jika yakin kebijakannya cukup baik dilihat dari banyak aspek, silakan jalan terus. Tinggal diperbaiki jika kritik muncul, seperti kurangnya penjelasan lisan ‘gaji’ BPIP sebelum muncul di laman text yang punya keterbatasannya sendiri. Sebagian awak media memang suka bombastis untuk menarik perhatian pembacanya. Santai saja. Beri penjelasan seperlunya untuk menurunkan intensitas kegaduhannya. That’s all.

Tak jauh beda kejadiannya dengan Daftar 200 mubaligh yang dirilis kemenag untuk merespon permintaan masyarakat yang membludak selama Ramadhan 1439 pasca tragedi bom Surabaya. Diberitakan kemudian kemenag mencabut daftar 200 mubaligh berkomitmen kebangsaan ini ( Prime Time News, MetroTV, 27/5/2018 ) atas desakan komisi 8 DPR karena menjadi polemik di masyarakat/ medsos. Kata mereka, jika ada mubalig radikal di mimbar agama, maka MUI ( yang dianggap lebih netral oleh sebagian pihak ) yang sepatutnya mengawasi ( dan menertibkannya ? ).

Rentetan demo 212 tahun lalu, setahu saya, dipicu fatwa MUI yang merujuk nasehat ulama yang kurang netral/bijak tentang keseleo lidahnya Ahok. Wasekjen MUI bahkan seperti pro MCA yang cenderung ekstrim/ khilafah dan getol menyalahkan polisi atas serangan misterius terhadap 3 ulama beberapa waktu lalu. So, publik juga perlu mengawasi kenetralan MUI terhadap penertiban mubalig radikal di ruang publik. Melihat begitu banyak orang yang sudah terpapar paham radikal dari TK sampai Perguruan Tinggi ( secara dakwah konvensional maupun medsos ) sampai menghasilkan rentetan bom sejak 2002 – 2018, kemana peran MUI pusat dan daerah dalam pencegahan radikalisme selama ini ?

Kritik yang mendasari pencabutan daftar itu bisa jadi mulanya disuarakan para simpatisan intoleran radikal yang selama ini bergerilya di medsos melenakan kewaspadaan netizen, MCA yang merasa di medan perang fisik, lembaga2 misterius berkedok donasi konflik Timur Tengah yang tak pernah diaudit penggunaan sumbangannya, mereka2 yang terganggu geraknya oleh antisipasi kemenag ini. Padahal Menag Lukman sudah bilang ini daftar sementara, akan ditambah 200 lagi, dst, dengan masukan dari ormas agama dan pihak2 terkait. Daftar ini bisa jadi acuan bagi publik yang ingin mengundang penceramah dalam acaranya ( syiar agama di TV, sekolah, kampus, madrasah, pesantren, gala amal, perayaan HUT artis, pesta rakyat, khotbah Jum’atan, perayaan agama dengan tokoh lintas agama, buber dengan anak yatim, dsb ).

Berpotensi perpecahan ? Rakyat selama ini justru/ sudah terpecah karena mubaligh yang tak jelas komitmen kebangsaannya, seperti HR dan AR yang dibiarkan bebas berkeliaran di mimbar2 publik. Lalu, penganut agama lain yang kena getahnya ( gereja dibom, biksu diusir, pura Hindu diancam dibakar, dsb ), sebagian menjadi alergi Islam, termasuk Islam wasatiyah. Saya melihat daftar mubaligh kemenag ini seperti daftar dokter dan klinik di fitur daftar fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam pengajuan kartu BPJS saya. Mana yang cocok dan dekat dengan lokasi domisili saya. Ada trust, karena pemerintah tentu sudah men-sertififikasi kompetensinya.

Kita, civil society, tak main2 lagi soal radikalisme dan kelengahannya, setelah tragedi seminggu full bom kemarin. Tak selalu ada second chance ( negara tetap utuh ) di saat sumber energi dan makanan dunia kian menipis dari hari ke hari, apalagi jika kita tak meng-upgrade diri ( masih tabiat lama, pakai cara lama ). MUI yang menaungi semua ormas di Indonesia berencana membuat sertifikat bagi para mubaligh dengan standar dasar ( membaca Qur’an dan Hadis dengan benar ), standar mubaligh tingkat kelurahan, standar kota/ kabupaten, standar nasional dan standar internasional ( Mata Najwa, Trans7, Rabu, 30/5/2018 ). Menunggu barang itu jadi, saat ini web cariustad.org bisa dikunjungi netizen yang perlu mubaligh part/ full time ( daftarnya, kata pengelolanya, akan terus disempurnakan dengan data MUI dan kemenag ).

Dengan men-sertifikasi sekitar 300 ribu mubaligh dan penceramah agama di Indonesia, diharapkan MUI pusat dan daerah bisa lebih mengawasi/menertibkan para mubaligh di tanah air dari pesan radikalnya. Saran saya, kemenag meneruskan daftar mubaligh bersertifikasi kebangsaan dari negara kebangsaan ini dengan acc dari MUI. Jelaskan kenapa dirilis, bagaimana seleksinya, lalu pasang di laman kemenag ( cariustad.org bisa dikerahkan untuk interaktif digitalnya ) . Jalan terus dengan pede. dikombinasi dengan pengawasan MUI dan publik sbb : jika kurang petugas, kita bantu memantau mubalig/ dai/ ustad radikal di sekitar lingkungan tempat tinggal kita, lalu lapor ke posko kebangsaan Nasdem & tokoh lintas agama, babinsa TNI, satgab Polri-TNI Anti Teror, MUI pusat & daerah, cabang media kredibel ( yang sering saya simak: MetroTV, Trans7, LPS PRRSNI/ Persatuan Radio2 Swasta Nasional Indonesia, KLCBS FM, HU Pikiran Rakyat ), web Kementerian Agama, dan terutama BNPT, sebagai badan yang diberi kewenangan utama menangani radikalisme di Indonesia ( lead institution ) .

Kenapa ? Karena kondisi sekarang ( rentetan aksi teror ) sampai bisa terjadi, diantaranya, karena banyak sumbatan di sana sini yang menghadang laporan warga sampai ke tangan decision maker/ eksekutor penertibannya. Dengan strategi ini, jika tersumbat di pintu satu, mungkin lolos di pintu lainnya ( dekat dengan domisili anda ) . Para orator/ promotor radikal ini bisa jadi penyokong dana teroris seperti ustad Ab Bsy. Atau teroris itu sendiri, seperti pengebom Thamrin dan M.Azhari yang mantan dosen dan senang berceramah. Berhentinya demo intimidatif 212 dan rentetan bom kemarin ( 13/5/2018 ) juga kerja kita semua ( bukan cuma MUI ). We all do it again. Kita bantu MUI mengawasi para radikal ini seterusnya. OK ?

( zionis AS makin merapat ke Yerusalem, jangan sampai rumah Indonesia kita diacak-acak para radikal bak kebo dicocok hidung, di saat kita harus fokus head to head memenangkan next war di sana. Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, sedang melanjutkan pembangunan tahap berikutnya. Silakan yang mau menyumbang berkunjung ke web MER-C atau MetroTV ).

Dukungan dan donasi untuk Amanah Kemanusiaan Gaza, Palestina dapat disalurkan melalui :

BSM, 700.290.5803
BCA, 686.033.5555
MANDIRI, 124.000.3753754

Semua rekening atas nama :
Medical Emergency Rescue Committee

Info :
Website : http://www.mer-c.org
FB : MER-C Indonesia
IG : @mercindonesia
Call Center : 0811990176

FILM MANTAN TERORIS. ‘JALAN PULANG’

“Jalan Pulang” adalah film yang disutradarai mantan teroris yang insyaf. Ia jadi teroris untuk balas dendam kematian ayahnya oleh non muslim/ Nasrani di Poso. Pesannya, pihak pemda hendaknya membezuk para napi teroris sejak awal. Itu mula deradikalisasi yang terjadi pada dirinya selain keluarga, teman yang membezuk dan merangkulnya kembali ke jalan sejuk.

FILM ‘LIMA’ SUTRADARA PANCASILA.

“Lima” adalah film dari 5 sutradara yang mengisahkan sebuah keluarga ( base on true story ) yang anggotanya berbeda agama, berusaha menyelesaikan problem sehari-hari dengan 5 sila dalam Pancasila pasca kedua ortu yang beda agama wafat bertahap. Dilakukan dalam dialog cair, lucu, sedih, gembira. Tidak menggurui spt di film KZN” ( Kick Andy, MetroTV, 19/5/2018 ). Ya, Pancasila sebagai ideologi pertemuan antara beragam etnis suku, agama, ras dan golongan di Indonesia ini mestinya bisa dirasakan perannya oleh warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

NU sudah mengajak ex-HTI bergabung ke ormas terbesar Indonesia ini. Padahal HTI di Timteng telah membuat banyak negara hancur terpecah belah. Namun, demi persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI, NU, penggagas negara kebangsaan ini berbesar hati merangkul mereka dengan ragam kesulitannya untuk bersama berada di tengah ( Islam wasatiyah ). Sungguh mulia.

30 MASJID RADIKAL?

30 dari 800 ribu masjid yang ada di Indonesia ( telah dilaporkan pada JK/ ketua Dewan Masjid Indonesia ) terpapar paham radikalisme.10 ribu masjid ada di Jakarta. ( Prime Time News, MetroTV, 7/6/2018 )

RADIKALNYA SANTRI & MUBALIGH KARENA. BELUM SILA 5 PANCASILA ?

BAZNAS Kota Bandung memberi bantuan Rp 10 juta untuk masjid kecamatan dan Rp 5 juta untuk masjid kelurahan di wilayah ex-Ujung Berung. ( acara ‘Kilas Bandung’, 28/5/2018, dari LPS PRRSNI bekerja sama dengan Humas Pemkot Bandung ).

Terlintas. kemudian dalam benak saya, kenapa penceramah dari kawasan pinggiran yang. menganggap menghormati bendera Merah Putih itu thoghut? ( keturunan iblis/ berhala ). Kenapa siswa pesantren tega meneriakkan kafir. pada pihak lain/ polda karena puisi SS ? ( kafir artinya menutupi kebenaran/ melanggar ketentuan Allah, dalam masjid/ rumah muslim. Di ruang publik, kafir artinya tidak beragama ).

Apa mereka suntuk/ iri karena pesantren tak dibiayai APBN ? ( sementara sekolah negeri yang didanai triliunan APBN masih tak terjangkau oleh mereka ) Kenapa ibu Up ( penelpon EMI, 1/6/2018 ) jadi senewen dengan gaji anggota BPIP? ( padahal mereka belum terima setelah setahun bekerja ) Pengakuannya, dia dkk sudah lama mengajari anak2 nelayan Muara Angke yang sama sekali tak tahu Pancasila. ( cuma dapat capek doang?). Nada suaranya menggerutu. Ia meminta anggota BPIP datang ke tempatnya! ( tipikal aktivis yang mencerna informasi sepotong2 ). Is it all about the money ?

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ( sila 5 Pancasila ). Sudahkah itu diamalkan oleh penguasa daerah ? ( sebelum menjejali mulut lapar mereka dengan Pancasila ). Berapa ribu pesantren yang menampung peserta didik yang tereliminasi dari sekolah negara dan berupaya mencerdaskan anak bangsa tanpa bantuan negara ? ( padahal itu kewajiban negara ). Nasib mereka mirip parpol yang harus membiayai dirinya untuk mengedukasi politik bermartabat pada masyarakat. Banyak yang tak jalan, malah nyolong duit rakyat. Mubaligh pinggiran dan pesantren megap2, lalu banyak yang jadi radikal dan menganggap negara salah ( thoghut ) karena cemburu soal dana ? Moga2 tak sekelam itu kenyataanya, karena 39% siswa terpapar radikal di 15 kampus bukan dari golongan masyarakat tak mampu tentunya, mungkin intervensi asing yang diperparah oleh kesenjangan ekonomi.

Segala peristiwa di dunia terjadi dengan izin-Nya. Hanya sebagian dengan restu-Nya ( sesuai tuntunan Qur’an ). Kita sholat karena ikhlas menjalankan perintah-Nya. Bukan karena pamrih ingin dapat surga. Supaya tidak ogah2an, kalau ada mau, baru mau sholat. Kewajiban muslim ( sholat dan puasa ramadhan ) dilaksanakan dengan pemahaman tsb. Bergegaslah kamu mencari rezeki dan surga dengan keahlian dan perbuatan baikmu ( amar ma’ruf nahi munkar) di muka bumi ( itu baru sunnah untuk meraih surga ). Pemenang sesungguhnya adalah mereka yang mendapat pengampunan dosa dan surga-Nya. ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 20/5/2018 )

PESAN BAGI PENERIAK KAFIR

Jangan gampang takbir ( Allahu Akbar ) yang bukan pada tempatnya. Seperti ISIS sehabis menyembelih manusia meneriakkan asma Allah tsb. Nama Allah adabnya disebutkan di waktu dan tempat yang tepat sehingga efeknya mengagungkan namanya, bukan sebaliknya, menimbulkan antipati orang yang mendengarnya. Azan sholat, adabnya diucapkan dengan suara merdu, bukan teriak2 memekakkan telinga. Juga bacaan doa dan khotbah jangan terlalu lama ( lebih dari 30 menit ) sampai mengganggu tidur orang sakit dan bayi. Toleransi dan empati mesti timbal balik sehingga syiar Islam baik hasilnya ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 1/6/2018 )

WAJAH TERSENYUM MASUK SURGA. WAJAH KESAKITAN TERORIS MASUK … ?

Iblis dari golongan jin yang dulu sangat taat pada Allah, minta dimasukkan dalam kelompok malaikat. Ketika diminta sujud pada Adam yang baru diciptakan Allah dari tanah, iblis menolak sujud karena merasa hahikatnya dari api, lebih tinggi dari manusia. Angkuh. Berpikir secara materi, seperti para setan keturunannya, zionis Yahudi, sebagian Chi** . Makin jauh dari materialistis, makin dekat dengan Allah. Allah bertanya pada iblis, apa kamu ingin seperti elit malaikat yang tak diminta bersujud ? Lalu, Allah memberi tangguh bagi iblis untuk mati ( masuk neraka ) saat kiamat, di mana bangsanya ( jin ) seperti manusia bisa mati kapan saja sebelum kiamat.

Manusia baik dan jin baik, dengan anugerah Allah, bisa masuk surga ( hak prerogatif Allah ) Iblis bersumpah akan menyesatkan manusia hingga akhir zaman. Itu sebabnya, ketika manusia di fase akhir hidupnya ( sakaratul maut ), iblis masih berupaya datang berbentuk orang tua atau orang yang disayangi untuk mengajak murtad/ keluar dari Islam. Sehingga kita diminta agama mengucapkan Laa ilaaha illaallaah ( tiada Tuhan selain Allah ) di kupingnya untuk membimbingnya tetap Islam di akhir hayatnya. Saat sakaratul maut, mata manusia dibuka tabirnya sehingga sangat tajam untuk bisa melihat malaikat, iblis, arwah orang2 terdekatnya yang sudah wafat. Setahu saya, manusia adalah makhluk yang sempurna dalam penciptaannya. Manusia diberi pilihan ( berikut konsekuensinya ), bisa lebih mulia dari malaikat ( masuk surga ), bisa lebih rendah dari hewan ( bersekutu dengan setan, lalu masuk neraka ), atau sedang2 saja, cukup puas bermukim di pinggir surga tingkat pertama ( tanpa atau dengan ‘dicuci’ dulu dosa2nya di neraka ).

Akhlak amal kita selama hidup singkat di dunia ini menentukan apa yang akan kita peroleh di akhirat dalam waktu tidak singkat/ tak terbatas. Manusia baik, saat sakaratul maut, akan dihampiri malaikat tampan dan diperlihatkan halaman surga, tempatnya kelak. Sehingga wajahnya seperti tersenyum bahagia ketika wafat. ( teroris yang menganggap masuk surga kalau meledak dalam bom bunuh diri, apa pernah melihat potongan kepala rekannya berwajah tersenyum ? ). Sebaliknya, manusia buruk/ jahat/ musyrik saat sakaratul dihampiri malaikat pencabut nyawa yang berwajah seram menakutkan yang menunjukkan neraka panas terbakar, tempatnya kelak.

PERAWATAN & SANTUNAN BAGI KORBAN BOM.

Saya lihat korban ledakan bom di ‘Mata Najwa’ ( Trans7, Rabu, 23/5/2018 ) seperti manusia baru. Orang2 yang pernah di bibir kematian ( atau melihatnya ) seperti hidup dengan rasa baru, lebih bermakna, lebih baik. Bahkan, polisi jaga yang sempat tergeletak koma oleh ledakan bom Thamrin kemarin sampai bisa memeluk pelaku yang baru divonis mati oleh hakim. Maaf ( energi positif plus pahala sabar berlipat ganda ) lebih baik daripada dendam ( energi negatif yang mendatangkan banyak penyakit, dan dosa besar jika dibalaskan untuk merusak/ membunuh kemanusiaan seperti sebagian pelaku teror Poso dan para black widow/ janda teroris ). Kita jadi ikhlas kalau tahu Allah yang minta kita mengalaminya ( Allah mengizinkan tragedi terjadi meski tak merestui ). Apa sih yang tidak buat Allah ? Hati kita damai setiap mengingat-Nya.

Revisi UU TP Terorisme yang disahkan DPR ( Jumat, 25/5/2018 ) mengakomodasi perawatan korban pasca ledakan bom. Meski kewenangan presiden, Perpres-nya kan segera dibuat dengan konsultasi DPR ( dan publik ) paling lambat dalam setahun untuk power balancing.

MAU KEGELAPAN ATAU DIANTAR ALLAH ?

Allah mengantar manusia ke surga jika ia mau mengikuti-Nya. ( kita diawasi-Nya dan dibenturkan oleh-Nya melalui berbagai peristiwa jika mulai menyimpang, tanda kita masih disayang ). Sebaliknya, Allah membiarkan manusia dalam kegelapan jika ia tidak mau memilih jalan-Nya ( contoh : orang kaya yang dibiarkan tidak sholat sampai masuk kubur karena peringatan2 terus diabaikannya ) .

NABI SULAIMAN: KAYA, BERKUASA DAN TAQWA.

Nabi Daud berputra Nabi Sulaiman yang besar kekuasaan dan luas kerajaannya tak ada yang mampu menandinginya hingga akhir jaman. Nabi Sulaiman bisa bicara dengan binatang dan memerintahkan bangsa jin. Sebuah contoh dari Allah, bahwa sekuat dan sekuasa apa pun manusia, hendaknya ia tetap taat pada Allah seperti Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman punya 1000 istri. Nabi Daud sangat baik, ibaratnya jika dibolehkan balas menampar, beliau memilih memaafkan. Seorang hamba yang ( perilaku dan ibadahnya ) sangat dekat pada Allah dipilih menjadi 5 Rasul ahli kitab, dari 25 Rasul, ratusan Nabi dan muslim mukhlas ( konsisten lurus ). ( Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab, 25/5/2018 )

PRINSIP. AGAMA DI LUAR NALAR, PATUHI. SUNAH NABI DALAM NALAR, SESUAIKAN JAMAN.

Prinsip agama di luar kemampuan nalar manusia tetap dipertahankan hingga akhir zaman. Seperti sholat 5 waktu dengan jumlah rakaat yang sudah ditetapkan tiap waktunya. Sunnah Nabi yang bisa dijangkau nalar boleh disesuaikan dengan perkembangan teknologi/ masa kini. Misal, perang dengan panah di masa Rasulullah, di jaman rudal nuklir sekarang ini tentu harus di-upgrade agar kita masih bisa menang melawan musuh. ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 22/5/2018 )

BEDA IZIN ALLAH DAN RESTU-NYA

Segala peristiwa di dunia terjadi dengan izin-Nya. Hanya sebagian dengan restu-Nya ( sesuai tuntunan Qur’an ). Kita sholat karena ikhlas menjalankan perintah-Nya. Bukan karena pamrih ingin dapat surga. Supaya tidak ogah2an, kalau ada mau baru mau sholat. Kewajiban muslim ( sholat dan puasa ramadhan ) dilaksanakan dengan pemahaman tsb. Bergegaslah kamu mencari rezeki dan surga dengan keahlian dan perbuatan baikmu ( amar ma’ruf nahi munkar) di muka bumi ( ini baru sunnah untuk dapat surga ). Pemenang sesungguhnya adalah mereka yang mendapat pengampunan dosa dan surga-Nya.

Hukum Allah/ sunatullah dan inayah/ anugerah Allah bisa dibedakan dengan peristiwa pesawat jatuh, semua mati kecuali seorang bayi. Semua mati adalah sunatullah. Bayi yang hidup adalah anugerah Allah. Ada perkecualian dari Allah untuk menunjukkan kebesaran-Nya. ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 20/5/2018 )

PAHAM RADIKAL, DANA TERORIS DAN PELIBATAN TNI. SAH ?

Akhirnya Revisi UU TP Terorisme disahkan DPR, 25/5/2018. Kata Akbar Faisal, mungkin yang terbaik di dunia karena meliputi perawatan kesehatan dan santunan bagi korban aksi teroris. ( dan berlaku surut, korban2 tragedi bom sebelum pengesahan UU ini akan dirawat sampai sembuh ). Di Mata Najwa ( Trans7, 23/5/2018 ), dua korban ledakan bom Thamrin 2016, masih menderita pekak telinga, sakit di beberapa bagian tubuh yang terkena serpihan bom, meski keduanya sudah bisa memaafkan pelaku yang divonis mati seminggu lalu. Beruntung, terapi pemulihan keduanya sudah ditanggung negara meski sudah 2 tahun berlalu tragedi tsb. Kata mereka, masih ada rekan2 senasib yang mendapat perawatan hanya beberapa hari pasca ledakan bom. Mereka yang belum tuntas dirawat, bisa memberitahu negara ( BPJS Kesehatan ? ).

Ketua DPR Bambang menyatakan, Revisi UU segera disahkan Mei 2018 agar DPR tak dikambinghitamkan. Geli kita ya. Akbar bilang Revisi UU kemarin, sebenarnya, bolanya di tangan pemerintah yang masih berembuk soal definisi teroris dan kadar pelibatan TNI. Yang kemudian disepakati 10 fraksi di DPR : frasa bermotif politik, ideologi dan gangguan keamanan ( nasional ) sebagai gerakan teroris, sehingga bisa dibedakan dengan gangguan kamtibmas biasa yang masuk pidana umum. Tindak pidana khusus terorisme bisa melibatkan TNI yang tugas utamanya pertahanan negara dengan intruksi presiden setelah mendapat masukan dari BNPT ( Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ) sebagai leading institution penanganan extra ordinary crime ini. Melegakan, sidang paripurna ketok palunya ( pengesahan ) UU ini bisa berlangsung cepat ( tanpa interupsi ) . Excellent ! Gitu, dong.. Keselamatan rakyat Indonesia, prioritas kita bersama.

BASMI TERORIS DAN RADIKALISME. SEJAK TK ?

Memangkas kaderisasi teroris dilakukan sejak Paud, TK, sampai perguruan tinggi. Kerja sama BNPT ( Badan Nasional Penanggulangan Terorisme yang diberi kewenangan UU dan Perpres no.46 tahun 2010 untuk program deradikalisasi ) dengan Kemendikti & riset, kemendikmen & bud, KPAI, komunitas kebangsaan, media dan publik. Banyak modus yang dilakukan para pengusung radikal/ khilafah. Ketua ex-HTI mengaku di acara Mata Najwa, bahwa kader ormasnya sudah masuk ke sekolah2 dan kampus2 sejak lama. Mereka bisa mengumpulkan pengikutnya di Gelora Bung Karno sampai 3 kali. Ketika ditanya dari mana sumber dananya ? Ia menjawab, dari iuran Rp 50-100 ribu per pengikut yang beli tiket. Misterius ya, apalagi pengikut HTI tak memiliki kartu anggota seperti ormas lain. Sepak terjangnya seperti gerakan bawah tanah yang sembunyi2/ kelompok2 kecil. Jika sudah banyak baru mendeklarasikan diri secara masif dan menggoyang pemerintahan yang sah, seperti HTI di Timur Tengah ( Suriah, Irak, Afganistan, Yaman, dsb).

Saat ini mereka masih menyangkal hidden agenda mereka karena belum cukup besar pengikutnya. Seperti pengakuan sebagian kepala sekolah dan rektor perguruan yang mengaku baik2 saja ( tidak terpapar paham radikal ). Padahal indikasinya sudah ada. Tidak sedikit sekolah yang menolak mengibarkan merah putih dan upacara bendera. Menolak libur di Hari Raya bukan agamanya. Menolak warga sekitar yang ingin mengajarkan nasionalisme, Pancasila, budi pekerti, toleransi beragama, karena kuatir dituduh berpolitik ( masak kepala sekolah gak bisa bedain politik praktis dengan falsafah bangsa sih ? ). Mengadakan sandiwara ‘jihad’ dengan adegan tarung pedang/ kekerasan di kelas TK. Alumni sekolah yang sudah terpapar paham radikal meretas masuk ke. ( bahkan bakal ) almamaternya, berdalih kajian pada pihak otoritas sekolah, lalu mengajari kelompok2 kecil / 5 siswa, pelajaran yang sulit dipahaminya, membantu kesulitan uang, solusi masalah keluarga, soal pacar, lalu menyisipkan pesan/ paham radikal setelah merasa dekat ( modus kader HTI ? )

BELAJAR DARI KONFLIK SURIAH.

Para pendukung ‘mujahidin’/ milisi teror di Suriah ( antara lain, para pengepul donasi di tanah air, simpatisan Hizbut Tahir, Ikhwanul Muslimin, Al Qaida, serta media mainstream Barat ) menyebut mereka/ para teroris itu ‘pengungsi’ atau ‘warga sipil’. Bahkan dibumbui kelaparan, berjalan kaki ratusan km, sampai diserang gas sarin segala ( 2/4/2017). Hoax senjata kimia yang dijadikan dalih Trump meluncurkan 59 rudal Tomahawk ke Suriah. Padahal itu ulah milisi yang membunuh para sanderanya dengan bom klorin di ruang tertutup untuk menggalang simpati dan donasi ( mata duitan ). Menhan AS baru mengakui hoax itu 10 bulan kemudian ( 2/2/2018 ) setelah Suriah jadi reruntuhan. Seperti hoax senjata pemusnah massal di Irak, yang diakui AS, 8 tahun kemudian, setelah Irak porak poranda. Mengerikan, negeri adidaya bisa main tembak cuma gara2 hoax ( pre-text invasi ), tanpa sanksi internasional, seperti koboi barbar saja. Israel, sehari setelah kejadian, ikut membombardir pangkalan udara T-4 Suriah. Kejahatan yang tak dihukum berat menjerakan, eskalasinya makin biadab dan meluas. So, Indonesia mesti punya penangkal paham radikal, penepis rudal nuklir dan kompak bersatu ya. Kita gotong royong, kerja bersama mengupayakannya.

Para petempur ( sedikit warga asli Suriah, lebih banyak petempur asing, di antaranya dari Tunisia, China, Eropa, hidup bersama dengan ‘jihad nikah’. Mereka pun beranak-pinak. Ekstrimisme ( beragama ) dan kebodohan ( ketidakmampuan menyaring informasi ) bisa muncul di kalangan agama atau mazhab manapun. Jadikan bibit2 terorisme ini sebagai musuh bersama yang harus kita lawan, dari agama manapun. Suriah adalah pelajaran berharga tentang dampak mematikan ekstrimisme beragama dan kebodohan menyaring informasi. Akar konflik Suriah ( tahun 2012-2018 ) sebenarnya cuma perebutan sumber energi di kawasan Timur Tengah. Agama hanya dimanfaatkan atau ditunggangi.

Mengapa dunia ( oleh media mainstream dunia/ milik zionis ) dipaksa lebih memperhatikan suara ratusan ribu ‘rakyat sipil’ ( padahal milisi teror ) yang sejak tahun 2012 melakukan berbagai aksi bom bunuh diri, meledakkan bom di keramaian, memenggal kepala, serta membantai para ulama ? ( Syekh Buthy, salah satunya ). Pada 31/3/2013, ‘jihadis’ membunuh dan memutilasi ulama Sunni Aleppo yang menolak bergabung dengan mereka, Syekh Hassan Seifeddin. Jasad Syekh Seifeddin diseret di jalanan, dan kepalanya diletakkan di menara masjid Al Hassan.

Mengapa dunia membiarkan sekelompok orang memaksakan kehendaknya di Suriah dengan cara barbar, serta mengabaikan kehendak sebagian besar warga negaranya ? Warga Suriah yang tidak tertarik ‘khilafah’ ikut pemilu 2014 ( 70% turn-out vote dan 80% memilih kembali Bashar Assad, yang tegas melawan Israel, sebagai presiden Suriah yang sah ).

Suriah perlu 6 tahun untuk mengamankan kembali wilayahnya seluas 185.180 km2. Kira2 perlu berapa tahun TNI – Polri bisa mengamankan wilayah seluas 1.905.000.000 km2 ini jika sampai milisi2 teror dibiarkan bercokol di negeri kita ? ( dimulai dengan pembiaran paham radikal di sekolah, pesantren, mimbar2 agama, dan pembelahan rakyat di medsos ). Dengan panjang garis pantai 99.000 kilometer, suplai senjata bisa masuk dari mana saja. Jadi, membasmi teroris sampai ke akar-akarnya ( sikap intoleran, paham radikalis/ ekstrimis dan kesenjangan ekonomi ) adalah hal mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

Provinsi Afrin di perbatasan Suriah-Turki, dicaplok militer Turki bekerja sama dengan FSA ( salah satu kelompok ‘jihad’, berbendera hijau-putih-hitam dengan bintang 3 ). Bantuan warga Indonesia ( lebih dari Rp 10 miliar, digalang dengan cara menyebar narasi palsu soal Suriah ) akan diserahkan ke Idlib ? ( kamp milisi pecundang )

Lembaga pengepul donasi A** menyatakan di fanpage-nya ( 26/3/2018 ) : A** menjadi perwakilan dari bangsa Indonesia, memboyong total 5.000 paket pangan dari Kota Mersin menuju Kota Reyhanli. Salurkan bantuan terbaik Anda untuk Ghouta, Suriah dengan klik link SG. ( padahal Reyhanli di wilayah Turki dihuni milisi teror, bukan warga dari Suriah. Lembaga donasi ini berbendera FSA, milisi teror dukungan Turki )

Idlib itu adalah tempat evakuasi para milisi teror yang sudah menyerah kalah di berbagai wilayah, termasuk Aleppo dan Ghouta timur. Mereka tidak dibantai oleh tentara Suriah, melainkan diantarkan dengan bis-bis berwarna hijau ke Idlib. Jumlah warga Idlib sebelum tahun 2011 sekitar 120.000 orang; sebagian besar lalu mengungsi akibat perang. Menurut Al Arabiya, populasi Idlib tahun 2016 sekitar 200.000 orang. Jumlah penduduk di Ghouta timur ( kecuali Douma, yang masih didialogkan tentara Suriah dengan milisi JIs ) sekitar 280.000. Hanya 20.000 yang memilih pergi ke Idlib. Jadi donasi A** disalurkan untuk milisi teror tsb. Bukan warga Suriah.

Jika Rp 6 miliar untuk 100.000 paket sembako FUI di Pskh Monas kemarin. Lebih Rp 10 miliar untuk 5000 paket pangan ke Reyhanli ( milisi teror di Turki ), ke mana sisanya ? ( modal bom Surabaya, atau penyisipan kader2 HTI ke sekolah2 ? ). APH ( aparat penegak hukum ) tolong selidiki dan hentikan modus pengepulan donasi semacam ini untuk mendanai aksi2 teror dan penyebaran radikalisme di Indonesia ( selain penjualan narkoba, perampokan toko emas, ATM, dsb )

Idlib adalah provinsi yang berbatasan dengan Turki ( sehingga suplai logistik dari Turki, salah satu sponsor ‘mujahidin’, relatif mudah ). Idlib jatuh ke tangan ‘mujahidin’ sejak Maret 2015. Para milisi menerima instruksi dari para bos besar mereka ( antara lain Turki, Qatar, Saudi ) untuk pergi ke Idlib, dengan membawa uang jutaan dolar dan senjata ringan ( senjata berat ditahan pasukan Suriah ). Ghouta jaraknya sekitar 450 kilometer dari Reyhanli. Provinsi di Suriah yang terdekat dari Reyhanli adalah Idlib ( dari blog Kajian Timur Tengah – Dina OS )

PRAMUKA DAN MENWA YANG NASIONALIS. KONTRA RADIKALISME.

Kampus yang mestinya jadi center of excellent, kemarin seolah menjadi center of terorism, dengan tertangkapnya 3 mahasiswa Unri terduga teroris dengan 3 bom dan serbuk mesiu di ruang sekber mahasiswa. 7 kampus lain di Jawa ( UI, ITB, Undip, Unbraw, ITS, Unair, IPB ) juga sudah terpapar paham radikalisme. UIN sekitar 53%-nya mahasiswanya sudah terpapar, bahkan anak rektornya sendiri nyaris diajak kelompok2 radikal itu dan diindroktinasi dengan pelbagai modus. Di Undip, guru besar yang mestinya mengajar Pancasila, malah mengajar radikalisme pada para mahasiswanya. ( EMI, 4/6/2018 ). Sekolah dan kampus sekuler lebih banyak yang terpapar radikal karena pemahaman agamanya yang dangkal, dibanding kampus yang mata kuliah utamanya agama.

Pemirsa EMI, 24/5/2018, mengusulkan kegiatan pramuka digalakkan di sekolah2 dan Resimen Mahasiswa ( Menwa ) di kampus2 digiatkan untuk menumbuhkah semangat nasionalisme dan toleransi antara saudara setanah air. Sekolah2 guru dikukuhkan komitmen kebangsaannya, selain lebih 200 pendakwah yang sudah di-list kemenag. Sekolah umum negeri juga sudah disasar paham radikal, bahkan oleh sebagian guru2nya sendiri. Karena kurang paham Qur’an, banyak ayat yang dipotong dan dijejalkan ke kepala siswa umum negeri untuk kepentingan ‘jihad khilafah’ kelompok2 teror global yang bercabang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sistem pengajaran yang menjejalkan pengetahuan ke kepala siswa layaknya bejana air yang bisa tumpah kepenuhan, sudah saatnya diubah menjadi interaktif dua arah yang mendidik siswa kritis terhadap ajaran dan input dari luar. Kebiasaan menyimak dengan kritis ini berguna untuk menyaring banjir informasi di internet dan pemapar radikal dari senior atau alumni sekolahnya. Guna orang tua mengajarkan Qur’an dan Hadis secara utuh ( terutama terjemah & tafsirnya ) sejak dini/ kecil agar ketika anak2 masuk sekolah umum yang pelajaran agamanya kurang, lalu tiba2 nyelonong guru pengganti atau kakak alumni menyelipkan paham radikal, pondasi iman kuat siswa bisa mem-filter/ menangkis ajaran sesat itu sehingga tidak ketularan radikal.

Tragedi bom Surabaya ad wake up call bagi kita semua untuk menghentikan jaringan teroris yang mengancam keutuhan negara. Segera !

PELIBATAN TNI SEBERAPA JAUH ?

Pelibatan TNI di tahap kritis, dari 5 tahapan penangan teroris: kritis, parah, substansi, sedang, awal dengan perpres. Terukur, dengan keputusan politik, untuk melindungi HAM dan supremasi sipil. ( EMI, 21/5/2018). Operasi Tanimbala di Poso? tempo hari, juga mem-BKO prajurit TNI di bawah kendali Kapolri karena tugas penegakan hukum adalah ranah polisi. Tugas pertahanan negara dari serangan musuh luar ( tak ada sidang pengadilan untuk penegakan hukum RI ) adalah ranah TNI. TNI punya pasukan khusus anti teror di AD, AL, AU. Mereka bisa dikerahkan menghadapi sayap militer organisasi teroris yang berniat mengganti tatanan/ ideologi negara. Babinsa dan intel TNI bisa mulai bergerak mengendus pergerakan teroris.

Panglima TNI dan Kapolri bisa saling berkoordinasi dalam lingkup kewenangannya, bagi2 tugas atau membentuk satgas gabungan dalam membasmi sel2 teroris sebelum menjadi kanker ganas stadium 4 / ledakan bom yang menghancurkan kemanusiaan dan persatuan Indonesia. Dalam sistem demokrasi ( pemerintahan rakyat ) pengerahan aparat TNI dalam penegakan hukum perlu keputusan sipil/ presiden ( perpres ) untuk mengatur dan memayunginya. Dalam situasi perang ( ketika penegakan hukum tak berlaku/ tak lagi efektif untuk mengamankan negara dan menyelamatkan rakyat ), TNI bergerak otomatis sesuai amanat konstitusi.

Kemampuan tempur dan kaliber senjata TNI dirancang untuk itu : mengalahkan pasukan tempur musuh yang terlatih ( kemampuan di atas para kriminal pengganggu kamtibnas yang ditangani polisi sehari-hari). Tahun ini, TNI AD kembali menjadi juara umum turnamen menembak di Australia yang diikuti 18 negara. Pelibatan TNI membantu Polri dalam membasmi teroris sudah tepat. Sayap militer organisasi teroris dan kejahatan luar biasanya ( extra ordinary crime : terorisme, korupsi, narkoba ) selayaknya dihentikan oleh aparat ( setaraf ) militer pula. Selamat bekerja satgab Polri-TNI !

IBU2 GIGIH PEJUANG KEADILAN DEPAN ISTANA. Nyerah ?

Ibu2 Kamisan terilhami aksi damai di plaza Mayo, Argentina ( tiap hari Selasa ) berkumpul sejak tahun 2007 di depan Istana Merdeka untuk mendorong pemerintah menuntaskan kasus2 pelanggaran HAM berat masa lalu. Setidaknya ada 8 kasus besar yang mereka tuntut, diantaranya korban tahun 1965, 1998, Munir, Tragedi Semanggi 1, 2. Presiden Jokowi bersedia menerima mereka di istana, karena soal pelanggaran HAM memang ada dalam Nawacita ( EMI, 2/6/2018 ). Sebagian pemirsa mengatakan penyelesaian kasus2 itu mungkin tidak populis ( di saat lawan mencari2 kesalahan pemerintahan menjelang pilpres ) tapi sedikitnya, akan meringankan beban pekerjaan pemerintahan berikutnya ( ketika data dan saksi peristiwa makin berkurang seiring perjalanan waktu ). Tim ad hoc dan pengadilan ad hoc bisa dibentuk untuk mengungkapkan kasus2 tsb terlepas apa pun vonis hakim nantinya. Sedikitnya, ada kejelasan yang membantu proses rekonsiliasi yang bisa diterima pihak keluarga korban, pelaku/ keluarganya, pemerintah dan masyarakat Indonesia. Sehingga generasi berikut tak terbebani masa kelam bangsa ini secara berlebihan, karena masa depan pun punya masalah HAM-nya sendiri. Yang berkali-kali lipat, jika pelaku masa lalu masih malang melintang dengan tabiat lamanya ( toh tak di apa2 kan ).

Pelaku kejahatan HAM ( bisa dianggap ) terpaksa berbuat jika ditodong kepalanya dengan pistol ( penodongnya yang dihukum berat ). Jika hanya. diancam dipecat, pelaku/ eksekutor mestinya memilih hati nuraninya ( tidak melaksanakan misi dari atasannya untuk menghabisi nyawa pengeritik Orba atau kesalahan yang tidak proporsional dengan hukumannya. Pentingnya manusia memahami agama sejak dini, diantaranya untuk menuntunnya bertindak. Ia paham rambu2 hukuman yang diperbolehkan Allah, karena hukum manusia mengadopsi hukum Tuhan, selain adat dan norma moral ). Jika eksekutor tetap melaksanakan tugas keji itu, meski ia tak ditodong pistol, maka ia dan pemberi tugas layak dihukum berat. Jika pelaku mengaku dibohongi atasan bahwa misi pembunuhan tsb untuk negara ( misal, penembakan Nasrudin ) , saya pikir, nalar dewasa sudah bisa memilah kebenarannya. Pelaku tetap dihukum berat. Juga atasan pembohongnya.

Di tahun ke-4 ini, Jokowi dan tim yang dibentuknya bisa mulai membuat skema penyelesaiannya ( bisa rekonsiliasi ala Nelson Mandela/ korban2 diskriminasi rezim Apartheid di Afsel, atau negara lainnya ). Tahun ke-6, ketika tak ada beban populer lagi ( elektoral ), Jokowi bisa mulai mendorong penegakan hukumannya, dilanjutkan rekonsiliasinya, dan santunan sekedarnya jika negara masih punya kas cukup untuk itu ). Itu saran saya ( meski tahu banyak NGO asing sengaja/ kerap mengangkat-angkat kasus2 pelanggaran HAM lama demi agenda tersembunyi AS/zionis untuk memojokkan/ menyibukkan rivalnya agar tak sempat mengusik hegemoni mereka. Saat ini, zionis AS tengah mengincar Yerusalem, kota internasional 3 agama di tanah Palestina ). Namun, melihat ibu2 korban dijemur di terik matahari lalu berhujan-hujan di depan pagar Istana Merdeka selama 10 tahun ini ( lebih 540 kali demo ), saya kok jadi ingat ibu saya lagi. Siapa sih yang bisa ngalahin kegigihan kaum ibu sayang anak, yang pengorbanannya sepanjang hayat ? ( di atas kepala mereka ada Allah ). Nyerah deh…

KOALISI PEMBELA PALESTINA. BERANI ?

AS kembali mengeluarkan veto untuk anak emasnya, Israel yang baru saja membantai ratusan warga Palestina ( tewas dan ribuan luka ) pada bulan Mei 2018, seperti jumlah korban serangan brutal Israel tahun 2014. Palestina, satu2nya negara yang belum merdeka sejak KAA 1955 di Bandung. Usulan Kuwait yang diveto AS kemarin adalah perlindungan ( internasiona/ pasukan PBB ) bagi warga Palestina yang berdemo damai ( tanpa senjata ) dari serangan pasukan Israel. Dari 5 anggota tetap dan 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan ( DK PBB ) hanya AS yang mem-veto. Pasukan keamanan PBB baru bisa dikerahkan jika 5 anggota tetap DK ( AS, Inggris, Perancis, Rusia, China ) setuju. Waktu AS mengusulkan HAMAS dikategorikan organisasi teroris, gantian 14 anggota DK menolaknya. Karena penjagaan HAMAS yang bermarkas di Gaza, di wilayah itu tak ada tentara Israel yang berani patroli. Berbeda dengan wilayah Tepi Barat, di mana otoritas Palestina dan organisasi FATAH berada, patroli tentara Israel leluasa hilir mudik. Warga Palestina di sana mesti minta izin di pos2 penjagaan Israel jika hendak berobat ke Mesir atau berkunjung ke wilayah tetangga. Penjara raksasa, bukan?

Sebenarnya tipu daya setan itu lemah, kata agama. Di Gaza, banyak anak2 hafiz Qur’an. Bagi mereka, berdemo tiap hari memprotes pendudukan Israel sejak tahun 1948, menghadang tank Israel yang akan melindasnya atau melawan tentara Israel bersenjata lengkap tak membuat takut. Bagi pejuang HAMAS mengadu nyawa melindungi tanah air Palestina/ mengusir penjajahan Israel adalah keharusan, yang berbuah syahid/ surga jika gugur ( ini syuhada beneran. Bukan kayak pelaku bom bunuh diri sok syahid di Indonesia, yang tidak dalam keadaan perang. Mereka ini justru masuk neraka. Bunuh diri konyol masuk neraka ). Meski sudah ribuan yang tewas, ajaib, populasi Palestina terus bertambah. Salah satu yang membuat Israel frustasi dan makin kalap ( takdir Allah kok dilawan? ).

Makin materialistis manusia, makin jauh ia dari Allah ( Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab, 27/5/2018 ). Iblis, buyutnya jin setan ( pembangkang ) semula sangat taat pada Allah. Namun, ketika diminta Allah bersujud pada Adam yang baru diciptakan-Nya dari tanah, Iblis ogah karena merasa hakikatnya dari api lebih tinggi dari tanah ( mestinya Iblis melihat siapa yang menyuruhnya, bukan mempersoalkan hakikat penciptaan. Dasar Iblis bego. Kita, makhluk-Nya, mau melaksanakan apa saja selama Allah yang memerintahkan kan ? ). Ciri Iblis itu angkuh, dengki dan tamak. Zionis begitu kan ? Ketika Nabi Muhammad datang, leluhur mereka ogah mengakui kenabiannya. Kitab2 terdahulu ( sebelum Qur’an ) yang menginformasikan kedatangannya diutak-atik pendeta2 Yahudi ( jadi tidak asli ) hingga sesama agama samawi kini konflik ( merasa paling benar ).

Ekstrimis Yahudi/ zionis ini merasa agama Yahudi tak boleh diungguli oleh agama Islam ( angkuh dengki, mirip Iblis yang tak lagi taat, karena asumsi subyektifnya : hakikat api di atas hakikat tanah ). Sebenarnya, agama dari jaman Nabi Adam sampai Nabi Muhammad membawa ajaran sama : Tauhid/ Islam. Istri Fir’aun ( Siti Asiah ) di sebut mukmin di kitab suci. ‘Bangunan’ Tauhid yang disusun sejak jaman Nabi Adam itu nyaris sempurna. tinggal kurang satu bata lagi. Satu bata itu ( diisi ajaran yang dibawa ) Nabi Muhammad SAW. ( Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab, 3/6/2018 ).

Sehingga jika tidak ada keangkuhan itu ( tidak ada Iblis dan setan2 cucu cicitnya yang membisiki nafsu manusia, termasuk zionis bego ) yang merembet ke dengki, lalu tamak ( menguasai Timur Tengah dan jargon polisi dunia ) maka Masjid Al-Aqsha, Gereja Makam Kudus dan Tembok Ratapan itu menjadi situs bersama/ kota internasional bagi agama Tauhid ( Yahudi, Nasrani, Islam ) yang aman dikunjungi, seperti kita, muslim, boleh puasa ala Nabi Daud ( Yahudi ) dan baca doa Nabi Sulaiman ( putra Nabi Daud, yang tetap taat pada Allah, meski dianugerahi-Nya kekayaan dan kekuasaan tak tertandingi hingga akhir jaman ). Kisah mereka dan Nabi2 sebelum Nabi Muhammad tercantum di kitab Al-Qur’an yang dijamin Allah SWT keasliannya hingga kiamat. Dijaga setiap titik komanya oleh para malaikat.

Tapi, kenyataannya, para setan ( pembangkang) dari jenis jin dan jenis manusia dikomando Iblis, setiap hari mengganggu manusia sampai hari kiamat. Lalu, nasib rakyat Palestina bagaimana ? Kaum kapitalis, liberalis, warga dunia yang hedonis, para budak materi ( jauh dari Allah ) jadi penakut melawan kebiadaban di depan mata, apalagi nun jauh di Palestina. Hanya bisa mengutuk keras ( yang tidak diijabah doanya karena bergelimang nafsu dan dosa ). Apa mungkin warga AS berani memakzulkan presidennya karena melakukan kebohongan publik dan kejahatan HAM luar biasa berat ? ( memerintahkan penembakan 59 rudal Tomahawk ke Suriah gara2 hoax bom sarin pasukan pemerintah sah Suriah, padahal itu bom klorin yang dilempar para pemberontak dukungan Koalisi AS ( Coalition of the willing ) yang kepepet menjelang kekalahannya di Suriah, yang menewaskan para sandera mereka.

Apa warga AS mau capek menyusuri akar konflik Timur Tengah lalu menggalang dukungan rakyat untuk tidak memilih Trump dalam nasa jabatan kedua atau lebih memilih presiden yang mengayomi publik internasional termasuk rakyat. Palestina ? Jika itu jadi utopis ketika material world lebih mereka sukai, kita, rakyat Indonesia melalui perwakilan kita di PBB ( lebih sip lagi presiden dan menlu ) melobi sidang Majelis Umum ( satu negara satu suara, tak ada veto ) untuk membuat Resolusi PBB tentang Perlindungan Keamanan bagi rakyat Palestina. Jika AS yang minta PBB mengirim pasukan ke Suriah tapi ditolak ( menjatuhkan Assad ) bisa membentuk pasukan koalisi sekutu pimpinan AS ( juga ke Irak, Libya ), maka negara2 muslim mestinya juga bisa membentuk pasukan koalisi untuk melindungi keamanan warga Palestina. ( Let’s the 3’rd world begins? )

Minimal jangan kalah gertak dan style. Takut hanya pada Allah. Tipu daya bos zionis/ Iblis itu lemah. Makin kita takut, makin besar Iblis setannya. Makin kita berani, makin takut Iblis setannya/ apalagi zionis, salah satu cecunguknya. Coba tanya warga Israel, tentang serangan roket HAMAS ke Tel Aviv, mereka umumnya pada takut mati. Saya ingat bagaimana pak Jurnalis di depan pos jaga tentara Israel, menguatkan nyali untuk merintis pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Pekerja Allah yang bersih hati tidak takut mati. Adakah pemimpin Indonesia, Liga Arab dan negara2 OKI seberani dokter Mer-C berdedikasi itu ? Jika ada, galang dukungan di Majelis Umum PBB untuk koalisi pasukan pelindung rakyat Palestina. Siaapp ?! ( Indonesia pasti ikut karena RSI ada di sana. Iran pasti nimbrung, karena HAMAS dan roket2 jarak jauhnya ada di situ. Who else join with us ? Nyali tebal, syarat minimalnya. Punya ? ).

WNI DILARANG KE ISRAEL. YERUSALEM BERBAHAYA KARENA KLAIM AS.

Indonesia tak punya kedubes/ hubungan diplomatik dengan Israel karena negara zionis ini menduduki tanah Palestina, muslim saudara seiman kita. Tentang larangan kemenlu, bagi WNI yang ingin berkunjung/ wisata religi ke Israel ( dan Yerusalem ) patuhi saja. Toh, sementara waktu, sampai Yerusalem pulih kembali sebagai kota internasional dengan pengamanan penuh pasukan PBB/ koalisi muslim. Kita tak mau ada sandera WNI yang menyulitkan usaha2 kemerdekaan Palestina. Saya bisa vertigo lagi ( mungkin juga pak Jokowi ) kalau harus memikirkan kegentingan sekaligus di banyak tempat. Sabar ya..

INDONESIA, 1 DARI 15 ANGGOTA DEWAN KEAMANAN PBB.

Babinsa TNI ditingkatkan jumlahnya hingga 700% untuk mengendus dan mencegah penyebaran paham radikalisme. Pencegahan radikalisme ini juga program Indonesia ( diwakili menlu Retno ) yang kembali terpilih untuk ke-4 kalinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Mengajak dunia memerangi radikalisme dan terorisme dengan Islam moderat/ wasatiyah dan keadilan sosial ekonomi. Mempopulerkan Islam Wasatiyah dalam negeri dan luar negeri, selain menyeru para pemimpin negara/ dunia untuk bertindak adil ( menjunjung keadilan dalam beragam isu dan aspek perdamaian dunia ). 144 dari 190 negara anggota Majelis Umum PBB memberikan suaranya pada Indonesia. Mulai bekerja pada 1 Januari 2019. Congratulation to.. us !

MAHATHIR, 92 THN, TURUN GUNUNG DEMI MALAYSIA BERSIH

EMI, 11/5/2018 mengabarkan, Mahathir Mohammad terpilih kembali menjadi presiden Malaysia di usianya ke- 92 tahun. Presiden tertua di dunia. Sebelumnya, 22 tahun berkuasa 1978 – 2004. Fokusnya, memberantas korupsi PM sebelumnya. Rencananya mau menjabat 1-2 tahun saja. Kita tunggu gebrakan beliau nemulihkan Malaysia dan kaderisasi pemimpin lebih muda dan bersih untuk masa depan demokrasi negeri jiran kita ini.

ELIT POLITIK ASBUN BELAJARLAH NASIONALISME PADA ANAK MALAYSIA !

Urunan bayar hutang Malaysia, bahkan dilakukan anak2 dengan mencuci mobil. Bukan nilai uangnya, namun lebih penting esensinya : nasionalisme di usia yang sangat muda, ikut membantu negara yang sedang kesulitan. Hutang Indonesia 34% dari PDB ( masih aman jika di bawah 60% ), tapi oposisi di sini sudah teriak2 seperti segawat 1998. Ketika rupiah tembus di atas Rp 14 ribu per USD Mei lalu, mereka juga gaduh. Setelah Juni ini rupiah turun di bawah Rp 14 ribu per dolar AS, mereka diam tak mengapresiasi. Elit politik di Indonesia sebaiknya belajar ke warga Malaysia yang bisa bersatu membantu solusi atas masalah negaranya. ( EMI, 5/6/2018 ).

15 TAHUN PENJARA UNTUK HOAX BOM. WAGUB & PELAJAR PENGHINA PRESIDEN ?

UU no.1 tahun 2009 tentang penerbangan menyebutkan penjara 1 tahun bagi pembohong adanya bom/ bahan peledak di penerbangan ( juga pelabuhan/ angkutan umum ). Penjara 8 tahun jika kepanikan yang ditimbulkannya menyebabkan orang lain terluka ( plus mengganti kerugian maskapai penerbangan akibat hoax tsb ). Penjara 15 tahun jika sampai menewaskan orang yang mendengarnya. Rupanya belum banyak yang tahu larangan hoax di bandara ya. Mei 2018 saja terjadi 9 peristiwa hoax bom oleh calon penumpang di antaranya 2 anggota DPRD Banyuwangi. Tahun 2015, bahkan sampai 52 kasus hoax penerbangan yang merugikan penumpang, otoritas bandara dan maskapai penerbangan. Selama ini, para pembohong hanya diperingatkan aparat ( penyidik sipil negara, kepolisian ) lalu menandatangani surat perjanjian bermaterai Rp 6000,- sehingga kejadian serupa masih berulang dan merugikan banyak orang. Sebagian pemirsa EMI ( MetroTV, 31/5/2018 ) meminta aparat hukum menerapkan hukuman 1-15 tahun itu bagi ke-9 pelaku hoax Mei 2018 ( sekalipun bercanda, tak berempati, ‘sakit’ sosial ) agar adil ( tak diskriminatif/ tebang pilih ).

Kalau saya memilih pihak bandara mensosialisasi dulu larangan hoax bom ( apalagi bom beneran ) dan sanksi beratnya. Pasang di tempat2 strategis untuk diperhatikan calon penumpang dan keluarga pengantarnya. Jika masih ada yang bercanda bawa bom, segera amankan dia ( pramugari bisa minta penumpang lain tetap tenang atau keluar pesawat pelan2 selama beberapa waktu karena ada pemeriksaan pesawat mendadak/ sidak sebelum betul2 aman untuk terbang ( jangan sebut bom ). Pelaku hoax yang mestinya diganjar setahun penjara ( berhubung penjara kita masih penuh ) diminta tak mengulangi perbuatannya dengan surat perjanjian, tanda tangan, materai Rp 6000,- plus denda minimal Rp 5 juta atau sebanyak kerugian yang dialami penumpang lain, maskapai penerbangan dan otoritas bandara. Pemiskinan agar jera, dan membuat calon pelaku berikutnya berhitung seribu kali kalau melakukan kebodohan serupa. Pelaku hoax yang membuat orang lain terluka dan mati dalam kepanikan, silakan dipenjara 8-15 tahun sesuai aturan. Hii.. lebih seram dari hukuman koruptor ( apalagi jika hukuman 20 tahun diperkecil jadi 15 tahun jika RUU KUHP jadi disahkan Agustus 2018. KPK minta soal tipikor dikeluarkan dari KUHP karena sudah ada UU Tipikor yang mengaturnya agar tidak bertentangan), kecuali jika hukuman mati yang digagas mantan hakim agung Artidjo bagi koruptor terwujud. Mulutmu, harimaumu. Hati2 bicara di ruang publik ya..

