Madani & Manusiawi

Great People, Bandung, West Java, Indonesia.

Permenkes PSBB Cepat-Tepat 3-4/4/2020 Ditunggu, Syarat Daerah Bisa Karantina Wilayah, Larangan Balik Kampung Ala Pengendalian 13% Pemudik. Bisnis Vaksin Pakar Matre/ pro-Zionis di WHO.

leave a comment »

Presiden meminta menkes Terawan dalam 2 hari ini merilis peraturan menteri/ aturan teknis detail tentang syarat daerah mendapat izin melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar/ PSBB/ karantina wilayah parsial/ local lockdown untuk mengerem laju penularan virus Corona/ Covid-19. Gubernur Ganjar Pranowo bilang di Prime Time News, ribuan pemudik dini di wilayahnya saat ini masih tertangani faskes dan infrastruktur di Jawa Tengah sehingga belum perlu melakukan PSBB. Jika mulai tak tertangani Dinas Kesehatan, rumah sakit rujukan, puskesmas di Jateng, barulah pemprov akan mengajukan permintaan PSBB ke menkes Terawan, lalu dengan rekomendasi kepala Gugus Tugas Covid Doni, PSBB akan diberlakukan di kota, kabupaten atau provinsi yang kewalahan.

PERMENKES MENKONSISTENKAN LARANGAN MUDIK

Apa kiat Jateng termasuk provinsi yang terendah infeksi Corona-nya di pulau Jawa ? Rupanya ketika Covid-19 muncul di Wuhan 8/12/2019, Ganjar mengundang muspida, petinggi dinkes, dishub, dinsos, pangdam, polda, akademisi/ Undip, asosiasi industri, BPBD, dst, untuk berembuk/ mitigasi jika Jateng terpaksa worst scenario lockdown seperti Wuhan hingga semua kekuatan terpetakan dengan baik. Ketika Jokowi mengumumkan kasus pertama Covid Indonesia pada 2 Maret 2020, Jateng tinggal menggerakkan komponen daerahnya sesuai road map tsa.

Pelajaran berharga/ mahal dari virus Corona sangat menular rekayasa lab militer AS ( prelude to 3-rd world war ? ) ini mensimulasi epidemi pertama/ Wuhan di wilayah kita seperti Jateng. Jika ada penyakit menular berikutnya, APD, masker ( jahitan rumah dari kain yang bisa dicuci berulang kali masih lebih baik daripada orang sakit atau berada di zona merah tak pakai masker sama sekali. Waktu TB, saya pun pernah beli masker kain seharga Rp 5.000 di apotek swalayan depan RS rujukan. Saya kini sehat ), petugas/ relawan medis dan dana abadi/ JPS dalam jumlah cukup sudah disiagakan jika outbreak, anytime.

Andai pemerintah sudah siap sejak awal ( dimulai wabah pecah di negara lain ) : 17 juta set APD, 267 juta set masker kain, dana abadi Rp 500 triliun, 1,6 juta rapid test kit, swap test/ PCR, 3 RS khusus penyakit menular dan riset seperti di Pulau Galang ( 5/4/2020 akan diresmikan tahap pertama 300 dari rencana 1000 bed, 20 ICU, 30 non ICU ), kita Insya Allah bisa melalui perang biologi ini lebih baik. Selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu. Selain sebagai bangsa paling dermawan di dunia ( Indonesia is the most generous people in the world ) semoga kita juga bisa menjelma bangsa tersiap dan terkuat di dunia. Amiin.

Seharian kemarin, host MetroTV mencecar istana/ menko Luhut tentang pengendalian mudik dengan himbauan “boleh mudik tapi berstatus OPD 14 hari isolasi, naik motor dibatasi driver saja/ 1 orang, naik mobil/ 2 orang saja, naik bis/ separuh seat saja biar bisa jaga jarak 1 meter antar penumpang sehingga harga tiket jadi 2 kali lipat, dst” yang seolah berlawanan dengan larangan mudik sebelumnya di benak para host yang sudah gencar melarang mudik ( dan berhasil diikuti 87% pemudik ). Nah, 13% ( survei kemenhub ) yang tetap ingin mudik ini yang akan dijegal dengan “teknis pengendalian” dari berbagai angle tsb. Ini seperti saya menjatah air untuk penyewa kost sehingga mereka tak bisa membawa teman ikut menginap jika tak mau kehabisan air untuk minum, wudhu dan mandi. Apa boleh buat, disiplin sebagian besar bangsa ini baru sebatas ini. Harus dikondisikan dulu dengan pembatasan sumber daya. Nalar dan empatinya masih perlu banyak dipupuk. Takes time..

Ringkasnya, publik/ host melihat lebih ke angle “keselamatan rakyat ini hukum tertinggi” versus pemerintah pusat yang mengongkosi mahalnya PSBB ini melihat lebih ke angle “ekonomi tetap berdenyut agar Indonesia tak resesi”. Tapi menurut saya, pemerintah perlu tetap lebih lantang/ sering melarang mudik dalam komunikasi politik, dan lebih jarang ngomong “boleh mudik tapi..” ( kan yang disasar lebih sedikit/ 13%, syukur-syukur mereka ikut mengurungkan niatnya mudik, karena ternyata di daerah seperti di Ambon pagi ini malah lebih merana JPS-nya sehingga tak bisa 14 hari isolasi : beta mati kelaparan atau bapak mati kena Corona. Dilematis ).

Saya sih cenderung : bis antar kota, antar provinsi di Jabodetabek yang bawa pemudik segera dihentikan ( kalkulasi dampak ekonominya sudah kan ? / tahu banyak angle ) juga jalan tol yang dilalui kendaraan pribadi pemudik juga ditutup ( tapi kendaraan pengangkut logistik makanan, obat, komunikasi, energi, perbankan tetap bisa lewat ).

Jubir RS Persaha***** di Prime Time News pernah bilang ke host Ade Mulya bahwa, penyemprotan disinfektan ( terlihat video kendaraan water canon polda Jabar menyisir jalanan protokol Kota Bandung/ Jl. Asia Afrika ) sudah berlebihan karena virus mati dalam 3 jam. Sebelumnya, petisi online masuk ke inbox saya, curhat bahwa RS rujukan ini menolak dia dites Covid padahal sebagai pengacara yang bepergian ke nusantara dan diminta dokter agar gejala Covid-nya dipastikan ke RS rujukan tsa, tapi dia di sana malah diresepkan obat flu biasa dan disuruh pulang. Antrian pengunjung seperti dirinya membludak medio Maret lalu. Apa artinya ?

Disinfeksi memang tak baik jika berlebihan. Dalam agama, segala sesuatu yang berlebihan itu tak baik. Tapi apakah water canon polda kami lebai ? Tentu tidak. Saat ini, saya di Kota Bandung, hampir tiap hari kedatangan hujan ( Bandung selatan bahkan banjir sampai semeter tingginya ). Suhu di sini lebih dingin ( kurang dari 28 derajat celcius ) dari biasanya ( tak dirasakan jubir RS tsb ). Virus nCov mati di suhu 56-65 derajat celcius selama 30 menit jelas tak tercapai di Kota Bandung sehingga virus bisa bertahan 2-9 hari di udara terbuka. So, disinfektan rutin diperlukan di kota saya ( terserah di kota si jubir dan Ade ). Semprotan disinfektan ke tubuh pengunjung jika sering bisa bikin iritasi, kata si jubir. Makan secuil telur pun bagi orang yang alergi ( di On the Spot, Trans7 ) juga menewaskan. Apa kita jadi latah melarang orang makan telur ?? ( saat TB saya diminta makan 2 butir telur ayam tiap hari untuk menambal 3/4 paru kiri saya yang dibolongi bakteri tuberculosis ). Apa kita mau membatalkan disinfektan yang disemprotkan ke 169 WNI Wuhan 14 hari di Natuna yang baik-baik saja sampai sekarang hanya karena ada 1-2 orang alergi mengeluh ? Siapa sih yang lebay ? ( tolong bicara yang proporsional/ whole picture, jangan cari sensasi atau memicu kepanikan baru ). Disinfektan kan bisa dari ramuan daun sirih atau deterjen yang kita pakai setiap hari ( tak harus akolhol 70% ). Tinggal kreatif aja. Warga yang tiap hari disemprot jadi lebih termotivasi tinggal di rumah saja. Ya kan ? Angle yang positif, membangkitkan harapan, dong ..

Narsum Tobas di MetroTV bilang, aspek kemanusiaan juga mestinya diberlakukan pada semua napi ( napikor, napiter, napinar yang menjalani hampir 2/3 masa hukuman ) ketika permenkumHAM merumahkan/ asimilasi 35.000 napi tipiring demi mitigasi Covid di lapas. Seorang petugas medis/ palang merah di garis depan memang harus merawat korban luka dengan mengedepankan kemanusiaan ( tak peduli SARA dan asal negara ). Seperti juga asas “praduga tak bersalah” mesti dihayati para hakim saat memeriksa perkara. Itu etika profesi mereka. Bukan etika publik, jurnalis atau pengacara. Publik boleh waspada/ menduga salah untuk mengawal APH. HAM ( termasuk kemanusiaan ) teroris, bandar narkoba, koruptor dan pembunuh keji praktis terampas ( itu sebabnya dibui/ dimatikan sosial atau fisiknya ) ketika mereka melakukan extraordinary crime ( merampas HAM para korban ). Jangan naif jadi “perawat medis” terhadap napi yang otak kemanusiaannya sudah hancur ( terdakwa 10 tahun penjara atau lebih/ tipiber ). Terkesan sok manusiawi, tapi sejatinya membahayakan anggota keluarga napiber dan lingkungan rumahnya.

Masa pandemi ini diberitakan, seorang nenek dirampok hartanya/ tabungan perhiasan oleh orang yang mengaku ojol pembawa sembako. RS rujukan kecurian banyak masker dan hand sanitizer oleh 3 pegawainya sendiri. Warga lain dirampok oleh orang yang mengaku akan menyemprot disinfektan ke rumahnya. Anda bisa bayangkan kejahatan lebih menjijikkan jika napi kelas berat yang kemanusiaannya sudah hancur ini sampai dibebaskan karena usulan Tobas. Watak tak bisa berubah, Bro. Biarkan mereka mati diintai Covid di bui. Kita ini sedang dihukum Allah karena kelalaian sebagian kita selama ini. Jangan ditambah runyam dengan kekonyolan berikutnya..

# PerangLawanCorona-19

BISNIS VAKSIN VIRUS ALA PAKAR MATRE DI WHO.

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang teringat Dr. Siti Fadilah Supari ( menkes RI 2004-2009 ) yang berjibaku melawan virus flu burung tahun 2005 sampai berlanjut melawan WHO di Jenewa ( buku “Saatnya Dunia Berubah”- Dr. Siti FS ).

Mantan menkes RI Dr. Siti dan buku yang ditulisnya, mengisahkan perjuangan Indonesia melawan wabah flu burung dan kelompok matre di WHO/ Badan Kesehatan Dunia. Pantes mereka meremehkan Indonesia. Ada udang di balik batu, tho..

Tesis dan disertasi Dina YS juga menyentil organisasi internasional di bawah PBB yang mengambil kebijakan sangat dipengaruhi epistemic community ( sekelompok pakar di ring 1 PBB, mengabaikan suara kelompok pakar lainnya ), perusahaan transnasional, IMF dan Bank Dunia ( Dina YS, 1/4/2020 ).

Tahun 2005, virus flu burung masuk Indonesia ( penularan virus dari unggas ke manusia ). Untuk mendeteksi virus, atas perintah WHO, sampel spesimen harus dikirim ke Hongkong, dan hasilnya baru diketahui 5-6 hari kemudian ( lambaaannn… keburu virus menyebar ), padahal hasil pemeriksaan lab di Indonesia sama dengan hasil lab HK. Lalu berdatanganlah para penjual alat pendiagnosa cepat ( rapid diagnostic test berdasar virus strain Vietnam ) ke Dr. Siti. Virus dari korban flu burung di Vietnam dikirim ke WHO, lalu dibuat seed ( bibit ) untuk dibuat rapid test-nya oleh perusahaan di negara-negara maju ( bukan WHO ). WHO lalu merekomendasikan obat bernama Tamiflu dan waktu Indonesia mau beli, obat itu sudah habis di pasar diborong negara-negara kaya ( padahal mereka tidak kena flu burung/ untuk dijual lebih mahal ).

Tiba-tiba saja, tanpa penelitian virologi, staf WHO mengumumkan ke CNN ( media zionis ) bahwa di Indonesia sudah terjadi penularan dari manusia ke manusia. Pengumuman sepihak dari WHO ini berbahaya buat Indonesia ( yang bisa diisolasi/ ekonomi bisa ambruk ). Dr. Siti langsung meminta ilmuwan Indonesia untuk meneliti virus itu, apa benar sudah ada perubahan ( sehingga bisa menular dari manusia ke manusia ). Menkes Siti lalu mengusir staf WHO lancang itu dari Indonesia dan meminta CNN mencabut berita sensasi tsb. Siti bikin konpers, menyampaikan argumen logis : kalau benar sudah ada penularan dari manusia ke manusia, tentu yang pertama tertular adalah perawat dan jumlah orang yang tertular sangat banyak ( terbukti dari hasil lab, bahwa virus flu burung H5N1 tidak menular dari manusia ke manusia ). Hmm.. jadi inget orang WHO dan pejabat asing yang meremehkan kemampuan lab Indonesia Januari kemarin dalam mendeteksi virus nCov. Ada kelompok jahat juga di WHO..

Peristiwa ini membuat Dr. Siti penasaran, mengapa tatanan dunia soal virus harus seperti ini ? Dia lalu mendapati 2 jalur perjalanan virus : (1) virus dari negara yang terkena wabah diserahkan ke WHO melalui mekanisme GISN ( Global Influenza Surveillance Network ), lalu entah dengan mekanisme apa, jatuh ke Los Alamos ( lab yang dulu bikin bom atom Hiroshima ). (2) dari WHO, virus diproses menjadi seed, lalu diserahkan ke perusahaan vaksin.

Dr. Siti menulis, “Kapan akan dibuat vaksin dan kapan akan dibuat senjata kimia, barangkali tergantung dari keperluan dan kepentingan mereka saja. Benar-benar membahayakan nasib manusia sedunia. Beginilah kalau sistem tidak transparan dan tidak adil.”

Yang dilakukan Dr. Siti berikutnya : menolak menyerahkan virus flu burung Indonesia ke WHO, tapi diserahkan langsung ke perusahaan vaksin yang siap membuat vaksin dari virus itu. Logikanya : virus yang tersebar di Indonesia tentu “jenis” ( strain ) Indonesia, jadi vaksin yang lebih cocok adalah vaksin yang dibuat dari strain Indonesia, bukan vaksin dari virus Vietnam. Perusahaan asing memang punya teknologi dan uang, tapi mereka tidak bisa bikin vaksin kalau seed virusnya tidak ada. Jadi, posisi Indonesia sebenarnya sejajar dengan mereka, tidak perlu minder, apalagi menyerahkan virus secara gratis, lalu membeli dengan harga yang ditetapkan semaunya oleh perusahaan asing. Tahun 2007, ditandatanganilah MoU antara Depkes RI dengan Baxter, perusahaan vaksin.

WHO yang gigit jari lalu mengutus David Heymann dan menjanjikan bantuan : lab Indonesia akan diperbagus dan Indonesia akan dikasih jatah vaksin berapapun yang diminta. Syaratnya, Indonesia tidak bikin vaksin flu burung sendiri dan semua virus dikirim tanpa syarat ke WHO. Dr. Siti menolak, apalagi sebelumnya, menkes AS sudah janji mau kasih bantuan 3 USD ( tapi kok malah diserahkan ke NAMRU, lab militer AS tapi gedungnya ada di Indonesia ). NAMRU yang kepergok Siti lalu ditutup tahun 2009 atas perintah menkes Siti ( konon kini berlanjut dengan nama baru ).

Perjuangan berlanjut di sidang World Health Assembly di Jenewa di mana Indonesia meminta, mekanisme pengiriman virus ke WHO harus disertai transparansi ( negara asal diberi tahu, virusnya dipakai untuk apa ? ) dan perjanjian pembagian keuntungan. Berbagai lika-liku persidangan, termasuk upaya ‘penjegalan’, diceritakan dengan detil dan seru serasa baca novel. Ketangguhan menkes Siti ( padahal tak berpendidikan diplomat ) dalam mengarahkan para diplomat RI agar terus bertahan di hadapan gempuran argumen dan lobi dari pihak lawan, terutama ketika head to head dengan diplomat AS, sungguh mendebarkan.

Yang digugat mekanisme WHO, tapi mengapa yang dilawan diplomat AS ? Mengapa malah AS yang tampil sebagai pembela utama WHO ( yang berkeras agar mekanisme penyerahan virus tanpa syarat tetap dilanjutkan ) ? Dina merekomendasikan buku ini dibaca para mahasiswa HI dan Ilmu Politik ( calon diplomat Indonesia ). Ada penggalangan petisi menyerukan agar Dr. Siti dibebaskan dari penjara ( di bui sejak tahun 2017 ) dengan alasan usia sepuh ( 70 tahun, rentan Covid ), pengalaman beliau di garis depan melawan wabah flu burung ( dan melawan WHO ) bisa dimanfaatkan dalam masa pandemi Covid-19 ini ( mantan presiden Brasil yang mengkritik IMF-WB juga dihancurkan reputasinya di penjara dengan tuduhan korupsi. Menpora Nahrawi yang sehat masuk bui setelah ditempeli sekmen yang doyan suap. Apa ada modus menyisipkan staf bejad seperti ini untuk menjegal tokoh bersinar yang mengancam hegemoni AS di pemerintahan negara-negara di dunia ? Kalau sekjen PBB dan kepala negara dibunuh intel CIA-Mossad sudah biasa ).

Link petisi :

http://chng.it/6MrQQWJ2

( Saya ikut klik tanda tangan petisi ini tapi tak sampai menyebarkan via akun medsos ( diminta password, kuatir disalahgunakan/ data pribadi terambil oleh portal petisi yang berbasis di San Fransisco, AS ini. Tujuan baik WHO dan PBB saja bisa dibajak AS, apalagi cuma petisi )).

Kartini Kisam, Maestro Tari Topeng Betawi dari Cijantung, Jakarta. PP Pembatasan Sosial Berskala Besar, Keppres, Perppu Dampak Covid-19 Terbit. Jahit Masker Ala Ceko. Mitigasi Covid-19 di Lapas Over Kapasitas. KTT Luarbiasa G-20 Virtual, Sejarah IMF-WB.

leave a comment »

Topeng Betawi redup di awal tahun 1990-an, namun Kartini terus berjuang eksis sampai dihadiahi standing ovation ( penonton bertepuk tangan sambil berdiri ) ketika ia mengakhiri tari Topeng Betawi di Lagos, Nigeria, tahun 1997. Gempuran budaya asing ( BTS, Suju, dsb ) yang menyedot perhatian generasi muda sempat dicemaskan Kartini. Di usia senjanya ( 60 tahun ), ia mulai kelelahan, namun Kartini berupaya terus mensyukuri dan menikmati pengabdiannya. Kartini masih sanggup tampil dalam acara Betawi Begaye yang digelar di Bentara Budaya Jakarta, medio November 2013 dengan gerakan kaki lincah mengikuti irama musik. Tangannya mengayun ke kiri dan kanan, sesekali melempar selendang yang dililitkan di pinggang. Kartini menari dengan sempurna.

MAESTRO SENI/ PELESTARI BUDAYA/ CULTURE SUPER POWER

Kartini yang pejuang budaya ini putri dari H. Kisam Djiun-Nasah dan cucu dari Jiun-Kinang, seniman tari topeng Betawi ( generasi petama Topeng Cisalak ) lahir di kampung Asem, Cijantung, Jakarta Timur, 5 Maret 1960. Kartini pernah menari Topeng di Jawa, Bali, Kalimantan, Nusa Tenggara, juga membawakan tari Topeng Tunggal dan tari Gegot
di festival tari Hongkong ( tahun 1981), Singapura ( tahun 1985 ), Nigeria serta Mesir ( tahun 1997 ).

Kartini sejak umur 10 tahun, kerap mengikuti kakek-neneknya, pasangan Jiun-Kinang, yang aktif mempertunjukkan tari Topeng di Jakarta dan Jawa Barat. Mak Kinang, maestro tari topeng Betawi saat itu menari diiringi tabuhan gendang Bang Jiun. Lakon hidup serupa dijalani ayah dan ibu Kartini, Kisam dan Nasah, sebagai generasi kedua, namun tak lama karena sering sakit sampai wafat di usia Kartini masih 7 tahun.

Kartini kecil melanjutkan warisan budaya tsb dalam pergelaran kesenian di Bandung, Jawa Barat tahun 1973 menggantikan neneknya yang batal menari karena sakit.

Kartini tak lagi bersekolah karena kesibukannya menari ( untuk menekuni/ menyebarkan budaya Topeng Betawi, sekaligus cari nafkah/ pengajar tari di sekolah dasar sampai perguruan tinggi meski ia tak tamat SD ). Kartini menjadi dosen tamu di Universitas Negeri Jakarta, Institut Kesenian Jakarta, dan mengajar di sejumlah sanggar seni ( mengajar 4-5 hari dalam seminggu ).

Tahun 2005, Kartini meraih Anugerah Budaya dari Gubernur DKI Jakarta. Tahun 2008, ia mendapat gelar Maestro Topeng Betawi dari Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementrian dan Pariwisata Republik Indonesia.

KARTINI KISAM, MAESTRO TOPENG BETAWI GENERASI KETIGA. Who’s next ?

Kartini kini mulai menyiapkan generasi ke-4 Topeng Betawi, meski bukan dari anaknya sendiri ( Iim Muharam, hasil pernikahannya tahun 1977 dengan Rachmat Ructhiyat ) dengan cara melatih siswa yang tertarik di Sanggar Seni Ratna Sari milik keluarga ( dikelola Sukirman, saudara kandungnya ) untuk menjaga warisan berharga maestro Mak Kinang tahun 1920-an ini. Dalam setahun, lebih 100 orang sudah dilatihnya. Pesan sang nenek, Kartini harus mempertahankan dan menyebarluaskan seni Topeng Betawi.

Tari topeng yang menggambarkan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari ini butuh penghayatan tinggi. Penjiwaan, kuncinya. Topeng putih bernama Panji menyimbolkan kelembutan perempuan. Topeng merah muda bernama Sangga yang dikenakan dengan gerakan tangan atraktif- agresif menggambarkan sikap wanita yang centil, genit, dan ingin selalu diperhatikan. Topeng ketiga milik raksasa merah tua bernama Jingga yang dihayati dengan gerakan mengepalkan tangan, membuka kaki memasang kuda-kuda, simbol orang kuat dan angkuh.

Tarian ini diiringi alat musik rebab, kenceng, kenong, kecrek, gong dan gendang. Para pemainnya disebut panjak. Ritme musik sesuai motif topeng yang dipakai. Tari Topeng biasa dimainkan di acara khitanan, pernikahan dan sedekah bumi warga Betawi.

Pelestari Topeng Betawi yang hadir bersama adiknya ( Atin Kisam ) di acara Kick Andy Show ( MetroTV, 31/1/2020 ) ini pernah juara umum tari se-Jabar di usianya 14 tahun ( kalau Kartini sudah juara di bawah usia 15 tahun ini menunjukkan bahwa passion / ‘bongkahan emas’- nya adalah Topeng Betawi. Minat kita di usia 6-7 tahun biasanya jadi profesi kita setelah dewasa )

Kartini berharap, pengetahuan tentang Tari Topeng Betawi dibukukan agar bisa dipelajari generasi mendatang dan bisa masuk kurikulum SD di Jakarta ( Kartini bisa menari, tapi tak bisa menulisnya ). Semoga Tari Topeng Betawi warisan neneknya ini tak hilang ditelan zaman serba digital ini. Come on, girls .. !

HADANG VIRUS COVID-19 DENGAN PP PSBB, KEPPRES, PERPPU, UU. Kompak dari pusat sampai daerah menghadapi musuh bersama .. ( Corona + WNI bandel )

Kiat kematian Covid rendah Korsel : tindakan cepat, pengujian luas ( rapid test di Jabar Rabu, 25/3/2020 hasilnya ditemukan 300 warga positif Covid-19 ), pelacakan kontak/ tracing, dan dukungan disiplin segenap warganya ( WNI buang sampah dan tebang pohon masih sembarangan sampai banjir, longsor, DBD tiap tahun pun masih belum kapok juga. Gimana caranya supaya bandel/ physical distancing ini berubah jadi disiplin ya.. supaya Indonesia selamat ? Ini dia..

Pemerintah kemarin sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah/ PP no. 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PPSB ) dan Keppres no.11 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat ( EMI, MetroTV, 1/4/2020 ) serta Perppu tentang penanganan dampak ekonomi dari pandemi yang merupakan turunan/ juklak UU no.6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Empat regulasi yang diharapkan pemerintah RI bisa mengerem laju penularan Corona dan membuat himbauan social/ physical distancing selama sebulan ini lebih bisa ditegakkan ( pidana penjara setahun dan denda Rp 100 juta bagi pelanggarnya ) serta kebijakan pemda bisa lebih selaras/ terukur dengan kebijakan pemerintah pusat ( 3 kepda dari 10 daerah yang lebih dulu/ sigap menerapkan karantina wilayah parsial/ local lockdown sempat ditegur presiden dalam kesempatan teleconference dengan kepala Gugus Tugas PP Covid-19 Doni dan para kepala daerah sebelum penetapan 3 regulasi baru tsb. Karena kesigapan mereka demi melindungi warganya, presiden jadi tergerak menyelesaikan PP lebih cepat. Thanks all of you ).

Penghentian operasional ratusan bis antar kota yang mengantarkan lebih 14.000 pemudik beresiko carrier Covid dari Jakarta/ Jabodetabek ke berbagai daerah ditunda sampai selesai kalkulasi dampak ekonominya ( Prime Time News, MetroTV, 31/3/2020 ). Pemerintah RI menggelontorkan dana Rp 110 triliun untuk jaring pengaman sosial selama pandemi Covid bagi sektor informal terdampak dan menambah APBN sebesar Rp 405,1 triliun untuk stimulus ekonomi ( insentif, relaksasi kredit, dsb ).

( diplomat AS, Belgia, dll, kemarin sudah memulangkan warganya di Indonesia kembali ke negerinya. Menlu Retno bilang ( seingat saya ), lebih dari 35.000 dari sejuta WNI di luar negeri dan ratusan TKI di Malaysia- Singapura sudah kembali ke tanah air mengikuti himbauan beberapa minggu sebelumnya ( sebagian mereka dikarantina 14 hari di Riau, Kepri, Batam dan rumah sendiri ). Tapi kini ( karena ternyata faskes di daerah belum siap/ kurang APD cs ) himbauannya direvisi, TKI yang terikat kontrak/ sektor informal/ PRT diminta tetap social distancing di sana, dan paket bantuan/ sembako dari pemerintah RI akan dikirim kemenlu dengan kerjasama otoritas setempat ( 30.000 paket sebelumnya sudah di-delivered ).

Ancaman pidana hanya bisa dibuat di UU dan Perda, sehingga PP PSBB mengutip pidana penjara setahun dan denda Rp 100 juta dari UU no.6 th 2018 bagi pelanggar PPBB. Hukum perlu ditegaskan ( bukan sekedar himbauan ) agar tak kejadian seperti Italia ( negara terkaya ke-3 di Uni Eropa yang kini terancam resesi ekonomi karena jumlah kematian tertinggi dan terinfeksi Covid kedua di dunia, belasan ribu warga tewas dari ratusan ribu warga terinfeksi yang butuh waktu berbulan-bulan pemulihan dengan puluhan juta set APD dan ribuan triliun jaring pengaman sosial/ bansos selama total lockdown itu. Bangkrut ). Itu sebabnya presiden merilis PP PPSB/ social distancing + pidana, dan dilanjutkan Darurat Sipil jika tak mempan/ banyak warga masih bandel, supaya Indonesia tak terjerumus resesi ekonomi ( yang bisa mencerai-beraikan wilayah NKRI ). So, please stay at home. Di rumah aja.. demi Indonesia.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2020 TENTANG PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR DALAM RANGKA PERCEPATAN PENANGANAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19)

Menimbang:

a. bahwa penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan jumlah kasus dan/atau jumlah kematian telah meningkat dan meluas lintas wilayah dan lintas negara dan berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kesejahteraan masyarakat di Indonesia;

b. bahwa dampak penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah mengakibatkan terjadi keadaan tertentu sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan, salah satunya dengan tindakan pembatasan sosial berskala besar;

c. berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19);

Mengingat:

Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1984 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3273);

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2OO7 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2OO7 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 128, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6236).

Menetapkan: PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR DALAM RANGKA PERCEPATAN PENANGANAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19).

Pasal 1

Dalam Peraturan Pemerintah ini, yang dimaksud dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Pasal 2

(1) Dengan persetujuan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan, Pemerintah Daerah dapat melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau pembatasan terhadap pergerakan orang dan barang untuk satu provinsi atau kabupaten/kota tertentu.

(2) Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus didasarkan pada pertimbangan epidemiologi, besarnya ancaman, efektifitas, dukungan sumber daya, teknis operasional, pertimbangan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

Pasal 3

Pembatasan Sosial Berskala Besar harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

a. jumlah kasus dan/atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah; dan

b. terdapat kaitan epidemiologi dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain.

Pasal 4

(1) Pembatasan Sosial Berskala Besar paling sedikit meliputi:

a. peliburan sekolah dan tempat kerja;

b. pembatasan kegiatan keagamaan; dan/atau

c. pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

(2) Pembatasan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b harus tetap mempertimbangkan kebutuhan pendidikan, produktivitas kerja, dan ibadah penduduk.

(3) Pembatasan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.

Pasal 5

(1) Dalam hal Pembatasan Sosial Berskala Besar telah ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan, Pemerintah Daerah wajib melaksanakan dan memperhatikan ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

(2) Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan secara berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.

Pasal 6

(1) Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar diusulkan oleh gubernur/bupati/walikota kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

(2) Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar dengan memperhatikan pertimbangan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19).

(3) Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dapat mengusulkan kepada menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan untuk menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah tertentu.

(4) Apabila menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan menyetujui usulan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagaimana dimaksud pada ayat (3), kepala daerah di wilayah tertentu wajib melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Pasal 7

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

PP ini ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 31 Maret 2020.

***

PEMBATASAN SOSIAL DIPERLUAS. DARURAT SIPIL ? Jabar siap local lockdown..

14.000 pemudik sudah curi start ( ribuan TKI/ sektor informal dari Malaysia, Singapura menumpuk di Kepri. Ratusan WNI over stay di Arab Saudi di-amnesti/ deportasi. Kota Riyadh/ ibukota, Mekkah dan Madinah di-lockdown ). Karena belum/ tidak diterapkan lockdown di episentrum Jakarta ( plus Bodetabek ) maka bantalan sosial untuk situasi darurat belum turun ( belum ada payung hukum/ syarat dan ketentuan berlaku ) sehingga buruh harian lepas ini keburu ( kucing-kucingan dengan aparat ) pulang mudik duluan. Semoga pemda cepat menyekat/ mengisolasi para pemudik ‘prematur’ yang tiba ini di rumah/ tempat isolasi dalam 14-20 hari ( sampai antibodi mereka mengeliminasi virus Covid/ pemudik sembuh, atau sebaliknya terlihat gejala tertular demam, batuk, pilek, sesak nafas/ pemudik dijemput petugas dinkes untuk dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19 ).

Dalam ratas kemarin ( MetroTV, 30/3/2020 ), Presiden Jokowi mengisyaratkan pembatasan sosial yang diperluas ( akses rakyat dibatasi kecuali makanan, obat, perbankan, energi, komunikasi. Angkutan darat, termasuk ratusan bis yang kemarin membawa 14.000 pemudik balik duluan disetop/ tak boleh keluar Jakarta/ Jabodetabek lagi ) dan darurat sipil ( jika warga masih bandel/ ogah isolasi diri di rumah sampai Covid pecah tak terkendali di daerah maka komando daerah/ pemda seluruh nusantara diambil alih presiden sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata RI ).

Gubernur Ridwan Kamil sedang mematangkan rencana karantina wilayah/ local lockdown untuk wilayah Jawa Barat. Kepala Gugus Tugas Doni meminta pemda agar satu komando dengan pemerintah pusat/ presiden. Saya dan narsum EMI sendiri berpendapat bahwa sebagian pemda dan komunitas lebih sigap daripada pemerintah pusat dalam hal karantina mandiri/ rumah, karantina rumah sakit, dan karantina wilayah demi menjaga keselamatan warga daerahnya ( perintah agama juga ). UMKM di Jateng difasilitasi dinas perindustrian membuat APD ( dibantu pasokan kain anti air dari industri tekstil di Jateng ) yang bisa mencapai 17 juta set per bulan ( dari sebelumnya/ produksi normal sejuta set per bulan ). Dalam 2 minggu ke depan, mereka bisa memproduksi 3 juta set APD untuk memenuhi kuota Jateng. Selebihnya akan didistribusikan ke nusantara, dan jika sudah bisa produksi 17 juta set APD, sisanya akan diekspor ke luar negeri ( utamakan regional dulu/ ASEAN ). Sebagian kelurahan sudah menggelar dapur umum untuk menyuplai makanan bagi warganya yang kekurangan.

Saya setuju Jabar local lockdown ( karena lebih 75% pasien positif di sini berasal dari Bodebek/ komuter Jakarta ) dengan perkecualian jalur makanan, obat, energi, komunikasi, perbankan. Buat 2-3 jalur masuk dari luar Jabar/ perbatasan yang dijaga pos polisi, TNI, medis, dishub, satpol PP. Disinfeksi/ semprot dengan disinfektan driver, pekerja, yang membawa 5 hal tsa ( juga pemudik bandel ), periksa mereka dengan thermal gun/ pastikan tak terinfeksi Covid sebelum masuk Jabar. Saya setuju Jakarta diperluas pembatasan sosialnya ( 5 jalur distribusi tsa + diplomat asing/ kedutaan/ perwakilan negara sahabat masih boleh keluar masuk untuk urusan yang benar-benar penting dengan protokol kesehatan yang lebih ketat. Pemerintah China saja berani kok. Indonesia juga kudu berani, apalagi sudah sering dikibuli AS ).

Kematian akibat narkoba di Indonesia 30 orang per hari, tuberculosis 50 orang per hari, Covid-19 ‘cuma’ 4 orang per hari ( dari yang terinfeksi 44 orang per hari, tapi gara-gara medsos/ WA
dengan semburan hoax-nya, sebagian netizen jadi panik teu puguh. Situasi yang tak dialami saat TB, DBD, Mers, dan wabah sebelumnya ). Penambahan 50-100 apalagi lebih 100 kasus positif Covid per hari di Indonesia seminggu ini dianggap masih tinggi. Kita berharap dengan pembatasan sosial yang diperluas dan local lockdown dengan persiapan matang secepatnya bisa menurunkan angka terinfeksi hingga kurang dari 30 positif Covid-19 per hari. Let’s see..

RATAS 30/3/2020 BAHAS PP LOCAL LOCKDOWN. Amerika terbanyak Covid-19…

Covid-19 masih menyebar hampir di 200 negara. Negara paling terinfeksi di dunia yang semula China, kini diganti Amerika ( senjata makan tuan, seperti membuat Al-Qaeda, ISIS, dari tangan CIA yang lalu tak terkendali, Corona jenis baru dari lab AS ini pun lalu memakan rakyatnya sendiri, tapi Zionis apa peduli ? Kepentingan rakyat AS sudah lama dibajak lobi Zionis Israel di White House, tempat para presiden AS jadi budak mereka ). Berikut 20 negara paling terinfeksi per 28/3/2020 :

AS – 104.205 pasien positif.
Italia – 86.498
Cina – 81.394
Spanyol – 65.719
Jerman – 50.871
Perancis – 32.964
Iran – 32.332
Inggris – 14.543
Swiss – 12.928
Korea Selatan – 9.478
Belanda – 8.603
Austria – 7.697
Belgia – 7.284
Turki – 5.698
Kanada – 4.757
Portugal – 4.268
Norwegia – 3.771
Australia – 3.573
Brazil – 3.477
Swedia – 3.069

Ilustrasi bentuk virus Corona ( Alexey_Hulsov )

UU no.4 tahun 1984 membolehkan kepda mengisolasi wilayahnya selama darurat kesehatan/ pandemi ( EMI, 30/3/2020 ). Diberitakan, Tegal, Sleman, Papua dan 7 daerah lain sudah melakukan local lockdown dengan membuat barikade di jalan dan meminta perantau yang kembali atau pendatang dari zona merah ( episeñtrum wabah Jabodetabek dan luar negeri ) / ODP untuk mengisolasi diri selama 14 hari di rumah ( jaga jarak 1 meter dengan orang rumah, tak memakai alat bersama ) dan akan dijemput ke RS rujukan jika bergejala Covid-19 ( setahu saya, ada aplikasi di ponsel yang bisa mendeteksi virus Covid dalam tubuh dan orang di sekitarnya dalam 30 menit, lebih cepat dari rapid test ).

Senin besok ( 30/3/2020 ), pemerintah akan menggelar rapat terbatas ( ratas ) untuk membahas PP tentang karantina wilayah/ local lockdown agar seragam dan terukur ( syarat daerah yang boleh lockdown, apa yang tidak boleh dilakukan, dsb ). Mahfud MD bilang di Prime Time News ( MetroTV, 28/3/2020 ), keputusan karantina wilayah/ local lockdown ada di tangan kepala Gugus Tugas PP Covid-19 ( Letjen. Doni Monardo ) setelah mendapat permintaan dari kepala Gugus Daerah ( gubernur ) dan berkoordinasi dengan kementerian terkait ( menkopolhukam menko PMK, kemenhub, kemenkes, kemensos, kemenkeu, kemendag ) serta seizin presiden.

Jalur distribusi logistik yang memasok makanan warga ke toko/ supermarket dilarang ditutup. Kemenhub juga akan merilis permen dalam waktu dekat perihal penutupan jalur transportasi lainnya ( penerbangan, kendaraan pribadi, angkutan umum dari zona merah/ episentrum Covid, dsb ). Daerah yang sudah me-lockdown wilayahnya diminta menyesuaikan diri dengan PP baru tsb ( turunan UU no.6 tahun 2018 tentang Karantina kesehatan yang mengamanatkan pembuatan peraturan pemerintah/ PP dalam 3 tahun sebagai acuan pelaksanaannya ). Semoga PP juklak teknis ini bisa kelar dalam seminggu ya..

Larangan mudik dikenakan berlapis. Pemprov Jakarta harus memastikan para pekerja migrannya tetap di Jakarta selama pandemi ( warga sekitar diminta membantu sembako/ survive buruh harian jika bansos pemprov belum sempat menjangkaunya ) dengan mengerahkan aparat Polri, TNI, Dishub, Satpol PP di pintu masuk darat, laut, udara. Lapis kedua, pemda tujuan pemudik juga melakukan hal yang sama. Lapis ketiga jika masih bandel menerobos juga, warga setempat bisa dikerahkan untuk memperhatikan perantau yang baru tiba dan memantau mereka untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari dengan disiplin di rumah atau tempat isolasi ( jika rumah pemudik sempit/ tak bisa jaga jarak 1-2 meter dengan anggota keluarga lainnya ).

Pemerintah pusat memutuskan belum/ tak me-lockdown Jakarta karena pertimbangan posisinya masih sebagai ibukota negara yang bisa berakibat resesi ekonomi jika dipaksa dikunci ( tanpa persiapan matanģ ). Para pekerja/ komuter bisa dicek suhu badan ( panas tak boleh lebih 37-38 derajat celcius ), di-rapid test dan diminta 14 hari isolasi dulu sebelum masuk Bodetabek atau daerah lain agar dipastikan tak membawa virus Covid.

Ada lebih 20 juta pemudik pada tahun 2019. Jika mereka tahun 2020 dibiarkan mudik selama pandemi Covid-19 tanpa 3 lapis penyekatan larangan mudik tsa maka pandemi ini akan pecah tak terkendali di daerah yang tak siap faskes-nya. Pemirsa EMI dari Cirebon usul bail-out Rp 60 -120 triliun selama 60 hari bagi 20 juta pemudik tsa ( terutama buruh harian lepas/ pkl agar tetap bertahan di Jakarta ) yang dananya, diantaranya, bisa diambil dari pemotongan gaji dirut BUMN yang ratusan juta per bulan itu ( CR7 cs mau dipotong gajinya di klub bola sekian bulan ke depan ). Insentif Rp 100 rb/ hr ini bisa mengurungkan niat perantau untuk mudik ( toh masih bisa hidup/ ngirit di rantau, tak kelaparan ). Narsum Suhardi bilang, kartu Jakarta/ Indonesia Sehat, Pintar, Keluarga Harapan, Sejahtera, Sembako Murah, Pra-Kerja selama ini bisa jadi bantalan sosial mereka yang miskin/ menganggur untuk tetap isolasi diri di Jakarta.

Satu bidan dan 9 dokter di garda terdepan penanganan pasien Covid sudah gugur. Sebagian karena menemui pasien gejala awal tanpa mengenakan APD ( tak menduga si pasien sudah terinfeksi, IDI lalu merilis SOP menemui pasien di masa pandemi ). Sebagian karena tak punya APD berkualitas dan tak pakai kaca mata ( di rumah sakit, konsentrasi virus Covid sangat tinggi mirip aerosol sehingga perlu masker rapat N-95 dan kacamata untuk menyekat virus Corona sepekat itu, kata Prof. Amin Soebandrio/ ketua panel ahli Komnas Flu Burung, direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, ketua program vaksin Covid-19 di acara Unlock, MetroTV, 28/3/2020 ). Perlu dana Rp 5-10 miliar untuk menghasilkan bibit vaksin Covid-19 dalam 14 bulan, kata Prof. Soebandrio di Prime Time News ( MetroTV, 29/3/2020 ). Institut Kesehatan Nasional AS ( NIH ) bekerja sama dengan Moderna membuat vaksin RNA yang cocok dengan protein permukaan ( protein spike ) nCov dan diharapkan mulai produksi pada Mei 2020. Indonesia jangan keduluan AS jualan vaksin ya..

Para dokter dan perawat di garda terdepan menangani pasien, lapis kedua 150.000 relawan dari fakultas kedokteran yang sudah mendaftar ke Gugus Tugas akan melakukan edukasi pada masyarakat cara mencegah tertular ( mungkin juga rapid test bagi 700.000 warga yang beresiko ). Mereka semua ( juga bagian pemulasara/ pengubur jenazah Covid ) harus dilindungi APD yang layak ( bukan jas hujan atau kantong plastik yang mudah robek dan dimasuki virus ). Pemerintah /Kementerian Perindustrian bisa memfasilitasi UMKM untuk membuat APD layak- inovatif dengan harga terjangkau per set dalam jumlah banyak dan didistribusikan cepat ke daerah secara proporsional sesuai jumlah pasien Covid yang ditangani di daerah tsb ( bukan pukul rata tanpa data termutakhir ).

Provinsi yang kaya juga jangan mengandalkan kiriman APD dari pusat, tapi proaktif menggerakkan UMKM memproduksi atau membeli dari produsen yang sudah ada. Saat ini, seluruh dunia ( termasuk Amerika yang sudah punya tes Covid-19 sejak tahun 2019, bahkan sejak Perang Irak tahun 2003 ) kekurangan APD dan ventilator/ alat bantu nafas dengan bertambahnya jumlah warga terinfeksi dalam puluhan, ratusan, ribuan tiap hari. Bukan cuma Indonesia ( tidak masuk 20 besar terinfeksi ) Tingkat kematian Covid yang semula 9,3 % kini menurun menjadi 8,8% ( 102 tewas dari 1.155 positif / ada perbaikan ). Korea Selatan terendah 1,5%. Kita harus bisa lebih rendah lagi sampai pandemi Covid-19 menjadi seperti flu Corona biasa yang bisa disembuhkan dengan makan, tidur cukup dan obat generik dari apotek dekat rumah.

Seperti kata Prof. Soebandrio : tidak semua orang tertular Covid-19 ( dari 1,5 miliar penduduk China cuma 80.000 yang terinfeksi dan 3.000 yang tewas ) dari yang terpapar tak semuanya bergejala berat/ sesak nafas, dari pasien Covid-19 yang berat juga tak semua tewas. So, kelangsungan hidup umat manusia di bumi saat ini bergantung pada mereka yang terpapar tapi tak tertular ( dengan antibodi hebatnya bisa dibuat vaksin untuk mereka yang rentan/ lemah. Setelah 20 hari masa inkubasi, tubuh fit dengan sistem imun prima bisa mengeliminasi virus Covid-19 ) dan kerjasama global untuk menghentikan penularannya ( 500 positif baru dari WNA yang masuk bandara China sehingga kini mereka tak menerima WNA di bandara, kecuali diplomat asing untuk keperluan yang benar-benar mendesak ).

Mortalitas Covid-19 rendah ( 1,5 – 8,8% ), tapi penularannya sangat mudah, cepat, bisa tak terdeteksi sehingga sistem kesehatan banyak negara bisa kewalahan menghadapinya ( pemprov Jakarta memperpanjang tanggap Covid dari 5/4 jadi sampai 19/4/2020 ). Selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu. Semoga Indonesia bisa terus menurunkan trend kematian dan jumlah pasien Covid-nya. Amiin..

KIAT PHYSICAL DISTANCING DI LAPAS. PROSES PENGADILAN JALAN TERUS DENGAN VIDEO TELE-CONFERENCE / Skype ..

Walikota New York ( episentrum Covid-19 di Amerika ) berencana melepaskan 200 napi dalam waktu dekat. KemenkumHAM, seingat saya, mulai membatasi/ melarang kunjungan keluarga napi ( diganti vi-call ) dan menunda penerimaan napi baru hingga pandemi Corona teratasi. Narsum EMI ( MetroTV, 27/3/2020 ) menyarankan agar proses persidangan terus berjalan ( bisa e-trial dengan teleconference/ skype ). Hukuman bagi pecandu narkoba ( bukan pengedar ) : dikirim ke pusat rehabilitasi ( plus denda uang, agar tak dibelanjakan untuk beli narkoba lagi dan nyapu jalan/ membersihkan saluran drainase mampet, terlebih jika sudah tak pandemi ). Tindak pidana ringan juga bisa dihukum kerja bakti dan dipantau sipir dengan video call/ WA dari rumah napi. Kalau bandel/ abai baru dijebloskan ke bui.

Indonesia baru punya sekitar 500 dari 1.000 penjara yang dibutuhkan. Satu sipir normalnya mengawasi 2-4 napi seperti di negara tetangga ( Malaysia, Australia ). Nyatanya, satu sipir di Indonesia mengawasi 34 napi. Satu sel untuk 3 orang, nyatanya dijejali 11 orang. Kebayang, jika satu napi terjangkit positif virus Covid-19 maka 10 napi lain sesel yang berdesakan dengannya ( tak bisa jaga jarak 1 meter/ physical distancing ) akan tertular. Saya tak keberatan jika napi positif Covid-19 itu ada di sel koruptor, pedofil/ pemerkosa, serial killer, pembunuh sadis, teroris dan bandar narkoba ( untuk meringankan pekerjaan hakim dan eksekutor yang ciut nyali dan lamban memvonis, mengeksekusi mati para penjahat kemanusiaan tsa ) dan mereka dibiarkan mati tanpa bantuan medis ( tinggal dikremasi ). Beres.

Narsum Kohar bilang mereka tersesat. Saya bilang mereka punya pilihan. Yang di-KDRT bisa memilih memaafkan dan jadi pejuang kemanusiaan. Atau mendendam lalu bunuh diri atau jadi penjahat kemanusiaan. Hidup ini pilihan. Dari lebih 100 anak kost yang saya beri pilihan/ dispensasi sewa ( dicicil, ditunda, dibebaskan karena kesulitan ekonomi ) hanya 2 orang yang bersikap baik dan mematuhi tatib. Selebihnya, menyalahgunakan kebaikan itu dengan mencuri sepatu agar anak kost lain tidak betah lalu dia bisa menguasai area kost dengan pacar gelapnya/ ahli neraka, menghabiskan persediaan air, membuat kebisingan ( teriak, nyanyi, ketawa, gitaran, main gendang keras-keras hingga lewat tengah malam mengganggu tetangga ) sampai bawa cewek murahan ke dalam kamar dengan pintu tertutup. Merasa ‘hebat’ setelah ( ge-er ) memanipulasi pemilik kost. Orang bodoh tak tahu dia bodoh / menjerumuskan diri, pasangan, keluarga, lingkungannya ke dalam bahaya. Ciri orang bodoh : berpikir pendek, ngeyel/ doyan membantah, merendahkan/ memanipulasi lawan bicara. Hanya orang baik/ penolong sesama yang bisa mensyukuri dan nyadar/ empati dia sudah dibaiki ( menerima kebaikan orang dan tergerak take & give termasuk mematuhi aturan dari otoritas kost, rumah, kota, negara, dsb ).

Kita bicara soal 2% orang baik/ pejuang, dan 98% orang salah asuhan dalam beragam tingkat/ manusia gagal era milenium ini ( dunia yang dihegemoni koalisi imperialis, gempuran hoax jahat, konten radikal, kekerasan, pornografi yang merusak 5 bagian otak dan kemanusiaan sebagian besar umat manusia ). Jika lebih banyak orang baik dan kuat di dunia 20 tahun ini tentu, Palestina sudah merdeka kini ( nyatanya tanah mereka kian ciut dari hari ke hari ). Tentu, virus Covid-19 dari lab AS takkan bikin kita serepot ini. Banyaknya napi yang dilepas AS juga tak perlu kita tiru sesimpel itu karena napi di sana kerap dipekerjakan sebagai ‘petugas keamanan’, ‘tentara’, ‘mata-mata’, dan hitman instansi pemerintah AS/ zionis. Dengan isu pandemi Corona, segalanya bisa disamarkan/ dikamuflase. Di On the Spot ( Trans7 ), setelah terpergok CCTV, wanita China positif Covid meludahi semua pegangan pintu kamar unit apartemen tetangganya, di episode berikutnya, wanita di Eropa meludahi tombol nomor lantai di kabin lift. Siapa tahu, episode selanjutnya, napi AS yang meludahi jok ruang tunggu di fasilitas umum negara rival AS-Israel ( blok Timur, Nonblok ). Segala tindakan pemimpin AS-Barat perlu di-screening dengan ilmu geopolitik global. Ingat ambisi mereka : pemerintahan tunggal dunia di bawah kaki Zionis ( AS-Israel ).

Pengurangan napi dengan selektif ( pecandu direhab, pelaku tipiring dan napi bukan 5 kejahatan kemanusiaan tsa yang hampir menjalani 2/3 masa hukuman dan berkelakuan baik bisa dirumahkan dengan vi-call sipir + kerja bakti di gorong-gorong kota / drainase agar pemukiman tak kebanjiran lagi ) bisa digunakan untuk physical distancing di lapas.

Indonesia Townhall ( MetroTV, 26/3/2020 ) yang dipandu host Kania dan Ade Mulya menambahkan, bahwa yang menerima relaksasi / restrukturisasi kredit bukan hanya UMKM sampai Rp 100 miliar, tapi juga perusahaan besar/ retail yang menjual produk UMKM juga menerimanya. Sama-sama susah dan suka, asal tak terjadi PHK selama pandemi ( minimal satu semester/ 6 bulan ke depan ). Jokowi juga minta kementerian dan pemda melakukan re-fokus dan re-alokasi anggaran/ APBN-APBD untuk warganya survive selama pandemi ( bansos ). Dana Rp 10 triliun untuk program kartu Pra-Kerja bisa digunakan untuk membantu daya beli para penerimanya. Perusahaan leasing dan perbankan akan dibantu pemerintah agar bisa membebaskan cicilan kendaraan 40% warga termiskin, termasuk driver ojol selama pandemi.

KTT LUAR BIASA G-20 VIRTUAL 26 MARET 2020

Sebanyak 20 negara anggota G-20, 7 negara undangan, 9 organisasi internasional ( PBB, WHO, Bank Dunia, IMF, dll ), dan 2 organisasi regional mengikuti KTT Luar Biasa G-20 secara virtual, Kamis ( 26/3/2020 ) digagas Arab Saudi selaku Ketua G-20 tahun ini yang mengawali dengan sambutan pembukaan dari Raja Salman bin Abdulaziz pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi atau pukul 19.00 WIB.untuk membahas penanganan krisis pandemik Covid-19, dampak ekonomi dan sosial yang berpengaruh pada global supply-chain.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual ini di Istana Bogor, Jawa Barat ( liputan6 ). Kepala negara / pemerintahan lainnya : Presiden Argentina Alberto Fernández, Perdana Menteri ( PM ) Australia Scott Morrison, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri India Narendra Modi, PM Italia Giuseppe Conte, PM Jepang Shinzō Abe, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador, Presiden Rusia Vladimir Putin, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, PM Inggris Boris Johnson, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan Presiden Uni Eropa Charles Michel.

Sebelumnya, ekonom ME Pangestu terpilih jadi salah direktur pelaksana WB setelah menkeu Sri. Kedua lembaga dunia ( ATM-nya Zionis yang membentuk wajah dunia serepot dan setimpang hari ini ) seperti apa persisnya ? Check this out :

Susi Pudjiastuti ketika masih menteri KKP RI pernah blak-blakan menyerukan agar Indonesia keluar saja dari G-20. Kenapa begitu ?

Krisis ekonomi di Eropa dan AS yang telah melemahkan dollar menjadi momen penting bagi lima negara kapitalis plat merah ( dikontrol negara/ pemerintah : Brazil, Russia, India, China dan South Africa/ BRICS ) pada Maret 2013 membentuk lembaga keuangan sejenis IMF. BRICS memiliki 40% populasi dunia, seperlima total GDP dunia, dan 27% kekuatan daya beli dunia, 45% tenaga kerja global, dan cadangan mata uang asing sebesar 4,4 trilyun USD ( Dina YS, jurnal The Global Review, Mei 2013 )

Kekuatan kapitalis Barat sejak tahun 1944 mendominasi ekonomi dan keuangan internasional melalui dua institusinya, IMF dan Bank Dunia ( WB ), serta pemaksaan penggunaan USD sebagai mata uang utama dalam perdagangan dan keuangan dunia. IMF adalah lembaga yang mengumpulkan cadangan dana dalam jumlah besar untuk dipinjamkan pada negara yang membutuhkan. Meski dana itu dikumpulkan dari semua negara anggota, namun keputusan IMF sangat didominasi AS ( ketika hampir semua negara berkembang memiliki hutang pada IMF dan Bank Dunia, maka AS pun mengontrol segala kebijakan politik dan ekonomi di negara-negara tsb ). Hutang yang menjerat bangsa – bangsa telah menyeret mereka ke jurang kemiskinan dan ketidakberdayaan. Luis Ignacio Silva pernah bilang, “Perang Dunia III telah dimulai, perang yang sunyi… Perang ini sedang merobek Brazil, Amerika Latin, dan hampir semua negara Dunia Ketiga. Yang tewas bukanlah tentara, tetapi anak-anak. Jutaan orang memang tidak terluka, tetapi mereka kehilangan pekerjaan. Jembatan-jembatan tidak diledakkan, tetapi pabrik-pabrik, sekolah, rumah sakit, dan semua kegiatan ekonomi menjadi bangkrut. Ini adalah perang antara AS versus Amerika Latin dan Dunia Ketiga. Ini adalah perang melawan hutang luar negeri, AS menggunakannya sebagai senjata utama, senjata yang lebih mematikan daripada bom atom, dan lebih merusak daripada sinar laser.

September 2009, rakyat AS dan dunia menyaksikan even berbiaya 20 juta USD, kantor-kantor di kota Pittsburgh diliburkan, sekolah-sekolah ditutup, ruas-ruas jalan diblokir mengganggu akses warga, 12.000 polisi dan tentara bersenjata lengkap seolah akan berperang, yaitu KTT G-20, beranggotakan : Argentina, Australia, Brazil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Méksiko, Rusia, Saudi Arabia, Afrika Selatan, Korea, Turki, Uni Eropa, Inggris, AS, dan .. Indonesia.

Tahun 2010, KTT G-20 digelar di Toronto dan menjadi even yang membutuhkan operasi pengamanan paling besar dan paling mahal dalam sejarah Kanada ( 858 juta dolar Kanada ). Tahun 2012, para pemimpin G-20 berkumpul di resort mewah pantai Los Cabos, Meksiko. September 2013, KTT G-20 digelar di Rusia.

KTT G-20 : UPAYA MENYELAMATKAN IMF.

G-20 berawal dari pertemuan tertutup lima negara besar, AS, Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang di Gedung Putih, Washington D.C. pada tahun 1973 untuk membicarakan masalah keuangan dunia. Tahun 1975, barulah kelima negara ( G-5 ) ini secara terbuka mengadakan pertemuan di Prancis. Tahun 1976, G-5 ditambah Italia dan Kanada ( membentuk G-7 ) bertemu di San Juan, Puerto Rico. Tahun 1998, Rusia diajak bergabung, dan terbentuklah G-8 yang mengadakan KTT di Birmingham, Inggris dengan bahasan krisis finansial di Asia dan Rusia. Para anggota G-8 kemudian merasa keputusan yang mereka buat bisa berpengaruh lebih besar jika melibatkan negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar di dunia sehingga terbentuklah G-20, beranggotakan G-8 plus 11 negara berkekuatan ekonomi besar + Uni Eropa yang menghimpun hampir 90% PDB ( Produk Domestik Bruto ) dunia, 80% total perdagangan dunia, dan dua per tiga penduduk dunia. Pertemuan perdana G-20 berlangsung tahun 1999 di Berlin. Indonesia masuk G-20 karena PDB-nya di urutan 15 dunia.

Website G-20 menyebutkan bahwa tujuan pertemuan para pemimpin negara-negara G-20 adalah untuk mengatasi krisis ekonomi saat ini dan menetapkan kerangka kerja untuk mencegah krisis keuangan di masa depan, sambil berupaya mengamankan pertumbuhan global yang seimbang dan berkesinambungan, serta mereformasi arsitektur pemerintahan global.

Namun, nyatanya dalam tiap KTT G-20 keputusan konkrit yang dicapai adalah : membantu IMF. Dalam KTT di Toronto ( Juni 2010 ) dicapai kesepakatan untuk ‘menyempurnakan reformasi lembaga keuangan internasional’/ IMF. Pada KTT di Seoul ( November 2010 ) disepakati untuk ‘memodernisasi IMF’. Dalam KTT di Cannes ( tahun 2011), para pemimpin negara G-20 sepakat untuk menjamin agar IMF terus memiliki sumber dana agar tetap dapat berperan sistemik terhadap negara-negara anggotanya. Di KTT Los Cabos ( tahun 2012), diputuskan komitmen untuk memperkuat kemampuan IMF dalam memberikan kredit hingga 456 milyar dolar. Beberapa negara menyetujui memberikan ‘pinjaman’ pada IMF, antara lain Singapura meminjamkan 4 miliar USD, Malaysia, Thailand, Filipina masing-masing meminjamkan 1 miliar USD. Bahkan, Indonesia bersedia menyumbang 1 miliar USD pada IMF ( plus dana misterius sebesar Rp 25 trilyun ). Gubernur BI/ DN saat itu menyatakan bahwa bantuan Indonesia ini untuk ‘menjaga pandangan bangsa-bangsa lain pada Indonesia ,satu-satunya anggota G-20 dari ASEAN’ ( mungkin di benak DN ‘masa Indonesia yang paling besar voting share-nya di ASEAN tak membantu IMF. Sindrom inlander ? Atau ‘diplomasi narsistik’, ingin pamer agar diakui dunia sebagai negara yang kuat ekonominya, padahal DN sedang dikibulin. Ketika IMF ‘jaya’, Indonesia dipaksa mengambil berbagai kebijakan yang justru memperburuk kondisi ekonominya. Ketika IMF gantian kekurangan uang, Indonesia malah yang dimintai sumbangan ).

SEJARAH IMF & BANK DUNIA

IMF dan World Bank ( Bank Dunia/ WB ) adalah dua anak kembar yang dihasilkan melalui kesepakatan Bretton Wood 1944. Menurut klaim negara-negara penggagasnya, IMF didirikan untuk menjamin stabilitas ekonomi global dan menyediakan dana pinjaman untuk negara-negara yang mengalami penurunan ekonomi supaya bisa memulihkan perekonomiannya.

WB didirikan untuk membantu negara dalam membangun infrastruktur ( jalan, bendungan, dsb ) dan berbagai sarana publik untuk mengurangi kemiskinan, padahal seperti IMF, WB tak lebih makelar riba. Untuk bisa meminjam dana ke WB, negara harus menjadi anggota IMF dengan kewajiban memberi uang sesuai kuota yang ditetapkan berdasarkan kekuatan ekonomi masing-masing negara ( PDB, keterbukaan ekonomi, cadangan devisa ) yang 25%-nya harus dibayar dalam mata uang kuat ( USD, euro, yen, poundsterling ), dan sisanya dibayar dalam mata uang masing-masing negara. Uang yang terkumpul itulah yang kemudian dipinjamkan pada negara yang membutuhkannya.

Otoritas di IMF terdiri dari Dewan Gubernur ( semua negara anggota menempatkan satu wakilnya ) dan Dewan mendelegasikan hampir seluruh kekuasaannya pada Dewan Direktur Eksekutif yang menangani oprasional IMF. Kuota sebuah negara berdampak pada kekuatan suaranya dalam pengambilan keputusan di IMF dan seberapa besar mereka boleh meminjam uang pada IMF. Pemilik kuota terbesar dalam IMF adalah AS, disusul Jepang, Jerman, Inggris, dan Prancis ( G-5 ) yang mendominasi pengambilan keputusan di IMF dan WB ( 5 negara tsb memiliki wakil/ direktur dalam Dewan Eksekutif IMF ).19 direktur lain dipilih di antara 150-an negara anggota lainnya. Presiden WB biasanya warga negara AS dan dipilih melalui parlemen AS. Sedangkan, Managing Director IMF adalah orang Eropa.

Dominasi G-5 terlihat jelas ketika sebuah negara meminjam uang pada IMF yang baru mengucurkan dana bila negara itu telah melaksanakan syarat IMF : mencabut subsidi, meningkatkan pajak, liberalisasi pasar, dan meningkatkan suku bunga yang menguntungkan negara G-5. Misal, ketika subsidi barang-barang dicabut dan dilakukan liberalisasi pasar, maka produk dari negara-negara majulah yang akan membanjiri pasar. Atau, IMF memerintahkan privatisasi perusahaan-perusahaan negara; yang artinya sahamnya dijual pada pihak swasta/ kapitalis dari negara-negara maju. IMF juga memerintahkan liberalisasi finansial sehingga memberi kelonggaran pada keluar-masuknya aliran modal internasional. Seperti ketika Indonesia menerima pinjaman IMF tahun 1998 : kepemilikan asing di perbankan nasional dibuka, sehingga pihak asing bisa memiliki hingga 99 % saham di bank-bank nasional ( kecuali bank BUMN dan beberapa bank besar nasional ).

Ringkasnya, IMF adalah lembaga rente yang tak peduli nasib rakyat negara yang dihutanginya ( pencabutan subsidi kesehatan agar uang yang dihemat digunakan untuk mencicil pembayaran hutang ke IMF ).

Tahun 1943, pemerintah AS mengajukan proposal untuk membentuk sistem keuangan internasional. Saat Perang Dunia II itu semua negara sekutu dan Uni Soviet diundang untuk mendiskusikan hal ini. April 1944, AS dan Inggris sepakat merilis Joint Statement para pakar berisi rencana pembentukan IMF. Soviet diminta menyetujui meski tidak ambil bagian dalam penyusunannya. Disepakati pula 1 Juli 1944 diadakan konferensi moneter internasional di Bretton Woods, AS. Sejak awal konferensi, delegasi Soviet sudah memprotes AS terkait kuotanya di IMF. Soviet minta diberi jatah kuota sebesar 1 juta USD dan menolak ketentuan 25%-nya dibayar dengan emas. Soviet sangat berperan dalam penyusunan Article IV section 10 Piagam IMF, yang berbunyi, “ Bank dan pejabatnya tidak boleh mencampuri urusan politik internal negara anggota, keputusan mereka tidak boleh terpengaruh karakter politik negara anggota. Setiap keputusan yang diambil hanya berdasarkan pertimbangan politik yang relevan.”

Akhirnya Soviet bersedia menandatangani Final Act of The Conference. Segera setelah PD II usai, Soviet meminta pinjaman dari AS sebesar 10 milyar USD dan tidak dikabulkan. Setelah itu, Soviet menolak meratifikasi Perjanjian Bretton Woods ( pembentukan IMF dan WB ). Bahkan, dalam sidang majelis umum PBB tahun 1947, wakil dari Soviet mengatakan bahwa institusi Bretton Woods adalah perpanjangan tangan Wall Street; WB adalah instrumen politik negara-negara kapitalis Barat.

Tahun 1991, Uni Soviet bubar dan negara-negara pecahannya, termasuk Rusia, mengajukan permintaan keanggotaan pada IMF untuk mendapatkan pinjaman dari IMF dan WB. Khusus Rusia, Barat memberikan perhatian lebih karena ingin meliberalisasi Rusia agar tak memicu perang nuklir dan hasilnya, Agustus 1998, terjadi krisis moneter hebat di Rusia yang disebut penerima paket bantuan terbesar dalam sejarah IMF. Masa presiden Boris Yeltsin, Rusia mengalami depresi ekonomi, tingkat kemiskinan melonjak tajam, dari 1,5% era Soviet menjadi 39–49% pada pertengahan 1992. Korupsi dan kriminalitas pun merajalela.

Tahun 1998, IMF kembali mengucurkan dana sebesar 22.6 milyar USD pada Rusia. Namun, tahun berikutnya, Yeltsin mundur dan digantikan oleh Vladimir Putin. Putin melakukan berbagai reformasi, meski dikritik Barat sebagai tindakan yang tidak demokratis dan menyalahi instruksi liberalisasi ala IMF. Hasilnya, Rusia kembali stabil dan mengalami kemajuan.

Kini ketika IMF kelabakan mengatasi krisis ekonomi di Eropa, Rusia malah menawarkan diri untuk membeli saham IMF sebesar 10 milyar USD. Rusia dan China dikabarkan memiliki cadangan devisa berkali-kali lipat dibanding dana yang dimiliki IMF. Direktur IMF, Christine Lagarde, mengumumkan bahwa kuota negara-negara BRICS telah meningkat dari 10,71% menjadi 14,18% . Rusia sendiri telah naik tingkat, menjadi negara ke- 9 pemilik saham/ kuota terbesar di IMF. BRICS sepakat mendirikan lembaga tandingan IMF.

Rusia telah membuktikan bahwa justru dengan menolak resep liberalisasi ala IMF, kekuatan ekonominya malah semakin meningkat. Jalinan kerjasama di antara negara-negara BRICS telah memunculkan kekuatan ekonomi baru yang mampu menghadang dominasi ekonomi Barat. Artinya, Indonesia sebenarnya memiliki alternatif sekutu. Selama ini, Indonesia telah memilih bersekutu dengan Barat, namun hasilnya hanyalah belitan hutang yang tak ada habisnya, kemiskinan yang merajalela, dan tergadainya kekayaan alam. Sudah waktunya Indonesia bergerak dan berubah. Melihat pengalaman Iran yang puluhan tahun diembargo Barat, malah bisa meraih kemajuan ekonomi, sains, dan teknologi ( Iran menjalin kerjasama erat dengan Rusia, China, dan negara-negara Amerika Latin ). Namun tetap perlu diwaspadai asas untung-rugi dalam negosiasi dengan BRICS. Mereka pastilah akan membela kepentingan nasional masing-masing. Diplomasi harga diri yang mengedepankan kepentingan nasional kita harus dipegang teguh para negosiator dan diplomat Indonesia. Kerjasama yang benar adalah yang menguntungkan kedua pihak. Jangan sampai terjadi, berupaya keluar dari mulut harimau, malah jatuh ke mulut buaya.

WABAH DI IRAN, CEKO DAN DUNIA. Siapa biang keroknya ?

Laboratorium senjata kimia AS, Fort Detrick ditutup. Dalam film dokumenter sekitar 10 menit yang dirilis media terkemuka AS/ Business Insider, diketahui AS punya laboratorium militer yang membuat senjata kimia dan biologis, termasuk menggunakan virus, lalu lab ini mengalami kebocoran. Lab militer AS ini juga pernah bereksperimen menginjeksi virus dengue ( demam berdarah ) pada nyamuk Aedes Aegypti tahun 1960-an ( Dina YS, 30/3/2020 ).

Dengan tahu siapa yang memodifikasi virus corona ini, minimal kita waspada dengan berbagai indikasi ini ( pemerintah jangan asal terima tawaran bantuan dari pihak yang terindikasi kuat memodifikasi virus ini, apalagi yang minta kompensasi besar. Rakyat biasa agar waspada / tak mudah dipengaruhi propaganda media. Menkes kabinet sebelumnya, Siti Fadillah Supari, pernah terheran/ protes, mengapa ada lab militer AS dibiarkan beroperasi di Indonesia ? ( NAMRU 2 ) Bahkan sebagai menkes pun, ia dilarang menginspeksi lab itu.

Ketika merebak virus flu burung, lab itu ditutup tahun 2009 ( didirikan 1974 ) dan kabarnya sudah ada lab baru, dengan nama baru ( dr. Hartanto di K-Lite FM yang pernah menyentil, kenapa bukan virus DBD yang lebih mematikan yang dibikin senjata biologis, terjawab sudah. Virus DBD pernah diteliti lab AS sehingga Indonesia rutin diserang wabah DBD tiap tahun, dan kini virus Covid-19/ SARS Cov-2 dari lab militer AS juga sedang kita alami pandeminya hingga 29 Mei 2020/ tanggap daruratnya. Seingat saya, Bu Siti lalu dihancurkan reputasinya dengan kasus tertentu karena berani mengendus kejahatan AS ). Kita waspada agar tak jatuh di lubang yang sama.

Kematian akibat wabah SARS tahun 2003 : 774 orang. MERS 2012 : lebih 400 orang. Wabah MERS 2015 di Korea Selatan : 36 orang. Wabah MERS 2018 : 41 orang. Pandemi SARS -CoV-2 atau Covid-19 per 30/3/2020 telah menewaskan 33.900 orang dari 719.335 pasien positif
dan 150.918 orang dinyatakan sembuh ( mortalitas 4,7% ).

Garis waktu penyebaran virus Covid-19 sejak 2 Maret sd 27/3/2020.

Pandemi di Indonesia diawali temuan penderita Covid-19 pada 2 Maret 2020. Sampai tanggal 29 Maret 2020, telah terkonfirmasi 1.285 kasus positif COVID-19 dan tersebar di 30 provinsi : Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Tahun 1917-1919 saat Iran di bawah kekuasaan Dinasti Qajar yang pro- Inggris/ menindas rakyat, pernah menyebar wabah kolera dan tipus serta kelaparan yang menewaskan 9 juta orang ( 50% populasi Iran saat itu ). Tahun 1908, Inggris menemukan minyak Iran. Tahun 1921, Dinasti Qajar tumbang. Tahun 1925, Iran dipimpin mantan komandan militer, Reza Pahlevi yang pro Inggris dan AS sehingga konsesi minyak Iran diberikan pada mereka. Ribuan tentara Inggris di Iran sehat dan banyak makanan saat wabah tsa karena mereka punya obatnya, dan kekurangan pangan ini juga dirancang Inggris.

JAHIT MASKER RUMAHAN ALA CEKO

Republik Ceko adalah satu di antara sedikit negara di Eropa yang secara signifikan menurunkan penyebaran virus Covid-19. Kuncinya ada pada pemakaian masker oleh semua warga ( Dina YS, 30/3/2020 ). Di sana masker buatan pabrik juga langka. Akhirnya masyarakat beramai-ramai menjahit masker rumahan dan dibagikan gratis. Ternyata, hasilnya sangat bagus dalam menahan penyebaran vrus. Tagline-nya : I protect you, you protect me, and we are both save…

CLOSING

Jika anda punya 15-20 alasan pribadi dan keluarga dalam tujuan finansial anda maka semangat dan kegigihan berkali lipat untuk meraihnya ketimbang anda cuma punya 1-2 alasan saja. Jika punya 50-100 alasan, maka anda akan melakukan apa saja, menerjang segala rintangan dalam situasi penjualan apa pun ( K-Lite FM, 30/3/2020 ).

Semoga 267 juta nyawa warga Indonesia, termasuk anggota keluarga kita, lebih dari 100 alasan untuk kita semua melakukan segala upaya maksimal, terbaik untuk menyelamatkan negeri tercinta ini dalam situasi darurat pandemi Corona. Jika warga Ceko dan Korsel bisa, maka warga Indonesia pun bisa. Bisa disiplin karantina mandiri, bisa menolong diri, saudara, tetangga, dokter, perawat, dan sesama anak bangsa lainnya… kita ada karena yang lain ada.

Situs web resmi :
http://www.covid19.go.id
covid19.bnpb.go.id
covid19.kemkes.go.id
Bot WhatsApp resmi
+6281133399000
Pendaftaran relawan
http://deskrelawanpb.bnpb.go.id/covid-19/

Didik Nini Thowok, Maestro Tari Tradisi dari Temanggung, Jawa Tengah. Larangan Mudik, Piknik di Masa Covid. No Way, Pemerintahan Tunggal Dunia Setelah Pandemi Covid. Ibunda Jokowi Wafat. UN Sekolah Ditiadakan Diganti USBN atau Rapor 5 Semester. Perbaikan PDAM Bandung Timur sd Normal 26/3/2020. Rapid Test di Halaman Stadion : Patriot Chandrabhaga, Pakansari, Si Jalak Harupat, Jawa Barat, 25- 26 Maret 2020. Sejuta Masker Dibagikan di Puskesmas bagi Warga Jabar Beresiko Covid-19. Drone Serba Bisa : Penghimbau, Penyemprot Disinfektan, Pengecek Suhu Tubuh Warga Riau. 4 Tower Wisma Atlet-Kemayoran Jadi Rumah Sakit Covid Ringan, The Media Hotel and Towers Jadi Posko Tenaga Medis Covid-19. Provinsi Lain Cepat Menyusul..

leave a comment »

DIDIK NINI THOWOK : HIDUP LUWES DALAM TARI. Dari Temanggung mendunia..

Didik Hadiprayitno/ Didik Nini Thowok, lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 13 November 1954 dan berprofesi sebagai penari, koreografer, komedian, pemain pantomim, penyanyi, dan pengajar. Didik aktif berkarya sejak tahun 1971 hingga sekarang sebagai alumnus ASTI Yogyakarta. Situsnya, http://www.didikninithowok.info

***** MAESTRO SENI/ PELESTARI BUDAYA/ CULTURE SUPERPOWER

Didik ( Kwee Tjoen Lian ) yang sakit-sakitan ketika kecil diubah namanya menjadi Kwee Tjoen An. Ayah Didik ( Kwee Yoe Tiang/ Hadiprayitno ) adalah seorang peranakan Tionghoa yang terdampar di Temanggung, sedangkan ibunya, Suminah, wanita asli Jawa asal Desa Citayem, Cilacap. Didik adalah sulung dari lima bersaudara ( 4 adiknya perempuan ). Setelah peristiwa G30S/ PKI, keturunan Tionghoa diwajibkan mengganti nama pribumi sehingga nama Kwee Tjoen An pun menjadi Didik Hadiprayitno.

Didik hidup prihatin sejak kecil. Ayahnya berbisnis jual beli kulit kambing dan sapi. Ibunya membuka kios di Pasar Kayu. Kakek dan nenek Didik tinggal bersama mereka meski hidup pas-pasan. Sebagai anak dan cucu pertama, Didik dimanja seluruh anggota keluarga. Didik tidak nakal seperti kebanyakan anak laki-laki seumurnya, bahkan cenderung seperti anak perempuan yang menyukai permainan pasar-pasaran ( berjualan ), masak-masakan, dan ibu-ibuan. Didik kecil diajari neneknya ketrampilan menjahit, menisik, menyulam, dan merenda.

Setelah lulus SMA, Didik ingin melanjutkan kuliah di ASTI Yogyakarta namun terbentur biaya sehingga Didik pun bekerja dulu sebagai pegawai honorer di Kabin Kebudayaan Kabupaten Temanggung dengan tugas mengajar tari di beberapa sekolah ( SD dan SMP ), serta memberi les privat menari untuk anak-anak di sekitar Temanggung.

Dua tahun setelah lulus SMA, berbekal uang tabungannya, Didik berangkat ke Yogyakarta dan mendaftar di ASTI. Berkat Tari Manipuri, tarian wanita yang luwes diperagakan Didik, tim juri ASTI terpikat dan menerimanya sebagai mahasiswa ASTI angkatan 1974. Didik yang hangat, kocak dan santun mudah mendapat teman dan mengajak berkolaborasi menampilkan fragmen tari Ande-ande Lumut. Didik berperan sebagai Mbok Rondo Dadapan, janda centil dari Desa Dadapan dan memukau mahasiswa ASTI lainnya. Untuk bisa survive sebagai anak kost tanpa kiriman uang dari ortu, Didik menerima pesanan bordir dan menjual syal serta taplak meja.

Beberapa bulan kuliah, Didik membantu kakak kelasnya, Bekti Budi Hastuti ( Tutik ) dalam fragmen tari Nini Thowok bersama Sunaryo. Nini Thowok/ Thowong adalah permainan jailangkung yang biasa dimainkan masyarakat Jawa tradisional. Pementasan mereka bertiga sukses sampai trio ini kerap diundang pentas di berbagai acara dan dikemas dalam konsep yang lebih matang. Sunaryo yang mengundurkan diri digantikan Bambang Leksono Setyo Aji, teman kost Didik, selanjutnya mereka menyebut kelompok mereka, Bengkel Nini Thowok ( arti : nenek yang menyeramkan ).

Karier tari Didik Nini Thowok terus melesat dan Didik sering muncul di televisi. Didik terus mengembangkan kemampuan tarinya dengan berguru ke mana-mana : pada maestro tari Bali di Gianyar dari I Gusti Gde Raka, tari klasik Sunda dari Endo Suanda, Tari Topeng Cirebon gaya Palimanan dari bu Suji, tari Jepang klasik Noh ( Hagoromo ) di Jepang, tari Flamenco di Spanyol. Setelah menyelesaikan studinya dan menyandang gelar SST ( Sarjana Seni Tari ), Didik ditawari ASTI Yogyakarta menjadi dosen di ASTI dan pengajar Tata Rias di Akademi Kesejahteraan Keluarga ( AKK ) Yogya.

Didik suka menggambar dan menyanyi tembang Jawa awalnya, namun setelah sering menonton pertunjukan wayang orang/ sendratari, Didik terpikat mempelajari seni tari, dan meminta teman sekelasnya, Sumiasih, yang pandai menari dan nembang, untuk mengajarinya tari-tarian wayang orang. Tubuh Didik yang lentur dan berbakat memudahkan dia menguasai tari tsb dan menyerap tari Jawa klasik gaya Surakarta dari ibunya, Sumiyati. Didik membayar guru tarinya dari hasil menyewakan komik warisan kakeknya. Didik berguru pada A. M. Sudiharjo yang pandai menari Jawa klasik dan sering menciptakan tari kreasi baru. Didik ikut kursus menari di Kantor Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Temanggung dengan guru Prapto Prasojo yang mengajar di padepokan tari Bagong Kussudiarjo di Yogyakarta.

Koreografi tari pertama Didik dibuat medio 1971 berjudul “Tari Persembahan”, gabungan gerak tari Bali dan Jawa. Didik tampil pertama sebagai penari wanita ( berkebaya, bersanggul ) saat acara kelulusan SMA tahun 1972. Didik juga ikut main di film “Jagad X Code” ( tahun 2009 ) dan “Preman In Love” ( tahun 2009 ).

Saya terpesona dengan keluwesan gerak pengabdi tari yang suka menyisipkan humor dalam penampilan kerennya ini. 1971- 2020, 49 tahun pengabdian Didik di bidang tari tradisi sampai hari ini bukan kaleng-kaleng, guys. Kebayang jago dan hebatnya kan. Semoga generasi muda terinspirasi, ikut terpanggil melestarikan, mengembangkan khazanah budaya Indonesia yang ribuan banyaknya, seperti Didik dan maestro tari tsa. Indonesia butuh pengabdian kalian juga..

***

DILARANG MUDIK-PIKNIK RAMADHAN, LEBARAN 2020. Sholat Jumat, 5 waktu, tarawih di rumah aja..

24 April mulai puasa ramadhan. Sebulan sebelumnya, sebagian warga sudah mulai beli tiket kereta api, kapal dan pesawat terbang. Lalu ada berita, supir bis Bogor-Wonogiri positif Covid-19. Apa artinya ?

Warga kota yang mudik ke kampung bisa menularkan Covid-19 ke daerah di pelosok nusantara. Balita carrier Corona bisa menularkan pada kakek-nenek yang menggendongnya. Kebijakan belajar-bekerja di rumah yang disalahgunakan warga bandel dengan mudik duluan ke kampung halamannya juga menyebarkan virus Covid ke daerah. Pekerja komuter Bekasi, Depok, Bogor, terbukti menyebarkan virus Covid di episentrum Jakarta hingga lebih lebih 50% ke Bodebek dari angka penularan di Jawa Barat.

So, pemerintah perlu melarang ( pasal 121 KUHP ) warga mudik dan piknik lebaran tahun 2020 ini secepatnya. Kemendagri bisa meminta gubernur, walikota/ bupati, camat, lurah/ kades untuk mensosialisasikan larangan mudik, piknik, juga cara mencegah tertular Covid-19 dengan jaga jarak fisik 1 meter atau lebih antar orang di dalam dan luar rumah, dilarang berkerumun, rajin mencuci tangan dengan sabun sebelum pegang muka, dst. Dengan teknologi/ vi-call WA penugasan ini bisa cepat dilakukan.

Pengalaman social distancing baru disiplin dipatuhi setelah warga bandel dikejar, dibubarkan dan dihukum 4 bulan penjara, maka larangan mudik ini juga harus disertai insentif ( refund 100% tiket seperti PT.KAI, video call digratiskan pengganti tatap muka silaturahim, pengganti cuti mudik di bulan lain setelah pandemi Covid teratasi, dll ) dan disinsentif ( tarif tol dinaikkan 2-3 kali lipat, BBM dinaikkan, angkutan mudik gratis ditiadakan, dsb ). Fatwa MUI untuk larangan mudik dan piknik ( sementara ) ini perlu dirilis agar kepala desa, tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda/ karang taruna punya pijakan/ patron untuk mengedukasi lingkungan dengan bahasa sederhana/ dipahami ( self-distancing, suspect, lockdown, rapid test, dsb masih mengawang di benak rakyat jelata/ mayoritas tak lulus SMP ).

Dalam agama, menghindari kerusakan lebih utama daripada mendahulukan kebaikan. Tinggal di rumah lebih utama daripada pulang mudik ( yang berpotensi besar menyebarkan virus nCov ke pelosok dan menewaskan dokter, perawat kelelahan lagi. Harga APD Rp 900.000 per set. Satu pasien positif Covid-19 perlu 20 set APD per hari untuk sembuh. Apa desa/ daerah sanggup membiayai sampai warganya sembuh ? Saat ini selain APD, ventilator juga kurang tersedia. Jika berdalih sistem/ faskes berikut yang akan menangani, sampai berapa pasien daerah yang sanggup mereka talangi jika pertambahannya puluhan atau ratusan tiap hari ? So, tinggal di rumah dan tidak mudik/ keluyuran/ berkerumun adalah keputusan terbijak saat pandemi. Pemerintah dan petugas medis tidak bisa kita biarkan menderita di garis depan. Kita semua wajib membantu dengan mematuhi larangan mudik, piknik, berkerumun. Di rumah aja demi bela negara.

COVID-19 : SENJATA BIOLOGIS AS UNTUK PEMERINTAHAN TUNGGAL DUNIA ?

Nugroho, pemirsa dari EMI ( MetroTV, 26/3/2020 ) bilang pandemi Covid-19 ini ( mungkin ) awal dari pemerintahan tunggal dunia ( di bawah kaki Zionis AS-Israel ). Hasil penelitian profesor virologis Taiwan menyimpulkan : virus yang menyebar di Taiwan bukan berasal dari China ( beda jenis ) tetapi dari AS ( pada 18-27 Oktober 2019 ada Military World Games di Wuhan, atlet tentara AS ikut bertanding ). Virus yang beredar di Iran dan Italia juga berbeda tipe-nya. Dan laboratorium AS memiliki 5 tipe virus tsb ( Dina YS, 21/3/2020 ). Pada 12 Maret 2020, direktur CDC ( Pusat Pengontrolan dan Pencegahan Penyakit ) AS, Robert Redfield ( saat dicecar anggota parlemen ) mengakui bahwa beberapa orang AS yang kelihatannya meninggal akibat influenza ternyata pernah dites positif Covid-19 ( sebelum kasus Wuhan merebak, di AS juga sudah ada 8.200 orang tewas akibat ‘influenza’ ). Mengetahui ini jubir Kemlu China langsung ngomel/ nge-tweet, “CDS tertangkap basah. Kapan pasien nol ( pertama ) dimulai di AS ? Berapa orang yang terinfeksi ? Pasien nomor satunya dirawat di mana ? Kemungkinan tentara AS yang membawa epidemi ini ke Wuhan. Transparanlah ! Buka data publik anda ! AS harus memberi penjelasan pada kami !”

Virulog drh. Indro Cahyo bilang, “Virus tidak bisa dibikin, tapi dimain-mainin, dimodified bisa. .. Kalau kita mau main-main dengan mengubah virus, sangat dimungkinkan untuk mengubah itu menjadi virus yang agak berbeda, bukan total berbeda, misalnya perbedaan virus MERS dan Covid 19… Virus itu kita bayangkan seperti bola, ada duri-durinya ( spike ) ujung dari spike itu yang menentukan, dia akan menempel kemana, ke hewan atau manusia, atau kemana, dan itu spesifik. Ga bisa yang biasanya menempel ke hewan, lalu menempel ke manusia. Covid 19 nggak ada hubungannya dengan hewan, ini full untuk manusia.”

Jika Jusuf Kalla bilang dampak virus Covid-19 berkali lipat dahsyatnya dari Perang Dagang AS vs China, memang benar gelagatnya. Untuk bisa terpilih kembali ( Trump yang bego ), sekaligus menampar China, senjata biologis AS/ nCov ini dilepas ( duri pada Corona direkayasa genetis di lab rahasia sehingga yang semula menempel pada hewan jadi menempel pada manusia ). Feeling tak meleset.. keblinger hegemoni sampai kemanusiaan dikorbankan dan rakyat AS pun ditumbalkan. Jika Trump terpilih lagi, perang Iran-AS bisa pecah.. kepala Trump dan prajurit/ turis AS berserakan di Timur Tengah. So, Indonesia kudu cepat pulih. Di rumah aja ( setelah pulih, siaga jaga Indonesia dan Palestina ).

UJIAN NASIONAL ( UN ) SEKOLAH DITIADAKAN. Blessing in disquise Covid-19..

Ujian Nasional ( UN ) sekolah ditiadakan tahun ini karena pandemi Covid-19 dan akan digantikan Ujian Sekolah Berstandar Nasional ( USBN ) bagi sekolah yang mampu menyediakan modul daringnya, atau akumulasi rapor 5 semester sebelumnya ( sudah e-rapor ke Disdik atau masih manual ) bagi sekolah yang belum siap ( EMI, MetroTV, 25/3/2020 ). Akhir minggu ini, menteri Nadiem akan merilis panduan detailnya dan pihak sekolah diharapkan sudah bisa memutuskan pilihan kelulusan yang akan diambil ( USBN atau rapor siswa 5 semester ). Hmm.. siswa dan ortu bisa lebih tenang menjalani karantina mandiri dan self distancing..

Driver ojol yang punya cicilan motor dan pengusaha transportasi yang kesulitan membayar tagihan kredit ( juga bayar gaji karyawan seperti feri di Gilimanuk, Bali ) akan diberi relaksasi kredit selama setahun, kata presiden Jokowi. Driver positif Covid dapat bantuan Rp 100.000 dari perusahaan aplikasinya. Gubernur Ridwan Kamil meneruskan permintaan pengusaha tekstil agar ada keringanan pajak ( penghasilan, dll ) dari pemerintah dan DPR ( regulasi ) selama pandemi Covid.

Kang Emil bilang ( 25/3/2020 ), akhir minggu ini ( semoga ) sudah diketahui jelas sebaran virus Covid-19 yang akan dikejar dengan rapid test dan swap/ PCR pada 25, 26 Maret 2020 di rumah sakit, puskesmas, halaman parkir 3 stadion di wilayah Jawa Barat. Belajar dari Korsel yang mengejar 0,6% warga yang beresiko ( 300.000 orang dari populasi 51 juta penduduk ) dan bisa menurunkan tingkat penyebaran virus hingga mortalitasnya bisa 0, .. sekian ( terkecil ) meski tidak memberlakukan lockdown ( Italia me-lockdown negaranya tapi terbanyak kematiannya di dunia, hampir 6000 jiwa melebihi China, karena warganya tidak disiplin isolasi diri )

Air PDAM di wilayah Bandung timur sedang pemeliharaan rutin pada 23-24 Maret 2020 dan diperkirakan baru normal lagi 2-3 hari kemudian. Jadi, lusa air ledeng baru ngocor lagi.. ( ujian sabar dan hemat di masa pandemi Corona ).

INDONESIA, TINGGAL di RUMAH dan JAGA JARAK FISIK 1 meter / lebih dengan ORANG lain / anggota KELUARGA selama pandemi COVID-19.

Surya Paloh menyerahkan
The Media Hotel & Towers pada pemerintah/ Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ( EMI, MetroTV, 23/3/2020 ) yang bisa digunakan sebagai posko dokter dan perawat sampai pandemi virus usai ( pejuang di garda terdepan ini menjalani karantina mandiri/ tak boleh kontak dengan keluarganya selama tanggap darurat ).

Narsum EMI, dr. Erlang Samoedro/ sekjen PDP ( persatuan dokter paru ) mengatakan, dari 5 orang terjangkit Covid-19, ada 1 pasien yang meninggal di Indonesia ( mortalitas tertinggi di dunia dengan 48 tewas dari 514 positif/ 9,3 % – HU Pikiran Rakyat, 22/3/2020 ). Erlang minta APD di RS rujukan agar segera dilengkapi, warga stay at home, dan stigmasasi negatif pada petugas medis agar dihentikan, karena pasien makin banyak dan stigma buruk bisa membuat para dokter dan perawat makin tertekan. Masyarakat bisa ikut bela rasa/ ambil bagian dalam penanggulangan Covid-19.

STAY AT HOME CHALLENGE..

Dalam UU no.6 tahun 2018 tentang Karantina kesehatan, ada denda Rp 100 juta, dan penjara 1 tahun bagi pelanggar social/ physical distancing dan work at home. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi di negara, kata Mahfud MD. Jika presiden Jokowi sudah meminta warga belajar, bekerja, ibadah di rumah demi keselamatan rakyat Indonesia, maka himbauan itu menjadi hukum yang bisa ditegakkan aparat dengan membubar paksa kerumunan ( kafe, resepsi pernikahan, konser musik, lomba, dsb ) dan kegiatan massal ( 100 orang/ lebih, atau 10 orang/ lebih jika ada suspect dan peserta beresiko : lansia, penderita jantung, paru, kekebalan rendah ). Apapun ( properti, tindakan ) bisa diambil negara saat bencana darurat kemanusiaan, kata narsum Gaudensius Suhardi. Kapolri Idham sudah merilis maklumat ( 19/3/2020 ) agar warga menjaga jarak sosial 1 meter dan tinggal di rumah selama 14 hari ( karantina mandiri, tidak keluar rumah kecuali urusan yang benar-benar mendesak seperti belanja makanan untuk 4 – 14 hari ke depan, atau pergi ke puskesmas/ rapid test ). Warga yang masih bandel setelah diperingatkan secara persuasif, maka aparat akan membubarkan kerumunan dan menahan pelanggarnya selama 4 bulan di sel.

Walikota Bogor Bima, Bupati Karawang dan wakil walikota Bandung Yana sudah terpapar virus/ positif Covid-19 sehingga aturan karantina mandiri mesti dipatuhi semua warga. Virus ini tak mengenal SARA, negara, kota, dan desa. Semua orang bisa kena Covid jika kelelahan/ stres, kurang tidur – olahraga – makan bergizi, tak cuci tangan pakai sabun sebelum pegang wajah, tak jaga jarak 1 meter dengan orang di dalam dan luar rumah/ social distancing. Apalagi yang keluyuran, begadang di luar rumah gak jelas juntrungnya. Mereka bisa terjangkit virus Corona dan menambah beban/ membahayakan nyawa dokter dan perawat di rumah sakit yang minim APD dan tenaga medis/ mulai kelelahan. Sehingga pasien positif Covid-19 ringan yang belum butuh bantuan medis bisa karantina mandiri di Wisma Atlet, hotel pinjaman donatur, atau rumah sendiri ( usul ahli medis di Opsi*Avi, MetroTV, 23/3/2029 ) dengan menjaga jarak 1 meter dengan anggota keluarga lain dan tak saling meminjam barang. Petugas medis bisa memantau pasien mandiri via video call/ WA dan menjenguk ke rumah pasien Covid ringan seminggu sekali.

Kotak sumbangan dan pengumpulan donasi yang menjamur saat ini perlu transparansi pengelolaan. Pemungut donasi perlu izin Kemensos, diperiksa auditor publik serta realtime diumumkan ke publik hasil donasi yang terkumpul. Tidak bisa sembarangan dan aji mumpung ( bisa-bisa donasi itu malah dikirim ke teroris/ FSA cs yang demen ngebomi Suriah atau KKSB ). Dermawan bisa berdonasi pada portal donasi terpercaya seperti kitabisa.com dan Yayasan Media Group via BCA Kedoya Baru norek. 3097008003

Vika, pemirsa EMI dari Demak, curhat tentang para petani yang suka ngobrol sepulang rutinitas di sawah. Mereka belum tahu tentang Covid-19 dan cara mencegahnya karena jarang nonton TV, dengar radio atau browsing internet seperti dirinya. Narsum Ridwan di Garut ( PR, 23/3/2020 ) bilang, sosialisasi corona di tingkat bawah masih minim sehingga pelaksanaan ibadah, sholat Jumat jalan terus, meski sudah ada himbauan dari pemerintah pusat dan fatwa MUI, hal itu tak berpengaruh ( tetap berkerumun di pasar, salaman, tak jaga jarak 1 meter, tak cuci tangan, dsb ), karena menganggap Covid-19 itu penyakit ‘orang kota’. Kalau belum ada ‘omongan’ dari pemerintah ( surat edaran dari RT/ RW/ kades/ camat ) atau pihak terkait, warga mengabaikan dulu, kata Levina, warga Cianjur yang butuh peta persebaran, pembaharuan informasi, jumlah ODP, PDP, pasien positif, dan cara mengakses fasilitas medis di daerahnya agar dia dan warga daerah terlecut menjaga diri dari serangan Covid-19. Selama ini, menurutnya, informasi virus nCov lebih bisa diakses melalui layanan pemerintah pusat atau provinsi yang dia nilai terlalu general/ tak spesifik membicarakan ancaman terhadap Cianjur sehingga warga masih belum serius menyikapi Covid-19.

( kemarin Gubernur Ridwan Kamil minta unsur muspida Jabar untuk proaktif mengawasi pelaksanaan social distancing, work at home dengan tegas, dan membubarkan mereka yang bandel. Hasilnya, pagi ini saya lihat pasar tempat saya biasa belanja dan jalanan di sekitarnya jadi lengang. Suara motor, mobil melaju cepat dari kejauhan/ indikasi lengang menggantikan kemacetan sehari-hari. Kota Bandung sudah mulai disiplin. Walikota Oded merilis surat edaran tentang upaya Pencegahan Virus Corona no. 443 pada 14/3/2020, anggaran Rp 75 miliar, mensiagakan 10 RS rujukan, menutup area publik, menyemprotkan disinfektan, menyediakan tempat cuci tangan di 30 titik area publik, menyediakan call center 112 dan 119, membentuk Pusat Komando dan Informasi Covid-19 dan laman covid19.bandung.go.id )

Kita wajib menjaga keselamatan orang lain. Kita ada, karena yang lain ada. Kita hendaknya menjadi teman bagi sesama, menjadi pahlawan kemanusiaan dengan apa yang kita punya dan bisa ( sumbang uang, masker, hand sanitizer, disinfektan, APD dan nutrisi sehat untuk petugas medis, beras 1 kg tiap rumah seperti di Tangerang untuk buruh harian agar bisa ikut karantina mandiri, hotel untuk observasi/ posko petugas medis, edukasi Covid-19 di medsos dan lingkungan terdekat, dsb )

Sebagian Puskesmas diperlakukan seperti lumbung PAD bagi daerah sampai melupakan fungsinya sebagai pusat ( edukasi ) kesehatan masyarakat. Petugas puskesmas mestinya bisa membagikan surat edaran ke warga secara door to door atau memberi penyuluhan di balai desa/ puskesmas/ posyandu tentang pencegahan Covid-19, juga jemput pasien yang bergejala dengan mengenakan APD untuk diantar ke RS rujukan. Pegawai RT/ RW/ Kelurahan juga bisa mengupayakan kendaraan ( motor/ mobil ) bagi warganya yang beresiko ( punya riwayat perjalanan ke episentrum wabah/ kontak dekat pasien positif Covid-19 ) untuk ikut rapid test di halaman parkir Stadion Patriot Chandrabhaga ( bagi warga kota/ kabupaten Bekasi, kabupaten Karawang ), Stadion Pakansari ( bagi warga kota/ kabupaten Bogor, kota Depok ) atau Stadion Si Jalak Harupat bagi warga Jabar lainnya ( yang beresiko, karena tahap pertama baru datang 2.000 alat test dari Korea Selatan pada Senin ini ) di hari besok atau lusa ( 25 atau 26/3/2020 ) dengan sistem drive-thru agar tak sampai berkerumun ( warga yang sudah daftar online dan diberi jadwal datang ke stadion, cukup mengulurkan tangan dari jendela mobil untuk diambil darahnya lalu 15-20 menit kemudian di posko berikut akan diberitahu hasilnya. Jika negatif dipersilakan pulang. Jika positif, ikut tes PCR/ swap untuk memastikan statusnya. Jika masih positif juga, maka ia akan dibawa ke RS rujukan untuk dipulihkan ). Pemerintah pusat mengalokasikan 8000-10.000 test kit untuk Jabar yang nanti akan dibagi per zona oleh pemprov. Kementerian Desa membolehkan Dana Desa digunakan untuk edukasi Covid-19 dengan pelaporan yang akuntabel.

4 dari 10 tower Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, hari ini ( 23/3/2020 ) sudah siap digunakan untuk RS sementara Covid-19 ( tiap tower memiliki 24 lantai/ 650 unit kamar. Tower 1/ zona hijau akan diisi Gugus Tugas Covid-19 dengan kapasitas 1.750 orang. Tower 3/ zona kuning akan diisi dokter, perawat, petugas paramedis, berkapasitas 1.750 orang, untuk istirahat juga rekreasi ( memulihkan diri dan melepas stres. Sudah 6 dokter dan 1 perawat yang tewas karena Covid-19 per 23/3/2020 ). Tower 6 dan 7/ zona merah digunakan untuk merawat pasien positif dengan gejala ringan ( yang gejala berat/ sesak nafas ke RS rujukan yang lengkap alat ventilator, dsb, sehingga mereka bisa fokus memulihkan. Pasien ringan, bahkan pasien DBD, tak ikut ketularan Covid berat karena jalur perlintasan yang belum jelas di sebagian RS rujukan/ belum setting mantap untuk wabah semenular ini ). Wajib pakai APD masuk zona merah. Ada portable ICU di sini.

Kapolda Riau menggunakan drone di ketinggian 5 meter di atas kepala warga di ruang publik Pekanbaru untuk screening suhu badan ( lebih 37-38 derajat celcius akan dibawa ke RS rujukan ), berspeaker mengeluarkan himbauan dan bisa menyemprotkan disinfektan ( Special Interview, MetroTV, 22/3/2020 )

Ada Keppres no. 7 tahun 2020 tentang misi “menjaga yang sehat tetap sehat, yang kurang sehat jadi sehat, dan mengobati yang sakit jadi sembuh”, simpul kepala BNPB Letjen Doni Monardo/ komandan Gugus Tugas Covid-19. Ada 3 cluster : kritis ( warga ODP diminta tetap di rumah/ karantina mandiri ), cluster serius ( PDP/suspect/ pasien positif bergejala ringan di isolasi di Wisma Atlet, Kemayoran ), cluster berat ( pasien positif di RS rujukan ). Ada 95.000 APD ( alat pelindung diri ) yang sudah diperoleh dan akan dibagikan ke RS rujukan/ daerah yang membutuhkan.

Pemprov Jabar membagikan sekitar 1000 APD ( CSR Jasa Sarana Group ) untuk tenaga medis di 34 RS rujukan di Jabar ( RS. Hasan Sadikin, RS. Paru Dr. HA. Rotinsulu, RS. Sartika Asih, RSAU Dr.M. Salamun di Kota Bandung, RS. Dustira, Kota Cimahi, dsb )

Doni meminta kepala Gugus Tugas di daerah ( gubernur ) dan wakilnya ( pangdam dan kapolda ) sigap dan proaktif melakukan edukasi- sosialisasi- mitigasi selama ( perang melawan virus Covid-19 yang diterjemahkan sebagai ) operasi kemanusiaan menyelamatkan rakyat ini ( Live Event, MetroTV, 22/3/2020 ). Ada pula 3 cluster : lansia, penderita penyakit kronis, dan warga kurang gizi yang lebih beresiko tertular dan perlu lebih diperhatikan.

Pemirsa EMI dari Jateng bilang, SMK Klaten menemukan ramuan daun sirih untuk cuci tangan pengganti hand sanitizer. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mempersilakan warga yang punya gejala/ beresiko Covid-19 bisa memeriksakan diri ke 109 rumah sakit TNI-Polri yang memiliki 10-30 tempat tidur untuk ruang isolasi. RS milik BUMN juga melayani pasien Covid-19.

Pemprov Jabar Senin ini ( 23/3/2020 ) membagikan hampir sejuta masker ( pendistribusian masker bekerjasama dengan PT. Pos Logistik Indonesia, semoga tepat waktu ) untuk warga prioritas menengah ke bawah yang bisa diambil di puskesmas di daerah masing-masing ( prioritas warga di Depok, Bekasi, Bogor, Bandung Raya yang terjangkit Covid lebih banyak dibanding Garut, Cianjur, dan daerah Jabar lainnya ). Ridwan, Levina, sing sabar ya… Pak Doni juga jaga kesehatan dan stamina..

Ibunda Jokowi, wafat di usia 77 tahun kemarin ( Breaking News, MetroTV, pukul 16.45 WIB ). Semoga khusnul khotimah dan Pak Jokowi beserta keluarga besar Sujiatmi Notomiharjo dikuatkan-Nya dalam kedukaan ini. Amiin..

Obat Avigan + Chloroquine Siap Pulihkan Lebih 450 Pasien Covid-19 di Indonesia. WNI di Mancanegara, Pulanglah. Rapid test Covid-19 di Jaksel. 10 Tahun Penjara bagi Penebar Hoax Covid-19. Restrukturisasi Kredit Perbankan buat Pengusaha Mengapung. Jokowi Sidak Stok Beras, Bulog Kembali Penyangga, Kartu Tani dari Kementan. Deep Fake, Fear of Missing Out/ Kecanduan Medsos, Beda Virus Corona dengan Bakteri TB..

leave a comment »

Tari Janger, tari pergaulan muda mudi Bali yang diciptakan tahun 1930-an, dan dibawakan 10 penari berpasangan, yaitu kelompok putri ( janger ) dan putra ( kecak ). Mereka menari ceria, bersemangat, sambil menyanyikan Lagu Janger secara bersahutan diiringi gamelan batel atau tetamburan dan gender wayang. Pada kreasi lebih baru, Janger diadaptasikan dari aktivitas para petani yang menghibur diri setelah lelah bekerja dengan lirik adaptasi Sanghyang, untuk memeriahkan upacara maupun hiburan. Presiden Soekarno memberi banyak perhatian pada tari ini dengan membawa penari-penari Janger pentas di Istana Tampaksiring. Kini, Janger juga dibawakan wanita dewasa yang berperan sebagai janger maupun kecak. Janger dalam bentuk drama tari/ Janger Berkisah, seperti Arjuna Wiwaha, Sunda Upasunda. Selama puluhan tahun, Janger diajarkan pada para pemuda pemudi di Bali sampai jadi ajang kenalan pemuda antar desa yang memunculkan varian baru dibumbui gaya tersendiri ( Janger dari Tabanan, muncul tokoh Dag/ tentara Belanda. Janger dari Desa Sibang, Badung/ Janger Gong diiringi Gamelan Gong Kebyar.Janger dari Desa Bulian, Buleleng, dipentaskan warga desa tuna wicara ). Ada sekaa ( organisasi pemuda ) yang khusus mementaskan Janger : Janger Kedaton ( Denpasar ) dan Janger Singapadu ( Gianyar ). Pemda Bali ikut mempopulerkan Janger sebagai tari pembuka pada program Keluarga Berencana, pemilihan umum, kesehatan lansia, sampai kampanye anti narkoba. Lagu Janger mungkin lebih populer di luar Bali karena sering dinyanyikan tim Indonesia dalam kejuaraan paduan suara internasional. Saya suka wajah para penari Bali yang ekspresif seperti penari Janger ini. Ujung rambut sampai ujung kakinya bicara..

MELAWAN COVID-19 DARI RUMAH DEMI BANGSA DAN NEGARA.

Avigan ( 5.000 siap + 2 juta dipesan ) dan Chloroquine ( 3 juta siap digunakan di Indonesia ) adalah 2 obat yang digunakan dokter yang menangani pasien positif Covid-19 hingga pulih ( Prime Time News, MetroTV, 20/3/2020 ).

Di Argentina, 128 warga positif Covid-19 dan 3 pasien tewas sehingga Jumat malam ( MetroTV, 20/3/2020 ) mereka me-lockdown seluruh wilayahnya. Gubernur California me-lockdown provinsinya jam 21.00 waktu setempat ( 20/3/2020 ), juga pemerintah Australia.

Ada 17.000 dokter di Jakarta, 27.000 perawat dan 900 tenaga kesehatan masyarakat ketika Anies menetapkan Tanggap Darurat bencana Covid-19 di Jakarta, selama 14 hari ke depan ( per 20/3/2020 ) dengan bantuan aparat Polri-TNI untuk mendisiplinkan warga dalam social distancing/ jaga jarak sosial 1 meter/ belajar, bekerja, ibadah, wisata di rumah yang merupakan cara terefektif saat ini untuk mengerem laju penularan virus Covid-19. Penutupan tempat hiburan swasta dimulai Senin depan ( 23/3/2020 ). Penutupan tempat wisata milik pemprov Jakarta sudah dilakukan sejak minggu lalu. Kegiatan perkantoran diserukan untuk dihentikan, jumlah penumpang di bis dan kereta dibatasi demi social distancing 1 meter dan antrian dilakukan di ruang terbuka dari halte, terminal maupun stasiun. Sekitar 1,1 juta buruh harian lepas akan disubsidi pemprov Jakarta selama self lockdown/ isolasi diri ini ( 14 hari ).

Penangguhan visa mulai 20/3/2020 sampai sebulan ke depan, kata jubir Kemenlu. Selain Wuhan/ China, Daegu- Gyeounsong/ Korsel, ada 8 negara lagi yang dilarang masuk Indonesia. WNA yang punya urusan penting/ tak bisa ditunda harus transit 14 hari dulu di negara ketiga dan terkonfirmasi negatif Covid-19 sebelum bisa masuk Indonesia.

Per 20/3/2020, di Indonesia, ada 369 pasien positif Covid-19, 36 orang tewas, 359 RS rujukan dan 12 laboratorium yang bisa tes swap/ cairan hidung-tenggorokan yang dalam 3 hari diketahui hasilnya. Lebih 5.000 titik/ lokasi rapid test/ darah di Korsel yang dalam 1 hari bisa diketahui hasilnya/ 15-20 menit. Dalam talkshow “Demi Publik” yang dipandu Zilvia Iskandar ( MetroTV, 20/3/2020 ), jubir Yurianto dan wakil IDI bilang, tes swap lebih akurat/ sensitif daripada tes massal/ rapid test yang didahulukan bagi mereka yang paling beresiko tertular saat ini ( episentrum Jakarta Selatan ). Yang tak lulus/ positif rapid test akan dipastikan dengan tes swap ( sehingga si virus tak bisa mengecoh/ memberi tanda palsu ). Yang lulus tes/ negatif rapid test, jangan senang dulu, tapi tetap waspada dan menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup bersih sehat/ PHBS serta disiplin social distancing.

Sudah lebih 3.000 orang tewas di China ( lebih 224.000 warga dari 160 negara terinfeksi Covid-19 ), dan lebih banyak lagi yang tewas di Italia karena warganya tidak disiplin. Narsum jurnalis ODP dan PDP mengeluh : setelah liputan ke luar negeri/ Thailand dan nelpon hotline, mereka masih harus datang sendiri ke RS rujukan ( tidak dijemput seperti dalam SOP ).

Sekitar 700 ribu warga yang akan dites massal ( pemerintah mengimpor sejuta alat dan 2 obat tsa di tahap pertama ) untuk segera menemukan pasien positif lalu mengisolasinya. Ibarat perang, musuh yang bersembunyi ( virus Covid-19 ) harus diketahui posisi tepatnya ( dengan rapid test lalu tes swap/ PCR/ molekuler
) sebelum virus bandel ini bisa dihentikan.

Di RSPI S.Saroso yang kemarin dikirimi karangan bunga simpati dari warga ini punya 11 ruang isolasi, dan akan ditambah sampai 24, bahkan 90 kamar seiring bertambahnya pasien.

Rumah sakit di Indonesia belum pernah men-setting untuk wabah pandemi seperti Covid-19 seperti juga dokter, perawat, pemerintah, warga dunia juga sedang belajar mengobati dan mengendalikan diri. Dalam situasi baru ini yang ‘gagap’ bukan cuma pemerintah RI, tapi WHO, China, Italia, Iran, Korea, Jepang, dan dunia juga ‘gelagapan’, jika sebagian jurnalis / media demen menggunakan istilah itu ( meski mereka juga berkontribusi pada panic buying, teror stigma buruk, demo kasar, sebagian warga diprovokasi narasi bombastis semacam itu plus pelit memberitakan kisah suksesnya/ evakuasi WNI ke Natuna, Sebaru Kecil, perbaikan penanganan Covid-19 yang ditargetkan berakhir akhir April/ musim kemarau. Kalau gak bombastis, gak laku ya..?? ).

WHO baru menetapkan wabah/ endemi, lalu pandemi dengan ukuran SOP yang sudah ditetapkan sebelumnya. Begitu pula pemerintah RI/ Kemenkes yang belum mengerahkan semua sumber daya ketika belum ada kasus positif di Indonesia 8/12/2019 sd 1/3/2020 agar tak menimbulkan kepanikan warga jika upaya ekstrim dilakukan sejak awal. Menkes Terawan dan jubir Yuri sudah berulang kali menjelaskan sikapnya saat itu, seingat saya. Semua terukur sesuai pengalaman wabah sebelumnya.

Setelah Covid-19, tentu ada penyesuaian SOP sesuai pengetahuan tergres yang diperoleh dari wabah ini. Misalnya, tambahan petugas medis dari relawan/ fakultas kedokteran ( pengalaman Korsel ), tambahan 20 set APD per hari per pasien ( pengalaman RSPI S.Saroso yang punya stok untuk 2 minggu ke depan, dan minta bantuan BNPB untuk pasokan APD minggu berikutnya ), 5 protokol kesehatan selama pandemi yang gencar dikomunikasikan ke masyarakat dengan partisipasi aktif media dan komunitas, cara mendisiplinkan social distancing melibatkan aparat polisi, TNI, satpol PP agar WNI tak sesantuy warga Italia, video call untuk napi yang dikunjungi keluarganya di lapas, dsb.

Banyak yang kita pelajari selama wabah ini. So, jangan cepat memvonis, dan meremehkan kekuatan dalam negeri sendiri. Saya sendiri cukup lega dengan penanganan pemerintah yang makin sigap dari hari ke hari berkat perhatian, apresiasi, kepedulian segenap warganya. Mari lawan Covid-19 dari rumah masing-masing demi bangsa dan negara, kata pasien kasus 01 yang sudah sembuh dengan suara mantap.

80% kasus Covid-19 tak bergejala/ carrier dan semoga tak bermutasi lagi menjadi airborn infection. Seingat saya, dokter pernah bilang, influenza belum ada obatnya sampai saat ini karena virus bulat bertanduk ini ( dibikin kuenya oleh chef resto Italia ) terus bermutasi hingga tubuh yang pernah diserangnya tak mengenalinya dan positif tertular lagi. Untuk merumahkan miliaran umat manusia ( terutama para lansia dengan komplikasi penyakit kronis, pengidap masalah jantung, paru, diabetes, kekebalan rendah/ Aids dan seluruh keluarganya yang tak merawat iman dan imun ) agar merenungi kesalahannya pada alam semesta, Tuhan cukup mengirim virus imut ini. So, solidaritas dan kemanusiaan harus lebih menular dari Covid-19 agar Tuhan memaafkan dan mengembalikan matahari/ musim panas serta kesehatan kita semua, secepatnya. Amiin..

WNI DI LUAR NEGERI DIMINTA PULANG.

Menlu Retno meminta warga Indonesia untuk membatasi perjalanan ke luar negeri ( hanya boleh pergi untuk urusan benar-penting yang tak bisa ditunda ), dan para WNI di luar negeri dihimbau untuk segera pulang ke tanah air sebelum pembatasan lalulintas orang dan penerbangan makin banyak diterapkan di mancanegara dan menyulitkan evakuasi WNI ke Indonesia ( Filipina, Malaysia sudah me-lockdown seluruh wilayahnya, ada 12 WNI di Malaysia yang positif Covid-19 ) dengan berkoordinasi dengan perwakilan RI di berbagai negara dan rajin mencermati info di aplikasi Safe Travel dari Kemenlu. Visa kunjungan turis ( BVK/ bebas visa kunjungan, visa on arrival, visa diplomatik dan dinas ) ditangguhkan selama 1 bulan ke depan, dan WNA harus mengajukan visa ke perwakilan RI di negaranya dengan menunjukkan/ melampirkan health sertificate dari otoritas kesehatan di negara tsb.

TES MASSAL COVID-19

Rapid test/ tes massal ( tes darah yang kurang dari 15 menit hasil positif Covid-19 nya bisa diketahui ) sedang dipercepat upaya pelaksanaannya oleh presiden Jokowi ( 10.000 alat tes-nya sudah dipesan dari luar negeri/ Singapura dan akan tiba dalam 2-3 hari ke depan, kata humas BNPB Agus di News Room, MetroTV, 19/3/2020 ). Rapid test tahap pertama ( mungkin minggu depan ) akan didahulukan bagi keluarga pasien positif dan suspect Covid-19 di Jakarta ( episentrum wabah dengan 210 pasien positif, kedua Banten dengan 27 pasien positif, ketiga Jawa Barat dengan 26 pasien positif, keempat Jateng, kelima Jatim di mana ke-5 daerah ini sudah menetapkan status darurat Covid-19 ). Ada status darurat nasional yang ditetapkan presiden, darurat provinsi yang ditetapkan gubernur, darurat daerah yang ditetapkan walikota/ bupati, dan status darurat keadaan tertentu yang ditetapkan kepala BNPB ketika ketiga pemimpin tsa belum menetapkan status darurat di wilayahnya, seperti ketika BNPB ditugaskan negara untuk menjemput/ evakuasi 269 WNI dari Wuhan, China agar BNPB bisa menggunakan dana siap pakai dan tak bermasalah administrasi di kemudian hari setelah operasi darurat tsb dilakukan tim BNPB.

Tes massal Covid-19 sudah lebih dulu dilaksanakan bertahap oleh Kang Emil pada warga Jabar yang baru pulang dari luar negeri, keluarga dari pasien positif Covid-19 dan seluruh bidan yang merawat mereka. Tahap berikutnya semua warga Jabar yang kuatir dirinya terpapar Covid-19 juga bisa ikut rapid test setelah pemerintah pusat memutuskan dilakukan tes massal dan mentransfer anggaran tsb ke daerah. Saat ini dana penanganan pandemik Covid baru menggunakan dana siap pakai BNPB sebesar Rp 1 triliun ( jatah Rp 4 triliun dari Kemenkeu ). Kemenkeu lalu menyiapkan dana Rp 62 triliun untuk tanggap darurat Covid-19.

PENEBAR HOAX COVID-19 BISA DIJERAT 10 TAHUN PENJARA

Ada 268 konten hoax yang ditemukan cyber patrol Kominfo yang kemudian men-takedown akun-akun tsb bekerjasama dengan operator platform dan Polri yang menangkap para pelaku hoax dengan ancaman 10 tahun penjara karena dunia/ investor sedang memperhatikan Indonesia dengan cermat dalam keseriusan penanganan Covid-19 berikut dampaknya ( Prime Time News, MetroTV, 19/3/2020 ). Menkominfo Plate menyakini ada produsen hoax terorganisir yang ingin mengacaukan Indonesia dalam situasi sulit ini sehingga pemerintah takkan main-main menghadapinya. Beruntung, operator WA bersedia bekerjasama memfasilitasi kepentingan Indonesia dalam hal pengelolaan informasi Covid-19 tsb.

RESTRUKTURISASI PERBANKAN ANTI PHK.

Sudah 157 negara yang terpapar Covid-19 dan kurs rupiah menyentuh Rp 15.400 per USD
( Economic Challenges, MetroTV, 18/3/2020 ). Sedangkan pagi ini, sudah melorot lagi menjadi Rp 16.200 per USD ( Good to Great, K-Lite FM, 19/3/2020 ). Narsum dari OJK dan Kadin ( Wimboh Santoso, Rosan Roslani ) semalam dipandu host Kania Sutisnawinata menyimpulkan : sentimen pasar saham akan kembali positif jika para investor confident/ yakin dengan penanganan wabah Covid-19 yang terus membaik ( pemerintah Indonesia serius ) dan komunikasinya efektif. Pemberian stimulus agar pengusaha/ sektor riil bisa bertahan selama pandemi, restrukturisasi perbankan terhadap debitur selama setahun ( OJK semalam memutuskan restrukturisasi ) untuk industri manufaktur, pariwisata, perhotelan ( saat suplay demand turun ), dll, bisa membuat para pengusaha mengapung : prepare for the worst ( kredit macet, black list, tak sampai mem-PHK karyawan ). Apalagi jika Omnibus Law Cipta Kerja bisa rilis cepat dan tepat.

Pasien positif Covid-19 sudah 309 orang, 15 sembuh dan 25 orang wafat ( per 19/3/2020, terbanyak di Jakarta 210 positif ). So, tablig akbar untuk menghentikan Corona di Muara Enim, acara serupa di Sulsel ( mendatangkan WNA dari luar negeri ), Sumsel dan acara massal seperti pentahbisan uskup di Ruteng, NTT, sebaiknya di rumah, dibatalkan, atau ditunda ( sebelum himbauan presiden/ social distancing di UU no. 6 tahun 2018 ini jadi kewajiban yang melibatkan penegak hukum, seperti masjid, gereja/ tempat ibadah yang ditutup sementara di Singapura ). 49 WNA China yang masuk via Thailand dengan kunjungan kerja bukan izin kerja ke Sultra juga mesti dipulangkan ( saat ini sedang dikarantina di RS setelah didemo ) seperti instruksi Kemenaker karena dianggap pekerja ilegal ( otoritas Sultra/ KemenkumHAM rupanya kurang kordinasi ).

Jangan cuma ribut menuntut pemerintah RI memperbaiki penanganan Covid-19 sementara kalian sendiri abai menjalankan social distancing/ protokol kesehatan. Tak ada satu pun orang dan negara di dunia ini yang tahu cara paling tepat menangani wabah semenular ini dalam 100 tahun terakhir. China yang pertama terjangkit Covid-19 saja sudah lebih 3.000 warganya yang tewas, termasuk ribuan tenaga medis di garda terdepan. Jangan bebani para perawat Indonesia yang selama ini berjibaku sampai tewas menangani pasien Covid-19 dengan pasien baru yang berlipat ganda/ eksponensial hasil kegiatan massal kalian. Lebih baik kalian ikut berdonasi online menyumbang nutrisi sehat, APD ( alat pelindung diri ), doa dan dukungan moril agar para petugas medis bisa tetap sehat dan bekerja prima ( tanggal 17 Maret dicanangkan sebagai Hari Perawat menghormati jasa perawat yang tewas ).

Gubernur Jateng Ganjar dan Gubernur Jatim Khofifah bilang, 1 produsen APD ada di Jateng dan 4 di Jatim. Mereka diminta mengedepankan ‘merah putih’ ketika menjual APD ( diskon/ cukup menutup harga produksi ) dan mendahulukan kebutuhan dalam negeri. Aparat menemukan beberapa eksportir APD, masker, handsanitizer di saat terjadi kelangkaan sekarang, dan bisa menjerat mereka dengan penjara 5 tahun serta denda Rp 5 miliar jika mengabaikan kebutuhan dalam negeri. Jatim minta para produsen APD mencukupi kuota untuk Jatim sebelum dijual ke provinsi lain.

Jatim membuat 20 pertanyaan di aplikasi Self Check-Up Covid-19 yang bisa dilanjutkan pertanyaan berikutnya yang langsung dijawab oleh petugas medis di RS rujukan untuk kemungkinan diisolasi dan dipulihkan. Sistem deteksi dini pemprov Jatim ini borderless/ bisa dimanfaatkan oleh warga provinsi lain. Tes massal belum bisa mereka laksanakan ( sangat mahal/ Rp 700.000 per orang ). Hanya yang suspect dan masuk kamar isolasi RS rujukan saja yang biayanya ditanggung negara untuk saat ini.

Di Jawa Barat, Gubernur Ridwan bilang, rapid test pada 230 orang ternyata hasilnya ada 3 orang yang positif Covid-19 padahal tak bergejala. Tak heran WHO minta negara terpapar, terlebih di daerah episentrum, untuk melakukan tes massal sebelum penyebaran Covid-19 menjadi tak terkendali, seperti tempat ibadah di Iran/ Qom, Korsel/ gereja dan Italia/ gereja yang kini menjadi 3 negara episentrum wabah setelah China/ Wuhan. Bahan baku masker sebagian impor dari China, itu salah satu alasan kelangkaan masker saat ini.

Pemprov Jabar membagikan ponsel untuk 50.000 ketua RW di Jawa Barat ( plus aplikasi WA ) untuk mengkoordinir penanganan Covid-19 dari Jabar Command Center ( ada peta wilayah hijau yang masih diperbolehkan sholat di masjid dengan protokol kesehatan yang ketat/ jaga jarak sosial 1 meter, tidak bersalaman/ kontak, bawa sajadah sendiri, cuci tangan sebelum pegang wajah, yang batuk pilek/ kurang fit ibadah di rumah, dst ).

Satu lantai RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, saat ini digunakan untuk merawat pasien Covid-19. Jika wabah terus merebak maka satu bangunan itu, bahkan seluruh kompleks rumah sakit utama di Jabar ini akan dikhususkan untuk pemulihan pasien Covid-19. Pemilik hotel terdekat RS tsb juga merelakan hotelnya untuk menampung pasien dan suspect Covid-19. Wisma Atlet di Jakarta yang kini jadi episentrum wabah Covid-19 di Indonesia juga akan difungsikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Pemerintahan Jokowi diminta fokus dalam pemulihan sektor kesehatan/ tanggap Covid-19, dan selanjutnya memperhatikan sektor UMKM yang menyerap 97% tenaga kerja Indonesia. Lakukan shifting ( tim A atau tim B yang bekerja bergantian tanpa kontak satu sama lain demi mitigasi agar antar buruh tak saling menginfeksi ).

Karena terjadi slow down di dunia usaha, sedangkan UU meminta defisit ( transaksi berjalan, neraca perdagangan ) tak boleh lebih rendah dari 3% maka perlu dibuat perppu agar average selama 5 tahun yang tak boleh lebih rendah dari 3% karena force major Covid-19 ( tahun ini boleh 2,5%, misalnya ).

Saat ini, semua pihak perlu menahan diri dari perilaku mencibir, asbun, nyinyir, hoax, karena di luar negeri sudah terjadi xenophobia, diskriminasi, perkelahian antar warga karena tegang pandemi Covid-19 ( On the Spot, Trans7, 18/3/2020 ). Lebih produktif-kondusif dengan lebih sering mengangkat berita baiknya ( kesembuhan pasien, terobosan, inovasi, reaksi cepat ) penanganan Covid-19 untuk memelihara semangat antusiasme warga dan harapan sembuh pasien Covid-19.

SARAN GURU BESAR IPB : BULOG KEMBALI PENYANGGA.

Perpres 2012 ke Perpres 2015 hanya naik 12% dari harga beras petani ( HPP ) sehingga tak menutup inflasi 20% selama 3 tahun, kata guru besar pertanian IPB ( K-Lite FM, 14/2/2020 ). Sejak Bulog jadi Perum, praktis tak bisa apa-apa. Lebih baik dikembalikan ke fungsi awal sebagai peyangga pangan petani dan konsumen ( misal biaya produksi beras di tingkat petani Rp 11.000 per kg, harga beli di tingkat konsumen Rp 12.000 per kg, maka Bulog/ pemerintah menanggung deprisiasi/ selisih harga tsb. Kepala Bulog bertanggung langsung pada presiden/ selevel menteri ). Atau Bulog diubah menjadi perusahaan komersil yang mencari profit dan keuntungannya kemudian disalurkan berupa jaminan sosial/ kesejahteraan petani. Tidak nanggung seperti sekarang sehingga merugi dan merugikan petani.

Presiden kemarin ( Prime Time News, MetroTV, 18/3/2020 ) mensidak stok beras ( ada 1,5 juta ton ) di gudang Bulog, dan Kementan merilis kartu tani bagi WNI yang memiliki sawah di bawah 2 ha untuk mendapat subsidi pupuk, dll.

Ada 11 bahan pokok yang diurus Kementerian Pertanian/ Kementan : beras, bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit, minyak, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi/ kerbau, bawang putih, gula pasir. Gula sempat tembus Rp 20.000 per kg dan langka kemarin, juga bawang putih dan daging, tapi dengan operasi pasar dari Bulog, Kementan dan produsen gula yang dipersuasi Satgas Pangan Polri maka kini harga sembako tsb sudah kembali terkendali, dan surat edaran pembatasan pembelian bahan pokok tsb sudah dicabut, jelas mentan Limpo dan ketua Satgas Daniel ( News Room, MetroTV, 19/3/2020 )

KPU mengatur kembali jadwal tahapan pilkada 2020 dan melarang pengumpulan massa selama pandemi Covid-19. Seingat saya seleksi anggota KPUD diperpanjang sampai 31 Maret 2020.

CLOSING

Setiap kesulitan ada kemudahan seperti sebuah mata uang. Dari satelit ruang angkasa terlihat udara di China dan Italia Maret ini menjadi bersih dari polusi. Siapa tahu, udara Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya juga jadi sehat selama self lockdown/ social distance/ isolasi diri ini. Di ruang terisolasi, ortu dan anak terkondisi saling bicara lebih dekat. Diskusi tentang bedanya virus Covid-19 dan bakteri tuberculosis, misalnya.

Host Wahyu Wiwoho bilang, virus itu 1000 kali lebih kecil dari bakteri sehingga harus dilihat pakai mikroskop elektron di laboratorium Eijkman, Unair atau Litbangkes Kemenkes. Bakteri berbiak dengan membelah diri, sedangkan virus ( DNA kosong ) merusak dengan membajak sel tubuh yang sehat ( 15 Menit, MetroTV, 18/3/2020 ). Bakteri dibunuh dengan antibiotik, sedang virus dibunuh dengan antivirus ( atau imunitas tubuh kita ).

Juga diskusi tentang fenomena kecanduan medsos : FOMO ( Fear of Missing Out ) yang bisa disembuhkan dengan detoks medsos, deactive IG, alias NOMO atau JOMO ( Join of Missing Out ), jelas psikolog Debora Basaria ( 15 Menit, MetroTV, 11/3/2020 ).

Lalu ada istilah Deep Fake ( deep + learning AI ) sehingga wajah Wahyu bisa bersuara dan bertampang seperti presiden Jokowi atau menteri Plate ( 15 Minute, MetroTV, 12/2/2020 ) seperti sequel film Fast & Furious yang terus dibuat meski pemeran utamanya sudah tewas kecelakaan mobil. Deep Fake bisa jadi modus terbaru hoax sehingga Polri perlu mengantisipasi, juga para netizen dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Tetap tenang dan merujuk sumber terpercaya ya.. ( kemkes.go.id, pikobar.jabarprov.go.id ). Jika medsos selama ini menjauhkan yang dekat ( keluarga ) dan mendekatkan yang jauh ( teroris anonim berbagai nama di medsos ), maka masa pandemi Covid-19 ini, waktunya kita kembali, mendekatkan yang dekat. Keluarga hangat harmonis. Blessing in disquise… tetap semangat !

Layanan kirim uang dan paket, dsb, di Kantor Pos/ PT.Pos Indonesia

Update Pulau Galang untuk Observasi. Karyawan Swasta, Bekerjalah dari Rumah. Fatwa MUI : Ibadah di Rumah. Siklus 4 – 6 Bulan Virus Flu Corona. Mobil Laboratorium Keliling Unair Diperbanyak, Aplikasi Rumah Belajar – Kemendikbud, Tes Swap Covid-19 Gratis dari CSR Perusahaan. Bisa ? Self Lockdown : Jaga Jarak Sosial 1 Meter. Jabar Command Center, Tanggap Covid-19 di pikobar.jabarprov.go.id. Kick Andy Heroes 2020, Minggu, 22/3/2020, di MetroTV. Megatron Interaktif Penegur Ketakpedulian Pengguna Jalan. Sosialisasi Pembayaran Non-tunai QRIS di bi.go.id

leave a comment »

Tunangan pergi berdagang. Sang gadis kehilangan cincin tunangan. Ia pun mencari cincin itu dengan lilin yang diletakkan di atas piring di malam hari. Gerakan tubuh meliuk, membungkuk, menengadah ( berdoa ) melahirkan keindahan sehingga lahirlah Tari Lilin di kalangan gadis-gadis desa Sumatera Barat, Indonesia. Zaman now, banyak wanita yang pergi mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya, jadi saya menggambar pria yang menari, mencari cincin tunangan cantiknya yang hilang..

PULAU GALANG UNTUK OBSERVASI DAN ISOLASI

Pulau Galang seluas 80 ha yang pernah digunakan untuk menampung 4.300 ‘manusia perahu’ pengungsi Vietnam tahun 1975-1996 tengah direnovasi untuk menjadi tempat observasi nasional penyakit menular seperti Covid-19 dengan 50 kamar isolasi ( 20 kamar dengan ICU, 30 kamar tanpa ICU ) yang dirancang bisa menampung lebih 25.000 orang. Juga akan dibangun 2 helipad, lapangan olahraga, akses internet ( bisa video call dengan keluarga/ sahabat untuk dukungan moril dan kesehatan mental pasien positif/ PDP dan ODP ) dalam 3 minggu dengan anggaran Rp 400 miliar, jelas menPUPR Basuki pada host Ade Mulya ( The Nation, MetroTV, 17/3/2020 ) di Pulau Galang. Kondisi tembok dan struktur kamp/ barak sebagian besar masih baik, tinggal atap, kusen yang perlu diganti dan dicat kembali, plus pembangunan fasilitas penunjang observasi sesuai standar WHO.

