Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Dunia Islam

GEOPOLITIK, POLITIK IDENTITAS DAN PENDUDUKAN PALESTINA.

Diberitakan, Lionel Messi menolak tanding persahabatan dengan kesebelasan Israel di Yerusalem. Kota internasional bagi 3 agama yang diklaim sepihak oleh Israel dukungan Trump, AS, tahun ini. Seorang atlet sepak bola Palestina yang cacat setelah diserang tentara Israel rupanya sempat menulis surat pada Messi sehingga pesohor bola itu memutuskan tidak memenuhi undangan Israel yang berupaya memikat publik internasional setelah klaim sepihaknya atas Yerusalem.

Setali 3 uang, Pangeran William dari kerajaan Inggris, juga menolak bertemu walikota ibukota Israel di Yerusalem. Ia akan menemuinya di Tel Aviv, untuk menunjukkan posisinya menolak klaim sepihak Israel atas Yerusalem. Putra sulung Lady Di ini malah mengunjungi Masjid Al- Aqsho, bertemu dengan imam dan jemaah, sebelum ke Gereja Makam Kudus ( 28/6/2018 ). Apa William tahu sejarah Inggris ikut andil merampas tanah Palestina ?

Lalu, Sekjen PBNU tahu2 sudah ada di Israel diundang ceramah di Universitas Tel Aviv. Lho ? Kemenlu kan sudah melarang WNI ke Israel setelah klaim sepihak itu. Sekjen ormas terbesar di Indonesia itu mengingatkan Israel soal keadilan perlakuan agar teror tak merebak. Perlu landasan iman untuk paham. Tak jelas, apa para mahasiswa yang sudah didoktrin zionis sejak TK, bisa paham kearifan manusia. Yang jelas, dunia internasional sudah tercengang, ada apa gerangan dengan Indonesia yang katanya mau komit membantu Palestina merdeka ? Itu keputusan pribadi, tidak mewakili NU, kata Said.

Urusan njelimet Timur Tengah dan politik identitas SARA- nya yang dimpor ke Indonesia oleh alumni Suriah dan Afganistan, perlu diurai di sini, agar kita tahu cara menghentikannya. Wawasan geopolitik global ini mencegah kita menjadi Suriah, Yaman, Turki, AS, Irak dan Afganistan berikutnya yang menyedihkan.

SEJARAH DOLAR AS MENGUASAI DUNIA.

The FED ( Federal Reserve), bank sentral AS, bukan milik pemerintah AS, tapi bank swasta milik klan konglomerat Yahudi-Zionis bernama Rothschild cs, diantaranya : Rothschild Bank of London, Rothschild Bank of Berlin, Warburg Bank of Hamburg, Warburg Bank of Amsterdam, Israel Moses Seif Bank of Italy, Lazard Brothers of Paris, Citibank, Goldman & Sach of New York, Lehman & Brothers of New York, Chase Manhattan Bank of New York, dan Kuhn & Loeb Bank of New York ( dari blog Kajian Timur Tengah – Dina YS ).

Awalnya tahun 1837-1862 AS punya bank pemerintah yang mencetak uang ( sertifikat emas/perak ). Lalu, uang kertas diperkenalkan pada masyarakat dan menjadi alat tukar pengganti koin emas/ perak. Tahun 1913, Rothschild dkk membentuk The FED yang punya banyak cadangan emas sampai mampu meminjamkan uang yang sangat besar pada pemerintah AS. Kandidat2 presiden AS dibiayai kampanyenya oleh The FED. Setelah berkuasa, presiden2 itu mengeluarkan UU yang menguntungkan The FED.

Dimulai Woodrow Wilson, yang pada tahun 1914 menandatangani keputusan memberikan hak cetak mata uang AS kepada The FED. Pemerintah AS dapat uang kertas produksi The FED dalam bentuk hutang yang harus dibayar kembali beserta bunganya. Rakyat AS dipaksa membayar pajak untuk membayar bunga tersebut.

Kelak Wilson menyesali keputusannya ini dan berkata, “Saya adalah orang yang paling tidak bahagia. Saya telah menghancurkan negara saya. Sebuah bangsa industri yang besar ini dikontrol oleh sistem kredit. Sistem kredit kita terkonsentrasi. Pertumbuhan bangsa ini dan seluruh aktivitas kita berada di tangan segelintir orang. Kita telah menjadi pemerintah yang paling diatur, dikontrol, dan didominasi di dunia modern. ( Kita ) bukan lagi pemerintah yang memiliki pandangan bebas, pemerintah yang diakui, yang dipilih oleh suara mayoritas, melainkan pemerintah yang dikontrol oleh opini dan paksaan sekelompok kecil orang yang mendominasi.”

Saat terjadi krisis moneter tahun 1933, Presiden Roosevelt yang kampanyenya didanai The FED, menyita emas rakyat AS dan menyerahkan pada The FED sehingga dollar menjadi mata uang AS dan uang emas/ perak tak digunakan lagi.

Jika Wilson atau Roosevelt mau menukar kedaulatan negara dengan donasi kampanye maka Presiden F. Kennedy berupaya melepaskan AS dari jeratan The FED dengan rencana menerbitkan mata uang sendiri. Sayang, sebelum terlaksana, dia sudah mati dibunuh.

Proses indoktrinasi sistem ekonomi uang kertas di kalangan akademisi seluruh dunia terus berlanjut. Rothschild, tahun 1863, berkata, “Sedikit orang yang memahami sistem ini, sangat tertarik pada keuntungan sistem ini, atau sangat memiliki ketergantungan pada sistem ini, sehingga takkan ada perlawanan dari mereka.”

The FED kini hakikatnya adalah penjajah dunia, termasuk rakyat AS sendiri. The FED leluasa mencetak dollar, dan rakyat sedunia memberikan kekayaan alam dan kerja keras mereka untuk ditukar dengan dollar.

Kemana duit bandar dollar ini pergi ? Rothschild adalah Yahudi-Zionis yang terobsesi membangun Israel Raya. Israel mengenang Baron Edmond James ( Avrahim Binyamin ) de Rothschild (1845-1934) sebagai “Father of the Settlement”. Dialah yang pertama kali memulai proyek permukiman Israel dengan membeli tanah2 di Palestina untuk dihuni imigran2 Yahudi dari berbagai penjuru dunia.

Impian Edmond Rothschild diteruskan keturunannya ( darah klan Rothschild tetap ‘murni’ karena ada aturan ketat tentang pernikahan dalam keluarga itu ). Ketika jumlah penduduk Yahudi sudah banyak, dengan uangnya, klan tamak ini menekan wakil2 negara anggota PBB untuk menyetujui Resolusi 181 ( tahun 1947 ) yang merampas 56,5% wilayah Palestina untuk dijadikan negara Israel. Hingga kini, biaya operasional Israel masih terus disuplai oleh AS

Deklarasi Balfour tahun 1917 ( janji Inggris untuk menyiapkan tanah air bagi kaum Yahudi ) disampaikan Menlu Inggris pada Walter Rothschild ( anak Edmond Rothschild ).

Untuk jasa Edmond Rothschild ini tahun 1982 diterbitkan uang emas Israel “Koin Hari Kemerdekaan dengan foto Baron Rothschild bertuliskan aksara Hebrew “Father of the Jewish Settlement” di bagian depan, dan lambang negara Israel bertuliskan di bawahnya “Baron Edmond de Rothschild”, “1845-1934” ( masa hidup Edmond Rothschild ), “Centenary of His First Settlement Activities in Eretz Israel” di bagian belakang koin. Kata “Israel” ditulis dalam huruf Hebrew, Inggris dan Arab.

BEASISWA PILOT UNTUK 10 PEMUDA PALESTINA. PROGRAM 2 JUTA USD DARI INDONESIA.

Pada pertemuan para menteri luar negeri negara2 anggota CEAPAD III ( Conference among East Asian Countries for Palestinian ) di Bangkok, 26-27 Juni 2018. lalu telah dihasilkan Joint Statement yang intinya menyatakan keprihatinan mendalam atas perkembangan di Palestina dan komitmen memperkuat koordinasi antar negara anggota guna meningkatkan efektivitas bantuan pembangunan untuk Palestina ( HU Pikiran Rakyat 3/8/2018 ).

Menlu Retno Marsudi menyampaikan komitmen RI dalam Three year Activity Plan CEAPAD 2019-2021 untuk membantu Palestina sebesar 2 juta USD dalam program pembangunan kapasitas pengairan, pertanian, pembangunan ekonomi, ICT, pelatihan Interpol, pemberian beasiswa pendidikan di perguruan tinggi, beasiswa sekolah pilot komersial, dll.

Septo Adjie Sudiro, founder dan CEO Perkasa Flight School membuka program pelatihan pilot bagi pemuda Palestina yang ingin berkarir sebagai pilot komersial untuk membantu ekonomi keluarga. Gelombang pertama sudah dibuka sampai 31 Juli 2018 untuk 10 anak muda Palestina dengan beasiswa penuh. Proses seleksi bekerja sama dengan KBRI Amman. Informasi lowongan sudah disebarkan pada warga Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza dan kamp pengungsi di negara2 tetangga. We must take concrete and vigorous steps, kata Andy Rachmianto, dubes RI untuk Kerajaan Yordania dan Palestina.

Iklan

Written by Savitri

2 Desember 2017 pada 10:17

%d blogger menyukai ini: