Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Posts Tagged ‘Palestina

Dana Teroris vs Gaji BPIP. Mubaligh Pancasila & Pilkada Negarawan. Coming soon..

leave a comment »

a

Ridwan Kamil. Anies Baswedan. Mahfud MD. Tiga sosok yang menginsiprasi kita karena kontribusinya pada kota dan negara. Ketiganya cemerlang sebelum pilpres 2014. Kita ingat betapa mempesonanya Anies ketika memimpin sidang etik KPK, jubir kampanye Jokowi dan narasumber kredibel persoalan pelik yang tengah dihadapi bangsa ini. Kilapnya seolah memudar ketika Anies di-resuflle, sowan ke FPI saat pilgub DKI ( demi mencoba posisi kepala daerah/ keluar comfort zone ) dan keadaan Jakarta hari ini setelah dipimpinnya, yang tak sebaik 2 pendahulunya. Seolah kita kehilangan idola yang satu ini.Saya tak tahu persis cara mengembalikan Anies ke tempat terhormatnya. Apa dia sedang di posisi goyah seperti pernah saya alami tahun lalu ? Semoga Allah menuntunnya kembali ke fungsi, keahlian dan keceriaannya. Amin. Mahfud setelah sejenak mencoba oposisi tahun 2014, kini kembali melegakan sebagai anggota BPIP, milik kita semua. Negarawan, seperti juga presiden dan kepala daerah, habitat tercocoknya memang mengabdi untuk seluruh rakyat Indonesia. Di situ ia bersinar cemerlang. Klik dan klop. Tidak partisan. ‘Baju’ pengabdiannya tidak kekecilan. Negarawan sejati, di mana pun, milik semua warga, yang memilih mau pun yang tidak memilihnya. Apalagi jika sudah masuk pemerintahan. Negara dan rakyat seharusnya diutamakan. Ridwan Kamil yang waktu kampanye walikota Bandung tahun 2013 diusung oposisi, bisa bersikap adil untuk semua warga Bandung, dari semua suku, agama, ras dan golongan. Dari pkl, tukang becak sampai pengusaha, miliuner. Profesional yang arsitek, perancang kota, manajer kota yang inovatif, kekinian, andal ( jeung kasep ). Blusukan ke bawah ? Siap ! Di tengah, kerja bersama ? Hayuuk ! Di atas memberi teladan ? Oke ! Sudah ia buktikan dengan Adipura, sukses penyelenggaraan HUT Konferensi Asia Afrika ke-60, aneka taman tematik yang membahagiakan warga dan sederet penghargaan lainnya yang diterima Pemkot mau pun Kota Bandung tahun 2013-2018. Kini Ridwan diusung koalisi partai pemerintah ( Nasdem, PKB, Hanura, PPP ) untuk meraih posisi Jabar-1.Jangan lupa Rabu, 27 Juni 2018, jam 7-10 pagi datang ya ke TPS sekitar rumah untuk nyoblos Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul ( Rindu ), nomor urut satu untuk gubernur Jawa Barat, dan Oded M. Danial- Yana Mulyana ( wakil walkot Emil ) untuk Walikota Bandung periode 2018 – 2023 demi Jabar Juara dan Bandung juara ya. Hatur nuhun.. ( Lukisan ‘Ridwan. Anies. Mahfud’, karya Vitrisa ).

Demokrasi. Vetokrasi. Civil society. Post Truth society. Kita di mana ? Usai rezim otoriter Orde Baru kita langsung loncat ke tatanan demokrasi Reformasi, tanpa masa transisi. Semua yang berbau Orba dijungkirbalikkan. Pancasila yang berlebihan didoktrinkan masa Orba dilupakan masa ini, berbuah rentetan bom dan sikap intoleran pada mereka yang berbeda. Plus vetokrasi : betapa mudahnya kebijakan pemerintah diprotes dan dimentahkan tanpa pikir panjang. Main tuduh dan hujat saja. Post truth society: masyarakat yang condong ke asumsi subyektif tokoh asbun yang tak peduli kebenaran fakta. Miskin aplikasi dan tatakrama. Akankah kita terus blunder di sini ? Atau sanggup melangkah maju meraih kedewasaan berpolitik ? Beradab dalam berbicara. Berbudaya dalam bermasyarakat, ala masyarakat madani. Bagaimana Pancasila hari ini ? Check this out.

ISU JUNI 2018 :
NASIONALISME: Gaji Pengarah Pancasila BPIP. Daftar 200 mubaligh kemenag. Paham radikalisme, dana teroris, pelibatan TNI dan pengawasan publik. Ibu2 Kamisan depan Istana Merdeka. Koalisi Pelindung rakyat Palestina. Larangan WNI berkunjung ke Israel. Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

HUKUM: UU Revisi TP Terorisme disahkan. Lelucon bom di pesawat, 15 tahun penjara. Bocah pengancam presiden dihukum diversi. Wagub DKI merendahkan pemerintahan Jokowi ? Mahathir PM Malaysia lagi. PKPU larang mantan koruptor nyaleg. Solusi RUU Revisi KUHP vs UU Tipikor dan KPK. Hakim Agung Artidjo yang langka. Who next ?

EKONOMI: Bandara Kertajati diresmikan, pusat pertumbuhan baru. Komunitas Get Plastic. Komunitas Hutan itu Indonesia. Gerakan Say No to Rokok. Persiapan Asian Games di Pendopo Bandung. 3 jalur mudik di Jawa. Coba jalur indah Pansela ? Galeri investasi pasar modal, e-pasar, e-warung di pasar tradisional Bandung.

GAJI BPIP & DAFTAR MUBALIGH JALAN TERUS ?

Badan Pengarah Ideologi Pancasila ( BPIP ) punya misi mulia ; menghidupkan kembali dasar negara kita dalam nafas keseharian berbangsa dan bernegara kita. Azas negara yang selama 20 tahun Era Reformasi ini sempat diabaikan karena trauma doktrinasi rezim otorian Orba. Dampaknya ? Bom bunuh diri meledak di mana2, sebagai kelanjutan paham radikal yang diimpor dari luar, lepas dari kearifan lokal ribuan tahun leluhur kita yang disarikan dalam 5 sila Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia. BPIP ini kelanjutan UKP Pancasila yang dibentuk presiden Jokowi setahun lalu. Artinya, mereka sudah bekerja setahun tanpa pamrih/ dibayar. ( Prime Time News, MetroTV, 28/5/2018 ). Seperti pengakuan Mahfud, jika beliau diundang ke luar negeri untuk menjelaskan pengamalan Pancasila pada audiens, pakar hukum tata negara asal Sumenep ini terkadang mendapat imbalan jasa dari sponsor yang mengundang.

Lalu kemarin ( EMI, 28/5/2018 ) muncul kegaduhan dari laman Sekretariat Negara, tentang ‘gaji’ 9 pengarah ideologi Pancasila ini. Megawati, ketum PDIP yang juga presiden ke-5 RI ‘digaji’ sekitar Rp 112 juta per bulan sebagai ketua BPIP. Delapan anggota BPIP : ( mantan wapres ) Tri Sutrisno, ( mantan Ketua MK ) Mahfud MD , ( Ketua MUI ) Ma’ruf Amin, ( Ketua PBNU ) Said Agil Shiradj, ( mantan ketua Muhammadiyah ) Ahmad Syafii Ma’arif, ( konglomerat ) Sudhamek, ( teolog Kristen ) Andreas Anangguru Yewangoe, tokoh Hindu Bali Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, yang digaji sekitar Rp 108 juta per bulan.. Nama2 besar berpengaruh yang tak diragukan integritas kenegarawannya.

Uang bukan orientasi utama mereka. Menkeu Sri bilang, gaji pokok anggota BPIP hanya Rp 5 juta, tunjangan Rp 13 juta, selebihnya premi asuransi dan biaya operasional yang hanya bisa diambil jika diperlukan untuk kegiatan operasional ( misal perjalanan ke luar kota untuk misi mulia tsb ). So, Rp 100 juta-an take home pay anggota BPIP ini dianggap wajar, jika melihat gaji menteri sekitar Rp 80 juta, presiden Rp 90 juta, gaji anggota DPR Rp 66 juta belum termasuk biaya operasionalnya. Apalagi kalau dibanding gaji dirut BUMN. Kalau sampai gaduh begini, berarti ada yang kurang dalam pesan komunikasinya.

Mestinya, ada penjelasan rincian dari otoritas yang memutuskan gaji BPIP ini sebelum dirilis di laman Sekneg. Apalagi setelah kebijakan hemat di banyak sektor dalam pemerintahan ini. Sehingga sensitif harga dan ‘kecemburuan’ ini perlu diantisipasi lebih canggih. Pemerintah jika yakin kebijakannya cukup baik dilihat dari banyak aspek, silakan jalan terus. Tinggal diperbaiki jika kritik muncul, seperti kurangnya penjelasan lisan ‘gaji’ BPIP sebelum muncul di laman text yang punya keterbatasannya sendiri. Sebagian awak media memang suka bombastis untuk menarik perhatian pembacanya. Santai saja. Beri penjelasan seperlunya untuk menurunkan intensitas kegaduhannya. That’s all.

Tak jauh beda kejadiannya dengan Daftar 200 mubaligh yang dirilis kemenag untuk merespon permintaan masyarakat yang membludak selama Ramadhan 1439 pasca tragedi bom Surabaya. Diberitakan kemudian kemenag mencabut daftar 200 mubaligh berkomitmen kebangsaan ini ( Prime Time News, MetroTV, 27/5/2018 ) atas desakan komisi 8 DPR karena menjadi polemik di masyarakat/ medsos. Kata mereka, jika ada mubalig radikal di mimbar agama, maka MUI ( yang dianggap lebih netral oleh sebagian pihak ) yang sepatutnya mengawasi ( dan menertibkannya ? ).

Rentetan demo 212 tahun lalu, setahu saya, dipicu fatwa MUI yang merujuk nasehat ulama yang kurang netral/bijak tentang keseleo lidahnya Ahok. Wasekjen MUI bahkan seperti pro MCA yang cenderung ekstrim/ khilafah dan getol menyalahkan polisi atas serangan misterius terhadap 3 ulama beberapa waktu lalu. So, publik juga perlu mengawasi kenetralan MUI terhadap penertiban mubalig radikal di ruang publik. Melihat begitu banyak orang yang sudah terpapar paham radikal dari TK sampai Perguruan Tinggi ( secara dakwah konvensional maupun medsos ) sampai menghasilkan rentetan bom sejak 2002 – 2018, kemana peran MUI pusat dan daerah dalam pencegahan radikalisme selama ini ?

Kritik yang mendasari pencabutan daftar itu bisa jadi mulanya disuarakan para simpatisan intoleran radikal yang selama ini bergerilya di medsos melenakan kewaspadaan netizen, MCA yang merasa di medan perang fisik, lembaga2 misterius berkedok donasi konflik Timur Tengah yang tak pernah diaudit penggunaan sumbangannya, mereka2 yang terganggu geraknya oleh antisipasi kemenag ini. Padahal Menag Lukman sudah bilang ini daftar sementara, akan ditambah 200 lagi, dst, dengan masukan dari ormas agama dan pihak2 terkait. Daftar ini bisa jadi acuan bagi publik yang ingin mengundang penceramah dalam acaranya ( syiar agama di TV, sekolah, kampus, madrasah, pesantren, gala amal, perayaan HUT artis, pesta rakyat, khotbah Jum’atan, perayaan agama dengan tokoh lintas agama, buber dengan anak yatim, dsb ).

Berpotensi perpecahan ? Rakyat selama ini justru/ sudah terpecah karena mubaligh yang tak jelas komitmen kebangsaannya, seperti HR dan AR yang dibiarkan bebas berkeliaran di mimbar2 publik. Lalu, penganut agama lain yang kena getahnya ( gereja dibom, biksu diusir, pura Hindu diancam dibakar, dsb ), sebagian menjadi alergi Islam, termasuk Islam wasatiyah. Saya melihat daftar mubaligh kemenag ini seperti daftar dokter dan klinik di fitur daftar fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam pengajuan kartu BPJS saya. Mana yang cocok dan dekat dengan lokasi domisili saya. Ada trust, karena pemerintah tentu sudah men-sertififikasi kompetensinya.

Kita, civil society, tak main2 lagi soal radikalisme dan kelengahannya, setelah tragedi seminggu full bom kemarin. Tak selalu ada second chance ( negara tetap utuh ) di saat sumber energi dan makanan dunia kian menipis dari hari ke hari, apalagi jika kita tak meng-upgrade diri ( masih tabiat lama, pakai cara lama ). MUI yang menaungi semua ormas di Indonesia berencana membuat sertifikat bagi para mubaligh dengan standar dasar ( membaca Qur’an dan Hadis dengan benar ), standar mubaligh tingkat kelurahan, standar kota/ kabupaten, standar nasional dan standar internasional ( Mata Najwa, Trans7, Rabu, 30/5/2018 ). Menunggu barang itu jadi, saat ini web cariustad.org bisa dikunjungi netizen yang perlu mubaligh part/ full time ( daftarnya, kata pengelolanya, akan terus disempurnakan dengan data MUI dan kemenag ).

Dengan men-sertifikasi sekitar 300 ribu mubaligh dan penceramah agama di Indonesia, diharapkan MUI pusat dan daerah bisa lebih mengawasi/menertibkan para mubaligh di tanah air dari pesan radikalnya. Saran saya, kemenag meneruskan daftar mubaligh bersertifikasi kebangsaan dari negara kebangsaan ini dengan acc dari MUI. Jelaskan kenapa dirilis, bagaimana seleksinya, lalu pasang di laman kemenag ( cariustad.org bisa dikerahkan untuk interaktif digitalnya ) . Jalan terus dengan pede. dikombinasi dengan pengawasan MUI dan publik sbb : jika kurang petugas, kita bantu memantau mubalig/ dai/ ustad radikal di sekitar lingkungan tempat tinggal kita, lalu lapor ke posko kebangsaan Nasdem & tokoh lintas agama, babinsa TNI, satgab Polri-TNI Anti Teror, MUI pusat & daerah, cabang media kredibel ( yang sering saya simak: MetroTV, Trans7, LPS PRRSNI/ Persatuan Radio2 Swasta Nasional Indonesia, KLCBS FM, HU Pikiran Rakyat ), web Kementerian Agama, dan terutama BNPT, sebagai badan yang diberi kewenangan utama menangani radikalisme di Indonesia ( lead institution ) .

Kenapa ? Karena kondisi sekarang ( rentetan aksi teror ) sampai bisa terjadi, diantaranya, karena banyak sumbatan di sana sini yang menghadang laporan warga sampai ke tangan decision maker/ eksekutor penertibannya. Dengan strategi ini, jika tersumbat di pintu satu, mungkin lolos di pintu lainnya ( dekat dengan domisili anda ) . Para orator/ promotor radikal ini bisa jadi penyokong dana teroris seperti ustad Ab Bsy. Atau teroris itu sendiri, seperti pengebom Thamrin dan M.Azhari yang mantan dosen dan senang berceramah. Berhentinya demo intimidatif 212 dan rentetan bom kemarin ( 13/5/2018 ) juga kerja kita semua ( bukan cuma MUI ). We all do it again. Kita bantu MUI mengawasi para radikal ini seterusnya. OK ?

( zionis AS makin merapat ke Yerusalem, jangan sampai rumah Indonesia kita diacak-acak para radikal bak kebo dicocok hidung, di saat kita harus fokus head to head memenangkan next war di sana. Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, sedang melanjutkan pembangunan tahap berikutnya. Silakan yang mau menyumbang berkunjung ke web MER-C atau MetroTV ).

Dukungan dan donasi untuk Amanah Kemanusiaan Gaza, Palestina dapat disalurkan melalui :

BSM, 700.290.5803
BCA, 686.033.5555
MANDIRI, 124.000.3753754

Semua rekening atas nama :
Medical Emergency Rescue Committee

Info :
Website : http://www.mer-c.org
FB : MER-C Indonesia
IG : @mercindonesia
Call Center : 0811990176

FILM MANTAN TERORIS. ‘JALAN PULANG’

“Jalan Pulang” adalah film yang disutradarai mantan teroris yang insyaf. Ia jadi teroris untuk balas dendam kematian ayahnya oleh non muslim/ Nasrani di Poso. Pesannya, pihak pemda hendaknya membezuk para napi teroris sejak awal. Itu mula deradikalisasi yang terjadi pada dirinya selain keluarga, teman yang membezuk dan merangkulnya kembali ke jalan sejuk.

FILM ‘LIMA’ SUTRADARA PANCASILA.

“Lima” adalah film dari 5 sutradara yang mengisahkan sebuah keluarga ( base on true story ) yang anggotanya berbeda agama, berusaha menyelesaikan problem sehari-hari dengan 5 sila dalam Pancasila pasca kedua ortu yang beda agama wafat bertahap. Dilakukan dalam dialog cair, lucu, sedih, gembira. Tidak menggurui spt di film KZN” ( Kick Andy, MetroTV, 19/5/2018 ). Ya, Pancasila sebagai ideologi pertemuan antara beragam etnis suku, agama, ras dan golongan di Indonesia ini mestinya bisa dirasakan perannya oleh warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

NU sudah mengajak ex-HTI bergabung ke ormas terbesar Indonesia ini. Padahal HTI di Timteng telah membuat banyak negara hancur terpecah belah. Namun, demi persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI, NU, penggagas negara kebangsaan ini berbesar hati merangkul mereka dengan ragam kesulitannya untuk bersama berada di tengah ( Islam wasatiyah ). Sungguh mulia.

30 MASJID RADIKAL?

30 dari 800 ribu masjid yang ada di Indonesia ( telah dilaporkan pada JK/ ketua Dewan Masjid Indonesia ) terpapar paham radikalisme.10 ribu masjid ada di Jakarta. ( Prime Time News, MetroTV, 7/6/2018 )

RADIKALNYA SANTRI & MUBALIGH KARENA. BELUM SILA 5 PANCASILA ?

BAZNAS Kota Bandung memberi bantuan Rp 10 juta untuk masjid kecamatan dan Rp 5 juta untuk masjid kelurahan di wilayah ex-Ujung Berung. ( acara ‘Kilas Bandung’, 28/5/2018, dari LPS PRRSNI bekerja sama dengan Humas Pemkot Bandung ).

Terlintas. kemudian dalam benak saya, kenapa penceramah dari kawasan pinggiran yang. menganggap menghormati bendera Merah Putih itu thoghut? ( keturunan iblis/ berhala ). Kenapa siswa pesantren tega meneriakkan kafir. pada pihak lain/ polda karena puisi SS ? ( kafir artinya menutupi kebenaran/ melanggar ketentuan Allah, dalam masjid/ rumah muslim. Di ruang publik, kafir artinya tidak beragama ).

Apa mereka suntuk/ iri karena pesantren tak dibiayai APBN ? ( sementara sekolah negeri yang didanai triliunan APBN masih tak terjangkau oleh mereka ) Kenapa ibu Up ( penelpon EMI, 1/6/2018 ) jadi senewen dengan gaji anggota BPIP? ( padahal mereka belum terima setelah setahun bekerja ) Pengakuannya, dia dkk sudah lama mengajari anak2 nelayan Muara Angke yang sama sekali tak tahu Pancasila. ( cuma dapat capek doang?). Nada suaranya menggerutu. Ia meminta anggota BPIP datang ke tempatnya! ( tipikal aktivis yang mencerna informasi sepotong2 ). Is it all about the money ?

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ( sila 5 Pancasila ). Sudahkah itu diamalkan oleh penguasa daerah ? ( sebelum menjejali mulut lapar mereka dengan Pancasila ). Berapa ribu pesantren yang menampung peserta didik yang tereliminasi dari sekolah negara dan berupaya mencerdaskan anak bangsa tanpa bantuan negara ? ( padahal itu kewajiban negara ). Nasib mereka mirip parpol yang harus membiayai dirinya untuk mengedukasi politik bermartabat pada masyarakat. Banyak yang tak jalan, malah nyolong duit rakyat. Mubaligh pinggiran dan pesantren megap2, lalu banyak yang jadi radikal dan menganggap negara salah ( thoghut ) karena cemburu soal dana ? Moga2 tak sekelam itu kenyataanya, karena 39% siswa terpapar radikal di 15 kampus bukan dari golongan masyarakat tak mampu tentunya, mungkin intervensi asing yang diperparah oleh kesenjangan ekonomi.

Segala peristiwa di dunia terjadi dengan izin-Nya. Hanya sebagian dengan restu-Nya ( sesuai tuntunan Qur’an ). Kita sholat karena ikhlas menjalankan perintah-Nya. Bukan karena pamrih ingin dapat surga. Supaya tidak ogah2an, kalau ada mau, baru mau sholat. Kewajiban muslim ( sholat dan puasa ramadhan ) dilaksanakan dengan pemahaman tsb. Bergegaslah kamu mencari rezeki dan surga dengan keahlian dan perbuatan baikmu ( amar ma’ruf nahi munkar) di muka bumi ( itu baru sunnah untuk meraih surga ). Pemenang sesungguhnya adalah mereka yang mendapat pengampunan dosa dan surga-Nya. ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 20/5/2018 )

PESAN BAGI PENERIAK KAFIR

Jangan gampang takbir ( Allahu Akbar ) yang bukan pada tempatnya. Seperti ISIS sehabis menyembelih manusia meneriakkan asma Allah tsb. Nama Allah adabnya disebutkan di waktu dan tempat yang tepat sehingga efeknya mengagungkan namanya, bukan sebaliknya, menimbulkan antipati orang yang mendengarnya. Azan sholat, adabnya diucapkan dengan suara merdu, bukan teriak2 memekakkan telinga. Juga bacaan doa dan khotbah jangan terlalu lama ( lebih dari 30 menit ) sampai mengganggu tidur orang sakit dan bayi. Toleransi dan empati mesti timbal balik sehingga syiar Islam baik hasilnya ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 1/6/2018 )

WAJAH TERSENYUM MASUK SURGA. WAJAH KESAKITAN TERORIS MASUK … ?

Iblis dari golongan jin yang dulu sangat taat pada Allah, minta dimasukkan dalam kelompok malaikat. Ketika diminta sujud pada Adam yang baru diciptakan Allah dari tanah, iblis menolak sujud karena merasa hahikatnya dari api, lebih tinggi dari manusia. Angkuh. Berpikir secara materi, seperti para setan keturunannya, zionis Yahudi, sebagian Chi** . Makin jauh dari materialistis, makin dekat dengan Allah. Allah bertanya pada iblis, apa kamu ingin seperti elit malaikat yang tak diminta bersujud ? Lalu, Allah memberi tangguh bagi iblis untuk mati ( masuk neraka ) saat kiamat, di mana bangsanya ( jin ) seperti manusia bisa mati kapan saja sebelum kiamat.

Manusia baik dan jin baik, dengan anugerah Allah, bisa masuk surga ( hak prerogatif Allah ) Iblis bersumpah akan menyesatkan manusia hingga akhir zaman. Itu sebabnya, ketika manusia di fase akhir hidupnya ( sakaratul maut ), iblis masih berupaya datang berbentuk orang tua atau orang yang disayangi untuk mengajak murtad/ keluar dari Islam. Sehingga kita diminta agama mengucapkan Laa ilaaha illaallaah ( tiada Tuhan selain Allah ) di kupingnya untuk membimbingnya tetap Islam di akhir hayatnya. Saat sakaratul maut, mata manusia dibuka tabirnya sehingga sangat tajam untuk bisa melihat malaikat, iblis, arwah orang2 terdekatnya yang sudah wafat. Setahu saya, manusia adalah makhluk yang sempurna dalam penciptaannya. Manusia diberi pilihan ( berikut konsekuensinya ), bisa lebih mulia dari malaikat ( masuk surga ), bisa lebih rendah dari hewan ( bersekutu dengan setan, lalu masuk neraka ), atau sedang2 saja, cukup puas bermukim di pinggir surga tingkat pertama ( tanpa atau dengan ‘dicuci’ dulu dosa2nya di neraka ).

Akhlak amal kita selama hidup singkat di dunia ini menentukan apa yang akan kita peroleh di akhirat dalam waktu tidak singkat/ tak terbatas. Manusia baik, saat sakaratul maut, akan dihampiri malaikat tampan dan diperlihatkan halaman surga, tempatnya kelak. Sehingga wajahnya seperti tersenyum bahagia ketika wafat. ( teroris yang menganggap masuk surga kalau meledak dalam bom bunuh diri, apa pernah melihat potongan kepala rekannya berwajah tersenyum ? ). Sebaliknya, manusia buruk/ jahat/ musyrik saat sakaratul dihampiri malaikat pencabut nyawa yang berwajah seram menakutkan yang menunjukkan neraka panas terbakar, tempatnya kelak.

PERAWATAN & SANTUNAN BAGI KORBAN BOM.

Saya lihat korban ledakan bom di ‘Mata Najwa’ ( Trans7, Rabu, 23/5/2018 ) seperti manusia baru. Orang2 yang pernah di bibir kematian ( atau melihatnya ) seperti hidup dengan rasa baru, lebih bermakna, lebih baik. Bahkan, polisi jaga yang sempat tergeletak koma oleh ledakan bom Thamrin kemarin sampai bisa memeluk pelaku yang baru divonis mati oleh hakim. Maaf ( energi positif plus pahala sabar berlipat ganda ) lebih baik daripada dendam ( energi negatif yang mendatangkan banyak penyakit, dan dosa besar jika dibalaskan untuk merusak/ membunuh kemanusiaan seperti sebagian pelaku teror Poso dan para black widow/ janda teroris ). Kita jadi ikhlas kalau tahu Allah yang minta kita mengalaminya ( Allah mengizinkan tragedi terjadi meski tak merestui ). Apa sih yang tidak buat Allah ? Hati kita damai setiap mengingat-Nya.

Revisi UU TP Terorisme yang disahkan DPR ( Jumat, 25/5/2018 ) mengakomodasi perawatan korban pasca ledakan bom. Meski kewenangan presiden, Perpres-nya kan segera dibuat dengan konsultasi DPR ( dan publik ) paling lambat dalam setahun untuk power balancing.

MAU KEGELAPAN ATAU DIANTAR ALLAH ?

Allah mengantar manusia ke surga jika ia mau mengikuti-Nya. ( kita diawasi-Nya dan dibenturkan oleh-Nya melalui berbagai peristiwa jika mulai menyimpang, tanda kita masih disayang ). Sebaliknya, Allah membiarkan manusia dalam kegelapan jika ia tidak mau memilih jalan-Nya ( contoh : orang kaya yang dibiarkan tidak sholat sampai masuk kubur karena peringatan2 terus diabaikannya ) .

NABI SULAIMAN: KAYA, BERKUASA DAN TAQWA.

Nabi Daud berputra Nabi Sulaiman yang besar kekuasaan dan luas kerajaannya tak ada yang mampu menandinginya hingga akhir jaman. Nabi Sulaiman bisa bicara dengan binatang dan memerintahkan bangsa jin. Sebuah contoh dari Allah, bahwa sekuat dan sekuasa apa pun manusia, hendaknya ia tetap taat pada Allah seperti Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman punya 1000 istri. Nabi Daud sangat baik, ibaratnya jika dibolehkan balas menampar, beliau memilih memaafkan. Seorang hamba yang ( perilaku dan ibadahnya ) sangat dekat pada Allah dipilih menjadi 5 Rasul ahli kitab, dari 25 Rasul, ratusan Nabi dan muslim mukhlas ( konsisten lurus ). ( Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab, 25/5/2018 )

PRINSIP. AGAMA DI LUAR NALAR, PATUHI. SUNAH NABI DALAM NALAR, SESUAIKAN JAMAN.

Prinsip agama di luar kemampuan nalar manusia tetap dipertahankan hingga akhir zaman. Seperti sholat 5 waktu dengan jumlah rakaat yang sudah ditetapkan tiap waktunya. Sunnah Nabi yang bisa dijangkau nalar boleh disesuaikan dengan perkembangan teknologi/ masa kini. Misal, perang dengan panah di masa Rasulullah, di jaman rudal nuklir sekarang ini tentu harus di-upgrade agar kita masih bisa menang melawan musuh. ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 22/5/2018 )

BEDA IZIN ALLAH DAN RESTU-NYA

Segala peristiwa di dunia terjadi dengan izin-Nya. Hanya sebagian dengan restu-Nya ( sesuai tuntunan Qur’an ). Kita sholat karena ikhlas menjalankan perintah-Nya. Bukan karena pamrih ingin dapat surga. Supaya tidak ogah2an, kalau ada mau baru mau sholat. Kewajiban muslim ( sholat dan puasa ramadhan ) dilaksanakan dengan pemahaman tsb. Bergegaslah kamu mencari rezeki dan surga dengan keahlian dan perbuatan baikmu ( amar ma’ruf nahi munkar) di muka bumi ( ini baru sunnah untuk dapat surga ). Pemenang sesungguhnya adalah mereka yang mendapat pengampunan dosa dan surga-Nya.

Hukum Allah/ sunatullah dan inayah/ anugerah Allah bisa dibedakan dengan peristiwa pesawat jatuh, semua mati kecuali seorang bayi. Semua mati adalah sunatullah. Bayi yang hidup adalah anugerah Allah. Ada perkecualian dari Allah untuk menunjukkan kebesaran-Nya. ( Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, 20/5/2018 )

PAHAM RADIKAL, DANA TERORIS DAN PELIBATAN TNI. SAH ?

Akhirnya Revisi UU TP Terorisme disahkan DPR, 25/5/2018. Kata Akbar Faisal, mungkin yang terbaik di dunia karena meliputi perawatan kesehatan dan santunan bagi korban aksi teroris. ( dan berlaku surut, korban2 tragedi bom sebelum pengesahan UU ini akan dirawat sampai sembuh ). Di Mata Najwa ( Trans7, 23/5/2018 ), dua korban ledakan bom Thamrin 2016, masih menderita pekak telinga, sakit di beberapa bagian tubuh yang terkena serpihan bom, meski keduanya sudah bisa memaafkan pelaku yang divonis mati seminggu lalu. Beruntung, terapi pemulihan keduanya sudah ditanggung negara meski sudah 2 tahun berlalu tragedi tsb. Kata mereka, masih ada rekan2 senasib yang mendapat perawatan hanya beberapa hari pasca ledakan bom. Mereka yang belum tuntas dirawat, bisa memberitahu negara ( BPJS Kesehatan ? ).

Ketua DPR Bambang menyatakan, Revisi UU segera disahkan Mei 2018 agar DPR tak dikambinghitamkan. Geli kita ya. Akbar bilang Revisi UU kemarin, sebenarnya, bolanya di tangan pemerintah yang masih berembuk soal definisi teroris dan kadar pelibatan TNI. Yang kemudian disepakati 10 fraksi di DPR : frasa bermotif politik, ideologi dan gangguan keamanan ( nasional ) sebagai gerakan teroris, sehingga bisa dibedakan dengan gangguan kamtibmas biasa yang masuk pidana umum. Tindak pidana khusus terorisme bisa melibatkan TNI yang tugas utamanya pertahanan negara dengan intruksi presiden setelah mendapat masukan dari BNPT ( Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ) sebagai leading institution penanganan extra ordinary crime ini. Melegakan, sidang paripurna ketok palunya ( pengesahan ) UU ini bisa berlangsung cepat ( tanpa interupsi ) . Excellent ! Gitu, dong.. Keselamatan rakyat Indonesia, prioritas kita bersama.

BASMI TERORIS DAN RADIKALISME. SEJAK TK ?

Memangkas kaderisasi teroris dilakukan sejak Paud, TK, sampai perguruan tinggi. Kerja sama BNPT ( Badan Nasional Penanggulangan Terorisme yang diberi kewenangan UU dan Perpres no.46 tahun 2010 untuk program deradikalisasi ) dengan Kemendikti & riset, kemendikmen & bud, KPAI, komunitas kebangsaan, media dan publik. Banyak modus yang dilakukan para pengusung radikal/ khilafah. Ketua ex-HTI mengaku di acara Mata Najwa, bahwa kader ormasnya sudah masuk ke sekolah2 dan kampus2 sejak lama. Mereka bisa mengumpulkan pengikutnya di Gelora Bung Karno sampai 3 kali. Ketika ditanya dari mana sumber dananya ? Ia menjawab, dari iuran Rp 50-100 ribu per pengikut yang beli tiket. Misterius ya, apalagi pengikut HTI tak memiliki kartu anggota seperti ormas lain. Sepak terjangnya seperti gerakan bawah tanah yang sembunyi2/ kelompok2 kecil. Jika sudah banyak baru mendeklarasikan diri secara masif dan menggoyang pemerintahan yang sah, seperti HTI di Timur Tengah ( Suriah, Irak, Afganistan, Yaman, dsb).

Saat ini mereka masih menyangkal hidden agenda mereka karena belum cukup besar pengikutnya. Seperti pengakuan sebagian kepala sekolah dan rektor perguruan yang mengaku baik2 saja ( tidak terpapar paham radikal ). Padahal indikasinya sudah ada. Tidak sedikit sekolah yang menolak mengibarkan merah putih dan upacara bendera. Menolak libur di Hari Raya bukan agamanya. Menolak warga sekitar yang ingin mengajarkan nasionalisme, Pancasila, budi pekerti, toleransi beragama, karena kuatir dituduh berpolitik ( masak kepala sekolah gak bisa bedain politik praktis dengan falsafah bangsa sih ? ). Mengadakan sandiwara ‘jihad’ dengan adegan tarung pedang/ kekerasan di kelas TK. Alumni sekolah yang sudah terpapar paham radikal meretas masuk ke. ( bahkan bakal ) almamaternya, berdalih kajian pada pihak otoritas sekolah, lalu mengajari kelompok2 kecil / 5 siswa, pelajaran yang sulit dipahaminya, membantu kesulitan uang, solusi masalah keluarga, soal pacar, lalu menyisipkan pesan/ paham radikal setelah merasa dekat ( modus kader HTI ? )

BELAJAR DARI KONFLIK SURIAH.

Para pendukung ‘mujahidin’/ milisi teror di Suriah ( antara lain, para pengepul donasi di tanah air, simpatisan Hizbut Tahir, Ikhwanul Muslimin, Al Qaida, serta media mainstream Barat ) menyebut mereka/ para teroris itu ‘pengungsi’ atau ‘warga sipil’. Bahkan dibumbui kelaparan, berjalan kaki ratusan km, sampai diserang gas sarin segala ( 2/4/2017). Hoax senjata kimia yang dijadikan dalih Trump meluncurkan 59 rudal Tomahawk ke Suriah. Padahal itu ulah milisi yang membunuh para sanderanya dengan bom klorin di ruang tertutup untuk menggalang simpati dan donasi ( mata duitan ). Menhan AS baru mengakui hoax itu 10 bulan kemudian ( 2/2/2018 ) setelah Suriah jadi reruntuhan. Seperti hoax senjata pemusnah massal di Irak, yang diakui AS, 8 tahun kemudian, setelah Irak porak poranda. Mengerikan, negeri adidaya bisa main tembak cuma gara2 hoax ( pre-text invasi ), tanpa sanksi internasional, seperti koboi barbar saja. Israel, sehari setelah kejadian, ikut membombardir pangkalan udara T-4 Suriah. Kejahatan yang tak dihukum berat menjerakan, eskalasinya makin biadab dan meluas. So, Indonesia mesti punya penangkal paham radikal, penepis rudal nuklir dan kompak bersatu ya. Kita gotong royong, kerja bersama mengupayakannya.

Para petempur ( sedikit warga asli Suriah, lebih banyak petempur asing, di antaranya dari Tunisia, China, Eropa, hidup bersama dengan ‘jihad nikah’. Mereka pun beranak-pinak. Ekstrimisme ( beragama ) dan kebodohan ( ketidakmampuan menyaring informasi ) bisa muncul di kalangan agama atau mazhab manapun. Jadikan bibit2 terorisme ini sebagai musuh bersama yang harus kita lawan, dari agama manapun. Suriah adalah pelajaran berharga tentang dampak mematikan ekstrimisme beragama dan kebodohan menyaring informasi. Akar konflik Suriah ( tahun 2012-2018 ) sebenarnya cuma perebutan sumber energi di kawasan Timur Tengah. Agama hanya dimanfaatkan atau ditunggangi.

Mengapa dunia ( oleh media mainstream dunia/ milik zionis ) dipaksa lebih memperhatikan suara ratusan ribu ‘rakyat sipil’ ( padahal milisi teror ) yang sejak tahun 2012 melakukan berbagai aksi bom bunuh diri, meledakkan bom di keramaian, memenggal kepala, serta membantai para ulama ? ( Syekh Buthy, salah satunya ). Pada 31/3/2013, ‘jihadis’ membunuh dan memutilasi ulama Sunni Aleppo yang menolak bergabung dengan mereka, Syekh Hassan Seifeddin. Jasad Syekh Seifeddin diseret di jalanan, dan kepalanya diletakkan di menara masjid Al Hassan.

Mengapa dunia membiarkan sekelompok orang memaksakan kehendaknya di Suriah dengan cara barbar, serta mengabaikan kehendak sebagian besar warga negaranya ? Warga Suriah yang tidak tertarik ‘khilafah’ ikut pemilu 2014 ( 70% turn-out vote dan 80% memilih kembali Bashar Assad, yang tegas melawan Israel, sebagai presiden Suriah yang sah ).

Suriah perlu 6 tahun untuk mengamankan kembali wilayahnya seluas 185.180 km2. Kira2 perlu berapa tahun TNI – Polri bisa mengamankan wilayah seluas 1.905.000.000 km2 ini jika sampai milisi2 teror dibiarkan bercokol di negeri kita ? ( dimulai dengan pembiaran paham radikal di sekolah, pesantren, mimbar2 agama, dan pembelahan rakyat di medsos ). Dengan panjang garis pantai 99.000 kilometer, suplai senjata bisa masuk dari mana saja. Jadi, membasmi teroris sampai ke akar-akarnya ( sikap intoleran, paham radikalis/ ekstrimis dan kesenjangan ekonomi ) adalah hal mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

Provinsi Afrin di perbatasan Suriah-Turki, dicaplok militer Turki bekerja sama dengan FSA ( salah satu kelompok ‘jihad’, berbendera hijau-putih-hitam dengan bintang 3 ). Bantuan warga Indonesia ( lebih dari Rp 10 miliar, digalang dengan cara menyebar narasi palsu soal Suriah ) akan diserahkan ke Idlib ? ( kamp milisi pecundang )

Lembaga pengepul donasi A** menyatakan di fanpage-nya ( 26/3/2018 ) : A** menjadi perwakilan dari bangsa Indonesia, memboyong total 5.000 paket pangan dari Kota Mersin menuju Kota Reyhanli. Salurkan bantuan terbaik Anda untuk Ghouta, Suriah dengan klik link SG. ( padahal Reyhanli di wilayah Turki dihuni milisi teror, bukan warga dari Suriah. Lembaga donasi ini berbendera FSA, milisi teror dukungan Turki )

Idlib itu adalah tempat evakuasi para milisi teror yang sudah menyerah kalah di berbagai wilayah, termasuk Aleppo dan Ghouta timur. Mereka tidak dibantai oleh tentara Suriah, melainkan diantarkan dengan bis-bis berwarna hijau ke Idlib. Jumlah warga Idlib sebelum tahun 2011 sekitar 120.000 orang; sebagian besar lalu mengungsi akibat perang. Menurut Al Arabiya, populasi Idlib tahun 2016 sekitar 200.000 orang. Jumlah penduduk di Ghouta timur ( kecuali Douma, yang masih didialogkan tentara Suriah dengan milisi JIs ) sekitar 280.000. Hanya 20.000 yang memilih pergi ke Idlib. Jadi donasi A** disalurkan untuk milisi teror tsb. Bukan warga Suriah.

Jika Rp 6 miliar untuk 100.000 paket sembako FUI di Pskh Monas kemarin. Lebih Rp 10 miliar untuk 5000 paket pangan ke Reyhanli ( milisi teror di Turki ), ke mana sisanya ? ( modal bom Surabaya, atau penyisipan kader2 HTI ke sekolah2 ? ). APH ( aparat penegak hukum ) tolong selidiki dan hentikan modus pengepulan donasi semacam ini untuk mendanai aksi2 teror dan penyebaran radikalisme di Indonesia ( selain penjualan narkoba, perampokan toko emas, ATM, dsb )

Idlib adalah provinsi yang berbatasan dengan Turki ( sehingga suplai logistik dari Turki, salah satu sponsor ‘mujahidin’, relatif mudah ). Idlib jatuh ke tangan ‘mujahidin’ sejak Maret 2015. Para milisi menerima instruksi dari para bos besar mereka ( antara lain Turki, Qatar, Saudi ) untuk pergi ke Idlib, dengan membawa uang jutaan dolar dan senjata ringan ( senjata berat ditahan pasukan Suriah ). Ghouta jaraknya sekitar 450 kilometer dari Reyhanli. Provinsi di Suriah yang terdekat dari Reyhanli adalah Idlib ( dari blog Kajian Timur Tengah – Dina OS )

PRAMUKA DAN MENWA YANG NASIONALIS. KONTRA RADIKALISME.

Kampus yang mestinya jadi center of excellent, kemarin seolah menjadi center of terorism, dengan tertangkapnya 3 mahasiswa Unri terduga teroris dengan 3 bom dan serbuk mesiu di ruang sekber mahasiswa. 7 kampus lain di Jawa ( UI, ITB, Undip, Unbraw, ITS, Unair, IPB ) juga sudah terpapar paham radikalisme. UIN sekitar 53%-nya mahasiswanya sudah terpapar, bahkan anak rektornya sendiri nyaris diajak kelompok2 radikal itu dan diindroktinasi dengan pelbagai modus. Di Undip, guru besar yang mestinya mengajar Pancasila, malah mengajar radikalisme pada para mahasiswanya. ( EMI, 4/6/2018 ). Sekolah dan kampus sekuler lebih banyak yang terpapar radikal karena pemahaman agamanya yang dangkal, dibanding kampus yang mata kuliah utamanya agama.

Pemirsa EMI, 24/5/2018, mengusulkan kegiatan pramuka digalakkan di sekolah2 dan Resimen Mahasiswa ( Menwa ) di kampus2 digiatkan untuk menumbuhkah semangat nasionalisme dan toleransi antara saudara setanah air. Sekolah2 guru dikukuhkan komitmen kebangsaannya, selain lebih 200 pendakwah yang sudah di-list kemenag. Sekolah umum negeri juga sudah disasar paham radikal, bahkan oleh sebagian guru2nya sendiri. Karena kurang paham Qur’an, banyak ayat yang dipotong dan dijejalkan ke kepala siswa umum negeri untuk kepentingan ‘jihad khilafah’ kelompok2 teror global yang bercabang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sistem pengajaran yang menjejalkan pengetahuan ke kepala siswa layaknya bejana air yang bisa tumpah kepenuhan, sudah saatnya diubah menjadi interaktif dua arah yang mendidik siswa kritis terhadap ajaran dan input dari luar. Kebiasaan menyimak dengan kritis ini berguna untuk menyaring banjir informasi di internet dan pemapar radikal dari senior atau alumni sekolahnya. Guna orang tua mengajarkan Qur’an dan Hadis secara utuh ( terutama terjemah & tafsirnya ) sejak dini/ kecil agar ketika anak2 masuk sekolah umum yang pelajaran agamanya kurang, lalu tiba2 nyelonong guru pengganti atau kakak alumni menyelipkan paham radikal, pondasi iman kuat siswa bisa mem-filter/ menangkis ajaran sesat itu sehingga tidak ketularan radikal.

Tragedi bom Surabaya ad wake up call bagi kita semua untuk menghentikan jaringan teroris yang mengancam keutuhan negara. Segera !

PELIBATAN TNI SEBERAPA JAUH ?

Pelibatan TNI di tahap kritis, dari 5 tahapan penangan teroris: kritis, parah, substansi, sedang, awal dengan perpres. Terukur, dengan keputusan politik, untuk melindungi HAM dan supremasi sipil. ( EMI, 21/5/2018). Operasi Tanimbala di Poso? tempo hari, juga mem-BKO prajurit TNI di bawah kendali Kapolri karena tugas penegakan hukum adalah ranah polisi. Tugas pertahanan negara dari serangan musuh luar ( tak ada sidang pengadilan untuk penegakan hukum RI ) adalah ranah TNI. TNI punya pasukan khusus anti teror di AD, AL, AU. Mereka bisa dikerahkan menghadapi sayap militer organisasi teroris yang berniat mengganti tatanan/ ideologi negara. Babinsa dan intel TNI bisa mulai bergerak mengendus pergerakan teroris.

Panglima TNI dan Kapolri bisa saling berkoordinasi dalam lingkup kewenangannya, bagi2 tugas atau membentuk satgas gabungan dalam membasmi sel2 teroris sebelum menjadi kanker ganas stadium 4 / ledakan bom yang menghancurkan kemanusiaan dan persatuan Indonesia. Dalam sistem demokrasi ( pemerintahan rakyat ) pengerahan aparat TNI dalam penegakan hukum perlu keputusan sipil/ presiden ( perpres ) untuk mengatur dan memayunginya. Dalam situasi perang ( ketika penegakan hukum tak berlaku/ tak lagi efektif untuk mengamankan negara dan menyelamatkan rakyat ), TNI bergerak otomatis sesuai amanat konstitusi.

Kemampuan tempur dan kaliber senjata TNI dirancang untuk itu : mengalahkan pasukan tempur musuh yang terlatih ( kemampuan di atas para kriminal pengganggu kamtibnas yang ditangani polisi sehari-hari). Tahun ini, TNI AD kembali menjadi juara umum turnamen menembak di Australia yang diikuti 18 negara. Pelibatan TNI membantu Polri dalam membasmi teroris sudah tepat. Sayap militer organisasi teroris dan kejahatan luar biasanya ( extra ordinary crime : terorisme, korupsi, narkoba ) selayaknya dihentikan oleh aparat ( setaraf ) militer pula. Selamat bekerja satgab Polri-TNI !

IBU2 GIGIH PEJUANG KEADILAN DEPAN ISTANA. Nyerah ?

Ibu2 Kamisan terilhami aksi damai di plaza Mayo, Argentina ( tiap hari Selasa ) berkumpul sejak tahun 2007 di depan Istana Merdeka untuk mendorong pemerintah menuntaskan kasus2 pelanggaran HAM berat masa lalu. Setidaknya ada 8 kasus besar yang mereka tuntut, diantaranya korban tahun 1965, 1998, Munir, Tragedi Semanggi 1, 2. Presiden Jokowi bersedia menerima mereka di istana, karena soal pelanggaran HAM memang ada dalam Nawacita ( EMI, 2/6/2018 ). Sebagian pemirsa mengatakan penyelesaian kasus2 itu mungkin tidak populis ( di saat lawan mencari2 kesalahan pemerintahan menjelang pilpres ) tapi sedikitnya, akan meringankan beban pekerjaan pemerintahan berikutnya ( ketika data dan saksi peristiwa makin berkurang seiring perjalanan waktu ). Tim ad hoc dan pengadilan ad hoc bisa dibentuk untuk mengungkapkan kasus2 tsb terlepas apa pun vonis hakim nantinya. Sedikitnya, ada kejelasan yang membantu proses rekonsiliasi yang bisa diterima pihak keluarga korban, pelaku/ keluarganya, pemerintah dan masyarakat Indonesia. Sehingga generasi berikut tak terbebani masa kelam bangsa ini secara berlebihan, karena masa depan pun punya masalah HAM-nya sendiri. Yang berkali-kali lipat, jika pelaku masa lalu masih malang melintang dengan tabiat lamanya ( toh tak di apa2 kan ).

Pelaku kejahatan HAM ( bisa dianggap ) terpaksa berbuat jika ditodong kepalanya dengan pistol ( penodongnya yang dihukum berat ). Jika hanya. diancam dipecat, pelaku/ eksekutor mestinya memilih hati nuraninya ( tidak melaksanakan misi dari atasannya untuk menghabisi nyawa pengeritik Orba atau kesalahan yang tidak proporsional dengan hukumannya. Pentingnya manusia memahami agama sejak dini, diantaranya untuk menuntunnya bertindak. Ia paham rambu2 hukuman yang diperbolehkan Allah, karena hukum manusia mengadopsi hukum Tuhan, selain adat dan norma moral ). Jika eksekutor tetap melaksanakan tugas keji itu, meski ia tak ditodong pistol, maka ia dan pemberi tugas layak dihukum berat. Jika pelaku mengaku dibohongi atasan bahwa misi pembunuhan tsb untuk negara ( misal, penembakan Nasrudin ) , saya pikir, nalar dewasa sudah bisa memilah kebenarannya. Pelaku tetap dihukum berat. Juga atasan pembohongnya.

Di tahun ke-4 ini, Jokowi dan tim yang dibentuknya bisa mulai membuat skema penyelesaiannya ( bisa rekonsiliasi ala Nelson Mandela/ korban2 diskriminasi rezim Apartheid di Afsel, atau negara lainnya ). Tahun ke-6, ketika tak ada beban populer lagi ( elektoral ), Jokowi bisa mulai mendorong penegakan hukumannya, dilanjutkan rekonsiliasinya, dan santunan sekedarnya jika negara masih punya kas cukup untuk itu ). Itu saran saya ( meski tahu banyak NGO asing sengaja/ kerap mengangkat-angkat kasus2 pelanggaran HAM lama demi agenda tersembunyi AS/zionis untuk memojokkan/ menyibukkan rivalnya agar tak sempat mengusik hegemoni mereka. Saat ini, zionis AS tengah mengincar Yerusalem, kota internasional 3 agama di tanah Palestina ). Namun, melihat ibu2 korban dijemur di terik matahari lalu berhujan-hujan di depan pagar Istana Merdeka selama 10 tahun ini ( lebih 540 kali demo ), saya kok jadi ingat ibu saya lagi. Siapa sih yang bisa ngalahin kegigihan kaum ibu sayang anak, yang pengorbanannya sepanjang hayat ? ( di atas kepala mereka ada Allah ). Nyerah deh…

KOALISI PEMBELA PALESTINA. BERANI ?

AS kembali mengeluarkan veto untuk anak emasnya, Israel yang baru saja membantai ratusan warga Palestina ( tewas dan ribuan luka ) pada bulan Mei 2018, seperti jumlah korban serangan brutal Israel tahun 2014. Palestina, satu2nya negara yang belum merdeka sejak KAA 1955 di Bandung. Usulan Kuwait yang diveto AS kemarin adalah perlindungan ( internasiona/ pasukan PBB ) bagi warga Palestina yang berdemo damai ( tanpa senjata ) dari serangan pasukan Israel. Dari 5 anggota tetap dan 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan ( DK PBB ) hanya AS yang mem-veto. Pasukan keamanan PBB baru bisa dikerahkan jika 5 anggota tetap DK ( AS, Inggris, Perancis, Rusia, China ) setuju. Waktu AS mengusulkan HAMAS dikategorikan organisasi teroris, gantian 14 anggota DK menolaknya. Karena penjagaan HAMAS yang bermarkas di Gaza, di wilayah itu tak ada tentara Israel yang berani patroli. Berbeda dengan wilayah Tepi Barat, di mana otoritas Palestina dan organisasi FATAH berada, patroli tentara Israel leluasa hilir mudik. Warga Palestina di sana mesti minta izin di pos2 penjagaan Israel jika hendak berobat ke Mesir atau berkunjung ke wilayah tetangga. Penjara raksasa, bukan?

Sebenarnya tipu daya setan itu lemah, kata agama. Di Gaza, banyak anak2 hafiz Qur’an. Bagi mereka, berdemo tiap hari memprotes pendudukan Israel sejak tahun 1948, menghadang tank Israel yang akan melindasnya atau melawan tentara Israel bersenjata lengkap tak membuat takut. Bagi pejuang HAMAS mengadu nyawa melindungi tanah air Palestina/ mengusir penjajahan Israel adalah keharusan, yang berbuah syahid/ surga jika gugur ( ini syuhada beneran. Bukan kayak pelaku bom bunuh diri sok syahid di Indonesia, yang tidak dalam keadaan perang. Mereka ini justru masuk neraka. Bunuh diri konyol masuk neraka ). Meski sudah ribuan yang tewas, ajaib, populasi Palestina terus bertambah. Salah satu yang membuat Israel frustasi dan makin kalap ( takdir Allah kok dilawan? ).

Makin materialistis manusia, makin jauh ia dari Allah ( Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab, 27/5/2018 ). Iblis, buyutnya jin setan ( pembangkang ) semula sangat taat pada Allah. Namun, ketika diminta Allah bersujud pada Adam yang baru diciptakan-Nya dari tanah, Iblis ogah karena merasa hakikatnya dari api lebih tinggi dari tanah ( mestinya Iblis melihat siapa yang menyuruhnya, bukan mempersoalkan hakikat penciptaan. Dasar Iblis bego. Kita, makhluk-Nya, mau melaksanakan apa saja selama Allah yang memerintahkan kan ? ). Ciri Iblis itu angkuh, dengki dan tamak. Zionis begitu kan ? Ketika Nabi Muhammad datang, leluhur mereka ogah mengakui kenabiannya. Kitab2 terdahulu ( sebelum Qur’an ) yang menginformasikan kedatangannya diutak-atik pendeta2 Yahudi ( jadi tidak asli ) hingga sesama agama samawi kini konflik ( merasa paling benar ).

Ekstrimis Yahudi/ zionis ini merasa agama Yahudi tak boleh diungguli oleh agama Islam ( angkuh dengki, mirip Iblis yang tak lagi taat, karena asumsi subyektifnya : hakikat api di atas hakikat tanah ). Sebenarnya, agama dari jaman Nabi Adam sampai Nabi Muhammad membawa ajaran sama : Tauhid/ Islam. Istri Fir’aun ( Siti Asiah ) di sebut mukmin di kitab suci. ‘Bangunan’ Tauhid yang disusun sejak jaman Nabi Adam itu nyaris sempurna. tinggal kurang satu bata lagi. Satu bata itu ( diisi ajaran yang dibawa ) Nabi Muhammad SAW. ( Tafsir Al-Misbah, Quraish Shihab, 3/6/2018 ).

Sehingga jika tidak ada keangkuhan itu ( tidak ada Iblis dan setan2 cucu cicitnya yang membisiki nafsu manusia, termasuk zionis bego ) yang merembet ke dengki, lalu tamak ( menguasai Timur Tengah dan jargon polisi dunia ) maka Masjid Al-Aqsha, Gereja Makam Kudus dan Tembok Ratapan itu menjadi situs bersama/ kota internasional bagi agama Tauhid ( Yahudi, Nasrani, Islam ) yang aman dikunjungi, seperti kita, muslim, boleh puasa ala Nabi Daud ( Yahudi ) dan baca doa Nabi Sulaiman ( putra Nabi Daud, yang tetap taat pada Allah, meski dianugerahi-Nya kekayaan dan kekuasaan tak tertandingi hingga akhir jaman ). Kisah mereka dan Nabi2 sebelum Nabi Muhammad tercantum di kitab Al-Qur’an yang dijamin Allah SWT keasliannya hingga kiamat. Dijaga setiap titik komanya oleh para malaikat.

Tapi, kenyataannya, para setan ( pembangkang) dari jenis jin dan jenis manusia dikomando Iblis, setiap hari mengganggu manusia sampai hari kiamat. Lalu, nasib rakyat Palestina bagaimana ? Kaum kapitalis, liberalis, warga dunia yang hedonis, para budak materi ( jauh dari Allah ) jadi penakut melawan kebiadaban di depan mata, apalagi nun jauh di Palestina. Hanya bisa mengutuk keras ( yang tidak diijabah doanya karena bergelimang nafsu dan dosa ). Apa mungkin warga AS berani memakzulkan presidennya karena melakukan kebohongan publik dan kejahatan HAM luar biasa berat ? ( memerintahkan penembakan 59 rudal Tomahawk ke Suriah gara2 hoax bom sarin pasukan pemerintah sah Suriah, padahal itu bom klorin yang dilempar para pemberontak dukungan Koalisi AS ( Coalition of the willing ) yang kepepet menjelang kekalahannya di Suriah, yang menewaskan para sandera mereka.

Apa warga AS mau capek menyusuri akar konflik Timur Tengah lalu menggalang dukungan rakyat untuk tidak memilih Trump dalam nasa jabatan kedua atau lebih memilih presiden yang mengayomi publik internasional termasuk rakyat. Palestina ? Jika itu jadi utopis ketika material world lebih mereka sukai, kita, rakyat Indonesia melalui perwakilan kita di PBB ( lebih sip lagi presiden dan menlu ) melobi sidang Majelis Umum ( satu negara satu suara, tak ada veto ) untuk membuat Resolusi PBB tentang Perlindungan Keamanan bagi rakyat Palestina. Jika AS yang minta PBB mengirim pasukan ke Suriah tapi ditolak ( menjatuhkan Assad ) bisa membentuk pasukan koalisi sekutu pimpinan AS ( juga ke Irak, Libya ), maka negara2 muslim mestinya juga bisa membentuk pasukan koalisi untuk melindungi keamanan warga Palestina. ( Let’s the 3’rd world begins? )

Minimal jangan kalah gertak dan style. Takut hanya pada Allah. Tipu daya bos zionis/ Iblis itu lemah. Makin kita takut, makin besar Iblis setannya. Makin kita berani, makin takut Iblis setannya/ apalagi zionis, salah satu cecunguknya. Coba tanya warga Israel, tentang serangan roket HAMAS ke Tel Aviv, mereka umumnya pada takut mati. Saya ingat bagaimana pak Jurnalis di depan pos jaga tentara Israel, menguatkan nyali untuk merintis pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Pekerja Allah yang bersih hati tidak takut mati. Adakah pemimpin Indonesia, Liga Arab dan negara2 OKI seberani dokter Mer-C berdedikasi itu ? Jika ada, galang dukungan di Majelis Umum PBB untuk koalisi pasukan pelindung rakyat Palestina. Siaapp ?! ( Indonesia pasti ikut karena RSI ada di sana. Iran pasti nimbrung, karena HAMAS dan roket2 jarak jauhnya ada di situ. Who else join with us ? Nyali tebal, syarat minimalnya. Punya ? ).

WNI DILARANG KE ISRAEL. YERUSALEM BERBAHAYA KARENA KLAIM AS.

Indonesia tak punya kedubes/ hubungan diplomatik dengan Israel karena negara zionis ini menduduki tanah Palestina, muslim saudara seiman kita. Tentang larangan kemenlu, bagi WNI yang ingin berkunjung/ wisata religi ke Israel ( dan Yerusalem ) patuhi saja. Toh, sementara waktu, sampai Yerusalem pulih kembali sebagai kota internasional dengan pengamanan penuh pasukan PBB/ koalisi muslim. Kita tak mau ada sandera WNI yang menyulitkan usaha2 kemerdekaan Palestina. Saya bisa vertigo lagi ( mungkin juga pak Jokowi ) kalau harus memikirkan kegentingan sekaligus di banyak tempat. Sabar ya..

INDONESIA, 1 DARI 15 ANGGOTA DEWAN KEAMANAN PBB.

Babinsa TNI ditingkatkan jumlahnya hingga 700% untuk mengendus dan mencegah penyebaran paham radikalisme. Pencegahan radikalisme ini juga program Indonesia ( diwakili menlu Retno ) yang kembali terpilih untuk ke-4 kalinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Mengajak dunia memerangi radikalisme dan terorisme dengan Islam moderat/ wasatiyah dan keadilan sosial ekonomi. Mempopulerkan Islam Wasatiyah dalam negeri dan luar negeri, selain menyeru para pemimpin negara/ dunia untuk bertindak adil ( menjunjung keadilan dalam beragam isu dan aspek perdamaian dunia ). 144 dari 190 negara anggota Majelis Umum PBB memberikan suaranya pada Indonesia. Mulai bekerja pada 1 Januari 2019. Congratulation to.. us !

MAHATHIR, 92 THN, TURUN GUNUNG DEMI MALAYSIA BERSIH

EMI, 11/5/2018 mengabarkan, Mahathir Mohammad terpilih kembali menjadi presiden Malaysia di usianya ke- 92 tahun. Presiden tertua di dunia. Sebelumnya, 22 tahun berkuasa 1978 – 2004. Fokusnya, memberantas korupsi PM sebelumnya. Rencananya mau menjabat 1-2 tahun saja. Kita tunggu gebrakan beliau nemulihkan Malaysia dan kaderisasi pemimpin lebih muda dan bersih untuk masa depan demokrasi negeri jiran kita ini.

ELIT POLITIK ASBUN BELAJARLAH NASIONALISME PADA ANAK MALAYSIA !

Urunan bayar hutang Malaysia, bahkan dilakukan anak2 dengan mencuci mobil. Bukan nilai uangnya, namun lebih penting esensinya : nasionalisme di usia yang sangat muda, ikut membantu negara yang sedang kesulitan. Hutang Indonesia 34% dari PDB ( masih aman jika di bawah 60% ), tapi oposisi di sini sudah teriak2 seperti segawat 1998. Ketika rupiah tembus di atas Rp 14 ribu per USD Mei lalu, mereka juga gaduh. Setelah Juni ini rupiah turun di bawah Rp 14 ribu per dolar AS, mereka diam tak mengapresiasi. Elit politik di Indonesia sebaiknya belajar ke warga Malaysia yang bisa bersatu membantu solusi atas masalah negaranya. ( EMI, 5/6/2018 ).

15 TAHUN PENJARA UNTUK HOAX BOM. WAGUB & PELAJAR PENGHINA PRESIDEN ?

UU no.1 tahun 2009 tentang penerbangan menyebutkan penjara 1 tahun bagi pembohong adanya bom/ bahan peledak di penerbangan ( juga pelabuhan/ angkutan umum ). Penjara 8 tahun jika kepanikan yang ditimbulkannya menyebabkan orang lain terluka ( plus mengganti kerugian maskapai penerbangan akibat hoax tsb ). Penjara 15 tahun jika sampai menewaskan orang yang mendengarnya. Rupanya belum banyak yang tahu larangan hoax di bandara ya. Mei 2018 saja terjadi 9 peristiwa hoax bom oleh calon penumpang di antaranya 2 anggota DPRD Banyuwangi. Tahun 2015, bahkan sampai 52 kasus hoax penerbangan yang merugikan penumpang, otoritas bandara dan maskapai penerbangan. Selama ini, para pembohong hanya diperingatkan aparat ( penyidik sipil negara, kepolisian ) lalu menandatangani surat perjanjian bermaterai Rp 6000,- sehingga kejadian serupa masih berulang dan merugikan banyak orang. Sebagian pemirsa EMI ( MetroTV, 31/5/2018 ) meminta aparat hukum menerapkan hukuman 1-15 tahun itu bagi ke-9 pelaku hoax Mei 2018 ( sekalipun bercanda, tak berempati, ‘sakit’ sosial ) agar adil ( tak diskriminatif/ tebang pilih ).

Kalau saya memilih pihak bandara mensosialisasi dulu larangan hoax bom ( apalagi bom beneran ) dan sanksi beratnya. Pasang di tempat2 strategis untuk diperhatikan calon penumpang dan keluarga pengantarnya. Jika masih ada yang bercanda bawa bom, segera amankan dia ( pramugari bisa minta penumpang lain tetap tenang atau keluar pesawat pelan2 selama beberapa waktu karena ada pemeriksaan pesawat mendadak/ sidak sebelum betul2 aman untuk terbang ( jangan sebut bom ). Pelaku hoax yang mestinya diganjar setahun penjara ( berhubung penjara kita masih penuh ) diminta tak mengulangi perbuatannya dengan surat perjanjian, tanda tangan, materai Rp 6000,- plus denda minimal Rp 5 juta atau sebanyak kerugian yang dialami penumpang lain, maskapai penerbangan dan otoritas bandara. Pemiskinan agar jera, dan membuat calon pelaku berikutnya berhitung seribu kali kalau melakukan kebodohan serupa. Pelaku hoax yang membuat orang lain terluka dan mati dalam kepanikan, silakan dipenjara 8-15 tahun sesuai aturan. Hii.. lebih seram dari hukuman koruptor ( apalagi jika hukuman 20 tahun diperkecil jadi 15 tahun jika RUU KUHP jadi disahkan Agustus 2018. KPK minta soal tipikor dikeluarkan dari KUHP karena sudah ada UU Tipikor yang mengaturnya agar tidak bertentangan), kecuali jika hukuman mati yang digagas mantan hakim agung Artidjo bagi koruptor terwujud. Mulutmu, harimaumu. Hati2 bicara di ruang publik ya..

KESAMAAN WAGUB & PELAJAR ?

Kecerdasan kedua pengejek presiden Jokowi apa setara ya ? SU bilang pemerintahan Jokowi seperti Najib yang nanti diganti PS, karena naiknya harga2. Sontoloyo ya. NR kan korupsi dan sudah 9 tahun menjabat PM Malaysia. Jokowi bersih dan baru 4 tahun menjabat pada Oktober 2018 nanti. Hutang luar negeri jiran ini 80% PDB, sedang Indonesia kurang dari 30% dari PDB ( 14 triliun USD ) dan digunakan untuk keperluan produksi ( pembangunan infrastruktur jalan, bandara, pelabuhan, waduk irigasi, dsb ) yang akan meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi jika terkoneksi dengan baik dan bersih dari pungli. Angka kemiskinan yang turun dari 11 ke 10, bisa lebih turun2 lagi di masa2 mendatang. Jadi soal Jokowi sama dengan NR itu hoax ( saya kasihan sama PS yang timses-nya pada asbun begini padahal background-nya pengusaha yang mestinya melek soal data2 ekonomi ).

Contohlah Gubernur Jabar Aher dari PKS dari Gubernur Sumbar dari oposisi juga, yang bisa bicara objektif atas pencapaian pemerintah bahkan memuji blusukan bosnya ( presiden ). Sekali politisi/ pengusaha masuk pemerintahan ( sumpah jabatan ) mestinya ia meninggalkan ego kelompoknya dan mengabdi pada kepentingan publik daerahnya, yang memilih maupun yang tidak memilihnya. Termasuk mencerdaskan publik dengan data2 kredibel bukan asumsi subjektif. Apa sanksi bagi bawahan yang ( kejam ) mencela bosnya ? Agar tidak terus berulang dan ditiru para bocah ingusan, sekedar ingin gaul/ populer. Simbol negara dan wibawa pemerintahan bisa rusak jika para peleceh dibiarkan berhoax ria dan merintis chaos dalam negeri karena rakyat tak lagi percaya pada pemimpinnya.

Saya lihat SU grogi bicara di acara Mata Najwa masa kampanye pilgub DKI. Gak nyangka bunyinya di luar TV bisa semiris ini. ( sanksi : ia masuk black list saya bersama RG, FZ, FH, AR, jika sekonsisten mereka menyerang wibawa kepala negara ). Jika SU cerdas, ia akan memberitahu kekurangan pemerintah pusat saat pertemuan rutin presiden dengan para kepala daerah. Tidak dilempar ke publik demi perolehan suara pilpres. Gak etis, tahu. Apa tak ada kader Grd di luar pemerintahan ( spoke person ) yang mengambil alih peran politik SU yang sudah masuk pemerintahan ? Kalau kelakuan SU masih oposisi, ya gentle saja, keluar dari pemerintahan. Jangan makan gaji dan fasilitas sambil menusuk dari dalam seperti musuh dalam selimut. Udah kemarin Jokowi disalahin RG gara2 rusuh Pskh di Monas yang tak diantisipasi SU dan jajarannya, sekarang masih pula Jokowi dicibir seperti mantan PM NR ( yang mega korup ) . Beresin dulu Jakarta. Mana janji DP 0% – nya ? Pohon hias imitasi di trotoar yang tak aman bagi pedestrian ( harga di APBD RP 8 juta per buah, padahal harga pasar Rp 4 juta per buah ) juga dipersoalkan publik. SU belum punya legitimasi moral untuk bicara. Jangan jadi tong kosong berbunyi nyaring deh. Capek dengernya.

Apa sih salahnya Jokowi secara pribadi pada SU, sampai tega2-nya dia bicara begitu ? Integritas SU dijual murah demi suara 5 tahun sekali ( dan post truth society : masyarakat yang tak peduli lagi dengan kebenaran ). Menyedihkan. Bagaimana nasib pelajar yang viral di medsos ( mengancam presiden Jokowi ) Mei lalu ? Dapat hukuman diversi ( kerja di panti sosial ) setelah bersama ayahnya di video minta maaf pada presiden Jokowi dan rakyat Indonesia.( Prime Time News, MetroTV ). Jika mengulangi perbuatannya, pelajar itu masuk penjara betulan sesuai aturan ( MK memasukkan kembali pasal penghinaan terhadap presiden ).

Bagi masyarakat pasca kebenaran ( post truth society ), bunyi sengawur apa pun lebih dipercaya dari isi sebenar apa pun. Warga DKI apa sudah seperti ini ? Elit politik mestinya menahan diri akan fungsi oposisinya jika dia sudah terpilih masuk dalam pemerintahan. Obyektivitas tetap dijaga demi literasi publik yang dilayani. Kecerdasan publik dibina dengan ucapan2 etis obyektif. Beralih dari politisi/ pengusaha yang mementingkan partai/ kelompoknya menjadi negarawan yang merangkul semua. Rakyat diutamakan ( EMI, 30/5/2018)

PELAJARAN PAHIT PILGUB DKI 2017. ELIT DAERAH LEBIH DEWASA DI PILKADA 2018.

Tingkat demokrasi Indonesia turun 20 peringkat tahun 2017 karena isu pilgub DKI ( politik identitas SARA/ pragmatis/ elektoral bukan politik etis ). Menurut lembaga Gallup, Indonesia adalah negara ke 9 dari 10 negara teraman di dunia ( di bawah Swiss, Singapura ) karena rakyatnya baik, pemerintahannya baik, ( prajurit dan ) polisinya baik.

Elit pusat mestinya belajar pada elit daerah yang lebih dewasa menyambut pilkada. Papua, Kalbar, Jabar, Jateng dan Jatim yang dianggap rawan, sejauh ini cukup kondusif menjelang pilkada. Memilih adu program dan menjaga keutuhan NKRI. Negara ini jangan sampai retak, apalagi pecah karena propaganda hitam yang menyerang identitas petahana atau calon pesaing seperti pilgub DKI tahun 2017. Tahun 2016, seingat saya, saya pernah mewanti-wanti DKI agar menjadi contoh pilkada bermutu di daerah karena banyak media nasional berkantor di sana, ee.. ternyata DKI yang harus belajar pada pilkada di daerah yang relatif matang dan berkualitas ( setelah melihat ekses negatif hasil pilgub DKI 2017 yang terasa sampai hari ini, bahkan merembet ke wilayah sekitarnya dan kepentingan nasional ). Pelajaran yang dipetik : kinerja bagus mestinya dipilih rakyat ketimbang omdo utopis ) , untuk pilkada selanjutnya di Jakarta. ( EMI, 19/6/2018)

INDONESIA NEGARA TERAMAN KE-9 DI DUNIA.

Menurut laporan Gallup\’s Law and Order Report 2018 ( lembaga kredibel Gallup berdiri sejak 1935 ), Indonesia adalah negara ke 9 dari 10 negara teraman di dunia, dari 142 negara yang disurvei ( setelah Singapura, Norwegia, Islandia, Finlandia, Uzbekistan, Skandinavia. Ubekistan, Hongong Swiss, Kanada ) karena rakyatnya baik, pemerintahannya baik, prajurit dan polisinya baik.
1000 orang Indonesia dalam kurun waktu 10 April 2017 sampai 20 Mei 2018 ditanya dalam bahasa Indonesia : Apakah anda percaya dengan kekuatan polisi di kawasan tempat anda tinggal? Apa anda merasa aman berjalan sendirian pada malam hari di kota anda ? ( kemampuan polisi lokal ). Apa dalam 12 bulan ini, anda dan keluarga anda pernah kecurian uang atau barang berharga ? Apa anda pernah diserang atau dirampok selama 12 bulan terakhir ? Jawaban mayoritas responden dengan margin of error 3,6% menunjukkan : Warga Indonesia secara umum merasa aman tinggal di negaranya dan percaya dengan kekuatan polisi serta penegak hukum.
Jika jumlah polisi masih timpang dari jumlah seharusnya untuk menjaga 263 juta penduduk Indonesia, artinya kesadaran warga untuk menggembok pagar, mengunci ganda kendaraannya, siskamling, menggaji satpam, dsb, sangat berkontribusi pada hasil aman ini. Jika sebagian orang merasa tak nyaman dengan hujatan/ tweet war di media sosial, netizen bisa men-delete atau memblokir akun2 hate speech. Bukan serangan fisik pada keselamatan jiwa ( kecuali berbuah intoleran, radikal dan teror bom jika tidak diblokir ). Hasil teraman ini bisa dikapitalisasi untuk mengundang turis dan investasi ke Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia. Tantangannya, apa kita bisa mempertahankan status aman ini ? ( merawat fasilitas umum dan pariwisata, sistem hankamrata, siskamling ) Semoga para stakeholder pariwisata, pihak hotel dan restoran, lebih semangat menggaet wisatawan domestik dan mancanegara, dengan meningkatkan servis dan produk unggulan kita. Kita mau sektor pariwisata jadi nomor satu penyumbang devisa kan ?

PKPU LARANG MANTAN KORUPTOR NYALEG ? SALUT !

Hukum tertinggi di sebuah negara adalah keselamatan rakyat. Tapi kok DPR, Kemendagri, Bawaslu masih membolehkan mantan koruptor ( di bawah hukuman 5 tahun penjara ) berlaga di pileg 2019, asal mengumumkan dirinya mantan koruptor ( ada yang pernah lihat baliho mantan napi ? Sekecil apa tulisan mantan koruptor-nya? ), mengikuti keputusan MK dahulu kala. Padahal, rata2 koruptor dihukum 2 tahun 2 bulan penjara ( laporan ICW ). Sudah 116 wakil rakyat dan birokrat dari parpol yang terjaring KPK. Dan sebagian dari mereka mengulangi perbuatan korupsinya. Mestinya, wakil2 rakyat di parlemen dipilih dari para caleg yang berintegritas/akhlak tinggi dan punya kredibilitas/ keahlian prima. Agar tak maling uang rakyat dan tak ditipu para sponsor ayat UU. Punya budaya malu dan etika moral yang baik.

Pandangan hukum tak lepas dari pandangan moral. Hukum Islam/ fiqih bagi orang yang ditampar, dibenarkan untuk balas menampar. Tapi agama juga mengajarkan, memaafkan dan memberi pencerahan akan lebih mulia ( nilai pahalanya lebih besar ). Etika moral lingkupnya di sini, kemuliaan akhlak menjiwai atau melebihi hukum positif. Kehadiran budaya malu menyurutkan niat ( parpol yang mengusung mantan ) koruptor mencalonkan diri ( di pileg 17/4/2019, pendaftaran caleg 22/11/2018 ) seperti disiratkan keputusan MK ( syarat mengumumkan bekas napi korupsi ) sehingga hasilnya sama: hanya caleg bersih yang disediakan KPU untuk dipilih rakyat. Syarat capres menurut UU Pemilu no.7 tahun 2017 : tak tersangkut pidana korupsi, narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan pidana berat lainnya. Jika lembaga legislatif setara lembaga eksekutif, mestinya syarat bukan koruptor juga berlaku. Aturan ‘no way corruptor’ juga berlaku di DPD dan DPRD. Masak DPR belum sih ? ( kayak iklan shampo ).

Mantan kriminal mungkin membunuh 10 orang, tapi mantan koruptor sudah membunuh jutaan anak yang ibunya tak mampu beli susu formula untuknya hingga mati kurang gizi, yang jalan daerahnya berlubang hingga ia tewas kecelakaan, yang jembatannya ambruk hingga ia tewas terseret arus sungai ketika terpaksa menyeberang, yang tewas tertimpa atap sekolah yang ambrol, yang tewas meledak karena minimnya dana pencegahan bahaya radikalisme di medsos dan sekolahnya, dst, karena korupsi APBN dan APBD. Begitu defisitkah manusia berkualitas dari 263 juta rakyat Indonesia, sampai sampah masyarakat ( koruptor ) seperti ban usang ini dihidangkan lagi di bilik suara dan parlemen kita ? Berapa juta lagi rakyat yang harus tewas jika terus dikondisikan ‘berkubang di comberan’? ( PKPU anti koruptor ini demi keselamatan rakyat ). Pemirsa EMI, 25/5/2018, sampai usul dibuat monumen tertulis nama2 koruptor untuk intelectual punisment/ dipermalukan. Yang lain minta koruptor dimiskinkan agar tak punya modal nyaleg. KPU minta LHKPN ( laporan harta kekayaan ) pejabat yang nyaleg untuk menyisir rekam jejak/ potensi korupsi balon.

Lagian, kalau koruptor tak dicegat ( dilarang ) ikut pemilu, kapan kita bakal punya penangkis rudal nuklir yang andal ? Armada hankam yang tangguh ? Rakyat negarawan yang cerdas dan kuat ? Mikirnya sampai ke situ ( wahai, parpol yang bimbang ).

Mantan koruptor mestinya juga dilarang ikut pilkada, jadi menteri, duta besar dan pejabat publik lainnya untuk mewujudkan cita2 reformasi yang anti KKN ( dipayungi Tap MPR RI Tahun 1998 ) : pemerintahan ( eksekutif, legislatif, yudikatif ) yang bersih dan berwibawa. Mari kita kawal pengundangan PKPU ini di lembar berita negara KemenkumHAM ( bisa dipantau publik ). Persetujuan DPR, Kemendagri, Bawaslu dan MK terhadap niat baik KPU yang didukung publik ini bisa memberi kepastian hukum sedini mungkin untuk caleg mempersiapkan semua persyaratannya. Caleg bersih juga bisa mengurangi angka golput orang2 yang selama ini kurang percaya parpol.
So, for us.. PKPU tolak koruptor…YESS !!

BAGAIMANA MK?

Irma PS, pengamat politik yang mengajukan JR ke MK atas UU MD3 2018, di Opsi Avi ( MetroTV, Senin, 28/5/2018) mengatakan, niat benar setiap lembaga, tak otomatis men-justifikasi larangan mantan koruptor nyaleg di PKPU yang sudah dikonsultasikan ke DPR dan pemerintah, dan tetap jalan terus meski tak disetujui ( KPU, seperti KPK dan media, adalah lembaga independen yang bertanggung jawab pada publik, tak perlu persetujuan DPR dan pemerintah ketika membuat aturan detail dalam pelaksanaan tugasnya. Kewenangannya diatur UU yang dibuat dengan konsultasi publik. Yang menolak aturan PKPU ini bisa uji materi ke MA ). Mendagri Cahyo mengatakan, isu calon tunggal dan dinasti politik pernah diajukan dan mental di MK ( jadinya kapok ? Siapa ketua MK-nya saat itu ? Ngerinya, konstitusi kita bisa berubah sesat dalam sehari di tangan hakim korup seperti AM. Wakil Tuhan di MK ini harus benar2 qualified dan negarawan ).

Kalau saya tinggal mengingatkan MK, MA, DPR dan pemerintah tentang hukum tertinggi keselamatan rakyat ini. Masih pengen sidang paripurna DPR terlihat melompong ( malas ) saat ketok palu ? Mau adegan memalukan serial OTT berlanjut di Senayan ? Mana sempat mereka mikirin rakyat yang balitanya mati sesak nafas dalam karung oleh anak di bawah umur karena soal sepele ? Ke mana para orang tua yang seharusnya mengasuh anaknya dengan nilai agama dan moral ? Mereka sibuk mengais rezeki yang tak seberapa, karena dana daerah tertinggal dikorup sebagian anggota DPR, meniru jejak senior ketuanya ( SN ). Dunia melihat kita ‘berkubang di comberan’ seperti ini mau sampai kapan, wahai Ketua MK dan MA ?

Revisi KUHP vs KPK ? PASAL 63 SOLUSINYA.

Melihat episode Mata Najwa kemarin ( Rabu, 6/6/2018) menyisakan geli di hati. Betapa tidak, di sisi kiri para penyetuju draft Revisi UU KUHP ( menkumHAM, Panja DPR, NJ/ PKS ) semula santai meledek para penolaknya ( Biro Hukum KPK, 2 wakil publik anti korupsi ). KPK dibilang genit dan baper karena over reaktif terhadap klausul tipikor di RUU yang dianggap KPK bisa meringankan koruptor akibat ketidakpastian hukum yang ditimbulkannya/ multi tafsir ( Seperti, lama hukuman di RUU KUHP Revisi bagi koruptor 15 tahun sedangkan di UU Tipikor selama 20 tahun. Jika pasal 63 KUHP lama dihilangkan, maka koruptor akan dihukum ringan ). Publik diminta menkum YL percaya pada deretan nama terkemuka dalam tim perumus ( profesor akademisi/ praktisi ) RUU tsb. YL bilang, pihaknya tentunya tak mau bunuh diri dengan hal itu ( melemahkan KPK ). Kita lalu ingat serial OTT yang melanda anggota DPR setahun ini, penangkapan SN/ mantan ketua DPR yang begitu alot dramatis, UU MD3 2018 yang membungkam kritik publik lolos dari antisipasi menkumHAM yang ikut membuatnya bersama DPR, terakhir YL tak mengundangkan ( mengembalikan draft ) PKPU yang melarang koruptor nyaleg, alasannya kuatir menghilangkan hak politik anggota dewan ( mantan napi korupsi ). Kuatir jadi preseden buruk : lembaga2 lain ikut bikin peraturan yang bertentangan dengan aturan di atasnya ( bakal dia yang paling pusing ngurusin kalau ketakutannya yang berlebihannya itu yang terjadi, melebihi empatinya terhadap kecemasan publik jika negara ini bangkrut oleh hisapan koruptor yang terbanyak dari anggota dewan dan birokrat dari parpol ). Anda lebih percaya siapa ?

Publik punya trust tinggi pada KPK. Begitu KPK merasa akan dilemahkan, segera publik menghambur bergegas menolong ( istilah anggota DPR: tsunami politik ). Huh .. rakyat kok dilawan ? Kita bisa lihat di meja ‘Mata Najwa’ malam itu, 2 anak muda/ wakil publik, kokoh berdebat, kritis memaparkan argumennya, meski yang dihadapi 4 seniornya : seorang menteri, 2 anggota DPR senior, dan seorang wanita profesor hukum pidana, tak membuat keduanya gentar dan surut ( seperti menjiwai Daulat Rakyat ). Kegigihan mereka representatif. Keren. Salah satu yang membanggakan dari hasil Reformasi : rakyat lebih kuat di republik ini ( setelah Yang Maha Kuat, Allah Swt ). Suara rakyat adalah suara Tuhan. Benar saja, meski keilmuan 2 wakil publik ini mungkin di bawah 4 seniornya, tapi nurani/ insting kebenaran menuntun kita pada apa/ siapa yang harus kita bela. KPK sudah 5 kali melayangkan surat pada presiden ( mungkin memohon agar tipikor tidak dimasukkan dalam KUHP Revisi karena hukum Perancis, rujukan hukum Belanda/ KUHP lama pun, tipikor dikeluarkan dari KUHP Perancis ). Entah kenapa saya geli melihat wakil KPK itu dengan gaya khasnya ( kutu buku ) tetap ulet mempertahankan protesnya dengan seabreg argumen dan data, sementara kubu peledeknya yang semula tenang malah berubah kalap menjelang akhir acara. Bahkan YL sampai tak kuasa menahan amarahnya/ baper dicecar wakil publik yang gigih membela KPK ( mungkin YL tak suka bosnya/ presiden sedikit2 ditarik ‘mengintervensi’ hukum ). Kita memang mati-matian membela apa yang kita yakini benar. Masing2 dengan persepsinya jadinya seru. So, what’s the way out ?

Pasal 63 dalam KUHP lama, ayat 1 dan 2 tetap dicantumkan/ berlaku pada KUHP Revisi ( hukuman yang paling berat yang harus diambil hakim dan Lex spesialis mengenyampingkan lex generalis ). UU pidana khusus ( korupsi, narkoba, terorisme, kejahatan HAM berat ) seperti UU Tipikor dan UU KPK mengalahkan aturan pidana umum di UU Revisi KUHP yang berupaya mengkodifikasi pidana khusus tsb ( apabila hukumannya dibuat lebih ringan ). Posisi UU Revisi KUHP dengan UU KPK dan UU Tipikor setara. Sama2 Undang2. Di ketentuan penutup/ peralihan UU Revisi KUHP mestinya dinyatakan, UU pidana khusus ( korupsi, teroris, narkoba, HAM berat) tetap berlaku dan existensi lembaganya tetap ada. Hirarki UU Revisi KUHP tidak superior terhadap ke -4 UU TP Khusus tsb ( alias setara ). Dengan pencantuman pasal 63 KUHP lama dan ketentuan penutup tsb, semoga semua pihak, termasuk KPK, bisa menerima UU Revisi KUHP yang lebih bercita rasa Indonesia ini sebagai kado HUT RI ke- 73 Agustus nanti. Namun jika kedua hal tsb tidak dicantumkan, kita tak perlu buru2 mengesahkannya Agustus 2018 ( supaya tak langsung di JR ke MK seperti UU MD3 2018 ). Setuju, para pihak ?

KPK diminta pemirsa EMI, MetroTV, untuk memborgol para tersangka dan napi koruptor agar tidak ada salam metal lagi dari bupati yang korup seperti kemarin.

Draft UU yang dibahas di parlemen, usai rapat, beritanya biasanya diposting ke laman web DPR RI sebagai upaya merangkul partisipasi publik ( bagian dari konsultasi publik ). RUU Revisi KUHP di laman web DPR RI bisa dipelajari publik dengan mengklik tautan ini. http://www.dpr.go.id/cari

UU Revisi TP Terorisme yang telah disahkan Mei 2018 ( akan disusul perpres-nya dalam setahun ), klik beritanya di sini http://www.dpr.go.id/berita/detail/id/20875

KPU bisa memasang profil mantan koruptor yang nyaleg di TPS-TPS seluruh Indonesia dengan tulisan besar2, begitu pula di baliho, spanduk dan web KPU, jika DPR, menkumHAM, parpol, MA, MK belum sehati dengan kita dalam tindakan mereka. Jangan berkecil hati. Semoga Allah membukakan hati mereka untuk juga menolak mantan koruptor masuk bursa pileg 2019. Amin.

CALO ANGGARAN KEMENKEU DITANGKAP KPK

Prime Time News, MetroTV, 7/5/2018 : Makelar anggaran di kemenkeu ditangkap KPK. Mereka pegawai ( memberitahu posisinya dekat menkeu ) yang mendatangi calon pengguna APBD untuk korupsi/ minta fee dengan iming2 bisa menambah pagu atau pos anggaran yang diminta daerah. Hati2 dengan bujuk rayu dan tipu muslihatnya. Cross check dulu ke banyak pihak kredibel atau datang langsung ke kantor kemenkeu ( loket resmi ).

HAKIM ARTIDJO YANG AGUNG, SIAPA PENERUSMU DI MA ?

Artidjo, 70 tahun, hakim agung MA yang purna tugas 23/5/2018, dikenal bersih, tegas dan ditakuti para koruptor yang kasasi karena justru hukuman makin berat sampai koruptor memilih mencabut kasasinya. Pedang hukum Artidjo tajam ke atas dan bawah, ke kanan dan kiri. Semua arah, karena integritas dan kredibilitasnya sangat tinggi. Albertinaho, yang menghukum Gayus Tambunan, diusulkan pemirsa, menggantikan posisinya di MA agar MA masih punya maruah (EMI, 22/5/2018). Teguran KY tentang hakim2 bermasalah yang merusak citra lembaga peradilan kita sering tak digubris MA karena ego sektoral. Padahal tim yang diketuai MA yang menempatkan hakim2 itu di 34 provinsi.

Jika atmosfirnya kondusif, dorongan publik kuat, pengawasan media dan publik jalan, sistem memberi peluang, maka hakim bagus yang ditendang ke atas ( keluar dari pusaran tipikor ) masih bisa dimunculkan hakim agung sekelas Artidjo. Di institusi Polri ada Jenderal Hoegeng. Di TNI, ada Jenderal Sudirman. Di pengadilan ada Artidjo. Idealnya, sosok2 hakim berintegritas tinggi sudah ada di pengadilan tingkat pertama. Sehingga kepastian hukum bisa mewujudkan tatanan hidup yang tertib dan beradab di negeri ini sejak awal.

18 tahun jadi hakim MA/ hakim agung. Kegiatan Artidjo sekarang, piara kambing di Situbondo, mengunjungi mertua di Sumenep dan mengajar S2 di Yogya. Pernah mengusulkan hukuman mati untuk koruptor karena menyelewengkan amanat rakyat yang berakibat menghancurkan masa depan strategisnya seperti sekolah roboh. Tapi DPR menolak dengan dalih residivis korupsi dan keadaan bencana baru koruptor dihukum mati. Artidjo menangani 19 ribu perkara, dan biasa minum jamu untuk menggenjot stamina. Penggantinya harus kuat mental dan kuat fisik, pesan Artidjo.

AEROTROPOLIS KERTAJATI. INSPIRASI PERTUMBUHAN EKONOMI BARU.

24/5/2018, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka diresmikan presiden Jokowi. Direncanakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menginspirasi daerah2 lain untuk berkembang. Kawasan Aerotropolis ( industri pesawat terbang dari hulu hingga hilir ) didukung/ terkonek pelabuhan Baliba yang menjangkau Kuningan, Cirebon dan Brebes ( tol Brebes-Pemalang pada arus mudik 1439 H ini akan digratiskan pemerintah. Namun, sebagian mencemaskan kecelakaan dan kemacetan yang timbul jika digratiskan 100% ). Bandara Kertajati mulai difungsikan sebagai embarkasi jemaah haji daerah sekitarnya tahun ini. Direncanakan awalnya bisa menampung 5-6 juta penerbangan per tahun ( Bandara Soekarno-Hatta atau Soetta menampung 63 juta penerbangan. Bandara Husein Sastranagara, 3 juta penerbangan ).

Kabupaten Majalengka, salah satu daerah yang kurang sejahtera dari 27 kabupaten kota yang ada di Jawa Barat. Dengan kehadiran infrastruktur terbesar kedua setelah Bandara Soetta ini, diharapkan Majalengka akan lebih sejahtera, jika seluruh jalan2 koneksinya juga sudah dibangun menghubungkan sentra2 produksi rakyat ( UMKM difasilitasi pertumbuhannya ) dengan bandara, pelabuhan, Cirebon, Kuningan dan Brebes, Jawa Tengah. Model pembiayaan kreatif di luar APBN, yaitu konsorsium pemda, BUMN dan swasta, bisa ditiru daerah2 lain. Juga untuk melengkapi prasarana jalan koneksi dan UMKM. Kota Bandung bisa berkurang kemacetannya karena sebagian aktivitas ekonomi ibukota Jawa Barat ini pindah ke Majalengka, seperti PT. Dirgantara Indonesia. ITB mau buka cabang juga di sana ? ( fakultas dan riset terkait penerbangan ). Cihuii.. jalanan lancar, euy !!

Pemerintahan Jokowi juga sudah merampungkan 9 waduk dari 46 waduk yang direncanakan. Ya, untuk intensifikasi lahan sawah yang dari hari ke hari kian menyempit di Pulau Jawa. Supaya stok beras cukup, tak perlu impor, harga di konsumen terjangkau, padi petani terserap baik. Ketahanan pangan prima. Syukur2 bisa swasembada beras lagi. Siip !

3 JALUR MUDIK JAWA. PANSELA MENAWAN.

Pada arus mudik lebaran 1439 H ini para pemudik ( diperkirakan mencapai 31,9 juta orang ) bisa melalui 3 jalur, yaitu Trans Jawa/ pantura sepanjang 176 km, jalur tengah/ alternatif dan jalur Pansela/ pantai selatan dengan pemandangan alam/ pantai yang indah. Mudik sambil berwisata alam. Jalan Tol Pejagan – Semarang juga sudah bisa dilalui pada H-7. Juga, 32 km jalan tol Salatiga – Kartasura mulai H-7 sudah bisa digunakan. Sekarang progresnya mencapai 68% jadi ( Prime Time News, 28/5/2018)

Istilah mudik lekat dengan lebaran dimulai tahun 1976 ketika pembangunan dipusatkan di sejumlah titik di Indonesia. Tahun 1978 jalan tol pertama di Indonesia dibangun ( Tol Jagorawi sepanjang 47 km ). China yang dulu belajar ke Indonesia, kini punya lebih 11 ribu km jalan tol melebihi Indonesia ( lebih 800 km. Lebih 500 km-nya dibangun dalam 3 tahun masa pemerintahan Jokowi ). Diperkirakan lebih Rp 15 triliun uang di distribusikan pemudik ke daerah saat bersilaturahmi dengan sanak saudara. ( EMI, 6/6/2018 ). Ritual mudik membawa aktivitas ekonomi ( distribusi uang dari kota ke desa ), pembangunan infra struktur jalan, tol dan sarana pendukungnya, kohesi sosial jika para pemudik bisa tertib dan saling bantu, perbaikan kesempatan kerja di kota kabupaten yang dilintasinya ( penataan tata ruang wilayah/ RTRW untuk mengurangi arus urbanisasi ) dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ( pembangunan infrastruktur ekonomi di luar Jawa meski penduduknya lebih sedikit daripada Jawa ).

Arus mudik terbesar kedua setelah pemudik Imlek di China ini menjadi ujian bagi manajemen transportasi dan aparat keamanan kita. Akankah Sidomuncul dan Pertamina kembali menyediakan bis gratis bagi pemudik untuk mengurangi perjalanan motor yang berbahaya ? ( 70% dari lebih 3000 kecelakaan mudik tahun 2017 berasal dari sepeda motor, 742 pemudik motor tewas ). Jalan tol digratiskan antara 2-6 hari sebelum dan setelah hari raya ( 14 hari per tahun ). Agar pengelola tol tidak rugi oleh pengratisan ini, pemirsa EMI menyarankan tarif tol dinaikkan 4% setelah lebaran ( pengguna jalan bisa maklum ).

Pemudik diharapkan berani menegur supir bis yang ngebut ugal2an selama perjalanan. Manajemen rest area ( ada di tiap 10 – 26 km jalan tol ) hendaknya lebih memperhatikan fasilitas bagi orang tua, wanita hamil, kaum disabilitas yang lebih lama menggunakan toilet. Kantong parkir diperbesar agar tak meluber ke jalan raya dan mengganggu lalulintas. Pemirsa dari Makasar yang akan naik feri ke Pulau Selayar, minta pemerintah membuat ruang tunggu bagi pemudik yang berjubel antri. Pemeriksaan petugas terhadap bawaan dan jumlah calon penumpang yang naik feri harus disigapkan agar perjalanan mudik jadi aman dan nyaman ( kondisi ferinya sendiri diakuinya lebih baik dari tahun2 sebelumnya. Tinggal ketertiban penumpang dan keberadaan ruang tunggu yang kurang ). Penelpon EMI ( 11/6/2018 ) dari Papua mengingatkan pemerintahan Jokowi untuk merealisasikan janjinya membangun jalur kereta api di Papua. Janii itu hutang buat warga Papua, katanya.

Memperat kohesi sosial dalam ritual mudik bisa dengan cara menunjukkan keadaban publik ; antri yang baik, gotong royong saling bantu dan tertib lalulintas. Jika warga Malaysia bisa kompak menyumbang untuk mengurangi utang negaranya, kita pun bisa kompak saat mudik dan berperan mengupayakan keamanan dan kenyamanan bersama. Selamat mudik. Hati-hati di jalan ya…

PERSIAPAN ASIAN GAMES DI PENDOPO BANDUNG

Asian Games diikuti 43 negara, dengan Rp 3,7 triliun biaya pembangunan venue dan Rp 3,5 triliun biaya pembangunan wisma atlit ( Prime Time News, 28/3/2018)

PASAR TRADISIONAL KEKINIAN: PASAR SAHAM, E-PASAR, E-WARUNG.

Galeri Investasi Pasar Modal di pasar tradisional yang digagas Bursa Efek Jakarta sudah diterapkan di pasar Tasikmalaya, Balikpapan, Ujung Berung. Dengan Rp 100 ribu anda sudah bisa memiliki saham perusahaan besar. Ayo belanja ke pasar sambil nabung saham.. ( LPS PRSSNI, 7/5/2018 )

Tidak itu saja PD Pasar Pemkot Bandung akan menggiatkan e-pasar ( transaksi belanja cashless ) dengan kartu digital di seluruh pasar tradisional di Kota Bandung. Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ) senilai Rp 110 ribu per bulan bisa ditukar beras dan telur di beberapa e-warung yang ditunjuk. ( LPS PRSSNI, 31/5/2018 ) Canggih ya ibu2 Bandung, pada punya saham di pasar modal, sudah itu jago transaksi non tunai pula di pasar tradisional. Soal fashion, kuliner jeung trend kekinian, Bandung mah juarana. Meni resep ngadanguna. Oh, Bandung, kota urang. Aku cinta padamu…!!

KOMUNITAS GET PLASTIC DAN MESIN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN

‘Kilas Bandung’, 28/5/2018, dari LPS PRRSNI bekerja sama dengan Humas Pemkot Bandung mengabarkan Komunitas ‘Get Plastic’ membuat mesin pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar, yang bisa dipakai sendiri atau se-RW, sehingga mengurangi sampah yang dikirim ke TPS dan TPA. Hebring.. Siapa mau beli ?

KOMUNITAS HUTAN ITU INDONESIA. KONSER MUSIK DI RIMBA ?

Kick Andy, 12/5/2018 menampilkan kiprah komunitas ‘Hutan itu Indonesia’ dengan membuat acara Olahraga ke Hutan, Jamuan Hutan, Musisi Masuk Hutan, dsb. Kita tahu, hutan Indonesia, terluas ke-3 di dunia. Keanekaragaman hayatinya termasuk yang tertinggi di dunia. So, paru2 dunia ini harus dilestarikan dan dimanfaatkan rakyat setempat dengan bijak.

PEMANASAN GLOBAL MEMATIKAN DI PAKISTAN.

1000 orang diberitakan tewas di Pakistan karena heat stroke/ awan panas lebih 44 *C tahun lalu. Kemarin terkena cuaca ekstrim lagi 44 *C. Semoga hutan lebat dan perairan Indonesia melindungi kita dari bencana panas ini. Amin.

SAY NO TO ROKOK. DENDA BAGI YANG BEBAL.

Muhammad Solihin, Pjs walikota Bandung, mengajak PNS agar tidak merokok di kantor pemerintahan dengan gerakan ‘Say no to Rokok’. Awalnya, larangan ini akan disosialisasikan dulu. Setelah itu akan didenda siapa saja yang kedapatan merokok di lingkungan kantor pemerintahan Kota Bandung. Ya, jumlah kematian akibat merokok meningkat tajam tahun ini. 90% dari penyakit mematikan yang tercatat ( sebelumnya hanya 30% ). Orang terkaya di Indonesia adalah pemilik pabrik rokok. Kebayang biaya iklan dan pengaruhnya kan ? Dengan jargon memasyarakatkan olahraga, nyatanya, Thomas & Uber Cup kita malah kalah. Justru, rokoknya yang kini memasyarakat dan menguras dana BPJS serta Dinas Kesehatan setempat untuk memulihkan kesehatan pecandu rokoknya. 7 kebohongan manfaat rokok ?

PERSIAPAN ASIAN GAMES DI PENDOPO BANDUNG.

Sekda Bandung pada Senin lalu ( 28/5/2018 ) di Pendopo Bandung ( rumah dinas walikota Bandung ) mengadakan rapat persiapan Asian Games, Agustus 2018. Banyak atlet asal Bandung Jawa Barat ( langganan juara umum PON ) yang akan berlaga di even Asia tsb. Sukses 8 besar ya !

CLOSING

Ber-Pancasila artinya berkebajikan dalam bernegara. Sikap mengakui dan saling menghormati antar warga negara Indonesia. Termasuk menghormati masa pemerintahan definitif 2014-2019, tidak mencoreng identitas presiden Jokowi tanpa etika, tidak menggoreng kebijakannya tanpa fakta, tidak mengolok-olok legitimasinya dengan tagar dan kaos ‘ganti presiden’ ( masa kampanye belum mulai ). Sebagian tokoh2 Reformasi yang keras bersuara waktu itu seolah tak ber-Pancasila kini ( setelah tak kebagian ‘kue’ ). Ketahuan pamrihnya.

Pernyataan politik beda dengan pernyataan ideologis, seperti perbedaan antara bendera dan garam. Bendera terlihat tapi tak dirasakan. Garam di air sebaliknya, tak terlihat namun dirasakan. Ideologi Pancasila mestinya seperti garam, dirasakan WNI dalam denyut kehidupannya, bagaimana ia melihat sesuatu/ peristiwa dan bersikap terhadapnya. Seperti tragedi bom Surabaya kemarin, solidaritas kemanusiaan dan persatuan Indonesia menggerakkan mereka berbondong-bondong ke PMI untuk mendonorkan darahnya bagi korban, tak peduli suku dan agamanya. Seperti Maghrib ini, para penganut Hindu dekat Pura, membagikan tajil gratis untuk berbuka puasa tetangga sekitarnya yang muslim. Sentuhan kemanusiaan untuk Persatuan Indonesia.

Yuk, kita kembali ke Mukadimah UUD 1945. Menjalankan Pancasila dengan murni dan konsekuen, secara kognisi ( pikiran) maupun afeksi ( perbuatan ). Selamat Hari Kesaktian Pancasila ( 1 Juni ) dan Hari Raya Idul Fitri ( 1 Syawal 1439 H/ 15 Juni 2018 ). Mohon maaf lahir batin. Selamat nyoblos pilkada 27 Juni 2018, Indonesia !

Iklan

Written by Savitri

4 Juni 2018 at 13:07

PSSI, Reklamasi, On Shore, Perompak, Deparpolisasi, OKI, Sadiman & Bullying. Negara Hadir, Air Mata pun Menetes.

leave a comment »

1

Hutan terbakar, langganan di negeri ini. Dikutuk korban dalam negeri. Diolok warga negara tetangga. Tapi pembuka lahan bermuka badak. Tak tahu malu, terus melakukan kebodohan yang sama : membakar hutan. Bukit gosong mestinya dihijaukan kembali sampai rimbun, sehingga mata air berlimpah untuk menyuplai air di desa dan sungai di kota ( air baku PDAM ). Musim hujan, jadi tidak banjir dan longsor. Musim kemarau, tidak kekeringan dan gagal panen. Aneka penyakit menjauh. Seorang Sadiman mampu menghijaukan satu bukit gosong dengan ketekunannya. Mestinya, satu komunitas ( juga perusahaan air minum ) mampu menghijaukan satu gunung gosong atau lebih. Seberapa Indonesia-kah anda untuk tergerak mengambil tanggung jawab ini ?

Mikirke negoro ( memikirkan negara ). Presiden, wapres, para menteri dan kepala daerah melakukannya tiap hari. Pemimpin redaksi media nasional, host ( pembawa acara talkshow politik ), narasumber Primetime News juga. Saya, para pemirsa Primetime News, pembaca kritis media cetak/on line bermutu juga. Hari demi hari kita mengikuti perkembangan negeri tercinta, Indonesia. Selalu berkelebat di benak kita, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi aneka problema yang menderanya agar rumah besar kita ini jaya dan berdaulat penuh ?

Saya pernah ditertawakan keluarga dan konsumen tentang keranjingan yang satu ini. Si Imut mikirke negoro ( saya terlahir dari ibu Sunda dan ayah Jawa ). Apa bisa ? Lho ? Saya nulis ‘Astaghfirullah’ di kertas saja, Allah tahu kok ( lalu kakak sulung saya tak jadi terjun dari atas gedung rumah sakit. Tak jadi pulang ( wafat ). He’s alive ). Apalagi berlembar-lembar begini ( draft GP & C pernah sampai 10 halaman A4 ). Banyak yang terjadi di Kota Bandung dan Indonesia yang match dengan analisa dan solusi saya sejak blogging tahun 2009 ( wah, ge-er ). Setelah 7 tahun, traffic blog GP & C sudah lebih 1.128.000. Meski saya posting 1-2 bulan sekali. Tidak tiap hari. Pembaca terbanyak dari Indonesia, Amerika lalu Indonesia ( kata wordpress ). Alhamdulillah.

Pastinya, Allah yang membuat tulisan saya dibaca orang. Jangan pikir apa yang bisa negara berikan padamu. Tapi pikir apa yang bisa kita berikan untuk negara. Karena Allah membaca tulisan saya dan mentenagainya sehingga berdampak, saya memutuskan kegiatan menulis blog ini sebagai medan juang saya berkontribusi untuk negara. Setiap manusia diberi ‘bongkahan emas’ oleh-Nya. Segera temukan life skills anda, lalu putuskan jalan pengabdian anda pada Allah dan negara.

Presiden tak bisa mengatasi segunung masalah Indonesia sendirian. Jokowi sudah berjibaku dengan mengalah mau ditempatkan di puncak kerumitan ini ( yang ancamannya dunia akhirat kalau gagal ) demi baktinya pada negara. Kita semua tahu kapasitasnya. Kita juga tahu pilihan yang ada saat itu. Mari kita bertanggungjawab atas pilihan kita. Memberitahu dengan santun jika ia bisa saja keliru. Menyemangati dengan simpatik jika presiden diintimidasi pemimpin mancanegara. Mengapresiasi dengan positif jika pemerintahannya berhasil mewujudkan tahap demi tahap janjinya pada rakyat ( Trisakti & Nawacita ). Itu semua menjadikan kita : orang biasa dengan kepedulian luar biasa. Warga negara Indonesia yang negarawan ( ciee.. ). Kita sayang pada pemimpin kita dan melakukan yang terbaik untuk memajukan negeri kita. Shall we ?

MATAHARI VS BINTANG DI KABINET KERJA. PRESIDEN TETAP NOMOR SATU.

“Saya berterima kasih pada Presiden Jokowi atas keputusan membangun kilang LNG ( gas alam cair ) secara on shore ( di darat )”, kata Gubernur Maluku ( Primetime News- MetroTV, 24/3/2016 ). Warga Maluku di selatan dan tenggara yang selama ini miskin bisa sejahtera dengan kilang ( plus pabrik pupuk kimia, dsb ) yang dibangun investor, dioperasikan bersama, diawasi dengan oleh pemerintah, dengan menyerap sebanyak mungkin tenaga lokal yang sudah di upgrade di Balai Latihan Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( kemenakertrans ).

Ini dia Nawacita. Kepentingan rakyat Indonesia dikedepankan. Memang seharusnya, seluruh investasi ( asing ) tetap dalam kendali pemerintah Indonesia. Kita berdaulat pada sumber daya alam kita. Sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Menko Maritim & Sumber Daya dan Menteri ESDM sempat berdebat panas soal on shore versus off shore ( kilang lepas pantai ) sebelum keputusan on shore diambil presiden. Begitu sengit dan lamanya debat di ruang kabinet yang meluber ke ruang publik ini lalu banyak pengamat mengeritik : ini presiden kok sulit menertibkan keduanya ? RR bahkan pernah menantang debat JK yang disebutnya matahari kembar. Saya pikir, sikap ini kurang wise. Oke, kali ini RR benar soal on shore. Tapi, sebaiknya kita tetap mawas diri dan rendah hati dengan setiap pencapaian kita. Manusia tak luput dari kesalahan. Tahun 2014, kita memilih JW-JK salah satunya karena faktor JK yang kualitasnya setara presiden. Ringkasnya, republik ini masih berjalan tegak dengan komando seorang JK. Pengalaman adalah andalan orang2 bijak. So, listen to this old man.

Menteri adalah pembantu presiden. Sedikit bicara, banyak kerja. Patuh dan berada di belakang presiden. Jika sulit diatur oleh JW & JK, apalagi sampai meredupkan pamor presiden, jangan ragu untuk mengeluarkan menteri ‘bintang’ ini dari kabinet, segera. Karena wibawa presiden ( ketertiban negara ) lebih penting dari soal on shore ( kesejahteraan provinsi ). Kepada RR, selamat menjadi garda anti neolib di kabinet, but next time, lakukan dengan sunyi dan humble ( sedapat mungkin diskusi intelek di dalam kabinet, tak sampai gaduh, membingungkan dan mencengangkan publik ). Good job all of you..

PRESIDEN JANGAN DI-BULLY. DIKRITIK DENGAN SANTUN, SILAKAN.

“Kalau saya boleh di-bully, kenapa dia tidak ?”, kata Megawati ( Kick Andy Show, MetroTV, 22/4/2016 ).”Indonesia ( tahun 1998-2004 ) sedang dalam krisis dan sudah dibanjiri retorika politik. Sayangnya, Mbak Mega bertindak seolah-olah dia adalah presiden dalam negara dengan keadaan normal. Dia melakukan segala sesuatu dengan sikap ‘business as usual’. Dengan asumsi ‘doing business as usual’ itu saja, dia masih di bawah standar,” kata Cak Nur ( wawancara Tomi Lebang & Arif Zulkifli dari Tempo dengan Nurcholish Madjid di Universitas Paramadina menjelang pemilu 2004 ).

Pada masa pemerintahan MS yang sarat ketidakpastian karena sikapnya yang lembek pada orang2 yang mensponsori perjudian, pelacuran atau bisnis ilegal ( berdampak menggejalanya sikap2 melanggar hukum, lawless ), maka wajar jika banyak kritik yang dilontarkan kepadanya. Namun, pers sebagai pilar demokrasi yang ke-4 sering dikeluhkan tak mendukungnya. Sikap lemah memang bukan kejahatan. Tapi jika kelemahan itu menyebabkan kepemimpinannya tidak efektif, maka kita kritik saja terus, untuk memberitahu ( menyadarkannya ).

Bayangkan, jika sekelas begawan saja sudah seperti itu mengkritiknya, apalagi kelas jelata yang baru dibuka berangus mulutnya tahun 1998 ( kejatuhan rezim Soeharto ). Mungkin ini ‘bully’ yang dimaksud MS. ( kita memang gregetan dengan sikap diam dan lambannya saat itu kan ? Aset negara juga banyak dijual pada masanya ). Seperti senior yang kesal dulu ‘diplonco’, maka MS pun mempertanyakan, kenapa dia ( Jokowi ? ) tak boleh di-bully ? ( dikritik/ direndahkan )

Rakyat seperti saya, jika mengeritik presiden, berusaha dalam batas2 menjaga wibawa presiden ( wibawa presiden adalah ketertiban negara ). Seorang ibu ( janda, ketua partai ) yang meminta anaknya ( kader partai ) memimpin rumah ( negara ), bijaknya adalah memberi kepercayaan penuh pada sang anak untuk memimpin. Tidak mendikte. Tidak membeberkan kekurangan atau kekeliruannya pada anak-anaknya yang lain, yang bisa membuat mereka tidak respek atau tidak patuh lagi pada kakak tertua. Jika wibawa pemimpin lenyap, rakyat yang dipimpin akan bertindak sendiri, kacau balau. Anda yang punya adik/ anak buah tentu tahu rasanya ditelikung ortu/ bos seperti ini. Ketertiban rumah atau tempat kerja akan sangat sulit bahkan tidak bisa dipertahankan lagi.

Orang bijak dan tahu etika akan bicara 4 mata tentang kekurangan/ kesalahan anak ( pemimpin ) yang telah dia pilih ( apalagi jika si anak juga dimintai tolong untuk meningkatkan perolehan suara partai ) dengan bahasa santun dan lembut. Rasa terima kasih karena si anak telah sudi menerima penunjukan ( tanggung jawab maha berat ) diwujudkan ortu dalam penghargaan manusiawi seperti itu. Bukan cuma menyelamatkan muka sendiri dengan dalih tanggung jawab partai untuk mengawasi kinerja petugas partainya ( sampai perlu ekspos besar di media ).

PARTAI, PILIH DIPERBAIKI ATAU DEPARPOLISASI ?

Setahu saya, partai ada di publik space ( di ruang publik/diawasi publik ). Politik adalah cara untuk membagi sumber daya yang ada di suatu negara secara adil untuk segenap rakyatnya. Jadi, seharusnya, orang2 terdidik yang sudah selesai dengan dirinya, yang menjadi anggota partai, yang suatu saat nanti berada di posisi decision maker ( pengambil keputusan, memegang kekuasaan ) sebagai kepala daerah, menteri, pemimpin nasional/ presiden, juga anggota parlemen. Bukan preman, tukang becak, dsb, yang masih risau dengan urusan perut. Skill life itu perlu proses panjang, biaya besar dan tekad kuat. Apalagi bekal politik sekelas negarawan. Tak cukup dengan sekolah partai.

Saya kuatir MS masih dalam taraf senang dihormati dengan bersedia menerima kader karbitan bak sinterklas. Tentu saja mereka senang ‘dientaskan’ semudah itu dan akan sangat menghormatinya. Saya belum melihat kemampuan MS untuk melihat persoalan secara menyeluruh ( terkait tindakan impulsif yang menyenangkan hatinya dengan terpuruknya citra parlemen yang diisi orang2 partai tak bermutu ). Berpikir jangka pendek bisa ‘menolong’ sebagian kecil orang PMKS ( penyandang masalah kesejahteraan sosial ). Tak berpikir jangka panjang hal itu bisa merugikan lebih banyak orang/ rakyat karena ( anggota parpol minta jatah fee dari anggaran/ kontraktor menurunkan standar spesifikasi menyebabkan ) jembatan ambrol, jalan cepat rusak, sekolah runtuh dsb, buah rekrutmen suka2-nya itu.

MS menanggapi santai soal partainya yang termasuk juara korupsi. Cenderung menyalahkan faktor eksternal : kenapa terjadi korupsi ( seperti, banyaknya meja instansi yang harus dilalui dengan uang ). Padahal, ada partai lain yang bisa minim kasus korupsinya karena rekrutmen, kaderisasi, promosi yang selektif dan berkualitas ( no money politic, mahar/ setoran ). Watak preman yang suka memalak takkan bisa diubah jika suatu saat nanti dihadapkan oleh syahwat dan kesempatan. Ini soal pengendalian diri yang nadir pada kebanyakan mereka. Makanya preman tak malu memalak. Terbiasa dapat uang dengan cara instan ). Boro2 mikirke negoro ( otaknya gak nyampe ).

PARPOL BURUK, INDONESIA TERPURUK. SADARLAH.

Keterpurukan Indonesia selama ini disebabkan sebagian besar oleh buruknya kualitas parpol. Apakah anda merasa janggal, ketika mantan ketua DPR yang tertangkap basah jadi makelar mafia migas masih bisa jadi ketua fraksi ( digaji lebih Rp 60 juta per bulan ) bahkan calon ketua parpol ? Apa anda merasa aneh, 7 parpol yang katanya membela kepentingan rakyat, tapi ramai2 ingin melemahkan KPK ( revisi UU KPK dengan mempreteli kewenangannya yang signifikan memberantas korupsi ) dan membujuk partai Nasdem ( menolak revisi ) ikut mereka ? Kalau parpol2 itu ( termasuk PDIP ) tak merasa ada yang genting ( salah ) di parlemen, bagaimana mereka secara sadar tergerak memperbaikinya dari hulunya ( internal partai )?

Merawat partai butuh dana antara Rp 150 – 250 miliar per tahun. Ini salah satu penyebab terjadinya korupsi di kalangan anggota partai ( wajib setor/ mahar ke partai ). Lalu muncul wacana dana parpol dari negara atau publik. Saya pikir, parpol yang transparan dan akuntable dalam proses rekrutmen, kaderisasi, kontestasi, sampai jadwal dan kriteria seleksi kader dipublikasikan di internet ( bisa diakses/ diikuti publik ), pantas jika parpol tsb diberi insentif berupa dana bantuan parpol ( tambahan sampai 30 % biaya operasional parpol ). Yang masih semau gue dan korup, ya tetap Rp 108,- per suara, atau tak diberi dana sama sekali. ICW mengusulkan Bawaslu yang mengawasi proses demokrasi sehat di parpol selektif tsb. Kita ( civil society ) juga bisa ikut mengawasinya jika semua kegiatan dan keuangan di parpol sudah transparan dan dipublikasikan di internet sehingga memenuhi syarat untuk diberi dana parpol 30 %. Apalagi media TV selama ini cukup rajin menayangkan proses kontestasi parpol ( besar ). Tinggal proses rekrumen, dst, yang belum banyak terekspos ke publik. Bagaimana kader2 korup itu bisa terjaring parpol ?  Semoga, selanjutnya suara rakyat lebih didengar parpol. Bukan lagi suara konglomerasi yang selama ini menjadi penyandang dana terbesar di parpol. Uang rakyat tak lagi dikorupsi oleh anggota parpol. Siip, kan ?

Partai juga cukup sampai tingkat kota/ kabupaten saja karena penggunaan media sosial yang efektif sekarang ini bisa memangkas dana parpol untuk sosialisasi, dsb ( kantor parpol tak perlu sampai ranting2 atau desa2 ). Hemat dan efesien. Kita rindu parlemen terpercaya kan ? Perbaiki kualitas parpol, atau .. deparpolisasi. Pilih jalur independen saja, selama parpol ogah memperbaiki diri ( dan terus menggerogoti kepercayaaan dan uang rakyat ). Setuju ?

FH VS PKS . KERAS VS SANTUN. HUMBLE, please…

Fungsi parpol menyerap aspirasi rakyat banyak diabaikan banyak parpol dewasa ini. Anda merasa tertipu ketika nyoblos partai P, setelah mereka besar, partai itu ternyata bertindak sendiri. Tak mendengarkan kita lagi. Suara rakyat tak penting lagi. Di parlemen, mereka banyak menuntut, tanpa miskin produktivitas. Mantan ketua dewan sebrengsek itu pun masih banyak pembelanya. FH, salah satunya, kena batunya dengan dipecat dari semua jenjang keanggotaannya di PKS. Over acting dan kebanyakan omong emang bikin sebal. Integritas saja tak cukup. Humble ( rendah hati ) pun penting agar lebih banyak like daripada yang dislike. Pernyataan FH yang kerap keras, konyol dan menggurui tak cocok dengan citra PKS yang santun dan simpatik. Kita lihat ending FH vs PKS. Semoga FH memetik hikmah dari kasus ini.

DUA MATA DI SENAYAN. DPD DIPERKUAT DENGAN MEMUTUSKAN.

DPD yang dibilang anak tiri Senayan ternyata bergaji lebih besar dari anggota DPR. Lebih Rp 70 juta per bulan. Lebih Rp 1 triliun per tahun untuk semua anggota DPD ( Dewan Perwakilan Daerah ). Namun, sumbangsihnya dipertanyakan. Tugas DPD : mengajukan rancangan undang-undang (RUU) kepada DPR , ikut membahas RUU, memberikan pertimbangan kepada DPR, melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang dan menyampaikan hasil pengawasannya kepada DPR sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti, menerima hasil pemeriksaan keuangan negara yang dilakukan BPK.

Bidang terkait yang mereka urus : Otonomi daerah, Hubungan pusat dan daerah, Pembentukan dan pemekaran, serta penggabungan daerah, Pengelolaan sumberdaya alam serta sumberdaya ekonomi lainnya, Perimbangan keuangan pusat dan daerah, Pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), Pajak, pendidikan, dan agama ( sumber : http://www.dpd.go.id/subhalaman-fungsi-tugas–wewenang ).

Jika DPD soft, ia cenderung bertengkar di dalam. Jika DPD over strong, ia akan gaduh ke luar, bersaing dengan kakaknya ( DPR ). Runyam, ya. Kita tahu problem daerah dan otonominya sangat banyak dan kompleks. DPD bisa diperkuat dengan menambah fungsi memutuskan. Dua mata di Senayan lebih baik dari satu mata. Kita lihat saat pemilihan ketua MPR lalu yang bisa diterima semua pihak ( KMP & KIH ) karena posisi tawar DPD. Mari kita tunggu perbaikan kinerja DPD setelah perkuatan ini.

SOLUSI DUA NEGARA. BARU SATU NEGARA. LHO ?

KTT Organisasi Konferensi Islam ( OKI ), 7 Maret 2016 berjudul “Jakarta untuk Palestina’. Hasilnya : 23 butir dalam Deklarasi Jakarta, diantaranya :

  • mendukung usaha Arab Saudi dan Jordania untuk mempertahankan dan menjaga situs suci Masjid Al Aqsha.
  • mengutuk dan menekan Israel untuk menghentikan pendudukan atau okupasi terhadap Yerusalem dan Palestina, serta pembangunan pemukiman ilegal di wilayah Palestina dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
  • pembentukan “Al Quds and Al Aqsha Funds” (dana Al Quds dan Al Aqsha) untuk membantu rehabilitasi Yerusalem berdasarkan kebutuhan rakyat Palestina. Dana tersebut akan dihimpun dari sumbangan anggota negara-negara OKI, masyarakat umum dan sektor swasta, sekaligus memanggil semua warga Muslim untuk berpartisipasi dalam program tersebut.
  • aksi boikot semua negara anggota OKI dan masyarakat internasional terhadap produk yang dihasilkan di Israel dan atau oleh Israel.
  • mencapai solusi dua negara dengan mempromosikan dialog lintas agama, mengangkat isu Palestina pada radar internasional dan mendukung rekonsiliasi Palestina.

KTT-LB OKI dihadiri 605 anggota delegasi dari 55 negara, termasuk 49 negara anggota OKI, dua negara peninjau, lima anggota permanen Dewan Keamanan PBB, dua negara kuartet, dan dua organisasi internasional (PBB dan Uni Eropa). ( Sumber : https://m.tempo.co/read/news/2016/03/08/115751846/boikot-produk-israel-dan-23-butir-deklarasi-ktt-oki-di-jakarta )

Bulan berikutnya, KTT OKI rencananya akan dihelat di Turki. Iran ingin solusi satu negara untuk wilayah Palestina. Yang lain, memilih realistis dengan solusi dua negara. Kita menghadapi resistensi dalam komunitas Islam sendiri. Sementara korban rakyat Palestina terus berjatuhan dari hari ke hari. Mungkinkah, kita ( negeri2 muslim ini ) sepakat untuk dua negara dulu sesuai batas2 yang ditentukan PBB dulu ( 1947 ), karena lebih banyak pendukungnya. Nanti, jika Imam Mahdi dan Nabi Isa datang ke dunia, baru mewujudkan kondisi yang tercantum di QS : Al Isra itu dengan kepemimpinan mereka yang mumpuni. Wallahu’alam.

MENPORA, PSSI DAN ASIAN GAMES 2018.

LNM (‘ ketua’ PSSI ) sempat kabur ke Singapura ketika akan diperiksa sebagai tersangka koruptor dana hibah KADIN yang telah menguntungkannya lebih Rp 1 miliar tsb. Indonesia di ujung tanduk dalam statusnya sebagai calon tuan rumah perhelatan olahraga Asian Games yang sudah dirindukannya puluhan tahun. Pemain bola antara mati segan hidup tak mau dengan terbatasnya kompetisi sepakbola yang digelar sejak ‘pembekuan’ PSSI. Memang rumit mengatur organisasi yang sudah puluhan tahun miskin prestasi dan sarat korupsi. Kankernya sudah stadium berat. Tapi menghadapi mereka dengan tangan besi juga tidak bijaksana.

Agum Gumelar yang dipilih menjadi ketua transisi, saya pikir, cukup kredibel untuk didengar pendapat dan sarannya. Tim dari Kemenpora bisa berbesar hati untuk duduk bersama berdiskusi dengan open mind mencari solusi terbaik untuk mereformasi PSSI dan memperbaiki citra serta prestasi persepakbolaan Indonesia. Waktu terus berputar. Menpora Imam Nahrawi harus gerak cepat dan berani bertindak. Ambil keputusan untuk mencabut ‘pembekuan’ PSSI dengan syarat & ketentuan berlaku, serta awasi jalannya reformasi. Agar Indonesia masih sempat mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games, dengan sepak bola sebagai primadonanya. Terlalu banyak yang dipertaruhkan jika kedua belah pihak terus berkeras hati. Rakyat Indonesia yang paling dirugikan.

( setahu saya, dari diskusi ILC beberapa waktu lalu, berdasarkan surat yang dikirim pada saat pemilihan ketua PSSI yang baru ( tertanggal 17 April 2015 ), adalah Djohar Arifin Husin yang dibekukan. Artinya kepemimpinan Djohar yang harus diajak bicara ketika ‘pencabutan pembekuan’ tsb. Orang2nya lebih kooperatif diajak bicara ketimbang LNM yang baru mau diperiksa saja sudah kabur ).

Saya nonton acara ‘Mata Najwa’ yang membongkar kebobrokan PSSI dan carut marut sepak bola gajah. Betapa prihatin dan gamangnya wajah Menpora ketika mayoritas audiens menuntut pembekuan bahkan pembubaran PSSI dengan geram di depan beliau. Tapi seperti juga FIFA lalu yang setali 3 uang dengan PSSI ( marak korupsi ), para anggota FIFA yang jumlahnya lebih banyak dari negara anggota PBB itu, tak sampai minta pembekuan FIFA. Mereka cukup mengganti ketua dan jajarannya yang menyimpang. PSSI pun bisa diperlakukan demikian. Jangan bakar rumahnya, tapi singkirkan tikus2nya. Tempatkan orang2 kredibel, berintegritas tinggi dan tahu ( manajemen ) sepakbola yang bagus di PSSI kita yang baru.

Selama PSSI masih dibayari APBN/ APBD dalam kegiatannya, maka pemerintah dan rakyat Indonesia berhak mengawasi dan memperbaiki PSSI. Statuta FIFA mengatur PSSI dan sepakbola kita terkait turnamen2 di mancanegara. Sepakbola di Indonesia dan PSSI milik rakyat Indonesia. Menpora, now take your action. Let’s move..

SOLUSI HUTAN TERBAKAR DAN MELIMPAHNYA AIR DI MUSIM KEMARAU.

Kebakaran hutan terjadi tiap tahun di wilayah Indonesia. Perambah dan pengusaha main gampang dan ngirit dalam membuka lahan untuk kelapa sawit atau tanaman perkebunan lainnya. Perilaku malas dan parasit tingkat lanjut ( masa bodo orang lain, yang penting gue untung ). Biarlah kerugian triliunan rupiah diderita masyarakat berupa penyakit Ispa, pembatalan penerbangan, iritasi mata, menghilangnya mata air, banjir dan longsor di musim hujan, kekeringan di musim kemarau plus aneka penyakit akibat langkanya air bersih, dan tentu saja kematian ( manusia/ pemadam kebakaran ikut terbakar, anak2 dan lansia sesak/ kehabisan nafas ). Juga teguran ( rasa malu ) dari negara tetangga yang terganggu asap kiriman dari Indonesia.

( Kita bisa mendeteksi orang2 tak bertanggung jawab ini dari kebiasaannya meninggalkan ruangan tanpa menoleh ke belakang lagi ( tak meletakkan di tempat yang benar ) seperti : pintu ditinggalkan terbuka ( tak peduli maling/ predator masuk dalam tempo 60 detik ). Sampo, sabun, gayung ditinggalkan di lantai kamar mandi ( tak peduli lansia mati kalau kesandung/ kepleset oleh benda2 tsb ). Kran air ditinggalkan terbuka, lampu-tv-kipas ditinggalkan menyala ( tak peduli tagihan membengkak yang harus dibayar pemilik rumah ). Sampah dan ompol ditinggalkan ( tak peduli orang sakit galigata karena tersentuh bekasnya yang berkuman ). Juga anak kost yang tertawa keras, nyanyi berisik, teriak2 di malam buta ( tak peduli tetangga sulit tidur & bayi terbangun menangis ).

Bibit2 masa bodo ini harus ditanggulangi sejak dalam rumah. Sebelum tak terkendali ( susah diatur ) setelah di luar rumah dan merugikan masyarakat dan negara. Sejak kecil anak2 sebaiknya diajari mengurus keperluannya tanpa pembantu dan diedukasi bahwa pekerjaan rumah adalah tugas mulia ( bukan rendahan ). Agar ketika anak numpang di rumah yang tanpa pembantu, ia akan sigap membantu ( tidak memandang rendah tuan rumah, apalagi lepas tangan/ memperlakukannya seperti pembantu ). Lalu, ketika punya rumah baru, ortunya tak mencari-cari kesalahan orang2 yang selama ini tak disadarinya telah meringankan pekerjaan rumahnya, ketika banyak keluhan/ hal tak beres terjadi di tempatnya yang baru. Anak yang besar dengan ketrampilan rumah tangga yang baik akan lebih diterima pasangan dan lingkungan sosialnya. Tak menjadi beban orang lain ).

Sadiman, kakek sederhana dari Wonogiri, Jateng, perlu 20 tahun lebih untuk menyulap bukit gundul bekas terbakar ( tahun 1967 ) menjadi hutan kecil yang rimbun. Hari demi hari, dengan tekun ia menyisihkan uang hasil berjualan di pasar untuk membeli bibit dan menanamnya di bukit tandus. Cibiran, ejekan ‘orang edan’ terhadap dirinya dan perusakan terhadap pohon2 yang ditanamnya, diterima dengan tabah. Alhasil, bukit tandus itu kini hijau dan mengalirkan banyak mata air yang dimanfaatkan warga sedesanya. Saat musim hujan, tak lagi banjir dan longsor. Saat kemarau, air tetap melimpah. Aneka penyakit yang biasa menyerang warga menurun drastis. Untung ada Sadiman.

Warga yang merasakan manfaat dari kiprah Sadiman kini tekun membantu penghijauan tsb. Sebagian kawasan hutan itu atas ‘izin’ Sadiman digunakan sebagai bumi perkemahan agar para remaja bisa melihat dan belajar penghijauan dari peraih ‘Kick Andy Heroes 2016’ itu. Sebuah komunitas yang menggagas bumi perkemahan itu kin sekaligus menjaga sumber2 air tsb dari pengaplingan perusahaan2 air minuman kemasan yang mengincar hasil jerih payah Sadiman. Ini contoh bela negara yang dilakukan anak2 muda pengagum Sadiman. Masyarakat sekitar seharusnya yang dilindungi dan diprioritaskan untuk memperoleh sumber daya di lingkungan tempat tinggalnya ( sekaligus pihak pertama yang terpanggil merawat dan melestarikannya ). Perusahaan2 air minum tsb bisa menghijaukan bukit2 gosong lainnya yang tersebar di seantero negeri, jika ingin mendapatkan air jernih pegunungan yang mengalir sampai jauh .. ( itu baru perusahaan keren dan sadar lingkungan ).

Perusahaan2 pengembang terkemuka mereklamasi pantai utara Jakarta menjadi 17 pulau yang akan dibangun hunian kelas atas ( dan pelabuhan ). Pasir dari daerah sekitar Jakarta dikeruk untuk menimbun perairan yang sarat masalah tsb. Kerusakan lingkungan di tempat asal pasir dan akhir pasir ( Teluk Jakarta ) tak terlalu mereka pikirkan. Rencana zonasi wilayah pesisir, perbaikan dan penambahan fasilitas lingkungan juga diletakkan di bagian akhir kegiatan mereka ( kalau sempat ). Para nelayan berdemo. Pemerintah pusat melalui Kementerian KKP yang berwenang pada kawasan strategis nasional itu, dan Kementerian Lingkungan Hidup ( juga Kementerian Perhubungan/ Pelindo ) turun tangan.

REKLAMASI, SEA WALL, DAN JAKARTA URUNG TENGGELAM. SEMOGA.

Raperda ( prosesnya manipulatif dan koruptif ) yang mendasari proyek mereka akhirnya menyeret anggota Komisi D DPRD-DKI Jakarta ke penyidikan KPK. Gubernur Ahok diminta mencabut 5 SK izin reklamasi-nya selama penghentian sementara proyek triliunan rupiah tsb ( moratorium ) sampai proyek tsb sesuai dengan perundangan yang berlaku. Saya setuju pemikiran Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tentang pengembang yang seharusnya mengeruk dulu sungai2 yang bermuara di area reklamasi ( dan antisipasi lain yang layak ) agar tidak terjadi bencana ekstra karena keberadaan proyek yang mendahului amdal regional dan aturan zonasi itu.

Jika pengembang memang benar2 memikirkan kepentingan warga Jakarta ( gak cuma mau untung sendiri. Kebanyakan pengembang itu dari etnis Tionghoa ya ? Pantas cepat kaya, apalagi kalau menyimpan uangnya di tax heaven country/ Panama papers ). Orang2 miskin mensubsidi orang kaya dengan menipisnya tangkapan ikan mereka, sulit dan mahalnya air bersih, tenggelamnya rumah akibat banjir rob ( penyedotan air tanah di Jakarta tertinggi di dunia sampai permukaan tanah lebih rendah dari level air laut ) dan aneka penyakit akibat kerusakan lingkungan. Yang miskin tambah miskin. Yang kaya tambah kaya.

Jakarta diprediksi tenggelam pada tahun 2050. Ini karena baru sekitar 50% warga Jakarta yang terlayani air bersih dari perusahaan air. Gedung2 pencakar langit lalu rakus menyedot air tanah tanpa mengembalikannya ke dalam tanah secara benar.Jika di hulu, hutan2 terus digunduli sehingga tak ada peresapan air ke dalam tanah oleh akar pohon yang dalam ( untuk persediaan air baku sungai/ PDAM pada musim kemarau ) maka air akan meluncur deras membanjiri jalanan dan pemukiman warga. Tak bisa ke laut karena level air laut lebih tinggi, apalagi setelah pulau2 reklamasi tsb jadi. Sehingga sea wall yang tinggi kokoh di Teluk Jakarta perlu dibangun untuk membendung masuknya air laut ke wilayah darat Jakarta. Para pengembang bisa membangun sea wall yang mahal ini jika punya itikad baik, sehingga warga dan nelayan Jakarta merasakan manfaat dari kehadiran pengembang. Tujuan baik harus disertai cara2 yang baik ( jika asal, korupsi namanya ). I hope everybody will be happy in the end. Let’s see..

KERJA SAMA MILITER UNTUK ASIA TENGGARA. DARI ASEAN, OLEH ASEAN, UNTUK ASEAN.

Belum sebulan 10 ABK ( kapal Brahma 12 ) warga Indonesia disandera kelompok terafiliasi Abu Sayyaf, 4 ABK WNI kembali disandera ( Minggu, 1/5/2016, dengan bantuan banyak pihak, terutama tim Surya Paloh, yang punya jaringan pendidikan di Mindanau, 10 ABK bisa dibebaskan tanpa terluka maupun tebusan. Good job ).Sungguh perairan ( Sulu ) yang tidak aman. Meski demikian, pemerintah Filipina tetap tak mengijinkan TNI masuk ke wilayahnya karena aturan militer asing dilarang masuk di sana. Para perompak minta tebusan Rp 15 miliar. Kelompok Abu Sayyaf punya banyak faksi sehingga sebagian pengamat mengatakan penyanderaan tsb bermuatan politis ( menuntut Mindanau lepas dari Filipina, sebagian korban sandera dipenggal ). Sebagian lagi menganggap, murni kriminal/ bandit. 18 tentara Filipina kemarin tewas dalam usaha pembebasan para sandera dari berbagai negara tsb.

Kalau sudah begini, kebangetan kalau Filipina tak ikut kerjasama dengan Indonesia dan Malaysia menjaga perairan yang rawan perompakan tsb ( rencananya 5 Mei, ketiga negara akan bertemu mendiskusikan hal ini ). Selat Malaka yang merupakan perairan internasional sudah relatif terjaga dengan baik oleh kerjasama militer Indonesia- Malaysia- Singapura di kawasan tsb ( dan sebaiknya, seluruh negara ASEAN melakukan kerjasama seperti ini, karena terjadi sekitar 200-300 perompakan di kawasan Asia Tenggara. Agar warga ASEAN dan keluarganya lebih tenteram dan daya saing ekonomi kawasan ini juga lebih baik dibanding kawasan lain ).

Kalau Filipina masih keukeuh tak mau kerjasama, Indonesia bisa menghentikan kapal2 kita ( batubara, dsb ) yang menuju wilayah Filipina sampai negeri tetangga ini bersikap rasional dan mampu menjamin keamanan di seluruh wilayah perairannya.
Indonesia pernah berhasil melakukan negosiasi satu pintu yang membebaskan WNI yang telah disandera selama 3 bulan oleh kelompok Abu Sayyaf pada tahun 2005 ( tanpa keterlibatan militer dan pembayaran tebusan yang diminta ). Indonesia sukses membebaskan 20 ABK kapal Sinar Kudus dari perompak Somalia tahun 2011 dengan membayar tebusan dan menembak mati 4 perompak.

4 ABK yang masih disandera di Filipina Selatan ini, saya pikir bisa diselesaikan dengan meminta pemerintah Filipina mengijinkan tim negosiasi dari Indonesia untuk bicara dengan perompak Abu Sayyaf. TNI disiagakan untuk kerjasama menjaga perairan di kawasan yang bersinggungan dengan 3 negara tsb ( kalau perlu di BKO-kan membantu militer Filipina tanpa tendensi / kecurigaan politik apa pun dari pemerintah Filipina. Pilihan ini diambil terutama jika kelompok Abu Sayyaf dan faksi2nya melatih militan atau membantu para pelaku teror di Indonesia. HJ, guru besar hukum internasional, mewanti-wanti agar Indonesia tak menggunakan kekerasan/ kekuatan militer untuk membebaskan 4 WNI yang masih disandera karena yang 10 WNI sebelumnya juga bisa tanpa kekuatan militer dan tebusan ( cukup 40 kg Al-Qur’an, bakpia, kripik tempe & rempeyek,  mereka dibebaskan ). Namun, jika faksi  yang dihadapi adalah yang politis ( ingin memisahkan diri dari Filipina ) dan mereka tak bisa didekati secara kekeluargaan, apalagi sampai melatih teroris yang mengacaukan Indonesia, maka jangan ragu untuk menggunakan kekuatan militer untuk membebaskan 4 WNI tsb.

Saya masih sulit menerima penjelasan HJ bahwa hanya WNI dan kepentingan Indonesia yang ( dia ) dipikirkan. Dengan kata lain : biarlah sandera WNA ( Malaysia, Filipina, Kanada, Belanda, Norwegia ) yang masih disandera dan tentara Filipina dipenggal kelompok Abu Sayyaf, asal WNI selamat dan Indonesia tak jadi sasaran balas dendam kelompok militan itu. Selfish. Lalu, bagaimana tanggung jawab kita sebagai anggota ASEAN untuk menjaga kawasan Asia Tenggara ?  Kita, Indonesia, big brother-nya, baru mampu berpikir untuk diri sendiri ?? Mereka adalah warga negara sahabat kita, lho. Sedikitnya, kita ( dan perwakilan Filipina ) perlu diskusi dengan perwakilan/ kedutaan WNA di sini, apa yang bisa kita bantu untuk warga mereka yang masih disandera di kawasan regional kita. Itu baru OK.

Untuk keamanan jangka panjang, pakar antropologi budaya/ negosiator tahun 2005, hendaknya Indonesia bisa membina hubungan budaya dan ekonomi dengan masyarakat di Filipina selatan tsb, agar mereka tergerak lebih menjaga warga kita di sana. Mari kita lihat akhir ceritanya.

CHINA MENANTANG ? LEDAKKAN KAPALNYA SAJA BIAR KARAM.

Tiga kapal keamanan China menantang kedaulatan laut Indonesia. Gara2 ilegal fishing yang dilakukan nelayan di ZEE ( Zona Ekonomi Eksklusif ) Indonesia ( China berdalih wilayah Natuna adalah historical fishing China. Wueleh. Gak ada pengakuan atas klaim itu di PBB tuh. Ngarang. Bahkan, diplomat China minta yang ilegai itu dilegalkan saja. Kok nyimut ? Apa iya, kalau kita yang melanggar, mereka akan membebaskan kapal2 kita ? Gak tho, gak tho ..

( 21 Maret 1980, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia sepanjang 200 mil, diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia ( wilayah laut sejauh 200 mil dari pulau terluar saat air surut ). Pada zona ini Indonesia memiliki hak untuk segala kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam permukaan laut, di dasar laut, dan di bawah laut serta mengadakan penelitian sumber daya hayati maupun sumber daya laut lainnya )

Ini yang dinamakan arogansi negara besar yang merasa lebih kuat persenjataannya, lebih banyak duitnya, tapi minim integritasnya. Saya perhatikan, orang2 Zionis, China, ( sebagian orang ) Suma****/ Bat** dan mereka yang fokus ke materi, penghargaan terhadap akhlak dan budi pekerti nyaris nol. Yang otak kirinya bengkak ( logika ), otak kanannya ( spiritual ) kempis. Hanya mampu melihat sepotong2 dan kulit permukaan. Tak mampu melihat esensi dan gambar besar ( big picture/ holistik / menyeluruh/ konsep ).

Anda bisa melihat sinyalnya. Jika ia pdkt ( pendekatan ) dengan penguasaan, pengecilan dan intimidasi, anda bisa pastikan ia penindas yang akan merendahkan anda dan menyedot habis sumber daya anda. Jika ia pdkt dengan pemulian dan penghargaan, maka ucapan, tindakan, pikirannya ditujukan untuk membuat anda tenteram dan dihargai. Anda penting di hatinya sehingga ia akan memuliakan anda.

Back to China. Negeri yang dipimpin partai tak beragama ini tak bisa diharapkan untuk penghargaan terhadap moralitas melebihi aspek bisnis dan profit ( otak kiri ). Begitu dianggap merugikan mereka, hantam ( tak peduli posisi dia yang salah dan merusak hubungan bilateral karena masuk perairan Indonesia dan membela nelayannya yang mencuri ikan kita ). Melihat sinyal tak setara ini, jangan pernah kita membantu mereka besar/ adidaya ( watak tak bisa diubah ). Jangan libatkan China dalam proyek strategis kita ( seperti poros maritim dunia ). Kepala kita bisa mereka injak2 kalau kaca mata kuda yang mereka gunakan setiap melihat persoalan/ konflik.

Belajar dari janji manis Jepang yang akan memberi kemerdekaan Indonesia dikemudian hari ( 1942 ), ternyata mereka lebih sadis dari Belanda, dan akhirnya kita sendiri yang habis2an memerdekakan diri sendiri ( 1945 ). Kita harus berani setara. Kita punya banyak negara sahabat yang akan membantu kita karena politik luar negeri kita yang bebas aktif. Jika kapal China berani masuk wilayah perairan kita tanpa izin, TNI dan KKP jangan segan2 untuk sekalian meledakkan mereka. Kedaulatan negara kita, harga mati. Hanya dengan itu, Indonesia bisa disegani dunia dan mendapat manfaat optimal dari setiap kerja sama dan kemitraan dengan negara lain.

Negara yang hanya tahu bahasa intimidasi, kita beri intimidasi juga, biar nyaho. Hubungan yang tidak setara akan merugikan kita. Yang terjadi adalah penghisapan negara atas negara lain yang dianggap lemah. Menteri Susi sudah bertindak benar dengan membela posisi Indonesia. Menteri asal Jabar ini sering bikin kita bangga dengan aksinya yang heroik dan pro-rakyat. Semoga banyak anak muda yang terinspirasi dengan kiprah beliau. Amin.

ARTI NEGARA UNTUKMU DAN AKU.

Jacky menyeka air matanya mengingat para perompak Somalia menodongkan senapan pada putranya, saat sang ayah menjawab ‘no whisky’ ( tak ada bir di kapal Sinar Kudus ) pada mereka. Setelah 48 hari terkatung-katung di kapal, tidur miring berdesakan 20 orang seperti pindang, makan sekali sehari seadanya, di bawah acungan senapan, Jacky kembali menyeka air matanya di depan host ( ‘Mata Najwa’-MetroTV, 7 April 2016 ) ketika prajurit TNI dengan badge merah putih di lengannya, masuk ke ruang mesin menyelamatkannya, putranya, juga seluruh rekan2nya.

Negara hadir di saat warga negara nyaris tanpa harapan. Air mata menetes menyadari arti negara yang sangat berarti. Begitulah saya melihat simbol2 negara : bahasa Indonesia, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, lambang negara Garuda Pancasila, Presiden ( ya Allah, sampai segitunya.. ). Sesuatu banget.Semoga negara bisa lebih banyak hadir dalam urusan penting warganya. Membuat kita merasa Indonesia, dan keren ..

c

“Anggrek Cattleya”. Karya : Vitri, 2016. Pastel di atas kertas.

m

“Anggrek Bulan”. Karya : Vitri, 2016. Pastel di atas kertas.

Written by Savitri

3 Mei 2016 at 11:50

Suriah, siapa bersalah ? Deritamu terasingkan propaganda simpang siur.

with 7 comments

Pasukan Suriah

Pasukan Suriah ( pemerintah ) yang sering dikambing hitamkan atas penjagalan yang dilakukan pemberontak ( oposisi ) dengan pasukan Al Qaeda di dalamnya. Bashar Al-Assad difitnah membunuh ribuan rakyatnya, gara2 membantu HAMAS  ( Palestina ) dan Hizbullah ( Lebanon ). Sekuler yang anti Israel memang tidak biasa.  Untung China, Rusia memveto serangan militer ke Suriah atas nama PBB. Jangan termakan propaganda Barat.  Berpikir kritislah. Pemberontak-lah yang jahat. ( foto : IslamTimes )

Suriah. Sangat  mencemaskan dilihat dari video jurnalis Rusia, juga berita TVRI. Yang pertama mendukung pasukan pemerintah Suriah. Yang kedua , cenderung memihak pasukan pemberontak ( oposisi ). Ke mana hati ini berpihak ?

Beruntung, ada orang2 berintegritas tinggi yang selama ini saya percayai, memiliki data berharga juga analisis mereka ( yang bisa dicerna akal, logika, iman ), sehingga saya sampai  pada satu kesimpulan : pemerintah Suriah-lah yang seharusnya diselamatkan ( terlepas dari kekurangan2  presiden Bashar Al-Assad ). Bukan pemberontak yang memakai tangan asing untuk mewujudkan impian mereka ( membentuk khilafah ) secara brutal.

“Tidak ada jalan atas orang yang menzalimi manusia dan membuat kerusakan di bumi dengan tidak benar, kecuali bagi mereka azab yang pedih.” ( QS  Asy-Syura : 42 ). Proses pencarian kebahagiaan di dunia dan akhirat jangan sampai menimbulkan ketidakbahagiaan pada orang lain dan alam sekitar. Hasil yang baik harus dilalui dengan proses yang baik.

Jika kaum oposisi di Suriah ingin mendirikan khilafah, seharusnya mereka mengikuti cara damai Mesir. Melakukan proses dakwah yang panjang dengan sabar sampai mayoritas rakyat Suriah menerima ide pemerintahan Islam tersebut. Bukan memaksa, mengebom, menjagal dengan senjata dan dana dari musuh2 Islam.

Lalu, bagaimana ceritanya ? ( motif, kronologi dan analisanya ). Sebagian besar saya ambil dari Kajian Timur Tengah – Dina Sulaeman. Saya merasa perlu merangkumnya, melihat pemberitaan di TV  dan media lokal yang masih bersuara mengikuti media mainstream, milik perancang kekacauan di Suriah, Libya, Irak, dsb. Indonesia jangan sampai  tidak kritis melihat pertikaian di Suriah mengingat perannya kian besar di masa datang. Jangan malu-maluin.

Suriah, Bashar dan Hafesz dan rekayasa konflik Sunni Syiah.

Suriah berpenduduk 22.517.750 orang ( tahun 2010 ). Muslim Sunni 74%, Muslim Alawi-Syiah-Druze 16%, Kristen dan lainnya 10%. Presiden Suriah sekarang : Bashar Al-Assad  menggantikan ayahnya, Marsekal Hafesz Al-Assad. Hafesz memimpin Suriah dengan keras ( diktator ). Bersama saudaranya, Rifyad Assad, membawa Suriah melewati masa2  sulit Perang Enam Hari melawan Israel ( tahun 1967 ). Hafesz menggantung Ellie Cohen, mata2 Israel yang menyusupi pemerintah Suriah dan  memberangus Ikhwanul Muslimin.

Hafesz menerima Hamas berkantor di Damaskus ketika negara2 Arab menolaknya. Hafesz banyak menampung pengungsi Palestina, diantaranya di kamp Yarmuk. Bashar ( kalangan sipil/ dokter mata ) lebih lembut dari ayahnya yang berlatar militer. Rezim Assad didukung Partai Ba’ath yang didirikan tahun 1910 di Damaskus oleh tokoh Kristen, Michel Alfaq.  Assad seorang Syiah Alawi ( mazhab yang berbeda jauh dengan Syiah ala Iran yang sangat patuh pada garis komando ulama ), dengan pandangan hidup dan politik  sekuler seperti Barat. Assad bukan pendukung Wilayatul Faqih ( pemerintahan ulama di Iran ). Suriah berhubungan baik dengan Iran karena faktor geopolitik ( sama2 anti Israel dan pembela Palestina ), bukan mazhab. Karena Assad bersikeras tak mau berdamai dengan Israel, maka ia harus dijatuhkan. Sentimen mazhab pun ditiupkan ( kebencian Wahabi pada Syiah ).

Orang fanatik , merasa benar sendiri , dengan senjata di tangan ? Brutal.

pasukan pemberontak

Pasukan pemberontak ( oposisi ) tengah meluluhlantakkan Suriah dan membombardir warga sipil tak berdosa itu. Berharap bisa membangun khilafah dari puing2 berdarah. Meski bekerja sama dengan kafir yang menjajah banyak negara dan melakukan kejahatan perang sejak berabad-abad silam. Kebodohan macam apa yang sedang mereka lakukan ? Membantai sesama muslim dan saudara sendiri ? ( foto : okezone )

Mengerikan. Melihat orang bodoh- fanatik dipegangi senjata. Orang yang merasa paling benar sendiri. Merasa kelompoknya, satu-satunya dari 73 golongan, yang benar.  Bagaimana mungkin mereka bisa menjagal manusia dengan brutal dan menuduh penjagalnya golongan lain ? Lalu, ingin membangun khilafah di atas pembantaian sadis yang mereka lakukan dan fitnahkan. Khilafah macam apa yang terbangun nanti oleh para barbar ini ?

Para barbar menyeret sejumlah orang untuk dijejerkan ke dinding lalu dibombardir peluru selama 43 detik sampai tewas bermandikan darah.Para jasad malang itu disebut Mustafa al-Sheikh, Ketua Dewan Tinggi Militer FSA ( oposisi ) adalah shabiha yang bisa mereka bantai sesukanya. Ketika mereka melakukan pembantaian massal terhadap warga Suriah ( ditusuk, digorok, dan ditembak jarak dekat ), yang tak bisa dituduhkan ke tentara Assad ( karena tidak ada bukti kehadiran militer di sana ), barbar ini lalu menciptakan musuh khayalan : shabiha ( bermakna ‘hantu’ ) yaitu milisi sipil pendukung Assad yang mereka bilang melakukan pembunuhan sadis di seantero negeri.

Suriah, sejak 22 bulan lalu mengalami tragedi kemanusiaan ini. Bashar al-Assad, presiden Suriah ( 2000 – skrg ), yang selama ini membantu Hamas dan Hizbullah melawan Israel menjadi sasaran tembak AS-Israel kali ini. Khaled Meshal ( pejuang HAMAS ), bertahun-tahun berkantor di Damaskus dan mendapatkan fasilitas perlindungan penuh dari pemerintah Suriah. Ketika barbar ( sebagian yang disesatkan media dan rekayasa foto menyebut mereka ‘mujahidin’ ) mengobrak-abrik Suriah, Meshal pindah ke Qatar ( negara penyuplai dana dan senjata para barbar ). Assad menyindir Meshal, “Sekelompok warga Palestina memperlakukan Suriah layaknya hotel.”

Assad yang Alawy juga dimusuhi muslim garis keras dan media2 Islam yang dulu berseberangan dengan media mainstream. Skenario Libya coba dipentaskan lagi oleh zionis internasional ( Bernard Levy cs ). Kelompok teroris dari Libya ( cabang Al Qaida ) dan negara2 Arab berbondong masuk Suriah dan membuat kekacauan di sana. Israel juga sudah terjun ke Suriah mengeruhkan suasana. Melakukan aksi teror yang menimpa warga sipil, tentara dan anggota misi PBB ( UNSMIS ).  Dinas rahasia AS ( CIA ) menyuplai  senjata bagi orang2 bodoh ini. Pihak oposisi Suriah tak cukup mendapat dukungan rakyat Suriah ( seperti juga Libya ) sehingga perlu mencari bantuan asing, dari kafir sekalipun.

Front Al Nousra : kelompok oposisi yang banyak meledakkan bom di fasilitas publik. Kaum oposisi Suriah rajin membantai dan mengunggahnya ke internet dan menyebutnya korban tentara pemerintah Suriah. Media massa mainstream ( berafiliasi dengan zionis, juga yang tidak kritis ) langsung melahap dan menyebarluaskan ke segala penjuru dunia. Assad dibunuh karakternya habis-habisan oleh media2 ini dengan harapan bisa segera terguling dari posisinya. Banyak rekayasa foto dan film yang diunggah untuk memprovokasi opini publik. Korban Gaza dan Irak pun dikatakan korban Assad. Gambar demo di Tunisia disebut demo di Suriah. Gambar demo pendukung Assad disebut demo anti-Assad. Gedung hancur di Palestina disebut gedung hancur di Suriah. Orang tewas bermandikan darah di Palestina disebut korban pembunuhan Assad. Serangan brutal  yang dilakukan pasukan barbar diklaim sebagai serangan tentara Assad.

Bashar, sang sasaran tembak. Gara2 mendukung Palestina dan Hizbullah.

Kekurangan Bashar : tak transparan soal keuangan negara ( di mata Barat : belum mengembangkan demokrasi  di Suriah, membantu perjuangan rakyat Palestina, mendukung penuh Hizbullah ). Hamas ( Sunni ) dan Hizbullah ( Syiah ) sama2 didukung Bashar karena mereka kelompok  perlawanan terhadap Israel. Kedua kelompok ini menjadi ancaman serius Israel, karena secara kekuatan bisa mengimbangi, meski bukan pasukan negara. Bahkan dalam perang darat 34 hari tahun 2006, Hizbullah mengalahkan Israel.

Untuk melumpuhkan Hamas, Israel lalu memblokade Gaza. Untuk melumpuhkan Hizbullah, Israel memutus jalur pendukungnya ( Suriah ) dengan mengganti presiden Bashar  Al-Assad, seperti halnya Qaddafi ( yang mengirim bertruk-truk bantuan untuk rakyat Palestina saat diserang Israel tahun 2009 ). Isu minus demokrasi di Suriah ditambah isu sektarian ( konflik Sunni-Syiah ) menjadi bumbu operasi penggulingan ini. Israel, AS, Arab Saudi, Qatar, Turki, ( juga Ikhwanul Muslimin Mesir ), serta Eropa berada dalam blok Barat, melawan blok ( Timur ) Rusia, Cina dan Iran yang mendukung Assad.

Rusia berkepentingan melawan dominasi AS di Timur Tengah, karena tinggal Suriah tempat berpijak Rusia setelah Libya jatuh ke tangan Barat. Karena AS juga telah menempatkan perimeter anti-rudalnya di Georgia ( dulu bagian Uni Soviet ). Cina diancam AS melalui pergerakan AL AS di Pasifik. Cina menciptakan kapal perang anti radar yang membuat AS was2. Iran tak disukai Saudi Arabia, Qatar dan negara Arab lainnya karena menumbangkan Raja Reza Pahlevi ( sahabat penguasa Saudi Arabia ) dalam Revolusi 1979. Raja2 Arab itu kuatir revolusi tsb menulari negeri mereka sehingga mereka tak berkuasa lagi. Iran lalu mereka sebut negara Syiah ( bukan negara Islam alias sesat ). Iran berkepentingan di Suriah karena Bashar bisa menjamin jalur logistik Hizbullah.

Israel dan Barat menggunakan segala cara untuk menurunkan Bashar, termasuk mempersenjatai oposisi dengan senjata berat. Menggunakan media dan PBB sejak tragedi pembantaian keji 25 Mei di Houla, Suriah ( Barat segera menarik dubes2-nya ). Militer Suriah dituduh, padahal pelakunya para teroris kiriman Barat, dan korban2 terbunuh itu adalah para pendukung Bashar ( orang2 Alawi , salah satu sekte Syiah ). Sehari sebelum tragedi Houla, sekjen PBB menyurati DK PBB, menginformasikan kelompok2 teroris mapan-lah yang melakukan aksi teror di Suriah.  Indikasinya, bom2 yang digunakan sangat canggih. Saudi Arabia, Qatar, Turki juga berperan tak kecil dalam kekacauan di Suriah. Mereka digunakan untuk memperkeruh  situasi, berharap AS dan NATO dapat mengintervensi dengan payung PBB atas nama ‘kemanusiaan’.

Jubir Ikhwanul Muslimin, Mahmoud Ghozlan, menyerukan pengiriman pasukan internasional ke Suriah, persis suara Israel, AS, dan Inggris. IM ikut membiayai dan mendukung pasukan oposisi Suriah ( Free Syrian Army ) yang berbasis di Turki, bersama Arab Saudi dan Qatar. Keterlibatan IM dimediasi faksi Hariri di Lebanon ( yang selama ini memang anti-Suriah ). NATO merekrut ribuan sukarelawan muslim dari negara2 Timur Tengah untuk ikut bertempur bersama pemberontak Suriah. Turki menjadi tuan rumah dari para ‘pejuang’ ini, melatihnya, dan menyusupkannya ke Suriah. How could you,  Mr  Erdogan ?

Kenapa pemberontak mengemis bantuan asing ( imperialis ) ?

Kekuatan oposisi tidak mengakar luas di tengah rakyat sampai mampu memicu kerusuhan besar-besaran. Ini hanya hasil operasi rahasia intelijen AS dan NATO yang memicu kekacauan sosial dan mendestabilisasi Syria. Sejak pertengahan Maret 2011, kelompok2 militan bersenjata yang secara rahasia didukung intel Barat dan Israel, mulai meneror, menembaki gedung2 pemerintahan, polisi dan masyarakat sipil. M 16 ( Dinas Rahasia Inggris ) dan CIA pun hadir di Suriah.

Awalnya kaum oposisi bernaung di bawah panji Syrian National Council ( SNC ) dan Free Syrian Army (FSA) yang dibentuk di Turki.  Sheikh Adnan Al-Arour yang tinggal di Arab Saudi mereka dapuk sebagai pemimpin spiritual. Al Arour berjanji jika ‘pasukan oposisi’ menang, kaum Alawi akan dicincang dan diberikan ke anjing.

Kaum muslim ‘moderat’ ( dipimpin Ikhwanul Muslimin ), memilih bergabung dalam National Coalition for Syrian Revolutionary and Opposition Forces ( dibentuk di Doha, Qatar ). Koalisi baru ini didukung Qatar, Arab Saudi, AS, Inggris dan Prancis yang selama ini membiayai, mengirimi senjata, memfasilitasi kedatangan pasukan barbar ke Suriah. Mereka juga akan melawan Assad. Hizbut Tahrir ( termasuk dari Indonesia ) mengecam pembentukan koalisi baru ini. Gabhat al Nousra, Ahrar Al Sham Kataeb, Liwaa al Tawhiid dan Ahrar Souria memilih memisahkan diri dan mendeklarasikan perjuangan membentuk khilafah di Suriah dengan cara mereka sendiri.

Oleh pihak oposisi, rezim Assad dicitrakan sesat, kafir, kejam, sedemikian brutal membantai rakyatnya sendiri. Untuk menutupi fakta sebenarnya : AS dan Israel ingin mengganti presiden Assad dengan orang yang mau ‘mengamankan’ kepentingan Israel. Sejak Januari 2011, warga Suriah diseru via Facebook dan Twitter turun ke jalan. Tak banyak yang datang ( dibanding aksi demo di Kairo ). Demo di Daraa, kota kecil berpenduduk 75.000 jiwa, menelan korban tewas : 7 polisi dan 4 demonstran. Jika ada polisi tewas, berarti para pendemo bersenjata ( bukan demo damai ), apalagi markas Partai Baath dan kantor pengadilan mereka rusak juga. Setelah tragedi Daraa, demo besar-besaran mendukung Assad berlangsung di Damaskus ( 26/3/2011 ).

Rezim Assad sebetulnya berideologi sosialis dan haluan pemerintahannya sekuler. Assad bermazhab Alawi sedang 80% rakyat Suriah beraliran Sunni ( juga mayoritas pasukan Suriah ).Jika ingin menumbangkan Assad tentu mudah saja. Tinggal berdemo masif berminggu-minggu, tanpa senjata, seperti rakyat Iran ( ketika menumbangkan Syah Pahlevi yang pro-Barat ). Tak perlu menjagal dan minta bantuan kafir seperti kaum oposisi barbar ini. Itu artinya, mayoritas rakyat Suriah pro-Assad.

Setelah menaruh Gabhat Al Nousra dalam daftar teroris ( karena akan mendirikan khilafah ), AS pun mulai terjun langsung ke medan perang : mengirim 6000 tentara ‘jihad’ ( 4000 dari Lebanon ). Diupayakan beberapa mantan jenderal berhasil meraih kekuasaan lalu meminta bantuan internasional. Isu penggunaan senjata kimia oleh Assad akan dijadikan pretext perang yang melibatkan NATO atau PBB.

Intervensi kemanusiaan artinya serangan militer. Bukan bantuan kemanusiaan.

Pengungsi Suriah

Pengungsi Suriah mencapai lebih 122 ribu di Lebanon dan Yordania. Dalam pelarian pun mereka masih sempat dibantai pemberontak. Dasar tak berperikemanusiaan. ( foto : liputan6 )

Negara adalah entitas berdaulat yang berhak penuh dalam mengendalikan rakyat, menetapkan hukum dan mengamankan wilayahnya.  Negara mana pun tak berhak melakukan intervensi terhadap negara lain, apapun alasannya. PBB menyatakan : sebuah negara tidak boleh melakukan serangan militer terhadap negara lain, kecuali seizin Dewan Keamanan PBB. Dalam kasus Irak, DK PBB sama sekali tidak memberikan izin, namun AS dan sekutunya tetap menyerang Irak. Dalam kasus Libya, DK PBB memberi izin untuk ‘melakukan segala hal yang dianggap perlu demi melindungi rakyat sipil Libya’ ( dan kemudian disalahgunakan ). Saat itu, Rusia dan China abstain. Dalam kasus Suriah, Rusia dan China menggunakan hak vetonya dan menolak dilancarkannya serangan militer atas nama PBB ke Suriah.

Doktrin humanitarian  intervention pertama kali dikemukakan tahun 1800-an oleh Eropa dalam menghadapi Imperium Turki. Kriteria justifikasinya saat itu : ‘ketidakadilan dan kekejaman’ yang menyinggung moral Kristen dan peradaban Eropa. Eropa lalu merasa berhak melakukan serangan militer ke wilayah2 yang dikuasai Turki : Yunani ( 1826 ), Suriah ( 1860 ), Armenia ( 1896 ), dll. Realitas sebenarnya :  agenda kolonialisme Eropa terhadap Imperium Ottoman. Ketika Eropa menyerang Turki, nilai2 kemanusiaan justru dilanggar, muslim mereka anggap kaum barbar lalu diperlakukan secara brutal.

Kini muncul gerakan mengajukan NATO ke Pengadilan Penjahat Perang Internasional dengan tuduhan melakukan intervensi terhadap negara berdaulat, melakukan serangan dan pengeboman terhadap kota-kota, desa, menghancurkan gedung-gedung, dan membunuh rakyat sipil yang tidak bisa dijustifikasi sebagai kepentingan militer.

Dengan dukungan Rusia, pasukan Suriah akhirnya menyerbu Homs ( 9 Februari ), setelah semua upaya mediasi dengan pasukan pemberontak ( FSA ) gagal. FSA akhirnya kalah dan mundur ke wilayah Emirat seluas 40 hektar yang langsung dikepung pasukan Suriah ( pemerintah ) sekaligus merebut wilayah tsb ( 1 Maret ). Pasukan FSA sempat membantai orang2 Kristen di dua desa, saat mereka melarikan diri ke Lebanon. Jumlah pengungsi Suriah ke Lebanon  lebih 122 ribu orang.

Ada apa dengan Dubes Stevens dan Direktur CIA Petraeus ?

Pengunduran diri Direktur CIA, Petraeus, sebenarnya terkait  skandal konsulat AS di Benghazi. Bukan kasus perselingkuhan, melainkan upaya agar Petraeus urung memberi kesaksiannya atas Benghazi. Massa datang berdemo ke gedung konsulat AS di kota Benghazi, memprotes pembuatan film yang menghina Nabi Muhammad Saw. Lalu, datang 20 militan membombardir gedung konsulat dengan RPG7 yang menewaskan Dubes AS ( Stevens ) dan 3 stafnya. Demo itu untuk pengalih perhatian bagi serangan yang sudah direncanakan.

Banyak teroris Suriah datang dari Libya ( setelah penggulingan Qaddafi ) dengan dukungan NATO dan AS. Sebagian besar dari Al Qaeda. Benghazi, salah markas Al Qaeda ( sumber utama pemberontakan di Libya dan Irak ) yang kini mengontrol sebagian besar Libya. Waktu Qaddafi nyaris menggempur mereka, pesawat2 NATO melindungi Benghazi dan menghentikan aksi Qaddafi. Pasukan oposisi Suriah, sebagian besar teroris Al Qaeda. Oposisi Suriah telah dipersenjatai AS sejak tahun 2006. Pemerintah Libya pasca Qaddafi adalah penyandang dana terbesar dan penyuplai senjata bagi oposisi Suriah.

Konsulat AS di Benghazi dipakai sebagai markas operasi rahasia CIA. Keberadaan Kemenlu AS hanya kedok diplomatik. Misi CIA : mencari dan membeli kembali senjata berat yang dijarah dari gudang2 senjata pemerintah Libya. Mendiang Dubes Chris Stevens ( dibunuh karena ) dianggap mengetahui pengiriman2 senjata2 berat dari Libya untuk pemberontak Suriah. Maret 2011, Stevens menjadi penghubung resmi AS dengan oposisi Libya yang terkait al-Qaeda, berhubungan dengan Abdelhakim Belhadj dari Libyan Islamic Fighting Group ( sekarang sudah bubar ), dan sejumlah pasukan dari grup ini yang kemudian merenggut nyawa Stevens dalam penyerangan.

Belhadj ( kontak utama Stevens selama revolusi Libya ) sebagai direktur Tripoli Military Council bertemu dengan pimpinan Free Syrian Army ( FSA ) di Istanbul dan di perbatasan Suriah-Turki untuk membicarakan komitmen pemerintah baru Libya menyediakan uang dan senjata bagi oposisi Suriah. Kapal Libya yang membawa 400 ton senjata ( SA-7 surface-to-air  anti-craft missiles, rocket-propelled grenades, dll ) lalu berlabuh di Turki sebelum ke Suriah. Senjata2 berat itu lalu digunakan pemberontak untuk menembak jatuh helikopter dan jet tempur militer Suriah.

1,2 mil dari konsulat AS di Benghazi ada markas CIA yang pengamanannya jauh lebih canggih dari pengamanan di vila sewaan Stevens maupun konsulat AS di Benghazi. CIA juga menyalurkan senjata bagi pemberontak di selatan Turki. Kebijakan luar negeri AS ( ditentukan lobi2 zionis Israel : AIPAC, ADL, CFR, Rand Coorporation, Bilderberg, dll ) selama ini adalah mendukung para teroris untuk mencapai tujuan geopolitik. Pemerintah AS secara konsisten merencanakan perubahan rezim di Suriah dan Libya selama 20 tahun terakhir. AS memimpin perang melawan terorisme di Afghanistan dan Irak, dengan dalih memburu Al Qaida dan Osama bin Laden. Tapi di Suriah, AS justru bekerja  sama dengan Al Qaida untuk menggulingkan Assad. Al Qaida didirikan dan didanai AS.

Jihad ala Taliban dan Al Qaeda. Gurunya AS  yang mencuci otak pelajar di ‘madrasah’.

Jihad artinya bekerja keras menjalani hidup di jalan yang diridhoi Allah.  Namun, Islam dalam propaganda Barat adalah sumber terorisme ( ajaran jihad ). Jihad ala Taliban hasil ‘pendidikan’ AS. AS dengan dana miliaran dolar menyuplai buku2 teks berisi gambar2 kekerasan dan ajaran militan ke sekolah2 di Afganistan. Gambar pistol, peluru, tentara, granat masuk kurikulum utama. CIA mendanai iklan2 di koran dan newsletters di seluruh dunia, mengajak bergabung dengan ‘jihad’ ini. Osama bin Laden merekrut  4000 relawan dari Arab Saudi dan berhubungan dekat dengan pemimpin mujahidin paling radikal ( juga CIA, meski sejak 11/9/2001 mereka menampiknya ).

Osama ( 22 tahun ) direkrut CIA tahun 1979 untuk dilatih di kamp gerilyawan yang disponsori CIA.Pada era Reagan dimulai operasi rahasia mendukung berkembangnya ‘fundamentalisme Islam’, menyusul ‘Perang Melawan Terorisme Global’ ditiupkan setelah meledaknya menara kembar WTC. Para pejuang kebebasan Islam ( Islamic freedom fighters ) itu kini dilabeli AS sebagai teroris.  Habis manis sepah dibuang.

Dalam pendidikan ‘jihad’ini, AS bekerja sama dengan misi Wahabi dari Arab Saudi. Taliban ( berarti pelajar ) yaitu pelajar di madrasah2 yang didirikan Wahabi dengan dukungan CIA. Sistem pendidikan di Afghanistan sebelum penjajahan Soviet adalah pendidikan sekuler. Namun, sejak operasi pengembangan fundamentalisme Islam oleh CIA, jumlah madrasah dari 2.500 ( tahun 1980 ), kini menjadi lebih 39.000 madrasah. ISI ( dinas rahasia Pakistan) juga terlibat dalam operasi CIA ini dengan merekrut dan men-training mujahidin. Dari tahun 1982 hingga 1992, sebanyak 35.000 muslim dari 43 negara muslim di seluruh dunia direkrut ISI untuk berjihad di Afghanistan.

Di  Pakistan juga didirikan madrasah2 yang didanai Arab Saudi dengan dukungan AS, untuk penanaman ‘nilai’ Islam ( yang mengerikan ). Perempuan diwajibkan mengenakan burqa,  dilarang bersekolah dan bekerja, perempuan lebih baik mati ketimbang ditangani oleh dokter pria, kekayaaan arkeologi Afghanistan, seperti patung Budha Bamiyan, dihancurkan, dst. Ketakutan menyebar ke seluruh dunia. Islam ( seolah ) identik dengan kekerasan, penindasan, fanatisme buta, brutalisme, anti-toleransi. Ketika WTC  ( milik pengusaha zionis ) itu mereka ledakkan sendiri, segera Osama menjadi sang tertuduh, dikejar hingga ke lubang tikus ( lalu di bunuh di villa persembunyiannya di Pakistan ) . Perang melawan terorisme ( judul iklannya ) dikobarkan di seluruh penjuru dunia ( melariskan dagangan senjata pengusaha zionis ). Efeknya terus terasa : ketika terjadi teror di Norwegia langsung ‘teroris Islam’ dituduh. Meski terbukti kemudian bukan muslim pelakunya, tiada kata maaf terucap.Kaum muslim yang termakan propaganda ini menjadi sinis pada segala sesuatu berbau pemerintahan Islam. AS pun dibiarkan mengobok-obok Afganistan,  Iran, Irak, Libya, dan dunia Islam, dengan dalih ‘membebaskan’ masyarakat dari ‘penindasan’.

Simbol kerukunan agama pun dibom. Mengobarkan kebencian antar etnis ?

Suriah

Suriah ketika masih indah.  ( foto : mobypicture )

“Apa yang mereka inginkan dari Suriah ?” tanya warga Jaramana, daerah pinggiran kota Damaskus, Suriah, yang dikenal sebagai daerah “pluralis”, setelah terjadinya aksi2 pemboman yang menelan lebih 50 warga sipil tak bersenjata tewas dan 120 org luka. Tak ada kantor dan fasilitas militer di sini yang bisa dijadikan alasan dilakukannya serangan.“Kota ini menampung semua orang dari seluruh penjuru Suriah dan menyambut hangat semua orang yang datang ke sini,” tambahnya.Kota Jaramana simbol kerukunan beragama dan pluralisme di Suriah yang dilindungi negara. Islam Sunni, kaum Alawi, Kristen dan Druze telah hidup rukun selama berabad-abad di sini. Mereka mendukung presiden Bashar al Assad.Para pengebom ingin mengganti toleransi dengan kebencian antar etnis.

Gerakan pemberontakan Syria dikendalikan zionisme internasional dengan agen pelaksana : para ekstremis Wahabi Salafi yang melihat pluralisme dan hubungan erat antar pemeluk agama sebagai “musuh”. Agen2 pelaksana lainnya adalah para “prajurit bayaran” yang mencari uang dengan membunuh. Tak peduli siapa sasarannya, termasuk wanita dan anak-anak sekalipun.

Kedua kelompok pemberontak ini disatukan misi : menghancurkan Suriah sehancur-hancurnya. Cara termudah : memprovokasi pertikaian antar kelompok agama dan etnis yang ( diharapkan ) melemahkan, dan lalu menumbangkan pemerintah pusat yang selama ini menjadi pelindung kebebasan beragama. Negara berada dalam pertikaian SARA yang tak berujung.

Agenda zionis ( Israel, AS, Barat ) di Timur Tengah dan Afrika. Dominasi dan hisap minyak emasnya.

Zionisme internasional memandang Suriah pengganjal proyek zionisme di Timur Tengah. Rezim Sunni di Arab, Turki, Mesir ingin menghancurkan pengaruh Iran, sekutu dekat Suriah, yang kian kuat di kawasan. Jika Suriah hancur, maka pengaruh Iran akan berkurang dan zionisme leluasa mendominasi Timur Tengah.Kampanye pembebasan Suriah untuk demokrasi yang didengungkan Barat hanya kedok untuk imperialisme sesungguhnya nanti. Pelaku kampanye nyatanya negara2 paling tidak demokratis di dunia : Arab Badui ( Arab Saudi, Qatar, dll ) yang tak kenal pemilu.

Berbagai aksi biadab, termasuk pembantaian di Houla akhirnya terbongkar sebagai aksi keji pemberontak. Warga sipil, termasuk wanita, anak, balita diberondong senjata ketika tertidur. Lainnya, digorok lehernya. Pemboman masjid bersejarah di Aleppo memperlihatkan pasukan pemberontak menikmati aksi brutal mereka. Pemerintah negara2 Barat dan sekutu mereka biasanya membisu melihat kekejian ini. Atau mengecam, dan menuduh pemerintah dan pasukan Suriah yang melakukan. Misalnya, saat teror di Jaramana, tanpa penyelidikan dulu, pemerintah Amerika, Inggris, Perancis, Arab Saudi, Qatar, Turki kompak mensponsori resolusi mengutuk pemerintah Suriah. Untung, masih ada blogger2 berintegritas, para pejuang keadilan dan media independen yang membongkar kebohongan2 itu.

Iran, Rusia, Cina, Irak, Venezuela, Bolivia, Kuba dan Lebanon menganggap krisis Suriah sebagai kejahatan konspirasi Barat dan sekutu regionalnya untuk mewujudkan dominasi Barat di Timur Tengah. Lebih 20 bulan gagal menggulingkan pemerintah Assad, teror pemberontak kian masif dilakukan. ( di TV, saya lihat mereka minta bantuan internasional untuk menuntaskan aksi keji mereka yang mereka sebut ‘perjuangan’ ). Iran melihat permintaan ini ( dan kejahatan kian masif mereka ) sebagai keputus-asaan dan sinyal penghabisan.

Mursi yang tertekan, mengabaikan Palestina. Tunjukkan solidaritas dan nyalimu !

Makan Solahuddin

Makam Solahuddin yang sederhana berada di kompleks gedung ini. Pejuang, pemimpin dan pahlawan Islam yang gagah berani membebaskan Palestina ketika diduduki pasukan Salib-Eropa,  tetap sederhana di akhir hayatnya.  Gedung ini terletak di Damaskus, ibukota Suriah yang tengah berkecamuk dilanda krisis. Akankah seheroik Solahuddin- kah, presiden Mursi ( Mesir ) dan Assad ( Suriah ) dalam menjaga harga diri Islam ? No way dalam jeratan kekuatan asing. Mandiri dan bermartabatlah.

“Saya yakin di era baru ini, bangsa Mesir akan bergerak menuju puncak kehormatan dan kemajuan,” ujar Ahmadinejad pada presiden Mohamed Mursi ( sejak 30/6/2012 ) setelah keberhasilan referendum Mesir ( 25/12/2012 ).

Sejak Mursi berani mengeluarkan Dekrit 22 November, pemimpin Barat dan media asing yang dulu mendukung revolusi Mesir sekarang menghujat Mursi habis-habisan dan berusaha menggulingkannya. Demo pro-Mursi tidak diliput. Media2 berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin dan blogger2 dari Al Azhar lalu berjuang meng-counter pemberitaan Barat yang menyesatkan. Tanpa dekrit, upaya perumusan konstitusi baru Mesir akan selalu diganggu kelompok pro-Mubarak dan pro-Barat.

Hasil referendum berpihak pada konstitusi baru Mesir yang berhaluan Islam. Iran menyebut Revolusi Mesir sebagai kebangkitan Islam ( sebagian besar media dunia menyebut Revolusi Mesir sebagai kehendak rakyat berdemokrasi setelah 30 tahun dibungkam rezim represif Mubarak ).

Jamaluddin Al Afghani, ulama Islam pemberani dan pejuang besar, mendapati tempat yang tepat untuk melawan Barat dan Eropa adalah di Mesir.Pemerintahan Islam dikehendaki sebagian besar rakyat Mesir. Kini rakyat Mesir mendukung Ikhwanul Muslimin.  Presiden Mursi dari Ikhwanul Muslimin, dikenal saleh dan hafal Quran.Juli 2012, Mursi sempat membuka gerbang Rafah ( bagi warga Palestina untuk berbagai keperluan ). Namun, setelah 16 tentara Mesir dibunuh teroris, sejak Agustus 2012, Mesir kembali menutup Rafah.( teroris itu bisa jadi suruhan Israel, karena setelah membajak 2  kendaraan militer Israel lalu lari ke Israel. Tujuannya, agar warga Palestina tetap terpenjara dengan ditutupnya gerbang Rafah oleh pemerintah Mesir ).

Tentara Mesir juga mulai menutup terowongan2 Gaza dengan membanjirinya dengan air. Operasi penghancuran terowongan galian itu dikatakan untuk ‘mewujudkan keamanan di kawasan Gurun Sinai’. Sebetulnya, Mursi terbelenggu oleh IMF setelah mendapati hanya tersisa 14 miliar dolar untuknya menjalankan roda pemerintahan Mesir. ( IMF : dikuasai pengusaha zionis yang mewajibkan negara yang diperbudaknya membayar kembali berkali lipat ( riba ), memaksa banyak hal seperti mencabut subsidi yang memiskinkan rakyat dan menjual sumber daya alam murah meriah ke perusahaan asing ).Tekanan yang diterima Mursi terkait ‘keamanan Israel’sehingga Mursi sedemikian lemah dalam membela Palestina.

Warga Mesir pendukung Mursi sebaiknya mendorong Mursi agar tidak menyerah pada kekuatan asing ( IMF, imperium kapitalis, zionis ). Lebih baik mati syahid menjaga martabat muslim sejati dan belajar dari Iran, bagaimana bisa tetap tegak menjaga kehormatan rakyat dan kedaulatan negara dengan kekuatan sendiri. ( setelah mendirikan Republik Islam, para pemimpin, pejabat dan ilmuwan Iran dibunuh teroris, namun rakyat Iran tetap bertahan dan menolak tunduk pada kekuatan asing ).

Nasib Libya dan Suriah setelah dikeroyok para pembenci nan serakah.

Suriah hancur

Suriah ketika hancur dibombardir NATO, teroris Al Qaida, relawan Arab, AS, Israel, Eropa. Para pelanggar kedaulatan yang tak pernah dihukum karena mengirim senjata ilegal, pasukan asing, dst. Dunia memang ( masih ) timpang. ( foto : Indonesiarayanews )

Konflik di Suriah belum reda.  Negara2 Barat, Turki, Arab Saudi, Qatar, Emirat, Libya yang selama ini mendukung kelompok pemberontak ( dengan dana, senjata, pasukan ) masih terus melancarkan upaya menghalangi proses stabilisasi di Suriah. Intervensi kemanusiaan ( ‘Humanitarian Intervention’ ) adalah serangan militer bukan‘bantuan kemanusiaan’ ( obat, uang ) ketika negara tertimpa bencana. NATO dianggap  boleh menyerang Libya dan menggulingkan Qaddafi karena konon Qaddafi adalah diktator yang menyengsarakan rakyatnya. Kini, banyak pihak ( akibat propaganda hitam pemberontak yang disebarluaskan media mainstream milik pengusaha zionis dan media lokal yang tidak kritis ) menyerukan serangan militer AS dan NATO ke Suriah dengan alasan Assad sudah membunuhi ribuan rakyatnya.

Libya, salah satu yang menjadi korban ‘Humanitarian Intervention’. Tengok nasibnya kini. Libya yang sebelumnya salah satu negara terkaya di Afrika, setelah hancur dibombardir NATO kini jatuh miskin dan terjerat hutang. Para negara sponsor perang-lah yang menikmati konsesi minyak, rekonstruksi Libya dari hutang baru Libya pada Barat.

Suriah, negeri indah yang kini luluh lantak setelah ‘disentuh’ Israel-AS-Barat. Lebih setengah juta warga Suriah kini mengungsi ke Yordania dan sekitarnya. Perempuan2 Suriah menjadi korban perdagangan perempuan. Dijual ke pria2 hidung belang negara2 Arab pendukung perang.

Media corong Barat dengan propaganda menyesatkan.

Aljazeera ( Qatar ), Al-Arabiya ( Saudi Arabia ), France24 ( Perancis ), BBC ( Inggris ) and CNN ( Amerika ) di bawah koordinasi jurnalis Israel adalah media2 yang rajin menyebarkan propaganda bohong yang memojokkan Assad. Video palsu tentang kerusuhan di  Suriah juga dibuat Danny Abdul Dayem ( 22 tahun, warga Suriah-Inggris ) bekerja sama dengan Anderson Cooper dari CNN Amerika. Video ini menggunakan efek suara bom dan letusan senjata seolah para aktivis sedang dibantai pasukan ( pemerintah ) Suriah.

Revolusi ( Arab Spring ) terus menggelinding ke berbagai negara di Timur Tengah, seperti Yaman dan Bahrain. Berharap sampai menggilas rezim zionis-Arab Saudi ( Islam-Amerika ). Gelombang protes massal juga menghantam daratan Eropa : serunya aksi massa di Yunani, Spanyol, Italia, Jerman, Inggris ( London ). AS di tubir kebangkrutan ekonomi ?  Israel digerogoti krisis multi dimensional ? Semoga hegemoni mereka berakhir lebih cepat.

Setelah Libya, Suriah dan Iran, para gangster abad 21 ini akan mengincar target lain di Timur Tengah yang kaya minyak, terutama. Indonesia juga dipandang sebagai target untuk dipecah menjadi negara2 kecil agar kekayaan alamnya semakin mudah mereka eksploitasi. Imperialisme Anglo-Amerika ( Barat ) – lah yang selama berabad-abad melakukan kejahatan yang sama adalah musuh sebenarnya bagi Sunni, Syiah, dan seluruh umat manusia dari berbagai agama dan ras. Skenario disintegrasi di Suriah dan Libya perlahan sedang  diimplementasikan di  Indonesia. Kita mesti cerdas melihat siapa kawan siapa lawan sesungguhnya, sebelum Indonesia hancur seperti Libya.

Do we just get many lessons here,  people ?

Written by Savitri

10 Maret 2013 at 00:08

Ditulis dalam Ragam

Tagged with , , , , , ,

Masjid Aqsha, Dome of the Rock & Tembok Ratapan.

with 21 comments

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”( Qur’an, 49 :13 ).

Tapi Israel tak memandang demikian. Mereka, juga simpatisannya menganggap Israel bangsa terpilih, dengan tanah terjanji dan perang suci berdarah-darah, merebut tanah itu dari bangsa Palestina. Ekstremis Yahudi menolak taqwa, bahkan membunuh sebagian nabi yang diutus pada mereka. Naifnya, mereka mengira masuk surga dengan merampas tanah Palestina, berbuat durhaka dan melampaui batas. Cukup dengan ras Yahudi dan ketajaman otak sekuler ?

Lihat satu teve swasta kita. Rajin menayangkan dokumenter yang mengkilapkan intervensi AS ke negeri muslim hingga lebih indah dari warna aslinya. Negeri yang tengah merana tercabik perang saudara. Aktor intelektual di belakang kekisruhan itu menyeringai senang, konsesi minyak kian dekat di pelupuk mata. Mereka terlihat bak pahlawan ; datang sebagai tentara pembebasan, sekuriti bayaran atau pengacara handal yang membeberkan bukti pembunuhan masal pemimpin otoriter ( peliharaan mereka sendiri ). Penonton yang malas mencari informasi pembanding, menelan mentah-mentah propaganda itu, lalu menjadi seteru saudaranya di dunia nyata maupun maya. Betapa sihir zionis sudah merasuki sendi kehidupan kita.

Fatah dan Hamas dibentrokkan di Palestina. Sunni dan Syiah dipertentangkan di Irak, juga dunia Arab. Muslim dan pemerintah/ militer di tanah air, juga Asia. Sehingga kita kehabisan tenaga, terlatih paranoid mencurigai saudara yang berbeda aliran. Teriakan minta tolong dari belahan dunia lain tak mampu kita jawab dengan semestinya. Kita terlalu sibuk dengan diri sendiri, hingga mengecil ruang bagi mangsa yang tengah dicabik. Perlombaan prestise terus menari di layar kaca dan benak kita. Suara rintihan kian ditenggelamkan hingar bingar produk kapitalisme, dimana setiap konsumen menyumbang peluru yang dimuntahkan ke tubuh anak-anak dan wanita Palestina. Setiap rudal dan bom fosfor yang menghanguskan para pejuang kemerdekaan. Sedih.

Mestinya, kita lebih memahami masjid Aqsha, tempat semua ini bermula.

Masjid Aqsha, tempat mi'raj Rasulullah. Zionis Israel ingin merobohkan tempat suci ini untuk membangun Haikal Sulaiman yang wilayah kekuasaannya seantero Timur Tengah.

Masjid Aqsha, tempat mi'raj Rasulullah. Zionis Israel ingin merobohkan tempat suci ini untuk membangun Haikal Sulaiman yang wilayah kekuasaannya seantero Timur Tengah. Dari sana baru ke seluruh dunia.

AL AQSHA, DOME OF THE ROCK, HAIKAL SULAIMAN DAN SEPULCHRE

“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda ( kebesaran ) kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”( Qur’an, 17:1 )

Masjid Al-Aqsha terletak di Al-Haram asy-Syarif, Yerusalem timur. Bergaya arsitektur Islam awal dengan fasad menghadap utara, terbuat dari batu kapur. Pembangunan pertama tahun 685-705 M, kedua 1033-1035 M. Masjid ini panjangnya 83 meter, lebarnya 56 meter. Berkapasitas 5000 jemaah di dalam, 400.000 jemaah di luar. Kolom interior dilapisi marmer putih. Empat minaret setinggi 37 meter, dekat kubah berwarna hijau dari bahan timah.

Interior Masjid Aqsa

Interior Masjid Aqsa

Kubah hijau Masjid Aqsa

Kubah hijau Masjid Aqsa

Al-Aqsha ( artinya masjid terjauh ) adalah lokasi Nabi Muhammad Saw ketika diangkat ke Sidratul Muntaha ( tahun 621 M ) dalam peristiwa mi’raj untuk menerima perintah sholat. Kompleks Al-Haram asy-Syarif disebut Har Ha-Bayit oleh umat Yahudi, Kuil Gunung oleh umat Nasrani. Lokasi Baitul Maqdis bagi tiga agama wahyu. Kiblat pertama umat Islam sebelum dipindah ke Ka’bah, Mekah. Di Yerusalem, juga berdiri Gereja Sepulchre yang sangat dihormati kaum Nasrani, berkaitan dengan Yesus ( Isa al-Masih ).

Keponakan Shalahuddin, al-Malik al-Mu’azzam Isa, tahun 1218 merenovasi kompleks Al Haram asy-Syarif dan menambah serambi muka pada masjid Aqsha. Masjid Al-Aqsha saat ini adalah masjid yang dibangun secara permanen ( tahun 66-73 H ) oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Kekhalifahan Ummayah.

Di dekat Al Aqsha, berdiri kokoh Masjid Umar dengan kubah kuning keemasan. Masa kaisar Augustinian, difungsikan sebagai gereja ( Al-Qiyamah ), sedangkan Al-Aqsha menjadi istana Baldwin I ( tahun 1104 ). Bangunan oktagonal yang oleh orang Barat disebut Dome of the Rock ini, mereka yakini sebagai tempat nabi Ibrahim menyembelih putranya, Ishaq, sehingga ada yang menyebutnya Masjid Ibrahim. Juga Masjid Sulaiman, karena dibangun di atas reruntuhan istana Sulaiman yang menurut muslim beragama Islam. Nabi Yakub menerima firman Allah di tempat ini.

Sejarahnya, tahun 15 H/ 636 M setelah menerima kunci kota Yerusalem, Umar bin Khattab singgah di Baitul Maqdis untuk sholat ( dekat pintu masuk gereja ). Kemudian beliau membangun masjid di sana, dinamai Al-Shakrah ( batu cadas ) dan meminta umat Islam sholat berjamaah di sana. Yahudi menyebutnya Kipat Hasela. Berdekatan dengan Qubbat As-Sakhrah, Utsmaniyah ( 1517-1917 M ) membangun Kubah Nabi tahun 1620 M. Renovasi berskala besar dilakukan masa Mahmud II tahun 1817 M. Setelah gempa melanda Palestina 11 Juli 1927, Kubah Shakhrah diperbaiki.

Posisi M.Aqsa, Dome of the Rock & Tembok Ratapan di Haram Asy-Syarif ( Baitul Maqdis ).

Posisi M.Aqsa, Dome of the Rock & Tembok Ratapan di Haram Asy-Syarif ( Baitul Maqdis ).

Area Tembok Ratapan, di bawah Dome of the Rock ( Kubah Shakrah ).

Area Tembok Ratapan, di bawah Dome of the Rock ( Kubah Shakrah ).

Tembok Ratapan adalah tempat penting orang Yahudi dan Muslim. Muslim menyebutnya Masjid al-Burraq, karena para Nabi biasa menambatkan Burraq, tunggangan mereka di sana. Bangunan ini menempel di bagian barat masjid Aqsha. Di situlah,. Tembok sepanjang 60 meter ini dahulu tembok barat ( 485 meter ) kuil dan istana Sulaiman rekonstruksi kedua ( 516 SM ), yang hancur oleh penyerbuan Romawi ( tahun 70 M ). Kuil konstruksi pertama ( dibangun tahun 1012 SM ) dihancurkan Raja Nebukhadnezar dari Babilonia ( 586 SM ). Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan lagi oleh Zulbabil, mantan tawanan Babilonia. Disusul penyerbuan bangsa Hadriyan. Saat kekuasaan muslim, didirikan Masjidil Aqsha ( 685 M ) di atasnya.

Kuil ini dulu pernah digunakan untuk pemujaan dan pengorbanan korbanot Yahudi kuno. Orang Yahudi kini berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka di tembok yang menjadi bagian kaki Masjid Aqsha dan Masjid Umar. Sebagian orang Yahudi berharap kuil/ haikal Sulaiman dibangun kembali, meski harus menghancurkan kedua masjid tsb.

Dome of the Rock/ Kubah Shakrah/ Masjid Umar.

Dome of the Rock/ Kubah Shakrah/ Masjid Umar.

Shakrah ( karang ) di dalam Dome of the Rock.

Shakrah ( karang ) di dalam Dome of the Rock.

Di titik inilah, perseteruan antara rakyat Palestina, yang diserahi tanggungjawab ( tanpa timbal balik yang sepadan dengan pengorbanan mereka dari dunia muslim ) melindungi situs suci ketiga umat muslim sedunia, dengan bangsa Yahudi yang memimpikan masa keemasan kerajaan Israel kembali, berkobar.

AL AQSHA DAN MUSLIM PALESTINA DI UJUNG TANDUK

Mesjid Aqsha adalah hambatan besar bagi visi masa depan Yahudi garis keras. Berbagai cara digunakan ekstremis Yahudi untuk meruntuhkan masjid Aqsa. Dana trilyunan dolar dari pajak rakyat Amerika dan keuntungan berlipat-lipat perusahaan kelas dunia milik zionis yang menggurita di berbagai belahan bumi termasuk di Indonesia, digunakan untuk memerangi penjaga Masjid Aqsha, yaitu muslim Palestina.

Gerakan radikal zionis dimotori Freemasonry, organisasi Yahudi internasional yang didirikan resmi di Inggris ( tahun 1717 ) oleh Anderson, kepala gereja protestan di London yang berdarah Yahudi. Gerakan rahasia paling besar dan paling berpengaruh di dunia ini meyakini, tahun 1012 SM, Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya, Palestina. Mereka berambisi membangun kembali Haikal.

Rencana Haikal Sulaiman menurut penggambaran seniman.

Rencana Haikal Sulaiman menurut penggambaran seniman.

Haikal Sulaiman, ada juga yang mengartikan wilayah kekuasaan yang luas membentang hingga wilayah Khaibar, saat kaum Yahudi diusir Nabi Muhammad karena pengkhianatan mereka pada beliau dan piagam Madinah. Dendam mereka menjadi ambisi menguasai seluruh dunia.

“Kemudian Kami berikan kepadamu ( Bani Israel ) giliran untuk mengalahkan mereka ( muslim ) kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kelompok yang lebih besar”( Qur’an, 17 : 6 ).

“Jika kamu berbuat baik ( berarti ) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka ( kejahatan ) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman kedua, ( Kami datangkan orang- orang lain ) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka ( muslim ) masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”( Qur’an, 17 : 7 ).

Rintangan terbesar yang dihadapi gerakan radikal ini adalah Kristen dan Islam. Dekade ini, pemeluk Kristen di Amerika dan dunia, sebagian besar, sudah dilemahkan dengan gaya hidup hedonis dan bebas. Tinggal muslim yang masih berjuang gigih ; mempertahankan kemurnian agamanya, mengajak rekannya yang hanyut dalam mainstream sekuler untuk meneguhkan kembali keimanannya, seraya memutar otak untuk menangkis sihir kapitalisme, sekaligus melawan balik serangan yang ditujukan kepadanya. ( menurut sebuah sumber, di akhir jaman, muslim, nasrani dan yahudi ortodoks ( yang masih memegang teguh ajaran murni yang dibawa nabi Muhammad, nabi Isa dan nabi Musa ) bersatu padu di bawah pimpinan Imam Mahdi / Nabi Isa melawan serangan dan muslihat Dajjal ).

Nasrani, Yahudi dan Muslim di Yerusalem.

Nasrani, Yahudi dan Muslim di Yerusalem.

Muslihat zionis, mulai dari menyebarkan gambar Dome of the Rock sebagai Masjid Aqsha ke seluruh dunia, sampai orang Palestina sendiri sulit membedakan mana tempat mi’raj Rasulullah sesungguhnya. Lalu, penggalian pondasi untuk meruntuhkan struktur Al Aqsha dengan dalih penelitian sejarah. Tahun 1996, zionis berusaha menghancurkan mesjid dari bawah, dengan membuat terowongan besar.

Penyerangan telah lebih 100 kali dilakukan kelompok militan Yahudi ke Al Aqsha, menewaskan banyak jemaah yang sedang sholat. Pertama kali ( Agustus 1967 ), dilakukan Shlomo Goren, rabbi Angkatan Bersenjata Israel yang membawa 50 pria bersenjata di bawah pengawasannya. 21 Agustus 1969, zionis melancarkan tembakan langsung, membakar mimbar kuno Shalahuddin Al-Ayyubi dari kayu dan gading sehingga terpaksa diganti mimbar baru buatan Jepara oleh dinasti Bani Hasyim, penguasa Yordania.

3 Maret 1971, pengikut Gershon Solomon menjadikan Haram asy-Syarif sebagai sasaran serangan, disusul satuan tentara Israel tiga hari kemudian. Tahun 1980, sekitar 300 anggota Gush Emunim menggunakan senjata berat, menyerang masjid. Tahun 1982, seorang Israel dengan paspor Amerika menembaki jemaah dengan senapan serbu M-16. Pada tahun yang sama pengikut teroris keji rabbi Meir Kahane menyerang mesjid dengan dinamit. 10 Maret 1983, lagi-lagi anggota Gush Emunim, memanjat dinding Haram asy-Syarif dan menaruh bahan peledak. Sekelompok teroris Yahudi radikal dipersenjatai lusinan granat, dinamit dan 12 rudal, mencoba meledakkan Al-Aqsa.

Gedung ambruk setelah serangan Israel ke pemukiman Palestina.

Gedung ambruk setelah serangan Israel ke pemukiman Palestina.

Bertahan hidup setelah pengeboman membabi buta.

Bertahan hidup setelah pengeboman membabi buta.

Intifadah. Anak melempar batu untuk mengusir tentara pendudukan Israel.

Intifadah. Anak melempar batu untuk mengusir tentara pendudukan Israel.

Melihat anggota keluarga dibantai. Anak2 Palestina dicekam ketakutan dan maut setiap waktu.

Melihat anggota keluarga dibantai. Anak2 Palestina dicekam ketakutan dan maut setiap waktu.

Jum’at shubuh, 25 Februari 1994, zionis pemukim Kiryat Arba, Hebron, membantai 50 jemaah dan melukai 300 lainnya di Al Aqsha dengan senapan mesin. Tentara Israel mengepung masjid, melarang wartawan mendekat. Tentara juga menembaki muslim Palestina yang berdemonstrasi memprotes serangan tsb. Tak tanggung-tanggung mendiang Ariel Sharon, mantan PM Israel, dengan kawalan 1200 tentara menembaki dan melecehkan masjid Aqsha.

20 Februari 2009, Benyamin Netanyahu yang bergaris keras, dipilih presiden Shimon Peres menjadi perdana menteri Israel. Ia tidak menceritakan masa depan Yerusalem, malah berkoalisi dengan ultranasionalis Yahudi, Avigdor Lieberman, yang berambisi membuang seluruh keturunan muslim/ arab dari teritori Palestina yang kini kurang dari 22 % tanah Palestina. Entah apa lagi yang akan terjadi pada rakyat Palestina dan masjid Aqsha. Perang dunia ke-3 ( akhir jaman ) sudah di ambang pintu ?


MASA DEPAN PALESTINA DAN AL AQSHA DI TANGAN KITA

Hamas memenangi pemilu legilatif Palestina ( Januari 2006 ) yang demokratis, mendudukkan Ismail Haniyah di kursi perdana menteri. Namun, pemerintahan pilihan rakyat ini diserang tiap hari oleh agen zionis. Pejabat tingginya dibunuh dan dipenjara. Jurubicara parlemen Palestina ditahan.

Sisa teritori Palestina setelah dicaplok Israel, tinggal 22 %. Rencana berikutnya, Yerusalem dijadikan ibukota Israel. Kerakusan Israel ini didukung penuh oleh presiden Barack Obama.

Sisa teritori Palestina setelah dicaplok Israel, tinggal 22 %. Sebagian Tepi Barat & Gaza. Rencana berikutnya, Yerusalem dijadikan ibukota Israel. Kerakusan Israel ini didukung penuh oleh presiden Barack Obama. Siapa sangka dibalik senyumnya, tersimpan muslihat besar.

Pejuang Hamas, mempertahankan sisa tanah Palestina hingga titik darah penghabisan.

Pejuang Hamas, mempertahankan sisa tanah Palestina hingga titik darah penghabisan.

Hamas terpaksa bertahan di Gaza, menghadapi embargo ekonomi, blokade fisik ( ditutup semua pintu perbatasan, seperti penjara raksasa ) di tengah serangan peluru, rudal, bom tercanggih pasukan terbiadab. Sebagian besar warga dunia menonton tragedi itu di layar kaca dengan popcorn di tangan. Hanya mengutuk. Sesekali nyeletuk, menyalahkan Hamas yang dilaporkan media Barat, melempar roket duluan, dan mereka lagi-lagi mempercayainya. Begitu saja, tanpa beban.

Hamas dicap teroris oleh AS dan sekutu, karena memimpin rakyat Palestina yang sudah 80 tahun didera nestapa, berjuang meraih hak hidup dan kemerdekaan, sekaligus menyelamatkan wajah Islam di garis depan pertempuran yang telah berlangsung ratusan tahun, mempertahankan entitas muslim terakhir yang menjaga masjid Aqsha, tempat mi’raj Rasulullah.

“Dan sesungguhnya mereka ( kaum kafir ) hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami ; dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat setia” ( Qur’an, 17 : 73 ).

“Dan kalau Kami tidak memperkuat ( hati ) mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka,”( Qur’an, 17 : 74 )

“kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu ( siksaan ) berlipat ganda di dunia ini dan begitu ( pula siksaan ) berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun terhadap Kami” ( Qur’an, 17 : 75 ).

Anak Gaza meregang maut setelah serangan brutal darat, laut, udara pasukan Israel, Januari 2009.

Anak Gaza meregang maut setelah serangan brutal darat, laut, udara pasukan Israel, Januari 2009.

Kita hendaknya memikirkan resiko jika terus berdiam diri. Berhentilah menghindar dari tanggung jawab membantu perjuangan rakyat Palestina. Kewajiban muslim menjaga al-Aqsha dan saudara muslimnya yang teraniaya. Jangan lagi menyanyikan apapun yang dikumandangkan media pro Barat tanpa pikir panjang. Krosceklah selalu dengan media pembanding, dan berpikirlah kritis. Cari tahu keadaan sesungguhnya. Kabarkan kebenaran itu pada sekitar anda, anak cucu anda yang kelak mewarisi tugas perjuangan anda, jika sekarang anda tak mampu. Jangan beli/ gunakan produk yang keuntungannya digunakan untuk membiayai perang Israel di Timur Tengah dan invasi AS ke berbagai penjuru dunia. Tak apa sedikit repot dan mengurangi kenyamanan, demi saudara kita di Palestina dan kehidupan akhirat anda. Jangan tunggu sampai kejahatan itu hadir di depan pintu, menyeringai di hadapan, merampas kehidupan anda, seperti dialami muslim Palestina setiap hari. Sudah terlambat.

Hari ini dunia masih bungkam. Gonggong serigala di negeri para nabi kian nyaring terdengar. Akankah kita terus berlalu ? (  pelbagai sumber )

Written by Savitri

26 Mei 2009 at 18:27

Ditulis dalam Ragam

Tagged with