KESAMAAN WAGUB & PELAJAR ?

Kecerdasan kedua pengejek presiden Jokowi apa setara ya ? SU bilang pemerintahan Jokowi seperti Najib yang nanti diganti PS, karena naiknya harga2. Sontoloyo ya. NR kan korupsi dan sudah 9 tahun menjabat PM Malaysia. Jokowi bersih dan baru 4 tahun menjabat pada Oktober 2018 nanti. Hutang luar negeri jiran ini 80% PDB, sedang Indonesia kurang dari 30% dari PDB ( 14 triliun USD ) dan digunakan untuk keperluan produksi ( pembangunan infrastruktur jalan, bandara, pelabuhan, waduk irigasi, dsb ) yang akan meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi jika terkoneksi dengan baik dan bersih dari pungli. Angka kemiskinan yang turun dari 11 ke 10, bisa lebih turun2 lagi di masa2 mendatang. Jadi soal Jokowi sama dengan NR itu hoax ( saya kasihan sama PS yang timses-nya pada asbun begini padahal background-nya pengusaha yang mestinya melek soal data2 ekonomi ).

Contohlah Gubernur Jabar Aher dari PKS dari Gubernur Sumbar dari oposisi juga, yang bisa bicara objektif atas pencapaian pemerintah bahkan memuji blusukan bosnya ( presiden ). Sekali politisi/ pengusaha masuk pemerintahan ( sumpah jabatan ) mestinya ia meninggalkan ego kelompoknya dan mengabdi pada kepentingan publik daerahnya, yang memilih maupun yang tidak memilihnya. Termasuk mencerdaskan publik dengan data2 kredibel bukan asumsi subjektif. Apa sanksi bagi bawahan yang ( kejam ) mencela bosnya ? Agar tidak terus berulang dan ditiru para bocah ingusan, sekedar ingin gaul/ populer. Simbol negara dan wibawa pemerintahan bisa rusak jika para peleceh dibiarkan berhoax ria dan merintis chaos dalam negeri karena rakyat tak lagi percaya pada pemimpinnya.

Saya lihat SU grogi bicara di acara Mata Najwa masa kampanye pilgub DKI. Gak nyangka bunyinya di luar TV bisa semiris ini. ( sanksi : ia masuk black list saya bersama RG, FZ, FH, AR, jika sekonsisten mereka menyerang wibawa kepala negara ). Jika SU cerdas, ia akan memberitahu kekurangan pemerintah pusat saat pertemuan rutin presiden dengan para kepala daerah. Tidak dilempar ke publik demi perolehan suara pilpres. Gak etis, tahu. Apa tak ada kader Grd di luar pemerintahan ( spoke person ) yang mengambil alih peran politik SU yang sudah masuk pemerintahan ? Kalau kelakuan SU masih oposisi, ya gentle saja, keluar dari pemerintahan. Jangan makan gaji dan fasilitas sambil menusuk dari dalam seperti musuh dalam selimut. Udah kemarin Jokowi disalahin RG gara2 rusuh Pskh di Monas yang tak diantisipasi SU dan jajarannya, sekarang masih pula Jokowi dicibir seperti mantan PM NR ( yang mega korup ) . Beresin dulu Jakarta. Mana janji DP 0% – nya ? Pohon hias imitasi di trotoar yang tak aman bagi pedestrian ( harga di APBD RP 8 juta per buah, padahal harga pasar Rp 4 juta per buah ) juga dipersoalkan publik. SU belum punya legitimasi moral untuk bicara. Jangan jadi tong kosong berbunyi nyaring deh. Capek dengernya.

Apa sih salahnya Jokowi secara pribadi pada SU, sampai tega2-nya dia bicara begitu ? Integritas SU dijual murah demi suara 5 tahun sekali ( dan post truth society : masyarakat yang tak peduli lagi dengan kebenaran ). Menyedihkan. Bagaimana nasib pelajar yang viral di medsos ( mengancam presiden Jokowi ) Mei lalu ? Dapat hukuman diversi ( kerja di panti sosial ) setelah bersama ayahnya di video minta maaf pada presiden Jokowi dan rakyat Indonesia.( Prime Time News, MetroTV ). Jika mengulangi perbuatannya, pelajar itu masuk penjara betulan sesuai aturan ( MK memasukkan kembali pasal penghinaan terhadap presiden ).

Bagi masyarakat pasca kebenaran ( post truth society ), bunyi sengawur apa pun lebih dipercaya dari isi sebenar apa pun. Warga DKI apa sudah seperti ini ? Elit politik mestinya menahan diri akan fungsi oposisinya jika dia sudah terpilih masuk dalam pemerintahan. Obyektivitas tetap dijaga demi literasi publik yang dilayani. Kecerdasan publik dibina dengan ucapan2 etis obyektif. Beralih dari politisi/ pengusaha yang mementingkan partai/ kelompoknya menjadi negarawan yang merangkul semua. Rakyat diutamakan ( EMI, 30/5/2018)

PELAJARAN PAHIT PILGUB DKI 2017. ELIT DAERAH LEBIH DEWASA DI PILKADA 2018.

Tingkat demokrasi Indonesia turun 20 peringkat tahun 2017 karena isu pilgub DKI ( politik identitas SARA/ pragmatis/ elektoral bukan politik etis ). Menurut lembaga Gallup, Indonesia adalah negara ke 9 dari 10 negara teraman di dunia ( di bawah Swiss, Singapura ) karena rakyatnya baik, pemerintahannya baik, ( prajurit dan ) polisinya baik.

Elit pusat mestinya belajar pada elit daerah yang lebih dewasa menyambut pilkada. Papua, Kalbar, Jabar, Jateng dan Jatim yang dianggap rawan, sejauh ini cukup kondusif menjelang pilkada. Memilih adu program dan menjaga keutuhan NKRI. Negara ini jangan sampai retak, apalagi pecah karena propaganda hitam yang menyerang identitas petahana atau calon pesaing seperti pilgub DKI tahun 2017. Tahun 2016, seingat saya, saya pernah mewanti-wanti DKI agar menjadi contoh pilkada bermutu di daerah karena banyak media nasional berkantor di sana, ee.. ternyata DKI yang harus belajar pada pilkada di daerah yang relatif matang dan berkualitas ( setelah melihat ekses negatif hasil pilgub DKI 2017 yang terasa sampai hari ini, bahkan merembet ke wilayah sekitarnya dan kepentingan nasional ). Pelajaran yang dipetik : kinerja bagus mestinya dipilih rakyat ketimbang omdo utopis ) , untuk pilkada selanjutnya di Jakarta. ( EMI, 19/6/2018)

INDONESIA NEGARA TERAMAN KE-9 DI DUNIA.

Menurut laporan Gallup\’s Law and Order Report 2018 ( lembaga kredibel Gallup berdiri sejak 1935 ), Indonesia adalah negara ke 9 dari 10 negara teraman di dunia, dari 142 negara yang disurvei ( setelah Singapura, Norwegia, Islandia, Finlandia, Uzbekistan, Skandinavia. Ubekistan, Hongong Swiss, Kanada ) karena rakyatnya baik, pemerintahannya baik, prajurit dan polisinya baik.
1000 orang Indonesia dalam kurun waktu 10 April 2017 sampai 20 Mei 2018 ditanya dalam bahasa Indonesia : Apakah anda percaya dengan kekuatan polisi di kawasan tempat anda tinggal? Apa anda merasa aman berjalan sendirian pada malam hari di kota anda ? ( kemampuan polisi lokal ). Apa dalam 12 bulan ini, anda dan keluarga anda pernah kecurian uang atau barang berharga ? Apa anda pernah diserang atau dirampok selama 12 bulan terakhir ? Jawaban mayoritas responden dengan margin of error 3,6% menunjukkan : Warga Indonesia secara umum merasa aman tinggal di negaranya dan percaya dengan kekuatan polisi serta penegak hukum.
Jika jumlah polisi masih timpang dari jumlah seharusnya untuk menjaga 263 juta penduduk Indonesia, artinya kesadaran warga untuk menggembok pagar, mengunci ganda kendaraannya, siskamling, menggaji satpam, dsb, sangat berkontribusi pada hasil aman ini. Jika sebagian orang merasa tak nyaman dengan hujatan/ tweet war di media sosial, netizen bisa men-delete atau memblokir akun2 hate speech. Bukan serangan fisik pada keselamatan jiwa ( kecuali berbuah intoleran, radikal dan teror bom jika tidak diblokir ). Hasil teraman ini bisa dikapitalisasi untuk mengundang turis dan investasi ke Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia. Tantangannya, apa kita bisa mempertahankan status aman ini ? ( merawat fasilitas umum dan pariwisata, sistem hankamrata, siskamling ) Semoga para stakeholder pariwisata, pihak hotel dan restoran, lebih semangat menggaet wisatawan domestik dan mancanegara, dengan meningkatkan servis dan produk unggulan kita. Kita mau sektor pariwisata jadi nomor satu penyumbang devisa kan ?

PKPU LARANG MANTAN KORUPTOR NYALEG ? SALUT !

Hukum tertinggi di sebuah negara adalah keselamatan rakyat. Tapi kok DPR, Kemendagri, Bawaslu masih membolehkan mantan koruptor ( di bawah hukuman 5 tahun penjara ) berlaga di pileg 2019, asal mengumumkan dirinya mantan koruptor ( ada yang pernah lihat baliho mantan napi ? Sekecil apa tulisan mantan koruptor-nya? ), mengikuti keputusan MK dahulu kala. Padahal, rata2 koruptor dihukum 2 tahun 2 bulan penjara ( laporan ICW ). Sudah 116 wakil rakyat dan birokrat dari parpol yang terjaring KPK. Dan sebagian dari mereka mengulangi perbuatan korupsinya. Mestinya, wakil2 rakyat di parlemen dipilih dari para caleg yang berintegritas/akhlak tinggi dan punya kredibilitas/ keahlian prima. Agar tak maling uang rakyat dan tak ditipu para sponsor ayat UU. Punya budaya malu dan etika moral yang baik.

Pandangan hukum tak lepas dari pandangan moral. Hukum Islam/ fiqih bagi orang yang ditampar, dibenarkan untuk balas menampar. Tapi agama juga mengajarkan, memaafkan dan memberi pencerahan akan lebih mulia ( nilai pahalanya lebih besar ). Etika moral lingkupnya di sini, kemuliaan akhlak menjiwai atau melebihi hukum positif. Kehadiran budaya malu menyurutkan niat ( parpol yang mengusung mantan ) koruptor mencalonkan diri ( di pileg 17/4/2019, pendaftaran caleg 22/11/2018 ) seperti disiratkan keputusan MK ( syarat mengumumkan bekas napi korupsi ) sehingga hasilnya sama: hanya caleg bersih yang disediakan KPU untuk dipilih rakyat. Syarat capres menurut UU Pemilu no.7 tahun 2017 : tak tersangkut pidana korupsi, narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan pidana berat lainnya. Jika lembaga legislatif setara lembaga eksekutif, mestinya syarat bukan koruptor juga berlaku. Aturan ‘no way corruptor’ juga berlaku di DPD dan DPRD. Masak DPR belum sih ? ( kayak iklan shampo ).

Mantan kriminal mungkin membunuh 10 orang, tapi mantan koruptor sudah membunuh jutaan anak yang ibunya tak mampu beli susu formula untuknya hingga mati kurang gizi, yang jalan daerahnya berlubang hingga ia tewas kecelakaan, yang jembatannya ambruk hingga ia tewas terseret arus sungai ketika terpaksa menyeberang, yang tewas tertimpa atap sekolah yang ambrol, yang tewas meledak karena minimnya dana pencegahan bahaya radikalisme di medsos dan sekolahnya, dst, karena korupsi APBN dan APBD. Begitu defisitkah manusia berkualitas dari 263 juta rakyat Indonesia, sampai sampah masyarakat ( koruptor ) seperti ban usang ini dihidangkan lagi di bilik suara dan parlemen kita ? Berapa juta lagi rakyat yang harus tewas jika terus dikondisikan ‘berkubang di comberan’? ( PKPU anti koruptor ini demi keselamatan rakyat ). Pemirsa EMI, 25/5/2018, sampai usul dibuat monumen tertulis nama2 koruptor untuk intelectual punisment/ dipermalukan. Yang lain minta koruptor dimiskinkan agar tak punya modal nyaleg. KPU minta LHKPN ( laporan harta kekayaan ) pejabat yang nyaleg untuk menyisir rekam jejak/ potensi korupsi balon.

Lagian, kalau koruptor tak dicegat ( dilarang ) ikut pemilu, kapan kita bakal punya penangkis rudal nuklir yang andal ? Armada hankam yang tangguh ? Rakyat negarawan yang cerdas dan kuat ? Mikirnya sampai ke situ ( wahai, parpol yang bimbang ).

Mantan koruptor mestinya juga dilarang ikut pilkada, jadi menteri, duta besar dan pejabat publik lainnya untuk mewujudkan cita2 reformasi yang anti KKN ( dipayungi Tap MPR RI Tahun 1998 ) : pemerintahan ( eksekutif, legislatif, yudikatif ) yang bersih dan berwibawa. Mari kita kawal pengundangan PKPU ini di lembar berita negara KemenkumHAM ( bisa dipantau publik ). Persetujuan DPR, Kemendagri, Bawaslu dan MK terhadap niat baik KPU yang didukung publik ini bisa memberi kepastian hukum sedini mungkin untuk caleg mempersiapkan semua persyaratannya. Caleg bersih juga bisa mengurangi angka golput orang2 yang selama ini kurang percaya parpol.
So, for us.. PKPU tolak koruptor…YESS !!

BAGAIMANA MK?

Irma PS, pengamat politik yang mengajukan JR ke MK atas UU MD3 2018, di Opsi Avi ( MetroTV, Senin, 28/5/2018) mengatakan, niat benar setiap lembaga, tak otomatis men-justifikasi larangan mantan koruptor nyaleg di PKPU yang sudah dikonsultasikan ke DPR dan pemerintah, dan tetap jalan terus meski tak disetujui ( KPU, seperti KPK dan media, adalah lembaga independen yang bertanggung jawab pada publik, tak perlu persetujuan DPR dan pemerintah ketika membuat aturan detail dalam pelaksanaan tugasnya. Kewenangannya diatur UU yang dibuat dengan konsultasi publik. Yang menolak aturan PKPU ini bisa uji materi ke MA ). Mendagri Cahyo mengatakan, isu calon tunggal dan dinasti politik pernah diajukan dan mental di MK ( jadinya kapok ? Siapa ketua MK-nya saat itu ? Ngerinya, konstitusi kita bisa berubah sesat dalam sehari di tangan hakim korup seperti AM. Wakil Tuhan di MK ini harus benar2 qualified dan negarawan ).

Kalau saya tinggal mengingatkan MK, MA, DPR dan pemerintah tentang hukum tertinggi keselamatan rakyat ini. Masih pengen sidang paripurna DPR terlihat melompong ( malas ) saat ketok palu ? Mau adegan memalukan serial OTT berlanjut di Senayan ? Mana sempat mereka mikirin rakyat yang balitanya mati sesak nafas dalam karung oleh anak di bawah umur karena soal sepele ? Ke mana para orang tua yang seharusnya mengasuh anaknya dengan nilai agama dan moral ? Mereka sibuk mengais rezeki yang tak seberapa, karena dana daerah tertinggal dikorup sebagian anggota DPR, meniru jejak senior ketuanya ( SN ). Dunia melihat kita ‘berkubang di comberan’ seperti ini mau sampai kapan, wahai Ketua MK dan MA ?

Revisi KUHP vs KPK ? PASAL 63 SOLUSINYA.

Melihat episode Mata Najwa kemarin ( Rabu, 6/6/2018) menyisakan geli di hati. Betapa tidak, di sisi kiri para penyetuju draft Revisi UU KUHP ( menkumHAM, Panja DPR, NJ/ PKS ) semula santai meledek para penolaknya ( Biro Hukum KPK, 2 wakil publik anti korupsi ). KPK dibilang genit dan baper karena over reaktif terhadap klausul tipikor di RUU yang dianggap KPK bisa meringankan koruptor akibat ketidakpastian hukum yang ditimbulkannya/ multi tafsir ( Seperti, lama hukuman di RUU KUHP Revisi bagi koruptor 15 tahun sedangkan di UU Tipikor selama 20 tahun. Jika pasal 63 KUHP lama dihilangkan, maka koruptor akan dihukum ringan ). Publik diminta menkum YL percaya pada deretan nama terkemuka dalam tim perumus ( profesor akademisi/ praktisi ) RUU tsb. YL bilang, pihaknya tentunya tak mau bunuh diri dengan hal itu ( melemahkan KPK ). Kita lalu ingat serial OTT yang melanda anggota DPR setahun ini, penangkapan SN/ mantan ketua DPR yang begitu alot dramatis, UU MD3 2018 yang membungkam kritik publik lolos dari antisipasi menkumHAM yang ikut membuatnya bersama DPR, terakhir YL tak mengundangkan ( mengembalikan draft ) PKPU yang melarang koruptor nyaleg, alasannya kuatir menghilangkan hak politik anggota dewan ( mantan napi korupsi ). Kuatir jadi preseden buruk : lembaga2 lain ikut bikin peraturan yang bertentangan dengan aturan di atasnya ( bakal dia yang paling pusing ngurusin kalau ketakutannya yang berlebihannya itu yang terjadi, melebihi empatinya terhadap kecemasan publik jika negara ini bangkrut oleh hisapan koruptor yang terbanyak dari anggota dewan dan birokrat dari parpol ). Anda lebih percaya siapa ?

Publik punya trust tinggi pada KPK. Begitu KPK merasa akan dilemahkan, segera publik menghambur bergegas menolong ( istilah anggota DPR: tsunami politik ). Huh .. rakyat kok dilawan ? Kita bisa lihat di meja ‘Mata Najwa’ malam itu, 2 anak muda/ wakil publik, kokoh berdebat, kritis memaparkan argumennya, meski yang dihadapi 4 seniornya : seorang menteri, 2 anggota DPR senior, dan seorang wanita profesor hukum pidana, tak membuat keduanya gentar dan surut ( seperti menjiwai Daulat Rakyat ). Kegigihan mereka representatif. Keren. Salah satu yang membanggakan dari hasil Reformasi : rakyat lebih kuat di republik ini ( setelah Yang Maha Kuat, Allah Swt ). Suara rakyat adalah suara Tuhan. Benar saja, meski keilmuan 2 wakil publik ini mungkin di bawah 4 seniornya, tapi nurani/ insting kebenaran menuntun kita pada apa/ siapa yang harus kita bela. KPK sudah 5 kali melayangkan surat pada presiden ( mungkin memohon agar tipikor tidak dimasukkan dalam KUHP Revisi karena hukum Perancis, rujukan hukum Belanda/ KUHP lama pun, tipikor dikeluarkan dari KUHP Perancis ). Entah kenapa saya geli melihat wakil KPK itu dengan gaya khasnya ( kutu buku ) tetap ulet mempertahankan protesnya dengan seabreg argumen dan data, sementara kubu peledeknya yang semula tenang malah berubah kalap menjelang akhir acara. Bahkan YL sampai tak kuasa menahan amarahnya/ baper dicecar wakil publik yang gigih membela KPK ( mungkin YL tak suka bosnya/ presiden sedikit2 ditarik ‘mengintervensi’ hukum ). Kita memang mati-matian membela apa yang kita yakini benar. Masing2 dengan persepsinya jadinya seru. So, what’s the way out ?

Pasal 63 dalam KUHP lama, ayat 1 dan 2 tetap dicantumkan/ berlaku pada KUHP Revisi ( hukuman yang paling berat yang harus diambil hakim dan Lex spesialis mengenyampingkan lex generalis ). UU pidana khusus ( korupsi, narkoba, terorisme, kejahatan HAM berat ) seperti UU Tipikor dan UU KPK mengalahkan aturan pidana umum di UU Revisi KUHP yang berupaya mengkodifikasi pidana khusus tsb ( apabila hukumannya dibuat lebih ringan ). Posisi UU Revisi KUHP dengan UU KPK dan UU Tipikor setara. Sama2 Undang2. Di ketentuan penutup/ peralihan UU Revisi KUHP mestinya dinyatakan, UU pidana khusus ( korupsi, teroris, narkoba, HAM berat) tetap berlaku dan existensi lembaganya tetap ada. Hirarki UU Revisi KUHP tidak superior terhadap ke -4 UU TP Khusus tsb ( alias setara ). Dengan pencantuman pasal 63 KUHP lama dan ketentuan penutup tsb, semoga semua pihak, termasuk KPK, bisa menerima UU Revisi KUHP yang lebih bercita rasa Indonesia ini sebagai kado HUT RI ke- 73 Agustus nanti. Namun jika kedua hal tsb tidak dicantumkan, kita tak perlu buru2 mengesahkannya Agustus 2018 ( supaya tak langsung di JR ke MK seperti UU MD3 2018 ). Setuju, para pihak ?

KPK diminta pemirsa EMI, MetroTV, untuk memborgol para tersangka dan napi koruptor agar tidak ada salam metal lagi dari bupati yang korup seperti kemarin.

Draft UU yang dibahas di parlemen, usai rapat, beritanya biasanya diposting ke laman web DPR RI sebagai upaya merangkul partisipasi publik ( bagian dari konsultasi publik ). RUU Revisi KUHP di laman web DPR RI bisa dipelajari publik dengan mengklik tautan ini. http://www.dpr.go.id/cari

UU Revisi TP Terorisme yang telah disahkan Mei 2018 ( akan disusul perpres-nya dalam setahun ), klik beritanya di sini http://www.dpr.go.id/berita/detail/id/20875

KPU bisa memasang profil mantan koruptor yang nyaleg di TPS-TPS seluruh Indonesia dengan tulisan besar2, begitu pula di baliho, spanduk dan web KPU, jika DPR, menkumHAM, parpol, MA, MK belum sehati dengan kita dalam tindakan mereka. Jangan berkecil hati. Semoga Allah membukakan hati mereka untuk juga menolak mantan koruptor masuk bursa pileg 2019. Amin.

CALO ANGGARAN KEMENKEU DITANGKAP KPK

Prime Time News, MetroTV, 7/5/2018 : Makelar anggaran di kemenkeu ditangkap KPK. Mereka pegawai ( memberitahu posisinya dekat menkeu ) yang mendatangi calon pengguna APBD untuk korupsi/ minta fee dengan iming2 bisa menambah pagu atau pos anggaran yang diminta daerah. Hati2 dengan bujuk rayu dan tipu muslihatnya. Cross check dulu ke banyak pihak kredibel atau datang langsung ke kantor kemenkeu ( loket resmi ).

HAKIM ARTIDJO YANG AGUNG, SIAPA PENERUSMU DI MA ?

Artidjo, 70 tahun, hakim agung MA yang purna tugas 23/5/2018, dikenal bersih, tegas dan ditakuti para koruptor yang kasasi karena justru hukuman makin berat sampai koruptor memilih mencabut kasasinya. Pedang hukum Artidjo tajam ke atas dan bawah, ke kanan dan kiri. Semua arah, karena integritas dan kredibilitasnya sangat tinggi. Albertinaho, yang menghukum Gayus Tambunan, diusulkan pemirsa, menggantikan posisinya di MA agar MA masih punya maruah (EMI, 22/5/2018). Teguran KY tentang hakim2 bermasalah yang merusak citra lembaga peradilan kita sering tak digubris MA karena ego sektoral. Padahal tim yang diketuai MA yang menempatkan hakim2 itu di 34 provinsi.

Jika atmosfirnya kondusif, dorongan publik kuat, pengawasan media dan publik jalan, sistem memberi peluang, maka hakim bagus yang ditendang ke atas ( keluar dari pusaran tipikor ) masih bisa dimunculkan hakim agung sekelas Artidjo. Di institusi Polri ada Jenderal Hoegeng. Di TNI, ada Jenderal Sudirman. Di pengadilan ada Artidjo. Idealnya, sosok2 hakim berintegritas tinggi sudah ada di pengadilan tingkat pertama. Sehingga kepastian hukum bisa mewujudkan tatanan hidup yang tertib dan beradab di negeri ini sejak awal.

18 tahun jadi hakim MA/ hakim agung. Kegiatan Artidjo sekarang, piara kambing di Situbondo, mengunjungi mertua di Sumenep dan mengajar S2 di Yogya. Pernah mengusulkan hukuman mati untuk koruptor karena menyelewengkan amanat rakyat yang berakibat menghancurkan masa depan strategisnya seperti sekolah roboh. Tapi DPR menolak dengan dalih residivis korupsi dan keadaan bencana baru koruptor dihukum mati. Artidjo menangani 19 ribu perkara, dan biasa minum jamu untuk menggenjot stamina. Penggantinya harus kuat mental dan kuat fisik, pesan Artidjo.

AEROTROPOLIS KERTAJATI. INSPIRASI PERTUMBUHAN EKONOMI BARU.

24/5/2018, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka diresmikan presiden Jokowi. Direncanakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menginspirasi daerah2 lain untuk berkembang. Kawasan Aerotropolis ( industri pesawat terbang dari hulu hingga hilir ) didukung/ terkonek pelabuhan Baliba yang menjangkau Kuningan, Cirebon dan Brebes ( tol Brebes-Pemalang pada arus mudik 1439 H ini akan digratiskan pemerintah. Namun, sebagian mencemaskan kecelakaan dan kemacetan yang timbul jika digratiskan 100% ). Bandara Kertajati mulai difungsikan sebagai embarkasi jemaah haji daerah sekitarnya tahun ini. Direncanakan awalnya bisa menampung 5-6 juta penerbangan per tahun ( Bandara Soekarno-Hatta atau Soetta menampung 63 juta penerbangan. Bandara Husein Sastranagara, 3 juta penerbangan ).

Kabupaten Majalengka, salah satu daerah yang kurang sejahtera dari 27 kabupaten kota yang ada di Jawa Barat. Dengan kehadiran infrastruktur terbesar kedua setelah Bandara Soetta ini, diharapkan Majalengka akan lebih sejahtera, jika seluruh jalan2 koneksinya juga sudah dibangun menghubungkan sentra2 produksi rakyat ( UMKM difasilitasi pertumbuhannya ) dengan bandara, pelabuhan, Cirebon, Kuningan dan Brebes, Jawa Tengah. Model pembiayaan kreatif di luar APBN, yaitu konsorsium pemda, BUMN dan swasta, bisa ditiru daerah2 lain. Juga untuk melengkapi prasarana jalan koneksi dan UMKM. Kota Bandung bisa berkurang kemacetannya karena sebagian aktivitas ekonomi ibukota Jawa Barat ini pindah ke Majalengka, seperti PT. Dirgantara Indonesia. ITB mau buka cabang juga di sana ? ( fakultas dan riset terkait penerbangan ). Cihuii.. jalanan lancar, euy !!

Pemerintahan Jokowi juga sudah merampungkan 9 waduk dari 46 waduk yang direncanakan. Ya, untuk intensifikasi lahan sawah yang dari hari ke hari kian menyempit di Pulau Jawa. Supaya stok beras cukup, tak perlu impor, harga di konsumen terjangkau, padi petani terserap baik. Ketahanan pangan prima. Syukur2 bisa swasembada beras lagi. Siip !

3 JALUR MUDIK JAWA. PANSELA MENAWAN.

Pada arus mudik lebaran 1439 H ini para pemudik ( diperkirakan mencapai 31,9 juta orang ) bisa melalui 3 jalur, yaitu Trans Jawa/ pantura sepanjang 176 km, jalur tengah/ alternatif dan jalur Pansela/ pantai selatan dengan pemandangan alam/ pantai yang indah. Mudik sambil berwisata alam. Jalan Tol Pejagan – Semarang juga sudah bisa dilalui pada H-7. Juga, 32 km jalan tol Salatiga – Kartasura mulai H-7 sudah bisa digunakan. Sekarang progresnya mencapai 68% jadi ( Prime Time News, 28/5/2018)

Istilah mudik lekat dengan lebaran dimulai tahun 1976 ketika pembangunan dipusatkan di sejumlah titik di Indonesia. Tahun 1978 jalan tol pertama di Indonesia dibangun ( Tol Jagorawi sepanjang 47 km ). China yang dulu belajar ke Indonesia, kini punya lebih 11 ribu km jalan tol melebihi Indonesia ( lebih 800 km. Lebih 500 km-nya dibangun dalam 3 tahun masa pemerintahan Jokowi ). Diperkirakan lebih Rp 15 triliun uang di distribusikan pemudik ke daerah saat bersilaturahmi dengan sanak saudara. ( EMI, 6/6/2018 ). Ritual mudik membawa aktivitas ekonomi ( distribusi uang dari kota ke desa ), pembangunan infra struktur jalan, tol dan sarana pendukungnya, kohesi sosial jika para pemudik bisa tertib dan saling bantu, perbaikan kesempatan kerja di kota kabupaten yang dilintasinya ( penataan tata ruang wilayah/ RTRW untuk mengurangi arus urbanisasi ) dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ( pembangunan infrastruktur ekonomi di luar Jawa meski penduduknya lebih sedikit daripada Jawa ).

Arus mudik terbesar kedua setelah pemudik Imlek di China ini menjadi ujian bagi manajemen transportasi dan aparat keamanan kita. Akankah Sidomuncul dan Pertamina kembali menyediakan bis gratis bagi pemudik untuk mengurangi perjalanan motor yang berbahaya ? ( 70% dari lebih 3000 kecelakaan mudik tahun 2017 berasal dari sepeda motor, 742 pemudik motor tewas ). Jalan tol digratiskan antara 2-6 hari sebelum dan setelah hari raya ( 14 hari per tahun ). Agar pengelola tol tidak rugi oleh pengratisan ini, pemirsa EMI menyarankan tarif tol dinaikkan 4% setelah lebaran ( pengguna jalan bisa maklum ).

Pemudik diharapkan berani menegur supir bis yang ngebut ugal2an selama perjalanan. Manajemen rest area ( ada di tiap 10 – 26 km jalan tol ) hendaknya lebih memperhatikan fasilitas bagi orang tua, wanita hamil, kaum disabilitas yang lebih lama menggunakan toilet. Kantong parkir diperbesar agar tak meluber ke jalan raya dan mengganggu lalulintas. Pemirsa dari Makasar yang akan naik feri ke Pulau Selayar, minta pemerintah membuat ruang tunggu bagi pemudik yang berjubel antri. Pemeriksaan petugas terhadap bawaan dan jumlah calon penumpang yang naik feri harus disigapkan agar perjalanan mudik jadi aman dan nyaman ( kondisi ferinya sendiri diakuinya lebih baik dari tahun2 sebelumnya. Tinggal ketertiban penumpang dan keberadaan ruang tunggu yang kurang ). Penelpon EMI ( 11/6/2018 ) dari Papua mengingatkan pemerintahan Jokowi untuk merealisasikan janjinya membangun jalur kereta api di Papua. Janii itu hutang buat warga Papua, katanya.

Memperat kohesi sosial dalam ritual mudik bisa dengan cara menunjukkan keadaban publik ; antri yang baik, gotong royong saling bantu dan tertib lalulintas. Jika warga Malaysia bisa kompak menyumbang untuk mengurangi utang negaranya, kita pun bisa kompak saat mudik dan berperan mengupayakan keamanan dan kenyamanan bersama. Selamat mudik. Hati-hati di jalan ya…

PERSIAPAN ASIAN GAMES DI PENDOPO BANDUNG

Asian Games diikuti 43 negara, dengan Rp 3,7 triliun biaya pembangunan venue dan Rp 3,5 triliun biaya pembangunan wisma atlit ( Prime Time News, 28/3/2018)

PASAR TRADISIONAL KEKINIAN: PASAR SAHAM, E-PASAR, E-WARUNG.

Galeri Investasi Pasar Modal di pasar tradisional yang digagas Bursa Efek Jakarta sudah diterapkan di pasar Tasikmalaya, Balikpapan, Ujung Berung. Dengan Rp 100 ribu anda sudah bisa memiliki saham perusahaan besar. Ayo belanja ke pasar sambil nabung saham.. ( LPS PRSSNI, 7/5/2018 )

Tidak itu saja PD Pasar Pemkot Bandung akan menggiatkan e-pasar ( transaksi belanja cashless ) dengan kartu digital di seluruh pasar tradisional di Kota Bandung. Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ) senilai Rp 110 ribu per bulan bisa ditukar beras dan telur di beberapa e-warung yang ditunjuk. ( LPS PRSSNI, 31/5/2018 ) Canggih ya ibu2 Bandung, pada punya saham di pasar modal, sudah itu jago transaksi non tunai pula di pasar tradisional. Soal fashion, kuliner jeung trend kekinian, Bandung mah juarana. Meni resep ngadanguna. Oh, Bandung, kota urang. Aku cinta padamu…!!

KOMUNITAS GET PLASTIC DAN MESIN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN

‘Kilas Bandung’, 28/5/2018, dari LPS PRRSNI bekerja sama dengan Humas Pemkot Bandung mengabarkan Komunitas ‘Get Plastic’ membuat mesin pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar, yang bisa dipakai sendiri atau se-RW, sehingga mengurangi sampah yang dikirim ke TPS dan TPA. Hebring.. Siapa mau beli ?

KOMUNITAS HUTAN ITU INDONESIA. KONSER MUSIK DI RIMBA ?

Kick Andy, 12/5/2018 menampilkan kiprah komunitas ‘Hutan itu Indonesia’ dengan membuat acara Olahraga ke Hutan, Jamuan Hutan, Musisi Masuk Hutan, dsb. Kita tahu, hutan Indonesia, terluas ke-3 di dunia. Keanekaragaman hayatinya termasuk yang tertinggi di dunia. So, paru2 dunia ini harus dilestarikan dan dimanfaatkan rakyat setempat dengan bijak.

PEMANASAN GLOBAL MEMATIKAN DI PAKISTAN.

1000 orang diberitakan tewas di Pakistan karena heat stroke/ awan panas lebih 44 *C tahun lalu. Kemarin terkena cuaca ekstrim lagi 44 *C. Semoga hutan lebat dan perairan Indonesia melindungi kita dari bencana panas ini. Amin.

SAY NO TO ROKOK. DENDA BAGI YANG BEBAL.

Muhammad Solihin, Pjs walikota Bandung, mengajak PNS agar tidak merokok di kantor pemerintahan dengan gerakan ‘Say no to Rokok’. Awalnya, larangan ini akan disosialisasikan dulu. Setelah itu akan didenda siapa saja yang kedapatan merokok di lingkungan kantor pemerintahan Kota Bandung. Ya, jumlah kematian akibat merokok meningkat tajam tahun ini. 90% dari penyakit mematikan yang tercatat ( sebelumnya hanya 30% ). Orang terkaya di Indonesia adalah pemilik pabrik rokok. Kebayang biaya iklan dan pengaruhnya kan ? Dengan jargon memasyarakatkan olahraga, nyatanya, Thomas & Uber Cup kita malah kalah. Justru, rokoknya yang kini memasyarakat dan menguras dana BPJS serta Dinas Kesehatan setempat untuk memulihkan kesehatan pecandu rokoknya. 7 kebohongan manfaat rokok ?

PERSIAPAN ASIAN GAMES DI PENDOPO BANDUNG.

Sekda Bandung pada Senin lalu ( 28/5/2018 ) di Pendopo Bandung ( rumah dinas walikota Bandung ) mengadakan rapat persiapan Asian Games, Agustus 2018. Banyak atlet asal Bandung Jawa Barat ( langganan juara umum PON ) yang akan berlaga di even Asia tsb. Sukses 8 besar ya !

CLOSING

Ber-Pancasila artinya berkebajikan dalam bernegara. Sikap mengakui dan saling menghormati antar warga negara Indonesia. Termasuk menghormati masa pemerintahan definitif 2014-2019, tidak mencoreng identitas presiden Jokowi tanpa etika, tidak menggoreng kebijakannya tanpa fakta, tidak mengolok-olok legitimasinya dengan tagar dan kaos ‘ganti presiden’ ( masa kampanye belum mulai ). Sebagian tokoh2 Reformasi yang keras bersuara waktu itu seolah tak ber-Pancasila kini ( setelah tak kebagian ‘kue’ ). Ketahuan pamrihnya.

Pernyataan politik beda dengan pernyataan ideologis, seperti perbedaan antara bendera dan garam. Bendera terlihat tapi tak dirasakan. Garam di air sebaliknya, tak terlihat namun dirasakan. Ideologi Pancasila mestinya seperti garam, dirasakan WNI dalam denyut kehidupannya, bagaimana ia melihat sesuatu/ peristiwa dan bersikap terhadapnya. Seperti tragedi bom Surabaya kemarin, solidaritas kemanusiaan dan persatuan Indonesia menggerakkan mereka berbondong-bondong ke PMI untuk mendonorkan darahnya bagi korban, tak peduli suku dan agamanya. Seperti Maghrib ini, para penganut Hindu dekat Pura, membagikan tajil gratis untuk berbuka puasa tetangga sekitarnya yang muslim. Sentuhan kemanusiaan untuk Persatuan Indonesia.

Yuk, kita kembali ke Mukadimah UUD 1945. Menjalankan Pancasila dengan murni dan konsekuen, secara kognisi ( pikiran) maupun afeksi ( perbuatan ). Selamat Hari Kesaktian Pancasila ( 1 Juni ) dan Hari Raya Idul Fitri ( 1 Syawal 1439 H/ 15 Juni 2018 ). Mohon maaf lahir batin. Selamat nyoblos pilkada 27 Juni 2018, Indonesia !

Iklan

Written by Savitri

4 Juni 2018 at 13:07

Bom Thamrin Rasa ISIS, Kopi Sianida Ala LGBT. Emil, please stay .. pliiiissss

leave a comment »

1

Aksi keren Polri menghajar teroris bom Thamrin bikin bangga warga Jakarta. Ketika rasa bangga terpatri di dada, mereka jadi berani menghadapi teror. Tujuan teror, selain bikin takut, juga menghancurkan ekonomi. Daerah2 yang tak aman, tingkat kriminalitasnya tinggi, akan dijauhi wisatawan dan investor, lalu miskin dan ambruk. Dalam skup nasional, jika Polri, TNI, kita semua bikin bangga Indonesia, maka WNI berani menghadapi teror apa pun, embargo dan Perang Dunia. Apa yang terjadi di Jl.MH Thamrin, kamis pagi itu adalah contoh kebanggaan menjadi orang Indonesia dan apa yang bisa dicapai dengan semangat sekuat itu. Polri.. good job !

Indonesia. Iran. Sama2 negara muslim. Sama2 dikuya-kuya. ( Siapa sih yang tidak ? Jika anda muslim, memegang teguh Qur’an, menolak Zionis & Imperium-nya, berarti anda the next target ). Tapi, Allah mengatasi semuanya. Ya, keyakinan ini yang membuat saya bertahan dari aneka badai problema. Baik yang menimpa diri pribadi, maupun tanah air saya. I’m possible. We can trough it.

( Imperium adalah organisasi terjahat dari orang2 terkaya di dunia yang menguasai jaringan media internasional, menghisap kekayaan alam negara2 dunia ketiga, menciptakan perang dan konflik di mana2 untuk bisnis, serta membunuh pemimpin2 dunia dan tokoh2 yang menghalangi ambisi tamak mereka ).

Indonesia dijajah 350 tahun oleh bangsa asing. 17 tahun rakyat Indonesia dibantai PKI. 32 tahun Indonesia direpresi rezim otoriter Orba, 18 tahun dimiskinkan koruptor & perusahaan asing, diserbu jaringan narkoba internasional, dibanjiri konten pornografi & promosi LGBT dengan ekses AIDS/ HIV, kejahatan seksual ,.. plus diincar ISIS sebagai markasnya di Asia Tenggara. Sok, apalagi ? ( kalau gempuran dari segala arah ini gak bikin kita makin kuat, itu baru masalah. Kebangetan. They have to make us stronger ! )

( Indonesia punya lokalisasi PSK terbanyak di dunia, lebih dari 628 lokasi. Separuh penderita AID/ HIV adalah LGBT atau Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender )

JADI MUALAF KARENA SENYUM ANAK INDONESIA

Seorang jurnalis asing menyebut Indonesia, Archipelago of Fear. Lebih buruk dari Sub Sahara Afrika : Nigeria, Rwanda, dll. ( Iya, atau apa iya sih ? ). Padahal, Indonesia potensi alam dan sumber dayanya luar biasa. Allah menciptakan Indonesia ketika tersenyum. Indah sekali. Paradoks, ya ? Namun, di antara cibiran tentang Indonesia, saya juga ingat dari sumber lain terpercaya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tertinggi di ASEAN, indeks kebahagiaan orang Indonesia lebih tinggi dari negara2 tetangga ( apalagi urang Bandung, ah pokokna mah juara ).

Orang asing ke Indonesia jadi mualaf karena terheran, di tempat miskin, anak2 Indonesia masih bisa tersenyum sumringah. Selama ia travelling ke seluruh dunia, si mualaf tak pernah melihat senyum seperti ini. Anak muda yang paling banyak menorehkan prestasi di dunia masa ini juga dari Indonesia. So, negeri ini memang ajaib. Berita tentang Indonesia dari hari ke hari seperti novel buat saya. Sangat menarik untuk disimak.

Kita tak perlu berkecil hati jika pengamat asing mengkerdilkan Indonesia. Saya lebih percaya para negarawan kita yang lahir besar di Indonesia dan jelas kontribusinya untuk kemajuan Indonesia. Menyimak ucapan dan tulisan negarawan selalu membangkitkan semangat. Dalam keadaan terburuk sekalipun, pemimpin sejati ( seperti Bung Hatta ) selalu bisa memberi harapan dan optimisme ( jauh lebih besar dari keadaan faktual yang menyedihkan ) sehingga kita bisa melalui apa pun.

Kita memang mengalami fase banjir informasi saat ini. Media mainstream yang disetir modal Imperium banyak mendistorsi pemberitaan lokal yang mengutip rilis mereka ( Amnesty Internasional, HRW, dll ). Kompas, Republika, Sindo dan Detik.com dikritik akurasinya dalam memberitakan situasi di kawasan Timur Tengah. Untung, saya sering membaca blog Dina Y. Sulaeman ( Kajian Timur Tengah ). Peneliti ICMES dan mahasiswi S3 HI Unpad ini mengamati persoalan Timur Tengah dengan cermat lalu menuangkannya dengan hati dalam tulisan dan buku2nya. Thanks to Dina.

Media tak menguasai seluruh topik sama baiknya ( seperti manusia hanya expert di bidang yang paling banyak ditekuninya ), maka kita perlu menyimak beberapa sumber kredibel sebagai pembanding. Netizen yang asal baca hoax dan komentar2 dangkal di medsos serta situs2 ngaco, jangan sok tahu dan memaki orang yang justru expert. Lihat dulu background ilmu dan pengalamannya. Kapabel atau tidak untuk bicara hal tsb ? Bacanya juga jangan sepotong-potong ( jangan malas, ah ). Baca seluruh atau sebagian besar tulisannya untuk menangkap kedalaman, empati dan keutuhan pemikirannya. Kalau komen asal bunyi, orang lain jadi tahu kebodohan kamu. Miris, kan ? ( kalau masuk di akun saya, pasti saya buang ke kotak spam, supaya gak pernah nongol lagi semua komen dari si biang bad mood ).

AKSI SERU POLRI MELEBIHI FILM HOLLYWOOD. HEBRING.

12 menit adegan action seru berlangsung di Jl.MH.Thamrin. Lewat jam 10 pagi, Kamis, 14 Januari 2016. “Lebih keren dari film Hollywood”, kata warga Jakarta di salah satu gedung berjendela kaca.”Kita kayak nonton perang ‘live”. Suara2 tegang bercampur decak kagum menyertai rekaman video yang ditayangkan TV nasional ( MetroTV ) hasil bidikan para pengguna smartphone, hari itu juga. Terlihat seorang teroris meledakkan diri dekat pos polisi di layar TV yang dibagi 3 ( smartphone ). Kejadiannya memang unik. Sebelumnya, terdengar ledakan di SC ( kedai kopi AS ). Seorang pengunjung berkewarganegaraan Kanada tewas, juga seorang WNI. Pengunjung lain berhamburan ke luar bangunan.

Warga yang sedang beraktivitas di tepi jalan penasaran dan mencari tahu ke pos polisi terdekat ( ini seperti wisata bencana live, bukannya ngeri malah datang berkerumun ). Busyeeet. Hamburan pengunjung kafe yang panik dan warga Jakarta yang cari tahu itu disambut ledakan bom bunuh diri yang lebih besar lagi ( pakai tabung elpiji ). Kerumunan itu langsung kocar-kacir menjauh ( tapi tetap antusias mengamati kejadian dengan smartphone teracung ). Maklum, polisinya muda, ganteng, fashionable, berani mati, gesit beraksi, menembak, mengejar, melumpuhkan 7 teroris ISIS ( berusia 20-30 tahunan ) yang berupaya menyerang simbol2 AS, pemerintahan lokal ( polisi ) dan PBB ( cabangnya dekat Sarinah ). Seru. Cekrek, upload. Cekrek, upload ( .. menatap masa depan ) di media sosial masing2 sehingga kita ( dan polisi ) tahu tampang, baju dan persenjataan para teroris yang berulah pagi itu dalam hitungan menit.

Mobil polisi yang lewat untuk mengamankan demonstrasi di Monas ditembaki teroris sehingga para polisi di dalamnya berloncatan keluar mobil, ikut terlibat baku tembak dengan teroris. AKBP Untung Sangaji, pamen polair, yang sedang berada di sekitar situ, minum kopi dengan rekannya, dengan bermodalkan nekad ( sedikit peluru di pistolnya ) menghampiri dan berhasil menembak mati dua teroris. Hebat, ya. “Lebih baik mati dalam baku tembak, daripada diam lalu jatuh banyak korban ( dan ditonton banyak orang di gedung2 jalan protokol dekat Istana Negara itu ),” jelas Untung pada reporter TV yang meliput peristiwa teror tsb.

“Nyawa pun akan kami berikan,” kata Irjen Pol Tito Karnavian, Kapolda Metro Jaya yang member instruksi pada anak buahnya agar cepat menyudahi aksi teror tsb. Ya, harus cepat karena jika sampai jatuh banyak korban karena aksi yang sulit dan lama dihentikan ( misal, ada penyanderaan, permintaan aneh2 seperti di film2 perang & spionase ) maka nasibnya bisa seperti insiden Bom Bali yang lama, bertahun-tahun, baru pulih ekonominya. Ini Jakarta, ibukota negara kita, Bung. Harus sangat terkendali dan keren.

Helikopter polisi hilir mudik di angkasa, menyisir sebaran teroris dan massa saat clearing lokasi TKP. Lima teroris tewas, 2 tertangkap. Lima polisi terluka, 21 warga sipil terluka, 2 tewas. Jalan akan segera dibuka untuk umum pukul 3 sore. Cukup 4 jam saja membersihkan lokasi dari potensi bahaya selanjutnya jika ada. Olah TKP dilanjutkan besok di kafe & pos polisi. Warga Jakarta segera berkumpul meneriakkan yel2 “Kami Tidak Takut” pada teroris dan aksi2-nya. ‘Jakarta segera pulih setelah aksi pengeboman di Thamrin’, tertulis di media2 internasional. Tujuan teror memang bikin takut ( dan melemahkan ekonomi negara ). Teroris2 itu gagal jika begitu. Pastilah.

Kerja bagus polisi patut kita acungi jempol dalam kasus ini. Kekompakan warga Jakarta menyuarakan ‘tidak takut’, sigapnya netizen dan awak media menginformasikan peristiwa teror ini, dan penanganan cepat polisi menginspirasi warga Indonesia di seluruh tanah air ( dan mancanegara ). Membuat kita optimis, terorisme tak bisa menggoyahkan Indonesia.

RESEP MEMBENDUNG TERORISME DI INDONESIA

Antisipasi konkretnya : masyarakat sipil membantu Polri & TNI membendung gerakan radikalisme di Indonesia. Laporkan ke aparat, orang2 yang mengkafir-kafirkan orang lain dan mengatakan darah para ‘kafir’ itu halal ditumpahkan. Laporkan dan minta ke Keminfo, situs2 dan akun2 yang bernada kebencian terhadap umat agama lain ( juga Islam di luar kelompok mereka ) agar ditutup. Ada lebih 48.000 situs ISIS. Namun, ada lebih 50 juta pengguna Twitter, 72 juta pengguna Facebook, 89 % dari 400 juta pengguna Instagram, urutan ke-3 dari 30 juta pengguna WordPress di Indonesia yang bisa diedukasi untuk menangkal pengaruh ISIS & kelompok teror lainnya. Blokir situs teroris yang memaki, memfitnah, menjelek-jelekkan kaum muslim dan Indonesia. Beri pemahaman pada adik2 kita di internet yang me-retweet akun yang menyanjung ISIS, gerakan radikal, pelaku bom bunuh diri, cara membuat bom, mencapai khilafah dengan cara biadab, dsb, agar menghapusnya. Cyber war begins. ( we have to be the winner ).

Polri sudah minta kewenangannya diperluas pada presiden untuk mengantisipasi aksi teror berikutnya. Presiden bisa mengeluarkan perppu untuk mengganti UU Anti Terorisme yang bernuansa hukum pidana ( polisi baru bisa bertindak setelah kejahatan ‘sempurna’ terjadi ). Jadinya, operasi penegakan hukum, bukan operasi militer atau operasi intelijen. Telat. Padahal Densus sudah deg-degan dengan bertebarnya latihan bersenjata kelompok tak jelas di hutan2 Indonesia. Pulang perginya mantan napi terorisme ke Suriah. Maraknya baiat ke ISIS, Gafatar, dll yang dilakukan orang2 frustasi dan bodoh di Indonesia.

Dengan perppu ini ( atau UU Anti Terorisme yang bernuansa intelijen ), polisi bisa menangkap bibit2 teror sebelum meledak dan memakan korban. Pertahanan terbaik adalah penyerangan terus menerus. Tikus2 teror itu ditangkap lalu dibina di lapas khusus teroris. Terpisah jauh dari lapas2 lain, agar napi2 di sana tak banting setir menjadi teroris semua. Ali Imron, Nasir Abbas ( mantan anggota JI ) dan teroris lain yang tobat nasuha bisa dipekerjakan untuk mendeteksi dan membantu menyadarkan teroris2 yang baru ditangkap. Deradikalisasi dengan pelurusan ideologi jihad yang benar ( bersungguh-sungguh dalam kebenaran, cinta pada kemanusiaan ) dan life skills ( cari nafkah halal barokah ) perlu dioptimalkan pada napi terorisme.

Ekonomi adalah motif dasar para pelaku teror ( dari golongan ekonomi lemah. Hanya Dr.Azahari dari Malaysia, setahu saya, yang lumayan ekonominya. Ia frustasi istrinya lumpuh dan dikeluarkan dari kampus tempatnya mengajar. Ia mengatrol harga dirinya dengan mimpi khilafah & mengajari cara membuat bom ).
Jika perut lapar dan tagihan tak terbayar, tawaran ‘masuk surga’ dengan meninggalkan segepok uang untuk keluarga pun disambar orang tak bermasa depan ini. ( lebih 50 % tanah di Indonesia dikuasai 0,2 % orang kaya adalah bom waktu. ‘Bom’ ini sudah mulai meledak sekarang. Dan akan menenggelamkan Indonesia jika kita tak berupaya keras mengoreksi dan mendistribusikan secara adil ke seluruh rakyat Indonesia secepatnya ).

PANCASILA ITU SESUAI SYARIAH, TAHU..

Indonesia diformulasi oleh kaum ulama dengan ke-Tuhanan YME, dst ( Pancasila ). Sesuai syariah Islam. Jika kita belum mampu melaksanakan semuanya dengan baik, kita tak boleh merobohkannya. Kita harus sabar istiqomah mewujudkannya. Ideologi pendatang yang keras, egois, benar sendiri tak sesuai dengan kultur kita yang ramah, santun, gotong royong dan toleran. Wali Songo menyebarkan Islam di Indonesia yang semula menganut animisme, dinamisme, Hindu, Budha, Nasrani, menjadi negara muslim terbesar di dunia ( lebih 200 juta pemeluk Islam di Indonesia ) dengan kultur santun dan manusiawi. Mari pelajari Qur-an dan Hadis ( shahih ) secara utuh ( tak sepotong2, diambil enaknya doang ) dari ulama dan ahli tafsir yang kredibel ( Quraish Shihab, dll ). Tak ada jalan instan menuju khilafah. Sabar, sholat dan berbuat baiklah. Jika kita semua sudah menjadi muslim yang kaffah, maka Allah akan mewujudkan khilafah dengan caranya yang Maha Pengasih dan Bijaksana.

( program Bela Negara, diantaranya diarahkan untuk melindungi tanah dan hutan dari kapital asing yang merugikan warga adat, melindungi sumber air untuk kepentingan penduduk sekitarnya, membendung pengaruh radikal yang makar terhadap NKRI, melatih warga sipil untuk cadangan prajurit perang ).

Saya terkejut ketika baca aksi teror ISIS dan siapa ( donatur ) di belakangnya ? Al Qaeda, ISIS dan kelompok teror sejenis berpaham Salafi/ Wahabi. Pentolan Mujahideen-e-Khalq/ MEK yang kerap meneror Iran mendapat suaka di Barat. AS membiayai kelompok2 teror ini, termasuk Kurdithe Party for a Free Life ini Kurdistan ( PJAK ). Mereka terkait CIA. Turki dan Barat mendukung ISIS. Boko Haram ( kelompok teror di Afrika yang didirikan tahun 2002 ) bersumpah setia pada ISIS. Tahun 2005, Boko Haram menculik ratusan pelajar putri ( bagi Boko Haram, pendidikan ala Barat adalah haram ). Boko Haram sangat menguntungkan Israel karena negara2 Afrika lalu memborong senjata dan training militer dari ‘negara’ Zionis ini untuk melawan Boko Haram. Israel mendapat keuntungan material dari perang2 yang berkecamuk di Afrika. Dalam sidang PBB tahun 2014 untuk mendukung kemerdekaan Palestina, yang memilih abstain diantaranya, Nigeria dan Rwanda.

ISIS BERBAJU PUTIH DI ARAB SAUDI

Donatur dan backing Al Qaeda dan ISIS adalah rezim Saud ( penjaga Haramain ) di Arab Saudi yang kemarin menghukum mati 47 tersangka separatisme dan anti rezim Saud. Salah satunya, Syekh Nimr Baqir al-Nimr. Arab Saudi menembak, mematahkan tangan dan kaki, lalu memenggal Syekh Al Nimr ( jasadnya tidak dikembalikan ke keluarganya ). Keponakannya, Ali Mohammed al-Nimr ( 17 tahun ) divonis pancung, badannya akan disalib. Padahal Syekh Nimr hanya berdemo ( tak angkat senjata atau melakukan kekerasan ). Ia menuntut hak2 legal bagi warga Syiah di Saudi yang didiskriminasi dalam bidang pendidikan, pekerjaan, agama, jaminan hukum dan sektor lainnya.

Ikhwanul Muslimin ( IM ), tahun 2014, dicap organisasi teroris oleh Arab Saudi yang membantu dana, intelijen dan diplomatik dalam kudeta Mursi ( presiden Mesir ). Para petinggi IM dijatuhi hukuman mati. Hukuman terhadap kelompok2 seperti ini makin gencar sejak Kementerian Dalam Negeri dipimpin putra mahkota Muhammad bin Nayef yang digadang2 AS sebagai pemimpin masa depan. Rezim Saud terlibat dalam penghancuran Suriah dan Yaman.

Syiah termasuk Islam ( merujuk Deklarasi Amman yang ditandatangani lebih 500 ulama terkemuka di dunia ). Sunni juga. ISIS ? Sebagian mengkategorikan mereka muslim yang ideologi ( pemahaman jihad ) – nya salah.

Banyak kelompok jihad di Suriah. 20 November 2012, mereka mendeklarasikan Brigade Koalisi Pendukung Khilafah, beranggotakan Jabhah Al Nusrah ( JN ), Ahrar Al Sham, Kataeb, Liwaa al Tawhiid, dll. JN berafiliasi dengan Hizbut Tahrir ( HT ). Perancis mendukung FSA ( Free Syrian Army ). Fathi Yazid Attamimi yang aktif menggalang dana untuk Suriah adalah pendukung FSA. Ikhwanul Muslimin ( IM di Indonesia, partai PKS ) mendukung FSA yang bermarkas di Turki. Tokoh FSA, salah satunya Abu Sakkar yang memakan jantung mayat tentara Suriah dan divideokan. Akar ideologi IM & HT adalah wahabisme. HT ingin khilafah di Suriah dan menolak demokrasi. IM bergabung dalam koalisi bentukan Barat ( SNC ).

Abu Bakr al-Bahgdad membentuk pemerintahan Islam meliputi wilayah Suriah dan Irak ( ISIS ). Kelompok2 jihadis menggunakan modus serupa : mengkafirkan siapa pun kecuali kelompok mereka sendiri dan menghalalkan pembunuhan brutal pada rakyat sipil dengan dalih menegakkan khilafah dan syariah. Padahal, cuma rebutan dana sumbangan, jamaah dan kepemimpinan. Doktrin omong kosong dari ISIS ini memaksa tentara Suriah mendekati mereka head to head.

Sekarang, kelompok2 jihadis sudah saling mengkafirkan dan saling bantai. Di dunia maya, juga saling serang. ISIS membantai membantai JN yang berafiliasi dengan Al Qaeda. ISIS dan FSA saling berperang di Suriah, meski sama2 mengaku berjihad. FSA mengibarkan bendera Al Qaeda setelah memenggal 7 warga sipil. Tahun 2015, JN berterima kasih pada FSA setelah member misil anti-tank TOW buatan AS pada JN. JN mendapat logistic dan peralatan perang dari Israel. Korban luka dari JN diobati di Israel.

PERANG SURIAH UNTUK MENGHABISI UMAT MUSLIM EROPA

Dr.Taufiq Al Buthi memberitahu alasan ayahnya ( Syekh Al Buthi ) dibunuh dalam ledakan bom bunuh diri di masjid saat berkhutbah. Syekh al-Buthi menyingkap kebusukan di balik krisis perang Suriah. Wajah Islam akan dicoreng lewat sosok al-Buthi. Fitnah ditebar pihak luar, terutama Zionis yang ingin pertumpahan darah di Suriah sampai negeri pembela Palestina sejak Solahuddin ini hancur. Suriah akan dipecah belah secara sektarian dan sukuisme sampai menjadi negeri kecil2 yang saling bermusuhan. Sikap al-Buthi yang netral pada pemerintahan Bashar al-Assad membuat ia diserang habis-habisan oleh media TV di sana.

Target konflik di Suriah : menghancurkan Suriah, mencoreng wajah Islam di mata dunia sebagai agama yang menakutkan agar orang menjauh dari risalah ini dan menghabisi umat Islam di Eropa, AS, Afrika, Asia Tenggara, Timur Tengah, dsb yang datang ke Suriah. Faktanya , perang Suriah sekarang tak melibatkan sesama warga Suriah asli ( meski ingin disetting pihak luar begitu ). Gabungan jihadis dari berbagai negara yang rebutan dana sumbangan Arab Saudi, dll itulah yang mengobarkan perang di Suriah. AS, Barat, negara2 Teluk dan Arab serta Israel yang benci Iran ingin Suriah porak poranda karena selama ini sangat sulit ditaklukkan ( seperti halnya Iran, yang kompak dengan Suriah & Lebanon membela Palestina ).

Ribuan jihadis dari Eropa ( Perancis, Inggris, dll ) bersama istri dan anak mereka sengaja dibiarkan negaranya masuk Suriah dan mati di sana agar kaum muslim habis di negara2 tsb. Para jihadis merasa masuk surga dengan membela khilafah, padahal sejatinya masuk neraka dengan menyembelih Islam. Mereka tak mengerti hukum2 syariat Islam. Islam baru dilihat sebatas kulit permukaan saja. 80 % para jihadis tak tahu bahwa aksi teror di Suriah dimaksudkan Barat untuk propaganda negatif Islam.

ISRAEL & ISIS ARE FRIEND

ISIS tak pernah memerangi Israel, justru berperang dengan saudara sesama Islam. ISIS merusak fasilitas umum, memutuskan listrik, menghancurkan stasiun bahan bakar gas. Mereka menjual murah minyak mentah yang mereka rampas dari Suriah dan Irak. ISIS menggunakan warga sipil sebagai benteng hidup.

Suriah masih bertahan memasuki tahun ke-5 sejak diserang dari segala arah oleh orang2 bodoh dan para donaturnya. Oposisi di Damaskus berislah. Beberapa wilayah kembali ke pangkuan Suriah. Krisis ini akan berakhir dengan kemenangan Suriah. ISIS yang mulai terdesak di Suriah mencari medan perang di luar Suriah. Indonesia, menurut intelijen akan diserang lagi bulan Februari ini. Semoga Densus Polri, TNI lebih dulu mencokok mereka di tempat2 persembunyiannya sebelum bom meledak. Warga Jakarta yang mendeklarasikan ‘Kami Tidak Takut’, ternyata dibalas ‘Tidak Takut’ pula oleh jihadis lokal dan ISIS di situs2 mereka. Jasad pelaku Bom Thamrin yang terbujur kaku dipamerkan sebagai jihadis yang ‘masuk surga’. Berasa ya, capeknya berurusan dengan orang bego. Seperti gak ada ujungnya. Bisa ubanan.

Iran adalah negara dengan korban aksi teroris terbanyak di dunia ( lebih 17.180 orang ) sejak Revolusi Islam 1979, diantaranya ; Presiden Rajai, PM Bahonar, ketua MA Beheshti, Panglima Angkatan Bersenjata Shirazi. 98 warga Iran tewas akibat aksi teror Jundullah. Presiden Bush ( AS ) meluncurkan ‘operasi hitam’ untuk menggulingkan pemerintah Iran. Tangan kanan Ayatollah Khamenei kisut- tak bisa digerakkan terkena serpihan bom kelompok Furqan ketika berceramah di Masjid Abu Dzar, Teheran.

Setelah AS bercokol di Afganistan, sindikat narkotika internasional yang bersenjata lengkap makin giat menyelundupkan narkotik dari Afganistan dan Pakistan ke Eropa dan negara2 Teluk melalui Iran. Imperium bekerja sama dengan negara2 Teluk dan Arab yang kaya untuk propaganda anti-Iran dibantu para awam yang merasa berjihad dengan menyebar fitnah. Arab Saudi, Bahrain, Sudan cuma punya konsulat di Iran. Orang2 bayaran konsulat UAE kemarin yang menyerang konsulat Saudi di Iran. Semua demo mengkritisi kebijakan pemerintah di negara2 Arab dikambinghitamkan pada Iran.

Pemimpin Libya, Moamar Qaddafi, sebelum dibunuh, didiskreditkan media internasional terkait proyek minyak Imperium. NATO membombardir Libya habis-habisan, bukan melakukan humanitarian intervention. Qaddafi dicap sebagai rezim ‘thogut’ ( pemerintahan Jokowi juga dianggap ‘thoghut’ oleh sebagian ustad dan simpatisan ISIS ) yang dibenci rakyatnya sampai minta bantuan NATO. Indonesia juga sedang dicoba diadudomba dengan isu Sunni-Syiah. Berhati-hatilah. Banyak ustad di Indonesia yang mendukung ISIS. Menyeru perang, jihad, berbaiat pada entitas ‘pemerintahan’ asing adalah makar tingkat tinggi yang harus dihukum berat.

( Kitab UU Hukum Pidana Islam 1370 menyatakan moharebeh & perusakan di muka bumi ( seperti menggunakan senjata dengan tujuan menciptakan ketakutan atau menghilangkan kebebasan dan keamanan di tengah2 masyarakat ) sebagai salah satu kejahatan dengan hukuman pidana maksimal ( mati ).

PILIH MERDEKA ATAU MISKIN ?

Imperium leluasa menguasai kekayaan alam Indonesia dengan cara mengkerdilkan bangsa ini dengan kampanye hitam ( menjelek-jelekkan Indonesia ) dan mengadu domba ( mendanai konflik para ekstremis ) sampai cara pikir Barat dianggap yang terbaik ( contoh, kaum LGBT di Indonesia berkiblat ke Barat untuk membenarkan perilaku menyimpang mereka ). Pekan2 ini kita yang lurus dan menjunjung norma agama dan ketimuran mesti bersitegang dengan mereka yang merasa ‘sama’ dengan kita. Ekstra waktu, tenaga pikiran, emosi, dana terbuang di sini demi membendung gelombang kerusakan moral yang bisa mereka timbulkan pada generasi penerus bangsa. Imperium tetap tak tersentuh. Kekayaan alam kita terus mereka sedot tanpa sempat kita ‘ganggu’. Barang2 produksi Imperium ( seperti senjata, minyak, alat berat, makanan, dsb ) oleh ( sebagian ) kita terus beli karena ilusi ‘terbaik’ itu.

Entah semiskin apa rakyat Indonesia nanti. Barang lokal kurang laku, cadangan ( kekayaan alam ) menipis, pendapatan dari pajak tak mencapai target, realisasi dana APBN ternyata di bawah asumsi, dst. Sebagian orang kecil mulai menjual ginjal untuk menyambung hidup. Pemerintah mulai memberlakukan amnesti pajak, berharap koruptor2 yang kabur mau mengembalikan uang curiannya yang disimpan di bank2 asing ke Indonesia. Sudah ( banyak yang ) merasa sense of emergency di sini ? Ini karena Indonesia masih belum menghayati arti merdeka ( pasrah disetir kepentingan asing ).

Jokowi didukung kubu Neolib ( pengusaha asing, Bank Dunia, dll ). Jokowi termasuk borjuasi nasional, yaitu generasi baru pengusaha Indonesia yang bekerja keras, bersih ( tidak korup ) dan profesional. Kubu neolib ingin murni bisnis yang menguntungkan siapa saja yang bekerja keras dan punya uang, yaitu kelas borjuasi nasional dan perusahaan asing. Kapitalis rente ‘era feodal’ tak mereka sukai. Jokowi bukan neolib, bukan pula sosialis, sehingga kurang faith terhadap Nawacita yang diidamkan rakyat. Dia rentan ditarik ke kubu neolib yang saat ini ada di sekelilingnya, sehingga Jokowi harus terus dirangkul dan diingatkan oleh kita ( civil society ) untuk konsisten mewujudkan janji Nawacita-nya.

Kaum neolib memodali Reformasi 1998 untuk menggulingkan Soeharto, lalu mensponsori pembuatan berbagai UU di Indonesia untuk kenyamanan bisnis TNC/ MNC. Tujuannya, membawa keuntungan sebanyak-banyaknya dari bekerja keras & profesional di sini ke luar negeri. Sebodo amat nasib rakyat Indonesia.

Bagi Bank Dunia yang mensponsori KPK, yang penting bukan Indonesia bebas korupsi demi kesejahteraan rakyat Indonesia, tapi demi kenyamanan bisnis TNC/ MNC ( perusahaan transnasional/ multinasional ) yang beroperasi di Indonesia. Mereka benci kelompok kapitalis rente yang tumbuh subur sejak masa Orde Baru. Kapitalis rente ( PS, SN, MRC, dll ) memanfaatkan posisi untuk minta ‘jatah’. Kita sempat lihat perang terbuka antar geng ini ketika kasus ‘Papa Minta Saham’ ( pemalakan Freeport oleh kubu kapitalis rente ) mencuat di media kemarin.

Orang KADIN mengeluh Bank Indonesia tak mau memberi jaminan L/C sehingga perdagangan dengan Iran sulit dilakukan. Karena itu pula, Iran tak bisa beli kertas langsung dari Indonesia. Iran mau jual murah minyaknya ke Indonesia asal langsung ( tak lewat makelar/ Malaysia yang didukung Bank Malaysia ).

Ranking HDI Iran : 75. Indonesia : 108. Basis pembangunan manusia ( HDI ) adalah kesehatan & panjang umur, pengetahuan, kelayakan standar hidup. HDI Iran lebih baik dari Indonesia. Padahal, GDP ( nilai barang & jasa yang dihasilkan negara dalam setahun ) Indonesia jauh di atas Iran. Indonesia di rangking 18 negara terkaya di dunia ( dari GDP-nya ). Sayang, perusahaan2 yang banyak beroperasi di Indonesia adalah milik orang asing. Yang kaya bangsa asing, bukan rakyat Indonesia. Iran yang diembargo dan diserang habis-habisan oleh AS/ Barat & para sekutunya, ternyata rakyatnya lebih sejahtera dari kita.

Indonesia harus independen dan berani menolak tekanan asing. Contoh, ketika satelit AS mendeteksi transaksi minyak antara kapal Iran dengan kapal Pertamina, duit Pertamina di AS langsung dibekukan dan baru lepas setelah Indonesia tidak beli minyak Iran. Kita, next time, mesti tegak membela dan mendukung pemerintah ( termasuk berani hidup prihatin jika sampai diembargo AS cs ). Siap dengan scenario terburuk, jika ingin hidup sejahtera. Jangan cuma demo, menuntut ini itu, tapi tak berani berkorban. Jaga kedaulatan Indonesia dengan segala resikonya. Don’t crack under pressure. Stay cool, people..

PREDATOR LGBT TERSENYUM PUAS

Ini aneh, kata Edi Darmawan Salihin ( ayah Mirna ). Setelah Wayan Mirna Salihin ( 27 tahun ) tewas diracun di kedai kopi OC, kedai itu malah makin ramai didatangi pengunjung ( bukannya sepi , dihindari, kuatir kejadian terulang ). Blow up media memang kerap me-magnitude peristiwa sehingga pemirsa merasa terlibat secara emosi dan penasaran dengan ending-nya.

Darmawan dan JKW yang tak dikenal publik, mendadak ‘selebriti’ yang bersaing merebut simpati. JKW terlihat tenang dan fasih menjawab pertanyaan wartawan. Tak terlihat rasa sedih, kehilangan ‘sahabat’ cantiknya atau mengutuk pelaku pembunuhan. Sebaliknya, defensif, penuh penyangkalan, ketidakkonsistenan pernyataan dan … senyum puas. Janggal. Psycho banget, batin saya.

Di ILC ( 2/2/2016 ), intuisi saya mendapat penjelasan. Gerakan otot menuangkan 15 gram sianida ke kopi Vietnam untuk Mirna ditutupi ( manipulasi ) JKW dengan barikade tas2 kado menghalangi sorotan CCTV setelah kopi tiba, 48 menit sebelum Mirna sampai. JKW terlihat menggaruk tangannya yang gatal ( setelah menuang sianida ). Celananya yang dibilang robek ( padahal alat bukti kunci dengan jejak sianida gatal yang dilap dari tangan JKW ) dibuang pembantu atas suruhan JKW. Dianggap menghilangkan barang bukti ( & kemungkinan mengulangi perbuatannya ), JKW ditahan 20 hari, lalu diperpanjang 20 hari lagi, untuk penyidikan selanjutnya.

JKW bilang kado ditaruh sebelum kopi datang ( faktanya sesudah ). Bohong. Celana dibuang karena robek. Bohong. Saya bukan pelaku. Bohong. Dan bohong2 selanjutnya yang meluncur enteng dari mulutnya segampang kentut. Pembohong sekelas psikopat, lie detector pun lewat. Psikopat itu ahli manipulasi, master of disguise. Ia lakukan sejak balita untuk lepas dari hukuman. Kebayang sudah puluhan tahun ia menikmati kebohongannya, merasa di atas angin, merasa hebat bisa ngakali orang.

Psikopat/ predator selalu menempatkan diri di atas orang lain karena sensasi sukses membohongi orang lain ( jika orang bisa dibohongi, dalam pikiran si pembohong dialah yang pintar ). Jurnalis dan pemirsa dianggap orang2 bodoh berikutnya sehingga ia bisa tampil tenang dan sepede itu. Saking seringnya berbohong, psikopat sampai percaya dengan kebohongannya sendiri. Ia merasa tak bersalah jika bisa switch ke sisi kepribadiannya yang kedua. Escape bagi dunia kelamnya.

Kalau saya yang melihat relasi manusia dan setan dalam dinamik kebaikan versus kejahatan di dunia ini, istilahnya bukan kepribadian ganda, tapi psikopat telah menjadi media setan ( sepenuhnya ). Tipu muslihat itu dibisikkan setan yang telah mengalir di seluruh panca indera dan pembuluh darah psikopat. JKW ‘switch’ dan setan mengambil alih kontrol dirinya. Lie detector tak mempan mendeteksi kebohongan setan. Tipu daya setan sangat lemah pada orang taqwa. Psikopat yang amarahnya meluap-luap dan negative thinking adalah manusia lemah yang sangat disukai setan yang hidup dari energi negatif. Saya setuju ayah Mirna, hukuman mati bagi psikopat berinisial JKW. Psikopat tak bisa diperbaiki. Setan tak akan melepaskannya.

Jika jengkel, psikopat menyiksa. Jika dendam, psikopat membunuh. Apa motif JKW membunuh Mirna ? Ayah Mirna menyebut JKW lesbian karena pernah minta dicium Mirna di medsos. Namun, JKW malah ditinggal kawin Mirna ( kawin dengan lelaki ). Hani, teman JKW, juga kini merapat ke Mirna. Dua kehilangan sangat besar yang tak tertanggungkan bagi seorang lesbi ( yang status menyimpang dan tak diterimanya di masyarakat selama ini sudah membuatnya sangat tertekan lalu membuatnya hiperbol melihat ‘ketidakadilan’ terhadap dirinya. Perhatikan cara orang2 LGBT bicara dan berpikir : over sensitif, bias, sempit dan lebai ). Sehingga 1 mg sianida yang bisa membunuh satu orang dalam 3 hari dirasa kurang untuk ‘pengkhianat besar’ seperti Mirna. So, 15 gram sianida yang bisa membunuh orang satu kampung ( lebih 25 orang ) baru bisa membuat JKW puas. Psikopat sangat menikmati sensasi kesakitan korban yang mati perlahan di tangannya. Ini menjelaskan kenapa 15 mg sianida untuk target sangat penting ( bantahan untuk analisa RIA, seorang psikolog forensik ). Mirna adalah target terpenting bagi pelaku (JKW ) yang ingin menikmati kematian sang pengkhianat cinta ( menggelepar sekarat ) di sampingnya. JKW ‘menang’ ( di atas korban seperti yang sudah2 ). Game over.

Apa benar JKW menang ? Tidak. Kali ini tindakan keji dan senyum puasnya harus berakhir di penjara. Syukur2, sampai dihukum mati, agar cepat dikubur dan dipaksa minum racun sianida 15 gram berulang-ulang oleh malaikat kubur sampai tiba masa masuk neraka. JKW tamat riwayatnya.

BERSEMBUNYILAH LGBT. KEMBALI KE KITAB SUCI.

Proses LGBT diawali dengan ketidakjelasan identitas gender sejak usia 3-4 tahun. Islam memberitahu, jika punya 2 kelamin, pilih kelamin yang masih jelas dan berfungsi baik sebagai identitas kelamin. Pangkas kelamin yang tak diperlukan, lalu konsisten dengan ciri kelamin yang dipertahankan sesuai norma agama, hukum dan susila yang berlaku di Indonesia. Orang tua terutama ayah, berperan penting dalam pembentukan identitas kelamin anak. Jika ayah cenderung menolak ( apalagi anak juga ditolak pacar ) maka anak cenderung dendam dan tumbuh sebagai pribadi dengan perilaku menyimpang. Jika masuk setengah ke ‘konseling’ kaum LGBT yang merasa penyimpangan ( gangguan kejiwaan ) itu normal, maka si anak keluar jadi satu ( LGBT ). Situasi dan lingkungan ( belajar sosial, peniruan ) yang salah bisa merubah tabiat seseorang, dari lurus jadi menyimpang ( contoh, homoseksual situasional, pedofilia fakultatif )

Kasus SJ adalah contoh homoseksual situasional. Artis dangdut yang semula heteroseksual berubah homoseksual setelah ditinggal cerai & mati 2 istrinya. Lingkungan yang permisif terhadap perilaku LGBT membuatnya bereksperimen/ beralih. DS, remaja 17 tahun, pun diembatnya. SJ harus dipidana, karena DS sudah tercabik ketenangan dan masa depannya. Sekaligus, peringatan bagi para LGBT agar tak mengekspos diri. JW dan SJ adalah contoh predator karena promosi LGBT. Perilaku setan selalu meminta korban. Kita tak ingin Indonesia ditenggelamkan Allah seperti Atlantis, atau dimusnahkan seperti kaum Luth, Sodom & Gomorah, warga kota Pompeii, karena kita membiarkan kaum LGBT merajalela. Allah tidak memusnahkan wilayah selama masih banyak orang baik berpegang teguh pada ajaran-Nya di situ. Kita diam saja ? Habislah kita dan seluruh keturunan. Sunatullah.

Pengelola frekuensi terbatas yang dilindungi negara ( TV & radio ) dalam isi siarannya wajib mencerdaskan bangsa dan menjunjung tinggi jati diri bangsa yang beriman dan bertaqwa ( UU Penyiaran ). Pria yang berpenampilan dan berperilaku kewanita-wanitaan dilarang tampil. Promosi LGBT yang menyatakan orientasi seksual mereka normal, biasa dan pilihan mestinya dihukum. LGBT mestinya konsultasi ke psikiater & psikolog serta kembali ke kitab suci sebagai pedoman utama hidup dan berperilaku. Dalam sejarah, Allah sudah memusnahkan kaum Sodom & Gomorah. Kebodohan jangan terulang kembali.

Saya yang ditolak bapak dan dikhianati doi, tak lantas frustasi, apalagi sampai jadi LGBT, karena menjadikan Qur’an kitab suci saya ( bukan buku saku LGBT ). Single happy is much better ( tiap bangun pagi leluasa melakukan apa yang disukai & pergi ke mana pun, tanpa perlu izin & laporan pada pasangan. Ada banyak kegembiraan pada hal2 sederhana. So, relaxing ). 20 negara, termasuk AS melegalkan perkawinan sejenis. Namun, 87 negara menolaknya. Indonesia yang berkeTuhanan Yang Maha Esa menolak promosi LGBT & perkawinan sejenis. Jadi, kaum LGBT mesti tahu diri. Jangan mengumbar diri dengan bermesum di tempat umum, kalau tak ingin didiskriminasi dan mengalami kekerasan ( psikis, fisik ). Kalian bersembunyilah, syukur2 tobat & berobat. Hidup ini ujian, ibadah, pengendalian diri. Bukan foya-foya bebas mengumbar syahwat. Kalau Allah saja sudah mengutuk perilaku hubungan sejenis & sodomi, maka sistem pengazaban-Nya juga dilaksanakan para malaikat, tanpa bisa dihalau manusia atau para LGBT. Jika hakim AS bilang LGBT jangan diinvasi hati dan pikirannya, maka kaum LGBT pun jangan memprovokasi ( promosi, kampanye, over acting ) pada kaum lurus ( heteroseksual ), kata JK. Saya dukung Ridwan Kamil menolak ( promosi ) LGBT di Kota Bandung.

AHOK TETAP DI JAKARTA. EMIL TETAP DI BANDUNG, YA..

Ridwan Kamil diundang partai Gerindra untuk meramaikan bursa calon gubernur DKI Jakarta, bersaing dengan Ahok. Kang Emil bilang, pikir2 dulu dan baru akan memberi jawabannya pada bulan Maret 2016. Banyak warga dan akademisi Bandung ingin walikota muda ini menyelesaikan masa jabatannya dulu di Bandung. Saya setuju, supaya tuntas program yang dikampanyekan. Terlihat ‘wujud’ nya, seperti apa satu periode masa jabatannya sebagai walikota Bandung ( sehingga bisa jadi ‘CV’ untuk posisi kepemimpinan yang lebih tinggi ). Jokowi dulu juga kelar satu periode masa jabatan walikota Solo. Lalu, terpilih kembali. Tak sampai habis, sudah ditarik jadi gubernur Jakarta. Tak habis lagi, baru ditarik sebagai presiden RI. Emil yang berilmu arsitektur dan perancangan kota ( urban design ) sangat dibutuhkan Kota Bandung yang selama ini tata kotanya semrawut disebabkan para birokratnya awam ilmu tsb. Betapa kalangan perguruan tinggi dan LSM pemerhati selama ini sering tak nyambung dengan pemkot soal penataan kota Bandung dan cagar budayanya. So, Emil is so precious in these issues. Stay with us, please..

Ahok, yang Tionghoa dan Nasrani memang unik. Berkaca pada Afganistan yang hancur lebur karena hubungan antar etnis dan agamanya kurang harmonis, kita butuh figur seperti Ahok yang gigih, kompeten, peduli wong cilik, tegas pada korupsi dan cinta Indonesia, untuk menginspirasi kaum Tionghoa lainnya ( lebih keren berguna dan dihargai rakyat daripada kaya gemerlap dan dicemburui rakyat ). Bahwa jika 10 juta etnis nonpri yang menguasai 70 % ekonomi Indonesia bisa seperti Ahok ( memihak rakyat dan tegas pada pelanggaran ) akan member kontribusi lebih positif pada wajah Indonesia. Setahu saya, Islam menghendaki pemimpin tertinggi sebuah negara muslim adalah pria muslim ( jika tak ada yang amanah & kompeten, barulah wanita memimpin ). Jadi, Ahok boleh menjadi gubernur Jakarta ( lagi ). Dengan banyak ekspos terhadap gubernur ( galak nan lucu ) ini di episentrum media tanah air, kita berharap, WNI dari etnis Tionghoa mau mengabdi untuk kemajuan Indonesia. Semoga Ahok bisa memimpin warga dan birokrat ibukota Indonesia ini mewujudkan Jakarta yang lebih baik ( tidak macet, banjir, kumuh, kriminal & korupsi ).

Buat PDIP, GBHN atau yang serupa itu sudah ada di UU Sistim Pembangunan Nasional ( kata Mahfud MD ). Saya menyayangkan upaya revisi UU KPK yang digagas PDIP ( lalu Sidang Paripurna DPR memutuskan menunda ). Kelihatannya, PDIP setelah dikatrol kemenangannya oleh sosok Jokowi, diserbu kadernya yang kurang berkualitas. Beriak begitu ada politikusnya ( DWP dari PDIP ) tertangkap tangan KPK menerima uang haram. ( Demokrat yang kadernya lebih banyak masuk bui KPK tak sampai merevisi, bahkan di sidang kemarin termasuk yang gigih menolak revisi UU KPK ). Kecenderungan lansia yang suka dipuji ( dan pundung jika dikritik ) bisa menjadi ancaman bagi reputasi Megawati. Orang2 lurus dan matang yang masih tersisa di PDIP harus berani mengantisipasi dan bertindak cepat jika tak ingin PDIP pudar pamornya. PDIP perlahan akan ditinggalkan konstituen-nya jika kerap mengambil keputusan yang bertentangan dengan kehendak rakyat ( komisioner KPK, akademisi, ICW, LSM, media, sebagian besar rakyat termasuk saya, sudah keras menolak revisi UU KPK ). Siapa sih yang kalian dengar ? ( ini negara bukan milik kalian saja, meski lagi jadi ruling party ).

Jalan masih panjang berliku. Semoga nafas kita masih cukup untuk membereskan seluruh persoalan bangsa sampai pada kejayaannya. Tetap semangat !

Written by Savitri

26 Februari 2016 at 10:16

Suriah, siapa bersalah ? Deritamu terasingkan propaganda simpang siur.

with 7 comments

Pasukan Suriah

Pasukan Suriah ( pemerintah ) yang sering dikambing hitamkan atas penjagalan yang dilakukan pemberontak ( oposisi ) dengan pasukan Al Qaeda di dalamnya. Bashar Al-Assad difitnah membunuh ribuan rakyatnya, gara2 membantu HAMAS  ( Palestina ) dan Hizbullah ( Lebanon ). Sekuler yang anti Israel memang tidak biasa.  Untung China, Rusia memveto serangan militer ke Suriah atas nama PBB. Jangan termakan propaganda Barat.  Berpikir kritislah. Pemberontak-lah yang jahat. ( foto : IslamTimes )

Suriah. Sangat  mencemaskan dilihat dari video jurnalis Rusia, juga berita TVRI. Yang pertama mendukung pasukan pemerintah Suriah. Yang kedua , cenderung memihak pasukan pemberontak ( oposisi ). Ke mana hati ini berpihak ?

Beruntung, ada orang2 berintegritas tinggi yang selama ini saya percayai, memiliki data berharga juga analisis mereka ( yang bisa dicerna akal, logika, iman ), sehingga saya sampai  pada satu kesimpulan : pemerintah Suriah-lah yang seharusnya diselamatkan ( terlepas dari kekurangan2  presiden Bashar Al-Assad ). Bukan pemberontak yang memakai tangan asing untuk mewujudkan impian mereka ( membentuk khilafah ) secara brutal.

“Tidak ada jalan atas orang yang menzalimi manusia dan membuat kerusakan di bumi dengan tidak benar, kecuali bagi mereka azab yang pedih.” ( QS  Asy-Syura : 42 ). Proses pencarian kebahagiaan di dunia dan akhirat jangan sampai menimbulkan ketidakbahagiaan pada orang lain dan alam sekitar. Hasil yang baik harus dilalui dengan proses yang baik.

Jika kaum oposisi di Suriah ingin mendirikan khilafah, seharusnya mereka mengikuti cara damai Mesir. Melakukan proses dakwah yang panjang dengan sabar sampai mayoritas rakyat Suriah menerima ide pemerintahan Islam tersebut. Bukan memaksa, mengebom, menjagal dengan senjata dan dana dari musuh2 Islam.

Lalu, bagaimana ceritanya ? ( motif, kronologi dan analisanya ). Sebagian besar saya ambil dari Kajian Timur Tengah – Dina Sulaeman. Saya merasa perlu merangkumnya, melihat pemberitaan di TV  dan media lokal yang masih bersuara mengikuti media mainstream, milik perancang kekacauan di Suriah, Libya, Irak, dsb. Indonesia jangan sampai  tidak kritis melihat pertikaian di Suriah mengingat perannya kian besar di masa datang. Jangan malu-maluin.

Suriah, Bashar dan Hafesz dan rekayasa konflik Sunni Syiah.

Suriah berpenduduk 22.517.750 orang ( tahun 2010 ). Muslim Sunni 74%, Muslim Alawi-Syiah-Druze 16%, Kristen dan lainnya 10%. Presiden Suriah sekarang : Bashar Al-Assad  menggantikan ayahnya, Marsekal Hafesz Al-Assad. Hafesz memimpin Suriah dengan keras ( diktator ). Bersama saudaranya, Rifyad Assad, membawa Suriah melewati masa2  sulit Perang Enam Hari melawan Israel ( tahun 1967 ). Hafesz menggantung Ellie Cohen, mata2 Israel yang menyusupi pemerintah Suriah dan  memberangus Ikhwanul Muslimin.

Hafesz menerima Hamas berkantor di Damaskus ketika negara2 Arab menolaknya. Hafesz banyak menampung pengungsi Palestina, diantaranya di kamp Yarmuk. Bashar ( kalangan sipil/ dokter mata ) lebih lembut dari ayahnya yang berlatar militer. Rezim Assad didukung Partai Ba’ath yang didirikan tahun 1910 di Damaskus oleh tokoh Kristen, Michel Alfaq.  Assad seorang Syiah Alawi ( mazhab yang berbeda jauh dengan Syiah ala Iran yang sangat patuh pada garis komando ulama ), dengan pandangan hidup dan politik  sekuler seperti Barat. Assad bukan pendukung Wilayatul Faqih ( pemerintahan ulama di Iran ). Suriah berhubungan baik dengan Iran karena faktor geopolitik ( sama2 anti Israel dan pembela Palestina ), bukan mazhab. Karena Assad bersikeras tak mau berdamai dengan Israel, maka ia harus dijatuhkan. Sentimen mazhab pun ditiupkan ( kebencian Wahabi pada Syiah ).

Orang fanatik , merasa benar sendiri , dengan senjata di tangan ? Brutal.

pasukan pemberontak

Pasukan pemberontak ( oposisi ) tengah meluluhlantakkan Suriah dan membombardir warga sipil tak berdosa itu. Berharap bisa membangun khilafah dari puing2 berdarah. Meski bekerja sama dengan kafir yang menjajah banyak negara dan melakukan kejahatan perang sejak berabad-abad silam. Kebodohan macam apa yang sedang mereka lakukan ? Membantai sesama muslim dan saudara sendiri ? ( foto : okezone )

Mengerikan. Melihat orang bodoh- fanatik dipegangi senjata. Orang yang merasa paling benar sendiri. Merasa kelompoknya, satu-satunya dari 73 golongan, yang benar.  Bagaimana mungkin mereka bisa menjagal manusia dengan brutal dan menuduh penjagalnya golongan lain ? Lalu, ingin membangun khilafah di atas pembantaian sadis yang mereka lakukan dan fitnahkan. Khilafah macam apa yang terbangun nanti oleh para barbar ini ?

Para barbar menyeret sejumlah orang untuk dijejerkan ke dinding lalu dibombardir peluru selama 43 detik sampai tewas bermandikan darah.Para jasad malang itu disebut Mustafa al-Sheikh, Ketua Dewan Tinggi Militer FSA ( oposisi ) adalah shabiha yang bisa mereka bantai sesukanya. Ketika mereka melakukan pembantaian massal terhadap warga Suriah ( ditusuk, digorok, dan ditembak jarak dekat ), yang tak bisa dituduhkan ke tentara Assad ( karena tidak ada bukti kehadiran militer di sana ), barbar ini lalu menciptakan musuh khayalan : shabiha ( bermakna ‘hantu’ ) yaitu milisi sipil pendukung Assad yang mereka bilang melakukan pembunuhan sadis di seantero negeri.

Suriah, sejak 22 bulan lalu mengalami tragedi kemanusiaan ini. Bashar al-Assad, presiden Suriah ( 2000 – skrg ), yang selama ini membantu Hamas dan Hizbullah melawan Israel menjadi sasaran tembak AS-Israel kali ini. Khaled Meshal ( pejuang HAMAS ), bertahun-tahun berkantor di Damaskus dan mendapatkan fasilitas perlindungan penuh dari pemerintah Suriah. Ketika barbar ( sebagian yang disesatkan media dan rekayasa foto menyebut mereka ‘mujahidin’ ) mengobrak-abrik Suriah, Meshal pindah ke Qatar ( negara penyuplai dana dan senjata para barbar ). Assad menyindir Meshal, “Sekelompok warga Palestina memperlakukan Suriah layaknya hotel.”

Assad yang Alawy juga dimusuhi muslim garis keras dan media2 Islam yang dulu berseberangan dengan media mainstream. Skenario Libya coba dipentaskan lagi oleh zionis internasional ( Bernard Levy cs ). Kelompok teroris dari Libya ( cabang Al Qaida ) dan negara2 Arab berbondong masuk Suriah dan membuat kekacauan di sana. Israel juga sudah terjun ke Suriah mengeruhkan suasana. Melakukan aksi teror yang menimpa warga sipil, tentara dan anggota misi PBB ( UNSMIS ).  Dinas rahasia AS ( CIA ) menyuplai  senjata bagi orang2 bodoh ini. Pihak oposisi Suriah tak cukup mendapat dukungan rakyat Suriah ( seperti juga Libya ) sehingga perlu mencari bantuan asing, dari kafir sekalipun.

Front Al Nousra : kelompok oposisi yang banyak meledakkan bom di fasilitas publik. Kaum oposisi Suriah rajin membantai dan mengunggahnya ke internet dan menyebutnya korban tentara pemerintah Suriah. Media massa mainstream ( berafiliasi dengan zionis, juga yang tidak kritis ) langsung melahap dan menyebarluaskan ke segala penjuru dunia. Assad dibunuh karakternya habis-habisan oleh media2 ini dengan harapan bisa segera terguling dari posisinya. Banyak rekayasa foto dan film yang diunggah untuk memprovokasi opini publik. Korban Gaza dan Irak pun dikatakan korban Assad. Gambar demo di Tunisia disebut demo di Suriah. Gambar demo pendukung Assad disebut demo anti-Assad. Gedung hancur di Palestina disebut gedung hancur di Suriah. Orang tewas bermandikan darah di Palestina disebut korban pembunuhan Assad. Serangan brutal  yang dilakukan pasukan barbar diklaim sebagai serangan tentara Assad.

Bashar, sang sasaran tembak. Gara2 mendukung Palestina dan Hizbullah.

Kekurangan Bashar : tak transparan soal keuangan negara ( di mata Barat : belum mengembangkan demokrasi  di Suriah, membantu perjuangan rakyat Palestina, mendukung penuh Hizbullah ). Hamas ( Sunni ) dan Hizbullah ( Syiah ) sama2 didukung Bashar karena mereka kelompok  perlawanan terhadap Israel. Kedua kelompok ini menjadi ancaman serius Israel, karena secara kekuatan bisa mengimbangi, meski bukan pasukan negara. Bahkan dalam perang darat 34 hari tahun 2006, Hizbullah mengalahkan Israel.

Untuk melumpuhkan Hamas, Israel lalu memblokade Gaza. Untuk melumpuhkan Hizbullah, Israel memutus jalur pendukungnya ( Suriah ) dengan mengganti presiden Bashar  Al-Assad, seperti halnya Qaddafi ( yang mengirim bertruk-truk bantuan untuk rakyat Palestina saat diserang Israel tahun 2009 ). Isu minus demokrasi di Suriah ditambah isu sektarian ( konflik Sunni-Syiah ) menjadi bumbu operasi penggulingan ini. Israel, AS, Arab Saudi, Qatar, Turki, ( juga Ikhwanul Muslimin Mesir ), serta Eropa berada dalam blok Barat, melawan blok ( Timur ) Rusia, Cina dan Iran yang mendukung Assad.

Rusia berkepentingan melawan dominasi AS di Timur Tengah, karena tinggal Suriah tempat berpijak Rusia setelah Libya jatuh ke tangan Barat. Karena AS juga telah menempatkan perimeter anti-rudalnya di Georgia ( dulu bagian Uni Soviet ). Cina diancam AS melalui pergerakan AL AS di Pasifik. Cina menciptakan kapal perang anti radar yang membuat AS was2. Iran tak disukai Saudi Arabia, Qatar dan negara Arab lainnya karena menumbangkan Raja Reza Pahlevi ( sahabat penguasa Saudi Arabia ) dalam Revolusi 1979. Raja2 Arab itu kuatir revolusi tsb menulari negeri mereka sehingga mereka tak berkuasa lagi. Iran lalu mereka sebut negara Syiah ( bukan negara Islam alias sesat ). Iran berkepentingan di Suriah karena Bashar bisa menjamin jalur logistik Hizbullah.

Israel dan Barat menggunakan segala cara untuk menurunkan Bashar, termasuk mempersenjatai oposisi dengan senjata berat. Menggunakan media dan PBB sejak tragedi pembantaian keji 25 Mei di Houla, Suriah ( Barat segera menarik dubes2-nya ). Militer Suriah dituduh, padahal pelakunya para teroris kiriman Barat, dan korban2 terbunuh itu adalah para pendukung Bashar ( orang2 Alawi , salah satu sekte Syiah ). Sehari sebelum tragedi Houla, sekjen PBB menyurati DK PBB, menginformasikan kelompok2 teroris mapan-lah yang melakukan aksi teror di Suriah.  Indikasinya, bom2 yang digunakan sangat canggih. Saudi Arabia, Qatar, Turki juga berperan tak kecil dalam kekacauan di Suriah. Mereka digunakan untuk memperkeruh  situasi, berharap AS dan NATO dapat mengintervensi dengan payung PBB atas nama ‘kemanusiaan’.

Jubir Ikhwanul Muslimin, Mahmoud Ghozlan, menyerukan pengiriman pasukan internasional ke Suriah, persis suara Israel, AS, dan Inggris. IM ikut membiayai dan mendukung pasukan oposisi Suriah ( Free Syrian Army ) yang berbasis di Turki, bersama Arab Saudi dan Qatar. Keterlibatan IM dimediasi faksi Hariri di Lebanon ( yang selama ini memang anti-Suriah ). NATO merekrut ribuan sukarelawan muslim dari negara2 Timur Tengah untuk ikut bertempur bersama pemberontak Suriah. Turki menjadi tuan rumah dari para ‘pejuang’ ini, melatihnya, dan menyusupkannya ke Suriah. How could you,  Mr  Erdogan ?

Kenapa pemberontak mengemis bantuan asing ( imperialis ) ?

Kekuatan oposisi tidak mengakar luas di tengah rakyat sampai mampu memicu kerusuhan besar-besaran. Ini hanya hasil operasi rahasia intelijen AS dan NATO yang memicu kekacauan sosial dan mendestabilisasi Syria. Sejak pertengahan Maret 2011, kelompok2 militan bersenjata yang secara rahasia didukung intel Barat dan Israel, mulai meneror, menembaki gedung2 pemerintahan, polisi dan masyarakat sipil. M 16 ( Dinas Rahasia Inggris ) dan CIA pun hadir di Suriah.

Awalnya kaum oposisi bernaung di bawah panji Syrian National Council ( SNC ) dan Free Syrian Army (FSA) yang dibentuk di Turki.  Sheikh Adnan Al-Arour yang tinggal di Arab Saudi mereka dapuk sebagai pemimpin spiritual. Al Arour berjanji jika ‘pasukan oposisi’ menang, kaum Alawi akan dicincang dan diberikan ke anjing.

Kaum muslim ‘moderat’ ( dipimpin Ikhwanul Muslimin ), memilih bergabung dalam National Coalition for Syrian Revolutionary and Opposition Forces ( dibentuk di Doha, Qatar ). Koalisi baru ini didukung Qatar, Arab Saudi, AS, Inggris dan Prancis yang selama ini membiayai, mengirimi senjata, memfasilitasi kedatangan pasukan barbar ke Suriah. Mereka juga akan melawan Assad. Hizbut Tahrir ( termasuk dari Indonesia ) mengecam pembentukan koalisi baru ini. Gabhat al Nousra, Ahrar Al Sham Kataeb, Liwaa al Tawhiid dan Ahrar Souria memilih memisahkan diri dan mendeklarasikan perjuangan membentuk khilafah di Suriah dengan cara mereka sendiri.

Oleh pihak oposisi, rezim Assad dicitrakan sesat, kafir, kejam, sedemikian brutal membantai rakyatnya sendiri. Untuk menutupi fakta sebenarnya : AS dan Israel ingin mengganti presiden Assad dengan orang yang mau ‘mengamankan’ kepentingan Israel. Sejak Januari 2011, warga Suriah diseru via Facebook dan Twitter turun ke jalan. Tak banyak yang datang ( dibanding aksi demo di Kairo ). Demo di Daraa, kota kecil berpenduduk 75.000 jiwa, menelan korban tewas : 7 polisi dan 4 demonstran. Jika ada polisi tewas, berarti para pendemo bersenjata ( bukan demo damai ), apalagi markas Partai Baath dan kantor pengadilan mereka rusak juga. Setelah tragedi Daraa, demo besar-besaran mendukung Assad berlangsung di Damaskus ( 26/3/2011 ).

Rezim Assad sebetulnya berideologi sosialis dan haluan pemerintahannya sekuler. Assad bermazhab Alawi sedang 80% rakyat Suriah beraliran Sunni ( juga mayoritas pasukan Suriah ).Jika ingin menumbangkan Assad tentu mudah saja. Tinggal berdemo masif berminggu-minggu, tanpa senjata, seperti rakyat Iran ( ketika menumbangkan Syah Pahlevi yang pro-Barat ). Tak perlu menjagal dan minta bantuan kafir seperti kaum oposisi barbar ini. Itu artinya, mayoritas rakyat Suriah pro-Assad.

Setelah menaruh Gabhat Al Nousra dalam daftar teroris ( karena akan mendirikan khilafah ), AS pun mulai terjun langsung ke medan perang : mengirim 6000 tentara ‘jihad’ ( 4000 dari Lebanon ). Diupayakan beberapa mantan jenderal berhasil meraih kekuasaan lalu meminta bantuan internasional. Isu penggunaan senjata kimia oleh Assad akan dijadikan pretext perang yang melibatkan NATO atau PBB.

Intervensi kemanusiaan artinya serangan militer. Bukan bantuan kemanusiaan.

Pengungsi Suriah

Pengungsi Suriah mencapai lebih 122 ribu di Lebanon dan Yordania. Dalam pelarian pun mereka masih sempat dibantai pemberontak. Dasar tak berperikemanusiaan. ( foto : liputan6 )

Negara adalah entitas berdaulat yang berhak penuh dalam mengendalikan rakyat, menetapkan hukum dan mengamankan wilayahnya.  Negara mana pun tak berhak melakukan intervensi terhadap negara lain, apapun alasannya. PBB menyatakan : sebuah negara tidak boleh melakukan serangan militer terhadap negara lain, kecuali seizin Dewan Keamanan PBB. Dalam kasus Irak, DK PBB sama sekali tidak memberikan izin, namun AS dan sekutunya tetap menyerang Irak. Dalam kasus Libya, DK PBB memberi izin untuk ‘melakukan segala hal yang dianggap perlu demi melindungi rakyat sipil Libya’ ( dan kemudian disalahgunakan ). Saat itu, Rusia dan China abstain. Dalam kasus Suriah, Rusia dan China menggunakan hak vetonya dan menolak dilancarkannya serangan militer atas nama PBB ke Suriah.

Doktrin humanitarian  intervention pertama kali dikemukakan tahun 1800-an oleh Eropa dalam menghadapi Imperium Turki. Kriteria justifikasinya saat itu : ‘ketidakadilan dan kekejaman’ yang menyinggung moral Kristen dan peradaban Eropa. Eropa lalu merasa berhak melakukan serangan militer ke wilayah2 yang dikuasai Turki : Yunani ( 1826 ), Suriah ( 1860 ), Armenia ( 1896 ), dll. Realitas sebenarnya :  agenda kolonialisme Eropa terhadap Imperium Ottoman. Ketika Eropa menyerang Turki, nilai2 kemanusiaan justru dilanggar, muslim mereka anggap kaum barbar lalu diperlakukan secara brutal.

Kini muncul gerakan mengajukan NATO ke Pengadilan Penjahat Perang Internasional dengan tuduhan melakukan intervensi terhadap negara berdaulat, melakukan serangan dan pengeboman terhadap kota-kota, desa, menghancurkan gedung-gedung, dan membunuh rakyat sipil yang tidak bisa dijustifikasi sebagai kepentingan militer.

Dengan dukungan Rusia, pasukan Suriah akhirnya menyerbu Homs ( 9 Februari ), setelah semua upaya mediasi dengan pasukan pemberontak ( FSA ) gagal. FSA akhirnya kalah dan mundur ke wilayah Emirat seluas 40 hektar yang langsung dikepung pasukan Suriah ( pemerintah ) sekaligus merebut wilayah tsb ( 1 Maret ). Pasukan FSA sempat membantai orang2 Kristen di dua desa, saat mereka melarikan diri ke Lebanon. Jumlah pengungsi Suriah ke Lebanon  lebih 122 ribu orang.

Ada apa dengan Dubes Stevens dan Direktur CIA Petraeus ?

Pengunduran diri Direktur CIA, Petraeus, sebenarnya terkait  skandal konsulat AS di Benghazi. Bukan kasus perselingkuhan, melainkan upaya agar Petraeus urung memberi kesaksiannya atas Benghazi. Massa datang berdemo ke gedung konsulat AS di kota Benghazi, memprotes pembuatan film yang menghina Nabi Muhammad Saw. Lalu, datang 20 militan membombardir gedung konsulat dengan RPG7 yang menewaskan Dubes AS ( Stevens ) dan 3 stafnya. Demo itu untuk pengalih perhatian bagi serangan yang sudah direncanakan.

Banyak teroris Suriah datang dari Libya ( setelah penggulingan Qaddafi ) dengan dukungan NATO dan AS. Sebagian besar dari Al Qaeda. Benghazi, salah markas Al Qaeda ( sumber utama pemberontakan di Libya dan Irak ) yang kini mengontrol sebagian besar Libya. Waktu Qaddafi nyaris menggempur mereka, pesawat2 NATO melindungi Benghazi dan menghentikan aksi Qaddafi. Pasukan oposisi Suriah, sebagian besar teroris Al Qaeda. Oposisi Suriah telah dipersenjatai AS sejak tahun 2006. Pemerintah Libya pasca Qaddafi adalah penyandang dana terbesar dan penyuplai senjata bagi oposisi Suriah.

Konsulat AS di Benghazi dipakai sebagai markas operasi rahasia CIA. Keberadaan Kemenlu AS hanya kedok diplomatik. Misi CIA : mencari dan membeli kembali senjata berat yang dijarah dari gudang2 senjata pemerintah Libya. Mendiang Dubes Chris Stevens ( dibunuh karena ) dianggap mengetahui pengiriman2 senjata2 berat dari Libya untuk pemberontak Suriah. Maret 2011, Stevens menjadi penghubung resmi AS dengan oposisi Libya yang terkait al-Qaeda, berhubungan dengan Abdelhakim Belhadj dari Libyan Islamic Fighting Group ( sekarang sudah bubar ), dan sejumlah pasukan dari grup ini yang kemudian merenggut nyawa Stevens dalam penyerangan.

Belhadj ( kontak utama Stevens selama revolusi Libya ) sebagai direktur Tripoli Military Council bertemu dengan pimpinan Free Syrian Army ( FSA ) di Istanbul dan di perbatasan Suriah-Turki untuk membicarakan komitmen pemerintah baru Libya menyediakan uang dan senjata bagi oposisi Suriah. Kapal Libya yang membawa 400 ton senjata ( SA-7 surface-to-air  anti-craft missiles, rocket-propelled grenades, dll ) lalu berlabuh di Turki sebelum ke Suriah. Senjata2 berat itu lalu digunakan pemberontak untuk menembak jatuh helikopter dan jet tempur militer Suriah.

1,2 mil dari konsulat AS di Benghazi ada markas CIA yang pengamanannya jauh lebih canggih dari pengamanan di vila sewaan Stevens maupun konsulat AS di Benghazi. CIA juga menyalurkan senjata bagi pemberontak di selatan Turki. Kebijakan luar negeri AS ( ditentukan lobi2 zionis Israel : AIPAC, ADL, CFR, Rand Coorporation, Bilderberg, dll ) selama ini adalah mendukung para teroris untuk mencapai tujuan geopolitik. Pemerintah AS secara konsisten merencanakan perubahan rezim di Suriah dan Libya selama 20 tahun terakhir. AS memimpin perang melawan terorisme di Afghanistan dan Irak, dengan dalih memburu Al Qaida dan Osama bin Laden. Tapi di Suriah, AS justru bekerja  sama dengan Al Qaida untuk menggulingkan Assad. Al Qaida didirikan dan didanai AS.

Jihad ala Taliban dan Al Qaeda. Gurunya AS  yang mencuci otak pelajar di ‘madrasah’.

Jihad artinya bekerja keras menjalani hidup di jalan yang diridhoi Allah.  Namun, Islam dalam propaganda Barat adalah sumber terorisme ( ajaran jihad ). Jihad ala Taliban hasil ‘pendidikan’ AS. AS dengan dana miliaran dolar menyuplai buku2 teks berisi gambar2 kekerasan dan ajaran militan ke sekolah2 di Afganistan. Gambar pistol, peluru, tentara, granat masuk kurikulum utama. CIA mendanai iklan2 di koran dan newsletters di seluruh dunia, mengajak bergabung dengan ‘jihad’ ini. Osama bin Laden merekrut  4000 relawan dari Arab Saudi dan berhubungan dekat dengan pemimpin mujahidin paling radikal ( juga CIA, meski sejak 11/9/2001 mereka menampiknya ).

Osama ( 22 tahun ) direkrut CIA tahun 1979 untuk dilatih di kamp gerilyawan yang disponsori CIA.Pada era Reagan dimulai operasi rahasia mendukung berkembangnya ‘fundamentalisme Islam’, menyusul ‘Perang Melawan Terorisme Global’ ditiupkan setelah meledaknya menara kembar WTC. Para pejuang kebebasan Islam ( Islamic freedom fighters ) itu kini dilabeli AS sebagai teroris.  Habis manis sepah dibuang.

Dalam pendidikan ‘jihad’ini, AS bekerja sama dengan misi Wahabi dari Arab Saudi. Taliban ( berarti pelajar ) yaitu pelajar di madrasah2 yang didirikan Wahabi dengan dukungan CIA. Sistem pendidikan di Afghanistan sebelum penjajahan Soviet adalah pendidikan sekuler. Namun, sejak operasi pengembangan fundamentalisme Islam oleh CIA, jumlah madrasah dari 2.500 ( tahun 1980 ), kini menjadi lebih 39.000 madrasah. ISI ( dinas rahasia Pakistan) juga terlibat dalam operasi CIA ini dengan merekrut dan men-training mujahidin. Dari tahun 1982 hingga 1992, sebanyak 35.000 muslim dari 43 negara muslim di seluruh dunia direkrut ISI untuk berjihad di Afghanistan.

Di  Pakistan juga didirikan madrasah2 yang didanai Arab Saudi dengan dukungan AS, untuk penanaman ‘nilai’ Islam ( yang mengerikan ). Perempuan diwajibkan mengenakan burqa,  dilarang bersekolah dan bekerja, perempuan lebih baik mati ketimbang ditangani oleh dokter pria, kekayaaan arkeologi Afghanistan, seperti patung Budha Bamiyan, dihancurkan, dst. Ketakutan menyebar ke seluruh dunia. Islam ( seolah ) identik dengan kekerasan, penindasan, fanatisme buta, brutalisme, anti-toleransi. Ketika WTC  ( milik pengusaha zionis ) itu mereka ledakkan sendiri, segera Osama menjadi sang tertuduh, dikejar hingga ke lubang tikus ( lalu di bunuh di villa persembunyiannya di Pakistan ) . Perang melawan terorisme ( judul iklannya ) dikobarkan di seluruh penjuru dunia ( melariskan dagangan senjata pengusaha zionis ). Efeknya terus terasa : ketika terjadi teror di Norwegia langsung ‘teroris Islam’ dituduh. Meski terbukti kemudian bukan muslim pelakunya, tiada kata maaf terucap.Kaum muslim yang termakan propaganda ini menjadi sinis pada segala sesuatu berbau pemerintahan Islam. AS pun dibiarkan mengobok-obok Afganistan,  Iran, Irak, Libya, dan dunia Islam, dengan dalih ‘membebaskan’ masyarakat dari ‘penindasan’.

Simbol kerukunan agama pun dibom. Mengobarkan kebencian antar etnis ?

Suriah

Suriah ketika masih indah.  ( foto : mobypicture )

“Apa yang mereka inginkan dari Suriah ?” tanya warga Jaramana, daerah pinggiran kota Damaskus, Suriah, yang dikenal sebagai daerah “pluralis”, setelah terjadinya aksi2 pemboman yang menelan lebih 50 warga sipil tak bersenjata tewas dan 120 org luka. Tak ada kantor dan fasilitas militer di sini yang bisa dijadikan alasan dilakukannya serangan.“Kota ini menampung semua orang dari seluruh penjuru Suriah dan menyambut hangat semua orang yang datang ke sini,” tambahnya.Kota Jaramana simbol kerukunan beragama dan pluralisme di Suriah yang dilindungi negara. Islam Sunni, kaum Alawi, Kristen dan Druze telah hidup rukun selama berabad-abad di sini. Mereka mendukung presiden Bashar al Assad.Para pengebom ingin mengganti toleransi dengan kebencian antar etnis.

Gerakan pemberontakan Syria dikendalikan zionisme internasional dengan agen pelaksana : para ekstremis Wahabi Salafi yang melihat pluralisme dan hubungan erat antar pemeluk agama sebagai “musuh”. Agen2 pelaksana lainnya adalah para “prajurit bayaran” yang mencari uang dengan membunuh. Tak peduli siapa sasarannya, termasuk wanita dan anak-anak sekalipun.

Kedua kelompok pemberontak ini disatukan misi : menghancurkan Suriah sehancur-hancurnya. Cara termudah : memprovokasi pertikaian antar kelompok agama dan etnis yang ( diharapkan ) melemahkan, dan lalu menumbangkan pemerintah pusat yang selama ini menjadi pelindung kebebasan beragama. Negara berada dalam pertikaian SARA yang tak berujung.

Agenda zionis ( Israel, AS, Barat ) di Timur Tengah dan Afrika. Dominasi dan hisap minyak emasnya.

Zionisme internasional memandang Suriah pengganjal proyek zionisme di Timur Tengah. Rezim Sunni di Arab, Turki, Mesir ingin menghancurkan pengaruh Iran, sekutu dekat Suriah, yang kian kuat di kawasan. Jika Suriah hancur, maka pengaruh Iran akan berkurang dan zionisme leluasa mendominasi Timur Tengah.Kampanye pembebasan Suriah untuk demokrasi yang didengungkan Barat hanya kedok untuk imperialisme sesungguhnya nanti. Pelaku kampanye nyatanya negara2 paling tidak demokratis di dunia : Arab Badui ( Arab Saudi, Qatar, dll ) yang tak kenal pemilu.

Berbagai aksi biadab, termasuk pembantaian di Houla akhirnya terbongkar sebagai aksi keji pemberontak. Warga sipil, termasuk wanita, anak, balita diberondong senjata ketika tertidur. Lainnya, digorok lehernya. Pemboman masjid bersejarah di Aleppo memperlihatkan pasukan pemberontak menikmati aksi brutal mereka. Pemerintah negara2 Barat dan sekutu mereka biasanya membisu melihat kekejian ini. Atau mengecam, dan menuduh pemerintah dan pasukan Suriah yang melakukan. Misalnya, saat teror di Jaramana, tanpa penyelidikan dulu, pemerintah Amerika, Inggris, Perancis, Arab Saudi, Qatar, Turki kompak mensponsori resolusi mengutuk pemerintah Suriah. Untung, masih ada blogger2 berintegritas, para pejuang keadilan dan media independen yang membongkar kebohongan2 itu.

Iran, Rusia, Cina, Irak, Venezuela, Bolivia, Kuba dan Lebanon menganggap krisis Suriah sebagai kejahatan konspirasi Barat dan sekutu regionalnya untuk mewujudkan dominasi Barat di Timur Tengah. Lebih 20 bulan gagal menggulingkan pemerintah Assad, teror pemberontak kian masif dilakukan. ( di TV, saya lihat mereka minta bantuan internasional untuk menuntaskan aksi keji mereka yang mereka sebut ‘perjuangan’ ). Iran melihat permintaan ini ( dan kejahatan kian masif mereka ) sebagai keputus-asaan dan sinyal penghabisan.

Mursi yang tertekan, mengabaikan Palestina. Tunjukkan solidaritas dan nyalimu !

Makan Solahuddin

Makam Solahuddin yang sederhana berada di kompleks gedung ini. Pejuang, pemimpin dan pahlawan Islam yang gagah berani membebaskan Palestina ketika diduduki pasukan Salib-Eropa,  tetap sederhana di akhir hayatnya.  Gedung ini terletak di Damaskus, ibukota Suriah yang tengah berkecamuk dilanda krisis. Akankah seheroik Solahuddin- kah, presiden Mursi ( Mesir ) dan Assad ( Suriah ) dalam menjaga harga diri Islam ? No way dalam jeratan kekuatan asing. Mandiri dan bermartabatlah.

“Saya yakin di era baru ini, bangsa Mesir akan bergerak menuju puncak kehormatan dan kemajuan,” ujar Ahmadinejad pada presiden Mohamed Mursi ( sejak 30/6/2012 ) setelah keberhasilan referendum Mesir ( 25/12/2012 ).

Sejak Mursi berani mengeluarkan Dekrit 22 November, pemimpin Barat dan media asing yang dulu mendukung revolusi Mesir sekarang menghujat Mursi habis-habisan dan berusaha menggulingkannya. Demo pro-Mursi tidak diliput. Media2 berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin dan blogger2 dari Al Azhar lalu berjuang meng-counter pemberitaan Barat yang menyesatkan. Tanpa dekrit, upaya perumusan konstitusi baru Mesir akan selalu diganggu kelompok pro-Mubarak dan pro-Barat.

Hasil referendum berpihak pada konstitusi baru Mesir yang berhaluan Islam. Iran menyebut Revolusi Mesir sebagai kebangkitan Islam ( sebagian besar media dunia menyebut Revolusi Mesir sebagai kehendak rakyat berdemokrasi setelah 30 tahun dibungkam rezim represif Mubarak ).

Jamaluddin Al Afghani, ulama Islam pemberani dan pejuang besar, mendapati tempat yang tepat untuk melawan Barat dan Eropa adalah di Mesir.Pemerintahan Islam dikehendaki sebagian besar rakyat Mesir. Kini rakyat Mesir mendukung Ikhwanul Muslimin.  Presiden Mursi dari Ikhwanul Muslimin, dikenal saleh dan hafal Quran.Juli 2012, Mursi sempat membuka gerbang Rafah ( bagi warga Palestina untuk berbagai keperluan ). Namun, setelah 16 tentara Mesir dibunuh teroris, sejak Agustus 2012, Mesir kembali menutup Rafah.( teroris itu bisa jadi suruhan Israel, karena setelah membajak 2  kendaraan militer Israel lalu lari ke Israel. Tujuannya, agar warga Palestina tetap terpenjara dengan ditutupnya gerbang Rafah oleh pemerintah Mesir ).

Tentara Mesir juga mulai menutup terowongan2 Gaza dengan membanjirinya dengan air. Operasi penghancuran terowongan galian itu dikatakan untuk ‘mewujudkan keamanan di kawasan Gurun Sinai’. Sebetulnya, Mursi terbelenggu oleh IMF setelah mendapati hanya tersisa 14 miliar dolar untuknya menjalankan roda pemerintahan Mesir. ( IMF : dikuasai pengusaha zionis yang mewajibkan negara yang diperbudaknya membayar kembali berkali lipat ( riba ), memaksa banyak hal seperti mencabut subsidi yang memiskinkan rakyat dan menjual sumber daya alam murah meriah ke perusahaan asing ).Tekanan yang diterima Mursi terkait ‘keamanan Israel’sehingga Mursi sedemikian lemah dalam membela Palestina.

Warga Mesir pendukung Mursi sebaiknya mendorong Mursi agar tidak menyerah pada kekuatan asing ( IMF, imperium kapitalis, zionis ). Lebih baik mati syahid menjaga martabat muslim sejati dan belajar dari Iran, bagaimana bisa tetap tegak menjaga kehormatan rakyat dan kedaulatan negara dengan kekuatan sendiri. ( setelah mendirikan Republik Islam, para pemimpin, pejabat dan ilmuwan Iran dibunuh teroris, namun rakyat Iran tetap bertahan dan menolak tunduk pada kekuatan asing ).

Nasib Libya dan Suriah setelah dikeroyok para pembenci nan serakah.

Suriah hancur

Suriah ketika hancur dibombardir NATO, teroris Al Qaida, relawan Arab, AS, Israel, Eropa. Para pelanggar kedaulatan yang tak pernah dihukum karena mengirim senjata ilegal, pasukan asing, dst. Dunia memang ( masih ) timpang. ( foto : Indonesiarayanews )

Konflik di Suriah belum reda.  Negara2 Barat, Turki, Arab Saudi, Qatar, Emirat, Libya yang selama ini mendukung kelompok pemberontak ( dengan dana, senjata, pasukan ) masih terus melancarkan upaya menghalangi proses stabilisasi di Suriah. Intervensi kemanusiaan ( ‘Humanitarian Intervention’ ) adalah serangan militer bukan‘bantuan kemanusiaan’ ( obat, uang ) ketika negara tertimpa bencana. NATO dianggap  boleh menyerang Libya dan menggulingkan Qaddafi karena konon Qaddafi adalah diktator yang menyengsarakan rakyatnya. Kini, banyak pihak ( akibat propaganda hitam pemberontak yang disebarluaskan media mainstream milik pengusaha zionis dan media lokal yang tidak kritis ) menyerukan serangan militer AS dan NATO ke Suriah dengan alasan Assad sudah membunuhi ribuan rakyatnya.

Libya, salah satu yang menjadi korban ‘Humanitarian Intervention’. Tengok nasibnya kini. Libya yang sebelumnya salah satu negara terkaya di Afrika, setelah hancur dibombardir NATO kini jatuh miskin dan terjerat hutang. Para negara sponsor perang-lah yang menikmati konsesi minyak, rekonstruksi Libya dari hutang baru Libya pada Barat.

Suriah, negeri indah yang kini luluh lantak setelah ‘disentuh’ Israel-AS-Barat. Lebih setengah juta warga Suriah kini mengungsi ke Yordania dan sekitarnya. Perempuan2 Suriah menjadi korban perdagangan perempuan. Dijual ke pria2 hidung belang negara2 Arab pendukung perang.

Media corong Barat dengan propaganda menyesatkan.

Aljazeera ( Qatar ), Al-Arabiya ( Saudi Arabia ), France24 ( Perancis ), BBC ( Inggris ) and CNN ( Amerika ) di bawah koordinasi jurnalis Israel adalah media2 yang rajin menyebarkan propaganda bohong yang memojokkan Assad. Video palsu tentang kerusuhan di  Suriah juga dibuat Danny Abdul Dayem ( 22 tahun, warga Suriah-Inggris ) bekerja sama dengan Anderson Cooper dari CNN Amerika. Video ini menggunakan efek suara bom dan letusan senjata seolah para aktivis sedang dibantai pasukan ( pemerintah ) Suriah.

Revolusi ( Arab Spring ) terus menggelinding ke berbagai negara di Timur Tengah, seperti Yaman dan Bahrain. Berharap sampai menggilas rezim zionis-Arab Saudi ( Islam-Amerika ). Gelombang protes massal juga menghantam daratan Eropa : serunya aksi massa di Yunani, Spanyol, Italia, Jerman, Inggris ( London ). AS di tubir kebangkrutan ekonomi ?  Israel digerogoti krisis multi dimensional ? Semoga hegemoni mereka berakhir lebih cepat.

Setelah Libya, Suriah dan Iran, para gangster abad 21 ini akan mengincar target lain di Timur Tengah yang kaya minyak, terutama. Indonesia juga dipandang sebagai target untuk dipecah menjadi negara2 kecil agar kekayaan alamnya semakin mudah mereka eksploitasi. Imperialisme Anglo-Amerika ( Barat ) – lah yang selama berabad-abad melakukan kejahatan yang sama adalah musuh sebenarnya bagi Sunni, Syiah, dan seluruh umat manusia dari berbagai agama dan ras. Skenario disintegrasi di Suriah dan Libya perlahan sedang  diimplementasikan di  Indonesia. Kita mesti cerdas melihat siapa kawan siapa lawan sesungguhnya, sebelum Indonesia hancur seperti Libya.

Do we just get many lessons here,  people ?

Written by Savitri

10 Maret 2013 at 00:08

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , , , , , ,

Dunia materi, generasi hilang dan uang dirham. Tradisi menjadi solusi ?

with 2 comments

Yang emas, dinar. Yang perak, dirham. Keduanya, bisa memutus jaring kapitalis dan neolib yang merasuki penguasa berjiwa feodal. Ditambah, memajukan transportasi massal, seperti kereta api cepat, yang bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap minyak ( dikuasai kapitalis, Barat ). Jika kita tak lagi menggunakan dolar, AS akan collapse. Jika kita tak lagi menggunakan otomotif Jepang, negeri matahari terbit itu akan runtuh. Masalahnya, sebelum itu terjadi, sebesar apa nyali kita untuk konsisten melakukan ? Sebesar Saddam Hussein dan Moammar Khadafi kah ? ( meski negeri mereka dibombadir pasukan koalisi AS-Barat ).  Sebesar Mahmoud Ahmadinejad, Ayatollah Ali Khamenei dan rakyat Iran kah ? ( meski diembargo, dikucilkan, diintimidasi, dipropaganda hitam bertahun-tahun oleh AS cs ). Indonesia, bangsa dan negara besar. Saya harap, lebih besar nyalinya ( juga kekuatannya ), untuk membela harga diri bangsa, kedaulatan penuh negeri kita tercinta.

Kemana aja ? Kamana wae ? Long time no see.

Puffhh .. melelahkan bicara politik, ekonomi, hukum, yang berkutat  di pusaran sama. Itu-itu saja. Bibir sudah ndower , tangan sudah pegel. Yang disentil, masih asyik-asyik saja. Pondasi  iman dan ilmu yang kuat perlu dimiliki sebelum analisa dan kritik diberikan. Mayoritas warga Indonesia belum menikmati pendidikan formal di sekolah dan pengajaran moral  yang memadai di rumah dan masyarakat untuk bisa menangkap kebenaran itu ( termasuk kurangnya teladan dari penceramah ( ulama berkharisma ), sehingga umat tidak tergerak untuk memperbaiki diri dan enggan duduk serius menyimak pelbagai tausyiah yang banyak ditayangkan beragam media saat ini ). So ?

Saya terjun ke bawah, melihat dan mengalami, betapa sulitnya, wong cilik merangkak ke atas, memperbaiki taraf hidupnya. Orang gila, gelandangan, pemulung, pengemis, pengamen jalanan, pengasong, tukang becak, pedagang kaki lima, dsb. Tak bisa saya bayangkan,  mereka bisa bertahan hidup selama itu, terlebih tanpa ketrampilan apa pun.

Banyak anak jalanan tak tahu siapa orang tuanya. Mereka terlahir begitu saja di jalan. Dari rahim wanita gepeng mana saja yang mau dengan lelaki itu, cetus tukang parkir menunjuk pemulung paruh baya asal pulau seberang  yang sedang mesam mesem memandangi saya. Oh, my God .. ( sontak saya berdiri menghindar ).

Kota ini pusatnya maksiat, cetus pemulung yang sudah menjalani aneka kejahatan dan berganti agama : Islam, Kristen, Katolik .. Ia mengajak saya mengajari melukis pada anak jalanan di ‘markas’-nya. Bertemu seniornya, seorang muslimah Prancis yang suka menato ? Kind of weird .. Something wrong here, insting saja berjalan.

Fakir dekat khufur. Watch out, man ..

Ancaman pemurtadan sudah di depan mata ? Begitu halusnya mereka merangkul korban. Sudahkah, masjid-masjid dan komunitas muslim menjalankan fungsinya ? Banyak anak yang tercecer, dan karena kelaparan disambar oleh mereka. Masjid tak hanya mengumpulkan kencleng dan mengumandangkan azan, kan ? Para pengurusnya tak boleh alergi dengan kaum mariginal ini. Istilah Jokowi, menjadi pelayan masyarakat : bukanlah yang berkursi empuk, dengan wajah tak enak ( merengut ) bila kedatangan warga, termasuk fakir miskin.  Entah, legitimasi apa, yang membuat mereka merasa di atas ? Gepeng jangan hanya dibiarkan mati ( kelaparan, kesakitan ) di teras masjid ! ( perasaan, saya berinfak untuk membantu kaum tak mampu, deh .. bukan untuk  ( oknum ) ustad beli Kijang Inova  ).

Ohh .. jumlah mereka kian banyak. Bandung seperti  ‘surga’-nya gelandangan pengemis. Hampir tiap ruas jalan, anda bisa jumpai mereka. Di selokan pusat kota, ceruk remang dan taman-taman. Bertambah tiap hari. Terpikir, apakah daerah lain ‘rajin mengekspor’ gepengnya ke Bandung ? ( menggusur, mengusir begitu saja, warganya yang kurang beruntung,  tanpa solusi).

Puyeng kepala, memikirkan begitu masifnya problematika yang dihadapi kota Bandung dan negeri ini. Siapa yang mampu menguraikan dan menyelesaikannya ? Konsumen lukis saya dari kalangan berada tangkas mengalihkan topik, atau bahkan pergi begitu saja, tergesa-gesa, seperti ketinggalan pesawat. Dari kalangan akademi, peserta magister dan doktor, setali 3 uang. Bicaranya tinggi, berapi-api  ( nyaris tak bisa disela ), namun begitu disodorkan soal ini, seperti mendadak amnesia. Tak kalah buru-burunya pergi, menghilang dan melupakan janji pemesanan sebelumnya.

Mengharapkan kawan2  pedagang  yang mengaku idealis ( sebagian sarjana ) dan terdampar di sini, juga sulit. Karena ternyata, mereka pun sudah kerepotan mempertahankan keutuhan keluarganya. Aku digugat cerai istriku, dikira kawin lagi ( karena bawa uang sedikit ke rumah ), keluh si Y. Mantan analis sebuah bank plat merah juga tak bisa berbuat banyak, karena sejak mengundurkan diri dari kantor, ia terpaksa tinggal di rumah orang tua yang memperlakukannya lebih buruk dari anak tiri. Istri dan keempat anak, nyaris seperti pembantu di rumah mertua yang ‘matre’. Saudara si analis yang masih mengirim uang,  disanjung setinggi langit. Mendengar keluh kesah, muslimah dari Ciamis ini, sungguh membuat bad mood ( untuk melukis ). Apalagi menjalaninya. Sengsara.

Kereta cepat China, ekonomi nomor wahid.  Humanisme dan keimanan ?

Material world dan generasi yang hilang. Keduanya ada di kota ini, juga dunia saat ini. Menyesakkan dada. Saya tak lupa pandangan mengharap, belia lusuh di angkot. Atau sapaan sok akrab remaja pemulung yang kesepian, terasing di kota ini. ( cobalah, anda memungut barang dari jalan, orang yang kebetulan beriringan di dekat anda, akan langsung menghindar dan membuang muka ). Namun, ika diajak bicara, kebanyakan gepeng/ pemulung  menjadi ‘ge-er’, berulah atau nongkrongin anda ( nguntit ke mana pun anda pergi ). Jika dinasehati, mereka nyengir, merasa lebih pintar dari anda ( bahkan ada yang saya lihat asyik membentak-bentak memekakkan telinga pada 2 pengunjung pasar Kosambi yang bermaksud menegur ulahnya ). Gempar. Serba repot, ya ..

Mereka sudah rusak. Hasil dari sistem yang rusak. Kapitalis, yang menguasai minyak dan industri otomatif. Membuat kita ( dunia ) tergantung minyak hasil sedotan mereka di negeri2  yang mereka perangi. Industri senjata. Menghisap seperti lintah, dari mulai mata uang, sumber daya alam, tenaga kerja murah, pasar bebas, .. ( silakan sebut sendiri .. ). Penemu teknologi hemat energi lenyap tanpa jejak .. Orang2 yang ‘membahayakan kekuasaan’, anda baca beritanya di koran .. mati.

Barusan saya membaca posting sebuah blog yang mengulas kecepatan kereta api di China yang menyaingi kecepatan mobil balap F-1. Kita masih di sini, berjejal-jejal dalam peluh menyengat  dan polusi berat. Bahkan, sebagian menyambung nyawa di atap kereta, mengejar waktu kerja. Indonesia, yang seperti ‘big brother’-nya negara2 di kawasan Asia Tenggara, mesti menghadapi China yang berambisi menguasai Asia Timur, sekaligus berebut teritori dengan para sahabat kita di ASEAN saat ini. Kita ingat Tiananmen, derita muslim Uighur, ketidakpekaan warga China ( tertangkap kamera CCTV ) terhadap korban kecelakaan di depan mata, .. Mesin perang mereka yang hampir menyaingi  militer Amerika, dengan kemajuan ekonomi  yang  fantastis. Nomor wahid. How can we ?

Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran saat ini. Satu, dari sedikit pemimpin dunia yang tangguh dan berkharisma. Nyali, jangan tanya. Amerika pun ketar ketir menghadapinya. Keputusan mengerahkan pasukan Iran untuk mengawal kapal Korea Selatan yang membeli minyak dari Iran ( meski ditekan/ dilarang AS ) sampai dengan selamat ke Korea, contoh keberanian sikapnya. Dalam bimbingan beliau, rakyat Iran bersama Suriah dan Lebanon, meneguhkan nyali membendung kepongahan ( kebrutalan ) Israel-AS-Barat di Timur Tengah. Palestina masih bisa bernafas dalam gempuran biadab Israel-AS, karena kehendak Allah, melalui perjuangan habis-habisan Hamas, Jihad Islam, Hizbullah-Lebanon, pemimpin Suriah dan Iran. Mestinya, setiap pemimpin muslim, secerdik, seamanah, sekredibel beliau. Jika Iran bisa, maka Indonesia harus bisa !

Ahmadinejad, presiden pilihan pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei dan mayoritas rakyat Iran ( juga saya, he3x.. ) yang konsisten menentang dominasi AS-Barat. Kerap menggemparkan podium internasional dengan pidato2-nya yang mematahkan mitos2 ( kebohongan ) media Barat. Sederhana, elegan, memikat. Argumen cerdas, menohok penyiar asing yang kerap menyudutkannya, mengecilkan rakyat Iran. Membuat saya, ribuan mil di sini, bangga menjadi seorang muslim. Duet maut, yang layak menjadi referensi pemimpin Indonesia berikutnya. Tantangan global kian mendebarkan. Pilih yang bernyali baja untuk memimpin kita saat Pilpres 2014 nanti, ya ..

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Ini baru uang sejati : keping perak dan emas. Indonesia kaya.

Keraton Kasepuhan Cirebon membagikan zakat berbentuk uang dirham kepada sekitar 200 mustahik ( penerima zakat ) di lingkungan keraton ( Rabu, 24/10/2012 ). Kepingan koin nisfu ( setengah ) dirham, setara 1,49 gram perak murni ( Rp 33.500 ) itu, bisa dibelanjakan para abdi dalem dan masyarakat sekitar keraton pada Festival Hari Pasaran Dirham dalam rangka Haul Sunan Gunung Jati di Keraton Kasepuhan, 27-28 Oktober 2012. Zakat berbentuk dirham sudah dilakukan sejak Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, bahkan  jaman Sunan Gunung Jati. Sejak setahun lalu, Sultan Kasepuhan memulai kembali tradisi ini.

Sekitar seribu keping dirham sudah tersebar di beberapa titik di Cirebon, kata Sonia, wakil ketua Jawara ( Jaringan Wirausahawan dan Pengguna Dinar Dirham Nusantara ) Cirebon. Para pedagang sudah menyiapkan paket dagangan yang setara dengan alat tukar tersebut. Urgensi  pelestarian dinar dan dirham saat ini cukup tinggi. Sistem kapitalisme telah membuat negara kaya seperti Indonesia menjadi negara yang justru nilai tukar mata uangnya selalu lebih rendah, kata Zaim Saidi, pimpinan pusat ( Wakakala ) Distribusi Dinar dan Dirham Induk Nusantara. Saat ini, penguatan kembali tradisi penggunaan dinar dan dirham juga dilakukan beberapa kesultanan di Indonesia, seperti Kesultanan Ternate dan Kesultanan Sulu. ( disarikan dari PR, 25/10/2012 )

Siapkan nyalimu, kawan .. ( bertarung melawan pemilik dolar, euro dan mesin perang mereka ).

Jika saat ini, Iran sedang diuji nyali menghadapi Israel-AS, nanti kita pun demikian dengan China. Semoga Allah masih di pihak kita. Karena hanya Allah yang bisa menjawab kemusykilan ini. Semoga, derita sebagian besar rakyat Indonesia, menjadikan kita tahan banting dan penuh inovasi. ( Malaysia tertarik dengan inovasi para pelajar SMK kita. Fasilitas minus, daya juang mesti plus ). Kesulitan hidup membuat serabut otak bertambah kompleks, sehingga kita bisa mencerna dan mensiasati persoalan dengan cerdik dan gesit, sampai bisa memutus jaring2 kapitalis dan neolib. Mulai hidup lebih bermartabat. Bernyali.

Kita, nomor wahid dalam seni budaya. Kita hanya perlu dunia mengakuinya. Kebanggaan di dada setiap insan Indonesia mesti dibangkitkan. Agar loyal menggunakan produk dan karya bangsa sendiri. Agar tangguh membela kepentingan rakyat Indonesia, di meja perundingan internasional dan lobi-lobi ekonomi. Dari pintu ( revitalisasi ) budaya, kita kemudian bisa masuk pintu ( kebangkitan ) sastra, lalu sains, lalu teknologi, lalu industri .. seperti  dunia pernah mengalami. Sejarah berulang. Keraton Kasepuhan menginspirasi. Semoga kita bisa bertahan dan gigih menggapainya.

Selamat lebaran Idul Adha ( 1433 H ) dan Salam Pemuda ( Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2012 ). Kobarkan semangat berjuang .. !

Written by Savitri

26 Oktober 2012 at 03:15

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , , , ,

Diplomasi nasi goreng, Indonesia – AS main lumpur. Indonesia menegur, Indonesia yess !

leave a comment »

Nasi goreng, siapa yang tidak kenal ? Berawal dari sisa nasi dibuang sayang, kemudian naik status menjadi menu andalan dan diplomasi Indonesia dalam jamuan kenegaraan. Menjadi pintu masuk produk kita ke manca negara. Thanks for the nasi goreng, Obama said. Bisakah kita mengajak pemimpin dunia lainnya mengajak makan nasi goreng ? Seraya bercanda, seraya mendamaikan dunia. It's a hard thing to do, I know. But will you ? ( foto : newnews )

Pulang kampung, nih. Indonesia, bagian dari diri saya. Indonesia, punya arti penting bagi saya dan Amerika. Saya tak mengira masuk Istana Negara sebagai presiden Amerika. Thanks for the bakso, the nasi goreng, the emping, the kerupuk. Semuanya enak. Assalamu’alaikum. Siapa sang pencuri hati ? Yeahh .. Barack Obama.

Siapa yang tercuri ? Sebagian besar warga Indonesia, kata komentator di teve. Dengar gemuruh 6000 hadirin di aula Universitas Indonesia, ketika Obama mengucapkan kata2 dalam bahasa Indonesia ( 10/11/2010 ). Bergemuruh lagi, ketika presiden ke-44 Amerika itu menjanjikan pertukaran mahasiswa AS dan Indonesia. Begitu antusiasnya sebagian warga kita bisa studi di negeri Paman Sam. Why ?

Bukan sekedar gratisan seperti kegemaran banyak dari kita. Ada bau prestise di sana. Setidaknya, di mata sebagian orang kita. Yeah, .. American way. ( masih menganggap kiblat kemajuan ). Melihat tongkrongan selebriti Hollywood yang gemerlap dengan busana teranyar rancangan desainer kelas dunia, atau dar-der-dor-boom tentara elit AS dengan seragam macho nan serasi plus alutsista mutakhir (  malam minggu nonton film “Black Hawk Down” di TransTV  ? ). Siapa yang tidak tergiur ? ( sekaligus terintimidasi. Andai kekuatan itu digunakan untuk melindungi kaum lemah, bukan menginvasi Irak, Afganistan, dll, dengan berbagai dalih. Atau bangsa lain mengambil alih melakukannya ? ).

Mahasiswa AS, pilih mandi lumpur atau sensasi terjun ?

Bergulat dalam lumpur, sebagian tradisi beberapa suku di Indonesia. Semula, saya geli melihat bule mandi lumpur bersama warga desa seraya tertawa. Bagaimana, kalau kegiatan menyenangkan itu lalu mengeratkan hubungan orang Indonesia dengan orang luar, terlebih yang distrust & mistrust about us ? People to people. O, Indonesia itu ternyata ramah dan baik. Bukan teroris. That's awesome ..

Lalu, bagaimana jika mahasiswa AS ke Indonesia ? Apakah mereka akan ikut bermain lumpur, merasakan cara hidup dan belajar seni tradisi kita seperti di tayangan “Belajar Indonesia” ? ( TransTV, Sabtu-Minggu, jam 13.30 ). Atau ikut heboh berdemo, seperti marak terjadi belakangan ini ? Saya teringat satu episode di Oprah Show, tentang seorang pria sukses bergelimang materi di usia muda. Ia kemudian tergelincir kemaksiatan dan foya2. 24 pria semalam ( dia gay ), yang tak dia ingat lagi. Kena AIDS. Use drug you suck. Sampai titik tak tertahankan, pemuda ini lalu terjun bunuh diri dari ketinggian konstruksi bangunan belum jadi, berseliweran tulangan besi. Berharap Tuhan menjawab doanya, menginginkannya.

Ajaib, si pemuda tidak mati meski jatuh terhempas keras. Ketika siuman, wajahnya berseri-seri seperti matahari. Tak pernah secemerlang ini. Ia bahagia sebagai konsultan seks aman di komunitasnya kini, meski AIDS terus menggerogoti daya tahan tubuhnya hingga maut menjemput. Meski tak lagi punya uang, ia kini punya Dia. ( good choice, man. Nothing compare. Jika hamba merunduk pada-Nya, maka alam semesta pun dirundukkan-Nya padanya. Powerful, isn’t it ? ).

Banyak orang Amerika mencari-cari sensasi spiritual. Trend terbaru, banyak anak  melintasi zona mati dengan cara aneh2. Ingin tahu rasanya hidup kembali ( bagaimana kalau tak bisa kembali dan masih bergelimang dosa ? ). Kalau sudah begini, masih lebih asyik bermain lumpur dengan warga desa. Melihat kesederhanaan mereka, seolah tanpa beban. Mengagumi keindahan zamrud di khatulistiwa yang diciptakan Allah ketika tersenyum. I love Indonesia. I love You, God. ( bandingkan keindahan Indonesia dengan Italia, India, dan ingat ucapan Ketut ‘smile with your heart’ di film “Eat Pray Love” ). This is it. ( so much we can give if they’re looking for the piece of mind ).

Inferior karena publik AS terisolasi ? Ridiculous ..

Siapa yang menyangkal keindahan Indonesia ? Negeri yang diciptakan ketika Tuhan tersenyum. Senang rasanya melihat keindahan ini di filmnya Julia Roberts terbaru, "Eat Pray Love". Oh, Indonesia-ku. Smile with your heart, people ..

Bayangkan, jika Obama yang 4 tahun tinggal di Indonesia sewaktu SD ( 1967-1971 ) bisa ngomong sate, bakso dkk ( semoga pengusaha Indonesia menangkap peluang setelah makanan Indonesia disebut-sebut di radar dunia, iklan gratis ), apalagi yang bisa di-omongkan para mahasiswa AS jika belajar di sini ? Sisingaan, wayang golek, kuda lumping, reog ? Anies Baswedan berkata tentang pentingnya orang AS datang, belajar dan menulis tentang Indonesia. Menjadi ‘juru bicara’ Indonesia. ( semoga tidak seperti mantan dubes AS untuk Indonesia yang begitu fasih bahasa Indonesia, namun menjadi penganjur perang Irak. Islam tak dipahami dengan baik. Islam phobia ).

Apakah kehadiran Obama di Indonesia diikuti media dan orang AS di negerinya ? ( termasuk teman2 nasi goreng ). Penyambutan Obama di Jakarta dan media Indonesia terasa berlebihan. Sampai presiden Austria, Heinz Fischer, yang datang lebih dulu menjadi tersisih (  perangkat penerjemahnya terlambat berfungsi ). William ( Bill ) Liddle dengan kalem mengatakan, publik AS akan lebih menyimak kedatangan Obama di India dan Korea Selatan.

( What ??  Indonesia sudah dikeruk kekayaan alamnya dan difitnah macam2 dalam agenda terorisme mereka, tak juga masuk radar perhatian warga AS ?? Ter-la-lu, istilah Bang Rhoma. Kenapa Mr.Liddle itu tidak sekalian saja mengatakan, publik AS diisolasi dari berita dunia ?  Hidup di dunianya sendiri. Itu lebih kena ( dan sesungguhnya yang terjadi ) daripada mengecilkan ( meremehkan ) kita. Dan, sebagian warga kita masih memberi ruang pada orang2 macam ini ? Mengundangnya dalam seminar2 ? ( kita tidak inferior, kan ? ).

Say something nice or shut up, mister ( bukankah sebagai peneliti asing, mestinya ia juga menaruh hormat, apresiasi, empati pada kelompok yang ditelitinya ? Segitu lama meneliti Indonesia, masak nggak berasa ? Memang hambar, atau angkuh ?  ). Kita butuh suara2 yang membesarkan Indonesia. Jika AS ingin memperbaiki hubungannya dengan kita, pertama, hentikan perkataan buruk tentang Indonesia di AS dan jajaran pemerintahan Obama. Setuju ? )

Pemimpin bersuara hati, menjaga konstitusi.

Pasca inagurasi Obama, teman2 Oprah begitu antusias menceritakan sosok Obama. “Aku merasa udara pagi ini berbeda. Apa matahari bersinar lebih cemerlang hari ini ?”, ungkap artis tamu, menggambarkan kegembiraan hatinya. Begitu besar harapan digantungkan di pundak presiden kulit hitam pertama AS itu. Ketika pemulihan ekonomi terasa lambat, langsung dihajar hasil pemilu sela yang memenangkan lawan kubu Obama. Republik. Roda berputar kian berat ( apa mereka masih getol memuja memuji Obama ? ). Ketika retorika bagus, tapi tidak dilaksanakan ( tidak terjadi ) maka orang tidak percaya lagi. Ketika retorika tidak bagus, tapi eksekusi bagus ( terlaksana ) maka orang tidak tergerak. Pemimpin ideal ( lengkap ) : retorika bagus, eksekusi bagus.

Retorika positif jika visioner dan membangkitkan semangat juang para pendengarnya. Pemimpin yang datang dari bawah akan menyentuh banyak hati ketika berpidato. Jangan hanya jadi penghuni istana, kata Eep Saefulloh Fatah. Jadilah pemimpin yang bersuara dengan hati. Berani bertindak tidak populer. Tidak mengejar rating dan pooling. Tidak hanya menyenangkan konstituennya. Misalnya, Obama, di tengah protes warga AS, memilih membela minoritas muslim yang akan mendirikan Islamic Center dekat Ground Zero reruntuhan menara kembar WTC. Tugas presiden adalah menjaga konstitusi ( menurut konstitusi AS : agama minoritas berhak dilindungi ). Saya juga sudah meminta penarikan pasukan AS di Irak dan menutup penjara Guantanamo, kata Obama di depan ribuan hadirin dan jutaan pemirsa Indonesia.

Ahmadinejad – Obama makan nasi goreng ? Spesial pake telor ..

Seorang Obama dalam sistem Amerika yang telah ratusan tahun umurnya. Bisakah merubah arah kebijakan luar negeri AS ? Di Korea Selatan, kemudian terdengar pidato Obama tentang pemberatan sanksi bagi Iran ( lezatnya nasi goreng sudah tak berbekas ). Aset Iran di AS dan Uni Eropa  dibekukan sejak Revolusi Iran. Apakah idealisme Obama ( jika ada ) akan diikuti garis komando di bawahnya ? Birokrasi punya kehendaknya sendiri. Tidak ikut atasan. Tidak ikut bawahan, atau pun rakyat yang dilayaninya. Di Indonesia, betapa sulit kita membongkar skandal Century yang ( diduga ) melibatkan orang istana dan pemerintahan. Meski suara sudah serak diteriakkan dalam serangkaian aksi unjuk rasa yang panjang dan melelahkan. Seorang Obama dalam kepungan lobi2 Yahudi yang menguasai Gedung Putih dan menggurita di dunia ? Tingkat kolesterol Obama naik setelah menjabat presiden ( stres pemicunya ? ). Apa hatinya meronta di balik senyumnya yang menawan ? Will he survive ? How about Ahmadinejad ?

Baik Ahmadinejad, maupun Obama datang dari bawah. Rakyat jelata yang hidup sederhana, dan sigap membantu warga miskin. Naik ke atas, menjadi presiden, karena reputasi dan pesona. Simpatik, dan sangat mencintai negeri masing2. Andai Obama tidak ( dipaku ) membicarakan ( digelayuti ) kepentingan segelintir penguasa ekonomi yang gemar mengumbar perang di negeri orang, saya pikir kedua presiden keren itu bisa makan nasi goreng seraya bercanda. Ada tabir yang dibuat kelompok tertentu dengan dunia Islam, sehingga kita bisa serunyam ini ( ditarik sana sini ). Indonesia, hadiah untuk Amerika, kata Richard Nixon bertahun silam. ( namanya hadiah, bisa diapa-apakan semau penerima ? termasuk disedot kekayaan alamnya. Kekalahan kita di KMB, terngiang perkataan analis intelijen. Di sisi lain, Amerika ( seperti ) terlihat memanjakan Indonesia. Indonesia belum layak masuk G-20 , kata pengamat. Di luar gedung, warga Seoul yang memprotes KTT  G-20  terlihat adu fisik dengan polisi Korsel. Dan, utusan Indonesia di dalam KTT yang diprotes itu ).

Tetap, sebagai hadiah yang luput dari pemberitaan media AS. Indonesia who ? Where ? How we come to this ?

Enggan menegur, korupsi menggunung, Indonesia tanggung ..

Bisa jadi eweuh pakeweuh ( sungkan ), mulanya. Keengganan menegur. Atau merasa bukan urusan. Tak mau repot. Di luar negeri, orang yang merokok di kawasan no smoking ( dilarang merokok ) bisa dimarahi nenek2. Di Indonesia, salah2 anda yang dipelototi perokok yang terganggu dengan teguran anda. Guru2 yang mengkritisi pungutan sekolah diintimidasi dan dimutasi. Orang cuma menonton dan cepat2 menjauh, daripada membela wanita yang dibentak-bentak pria seenak udel di tempat umum ( kesalahan mestinya dibicarakan secara 4 mata dengan emosi terkendali, bukannya diumbar seenaknya, menunjukkan rendahnya pengetahuan dan perilaku ).

Teguran secara real time, saat itu juga, membuat pelaku langsung tahu di mana titik kesalahannya ( kita dibanjiri informasi tiap detiknya, membuat satu peristiwa segera tertutup peristiwa lainnya. Masyarakat kita cepat lupa dan memaafkan, sehingga gunung misteri penegakan hukum dan pelanggaran HAM tak pernah tuntas, lenyap ditelan waktu. Padahal, kesalahan dan kekurangan kita tetap ada, tak pernah terkoreksi, mencetuskan kasus berikutnya yang menghabiskan energi, waktu dan uang kita. Tertinggallah kita, berputar-putar pada kesalahan yang sama ).

Sistem hukum, birokrasi dan sosial kita rusak, kata narasumber. Korupsi tetap merajalela ( lihat Gayus, setelah jadi tahanan pengadilan, leluasa keluar masuk rutan, nonton turnamen tenis di Bali. Alasannya, karena stres, kangen anak istri. Pikirkan itu sebelum korupsi, bukan setelah mencuri puluhan milyar. Pikir panjang. Apa bedanya dengan yang tak bersalah, kalau begitu. Bagaimana bisa jera ? Kita dukung hukuman pemiskinan bagi koruptor ). Obama dalam pidatonya mengisyaratkan pemberantasan korupsi di Indonesia harus tuntas ( agar daya beli warga Indonesia meningkat untuk menjadi pasar ekspor AS, dari sudut pandang AS ). Dengan dukungan ini, apakah presiden kita jadi berani mengatakan, hukuman seberat-seberatnya bagi koruptor ? Ganyang koruptor ?  We’ll see ..

Ketika kita bisa menghabisi tabiat korupsi, saat itu kita bisa makan nasi goreng dengan Obama dan Ahmadinejad dalam satu meja. Indonesia betul2 diperhitungkan di kancah dunia. Mau ?

Written by Savitri

21 November 2010 at 04:30

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , ,

67.000 listrik megawatt dihasilkan Iran dari matahari, angin dan nuklir. Indonesia baru 30.000 MW

with 2 comments

NUCLEAR IRAN

Energi nuklir adalah hak rakyat Iran juga. Bukan melulu Amerika, Israel, Korea Utara, Rusia, Cina, India, atau pun Pakistan saja. Nuklir untuk damai/ listrik, hak semua bangsa. Senjata nuklir bukan hak siapa2.

Iran, negara kecil berpenduduk mayoritas Islam, saat ini rakyatnya tengah cemas. Tuduhan mengembangkan senjata nuklir datang bertubi-tubi dari negara2 anggota tetap Dewan Keamanan PBB, terutama Amerika Serikat, Inggris dan Perancis. Tiga negara itu getol melobi rekannya yang lain dalam DK PBB, yaitu Rusia dan Cina agar setuju memberikan sanksi berat bagi Iran.

Pasca sidang DK PBB dipimpin presiden Barack Obama, akhir September lalu, Iran seolah “diadili” oleh 5 negara anggota DK PBB plus Jerman. Kesepakatannya, pada 25/10/2009 Iran wajib membuka diri pada Internasional Atomic Energy Agency ( IEAE ), badan internasional yang berwenang mengawasi pengembangan energi nuklir dunia. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Behrooz Kamalvandi di kantornya di Jl.H.O.S. Cokroaminoto, Jakarta, bicara tentang filosofi, politik, sosial hingga budaya.

Berikut nukilannya ;

Apakah benar Iran sedang membangun persenjataan nuklir seperti yang dituduhkan ?

Jika ingin tahu, harus datang sendiri ke sana. Kami melakukan program pengayaan nuklir sejak 30 tahun lalu untuk keperluan damai/ pembangunan. Amerika Serikat dan negara Barat selalu menekan Iran. Tuduhan mereka tak berdasar. Untuk menginspeksi program nuklir, ada mekanisme untuk itu, yaitu melalui IAEA. Kami rutin melaporkan program nuklir kami ke IAEA dan mereka berulang kali mengatakan, tidak ada penyimpangan dalam program pengayaan nuklir Iran. Tidak ada bukti2 yang mendukung tuduhan AS dan Eropa. Ada motivasi politik di balik tekanan tsb, yaitu mereka ingin mengontrol sumber energi, dan mereka ingin menguasainya bersama Israel. Mereka juga ingin membangun pangkalan militernya di Iran. Banyak alasan mengapa mereka selalu menekan Iran dengan tuduhan nuklir.

Jika ada motivasi politik seperti itu, bagaimana rakyat anda menanggapinya ?

Tentu rakyat mendukung program nuklir untuk pemenuhan kebutuhan energi, kesehatan dan agrikultur. Mereka tahu pentingnya teknologi ini. Dalam 20-50 tahun ke depan, energi fosil akan berkurang, energi nuklir ini menjadi alternatif yang cukup baik.

Berarti rakyat anda memang sangat membutuhkan pengembangan teknologi nuklir ini ?

Ya, tentu saja semua bangsa bisa dapat keuntungan dari teknologi ini. Kami menargetkan 100.000 MW pada 2020. Sekarang sudah 67.000 MW. Di Indonesia sekarang hanya 30.000 MW dan anda menargetkan dalam 20 tahun mendatang 55.000 MW listrik. Untuk negara sebesar ini, anda harus merencanakan itu. Jika anda ingin memiliki kekuatan energi listrik sampai 70.000 MW atau 100.000 MW, tanpa didukung energi listrik, itu tidak mungkin. Di Iran, ke mana pun anda pergi ke desa2 sekali pun, semua sudah tersedia listrik. Padahal sebelum revolusi 1979, sebanyak 55.000 desa tidak mendapat layanan listrik, infra struktur, agrikultur.

Sebagai alternatif berkurangnya energi fosil, kami juga mengembangkan energi matahari dan energi angin. Kalau anda berkeliling Iran, akan mudah menemukan instalasi yang menggunakan solar energy. Tetapi negara2 Eropa, tidak ada satu pun yang membicarakan energi matahari dari Iran, karena ini bisa jadi propaganda baik untuk Iran di mata dunia. Harus diingat, softpower adalah sains dan teknologi. Jika menguasai itu, akan makin powerfull. Nah, mereka tidak suka jika Iran bisa menguasai teknologi itu. Iran adalah satu dari 5 negara di dunia yang terbaik dalam mengembangkan nanoteknologi. Iran juga mengembangkan teknologi cloning untuk biri2, sapi dan domba. Selama ini, sudah begitu banyak propaganda buruk, dan Iran sudah sangat sabar.

nuklirinspeksi

Presiden Ahmadinejad mengecek instalasi nuklir Iran. Nuklir bisa memasok energi listrik berkali lipat

kloning

Kloning domba. Iran bisa melakukan. Indonesia ?

Kami sudah mengindentifikasi 7 kebohongan besar yang mereka sebarkan tentang nuklir, diantaranya, Iran sedang mengembangkan bom nuklir. Akan tetapi, tiap IAEA inspeksi, mereka melaporkan tidak ada penyimpangan terjadi di Iran. Dewan Keamanan PBB seharusnya menjamin keamanan dunia internasional. Mereka seharusnya membicarakan masalah keamanan di Palestina, pelanggaran HAM di Gaza ketimbang nuklir di Iran.

Apa yang akan pemerintah anda lakukan karena mereka kini tetap melakukan lobi2 agar Rusia dan Cina juga setuju memberikan sanksi pada Iran ?

Kami siap untuk duduk dalam posisi yang sama, bukan dalam posisi tertuduh. Ketimbang memberi tekanan, intimidasi, sanksi, lebih baik kita selesaikan dengan cara yang lebih beradab, duduk bersama, diskusikan. Iran tidak akan menyerah terhadap tekanan semacam itu. Kekerasan, tekanan dan intimidasi itu tidak ada gunanya. Di Irak, mereka telah membunuh ratusan ribu orang selama invasi. Siapa yang harus disalahkan atas kematian ini ? Apakah DK PBB ? Itulah mengapa presiden Ahmadinejad dalam Sidang Umum PBB mengatakan bahwa dunia saat ini butuh perubahan menuju arah yang lebih beradab dan demokratis. Dan satu yang penting bagi anda di media yaitu adanya ketidaksamaan dan ketidakadilan dalam pemberitaan media. Sayangnya, mereka memiliki jaringan yang mendunia. Maka anda sebagai jurnalis harus mengkritisi itu, tidak percaya begitu saja apa yang mereka beritakan. Ingat, media adalah bagian dari softpower.

sby_ahmadinejad

SBY berdialog dengan Ahmadinejad. Rakyat Indonesia mendukung Iran. Namun, pemerintah kadang tak sevokal rakyatnya ketika menunjukkan posisi Indonesia terhadap kebijakan pemerintah atau keinginan rakyat Iran. Pengaruh Barat masih kuat di sini.

Negara2 mana saja yang mendukung posisi Iran ?

Tentu saja Indonesia dan 170 Non Alignment Movement Countries. Mayoritas negara di dunia mendukung kami. Yang tidak mendukung kami hanya ada beberapa negara saja dalam hitungan jari yang sayangnya menyebut dirinya sebagai “masyarakat internasional” karena mereka punya akses terhadap media internasional.


Presiden Libya, Moammar Khadafi dan presiden Venezuela, Hugo Chavez mengusulkan membangun South NATO untuk menyeimbangkan kekuasaan dunia. Pendapat anda ?

Ini semua berangkat dari ketidakadilan dan ketidaksamaan perlakuan. Seperti yang diungkapkan presiden Ahmadinejad ; kita butuh perubahan dari sisi teoritis maupun praktis. Semua orang harus duduk bersama dalam kedudukan yang sama untuk membicarakan apa yang terbaik untuk umat manusia. Baik Khadafi maupun Chavez, punya hak untuk itu. Dunia kini tidak bisa lagi terus dikontrol oleh negara pemenang Perang Dunia II. Situasi ini harus diubah ke arah yang lebih demokratis, tidak ditentukan pemilik hak veto para pemenang PD II. Beberapa kalangan konservatif di AS malah ingin membentuk unipolar yang mirip era Roma ( Pax Romana ) yang menonjolkan kekuatan militer. Itu sebabnya mereka terus mengirimkan pasukannya ke Irak dan Afganistan. Mereka akan terus mengobarkan perang untuk menunjukkan kekuatan militernya. Saya yakin dengan pikiran tidak bijak ini, mereka tidak akan berhenti di Afganistan atau Irak saja.

Perubahan dunia yang seperti apa yang dimaksud ?

Pandangan kami terhadap dunia yang baru ini adalah dunia yang bekerja sama, bersaudara, tanpa intimidasi satu sama lain. Saling menghargai. Tinggalkan bahasa kekuatan dan intimidasi. Jika kita lebih kuat dari lainnya, bicaralah dengan baik secara halus terhadap bangsa lain. Mereka ( AS ) harus belajar cara berbicara tanpa intimidasi. Contoh sikap kami terhadap Afganistan dengan cara membantu mereka. Iran mengucurkan dana pembangunan 50 juta dolar AS dan kredit 1 milyar dolar AS, membangun jalan, rumah sakit, universitas. Kenapa mereka tidak berbicara dengan Afganistan dengan cara seperti itu ?

Kembali ke persoalan nuklir, kami tidak mungkin membangun senjata nuklir yang bertolak belakang dengan keyakinan kami yang cinta damai. Ketimbang menekan kami, lebih baik mulai dengan Israel yang membangun senjata nuklir atau mulai dengan mewujudkan komimen mereka untuk mengurangi kepemilikan senjata nuklir mereka sesuai NPT. Presiden Ahmadinejad mengatakan bahwa teknologi nuklir untuk semua orang, tetapi senjata nuklir bukan untuk siapa2.

Lalu apa komentar anda terhadap pemberian Nobel Perdamaian bagi Obama ?

Kita harus tunggu dan lihat komitmen Obama terhadap perdamaian. Kita harus amati apa yang akan dilakukan oleh Obama. Terlalu dini untuk memberikan nobel tsb pada Obama sebab kita belum lihat prakteknya. Saya baru akan percaya jika Obama mampu menyelesaikan masalah pelanggaran HAM di Palestina. Kita tidak bisa optimisis Obama bisa melakukan itu. Kami sangat ingin optimistis, tetapi sulit.

Dukungan macam apa yang anda butuhkan dari Indonesia ?

Tentu kami berharap Indonesia tetap mendukung kami seperti sebelumnya. Indonesia memberikan sikap abstain dalam resolusi DK PBB. Ini awal dari konsensus masyarakat internasional. Indonesia selalu mendukung Iran. Kami harap, tidak hanya melalui Non Alignment Movement dan di DK PBB, tetapi juga di luar arena itu. Sebaliknya, kami juga akan mendukung Indonesia. Suatu saat, kami juga mendorong Indonesia segera membangun reaktor nuklir industri agar sektor energi tidak dikuasai oleh beberapa gelintir negara maju. ( Lina Nursanty/PR, 25/10/2009 )

Komen A.Savitri :

IEAE

El Baradei, direktur IAEA ( badan pemeriksa nuklir dunia ) sudah mengatakan pengayaan nuklir Iran tidak menyimpang, tapi Amerika tidak percaya, kuatir kekuatan Iran mengancam hegemoni AS di dunia.

Iran sering dikecam oleh Amerika cs tentang program nuklirnya. Bahkan dikatakan poros setan bersama Korea Utara yang getol menguji rudal terbarunya. Iran belum melakukan invasi ke negara mana pun seperti halnya Amerika cs di Irak dan Afganistan. Jadi, yang setan sebenarnya siapa ?

Indonesia kekurangan energi listrik. Sebagian wilayah melakukan pemadaman bergilir untuk mengatasi kelangkaan pasokan listrik. Tahun 2010 Tarif Dasar Listrik ( TDL ) dinaikkan. Mungkinkah kita melirik metode Iran memproduksi listrik dengan reaktor nuklir ? Penduduk Indonesia 3 kali lipat lebih dari penduduk Iran. Iran sudah memproduksi 67.000 MW. Indonesia, 30.000 MW. Baru 20 tahun lagi bisa memproduksi 55.000 MW listrik.

PLTN menjadi pilihan menggoda untuk mengatrol produksi listrik berlipat-lipat. Tapi, apakah kita siap ? Kecerobohan masih banyak terjadi di negeri ini. Kegagalan di lokasi lumpur Lapindo, Sidoarjo yang akan berlangsung sampai 31 tahun, masih belum ditanggapi semestinya oleh pemerintah dan pihak terkait. Bayangkan, jika itu terjadi di reaktor nuklir yang dampaknya jauh lebih dahsyat hingga lintas generasi.

Tapi, kok Iran bisa, ya ? PR buat kita untuk menyiapkan diri mengadaptasi teknologi masa depan. Kita jangan kalah sama bangsa Iran. Produksi minyak bumi akan mencapai puncaknya tahun 2020, yang oleh sebagian kalangan diperkirakan akan menjadi masa keemasan peradaban manusia. Setelah itu produksi minyak akan menunjukkan kurva yang terus menurun sehingga benar2 habis. Beberapa riset memproduksi listrik dengan sinar matahari, angin, gelombang laut, minyak nabati bahkan air sudah dilakukan. Tapi untuk memproduksinya secara massal, butuh investasi yang sangat besar, yang sangat muskyil diterapkan di negara yang belum betul2 kaya.

Kembali ke jaman batu, dengan api unggun, lilin atau lemak hewani, lalu meringkuk di keremangan rumah, rasanya kurang produktif. Meski ada perkiraan dari sejumlah pakar, setelah turbulensi ekonomi saat ini akan terjadi perlambatan kegiatan manusia ( orang dipaksa tidak konsumtif lagi, banyak yang di PHK, tinggal di rumah, memasak makanan sendiri, berhemat di banyak aspek kehidupan ) tapi kita sudah sangat terbiasa menggunakan waktu malam hari untuk beraktivitas yang membutuhkan penerangan yang memadai, sedikitnya. Ya, saya perlu baca dan menyimak berita dunia untuk terus meng-update isi kepala.

Nuklir untuk listrik ? Hmm .. apakah kita juga siap meng-counter propaganda negatif Amerika cs jika kita menjadi ancaman nyata 3 kali lipat dari Iran, di mata AS cs ? Cukup mandirikah kita jika Indonesia diembargo ekonomi oleh pihak Barat selama bertahun-tahun seperti dialami Iran ? Everyone ?

Asia akan menjadi kiblat ekonomi masa depan. Perusahaan2 dan orang2 terkaya di dunia akan berada di kawasan Asia. Cina, India, Indonesia dan Iran ada di Asia. So, we’re not afraid. Prepare your self, people …

Written by Savitri

28 Oktober 2009 at 12:25

Ditulis dalam Ragam

Tagged with ,