Pulau sejauh sejam dari Kota Batam, Kepri ini dipilih karena lebih baik dari Pulau Natuna yang perlu 2 kali penerbangan dan Pulau Sebaru Kecil yang kerap berombak besar sehingga menyulitkan kapal merapat. Narsum dari DPR bilang, pulau observasi perlu dibangun di wilayah WITA dan WIT juga karena ODP ( orang dalam pemantauan/ searea dengan pasien positif tapi belum dirawat medis di RS ) dan PDP ( pasien dalam pengawasan/ sudah dirawat medis/ suspect bergejala Covid-19 ). Di Kota Bandung sudah 6 orang positif/ PDP dirawat di RS rujukan dan 3 ODP ( PRSSNI, 17/3/2020 ) termasuk sedikit di Jawa Barat. Malaysia yang 2 warganya tewas dan 673 pasien positif Covid-19 ( terbanyak di Asia Tenggara ) pada Rabu ini ( 18/3/2020 ) me-lockdown seluruh wilayahnya untuk membatasi penyebaran virus cepat menular ini.

SIKLUS 4-6 BULAN VIRUS FLU. Don’t worry…

Narsum mantan ketua komite flu burung Indonesia mengatakan, saat itu fatality rate flu burung mencapai 54% ( jauh mematikan, tapi penyebarannya sulit ), sedangkan mortalitas Covid-19 ‘cuma’ 3,4% ( tapi penularannya mudah dan cepat, jago bersalin rupa dan bermutasi sampai tubuh sulit mengenali bentuknya yang baru sehingga pasien sembuh Covid-19 bisa terjangkit positif lagi jika tak menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan lingkungan. Mantan penderita TB juga bisa kena TB lagi/ kategori 3 jika tak menjaga daya tahan tubuh/ imun dan iman ). Penanganan pemerintah saat ini, dia nilai, jauh lebih baik dari saat flu burung merebak di Indonesia ( korban tewas 155 orang ). Sejak Juli 2019 sudah dirilis PP no.4 tahun 2019 tentang penanggulangan wabah/ pembatasan sosial/ social distancing/ isolasi diri, dan Januari 2020 menkes Terawan sudah merilis aturan penanganan Covid-19. Siklus flu/ virus Corona antara 4-6 bulan ( paling lama 9 bulan ), menurut pengalamannya, sehingga tak heran di Wuhan kemarin ( 17/3/2020 ) cuma nambah satu pasien positif dari sebelumnya bisa mencapai ribuan per hari. 8/12/2019 ke 17/3/2020 sudah hampir 4 bulan. Itu sebabnya, China bisa membantu Iran, Italia dan Serbia ( ketika Uni Eropa emoh membantu/ menjual alat medis dan obat pada Serbia dan Iran, serta AS tetap meng-embargo Iran. Sisi kemanusiaan tak dihiraukan negara koalisi Barat ), setelah bertahap memulangkan 42.000 petugas medis yang dikerahkan untuk merawat lebih 80 ribu pasien Covid-19, menutup 14 RS sementara dan 7 RSPI/ khusus.

PETUGAS MEDIS PERLU APD SEGERA.

Ribuan petugas medis China di garda terdepan termasuk dokter pertama yang merawat Covid-19 ikut tewas. Di Indonesia, bidan yang merawat pasien kasus 3 termasuk 5 WNI yang tewas karena Covid-19 ( yang sembuh 9 orang dari 172 pasien positif per 17/3/2020 ). Gubernur Anies menjanjikan insentif Rp 213.000 per hari bagi petugas medis Covid-19. Wakil dari IDI bilang, sebenarnya yang lebih diperlukan petugas medis saat ini APD ( alat pelindung diri ) yang langka ditemukan dan dikeluhkan banyak RS rujukan ( kini ada 170 RS ) dan ia sudah minta pemerintah membantu mereka. Pak Doni/ BNPB sedang mengupayakan mendapatkan banyak APD dalam 1-2 hari ini bersama Gugus Tugas Covid-19 yang dipimpinnya.

Jika penanganan Covid-19 makin baik, mungkin Indonesia bisa pulih 29 Mei 2020 seperti waktu perpanjangan Tanggap Darurat dari kepala BNPB ( sejak 29/2/2020 ), syukur jika bisa lebih cepat ( musim kemarau tak mundur ). Perancis yang juga menetapkan lockdown sudah menyiapkan Rp 5000 triliun untuk itu ( APBN Indonesia sekitar Rp 2000 triliun ).

Presiden Jokowi ratas via tele-conference di Istana Bogor/ rumah dinas dengan para menteri dari kantor kementeriannya masing-masing. Sebagian ASN yang tak berhubungan dengan pelayanan publik juga sudah bekerja online dari rumah masing-masing. Tukang sapu, petugas loket, satpam, driver ( pejabat eselon 1-2 di sebagian daerah ) masih kerja di kantor untuk melayani publik dan mengkoordinir tugas instansi. Sebagian perusahaan swasta masih belum tergerak ‘merumahkan’ karyawannya dengan dalih efektivitas kerja alih-alih ikut bertanggungjawab meredam penyebaran Covid-19 ( antrian dan jejalan orang di bis dan kereta mempercepat penyebaran virus ). Perusahaan medcom.id meminta 80% karyawannya bekerja dari rumah dengan target mengedit 500 berita per editor. Jika presiden yang bertanggung jawab mengurus seluruh negeri ini bisa bekerja dari rumah dinas, masak karyawan swasta tidak bisa ?

Aplikasi Si Pintar bisa memantau 5 dari 40 siswa yang tak ikut pelajaran dari gurunya via online. Janjian ber-online via WA jam berapa, lalu mengumpulkan tugas jam 12 siang pakai e-mail. Kegiatan belajar mengajar yang praktis dan aman. Mendikbud Nadiem juga minta siswa belajar, ibadah, wisata di rumah via video/ medsos. MUI dan DMI merilis fatwa ibadah di rumah ( sholat Jumat, sholat 5 waktu, tarawih, sunnah ) bagi muslim di daerah pandemi Covid-19 ( merah dan oranye di peta ponsel ). Mereka minta pemerintah/ BNPB segera merilis daerah hijau ( aman dari Covid ), oranye ( siaga Covid/ ODP ) dan merah ( tanggap darurat Covid/ PDP dan tewas Covid ) di web kemkes.go.ud/ BNPB/ ponsel/ aplikasi Covid-19 sehingga warga punya dasar jelas/ syariah untuk ibadah di rumah masing-masing.

Jika di Wuhan, warga China di apartemen bertingkat saling menyerukan semangat satu sama lain. Warga Korea Selatan bikin konten Youtube dengan dance ala boysband di balkon apartemen mereka. Warga Italia tak mau kalah, bikin atraksi DJ seperti suasana klub disko hingar bingar di balkon mereka. Warga Indonesia, belajar dan bekerja dari rumah masing-masing, diselingi mencegat tukang baso tahu, tukang cendol, tunggu driver ojol yang sehat mengantarkan pesanan makanan kesukaan, dan nonton TV atau instropeksi diri. Yang penting hepi, sampai siklus virus Corona 4-6 bulan berlalu. Don’t worry, be happy… INDONESIA, BERSYUKURLAH…!

MOBIL LAB KELILING UNAIR, APLIKASI RUMAH BELAJAR, TES SWAP COVID-19 GRATIS DARI CSR PERUSAHAAN. Bisa ?

Duet host Aviani Malik ( Opsi ) dan Rory Asyari ( Prime Talk ) dalam “Indonesia Townhall : Bersatu Melawan Corona” ( MetroTV, 16/3/2020 ) dengan menghadirkan narsum dari Kominfo, KPI, pengusaha, akademisi/ Unair, DPR, mahasiswi ex-Wuhan, publik/ pengamat, dan acara Editorial Media Indonesia ( EMI, 17/3/2020 ) menyimpulkan : setiap orang di Indonesia harus proaktif dan cerdas ambil keputusan untuk diri dan keluarganya dalam mencegah dirinya tertular Covid-19. Kita mendukung keputusan pemerintah untuk membatasi pertemuan sosial/ social distancing dan bukannya lockdown nasional yang berpotensi chaos jika tak didukung anggaran luarbiasa besar dan kesiapan petugas, transpor, logistik yang berlimpah ( bayangin lebih 17.500 pulau di Indonesia dengan lebih 6 juta km panjang pantai yang harus dijaga polisi dan petugas medis, lebih 267 juta WNI harus dilayani makan, transpor dan pengobatannya selama lockdown itu duitnya dari mana ?

Ada 43 juta buruh harian lepas yang tak bisa hidup jika hari itu ia tak bisa cari nafkah karena kebijakan lockdown. Orang yang ngotot pengen daerahnya di-lockdown dipertanyakan niat/ kecerdasannya. Lebih baik dia self lockdown : menjaga diri dan keluarganya untuk tidak keluar masuk pagar rumahnya dan mengarahkan putra-putrinya untuk belajar dari para guru di aplikasi Rumah Belajar yang bekerjasama dengan Kemendikbud. Beberapa aplikasi lain seperti Ruang Guru juga menggratiskan layanannya selama 14 hari ke depan.

Makanan dan barang kebutuhan sehari-hari bisa dipesan lewat Go-food dan Go-send dari aplikasi Go-jek yang bisa diunduh di Google Playstore. Bayar tagihan listrik, air, telpon, BPJS, STNK, dll, bisa lewat mobile banking, sms banking, internet banking, dan aplikasi Buka Lapak. Walikota Surabaya Risma bilang, warga Surabaya bahkan bisa mengurus KTP-E, Kartu Keluarga, dll, dari rumah lewat ponsel dan hasilnya akan diantar petugas ke rumah pemesan. Risma membagikan handsanitizer ke terminal, bandara, pasar, masjid, sekolah, kantor, dsb, secara gratis dan memberi vaksin flu gratis pula pada pekerja yang rentan tertular seperti petugas kebersihan, pekerja perbaikan jalan, galian kabel, tambang, buruh pabrik, buruh harian lepas, serta tes awal Covid-19 di puskesmas dan pusat perbelanjaan dengan menggunakan APBD ( warga luar kota Surabaya tak dilayani karena ada laporan pertanggung jawaban penggunaan APBD ). Pengunjung yang suspect hasil screening thermal di mall akan masuk ruang isolasi dan selanjutnya dijemput petugas dinkes ke RS rujukan. Walikota dan gubernur Jatim selalu berkoordinasi dengan pusat/ kemenkes sebelum mengeluarkan kebijakan terkait Covid-19 sehingga tak menimbulkan antrian panjang/ banyak protes menjurus chaos seperti di MRT dan Trans Jakarta kemarin ( 16/3/2020 ) karena keputusan ekstrim Anies mengurangi moda transportasi massal tanpa lebih dulu berkoordinasi dengan para stakeholder/ pengusaha, asosiasi, kemenhub. Pemda mestinya satu suara dengan pemerintah pusat mengenai jumlah pasien positif dan tewas sehingga tak membingungkan/ bikin untrust masyarakat. Jubir nasional Covid-19 Ahmad Yurianto yang lebih dulu menyebut perkembangan terkini Covid 2-3 kali per hari, baru kemudian dikutip pejabat daerah dan media. Pak Yuri mendapat data langsung dari dokter/ dinkes yang menangani pasien di daerah ).

Di Korea Selatan yang kematian Covid-19 hanya 0, sekian % menurut dubes RI untuk Korsel, karena 90-an laboratorium ( penduduk 50 jutaan ) di Korsel sudah siap dengan tes swap gratis, bahkan dengan sistem drive-thru ( tak perlu keluar mobil ) warga Korsel bisa memeriksakan diri dan dilapori status kesehatannya lewat ponsel/ surat dalam 1-2 hari. Mereka bisa mengecek tempat-tempat yang aman untuk mereka kunjungi. Tanda hijau di peta ponsel artinya mereka boleh mengunjungi tempat tsb dan data itu di-update tiap hari. Mahasiswi WNI di Wuhan yang diobservasi di Natuna bilang, ia mendapat sms tiap pagi dan sore tentang perkembangan Covid-19 dari pemerintah China dan diberitahu apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan. Di Indonesia, BNPB juga sudah mulai mengirimi data seperti itu, host Aviani termasuk yang sudah menerimanya.

Ketika Daegu menjadi episentrum Covid-19 setelah Wuhan, para dokter, profesor, prajurit dari wilayah lain di Korsel proaktif datang ke Daegu untuk membantu dan pemerintah membuat kanal yang tepat untuk menyalurkan perhatian dan tenaga mereka. Di Indonesia, lulusan/ fresh graduate/ mahasiswa tingkat akhir fakultas kedokteran bisa dikerahkan untuk mendeteksi dini virus Covid pada warga yang ingin memeriksa kesehatannya di puskesmas atau mobil laboratorium keliling ( Unair sudah punya/ praktek ) dan hasil negatif Covid bisa berbentuk sertifikat seperti yang diterima mahasiswi WNI dari Wuhan tsa. Kesiapan seperti ini bisa lebih menenangkan warga ketimbang seruan “jangan panik” tapi antrinya bukan main di puskesmas dan RS. Mestinya sesuai kata dengan perbuatan. Trust.

Perusahaan bisa menyalurkan sebagian dana CSR-nya untuk membiayai tes swap masyarakat peduli Covid-19. Media juga ikut memberitakan kisah sukses ( kesembuhan lebih banyak/ sering diberitakan, kesiagaan penanganan Covid-19 yang terus membaik ) yang mematahkan hoax ( seperti sinisnya pemberitaan Tem** yang lebih sering mengecilkan capaian pemerintah, daripada sukses story-nya, termasuk dalam penanganan Covid-19. Interpretasi fakta di majalah ini kini lebih banyak minornya, seiring jurnalis milenial berkarakter instan/ miskin wisdom ( baru bisa mikir jangka pendek mengejar sensasi/ tiras ) yang lebih banyak mengawakinya. Jika ada kehebohan di Nduga, demo pemrotes RUU, kepanikan Covid-19, maraknya radikalis pendukung teroris Suriah, majalah ini punya andil/ biang kerok untrust tsb ).

Media mestinya bisa ikut/ terpanggil membangkitkan harapan/ ketenangan masyarakat. Jika setiap kita peduli kesehatan nasional, maka Indonesia bisa survive melewati badai virus ini. Bersama kita bisa..!

***** GREAT PERSON / PEJABAT PRESTATIF/ PENGUSAHA INSPIRATIF.

Sebenarnya, saya sudah lama ‘mengintai’ sosok ini. Dedikasi dan kontribusinya bagi negeri ini tak perlu diragukan. Sudah tak terhitung sosok pejuang sunyi dan kaum mariginal yang dia angkat dan berdayakan melalui tangan dinginnya. Kriteria orang hebat di blog M&M ini : amanah, kompeten, nasionalis, berdampak nasional, melakukan hal yang sangat sulit dilakukan orang lain secara konsisten, juga balance : keluarga sakinah/ religius -pasangan setia – humble.

Ucapannya yang ceplas-ceplos, bikin orang pengen nendang dia, jauh dari gambaran wibawa – elegan – brilian seorang hero di benak saya ( inget ekspresi muka ‘anak bandel’-nya ketika merespon sejumlah isu kontroversi yang saya tanggapi di blog ini. Empati anak ex-KDRT memang beda dengan anak mbalelo tanpa KDRT. Baper kami sering jadi bahan olokan/ tawaan mereka yang tak mengalami, mereka yang tak merasakan sisa traumanya sampai hari ini, mungkin sepanjang umur ). Hmm.. setidaknya dia membaca ( apalagi sama-sama suka nggambar, posting pencerahannya di IG disertai karikatur apik ) .. dan sosok hebat memang bukan malaikat. Kelebihannya jauh lebih banyak dari kekurangannya. Sang istri yang ( dicandainya ) rewel soal uang ternyata pengurus YKAKI ( Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia ) yang mengundang aksi donasi : dengan Rp 10 ribu per orang, para netizen sudah bisa membantu para penyintas kanker cilik tsb ( The Loco Brothers, MetroTV, 23/2/2020 ). Ya, duit itu buat mereka, Bang. Pasutri humoris ini rupanya punya yayasan masing-masing. Dermawan dan dermawati. Cocok-lah. Apalagi suka ngocol, sampai menurun ke dua putra mereka yang bikin acara ngocol The Loco Brothers yang tayang tiap Minggu jam 20.30 WIB ( bapak-anak Mingguan bareng, dong. Ini acara terinspirasi atau terpeleset dari saya dan Dina YS yang merasa ‘Loco’ Sisters beda ortu selama 12 tahun ini, Bang ? ).

Ketika menghadapi anak penderita kanker, kita harus tampak gembira. Jika sedih, kesehatannya bisa drop, ujar sang istri bijak. ( 3-5% populasi ) Anak kanker susah mengungkapkan perasaannya, sampai kemudian muncul profesi badut, salah satunya ‘dokter’ Delon yang khusus menghibur anak kanker.

Bagaimana, sosok ngocol ini bisa menjadi the best of him today ? Ada peran sang ayah yang semula membuatnya menitikkan air mata karena profesinya yang ‘cuma’ pengetik, yang baru disadarinya kemudian, nasehat sederhana, etos kerja susah payah beliau, membuatnya survive dan cemerlang sampai sejauh ini. Tuhan memberi yang terbaik bagi hamba-Nya yang mau merenung ( baru berasa, betapa bego/ kurang bersyukurnya kita 10 tahun yang lalu ).

Wartawan senior dan host talkshow keren ini lahir di Surabaya, Jatim, 6 November 1960. Suami Retno Palupi dan ayah Mario, Marco, Marlo, dan Yoga ini sudah aktif di media sejak tahun 1985 ( wikipedia ) sebagai reporter untuk penerbitan buku “Apa dan Siapa Orang Indonesia” ketika pemuda berdarah Ambon, Jawa, Belanda dan Portugis ini masih kuliah di Sekolah Tinggi Publisitik, Jakarta. Sosok plontos yang sebelumnya kribo ini sekolah teknik di STM Jayapura, Papua dan melanjutkan ke STM 6 Jakarta.

Sejak kecil, dia cinta dunia tulis-menulis dan jago gambar kartun/ karikatur sehingga ia memilih Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta, meski mendapat beasiswa untuk melanjutkan ke IKIP Padang. Dia lalu menapaki karir jurnalisnya di Bisnis Indonesia, Grafitipers, Matra, Prioritas ( milik Surya Paloh ), Media Indonesia ( jadi pemred ), RCTI dan Metro TV ( jadi pemred ) dan Trijaya FM. Kerja kerasnya selama 35 tahun ini membuahkan penghargaan Panasonic Gobel Awards 2010, 2011, 2014 ( kategori presenter berita / Current Affairs, talkshow ) dan KPI Award 2019 ( talkshow non berita/ Kick Andy Show ). The man of this post is, of course, the one and only, makes us happy on Friday, now on Sunday…. Andy Flores Noya.

Andy F.Noya yang bikin kita gemes..

PENYINTAS KANKER, MATA, DIFABEL PUN MEMBERDAYAKAN WARGA KURANG MAMPU. Yesaya, Funnywati, Nicky..

Yesaya Fermindi Hohu, penyintas kanker payudara, yang pada tahun 2014 divonis menderita kanker kelenjar getah bening stadium 4 dan sudah menjalani operasi ke-9 di RS.Dharmais. Dalam kesakitannya, Yesaya berupaya berdonasi kursi roda dan kruk/ tongkat kepada warga kurang mampu yang membutuhkan dari sisa omzet berjualan kaca mata seharga Rp 100-150 ribu di sekitar kawasan BSD/ Bumi Serpong Damai ( mobil toko ) antara jam 6 -18 WIB. Brigaldo Sinaga, aktivis kemanusiaan, yang menulis kisahnya yang inspiratif di medsos.

Funnywati Sucipta asal Lubuk Linggau menjual pempek dan helm sejak tahun 2015 agar bisa rutin berdonasi ke rumah singgah yang dibangunnya bagi pasien luar kota. Mata Funny terancam buta, pembuluh matanya bocor, retinanya lepas, gak cukup dilaser, kudu disuntik ke Singapura tapi dananya terbatas. Warga Palembang, lulusan Sastra Inggris, pernah jadi wartawan dan kreator di sebuah PH ini pernah janji bawa ibunya keliling dunia ( Kick Andy Show, MetroTV, 14/2/2020 ).

Funny lalu membantu para lansia, membagikan susu untuk bayi, membantu pasien RS dan penderita autis, WNI yang terpaksa cangkok sumsum tulang di India ( termurah Rp 1 miliar per pasien ), bayarin orang miskin yang terpaksa kemoterapi ke Singapura, membantu biaya pemakaman keluarga kekurangan, dsb. Funny fokus pada kesembuhan bukan uang. Bantu orang dengan hati benar karena penyakit tak mengenal agama, jadi Funny bantu semua agama, jelas penyintas yang punya 63.200 follower di IG funny. ( Bang Andy saja gak nyampe 1.000 follower-nya ). Semoga penyakit mata Funny juga dibantu Tuhan dalam kesembuhannya ya..

Nicky Claraentia Pratiwi sudah tunadaksa sejak umur satu tahun. Kaki kirinya yang kurang jari diamputasi, dampak gagal dikuret sewaktu janin. Apa pun kekuranganmu tunjukkan kelebihanmu, ujar pendiri disable enterprise yang memberi pelatihan bagi kaum difabel dan co-founder situs tenoon.id yang mempromosikan kain tenun made in Indonesia dan memberdayakan para perajinnya.

5 daerah di Indonesia Timur menjadi yang terbesar ( 12,7% difable ). Nicky yang aktif di kanal Youtube ini meraih gelar S-2/ MBA di ITB, pernah kerja EO/ event organizer, kerja di media, perusahaan multinasional, lalu lebih menginjak bumi setelah tahu keberadaan komunitas disabilitas Indonesia, berdaya bareng, training kaum difabel, kaum wanita dan online di IG : tenoon_id sampai bisa ekspor ke Brunai, Malaysia, Jepang.

Ketiga penyintas tsa diberi apresiasi @ Rp 50 juta Telkom Difable Care untuk membantu sumbangsih mereka. Penghargaan Gantari Award diberikan pada sosok yang peduli dan membantu kaum difabel. Para pemirsa yang juga ingin membantu mereka bisa berdonasi di benihbaik.com atau melaporkan kasus yang perlu dibantu di daerah tempat tinggalnya.

SENIOR BERBAGI ILMU CANTIK DAN MUSIK DENGAN YUNIOR.

Kelompok YMAI ( Young Make Up Artist Indonesia ) yang didirikan Nutcha ( warga negara Thailand yang menikah dengan orang Indonesia ) yang sudah 7 tinggal di Indonesia. Ibu rumah tangga cantik ini berbagi ilmu kecantikan dengan 23 anak muda yang berkarakter baik sejak tahun 2019 dan menanggung operational cost-nya dengan membuat berbagai even dan menjadi brand ambasador produk kecantikan dari suami Nutcha ( Kick Andy, MetroTV, 28/2/2020 )

Dimulai dari kegemarannya bermusik keroncong, lalu ngamen di Jalan Malioboro untuk nambah ongkos dapur, kemudian jadi music director, Alvon yang belajar musik di jalanan selanjutnya mendirikan sanggar seni musik Noto Yudan di Yogyakarta. Saat ini sudah ada 80 anak yang belajar musik gratis di sana dan mampu meraih juara 2 lomba keroncong remaja tingkat nasional. Bungsu 4 bersaudara dari single parent ( ibu kerja menjahit dan tukang rias nganten ) yang ngamen ( dengan biola ) melalui musik bisa berbagi, mengajari anak yang mau disiplin waktu dan giat belajar darinya.

POPOK PAMPERS, ZAK SEMEN, SAMPAH PLASTIK DIOLAH JADI BERNILAI Rp 120 ribu sd Rp 70 juta per buah. Siti, Suwolo, Vania..

Siti Suriah jago mengolah limbah popok jadi vas, tas, dan asbak ( Kick Andy, MetroTV, 21/2/2020 ). Diawali penemuan 2 gerobak popok bayi di galian dekat rumahnya bekas pakai bocah yang kini berumur 12 tahun ( baca : kandungan plastik dalam pampers tak terurai dalam 12 tahun ). Disusuri ke sungai lebih banyak popok lagi yang ditemukan ( bahkan kasur, sofa, lemari, perabot besar lainnya di buang warga ke Sungai Ciliwung / The Loco Brothers, MetroTV, 8/3/2020. Marlo, Marco ikut menanam pohon sengon dan bambu kampung setelah arung jeram bersama komunitas Operasi Bersih Sungai Ciliwung/ OBSC ).

Dengan konsistensinya mengolah sampah plastik/ pampers dan ilmu dari pelatihan UMKM, Siti kini menjadi ketua kader lingkungan dan menularkan teknik setrika kresek dan mengolah limbah pampers jadi kerajinan cantik layak jual pada ibu berbalita di lingkungan tempat tinggalnya hingga mereka punya penghasilan sampingan untuk keluarga.

Pengolahan pampers untuk kerajinan sudah melalui uji mikroskopis untuk penyimpanan aman selama 6 bulan, kata Yunita Lestari. Siti dkk bisa membuat 260 box hantaran dalam 2 minggu dan ikut pameran dengan bangga serta mengedukasi pasar/ prospek. Siti dibantu dinkes Malang dalam sertifikasi produknya. Mimpi Yunita dan Siti : jeli popok bayi bisa diolah jadi kertas untuk mengurangi penebangan kayu sebagai bahan baku kertas. Siapa yang mau membuat risetnya ?

Suwolo OB ( umur 72 tahun ) giat Melukis Indonesia dari bahan limbah plastik. Desainer tekstil asal Bogor yang pernah mengajar pramuka anak bule dan dongeng budaya Indonesia selama 5 tahun di luar negeri ini mengatakan, WNI belum begitu menghargai seni limbah. Warga asing jauh lebih menghargai, sampai ada pameran keliling Biennealle Art di mana gaun pengantin fall winter laku dengan harga tinggi. Lansia berkharisma ini menjual karya lukisan berbahan limbah berukuran A0 di luar negeri bisa laku Rp 70 juta ( di Indonesia ia jual Rp 5 – 10 juta per karya ).

Vania Santoso, mahasiswi energik, bisa mengubah zak semen menjadi produk fashion, rompi, kap lampu, tas semirip tas kulit, produk ecofashion dan heirstatic lainnya. Vania ( dari fakultas ekonomi ) mewakili Unair dibantu rekan dari fakultas sains ( kualitas, riset keamanan produk ) pada tahun 2007 berhasil meraih juara pertama lomba ( seni limbah tingkat kampus ) internasional PBB yang berhadiah 10.000 USD, yang kemudian ia manfaatkan untuk melakukan pelatihan, pemberdayaan penjahit yang tak punya akses pasar. Tas handmade
dari zak semen sehalus kulit sapi, Vania jual secara online seharga Rp 120 rb per buah. Ia juga membatik zak semen secara eco-print ( ada unsur plastiknya sehingga kuat menampung semen yang beratnya 50 kg ), mengajari para wanita di kawasan Dolly, dan para bapaknya ia kerahkan ikut menjahit dan membersihkan zak semen.

Vania berkolaborasi dengan Violet, seniman asal El-Salvador, dengan
membatik pada karyanya, untuk bisa bersaing dengan para peserta dari 50 negara lain. Sesi sarapan dengan peserta diselingi edukasi ramah lingkungan. Vania sudah 5 tahun bekerjasama dengan komunitas karbon etik, melakukan kegiatan menanam pohon mengimbangi/ kompensasi pengiriman karya kerajinan komunitasnya yang menggunakan bahan karbon ( BBM/ fosil ).

TIGA JURI MILENIAL KICK ANDY HEROES 2020. Glow in Nusantara…

Dian Sastrowardoyo ( 37 tahun, artis, produser film ) pada tahun 2013 mendirikan Yayasan Dian Sastro yang sudah membantu pengadaan air bersih dan pemberdayaan penenun kain Sumba di NTT.

Emil Dardak ( wagub Jatim, sebelumnya bupati Trenggalek ), umur 22 tahun meraih gelar doktor ekonomi di Jepang ( Kick Andy, MetroTV, 8/3/2020 ).

Alfatih Timur ( 28 tahun ), social entrepreneur, lulusan UI, co-founder kitabisa.com ( platform donasi yang sudah dimanfaatkan 30.000 orang dengan donasi lebih Rp 600 miliar yang sudah disalurkan ).

Kick Andy Heroes 2020 digelar di MetroTV, Minggu depan ( 22/3/2020 jam 19.05 ) dalam HUT Kick Andy Show yang ke-14. Tiga juri muda berbakat ( Dian Sastro, Alfatih Timur, Emil Dardak ) sudah menilai 20 nominasi pejuang inspiratif ( dalam keterbatasannya tergerak dan konsisten meringankan beban orang banyak ) dalam sejumlah kategori ( termasuk heroes senior, pahlawan milenial ) dan hasilnya akan diumumkan di jam tayang baru tsb. Bang Andy pamit hari Jumat, bukan Kick Andy-nya yang the end, atau pun punya host baru ( hehe.. kirain ).

Saksikan hasil kolaborasi keren 3 milenial tsa ya..

Kelompok penari muda yang melestarikan budaya Indonesia dengan kemasan kekinian, “Glow in Nusantara” dengan koreografer Dhea Fandari yang membuka dan menutup jam tayang Minggu perdana Kick Andy kemarin, juga keren.

Met ultah yang ke-14, ya.. semoga Kick Andy Show kian menginspirasi dan memberdayakan kita semua. Amiin..

*****

( Di acara Dago Car Free Day pada Minggu, 15/3/2020 jam 6-10 pagi di Jl. Dago/ Juanda, Kota Bandung, Jawa Barat, ada kampanye penggunaan e-money QRIS dari BI yang dimeriahkan berbagai hiburan dan atraksi budaya menarik. Tong hilap.. bawa masker dan handsanitizer berjaga kalau ada yang batuk pilek ). Berita terbaru dari PRSSNI 14/3/2020 jam 14.05 WIB, Pemkot Bandung tengah mengkaji jadi tidaknya Dago CFD besok diadakan karena CFD di daerah lain ditiadakan sementara sampai wabah Covid-19 bisa diatasi kedaruratannya ( jika sudah ada vaksin, obat, musim panas ). Kalau meragukan begini, lebih baik di rumah saja.

SELF LOCKDOWN : JAGA JARAK SOSIAL. Belajar, bekerja, ibadah, wisata di rumah.. ( bukan ke Puncak ).

Beragam respon pemda menanggapi himbauan presiden Jokowi agar membatasi kontak/ pertemuan kerumunan demi mengurangi penyebaran virus Covid-19. Gubernur Anies meliburkan sekolah TK sd SMA, juga menutup semua tempat wisata di Jakarta ( tapi kurang menjelaskan kenapa dan apa yang harus dilakukan di rumah, juga belum membuat sistem yang bisa memantau mereka tetap di rumah, belajar, bekerja secara online selama 14 hari ke depan ( EMI, MetroTV, 16/3/2020 ). Jadinya, sebagian warga Jakarta yang tak cerdas/ tak peduli kesehatan nasional malah memilih ‘kabur’ ke Puncak dan mungkin menyebarkan Covid yang tak sadar dibawanya ke sana/ Kabupaten Bogor, Jabar ).

Mestinya, pemda memfasilitasi deteksi dini ( spesimen hidung, tenggorokan, demam, batuk, pilek ) warga hingga yakin negatif nCov dengan mengerahkan ribuan laboratorium yang tersebar di nusantara dengan biaya negara, usul pemirsa EMI dari Jakarta. Warga dan pasien yang proaktif memeriksakan diri ke puskesmas ( kini bisa tes awal Covid di puskesmas ) mestinya juga bisa dibiayai negara ( wah.. menkeu Sri bisa tambah lieur, apalagi setelah MA membatalkan kenaikan iuran BPJS bagi peserta mandiri sehingga defisit yang ditalangi negara bisa tembus Rp 77 triliun di tahun 2024. Sejumlah pengamat usul subsidi silang : peserta BPJS yang berpenghasilan Rp 100 juta ke atas per bulan membayar lebih besar dari buruh yang berpenghasilan Rp 4,5 juta ke bawah per bulan. Jangan dipukul rata. Yang mampu membantu yang kurang. Gotong royong sosial. Lalu, yang perokok/ kanker, penyuka gula/ diabetes, lingkar pinggang lebih 91 cm/ obesitas, pecandu alkohol, narkoba, free sex/ AIDs dikenai iuran 2-3 kali lipat agar impas dengan banyaknya subsidi yang sering mereka sedot tiap sakit. Yang nunggak iuran/ emak-emak sesudah bersalin yang tak peduli ibu lain juga butuh iuran mereka untuk bersalin, juga dihukum dengan tak diurus surat-surat pentingnya di instansi dan perbankan jika tak dilunasi tunggakan dan dendanya. Bukan kami yang rajin bayar iuran justru yang dihukum dengan kenaikan iuran, karena manajemen BPJS tak inovatif menegakkan aturan/ memungut iuran ).

Keselamatan jiwa WNI lebih penting daripada target pertumbuhan ekonomi. Daripada merebak jadi ribuan pasien positif dan melumpuhkan negara, hayoo.. ( per 15/3/2020 pasien positif sudah 117 orang di Indonesia, terbanyak di Jakarta ). Ketakutan Covid-19 membuat sakitnya menjadi 5 kali lipat, kepanikan 4.000 kali lipat, kata rohaniwan, padahal virus Covid mortalitasnya cuma 2-3%, dibanding demam berdarah yang 10% dan sudah KLB di Kabupaten Sika, NTT/ daerah lain karena sudah menewaskan ratusan orang. Pemerintah China sedang membantu Italia dan Iran dengan antivirus yang ditemukannya, kata pemirsa EMI dari Jateng.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi Covid-19 yang bisa dimanfaatkan warga untuk self lockdown/ mencegah diri tertular dengan sejumlah informasi dan tools di dalamnya. Pemprov Jabar, Jateng dan Jakarta meliburkan SD sd SMA/ SMK selama 14 hari ke depan. Namun, pemprov Jatim dan provinsi lain masih membolehkan siswa SMK mereka mengikuti ujian nasional/ UN yang dimulai Senin ini ( 16/3/2020 ) dengan protokol kesehatan/ pendidikan yang ketat ( jaga jarak 1 meter/ lebih satu sama lain, pakai masker bedah/ 2 warna dengan bagian putih/ penyerap di bagian dalam/ yang menyentuh hidung- bibir-dagu bagi yang pernah sakit TB/ paru/ asma, siswa yang demam, batuk, pilek/ tidak sehat di rumah saja/ ujian susulan, gunakan alat tulis sendiri/ jangan meminjam teman, cuci tangan dengan sabun antiseptik/ sabun mandi dengan air mengalir selama 20 detik/ lebih sebelum menyentuh muka/ memegang masker/ makanan, dan menjauh dari kerumunan/ kegiatan massal ). PP no.2 tahun 2018 tentang penanggulangan bencana non alam/ wabah penyakit sudah mengatur jarak sosial ini.

Menhub Budi Karya dinyatakan positif Covid-19 sehingga 30 menteri dan pejabat yang ratas kemarin bersamanya mengikuti tes kesehatan di RS rujukan. Sebagian mereka terpaksa pulang karena tak terlayani di akhir pekan kemarin ( sinyal : kesigapan RS rujukan yang bisa mengetes keberadaan virus perlu ditingkatkan, Kemenkes perlu/ tengah melatih lebih banyak petugas medis agar bisa mendeteksi virus Covid-19 untuk disebar ke daerah agar tak terjadi lagi penumpukan/ pemulangan warga yang ingin memeriksa kesehatannya ).

57 WNI kru kapal Grand Princess/ Amerika, rencananya Senin ini ( 16/3/2020 ) giliran akan dievakuasi/ dipulangkan dan diobservasi di Pulau Natuna, Indonesia. Semoga warga Natuna sudah lebih teredukasi dan siap sekarang. Posisikan diri jika kalian yang terpaksa diobservasi dan menjalani semua protokoler WHO itu ( bakal stres dan sulit sembuh jika warga daerah lain/ Pulau Sebaru/ Pulau Galang gantian menolak anak kalian ). Semoga Kemenkes juga membuka posko pelayanan kesehatan ( plus termal gun, warga setempat yang bersuhu 37 derajat celcius/ lebih dilanjutkan dengan tes spesimen/ swap gratis ) dan informasi Covid-19 untuk kompensasi dan membuat warga Natuna tenang.

Pemprov Banten menetapkan KLB ( kondisi luar biasa ) untuk Covid-19 di wilayahnya ( Headline News, MetroTV, 15/3/2020 ) dan kemarin juga, tukang cendol langganan kami mengeluh omzetnya menurun drastis karena pelanggan takut tertular Covid-19 ( padahal dia segar bugar ). Itu sebagian alasan kenapa pemerintah memilih self lockdown/ jaga jarak sosial seperti sejumlah negara lain ketimbang status darurat nasional/ lockdown seluruh wilayah negara seperti rekomendasi petinggi WHO. Arti lockdown nasional : seluruh perbatasan wilayah dijaga polisi dan petugas medis, orang dan barang tak leluasa/ boleh keluar masuk lagi, seluruh makan- minum-obat warga ditanggung negara karena mereka tak bisa berjualan lagi seperti tukang cendol langganan ( hanya negara kaya yang sanggup menanggungnya seperti Italia, Denmark, Norwegia, di sana pengangguran pun diberi tunjangan, gak kerja karena Covid-19 no problem ).

Di suhu dingin dan kelembahan rendah seperti Iran, virus Covid-19 bisa bertahan sampai 9 hari di udara terbuka ( di pegangan pintu, gantungan di MRT, jok kursi bis, handrail tangga, lantai-tembok tempat ibadah, dsb ) sehingga perlu sering disemprot desinfektan untuk membunuh virus yang tercecer, dan warga yang melintasinya perlu sering mencuci tangan dan menggunakan masker di episentrum wabah/ kerumunan. Beruntung, Indonesia beriklim tropis/ panas dan berkelembaban tinggi serta di-lockdown alami dalam bentuk 17.000 pulau lebih yang berjarak puluhan-ribuan km satu sama lain. Tinggal kita menjaga pola hidup bersih sehat ( PHBS ) dan bersikap tenang. Waspada boleh, panik jangan karena sakitnya bisa 4.000 kali lipat. Stay cool, people.. Indonesia kudu dan bisa survive.

BAYAR NON TUNAI WAJIB PAKAI QRIS SEJAK 1/1/2020. Cara kerjanya mirip ATM Bersama… gesek kartu jadi scan ponsel..

Gubernur BI Perry Warjiyo meluncurkan QRIS via bi.go.id

Bank Indonesia ( BI ) mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran nontunai menggunakan sistem QRIS ( Quick Response Code Indonesian Standard ) sejak 1 Januari 2020. QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

Setiap penyedia Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran ( PJSP ) berbasis QR ( termasuk PJSP asing ) wajib menggunakan QRIS sesuai ketentuan/ PADG No.21/18/2019 tentang Implementasi Standar Internasional QRIS untuk Pembayaran, sebagai salah satu pelaksanaan Visi Sistem Pembayaran Indonesia ( SPI ) 2025.

Ilustrasi pembayaran pakai QR Code

BI mengusung tema semangat UNGGUL ( UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung ) dari layanan QRIS karena transaksi pembayaran menjadi lebih efisien/ murah, inklusi keuangan di Indonesia lebih cepat, UMKM bisa lebih maju, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi.

UNiversal artinya QRIS bersifat inklusif, digunakan seluruh lapisan masyarakat dan bisa digunakan buat transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. GampanG, artinya masyarakat bisa bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Untung, artinya transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang bisa digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Langsung, artinya transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS disusun oleh BI dan ASPI ( Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia ), yang menggunakan standar internasional EMV Co ( lembaga yang menyusun standar internasional QR Code untuk sistem pembayaran ). Ringkasnya, QRIS ini pembayaran digital yang memudahkan masyarakat bertransaksi dan aman/ diawasi regulator dari satu pintu.

Bisa bayar pakai aplikasi apa saja, ‘scannya’ di QRIS via zonasultra. QRIS digadang sebagai ‘satu sistem untuk semua model pembayaran’ sehingga QRIS bisa digunakan di semua merchant yang bekerjasama dengan PJSP, seperti Link Aja, Gopay, OVO, DANA, Bukalapak, dan lainnya. Sistem QR Code ini menggunakan Merchant Presented Mode ( MPM ), pengguna tinggal scan QR Code di QRIS yang ada di berbagai merchant yang menyediakan transaksi nontunai. Sistem QRIS sama seperti ATM Bersama : semua kartu ATM dari berbagai bank penerbit kartu bisa digunakan di ATM Bersama ini.

Gambaran cara kerja QRIS seperti ATM Bersama. Dengan sistem QRIS ini, bayar nontunai pakai aplikasi apa saja bisa cukup scan di satu QR Code, yakni QRIS. Transaksi QRIS Dibatasi maksimal Rp 2 juta per transaksi. Namun, penerbit ( PJSP ) bisa menetapkan batas nominal kumulatif harian dan/ atau bulanan atas Transaksi QRIS yang dilakukan oleh masing-masing pengguna QRIS dengan syarat penerbit punya pertimbangan manajemen risiko yang baik. BI telah membatasi MDR ( Merchant Discount Rate ) sebesar 0,7% dari transaksi. Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran ( PJSP ) maupun lembaga switching ( institusi yang bertugas melakukan kegiatan penerusan data dan/atau informasi transaksi QRIS antar PJSP ) dan merchant aggregrator harus mendaftarkan diri dan mengantongi izin dari BI.

Syarat sebagai penyelenggara QR Code Payment adalah :
* wajib mendapat persetujuan dari BI
* wajib punya sistem dan aplikasi yang handal
* punya kemampuan identifikasi dan mitigasi risiko
* mampu melindungi nasabah seperti sengketa
* bisa memonitor transaksi di merchant dan nasabah
* mampu melakukan proses Know Your Customer ( KYC ) pada registrasi nasabah dan merchant yang benar.

QRIS nantinya bisa digunakan wisatawan mancanegara ( wisman ) pengguna aplikasi QR Code yang menggunakan standar EMV Co. untuk bertransaksi di Indonesia. Standar ini diadopsi untuk mendukung interkoneksi lebih baik dan bersifat open source serta mengakomodasi kebutuhan spesifik negara, sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara. Saat ini, standar ini telah digunakan di India, Thailand, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan lainnya. Jadi, turis asing yang sedang berlibur ke Indonesia bisa dengan mudah bertransaksi di sini karena QRIS disusun dengan standar internasional. Diharapkan, QRIS ini juga bisa mendukung sektor pariwisata di tanah air.

Menurut Rahmat Danu Andika dari Bukalapak sudah sekitar 1.000 mitranya yang menggunakan QRIS, terdiri dari mitra warung, tukang cilor, bakso, pempek, kios tambal ban, dan UMKM lainnya yang selama ini belum terjamah pembayaran digital.

Yang belum jelas tapi tubuh fit dan ada yang jaga rumah, silakan memperjelas QRIS di Dago Car Free Day besok ( Minggu, 15/3/2020 jam 6-10 WIB ). Met olahraga..

MEGATRON INTERAKTIF PENGUJI KEPEDULIAN PUBLIK.

Di luar negeri, terpajang di pinggir jalan besar iklan publik interaktif nyeri-nyeri sedap ( On the Spot, Trans7, 13/3/2020 ) : foto bocah imut yang akan menangis darah jika mulai kena tetesan air hujan untuk mengingatkan para pengguna jalan agar ekstra hati-hati ketika berkendara di jalanan licin saat hujan mengguyur. Di tepi trotoar, terpasang ( megatron berdetektor asap menayangkan ) video pria yang sedang menasehati bahaya merokok tiba-tiba jadi batuk ketika ada perokok melintasi atau menatapnya ( terheran ). Di zebra cross perempatan jalan, orang yang menyeberang belum waktunya ( menerabas lampu merah jalan ) akan dikejutkan dengan suara keras tabrakan mobil ke arahnya, lalu megatron di trotoar akan menayangkan ekspresi kaget takut ( dan bloon-nya ) sebagai hukuman dipermalukan di depan umum secara instan atas pelanggaran lalulintasnya yang membahayakan pengguna jalan lain ( di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, baru ada petugas dishub di ruang kontrol, melalui pengeras suara, menegur pengendara motor yang lupa pakai helm, main HP, melanggar marka jalan, bahkan asyik cari kutu, yang terlihat dari CCTV yang dipasang di prapatan jalan ). Di depan hall besar terpampang foto wanita dengan luka wajah mengerikan akibat KDRT. Ketika ada pejalan kali yang berhenti dan menatapnya lebih dari 6 detik ( sinyal peduli ) maka luka di wajah wanita itu akan berkurang. Kian banyak yang peduli, kian sembuh luka itu. Sebaliknya, kian banyak warga yang cuek ketika melintasinya, kian rusak wajah sang ibu malang itu.

Sejak 8/12/2019 ( muncul virus nCov ), Tuhan tampaknya sedang menegur/menguji kepedulian global akan tugasnya menjaga alam yang sudah dianugerahkan-Nya pada manusia ( sebelumnya bangsa jin disisihkan ke tempat-tempat yang jarang dihuni manusia, gunung, hutan, padang pasir atau bangunan terlantar karena melanggar perintah-Nya/ merusak alam ). Makin peduli lingkungan ( hidup bersih-sehat, tak buang limbah/ sampah sembarangan, tak rakus menebangi hutan ), dekat Sang Pencipta, dan ikhlas berbagi dengan sesama, maka makin jauh tertular virus mematikan itu. Makin peduli, makin sehat.

Italia dan Denmark sudah menutup/ lockdown seluruh negaranya untuk memperlambat penyebaran virus Covid-19 sampai vaksin/ musim panas tiba. Indonesia sudah 5 tewas dan 8 sembuh dari 96 pasien positif ( Prime Time News, 14/3/2020 ) yang masih bisa bertambah. 188 WNI kru kapal World Dream/ Hongkong yang diobservasi dikembalikan ke keluarganya pagi ini ( Breaking News, MetroTV, 14/3/2020 ). Besoknya, giliran 68 WNI kru kapal Diamond Princess/ Jepang yang dipulangkan dan diminta jangan keluar rumah dulu selama 14 hari berikutnya/ ODP.

Jokowi memimpin langsung penanggulangan Covid-19 ( kepala BNPB Doni mengkoordinir Gugus Tugas Covid-19 dan BNPB/ tracing ). Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada 10/3/2020 meluncurkan Jabar Command Center/ Pikobar di Gedung B sebelah Gedung Sate, Kota Bandung/ laman pikobar.jabarprov.go.id
Hotline COVID-19 Dinas Kesehatan Jabar di nomor 08112093306

( ruang kontrol JCC futuristik seperti interior Star-trek Enterprise ). Jusuf Kalla mengkaji kemungkinan Indonesia juga di-lockdown ( jika 40% / lebih pertambahan pasien positif tiap harinya ), juga jalur/ destinasi yang sepi. Walikota Oded/ DLHK Bandung kembali mengingatkan pentingnya Kangpisman, siapa peduli ( halaman depan rumah juga bersih ) maka RT/RW/ kelurahannya bisa dapat hadiah/ juara ( memilih insentif ketimbang hukuman ).

Seberapa pedulikah kita dibanding warga asing yang punya megatron canggih tsa ? Di Wuhan ( tinggal provinsi Hubei, China yang belum pulih/ belum unlock ), Italia ( atlet bola tertular sampai Liga Italia ditunda, tiap warga wajib pakai masker dan jaga jarak aman satu sama lain satu meter/ lebih selama antri di supermarket yang buka setengah hari ), Iran ( wapres dan 23 anggota parlemen tertular ), Inggris ( menkes tertular ), Amerika ( artis Oscar tertular ), Kanada ( istri PM tertular ), Korsel ( show BTS ditunda ), Jepang ( Olimpiade Tokyo mungkin ditunda karena diprediksi wabah Covid-19 yang ‘baru’ dikategori pandemi oleh WHO pada Kamis 12/3/2020 diprediksi melesukan ekonomi hingga tahun 2021 ).

CLOSING

‘Detektor alam’ ciptaan Tuhan ini bukan main dahsyatnya ( bagi mereka yang tak ber-Tuhan, yang tak menjaga tubuh dan alam titipan-Nya, yang melubangi ozon dengan emisi gas buang jor-joran tiap detik, yang membunuh paus dengan sedotan dan sampah plastik, yang membuang limbah beracun ke negara ketiga/ miskin, dst ). Tiap kuman sudah bernama targetnya sejak janin 4 bulan di rahim ibu. How deep will you care ?

Ingat Kangpisman : kebersihan halaman dalam + depan rumahmu mulai dinilai/ dilombakan pagi ini ( Bu RT, 14/3/2019 ).

Keroncong, Kebaya dari Jawa, Maluku. Kepala BNPB Letjen. Doni Monardo sebagai Komandan Gugus Tugas Covid-19. Kiprah Kodam II Sriwijaya, Sumsel dan Kodam XVIII Kasuari, Papua Barat. Buru KKSB Peneror Pengungsi Papua. Horor NF Remaja Bunuh Bocah di Jakarta. Pendulang Intan Miskin di Jambi. Lansia Terlantar di Bali Didonasi. La Novia Traditional Wedding Exhibition, 20-22 Maret 2020 di Kota Bandung..

leave a comment »

Setelah menampilkan srikandi hukum, Albertina Ho di episode pertama, desainer kebaya top Anne Avantie di episode kedua, host Fitri Megantara kemarin menghadirkan trio pelestari keroncong : Endah Laras ( Endah Sri Nurwani, kelahiran 1976 ) yang setia memetik Ukulele imutnya, Sruti Respati ( adik Endah ) dan Woro Mustiko ( keponakan Endah, kini umur 17 tahun ). Di acara talkshow Srikandi ( MetroTV, 5/3/2020 ) juga ditampilkan Waljinah, maestro keroncong tanah air yang sempat terisak usai didaulat menyanyi via skype, terharu melihat musik orang tua dulu masih diminati/ dilestarikan anak muda dengan bangga akan musik asli Indonesia. Era bintang keroncong RRI-TVRI, kita pun terpesona dengan lantunan merdu Sundari Soekotjo yang berkebaya modis dan bertutur lembut khas Jawa keraton. Endah Laras di zaman now tampil beda dengan canda kemayu, gemes, gemes…

***** MAESTRO SENI/ PELESTARI BUDAYA/ CULTURE SUPERPOWER.

Endah pernah ikut teater dan filmnya Garin Nugroho ( film peraih Citra FFI 2019 di mana ia diminta bermain ukulele ). Wanita ceria yang pernah belajar musik campursari ini berbapak dalang dan beribu penari. Endah beralih dari karawitan jawa yang diajari bapaknya, ke keroncong yang lebih pas dan menghidupinya ( banyak ditanggap/ orderan sampai tak sempat menyelesaikan kuliahnya ). Cita-citanya jadi dokter yang tak kesampaian diteruskan anaknya yang kini kuliah fakultas kedokteran. Endah juga pernah ‘berduet’ dengan Jokowi yang nyanyi “kukuruyuk” di acara perpisahan Kabinet Indonesia Kerja bareng Jusuf Kalla. Di film “Juno” tahun 2018 ( juara FFI ), Endah berperan sebagai bulenya Juno dan mendapat nominasi artis pendukung terbaik. Penyanyi yang hebat memang ekspresif, bisa menghayati karakter lagu dan peran. Seperti Agnez Mo yang paket lengkap jago akting, nyanyi dan dance. Diva pop Indonesia ini juga kerap mengenakan kebaya modern dan mempromosikan kain etnik Indonesia di luar negeri.

Sruti, adik Endah, bekerja sebagai ASN di Dinas Kebudayaan Solo ( kampung halamannya Jokowi ). Ia pernah tampil di ASEAN Summit di Korsel ( 11 negara ) dan meraih AMI Award tahun 2014. Sedang sang yunior, Woro mulai menggeluti keroncong di usia 12 tahun. Ia pernah konser di Viena, Austria dan Jerman serta mendapat aplaus meriah dari hadirin yang 80% orang asing. Eyang Waljinah jadi sumber inspirasi Woro, yang berdedikasi mempertahankan seni keroncong dan kebaya.

Saya juga senang melihat Susi Pudjiastuti berkebaya cantik karya Avantie yang mengidolakannya ( dan mengejarnya sebagai brand ambassador kebaya Anne ). Wanita Indonesia berbusana kebaya anggun lalu bernyanyi keroncong merdu mendayu emang.. sesuatu banget.. ya. Excellent..!

KEMENKES, LEADING SECTOR PENANGANAN COVID-19. Menkes Terawan, koordinator BNPW..

Pemerintah RI sudah menunjuk Kemenkes sebagai leading sector penanganan wabah Covid-19 di Indonesia, juga menunjuk Ahmad Yurianto sebagai jubir Covid-19 yang rutin mengabarkan perkembangan wabah nCov sehingga kesimpangsiuran berita bisa diluruskan. Pak Yuri seperti jubirnya BNPB wabah. Tinggal sekarang perlu ditetapkan siapa kepala/ koordinatornya BNPW yang diberi kewenangan penuh oleh presiden untuk menyelaraskan gerak penanggulangan bencana penyakit skala besar dan mitigasinya sehingga sejumlah kementerian dan pemda terkait tidak bergerak sendiri-sendiri dan melempar body/ tanggung jawab bilamana terjadi masalah.

Presiden AS sudah menunjuk wapres sebagai koordinator Covid-19 ( EMI, 9/3/2020 ). Narsum EMI Jaka mengusulkan wapres Ma’ruf ( menurut saya, beliau sudah sepuh di atas 70 tahun, lebih 90% korban tewas Covid-19 adalah lansia 60 tahun ke atas, sehingga perlu sosok lebih muda, sigap/ militer, pengalaman menangani wabah penyakit/ berlatar medis, punya leadership mumpuni untuk mengomandani penanggulangan wabah yang sudah menjangkiti lebih 106.000 orang dari 104 negara dan menewaskan 3.556 pasien per 8/3/2020. Indonesia di urutan 70 dengan 6 pasien positif. Vatikan di urutan 104 ).

Pemirsa EMI dari Tangsel, mengusulkan Pak JK karena taktis, efesien kerjanya ( menurut saya, beliau sudah sangat senior dan tak berlatar medis ). Pemirsa EMI dari Solo, usul menko PMK yang sudah bisa langsung bergerak mengomandani kementerian yang dikoordinirnya. Namun, pemirsa EMI dari Jakarta bilang, perlu sosok yang lebih trengginas/ mumpuni darinya dalam leadership dan medis. Saya sendiri usul menkes Terawan yang pernah mengomandani/ kepala rumah sakit pusat angkatan darat RSPAD Gatot Subroto, berlatar militer dan medis, juga seorang ilmuwan cakap ( Terawan theory dirujuk banyak RS dunia ). Selama 2 bulan ini kerjanya cukup baik. Lebih 90% responden yang disurvei, paham Covid-19 ( ‘cuma’ 50,3% responden yang masih ragu dengan kemampuan daerah dalam menanggulangi wabah Covid-19. Ini yang perlu ditingkatkan pemda dengan supervisi kemenkes. Ada 29.000 RS di Indonesia dan 137 diantaranya kini jadi RS rujukan Covid-19. Di Pulau Galang, Batam akan dibangun 50 ruang isolasi oleh KemenPUPR, bekerjasama dengan Kemenkes, Panglima TNI, Kapolri yang sudah meninjau dan akan menyiapkan dalam sebulan ini. Worst scenario jika ribuan WNI dari daerah lockdown perlu dievakuasi. Milan, Italia sudah di-lockdown kemarin 8/3/2020 ).

Terjadi 82 kematian akibat DBD ( demam berdarah dengeu ) per Jan-Maret 2020 ini, namun tak seramai pemberitaan Covid-19 yang belum menewaskan seorang pun di Indonesia. Aneh ya ? dr. Indra Muhtadi di K-Lite FM ( 7/3/2020 ) bilang, karena warga Indonesia sudah ‘bosen’ diberi penjelasan tentang DBD yang kematian/ mortalitasnya jauh lebih besar dari Covid-19. Jadi ini soal trend kekinian ? Covid-19 masih gres dan seru .. setelah musim kemarau April nanti mungkin akan lenyap sendiri oleh teriknya mentari khatulistiwa.

Komandan BNPW nanti diberi kewenangan penuh seperti Kuntoro Mangkusubroto waktu memimpin rehabilitasi Aceh pasca tsunami. Narsum AP di EMI bilang, penetapan koordinator/ kepala BNPW telat, mestinya 2 bulan lalu ( Covid-19 muncul 8/12/2020, saya sudah usul dibentuk BNPB wabah di posting Januari lalu ). Pengamat lain bilang, 5 protokoler Covid-19 juga telat. Saya pikir sebagian narsum dan pengamat juga telat/ lelet dalam meng-update berita, dan sebagian pemirsa/ warga juga masa bodo, bahkan menderita gangguan kejiwaan/ panik, sehingga meski begitu deras informasi dari media, blogger, instansi, IDI tentang Covid-19 sejak awal, tapi masih ada saja yang bingung dan menyalahkan. Salahkan diri sendiri jika masih bego soal wabah ini. Jangan minta disuapi terus kayak anak kecil. Grow up ! Pro-aktif mengupdate berita seputar negerimu ini dari kanal terpercaya ( Kemkes.go.id, MetroTV, Media Indonesia, Pikiran Rakyat, PRSSNI, CekFakta.com, medcom.id ). Menurut stafsus istana, 5 protokol yang dirilis kemarin sebenarnya sudah ada di UU sejak tahun lalu/ disahkan. Tinggal bahasanya yang perlu disederhanakan agar dipahami rakyat yang sebagian besar belum lulus SMP/ IPM 8 tahun pendidikan. Nah, jangan ada yang protes pemerintah telat lagi ya, karena bisa jadi yang protes itu yang lambaaaannn…

Pasien positif Covid-19 bertambah 13 orang menjadi 19 orang ( Opsi* Avi, MetroTV, 9/3/2020, 27 orang per 10/3 ) setelah Satgas Kemenkes menelusuri/ tracing-tracking orang yang kontak dengan pasien kasus 1 dan tindak lanjut kartu yang dipegang ODP ( searea dengan pasien positif/ dari daerah wabah ) serta wisatawan asing yang masuk Indonesia ( Health Out Card, jika bergejala lapor hotline Covid-19 ). Dari 13 kasus baru, 7 kasus imported, 3 WNA. Community Base ( basis komunitas untuk gerakan hidup sehat, bawa sajadah sendiri, pakai masker jika sakit, jabat tangan diganti anggukan, cuci tangan dengan sabun sebelum pegang wajah, dsb ) perlu diperkuat. Gerakan PKK tingkat nasional, provinsi, kota/ kabupaten, kecamatan, kelurahan/ desa, RT/ RW bisa digunakan untuk kampanye mitigasi Covid-19 / wabah sehingga tiap keluarga, bahkan individu bisa mencegah dirinya terpapar Covid-19. Jika tiap orang bisa mencegah dirinya tertular maka Indonesia bisa kurang dari 20 warganya yang terinfeksi Covid-19.

Wabah demam berdarah ( DBD ) yang sejak 1968 menewaskan sekitar 300-1500 WNI tiap tahun mestinya bisa diedukasi oleh pemerintah dan komunitas ( PKK, Karang Taruna, Pramuka, Majelis Taklim, dsb ) sehingga maksimal kematian 20 orang saja tiap tahun. Jika masih mewabah lebih dari 20 warga, mestinya biaya pengobatannya ditanggung negara seperti para pasien Covid-19 selama ini ( EMI, 10/3/2020 ). Setuju ?

SUKU TERASING JADI PRAJURIT TNI DI KODAM SRIWIJAYA, SUMSEL..

Kodam 2 Sriwijaya yang pernah dipimpin SBY dan Tri Sutrisno ini bertugas menjaga perbatasan, membantu Polda di 5 provinsi terkait bencana alam dan Karhutla, dan menjadi bagian dari pasukan PBB. 99% penyebab karhutla ( kebakaran hutan dan lahan ) adalah manusia. Seingat saya, Kodam Sriwijaya memiliki 24.000 prajurit, batalyon infanteri, raider 200 bakti negara anti teror, anti gerilya, operasi amphibi, dan simulasi tarung jarak dekat di Sumsel ( Komando, MetroTV, 23/2/2020 ), jelas host Grace.

Kegiatan bakti sosial Kodam Sriwijaya diantaranya, memberdayakan warga suku anak dalam di Sorolangon, Jambi, dengan membangun pendopo balai pertemuan, puskesmas, tempat air bersih, membangun 57 rumah anak suku dalam, 5 rumah kepala suku, boarding school ketika orang tua siswa sedang cari makan di dalam hutan, membuat jalan, lapangan olahraga, turap penahan tanah dan jalan yang sudah mencapai 50% target.

Suku terasing ini didekati dengan cara adat dengan perantara prajurit TNI yang bisa berbahasa suku anak dalam sehingga bisa memberitahu jika ada warga suku yang sakit. Kini anak suku dalam sudah mulai bersekolah dan sedang diupayakan ikut ujian sekolah umum.

Prada Budi, warga ASD ( anak suku dalam ) terpilih menjadi anggota TNI bersama 2 pemuda sesukunya yang lulus dari 10 orang ASD yang ikut seleksi. Mereka bertiga ikut pendidikan TNI seperti warga suku lainnya. Budi memberi contoh dan semangat bahwa suku anak dalam pun bisa jadi prajurit TNI seperti warga Jambi lainnya.

Jika suku anak dalam di pelosok hutan lebat Jambi bisa dirangkul, dimanusiakan dan mengabdi pada NKRI sebagai prajurit mestinya suku di pedalaman hutan Papua dan Papua Barat juga bisa ( jika kita bisa menghalau KKB separatis dan pengaruh/ fulus Australia, Papua Nuginie, cs ). Siapa mulai ?

KIPRAH KODAM XVIII KASUARI, PAPUA BARAT YANG PALING TOLERAN.

Papua Barat ( Pabar ) beribukota Manokwari ( sebelumnya bernama Irian Jaya Barat ) ditetapkan UU no.45 tahun 1999 dan PP no. 24 tahun 2007, hasil pemekaran Provinsi Papua. tanggal 18 April 2007, berstatus otonomi khusus dan mendapat perlakuan khusus seperti provinsi induknya. Pabar punya KPUD sendiri dan menyelenggarakan pemilu pertamanya pada 5 April 2004.

Pabar terdiri 12 kabupaten, satu kota, 218 kecamatan, 95 kelurahan dan 1.878 desa ( wikipedia ). Provinsi yang dipimpin Gubernur Dominggus Mandacan ( lahir di Manokwari, Papua Barat, 16 Desember 1959 ) untuk periode 2017—2022 ini seluas 102.955 km2 ( lebih luas dari pulau Jawa ) dan berpenduduk 937.458 orang ( tahun 2018, kepadatan 9 orang per km2 ) dengan agama mayoritas Kristen ( 63% ) dan Islam ( 37% ). Suku asli Papua ( 51% ) dan warga pendatang ( 49% dari suku Jawa, Maluku, Sulawesi/ Bugis-Minahasa, NTT, Batak, Tionghoa ) bisa rukun.

Web : papuabaratprov.go.id

Sejarah Papua selalu berkaitan dengan wilayah-wilayah lain di Nusantara yang akhirnya secara bersama-sama membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ). Sejak awal, penduduk Papua merupakan keluarga besar penduduk yang mendiami wilayah Nusantara. Kerajaan Sriwijaya tercatat pernah mengirim Janggi/ burung asli Papua ( Samudranta ) pada Kerajaan China.

Tahun ini, Papua Barat, Maluku/ Sulut, dan NTT menjadi daerah paling toleran di Indonesia menurut survei Kemenag, mengalahkan Jakarta, Aceh dan Sumbar yang dinilai paling intoleran dalam beragama ( dan berinteraksi antar suku ). Apa rahasianya ?

Salah satunya, mungkin Kodam XVIII/ 18 Kasuari yang juga hasil pemekaran Kodam 17 Cendrawasih, Papua. Kodam Kasuari dibentuk TNI pada 19/12/2016 dan beranggotakan 4.000 prajurit ( Komando, MetroTV, 8/3/3020 ), membawahi 2 korem, 4 kodim, 1 brigade tempur 761 di Kabupaten Manokwari. Pangdam Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau ( lahir di Serui, Papua, 17 Juli 1962 ) dan sebagian besar prajuritnya adalah putra asli Papua. Mereka dilatih intelijen, operasi militer, diperbantukan ke Polri, ikut bakti sosial, membina wilayah teritorial, melakukan pengobatan, menggelar fun game, seperti lomba mewarnai untuk anak-anak, membagikan obat gratis, bekerjasama dengan tokoh masyarakat setempat bertajuk : TNI adalah Kita.

Jika di Kodam Sriwijaya, anak suku dalam Sumsel bisa jadi prajurit TNI, maka di Kodam Kasuari, anak suku dalam Arfak dari pedalaman hutan lebat pegunungan Arfak sejauh 4,5 jam perjalanan yang lebih banyak medan berat, terjal, ( namun punya Danau Anggi yang indah ) juga bisa jadi prajurit TNI. Menurut prajurit asal Arfak, di wilayah pedalaman mereka : senjata tak boleh terlihat di depan umum. Putra daerah lebih memahami tabu di kampung halamannya, sehingga pendekatan teritori melalui warga lokal yang ditempa nasionalisme sebagai prajurit TNI bisa lebih pas. Anak suku dalam Arfak diprioritaskan, dan menempuh prosedur kesehatan jasmani, serangkaian tes, seperti prajurit TNI lainnya di Indonesia.

RIBUAN WARGA PAPUA MENGUNGSI LAGI.

Jika kemudian terdengar berita pagi ini, KKSB kembali berulah di Papua/ Timika, sampai seribuan warga terpaksa mengungsi, kuat diduga ada pihak eksternal yang memodali dan mengompori gerakan kriminal separatis ini. Papua Barat saja bisa toleran, kenapa Papua belum bisa ?

( drone Pindad yang dipasangi senjata sudah jadi belum ? Seperti Rusia, kita perlu tangan besi menghentikan para kriminal yang sudah di-brainwash pihak asing ( juga VK ex-LBH ). Seperti pemerintah Suriah yang memukul mundur teroris ex-ISIS, FSA, HTS cs hingga ke perbatasan Turki tempat Erdogan memodali mereka senjata. Para KKSB perlu dipukul mundur hingga ke Australia dan Papua Nugini biar para pendukung KKSB itu nyaho repotnya ngeladeni para ‘kalajengking’ tak tahu diri dan tak pernah puas ini ).

BURU/ PUKUL MUNDUR KKSB HINGGA KE P.NUGINI / AUSTRALIA. Biar mereka tahu rasanya diteror ‘kalajengking’..

Lennis Kogoya ( Prime Time News, MetroTV, 9/3/2020 ) meminta agar jangan sampai tempur dalam menyelesaikan ex- OPM/ KKSB. Ini seperti simpatisan ex-ISIS/ 212 yang minta teroris/ ex-WNI ex-ISIS dipulangkan. Pemerintah Suriah yang berbaik hati memberi amnesti pada ‘jihadis’ pemberontak di Idlib, malah dikhianati mereka dengan ledakan bom beruntun di Damaskus ( dibantu serangan rudal Israel ) begitu rekan teroris mereka dikalahkan tentara Suriah di Idlib. Ex-OPM/ KKSB yang meneror penduduk Papua, menyerang serta membunuh polisi dan TNI, sudah bukan manusia lagi. Kalau diterawang, isi kepala/ kemanusiaannya sudah hancur lebur tak bersisa. Ada bahan kimia/ terapi psikis/ brain-wash yang dibuat zionis/ AS-Israel-Barat yang membuat manusia berubah jadi mesin pembunuh. Doktrin zionisme yang ditanamkan sejak TK di Israel juga mengubah sebagian etnis Yahudi/ ekstrimis merasa ras terunggul yang dibenarkan membakar orang lain. Puluhan tahun tak cukup mengembalikan mereka menjadi manusia normal, seperti kanker stadium 4 yang tak bisa disembuhkan. Tinggal menunggu ajal. Sebelum mereka menciptakan teroris/ KKSB baru dengan doktrin/ teror berikutnya, Polri-TNI perlu menegakkan hukum secara tegas terhadap para pelaku. Kalau tak mempan, buru mereka dengan drone/ Densus-88/ Kopassus sampai mereka mundur ke wilayah Papua Nugini dan Australia yang selama ini menyokong pemberontakan mereka. Lebih baik KKSB jadi warga negara mereka jika lebih mendengar mereka daripada Indonesia. Di Indonesia, mereka cuma parasit yang menyusahkan. Mestinya mereka bersyukur melihat saudara se-Papua punya kehidupan dan pembangunan yang berangsur membaik. Jika malah sirik/ terancam tak leluasa merampas harta/ ternak warga lagi, itu patut dipertanyakan : benar parasit atau benar peduli ? Lennis dan putra Papua lainnya juga harus punya sikap jelas dan tegas pada separatis sadis ini. Kegamangan yang plintat-plintut ini jadi ruang subur bagi para pelaku untuk melipatgandakan kekerasannya. Namun, jika semua warga Nduga/ Papua, bersatu padu, berani melawan KKSB, maka nyali KKSB yang menciut. Jika manusia menjadi pemberani dengan imannya kepada Tuhan, maka setan di kepala KKSB yang justru rontok menyerah. Jangan terbalik.

Sebelum saya/ TB disembuhkan, ada perjuangan menyakitkan dan trauma jiwa ( marah pada alm. ayah ) yang harus saya pulihkan dulu. Begitu juga trauma DOM di Papua, juga harus dikendalikan, agar kehancuran lebih besar ( KKSB merajalela ) bisa dicegah. Dukung Kapolda Papua mengerahkan anak buahnya ( dibantu Densus/ Kopassus ) memburu KKSB sampai keok atau mundur ke negara tetangga ya.. bersikap patriot, bela penduduk yang lemah/ pengungsi dengan hati pemberani. Pemimpin memberi contoh.

Kedaulatan negara di Rusia dan Suriah, juga banyak negara lain ditegakkan secara tegas, terus menerus, sampai kaum separatis/ teroris bosen melawan dan menyerah. Adu stamina. Pemerintahan Jokowi sudah cukup memperhatikan kesejahteraan Papua ( sampai bikin iri NTT dan Maluku ). Tinggal penegasan hukum secara terus menerus seperti militer Rusia dan Suriah yang gak ada matinye itu. Gigih ! Kita masih menghadapi perang ratusan tahun melawan Barat/ zionis. Palestina dan Papua menjadi medan ‘pertaruhan’ kita untuk bisa menang dan menuntaskan perang menjengkelkan ini. Siaapp ??!

KISAH MURUNG PENDULANG INTAN MARTAPURA, KALSEL.

Di Kalimantan Selatan ( Insight, MetroTV, 1/3/2020 ) pada tahun 1967 pernah ditemukan intan sebesar 166 karat senilai Rp 10 triliun sampai dibuat tugunya. Setelah itu ditemukan intan lebih kecil, 9 karat yang laku dijual Rp 200 juta, lalu dibagi masing-masing Rp 10 juta untuk 10-15 penambang penemunya yang tergabung dalam kelompok Sarkawi. Biasanya para penambang yang rerata lulusan SD hanya menangguk Rp 500 ribu per bulan atau Rp 20 ribu per hari jika menambang di Sungai Tiung, Kec. Cempaka, Kab. Banjar dan dijual butir intannya yang kian sulit ditemukan ke kota Banjarbaru.

Lalu kita lihat di belakang host Iqbal Himawan bekas galian sekitar sungai yang kumuh berantakan ( biota sungai yang mendangkal sisa urug, vegetasi yang sudah lama hancur, tinggal menunggu banjir dan longsor di musim penghujan ) dan ratusan penambang yang kurus- murung. Siapa peduli memperbaiki nasib mereka ?

LANSIA TERLANTAR DI PULAU DEWATA, BALI. Menolak panti, menerima donasi..

Ada 27 juta lansia di Indonesia. Dunia menua. Provinsi Bali termasuk 5 besar dalam jumlah lansia terlantar di Indonesia. Contoh, nenek umur 95 tahun yang masih bekerja sebagai pemulung dengan upah Rp 5.000 per hari. Demi sesuap nasi, pekerjaan berat untuk usia sepuh tetap dilakoninya di Klungkung. Ada 11.000 lansia di pusat kota Klungkung. Nenek renta bernama Nyoman Gelgel tinggal sendiri di bedeng kumuh ukuran 1 x 2 m, kata host Iqbal, prihatin. Gelgel sebenarnya memiliki 3 anak, namun ia memilih tinggal dengan Putu Suri, adik bungsunya. Tiga anak Gelgel tak pernah pulang dan mengunjunginya hingga Bali Caring Comunity ( BCC ) diwakili Wayan Sikra menyalurkan uang dari para donatur untuk Gelgel dan lansia terlantar lainnya.

Ada lansia berkatarak yang satu matanya sudah dioperasi dibantu BCC. Usianya kini 70 tahun dan tinggal berempat bersama istri dan 2 anaknya di rumah yang juga tak layak. Ada 147 lansia terlantar di kawasan ini karena sebagian masyarakat beranggapan lansia tak perlu dipantikan ( Insight, MetroTV, 23/2/2020 ).

Karang Asem menjadi wilayah termiskin di Bali ( 23% dari populasi ). Ada 3.000 lansia terlantar di Buleleng, salah satunya Wayan Sarnu yang tinggal di rumah gedek yang bocor saat hujan turun. Ada 43.000 lansia yang menerima home visit, tapi menolak masuk panti wreda. Mereka memilih hidup mandiri, meski serba kekurangan seperti Wayan yang mencari kayu bakar sendiri dan memasak seadanya.

Kelompok lansia di Bali sebesar 11,4% dari populasi ( sekitar 177.000 orang ). 3 bulan sekali mereka dikirimi donasi oleh mereka yang peduli. Survei pertama, BCC mengirim 60 relawan lokal dan 6 relawan khusus lansia untuk mencari keberadaan PMKS ( penyandang masalah kesejahteraan sosial ) dan lansia terlantar dari kepala dusun, karyawan perhotelan, laporan masyarakat setempat lewat WA dan medsos. Penyebab lansia terlantar adalah faktor pernikahan dan ekonomi ( sesama miskin kawin, ortu tak sanggup dirawat ).

Di Kota Bandung sendiri ( PRSSNI, 3/3/2020 ) masih ada 84.000 orang miskin ( data BPS, menurun 3% dari tahun sebelumnya ). Dengan sejumlah program unggulan untuk lansia sejak era Kang Emil, semoga lansia terlantar tak ada lagi di sini… sayang anak, ya sayang ortu.

PSIKOPAT JEPANG BUNUH BALITA. REMAJA INDONESIA BUNUH BOCAH. Perlu orang sekampung mengasuh anak..

Miyazaki, psikopat Jepang yang menyiksa, memperkosa, membunuh belasan bocah 4 – 7 tahun tertangkap polisi pada 23/7/1989. Tahun 1994, ayahnya bunuh diri. Tahun1997, Miyazaki divonis mati dan tahun 2008, ia mati digantung.

Miyazaki lahir dari hasil hubungan incest ayahnya ( pengusaha koran ) sehingga ia terlahir dengan tangan cacat, sasaran bully teman-temanya. Tak tahan dengan tuntutan berprestasi ayahnya, Miyazaki kabur dari rumah dan tinggal di rumah orang tua angkat yang juga mengabaikannya. Setelah kakeknya wafat ( satu-satunya orang yang memperhatikannya ), Miyazaki berubah perilaku ( marah pada ‘dunia’ yang menyiksa atau mengacuhkan ) menjadi kejam. Kesukaannya menonton pornografi ( merusak 5 bagian otak, bagian yang mengerem kekerasan/ perbuatan buruk, jebol ) menjadikannya psikopat ( merasa nikmat menyiksa korban ) dan pedofil ( memperkosa anak kecil ) dengan target balita yang ia culik/ perdaya ( On the Spot, Trans7, 9/3/2020 ). Di pengadilan, Miyazaki mengaku ‘manusia tikus’ yang menyuruhnya melakukan semua kejahatan yang tak disesalinya ( ada penonton film horor yang sampai kerasukan. Terlalu marah, terlalu takut, terlalu syahwat, terlalu lalai, adalah pintu masuk setan ke tubuh manusia/ aliran darah dan urat syarafnya ).

Seorang remaja putri 15 tahun tega membunuh bocah 6 tahun setelah terinspirasi nonton film horor di Jakarta ( Prime Time News, MetroTV, 7/3/2020 ). Barang bukti, salah satunya, gambar pembunuhan dari film horor dan sosok monster yang kerap ditontonnya/ idola. Psikolog Tika Bisono bilang usia 0-6 tahun/ golden age ( masa asupan nutrisi tubuh terbaik untuk otak, kasih sayang/ dicintai ) dan 7-15 tahun ( pembentukan karakter anak, moral agama, membedakan mana baik, mana buruk ) harus diperhatikan serius. Jika orang tua sibuk cari nafkah untuk bertahan hidup maka komunitas di dekat anak ( 7 pemimpin di lingkungan rumah : RT, RW, Karang Taruna, PKK, majelis taklim tokoh masyarakat, tokoh agama ) mesti menggantikan tugas pengasuhannya, sering menyapa anak yang sering ditinggal pergi ortu agar ia tak menjelma pembunuh berdarah dingin seperti remaja putri tsa ( dan Miyazaki ). Perlu orang sekampung yang baik dan peduli untuk membesarkan anak yang baik.

CLOSING

Cuma perlu KRDT dan film horor/ porno untuk membuat anak jadi pembunuh, psikopat, dan pedofil. Kelompok PKK bisa mengedukasi pencegahan demam berdarah, Covid-19, pembunuhan sadis, juga mengingatkan warga agar ikut Sensus Penduduk Online pada 15 Februari sd 31 Maret 2020 di bps.go.id dan sensus off-line dari rumah ke rumah oleh petugas sensus pada 1-31 Juli 2020.

Tujuh pemimpin lingkungan tsa bisa mencegah KKSB dan menempa penduduk Nduga, Papua jadi pemberani. Wah, banyak yang bisa dilakukan ibu-ibu PKK ya. Yuk, basis komunitas kita giatkan kembali…

( seingat saya, akan digelar acara tahunan/ ke-13 pameran pernikahan tradisi Indonesia : “La Novia Traditional Wedding Exhibition” pada 20-22 Maret 2020 di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, yang menyuguhkan penawaran terbaik dari 100 lebih vendor pernikahan di Bandung, Jakarta, Bali dan Nusantara. Don’t miss it, ibu-ibu PKK dan calon ibu… )

Tari Ratoh Jaroe dari Aceh. Dua WNI di Depok Positif Covid-19, Cara Mencegah Tertular, Masjid-Mushola Rajin Di-disinfektan/Karbol, Sajadah Bawa Sendiri, Salaman Jadi Mengangguk. Dilarang Ungkap Identitas Pasien Corona. Gerakan Masyarakat Tangkis Wabah, Hotline Covid-19 : 119 ext. 9, Lima Protokol RI Tanggap Wabah, Pulau Galang-Batam, Kapal Norwegia Viking Sun. Survive Selama Wabah : 5 Destinasi Wisman di Peak Session + 29 Destinasi Wisnus di Low Session Serius Digarap. Daftar TP Jazz Competition sebelum 31/3/2020. Permen Pusat Data Nasional. Portal Game Indonesia. Saban Tahun 2,5 Juta Janin WNI Diaborsi di Klinik Ilegal, dll ? Personal Brand, Nation Branding is..

leave a comment »

Di halaman Tugu Api Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ), sekitar 1.700 penari berpakaian khas Aceh aneka warna, berbaris memenuhi area, terlihat bersiap, antusias bersama-sama, menarikan tari Ratoh Jaroe diiringi musik bersyair keagamaan dalam bahasa Aceh ( Rapa’i ) dengan gerakan tangan kompak ke atas dan ke bawah, sesekali kepala juga bergerak ke kanan dan ke kiri, begitu semarak. Kreasi gerakan dan formasi rapih ribuan penari ini digagas Rumoh Budaya dan didukung penuh pemprov Aceh ( https://www.indonesiakaya.com )

***** MAESTRO SENI/ PELESTARI BUDAYA/ CULTURE SUPERPOWER

Sebanyak 6.600 penari Ratoh Jaroh sudah bisa dikumpulkan pada tahun 2016 dan lebih 10.000 penari Ratoh Jaroe lahir di Jakarta yang makin keren setelah tampil di Opening Asian Games 2018. Jadi rebutan, sampai orang mau bayar untuk bisa ikutan tampil.

Di Aceh, kompetisi Ratoh Jaroe sudah menginjak tahun ke-16, dan Dek Gam biasa diminta jadi juri dalam Piala Gubernur Aceh. Satu hari bisa 4 festival yang dia nilai sebagai juri ( KickAndy, MetroTV, 31/1/2020 ).

Pada acara pembukaan Asian Games 2018, sebanyak 1.500 penari Ratoeh Jaroe menari kompak dengan teks Tari Saman dari Dataran Tinggi Gayo Lues di layar TV. Lho ? Rupanya sebagian penonton sempat menyamakan Ratoh Jaroe dengan tari Saman dari dataran tinggi Gayo Lues. Padahal Ratoh Jaroe hanya dimainkan oleh penari perempuan. Dalam bahasa Aceh pesisir, tari atau menari disebut saman atau meusaman. Contoh : Jak ta meusaman ( ayo kita menari ). Tari Saman lebih menonjolkan gerakan badan, sedangkan Tari Ratoh Jaroe lebih ke gerakan tangan ( plus gabungan gerakan badan ).
Moertala, seniman tari tradisional Aceh yang berdomisili di Sidney, Australia, sampai penasaran dengan sosok di balik tarian massal itu. Taufik, Teuku Karnosi alias Dek Tek ( kawan Dek Gam ) membantu koreografi tarian tsb. Siapa dia ?

DEK GAM, PENCIPTA TARI RATOH JAROE

Nama lengkapnya Yusri Saleh. Lahir di Banda Aceh tahun 1977. Gelarnya, The King of Ratoeh Jaroe, karena dialah biang heboh tarian Aceh “Ratoeh Jaroe” di Jabodetabek sejak Opening Ceremony Asian Games 2018.

Ceritanya, akhir tahun 1999, Yusri merantau ke Jakarta, hidup prihatin di sebuah masjid, sampai akhirnya musisi gendang Aceh ini bisa meramu beberapa unsur budaya Aceh menjadi tarian yang sangat populer bagi para pelajar dan mahasiswi ini. Maklum tari Ratoeh Jaroe sudah jadi program ekstrakurikuler di sekolah, dilombakan tiap bulan, digelar di acara wisuda kelulusan siswa, juga digelar di gedung pertunjukan dan hotel berbintang. Dahsyat ya dampak tepuk gemuruh publik Asia saat tari pembuka Asian Games di GBK itu membuat kita terkesima. Indonesia bisa bikin yang merinding begini ya..

Dek Gam sudah mengajar Ratoh Jaroe lebih dari seratusan sekolah dan universitas di Jabodetabek. Muridnya kini sudah ribuan. Yusri juga telah memperkenalkan tari Ratoh Jaroe ke lebih 30 negara di dunia, bahkan sampai mengajarkan tari fenomenal ini pada warga Suriah.. wah gak nyangka dari Aceh bisa membawa Indonesia mendunia.

Anda juga tertarik ikut menghentak dunia bersama para penari Ratoh Jaroe ?

***

DUA WNI DI DEPOK POSITIF CORONA. PRO-AKTIF JAGA DIRI DAN KELUARGA..

Dua WNI, ibu ( 64 tahun ) beranak ( 31 tahun ) tertular virus Covid-19 ketika si anak berdansa dengan kerabatnya ( warga negara Jepang ) di sebuah acara pesta. Dua warga Depok ini semula terheran dengan gejala batuk yang 10 hari tak kunjung sembuh. Setelah ditelpon ( 28/2/2020 ) si Jepang yang memberitahu dirinya kini positif Covid-19 di Malaysia, si ibu pro-aktif melapor ke rumah sakit rujukan untuk diperiksa, lalu dinyatakan positif Covid-19 ( Senin, 2/3/2020 ). Ibu beranak ini kemudian dikarantina di RSPI S.Saroso, dan 73 bidan yang sempat merawatnya dirumahkan/ dipantau selama 14 hari seperti 238 WNI di Natuna kemarin ( sehat tapi perlu dipastikan tak membawa virus Covid ). Gubernur Jabar Ridwan Kamil segera menyiapkan Crisis Center Covid-2019 di wilayahnya untuk mengedukasi masyarakat cara mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Covid-19.

Warga cukup menelpon ke hotline rumah sakit rujukan RS Persahabatan, RSPI S.Saroso, RSPAD Gatot Subroto dan 129 RS rujukan lainnya yang terdekat dari rumahnya jika ada anggota keluarganya yang bergejala demam, batuk, nyeri tenggorokan, sesak nafas ( virus Covid-19 di luar Wuhan/ China bergejala lebih ringan, sehingga dengan 1-2 gejala sudah bisa melapor ke petugas medis ). Gejala lebih ringan, mortalitas/ kematian juga lebih kecil. Namun penyebarannya jadi lebih sulit terdeteksi. Itu sebabnya kita di sini perlu lebih teliti dan pro-aktif mencermati keadaan sekitar. Jangan kontak dengan orang batuk. Jangan usap wajah sebelum tangan tercuci bersih minimal 20 detik dengan air mengalir dan sabun anti septik. Sabun biasa masih lebih aman daripada semprotan pembersih tangan yang kini diserbu sebagian warga yang cemas berlebihan.

Masker N-95 digunakan warga yang sudah suspect, tertular, petugas medis yang menangani pasien dan mereka yang berada di Wuhan/ China, Daego/ Korsel, atau daerah episentrum wabah. Kita yang masih sehat dan jauh dari daerah epidemi Covid-19, cukup menggunakan masker bedah/ 2 warna ( harga Rp 2-5 rb/ bh, bisa dicuci antiseptik 5 kali tanpa robek jika stok masker langka ) di keramaian, menjauhi kerumunan serta menjaga daya tahan/ imunitas/ tubuh fit dengan nutrisi, tidur, dan olahraga cukup. Doa tetap penting untuk menenangkan jiwa dan mohon perlindungan Tuhan. Dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat.

WN China yang positif nCov setelah 16 hari meninggalkan Bali usai wisata 22-28/1/2020, kata Ketut Swarjaya, kadinkes Bali. Temuan yang menunjukkan bahwa pada Januari 2020 virus NCov mungkin sudah bermutasi menjadi lebih 14 hari masa inkubasinya, sehingga masa observasi 188 + 69 WNI kru kapal Hongkong WD dan kru kapal Jepang DP yang sudah tiba di Pulau Sebaru Kecil mungkin diperpanjang menjadi 28 hari untuk memastikan benar-benar aman.

Laksamana Madya Yudo Margono menjadi pemimpin kegiatan observasi di pulau Sebaru kecil. Kapolres Kep. Seribu
AKBP Sandy Hermawan sudah mensosialisasikan keberadaan ratusan WNI kru 2 kapal pesiar yang sedang diobservasi tsb di wilayahnya.

Daftar 132 RS rujukan Covid-19 ada di website kementerian kesehatan/ kemenkes. Setelah melapor, nanti akan ada petugas yang datang ke rumah dan mengevakuasi suspect ( jangan keluar sendiri/ rumah dulu agar orang lain tak ikut terpapar virus ). Orang serumah akan ikut diobservasi seperti kakak ( negatif Covid-19 ) dan pembantu dari dua pasien Covid-19 pertama Indonesia asal Depok tsb. Mohon jangan berdansa atau kontak erat dengan warga negara yang sudah terjangkit Covid-19 ( 76 negara ) ketika vaksin dan obat Covid-19 belum teruji klinis. Istilah “warga yang dipantau” adalah mereka yang sehat dan pernah berada searea dengan pasien positif Covid-19. “Warga yang diawasi” adalah mereka yang suspect Covid-19 dengan gejala demam, batuk, dsb / belum tentu positif. Tetap waspada dan rasional ya.. dengan tenang terkendali daya tahan tubuh makin baik. Menkes Terawan bilang, peyakit virus adalah penyakit yang bisa sembuh sendiri oleh daya tubuh manusia yang membaik. Di Wuhan sekarang lebih banyak yang sembuh daripada yang tewas dengan obat flu Sars dan ramuan tradisional. Dalam sehari 100 pasien bisa disembuhkan di Wuhan. Beda dengan penyakit bakteri seperti tuberculosis / TB yang perlu 1 tahun 2 bulan dengan belasan butir obat dan suntikan antibiotik dosis tinggi untuk bisa sembuh seperti yang saya alami tahun 2015 – 2016. So, keep calm and stay cool..

LAMAN KHUSUS COVID-2019.

Laman khusus informasi seputar virus corona yang dikelola Kemenkes :
infeksiemerging.kemkes.go.id.

Subdit Penyakit Infeksi Emerging, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, dr. Irawati, M.Kes mengatakan, ada situasi terkini penyebaran virus corona di dunia, total kematian, kasus baru yang terkonfirmasi, jumlah kasus global ( di China maupun di luar China ), update kasus konfirmasi jumlah kasus orang yang diperiksa ( diduga terinfeksi virus corona ) di Indonesia. Ada pula informasi mengenai penilaian risiko dari Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) mulai dari China, Regional, Global, dan informasi lain mengenai Coronavirus-2019 di laman tsa. Situs web Infeksi Emerging juga berisi informasi mengenai penyakit infeksi yang menjadi perhatian dunia, seperti SARS, Mers-Cov, Ebola, Polio, Yellow Fever, dan lainnya.

HOTLINE COVID-19 : 119 ext. 9

Hotline Covid-19 untuk Emergency Operation Center (EOC) di nomor 021-5210411 dan 0812-1212-3119, serta 119

Masyarakat juga dapat menjangkau hotline Covid melalui akun media sosial Kemenkes, Twitter: @KemenkesRI, Facebook: @KementerianKesehatanRI, dan Instagram: @Kemenkes_ri.

Update terbaru virus Corona seluruh dunia: tembus 76 negara, 48.252 sembuh, 3.162 meninggal ( Kompas, 4/3/2020 )

JUBIR COVID-19 : ACHMAD YURIANTO.

Pemerintah RI menunjuk Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ( P2P ) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto sebagai juru bicara ( jubir ) untuk penanganan virus novel corona ( Covid-19 ). Yuri akan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan virus corona.

Web Kementerian Kesehatan :

https://www.kemkes.go.id

Baca info terpercaya dari Kemenkes, Kemenlu, Kominfo, Crisis Center, Satgas Anti Covid-19, cekfakta.com dan medcom.id . Disinformasi dan hoax di medsos yang menggila laporkan ke polisi/ divisi cyber Polri dan Kominfo. Aparat bisa menangkap penimbun masker dan penyebar hoax Covid-19. Mari jaga Indonesia tetap kondusif dan stabil..

*** Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso di Jl. Sunter Permai Raya, Jakarta Utara 14340 dengan nomor telepon +62-21-6506559.

https://rspi-suliantisaroso.com

*** https://rsuppersahabatan.co.id › dokter

*** Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, rumah sakit type A yang terletak di DKI Jakarta, Indonesia di bawah Komando Pusat Kesehatan Angkatan Darat. Rumah sakit ini didirikan pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1819. Alamat: Jl. Abdul Rahman Saleh Raya No.24 6 1, RW.5, Senen, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, 10410. Buka 24 jam. Telepon: (021) 3441008.

DILARANG UNGKAP DAN SEBAR IDENTITAS PASIEN COVID-19.

Identitas ( nama, alamat, keluarga, riwayat, foto ) suspect, penderita Covid-19, 188 + 69 WNI kru kapal yang diobservasi, dilarang diungkap ke media/ publik. Cukup pemerintah dan rumah sakit yang tahu untuk pemulihan WNI yang sedang ditangani. Jepang bahkan sampai merahasiakan nama 9 WNI positif Covid-19 dan di rumah sakit mana mereka dirawat pada pemerintah Indonesia ( nama 69 WNI kru kapal Diamond Princess juga dirahasiakan sampai mereka dijemput pesawat GIA untuk diobservasi ke Pulau Sebaru, Kep. Seribu ).

Wartawan dilarang live report di depan rumah penderita Covid-19 ( dampak : rumah kasus 1 dan 2 Covid-12 dipasang police line, driver ojol ogah masuk kompleks perumahan mereka, para tetangga mereka diminta check-up dan dirumahkan selama 14 hari oleh kantornya, keluarga pasien tertekan, mempersulit penyembuhan pasien yang berkomunikasi/ video call dengan keluarganya karena ikut stres melihat identitas diri dan keluarganya diumbar di medsos dan dihakimi liar oleh para penggemar hoax ). Walikota Depok cukup memberitahu ke masyarakat bahwa pasien pertama dan kedua Covid-19 sedang ditangani di RS S.Saroso, dan minta maaf sudah mengungkap identitas pasien tsa karena belum tahu. Pejabat/ pemda lain juga cukup memberitahu pasien Covid-19 ke sekian sedang dirawat di rumah sakit, jika ada warganya yang terpapar virus Covid-19 ( Coronavirus disease 2019 ). Biarlah Pak Yuri/ jubir nasional untuk Covid-19 yang berlatar medis yang konpers tentang wabah ini agar tidak salah tafsir. Satu pintu, satu suara, tak membingungkan.

Kasus suspect yang tewas di Cianjur ( karena flu babi ? ) dan Solo ( warga Korsel bunuh diri karena putus harapan/ stigma buruk masyarakat ) jangan sampai terulang lagi. Setahu saya, tes dahak yang menyebut saya positif +++ tuberculosis/ TB pada tahun 2015, bukan tes darah. Suspect Covid-19 juga diambil spesimen tenggorokannya. Untuk meredakan kecemasan sebagian masyarakat, wartawan tak perlu pakai masker jika tubuhnya sehat di zona hijau/ aman. Reporter juga jangan siaran live : “masuk istana harus melewati thermal scanner dengan batas panas tubuh 37,5 derajat celcius”. Gejala Covid-19 di luar Wuhan terdeteksi lebih ringan sehingga yang semula 38,5 derajat di bandara dan pelabuhan, kini diturunkan jadi 37,5 derajat celcius di 135 pintu masuk Indonesia.

Jika kesalahan pengungkapan identitas pasien Covid-19 ke publik terjadi lagi, pejabat dan penyebarnya bisa dikenai hukuman menurut UU Kesehatan dan UU ITE.

Polri kemarin menangkap kelompok pembuat masker palsu yang dijual dengan harga mahal di sekitar Jakarta. Lebih 72.000 masker yang ditimbun 2 pelaku di Jakarta ( Prime Time News, MetroTV, 5/3/2020 ) sudah ditangani polisi dan pelakunya terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda 50 miliar sesuai UU Perdagangan, pasal 107 ( dianggap wakil lembaga konsumen kurang tepat karena di PP terkait : barang pokok/ penting yang dimaksud adalah beras, ikan, gula, dsb, bukan masker, handsanitizer ) dan UU Kesehatan ( jual barang kesehatan di bawah standar kemenkes ) dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Polisi juga menggerebek 6.130 kotak masker impor ( dibawah standar ) dari China yang ditimbun pelaku di Batam, Kepri. Semoga Polri bisa menemukan pasal pidana yang tepat dan para pelaku jera dihukum/ benar-benar masuk bui 10 tahun.

Teganya, di saat wabah begini masih saja ada orang yang mengambil keuntungan di atas penderitaan orang lain. Kita harus lebih baik, empati dan manusiawi dari sekarang pada para suspect, pasien Covid-19 dan penyakit berat lainnya. Posisikan diri di posisi mereka. Apa mau keluarga kita diteror seperti 2 pasien Depok itu ?

MASJID, MUSHOLA & TEMPAT IBADAH DIKARBOL. Bawa sajadah sendiri..

Jusuf Kalla ( ketua Dewan Masjid Indonesia ) meminta seluruh masjid ( dan tempat ibadah, apalagi jika kerap dipakai berjamaah ) di Indonesia agar sering dibersihkan dengan karbol ( Rp 10.000 per botol ) untuk lantai dan vacum cleaner untuk karpet ( Headline News, MetroTV, 4/3/2020 ). Lebih bagus lagi jika jemaah membawa sajadah dan mukena sendiri sehingga mengurangi resiko tertempel droplet air liur/ dahak penderita Covid-19 yang mungkin menggunakan tempat itu sebelumnya.

Daegu/ Korsel sebagai episentrum wabah Covid-19 kedua setelah Wuhan/ China, dari hanya 30 suspect ( dalam 10 hari pertama ) langsung meledak jadi lebih 4000 warganya yang positif Corona-2019 di hari berikutnya. Mayoritas disumbang sebuah sekte gereja yang berkumpul dalam jumlah besar lalu tertular oleh 3 jemaatnya yang ( baru ketahuan ) positif Covid-19, seingat saya. Iran yang menempati episentrum ketiga wabah Covid-19, juga banyak warganya tertular dari tempat ibadah/ Qom. Ayatullah Khamenei minta rakyat Iran banyak berdoa minta perlindungan Allah dari wabah Covid-19. Semoga beliau juga meminta mereka membawa sajadah dan mukena sendiri serta rajin mengepel lantai masjid dengan karbol ( dan mendisinfektan sekitarnya ).

Jemaah yang batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan atau sesak nafas silakan beribadah di rumah saja sampai sembuh. Salam damai cukup mengangguk dan mengatupkan tangan di dada, tak perlu bersentuhan. Murid sekolah sebelum masuk kelas dibiasakan cuci tangan dengan benar atau diajari cara menggunakan handsanitizer sehingga tak perlu diliburkan ( cukup yang batuk, pilek, dsb diminta istirahat di rumah saja. Vaksin Covid-19 yang akan dirilis beberapa minggu lagi, setahu saya, mirip vaksin Sars atau Bronhitis ). BUMN vaksin Biofarma menjual 2 masker bedah ( untuk mencegah orang batuk, pilek, TB, dsb, menularkan penyakitnya ke orang di dekatnya ) seharga Rp 2.000, dan desinfektan untuk sanitasi lingkungan/ membunuh kuman/ virus/ bakteri.

Sunoto, pemirsa EMI ( MetroTV, 5/3/2019 ) dari Cirebon, mewakili Himpunan Pengusaha Mebel dan Kerajinan Indonesia menunda acara bernilai jutaan USD demi segalanya ( Tuhan dan keselamatan jiwa manusia ). Semoga gerakan kolektif masyarakat mencegah penyebaran virus Covid-19 ini bisa mencegah Indonesia jadi episentrum wabah berikutnya, sehingga roda perekonomian kita bisa segera membaik sesuai target ( pertumbuhan ekonomi 5,3 % di tahun 2020 ).

5 PROTOKOL RI CEGAH COVID-19. China, Korsel, Iran, Italia ditangkal sementara..

Pemerintah RI sudah membuat Protokol Kesehatan, Protokol Lintas Perbatasan, Protokol Komunikasi, Protokol Transportasi dan Protokol Pendidikan ( di kemkes.go.id ) untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia. Orang dari daerah wabah di China, Korea Selatan, Iran dan Italia ( episentrum 1-4 Covid 2019, Jepang ke-5 ? ) mulai Minggu, 8/3/2020 tak boleh masuk dan transit di Indonesia, sampai batas waktu yang belum ditentukan ( EMI, 6/3/2020).

KAPAL PESIAR NORWEGIA KE LABUAN BAJO ? Wait a minute…

Kapal pesiar Viking Sun dari Norwegia yang akan berwisata ke Labuan Bajo/ NTB ditolak bersandar di Semarang karena ada 3 suspect Covid-19 di dalamnya. Namun demikian, Dinas Kesehatan setempat bersedia membantu penumpang yang sakit untuk berobat ( dipulihkan di ruang isolasi RS rujukan terdekat ). Setelah dipastikan semua penumpang sehat ( di-thermal scanner/ gun, ditanya riwayat bepergian ), diedukasi cara mencegah penularan Covid-19 dan diberi nomor hotline faskes terdekat, silakan berwisata ke salah satu destinasi superprioritas Indonesia : Labuan Bajo. Have a nice holiday, everybody..

PULAU GALANG, KEPRI JADI TEMPAT OBSERVASI NASIONAL

Rencananya Pulau Galang ( sejam dari Batam ), bekas kamp PBB untuk menampung pengungsi Vietnam tahun 1975-1986 ( ada masjid, rumah sakit, barak, tempat olahraga, dll ) yang kini difungsikan sebagai obyek wisata oleh pemkot Batam, akan direnovasi dalam sebulan oleh KemenPUPR untuk 3 fungsi : tempat observasi WNI terpapar virus Covid-19, rumah sakit khusus penyakit infeksi/ RSPI, dan worst scenario ( jika ribuan WNI di luar negeri/ daerah lockdown terpaksa dipulangkan dan dikarantina/ diisolasi di satu tempat khusus yang luas, agar tak ribet bolak-balik melakukan tes spesimen di Jakarta/ litbangkes Kemenkes dan tak bikin pasien penyakit lain di RSU cemas ( curhatnya walikota Batam yang menawarkan pulau tsb sebagai tempat observasi karena daerahnya sangat intens dilewati orang asing/ perbatasan ).

5 DESTINASI WISMAN + 29 DESTINASI WISNUS DIGARAP SERIUS UNTUK DONGKRAK EKONOMI/ DAYA BELI RAKYAT SAAT WABAH COVID-19.

Narsum dari BI, kemenko perekonomian, DPR, Apindo ( Destri Damayanti,
Iskandar Simorangkir, Askolani, Soetrisno Iwantono ) dipandu host Kania Sutisnawinata, mengatakan bank sentral AS/ FED menurunkan suku bunga sampai 50 basis poin untuk menyelamatkan ekonomi AS ( Economic Challenges, MetroTV, 4/3/2020 ).

Di hari Jokowi mengumumkan dua pasien Covid-19 pertama Indonesia ( 2/3/2020 ), Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) langsung anjlok dan kurs rupiah menembus Rp 14.000 per USD. Sebelumnya ( 24-28/2/2020 ) saham juga anjlok karena orang banyak melepas sahamnya akibat situasi tak menentu karena wabah Covid-2019. Komunikasi publik yang benar itu penting agar ekonomi tidak drop saat 2 WNI positif Covid-19 diumumkan ( misal, ketika melarang jangan borong masker, harus juga dijelaskan bahwa masker itu untuk orang sakit dan petugas medis yang sedang menanganinya. Kita yang sehat dan berada jauh ( lebih 6 km ) dari episentrum wabah, jauh dari penderita Covid-19, TB, dsb, tak perlu memakainya agar orang sakit dan petugas medis tak kehabisan stok masker di toko/ apotek untuk mencegah virus di tubuhnya menyebar ). Lebih penting itu mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik sehabis bepergian atau sebelum memegang wajah agar kuman di pegangan pintu, tangga, tembok ( ratapan, masjid, dsb ) mati/ tak masuk mulut, hidung, mata, lalu ke paru-paru bikin sesak nafas.

Pemerintah RI merilis stimulus fiskal pertama sebesar Rp 10 triliun untuk sembako dan pariwisata. Paket stimulus kedua yang akan rilis sebentar lagi/ tengah disiapkan kabinet/ KIM ( dari rencana : 4 paket stimulus fiskal, 4 non fiskal ) untuk bumper ekonomi/ menjaga daya beli masyarakat di angka 5% dan menggerakkan dunia usaha. Dalam 2 bulan ini, pemerintah RI sudah bisa launching 3 paket kebijakan ( negara luar belum tentu bisa ) diantaranya, subsidi uang muka dan pembangunan 120-170 ribu rumah yang multiplier efect ke banyak sektor usaha lain/ UMKM, kartu pra-kerja, kartu sembako murah, yang bulan Maret ini mulai efektif/ dirasakan konsumen dan debitur. Bebas pajak hotel resto 10% untuk mendukung sektor riil ( beban anggaran subsidi/ pembebasan pajak tsb ditanggung pemerintah ), juga penyederhanaan arus keluar masuk barang ekspor-impor, dsb.

Bulan Januari 2020, ekspor Indonesia turun 7%. Penurunan suku bunga BI biasanya baru terasa dalam 1-2 kuartal oleh para pelaku usaha, misal, kredit bank turun 30%. Serangkaian kebijakan pemerintahan Jokowi tsa perlu dukungan DPR, terutama UU Omnibus Law Cipta Kerja, IKN, UU PDP dan permenKominfo. 5 kebijakan BI sudah dirilis. Bali dan pemda lain di saat wabah Covid-19 minta jangan cuma “10 Bali Baru” yang diprioritaskan karena stakeholder pariwisata yang terpukul wabah tak hanya di 10 daerah unggulan tsb. Target pengunjung lebih banyak wisatawan nusantara/ wisnus ( saat wabah Covid-19 ) ini bisa piknik ke destinasi 34 provinsi, tak seribet standar para bule/ wisman. Saya dengar menpar Wishnutama akan menggarap pasar Australia, Amerika dan Eropa yang tiap kunjungannya rerata menghabiskan 1.700 USD per wisatawan ( Newsroom, MetroTV, 27/2/2020 ).

Januari, Februari, Maret ( periode low session ) bisa dikunjungi wisnus yang menggantikan turis China ( 28% dari jumlah wisman ) yang menghabiskan uang Rp 9,7 juta dalam 5 hari kunjungannya di Indonesia. Nah, musim liburan panjang ( peak season : Juli, Agustus, Desember ) wisatawan dari belahan bumi lain nun jauh di sana baru punya waktu cukup untuk visit Wonderful Indonesia ( yang fokus ke 5 destinasi super prioritas : Mandalika/ NTB, Labuan Bajo/ NTT, Danau Toba/ Sumut, Boribudur/ Jateng, Likupang/ Sulut ). 5 destinasi wisman + 29 destinasi wisnus sama-sama/ paralel digarap menteri Wishnutama, bisa kan ?

PERMEN PUSAT DATA NASIONAL. Seminggu beres..

Selama ini Microsoft, Google, Amazon, Alibaba, dll, menyimpan data pelanggannya dari Indonesia di luar negeri. Pemerintah RI meminta para raksasa digital tsa untuk membangun pusat data para usernya di Indonesia, dan mereka akhirnya menyanggupi. CEO Microsoft kemarin datang dan menanyakan regulasi yang melindungi keamanan data langsung ke presiden Jokowi, dan beliau menugasi menkominfo Plate untuk membuat aturan teknisnya di peraturan menteri ( permen ) dalam tempo seminggu ( draf akademiknya, beruntung, sudah digodok sebulan lalu ) setelah UU ITE tahun 2016 dan PP no. 71 tahun 2019 disahkan DPR RI. UU Perlindungan Data Pribadi ( PDP ) dan permen teknis menyusul secepatnya ( draf dikirim ke parlemen, meski waktu mepet, sosialisasi ke publik/ media tetap diperlukan ).

Nanti, berbagai pusat data pemerintah yang tersebar di seluruh nusantara akan disatukan di 2-4 tempat ( Jakarta sebagai pusat bisnis, DKI Kaltim sebagai pusat pemerintahan ). 32 regulasi tentang keamanan data yang tersebar akan disatukan di satu UU DPD dan permen sehingga mudah mengawasi dan menegakkannya ( EMI, MetroTV, 2/3/2020 )

Microsoft mau berinvestasi 1 miliar USD pada pusat data nasional ( pemerintah dan swasta ) jika ada kepastian hukum dan kestabilan politik-keamanan. So, jangan bikin dan share hoax yang bikin orang panik dan situasi gaduh. Indonesia lagi ‘mengerami telur’ nih, butuh iklim kondusif, tenang terkendali untuk investasi, berbisnis, menggerakkan roda industri, perekonomian, untuk menyerap pasar kerja ( 7 juta WNI menganggur ) yang sebagian kaum milenial. Cerdaslah bermedsos, guys..

Kita tak cuma menggelar ‘karpet merah’ bagi para investor, tapi juga minta kerahasiaan bangsa dan negara dijaga ketat pemerintah, security data pribadi dan keamanan negara dijamin. Kedaulatan data pribadi WNI diperhatikan serius, jangan sampai dicuri oleh aplikasi canggih mereka, disalahgunakan untuk perang global/ kegiatan yang merugikan kepentingan nasional kita. Ingat sejuta data pribadi WNI yang tercuri di FB belum ada pertanggungjawabannya dari pihak fesbuk. Trump sampai terpilih di AS juga terkait kebocoran data pribadi di fesbuk, seingat saya. Siapa yang menguasai data ( + cerdas berjejaring ), dialah yang menguasai hidup/ dunia.

Saya juga setuju dengan walikota Bogor Bima, bahwa aturan amdal ( analisis dampak lingkungan ) dalam perizinan investasi jangan sampai dihilangkan, tapi disederhanakan sehingga lebih cepat prosesnya. Gak lucu jika biota pada rusak karena limbah/ racun industri, bakteri-virus bermutasi menyeberang antar spesies seperti Covid-19, nyamuk sebagai pembunuh terbanyak di dunia jadi segede jempol karena limbah kimia/ B3 seperti di Wuhan/ China. Melesat cepat sebagai raksasa ekonomi lalu cepat juga tersungkurnya. Diangkat tinggi-tinggi, lalu dibanting keras sekali. Sakitnya tuh di sini..😂🏥

JUALAN GAME DI INDONESIA ? INVEST DAN TRANFER KNOWLEDGE DULU..

Anton Soeharyo, founder maingame.com dengan 50 juta download ( sudah PMA ) bersama PT. Bahagia Bersama Indonesia yang didirikannya bertekad menjadikan game produk lokal menjadi tuan di negeri sendiri ( Unlock with Billy Boen, MetroTV, 29/2/2020 )

Main game yang benar, pesan Anton, harus bisa disiplin waktu ( makan, tidur, ibadah, belajar, bekerja, olahraga, bersosialisasi dengan keluarga, teman, masyarakat ) agar bisa bahagia dan hidup lebih panjang. Game yang sehat itu yang melatih komunikasi, otot motorik, leadership, kerjasama tim,
tidak takut tantangan, tak mudah menyerah ( dan berwawasan kebangsaan ). Pasien alzheimer dan dimensia ( pikun ) bisa melatih daya ingatnya dengan main game sehat/ bermutu ( yang bukan atlet e-sport, main game selama 1-2 jam per hari saja biar otot jari tidak putus. Doa dan dzikir diperbanyak ).

Film teratas dunia :
Avenger, Avatar, Titanic, dengan perolehan 3 miliar USD menggunakan teknik digital dan game. Tahun 2013, Erick Thohir membeli 70% saham klub bola Intermilan yang berumur ratusan tahun dengan nilai yang kalah dari supergame yang baru 5 tahun usianya. Permainan game senilai 1,1 miliar USD yang selama ini dimainkan 43 juta WNI sebagian besar dibuat game developer asing. Mereka cukup pasang di Google Play Store untuk menguasai pasar game di sini dan duit WNI langsung tersedot ke luar negeri. Beda dengan Korsel, Anton harus investasi dulu ke perusahaan lokal dan transfer knowledge sebelum bisa jualan game di sana. Semoga regulasi ( RUU PDP dan permen teknis menteri Plate ) yang akan segera disahkan di parlemen sudah mengantisipasi hal tsb, agar duit WNI masih lebih banyak tersimpan di ( perbankan untuk ketahanan ekonomi ) Indonesia.

Anton ingin main game-nya WNI sebagian keuntungannya disumbangkan ke benihbaik.com. Terinspirasi game Angrybird yang menyumbang 60% income tax Finlandia, lulusan HI yang kuliah di Jepang sejak umur 19-20 tahun ini juga ingin membantu membangun Indonesia dengan portal/ platform game nasional Indonesia. Jika di Korsel, gadget Samsung atau produk lokal lain jadi tuan di Korsel. Di Indonesia, WNI mestinya bisa senasionalis itu. Lebih memilih membeli produk bangsanya sendiri, termasuk game.

5 JUTA IBU HAMIL TIAP TAHUN. 2,5 JUTA BAYI LAHIR. Sisanya di-aborsi aman dan tidak..

Salah satunya di klinik ilegal Jalan Paseban no.61 Jakarta Pusat, yang pada 11/2/2020 kemarin digerebek polisi. Klinik itu sudah menangani 1.632 pasien dan 903 wanita berhasil aborsi di sana. Tiga tersangka sudah diciduk : yaitu bidan RM, MM dan dr.A, sedangkan dr.S ( pemilik klinik ) masih buron. Sekitar 100 calo dan 50 bidan yang mencari pelanggan klinik tengah diburu ( Prime Time News, MetroTV, 18/2/2020 ).

Polda Metro Jaya menemukan jasad janin 6 bulan yang sudah berambut dalam septic tank bercampur zat kimia penghancur untuk menghilangkan jejak. Bayi-bayi malang yang digugur paksa dan dibuang keji itu diduga hasil hubungan gelap, gagal KB, dilarang punya anak di tempat kerja, dsb. Praktek aborsi tak aman selama 21 bulan itu diperkirakan memetik duit haram Rp 5,5 miliar. Dokter aborsi ilegal bisa dipecat dari IDI dan tak bisa praktek medis lagi. Menurut PP no.61 tahun , hanya kedaruratan medis dan korban perkosaan yang diperbolehkan melakukan aborsi setelah mendapai persetujuan dari tim kelayakan aborsi pilihan organisasi profesi dengan seorang dokter ahli kandungan dibantu 2 mitra medis terlatih. Permenkes no.3 tahun 2016 menyebutkan : pengawasan dan pembinaan klinik dilakukan dinas kesehatan ( dinkes ) pemda bekerjasama dengan asosiasi, klinik pratama, klinik utama, rumah sakit. Aborsi legal harus dilaporkan tiap bulan ke dinkes.

Para mitra klinik ( marketing agent ) biasanya memberi alamat dan janjian ketemu di Jl. Raden Slamet, dan terancam hukuman lebih 10 tahun penjara. Salah satu pelanggan yang diwawancara Hotman, mengaku mendapat info dari teman bahwa ia bisa aborsi di rumah sakit xx dengan tarif Rp 20 juta per janin selama 6 jam proses pengguguran kandungan. Ia diminta minum obat dulu sampai kontraksi, lalu dikuret rahimnya yang berisi janin 3 bulan hasil benih pacarnya yang pengusaha ( Hotroom, MetroTV, 25/2/2020 ).

Narsum Broto Wasisto, wakil IDI, mengatakan sudah ada 4 kasus aborsi yang ditangani Polda Metro, salah satunya terjadi RS besar. Ketiga pelaku aborsi tsa adalah residivis kasus serupa ( sudah divonis 2 tahun penjara ) dengan tarif Rp 4-16 juta per aborsi.

Narsum Hasto Wardoyo/ wakil BKKBN, mengatakan, aborsi terjadi pada kehamilan yang tak diinginkan pada wanita berusia 17-19 ( 23% ) dan pasangan menikah ( 69% ). Lebih 20 negara mengizinkan aborsi. Rumah sakit di Singapura bahkan membolehkan wanita di atas 21 tahun melakukan aborsi tanpa perlu izin. Obat KB hormonal di apotek seharga Rp 200 ribu, hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Narsum pakar hukum Valentina Sagala menyebut hukuman bagi bidan aborsi ilegal di KUHP sebesar 5 tahun + 1/3-nya. Dokternya dihukum 10 tahun penjara sesuai UU Kesehatan ( pasal 75-76 ). Pasal 194, penyertaan bagi pria pembayar aborsi. Pemaksaan aborsi sebagai kekerasan terhadap perempuan tengah disusun di RUU untuk menyentuh pria pemaksa aborsi. Saat ini pria yang memberi pil KB/ anti hamil belum kena hukuman pidana.

UU no.75 tahun 2009, menyebut wanita korban perkosaan perlu melakukan konseling pra dan pasca aborsi yang dilakukan ( janin umur ) 6 minggu dari hari pertama haid terakhir ( PP no.2 tahun 2019 menyebut 40 hari kalender karena pada 12 hari biasanya wanita korban perkosaan masih trauma. Sehingga dalam 40 hari masih diperbolehkan aborsi, dan jangan intercourse ). Jika kepaksa intercourse jangan sampai hamil. Untuk mencegah kehamilan tak diinginkan, wanita perlu diedukasi tentang isu moralitas, kesehatan reproduksi, pendidikan seks, tahu obat KB, supaya tak perlu aborsi di jaman medsos dan kebebasan bergaul ini.

Dari survei, sekitar 23% wanita tidak menikah dan 76% pasangan menikah, ingin aborsi aman. Pada aborsi ilegal, cara dan petugas medisnya di bawah/ sub standar ( Special Report, MetroTV, 29/2/2020 ). Aborsi janin di atas usia 10 minggu sudah tidak aman ( bisa pendarahan, infeksi rahim, rahim diangkat, tak bisa hamil lagi, bahkan tewas kehabisan darah ). Namun di klinik ilegal Paseban, aborsi tak aman itu malah dikomersialisasi/ pasang tarif ( pasien yang merasa tak punya pilihan setelah terlanjur hamil menurut saja ). Aborsi janin dibawah usia 10 minggu tarifnya Rp 2,5 juta. Di atas 10 minggu tarif aborsi Rp 5 juta per janin. UU no.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan PP no.51 tahun 2014 sudah melarang aborsi. Namun, di Pasar Pramuka, alat medis untuk praktek aborsi dijual secara bebas ( Rp 125 ribu untuk alat sedot. Rp 325 untuk sendok kuretase plasenta ). Satu set alat persalinan dijual online seharga Rp 5 juta. Fakta 2,5 juta janin tiap tahun diaborsi alami, kuret, legal dan ilegal di Indonesia. Selama kebutuhan besar aborsi ini tak diberi solusi oleh penerintah, maka pasar gelap aborsi, kucing-kucingan antara aparat dan pelaku aborsi ilegal akan terus terjadi.

Ada 2,3 juta kasus HIV di Indonesia dan 70-90%-nya menular melalui hubungan seks, kata dr.Boyke ( Loco Brothers, MetroTV, 1/3/2020 ). Pendidikan seks bukan mengajarkan milenial cara berhubungan seks, tapi mengajari mereka cara bertanggung pada dirinya, pasangannya, dan masyarakatnya, juga tahu cara menghindari pelecehan seksual terkait alat kelaminnya. Dengan pendidikan seks yang benar sejak dini, anak muda tak penasaran dan mencari tahu dari sumber tak jelas, menyesatkan. Ia akan terhindar dari pergaulan bebas, kehamilan tak diinginkan ( unwanted pregnancy ) dan aborsi yang bisa merenggut nyawanya. Menjauhi zina dan pornografi karena kesadaran sendiri.

THE PAPANDAYAN JAZZ COMPETITION 2020. Daftar sebelum 31 Maret 2020.

Setelah acara Java Jazz Festival 2020 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat ( 28/2 sd 1/3/2020 ), ada kompetisi jazz bagi musisi usia 17 tahun ke atas : The Papandayan Jazz Competition 2020 ( TPJazz 2020 )
https://site.medcom.id/tpjazz2020

SYARAT PENDAFTARAN DAN KETENTUAN UMUM

Kompetisi ini terbuka untuk band umum dengan batasan usia minimal 17 tahun, dan tercatat sebagai Warga Negara Indonesia, dan belum pernah mengeluarkan album ataupun single.Satu group band beranggotakan maksimal 7 orang, dan setiap peserta tidak diperbolehkan merangkap atau bermain di dua atau lebih group berbeda.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui link https://site.medcom.id/tpjazz2020/

Setiap peserta band dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 500.000,- ( lima ratus ribu rupiah ) yang dibayarkan via transfer bank ke rekening: Bank BCA – KCU Asia Afrika Bandung.

A.n PT. Citragraha Nugratama

Account Number: 0083129996

Panitia tidak menerima pendaftaran dengan uang tunai.

Pemenang TP Jazz Competition 2020 akan mendapatkan :

1. Sertifikat Partisipasi Semua Peserta Band yang telah menyelesaikan kompetisi setelah terlebih dahulu melakukan pendaftaran akan mendapatkan sertifikat partisipasi.

2. Sertifikat Pemenang Sertifikat penghargaan ini hanya diberikan kepada para pemenang kompetisi yang mendapatkan poin tertinggi. Hanya diberikan kepada juara 1,2,3 dan favorit

3. HADIAH

Juara Pertama

Piala Menteri Pariwisata Republik Indonesia
Uang sebesar Rp 20 juta (belum dipotong pajak)
Mendapatkan kesempatan perform dengan Salah satu Line Up Musician The Papandayan Jazz Fest 2020 dan akan di publikasikan pada tpjazzbandung.com, Metro TV, dan Medcom.id

Juara Kedua

Piala Media Group
Uang sebesar Rp 15 juta (belum dipotong pajak)
Mendapatkan kesempatan perform dengan Salah satu Line Up Musician The Papandayan Jazz Fest 2020 dan akan di publikasikan pada tpjazzbandung.com, Metro TV,dan Medcom.id

Juara Ketiga

Piala TP Jazz
Uang sebesar Rp 10 juta (belum dipotong pajak)
mendapatkan kesempatan perform dengan Salah satu Line Up Musician The Papandayan Jazz Fest 2020 dan akan di publikasikan pada tpjazzbandung.com, Metro TV,dan Medcom.id

Juara Favorit

Piala Sponsor
Uang sebesar Rp 5 juta (belum dipotong pajak)

TAHAPAN & KETENTUAN KOMPETISI

Tahap 1 (Online Submission)

1. Setiap Peserta Band mengupload 1 (satu) video lagu wajib berjudul “Cantaloupe Island” dengan aransemen jazz bebas dan durasi waktu maksimal 5 menit dan upload video bersamaan dengan pengiriman formulir pendaftaran beserta persyaratannya, paling lambat diterima Panitia tanggal 31 Maret 2020 pukul 24.00 WIB melalui https://site.medcom.id/tpjazz2020

2. Kualitas Video dan Audio (kondisi perekaman, suara, dan musik harus jelas, disarankan di dalam ruangan atau studio, jika rekaman outdoor, harus dipastikan audio jelas terdengar).

3. Hasil rekaman tidak boleh di edit dan dirubah output audionya (harus rekaman audio asli).

4. Seluruh video lagu yang telah dikirimkan peserta band sepenuhnya menjadi milik Panitia.

5. Pada seleksi ini akan dipilih 30 band terbaik untuk dapat melanjutkan ke Tahap 2 yaitu Live Audition.

6. Peserta Band dapat memilih kota penyelenggaraan Live Audition pada formulir pendaftaran kepesertaan

7. Seleksi berdasarkan penilaian Dewan Juri, dan keputusan Juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

8. Hasil seleksi Tahap 1 akan diumumkan oleh Panitia pada tanggal 1 Mei 2020 melalui https://site.medcom.id/tpjazz2020

9. Untuk Peserta Band yang tidak lolos ke tahap selanjutnya biaya pendaftaran yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan

Tahap 2 (LIve Audition)

1. 30 Peserta Band terpilih melanjutkan kompetisi pada Live Audition di kota yang sudah dipilih

2. Kota pelaksanaan Live Audition:
• Jakarta (Week II Agustus)
• Surabaya (Week IV Agustus)

3. Peserta Band terpilih yang mengundurkan diri karena sesuatu hal, biaya pendaftaran yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan

4. Peserta Band terpilih akan memainkan lagu wajib “Cantaloupe Island” dan satu lagu berbahasa Indonesia (genre bebas) yang di aransemen secara Jazz. Masing-masing lagu berdurasi waktu maksimal 5 menit.

5. Pada Tahap 2 ini akan dipilih 4 (empat) band terbaik untuk selanjutnya maju ke Tahap 3 (Final). 4 Peserta Band terpilih diumumkan langsung pada hari itu setelah penampilan seluruh Peserta di Live Audition.

Pada Tahap 2 ini akan dipilih 4 (empat) band terbaik untuk selanjutnya maju ke Tahap 3 (Final). 4 Peserta Band terpilih diumumkan langsung pada hari itu setelah penampilan seluruh Peserta di Live Audition.

Tahap 3 (Final)

1. 4 (empat) Peserta Band terpilih akan tampil di babak Final yaitu pada acara TP Jazz Bandung Festival 2020, tanggal 30 Oktober 2020 di Sabuga Convention Hall, Bandung.

2. Peserta Band terpilih akan memainkan kembali 2 (dua) lagu yang mereka tampilkan pada saat Tahap 2 – Live Audition ditambah 1 (satu) lagu hasil kreasi/ ciptaan sendiri.

3. 4 (empat) Peserta Band terpilih di babak Final akan memperebutkan Juara 1, Juara 2, Juara 3 dan Juara Favorit

4. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada pembukaan acara TP Jazz Bandung Festival 2020, tanggal 30 Oktober 2020 di di Sabuga Convention Hall, Bandung.

PERATURAN DAN KETENTUAN

Aturan dan ketentuan ini harus dibaca sebelum peserta mengembalikan formulir pendaftaran.

1. Penyerahan formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap, menandakan kesepakatan dan kesediaan untuk mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku dari Panitia TP Jazz Competition 2020.

2. Peserta telah menyetujui penggunaan materi video tersebut dalam berbagai media yang akan dijalankan oleh TP Jazz Competition 2020 bersama afiliasinya dalam bentuk rekaman audio, video & photo dari pengambilan gambar dan suara yang dilakukan di seluruh proses pelaksanaan kegiatan secara langsung maupun tidak langsung yang meliputi :

a. Penayangan materi video termasuk didalamnya adalah penggunaan materi video baik secara penuh atau potongan.

b. Penampilan peserta secara langsung dalam mempresentasikan materi lagunya.

c. Penggunaan materi wawancara, untuk kebutuhan promosi dan materi video streaming, materi lagu digital dalam bentuk full track dan lain lain yang termasuk dalam kategori materi lagu digital, foto, nama, publishing, interview dan video klip.

d. Peserta wajib turut serta aktif dalam segala kegiatan digital / sosial media untuk kebutuhan promosi.

e. Peserta menjamin, jika peserta terpilih menjadi finalis TP JAZZ COMPETITION 2020, maka peserta bersedia untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara meliputi proses Final Live Audition, dan tampil di TP JAZZ FEST 2020.

3. Peserta Band yang ingin membatalkan keikutsertaan, diharapkan untuk memberitahukan Panitia selambat-lambatnya 1 (satu) minggu sebelum kompetisi dimulai. Pada pelaksanaan, Peserta Band yang tidak hadir tanpa pemberitahuan terlebih dahulu akan didiskualifikasi dan partisipasinya untuk kegiatan sejenis akan dipertimbangkan kembali.

4. Untuk menghindari pengunduran diri dari Peserta Band tanpa pemberitahuan sebelumnya, adalah tanggung jawab Peserta Band untuk menghubungi Panitia seandainya terjadi perubahan alamat/detail kontak lainnya. Institusi/perusahaan yang mendaftarkan dan membiayai pendaftaran untuk peserta atas nama institusinya, berhak mengganti staff/personel yang akan dikirimkan sebagai Peserta.

5. Peserta Band yang tidak tampil saat jadwal yang ditentukan, atau setelah dipanggil MC sebanyak 3 (tiga) kali dan tidak muncul maka dianggap mengundurkan diri dan akan didiskualifikasi.

6. Biaya pendaftaran tidak dapat dikembalikan jika kompetisi dibatalkan diluar kendali Panitia, atau jika pengunduran diri dilakukan dari pihak Peserta Band sendiri.

7. Peserta pengganti diperbolehkan dengan pemberitahuan sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu sebelum kontes dimulai.

8. Pakaian yang dikenakan oleh Peserta Band, dibebaskan dan disesuaikan dengan tema musik yang akan dipresentasikan tanpa menampilkan nama/logo perusahaan/instansi/produk/partai. Menampilkan identitas perusahaan/produk hanya boleh dilakukan setelah penilaian.

9. Panitia berhak melakukan dokumentasi foto atau lainnya atas Peserta Band untuk kepentingan penilaian. Semua publikasi, yang menyangkut perbanyakan dan penduplikasian dokumentasi dan foto-fotonya, menjadi hak Panitia.

10. Peserta Band yang menjadi pemenang harus memastikan kehadirannya (atau perwakilannya) pada acara seremonial pemenang dan pembagian hadiah

Peserta Band yang menjadi pemenang harus memastikan kehadirannya (atau perwakilannya) pada acara seremonial pemenang dan pembagian hadiah. Semua piala/hadiah/sertifikat yang tidak diterima pada acara seremonial, akan dikirmkan dua minggu setelah acara.

11. Peserta Band diharuskan untuk mempublikasikan band nya di media sosial dan diperbolehkan membawa pendukung sebanyak-banyaknya pada live aduition, dengan tetap menjaga kesantunan dan patuh kepada peraturan dan ketentuan kontes.

12. Peserta Band pada saat tampil di Audition tidak dalam keadaan mabuk atau memakai narkoba dan akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku jika terbukti membawa atau memakai narkoba

13. Peserta Band yang membuat kericuhan pada saat kompetisi akan didiskualifikasi

14. Sikap, perilaku, kondisi dan kebersihan lokasi dan stage, sebelum dan setelah penampilan Peserta Band, termasuk termasuk ke dalam kriteria penilaian

15. Peserta Band yang melanggar ketentuan dan aturan yang berlaku, akan didiskualifikasi dari kontes

Panitia memiliki kewenangan untuk menyesuaikan dan menambah aturan berdasarkan, atau selain yang telah dijelaskan. Band peserta akan diberitahu atas setiap perubahan aturan dan ketentuan tersebut. Panitia juga memiliki hak untuk membatasi jumlah peserta, membuat perubahan atau penambahan yang berhubungan dengan kompetisi, membatalkan penampilan, atau membatalkan/menunda seluruh even kompetisi, seandainya dianggap perlu.

Formulir pendaftaran dapat didownload di https://site.medcom.id/tpjazz2020

*** Akan digelar acara Panggung Civil Society : Menyukseskan Pariwisata Kota Bandung, Kamis, 5/3/2020 di area indoor Podomoro Paviliun ( K-Lite FM, 1/3/2020 ).

CLOSING

Brand is you, and everything about you ( Brand Adventure Indonesia, MetroTV, 1/3/2020 ). Di jaman horisontal ini ( internet, digital ) di mana semua orang kini bisa jadi publisher dan desainer, di mana publik lebih berkuasa daripada pemilik brand, maka muncul fenomena unlogo, jelas Handoko Hendroyono, pakar brand. Publik tak suka dicekoki logo secara masif. Dengan tools bertebaran di internet /smartphone, publik bisa mudah bikin logo sendiri yang kerap lebih jujur dan personal, menyaingi pakar logo. Identitas dibalut komestik yang memperkuat identitas pemilik brand. Logo baru bermakna jika sudah implan/ tertanam dalam di benak orang.

Logo ( secara visual, suara, tekstur, aroma, dsb ) dibangun di tahap awal sebagai bagian dari identitas pemilik brand. Seperti logo apel digigit untuk sebuah produk software. Ada jaminan kualitas dalam tiap produk berlogo “apel digigit” yang dibangun lama di benak para pelanggan oleh pemilik brand/ identitas/ perusahaan ( Steve Jobs ). Kualitas kerja/ produk sudah membudaya di manajemen dan karyawan perusahaan sehingga produk tetap eksis/ diburu konsumen meski sudah ditinggal wafat sang founder. Personal brand yang melembaga.

Brand bagus hidup di benak orang sepanjang hayat. Di belakang gambar logo itu ada identitas pemilik brand yang harus dijaga kekhasannya, reputasi baiknya, juga terus dikembangkan produk dan layanannya dari waktu ke waktu sehingga sulit disaingi kompetitor. Pemilik brand jangan latah ikut ini itu yang lagi trend/ ada duitnya seperti dilakukan sejumlah UMKM sampai mengaburkan jati dirinya di benak banyak orang dan membuatnya dilupakan. Terbuai dengan kosmetik orang lain, kemasan yang berumur pendek/ musiman, tamatlah riwayat ( BTS / Samsung di Korsel, bukan di Indonesia. Jangan latah membeo ).

Indonesia yang berciri lebih 700 suku di lebih 17.000 pulau, most colourful people in the world, berlogo burung Garuda, ber-tagline Bhinneka Tunggal Ika, beragam tapi satu ( jenius ya founding father mother kita, bisa meramu identitas bangsa Indonesia secermat dan sekokoh ini ) dengan kekayaan budaya luarbiasa ( superpower budaya ), sumber alam melimpah, rakyatnya religius, hidup rukun, ramah, santun, suka menolong dan gotong royong, super kreatif, juga berhati baja melindungi tanah airnya. Nation branding ini mesti terus digaungkan ke segala penjuru hingga tertanam kuat ke benak publik dunia sampai mereka penasaran ingin mengunjungi Indonesia ( atau membeli produk Indonesia. Bolehlah mereka hebat dalam penemuan sains/ ponsel canggih yang tradisi risetnya sudah lebih dulu mereka mulai. Yang penting, hasilnya dibelanjakan dengan berwisata di sini ). So, be yourself. Be the best of ourself, people of Indonesia…