Great People & City

Masyarakat Madani di Kota Manusiawi

Wanita/ parenting

ANAK PEMILIK MASA DEPAN

hotdaddy_by_vitrisa-1201300156.jpg

Hot Daddy – by vitrisa2017@gmail.com

Anak adalah pemilik masa depan. Pendidikan menjadi modal penting meraih sukses. Namun, banyak anak tak seberuntung itu. Di China, anak SD harus memanjat tebing untuk bisa mencapai sekolah yang sangat jauh dari rumahnya. Di Columbia, anak SD harus menggelantung di seutas tali dengan sungai deras di bawahnya untuk bisa menyeberang dan meneruskan perjalanannya ke sekolah. Di Himalaya, anak SD harus memanjat dan memutari gunung tertinggi di dunia nan dingin dan bersalju itu untuk bisa sekolah yang berada nun jauh di balik gunung. Banyak anak terjatuh tewas di dasar jurang karena keletihan.

Di Lombok, anak2 SD kehilangan rumah dan sekolahnya karena ambruk diguncang gempa 7 SR sejak 10 hari lalu, dan terpaksa tidur di tenda2 pengungsian, menunggu sekolah darurat dibangun untuk meneruskan belajar agar tak tertinggal dari teman2nya di daerah lain. Di, Palestina, anak2 SD harus kucing2an dengan tentara Israel bersenjata lengkap untuk bisa mencapai sekolahnya yang terlintasi jalur patroli pasukan zionis yang membelah Tepi Barat dan Gaza. Tak terhitung anak yang sudah tewas sejak perampasan tanah Palestina oleh zionis Israel tahun 1947 ( 71 tahun ).

Politik identitas SARA dipakai zionis Yahudi untuk mengundang diaspora Yahudi ( yang terpencar ke seluruh dunia sejak menolak perintah Nabi Musa ) dan merampas tanah Palestina dengan segala cara, sebiadab apa pun, untuk membangun Israel Raya. Politik identitas SARA yang mengabaikan kemanusiaan juga sedang dilakukan di tanah air oleh kelompok teroris, partai tertentu dan ekstrimis agama. Anda bisa rasakan kebencian dalam ucapan dan teriakan mereka. Di Yaman, seorang bocah menangis menunggu ayahnya bangun setelah hadir di pesta pernikahan dan pesawat Saudi membombardir wilayah tsb dan menewaskannya. Kita hentikan kebencian para pengusung politik tak beradab di sini ya, agar bisa segera menghentikan kekejaman politik identitas di Timur Tengah,. Agar anak2 di Palestina dan seluruh dunia bisa sekolah dan meraih masa depannya yang cerah. Dan merasakan kehangatan cinta dari ayah ibunya. Lalu menebarkannya ke seluruh dunia dan generasi berikutnya. Piece..

ANAK BICARA, AYAH DENGAR.

img_20180628_131646-1658310590.jpg

Ayah Dengar Putri Nyanyi – vitrisa2017@gmail.com

Selama ini, ayah yang memberitahu apa yang tidak boleh dikerjakan anak. Lebih banyak yang melarang anak dari pada membolehkannya mengeksplorasi kegemaran postif anak ( tapi tidak sejalan dengan selera ayah ). Sungguh mengerikan jika sampai ada ayah yang.emosional/ tega begitu keras memukul tangan anaknya yang kedapatan mencoreti mobil kesayangan. Tangan anak ini lalu membusuk, diamputasi, tak bisa digunakan lagi untuk mengembangkan bakatnya melukis. Sesal kemudian tak berguna. Orang tua sepatutnya lebih mendengar curhat anak. Fasilitasi bakat terpendam anak. Siapa tahu itu jadi sumber kebahagiaan anak, sekaligus nafkahnya di masa depan. Anak bicara, ayah dengar. Putri nyanyi, ortu lihat.
————————————–

DAFTAR POSTING

TB & Lansia : Gejala, Penyebab, Pencegahan, Pengobatan. Level Abis !

Iklan

Written by Savitri

2 Desember 2017 pada 10:08

%d blogger menyukai ini: