Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Posts Tagged ‘Jawa Barat

Ketua DPR Baru ( PDIP ? ), Pelajaran Salim Kancil, Pelindo ke Resuffle. Percepatan Menuju Indonesia Terkuat.

leave a comment »

Hatta

“Pemuda, engkau pahlawan dalam hatiku,” Bung Hatta sering berkata. Pemuda masa kini yang bangga pada sejarah perjuangan bangsanya, bangga menjadi orang Indonesia, diharapkan menjadi pahlawan pembangunan yang membawa Indonesia pada kebesaran negaranya, adil makmur bagi seluruh bangsanya. Is that you ?

2016. Apa saja yang mungkin terjadi ? Rotasi bumi melambat ( pada 30/6/2015, sehari = 24 jam plus 1 detik ). Ekonomi dunia melambat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 di bawah target 5 % ( India dan Filipina di atas 6 %. Tahun 2016, pemerintahan Jokowi akan melakukan percepatan. Januari ini, BBM dan TDL diturunkan untuk memacu produktivitas rakyat. Namun, komponen harga sembako, daging, dll, masih ogah turun ). Rupiah di level Rp.13.876,- per USD . Indonesia berharap menjadi negara terkuat di Asia Pasifik pada tahun 2085 menurut Kapsul Waktu di Papua. 69 tahun lagi. Dunia kiamat tak lebih 1500 H ( sekarang 1436 H, tinggal 64 tahun lagi ). What should we do ?

Hak Menyatakan Pendapat jika presiden ( terindikasi terlibat dan ) tidak mencopot RS ( Menteri BUMN yang kemarin diminta mencopot RJL ) ! kata RDP di TVO** ( yang di pergantian tahun kemarin ‘dihadiahi’ bom di Alun-alun. Apa yang anda harapkan ? TV ini demen menyiarkan propaganda zionis di awal2 siarannya. Setelah pilpres kalah, demen mendiskreditkan pemerintah dan menjadi corong buat orang2 yang belum move on. Di jaman yang kian terbuka dan bebas ini, tertib menjadi barang langka. Orang merasa bisa melakukan apa saja. Lempar batu, sembunyi tangan. Negara dianggap tak bisa memberi kesejahteraan yang mereka mau. Keluarga dianggap tak mampu memberi kasih sayang yang mereka tuntut. Orang2 frustasi ini lalu minggat, gabung ke ISIS atau radikal di negeri sendiri ).

EFEK PELINDO & RESHUFFLE KABINET.

Pelindo kembali ke pangkuan pertiwi ! kata RDP di sidang paripurna DPR ( 18/12/2015 ). Ketua pansus Pelindo itu menemukan indikasi kerugian negara sampai 48 triliun jika Indonesia meneruskan perjanjian dengan perusahaan asing hingga tahun 2038. Yang lebih mencengangkan, rencana hutang 6.000 triliun untuk BUMN yang jika tak terbayar akan dibebankan ke APBN. Jika masih kurang, aset2 negara bisa terjual. Wah..

RS sering dicibir sebagai agen neolib di kabinet kerja. Pengamat ekonomi MN, menyebut RS bagian dari mafia. Modusnya, memperpanjang kontrak yang belum waktunya diperpanjang. Ada pemotongan 15 juta USD dalam uang muka yang entah masuk ke mana. Jika aset Pelindo dibilang bukan aset negara maka upaya korupsi di dalamnya terhindar dari audit BPK. Jumat itu juga, RJL ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

( Jokowi akan me-reshuffle kabinetnya lagi. Kreativitas MenPAN merilis kinerja kementrian ke publik, saya rasa cukup baik, agar masyarakat tahu ukuran mengganti menteri atau tak terkaget-kaget dengan perombakan kabinet. Meski mengganti menteri adalah hak prerogatif presiden. Lebih sip lagi kalau evaluasi periodik yang dilakukan presiden pada para menterinya juga bisa dirilis di internet. Sehingga partai pendukung pun tak kecewa jika menterinya diganti, karena berdasar kan penilaian yang obyektif. Ora ujug2 ( tidak sekonyong-konyong ). Meminimalisir friksi yang mungkin terjadi. Pemerintah dan rakyat bisa lebih tenang bekerja. Tak gaduh berpolemik lagi ).

GOJEK & KEPEDULIAN JOKOWI

Pada hari yang sama, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan menganulir larangan transportasi online ( Gojek, dll ) yang dibela konsumen sebagai solusi sementara akan kebutuhan transportasi murah bagi masyarakat sampai transportasi publik cukup tersedia : aman, nyaman dan terjangkau. Bukti bahwa presiden Jokowi mau mendengar protes masyarakat dan memperbaikinya. Jokowi tak kepala batu seperti SN dan ARB. Manuver keduanya ( surat mundur SN sebagai ketua DPR di menit2 terakhir sidang ) membuat sidang MKD tak menghasilkan keputusan tuntas ( SN bersalah secara etik, mendapat hukuman sedang yang dibacakan oleh 10 hakim, hukuman berat oleh 7 hakim ) sehingga SN masih melenggang menjadi ketua fraksi, bukannya diberhentikan dari keanggotaannya di DPR.

Di masyarakat, tak sedikit yang ber-hate speech tentang Jokowi. Di parlemen, PDIP belum menduduki kursi pimpinan DPR dan MPR. Sebagai partai pemenang pemilu, ini ‘hutang’ PDIP pada rakyat pemilihnya untuk melogiskan komposisi pimpinan menurut amanat konstitusi ( pimpinan parlemen merepresentasikan pilihan rakyat ). Minimal kembali ke UU MD3 tahun 2009. Kocok ulang pimpinan. Ketika itu belum terjadi, saya rasa tidak wise, jika anggota PDIP menyerang, mendikte, membonsai, bahkan mengancam mengajukan Hak Menyatakan Pendapat ( HMP ) pada presiden yang diusungnya. Apa-apaan ini ? Kita sudah berdebar ketika DPR terbelah dan PDIP gagal menjadi pimpinan parlemen. Kita jungkir balik mencari solusi, memberi saran agar DPR bisa bekerja ( gak dead lock terus ). Kenapa kita masih harus berdebar dengan ancaman HMP yang anehnya digagas oleh PDIP ? Banyak pengamat miris dengan anomali ini ( kubu lawan jelas tertawa senang, Jokowi bisa jatuh tanpa perlu mereka ‘kerja’. Kita tahu mereka tak lebih baik dari JW-JK. Apa anomali ini karena PDIP terbiasa menjadi oposisi sehingga setelah di dalam pemerintahan masih terbawa oposisi ? Tak peduli hiu2 ganas di luar sana yang siap menerkam dan mengambil keuntungan. Lebih jahat dari jaman Orba, kata pengamat INB.

OTOKRITIK SETELAH PARLEMEN TERPERCAYA. ITU BARU SMART.

Mestinya, kita lihat medan dulu, sebelum kita menyampaikan kritik. Niat idealis ( otokritik ) di kepala sendiri, kerap tak terbaca demikian di kepala lawan2 yang licik. Mereka cuma peduli titik2 lemah yang bisa mereka gunakan sebagai mesiu untuk menembak jatuh kita. Lawan licik punya perasaan ‘lebih’ dalam dirinya sehingga otokritik tak bakal mereka kagum, apalagi respek pada kita.

( Saya sendiri berupaya tak menghina orang yang saya kalahkan. Pengendalian nafsu adalah kekuatan diri yang terbesar. Saya memilih diam ketika saya dipojokkan dengan ‘kesalahan’ saya dan cuma membalas membuka aib lawan untuk mengalahkannya. Biarlah Allah yang menanamkan rasa bersalah di hati lawan. Jika kita bisa menahan diri seperti itu meski amarah sudah di ubun2, believe me .. uhh.. that’s so powerful. Tak ada yang bisa menandingi Allah jika sudah turun tangan menyadarkan lawan kita ).

Saya menahan diri tak mempertontonkan kecerdasan saya pada orang2 yang ingin saya rangkul hatinya ( tapi jika ada pria mendekat di luar kriteria, jurus ampuhnya adalah terus terang berkata : maaf.. saya tak tertarik, atau .. jika dia masih nyosor, maka adu argumentasi versus hasrat superior-nya sampai dia muntah/ kapok, sangat disarankan. Works for me ). Tak seorang pun ingin terlihat bodoh di dekat kita. Manusia tak rela di subordinat. Apalagi para pria yang punya insting dasar superior ( hanya pria bijak nan pede yang mau sportif mengakui kecerdasan wanita ).

PENGGERAK MESTI DAHSYAT MENGGALANG KONSENSUS

Sebagai pemikir, saya batasi maksimal 5 orang dalam inner circle saya agar masih cukup besar ruang hening di kepala saya untuk memikirkan Indonesia. Berharap kepala tak vertigo, korslet atau stroke. Orang yang berada dalam jangkauan perhatian dan bantuan saya ini bermanfaat ketika giliran saya yang sakit, bête atau down. Namun, mereka yang berpotensi dan ingin berkiprah sebagai penggerak ( presiden, gubernur, walikota, bupati, dst ) harus lebih lebar lingkaran silaturahminya. Kepandaian menggalang konsensus harus diasah dan terus ditingkatkan. Lebih humble, menahan diri dan menangguk simpati. Kenal, suka lalu percaya. Di saat lebih banyak orang yang percaya dan merasa aman berurusan dengannya, si penggerak akan mendapat kekuatan, dukungan, sumber daya dan akses yang membawa kemaslahatan pada sebanyak mungkin umat.

Jika Rieke bisa bicara kalem, secukupnya ( orang biasa umumnya tegang & letih jika mendengar rentetan logika & argumentasi ) sehingga orang merasa ‘aman’ dan betah di dekatnya ( plus lebih wise/ selektif dalam memilih corong mana dia mengkritik pemerintah ) maka kursi ketua DPR yang ditinggalkan SN ( sekarang di-plt FZ ) paling sip ditempati Rieke. Presiden RI pernah dipegang wanita ( Megawati, kini ketua umum PDIP ). Posisi ketua DPR perlu memulai sejarahnya ditempati wanita. ( komisioner KPK terpilih kemarin juga ada wanitanya ). Apalagi wanita adalah mayoritas penduduk Indonesia. Sangat representatif.
Rieke DP ( PDIP ) dan Akbar Faisal ( kader Nasdem yang di BKO-kan di MKD dan fight abis ketika dikeluarkan FH dari ruang sidang ) memberi harapan pada kita pada perbaikan wibawa dan maruah parlemen. Rieke, Akbar .. good job !

RAKYAT NYOBLOS BENERAN, WAKILNYA CUMA BOHONGAN

Setelah RJL dan RS dicopot, saya pikir kita perlu mengkaji semua kebijakan/ kesepakatan yang melibatkan mereka. Konsensi 51 % di Pelindo II, ternyata setelah dikaji lebih jauh merugikan Indonesia. Ada kejahatan korporasi asing di sana ( perjanjian batal demi hukum ). Siapa tahu di BUMN lain juga sangat dirugikan ? Siapa yang mau memimpin pansus perusahaan asing di Indonesia ? ( Apa saja dan berapa banyak sumber daya alam kita yang mereka keruk sebetulnya ? Kita mestinya negara kaya. Kok, kita masih terlibat hutang dan belum maju ? ). Agar tak jadi bancakan koalisi licik, pansus ini dibentuk setelah komposisi pimpinan di parlemen betul2 mempresentasikan pemenang pemilu 2014 ( mayoritas pilihan rakyat ). UU MD3 tahun 2014 yang dibuat 2 hari setelah KMP kalah pilpres ini melanggar konstitusi karena sistim paket pimpinan membuat partai gurem bisa menduduki kursi pimpinan, sedang partai pemenang pemilu cuma bisa nrimo jadi penonton karena dikeroyok. Mari kembali ke UU MD3 tahun 2009.

Slamet Rahardjo, aktor senior kita, sampai kecewa karena dia merasa nyoblos beneran saat pileg tapi yang dilihatnya sekarang anggota dewan bohongan. Pretending membela kepentingan rakyat padahal nyatanya membela kepentingan pribadi, golongan bahkan mafia migas ! Sekjen PDIP berdalih : realitas tak bisa 50 + 1 % atas status penontonnya. Padahal jika KIH bergerilya setangguh jenderal perang ( tak hanya pasif menunggu petunjuk ketum ) dalam memperoleh dukungan suara di parlemen, dan terbiasa konvensi / fight dalam tradisi partai yang sehat, maka tragedi sapu bersih kemarin oleh kubu lawan tak akan terjadi. Betapa banyak energi yang kita keluarkan untuk meredakan kegaduhan tak perlu di parlemen kemarin karena ketakmampuan PDIP ( tolong jangan dikompensasi dengan gencar mengkritik presiden/ orang yang akan rikuh melawan. Jika PDIP betul2 berani, hentikan kelicikan kubu lawan ). Sekarang PAN sudah bergabung ke KIH. Golkar dan PPP sedang bermasalah dengan legalitasnya setelah pencabutan SK MenkumHAM oleh keputusan MA. Ayo, posisi ketua DPR rebut kembali ! ( matangkan strateginya di raker PDIP minggu besok ya. Salam sukses ).

REVISI UU KPK ? NOT THIS TIME ..

Saat ini, terlebih saat parlemen belum betul2 mempresentasikan pilihan rakyat, UU KPK jangan direvisi dulu, karena masih sangat memadai untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Yang dibutuhkan KPK adalah penguatan infrastruktur kelembagaan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat yang begitu tinggi. Sehingga tumpukan kasus bisa segera dituntaskan secara baik oleh SDM yang cukup dan fasilitas yang mendukung. Setelah trust rakyat pada DPR tinggi, barulah UU Polri dan UU Kejaksaan di revisi. Setelah dua lembaga penegak hukum itu membaik kinerjanya secara signifikan, baru UU KPK direvisi, jika masih diperlukan ( misal, selama menjabat, komisioner KPK tak bisa dikriminalisasi ). Indeks korupsi Indonesia masih di bawah 40 ( di bawah Malaysia ) sekarang. Membatasi umur KPK tinggal 12 tahun lagi adalah manuver koloni ‘koruptor fight back’.

Orang2 dangkal yang suka berpikir jangka pendek jika dibiarkan merajalela akan menyurutkan orang datang ke TPS, tak percaya demokrasi, lalu meruntuhkan parlemen. Sudah digaji mahal oleh rakyat, tapi rakyat cuma dikibulin. Saya pikir Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD ) DPR RI sebaiknya diisi 4 orang dari tokoh masyarakat yang kredibel, 3 diisi oleh anggota DPR dari 3 partai dengan perolehan suara tertinggi di pileg. Agar conflict of interest bisa diminimalisir dan tak terjadi drama bertele-tele lagi seperti kemarin. Tujuh orang saja, karena lebih dari 7 orang, keputusan yang baik dan cepat akan sulit diambil. Cukup 2 hari saja.

MKD IDEAL HARAPAN RAKYAT. CARANYA ?

Mengadili etik sebenarnya lebih mudah daripada pengadilan hukum. Orang bercelana pendek di pantai ,secara hukum tak bersalah, tapi jika orang tsb masih memakai celana pendek di pesta formil, maka ia bersalah secara etik. SN sudah mengaku hadir di RC ( 8 Juni 2015 ) bersama MRC dan MS di TVO** dan MetroTV. MS sudah membenarkan pertemuan tsb di sidang MKD. Dua alat bukti sudah cukup bahwa SN bersalah secara etik ( melekat pada jabatan ketua DPR tak boleh bertemu orang untuk urusan yang bukan kewenangannya ). SN mestinya sudah keluar dari Senayan sekarang. Tapi, kok malah jadi ketua fraksi ? ( padahal 7 hakim dari KMP : Golkar versi ARB, Gerindra, PPP versi SDA/Djan Faridz, PKS, kompak menyatakan hukuman berat untuk pelanggaran SN. Akal bulus lagi ? Cara2 setan seperti ini bisa menghancurkan parlemen ). Ini dia salah satu kebohongan yang merusak citra DPR. Jangan salahkan lembaga survei yang menempatkan DPR di posisi bawah dalam kepercayaan publik. Apa kita mau diam saja sampai parlemen ambruk ?

Saya perhatikan ARB menjadi tokoh sentral dalam runyamnya komposisi pimpinan di parlemen & AKD DPR, kisruhnya kepengurusan Golkar, sengketa pilpres di MK, clash horisontal antara pemilih kubu 1 vs kubu 2 karena deklarasi ngawur di TV-nya, lambannya ganti rugi korban lumpur Lapindo ( Century Gate & BLBI gate juga menyeret nama perusahaannya. Mestinya, pemerintah tak perlu menalangi ganti rugi lahan yang baru bisa digarap 81 tahun kemudian. Orang2 di atas Lapindo Brantas masih berada di deretan orang2 terkaya. Supaya ARB tak kelebihan energi untuk mengacak-acak Senayan demi ambisinya ). Mungkinkah post power syndrome mantan orang terkaya di Indonesia ini membuatnya hiperaktif menunjukkan dominasinya ? ( harus dia yang menang ). Atau dikejar hutang ?

LEGACY ARB DITUNGGU. SOLUSI UNTUK GOLKAR DAN PPP.

Setahu saya, ada perasaan tak berguna yang menimpa para lansia. Saya kadang merasa bersalah ketika diminta menemani ibu seharian, sementara seabreg deadline menuntut dikerjakan. Ritme lambat lansia tak cocok dengan ritme cepat anak muda. Butuh kearifan dari kedua belah pihak untuk memahami perbedaan ritme ini. Karena kemunduran fisik mempengaruhi ketajaman kognisinya, orang di atas usia 60 tahun sebaiknya jangan menduduki posisi puncak di perusahaan, lembaga dan organisasi. Emosinya lebih dominan daripada akal sehatnya.

Maukah ARB berhenti secara elegan, mewariskan hal yang baik untuk generasi penerus ? Kami semua menonton sepak terjangnya. Apa legacy-nya ? ( pilih berakhir dikenang, atau berakhir dikutuk ? )

Kisruh Golkar pasca pencabutan SK MenkumHAM bisa diatasi dengan memperpanjang legalitas Munas Riau dan segera melaksanakan Munaslub di tahun ini. Cara dan prosedur pemilihan ketum yang fair disepakati dan dijalankan kedua belah pihak. Kepastian hukum semestinya disertai keadilan dan kemanfaatan agar Golkar selamat. Jika tak ada kemauan dari dua kubu, pemerintah bisa mengkondisikan ( memperpanjang legalitas Munas Riau ), sedangkan kader dan konstituen Golkar bertugas mengawal pemilihan ini. ( PPP juga bisa kembali ke AD/ART partai dan berbesar hati mengakomodir kebutuhan kubu pesaingnya, demi Indonesia yang damai dan produktif. Kalian masih orang Indonesia kan ? )

Oposisi loyal yang institusional dilakukan oleh sebuah partai yang seimbang kekuatannya dengan partai pemerintah. Dalam negara demokrasi, jumlah partai yang ideal itu dua dengan angka kemenangan terpaut tipis, antara 51 % banding 49 % agar suara oposisi efektif. Jika tidak terjadi, harus ada partai2 yang menegaskan diri bahwa dia dalam posisi oposisi. Ini yang dianjurkan Nurcholish Madjid waktu Soeharto lengser. Golkar kehilangan credential ( surat kepercayaan rakyat ) karena terkait Orde Baru. Golkar sebaiknya membubarkan diri tapi kemudian memanfaatkan struktur yang ada untuk membuat partai baru. Struktur organisasi dan platformnya sama dan paling tidak secara simbolik harus diadakan pembersihan terhadap orang2 tertentu. Untuk memperoleh kembali credential-nya, dalam 5 tahun Golkar jangan mengambil posisi dalam pemerintahan. Jika Golkar bisa mengambil posisi itu, didukung spektrum seperti itu, dengan pengalamannya yang panjang dan kader2 yang kuat maka akan bagus sekali. ( wawancara Prof.Dr.Nurcholish Madjid dengan Yasra Muhtarom, di Universitas Paramadina, April 2004 )

RAKYAT YANG MANA ? LOOK AT US !

Sebagian politisi meledek jurnalis untuk berkelit : ‘ rakyat yang mana ?’. Heii.., ini kami, mayoritas yang memenangkan presiden sekarang ( selisih 8, 4 juta pemilih, bukan angka yang kecil ). Kami yang rela berpanas-panas, berhari-hari mengawasi jalannya sidang MKD. Bukan minoritas yang dadakan datang saat keputusan MKD akan diambil di luar sana. Jangan bicara mayoritas hanya pada saat menguntungkan kalian saja ( merekayasa UU MD3, menyapu kursi pimpinan dewan, menyelamatkan SN di MKD, dsb ). Kami mayoritas yang mestinya lebih kalian camkan ! Jokowi juga tak hanya memikirkan pemilihnya ketika membuat paket kebijakan ekonomi serta membagikan Kartu Indonesia Sehat ( KIS ), Kartu Indonesia Pintar ( KIP ) dan Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ). Kalian, kubu KMP di Senayan, juga jangan hanya memikirkan diri sendiri ( pemilih PS – HR ) dan menyangkal eksistensi kami ( rakyat pemenang ). Bersikaplah sportif dan gentle. Jangan lari dari kenyataan. DPR mestinya bukan kumpulan anak TK lagi. Grow up, man !

Salim Kancil menjadi martir korupsi berjamaah di Lumajang, Jawa Timur. Ketika politik menjadi kejahatan terorganisir. Dari bupati, DPRD, polisi, kepala desa, pengusaha dan kaki tangannya bersekongkol meraup puluhan miliar dari sumber daya alam Indonesia ( penambangan pasir dengan kandungan besi lebih dari 40 % ) dan hanya memasukkan Rp 130 juta ke kas negara. Pengelolaan negara macam apa ini ? kecam Akbar Faisal di ILC ( 6/1/2016 ). Penjarahan kekayaan rakyat ini bisa terjadi karena pembiaran dan manajemen asal-asalan dari pejabat daerah yang kurang bertanggung-jawab. Pengawasan mestinya tak hanya pada penambangan yang berizin, tapi juga pada penambangan ilegal, karena aroma kejahatannya lebih pekat. Tambangnya saja sudah illegal, anda bayangkan para mafia yang suka melabrak aturan yang ngebet masuk ke tempat2 seperti itu. Jika ada mafia, pasti ada korban dan kerugian.

Salim yang gigih menyuarakan kebenaran, terpaksa berakhir mengenaskan, dikeroyok, dipukul, diestrum, digilas motor dan dihantam batu sampai mampus. Kebaikan yang terpencar akan kalah oleh kejahatan yang terorganisir. Saya sendiri menghentikan bibit2 mafia ( pemalas, pembohong, parasit ) sejak dari rumah. Begitu ada anak kost dan kerabat yang berulang ceroboh, melanggar tata tertib rumah, saya pastikan keluar dari rumah ( setelah 3 kali peringatan dan nasehat ). Contohnya, Romo**, mahasiswa UW yang bertubuh tinggi asal Bat**. Penentang aturan ini cuma meledek,”.. aku gak peduli, terus kenapa ?”. Terlintas orang tua dan kakak2-nya yang alpa menegur dan memberi sanksi setimpal atas pelanggaran selama ini ( nunggak sewa, bawa cewek ke kamar, dsb ) sampai pemalas ini bisa enteng ngoceh seperti itu.

STOP MANAJEMEN BURUK YANG MEMATIKAN !

Seperti anggota geng motor sadis yang menangis ketika dicokok polisi dan didakwa di pengadilan, maka si penentang yang menyumpahi saya anj*** dan akan menampar saya, ternyata juga menangis ketika saya konsisten dengan sanksi saya ( mengeluarkan dia dari kost ). Surprise ? Ini reaksi alami orang yang baru pertama kali dihukum setimpal. Mungkin pukulan berat baginya, karena dia lari terbirit begitu saya ke atas hendak mengunci pintu kamar. Mestinya, ortu bisa wibawa mendisiplinkan anaknya sejak dalam asuhannya di rumah ( umur 3 – 15 tahun ), sebelum ia tak terkendali di luar rumah dan masuk penjara. Saya melempar kerikil ke kaki si malas, agar dia sadar kesalahannya, sebelum orang lain di puncak amarah melempar bata yang meremukkan jidatnya. Ada kesalahan tertentu yang membuat kita tak bisa kembali. Ada peringatan yang boleh jadi yang terakhir kalinya. Berhati-hatilah dengan langkah, ucapan dan tindakan yang kita ambil. Think before you act.

Hukuman yang pas adalah bentuk lain dari cinta agar anak dalam penjagaan kita tak rusak masa depannya. Jika orang ‘baik’ tak cukup baik ( baca : berani karena Allah ) untuk menghentikan bibit2 mafia sejak dini maka ketika keluar rumah mereka akan membentuk koloninya menjadi kejahatan terorganisir. Di level kawasan, mereka bisa menjadi mafia pembobol tas penumpang di bandara2. Di level daerah, mereka seperti pembantai Salim di Lumajang ( mafia penambangan pasir ). Di level nasional, mereka seperti SN, ARB, FZ, FH yang menurunkan kepercayaan rakyat terhadap demokrasi dan wakil rakyat di parlemen. Entah berapa ribu triliun kerugian negara akibat praktek2 korupsi, kolusi, kroniisme, nepotisme selama ini. Kalau kita tak menghentikan SN ( miliar dolar investasi Freeport ), lalu jadi preseden buruk yang menjangkiti politisi dan pejabat publik lainnya di pusat dan daerah, berapa cost yang sanggup kita tanggung agar negeri ini tak ambruk ?

OTONOMI SAMPAI PROVINSI. ASET DAERAH DISELAMATKAN.

Mestinya otonomi hanya sampai tingkat provinsi, kata Cak Nur ( karena ketersediaan SDM dan alat ukur yang lebih memadai. Di AS, otonomi hanya sampai negara bagian/ provinsi ). Syukurlah, saya dengar sekarang gubernur-lah ( pemprov ) yang memutuskan investasi sektor pertambangan di daerah. Smoga penjarahan aset daerah bisa dihentikan ). Jangan jatuh Salim, Salim berikutnya.
Dalam masyarakat akan selalu ada orang yang cenderung tak peka. Menurut psikiater, ada 1-2 % dari populasi bahkan sangat tinggi angka psikopatik-nya. Ingat psikopat ? Kalau jengkel dia menyiksa. Kalau dendam dia membunuh. Tidak proporsional. Seperti penggilas Salim dan penyeret Sisca. Sekelompok orang yang berfoya-foya itu menggejala luar biasa karena dibiarkan. Banyak orang berbuat jahat, tapi tidak merasa bahwa ia berbuat jahat.

Orang2 baik yang masih tebal nurani dan nyalinya di parlemen harus bisa menghentikan wakil rakyat yang menyimpang seperti saya menghentikan para pelanggar di rumah. Agar rakyat tak terpaksa melototi TV atau capek berdemo mengawal nurani anggota DPR. Agar energi rakyat bisa dialokasikan ke kegiatan yang lebih produktif, fokus mencari nafkah, meningkatkan daya saing agar survive ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA ) diberlakukan tahun ini. Agar para wanita bisa hadir sepenuhnya mengasuh putra-putrinya menjadi generasi penerus yang andal. Fungsi legislasi, anggaran, pengawasan DPR mestinya berjalan optimal dalam koridor kebenaran ( tanpa rakyat harus nokrongin dari menit ke menit, hari ke hari ). Tidak diplintir, direkayasa untuk kepentingan sesaat, pragmatis kelompok tertentu dan negara asing.

Psikotes yang benar dengan alat yang benar seharusnya dilakukan pada anggota dewan, pejabat, aparat dan mereka yang bersentuhan dengan kepentingan publik dan kekayaan negara. Orang yang berskor di bawah 40 ( kurang bertanggung jawab jangan sampai masuk ranah publik ). Jangan terjadi negara salah urus, daerah salah manajemen, apalagi sampai membunuh pejuang kebenaran, seperti Salim Kancil. Semoga arwah Salim di terima baik di sisi-Nya dan keluarganya diberi kekuatan. Amin.

INGIN MAMPUS ? MAIN GAME 8 JAM TIAP HARI !

Iklan TV dari Telk***** ( operator seluler Indonesia yang sudah dibeli perusahaan telekomunikasi Singapura ) tentang pecandu yang menang main game belakangan ini menyesatkan. Main game lebih dari 6 jam tiap hari bisa merusak mata, tangan, punggung, bahkan menyebabkan kematian. Apalagi selama 8 jam selama 22 hari. Mampus. Kecerdikan memenangkan game buatan manusia tak sebanding dengan kecerdikan mengatasi masalah hidup buatan Allah. Ketika beradu cerdik dengan bangsa asing dalam ranah diplomasi dan negosiasi sumber daya alam, generasi pecandu game tak bisa apa2 dan habis terkuras. Dalam perang fisik dan ekonomi akan mati sungguhan. Belum lagi umpatan kotor anj***, gob*** dsb jika kesenggol sedikit saja di jalan umum ( seperti ketika ia diganggu atau dikalahkan di depan layar game ). Di depan smart phone, komputer, layar monitor game tak bisa ia bedakan ( asosial, pembunuh Ade Sara juga demen kekerasan dalam game yang ia mainkan ). Kita harus waspadai perusahaan2 Indonesia, yang sahamnya sebagian besar sudah dibeli perusahaan asing.

Batasi maksimal 1 jam per hari untuk main game. Syukur2 jangan main game sama sekali. Lebih baik baca buku bermutu ( daya pikir pembaca buku mengalahkan pembaca komik, tabloid, koran, majalah dan pecandu game ), beribadah, menonton acara TV berkualitas ( “Metro Hari Ini”/ “Primetime News”, “Mata Najwa”, “Kick Andy Show” di Metro TV, “On the Spot”/ “Spotlight” di Trans7 ), asah passion sampai jadi great job yang menghidupi dan mendamaikan hati, memberdayakan keluarga dan masyarakat sekitar anda.

Kritis dan lakukan yang terbaik untuk masa depan anda dan Indonesia. Kita wajib berupaya sepenuh hati supaya keadaan pasif lambat laun berganti tenaga aktif. Membangun masyarakat baru. Hanya satu tanah air yang bernama Indonesia. Negeri ini akan makmur jika ada usaha gigih, dan usaha itu adalah usaha kita semua.

Written by Savitri

8 Januari 2016 at 10:13

Ditulis dalam Nasionalisme, Wanita

Tagged with , , ,

Papa Minta Saham ? Makelar di Senayan, Mafia di Migas. Freeport, take it or leave it.

leave a comment »

SS

Sudirman Said ( Menteri ESDM ) mencuri perhatian publik. Perncatutan nama presiden & wapres oleh MRC ( gembong mafia migas ) dimakelari SN ( ketua DPR ) yang dilaporkannya ke MKD sungguh menggemparkan. Skandal besar yang melibatkan Freeport ( investor asing terbesar di Indonesia ). Untuk merekam, kita tak perlu izin. Untuk menyadap, penegak hukum ( kecuali KPK ) perlu izin pengadilan. Keterangan MS ( presdir PT.Freeport Indonesia ) dan pengakuan SN hadir di hotel RC ( 8 Juni 2015 ) adalah bukti yang cukup bagi MKD ( Mahkamah Kehormatan Dewan ) untuk menjatuhkan sanksi berat atas pelanggaran etik SN. Diberhentikan sebagai ketua & anggota DPR RI. Kita ngeri, marah, tak percaya pada wakil rakyat yang cuma ketawa ketiwi ketika di depan matanya, mafia migas jelas2 hendak menjarah kekayaan rakyat. SN bersikukuh tak bersalah. Kemana nurani dan rasa malunya ? ( foto : detik.com )

Move on. Rupanya tak sembarang orang bisa melakukan. Para heartbreaker dengan ‘sayapnya yang patah’ cenderung menghakimi dan menyiksa ( balas dendam ) pada wanita berikut yang mendekat. Paranoid, super sensitif, bias. Orang ambisius juga begitu. “Kau terlalu menginginkan posisi itu, sampai kau tak melihatnya,” tegur ayah angkat Karna ( serial Mahabharata ). Saya kuatir PS seperti Karna, yang karena obsesinya tak lagi jernih melihat mana orang baik yang harus dibantu, mana orang jahat yang harus dijauhi. Tak pelak, banyak orang dangkal dan pragmatis yang bergabung dan mempengaruhinya. Ketika kubu 2 dinyatakan KPU menang, banyak dari pendukung kubu 1 belum bisa move on lalu ber-hate speech di ruang privat dan publik. Orang dangkal berpikir orang lain seperti mereka. Jika si dangkal biasa curang, maka ia sontak menuduh orang lain curang jika kemenangan bukan di pihaknya.

Saya kerap didatangi orang2 berkualitas rendah yang bicara miring tentang presiden terpilih. Belum move-on rupanya, batin saya. DPR terbelah ( KMP vs KIH ) oleh orang2 belum move on. Barisan sakit hati ini ( setelah mengutak-atik aturan semau gue ) menyapu bersih semua kursi pimpinan, PDIP tak kebagian padahal juara pileg ( setelah SN mundur, mestinya kursi diberikan pada PDIP ). Parlemen, idealnya ( menurut Cak Nur/ Nurcholish Madjid ) terdiri dari 2 partai ( atau koalisi partai ) dengan perimbangan 50 : 50. Sama kuat. Tapi karena manuver orang2 belum move on, perimbangan timpang, lalu DPR dead lock berbulan-bulan. Nuansanya masih terasa sampai hari ini, ketika SN yang jelas bersalah dan mempermalukan dewan, masih mati-matian dibela FZ, FH dan sebagian anggota MKD. Bias, standar ganda. ( Apa mereka juga sedangkal SN & MRH ? Para pemalas suka bikin koloni dari jenis mereka sendiri, supaya kalau dikritik, banyak pembela, tak perlu repot2 memperbaiki diri. Mulut lebih cepat dari otak. Jika SN tak risih dengan aksi mafia, bisa jadi mereka tak risih juga. Makelar juga ? )

Ketika Mahfud MD ( mantan ketua MK ) keluar dari KMP ( dipicu hasil quick count internal PKS yang tak jelas ) dan sejumlah lembaga quick count abal2 yang dijadikan dasar TVO mendeklarasikan ‘kemenangan’ kubu PS-HR, saya yakin the real champion is kubu JW-JK. Media cetak Kompas, Tempo dan Pikiran Rakyat juga mengacu lembaga quick count kredibel langganan MetroTV ( stasiun TV pertama di Indonesia yang menayangkan hasil quick count untuk pemilu & tak pernah meleset ).

SI RAJIN VS SI MALAS. PERTARUNGAN ABADI ORANG BAIK LAWAN ORANG JAHAT.

Dalam keseharian kita, memang ada si rajin dan si malas. Si rajin tekun menyimak, belajar dan menganalisa dari sumber2 kredibel. Si malas mendengar apa dan siapa yang disukainya. Seselera atau mirip dengannya. Benar atau salah tidak penting baginya. Dia tak tahu pedoman benar dan indikatornya. Tak terdesak mencari tahu dan melaksanakan, selama si malas masih bisa hidup gampang atau jadi parasit bagi orang lain. Ngapain repot2 berubah ? Bisa dibayangkan betapa bertolak belakangnya output dari kepala si rajin dan si malas jika inputnya berbeda seperti itu. Clash.

( Si malas menuduh si rajin mengusirnya, jika si rajin menolak/ bosan diparasitinya. Padahal, cara membantu pemalas adalah dengan tidak membantunya, sampai ia terlempar ke jalanan dan sadar, bahwa untuk bertahan hidup hanya ada satu jalan, yaitu menjadi rajin & jujur. Pemalas seperti punya ‘kantong pengemis tak berdasar’ di punggungnya. Anda baru sadar setelah tertinggal banyak hal karena membantu orang yang tak pernah puas itu ).

Pemalas tak mampu membaca kebaikan orang lain ( karena si malas sangat jarang berbuat baik/ tak tahu betapa banyak waktu/ tenaga/ dana/ emosi tersedot ) , sehingga si malas tak bisa bersikap baik, apalagi membalas kebaikan orang. Ada 2 distorsi di kepalanya : kesalahan kecil ( semut ) di seberang lautan kelihatan, kejahatan besar ( gajah ) di pelupuk mata tak kelihatan. Kerja capek orang lain tak mampu dilihatnya ( dihargai ), kerja kecil dirinya dihargai berlipat-lipat ( sampai ia menepuk dada, merasa pahlawan & minta balasan materi yang banyak ). Sudut pandang distortif ini terjadi karena setan sangan suka dengan pemalas & membuatnya memandang baik semua perbuatan buruknya. Karena rasa malas, ia ogah-ogahan membaca buku berkualitas yang membedakan dosa kecil dengan dosa besar, bohong putih* dengan bohong hitam, halal dengan haram, perbuatan benar dengan perbuatan salah, baik dan buruk. Patokan si malas hanya satu : siapa yang menghalangi ( niat & tindakan tak bermoralnya ) akan disingkirkan. Setan banget, kan ?

Ngeri kan, kalau orang2 seperti SN, MRC, PS, ARB, NH & koloni pemalas itu yang menguasai pemerintahan. Sumber daya alam ( SDA ) kita bakal habis dijarah. Mari dukung presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla yang lurus dan saklek ini sepenuh hati. Kita bantu mereka menyukseskan program2 pro-rakyat sampai akhir masa jabatan.

*( Jika ada wanita murahan datang ke rumah keluarga baik2 untuk bertemu pria yang ditaksirnya, maka sang ibu boleh menampik dengan mengatakan putranya tak ada di rumah. Itu bohong putih, untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. “Ketetapan Pangeran, kemenangan Raja Rimba. Selama untuk tanah air & tak ada kepentingan pribadi/ golongan di dalamnya, maka lakukanlah.” ( serial Asoka ). Prosedur harus benar, hasilnya terserah nanti ( birokrat ). Hasil yang penting,terserah prosedurnya ( pengusaha ). Pejabat publik harus pintar memadukan kedua hal tsb, kata JK ).

SIDANG MKD MASUK ANGIN ? MUSIM HUJAN, NIH

Mari lihat Senayan. Sebagian hakim MKD yang kemarin melecehkan kewarasan publik mungkin tengah menepuk dada, pasca konco mereka ( SN ) bisa berkelit dari dua tuduhan pelanggaran etik. Tuduhan pertama : SN hadir di kampanye capres DT yg rasis dan Islamphobia. SN bilang, rakyat Indonesia ‘sangat suka’ DT. Lancar benar dia !

Setibanya di tanah air dan dikritik habis-habisan, SN ngeles : dia ‘dijebak’ ( tak bisa keluar ruangan, digiring ke DT yang sedang pidato, persis seperti SN ‘menjebak’ presiden untuk menandatangani sesuatu, tapi hati lurus RI-1 itu menolaknya ). Untuk ‘tepuk dadanya’, SN mengklaim karena nongolnya SN di layar kaca dunia ( yang mempermalukan mayoritas WNI ) maka banyak investor AS yang berniat menanamkan modalnya di Indonesia. ( Ini duit dolar AS, seperti juga Euro, yang tak dijamin emas yang cukup di bank2 zionis, alias uang seharga kertasnya saja. Sementara kita harus menukarnya dengan SDA jatah anak cucu kita ). Apa SN tak tahu, Kemenlu sampai perlu mengerahkan broker dari Singapura untuk menjaring investasi sebelum presiden berkunjung ke AS ? Panglima TNI saja sampai perlu digeledah sebelum bertemu dengan para petinggi AS. Para pengusaha Indonesia sangat dipersulit untuk bertemu, apalagi membangun bisnisnya di AS. Terlihat lebai & gak fair-nya AS, kan ? Melihat cara DT ‘menjebak’, SN ‘menjebak’ dan pengusaha HT ( kini bikin partai sendiri ) mensponsori lawatan tsb ( daftar anggota rombongan DPR tak dicek ), kita tahu kredibilitas dan integritas mereka di level yang sama ( rendah ). Apa kita bisa tenang jika urusan negara dipegang orang2 berkualitas rendah ?

Sidang pertama MKD untuk SN meloloskannya dengan sanksi ringan : teguran. Jelas tak kapok. SN lalu berulah lagi kali ini dengan MRH yang banyak merugikan negara dengan sepak terjangnya di Petral dsb. Sebelum disidang, MRH sudah cabut duluan ke luar negeri tanpa pesan. Bagaimana bisa pimpinan dewan yang terhormat itu berteman dengan orang yang masih demen pesawat pribadi, main golf dan happy2 ? Orang yang belum selesai dengan dirinya. Jika ingin tahu ( watak ) seseorang, lihat siapa teman2nya.

Bertemu dengan orang yang salah, ditempat dan waktu yang salah, untuk tujuan salah adalah kesalahan SN pada 8 Juni 2015. Pelanggaran etik berat yang mesti dihukum berat. Anda bayangkan, wakil rakyat seperti itu bukannya membela kepentingan rakyat, tapi malah membela mafia yang menguras kekayaan negara. Padahal, selama ini kita yang menggaji dia dan teman2 MKD-nya. Jadi, untuk apa orang2 yang mengkhianati kepercayaan rakyat itu dipertahankan ? SN gak ngeh bahwa sidang yang dihadiri 7 Desember 2015 itu sidang etik ( bukan hukum ). Ia mengulangi masalah legal standing pelapor ( SS ) dan keabsahan bukti rekaman 127 menit seperti didalihkan konco2-nya di sidang awal. Sangat membosankan.

SN sudah mengakui kehadirannya di pertemuan tsb. MS pun mengamini. Itu sudah cukup sebagai bukti kesalahannya. Keterangan saksi MS adalah bukti yang lebih kuat dari rekaman percakapan yang dipermasalahkan. Perpanjangan kontrak Freeport adalah urusan eksekutif ( bukan legislatif ). Apalagi mengiyakan ( mendiamkan ) MRC minta saham Freeport 20 % ( fitnah 11 % untuk presiden, fitnah 9 % untuk wapres ) dan 49 % saham PLTA. Bahkan sesumbar, presiden bisa diganti kalau kontrak ( izin usaha ) Freeport di Papua tak diperpanjang. Terdengar nuansa tamak, overpede plus makar-nya, kan ?

TAK BERSALAH, KOK SALAH ? PERBUATAN LEBIH KUAT DARI PERKATAAN.

SN merasa tak bersalah ? Tapi kok seluruh tindakannya menunjukkan bahwa dia bersalah. Kalau benar, tentu dia tak protes kalau percakapannya di RC dengan MRC direkam MS. Apa yang perlu disembunyikan dan ditutupi jika percakapan tsb tak membahayakan diri dan negara. Kenapa sidang SN mesti ditutup kalau penjelasannya tak membahayakan posisi SN dan negara ? Kenapa SN melaporkan SN ke polisi jika yang mencemarkan nama baik sebenarnya MRH dan SN sendiri karena dia yang membawa mafia migas itu mencatut nama presiden & wapres untuk dapat saham ? ( Rasa takut yang tidak pada tempatnya. Pasti SN banyak dosanya atau pemalas. Ingin dapat banyak dengan kerja sedikit/ omdo ). So, percakapan SN & MRH ilegal : membahayakan diri dan negara, menabrak norma etik ( & hukum ) sehingga SN perlu sembunyi2 & MRH kabur, publik tak boleh tahu yang sebenarnya ( padahal SN pejabat publik ). Apa kita akan membiarkan orang dengan akal bulus seperti ini bercokol di lembaga dewan yang terhormat ? SN tak menghormati kita ( rakyat Indonesia ). SDA kita nyaris dijarah oleh mafia migas di depan matanya, SN cuma ketawa ketiwi ( tak mencegah ). We don’t trust you !

Mestinya 7 hakim MKD yang menolak sidang tertutup SN bisa walk-out sebagai protes atas perlakuan diskriminatif ini ( SS disidang terbuka sekitar 8 jam seperti pesakitan yang bersalah, padahal saksi pelapor, MS sebagai saksi disidang terbuka sekitar 11 jam, SN sebagai terlapor disidang tertutup sekitar 5 jam ). Publik ternganga makin gregetan. Setelah dicolong ( dari kata ‘kecolongan’ ) triliunan rupiah untuk pembangunan gedung DPR baru pada APBN-P kemarin, masih dikibulin lagi di sidang2 gak lucu ini. Jangan pilih mereka lagi di pileg 2019, ya ( hakim2 pro-SN dari Golkar, Gerinda, PPP, PKS ).

Setelah ngeles di MKD, SN balik melaporkan SS ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Gimana rakyat bisa membenahi wakilnya di Senayan jika maksud baik berbuah tuntutan hukum ? Pengamat MN menyebut SS bagian dari mafia ( yang pecah kongsi ). Menko Maritim menyindir SS bersuara untuk orang asing. MS memberitahu MKD bahwa SS pernah menjadi suplier Freeport. Kenapa SS tak mengaudit cash flow Pertamina tahun 2008 waktu SS keluar dari sana ? Kenapa SS tak blusukan ke Papua mengecek laporan anak buahnya apa betul limbah Freeport sudah diolah dengan baik ? ( limbah dan smelter masih menjadi kendala pertimbangan perpanjangan izin 2-10 tahun saat negosiasi perpanjangan Freeport tahun 2019. Kontrak Freeport habis tahun 2021 ).

PAPUA DI SURIAH-KAN ? JANGAN PENGECUT.

Ayo, warga Timika, Papua, bersuaralah sejujurnya demi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan kalian ( juga adik2 dan keturunan kalian ). Kalian ingin perusahaan emas terbesar di dunia ini masih bercokol di bumi kalian ? Memberi konsesi hanya 1 % selama 40 tahun. 9,36 % tahun 2015. Janji sampai 30 % ( tahun ? ). Saya dengar, jika terpilih jadi presiden AS, DT akan melarang muslim masuk AS. Apa warga AS plus perusahaan2-nya ( termasuk Freeport ) perlu juga kita larang masuk Indonesia ? ( negara muslim terbesar di dunia ).

SS dikritik karena suratnya mensinyalkan perpanjangan Freeport ( izin operasi & ekspor konsentrat ). Freeport akan meng’abitrase-internasionalkan’ pemerintah Indonesia jika dilarang mengekspor hasil produksinya ( 1 Juli 2015 ). Menko Maritim cenderung tak memperpanjang kontrak Freeport. Kita miskin karena kita kaya, kata Rizal Ramli. Hutan, laut, mineral, tambang, migas dari Sabang sampai Merauke menggiurkan orang asing datang mengeruk kekayaan kita, dengan iming2 ( tak terlaksana dengan baik ) atau intimidasi yang mengerutkan jiwa inlander sebagian kita. Papua akan di-Suriah-kan kalau AS ditendang keluar Bumi Cendrawasih itu, kata kakak sulungku.

Saya katakan, kalau kita terus miskin karena perusahaan2 asing makin lama & serakah menyedot kekayaan kita, maka selamanya kita akan terjajah secara ekonomi oleh AS dan berikutnya, China. Saat Perang Dunia ke-3, kita tak punya kekuatan melawan, tak punya kebanggaan dan armada perang yang tangguh, sehingga kita kembali terpuruk sebagai inlander sungguhan. Tak punya negara. Tak punya rumah. Apa ‘mati di lumbung padi’ belum cukup bagimu ?
Mana dadamu ? Mana harga diri dan kehormatanmu sebagai orang Indonesia ? Setidaknya, setelah berjuang mati-matian kita masih bisa mati terhormat. Anak cucu tak menyalahkan kita sebagai pengecut. ( Banyak orang takut tidak pada tempatnya. Takut semestinya hanya pada Allah. Takut kalau kemungkaran terjadi di depan kita, tapi kita tak maksimal menghentikannya. Allah sedang menguji keimanan kita dengan orang/ perusahaan/ negara yang menakutkan yang Beliau hadirkan ke hadapan kita.

SANGGUPKAH WAPRES JK HADAPI AS SEPERTI BUNG HATTA ?

Lalu, apa kata founding father kita (Dr. Muhammad Hatta/ wapres pertama RI ) tentang pasal 33 UUD 1945 ? Pemerintah, di atas, membangun yang besar2 ( tenaga listrik, persediaan air minum, menggali saluran pengairan, membuat jalan perhubungan guna lancarnya ekonomi, menyelenggarakan berbagai macam produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak ). Public utilities diusahakan pemerintah. Pimpinan perusahaan diberikan pada tenaga yang cakap. Jika belum ada di antara bangsa sendiri, boleh menyewa manajemen asing dengan syarat : selama memimpin perusahaan negara, ia mendidik gantinya dari orang Indonesia sendiri. Koperasi membangun dari bawah, mulai yang kecil yang erat kaitannya dengan keperluan hidup rakyat sehari-hari ( sembako, dll ). Lalu, berangsur-angsur meningkat ke atas.

Jika di atas, masih luas bidang ekonominya, maka bisa dikerjakan pengusaha swasta bangsa kita sendiri atau golongan swasta Indonesia yang bekerja sama dengan orang swasta bangsa asing. Di mana perlu, orang asing dan kapital asing baru diikutsertakan. Yang penting, inisiatif swasta itu bekerja di bawah pengawasan pemerintah, dan dalam bidang dan syarat yang ditentukan pemerintah. Produksi yang besar2 sedapat mungkin dilaksanakan pemerintah. Jika kurang dana, baru dibantu kapital pinjaman dari luar negeri. Jika siasat ini tak berhasil, baru pengusaha asing boleh menanamkan modalnya di Indonesia dengan syarat yang ditentukan pemerintah. Pemodal asing ( investor ) harus membuka kesempatan bekerja bagi pekerja Indonesia dan menggunakan konten lokal sebanyak mungkin. Kekayaan alam kita ( hutan, kesuburan tanah, dll ) harus tetap terpelihara. Tiap batang pohon yang ditebang minimal diganti dengan menanam 3 pohon baru. Bagian pekerja dan kapital nasional makin lama harus makin besar. Bantuan tenaga dan kapital asing sampai tingkat tertentu harus makin kecil. Rente dan angsuran dari kapital asing harus dibayar sepenuhnya dari hasil proyek yang dibangun dengan kapital pinjaman itu. Jangan jadi beban pajak generasi penerus. ( “Bung Hatta Menjawab”-wawancara Dr.Muhammad Hatta dengan Dr.Z.Yasni. Jakarta, 2002 )

Apa kita tahu, sebetulnya, apa saja dan berapa banyak SDA kita yang dikeruk Freeport dan perusahaan2 asing lainnya di Indonesia selama ini ? Apa mereka sudah merawat hutan, menyuburkan tanah dan menjaga kelestarian lingkungan kita ? Apa principal Freeport bisa meneladani Mc Donald Concern, yang meski bertentangan dengan kebiasaan di AS, ia tetap mau mendengar wapres Muh.Hatta dan melaksanakan sarannya : memimpin pabrik semen Gresik ( setelah membangun pabrik modern tsb ). Orang Indonesia yang akan memimpin pabrik itu selanjutnya ikut ke AS untuk mengetahui seluk beluk pabrik sejak dirancang sampai jadi. Ketika Concern memimpin, beberapa orang Indonesia sudah menempati posisi penting ( kabag mesin, presdir, kabag personalia, dsb ). Setelah 2 tahun memimpin, ahli2 AS kembali ke negerinya. Pabrik berjalan sebagaimana mestinya. Pabrik berjalan lancar sampai sekarang meski dipimpin ahli2 Indonesia. 100 %. Mampukah wapres Jusuf Kalla seperti Muhammad Hatta, mendudukkan principal Freeport melaksanakan kesepakatan fair untuk Indonesia ?

AMANAT PASAL 33 UUD 1945, SYARAT MEMPERPANJANG.

5-10 tahun waktu yang diperlukan Freeport untuk mengumpulkan dana underground mining di Papua, kata MS. ( Belum ada ahli/ perusahaan Indonesia yang mampu menggali tambang bawah tanah sebesar itu di Timika ? ) Lalu, tunggu apa lagi ? Memimpinlah dengan bijak. Ajari putra Papua menempati posisi penting dan mengolah tambang sebagaimana mestinya, sehingga dalam 2 tahun tambang emas, perak & tembaga tsb bisa sepenuhnya dikelola dengan baik dan lancar oleh ahli2 Indonesia, terutama putra Papua. ( Ada sekitar 30.000 pekerja di sana sekarang ).

Tunjukkan keseriusan niat memperpanjang izin dengan memenuhi syarat2 yang sudah ditetapkan pemerintah Indonesia ( termasuk perintah UUD 1945 pasal 33 seperti yang dimaksudkan bapak bangsa kita ). Semoga negosiasi lancar. Jika sebaliknya, Freeport tak memenuhi syarat2 tsb sampai 2019, maka lupakan perpanjangan izin. Tahun 2021, kontrak Freeport habis, kita cari perusahaan lain yang lebih mampu dan menepati komitmen.

Kejaksaan Agung, silakan memproses ‘permufakatan jahat’ SN dan MRC sampai mereka jera dan makelar2 lain tak berani merugikan negara dan mempermainkan rakyat lagi. Polri tak perlu melanjutkan penyelidikan, jika yang mencemarkan nama baiknya bukan SS, tapi justru MRC yang mencatut nama presiden & wapres untuk dapat saham Freeport ( sampai menjerat SN yang menfasilitasi pertemuan MRC dengan MS ). Dan SS … saya ingin ia betul2 seperti yang ditampilkan ( gagah berani menghajar mafia migas & memperbaiki sistem ). Kita mungkin perlu waktu untuk melihat konsistensi sikap mulia Sudirman Said, mengamankan kekayaan migas kita demi Indonesia adil makmur.

MRC yang kabur ke luar negeri harus dijemput paksa dan dihadapkan ke Kejaksaan Agung, Polri dan MKD untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan liciknya dalam kasus ‘papa minta saham’ juga skandal2 migasnya yang lain.

PATRIOT DI PELABUHAN DAN POROS MARITIM

RJL seperti bicara pada saya tentang fasilitas pendanaan dari Singapura untuk memperbesar kapasitas pelabuhan kita jika kesepakatan dengan perusahaan asing itu diteruskan. Saya ingat setelah Indosat dijual ke perusahaan telekomunikasi Singapura, terjadi penyadapan pada kepala negara kita dan orang2 penting di sekelilingnya. Rupanya, diam2 terjadi peretasan atas sistem telekomunikasi kita oleh intel asing memanfaatkan jaringan yang dimiliki Singapura. Investasi asing yang bertubi-tubi masuk Indonesia, iming2-nya kalau tidak ‘pepesan kosong’ ( omong doang tanpa realisasi yang benar ), ya ada agenda strategis di belakangnya yang merugikan kita. Kasus pengadaan mobil crane yang ternyata tak dibutuhkan di pelabuhan Tanjung Priok adalah sinyal tak komprehensif-nya pemikiran dan antisipasi RJL dalam membenahi carut marut dwelling time di sana.

Saya cenderung, pelabuhan kita urus sendiri dengan ahli dan modal dalam negeri. Indonesia adalah negara maritim. 2/3 wilayah kita adalah lautan. Maritim akan jadi backbone kita kembali. Mestinya orang2 yang bela negaranya tinggi ( nasionalis, patriot, negarawan ), artinya putra Indonesia sendiri, yang terlibat di sini. Bukan orang asing. Lebih 400 tahun kita pernah jaya di maritim. Kita bangsa pelaut, kan ? We can do it.

PUASA DI PILKADA. MATANG DI 2025.

Pilkada Serentak 9 Desember 2015 sudah terlaksana. Sejumlah pengamat mengatakan, pilkada tsb seperti memilih yang terbaik dari yang terburuk. Ada tersangka dan mantan napi korupsi menjadi kandidat pemimpin daerah. Apa belum kapok aset daerah dijarah ? Mendiang Nurcholish Madjid pernah bilang, demokrasi kita baru matang tahun 2025 ( siklus 20 tahunan, sejak 1908, perubahan mendasar yang digerakkan kaum muda ). Selama masa ‘puasa’ ini kita harus sabar meniti proses demokrasi ( kekuasaan rakyat ) yang paling cocok dengan kultur kita. Jangan sedih. Ada Tri Rismaharini, salah satu walikota terbaik di dunia, kembali terpilih sebagai walikota Surabaya. Seorang negarawan yang memikirkan warga Surabaya tidak untuk satu tahun ( ala birokrat ), 5 tahun ( ala politisi ), tapi satu generasi ( 20 tahun ), mungkin lebih. Selamat, ya. Jawa Barat juga dipuji sebagai provinsi paling aman selama proses pilkada kali ini. Wah, … saya bangga jadi warga Jabar !

Selamat merayakan pergantian tahun dengan orang terkasih atau keluarga anda tercinta. Happy New Year 2016 !!

Written by Savitri

14 Desember 2015 at 14:12

Ditulis dalam Nasionalisme

Tagged with , ,

Ngemut Duwet seraya paralayang atau berfoto sambil menyabung nyawa ? G.Panten & Curug Cimahi yang menantang.

with 2 comments

gPantenMajalengka Duwet. Pernah icip ? Buah sebesar kelereng warna ungu, berasa manis jika matang ini seperti kampungan, tapi sebetulnya tidak pasaran. Sulit ditemukan di daerah lain. Tapi ada di kampung kakak ipar saya yang asal Majalengka. ( Jauh-jauh cuma mencicipi duwet ? Ehm.. )

Atlet paralayang dunia juga ke sini, kok. ( Bule-bule itu makan duwet ? ) Anda tahu jawabnya jika ke Gunung Panten di Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Panoramanya indah. Kecepatan anginnya mendukung olahraga paralayang. Sudah dua kali menjadi lokasi kejuaraan paralayang nasional, kata Ahmad Susanto, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Majalengka. ( PR, 20/5/2014 )

Belum lagi ratusan kelelawar dan kera yang berkeliaran bebas di sebuah makam keramat. Warga di sana tak berani menembak atau menjualnya, karena setiap ditembak, kawanan kera itu mengamuk dan menyerang lahan pertanian dengan gemas. Jadi sekarang, petani memilih menunggui tanamannya masing-masing.

Dari bawah, anda bisa melihat pemandangan Gunung Sela dan Gunung Ciremai. Dari atas ( puncak bukit ) anda bisa menikmati keindahan Kota Majalengka. Gunung ( bukit ) Panten bisa dicapai sekitar 20 menit dari Bundaran Munjul.

Suka mangga ? Aneka mangga murah meriah juga bertebaran di sini. Sentra mangga tea. Mau, mau, mau …

FOTO EKSTRIM nan GAYA di CURUG CIMAHI

Berfoto dilatari air terjun indah, matahari bersinar cerah. Keren.

Jadi tak keren lagi, kalau tiba-tiba tanpa permisi, material tanah batu setebal satu meter menghempas anda. Minggu ( 23/3/2014 ) longsor seperti itu terjadi di Curug Cimahi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Empat pengunjung terluka.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Wismo Trikancono telah meninjau kondisi curug didampingi petugas polisi, TNI dan kecamatan. Setelah geologinya dikaji, curug di lembah sempit antara dua tebing curam ini kini sudah dipasangi sejumlah alat pengaman longsor ; jaring, pagar kawat, dirambati tanaman penahan tanah, rambu-rambu peringatan, juga sejumlah pengeras suara. Jika cuaca buruk atau hujan, curug ditutup dan petugas segera mengevakuasi pengunjung. Why ?

Meski obyek wisata alam ini tergolong masif atau kokoh sifat batuannya, namun karena posisinya di tepi tebing penyangga jalan, maka getaran kendaraan dan beban lalulintas masih bisa memicu longsor.

Tak dipungkiri keberadaan Curug Cimahi turut mendongkrak ekonomi masyarakat setempat. Beberapa warga membuka warung di sana. Sejak 29 Juli 2014,  mereka berharap pengunjung mau datang kembali.

Well, menyabung nyawa untuk menyambung nyawa wong cilik, apa salahnya ?  Kita kan bangsa patriot. Curug Cimahi, we’re coming … !

Written by Savitri

18 Agustus 2014 at 10:42

Situs Karangpanganten, Tambora, Sindoro : ekowisata yg memberdayakan & membudayakan.

leave a comment »

Ring of fire. Tak selamanya pilu. Ada hikmah di balik bencana. Jika Allah mengurangkan sesuatu, maka Beliau pasti melebihkan. Maha Bijaksana. Kita juga bisa bijaksana dengan mempelajari artefak sejarah yang ditinggalkan buyut kita yang arif. ( Kita kan sudah bisa dewasa menyikapi elit partai yang gontok-gontokan di ajang pilpres kemarin. Rakyat Indonesia adalah pemegang kedaulatan tertinggi di negeri ini. Kita mesti lebih adem dan matang dari mereka  ). Saya memimpikan makin banyak orang Indonesia yang negarawan. Memilih harmoni ketimbang menang sendiri. Mari kita belajar dari alam dan para highlander kita di tiga situs ini.

GEOPARK  KARST  CITATAH : Manusia prasejarah, Cekungan Bandung, Legenda Sangkuriang.

Kawasan karst Citatah ( Gunung Karangpanganten ) di  Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, berpotensi menjadi taman kebumian ( geopark ) Jawa Barat, Indonesia, bahkan dunia. Why ?

Tempat itu, jutaan tahun lalu adalah bagian laut dan ditinggali manusia prasejarah. Sayangnya, hanya tersisa sekitar 30 % wilayah karst yang belum rusak. Selebihnya, aktivitas penambangan kapur di sana telah menggerusnya. Kebayang kan, bentang alam dan batuan dari Cekungan Bandung yang sarat sejarah itu bopeng dan gompal. Melas banget, deh. Padahal Tim Geopark Jabar  yang diketuai  Oman Abdurahman sudah mengidentifikasi dan menetapkan  tiga zona geopark, yaitu :

  • Palabuhanratu – Ciletuh – Cikaso
  • Tangkubanparahu – Citatah – Saguling ( Cekungan Bandung )
  • Tasikmalaya Selatan – Pangandaran.

Ketiga zona tsb tergolong unik secara geologi, hayati dan budaya. Jika perusahaan penambangan kapur tidak ditertibkan maka rencana geopark tsb sulit terwujud, kata Deden Syarif Hidayat ( Ketua Forum Pemuda Peduli Karst Citatah ). Karst itu juga harus dikonservasi serta diperluas zona lindungnya. ( PR, 20/5/2014 ). Pemerintah bisa mengalihkan mata pencaharian warga ( penambangan kapur ) menjadi pertanian, peternakan, wisata dan ekonomi kreatif. Pemberdayaan wisata bisa berupa pembentukan kampung budaya, atau kegiatan napak tilas perbukitan kapur karst terkait legenda Sangkuriang.

Rencana karst Citatah sebagai bagian Geopark Jabar masih dalam proses pengajuan di tingkat nasional, lanjut Deden. Wah, seperti balapan antara penambang kapur dengan keputusan pemerintah, ya. Oh, bukit karst-ku yang malang..

 ( teringat agresi Israel ke Gaza-Palestina sebelum pilpres 9 Juli kemarin, dengan realisasi janji Jokowi-JK ( presiden dan wapres terpilih 2014-2019 ) membuka KBRI di Palestina ( negara merdeka/ anggota penuh PBB ). Bertahanlah, wahai saudara2-ku. Ya, Allah.. kuatkan mereka ).

EKOMUSEUM TAMBORA : letusan terdahsyat ke-2  di dunia setelah Toba

Situs ( gunung  ) Tambora di Desa Oi, Bima, NTB direkomendasikan menjadi ekomuseum oleh Pusat Arkeologi Nasional ( Pusarnas ). Pasalnya, April 1815, gunung Tambora meletus dan menewaskan 10.000 jiwa. Efek lanjutan letusannya, bahkan mempengaruhi  iklim dunia dan mengorbankan 91.000 jiwa. Kok ? ( wisata bencana ? )

Persisnya kita belajar sejarah, melihat koleksi arkeologi untuk mengingatkan kita agar menjaga ekologi seperti dahulu masyarakat Tambora menghargai kearifan lokal. Kita bisa melihat kompleks pemukiman yang telah diekskavasi oleh Balai Arkeologi Denpasar bersama Pusarnas yang diketuai Sony Wibisono. Ada batu penopang kayu, lumpang, tiang, bajak, pagar rumah, tanduk rusa, tali, dll, yang telah menjadi arang terterpa wedhus gembel alias awan panas. Juga, bentuk  awal rumah panggung rakyat Tambora berukuran 6,5 x 3,5 m yang hancur tertimbun material vulkanik setebal 2-4 m.

Situs di ketinggian 640 m dpl sekitar 18 km dari puncak Tambora ini diawetkan dengan teknik khusus oleh para ahli dari Balai Konservasi Borobudur. Tahun 2015 ( 200 tahun pasca letusan ) Pusarnas akan mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan di Situs Tambora. Masyarakat diharapkan makin antusias berkunjung ke situs berbasis petualangan ini. Terlebih setelah Situs Tambora dicanangkan sebagai ekomuseum, dan akses masuk yang gersang berpasir diperbaiki sehingga mudah dilalui. Dengan demikian, obyek wisata alam, belajar sejarah, konservasi sumber daya alam dan memberdayakan masyarakat, bisa segera terwujud di situs Tambora.

SITUS SINDORO : bukti nyata kisah Mataram di relief  candi

situsLiyanganBegitu pula di situs ( gunung ) Sindoro di Temanggung, Jawa Tengah, yang pada tahun 971 menimbun peradaban Mataram Kuno Liyangan yang berada di lerengnya. Balai Arkeologi Yogyakarta, yang diketuai Siswanto, sedang menyingkap seluruh tata ruang Liyangan sampai batas terluarnya.

Kisah sejarah Mataram yang terpahat di relief candi2 ternyata ada bukti riil-nya. Kebayang manfaatnya kalau  peradaban di negeri cincin api yang tertimbun letusan vulkanik ini  bisa diekskavasi dan dikonservasi. Akan lebih banyak masyarakat desa yang berdaya, wisatawan lebih pintar dan warga Indonesia lebih berkepribadian secara budaya. Isn’t that nice, people ? ..

Written by Savitri

4 Agustus 2014 at 12:54

Muslimah cerdas menyuarakan hati untuk Indonesia Raya. The best choice for pileg 20 April 2014.

leave a comment »

Jokowi

Jokowi for president 2014 ? Banyak yang mengunggulkan. Tak sedikit pula yang iri, membenamkan. Warga Jakarta sebagian ingin gubernur mereka menyelesaikan program dan janji2-nya. Namun, wong Solo sederhana ini seperti mengalir mengikuti kehendak jaman. Megawati dan PDIP gigih mendukungnya. Well, we’ll see .. ( sumber foto : internet )

Pemilu sebentar lagi. Rabu, 9 April 2014. Partai apa ? Siapa calon anggota DPRD Kota/ Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD yang layak ? Yang tak obral janji, minim bukti. Yang amanah, tepati janji. Lihat dulu kualitas orangnya, baru kita dengar omongannya ( visi, misi, program ) kata orang bijak. Yang berintegritas tinggi, dapat dipercaya, penuh karya dan prestasi untuk masyarakat, itulah yang dipilih. Janji2 kecil yang ditepati lebih baik dari janji2 besar yang diingkari. Okay, sounds good. Masalahnya, anda kenal calon2 itu ?

Browse ke website KPU pusat dan daerah, minim data, bahkan nggak nemu calon DPD. Nge-hang lagi. Search google, malah nemu website yang tiap saya klik calon ber-rate bintang 5-nya, ternyata non muslim. Lalu, saya teringat ucapan provokatif konsumen lukis saya,”Kalau Jokowi yang terpilih, nanti Jakarta bisa di-kristenkan karena wagubnya non muslim. Taruhan, saya sujud pada anda kalau Jokowi jadi presiden !”. Wah, ini lebih error lagi. Lebih baik saya sujud pada Allah ( sholat Istikharoh ) daripada tercekam kampanye sesat seperti itu. Ya, banyak kampanye tak sedap di sekitar kita belakangan ini, membuat kita bingung memilih. Plus kesibukan sehari-hari yang menyempitkan waktu kita mengkonfirmasi info bersliweran itu. So ?

Saya menyarankan anda memilih partai Nasdem ( nomor urut 1 ) atau PDIP ( nomor urut 4 ). Bukan semata saya penonton setia MetroTV, fans Jokowi, atau peduli wanita yang menempatkan wanita di posisi strategis seperti Megawati. Ada banyak pertimbangan di kepala saya. Hasil updating berita tiap hari, baca buku, pengalaman hidup, diskusi dan kontemplasi. Terlalu panjang jika diuraikan di sini.

nasdem

Partai Nasional Demokrat ( Nasdem ) yang mencuri perhatian saya. Partai yang mengusung perubahan. Indonesia harus lebih baik. Saya ingin lihat perolehan suara Nasdem di pileg Rabu, lusa. Baru kemudian mempertimbangkan, putra Aceh pendirinya, Surya Paloh. Anda penasaran juga ?

Bagi yang tak sempat menyimak website atau mengikuti rangkaian kampanya para calon ( tahu2 anda sudah di bilik suara dengan puluhan foto calon terpampang yang tak anda kenali dengan durasi 5 menit untuk pemilih ), yang muslimah, saya sarankan nyoblos foto wanita muslim ( berjilbab ) yang berpendidikan tinggi ( terlihat dari titel pada nama calon ). Kenapa wanita ? Ya, negeri besar ini mayoritas wanita dan beragama Islam. Wakil rakyat seharusnya mempresentasikan sebagian besar rakyatnya. Hati adalah kekuatan wanita. Di situ ada kejujuran, empati, terencana, tanggung jawab dan totalitas. Sepenuh hati, karena tuntutan nurani atau panggilan jiwa.

Memang, wanita muslim idealnya berkarir di rumah, agar suami dan anak terurus dengan baik. Namun, jaman Rasulullah pun, muslimah banyak yang berkiprah di luar rumah, bahkan berperang. Jadi, selama rumah tangga tidak terlantar dan suami/ pasangan mengijinkan, mari kita selamatkan Indonesia dari kehancuran. Suarakan aspirasi rakyat dengan lantang dan upayakan semaksimal mungkin mewujudkannya.

Time to rule the world. Come on girls ..!

—–

Yang punya waktu luang dan ingin memantapkan pilihan, silakan klik :

  1. kpu.go.id
  2. http://kpu.jabarprov.go.id/index.php/subMenu/789
  3. http://kpud-bandungkota.go.id/home/list_dpl/2/4
  4. http://checkyourcandidates.org/
  5. http://bersih2014.net/
  6. http://www.votecerdas.org/
  7. politikuang.net
  8. rumahpemilu.org
  9. jariungu.com
  10. pantaupemilu.or.id
  11. poltracking.com
  12. ayovote.com
  13. orangbaik.org
  14. matamassa.org

( sumber : HU Pikiran Rakyat, edisi 1 April 2014 )

Contoh info yang didapat dari salah satu website seperti ini,

Dapil Bandung I memiliki 96 caleg yang akan memperebutkan 8 kursi di DPRD Kota Bandung, di antaranya :

Selamat memilih, Indonesia ..

Written by Savitri

7 April 2014 at 11:55

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , ,

Bencana & cinta : kuatkan hatimu.

leave a comment »

Banjir bandang di Manado, 14-15 Januari 2014. Di  TV, terlihat seperti tsunami di Aceh ( 26 Desember  2004 ). Mobil jumpalitan terbawa arus, juga bagian rumah dan bangunan. 4 jembatan putus, jalanan rusak oleh banjir setinggi 1,5-6 meter, angin sekencang 15-20 knot. Korban menepi di tempat2 tertinggi. Sungguh menggetarkan, karena saya pernah 4 tahun tinggal di sana. Kota yang tenang, hangat  penduduknya dan  indah pemandangannya karena berlokasi di tepi pantai. Sebuah kota yang tak pernah mengalami banjir sebelumnya, terlihat sangat tidak siap dilanda amukan air bah karena anomali cuaca. 245 orang tewas, 1.523 luka2, 1.044.990 orang mengungsi. Hingga Maret ini, masih ada 125 keluarga yang masih tinggal di tenda. Manado, tabahkan hatimu..

Banjir bandang di Manado, 14-15 Januari 2014. Di TV, terlihat seperti tsunami di Aceh ( 26 Desember 2004 ). Mobil jumpalitan terbawa arus, juga bagian rumah dan bangunan. 4 jembatan putus, jalanan rusak oleh banjir setinggi 1,5-6 meter, angin sekencang 15-20 knot. Korban menepi di tempat2 tertinggi. Sungguh menggetarkan, karena saya pernah 4 tahun tinggal di sana. Kota yang tenang, hangat penduduknya dan indah pemandangannya karena berlokasi di tepi pantai. Sebuah kota yang tak pernah mengalami banjir sebelumnya, terlihat sangat tidak siap dilanda amukan air bah karena anomali cuaca. 245 orang tewas, 1.523 luka2, 1.044.990 orang mengungsi. Hingga Maret ini,  ada 125 keluarga yang masih tinggal di tenda. Manado, tabahkan hatimu.. ( foto : detakberita )

Tingkah konsumen macam2.”Sepertinya saya perlu istri baru nih,”kata Pak Dede, curhat pada saya.

“Lho, istri kedua ini cantik, perhatian dan setia. Kurang apa lagi tho, Pak ?”, tanya saya mengernyit heran. Karyawan perusahaan advertising ini, tempo hari, curhat soal dibakarnya semua baju ( mantan ) playboy  ini, gara2 ketahuan selingkuh oleh istri pertama ( sekarang mantan istri ) yang telah memberinya 2 anak.

“Beberapa hari ini saya tidur di sofa. Istri marah bukan main gara2 saya memperhatikan putri kandungnya yang beranjak remaja ( 15 tahun ). Lebih marah lagi, ketika si putri  juga membela saya setiap terjadi pertengkaran. Saya nggak habis mengerti, kok sama putri  sendiri cemburu.”

Seperti sudah banyak makan asam garam kehidupan ( padahal pacaran saja belum pernah ) saya menasehati pria  49 tahun ini. “Anak tiri adalah hak ibu kandungnya. Bukan bapak tirinya. Hubungan bapak dengan putri  lebih bersifat teman. Segala bentuk pengaturan putri,  termasuk ide dan maksud baik bapak harus disampaikan pada ibunya. Biar sang ibu ( dalam hal ini istri bapak ) yang mengatur putri.”

Pak Dede terlihat manggut2. Saya jadi lebih pede berpepatah petitih. “Dalam masyarakat kita, tak jarang kita temui, ayah tiri yang menikahi anak tirinya ( bahkan sampai istri mati merana ). Padahal Islam melarang perbuatan terkutuk ini. Anak ini durhaka pada ibu kandung. Azabnya pasti diterima di dunia. Saya tahu tetangga saya yang berbuat demikian, kini dipenjara bersama suami ( mantan ayah tiri ) karena kasus penipuan Rp 50 miliar uang peserta investasi bodong.”

Bisa jadi, istri bapak tahu cerita2 seperti ini, lalu melihat masa lalu bapak yang gemar bermain perempuan, ia menjadi ketakutan kalau bapak berbuat serupa. Coba sekarang, berapa persen waktu bapak untuk putri  ? Lebih banyak daripada istri sendiri, kan ? Istri  itu prioritas pertama untuk perhatian dan cinta bapak. Baru kemudian anak kandung kalian, lalu terakhir anak tiri bapak. Anak2 itu otomatis bahagia kalau ortu mereka terlihat mesra dan saling cinta. Bapak nggak ngapa-ngapain juga ( baca : tidak member perhatian ekstra ), mereka survive, pak. Saya nggak bisa bayangkan, kalau ortu saya selingkuh atau kawin lagi. Saya bisa lebih remuk dan merana lagi. Jadi jangan biarkan putri broken home ke-2  kalinya, gara2 bapak lebih memperhatikan putri  daripada ibunya sendiri. Kasih tahu putri  juga tentang perubahan sikap bapak terhadapnya. Ajari putri untuk memikirkan nasib adiknya yang baru 6 tahun, buah cinta bapak dan istri, kalau sampai bapak-ibu  berpisah karena kelengketan bapak dan putri . Bisa kan, Pak ?”

Saat mengambil lukisan, P.Dede berseri-seri.”Istri  sudah mereda marah dan cemburunya. Hubungan kami membaik”.

“Kalau istri sebesar itu cemburu dan marahnya, berarti cintanya ke bapak juga sangat besar. Ajak dia jalan2  dan dinner romantis, Pak. Serasa bulan madu ke dua, untuk menghidupkan cinta kalian kembali.”

P.Dede mengangguk mantap.”Siap. Tunggu gajian bulan depan, saya akan ajak istri plesiran.”

“Nah, gitu dong. Itu baru pelanggan saya yang setia. Selamat bulan madu, ya, Pak,”kata saya menutup percakapan.

Ada rasa syukur, lega, puas bisa menuntun orang ke jalan yang benar. Perasaan tak terlukiskan sehingga saya betah membaca, mengamati aneka peristiwa dan member i  saran pada orang yang membutuhkan ( termasuk dalam bentuk blog ).

Kesetiaan menjadi barang langka saat ini. Keponakan saya mengeluh, sulit cari pria yang setia. Saya menyemangati tempo hari : rumah rapi, masakan lezat dan sholat bersama pasangan bisa meneguhkan cinta dan kesetiaan. Karena Allah sejatinya yang menanamkan rasa saling mengasihi dan mencintai antara sepasang sejoli.

Kenapa bicara cinta, Ni ? Indonesia lagi darurat bencana. Gunung Sinabung ( Sumatera Utara ) dan  Gunung Kelud ( Jawa Timur ) erupsi. Banyak korban tewas dan mengungsi. Banjir di Manado, Jakarta, Semarang, jalur Pantura dan banyak tempat lain di Indonesia karena pertemuan awan dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia akibat badai tropis di utara Australia. Puting beliung dan longsor juga bertebaran mengintai nyawa di mana2. Empat dari 127 gunung berapi aktif di Indonesia tengah meningkatkan aktivitasnya ( salah satunya karena ) dipicu anomali cuaca ( hujan intensitas tinggi ) yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2014.

Saya sudah banyak mengulas aneka bencana di blog ini, juga solusi komunitas untuk meringankan beban korban ( yang tampaknya enggan pindah dari tempat berbahaya tsb karena keterbatasan daya pikir dan ekonomi  ).  Anda bisa menyalahkan kemiskinan structural dan merajanya korupsi di negeri ini lagi. Biaya sekolah setinggi langit. Yang punya modal dan koneksi kuat terhadap lingkar kekuasaan yang bisa menikmati kue pembangunan. ( Segelintir orang yang berpegang teguh pada tali Allah dan berikhtiar penuh menjemput rezeki halal  hidup  lebih bermartabat ).

Ketika bencana meluluhlantakkan segalanya, baru terasa nyawa ( hidup ) adalah yang paling berharga. Iman kepada Allah. Dan, orang tercinta yang menghangatkan hari2 anda. Bagaimana mencari dan merawat cinta ini agar anda lebih kuat menghadapi bencana ? Simak resep manjur berikut :

Sepasang kekasih yang sudah menikah, hendaknya :

1. MEMBERSIHKAN DIRI
Bersugi, membersihkan mulut dari kotoran bekas makanan atau bakteri yang bisa mengganggu kesehatan dan keseimbangan tubuh. Rasulullah selalu bersugi sebelum tidur malam. Mandi, agar badan bersih, kesegaran pulih, kulit dan wajah cerah berseri. Badan kotor menyebabkan malas beraktivitas fisik ( dan psikis ), juga menurunkan selera bermesraan dan berhubungan intim. Mulut dan gigi sehat, bersih, cemerlang dan kulit bersih, harum akan membangkitkan gairah cinta. Rasulullah meski berusia lanjut masih melakukannya bersama istri tercinta.

2. BERPENAMPILAN RAPI & BERSIH
Rambut dipotong rapi agar terlihat tampan dan menarik. Manusia sudah fitrahnya ( naluri yang diberi-Nya ) untuk senang melihat melihat yang bersih dan rapi. Minimal mandi dengan sabun dan sisiran. Islam menuntut umat tampil bersih dan rapi ( ciri orang beriman ). Kerapihan membantu berpikir jernih. Pekerjaan menumpuk bisa diselesaikan secara terprogram oleh orang yang biasa rapi dan teratur. Beban kerja sepulang kantor bisa disegarkan oleh penampilan pasangan yang rapi dan bersih. Baju diseterika, rambut dikeramasi, kulit dilulur dengan ramuan tertentu. Seorang muslim minimal mandi sekali menjelang sholat Shubuh dan 5 kali wudhu dalam sehari.

3. BERHIAS & MEMAKAI WANGI-WANGIAN
Allah menanamkan naluri pada diri manusia untuk menyenangi yang harum dan membenci yang busuk. Badan kotor dan berbau tidak sedap bisa membuat pasangan merasa jijik. Sebaliknya, dandanan apik dan aroma wangi bisa membuat suami senang, tertarik, kagum, bangga dan hormat pada istrinya. Demikian pula, istri pada suaminya.

4. JUJUR & AMANAH
Maksudnya tulus dan bisa dipercaya pasangannya. Suami akan merasa sangat bangga jika istrinya dapat memelihara, mengamankan harta kekayaan, juga membantu suami istri hidup berkecukupan, punya tabungan hari tua. Sikap boros istri menghamburkan kekayaan bisa menurunkan selera suami pada istri. Merasa istri hanya memberatkan suami, boleh jadi ia akan berpaling ke wanita lain yang pandai mengatur keuangan keluarga. Istri mesti menyadari kerja keras suami untuk mengumpulkan harta adalah untuk bekal hidup selamanya ( bukan keinginan sesaat ). Terkadang suami ingin bersantai, istirahat, menikmati hasil jerih payahnya. Islam menentukan : istri tak boleh mengeluarkan sedekah dari harta suami tanpa izin suami, istri tak boleh mengambil sendiri keperluan belanja dari harta suami tanpa sepengetahuan suami, istri harus dapat menjaga harta suami di kala suami tak ada di rumah.

Jika istri lalai mengamankan harta suami maka timbul ketegangan. Istri tak dipercaya ( lagi ) oleh suami untuk memegang uang belanja. Istri yang merasa tak berguna bagi suaminya, tak lagi bisa mesra pada suami. Apalagi kalau suami selalu curiga, istrinya ingin menghancurkan dirinya dengan cara memboroskan harta kekayaannya.

5. BERBICARA LEMBUT
Bicara sopan dan sikap lembut untuk menghormati dan menghargai lawan bicara. Orang marah biasanya bersuara keras. Orang menghormat bersuara rendah. Pecinta berekspresi dengan suara lembut nan merdu ( cinta tulus bisa terbaca dari sini ). Orang sombong ( menganggap lawan bicara lebih rendah darinya ) malas berbicara lembut. Sikap sombong dan suara kasarnya akan dibenci dan dijauhi orang. Salah satu cara menyadarkannya adalah bersikap sama ( tidak lembut ) atau mengucilkannya. Suami istri wajib beradab dan berakhlak sopan dan lembut satu sama lain, karena merekalah yang paling berkepentingan membangun kasih sayang, cinta, kemesraan, keakraban dalam kehidupan rumah tangga.

6. MEMANGGIL dengan PANGGILAN KESAYANGAN
Panggilan kesayangan ( misal, si pipi merah, si raja otak, sunshine, moonlight ) akan melanggengkan kehidupan romantic dan mesra suami istri. Panggilan kesayangan yang dilontarkan ketika marah lebih efektif menghilangkan perasaan jengkel atas sikap yang tidak disenangi pasangan.

7. MEMANDANG dengan PENUH KASIH SAYANG
“Nabi Saw bersabda,” Sesungguhnya seorang suami melihat istrinya ( dengan kasih sayang ) dan istrinya pun melihatnya ( dengan kasih sayang pula ), maka Allah melihat keduanya dengan pandangan kasih sayang. Dan bila suami memegang telapak tangan istrinya, maka dosa2 mereka keluar dari celah jari2 tangan mereka.” ( HR.Rafi’i, dari Abu Sa’id ).

Jika sorot mata mengandung rasa cinta, yang dipandang pun dapat merasakannya. Orang senang, matanya berbinar. Orang sedih, sorot matanya layu. Orang marah, sorot matanya menakutkan. Sorot mata berperan menciptakan suasana tertentu pada orang yang dipandang ( kamu dengan sorot mata sebalmu, dan saya dengan sorot mata cuek saya , EGP. No wonder, we’re in a cold war situation ).

Jika suami istri hidup dalam suasana jujur, setia, romantis, maka mereka akan menunjukkan sorot mata lembut. Jika terjadi ketegangan, boleh jadi sorot mata kebencian yang ditunjukkan. Dalam hubungan suami istri, tak diperkenankan menjaga wibawa dengan bersikap sok jagoan dan menakuti sehingga pasangan minder atau takut. Pasangan suami istri ( pasutri ) yang berakhlak baik akan menjaga sorot mata tetap lembut sekalipun hati mereka sedang panas karena persoalan yang mengganjal di antara mereka. Karena memecahkan masalah diawali sikap emosional takkan berhasil.

8. TIDAK SALING MERENDAHKAN
“…Seseorang cukup digolongkan buruk bila ia merendahkan saudaranya yang muslim. Darah, harta dan kehormatan setiap muslim haram bagi muslim lainnya.” ( HR.Muslim )

Sikap merendahkan, menghinakan atau meremehkan orang lain adalah serangan terhadap kehormatan orang lain. Sudah naluri ( fitrah ) manusia ingin dihormati. Rasa cinta dan sayang yang mewujudkan hubungan suami istri bisa padam jika yang satu merasa direndahkan oleh yang lain. Hubungan suami istri begitu dekat sampai batas saya dan kamu nyaris hilang. Perasaan menyatu begitu dekat sehingga terkadang lupa bahwa masing2 punya harga diri yang mau dipermainkan oleh pasangannya. Seorang suami tetap dituntut menghormati dan memuliakan istrinya sekalipun kedudukan sosial, pendidikan, harta, wajah, harga diri, kehormatan, derajatnya lebih tinggi dari istri. Begitu pun sebaliknya ( jika istri yang statusnya lebih tinggi dari suami ).

Suami ketika ingin istrinya melakukan sesuatu untuknya, jangan memerintah dengan kata2 seperti yang digunakan pada pembantu. “Heii.. itu lantainya kotor, cepat sana bersihkan dulu !”. Hal itu menghina dan menyakiti hati istri ( suami berdosa dan kelak mendapat siksa-Nya ). Orang yang tak dididik akhlak agamanya, tidak merasa takut berdosa melakukan perbuatan tidak baik dan menyakiti orang lain, terutama istrinya. Bila istri tidak memaafkan, maka siksa akhirat pasti didapat suami.

9. MEMPERHATIKAN KELEBIHAN & MENUTUP KEKURANGAN PASANGAN
“.. Dan bergaullah dengan mereka ( wanita ) secara baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, ( maka bersabarlah ), karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. ( QS. An-Nisaa’(4) ayat 19 ).

Kita wajib menutup kekurangan atau aib orang lain ( bukan dosa orang tsb ) meskipun kita tak menyukainya. Dalam QS.An-Naas ( 114 ), ayat 1-6, Allah sudah memberitahu bahwa tiap orang punya kekurangan dan keburukan yang melekat sepanjang hidup. Kita bermohon pada Allah Swt, agar sifat buruk dan kekurangan kita tsb tak sampai menjadi bencana yang menghancurkan diri kita. Juga dalam kehidupan rumah tangga. Suami tidak boleh mengungkapkan kekurangan istri pada orang lain dengan tujuan baik atau pun buruk. Ikatan perkawinan yang meleburkan kepribadian suami istri ( pada batas2 tertentu ) hingga merasa satu, mestinya tidak menganggap aib istri yang harus diperangi suami.

Kekurangan tsb mestinya diupayakan ditutupi dengan memperhatikan kelebihan. Misal, istri tidak pandai berdandan, tidak rapi mengatur rumah, tapi ia seorang yang setia, pandai memelihara harta suami dan tak suka berfoya-foya. Maka, suami bisa membantu mengatur rumah dengan keterampilan yang dimiliki suami dan minta istri merapikan penampilannya. Menutup kekurangan istri dengan melihat kelebihannya dapat meredam kejengkelan dan kemarahan suami pada istri. Contoh lain, suami jorok, tidak rapi dan tidak tampan. Senang bermalas-malasan, sampai semua urusan rumah dibebankan pada istri sehingga istri kekurangan waktu untuk mengurus dirinya sendiri. Tapi, suami pandai mencari uang dan sangat dermawan pada anak istrinya. Kelebihan dan sifat baik suami semacam ini lebih bermanfaat bagi istri daripada kekurangan suami. Jika istri bisa membayar tukang cuci dan masak ( laundry dan abonemen rantang ) senilai Rp 1 juta sebulan sedang suami berpenghasilan Rp 5 juta sebulan. Masih untung. Daripada suami ( dipaksa ) ikut menangani pengaturan rumah yang menyita banyak waktu dan mengurangi kemampuannya dalam mencari uang di luar rumah.

Kita perlu tahu kekurangan pasangan, bukan untuk merendahkan atau memojokkan tapi untuk antisipasi menjalankan bahtera rumah tangga secara lancer. Mengingkari kekurangan diri akan menghambat perkembangan kepribadian bahkan membuat orang lain benci. Orang yang selalu merasa dirinya sempurna akan dikucilkan orang dan takkan dapat bekerja sama dengan orang lain, juga takkan dapat merasakan betapa indahnya kemesraan suami istri. Sering cekcok, bertengkar karena tak ada yang mau mengakui kelemahan dan kekurangan diri. Sadar dengan ayat tsa, bahwa kekurangan tidak dapat dihilangkan, tapi hanya bisa dikurangi saja, maka usaha terbaik adalah memanfaatkan kelebihan masing2 supaya kelebihan yang satu dapat menutup kekurangan yang lain. Kerja sama kompak untuk kemajuan rumah tangga bersama. Niscaya, tenteram, mesra dan setia akan kita raih. Keluarga harmonis sampai akhir hayat.

10. SALING MENGALAH & MEMAAFKAN
Permusuhan antara suami-istri atau ortu-anak hendaknya diselesaikan dengan saling memaafkan dan mengalah satu sama lain. Niscaya suasana akrab, mesra dan rukun, cepat tercipta kembali. Dalam kehidupan rumah tangga, orang takkan lepas dari kekurangan, kesalahan sehingga sifat pemaaf dan lapang dada sangat diperlukan. Pasutri harus berlatih menenggang rasa pasangannya. Istri yang mau mengalah menghadapi tingkah menangnya sendiri suami akan membantu melestarikan kemesraan dalam keluarga.

11. TIDAK MENCELA MASAKAN
Dalam Hadits, disebutkan Nabi Saw tak pernah mencela makanan. Jika suka, beliau memakannya. Jika tidak suka, beliau meninggalkannya. Makanan bisa jadi sarana mendekatkan dan memesrakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, juga pergaulan suami istri. Suami yang sangat menyenangi masakan istri, membuat istri bangga dan dekat di hati. Kesehatan juga terjaga baik. Perut ( selera makan ) suami perlu diperhatikan seksama, jika tak ingin suami jengkel , juga istri jengkel karena sudah susah payah memasak tapi tak dihargai suami. Daripada mencela, lebih baik suami dengan sopan memberitahu seperti apa seleranya dan apa kekurangan yang dimasak istrinya.

Suami mencela masakan istri bisa jadi karena selera makannya tinggi, suka makan enak di restoran, lalu membandingkan dengan masakan istri. Atau suami sedang sakit sehingga lidahnya terasa pahit. Suami sedang sebal pada istri sehingga apa pun dicela untuk melampiaskan kemarahan. Suami harus diingatkan bahwa jengkel dan marah tanpa alasan yang benar itu dosa. Orang yang sudah susah payah, tapi masih ( dan berulang-ulang ) dicela akan berputus asa dan memadamkan kemesraan.

12. SALING MENASEHATI & MENGAJARI
“… Sesungguhnya ketika manusia melihat orang berbuat dzalim, tapi tidak mencegahnya dengan kedua tangannya, niscaya hampir2 Allah menimpa siksa-Nya.” ( HR.Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i )
“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar2 dalam kerugian, kecuali orang2 beriman, mengerjakan amal shaleh, nasehat-menasehati supaya menaati kebenaran dan menetapi kesabaran.”
Orang yang enggan menasehati temannya yang berbuat dosa atau salah akan ikut dirugikan karena rusaknya ikatan pergaulan pada akhirnya. Misal, teman suka mabuk atau minum bir, tanpa sadar mengucapkan kata2 keji yang merendahkan teman yang enggan menasehati atau berupaya menghentikan kebiasaan buruk tsb. Dalam perkawinan semacam ini bisa memporak-porandakan rumah tangga. Jadi, suami istri wajib saling mengajari. Terutama ilmu agama.

Jika suami ternyata kurang memiliki pengetahuan agama, maka istri wajib mengajarinya. Pengetahuan agama yang wajib dipahami setiap muslim adalah : rukun iman, rukun Islam, taharah ( bersuci dari najis ), sholat, puasa, zakat, halal dan haram, hukum perkawinan, hukum waris, hukum akhlaq. Nasehat yang diberikan pada pasangan mestinya diterima dengan baik, penuh rasa syukur.

Orang keras kepala dan sombong tak mau dinasehati ketika melakukan kesalahan dan tak mau diajari kalau tidak tahu. Orang semacam ini tak bermanfaat sebagai teman, apalagi sebagai pasangan hidup. Jika terlanjur mengawini orang macam ini, lakukan dulu pendekatan dengan penuh kesabaran. Jika semua upaya tidak berhasil memperbaiki sifat merugikan itu, maka sebaiknya mereka berpisah. Karena meneruskan hubungan dengan pasangan yang tidak peduli kehidupan baik menurut garis agama hanya akan menjerumuskan keduanya berikut keluarga dalam bencana.

Keluarga yang anggotanya bersedia meningkatkan kualitas pengetahuan dan mengikis kekurangan/ kesalahan akan merasa semakin dekat dan mesra. Kesalahpahaman akan terhapus. Selaras, sejuk, damai yang terasa.

13. MENGHAYATI POSISI MASING2
“Tiap orang dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinan. Imam penanggung jawab atas umatnya. Suami penanggung jawab atas keluarganya. Istri penanggung jawab atas rumah tangga suaminya.” ( HR.Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dari Ibnu ‘Umar )

Allah tidak memberi fitrah kepemimpinan utama pada perempuan. Suami sebagai kepala rumah tangga wajib mencari nafkah dan membelanjai istrinya. ( jika istri yang membanting tulang menghidupi keluarga, maka uang tsb dianggap hutang suami yang harus dibayar pada istri ). Jika pengurusan uang belanja sehari-hari diserahkan pada anak, maka istri sebagai wakil ( manajer ) rumah tangga akan merasa lebih rendah dari anaknya sendiri dan merasa tidak dihargai. Jangan harap suami diperlakukan mesra jika istri direndahkan. Istri tidak boleh menempati posisi suami, sebagai mana suami tak boleh lepas tanggung jawab menghidupi keluarga.

14. MENGHARGAI KECENDERUNGAN MASING2
“ Setiap orang telah dipersiapkan menuju arah dia diciptakan-Nya.” ( HR.Ahmad, Thabarani, Hakim ).
Tiap orang diciptakan-Nya dengan kecenderungannya tersendiri. Kesenangan pada sesuatu yang terus ditekuni. Selama kecenderungan tsb sejalan dengan ajaran Allah dan rasul-Nya, maka tak boleh dihalangi. Misal, hobi berkebun istri membawa kesegaran dan kesenangan. Ekses negatif seperti menjadi sarang nyamuk bisa dicari solusinya, seperti penyemprotan obat nyamuk yang tak membahayakan lingkungan. Suami istri damai. Suami istri yang dapat memahami hobi masing2, apalagi saling menunjang akan memupuk kepribadian masing2. Rumah tangga tak jadi monoton dan jenuh. Melainkan bervariasi, segar dan menggembirakan.

15. SALING MERASAKAN DERITA PASANGAN
Dalam perkawinan, suami istri terikat sebagai satu tubuh. Saling menanggung, berbagi perasaan sedih dan gembira menjadi prinsip hidup mukmin. Jika yang satu sakit, yang lain menjaga. Kalau yang satu tak peduli, yang lain akan benci. Orang yang benar2 cinta, merasa sakit jika orang yang dikasihinya sakit. Ia akan memberi pelayanan dan pengorbanan untuk meringankan derita pasangan . Istri sakit yang dilayani suaminya dengan baik akan merasa sakitnya berkurang. Saat suami sakit, istri berjaga sepanjang malam, turut merasakan penderitaan suami. Kebersamaan semacam ini membuat cinta semakin dalam. Psangan bisa diandalkan, dipercaya, setia menghadapi penderitaan seberat apa pun.

Sejahat-jahatnya orang adalah yang melampiaskan dendam pada orang yang dicintainya. Pasangan suami istri ( pasutri ) perlu mengasah perasaan sehingga mencapai kesatuan rasa yang tak bisa dipisahkan satu sama lain.

16. SALING MEMPERHATIKAN KEPENTINGAN PASANGAN.
“.. Barang siapa membantu kepentingan saudaranya ( muslim ), maka Allah akan selalu membantu kepentingannya. Barang siapa menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.” ( HR. Bukhari & Muslim ).

Bedak untuk istri. Minyak rambut untuk suami. Meski kepentingan kecil dari masing2 tapi harus mendapat perhatian baik dari pasangan. Saling membantu pasangan memenuhi kepentingan masing2 memberikan hasil pahala di akhirat. Setiap perbuatan yang dipahalai di akhirat, sudah pasti memberi keuntungan yang konkret di dunia pada pelaku.

Suami yang tidak peduli pada pasangan karena ingin menikmati kesenangannya sendiri adalah suami yang egois. Suami atau istri yang tidak diperhatikan pasangannya bisa lari pada orang lain. Sifat sombong kerap membuat orang tidak mau menaruh perhatian sepenuh hati pada pasangan. Takut dianggap butuh atau takut dikira tidak mandiri, atau bersaing dalam karir. Suami istri yang bermental sehat butuh kasih sayang dan perhatian timbal balik. Allah akan menjamin kehidupan baik di rumah tangga dan akhirat kelak bagi keduanya.

17. MENJAUHI HAL2 YANG MENIMBULKAN KECEMBURUAN
Cemburu adalah perasaan tidak senang terhadap hal yang dilakukan orang tercinta yang dinilai mengabaikan kepentingannya. Meski yang diberi perhatian lebih adalah saudara, ibu atau anggota keluarga. Suami ingin selalu jadi pusat perhatian istrinya. Istri hanya memperhatikan kepentingan dirinya sendiri.

Tindakan cemburu suami terkadang emosional : menahan uang belanja sekian lama, meninggalkan istri tanpa kabar sampai beberapa hari. Istri harus menyadari, secara fitrah ( naluri yang diberi-Nya ) suami tak sudi diberi perhatian sampingan, meski yang diberi perhatian utama istrinya adalah anak kandungnya sendiri. Misal, bayi yang tengah disusui istri. Istri sebaiknya tahu kelemahan suami yang satu ini dan dapat menyelesaikan dengan baik. ( istilah MTGW, ‘aku ( suami ) kan bayi terbesarmu’. Saking manjanya suami pada istri ).

Pasutri mesti dapat menjauhkan diri dari hal2 yang menimbulkan kecemburuan, baik berupa ucapan, perbuatan atau isyarat ( beriman mata, nada merayu, melirik, keasyikan bicara, terkekeh/ ngakak/ cekikikan/ genit pada lawan jenis/ orang lain ), terlebih di hadapan pasangan. Jika tabu ini dilanggar, pasangan akan membalas dengan cara yang lebih norak dan berbohong. Dalam pergaulan Barat, sering kenorakan ini dianggap ‘modern’ . Pergaulan bebas. Akibatnya, malapetaka menimpa keluarga2 modern, membuat orang tidak percaya lagi pada institusi perkawinan dapat menjamin kebahagiaan suami istri. Lalu mereka banyak yang melakukan ‘kumpul kebo’ ( zina, dosa besar ).

Pasangan enggan menghindari hal2 yang menjurus cemburu atau pun zina karena tidak tahu ( sehingga pasangan yang mengerti bisa memberitahu agar hal semacam itu tak terulang lagi ).
Ciri mukmin adalah santun. Senyum, bicara lembut, memberi jamuan pada tamu adalah akhlak yang baik. Perilaku tsb tidak termasuk perbuatan penyebab cemburu. Tapi jika begitu rupa, bikin tamu ( pria ) kerasan dan ngobrol kelamaan tanpa izin suami, itu baru persoalan serius / cemburu.

18. TIDAK MEMBANDINGKAN DENGAN ORANG LAIN
Sifat negatif pria adalah cenderung menilai kekurangan istri secara tajam tatkala melihat wanita lain memiliki kelebihan. Jika dituruti akan sangat merugikan istri yang selama ini sangat percaya dan setia pada suami. Suami atau istri yang suka membandingkan pasangan dengan orang lain biasanya disebabkan ingin memacu semangat pasangan, ingin mengungguli orang lain, atau ingin menyakiti istri. Jika demikian, hendaknya masing2 instropeksi diri dengan sadar bahwa tiap orang punya tingkat kemampuan dan garis kehidupan sendiri2. Suami dilarang membandingkan ( kekurangan ) istri dengan ( kelebihan ) wanita lain. Cukup disimpan dalam hati. Jika kelebihan istri yang disampaikan, maka bertambahlah cinta istri pada suami yang membuatnya bersedia mengabdi pada suami sepanjang hidupnya.

19. MERINGANKAN BEBAN KERJA PASANGAN
Aisyah ditanya : “Apakah yang dikerjakan Rasulullah Saw di rumahnya ?” ( Aisyah ) menjawab : “ Beliau adalah seorang manusia biasa. Beliau adalah seorang yang mencuci bajunya sendiri, memerah susu kambingnya sendiri, dan melayani dirinya sendiri.” ( HR.Tirmidzi ).

Banyaknya pekerjaan yang menumpuk di rumah ( anak2 masih kecil ), bukan karena istri malas mengerjakan, tetapi karena tidak cukup waktu dan kurang tenaga. Melihat kesibukan istri mengurus anak2 dan rumahnya, suami tak boleh jengkel atau marah. Suami seharusnya merasa bahwa pekerjaan tsb juga menjadi tanggung jawabnya untuk diselesaikan. ( pekerjaan kantor sekitar 8 jam, pekerjaan rumah, terlebih masih ada bayi, adalah 24 jam sehari ).

Suami yang mencari nafkah dan berdakwah hanya punya sedikit waktu tersisa untuk beristirahat atau bersantai. Menghadapi situasi ini, istri seharusnya meringankan beban suami dengan cara tidak banyak menuntut belanja di luar kemampuan suami, apalagi bersaing dengan teman mengejar jabatan, kekayaan, karir yang bikin suami stress atau overload. Jika penghasilan suami sedikit, hendaknya istri dapat mengelolanya hati2 sehingga cukup untuk kehidupan keluarga.

Suami atau istri egois biasanya hanya mengikuti kata hatinya, tanpa menaruh belas kasihan pada pasangan. Balas dendam dan kemalasan juga menyebabkan beban urusan rumah tangga tertumpuk pada salah satu orang saja ( seperti perlakuan pada pelayan atau budak ). Sifat malas sangat dicela Allah, merusak diri dan berdosa.
Suami dituntut peka melihat pekerjaan masih menumpuk padahal istri sudah begitu sibuk dan terkuras tenaganya. Suami cepat turun tangan menyelesaikan pekerjaan tsb tanpa banyak bicara. Kesigapan ini akan membuat istri kagum dan haru melihat kesetiaan suami pada diri dan anaknya. Istri kian yakin bahwa suami benar2 mencintainya dan berusaha melindunginya sekuat tenaga. Jerih payah suami ( yang seperti tak kenal waktu ) demi kebahagiaan istri membuat istri terpanggil member kesetiaan dan kemesraan pada suami.

20. BERGANDENGAN TANGAN
Istri yang cemberut menyambut suami karena cemburu, membuat suami merasa tidak disenangi, bahkan bisa timbul kebencian. Ketegangan biasanya mudah diluluhkan dengan bergandengan tangan mesra. Terutama ketika istri dan suami mengulurkan tangan untuk saling berdekapan sebelum membicarakan apa pun yang mengganjal dalam hati masing2. Allah menciptakan konstruksi biologis manusia sejalan dengan getaran emosi. Hubungan fisik dan jiwa berlangsung timbal balik sehingga penyelesaian masalah pun secara serentak ( sentuhan dan bicara ).
Islam tak melarang suami istri bergandeng tangan atau berangkulan di jalan umum ( sudah diketahui umum yang melakukan itu adalah pasutri ). Rasulullah menjelaskan pasutri yang saling bergenggam tangan atau berdekapan maka dosa dan kesalahan mereka akan diampuni Allah ( karena keduanya juga telah menghapuskan kesalahan pasangannya ). Artinya, suami atau istri yang melakukan kesalahan pada pasangannya sama saja berbuat dosa pada Allah. Jadi, jangan anggap ringan kesalahan terhadap pasangan. Keakraban suami istri yang terlihat anak2 akan memberi kesan mendalam dan damai di hati mereka. Suasana kasih sayang itu membantu anak2 rukun dengan saudaranya, juga pasangan mereka kelak. Rasa jengkel berganti kasih mendalam berkat gandeng tangan, berangkulan atau berdekapan di tempat layak kapan saja pasutri mau. ( wow, asyik.. )

21. BERSENDA GURAU.
Senda gurau adalah upaya melepaskan ketegangan dalam diri karena salah paham, kata2 merendahkan, perilaku menjengkelkan, sifat yang tidak disenangi pasangan. Gurau merangsang tawa atau senyum. Suasana humor harus diupayakan suami istri dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. Keengganan mengupayakannya disebabkan antara lain ; rasa malu, adat kebiasaan, kuatir wibawa hilang ( suami bersikap angker, berharap dihormati dan dipertuan istri. Padahal sikap angkuh, apalagi sampai menghina istri, sama artinya dengan berlaku pongah, congkak dalam pandangan Allah. Manusia terbaik ialah manusia yang berlaku lembut dan ramah pada sesama manusia, terutama pada istrinya ).

Islam melarang menggunjing orang atau membicarakan aibnya di belakang. Menjadikan tetangga sebelah sebagai obyek lelucon, atau melontarkan ejekan yang menyerang kekurangan fisik manusia lain, bukanlah humor yang dimaksud. Mengejek ciptaan Allah adalah dosa ( banyak pelawak mati muda karena dagelan slapstick, menyebut gob***, beg*, anj***, dan sejenisnya pada lawan mainnya ). Rasulullah selalu berusaha mendekatkan hubungan dengan para sahabat. Apalagi dengan istri beliau, Rasulullah berusaha lebih gigih, karena suami istri adalah pasangan halal. Segala upaya memesrakan hubungan pasutri akan mendapat pahala dari Allah, selama tidak menyalahi akhlak Islam.

22. TIDURAN DI PANGKUAN.

Tidur di pangkuan

Tidur di pangkuan istri, terlihat mesra, damai, romantis. Nggak nyangka, Islam bisa begini ( menuntun sampai hal sedetail ini ).

“Rasulullah Saw pernah tiduran di pangkuanku ketika aku sedang haid, lalu membaca Al-Qur’an.” ( HR. Bukhari & Muslim ).

Sentuhan2 sekunder untuk menggali semangat kasih sayang dan romantisme ( bukan rangsangan seksualitas menjelang hubungan biologis ), seperti suami tiduran di pangkuan istri. Suami perlu dampingan istri ketika bersantai, memahami bacaan, berpikir dan menyaksikan sesuatu yang mengasyikkan dirinya. Istri pun demikian, seperti ketika menjahit pakaian bayi yang sebentar lagi akan lahir. Istri menyandarkan badannya ke badan suami supaya tidak merasa lelah atau jenuh. Sebenarnya, orang tua pun masih punya jiwa kekanak-kanakan. Kebutuhan suasana mesra bukan monopoli anak kecil, melainkan semua manusia sejak kecil sampai kakek nenek. Setelah sekian lama mengalami ketegangan hubungan, berpisah karena pekerjaan atau keperluan lain, suami istri dapat bermanja-manja dengan tidur di pangkuan.

23. SALING MEMBELAI DAN MERABA
Anak kecil yang menangis sering diam, tenang kembali setelah dibelai orang tuanya, karena merasa diperlakukan dengan penuh kasih sayang. Belaian mujarab untuk mengatasi kenakalan anak ( setelah anak didudukkan di kursi hukuman dan menyadari kesalahan serta minta maaf ). Istri yang dibelai suami, merasa dirinya disayang. Ketika dibelai, ada setrum kejiwaan yang merasuk hatinya bahwa dirinya sedang disayang dan dimesrai pasangannya . Belaian jadi ekspresi sayang dan cinta orang yang membelai, meski tidak selalu berlanjut hubungan biologis. Jika istri menepis tangan suami yang membelai, berarti ia sedang dongkol pada suami. Jika yang dibelai dalam suasana mesra, maka dia akan menerima belaian dengan baik, dan yang membelai merasa senang dan puas.

Rasulullah tidak segan2 membelai istri atau minta dibelai oleh istrinya. Meraba istri atau minta diraba istri beliau. Langkah mujarab melestarikan perkawinan sampai berkumpul kelak di akhirat sebagai suami istri ahli surga.

24. MENCIUM
Ciuman tidak harus diikuti hubungan biologis, sehingga bisa dilakukan ketika istri dalam keadaan hadi, nifas, sakit atau suami istri sedang puasa wajib atau sunah. Bahkan ketika keduanya sedang I’tikaf di masjid. Rasulullah sering mencium istri beliau walau beliau sudah berwudlu, dan beliau tidak pernah bosan mencium agar dapat terus memelihara kemesraan dengan istrinya. Suami istri boleh saling mencium di depan anak2 dalam rumah, sehingga kelak mereka dapat meniru suasana mesra itu dalam rumah tangga mereka sendiri. Romantisme dan kemesraan bagian dari tugas suami istri beribadah pada Allah dan memakmurkan dunia.

25. TIDUR SERANJANG
Istri yang tidur berpisah ranjang dari suami ( kecuali dalam keadaan sakit ) berarti telah melakukan perbuatan yang dimurkai Allah, dan malaikat melaknatnya sampai shubuh ( HR.Bukhari ). Selama tidak membahayakan keselamatan yang sakit, suami istri seharusnya tetap tidur seranjang.

Dalam QS. Ar-Ruum ( 30 ) ayat 21, diungkapkan rasa kurang lengkap bila suami istri tidak tinggal bersama. Keduanya baru merasa lengkap, sempurna dan tenteram kalau hidup berdampingan dan selalu bersama. Saat tidur seranjang tercipta perasaan menyatu ibarat satu badan. Ketika pasutri tidur berpelukan, berdekapan erat, akan tertanam kecintaan lebih mendalam. Suasana menghangat. Suami istri memperoleh kesegaran dan hiburan tersendiri, sehingga rasa lelah dari kerja siang hari menjadi hilang. Apalagi jika di atas ranjang, pasutri dapat menciptakan suasana lucu, canda dan tawa.

Membiarkan suami tidur sendiri akan mengikis perlahan, romantisme dalam diri suami, sehingga ia mungkin berangan bermesraan dengan wanita lain yang dikenalnya. Istri yang hanya dijadikan obyek seksual sepihak ( tanpa foreplay, hanya suami yang puas, istri tak sampai mencapai kepuasan dengan durasi lebih lama ) akan merasa diabaikan sehingga timbul keinginan istri untuk bermesraan dengan pria lain. Suami yang egois, puas sendiri, berarti telah durhaka ( berdosa ) pada istrinya.

Bagi istri, tidur seranjang untuk memperoleh kesempatan lebar untuk berhubungan seksual, dan menciptakan kemesraan dan kebersamaan dengan suami untuk selamanya. Pasutri seharusnya tetap tidur seranjang bila mereka menghadapi masalah, karena hal itu akan memudahkan penyelesaiannya. Para istri tidak perlu merasa malu atau kikuk ketika berupaya menyegarkan suasana di atas ranjang bersama suaminya. Berbagai variasi menarik dapat diciptakan ; dengan mengganti penataan tempat tidur, sprei, sarung bantal, hiasan dan member aroma wewangian di kamar tidur. Kamar khusus yang bisa digunakan kapan saja bermesraan, tanpa terganggu anak2. Hmm.. seindah masa2 bulan madu.

26. SALING MEMUASKAN.
Syahwat adalah keinginan lelaki dan perempuan untuk berhubungan seksual. Hormon seksual orang dewasa tumbuh secara matang, sehingga berpengaruh terhadap aktivitas fisiknya. Perkawinan merupakan tuntutan biologis dan rohani manusia. Suami istri bertanggung jawab memberi pelayanan seksual pada pasangannya sampai puas. Para suami dapat meningkatkan kemampuan seksualnya demi kepentingan istri dengan cara ; menjaga kebersihan diri dan stamina dengan mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga, menjauhi hal2 yang melemahkan syahwat ( seperti bir, rokok ), minum madu ( ramuan sehat atau makanan aman untuk meningkatkan kemampuan seks ), tidur atau istirahat cukup sehingga badan tetap segar, tidak berlebihan dalam bekerja yang melelahkan pikiran dan menyita waktu istirahat.

Istri hendaknya berusaha tampil menarik sehingga suami terdorong berhubungan seks dengannya. Seks itu penting untuk menjaga kelangsungan rumah tangga. Agar salah satu ( atau keduanya ) tidak serong, menghancurkan rumah tangga dan mengakibatkan malapetaka pada anak2. Seks berperan 5 % dari seluruh faktor yang mengikat kemesraan suami istri ( menurut penelitian ). Bilamana kepuasan seks terpenuhi, maka keharmonisan pasutri dapat tercapai.

27. MENYEDIAKAN WAKTU KHUSUS.
Suami dituntut member waktu khusus untuk istrinya sehingga istri merasa puas, diperhatikan dan dihargai suami. Waktu khusus ini untuk membicarakan permasalahan sensitif di antara mereka dan memberi kesempatan pada istri untuk melampiaskan rindu. Tidak semata hubungan intim. Misal, istri ingin bicara tentang kesulitannya mengendalikan anak yang bandel.

Kesibukan kerja yang tiada hentinya sehingga mengabaikan hak pasangan, menyebabkan dia berdosa pada pasangannya dan dosa pada Allah. Kesibukan kerja dimaksudkan untuk mensejahterakan pasangan, bukan untuk membuatnya sedih atau menderita. Suami harus menyelami keadaan istri dari sudut pandang istri, bukan dari sudut pandang suami. Sering istri hanya ingin suami mendengar keluh kesah dan kesulitannya. Bukan untuk digurui, diceramahi, meski maksud suami untuk member solusi. Just listen.

28. MANDI BERSAMA atau MEMANDIKAN.
Dari ‘Aisyah, ujarnya ketika kami mandi junub : “Aku biasa mandi bersama Rasulullah Saw dalam satu tempat mandi. Antara diriku dan beliau, tangannya saling bergantian mengambil air, tapi beliau mendahuluiku, sehingga aku berkata, ‘Sisakan untukku . Sisakan untukku..” ( HR. Bukhari & Muslim )

Rasulullah Saw bersabda,”Semoga Allah merahmati suami yang dimandikan istrinya, dan ditutupi ( kekurangan ) akhlaknya.” ( HR. Baihaqi, dari ‘Aisyah ).

Rasulullah yang telah berumur 60 tahun masih mandi bersama istrinya tanpa merasa kikuk. Saat mandi bersama, suami istri dapat saling menyentuh, bergurau, saling menyiram, saling mencolek, bahkan saling mengguyur air seperti anak kecil. Bulan madu seperti terulang kembali, menyegarkan jasmani dan rohani serta menanamkan kesan mendalam.
Suami istri dapat memilih waktu yang tepat untuk mandi bersama agar tidak diketahui anak2, atau kamar mandi khusus dibangun dalam kamar tidur pasutri, sehingga setiap mandi bersama tidak diketahui anak2.

29. SALING MEMOLESKAN MINYAK WANGI
Pada saat suami pulang dari bepergian jauh, istri dapat membantu suami membersihkan debu, atau melepas pakaian kotor dari badan suaminya. Rasulullah selalu membersihkan dan memberi aroma wangi pada badannya. Aisyah segera bangkit membantu memoleskan bubuk pewangi ke seluruh tubuh beliau. Para istri sangat senang melihat suami tampil bersih dengan pakaian dan badan wangi. Saat istri berdandan dan membersihkan diri juga mengharapkan bantuan dan perhatian suami. Istri yang sedang memilih pakaian serasi untuk dipakai, bisa dibantu suami memilihkan baju dan mengambilnya dari lemari. Ketika istri sedang memoleskan minyak wangi, suami datang membantu memoleskan parfum ke badan istri.

30. MENYISIR DAN MENYEMIR RAMBUT SUAMI
Menyemir rambut jika sudah beruban diperbolehkan, sepanjang bukan semir warna hitam. Boleh coklat, atau merah. Istri senang suaminya berpenampilan rapi dan rambutnya terlihat seperti orang muda. Tiap orang menyukai kemudaan. Usia boleh lanjut, tapi perasaan tetap muda. Suami istri yang sudah puluhan tahun hidup bersama dapat tampil muda dan melestarikan kemesraan dengan rajin menyisir rambut dan menyemirnya bila perlu. Jadi, jika istri atau suami melihat rambut pasangannya tidak tersisir, jangan segan mengingatkan, kalau perlu menyisirnya, supaya terlihat lebih mesra.

31. MAKAN BERSAMA atau SALING MENYUAP
Ketika makan bersama, Rasulullah dan istri mengambil makanan dalam satu piring. Karena suami istri telah melebur menjadi satu jiwa raga, keduanya hendaknya dapat melakukan langkah kongkret untuk memelihara kesatuan jiwa raga tsb. Tangan suami istri saling bersentuhan ketika bergantian mengambil makanan akan menciptakan perasaan kasih sayang yang lebih mendalam. Suasana akrab, mesra anak2 ketika saling mencubit, saling menganggu, saling melempar mestinya bisa dihidupkan kembali oleh pasutri untuk melestarikan perkawinan.

Suami istri yang makan bersama dalam satu piring di depan anak2 secara langsung mendidik anak2 untuk menyadari kebersamaan dengan saudara2-nya sehingga tidak perlu berebut lauk ketika makan bersama. Mereka dapat menyaksikan bagaimana ibu bapaknya begitu saling menyayangi. Terkesan dalam diri mereka sehingga mereka berbuat serupa dengan sesama saudara, juga pasangan mereka di masa depan. Sentuhan kasih sayang itu mengharukan mereka. Satu piring tanpa sendok. Bergantian dengan tangan telanjang. Lakukan sekali dalam sehari ( minimal ), seperti halnya makan bersama dalam kehidupan keluarga.

32. REKREASI BERSAMA
Suasana rutin di rumah, terlebih jika kesibukan suami istri cukup tinggi, bisa menjenuhkan. Jika demikian, pasutri perlu rekreasi ke tempat2 yang menyegarkan untuk menyegarkan badan dan jiwa. Pepohonan hijau, dengan air mengalir lancer, atau ombak yang aman dapat memperkokoh kembali ikatan suami istri bak pengantin baru berbulan madu. Obyek dan suasana tempat rekreasi dipilih yang menunjang suasana romantis dan mesra.

Jika tak punya dana besar, rekreasi bisa dilakukan di alun2 atau swalayan dekat rumah. Berjalan berdua atau bersama anggota keluarga. Ke sawah atau ladang, bekerja di sana diselingi rekreasi. Kesibukan yang tiada hentinya, hanya menimbulkan stres pada diri dan mengurangi perhatian pada pasangan. Rekreasi bersama, dipandang masyarakat sebagai wujud keluarga bahagia, penuh kemesraan. Rekreasi yang dipaksakan dengan biaya di luar kemampuan, justru menimbulkan pertentangan dan pertengkaran. Jadi berekreasilah dengan bijak.

33. BERLOMBA
Berlomba artinya bersaing mencapai hal terbaik atau memenangkan sesuatu yang dipertandingkan. Berlomba berfungsi fisik dan psikis, mendekatkan hubungan batin pasutri, menyegarkan kasih sayang dan meningkatkan romantisme. Misalnya, lomba masak, mengatur rumah, tampil rapi, berkebun, melukis, catur, lari, dll. Suami yang selalu menempatkan istri setara dengannya, menjadikan anak2 sahabat dalam pergaulan keluarga akan semakin dicintai dan disegani oleh keluarga. Tidak merusak wibawa suami di hadapan istri dan anak2. Asyik juga, menyertakan anak2 dalam lomba aerobik. Anak2 sekaligus dididik untuk bersaing sehat menciptakan keakraban dengan sesama saudaranya. Masyarakat ikut menyaksikan dan terinspirasi melihat pasangan serasi dan ideal dalam lomba aerobik tsb.

34. SALING MENGHADIAHI
Rasulullah menganjurkan membangun semangat saling mencintai dengan saling member hadiah. Orang yang diberi hadiah merasa diperhatikan dan dimuliakan oleh si pemberi hadiah. Hadiah adalah pemberian materi atau sesuatu yang bernilai dengan tujuan menghormati atau menyenangkan hati yang diberi. Setelah suami bepergian ke tempat jauh sekian lama, membawa oleh2 yang sangat disenangi istri. Istri menyambutnya dengan bangga dan terima kasih karena merasa dimanjakan dan diperhatikan suami. Meski mampu membeli sendiri, suami merasa lebih berharga dan diperhatikan jika dihadiahi sepatu baru di hari raya.

Suami istri menginginkan hal2 yang bersifat kejutan dari pasangan. Apalagi pasangan baru ditinggal pergi ke luar negeri atau luar kota. Oleh2 atau hadiah tak perlu mahal atau mewah. Yang penting merupakan sesuatu yang menyenangkan yang diberi. Hadiah sekecil apa pun ( asal halal/ dibeli dengan uang halal ) untuk pasangan menegaskan bahwa pasangan benar2 diperhatikan walau pun di tempat jauh. Makanan khas daerah dari seorang teman akan menggembirakan kita, karena kita merasa diperhatikan dan dihormati. Bukan harga barang yang dinilai, tetapi maksud yang terkandung di balik pemberian hadiah2 tsb. Hati ikhlas memberi, dirasakan tulus pula oleh penerima.

35. BERSAMA MENYELESAIKAN MASALAH dengan pikiran jernih.
“Berbahagialah orang yang berbuat dengan dasar ilmu, mengeluarkan sedekah dari kelebihan hartanya, dan menahan lisannya dari berkata tidak perlu.” ( HR.Thabarani & Baihaqi ).

Tiap berbuat sesuatu hendaknya didahului pengetahuan yang benar ( bukan emosi, bukan kebodohan ) sehingga menghasilkan kebaikan bagi diri kita. Pasutri enggan memecahkan masalah bersama, disebabkan emosi, buruk sangka, tidak paham. Bisa diatasi dengan menunggu emosi reda, baru kemudian pasangan yang paham menjelaskan secara gamblang apa yang sedang dipersoalkan. Lalu sama2 mencari solusi yang mendekati kebenaran. Sedekah yang dikeluarkan hendaknya ( didiskusikan dulu dengan pasangan agar ) tidak mengganggu belanja dapur atau merugikan kepentingan suami, istri atau anak2. Karena setiap tindakan yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Jika tindakan tsb didasari ilmu dan dilakukan ikhlas, maka kita mendapat pahala. Suasana romantis dan mesra akan tercipta.

36.SHOLAT BERSAMA ( terefektif menjaga cinta ).
“Semoga Allah member rahmat pada wanita yang bangun untuk sholat malam dan ia bangunkan suaminya untuk sholat malam. Jika suaminya enggan, ia percikkan air ke muka ( suami ) nya.” ( HR. Ahmad, Nasa’I, dan Ibnu Hibban ).

Sholat membentuk jiwa manusia bertaqwa pada Allah. Pasutri mendapat ketenangan dan ketentraman jiwa yang amat diperlukan dalam menempuh kehidupan. Perkawinan adalah bagian tugas ibadah manusia pada Allah. Jalani dengan penuh kesungguhan dan hati2 sesuai tuntunan Allah dan rasul-Nya. Saling mencintai dan saling membahagiakan. Ketika sujud dalam sholat bersama kita dapat memohon pada Allah agar perkawinan diberi barokah, rahmat, kekuatan, diridhoi, hubungan suami istri mesra. Kebaikan di dunia dan keselamatan di akhirat. Buah sholat adalah hati tenteram dan pasrah pada Allah. Jurus terefektif dalam 40 jurus. Rasa saling sayang dan cinta adalah karunia Allah, yang bisa Dia cabut kapan saja sekendak-Nya. Jadi, mendekatlah pada Allah ( terutama sholat 5 waktu yang kusyu’ ) jika ingin pasangan setia dan terus mencintai anda.

37. SALING MENDOAKAN BILA BERJAUHAN.
“Apabila seseorang berdoa untuk saudaranya di belakangnya, maka malaikat menjawab : ‘ Kamu pun mendapatkan seperti itu.” ( HR.Muslim dan Abu Dawud ).

( disarikan dari “40 Langkah Melestarikan Kemesraan Suami Istri”- Drs.M.Thalib )

CARA MENDAPAT ANAK SHOLEH/ SHOLEHAH

Anak ( kandung ) adalah penyejuk dan penghibur hati orang tua. Senin dan Kamis, kita ( anak shaleh ) berpuasa maka mendiang ayah kita turut merasakan kebaikan kita. Amal shaleh anak menambah tabungan amal shaleh ortu yang sudah wafat. Mendapatkan anak shaleh ? How ?

• Ketika bayi lahir, ayahnya mengumandangkan azan di kuping kanan bayi. Lalu, bayi tsb diberi ASI ( air susu ibu ), inisiasi pertama yang mengandung nutrisi pengebal penyakit dari ibu kandungnya, segera setelah dilahirkan.
• Pada hari ke-7 kelahirannya, diaqiqahi dengan satu ekor kambing untuk bayi perempuan, 2 ekor kambing untuk bayi laki2, agar berkah si anak utuh di akhirat. Si anak kelak menjamin ortu di akhirat. Pada hari ke-7 itu, si bayi dicukur rambut kepalanya dan diberi nama. Kambing itu disembelih untuk dimakan atau dibagikan ke tetangga/ teman ( dengan atau tanpa nasi ). Susui bayi tsb selama 2 tahun.
• Cintai anak kecil ( sejak mulai bisa berjalan kaki/ 1,5 – 12 tahun ). Sayangi mereka. Jika anda menjanjikan sesuatu pada mereka, penuhi janji anda sehingga sosok manusia yang benar bagi anak itu jelas. Kita juga diperintahkan Rasulullah melayani permainan kekanak-kanakan ( main kuda-kudaan, petak umpet, dll ). Apa kemauan anak itu, turutilah, agar anak merasa dekat. Biarkan anak2 ikut menemui tamu ( selama tidak merusak ) supaya mereka berlatih berkenalan dengan orang lain ( anak 15 tahun biasanya sudah malu bermain-main dengan orang tuanya )

• Anak2 diajari sholat ketika mereka telah berumur 7 tahun. Hukumlah mereka jika melalaikan sholat setelah berumur 10 tahun. Pisahkan tempat tidur mereka.
• Anak umur 7 tahun sudah bisa membedakan baik buruk, benar salah sehingga sudah bisa dinasehati. Segera setelah anak sudah mengerti mana tangan kanan dan kiri, ortu mulai menanamkan kebajikan pada anak. Mulai dari sholat, karena ibadah ini meliputi seluruh ajaran Islam ( akidah, ibadah, akhlak ). Gerakan sujud melatih anak untuk tunduk pada Allah. Sholat berjamaah mengajari anak mengikuti pimpinan ( imam ). Dengan sholat berjamaah, si anak bisa melihat dan merasakan betapa rukun ( harmonis ) hubungan ayah ibunya ( jiwa anak damai. Metode terbaik mendidik anak di usia 1,5-12 tahun. Ajari mereka akhlak baik, halal -haram, wajib- sunnah. Anak berumur lebih 12 tahun sudah sanggup bergaul dengan masyarakat luar. Dengan bekal akhlak mulia dan doa oratu, mereka lebih survive ( aman ) ketika berada di luar rumah.
• “Satu dinar yang engkau belanjakan untuk perang di jalan Allah dan satu dinar yang engkau belanjakan untuk membebaskan budak atau satu dinar yang engkau belanjakan untuk isterimu, yang paling besar pahalanya adalah yang engkau belanjakan untuk isterimu.” ( HR.Muslim ). Artinya, jangan mengorbankan istri dan anak untuk mengejar kepentingan umum ( missal, membangun masjid ). Tanggung jawab pria menghidupi istri dan anaknya jauh lebih besar dari kewajiban berperang ( tapi istri juga jangan boros atau dimanjakan ). Mengharapkan kiriman dari bapak, saudara atau kenalan untuk menghidupi istri dan anak adalah perilaku lelaki abnormal. Perkara yang paling berharga ( paling besar pahalanya ) mestinya kita perhatikan dan dahulukan untuk dikerjakan.

• Ortu harus berlaku adil pada semua anak kandungnya. Jika kasih sayang bapak pada anak tidak sama, hal itu tak boleh diperlihatkan secara kongkrit pada anak-anaknya ( misal, dalam bentuk pemberian hadiah yang mencolok. Ortu berdosa jika pilih kasih ( ada anak kesayangan. Dalam kisah Nabi Yakub, anak bungsunya yaitu Yusuf sampai dibuang ke sumur oleh ke-10 saudaranya ). Jika sekarang, anak kurang baik, itu berarti si bapak juga kurang baik. Jika anak2 berbakti begitu rupa pada ibu bapaknya, itu berarti ortu dulu begitu baik dalam mendidik anak-anaknya ( dengan cinta dan kasih sayang yang benar ). Ortu harus adil dalam memberi sesuatu pada anaknya. Pengadilan agama bisa membatalkan pemberian ayah tsb ( misal, kebun cengkeh satu hektar pada satu anak kesayangan, biaya sekolah lebih besar apalagi pilihan ortu, pemberian motor, hadiah perhiasan emas ). Islam juga tak membenarkan anak wanita dimanjakan lebih dari anak laki2.
• Rasulullah berkata, orang yang tak menyayangi anaknya, tak akan disayangi anaknya. Sepulang bepergian, kita mestinya mencium kening anak dan anak kita pun mencium ibu bapaknya. Kasih sayang besar akan tertanam pada anak2 . Anak merasa akrab dengan ortu ( dalam masyarakat materialis, ortu yang bersikap kaku pada anak membuat anak merasa tidak punya ortu ). Anak pulang sekolah dibiasakan mengucapkan salam dan mencium tangan ortu untuk membentuk akhlak baik. Anak berangkat sekolah, ortu menyalami dan mencium keningnya. Harmoni ortu dengan anak akan terjaga karena anak merasa terayomi. Kasih saying timbal balik menjadikan rumah serasa surga bagi anak2.
• Adik harus menghormati kakaknya, dan kakak harus menyayangi, melindungi adiknya, sehingga adik merasa aman ( bukan ketakutan ) terhadap kakaknya. Jika kakak atau adik tak melakukan hal tsb, ortu harus menegur ( dan menghukum bila perlu ) agar ketertiban dan kerukunan dalam rumah terjaga baik. Jika keadilan dan perasaan kasih sayang yang kuat sudah tercipta dalam rumah, maka kita boleh mengharapkan kehidupan masyarakat yang tertib : yang kecil menghormati yang besar, yang besar menyayangi yang muda ( seperti masyarakat jaman para sahabat Rasulullah Saw )

• Yang paling mengerti ( telaten ) merawat ibu bapaknya biasanya anak perempuan. Biasanya puteri bisa memasak, membuat kue dan menghidangkan minuman enak, juga pandai menghibur ortu-nya yang sedang sedih. Anak perempuan bisa menolong bapaknya masuk surga, jika taat pada orang tua sesuai tuntunan Islam ( si anak mendapat pahala surga ), dengan catatan : si ayah yang mendidik puterinya berakhlak baik, bukan sip uteri menjadi baik dengan usahanya sendiri. Jika si ayah tak mendidiknya dengan baik, maka ia tak memperoleh jaminan apa2 dari kebaikan kedua puterinya itu.
• Seorang laki2 berdosa jika tak peduli atau mengabaikan saudara perempuannya ( yang belum kawin bisa ditanggung belanjanya jika belum mampu menafkahi diri ). Jika ada 2 saudara laki2 maka beban itu ditanggung berdua.
• Saudara laki2 boleh jadi sebelum kawin, paling berbakti pada ibunya, tapi karena salah pilih istri, dia tidak pernah mau menjenguk rumah ibunya lagi. Istri yang buruk akhlaknya akan menjadi rintangan hubungan suami dengan ortu dan saudara-saudaranya. Padahal bagi laki2 ( menurut Islam ), ibu lebih diutamakan dari istrinya. Sedang bagi wanita, suami lebih diutamakan dari ibunya sendiri. Tapi kalau ibu jahat, maka celakalah rumah tangga anak laki2 kandungnya.

• “Ibu bapak berhak memakan harta anaknya dengan cara wajar. Tetapi seorang anak tidak boleh memakan sesuatu dari harta ibu bapaknya tanpa izin dulu dari mereka.” ( HR.Dailami )
• Anak seusia mahasiswa ( 18 tahun ke atas ) harus bekerja mencari makan sendiri ( tak berhak minta uang pada ortu. Tapi anak perempuan/ mahasiswi masih berhak. Anak wanita yang sudah menikah tidak berhak minta harta pada ortunya lagi. Jika ortu member, itu sifatnya sukarela. Mandiri setelah dewasa itu wajib. Jika anda mampu bekerja, tapi lalu meminta maka anda haram memakannya.
• Ketidakridhoan ibu bapak pada seorang anak bisa menyeret anak ke dalam neraka, meski si anak sudah lulus dari pemeriksaan sholat, puasa, dll. Bahkan, ketidakridhoan keduanya bisa menyengsarakan anak saat menghadapi sakaratul maut. Amar ma’ruf nahi mungkar pada ibu bapak adalah kewajiban anak, dengan menegur dan menasehati secara santun dan sabar ( kalau ibu bapak tidak mau, maka anak sudah terlepas dari kewajiban ). Anak tak boleh durhaka ( melawan perintah ortu yang sesuai syariat agama ). Perbuatan durhaka , misalnya, ortu menyuruh anak memasak tapi anak menolak ( tanpa alasan yang benar ), atau anak2 laki2 beristri lalu kepentingan ibu tak diperhatikan lagi. Namun, jika anak melakukan hal benar lalu dikutuk ortunya, maka ortu tsb yang durhaka ( berdosa ). Walau ibu bapak kafir, anak muslim wajib berbuat baik pada mereka.

• Ortu wajib memberi makan minum anaknya, menempatkan anak dalam lingkungan yang baik, memberinya pendidikan berkualitas dan membina akhlaknya. Kalau kita tak yakin ( kita lemah dalam moral dan akhlak Islami, misalnya ) mampu menciptakan lingkungan yang baik, maka kita harus memilih lingkungan yang sudah baik. Celakalah ortu yang terpaksa memilih lingkungan tukang copet, dengan alasan tidak mampu.
• Jika kita mampu sebagai penolong keluarga, sebelum menolong orang lain, kita harus mengurus dulu keperluan keluarga kita sendiri. Kakak sulung lebih dekat ( bertanggung jawab mengurus ) ibu bapak. Sesudah itu, adik, paman, bibi, keponakan jika si sulung tak mampu. Kalau kakak kita minta tolong maka kita menolongnya, setelah urusan ortu kita selesaikan. Nafkah adalah kewajiban laki2 pada isteri dan anak-anaknya. Dahulukan anak lapar dari saudara kandung kita. Keponakan didahulukan dari saudara sepupu. Nenek lebih didulukan dari saudara. Bapak didulukan dari nenek ( dalam pembagian waris, nenek tertutup jika masih ada ayah ). Jika kepentingan makan minum istri sudah terpenuhi, lalu isteri punya keperluan yang tidak pokok, maka wajib didahulukan adalah kepentingan ibu. Istri yang paham agama dan berakhlak mulia, ketika melihat suaminya taat pada ibu kandungnya, ia justru bersyukur ( bisa turut masuk surga ). Dorong suami untuk lebih berbakti pada ibunya.”Ada dua perbuatan dosa yang siksanya dipercepat di dunia ini, yaitu menyekutukan Allah dan durhaka pada ibu bapaknya.” ( HR. Bukhari dan Thirmidzi ). Siksa ini bisa berupa derita berhari-hari menjelang mati, hidupnya tidak beres, anaknya rusak semua, dll ).
• Rasulullah menempatkan pengabdian pada ibu bapak yang lemah ( tak dapat mengurus dirinya sendiri ) sama dengan pengabdian seseorang muslim berperang di jalan Allah. Dahulukan ortu yang sudah lemah ini daripada pergi berperang ( tetapi jika ibu bapaknya masih sehat, maka panggilan perang diutamakan ). Pengadilan agama bisa memenangkan tuntutan ortu, jika anak memaksa pergi. Seorang WNI diterima di TNI, selain berbadan sehat, dll, juga harus mendapat izin ortu. Jika tidak, sejak anda melawan ortu ( sampai ortu wafat, anda belum dimaafkan ) maka dosa tsb tak pernah terampuni. Menjadikan anda manusia durhaka, penghuni neraka.

• Tiap orang punya kewajiban yang harus ditunaikan, dengan prioritas : 1.Allah, 2.Diri sendiri, 3. Orang tua, 4. Masyarakat, 5. Makhluk lingkungan. Manusia paling celaka adalah orang yang tidak berbakti ketika dipertemukan Allah dengan ibu bapaknya yang sudah berusia lanjut. Kita bisa tahu moral rusak seseorang dengan perilakunya menelantarkan ortunya yang sudah tua. Jika ortu tak mengijinkan anda ke luar negeri, maka Insya Allah, Tuhan akan member ganti yang lebih baik. Sebuah rahmat besar dari Allah, jika kita diberi kesempatan berbakti pada ibu semaksimal mungkin. Pertanda surga tersedia di depan mata. Terserah anak mengambilnya atau tidak. Janji Allah ini diutamakan untuk anak laki2, karena anak perempuan yang telah bersuami, maka ia perlu minta izin suaminya sebelum dibolehkan merawat ibu bapaknya. Jangan sampai ortu kita dititipkan pada orang lain atau panti jompo. Kalau anak laki2 lebih dari seorang, maka mereka bisa berunding untuk menentukan giliran merawat ibu.
• “Wahai Rasulullah ! Adakah masih ada kebajikan yang bisa saya lakukan pada ibu bapakku setelah meninggal ?” . Jawab beliau,”Masih, yaitu kau doakan keduanya, kau mintakan ampun, kau tunaikan janji mereka sesudah mereka tiada dan kau sambung kekeluargaan yang mereka tinggalkan serta kau muliakan sahabat2 semasa mereka hidup”. ( HR.Abu Dawud ). Supaya kenangan dan cinta kita pada ibu bapak terus ada, kita bacakan doa untuk ortu setiap waktu ( makan, bangun tidur, setelah sholat, dll ). Ketika ortu wafat, ucapkan La illaha ilallah ( tiada Tuhan selain Allah ) di telinganya. Jangan menangis meraung-raung, apalagi sampai berputus asa. Mandikan, kafani, sholatkan dan kebumikan secara Islami. Dengan siapa pun, anak wajib menjaga kehormatan dan nama baik ortu. Dilarang menjelekkan atau menjadikan mereka bahan lelucon. Baca istigfar ( disamping banyak berdoa untuk mereka ) : Allahummagh firlii wali walidayya warham huma kamaa rabbayani shaghiirah.

• Kewajiban sesama manusia adalah menjaga tali kekeluargaan atau silaturahmi, meski tak punya hubungan darah dengannya ( sepanjang orang lain tsb tidak bertabiat dan berperilaku buruk yang membahayakan akhlak keluarga kita. Seorang wanita baik yang berada di lingkungan buruk juga jangan dinikahi ( karena dorongan berbuat buruk sering lebih kuat daripada berbuat baik, sehingga wanita baik tsb berangsur-angsur akan berperilaku buruk juga ). Laknat Allah pada orang yang memutuskan tali silaturahmi ( juga menipu, berkelahi, mencurangi saudara ) akan diterima di dunia, seperti gangguan mental, hidupnya kacau, jatuh melarat, lumpuh, tidak tertolong lagi. Orang durhakan pada Allah bisa jadi masih mendapat berkah dalam hidupnya, lalu lepas dari kesengsaraan. Tapi orang yang dilaknat Allah, akan dihancurkan mentalnya, jiwanya digelapkan, pikirannya dikacaukan. B berteman dengan S. A dating menceritakan bahwa B telah menjelekkan S lalu hubungan keduanya putus. Selama hubungan putus itu, si A mendapat dosa terus dan dilaknat Allah. Ia pun dikucilkan masyarakat, karena Allah menanamkan rasa tidak percaya ke dalam hati setiap orang terhadap orang yang suka memutuskan tali kekeluargaan. Hubungan baik dengan keluarga ( baik ), bisa jadi tolok ukur mempercayai rencana ideal seseorang untuk kita turuti. Jika ingin memilih pasangan hidup atau pemimpin, lihat dulu hubungan dia dengan saudara kandung dan ortunya. Siapa saja yang menjaga tali kekeluargaan dengan baik, maka Allah akan memenuhi keinginan orang tsb dan memudahkannya meraih cita2 dalam hidupnya.
• Allah berfirman, setiap kebaikan dilipat 10 – 1000 kali. Misal, sedekah Rp 500 pada orang miskin bukan keluarga berlipat menjadi Rp 5000, namun pada si miskin dari keluarga sendiri menjadi Rp 10.000 ( pahala membantu si miskin & pahala menjaga hubungan keluarga ). Kalau di tengah masyarakat kita masih melihat ada orang yang selalu dirundung malapetaka, anda bisa selidiki cara dia memperlakukan ibu bapaknya, saudara, sanak famili dan kerabatnya ( buruk sehingga Allah menimpakan hukuman padanya ).
• Janji Allah pada orang menjaga tali kekerabatan : dimudahkan rejekinya, dijamin Allah sesudah wafat, dipanjangkan jejak kebaikannya ( misal 6 keponakan, misan, atau kerabat kita yang tak mampu, kita didik menjadi orang sholeh ( atau diangkat, disekolahkan, dimodali ), selama mereka masih hidup, kita terus mendapat pahala kebaikan yang mereka kerjakan.

• “Wahai Rasulullah ! Saya mempunyai seorang kerabat. Saya sering menghubunginya, tetapi mereka memutuskan tali keluarga dengan saya. Saya berbuat baik pada mereka, tapi mereka berbuat jahil pada saya.” Maka beliau bersabda,”Sekiranya apa yang kau kata itu sungguh2, berarti kau seakan-akan mencampakkan mereka pada kebinasaan. Kau akan tetap mendapat pertolongan untuk mengalahkan mereka, selama kau tetap berbuat kebaikan seperti itu.” ( HR.Muslim )

Orang jahil dan jahat ada dalam keluarga atau lingkungan terdekat kita. Bahkan pasangan hidup kita. Musuh dalam selimut. Cinta itu nyaman dan melegakan. Tidak mengekang, menyakiti, apalagi menyiksa. Jika anda tersiksa dalam hubungan, berarti anda telah salah mencintai orang. Jika anda ingin kekasih anda memprioritaskan anda daripada teman-temannya, maka sejak awal pilihlah pria yang bisa memuliakan wanita dan berfokus pada anda. Jika anda sudah terlanjur jadian dengannya, perbaiki dia lalu beri ultimatum. Jika tak berubah juga, putuskan dan cari pria lain yang lebih sesuai untuk anda.

AKHLAK PADA TETANGGA

“Setiap 40 rumah adalah tetangga. Yaitu, ke depannya, ke belakangnya, ke kanannya dan ke kirinya.” ( HR.Thahawi )

Iman terdiri dari 72 cabang. Seorang mukmin harus melaksanakan 72 kewajiban tsb ( termasuk sholat, menghormati tetangga ) secara penuh. Pada tetangga, kita wajib menghormati, juga menjaga keamanannya ( siskamling ). Tidak akan masuk surga orang yang kejahatannya mengganggu tetangga ( HR.Bukhari & Muslim ).

Dalam sistem komunis, masyarakat dikondisikan untuk saling memata-matai tetangganya. Dalam negara Islam, kita melindungi tetangga beserta anggota keluarganya ( istri dan anak ). Kita menegur istri tetangga yang bermain dengan lelaki lain, dan memberitahu suaminya. Begitu juga, jika si suami yang serong.

Jika barang tidak cukup untuk semua tetangga, dahulukan kepentingan tetangga yang lebih dekat ( pintunya ke rumah kita bila kita keluar berpapasan. Bukan dari jarak rumah atau batas tembok ).

“Tetangga lebih berhak mendapatkan hak pembelian atas penjualan milik tetangga lainnya.” ( HR.Bukhari & Muslim ). Kalau kita akan menjual rumah kita, maka hubungi tetangga dulu. Tetangga menganggur, tawarkan lowongan pekerjaan pada tetangga dulu ( butuh penjahit, cari dulu tetangga kita yang berprofesi tukang jahit ).

Kewajiban seseorang pada tetangganya ( HR.Thabrani ) adalah :
1. Waktu tetangga sakit, kita harus menjenguknya. Wajib kifayah hukumnya ( bila sudah ada perwakilan anggota keluarga/ tetangga kita sudah cukup/ terpenuhi )
2. Tetangga meninggal, kita mengurusnya : memandikan, mengkafani, mensholatkan, menguburkan, sampai memberi makan pada anggota keluarga yang ditinggalkan ( kepala keluarga tsb ) selama satu minggu. Semua itu tanggung jawab bersama tetangga yang berada dalam radius 40 rumah. Kalau yang wafat non muslim, kita cukup mengurus penguburannya saja.
3. Kita wajib meminjami tetangga yang kekurangan ( fakir ). Misalnya, beras 2 kg dan uang Rp 40 ribu untuk makan 2 hari, kalau kita punya kelebihan.
4. Jika tetangga melakukan perbuatan memalukan ( bukan perbuatan munkar ) maka kita harus menutupi. Tak boleh diceritakan pada orang lain.
5. Kalau tetangga mendapatkan hadiah, kesenangan, atau rejeki melimpah, kita berikan ucapan selamat atau turut menyatakan gembira.
6. Kalau tetangga tertimpa kesusahan, kita hibur hatinya. Anak tetangga meninggal, kita datang menyampaikan belasungkawa.
7. Kita hendak membangun atau meninggikan rumah, kita harus minta izin tetangga dan memastikan mereka tetap mendapat angin segar, sinar matahari dan akses jalan.
8. Jika kita masak dan bau sedap tercium hidung tetangga maka kita memberi sedikit masakan kita ( tetangga tsb berhak meminta masakan itu ).

Well, demikianlah kewajiban dan hak dasar muslim pada Allah, dirinya, pasangan dan tetangganya.

——————

Perkawinan adalah lifetime relationship. Mengatakan cinta cuma butuh waktu sesaat. Membuktikan cinta butuh waktu seumur hidup.

Saya turut prihatin dan berduka atas berbagai musibah bencana yang melanda tanah air belakangan ini. Kuatkan hati anda bersama orang2 tercinta di dekat  anda.

Written by Savitri

24 Februari 2014 at 12:51

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , , ,

Jati diri di situs megalitikum Gunung Padang. Merasa antik, lalu disegani ?

leave a comment »

S

Melihat cagar budaya bisa membuat kita menyegani leluhur kita. Selanjutnya, membuat kita disegani bangsa2 lain di dunia, jika kita memantaskan diri menjadi generasi penerus. Terbayang ribuan tahun lalu, nenek moyang kita bisa bangun kompleks budaya sebesar dan seluas itu ? Apa kita di jaman high-tech dan well-educated hari ini bisa melakukannya ?

Tanpa negara, kita tak punya rumah. Sebuah drama patriot produksi China di televisi  kabel yang saya tonton Minggu pagi mengingatkan. There’s no place like home. Tiga tahun kurang tiga minggu, saya tinggalkan rumah karena alasan tertentu. Hidup di rumah orang ( kost ) dan jalanan. Bertemu banyak orang dengan beragam karakter : mengagumkan, menggelikan, menjengkelkan sampai memuakkan.  Namun, saya sadari kemudian, sebaik apa pun orang yang saya coba akrabi atau temui, ternyata ( di akhir ) tak ada yang seperhatian dan sepeduli orang di rumah.

Keluarga. Meski selama ini begitu menjengkelkan, tapi mereka ternyata masih peduli kalau saya masih hidup. Badan kurus saya, berusaha mereka normalkan kembali, dengan aneka  hidangan mengenyangkan. No one do this outside.

Mama. Kenapa saya tiba2 teringat padanya ? Gara2 sebuah pelukan dan pertanyaan ‘apa sudah makan ?’. Tak heran, Yayang mau melakukan apa saja demi menyenangkan ibunya. Sumpah serapah memuakkan selama berminggu-minggu dari mulut mantan yang patah hati rela diterima demi permintaan bunda ‘pindah ke hati saya’. Hinaan, kata2 merendahkan, atau bentuk pengecilan lainnya ( yang menyebabkan dirinya tumbuh dengan konsep diri rendah hari ini ) seolah berputar kembali. Mengerikan.

Saya yang ikut mendengarkan, juga pernah mengalami di masa kecil saya, bisa berempati ( ikut merasakan sakitnya ) dan memberi  credit point besar untuk pengorbanan dan sikap berbakti  ini ( selain wajah  ganteng, tampilan modis dan senyum  indahnya ). Sehingga saya memilihnya  sebagai calon saya, dan berusaha bertahan sekuat tenaga dalam situasi terburuk hubungan kami ( seraya memastikan, apa saya sungguh dicintainya, atau hanya ibunya yang dicintainya ).

“Bisa jadi ortu kita the best”,  kata kakak seraya menyetir di samping saya. Saya menoleh terkejut ( you’re kidding, batin saya ). Ini orang yang kerap keluyuran nggak jelas dan bikin nangis Mamah, kok, tiba2 ngomong ‘aneh’ begini ? Lalu, Quraish Shihab  di acara Tafsir Al Mishbah ( MetroTV, tiap Ramadhan  jam 3 – 4 pagi ) menjelaskan : anak baru mengerti  setelah berada di usia ibu  bapaknya. Kakak sudah punya 3 anak. Pantas saja ( saya kali ini memilih manggut2, tidak adu argumen  seperti biasa dengannya ). Piece.

Rohingya. Etnis  muslim yang tak diakui status dan keberadaannya oleh pemerintah Myanmar. Terlunta dalam perjalanan mencari suaka di Australia ( dengan ongkos Rp 156 juta per kepala, meski cuma punya uang Rp 9 juta ( Kompas, 11 Juli 2013 ). Mereka ingin anak2 bisa bersekolah dan berobat. Kebutuhan dasar ( pendidikan dan kesehatan ) juga tak diperoleh orang tanpa kewarganegaraan.

Cinta, keluarga, dan negara, sangat berarti buat kita, kan ? Mari kita jaga bersama. Indonesia adalah rumah kita.

Posting kali ini, saya ingin mengorek apa yang ada di halaman rumah kita. Situs Gunung Padang.

—————————————————————-

Posisi teras di situs Gunung Padang.

Posisi teras di situs Gunung Padang ( foto : newsdetikcom ).

Alkisah, pertengahan 1979, Abidin, Endin dan Soma, warga Kampung Cipanggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, membersihkan semak belukar. Mereka menemukan balok2 batu dan melaporkannya ke Edi, penilik kebudayaan Kecamatan Cempaka, yang kemudian bersama Adang Suwanda, Kepala Seksi Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, mengecek ke lokasi. Tim peneliti ( dari lembaga, pemerintah, komunitas kelompok ahli, pakar arkeologi, geologi, bahkan ilmu kebatinan ) lalu berdatangan mengadakan pemetaan, penggambaran dan deskripsi.

Tiap tahun, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala ( BP3 ) Serang, Balai Kepurbakalaan Sejarah dan Nilai Tradisional ( BKSNT ) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat meneliti dan memelihara situs ini. Karena anggaran terbatas, baru bisa ( cukup ) untuk pemeliharaan dan pengamanan, jelas Drs. Nunung Sobari, MM ( Kadis P & K Jabar ).

Punden berundak Gunung Padang berada di atas bukit memanjang ke arah tenggara barat laut, di ketinggian 885 meter di atas permukaan laut ( PR, 15 April 2013 ). Dekat Desa Cipanggulaan. Sungai Cicohang ( barat laut ) dan Cimanggu ( timur ) melaluinya.  Semula seluas 2.825,25 m2, situs ini berkembang menjadi 5 hektar, dan akan diperluas lagi sampai 15 hektar. Dengan megaskopik pada contoh batuan, dideskripsikan bahwa balok2 batuan masuk kelompok batuan beku andesit berwarna hitam. Berkristal sangat halus, masif, kompak dan  keras. Sebagian permukaan batu melapuk dengan mineral kuning kecoklatan.

Situs sejauh 50 km barat daya Kota Cianjur ini lalu dikunjungi belasan sampai  puluhan orang tiap harinya. Sabtu, Minggu dan hari libur bisa di atas 2000 orang, kata Ade, juru pelihara Gunung Padang. Posisi batu kemudian berubah akibat kegiatan wisatawan dan eksploitasi besar-besaran dengan dalih ekskavasi penelitian. Bekas penggalian tidak dirapikan. Hal ini membuat Acil Bimbo prihatin,”Kalau tanda2 sudah dirusak, di mana harga diri dan jati diri kita sebagai orang Sunda ?”

Kunjungan terus meningkat setelah jalan dari Warungkondang, Tegalsereh sampai ke Gunung Padang diaspal. Kuatir kerusakan terus berlangsung, maka Dinas P & K Jabar berkonsultasi dengan BP3 Serang akan memagar komplek situs, juga mengatur jalan masuk wisatawan, agar melalui tangga yang disediakan ( bukan tangga batu situs ).

Secara geologis, Gunung Padang adalah sisa gunung berapi purba yang mengandung balok2 batu andesit berbentuk prismatik  berwarna keabuan ( terbentuk alamiah sekitar 1-2 juta tahun lalu ) yang digunakan masyarakat prasejarah untuk membangun punden berundak. Pembatas teras, tangga dan halaman dibangun dengan cara menghujamkan batu secara langsung ke tanah ( tertanam sampai 45 cm, bobot batu ratusan kg ). Dari sumur ( sisi utara ), tangga utama, teras pertama hingga ke lima, ditemukan 10 pola susun balok batu berbeda satu sama lain. Punden ini terletak di puncak bukit, daerah rawan bencana seperti longsor, aliran, jatuhan dan berada di jalur patahan aktif Cimandiri.

Dengan analisis pertanggalan C-14, longsoran di sebelah barat Gunung Padang ( sekitar aliran sungai ) terjadi pada 5.300-250 BP, sehingga situs tsb dibangun setelah peristiwa longsor ( budaya megalitikum muncul dan berkembang pertama kali  antara 2500-1500 SM ). Penelitian yang dilakukan berhasil mengindentifikasi berbagai bentuk kerusakan, penyebab kerusakan, pola struktur, perilaku pengunjung dan masyarakat di sekitar lokasi, aspirasi masyarakat sekitar, kelembagaan pengelolaan situs, serta batas2 situs yang didasarkan pada aspek geografi, yaitu sungai dan bukit ( karena aspek kultural tak ditemukan ).

Hasil ini menjadi dasar pembagian zona : Zona I ( 9000 m2 ), Zona II ( 129.000 m2 ) dan Zona III ( 153.800 m2 ). Zona inti menjadi area perlindungan utama untuk menjaga bagian terpenting cagar budaya. Zona penyangga menjadi area yang melindungi zona inti. Zona pengembangan untuk melindungi lanskap alam dan budaya, kehidupan budaya tradisional, keagamaan, rekreasi dan pariwisata.

Dinding teras, balok2 batu penyusun teras III disusun secara horizontal di permukaan tanah. Bagian2 tertentu diisi batu pengunci atau batu pasak. Polanya berbeda dengan pola peletakan batu penyusun dinding teras I, tangga utama, tangga antar teras, batas halaman, maupun batas teras.

Perkiraan situs Gunung Padang ribuan tahun lalu, ketika masih digunakan leluhur.

Perkiraan situs Gunung Padang ribuan tahun lalu, ketika masih digunakan leluhur ( foto : nrmnews ).

Ekskavasi yang dilakukan di situs Gunung Padang untuk mengenali bentuk dan struktur punden berundak secara keseluruhan belum tuntas dilakukan. Ekskavasi baru terbatas pada pengenalan bentuk dan pola susunan dinding teras, batu berdiri yang terdapat pada teras dan susunan2 lain yang diperkirakan bagian dari punden berundak. Ke depan penting dilakukan ekskavasi untuk mengetahui kandungan budaya yang terdapat di bawah pola2 bangun teras 1 sampai 5.

Situs Gunung Padang  kini menjadi destinasi wisata unggulan Provinsi Jawa Barat. Beban kunjungan puncak sebesar 16.000 orang disiasati dengan system zonasi untuk melindungi situs ini. Perlu peningkatan pengetahuan dan jumlah pemandu yang dapat mengatur ritme kelompok masyarakat yang akan naik ke punden berundak Gunung Padang.

Situs megalitikum Gunung Padang ditetapkan sebagai  benda cagar budaya melalui SK Mendikbud no: 139/M/1998 tentang Penetapan Situs di Wilayah Provinsi Jawa Barat tanggal 16 Juni 1998. Masterplan Kawasan Gunung Padang mulai disusun, meski masih banyak misteri yang belum terungkap ( dan pekerjaan kita ), seperti :

  1. Batas terluar kawasan Gunung Padang di mana sebetulnya ?
  2. Pemetaan dan zonasi ulang juga perlu dilakukan karena ada perubahan pemanfaatan lahan oleh masyarakat dan pembebasan lahan untuk fasilitas umum.
  3. Studi teknis pelestarian Kawasan Gunung Padang.
  4. Pembangunan Museum Informasi dan Dokumentasi tentang Situs Megalitikum Gunung Padang,

yang sesuai pelaksanaan, prosedur, perizinan dalam UU nomor 10 tahun 2011. Pasal 72 undang2  tentang Cagar Budaya menyebutkan : “Perlindungan Cagar Budaya dilakukan dengan menetapkan batas2 keluasannya dan pemanfaatan ruang melalui system zonasi berdasarkan hasil kajian.”

So, the research still continues, this report also

 —————————————————————–

Kita pernah membaca : kebudayaan Timur lebih tua dari kebudayaan Barat. Melihat situs Gunung Padang, kita maupun para wisatawan domestik, disadarkan oleh fakta itu, dan tersentak. Lho, kita lebih tua, kok diatur-atur ( dikendalikan ) oleh yang muda ? Apa kita tergolong makhluk kadaluarsa tanpa daya ? ( jika diancam arogansi Barat ). Tegakkan kehormatan diri dan bangsa agar wibawa dan disegani. Rawat baik2 situs peninggalan leluhur kita. Gunung Padang juga bagian rumah kita. Jati diri kita.

Written by Savitri

19 Juli 2013 at 13:53

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , ,